Rombongan 990

Allah akan sentiasa membalas kebaikan kepada orang yang bersedekah
Posted by on May 1, 2017

SUWARNI BINTI ARJO SUWARNO (48, Ca Serviks). Alamat : Dusun Sawah, RT 5/3, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Yogyakarta. Pada tahun 2014, Bu Suwarni mengalami sakit perut. Oleh pihak keluarga segera diperiksakan ke RS Nur Hidayah, Bantul. Dokter yang memeriksanya merujuk untuk pengobatan lebih lanjut di RSUP Dr. Sardjito. Tetapi apalah daya karena keterbatasan biaya, Bu Suwarni hanya di rumah saja. Saat Kurir Sedekah Rombongan menjenguknya kondisi Bu Suwarni masih lemas. Ia hanya terbaring saja di rumah. Bu Suwarni masih harus menjalani pemeriksaan dan kontrol rutin berkelanjutan, hanya saja suaminya, Tumirin (51) tak bisa berbuat banyak dengan penghasilannya yang tak menentu sebagai petani. Alhamdulillah, Allah pertemukan Sedekah Rombongan dengan pihak keluarga. Saat ini bu Suwarni menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan wilayah Yogyakarta. Selama pengobatan ia menggunakan fasilitas kesehatan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Saat ini Bu Suwarni sedang mengurus rujukan untuk pendaftaran sinar di RS Margono Purwokerto. Beberapa waktu lalu, Bu Suwarni mengalami pendarahan sehingga sempat rawat inap di rumah sakit. Santunan ini digunakan untuk biaya akomodasi selama Bu Suwarni rawat inap. Pihak keluarga sangat berterima kasih kepada sedekaholics atas bantuannya. Semoga Bu Suwarni segera mendapat kesembuhan, Aamiin. Bantuan sebelumnya terdapat pada laporan Rombongan 968.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 13 April 2017
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas Erwin

Bu Suwarni menderita ca serviks


HANNA AZZAHRA (5, Leukemia). Alamat : Dusun Tumiyang, RT 1/1, Desa Tumiyang, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Hanna terdiagnosa menderita kanker darah atau leukemia saat usianya tiga setengah tahun. Ia menjadi salah satu pasien dampingan Sedekah Rombongan yang menjalani pengobatan di RSUP Dr. Sardjito. Awalnya, wajahnya pucat dan kelopak mata dalam berwarna putih. Hanna juga cepat lelah meski kegiatannya hanya bermain-main layaknya anak-anak biasa. Hanna juga sering mengalami demam selama lebih dari satu bulan, orang tuanya hanya memberikan obat penurun panas. Orang tua Hanna kemudian membawa Hanna berobat ke puskesmas. Setelah diperiksa, Hanna langsung dirujuk ke RSUD Banyumas, Jawa Tengah. Di RSUD setempat ia menjalani serangkaian cek laboratorium dan transfusi darah karena saat itu kadar hemoglobinnya rendah. Kemudian, oleh dokter ia dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Hanna adalah anak ke kedua dari dua bersaudara pasangan Anom Suwelo (36) dan Nur Asiah (32). Ayah Hanna bekerja sebagai buruh proyek di kampung halamannya. Sementara Ibu Hanna dahulu merupakan seorang perajin batik rumahan, kini fokus merawat anak-anaknya di rumah. Hanna mempunyai kakak laki-laki berusia 14 tahun yang kini tengah duduk di bangku sekolah menengah pertama. Selama pengobatan Hanna menggunakan fasilitas kesehatan dari pemerintah berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS). Saat ini kondisi Hanna semakin membaik. Dua minggu sekali ia kontrol rutin di RSUP Dr. Sardjito dan terus bersemangat menjalani protokol kemoterapi. Hanya saja pada saat kontrol rutin awal bulan lalu Hanna mengalami demam. Dokter menyarankan untuk rawat inap di rumah sakit. Bantuan ini diberikan untuk membantu akomodasi selama Hanna rawat inap. Orang tua Hanna sangat berterima kasih kepada sedekaholics dan Sedekah Rombongan atas bantuan yang diberikan selama ini. Santunan sebelumnya telah terlapor di Rombongan 915.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 11 April 2017
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas Arif

Hanna menderita leukemia


DALIO BIN JOYO SENTONO (82, Prostat + Hipertensi). Alamat : Dusun Pundungsari, Desa Pundungsari, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pak Dalio menderita sakit prostat lebih dari sepuluh tahun lamanya. Selain itu, ia juga menderita sakit jantung bawaan. Ternyata, selama sakit Pak Dalio sama sekali belum pernah diperiksakan. Ia pun menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan Wilayah Jogja. Alhamdulillah operasi yang ia jalani lancar. Saat ini kondisinya semakin bugar. Sebelum sakit, ia bekerja sebagai buruh tani untuk menyambung kehidupannya. Untuk kebutuhan sehari-hari, Pak Dalio dibantu oleh tetangga-tetangganya. Pak Dalio mempunyai istri tetapi sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Sementara kedua anaknya tinggal terpisah dengan rumahnya. Pak Dalio menjalani kontrol rutin setiap bulan di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Selama pengobatan Pak Dalio menggunakan fasilitas Jamkesmas. Bantuan ini digunakan untuk pembelian obat yang tidak tercover dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Pak Dalio menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada sedekaholics dan Sedekah Rombongan. Laporan mengenai Pak Dalio sebelumnya terdapat dalam Rombongan 968.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 6 April 2017
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas Erwin

Pak Dalio menderita prostat + hipertensi


JIHAN FATIN (2, Atresia Bilier + Sirosis). Alamat : Dusun Wiyono, RT 4/2, Desa Grabag, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Jihan adalah satu pasien dampingan Sedekah Rombongan dari Kabupaten Magelang. Jihan dilahirkan dalam keadaan seluruh tubuh berwarna kuning. Saat usia dua bulan, ia mengalami demam tinggi yang tak kunjung turun. Orang tuanya kemudian membawanya ke bidan, dari sana dirujuk ke RSU Tidar Kota Magelang. Dokter mendiagnosa balita ini menderita atresia bilier atau tidak adanya saluran empedu dari hati. Jihan kemudian dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, dokter mendiagnosa menderita sirosis (pengerutan hati). Jihan pernah mengalami koma selama dua bulan dan demam tinggi & kejang sampai memengaruhi fungsi syaraf mata. Bagian punggungnya pun mengalami decubitus karena terlalu lama berbaring. Kesulitan ekonomi juga dirasakan kedua orang tuanya terutama biaya transportasi dan akomodasi dari Grabag ke Yogyakarta. Setiap berobat mereka menyewa mobil yang harga sewanya mahal. Selain itu mereka juga kesulitan untuk pembelian obat dan susu pregistimil. Ayah Jihan, A. Mujib (37) bekerja sebagai karyawan swasta sementara ibunya, Etik (30) seorang ibu rumah tangga. Orangtua Jihan pun tercengang ketika mendengar biaya pengobatan dengan cara cangkok hati bisa mencapai 1‒1,5M. Meski memiliki jaminan kesehatan, BPJS, namun tidak bisa dimaksimalkan karena jaminan kesehatan ini maksimal mengcover 250 juta rupiah. Sebelumnya Jihan kontrol rutin dua minggu sekali di RSUP Dr. Sardjito, tetapi sekarang cukup sebulan sekali. Fisioterapinya bisa dilakukan di RSUD setempat setiap dua minggu sekali. Sebelumnya Jihan mengonsumsi susu pregistimil untuk menambah asupan gizi, tetapi karena usianya sudah hamper dua tahun, dokter menyarankan untuk menggantinya dengan susu peptamen junior. Bantuan dari sedekaholics ini dipergunakan untuk pembelian 6 kaleng susu peptamen junior dan pembelian obat yang tidak dicover BPJS. Pelaporan bantuan sebelumnya terdapat dalam rombongan 976. Semoga Jihan segera mendapat kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.802.228,-
Tanggal : 7 April 2017
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Jihan menderita atresia bilier + sirosis


WASTINI BINTI SOKARJO (38, Tumor Jinak Ketiak). Alamat : Dusun Timunsari, RT 2/2, Desa Hargosari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Riwayat penyakitnya dimulai setahun yang lalu, awalnya payudaranya terasa sakit dan keras. Ia pun memeriksakan diri ke bidan, dugaan sementara sakit karena menggunakan kontrasepsi yang sudah kadaluarsa. Atas inisiatif sendiri, ia pun berobat ke RSUD Wonosari Gunungkidul lalu dirujuk ke RSPAU dr. S. Hardjolukito Yogyakarta. Ia pun menjalani serangkaian pemeriksaan seperti usg dan rongent, setelah itu ia diberi obat anti nyeri. Pada pemeriksaan kedua, diketahui bahwa ada benjolan kecil pada ketiak, benjolan tersebut tidak sakit malah payudaranya yang sakit. September 2016, Bu Wastini menjalani operasi pengangkatan benjolan di bagian kanan, satu bulan kemudian benjolan di bagian kiri yang diangkat. Setelah dua kali operasi ia masih harus menjalani kontrol rutin. Kondisinya saat ini secara umum baik dan stabil, namun ketiaknya masih nyeri dan payudaranya masih terasa sakit. Untuk berobat ia mengandalkan jaminan kesehatan dari pemerintah, Jamkesmas. Sementara untuk biaya transportasi berobat kadang ia dibantu oleh adiknya. Sehari-harinya ia bekerja sebagai asisten rumah tangga, namun sejak sakit ia tidak bisa bekerja lagi. Muhammad Ali (48), suaminya, bekerja sebagai sopir panggilan di Jakarta dengan pendapatan tidak menentu. Pasangan ini memiliki seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Bantuan dari sedekaholics ini diberikan untuk membantu biaya cek laboratorium dan pengobatan Bu Wastini. Santunan sebelumnya terdapat pada Rombongan 964.

Jumlah Bantuan : Rp. 979.200,-
Tanggal : 22 April 2017
Kurir : @KissHerry @namaku_arini @atinlelyas

Bu Wastini menderita tumor jinak ketiak


MTSR JOGJA (AB 1030 W, Biaya Pajak dan Mutasi Kendaraan). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Sedekah Rombongan Jogja Raya kini mempunyai lima unit mobil tanggap, empat mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans Sedekah Rombongan di wilayah operasional Yogyakarta, khususnya di Kabupaten Gunungkidul.  MTSR ini ialah mobil sedekah dari sedekaholics yang sebelumnya bernomor plat Gunungkidul dan masih atas nama pribadi. Bulan Maret-April ini Kurir Sedekah Rombongan mengurus mutasi MTSR ini sekaligus balik nama menjadi atas nama Sedekah Rombongan dan berganti nomor polisi AB 1473 RT dan berkedudukan di Bantul, sesuai dengan alamat RSSR Jogja. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya pajak mobil dan administrasi mutasi dan balik nama kendaraan tersebut.  Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada rombongan 980.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.345.000,-
Tanggal : 20 April 2017
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas @aji_kristanto

Biaya pajak dan mutasi kendaraan


RSSR JOGJA (Biaya Pajak dan Balik Nama RSSR). Alamat : Dusun Mantup, Baturetno, RT 12, Jalan Wonosari KM. 7, Bantul, Yogyakarta. RSSR Jogja merupakan rumah bersama yang dipergunakan untuk singgah dan/atau tinggal sementara para pasien dampingan Sedekah Rombongan. RSSR Jogja ini kian dikenal oleh masyarakat sebagai rumah singgah yang diperuntukkan khusus bagi pasien dampingan Sedekah Rombongan yang sedang melakukan rawat jalan dan berasal dari golongan tidak mampu atau dhuafa. Pasien yang rumahnya jauh dibawa ke rumah singgah terlebih dahulu sebelum diantar berobat ke rumah sakit. Pasien yang telah selesai berobat diantarkan kembali ke rumah masing-masing atau singgah di RSSR terlebih dahulu bila kondisi kesehatannya belum stabil. Pasien yang singgah di RSSR Jogja mayoritas berasal dari luar Kota Jogja. RSSR Jogja ini dibeli menggunakan dana sedekaholics yang dititip melalui Sedekah Rombongan. Selama setahun ini, Kurir Sedekah Rombongan sedang mengurus balik nama hak milik RSSR Jogja dari nama pribadi menjadi atas nama Perkumpulan Sedekah Rombongan. Salah satu syarat untuk pelepasan hak ialah pajak penjualan dan pembelian rumah ini harus dipenuhi. Bantuan ini dikeluarkan untuk membayar pajak tersebut. Selain digunakan untuk pasien, RSSR Jogja juga digunakan sebagai kantor administrasi pusat meliputi akuntan, admin, dan tim redaksi Majalah Tembus Langit yang membantu kinerja Sedekah Rombongan secara nasional. Laporan mengenai RSSR Jogja sebelumnya ada di Rombongan 980. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics dan kedermawanan sedekaholics dibalas dengan keberkahan di dunia dan di akhirat. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 34.500.000,-
Tanggal : 13 April 2017
Kurir : @saptuari @atinlelyas

Biaya pajak dan balik nama RSSR


SAEAN BIN SAMAR (68, Stroke). Alamat : Jalan Sudimoro No. 30, RT 8/6, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada Tahun 2016 Bapak Saean yang saat itu berada di rumah mendadak tubuh beliau sulit digerakkan. Keluarga dengan sigap membawa beliau ke RST Soepraon Malang dan didiagnosis mengalami stroke. Setelah menjalani pengobatan, beliau dipebolehkan pihak rumah sakit untuk pulang. Akan tetapi kondisi badan beliau masih sulit untuk digerakkan, pada akhirnya beliau mencoba menjalani pengobatan secara alternative selama 3 bulan. Akan tetapi pada Bulan Januari 2017 mendadak kondisi badan beliau turun dan sudah lemas. Beliau juga sangat sulit untuk berkomunikasi dan tidak bisa menelan makanan. Akhirnya beliau dibawa lagi ke RST Soepraon dan menjalani perawatan di ruang ICU. Setelah menjalani perawatan di ruang ICU, Bapak Saean diperbolehkan pihak rumah sakit untuk pulang dan menjalani rawat jalan dengan mengkonsumi obat. Pada awal Bulan April kemarin, kondisi Bapak Saean tiba-tiba menurun dan beliau mengalami sesak nafas. Kabar sedih pun dikabarkan pihak keluarga jika Bapak Saean telah meninggal dunia. Bapak Saean tinggal bersama kedua anaknya dan seorang menantunya yang seluruhnya bekerja serabutan. Pendapatan yang sedikit membuat terkendalanya proses pengobatan, apalagi beliau tidak memiliki jaminan kesehatan apapun. Bantuan kali ini diberikan untuk santunan kematian Bapak Saean. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada rombongan nomor 960. Semoga semua amal ibadah Bapak Saean diterima Allah SWT. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 5 April 2017
Kurir : @FaizFaeruz @AfiatBuchori @m_rofii11

Pak Saean menderita stroke


NIKO ADI PRATAMA (1, Omfalokel). Alamat : Dusun Gunung Malang, RT 13/5, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Niko yang lahir pada 1 Juni 2016 memiliki kulit perut yang tipis seperti plastik dan ususnya sampai terlihat. Orang tua Niko yang merasa khawatir membawanya ke Puskesmas terdekat dan oleh pihak Puskesmas diberikan surat rujukan ke RS Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter mendiagnosis bahwa Niko mengalami Omfalokel atau menenjolnya usus atau isi perut lainnya melalui akar pusar yang hanya dilapisi selaput perut yang tipis dan tembus pandang. Niko pun harus menjalani rawat inap di RSSA selama 3 setengah bulan dan setelah itu Niko menjalani rawat jalan sesuai saran dari dokter. Pada bulan ini, Nico menjalani kontrol dan konsul dengan dokter untuk rencana operasi memasukkan kembali ususnya yang keluar. Karena ukuran perut Niko yang terlalu kecil akan ada resiko jika dilakukan operasi, organ-organ yang ada di dalam tubuh akan tertekan semua. Pihak dokter pun menyarankan untuk dilakukan operasi saat Niko sudah umur 1 tahun ke atas. Niko adalah putra pertama dari Bapak Nariyo (28) dan Ibu Badria (24), Bapak Nariyo yang bekerja secara serabutan memiliki penghasilan yang sedikit, sedangkan Ibu Badria hanya sebagai ibu rumah tangga. Karena keterbatasan biaya untuk berobat, Niko yang awalnya aka dilakukan operasi harus tertunda dan hanya bisa mimilih melakukan rawat jalan. Jaminan kesehatan yang sama sekali belum dimiliki sangat membani dalam hal biaya untuk berobat. Alhamdulillah, Niko yang telah dipertemukan dengan Sedekah Rombongan saat ini telah menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan Malang. Bantuan untuk Niko pada bulan ini telah digunakan untuk membeli susu, pampers, biaya transportasi dan perbaikan keadaan umum. Ucapan terima kasih diutarakan oleh keluarga Niko kepada Sedekaholics dan Sedekah Rombogan atas segala bantuannya. Semoga kondisi Niko akan selalu sehat dan siap untuk menjalani pengobatan sesuai saran dari dokter.

Jumlah Bantuan: Rp. 866.600,-
Tanggal : 23 April 2017
Kurir : @FaizFaeruz @kurniawanekko @m_rofii11

Niko menderita omfalokel


MIMI SUPADMI (48, Kanker Payudara Kiri). Alamat : Perumahan Gogorante Indah I F – 3, RT 24/6, Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Pada 1 tahun yang lalu, pada payudara sebelah kiri Ibu Mimi mulai ada benjolan sekecil kelereng, akan tetapi dibiarkan saja karena beliau tidak merasakan sakit apa pun. Seiring berjalannya waktu, benjolan tersebut terasa sakit dan kian hari terus membesar. Beliau pun diperiksakan ke dokter umum di sekitar rumah dan oleh dokter beliau di sarankan untuk ke RS Baptis Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setelah dilakukan pemeriksaan, beliau didiagnosis oleh dokter mengalami kanker payudara. Akhirnya oleh dokter disarankan untuk ke RS Dr. Soetomo Surabaya agar menjalani pengobatan secara intensif.  Akan tetapi beliau belum berangkat karena kartu BPJS masih belum aktif. Alhamdulillah Ibu Mimi pun dipertemukan dengan Kurir Sedekah Rombongan dan beliaupun telah menjadi dampingan Sedekah Rombongan Malang. Saat ini Ibu Mimi menjalani kontrol dan dilakukan perawatan luka pasca operasi. Ibu Mimi akan mengambil hasil PA di RS Saiful Anwar (RSSA) Malang pada awal Bulan Mei. Ibu Mimi saat ini tinggal bersama dengan orang tua beliau dan seorang putri beliau. Orang tua Ibu Mimi yang sudah tua tidak bisa bekerja lagi, sedangkan Ibu Mimi sudah berhenti bekerja karena sakit padahal anak beliau masih membutuhkan biaya untuk sekolah. Alhamdulillah, jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III yang dimiliki beliau telah aktif. Akan tetapi biaya untuk berobat, transportasi dan kebutuhan saat berobat menjadi kendalanya. Pada bulan ini, Tim Sedekah Rombongan Malang telah memberikan bantuan untuk beliau yang telah digunakan untuk kebutuhan rawat luka, membeli obat-obatan, biaya saat masuk rumah sakit, transportasi dan perbaikan keadaan umum. Santunan untuk Ibu Mimi pada sebelumnya telah tercatat di rombongan nomor 985. Semoga Ibu Mimi lekas diberikan kesembuhan dan dapat beraktivitas lagi seperti sedia kala. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.061.400,-
Tanggal : 23 April 2017
Kurir : @FaizFaeruz @kurniawanekko @m_rofii11

Bu Mimi menderita kanker payudara kiri


ALI IMRON, (5, Meninokel) Alamat Dusun Sumber Balin 004/003, Desa Cumedak, Kecamatan SumberJambe, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Awal mula Adik Ali dirujuk ke Puskesmas SumberJambe karena Ali merasa pusing, sesudah itu Ali Imron bertemu dengan kurir #SedekahRombongan di saat Ali di Puskesmas. Kurir #SedekahRombongan membawa Ali dirujuk kerumah sakit Dr Soebandi Jember Untuk pemeriksaan lebih lanjut hingga sampai penjadwalan Operasi Meninokel yang dialami Adik Ali. setelah itu usai penjadwalan Operasi Ali Imron kembali lagi setelah 1 bulan mendatang. 1 bulan berlalu Adik Imron menjalanin operasi yang sakit di alami adik Ali. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para sedekaholics untuk membantu biaya pasca operasi dan obat-obatan selama perawatan di rumah sakit Dr Soebandi Jember. Santunan yang digunakan untuk Akomodasi pasca operasi, pembayaran BPJS dan Pembelian Susu. Semoga Santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlipat ganda dariNYA. Aamiin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 945

Jumlah Santunan : Rp.  1.561.000,-
Tanggal : 27 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Ali menderita meninokel


WIDIA KAMELINA PUTRI, (4, Pembengkakan Ginjal). Alamat Dusun Tegalan RT/RW 001/002, Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Adalah seorang putri dari pasangan Misnari (30) dan Nawiro (28). Adik Widia adalah seorang anak dari keluarga kurang mampu dengan rumah dinding bambu dan triplek. Pada awalnya Widia diagnosa Dokter Puskesmas menyatakan penyakit usus buntu. Tetapi setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ginjalnya tidak berfungsi dengan baik, mengalami infeksi dan pembengkakan. Latar belakang keluarga dari adik Widia adalah dari keluarga kurang mampu dan Ayahnya hanya bekerja sebagai buruh tani dan menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga. Dan semenjak adik Widia sakit, praktis sang ayah tidak bisa bekerja lagi. dan untuk keperluan sehari-hari dan makan, saudara-saudara nya yang membantunya. Saat ini adik Widia mendapatkan dampingan dari Kurir Sedekah Rombongan untuk melakukan pemeriksaan dan kontrol rutin di rumah sakit Dr. Soebandi Jember. Hal ini dilakukan untuk mengetahui hasil operasi ginjal dan volume air kencing dan seberapa lancar untuk bisa normal tanpa menggunakan kateter lagi. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Adik Widia. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi selama dirumah sakit dan pembelian obat obatan diluar BPJS. Semoga santunan yang diterima bermanfaat bagi Adik Widia dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpah ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin.. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 960

Jumlah santunan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 6 Maret 2017 dan 11 April 2017 (Akumulasi)
Kurir: @yudhoari @viandwiprayugo

Widia menderita pembengkakan ginjal


SUGENG CAHYADI PRASETIAWAN, (38, Kanker Testis) Alamat Perum Taman Gading Blok RR-15, RT/RW 001/036, Desa Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sugeng panggilannya, Sugeng mengalami sakit Kanker kurang lebih dua tahun. Awalnya Bapak Sugeng ini mengalami kesakitan saat buang air kecil dan akhirnya Bapak Sugeng di bawa ke Puskesmas terdekat untuk mengetahui sakit yang dialaminya. Setelah sampai di Puskesmas Dokter menyatakan bahwa Bapak Sugeng mengalami sakit Infeksi saluran kemih dan akhirnya oleh pihak puskesmas disarankan untuk dirujuk ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk mendapatkan perawatan lanjutan tetapi Bapak Sugeng tidak menlanjutkan pemeriksaan karena keterbatasan biaya. Setelah satu tahun berlalu kondisi Bapak Sugeng munurun dan testisnya mulai membesar lalu Bapak Sugeng dibawa ke Dr. Soebandi Jember oleh Kakaknya Bapak Jumali (45) dan setelah sampai di RSUD Dr. Soebandi Jember beliau diperiksa dan diagnosa Dokter menyatakan Bapak Sugeng mengalami sakit Kanker Testis. Beliau akhirnya menjalankan rawat inap untuk perbaikan kondisi, setelah empat hari menjalankan rawat inap di RSUD Dr. Soebandi Jember Bapak Sugeng di pulangkan karena keterbatasan biaya karena Bapak Sugeng tidak memiliki jaminan kesehatan apapun. Saat ini beliau dirawat dengan Kakaknya Bapak Jumali (45) yang bekerja sebagai tukang las yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari teman Kurir Sedekah Rombongan bahwa Bapak Sugeng memerlukan bantuan. Selang satu hari Kurir Sedekah Rombongan langsung bersilahturahmi ke tempat tinggal Bapak Sugeng yang terbaring lemas di tempat tidurnya. Dan pada saat itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Bapak Sugeng. Santunan yang diberikan untuk pembelian susu. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Bapak Sugeng dan bisa segera sembuh dan menjalani aktivitas sehari-hari lagi. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 982

Jumlah Santunan : Rp. 560.000,-
Tanggal : 5 April 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Pak Sugeng menderita kanker testis


ABDUL ROZAK, (6, Ginjal Bocor) Alamat Dusun Krajan RT/RW 002/004, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur.  Abdul Rozak, biasa dipanggil Rozak. Adik Rozak mengalami sakit sejak umur 2 tahun yang di deritanya tidak mengalami kesakitan karena umur adik Rozak masih kecil. Dan setelah umur 4 tahun adik Rozak mengalami sesak nafas, Air Urin bebusa, dan tidak memiliki tenaga untuk beraktivitas. Karena adik Abdul Rozak memiliki Jaminan Kesehatan JKN-KIS PBI, Abdul Rozak langsung dibawa ke Puskesmas terdekat oleh keluarganya untuk mengetahui sakit yang dideritanya, dan Dokter Puskesmas menyatakan bahwa Adik Rozak mengalami Ginjal Bocor dan Dokter Puskesmas menyarankan Adik Rozak dirujuk ke Poli Bedah RSUD Dr. Soebandi Jember untuk mengetahui diagnosa lebih lanjut. Setelah itu sesampai di RSUD Dr.Soebandi Jember Adik Rozak menjalanin cek Lab dan Dokter menyatakan Adik Rozak mengalami Ginjal Bocor. Adik Rozak sudah bolak balik Opname atau Rawat inap di RSUD Dr. Soebandi Jember karena kondisinya sering ngedrop. Adik Rozak adalah anak dari pasang Bapak Achmad Ariyadi (41) dan Ibu Siti Muslika (38), Bapak Achmad Ariyadi ini bekerja sebagai penarik tukang becak di Desanya yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari keluarganya. Keluarga Adik Abdul Rozak membutuhkan bantuan dan dampingan selama adik Rozak berobat karena keluarga dari kurang mampu. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan infomasi dari salah satu tetangga bahwa adik Rozak memerlukan bantuan karena selama penebusan Obat di Luar BPJS tidak mampu untuk membelinya dan Transport bolak balik ke RSUD Dr. Soebandi Jember ke rumahnya. Selang 7 bulan Adik Rozak dirujuk ke Dr. Soetomo Surabaya karena kondisi yang dialaminya cukup serius. Dan Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu adik Rozak. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi pembelian obat diluar BPJS dan Transport. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Adik Rozak dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin.. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 974

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 7 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Rozak menderita ginjal bocor


ASMONOWATI (52, Keloid Akut), Bu Asmonowati usia 52 tahun tinggal di Dusun Ajung Krajan RT 02 RW 14, Desa Ajung, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember Jawa Timur. Dalam kesehariannya berprofesi sebagai penjahit. Wanita yang berstatus janda ini memiliki satu orang putra yang baru saja menyelesaikan sekolah SMA. Semenjak beberapa tahun silam Bu Asmonowati menderita gangguan lapisan kulit di dadanya. Secara visual di identifikasi sebagai keloid. Penyakit ini awalnya dianggap penyakit kulit biasa namun seiring berjalannya waktu keloid nya meluas dan terasa nyeri, sampai-sampai jika penyakitnya kambuh kesulitan bernafaspun dia alami. Setelah Kurir  Sedakah Rombongan Jember bersillaturahmi ke Rumah beliau, Jadwal pemeriksaanpun dibuat. Bu Asmonowati dibawa ke R.S Soebandi untuk melakukan pemeriksaan, diagnosa awal, terapi obat dan kemudian dilakukan operasi pengangkatan lapisan kulit di area dada. Sedekah Rombongan memberikan santuna kepada Bu Asmonowati untuk  Pembelian Rutin Obat dan Salep di Luar BPJS. Santunan Sebelumnya masuk dirombongan 965

Jumlah santunan: Rp.500.000,-
Tanggal: 10 April 2017
Kurir: @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Asmonowati menderita keloid akut


BANTUAN SERAGAM UNTUK ANAK YATIM TPQ ANNUR BANSALSARI, Alamat Dusun Krajan RT/RW 002/002, Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur.  Merupakan bantuan untuk pengadaan bantuan Seragam anak Yatim di usia belajar tingkat SD (Sekolah Dasar) bagi Anak-anak yang kurang mampu. Kurir Sedekah Rombongan menerima informasi bahwa ada anak Yatim yang membutuhkan Seragam Sekolah Madrasah, dengan latar belakang dari keluarga kurang mampu/duafa. Dan Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Anak Yatim yang sedang tidak memiliki Seragam. Santunan yang diberikan digunakan untuk pembelian Seragam Anak Yatim  kurang mampu yang berada di Pondok Pesantren. Semoga santunan yang di berikan bermanfaat bagi Anak Yatim Semoga Santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlipat ganda dariNYA. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 23 Maret 2017
Kurir : @Yudhoari @viandwiprayugo

Bantuan seragam


SUPIYAH BINTI SIRAT, (73, Jantung + Diabetes) Alamat Jl. Wahidin Dusun Kebonsari RT/RW 002/009, Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Ibu Supiyah mengeluh sakit diabetes sejak tahun 2005. Selama ini beliau hanya berobat di puskesmas setempat. Di tahun awal bulan Februari 2017 diketahui Ibu Supiyah juga menderita sakit jantung. Saat itu penyakitnya kambuh dan Drop tetapi tidak langsung dibawa ke IGD rumah sakit, karena Kondisi perekonomian tidak mampu untuk biaya selama di rumah sakit nanti. Akhirnya tetangga setempat memberi Informasi kepada Salah satu Kurir Sedekah Rombongan bahwa ada salah satu pasien yang membutuhkan dampingan karena dari keluarga kurang mampu dan Ibu Supiyah tidak memiliki Jaminan kesehatan apa pun. Selang satu hari Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi tempat tinggal Ibu Supiyah untuk bersilahturahmi dan Kurir Sedekah Rombongan berkordinasi dengan salah satu keluarganya. Akhirnya malam itu juga Ibu Supiyah langsung dibawa ke IGD Rumah sakit Balung untuk melakukan pemeriksaan karena kondisi Ibu Supiyah terbaring lemas. Setelah dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Balung Dokter menyatakan Ibu Supiyah diagnosa mengalami Jantung dan Diabetes. Akhirnya Ibu Supiyah harus menjalankan Rawat inap untuk perbaikan kondisi di Rumah sakit Balung. Selang dua hari di Rumah Sakit Balung Dokter menyarankan dirujuk ke Rumah Sakit Umum di Jember untuk mendapatkan perawatan dan pemeriksaan lebih lanjut. Akhirnya Keluarga Ibu Supiyah dan anaknya masih rundingan dengan keluarga yang lain karna terbentur dengan masalah biaya. Anak Ibu Ibu Bapak Herman (45) Bekerja sebagai kuli bangunan yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari harinya dengan keluarganya. Selang 60 menit Ibu Supiyah kembali Drop dan Kritis karna kondisi Jantungnya mulai melemah. Dan Ibu Supiyah tidak sempat di kirim atau di rujuk ke Rumah Sakit. Karena yang maha kuasa telah berkehendak lain, Ibu Supiyah meninggal Dunia di Rumah Sakit Balung. Mudah-mudahan Ibu Supiyah mendapatkan tempat yang layak dan amal ibadahnya di terima disisinya Amin. Santunan yang diberikan untuk pembiayaan selama di Rumah Sakit dan Santunan kematian.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 24 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Supiyah menderita jantung +diabetes


MURDI BIN JURI, (29, Dhuafa) Alamat Jl. KH. MOH. YASIN RT/RW 001/016, Desa Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Bapak Murdi adalah seorang pekerja Buruh Bangunan yang penghasilannya tidak menentu untuk kebutuhan sehari-hari. Bapak Murdi tinggal bersama Istri Ibu Siti Mutmainah (24) dan Anaknya Muhammad Nur Khoir (8) yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan informasi dari warga setempat bahwa Bapak Murdi memerlukan bantuan. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi tempat tinggal dan pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Bapak Murdi. Santunan yang diberikan untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Bapak Murdi dan keluarganya. Dan Semoga Santunan yang diberikan dari para Sedekaholics mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . . Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 7 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Pak Murdi menderita jantung + diabetes


SAMSUL ARIFIN, (29, Dhuafa) Alamat Jl. MT HARYONO 154 RT/RW 001/001, Desa Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Bapak Samsul Arifin adalah seorang pemulung rongsokan yang satu satunya sumber penghasilan yang beliau dapatkan yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Bapak Samsul tinggal bersama Istrinya Jumaiya (26). Ada salah satu warga setempat menginformasikan kepada Kurir Sedekah Rombongan bahwa Bapak Samsul Arifin memerlukan bantuan. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi dan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Bapak Samsul. Santunan yang diberikan untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Bapak Samsul dan keluarganya. Dan Semoga Santunan yang diberikan dari para Sedekaholics mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . . Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Pak Samsul seorang dhuafa


LUSIANI BINTI SIKAN, (49, Kanker Serviks) Alamat Jl. Darmawangsa Dusun Gudangrejo RT/RW 003/025, Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Awal mula sakit Ibu Lusiani ini sering mengalami keputihan dan tiba-tiba pendarahan langsung di bawa ke puskesmas terdekat untuk mengetahui sakitnya yang dialami Ibu Lusiani. Setelah Ibu Lusiani diperiksa diagnosa mengalami Kanker Serviks dan oleh pihak Dokter disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Selang satu hari Ibu Lusiani di evakuasi ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut dan oleh Dokter Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember disarankan untuk di rujuk ke RSUD Dr. Saiful Anwar untuk perawatan lebih lanjut dan Ibu Lusiani memiliki Jaminan kesehatan JKN-KIS PBI. Ibu Lusiani ini seorang janda yang tinggal di Polsek Rambipuji Rumah bekas tahanan. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari perangkat desa Rambipuji bahwa Ibu Lusiani memerlukan dampingan karena dari keluarga tidak mampu. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal yang di tinggali Ibu Lusiani untuk menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Lusiani. Santunan yang diberikan untuk Akomadasi, Uang Transport dan pembelian obat-obatan diluar BPJS. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Lusiani dan Semoga santunan yang diberikan para Sedekaholics mendapatkan ganti berlipat ganda oleh dariNya. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 960

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 27 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayug

Bu Lusiani menderita kanker serviks


SITI KHOIRIYAH, (35, Ca Mamae) Alamat Dusun Krajan RT/RW 003/009, Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Awal mula sakit Ibu Khoir memiliki benjolan kecil di payudara sebelah kiri yang dianggap benjolan biasa, setelah 4 bulan benjolan yang dialami Ibu Khoir semakin membesar dan mengalami kesakitan. Setelah itu Ibu Khoir ke Puskesmas terdekat untuk berobat dan mengetahui sakitnya. Dan ternyata diagnosa Dokter menyatakan Ibu Khoir mengalami Ca Mamae dan oleh Dokter Puskesmas tersebut menyarankan untuk dirujuk ke RSUD DKT Jember untuk perawatan lebih lanjut. Karena Ibu Khoir memiliki fasilitas Jaminan Kesehatan JKN-KIS PBI yang meringankan beban pembiayaan pengobat Ibu Khoir, maka Ibu Khoir langsung meminta rujukan ke RSUD DKT Jember untuk perawatan lebih lanjut. Selang satu hari Ibu Khoir berada di RSUD DKT Jember dan diperiksa oleh Dokter, Ibu Khoir harus menjalankan Kemoterapi. Setelah Kemotrapi pertama selesai dan 1 bulan berlalu Ibu Khoir harus menjalankan Kemotrapi kedua tetapi Ibu Khoir tidak menjalaninnya karena tidak memiliki biaya Transport untuk ke RSUD DKT Jember. Ibu Khoir tinggal bersama Suaminya Sutijo (41) yang bekerja sebagai buruh tani di Desanya yang penghasilannya tidak memungkinkan, yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari teman Kurir Sedekah Rombongan bahwa Ibu Khoir memerlukan bantuan dampingan selama berobat ke RSUD DKT Jember, karena dari keluarga kurang mampu. Dan pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan mendatangi kerumahnya dan bersilahturahmi dan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Khoir. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi dan pembelian obat di Luar BPJS. Semoga Santunan yang diberikan berguna bagi Ibu Khoir dan semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin.. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 974

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 17 April 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu siti menderita ca mamae


SUPI BINTI NIJO ,(48, Urethral Syndrome). Beralamat di Dusun Krajan RT 014 RW 002 Desa Kretek Kecamatan Taman Krocok Kabupaten Bondowoso. Tinggal di Tengah-tengah pergunungan.Ibu Supi ini adalah seorang janda dan bekerja sebagai buruh tani di desanya saat suaminya meninggal. Awal mula Ibu Supi sakit saat bekerja jatuh di sawah dengan posisi duduk, dan Ibu Supi kesakitan di bagian bokongnya. Ibu Supi terus melanjutkan pekerjaanya saat kesakitan, sesudah itu Ibu Supi di pijat oleh dukun pijat dirumahnya malah sakitnya malah tambah parah. Dan Ibu Supi pun dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk pemeriksaan awal. Sesudah diperiksa ke Puskesmas terdekat Bu Supi harus dirujuk ke Rumah Sakit Kusnadi Bondowoso untuk pemeriksaan lanjutan. Setelah Diagnosa Ibu Supi telah mengalami Urethral Syndrome, yang sempat dirawat di Rumah Sakit Kusnadi Bondowoso selama 4 (Empat hari). Dan keluarga Ibu Supi kehabisan biaya dirumah sakit , dan sempat meminta rawat jalan dari pihak rumah sakit. Setelah itu Kurir SedekahRombongan bersilahturahmi ke Ibu Supi untuk menyampaikan titipan para sedekaholics berupa uang untuk pembelian Obat diluar BPJS. Semoga santunan dari sedekaholics menjadi catatan amal baik dan diberi balasan berlimpah ganda dari ALLAH AZZA WA ZALLA. Aamiin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 975

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 April 2017
Kurir : @yudhoari  @viandwiprayugo

Bu Supi menderita urethral syndrome


ROSITA RIFA’I (29, Kanker Serviks). Alamat: Dusun Jatirejo, RT 003/003, Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.  Awal mulanya ibu Rosita mengalami sakit di bagian alat kelamin dan sering terjadi perdarahan. Karena rasa sakit yang luar biasa, ibu Rosita memeriksakan diri ke Puskesmas setempat dan dokter mendiagnosa ibu Rosita menderita penyakit kanker serviks. Setahun kemudian, ibu Rosita kembali mengalami perdarahan dan timbulnya benjolan kecil pada alat kelaminnya. Karena keterbatasan biaya, ibu Rosita membiarkan penyakitnya begitu saja. Semakin berjalannya waktu, benjolan tersebut semakin membesar sehingga ibu Rosita pun memutuskan untuk memeriksakan diri ke RSUD Dr. Soebandi Jember. Ibu Rosita mendapatkan perawatan secara intensif di RSUD Dr. Soebandi Jember. Walaupun begitu, dokter merujuk ibu Rosita ke RSUD Dr. Soetomo. Orang tua ibu Rosita, Umar Hamdan (60) bekerja sebagai buruh dan Siti Maryam (59) sebagai ibu rumah tangga. Sedangkan suami ibu Rosita, Ahmad Rifa’I (31) bekerja sebagai buruh. Ibu Rosita mempunyai jaminan kesehatan berupa BPJS, akan tetapi ibu Rosita terkendala oleh besarnya biaya pengobatan di luar BPJS, biaya transportasi dan biaya hidup selama pengobatan di Surabaya. Kurir Sedekah Rombongan mengetahui perjalanan pengobatan dan kesulitan yang dialami ibu Rosita. Bantuan telah disampaikan dan dipergunakan untuk biaya pengobatan, biaya transportasi dan biaya hidup selama pengobatan. Saat ini ibu Rosita masih menunggu jadwal untuk melakukan kontrol pasca operasi. Ibu Rosita dan keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan. Semoga ibu Rosita bisa segera sembuh dan menjalani aktivitas sehari-hari lagi. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 982

Jumlah Bantuan : Rp. 2.035.440 ,-
Tanggal : 22 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Rosita menderita kanker serviks


MUHAMMAD RENO ABDULLAH, (1, Meningnokel + Hydrocephalus) Alamat Dusun Sidomulyo RT/RW 001/006, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyu Putih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Muhammad Reno Abdullah bayi dari pasangan Bapak Abdullah (30) dan Ibu Sukartini (24) yang terlahir pada tanggal 8 Maret 2017 mengalami sakit Meningnokel + Hydrocephalus saat baru lahir di Puskesmas Banyu Putih. Setelah Bayi Reno dirawat di Puskemas selama lima hari, lalu dirujuk ke RSUD Abdoer Rahem Situbondo untuk pemeriksaan lebih lanjut, dan ternyata Bayi Reno tidak dapat di tangani di RSUD Abdoer Rahem disebabkan alat medis tidak lengkap. Lalu Bayi Reno di rujuk ke Dr. Soebandi Jember untuk melanjutkan pengobatan. Bayi Reno berbekal Jaminan kesehatan JKN-KIS PBI yang meringankan beban keluarganya selama pengobatan Bayi Reno. Bapak Abdullah (30) bekerja sebagai kuli bangunan yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan informasi dari teman Kurir Sedekah Rombongan bahwa Bayi Reno membutuhkan bantuan karena kesulitan Biaya dan Transport dari Situbondo ke RSUD Dr. Soebandi Jember. Kurir Sedekah Rombongan langsung mensurvey dan Bayi Reno benar-benar dari keluarga tidak mampu. Selang satu hari adik Reno di Evakuasi dengan Mobil Tanggap Sedekah Rombongan ke RSUD Dr. Soebandi Jember dan pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Bayi Reno. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk biaya CT-SCAN dan Akomodasi. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Bayi Reno dan Semoga Santunan yang diberikan dari para Sedekaholics mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh DariNya. Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 18 April 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Reno menderita meningnokel + hydrocephalus


MAT ALI (52,Stroke). Tinggal di alamat Jln. Kartini Gang Buntu RT 25 RW 3, Desa Belindungan, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Berasal dari keluarga kurang mampu telah 2 bulan menderita sakit yang akhirnya didiagnosa terkena penyakit Stroke. Bapak Mat Ali ini Sebagai tulang punggung keluarga dengan pekerjaan sebagai buruh Serabutan yang penghasilannya tidak memungkinkan untuk kebutuhan sehari-harinya, maka dengan sakit yang dideritanya ini praktis penghasilan dari bapak Mat Ali menjadi terhenti. Sedangkan anaknya masih duduk di bangsu sekolah menengah pertama (SMP), Akhirnya setelah mendapatkan survey dari Kurir Sedekah Rombongan Bondowoso, maka diberikan Santunan titipan para Sedekaholics untuk membantu Bapak Mat Ali sekeluarga senilai nominal berikut ini. Santunan digunakan untuk pembelian Susu. Semoga santunan yang diberikan dapat memberikan manfaat untuk Bapak Mat Ali sekeluarga, dan santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin.. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 974

Jumlah santunan: Rp. 690.000,-
Tanggal: 18 April 2017
Kurir: @yudhoari @viandwiprayugo

Pak Mat Ali menderita stroke


SITI MUNAWAROH, (17, Stevens-Johnson syndrome) Alamat Dusun Krajan RT/RW 008/002, Desa Pujer, Kecamatan Maesan, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Siti Munawaroh, biasa dipanggil Siti. Siti mengalami sakit sejak bulan Juni tahun 2016  menderita luka seperti penyakit kulit atau koreng dan menyebar hingga ke seluruh tubuh hingga akhirnya di awal bulan Januari 2017 dibawa ke RSUD Dr. Koesnadi Bondowoso dikarenakan penyakitnya bertambah parah. Setelah itu diagnosa Dokter menyatakan bahwa Siti mengalami sakit Stevens-Johnson syndrome, dan akhirnya Siti harus menjalankan rawat inap untuk pengobatan lebih lanjut. Siti memiliki Jaminan kesehatan JKN-KIS NON PBI Kelas III, yang mempermudah biaya selama pengobatan Siti berlanjut. Siti adalah anak dari Pasangan Ibu Wiwik (33) dan Bapak Abdu Salam (40) yang bekerja sebagai buruh serabutan yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari bagi keluarga. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan informasi dari warga bahwa adik Siti memerlukan bantuan karena terkendala yang dihadapi dengan transportasi, pembelian Obat diluar BPJS dan biaya hidup selama pengobatan. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi tempat tinggal dan bersilahturahmi bahwa keluarga Siti benar benar dari keluarga kurang mampu dan layak untuk dibantu, pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics  untuk membantu adik Siti. Santunan yang diberikan untuk biaya perawatan dan pembayaran tunggakan BPJS. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi keluarga Siti dan semoga santunan yang diberikan dari para Sedekaholics mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh DariNya. Amin

Jumlah Santunan : Rp. 3.068.500,-
Tanggal : 22 Januari 2017 dan 6 Maret 2017 (Akumulasi)
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Siti menderita Stevens-Johnson syndrome


SURYANI BINTI MADIN, (58, Tumor Mata) Alamat Dusun Karang Kenek RT/RW 002/010, Desa Pokaan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur. Ibu Suryani adalah seorang buruh tani di desanya yang mengalami benjolan di mata selama satu tahun yang lalu, dan diperiksa ke Klinik dokter Edi spesialis mata hasilnya Tumor Mata dan diminta pemeriksaan lanjutan ke RSUD dirujuk ke RS Syaiful Anwar hari Rabu 22/3/2017. Oleh Dokter rumah sakit Syaiful Anwar Dironsen dan cek darah Hasil diagnosa dokter menyatakan positif Tumor Mata dan segera lakukan operasi agar tidak menyebar. Ibu Suryani memiliki bekal Jaminan kesehatan berupa JKN – KIS PBI yang meringankan beban keluarganya selama Ibu Suryani berobat. Kondisi Ibu Suryani saat ini masih dalam tahapan berobat. Ibu Suryani tinggal bersama anaknya yang bernama Fajar (39) bekerja sebagai Kuli Bangunan yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan informasi dari teman Kurir Sedekah Rombongan bahwa Ibu Suryani memerlukan bantuan karena kesulitan kendaraan selama pengobatan berlanjut. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi dan bersilahturahmi. Pada kesempatan itu juga Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Suryani. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Akomodasi dan Transport ke RSUD Syaiful Anwar Malang. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Suryani dan semoga beliau dapat sembuh dan kembali beraktivitas seperti beliau masih sehat. Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 April 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Suryani menderita tumor mata


MBAH ASIH, (84, Dhuafa) Alamat Dusun Soklak RT/RW 003/001, Desa Wonokusumo, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Mbah Asih adalah seorang janda tua yang ditinggal suaminya sejak umur 69 tahun. Dan kondisi sekarang Mbah Asih hanya terbaring lemas di tempat tidurnya, Mbah Asih hanya tinggal sendiri dirumahnya yang dirawat oleh tetangganya. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari Kurir Sedekah Rombongan bahwa Mbah Asih memerlukan bantuan. Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi dan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Mbah Asih. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi kebutuhan sehari-hari. Semoga Santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . . Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 19 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Mbah asih seorang dhuafa


SALIYE BINTI ARUDIN, (72, TUNA RUNGU DAN TUNA NETRA) Alamat Dusun Karang Anyar RT/RW 001/013, Desa Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Ibu Saliye (72) dan Adiknya Juti (70) mengalami Tuna Rungu dan Tuna Netra sejak lahir. Beliau hanya tinggal berdua dirumah peninggalan orang tuanya dan hidup sering di bantu oleh tetangga sekitarnya. Meskipun beliau mengalami Tuna Rungu dan Tuna Netra mereka masih bisa memasak untuk makan setiap harinya. Ada salah satu warga sekitar memberi informasi kepada Kurir Sedekah Rombongan bahwa Ibu Saliye memerlukan bantuan untuk kebutuhan sahari-hari untuk bertahan hidup. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi ketempat tinggal Ibu Saliye dan Ibu Juti dan bersilahturahmi. Pada kesempatan pada hari itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu seorang kakak dan adik. Santunan yang diberikan untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Saliye dan Ibu Juti dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin.. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 974

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 April 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Saliye menderita tuna rungu dan tuna netra


MBAH RA’ES, (96, Dhuafa) Alamat Dusun Karang Anyar RT/RW 001/003, Desa Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mbah Ra’es adalah seorang janda tua yang ditinggal suaminya sejak umur 69 tahun. Dan kondisi sekarang Mbah Ra’es hanya terbaring lemas di tempat tidurnya, Mbah Ra’es hanya tinggal sendiri dirumahnya yang dirawat oleh tetangganya. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari Kurir Sedekah Rombongan bahwa Mbah Ra’es memerlukan bantuan. Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi dan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Mbah Ra’es. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi kebutuhan sehari-hari. Semoga Santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . . Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 974

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 April 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Mbah Ra’es seorang dhuafa


SLAMA BINTI CAHYO, (86, Dhuafa) Alamat Dusun Karang Bireh RT/RW 001/010, Desa Sumber Lesung, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mbah Slama adalah seorang Dhuafa yang ditinggal suaminya sejak 9 tahun yang lalu. Ibu Slama ini tidak memiliki anak dan hanya tinggal sendiri dirumahnya dan rumah yang ditinggali Ibu Slama hampir roboh. Dan Swadaya Masyarakat desa Sumber Lesung membantu renovasi Ibu Slama yang hampir roboh. Ibu Slama saat ini dirawat oleh tetangganya yang dekat dari rumah Ibu Slama. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal Ibu Slama untuk menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Slama. Santunan yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk Ibu Slama. Semoga Santunan yang diberikan mendapatkan ganti oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin.. Satunan sebelumnya masuk dirombongan 974

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 April 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Mbah Slama seorang dhuafa


MBAH AKMI, (60, Dhuafa) Alamat Dusun Onjur RT/RW 004/003, Desa Sumber Lengsung, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mbah Akmi adalah seorang janda tua yang sudah ditinggal suaminya sejak 12 tahun yang lalu. Dan Mbah Akmi saat ini hidup sendiri digubuk yang hampir roboh dan kondisi Mbah Akmi penglihatannya mengalami Buta sejak lahir dan untuk makan sehari-harinya pun selalu diantar oleh tetangganya yang peduli kepada Mbah Akmi. Dan ada salah satu warga sekitar mengajukan bantuan kepada Kurir Sedekah Rombongan untuk membantu Mbah Akmi. Dan Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal Mbah Akmi. Dan Pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Mbah Akmi. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi biaya hidup untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga santunan yang diterima bermanfaat bagi Mbah Akmi dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpah ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 7 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Mbah Akmi seorang dhuafa


SABIK BIN MUGI, (52, Dhuafa) Alamat Dusun Krajan II RT/RW 002/013, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Bapak Sabik adalah seorang penarik tukang becak yang penghasilannya tidak menentu untuk kebutuhan sehari-hari dan terkadang beliau tidak mendapatkan penghasilan disebabkan tidak ada penumpang untuk mendapatkan penghasilannya. Bapak Sabik tinggal bersama Istrinya Ibu Subaidah (48) dan anaknya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan informasi dari warga setempat bahwa Bapak Sabik memerlukan bantuan karena dari keluarga tidak mampu. Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi dan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Bapak Sabik. Santunan yang diberikan untuk kebutuhan sehari-hari Bapak Sabik. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Bapak Sabik dan keluarganya. Dan Semoga Santunan yang diberikan dari para Sedekaholics mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . . Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Pak Sabik seorang dhuafa


SARUMI BINTI TIWAN, (57, Adnexal Tumor) Alamat Dusun Curah Pondok RT/RW 025/010, Desa Tongas Wetan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Ibu Sarumi mengalami sakit sejak Juli 2016 ada benjolan kecil di punggung karena dianggap hanya semacam udun dan hanya diberi minum ramuan jamu yang hasilnya benjolan itu semakin bertambah besar. Setelah Idhul adha beliau di bawa ke RSUD MOH SALEH Probolinggo kota ternyata pihak Rumah Sakit tidak sanggup dikarenakan keterbatasan alat medis dan akhirnya beliau di rujuk ke RSUD WALUYO JATI Kabupaten Probolinggo untuk dilaksanakan oprasi kecil dan oprasi besar pengangkatan tumor tersebut dan dokter menyatakan seusai Operasi yang dilaksanakan isinya hanya darah. Setelah operasi dan dilakukan kontrol timbul benjolan lagi sampai sekarang, karena ketiadaan biaya setelah menjual sapi  dan tabungan untuk transportasi pengobatan tidak diteruskan hanya diberi madu dan bawang putih saja. Kondisi beliau sekarang terbaring lemas di tempat tidurnya karena ketiadaan nafsu makan dan di paha terasa sakit. Ibu Sarumi saat ini tinggal bersama Suaminya Bapak Sagi (59) yang bekerja sebagai buruh tani yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Kurir Sedekah Rombongan mendengar informasi dari warga sekitar bahwa Ibu Sarumi memerlukan bantuan. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal beliau. Pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Sarumi. Santunan yang diberikan untuk biaya hidup dan pembelian obat-obatan di Luar BPJS. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Sarumi dan Semoga santunan yang diberikan dari Sedekaholics mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh dariNya. Amin

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 26 April 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Sarumi menderita adnexal tumor


SAKWI BIN ARTAMO, (79, Dhuafa) Alamat Dusun Janggleng RT/RW 013/004, Desa Randu Agung, Kecamatan Sumber Jambe, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mbah Sakwi adalah seorang Duafa yang tinggal bersama Istrinya Mbah Eti (77) yang buta sejak 6 tahun yang lalu akibat sering bekerja di sawah di panas matahari keseharian Mbah Eti ini hanya duduk dan berjalan ke depan tungku Api untuk memasak dengan seadanya bahan di dapur. Dan Keseharian Mbak Sakwi hanya terbaring lemas di tempat tidurnya dan bisa berjalan tetapi sulit untuk melangkah kan kakinya. Mbah Sakwi ini sering di bantu oleh tetangganya untuk mekan sehari-hari. Dan Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan oleh Mbak Sakwi dan Mbak Eti yang memerlukan bantuan. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Mbah Sakwi dan Mbah Eti, Santunan yang diberikan untuk biaya kebutuhan sehari-hari. Semoga santunan yang diterima bermanfaat bagi Mbah Sakwi dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpah ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin.. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 960

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 April 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Mbah Sakwi seorang dhuafa


NYAHAT DARSUS, (58, Gegar Otak+Koma) Alamat Dusun Parsehan 001/009, Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Awal mula sakit Bapak Nyahat memulai aktivitasnya di pagi hari saat perjalanan ke sawah dengan mengendarai sepeda kayuh dan tiba-tiba  dari arah belakang dia ditabrak oleh kendaraan bermotor dengan kecepatan tinggi. Setelah itu bapak Nyahat dilarikan ke Puskesmas terdekat karena bapak Nyahat tidak tersadarkan diri. Sesudah itu oleh pihak puskesmas dirujuk ke rumah sakit Wonolangan Dringu untuk perawatan lebih lanjut, dan setelah di diagnosa bahwa Bapak Nyahat mengalami gagar otak dibagian otak tengahnya dan harus dirujuk ke rumah sakit Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Setelah itu Bapak Nyahat dirawat inap selama 21 hari dan keadaanpun semakin membaik dan stabil. Sebelum sakit bapak Nyahat bekerja sebagai buruh serabutan di desanya, dan sebagai tulang punggung keluarga dia dikenal sebagai sosok pekerja keras. Dan istrinya Ibu Sini Darsus sedang mengalami sakit Stroke. Kurir Sedekah Rombongan bertemu dengan keluarga bapak Nyahat dirumah sakit dr Soebandi Jember. Dan kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para sedekaholics untuk membantu Bapak Nyahat. Santunan yang diberikan untuk akomodasi dan pembelian Obat-obatan di Luar BPJS. Semoga bapak Nyahat segera diberikan kesembuhan dan santunan yang diberikan para sedekaholic mendapatkan ganti berlipat ganda dariNYA. Aamiin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 982

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 April 2017
Kurir: @Yudhoari @viandwiprayugo

Pak Nyahat menderita gegar otak+koma


SUPIYA BINTI KROMORJO, (67, Dhuafa) Alamat Dusun Karang Anyar RT/RW 001/016, Desa Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Mbah Supiya adalah seorang Dhuafa yang tinggal bersama suaminya Misran (69) yang sedang mengalami gangguan jiwa. Mbah Supiya tidak bekerja karena kondisi yang sudah berusia senja dan beliau sering dibantu oleh tetangganya untuk makan sehari-harinya. Warga sekitar menginformasikan bahwa Ibu Supiya perlu bantuan untuk kebutuhan sehari-hari, Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat beliau. Pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Mabh Supiya. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi kebutuhan biaya hidup untuk sehari – harinya. Semoga Santunan yang diberikan berguna bagi Mbah Supiya dan Suaminya yang sedang mengalami gangguan jiwa. Dan Semoga Santunan yang diberikan dari para Sedekaholics mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh dariNya Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 April 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Supiya seorang dhuafa


POPI SANTUNAN MUSHOLA (Santunan AL-Qur’an, Cat, dan Karpet untuk Mushola). Mushola An-Nur terletak Dusun Tol Tol Timur RT 002 RW 002, Desa Sumber Wringin, Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Ada sekitar 50 Kepala Keluarga yang bermukim di sekitar Mushola ini dan menggunakan Mushola ini sebagai tempat beribadah dan sebagai tempat untuk belajar Anak-anak disekitar mengaji. Mushola ini memiliki lebih dari 15-30 orang jamaah yang terdiri dari berbagai kalangan dan latar belakang jumlah jamaah Mushola ini juga terus bertambah dari tahun ke tahun. Dan Mushola An-Nur ini sudah tidak layak di lihat karena cat yang sudah puluhan tahun tidak pernah di perbarui dan karpet sudah memulai kotor dan rusak di bagian pinggir-pinggir karpet. Sedekah Rombongan turut berpartisipasi dalam proses renovasi Mushola tersebut dengan menyampaikan titipan Sedekaholic. Kurir SedekahRomongan bersilaturahmi ke Mushola An-Nur, dan dalam kesempatan tersebut Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan dari Sedekaholic yang diterima oleh pengurus Mushola untuk mewakili masyarakat muslim di sana. Bantuan yang diberikan berupa barang yaitu Karpet,Pembelian Al-Qur’an dan Cat senilai Rp. 1.000.000,-. Semoga santunan Mushola An-Nur berjalan dengan lancar dan warga masyarakat sekitarnya semakin memakmurkan Mushola ini. Amin….

Jumlah Santunan : Rp.1.000.000,-
Tanggal : 21 April 2017
Kurir : @yudhoari , @viandwiprayugo

Santunan AL-Qur’an, cat, dan karpet untuk mushola


WIWIN WINDARIYAH, (35, Kanker Paru) Alamat Jl. Kapodang II / 94 Lingk Krajan RT/RW 001/014, Desa Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Wiwin WIndariyah, biasa di panggil Wiwin. Ibu Wiwin mengalami sakit sejak enam bulan yang lalu yang awalnya mengalami sesak nafas dan batu berdahak, oleh pihak keluarga langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk berobat. Setelah itu sakit yang dialami beliau tak kunjung sembuh dan akhirnya dirujuk ke Dr. Soebandi Jember untuk pengobatan lebih lanjut. dan setelah di rontgen diagnosa awal dokter menyatakan bahwa Ibu Wiwin mengalami TBC Paru. setelah itu beliau tidak berobat karena tidak merasa kesakitan lagi. Dan tiba tiba setelah enam bulan berlalu penyakit Ibu Wiwin kambuh dan langsung dilarikan ke Dr. Soebandi Jember untuk pengobatan dan diagnosa kedua Ibu Wiwin mengalami kanker Paru – Paru akibat tidak berobat secara teratur. Ibu Wiwin memiliki Jaminan kesehatan JKN-KIS NON PBI atau BPJS Mandiri kelas III, yang meringankan beban keluarga selama Ibu Wiwin berobat. Ibu Wiwin saat ini tinggal bersama dua seorang anak dan Suaminya Slamet Hadi Pratomo (41) yang bekerja sebagai kuli bangunan yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari untuk keluarganya. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan informasi dari warga sekitar bahwa Ibu Wiwin memerlukan bantuan untuk pembelian Tabung Oksigen. Kurir Sedekah Rombongan langsung mensurvey dan bersilahturahmi bahwa Ibu Wiwin benar benar dari keluarga kurang mampu. Pada kesemapatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Wiwin. Santunan yang diberikan untuk pembelian Tabung Oksigen untuk ibu Wiwin. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Wiwin dan Semoga Santunan yang diberikan dari para Sedekaholics mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh dariNya. Amin

Jumlah Santunan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 6 April 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Wiwin menderita kanker paru


PUTRI SOLEHA, (1, Kecelakaan) Alamat Dusun Cangkring RT/RW 002/002, Desa Suko, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Bayi Putri adalah seorang bayi yang terlahir di Puskesmas Jelbuk pada tanggal 13 November 2015. Bayi Putri mengalami kecelakaan saat di gendong oleh Ibunya dan tiba- tiba Bayi Putri jatuh sehigga kepala si bayi tersebut mengalami pembengkuan pada kepala Bayi. dan Akhirnya oleh orang tuanya langsung dibawa ke Puskesmas dan oleh pihak Puskesmas langsung di rujuk ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk pengobatan lebih lanjut. Setelah itu Diagnosa dokter menyatakan pembekuan darah di otak Bayi Putri sehingga harus menjalankan rawat inap. Setelah itu tepat pada tanggal 22 April 2017 pukul 04.23 WIB Bayi Putri menghebuskan nafas terakhirnya dan meninggal dunia. Alm Bayi Putri adalah anak dari Pasangan Bapak Sunarko (47) dan Ibu Santi (30) yang bekerja sebagai pemulung yang penghasilannya hanya cukup untuk makan setiap harinya. Kurir Sedekah Rombongan bertemu dengan keluarga Alm Bayi Putri di RSUD Dr. Soebandi Jember saat sedang kesusahan dan pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Keluarga Alm Bayi Putri. Santunan yang diberikan untuk biaya perawatan selama di RSUD Dr. Soebandi Jember. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi keluarga Alm Bayi Putri dan Semoga keluarga diberi kesabaran dan ketabahan atas meninggalnya buah hatinya tercinta. Amin

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 April 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Putri mengalami kecelakaan


WAHYU DAVID PAMUNGKAS (25, patah rahang, tangan kiri dan kanan karena kecelakaan). Alamat : RT. 18/2, Kelurahan Plaosan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Wahyu adalah anak bungsu dari Ibu Suparmi (65) yang sehari-hari bekerja sebagai penjual Touge di pasar Plaosan. Sedangkan ayah Wahyu telah lama meninggal sejak Wahyu masih kecil. Pada tanggal 1 Maret 2017 Wahyu mengalami kecelakaan yang mengakibatkan rahang kirinya patah, tangan kiri patah dan tangan kanan mengalami syaraf terjepit, sedangkan orang yang menabrak meninggal ditempat kejadian. Operasi rahang telah dilaksanakan di Rsud. Soedono  Madiun dengan mengunakan jaminan BPJS kelas 3. Tetapi untuk operasi tangan kirinya dan juga syaraf terjepit untuk tangan kanan harus dirujuk ke Rsud. Moewardi Solo. Dengan kondisi ini, Bu Suparmi merasa sangat berat untuk membiayai akomodasi pengobatan Wahyu ke Solo. Informasi mengenai Wahyu diperoleh dari teman salah satu kurir Sedekah Rombongan Magetan. Berdasarkan survey yang dilakukan maka santunan lepas titipan para Sedekaholic sebesar Rp. 1.000.000 disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi berobat ke Solo. Wahyu sangat terharu dan mengucapkan terimakasih atas santunan yang telah diberikan oleh para Sedekaholic melalui Sedekah Rombongan. Semoga membawa berkah untuk semua pihak. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 22 April  2017
Kurir : @Mawan @Ervinsurvive @RonyPratama @DedyReza @Hadi

Wahyu menderita patah rahang, tangan kiri dan kanan karena kecelakaan


MUSHOLA AL BAROKAH, ( Pengecatan ulang). Alamat : Dusun Boto, Kelurahan Plsosan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Mushola Al Barokah adalah mushola berukuran 6×8 m yang berdiri di atas tanah wakaf dari tahun 1988. Karena  keterbatasan perekonomian warga, takmir dan jamaah yang rata rata bekerja sebagai buruh tani dan pekerja serabutan membuat kondisi bangunan mushola yang sudah termakan usia tersebut tidak terurus dengan baik. Sebenarnya sudah ada perbaikan di atap-atap mushola dan penggantian genting mengunakan dana dari donatur warga setempat. Namun karena keterbatasan biaya yang di hibahkan untuk mushola tersebut pembangunan pun belum dapat di lanjutkan. Kondisi dinding mushola saat ini perlu pengecatan ulang karena kondisi yang sudah kotor.
Allhamdulilah bantuan dari sedekaholic melalui Sedekah Rombongan di sampaikan sebesar Rp. 2.000.000 dan digunakan untuk biaya pengecatan ulang mushola. Atas bantuan tersebut kondisi Mushola saat ini sudah sangat bersih dan lebih representatif untuk melakukan ibadah. Ucapan terimakasih di ucapkan dari segenap takmir mushola dan jamaah kepada Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp 2.000.000,-
Tanggal : 21 April 2017
Kurir : @MawanHananto @ErvinSurvive

Biaya pengecatan ulang


WINDARTI BINTI KASNI  (16, Tumor otak). Alamat : RT 02/01 Dusun Genggong Desa Randugede Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur. Windarti belum sempat tamat SD saat 2013 divonis kena tumor otak. Hal yang ia rasakan yaitu sering pusing dan sempoyangan. Dia sempat dioperasi di Rsud Soedono 4 tahun silam tepatnya pada bulan Juni 2013 dan kondisi membaik, dia sudah bisa berjalan dan bersepeda seperti teman-teman sebayanya. Namun keadaan kurang beruntung menghampirinya lagi pada bulan Agustus 2014 dia mengalami drop lagi, oleh pihak medis dia diminta operasi tapi terbentur dengan masalah biaya operasional, saat itu dia hanya bisa berbaring lemah di kasur lusuh, berbicara hanya beberapa patah kata saja. Ayahnya, yaitu Pak Kasni (45) ingin melanjutkan pengobatan, namun apa daya beliau hanyalah seorang buruh tani yang pendapatannya hanya 800 ribu perbulan sedangkan sang Ibu, yaitu bu Lasmini (39) sebagai ibu rumah tangga sehingga sangat kesulitan untuk biaya operasional maupun biaya pengobatan Windarti ini. Dulu kalau kontrol ke Madiun bisa naik ojek tetapi sekarang kondisinya sangat lemah, dia hanya bisa berbaring saja dan untuk berobat perlu carter mobil sedangkan kedua orangtuanya tidak sanggup untuk membayar. Mereka membutuhkan bantuan untuk meringankan beban yang dialami Windarti dan keluarga. Alhamdulillah keluarga Pak Kasni dipertemukan dengan Sedekah Rombongan berdasarkan informasi dari salah satu kurir. Setelah proses operasi dan kontrol rutin, kondisi Windarti sudah membaik, bisa bicara, mendengar bahkan berjalan normal. Setelah beberapa saat berjalan ternyata tumor di kepala Windarti tumbuh lagi sehingga dokter menyarankan tindakan sinar. Akhir nya Windarti dirujuk ke Rsud Moewardi Solo dan menjalani rangkaian sinar sebanyak 30 kali. Selanjutnya tumor di kepala Windarti dinyatakan hilang tetapi harus tetap menjalani kontrol tiap bulan sekali. Santunan kedelapan sebesar Rp 500.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi pengobatan setelah sebelum nya masuk rombongan 745, 764, 788, 866, 880, 897 dan 935. Pak Kasni mengucapkan terima kasih atas bantuan dan pendampingan dari Sedekah Rombongan selama ini.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 26 April 2017
Kurir : @MawanHananto @Ervinsurvive @Hadi

Bu Windarti menderita tumor otak


AJI PANGESTU BIN  DAMIN, (10, Katup Jantung). Alamat : Jalan Kelud No. 378  RT 6/1 Dukuh Kauman Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur. Dik Aji mengalami sakit yang menurut  hasil diagnosa dokter adalah penyakit katup jantung. Awal mula sakit Dik Aji ini adalah sesak di dada, pusing dan seluruh badan terasa lemas. Kemudian Dik Aji ini dibawa ke RSUD dr.Sayidiman Magetan  pada hari Senin tanggal 30 Maret 2015. Karena harus diperiksa dan cek darah, akhirnya Dik Aji diharuskan menginap selama 1 minggu. Hasil diagnosa dokter Dik Aji ini mengalami penyakit katup jantung, dan oleh dokter disarankan untuk  dirujuk ke RSU dr.Soedono Madiun untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik. Setelah dibawa ke RSUD Madiun, dokter menyarankan untuk dirujuk ke RSUD Moewardi Solo. Dik Aji ini masih sekolah kelas 4 SD. Bapak Dik Aji bernama Pak Damin (49) yang bekerja sebagai buruh di industri kulit. Penghasilan Pak Damin sebulan  hanya sekitar Rp.1.000.000,- yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anak-anak. Sedangkan ibunya, Bu Rusmiyati  (50) sebagai ibu rumah tangga. Dik Aji adalah 2 bersaudara, kakaknya bernama Dwi. Dwi berusia 15 tahun kelas 3 SMP. Untungnya keluarga ini sudah memiliki Jamkesmas. Keluarga Dik Aji merasa senang bisa bertemu dengan Sedekah Rombongan. Info Dik Aji ini didapat dari salah satu kurir SR. Keluarga Dik Aji  berharap Sedekah Rombongan bisa membantu untuk biaya pengobatan Dik Aji. Bantuan dana dari para sedekaholic sebesar Rp 500.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi selama pengobatan dan kontrol rutin setelah sebelum nya masuk rombongan 897. Keluarga Pak Damin mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 26 April 2017
Kurir : @MawanHananto @ErvinSurvive @Hadi

Pak Aji menderita katup jantung


SUPADMI BINTI SUWARDI (37, Gagal Ginjal) Alamat : Dusun Ngrombo RT. 10/04, Desa Banjarejo,  Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur.
Semenjak diceraikan suaminya Bu Supatmi merantau ke Jakarta bekerja sebagai buruh pabrik, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan biaya sekolah satu anak perempuannya. Pekerjaan ini ditekuni sampai beberapa tahun. Kemudian pada tahun 2013 mengalami sakit maag dan darah tinggi sampai dirawat di RS Jakarta. Karena tak kunjung sembuh akhirnya dibawa pulang dan dirawat di Rsud. Sayidiman Magetan. Penyakitnya tak kunjung sembuh dan pada tahun 2014 oleh dokter Bu Padmi dinyatakan gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah. Sekarang menjalani cuci darah 2 kali seminggu dengan menggunakan fasilitas layanan BPJS kelas 3 di Rsud. Sayidiman Magetan. Kondisi kesehatannya semakin lemah dan tidak dapat untuk bekerja. Selama ini  kebutuhan hidup Bu Padmi menumpang kepada orangtuanya yang tinggal serumah. Keadaan Bu Supatmi sangat membutuhkan uluran tangan Sedekah Rombongan. Santunan awal sebesar Rp 500.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi pengobatan. Bu Padmi sangat terharu dan berterimakasih atas bantuan yang telah disampaikan. Semoga berbalas kesehatan dan rejeki melimpah. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 April  2017
Kurir : @Mawan @Ervinsurvive @RonyPratama @DedyReza @KinantiAwe @Hadi

Bu Padmi menderita gagal ginjal


SUKADI BIN  KASIM (42, glukoma ) Alamat : Dusun Ngrombo RT. 10 /04,  Desa Banjarejo
Kecamatan Panekan,  Kabupaten Magetan  Provinsi Jawa Timur. Sejak sebelum berkeluarga Pak Sukadi bekerja sebagai buruh bangunan, berlanjut saat sudah berkeluarga Pak Sukadi mempunyai seorang istri yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan 2 anak yang masih balita. Sebagai seorang pekerja keras Pak Sukadi telah berhasil membangun rumah untuk keluarganya. Pada tahun 2013 Pak Sukadi jatuh sakit dan dirawat di Rsud. Sayidiman Magetan karena penyakit diabetes. Sepulang dari Rumah sakit menjalani pengobatan alternatif herbal. kondisi kesehatannya semakin menurun dan saat ini kedua matanya tidak dapat melihat. Saat ini Pak Sukadi tidak mampu bekerja, penghasilan keluarga untuk kebutuhan sehari-hari dengan kedua balitanya berasal dari istrinya yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga pada tetangganya.
Keadaan Pak Sukadi sangat membutuhkan uluran tangan Sedekah Rombongan. Berdasarkan hasil survey, akhirnya santunan lepas sebesar Rp. 1.000.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya berobat. Pak Sukadi sekeluarga sangat terharu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan, semoga berbalas beribu kebaikan untuk semua pihak.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 22 April 2017
Kurir : @Mawan @Ervinsurvive @RonyPratama @DedyReza @KinantiAwe @Hadi

Pak Sukadi menderita glukoma


SURADI BIN MAT KASEMIN (60, Sakit mata). Alamat : Dukuh Bendungan, RT 14/2, Desa Sareng, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Pak Suradi adalah seorang bapak yang mempunyai 2 orang anak. Hidup sebagai seorang buruh tani di sebuah desa yang jauh dari keramaian. Sudah 2 tahun lebih Pak Suradi menderita  sakit mata. Awalnya pak Suradi memeriksakan matanya ke Puskesmas dan diberi obat pupuh saja, namun lama kelamaan semakin kabur kalau untuk melihat. Karena semakin kabur kalau untuk melihat, akhirnya pak Suradi memeriksakan matanya tersebut dan di diaknosa kena katarak. Pak Suradi memiliki fasilitas jaminan kesehatan berupa BPJS kelas 3. Dan saat ini masih menjalani pemeriksaan. Sedekah Rombongan memahami dan merasakan  kondisi kesuliatn  yang dialami pak Suradi sekeluarga. Sebelum bertemu Sedekah Rombongan, pak Suradi hanya pasrah dwngan kondisi yang dialaminya itu. Akhirnya santunan awal sebesar Rp 1.000.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya berobat pak Suradi. Pak Suradi  merasa senang sekali, dan mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 26 April  2017
Kurir : @Mawan @Ervinsurvive @Mundiwati

Pak Suradi menderita sakit mata


BASIRAH BINTI JOYOMULYO (56, Biaya hidup). Alamat : Desa Jogodayuh, RT 13/1, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Mbah Basirah adalah seorang nenek yang hidup sebatang kara di sebuah rumah yang berukuran kecil sekali. Di usianya yang sudah tua, mbah Basirah masih harus bekerja keras untuk bisa  bertahan hidup. Dengan menjadi buruh tani sehari-hari, dia harus mencari padi di sawah bekas petani panen (Jawa.ngasak), maka dapurnya masih bisa tetap mengepul untuk sesuap nasi. Sudah lama suaminya meninggal dunia dan memiliki seorang anak yang juga menjadi buruh tani.   Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi dan penderitaan yang dialami mbah Basirah dan anaknya.  Akhirnya bantuan lepas sebesar Rp 500.000 telah disampaikan kepada mbah Basirah untuk membantu biaya hidup sehari – harinya. Mbah Basirah sangat bergembira dan mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan kepadanya. Mbah Basirah mendoakan kepada semua kurir semoga mendapatkan  rizki yang melimpah.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 April 2017
Kurir : @Mawan @Ervinsurvive @Mundiwati

Bantuan biaya hidup


RATRI NOPIDHIANWIDHI (34, Gagal Ginjal). Alamat : Dusun Ngrobyong, RT 13/1, Desa Purworejo, Kecamatan  Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Mas Pipit adalah seorang bapak muda yang sejak tahun 2015  mengalami penyakit gagal ginjal.  Mas Pipit adalah dulunya seorang  karyawan swasta di sebuah pabrik.  Mas Pipit memiliki 1 orang anak, dan saat ini istrinya hamil anak kedua.  Sementara istrinya seorang ibu rumah tangga. Mas Pipit memiliki fasilitas kesehatan berupa BPJS kelas 3.  Seminggu 2 kali harus menjalani cuci darah di RSUD Sudono Madiun. Mas Pipit merasa  sangat kesulitan untuk biaya akomodasi yang harus dijalaninya di setiap hari Selasa dan Jumat. Sebelum bertemu Sedekah Rombongan, setiap cuci darah minta tolong teman untuk dibonceng sepeda motor.  Karena kondisi seperti itu, maka istrinya pulang ke orang tuanya di Lampung. Dan bila sewaktu-waktu sesak nafasnya kambuh saat di rumah, maka istrinya menyediakan obat untung mengurangi sesaknya. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi Mas Pipit. Bantuan titipan dari para Sedekaholic sebesar Rp. 1.000.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi pengobatan sakitnya mas Pipit. Tak lupa mas Pipit mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari sedekaholics yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan. Semoga para sedekaholics dan semua kurir Sedekah Rombongan mendapatkan balasan atas semua kebaikannya, begitu doa keluarga mas Pipit.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25  April  2017
Kurir : @Mawan @Ervinsurvive @Mundiwati

Bu Ratri menderita gagal ginjal


NUR CHOLIS (51, Gagal Ginjal). Alamat :  Desa Banaran, RT 13/1, Kecamatan  Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Pak Nur adalah seorang bapak yang mengalami penyakit gagal ginjal.  Pak Nur adalah dulunya seoran buruh tani.  Pak Nur memiliki 1 orang anak yang sudah menikah.  Sementara istrinya seorang ibu rumah tangga. Selain gagal ginjal, sebelumnya juga terkena diabet, yang akhirnya salah satu kakinya harus diamputasi. Pak Nur memiliki fasilitas kesehatan berupa BPJS kelas 3.  Seminggu 2 kali harus menjalani cuci darah di RSUD Sudono Madiun. Pak Nur merasa  sangat kesulitan untuk biaya akomodasi yang harus dijalaninya di setiap hari Selasa dan Jumat. Sebelum bertemu Sedekah Rombongan, setiap cuci darah pak Nur dibonceng sepeda motor oleh istrinya. Walau kadang hujan turun, demi suaminya, tetap berangkat. Belum lagi, bila sewaktu-waktu sesak nafasnya kambuh saat di rumah, maka istrinya menyediakan tabung oksigen. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi Pak Nur. Bantuanpun titipan para Sedekaholic sebesar Rp. 1.000.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi pengobatan sakitnya pak Nur. Tak lupa Pak Nur mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari sedekaholics yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan.  Semoga para sedekaholics dan semua kurir Sedekah Rombongan mendapatkan balasan atas semua kebaikannya, begitu doa keluarga pak Nur.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 24  April  2017
Kurir : @Mawan @Ervinsurvive @Mundiwati

Pak Nur menderita gagal ginjal


SOINEM BINTI KARJO (74, Biaya hidup). Alamat : Desa Jatisari, RT 6/2, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Mbah Soinem adalah seorang nenek yang hidup sebatang kara di sebuah rumah yang berukuran kecil sekali. Di usianya yang sudah tua, mbah Soinem hanya bisa mengandalkan bantuan dan belas kasihan tetangga dekatnya. Karena mbah Soinem sehari – hari sudah tidak bisa ke mana-mana.  Jadi lebih banyak di atas tempat tidur. Sudah lama suaminya meninggal dunia dan tidak dikaruniai anak. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi dan penderitaan yang dialami mbah Soinem.  Akhirnya bantuan titipan para Sedekaholic sebesar Rp. 500.000 telah  disampaikan kepada mbah Soinem dan digunakan untuk membantu biaya hidup sehari – harinya. Mbah Soinem sangat bergembira dan mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan kepadanya. Mbah Soinem mendoakan kepada semua kurir semoga mendapatkan  rizki yang melimpah.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 11 April 2017
Kurir : @Mawan @Ervinsurvive @Mundiwati

Bantuan biaya hidup


RISFI NOVITASARI (19, Biaya Pendidikan). Alamat :  Desa Prambon,  RT 9/2, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Risfi adalah seorang siswi salah satu SMA yang ada di Kecamatan Dagangan yaitu SMA Bayariyah, kelas XII. Dia termasuk anak yang cukup bagus dalam prestasinya di sekolah, walau keadaan orang tuanya kurang mampu. Risfi tetap semangat untuk belajar demi cita – citanya. Bapaknya yang bekerja sebagai seorang pencari barang bekas (rosok) dan ibunya tidak bekerja, sehingga Risfi harus pandai – pandai menggunakan uang hasil jerih payah bapaknya yang tidak seberapa. Setiap harinya Yuli bila berangkat sekolah sering mencari boncengan temannya karena agak jauh jarak rumah ke sekolahnya. Untuk uang saku setiap hari tidak tentu diberi oleh orang tuanya, kalau bertepatan ada rezeki lebih maka Risfi diberi uang saku, kalau tidak ada maka Risfi  harus menahan diri dan tirakat untuk tidak jajan di sekolah. Menjelang ujian semester 1 kemarinpun, Risfi masih belum bisa melunasi biaya – biaya administrasi, belum lagi sebentar lagi akan menghadapi ujian akhir sekolah, yang juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Kurir Sedekah Rombongan pada saat bertemu Risfi dan orang tuanya  bisa merasakan kondisi yang dirasakan mereka. Sehingga santunan untuk biaya pendidikanpun sebesar Rp. 1.000.000 pun disampaikan kepada Risfi untuk membayar biaya sekolah. Pihak sekolah atas nama Risfi dan keluarga mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal :  5 April  2017
Kurir : @Mawan @Ervinsurvive @Mundiwati

Bantuan biaya pendidikan

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 SUWARNI BINTI ARJO SUWARNO 500,000
2 HANNA AZZAHRA 500,000
3 DALIO BIN JOYO SENTONO 500,000
4 JIHAN FATIN 1,802,228
5 WASTINI BINTI SOKARJO 979,200
6 MTSR JOGJA 5,345,000
7 RSSR JOGJA 34,500,000
8 SAEAN BIN SAMAR 500,000
9 NIKO ADI PRATAMA 866,600
10 MIMI SUPADMI 1,061,400
11 ALI IMRON 1,561,000
12 WIDIA KAMELINA PUTRI 500,000
13 SUGENG CAHYADI PRASETIAWAN 560,000
14 ABDUL ROZAK 500,000
15 ASMONOWATI 500,000
16 BANTUAN SERAGAM UNTUK ANAK YATIM TPQ ANNUR BANSALSARI 1,000,000
17 SUPIYAH BINTI SIRAT 1,000,000
18 MURDI BIN JURI 500,000
19 SAMSUL ARIFIN 500,000
20 LUSIANI BINTI SIKAN 500,000
21 SITI KHOIRIYAH 500,000
22 SUPI BINTI NIJO 500,000
23 ROSITA RIFA’I 2,035,440
24 MUHAMMAD RENO ABDULLAH 1,000,000
25 MAT ALI 690,000
26 SITI MUNAWAROH 3,068,500
27 SURYANI BINTI MADIN 500,000
28 MBAH ASIH 500,000
29 SALIYE BINTI ARUDIN 500,000
30 MBAH RA’ES 500,000
31 SLAMA BINTI CAHYO 500,000
32 MBAH AKMI 500,000
33 SABIK BIN MUGI 500,000
34 SARUMI BINTI TIWAN 1,000,000
35 SAKWI BIN ARTAMO 500,000
36 NYAHAT DARSUS 500,000
37 SUPIYA BINTI KROMORJO 500,000
38 POPI SANTUNAN MUSHOLA 1,000,000
39 WIWIN WINDARIYAH 1,500,000
40 PUTRI SOLEHA 500,000
41 WAHYU DAVID PAMUNGKAS 1,000,000
42 MUSHOLA AL BAROKAH 2,000,000
43 WINDARTI BINTI KASNI 500,000
44 AJI PANGESTU BIN DAMIN 500,000
45 SUPADMI BINTI SUWARDI 500,000
46 SUKADI BIN KASIM 1,000,000
47 SURADI BIN MAT KASEMIN 1,000,000
48 BASIRAH BINTI JOYOMULYO 500,000
49 RATRI NOPIDHIANWIDHI 1,000,000
50 NUR CHOLIS 1,000,000
51 SOINEM BINTI KARJO 500,000
52 RISFI NOVITASARI 1,000,000
Total 80,969,368

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 80,696,368,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 990 ROMBONGAN

Rp. 49,922,418,273,-

Mau bantu Mereka?
Silahkan transfer ke rekening SedekahRombongan

Bank BCA a/c 84655-23456
Bank Mandiri a/c 137-00111-0011-8
Bank Syariah Mandiri a/c 4111-4111-45
Bank Muamalat a/c 532-000-6666
a/n Sedekah Rombongan

Takkan berkurang harta yang disedekahkan. Ia justru akan bertambah..bertambah dan bertambah...


Comments are closed.