NATASYA RIDZKIA RAMADHANI ( 3th, jantung bocor ) alamat : dusun prasung RT.010 RW . 004 kec. Buduran, kabupaten Sidoarjo, provinsi Jawa timur. Tasya panggilan akrabnya anak dari bapak jadi (34) dan ibu ikrimiya (30) ketika usia 7bl kondisi fisik nya menurun. Saat di periksa ke puskesmas terindikasi gisi buruk dan keadaan semakin hari semakin memburuk.Lalu Tasya di larikan ke RSUD Sidoarjo oleh keluarganya , tubuh nya semakin lama semakin membiru , dokter pun melakukan pemeriksaan lebih lanjut, setelah pemeriksaan di lakukan dokter pun menyatakan Tasya memiliki penyakit jantung bocor. dan harus rutin berobat , selama berobat Natasha menggunakan kartu BPJS, kondisi terkini natasya semakin membaik, Natasha dan keluarga tinggal bersama nenek dan saudara saudara lainnya dalam satu rumah, Alhamdulillah Sedekah Rombongan di pertemukan dengan Natasha dan di lakukan pendampingan selama masa penyembuhan. di mulai dari perbaikan gizi dan rutin kontrol serta berobat. Orang tua natasya mengucapkan banyak sekali terima kasih kepada Kurir sedekah rombongan dan para sedekaholic yang telah membantu proses penyembuhan natasya.

Jumlah bantuan : Rp. 638.000
Tanggal : 18 JUNI 2018
Kurir : Mira fatur @mzboz1027 @nurrypay

Tasya memiliki penyakit jantung bocor.


Azkanidar maritza ( 15bl, tumor mata ) alamat jalan Joyoboyo 30 E , RT 3 . RW 01. Desa Sawotratap. Kec. Waru. Kab. Sidoarjo. Provinsi Jawa timur. Aroma rumah sakit , sudah hal biasa bagi adek Azka, sakit yang di rasa di bagian mata membuatnya sabar untuk keluar masuk RS Soetomo ,pengobatan menggunakan kartu berobat BPJS . anak dari bapak Slamet (43) dan ibu Trisnawati (34) ini mengalami benjolan di bagian mata sebelah kiri nya dan mata bagian kanan juga mulai kabur pandangannya, pengobatan yang di lakukan saat ini kemo dan menunggu antrian Operasi. Kondisi nya sering mengalami kemunduran, drop dan lemas . Alhamdulillah Sedekah Rombongan Sidoarjo di pertemukan dengan Azka hingga mampu memaksimalkan proses pengobatan. Kondisi adek Azka saat ini masih lemah terbaring dirumah sakit, semoga Allah secepatnya mengangkat penyakitnya. Aammiin .

Jumlah bantuan : Rp. 500.000
Tanggal ; 10 JUNI 2018
Kurir : Mira Eis @laksmiwaty @mzboz1027 @nurrypay

Azka menderita tumor mata


Silviana Fardani (17, penebalan lemak pada tangan ) alamat : jl. mangga no 52 RT.005 RW. 002 , Geluran, kec. Taman. Kab. Sidoarjo. Provinsi Jawa timur. Silviana anak tunggal dari alm. Bapak Parsum dan ibu Sugiati (50) memiliki daging tumbuh di lengan kanan nya dan mata ikan di sekujur tubuhnya. Berawal dari tanda lahir (sejak bayi) yang mana dari kebanyakan tanda lahir bayi bisa memudar, namun tanda lahir milik Silviana semakin hari semakin membesar dan terasa nyeri. 11th lalu pernah di periksa kan ke dokter dan kemudian di rujuk ke RS Dokter Soetomo, Silviana dan keluarga diminta mempersiapkan dana besar untuk proses operasi nya. Namun keluarga menyatakan tidak mampu dan tidak sanggup membayar akhirnya keluarga Silviana memutus kan berhenti berobat . Alhamdulillah Sedekah Rombongan Sidoarjo di pertemukan oleh Silviana dan di putus kan untuk mendampingi pasien sampe sembuh. Saat ini pasien sudah melakukan operasi pada tangan dan beberapa mata ikan di tubuhnya menggunakan kartu berobat BPJS.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 10 JUNI 2018
Kurir : Mira @Mzboz1027 @laksmiwaty @nurrypay

Silvia menderita daging tumbuh di lengan kanan nya


MAURA DWI AZAHRA (1.5 , Hepatitis B ) Alamat : Ds. Bohar . Jalan Mangunsari RT 02/ RW 01. Kec. Wage . kel. Taman . kab. Sidoarjo . prov. Jawa Timur. Maura anak ke dua dari bapak Suwanto (35) dan ibu Musawaroh (41) berawal dari Maura merasakan nyeri pada bagian perut nya , tidak mau minum asi, badannya semakin kurus dan bola matanya menguning pada usia 2bulan . Oleh ibu nya adek maura di bawa ke bidan setempat dan setelah dari bidan , Maura dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo. Ayah Maura bekerja sebagai kuli bangunan dengan dengan gaji kisaran 480.000/minggu itu pun jika ada yang membutuhkan tenaganya. Sedangkan ibu Maura seorang ibu rumah tangga yang tidak bekerja. Maura dan keluarga tidak memiliki rumah, mereka tnggal Bersama kakeknya. Kakak Maura sudah bersekolah kelas 1 SMA dan itu juga di biayai sang kakek. Selama di Rsud Soetomo biaya pengobatan Maura di tanggung kartu BPJS kelas 3. Hanya saja untuk biaya transportasi dan MRS mereka masih kesulitan, tidak jarang mereka mencari pinjaman tetangga dan saudara. Alhamdulillah Sedekah Rombongan mendengar kisah pilu mereka dan memutuskan untuk mendampingi hingga Maura kembali sehat. Terima kasih kepada sedekaholic atas bantuannya, semoga Allah membalas kebaikan para sedekaholic semua.

Jumlah Bantuan : Rp. 673.700
Tanggal : 10 JUNI 2018
Kurir : Mira @laksmiwaty @mzboz1027 @nurrypay

Maura menderita hepatitis B


MAULANA PUTRA (3, Busung Lapar + TBC Paru). Alamat: Desa Kedunglo, RT 11/2, Kelurahan Kedungrawan, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Semenjak bayi penyakit yang beruntun menimpa Maulana sehingga membuat ia harus bertahan di kondisinya yang sekarang. Ketika Maulana berusia 15 bulan, orang tua Maulana melihat pertumbuhan Maulana tidak seperti balita pada umunya. Ia terlihat sangat kurus dan tidak aktif seperti balita-balita lainnya. Maulana juga mengalami batuk-batuk yang tidak kunjung sembuh. Ketika dibawa ke bidan desa, ternyata berat badan Maulana turun 2 kg dalam kurun waktu 1 bulan dan didiagnosa oleh bu bidan menderita busung lapar. Karena berat badan Maulana turun secara drastis, bu bidan menyarankan untuk membawa Maulana ke RSUD Sidoarjo untuk mendapatkan pemeriksaan yang lebih lengkap. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ternyata Maulana didiagnosa menderita Tuberculosis (TBC) Paru. Kini, kondisi Maulana sangat lemah sehingga masih mendapatkan perawatan yang intensif. Tidak hanya itu saja perjuangan Maulana, selama menjalani perawatan, ibu Maulana, Dinda Kumara Putri meninggal dunia pada tanggal 5 Juli 2017. Dan hanya berselang 7 hari setelah ibu Maulana meninggal, ayah Maulana, Bambang Iswanto juga meninggalkan rumah . Sebelumnya, mereka tinggal di rumah kakak ibu Maulana di Surabaya selama pengobatan Maulana. Kini, Maulana diasuh oleh neneknya yang sebenarnya juga harus kembali ke Samarinda untuk bekerja. Selama menjalani pengobatan, Maulana menggunakan Rekomenadsi Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (RJKMM). Walaupun demikian, pihak keluarga masih mengalami kesulitan mengenai pemenuhan kebutuhan nutrisi untuk Maulana, transportasi, dan kebutuhan hidup selama di rumah sakit. Sedekah Rombongan turut merasakan kesulitan keluarga Maulana. Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan yang digunakan untuk pemenuhan nutrisi Maulana, transportasi dan akomodasi. Keluarga yang mendampingi Maulanan merasa sangat terbantu dan banyak terima kasih kepada sedekaholics atas bantuan yang diberikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 11 JUNI 2018
Kurir : Mira @mzboz1027 @laksmiwaty @nurrypay

Maulana menderita busung lapar


Abbad Haillun Abbidzar ( 2, jantung bocor ) alamat : jalan jati raya 76 RT 4 RW 2 , kec. Sidoarjo. Kab. Sidoarjo. Provinsi Jawa timur. Adek Abbad memiliki penyakit jantung bocor sejak lahir, tak jarang tubuh nya membiru. Dari lahir sudah keluar masuk rumah sakit. Anak dari pak sumarnu ( 42 ) dan ibu Suprapti ( 34 ) ini berbeda dengan bayi pada umumnya. Terlihat lemas dan susah untuk makan , ayah nya sebelumnya bekerja sebagai guru honorer , pengobatannya pun rutin di lakukan, kondisi adek semakin membaik, namun beberapa waktu lalu ayah adek Abbad tertimpa musibah dan terpaksa keluar dari pekerjaan nya, saat ini ayah nya kerja serabutan dan ibunya mengasuh adek Abbad dan 2 kakaknya dirumah. Semenjak bekerja serabutan pengobatan adek Abbad pun tak lagi rutin karena besar nya biaya berobat, transportasi dan makan. Alhamdulillah Sedekah Rombongan Sidoarjo bertemu adek Abbad dan keluarga, memutus kan untuk mendampingi pengobatan adek Abbad dan membantu membuat kan kartu pengobatan BPJS .

Jumlah bantuan : Rp. 569.000
Tanggal : 28 JUNI 2018
Kurir : Mira @laksmiwaty @mzboz1027 @nurrypay

Abbad memiliki penyakit jantung bocor


Ahmad Isbullah ( 14, leukimia ) Alamat : dusun sranten RW 02 RT 01 , panglungan . kec. Wonosalam . kab. Jombang. Provinsi . jawa timur
Isbullah panggilannya , tumbuh normal seperti anak seusianya sejak bayi, namun saat berusia 3 tahun fisik nya melemah , sering terjatuh saat berajalan dan orang tuanya membawanya ke rumah sakit Sumber Blagah Mojokerto dan di ketahui Isbullah memiliki kelainan pada sel darah putihnya , Isbullah sempat opname selama seminggu dan akhirnya di rujuk ke RSUD Soetomo- Surabaya. hasil pemeriksaan di ketahui bahwah Ahmad Isbullah ada indikasi leukimia. dari Tahun 2015 hingga sekarang Isbullah masih beriktiar menjemput sehat dengan kontrol rutin ke Soetomo dengan naik motor yang kadang 1 bulan bisa 1 hinnga 3 kali pulang pergi Jombang Surabaya. Alhamdulillah Sedekah Rombongan di pertemukan dengan Ahmad Isbullah dan keluarga, dan di putuskan untuk mendampingi proses pengobatannya selama ini menggunakan kartu berobat BPJS, namun Allah berkehenda lain anak dari bapak DIjak Hari ( 45) dan ibu kuriyah ( 45) menghembuskan nafas terakhirnya , kami para kurir Sedekah Rombongan turut berbela sungkawa sedalam- dalamnya, semoga amal ibadah di terima Allah SWT dan keluarga yang di tinggal di beri kesabaran dan ketabahan

jumlah bantuan : Rp. 1.200.000
tanggal : 14 Juni 2018
kurir : Mira Suparno @mzboz1027 @nurrypay

Ahmad Isbullah ada indikasi leukimia


DEVITA CAHYANINGRUM (18, Lupus). Alamat : Dusun Menggoro, Sawah Lor, RT 9/8, Desa Banyusoco, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, DIY. Awalnya, Devita merasakan penglihatannya mulai kabur, disusul kakinya lemas dan sulit untuk berjalan, hingga akhirnya ia pun lumpuh total. Kini ia hanya bisa berbaring di tempat tidur. Untuk menegakkan badannya, ia membutuhkan bantuan dari orang lain. Kedua orang tuanya sangat ingin mengobati putrinya itu, namun apa daya mereka menghadapi masalah ekonomi. Meski telah memiliki jaminan kesehatan BPJS dari pemerintah, namun keluarga ini masih terkendala biaya transportasi yang terbilang mahal, belum lagi biaya hidup sehari-hari. Remaja putri berusia tujuh belas tahun ini adalah putri pasangan Bapak Agung Dwi Purnama (43) dan Ibu Ester Purwanti (40). Kondisinya saat ini begitu memprihatinkan, ia mengalami gangguan autoimun yang menyebabkan tubuhnya terasa lemas. Penghasilan kedua orang tuanya hanya bisa untuk hidup pas-pasan. Sang ayah bekerja sebagai sopir, sementara ibunya bekerja sebagai ibu rumah tangga sembari merawat putrinya yang sakit. Sebelumnya, Devita sudah pernah menjalani pengobatan, puluhan juta dihabiskan untuk berobat namun belum membuahkan hasil, kondisinya pun belum ada kemajuan. Sedekah Rombongan sebagai gerakan sosial yang giat menyalurkan dan sedekah turut berpartisipasi untuk sedikit meringankan beban mereka. Saat ini Devita menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan wilayah Jogja. Amanah dana dari sedekaholics pun disampaikan untuk membantu biaya pengobatan Devita. Bantuan ini digunakan untuk pembelian obat cellceft dan obat yang tidak tercover BPJS lainnya. Santunan sebelumnya sudah diberikan dan terlapor di Rombongan 1144. Keluarga ini menyampaikan terima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan. Mari kita doakan semoga Devita lekas sehat kembali, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 963.330,-
Tanggal: 26 Juni 2018
Kurir : @KissHerry @namaku_arini @atinlelyas Perawat RSSR

Devita menderita lupus


SSR JOGJA (Pembelian HP Hotline Perawat). Di usianya yang menginjak tujuh tahun ini, Yayasan Gerakan Sedekah Rombongan semakin bertransformasi menjadi sebuah organisasi yang lebih profesional. Selama itu pula, Sedekah Rombongan telah menyalurkan dana bantuan dari sedekaholics kepada ribuan dhuafa utamanya kepada orang-orang yang sedang berikhtiar untuk sembuh. Kini Sedekah Rombangan telah memiliki 14 rumah singgah yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia. Hal ini diwujudkan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Untuk kemudahan komunikasi dari masyarakat umum ke Sedekah Rombongan, utamanya kepada pasien-pasien dampingan Sedekah Rombongan, Kurir Sedekah Rombongan menyediakan 1 buah hp hotline untuk tim perawat. Fungsinya untuk mempermudah komunikasi antara keluarga pasien dengan Sedekah Rombongan, mempermudah koordinasi antara driver dengan perawat, dan proses koordinasi pergerakan harian Sedekah Rombongan Jogja secara umum. Semoga dengan adanya alat komunikasi khusus untuk hotline perawat ini pelayanan kepada pasien dhuafa semakin optimal dan maksimal. Terima kasih, sedekaholics yang mempercayakan Sedekah Rombongan untuk mengelola amanah ini. Semoga Allah SWT membalas sedekaholics dengan kebaikan dunia dan akhirat, Aamiin. Laporan mengenai RSSR Jogja sebelumnya terdapat pada Rombongan 1144.

Jumlah Bantuan : Rp 1.099.000,-
Tanggal : 5 Juni 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas @rizkyadityapermana4

Pembelian HP hotline perawat


PARSEL LEBARAN PASIEN DAMPINGAN SR JOGJA & DHUAFA (46 Paket Sembako). Tak seperti selayaknya penyambutan kemenangan bagi sebagian besar orang, pasien dampingan Sedekah Rombongan melewatinya dengan berbeda. Tidak ada berburu baju baru, kue lebaran bahkan tidak terbersit sejenak pun di pikiran. Hari-hari yang ada, pun di akhir Ramadhan, mereka terus bolak-balik rumah sakit-Rumah Singgah Sedekah Rombongan-rumah tinggal untuk menjemput kesembuhan. Begitulah yang dialami pasien dhuafa dampingan Sedekah Rombongan di seluruh Indonesia khususnya di wilayah Yogyakarta. Berbulan-bulan mereka lalui untuk kesembuhannya hingga sampai bulan penuh keberkahan ini mereka masih melanjutkan ikhtiar untuk berobat. Pulang pergi ke Rumah Sakit, rawat inap dan berbagai pengobatan lainnya membuat mereka urung merayakan hari kemenangan. Sedekah Rombongan turut merasakan kesedihan mereka, melalui dana sedekah yang diterima dari para sedekaholics, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan amanah para sedekaholics, semoga parsel yang diberikan kepada para pasien dhuafa dan keluarganya dapat menambah keceriaan Ramadhan ini. 46 paket sembako ini diberikan kepada 34 pasien dampingan Sedekah Rombongan Jogja dan 12 warga dhuafa yang berada di sekitar RSSR Jogja. Ramadhan tahun lalu pun Sedekah Rombongan membagi parsel untuk pasien dan warga dhuafa, pelaporannya terdapat pada Rombongan 1026. Semoga Allah menggantikan dengan rezeki halal yang luas, kesehatan dan kesejahteraan dalam keluarga besar sedekaholics, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.290.000,-
Tanggal : 6 Juni 2018
Kurir: @KissHerry @namaku_arini @atinlelyas Danis

46 Paket Sembako


MUHAMMAD FAUZAN RISWANDI (15, Kaki Letter O). Alamat : Dusun Semoyan, RT 1 No.12, Desa Singosaren, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Remaja lima belas tahun ini terlahir dengan kaki normal, akan tetapi seiring pertumbuhannya ia mengalami kelainan pada tulang kakinya. Ia mengalami kondisi genu varum atau kaki berbentuk O, akibatnya ia mengalami kesulitan berjalan. Sampai kelas enam sekolah dasar ia berjalan menggunakan bantuan tongkat penyangga. Fauzan lahir di tengah keluarga yang serba terbatas secara ekonomi. Kedua orang tuanya ingin sekali mengobati anaknya tetapi mereka tidak punya biaya dan tidak punya jaminan kesehatan dari pemerintah. Pak Wardani, ayahnya, tulang punggung keluarga yang bekerja sebagai pedagang kecil dan membantu membersihkan lingkungan sebuah masjid di kawasan Kotagede Yogyakarta. Sementara Bu Wulan, ibunya, seorang ibu rumah tangga yang kini juga tengah sakit. Kakinya kian melemah dan yang menyebabkan sang ibu tak bisa beraktivitas penuh. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Fauzan dan keluarganya, Sedekah Rombongan kemudian menyampaikan titipan langit yang digunakan untuk mendaftar jaminan kesehatan, BPJS. Setelah itu, atas kesepakatan bersama, Fauzan menjadi Pasien Dampingan Sedekah Rombongan wilayah Jogja dan mulai menjalani proses pengobatannya. Proses pengobatannya dilakukan secara bertahap, yang pertama pengobatan kaki kanan terlebih dahulu. Operasi pertamanya adalah operasi taylor spatial yaitu pemasangan alat di kaki kanannya. Tahap ini sudah terlewati, operasi ketiga dijalankan dan kini alat tersebut dipindahkan di kaki kiri. Alat ini harus terpasang di kaki kirinya selama beberapa bulan. Fauzan telah menjalani serangkaian pengobatan yang cukup panjang. Ia pun tetap bersemengat dan selalu ceria menjalaninya. Kemudian dokter menyarankan Fauzan menggunakan alat OA reaction untuk membantu meluruskan sendi lutut. Kembali, sedekaholics melalui Sedekah Rombongan menyampaikan titipan langit untuk menunjang proses kesembuhannya. Fauzan dan keluarganya mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari sedekaholics dan Sedekah Rombongan. Santunan sebelumnya telah diberikan dan terlapor pada Rombongan 1130.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.500.000,-
Tanggal : 12 Juni 2018
Kurir : @KissHerry @rofiqSILVER @atinlelyas

Fauzan mengalami kelainan pada tulang kakinya


WARGA BUMEN WETAN (Bakti Sosial). Alamat : Dusun Bumen Wetan, Desa Baturetno, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan sosial yang diselenggarakan di bulan Ramadhan ini ialah serangkaian acara yang dimotori pemuda-pemudi Masjid Mujahidin, Bumen Wetan. Memang, masjid yang terletak di antara RSSR Jogja 1 dan 2 ini selalu makmur, begitupun warga dan pemuda selalu berkreasi untuk menyemarakkan bulan Ramadhan, selalu berinovasi beda dari tahun ke tahun. Tahun ini, RISMADIN (remaja masjid) bekerjasama dengan Sedekah Rombongan wilayah DIY mengadakan kegiatan bakti sosial untuk warga sekitar. Acara ini dikemas dengan bazar pasar murah. Warga bisa membeli paket sembako dengan harga yang relatif terjangkau. Mulai beras, telur, dan sembako lainnya dijual murah. Di samping itu, paket sembako ini juga diberikan gratis kepada warga dhuafa. Alhamdulillah acara ini berjalan lancar. Bantuan dari sedekaholics ini dipergunakan untuk pembelian sembako dan operasional kegiatan bakti sosial ini. Warga Desa Baturetno sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan. Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat lebih banyak di tahun-tahun mendatang, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 6 Juni 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas @rofiqSILVER

Paket sembako bakti sosial


GALENO MUHAMMAD HIROMASA (3, Jantung Bocor). Alamat : Dusun Pakel, RT 2/4, Desa Hargosari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY. Sejak lahir, tepatnya tanggal 13 Mei 2015 sudah diketahui ada kelainan pada bayi. Menurut bidan yang menangani, orangtua Galeno harus segera memeriksakan sang putra ke RSUD Wonosari, Gunungkidul. Di RSUD Wonosari diketahui kalau Dik Galeno mengidap down syndrome, lalu ia dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Setelah perawatan kurang lebih dua tahun, diketahui juga ada kelainan pada jantungnya. Selama ini Galeno masih menjalani perawatan rutin di RSUP Dr. Sardjito. Dari pemeriksaan dokter, diketahui Galeno mengalami bocor jantung sebesar 15mm. Saat ini ia sedang mengurus administrasi rujukan ke RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Walaupun di sisi lain, Pak Suwoto (41), ayahnya sangat kaget dengan keputusan dokter tersebut. Meskipun dapat memanfaatkan fasilitas BPJS dari pemerintah, untuk biaya transportasi dan akomodasi ke Yogyakarta saja, ia harus berhutang ke tetangga. Sama sekali belum terfikir bagaimana untuk biaya di Jakarta nanti. Tapi ia, dengan istrinya, Muryati (37) sudah bertekad bulat untuk berikhtiar terus demi kesembuhan putra bungsunya tersebut. Alhamdulillah, Allah mempertemukan Kurir Sedekah Rombongan dengan keluarga ini. Amanah sedekaholics pun disampaikan untuk membantu meringankan biaya akomodasi selama pengobatan Galeno ke rumah sakit. Keluarga ini sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan. Semoga bantuan ini menjadi jalan kesembuhan buat Galeno, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 7 Juni 2018
Kurir : @kissherry @aji_kristanto @atinlelyas @sunnahku Tubiyanto

Galeno mengalami bocor jantung dan down syndrome


LASIYO NURWAHYUDI (46, Luka Bakar). Alamat : Dusun Dawung, RT 14/3, Desa Serut, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY. Pada tahun 2015 ia bekerja di sebuah perusahaan kontraktor bangunan. Pak Lasiyo bekerja sebagai karyawan biasa. Di pagi itu Pak Lasiyo bekerja seperti biasa. Saat itu ia menarik labur (batu kapur yang telah dicairkan) dari bawah. Rencananya labur akan digunakan untuk pemlesteran dinding di gedung atas. Pak Lasiyo menarik labur menggunakan besi berukuran 8mm. Tak disangka besi yang digunakan tersebut tersangkut di jaringan listrik. Saat itu, Pak Lasiyo langsung terpental jauh dan mengalami luka bakar serius. Malangnya Pak Lasiyo tidak memakai alat pengaman. Pak Lasiyo segera dibawa ke RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta untuk menjalani perawatan luka bakar tersebut. Selama kurang lebih 1 bulan dirawat intensif di rumah sakit, Pak Lasiyo diperbolehkan pulang. Tapi akibat luka bakar serius itu mengakibat tangan kiri diamputasi, begitu pun dengan jari kaki kiri juga diamputasi. Selain itu Pak Lasiyo juga mengalami gangguan penglihatan. Sekarang Pak Lasiyo sekarang menempati rumah saudaranya karena rumah yang ditempati terdampak longsor, sehingga tidak dapat ditempati lagi. Istrinya, Sukati (43) yang selalu merawatnya. Tapi sebenarnya, Bu Sukati pun menderita sakit jantung lemah, sehingga aktivitasnya terbatas. Dari keadaan ini, anak bungsu pak Lasiyo yang menjadi tulang punggung keluarga. Kurir Sedekah Rombongan sangat merasakan kesulitan yang dialami keluarga ini. Amanah sedekaholics pun disampaikan untuk membantu meringankan beban keluarga ini. Keluarga Pak Lasiyo sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 9 Juni 2018
Kurir : @kissherry @aji_kristanto @atinlelyas @sunnahku Tubiyanto

Pak Lasiyo menderita luka bakar


HADI SUPARNO (61, Tumor Ganas). Alamat : Dusun Sukoponco, RT 10/5, Desa Sukoreno, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Bapak Hadi Suparno atau biasa dipanggil Mbah Parno, sejak dua tahun lalu menderita sakit tumor. Awal tahun 2016 Mbah Parno menjalani operasi di RSUD Wates, Kulon Progo. Setelah itu Mbah Parno menjalani radioterapi di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta selama 14 kali. Selang 1 tahun kemudian penyakit Mbah Parno muncul lagi. Keluarganya segera membawa periksa ke RSUP Dr. Sardjito kembali. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, dokter menyatakan penyakit Mbah Parno menjadi tumor ganas dan menjalar ke bagian mata. Operasi yang kedua pun dilakukan. Mulai tanggal 21 September lalu, Mbah Parno menjalani radioterapi kembali yang dilakukan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto. Jadwal radioterapinya sebanyak 36x, Alhamdulillah, sudah terlaksana sampai bulan Desember lalu. Saat ini, Mbah Parno masih menjalani kontrol rutin di RSUP Dr. Sardjito. Mbah Ngatilah (51), istrinya ingin sekali melanjutkan pengobatan sang suami, tapi apa daya, mereka tidak punya simpanan untuk pengobatan. Sementara harta benda yang dimiliki telah terjual untuk usaha pengobatan selama ini. Beberapa waktu lalu, kondisi Mbah Parno menurun. Ia langsung dibawa ke RS Nyi Ageng Serang, Kulon Progo lalu dirujuk ke RSPAU dr. Hardjolukito, Yogyakarta. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan diketahui Mbah Parno menderita infeksi di usus. Dokter pun segera mengambil tindakan operasi. Setelah dirawat inap selama 3 hari Mbah Parno diperbolehkan pulang. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga ini sehingga dapat menyampaikan amanah sedekaholics. Bantuan ini disampaikan untuk membantu biaya pengobatan selama di rumah sakit. Mbah Parno sekeluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan sedekaholics Sedekah Rombongan. Laporan santunan sebelumnya terdapat pada Rombongan 1112.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 29 Juni 2018
Kurir : @kissherry Endro @atinlelyas

Mbah Parno menderita tumor ganas


MARYANTO BIN SULINO (41, Ulkus Kronis). Alamat : Dusun Bohol, RT 8/3, Desa Bohol, Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Semasa kelas 2 SD Pak Maryanto sering belajar di balai-balai dengan penerangan lampu minyak tanah. Di suatu malam saat menggeser lampunya, minyak tumpah dan mengenai muka dan tangan sebelah kanannya. Bapak Maryanto memerlukan waktu dua tahun untuk menyembuhkan luka bakarnya, dan tetap meninggalkan cacat permanen. Kemudian bulan Agustus 2016 lalu, ia merasa gatal-gatal di lengan kanan. Awalnya ia mengira hanya gatal-gatal biasa, tetapi sudah diberi salep tetap tidak sembuh. Ia pun memeriksakan diri ke puskesmas. Lagi-lagi, belum ada perubahan kondisi yang signifikan. Pihak puskesmas pun membuat rujukan untuk berobat ke RSUD Wonosari, Gunungkidul. Bulan Maret 2017, ia dirujuk kembali untuk pengobatan ke RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Tetapi karena ketiadaan biaya Pak Maryanto memilih untuk tidak melanjutkan pengobatan. Pihak keluarga memutuskan menjual tanah untuk bekal biaya pengobatan. Lima bulan kemudian, Pak Maryanto melanjutkan pengobatan. Ia mendapat perawatan di poliklinik, kemudian menunggu panggilan kamar. Sebelum mendapat panggilan untuk rawat inap, kondisinya semakin menurun. Pihak keluarga segera membawanya ke RSPAU dr. Hardjolukito. Alhamdulillah, saat ini Pak Maryanto mendapat perawatan medis dan menjalani jadwal kemoterapi. Pak Maryanto juga menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan. Setiap kontrol rutin Pak Maryanto selalu mandiri, karena istrinya, Wiyarni (31) bekerja sebagai petani sekaligus mengurus dua putra yang masih SD dan balita. Alhamdulillah, selama pengobatan ini, Pak Maryanto mendapat keringanan biaya dari fasilitas BPJS PBI. Amanah sedekaholics ini dipergunakan untuk biaya pembelian obat untuk perawatan luka. Santunan sebelumnya sudah diberikan dan terlapor pada Rombongan 1141. Mari kita doakan semoga Pak Maryanto lekas mendapat kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.134.000,-
Tanggal : 14 Juni 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas Perawat RSSR

Pak Maryanto menderita ulkus kronis


JOKO SANTOSA (26, Kanker Nasofaring). Alamat : Dusun Kalibenda, RT 1/3, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Sebelum terdiagnosa menderita kanker nasofaring, pemuda lulusan SMK ini bekerja sebagai karyawan swasta. Semenjak sakit, Joko keluar dari pekerjaannya, kemudian menjalani pengobatan di RS. Emanuel Banjarnegara, Jawa Tengah. Meski sudah berobat selama beberapa minggu tidak tampak perkembangan signifikan pada kesehatan Joko. Akhirnya Joko dirujuk ke rumah sakit yang memiliki sarana dan prasarana yang lengkap. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Joko dan ibunya. Sejak itu, Joko menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan dan menjalani pengobatan di RSUP Dr. Sardjito. Di awal datang di RSSR Jogja, kondisinya sangat lemah. Saat itu Joko langsung dibawa ke IGD RSUP Dr. Sardjito. Setelah menjalani perawatan kurang lebih satu tahun, Joko, yang sebelumnya terbatas geraknya di atas kursi roda, saat ini sudah dapat berjalan kembali. Untuk biaya pengobatan, Joko memiliki jaminan kesehatan dari pemerintah yaitu BPJS Mandiri Kelas III. Joko telah menjalani serangkaian jadwal kemoterapi. Saat ini Joko masih menjalani kontrol rutin dan serangkaian kemoterapi lanjutan di RSUP Dr. Sardjito. Beberapa waktu lalu Joko menjalani rawat inap untuk kemoterapi. Selanjutnya Joko juga dijadwalkan menjalani biopsi kembali, karena muncul benjolan-benjolan kecil di sekitar leher. Saat pemeriksaan ini Joko disarankan untuk rawat inap di rumah sakit. Bantuan ini disampaikan untuk biaya transportasi dari Jogja ke Banjarnegara (PP), pembelian susu pasien dan obat yang tidak tercover BPJS. Pelaporan bantuan sebelumnya terdapat pada rombongan 1130. Joko dan keluarga sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan. Semoga bantuan ini menjadi jalan kesembuhan bagi Joko, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 843.826,-
Tanggal : 26 Juni 2018
Kurir : @KissHerry @namaku_arini @atinlelyas Perawat RSSR Jogja

Pak joko menderita kanker nasofaring


NAJUA SIHAB (2, Hidrosepalus). Alamat : Dukuh Kalibang, RT 2/5, Desa Kaliwungu, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Sejak usia 2 bulan sudah tampak kelainan pada pertumbuhan Dik Najua. Kondisinya semakin menurun dan ada kelainan bentuk pada bagian kepala. Dik Najua diperiksakan ke puskesmas setempat, lalu disarankan untuk pemeriksaan ke RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo. Selanjutnya Dik Najua dirujuk ke RSUP Dr. Sarjito, Yogyakarta. Hingga saat ini, Dik Najua selalu menjalani kontrol rutin ke Yogyakarta dengan biaya swadaya. Ibunya tak lagi bekerja karena fokus merawatnya, sementara ayahnya hanya sanggup membayar iuran BPJS Kelas III saja. Untuk biaya hidup dan biaya akomodasi ke rumah sakit, keluarga ini bergantung dari penghasilan kakeknya sebagai buruh harian lepas di tempat tetangga. Alhamdulillah, Allah mempertemukan Kurir Sedekah Rombongan dengan Dik Najua. Saat ini Dik Najua menjadi salah satu pasien dampingan Sedekah Rombongan wilayah DIY. Saat ini kondisi Dik Najua menurun, dan dikabarkan mengalami koma dua kali. Ia dirawat intensif di rumah sakit selama kurang lebih 2 bulan. Ibunya, Musliah (30) selalu setia mendampingi anaknya. Bantuan ini disampaikan untuk membantu biaya akomodasi selama Dik Najua rawat inap. Semoga bantuan ini menjadi jalan kesembuhan bagi Dik Najua, Aamiin. Keluarga Dik Najua sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 13 Juni 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas Ari @jemigigi

Najua menderita kelainan bentuk pada bagian kepala


MTSR JOGJA (AB 9032 WK, Operasional Bulan Juni 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) ialah kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan, diantaranya proses survei pasien, menyampaikan santunan, dan antar-jemput pasien dari rumah ke rumah sakit. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Sedekah Rombongan wilayah Jogja diberi amanah lima unit mobil tanggap, empat mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR dengan nomor polisi AB 9032 WK ini ialah salah satu MTSR yang dioperasionalkan sebagai ambulans transport. MTSR ini mengcover wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline 081906800900. Biaya bulan ini ialah biaya ganti ban dan pembelian bahan bakar selama pertengahan bulan Mei hingga pertengahan bulan Juni 2018. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya terdapat pada laporan Rombongan 1144. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics Sedekah Rombongan.­

Jumlah Bantuan : Rp. 2.762.210,-
Tanggal : 30 Juni 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Juni 2018


MTSR JOGJA (AB 1617 FN, Operasional Bulan Juni 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan, diantaranya proses pendampingan pasien dhuafa. Kegiatannya antara lain survei target pasien, penyampaian santunan, dan pendampingan dari rumah ke rumah sakit/rumah singgah atau sebaliknya. Selain itu, MTSR juga sering digunakan untuk menyampaikan amanah dari sedekaholics untuk pondok/panti asuhan dan tempat ibadah. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Sedekah Rombongan Jogja Raya kini mempunyai lima unit mobil tanggap, empat mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR dengan nomor polisi AB 1617 FN inilah MTSR yang disebut mobil penumpang. Meski disebut mobil penumpang, wilayah operasional MTSR ini pun sama dengan yang lain, yaitu mengcover wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline 081906800900. Bantuan ini digunakan untuk biaya servis rutin dan pembelian bahan bakar selama pertengahan bulan Mei hingga pertengahan bulan Juni 2018. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya terdapat pada rombongan 1144. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.212.210,-
Tanggal : 30 Juni 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Juni 2018


MTSR JOGJA (AB 1583 VT, Operasional Bulan Juni 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang selalu siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan. Setiap hari, MTSR dimanfaatkan untuk menjemput dan mengantar pasien dhuafa dari rumah tinggal atau rumah singgah ke rumah sakit, dan mengantarkannya kembali. MTSR ini juga digunakan oleh Kurir Sedekah Rombongan untuk transportasi menuju rumah target pasien (survey pasien) dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. Tak hanya itu, MTSR juga sering digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka atau mengantar ke pemakaman. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap atau ambulan yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Masyarakat yang membutuhkan ambulans transport ini bisa menghubungi nomor hotline 081906800900. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans transport Sedekah Rombongan di wilayah operasional Yogyakarta utamanya wilayah Kabupaten Gunungkidul. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya pajak mobil tahunan dan pembelian bahan bakar selama pertengahan bulan Mei hingga pertengahan bulan Juni 2018. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada rombongan 1144.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.697.710,-
Tanggal : 30 Juni 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Juni 2018


MTSR JOGJA (AB 1473 RT, Operasional Bulan Juni 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) atau biasa dikenal dengan ambulans transport ini difungsikan sebagai kendaraan operasional yang mensupport pengabdian Sedekah Rombongan kepada dhuafa pada khususnya dan masyarakat umum. Saat ini, Sedekah Rombongan wilayah Jogja memiliki lima unit mobil tanggap, yakni empat mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans Sedekah Rombongan di wilayah operasional Yogyakarta terutama di Kabupaten Gunungkidul. Kendaraan ini juga biasa digunakan untuk mendukung kurir Sedekah Rombongan saat survei pasien, proses santunan dan pendampingan pasien, juga menjemput dan mengantar pasien dari rumah ke rumah sakit atau sebaliknya, dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. Selain itu, MTSR juga sering digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline MTSR 081906800900. Bantuan ini dipergunakan untuk pembelian isi ulang oksigen dan pembelian bahan bakar selama pertengahan bulan Mei hingga pertengahan bulan Juni 2018. Pelaporan MTSR Jogja sebelumnya dilaporkan di Rombongan 1144. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.872.210-
Tanggal : 30 Juni 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Juni 2018


MTSR JOGJA (AB 9043 WK, Operasional Bulan Juni 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang selalu siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan. MTSR diperuntukkan utamanya untuk pasien dhuafa, sebagai fasilitas pendukung proses menjemput kesembuhan. Selain untuk pasien dampingan Sedekah Rombongan, masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline 081906800900. Sedekah Rombongan Jogja memiliki lima unit mobil tanggap, empat mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. Tiga diantaranya dioperasionalkan di area Yogyakarta, dan dua ambulans difokuskan untuk mengcover wilayah Kabupaten Gunungkidul. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans Sedekah Rombongan di wilayah operasional Yogyakarta dan sekitarnya. Setiap hari, MTSR dimanfaatkan untuk menjemput dan mengantar pasien dhuafa dari rumah tinggal atau rumah singgah ke rumah sakit, dan mengantarkannya kembali. MTSR juga digunakan oleh Kurir Sedekah Rombongan untuk mensurvei calon pasien dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. MTSR juga sering digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya pembelian bahan bakar selama pertengahan bulan Mei hingga pertengahan bulan Juni 2018. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada rombongan 1144. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics Sedekah Rombongan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.922.211,-
Tanggal : 30 Juni 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Juni 2018


RSSR JOGJA (Operasional Bulan Juni 2018). Alamat : Dusun Mantup, Baturetno, RT 12, Jalan Wonosari KM. 7, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. RSSR Jogja merupakan rumah bersama yang dipergunakan untuk singgah dan/atau tinggal sementara para pasien dampingan Sedekah Rombongan. RSSR Jogja ini makin dikenal oleh masyarakat sebagai rumah singgah yang diperuntukkan khusus bagi pasien dampingan Sedekah Rombongan yang berasal dari golongan tidak mampu. Pasien yang rumahnya jauh dibawa ke rumah singgah terlebih dahulu sebelum diantar berobat ke rumah sakit. Pasien yang singgah di RSSR Jogja mayoritas berasal dari luar Kota Jogja. RSSR ini dibangun dan dikelola dari dana sedekaholics yang menitipkannya melalui Sedekah Rombongan. Selain sebagai tempat transit pasien, RSSR Jogja juga digunakan sebagai kantor administrasi pusat yang membantu kinerja Sedekah Rombongan secara nasional. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya operasional bulan Juni 2018 yang meliputi biaya administrasi perkantoran, biaya telekomunikasi, pembelian perlengkapan RSSR, dan biaya listrik/air/internet. Laporan mengenai RSSR Jogja sebelumnya ada di Rombongan 1144. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics dan kedermawanan sedekaholics dibalas dengan keberkahan di dunia dan di akhirat, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.430.534,-
Tanggal : 30 Juni 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Juni 2018


RSSR JOGJA (Bantuan Biaya Makan dan Obat Pasien Juni 2018). Alamat : Dusun Mantup, Baturetno RT 12, Jalan Wonosari KM. 7, Bantul, Yogyakarta. Rumah Singgah Sedekah Rombongan merupakan rumah bersama yang dipergunakan untuk singgah dan/atau tinggal sementara pasien-pasien dampingan Sedekah Rombongan. Pasien-pasien tersebut sedang melakukan pengobatan rawat jalan di rumah sakit rujukan di Yogyakarta, seperti RSUP dr. Sardjito, RS Panti Rapih, dan RSPAU dr. Hardjolukito. Pasien yang rumahnya jauh dibawa ke rumah singgah terlebih dahulu sebelum diantar berobat ke rumah sakit. Kemudian pasien yang telah selesai berobat diantarkan kembali ke rumah masing-masing. RSSR ini dibangun dan dikelola dari dana sedekaholics yang menitipkannya melalui Sedekah Rombongan. Setiap hari, rata-rata RSSR Jogja dihuni oleh 10-17 pasien beserta pendamping pasien. Pasien yang singgah di RSSR Jogja berasal dari wilayah DIY, tetapi ada juga yang berasal dari luar Kota Jogja, misalnya Purworejo, Purwokerto, Kuningan, Temanggung. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya konsumsi dan katering pasien, biaya pembelian suplemen pasien, pembelian obat-obatan untuk pasien, dan biaya pembelian kasa steril, verban, alkohol untuk perawatan luka pasien. Laporan mengenai RSSR Jogja sebelumnya ada di Rombongan 1144. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics dan kedermawanan sedekaholics dibalas dengan keberkahan di dunia dan di akhirat, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.928.387,-
Tanggal : 30 Juni 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas Perawat RSSR

Bantuan biaya makan dan obat pasien Juni 2018


Bayi Ibu Sutiyah (5 Hari, Atresia Ani). Alamat : Dusun Kobarung, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Propinsi Jawa Timur. Bayi Ibu Sutiyah adalah bayi yang lahir dengan keadaan lubang anus yang tidak sempurna (Atresia Ani). Usia Bayi Ibu Sutiyah baru 5 hari dan kondisinya semakin parah. Lubang anus yang tidak sempurna membuat perutnya kian hari semakin membesar. Pada tanggal 5 April 2018 Kurir Sedekah Rombongan mengunjungi Bayi Ibu Sutiyah dengan keadaan tersebut. Bayi Ibu Sutiyah harus segera menjalani operasi dan dirujuk ke RS. Dr. Soetomo Surabaya. Namun, terkendala oleh biaya keluarga untuk mendampingi Bayi Ibu Sutiyah membuat keluarga harus pinjam uang disana sini. Pada tanggal 5 April 2018 Kurir sedekah rombongan menjadikan Bayi Ibu Sutiyah sebagai Pasien Pantau agar kedepan rawat jalan dan kontrol ke RS. Dr. Soetomo dapat didampingi oleh Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 05 April 2018
Kurir : @Ivan Indra Munir Teguh Muhyi

Ibu Sutiyah adalah bayi yang lahir dengan keadaan lubang anus


BAGI TAKJIL GRATIS. Bulan suci Ramadhan telah memasuki penghujung waktu, menandakan bahwa hari kemenangan akan segera datang. Sebagian besar umat muslim berlomba-lomba agar bisa memperoleh berkah Ramadhan di sepuluh hari terakhir yang ada, mereka juga mempersiapkan kebutuhan pokok lain untuk menyambut hari kemenangan , baik berupa makanan dan pakaian. Akan tetapi tidak semua dapat merasakan indahnya perayaan kemenangan Ramadhan. Seperti yang dialami dhuafa sekitar wilayah Madiun. Mereka harus berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, berpuasa tanpa memikirkan mampu berbuka atau tidak saat maghrib menjelang. Himpitan kondisi memaksa mereka untuk terus bekerja dan bekerja menikmati keberkahan Ramadhan dari peluh keringat yang ada. Kurir Sedekah Rombongan Madiun kemudian menyampaikan sedikit takjil atau berbagi ta’jil di wilayah kabupaten Madiun. Tawa dan syukur terlihat dari sorot mereka, semoga mampu membawa ceria saat menyongsong hari kemenangan tiba. Serta para Sedekaholics semoga Allah gantikan dengan rezeki halal yang luas, kesehatan dan kesejahteraan dalam keluarganya. Ramadhan adalah Bulan Berbagi, sebagai mana janji Allah : Segala kebaikan yang dilakukan saat Ramadhan, Allah akan berikan pahalanya berlipat-lipat banyaknya… Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp 1.000.000
Tanggal : 10 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati Allcrew

Bagi takjil gratis


SITI FATIMAH (51, Ca Endometrium). Alamat : Dusun Banjarsari, RT 5/2, Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Bu Siti Fatimah biasa dipanggil Bu Siti adalah sosok ibu rumah tangga yang hanya bekerja sebagai pengrajin sapu ijuk rumahan, setelah suami beliau meninggalkan rumah sejak anaknya masih kecil sampai sekarang beliau tinggal hanya bersama anak laki-laki semata wayangnya yang masih duduk di kelas 8, di saat penghasilannya yang hanya pas buat makan sehari-hari, beliau diberi cobaan sakit Ginekologi, sakit yg sudah sejak bulan Januari beliau rasakan sangat menggangu aktifitasnya. Awal sakitnya beliau periksa di puskesmas desa dan karena keterbatasan sarana beliau dirujuk di rumah sakit daerah Madiun, karena sakit beliau akhirnya rumah sakit merujuk ke Moewardi Solo yang lebih lengkap sarana kesehatannya. Melihat anaknya yg masih butuh perhatian, Ibu Siti bertekat untuk bisa sembuh dari sakit yg dideritanya. Untuk saat ini beliau rutin kontrol ke RSU Moewardi Solo, dengan keadaan perekonomian yang pas – pasan beliau harus mengumpulkan uang untuk ke solo naik bis yang terkadang harus berdesak-desakan dengan menahan rasa sakitnya dan kadang harus menginap untuk menunggu hasil kontrol. Bu Siti memiliki fasilitas kesehatan berupa BPJS kelas 3. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami bu Siti. Bantuan keduapun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat, yang sebelumnya sudah menerima dan masuk pada rombongan 1142 Bu Siti merasa senang sekali, bersyukur kepada Allah, dan tidak lupa mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan untuk bisa sembuh dari sakit yang menjadi momok semua wanita.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Bu Siti menderita ca endometrium


DANIS ALDHIAN FAEZA (6, Leukemia). Alamat : Jl. Lapangan, RT 1/6, Desa Banaran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Dek Danis, di usia yang masih belia, menderita sakit leukemia. Sementara ibunya Danis tuna rungu, namun tetap semangat bekerja demi dua orang anaknya yang masih kecil. Danis yang masih sekolah TK mempunyai adik perempuan usia 3 tahun. Ibunya Danis bekerja apabila ada tetangga yang memanggilnya untuk membantu mencuci, seterika dan membersihkan rumah. Kadang juga ke SLB Kebonsari untuk membantu menjahit, sehingga mendapatkan tambahan penghasilan. Kondisi Danis awalnya badannya panas, biasanya kalau diperiksakan ke mantri kesehatan sudah sembuh. Ini sampai 3 hari tidak sembuh-sembuh. Akhirnya diperiksakan ke puskesmas. Dan disuruh membawa ke Soedono. Dari Soedono dirujuk ke Sutomo Surabaya, sampai sekarang masih rutin kontrol dan kemo di Sutomo. Dan perkiraan bisa sampai 3 bulanan untuk proses awal pengobatan Danis. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami keluarga dek Danis. Bantuan ke tujuh pun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat dek Danis, yang sebelumnya sudah menerima bantuan dan masuk pada rombongan 1083, 1094, 1107, 1116, 1125, dan 1133. Dek Danis jadwal kontrolnya masih sering/padat dan juga masih sering ranap. Pamannya dek Danis, atas nama keluarga mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Danis menderita sakit leukemia


SALAMUN BIN SHOLIKAN (60, Leukemia). Alamat : Desa Sidorejo, RT 6/3, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Pak Salamun, adalah seorang bapak yang semenjak bulan Januari sudah mulai mersakan sakit. Pada bulan Puasa Ramadhan tahun kemarin, masih bisa untuk kerja di sawah. Juga sudah pernah diperiksakan. Sampai habis lebaran, suatu hari terasa seperti masuk angin. Dan perut lama kelamaan semakin membesar dan keras. Hasil periksanya, didiagnosa kebanyakan darah putih. Setelah diberi obat maka terasa sudah sembuh. Namun kambuh lagi 3 bulan terakhir. Pak Salamun dan istrinya, walau dengan perjuangan yang cukup besar, istrinya tetap berusaha rutin untuk kontrol. Untuk setiap kontrol ke Rumah Sakit, istri pak Salamun harus mnyiapkan biaya untuk menyewa mobil, bensin, dan sopirnya. Biasanya sekali berobat harus menyiapkan uang sampai 400 ribu rupiah. Walau memiliki BPJS kelas 3, namun istri pak Salamun sangat keberatan dan kerepotan untuk membiayai suaminya. Sebenarnya istri pak Salamun memiliki warung di rumahnya. Namun sekarang sering tutup karena merawat suaminya agar bisa sembuh lagi. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami keluarga pak Salamun. Bantuan kesembilanpun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat pak Salamun, yang sebelumnya telah menerima santunan dan masuk pada rombongan 1018, 1079, 1083, 1094, 1107, 1116, 1124, dan 1133. Pak Salamun merasakan banyak sekali perubahan setelah melakukan kontrol rutin. Dan sedikit demi sedikit mulai beraktifitas. Ucapan syukur dan terimakasih tidak lupa disampaikan kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan kepada pak Salamun.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Iqbalfahmi09

Pak Salamun menderita sakit leukemia


MUSOFA HAMDAN (15, Shepinabifida). Alamat : Dusun Baliboto, RT 42/4, Desa Pucanganom, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Hamdan, begitulah nama seorang anak putra dari Ibu Ayib. Di usianya yg ke 15 tahun ini seharusnya dia masih bisa merasakan indahnya bersekolah dan bertemu teman-temannya. Seharusnya Hamdan sekarang kelas 8 SLTP, namun karena penyakit yang dideritanya kini ia harus berhenti sekolah dan hanya bisa terdiam di rumah. Shepinabifida ialah penyakit benjolan di tulang ekor akibat keluarnya bagian sumsum tulang belakang. Penyakit ini diderita sejak kecil, yang hingga sekarang merambat pada ginjal dan jantungnya. Ibunya yang hanya sebagai buruh serabutan tak lagi sanggup untuk membawanya berobat. Apalagi Ibu Ayib masih mempunyai tanggungan 2 anaknya. Kini Ibu Ayib harus berjuang menghidupi keluarganya seorang diri menjadi single parent. Sementara Hamdan masih merasakan sakit yang dideritanya, bahkan sekarang salah satu kakinya untuk berjalan tidak bisa sempurna seperti biasanya. Ibunya sudah tidak mempunyai simpanan untuk biaya berobat Hamdan. Saat ini Hamdan menggunakan fasilitas KIS. Dengan keadaan tersebut, Hamdan yang sebelumnya sudah menerima santunan dan masuk pada rombongan 897, 959, 976, 989, 1018, 1039, 1083, 1094, 1107, 1116, 1125 dan 1133. Kali ini Hamdan kembali menerima santunan yang ke tiga belas untuk biaya pengobatan. Sedekah Rombongan selalu memberi semangat untuk Hamdan untuk bisa berjuang melawan sakit yang dideritanya. Dan alhamdulillah setelah sekian lama dengan sabar dan telaten secara rutin berobat, maka tahun ajaran baru 2017/2018 ini dek hamdan sudah bisa masuk sekolah lagi, namun masih masih tetep rutin kontrol. Kondisi terakhir dek Hamdan selain kontrol rutin ke rumah sakit Sudono Madiun, juga dirujuk ke rumah sakit dr. Sutomo Surabaya . Semoga Hamdan diberi kesehatan kembali, sehingga ia dapat meraih cita – citanya. Amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Musofa menderita shepinabifida


MAZMUR EKA PUTRA (6, Epilepsi+ GDD). Alamat : Jl.Bali Gg.XI/19 Rt.33/6 Kelurahan Kartoharjo, Kota Madiun. Dek Mazmur biasa dipanggil demikian. Dek mazmur menderita Global Delay Development dan juga Epilepsi. Ayahnya yang juga memiliki kelainan pada punggungnya, hanya bisa bekerja sebagai tukang jahit, itupun tidak selalu ada yang menjahitkan pada beliau. Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, Istrinya terpaksa memulung barang bekas dan menjualnya pada pengepul. Mereka hidup di sebuah gubuk kecil berukuran 3m x 4m dan itupun bukan hak miliknya karena hanya disuruh menempati karena kasihan. Dek Mazmur melakukan Rehab Medik setiap hari Rabu. Dan beberapa bulan yang lalu dek Mazmur dirujuk ke RSDM Solo, namun tidak dilaksanakan karena keterbatasan biaya. Dek Mazmur memiliki jaminan fasilitas kesehatan berupa BPJS kelas 3. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami kedua orang tua dek Mazmur. Bantuan ketigapun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat dek Mazmur, dengan harapan agar dek Mazmur bisa tumbuh dan berkembang seperti anak-anak seusianya, yang sebelumnya telah menerima bantuan dan masuk pada rombongan 1125 dan 1133. Atas nama dek Mazmur, bapaknya mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari sedekaholic yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan untuk melanjutkan pengobatan demi menjemput kesembuhannya.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000.-
Tanggal : 26 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Dedik1914

Mazmur menderita global delay development dan juga epilepsi


NAYLA MUAZARA ALYA FITRI (3, Hydrocepalus). Alamat : RT 17/6, Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Nayla adalah seorang anak berusia 3 tahun. Sejak 3 bulan Naila mengalami susah buang air besar yang akhirnya harus menjalani operasi di RSSA untuk mengeluarkan ususnya. Hampir kurang lebih 1,5 tahun Nayla BAB lewat usus yg dikeluarkan dibagian perutnya. Hingga usianya genap 2 tahun Naila menjalani operasi lagi untuk memasukkan ususnya. Selama ini Nayla dibantu sebuah yayasan Anak di Kota Malang, Sayangnya saat ini Nayla sudah dilepas dan tidak memberikan bantuan lagi terhadap Nayla karena dirasa sudah cukup. Padahal saat ini kondisi Nayla belum bisa dikatakan sembuh, karena setelah beberapa kali kontrol ke RSSA Nayla diminta CTScan dan hasilnya Nayla didiagnosa Hydrocepalus. Walaupun sebenarnya Nayla memiliki jaminan kesehatan BPJS kelas 3, namun karena keterbatasan ekonomi, akhirnya Nayla diajak orang tuanya pulang ke Madiun dan tidak melanjutkan pengobatan. Sedangkan Rumah yg ditempati di madiun ini sebenarnya milik paman dari ayah Nayla, Namun di Madiun suaminya bisa bekerja serabutan dan ibu Nayla berjualan Cemol di depan rumahnya. Saat bertemu dengan Sedekah Rombongan, semua berkas pengobatan Nayla masih di Malang. Karena selain KK nya berdomisili Malang, orang tua Nayla berencana suatu saat punya rejeki atau ada yang memberikan bantuan, akan mengajak Nayla untuk berobat lagi ke RSSA. Sedekah Rombongan memahami kondisi orang tua Nayla. Saat ini Nayla menjalani therapy rutin di Rumah Sakit Soedono Madiun, dan alhamdulillah Nayla sudah mulai ada peningkatan perkembangan, otot – ototnya mulai kuat, apabila tengkurap maka sudah mulai bisa mengangkat kepalanya. Santunan ketujuhpun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat Nayla, yang sebelumnya sudah menerima bantuan dan masuk pada rombongan ke 971, 1069, 1107, 1116, 1125, dan 1133. Orang tua Nayla sangat berterimakasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 Juni 2018
Kurir : @Ervinsurvive @Mundiwati @Dedik1914

Nayla menderita hydrocepalus


NIRWASITA BINTI KATENI (9, Liver). Alamat : Purworejo Wetan, RT 36/4, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Sita panggilan akrab sehari hari, Sita adalah pelajar kelas 2 SD, dalam dua bulan terakhir ini Sita mengalami sakit perutnya membesar. Sita pernah dibawa keluarganya ke RSUD Dolopo namun karena keterbatasan biaya dan belum punya BPJS Sita dibawa pulang. Untuk ke sekolah sehari – hari Sita sering di antar pamannya yang kebetulan satu rumah dengannya. Saat ini Sita tinggal bersama kakek dan neneknya, untuk keperluan sehari – hari Sita di tanggung nenek nya yang bekerja sebagai tukang pijat, karna bapak ibu nya sudah berpisah dan ayahnya yang hanya bekerja serabutan terpaksa menitipkan Sita kepada neneknya. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Sita, dan Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi Sita saat ini. Bantuan keempatpun disampaikan kepada Sita, yang sebelumnya sudah menerima bantuan dan masuk pada rombongan 1116, 1125 dan 1133, untuk biaya akomodasi berobat. Keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan sehingga bisa membantu berikhtiar menjemput kesembuhan bagi Sita.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Dedik1914

Sita menderita liver


ROKHIMIN BIN SLAMET (38, Tulang Belakang). Alamat : Desa Prambon, RT 9/2, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Pak Rokhim adalah seorang kepala rumah tangga yang dahulu berkerja untuk mencukupi kebutuhan sehari – hari anak dan istrinya, namun sekarang harus terbaring sakit dan akhirnya istrinya yang harus bekerja keras membanting tulang untuk mncukupi kebutuhn sehari – hari. Istrinya pak Rokhim bekerja sebagai penjaga kantin sebuah sekolahan di kecamatan Dagangan yang sekarang menjadi tulang punggung keluarga. Sakit pak Rokhim bermula sekitar 2 tahun yang lalu menderita gangguan di tulang belakang, pernah berobat ke RSUD Dolopo (fisio trapi) hampir 1 tahun. Alhamdulillh bisa berjalan tetapi jalannya membungkuk. Sebenarnya beliau mau melanjutkan berobat, karena kendala biaya walaupun mempunyai BPJS kelas 3 namun sampai sekarang beliau tidak pernah konsultasi ke dokter lagi. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami pak Rokhim sekeluarga. Santunan keenampun disampaikan untuk membantu biaya akomodasi berobat pak Rokhim, yang sebelumnya sudah menerima bantuan dan masuk pada rombongan 1094, 1107, 1116, 1125, dan 1133. Selain menjalani terapi rutin, pak Rokhimin juga diaarankan untuk memakai korset khusus untuk terapi sakitnya tersebut. Dan alhamdulillah sekarang sudah mendapatkat korset untuk terapi yang selalu dipakainya setiap saat. Beliau merasa senang sekali, bersyukur, dan tidak lupa mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Dedik1914

Pak rokhimin menderita sakit tulang belakang


INDAH RETNA (34, Patah tulang paha). Alamat : Desa Balerejo, RT 22/3, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Mbak Indah adalah seorang janda memiliki satu anak perempuan. Awal mula dari keadaannya diakibatkan oleh kecelakaan motor tiga tahun yang lalu (satu hari sebelum hari raya), terjadi bersama suami dan anaknya, namun kondisinya lebih parah dari suami dan anaknya. Saat itu juga sudah dilakukan operasi penyambungan, karena mengingat patah tulangnya remuk (multiple). Operasi harus dilakukan bertahap. Dengan dipasang pen. Walaupun kondisi sudah dilakukan operasi 2 kali tapi kondisi tulangnya belum bisa tersambung, sehingga mbak Indah sampai saat ini harus menunggu giliran operasi lagi dimana biaya dari jasa raharja sudah habis, walau sebenarnya menggunakan bpjs kelas 3. Tetapi kendala yang dihadapi adalah biaya untuk transportasi dari rumah ke RS Sudono karena harus menggunakan mobil sewa. Mbak Indah tidak bisa berjalan dan harus memakai alat bantu untuk berjalan. Sekarang Mbak Indah juga berusaha membuat kripik tempe yang dititipkan ke tetangga sebelah rumah untuk membiayai dia dan anaknya, serta bantuan dari adik laki-lakinya. Karena masih membutuhkan biaya untuk perawatan luka pasca operasi. Walau mbak Indah memiliki fasilitas kesehatan berupa BPJS mandiri kelas 3, namun tidak mampu mengcover semuanya. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami mbak Indah. Bantuan awalpun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat mbak Indah. Mbak Indah mengucapkan terimakasih yang zebesar-besarnya kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Indah menderita patah tulang paha


AMINI BINTI ROHMAD (57, Benjolan di leher). Alamat : Desa Sumberejo, RT 10/5, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Bu Amin, biasa dipanggil demikian oleh tetangganya, adalah seorang ibu rumah tangga dengan dua orang anak. Anak pertamanya meninggal dunia saat masih berusia 20 tahun. Sementara anak keduanya laki – laki sekarang sudah menikah dan mempunyai seorang anak. Bu Amin sehari – harinya bekerja sebagai pembantu rumah tangga tak jauh dari kediamannya. Berangkat kerja pagi naik sepeda pancal dan pulang di sore hari. Bu Amin sudah lama menderita sakit diabet. Beliau rutin memeriksakan sakitnya setiap bulan sekali ke pegawai kesehatan terdekat dengan rumahnya. Itupun mencari waktu sepulang dia kerja, agar bekerjanya tidak terganggu. Dengan gaji setiap bulan 400 ribu rupiah, bu Amin harus bisa mencukupi biaya hidupnya untuk sebulan. Setahun yang lalu bu Amin merasakan ada benjolan pada lehernya. Awalnya kecil, namun lama – kelamaan benjolan tersebut semakin besar. Sampai sekarang bu Amin merasakan benjolan pada lehernya dirasakan semakin besar. Namun karena keterbatasan biaya, benjolan tersebut belum pernah diperiksakan. Sebenarnya ingin sekali bu Amin memeriksakannya. Bu Amin takut kalau nanti membutuhkan biaya banyak, padahal beliau hidup sehari – harinya serba pas – pasan. Bu Amin memiliki fasilitas kesehatan berupa BPJS kelas 3. Saat Sedekah Rombongan bertemu dengan bu Amin, menceritakan keadaan yang dialaminya. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami Bu Amin. Santunan awalpun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat bu Amin. Betapa senangnya bu Amin, dan tidak lupa mengucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan kepadanya sehingga bisa untuk biaya akomodadi berobat sakitnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @IqbalFahmi09

Bu Amin menderita benjolan pada lehernya


MTSR MADIUN (AD 9383 PR, Biaya Operasional Juni 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) adalah mobil operasional yang digunakan untuk membantu kelancaran berobat para dhuafa dalam dampingan Sedekah Rombongan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soedono, RSUD Dolopo, Rumah Sakit Umum (RSU) Aisyiyah Ponorogo serta mengantar pasien dampingan Sedekah Rombongan yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Sarjito dan RSUP Moewardi dan juga RSUP. Dr. Soetomo. Penggunaan MTSR ini juga sangat bermanfaat, untuk mensurvey dhuafa, menyampaikan santunan maupun mengantar jenazah. Biaya operasional kali ini digunakan untuk bahan bakar kendaraan, biaya pemeliharaan dan perbaikan, konsumsi dan jasa driver. Laporan keuangan Operasional MTSR ini sebelumnya masuk di rombongan 1133

Jumlah Bantuan : Rp. 4.177.385
Tanggal : 30 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati Allcrew

Biaya operasional Juni 2018


MTSR 1 MAGETAN (AE 8066 NE, Biaya Operasional Juni 2018). Mobil APV tahun 2008 dengan nomor polisi AE 8066 NE. adalah sebuah mobil yang berfungsi sebagai MTSR Magetan dengan interior ambulance standart untuk membantu pergerakan Sedekah Rombongan Magetan sejak 19 April 2015 yang lalu. Survei, mengantar santunan dan mengantar juga menjemput pasien dampingan Sedekah Rombongan Magetan untuk menjemput kesembuhan ke berbagai rumah sakit setempat dan rumah sakit rujukan di luar kota Magetan seperti Surabaya, Malang, Solo dan Jogja juga kota lain adalah tugas utama MTSR tersebut. Medan yang sangat berat di lereng Gunung Lawu dan jarak tempuh yang sangat sering dengan tujuan luar kota mengharuskan para Kurir selalu melakukan pemeriksaan kondisi terutama pada fungsi pengereman MTSR agar tetap prima. Adapun biaya Operasional bulan Juni 2018 sebesar Rp 2.712.000,- di gunakan untuk pembelian BBM, biaya cuci mobil, biaya servis, pembayaran pajak tahunan dan Jasa driver. Semoga dengan bantuan dari Sedekaholic MTSR 1 Magetan dapat terus membantu pasien untuk menjemput kesembuhan ke rumah sakit. Sebelumnya laporan keuangan MTSR AE 8066 NE masuk pada rombongan 1142.

Jumlah Bantuan : Rp 2.712.000,-
Tanggal : 30 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Allcrew

Biaya operasional Juni 2018


MTSR 2 MAGETAN (AE 1495 KG, Biaya Operasional Juni 2018). Pada tanggal 12 Agustus 2016 Sedekah Rombongan wilayah Magetan kembali mendapat amanah dari warga setempat berupa satu unit mobil Luxio tahun 2012 yang di pergunakan sebagai MTSR di wilayah Magetan dan sekitarnya. Mobil standart penumpang tersebut di pergunakan untuk mempermudah bergerakan Kurir Sedekah Rombongan Di wilayah Magetan untuk menyampaikan bantuan dari sedekaholic dan mengantar pasien dampingan ke Solo, Yogya, Surabaya maupun Malang. Mtsr 2 digunakan juga Untuk mengoptimalkan mobilitas MTSR di Kota Kabupaten Magetan yang juga mengcover wilayah Kabupaten Ngawi dan sekitarnya. Kebutuhan BBM Servis rutin dan biaya Operasional pastinya sangat di butuhkan. Bantuan kali ini pada bulan Juni 2018 sebesar Rp 4.425.900,- di alokasikan untuk biaya pembelian BBM, pembayaran pajak tahunan, biaya cuci mobil serta jasa driver. Laporan keuangan Operasional MTSR AE 1495 KG sebelumnya masuk pada rombongan 1142.

Jumlah Bantuan : Rp 4.425.900,-
Tanggal : 30 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Allcrew

Biaya operasional Juni 2018


RSSR MAGETAN, (Biaya operasional Rssr dan sembako pasien Rssr Magetan bulan Juni 2018). Rssr adalah Rumah Singgah yang digunakan pasien-pasien dampingan Sedekah Rombongan dari luar kota untuk menginap selama proses pengobatan di Rumah Sakit. RSSR hadir di Magetan sejak bulan Oktober 2015. Kami mengontrak rumah di Jalan Hasanudin RT 4 RW 5 Selosari Magetan selama 2,5 tahun setelah 1 tahun sebelum nya berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomer 25 Magetan. RSSR digunakan sebagai tempat tinggal pasien yang berobat di Rumah Sakit sekitar Magetan. Fungsi dari adanya Rumah Singgah ini adalah untuk transit pasien Sedekah Rombongan yang berasal dari luar kota Magetan, biasanya dari wilayah Madiun, Ngawi atau Ponorogo yang harus menjalani pengobatan di Solo. Jadi untuk memudahkan perjalanan, pasien transit dulu di Rssr Magetan semalam untuk keesok hari nya, pagi Subuh bisa langsung berangkat ke Solo. Laporan ini ditujukan untuk kebutuhan rekening air, listrik, telpon, internet, kebersihan dan prasarana lain untuk melengkapi kebutuhan Rumah Singgah serta sembako pasien dan biaya konsumsi Sedekah Rombongan Magetan selama bulan Juni 2018 setelah sebelum nya masuk rombongan 1143.

Jumlah Santunan : Rp 1.881.079,-
Tanggal : 30 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Allcrew

Biaya operasional Rssr dan sembako pasien Rssr Magetan bulan Juni 2018


WIDJI ALWIJIANTO (45, Ca Thyroid). Alamat : Dusun Godekan RT. 8/4 Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Pak Widji, seorang lelaki berusia 45 harus terbaring lemah di atas kasur. Terdapat benjolan dilehernya sebelah kanan sebesar bola. Dulunya ia bekerja sebagai pencari pasir disungai dekat rumahnya. Ayah dari 2 orang anak ini kemudian merasakan keanehan pada lehernya, dan dibawa ke Rsud. Soedono Madiun. Hasil diagnosis dokter menyatakan bahwa pak Widji menderita Ca Thyroid, dan menganjurkan untuk melakukan kemoterapi di Rsud. Moewardi Solo. Namun karena terbatasnya biaya akhirnya pak Wijdi tidak melakukan apa yang telah disarankan dokter. Mendapat informasi dari keluarga disekitar tempat tinggal pak Wijdi, kurir Sedekah Rombonganpun melakukan survey. Pak Wijdi mulai didampingi SR tanggal 22-5-2017. Setelah mendapat rujukan dari Rumah sakit. dr Oen Solo selanjutnya berobat ke Rsup. Moewardi Solo. Operasi pertama dilaksanakam Senin, 29-5-2017 dan berjalan dengan lancar. Saat ini sedang menjalani rangkaian pengobatan untuk dilakukan operasi kedua yang rencananya dilaksanakan tanggal 6-9-2017. Santunan ketigabelas titipan para Sedekaholic telah disampaikan sebesar Rp 500.000 dan digunakan untuk biaya akomodasi berobat serta akomodasi sinar setelah sebelum nya masuk dalam rombongan 1023, 1030, 1044, 1059, 1069, 1083, 1091, 1107, 1117, 1126, 1136 dan 1141. Pak Widji sangat berterimakasih atas bantuan yang telah sedekaholic berikan. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat untuk pak Widji, dan semoga segera diberikan kesembuhan. Amin

Jumlah bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 24 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf

Pak Widji menderita ca thyroid


BINGKISAN LEBARAN (Pasien dampingan dan Dhuafa di Magetan). Bulan suci Ramadhan telah memasuki penghujung waktu, menandakan bahwa hari kemenangan akan segera datang. Sebagian besar umat muslim berlomba-lomba agar bisa memperoleh berkah Ramadhan di sepuluh hari terakhir yang ada, mereka juga mempersiapkan kebutuhan pokok lain untuk menyambut hari kemenangan, baik berupa makanan dan pakaian. Akan tetapi tidak semua dapat merasakan indahnya perayaan kemenangan Ramadhan. Seperti yang dialami dhuafa sekitar wilayah Magetan. Mereka harus berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, berpuasa tanpa memikirkan mampu berbuka atau tidak saat maghrib menjelang. Himpitan kondisi memaksa mereka untuk terus bekerja dan bekerja menikmati keberkahan Ramadhan dari peluh keringat yang ada. Asa mereka untuk mampu membeli kebutuhan pokok untuk sekedar merayakan nikmatnya hari kemenangan. Kurir Sedekah Rombongan Magetan kemudian menyampaikan sedikit bingkisan lebaran untuk pasien dampingan yang ada di Magetan. Tawa dan syukur terlihat dari sorot mereka, semoga mampu membawa ceria saat hari kemenangan tiba. Serta para Sedekaholics semoga Allah gantikan dengan rezeki halal yang luas, kesehatan dan kesejahteraan dalam keluarganya. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 3.072.000,-
Tanggal : 10 Juni 2017
Kurir : @ErvinSurvive Allcrew

Bingkisan lebaran


BUKA BERSAMA GRATIS (BUSER). Buka bersama gratis ini merupakan kegiatan buka bersama kolaborasi antara Sedekah Rombongan Magetan bersama ibu-ibu PKK Desa Candirejo Magetan dan komunitas Grabcar Magetan yang ingin berbagi puasa bersama secara gratis. Acara ini dilaksanakan setiap hari Minggu selama bulan Ramadhan, tepat nya tanggal 27 Mei 2018, 3 Juni 2018 dan 10 Juni 2018 di Lapangan Desa Candirejo Magetan. Setiap acara berlangsung, panitia menyediakan 200 porsi menu buka puasa yang terdiri dari minuman pembuka, makanan berat dan buah-buahan serta gorengan. Sasaran dari acara ini para duafa, penarik becak, pedagang kecil, musafir yang kebetulan lewat di lokasi acara. Alhamdulillah 3 kali pelaksanaan berjalan lancar dan disambut oleh antusiasme dari para sedekaholic maupun peserta Buser. Para sedekaholic lokal Magetan tidah hanya berdonasi berupa dana, ada yang betupa beras, telur 1 kotak, sayuran, es, gorengan, gula, buah-buahan dan lain-lain. Semoga acara yang telah dilaksanakan menjadi berkah untuk para Sedekaholic dan berbalas dengan rejeki yang luas dari Allah. Semoga Ramadhan tahun depan, acara seperti ini dapat kembali dilaksanakan. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 2.200.000,-
Tanggal : 10 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive & Allcrew

Buka bersama gratis


DIYEM BINTI SODIMEJO (80, duafa sebatangkara). Alamat : Dusun Bedingin RT. 5/4, Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Bu Diyem menjalani hidup sebatang kara semenjak kurang lebih 8 tahun yang lalu, suaminya telah meninggal dan tidak memiliki anak. Usianya sudah sangat sepuh dan sudah tidak mampu untuk bekerja. Kondisi fisiknya masih bagus hanya mengalami sakit pada persendian kaki sehingga apabila untuk berjalan sangat susah. Karena tidak punya biaya sehingga belum pernah diperiksakan. Dirumahnya yang berdinding kayu berlantai tanah ia memelihara ayam, kondisi rumahnya mulai rusak. Mushola keluarga yang ada depan rumahnya juga mulai runtuh atapnya, karena sudah tidak ada yang memelihara. Untuk kebutuhan sehari hari terutama makannya dibantu anak tirinya yang tinggal di rumah sebelahnya dan terkadang mendapat bantuan dari tetangga lainnya. Bantuan lepas sebesar Rp. 1.000.000,- telah disampaikan dan digunakan untuk berobat dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. Mbah Diyem sangat terharu, bersyukur dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diterimanya dari para dermawan melalui Sedekah Rombongan. Semoga berbalas kebaikan untuk para Sedekaholic. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 4 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Sumiyati @Dwi_Sulasno

Bantuan biaya hidup


SIPIN BIN NGALIMIN ( 68, Duafa Tuna rungu ) Alamat : Dusun Basri RT. 6/ 1, Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Hidup merantau bukan jaminan untuk dapat meraih sukses, jalannya masih berkelok dan penuh tantangan. Itulah yang dialami pak Sipin, setelah berkeluarga ia merantau dengan istrinya dari tempat tinggalnya di Maospati menuju sebuah desa di lereng gunung Lawu, tepatnya di desa Sidorejo Kendal. Mereka berdua pekerjaan utamanya sebagai buruh baik buruh tani maupun kuli pecah batu. Rumah yang ditinggali hanyalah rumah bedeng yang tanahnya menumpang di tanah familinya. Setelah tanahnya dijual ia kemudian pindah menumpang di bengkok kepala desa yang pada waktu itu menjabat, karena iba kepadanya. Dan rumah tersebut ditempati sampai dengan sekarang. Rumahnya bisa dikatakan tidak layak huni, dindingnya sebagian dari anyaman bambu dan sebagian dari bahan kain bekas yang berlubang/ sobek. Bisa dibayangkan bilamana turun hujan dan ada angin tentu sangat tidak nyaman untuk ditempati berteduh. Penghasilannya sangat pas pasan karena terkadang menganggur tidak ada yang menyuruhnya untuk bekerja. Anak semata wayangnya sudah bekeluarga dan tinggal di Jiwan Madiun dan hidupnya juga dalam keterbatasan sehingga tidak bisa membantu bapak ibunya. Pak Sipin sekarang mengalami gangguan pendengaran, dan belum pernah diperiksakan ke dokter karena ketiadaan biaya. Bantuan lepas sebesar Rp. 1.000.000,- telah disampaikan dan digunakan untuk berobat dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. Pak Sipin sangat bersyukur dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diterimanya dari para dermawan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 4 Juni 2018.
Kurir : @ErvinSurvive @Sumiyati @Dwi_Sulasno

Bantuan biaya hidup


SUTINI BINTI SADERI (49, Kanker Payudara) Alamat : Dusun Ngijon RT. 6/ 1, Desa Rejomulyo, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Hidup sebatang kara dalam keadaan sakit parah memang tidak pernah diharapkan oleh bu Sutini. Semenjak ditinggal mati suaminya beliau terus dirundung sakit. Kurang lebih 15 tahun yang lalu menderita sakit kanker payudara dan telah dioperasi kedua duanya. Setelah 5 tahun kemudian mengalami sakit myoma dan telah dioperasi. Dan sekarang sakitnya muncul lagi di payudara kiri kanan dan bahkan telah menjalar di ketiaknya. Muncul luka bernanah di benjolannya. Keadaannya lemah hanya bisa berbaring di tempat tidur. Obat yang diberikan hanya berupa cairan yang disemprotkan pada bagian lukanya. Keadaan ini sudah berlangsung beberapa bulan, katanya pernah dikonsultasikan ke rumah sakit untuk operasi tapi ditolak. Untuk kebutuhan sehari hari dibantu oleh kerabat kakak, adik dan keponakannya, bahkan secara bergantian menungguinya. Rumah yang ditinggali hasil bantuan bedah rumah dari pemerintah. Bantuan lepas sebesar Rp. 1.000.000,- telah disampaikan dan digunakan untuk membeli obat ala kadar nya dan untuk kebutuhan sehari-hari. Bu Sutini dan sanak familinya sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang disampaikan oleh para dermawan melalui Sedekah Rombongan, semoga Allah SWT membalas dengan limpahan rezeki yang luas.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 3 Juni 2018.
Kurir : @ErvinSurvive @Sumiyati @Dwi_Sulasno

Bu Sutini menderita sakit kanker payudara


JUMIATI BINTI KAWIN ( 60, Duafa ) Alamat : Dusun Bedingin RT. 5/ 4, Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Tidak semua anak bisa memelihara orang tuanya dikala tua. Demikian pula anak semata wayangnya bu Jumiati, semenjak berkeluarga ia tinggal di Madiun. Dengan alasan keterbatasan dan ketiadaan mereka tidak sempat mengurus dan merawat ibunya. Jadi ibunya hidup sebatang kara dirumahnya kecil hasil bantuan bedah rumah dari pemerintah. Semenjak ditinggal mati suaminya bu Jumiati mengalami gangguan mental, sehingga tidak mampu untuk bekerja mencari nafkah. Untuk keperluan sehari hari terutama makannya dibantu oleh buleknya yang berusia sepuh dan sudah tidak mampu mencari nafkah dan terkadang mendapat bantuan dari tetangganya. Keadaan ini sudah berlangsung hampir setahun dan dijalani dengan kepasrahan dalam ketiadaan. Sebuah potret kemiskinan yang benar benar memprihatinkan. Buleknya sendiri hidupnya susah dan miskin, tidak ada yang memberi nafkah dan harus merawat dan memberi makan keponakannya. Santunan lepas untuk bu Jumiati sebesar Rp. 1.000.000,- diberikan kepada buleknya yang mengurus keperluannya sehari-hari. Mereka berdua menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya kepada sedekaholic yang telah memberi bantuan melalui Sedekah Rombongan. Semoga dikarunia umur panjang dan keberkahan rezeki. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 4 Juni 2018.
Kurir : @ErvinSurvive @Sumiyati @Dwi_Sulasno

Bantuan biaya hidup


SENO BIN SUPANI (38, gagal ginjal) Alamat : Dusun Jelok RT. 04/01, Desa Sukowidi Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Propinsi Jawa Timur. Sebagai kepala rumah tangga Pak Seno bekerja giat sebagai tukang sayur keliling. Pekerjaan ini ditekuni semenjak berumah tangga sampai mempunyai anak kembar dua. Dari hasil kerja kerasnya bisa membuat rumah dan memiliki tabungan. Setelah selesai membangun rumah Pak Seno mulai merasakan sakit yang dinyatakan dokter sebagai sakit diabet/gula. Pernah keluar masuk /dirawat di Rsud. Sayidiman Magetan mulai tahun 2013 dengan menggunakan fasilitas layanan BPJS. Sekarang kondisi kesehatannya sangat lemah, bahkan sejak 8 bulan terakhir harus melakukan cuci darah dua kali seminggu ke Rsud. Sayidiman Magetan. Penghasilan keluarga tidak ada sama sekali, untuk makan dan berobat mengandalkan bantuan dari sanak kerabat dan tetangga. Sedangkan istrinya tidak dapat bekerja karena merawat anaknya kembar yang baru kelas 3 SD dan merawat suaminya yang sakit. Berdasarkan hasil survey akhir nya Pak Seno menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan Magetan mulai 17 Mei 2017. Santunan keduabelas titipan para Sedekaholic telah disampaikan sebesar Rp. 500.000,- dan digunakan sebagai biaya akomodasi pengobatan setelah sebelumnya masuk dalam rombongan 1007, 1030, 1043, 1058, 1069, 1083, 1094, 1107 ,1117, 1126 dan 1136. Pak Seno sangat terharu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan, semoga berbalas kebaikan untuk semua pihak.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 13 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Anggaryantuka @Rubianto @Khoirul_Mukhlisin

Pak Seno menderita gagal ginjal


SURATMI BINTI SINUNG (55, Ca Nasofaring). Alamat : RT 25/2 Dusun Dokingkin, Desa Pacalan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Bu Ratmi sudah satu tahun terakhir menderita sakit Ca Nasofaring. Awal nya berobat di Rsud. Sayidiman Magetan, setelah itu dirujuk ke Rsud. Soedono Madiun. Akhirnya bu Ratmi dirujuk ke Rsud. Moewardi Solo dan dilakukan operasi pada bulan Juli 2017. Saat itu bu Ratmi belum punya Bpjs dan tidak ada yang mengarahkan sehingga pengobatan menggunakan biaya umum sehingga menghabiskan cukup banyak biaya. Suaminya yaitu pak Suparni (62) bekerja sebagai buruh tani sangat merasa berat untuk membiayai pengobatan bu Ratmi, sehingga setelah kontrol 4 kali pengobatan dihentikan karena kehabisan biaya. Pada bulan Desember 2017, penyakit bu Ratmi kambuh dan lebih parah dari sebelum nya. Informasi mengenai bu Ratmi diperoleh dari suami nya yang mendatangi rumah salah satu kurir Sedekah Rombongan Magetan. Bu Ratmi akhir nya masuk menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan Magetan pada tanggal 1 Januari 2018. Saat ini beliau kembali menjalani pengobatan di Rsdm Solo dengan plan pengobatan kemoterapi rutin. Bantuan kelimapun disampaikan sebesar Rp. 500.000,- dan digunakan untuk akomodasi berobat dan kontrol rutin setelah sebelumnya menerima bantuan dan masuk dalam rombongan 1107, 1117, 1126 dan 1136. Bu Ratmi sangat terharu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan. Semoga bu Ratmi segera sembuh dan dapat beraktifitas seperti biasanya. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 13 Juni 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Rubianto @Khoirul_Mukhlisin

Bu Ratmi sudah satu tahun terakhir menderita sakit ca nasofaring

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 NATASYA RIDZKIA RAMADHANI 638,000
2 Azkanidar maritza 500,000
3 Silviana Fardani 500,000
4 MAURA DWI AZAHRA 673,700
5 MAULANA PUTRA 500,000
6 Abbad Haillun Abbidzar 569,000
7 Ahmad Isbullah 1,200,000
8 DEVITA CAHYANINGRUM 963,330
9 SSR JOGJA 1,099,000
10 PARSEL LEBARAN PASIEN DAMPINGAN SR JOGJA & DHUAFA 5,290,000
11 MUHAMMAD FAUZAN RISWANDI 5,500,000
12 WARGA BUMEN WETAN 1,000,000
13 GALENO MUHAMMAD HIROMASA 1,000,000
14 LASIYO NURWAHYUDI 1,000,000
15 HADI SUPARNO 500,000
16 MARYANTO BIN SULINO 2,134,000
17 JOKO SANTOSA 843,826
18 NAJUA SIHAB 500,000
19 MTSR JOGJA 2,762,210
20 MTSR JOGJA 3,212,210
21 MTSR JOGJA 3,697,710
22 MTSR JOGJA 1,872,210
23 MTSR JOGJA 1,922,211
24 RSSR JOGJA 2,430,534
25 RSSR JOGJA 3,928,387
26 Bayi Ibu Sutiyah 500,000
27 BAGI TAKJIL GRATIS 1,000,000
28 SITI FATIMAH 500,000
29 DANIS ALDHIAN FAEZA 500,000
30 SALAMUN BIN SHOLIKAN 500,000
31 MUSOFA HAMDAN 500,000
32 MAZMUR EKA PUTRA 500,000
33 NAYLA MUAZARA ALYA FITRI 500,000
34 NIRWASITA BINTI KATENI 500,000
35 ROKHIMIN BIN SLAMET 500,000
36 INDAH RETNA 500,000
37 AMINI BINTI ROHMAD 500,000
38 MTSR MADIUN 4,177,385
39 MTSR 1 MAGETAN 2,712,000
40 MTSR 2 MAGETAN 4,425,900
41 RSSR MAGETAN 1,881,079
42 WIDJI ALWIJIANTO 500,000
43 BINGKISAN LEBARAN 3,072,000
44 BUKA BERSAMA GRATIS 2,200,000
45 DIYEM BINTI SODIMEJO 1,000,000
46 SIPIN BIN NGALIMIN 1,000,000
47 SUTINI BINTI SADERI 1,000,000
48 JUMIATI BINTI KAWIN 1,000,000
49 SENO BIN SUPANI 500,000
50 SURATMI BINTI SINUNG 500,000
Total 74,704,692

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 0,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM ROMBONGAN

Rp. 62,180,291,815,-