Rombongan 974

Sesungguhnya sedekah seseorang walau hanya sesuap, akan dikembangbiakkan oleh-Nya seperti gunung, maka bersedekahlah.
Posted by on March 25, 2017

MUHAMAD WILDAN AFANI (1, Atresia Ani Atresia). Alamat : Desa Lambanggelun, RT 1/1, Kec. Paninggaran, Kab. Pekalongan, Prov. Jawa Tengah. Pada tanggal 9 Mei 2016 lalu, lahir seorang bayi laki-laki bernama Wildan. Semua keluarga gembira menyambut kelahiran Wildan. Namun, tiba-tiba kabar kurang menyenangkan datang dari dokter yang penangani persalinan ibu Wildan. Saat itu dokter menjelaskan bahwa Wildan lahir dengan kondisi tidak normal. Wildan memiliki kelainan pada saat lahir yaitu atresia ani atau yaitu tidak memiliki anus. Dokter menjelaskan bahwa Wildan harus menjalani operasi supaya memiliki anus. Tetangga sekitar yang mengetahui kondisi tersebut kemudian secara sukarela membantu agar Wildan bisa segera operasi. Operasi tahap satu pun dilakukan yaitu pembuatan colostomi (anus buatan) di perut kiri sebagai jalan pembuangan tinja sementara yang dilakukan di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Setelah operasi tahap satu selesai, Wildan harus menjalani operasi tahap dua yaitu pembuatan anus diusia 6 bulan. Namun operasi tersebut belum bisa dilakukan saat Wildan berusia 6 bulan. Orang tua Wildan yaitu Pak Nasib Sugiono (22) yang tidak memiliki pekerjaan tetap dan Bu Titi Murni (21) hanyalah ibu rumah tangga biasa merasa tidak mampu dengan biaya transportasi yang harus mereka siapkan. Pak Nasib dan Bu Titi Saat itu Pak Nasib seakan-akan menyerah. Meskipun biaya pengobatan telah dijamin oleh fasilitas kesehatan yang telah dimiliki yaitu BPJS PBI Kelas III. Hingga akhirnya tim kurir #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga Pak Nasib. Tim kurir #SedekahRombongan sepakat untuk mendampingi proses pengobatan Wildan. Serangkaian tindakan medis di RSUP Dr. Kariadi telah selesai dilakukan dan Wildan sudah menjalani operasi tahap dua. Saat ini Wildan sedang menjalani kontrol rutin di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Bantuan ini ditujukan untuk membantu biaya akomodasi selama di Semarang. Santunan sebelumnya sudah pernah diberikan dan terdapat dalam rombongan 952.

Jumlah Bantuan : Rp. 800.000​,-
Tanggal : 27 Januari 2017​
Kurir : @indrades @idaiddo @DiyahSumanti @DiahPertiwi1110

Wildan menderita atresia ani


RASIYEM BINTI KASIM (42, Kanker Rahang). Alamat : Dukuh Jumbleng, RT 5/4, Kel. Sojomerto, Kec. Gemuh, Kab. Kendal, Prov. Jawa Tengah. Pada tahun 2014 lalu, Bu Rasiyem merasakan sakit gigi, kemudian timbul benjolan di rahang kanannya. Kemudian, Bu Rasiyem berobat ke dokter praktek di desa. Oleh dokter disarankan ke RSI di Kendal. Dua hari setelah berobat, rasa sakitnya makin hebat lalu dirujuk ke RSUD Tugurejo Semarang. Di RSUD Tugurejo Semarang dilakukan operasi cabut gigi kiri dan kanan.Berdasarkan pemeriksaan awal, dicurigai ada keganasan. Namun karena merasa sudah membaik, pengobatan tidak dilanjutkan.Padahal dokter telah menyarankan untuk operasi. Pada awal tahun 2015, Sakit yang diderita Bu Rasiyem semakin parah. Kondisi tubuh juga semakin menurun. Kemudian Bu Rasiyem menjalani kontrol rutin di RSUD Tugurejo Semarang. Setelah menjalani kontrol rutin selama 3 bulan, pengobatan Bu Rasiyem kembali terhenti karena tidak adanya biaya untuk bolak-balik ke Semarang. Bu Rasiyem telah memiliki jaminan kesehatan JKN-KIS PBI. Bu Rasiyem yang masih memiliki 3 tanggungan anak memilih untuk mengobati lukanya dengan obat-obatan tradisional. Alhamdulillah pada bulan Juni 2016 tim kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bu Rasiyem. Dan kurir sepakat untuk mendampingi proses pengobatan Bu Rasiyem. Saat ini Bu Rasiyem dapat melanjutkan pengobatannya kembali di RSUD Tugurejo Semarang. Karena penyakitnya sudah semakin parah, dokter menyarankan Bu Rasiyem untuk menjalani kemoterapi. Saat ini Bu Rasiyem telah menyelesaikan kemoterapi yang ke-8. Selain itu, dokter juga memutuskan untuk melakukan tindakan penyinaran terhadap Bu Rasiyem. Saat ini Bu Rasiyem sudah melakukan pengukuran topeng untuk persiapan tindakan penyinaran. Santunan diberikan kepada Bu Rasiyem untuk biaya akomodasi. Santunan sebelumnya sudah pernah diberikan dan terdapat dalam rombongan 952.

Jumlah Bantuan : Rp. 722.575,-
Tanggal : 26 Januari 2017
Kurir : @indrades @idaiddo @rishafaiq @DiahPertiwi1110

Bu Rasiyem menderita kanker rahang


MUHAMMAD SYAFIK (27, MANDIBULA + TBC). Alamat : Krapyak Kidul, Gg. 6 No. 28, RT 4/1, Kec. Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Prov. Jawa Tengah. Gejala penyakitnya berawal pada mei 2016, ketika ia mulai merasakan sakit pada bagian pipi sebelah kiri. Awalnya ia menduga hanya sekedar sakit gigi biasa. Namun lama kelamaan jadi muncul benjolan yang tiap hari dirasa semakin membesar pada bagian rahang bawah pipi kirinya. Karena dirasakan benjolan nya tak kunjung mengecil, Orang tua nya mengantarnya periksa ke RSUD Keraton, dari hasil periksa diketahui bahwa Syafik terdiagnosa penyakit Kelenjar Getah Bening (Mandibula), Ia juga sempat dibawa periksa ke klinik Lab. Cikalsari, dan dari hasil CT-SCAN Syafik juga terdiagnosa penyakit TBC. Namun lantaran Syafik tidak bersedia dirawat di rumah sakit, akhirnya pihak keluarga memilih untuk berobat jalan di rumah dengan pengobatan alternatif. Kini delapan bulan berlalu, dan kondisi Syafik semakin memburuk, tubuhnya jadi kurus tak berdaya terkapar di tempat tidur, benjolan yang awal nya di rahang semakin membesar dan turun ke leher dan menjadi berlubang dan pecah menjadi luka yang setiap hari mengeluarkan cairan . Ayah Syafik, M. Sachur (50) adalah seorang buruh kuli batik dan ibunya, Nisfiyah (46) sehari-hari bekerja sebagai buruh jahit di rumah. Bapak M. Sachur masih memiliki 1 orang tanggungan. Sampai saat ini orang tua nya hanya bisa merawat Syafik di rumah dengan berobat jalan semampunya. Maklum saja mereka tidak memiliki simpanan untuk biaya berobat dan fasilitas jaminan kesehatan. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan mereka, bantuan awalpun disampaikan untuk membantu biaya pengobatan. Semoga Syafik segera sembuh dan bisa beraktifitas seperti semula.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 20 Januari 2017
Kurir : @indrades @jummhann @nellasari @DiahPertiwi1110

Syafik menderita mandibula + TBC


MIFTAHUL JANAH (37, Kanker Ovarium). Alamat : Desa Pesindon, Gang 1 No 4, RT 2/12, Kec. Pekalongan Barat, Kab. Pekalongan, Prov. Jawa Tengah. Awalnya bulan november 2016, Bu Mifta mengeluh merasakan nyeri di perut bagian bawah. Kemudian  Bu Mifta dibawa ke Puskesmas Bendan dan diagnosa sakit maag. Namun sakit nyeri yang dirasakan tidak kunjung sembuh bahkan perut Bu Mifta semakin hari semakin membesar. Bu Mifta periksa ke Klinik Gadjah Mada Bendan untuk melakukan USG dan hasil USG memperlihatkan adanya benjolan di ovarium Bu Mifta. Bu Mifta dirujuk ke RSUD Bendan Pekalongan untuk penanganan lebih lanjut. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter mendiagnosa bahwa Bu Mifta menderita kanker ovarium atau dalam bahasa awam dikenal sebagai kanker indung telur. Bu Mifta dijadwalkan untuk menjalani operasi penggangkatan kanker. Operasi tersebut dilakukan di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Bu Mifta yang kesehariaanya sebagai penjaga toko dan berpenghasilan sedikit. Bu Mifta memutuskan untuk tidak melanjutkan pengobatan. Bu Mifta memiliki tanggungan satu anak yang masih sekolah. Bu Mifta telah memiliki fasilitas kesehatan yaitu JKN – KIS Mandiri Kelas III. Alhamdulillah, pada awal bulan Desember 2016 kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bu Mifta. Dan selanjutnya Bu Mifta menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan. Setelah menjalani kontrol rutin dan penyedotan cairan di perut dan kaki, pada tanggal 30 Januari 2017 Bu Mifta menjalani operasi kanker ovarium di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Bantuan dari Sedekaholics ditujukan untuk Bu Mifta dan keluarga untuk membantu biaya akomodasi saat pengobatan di Semarang. Santunan sebelumnya sudah diberikan dan terdapat dalam rombongan 952.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 23 Januari 2017
Kurir : @indrades @idaiddo  @awwalufikafaela  @DiahPertiwi1110

Bu Mifta menderita kanker ovarium


RATEMI BINTI SAMSURI (50, Kanker Kelenjar Tiroid). Alamat : Temenggungan, RT 2/6 Sumberejo, Kec. Kaliwungu, Kab. Kendal, Prov. Jawa Tengah. Pada awal tahun 2016 Bu Ratemi sering mengalami pusing, namun tidak begitu dihiraukan oleh beliau, hanya berobat ke puskesmas terdekat dan diberi obat pusing. Lalu timbul benjolan kecil di pelipis wajahnya yang semakin hari ukurannya semakin membesar. Kemudian Bu Ratemi memeriksakan keluhannya di RSUD Soewondo Kendal, dokter mendiagnosa Bu Ratemi menderita tumour facial dan dijadwalkan operasi pada bulan April 2016. Setelah menunggu beberapa minggu, Bu Ratemi menjalani operasi dan kondisinya membaik. Namun pada pertengahan Mei 2016, kondisi Bu Ratemi kembali  memburuk dan dibawa berobat ke RSUD Soewondo Kendal. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ditemukan benjolan juga pada bagian bawah leher, lalu pihak RSUD Soewondo Kendal memberikan rujukan ke RSUD Tugurejo Semarang. Berdasarkan pemeriksaan di RSUD Tugurejo, Bu Ratemi didiagnosa menderita kanker kelenjar tiroid. Pada 11 Juni 2016, Bu Ratemi kembali menjalani operasi di RSUD Tugurejo. Semua biaya untuk pemeriksaan dan operasi telah dicover oleh fasilitas JKN – KIS Mandiri Kelas III yang dimiliki Bu Ratemi. Namun, adapun kendala yang dihadapi Bu Ratemi adalah biaya akomodasi untuk kontrol ke rumah sakit karena suaminya yaitu Pak Suwandi (54) bekerja sebagai teknisi listrik serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu dan Bu Ratemi hanyalah seorang ibu rumah tangga. Bu Ratemi masih memiliki tanggungan anak ketiga yang masih berusia 13 tahun. Hingga pada tanggal 13 Juni 2016 atas ijin Allah kurir #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga Bu Ratemi dan sepakat untuk mendampingi proses pengobatan Bu Ratemi.  Setelah dua kali diberikan tetes tyroid, dokter menyampaikan bahwa dari bagian leher ke bawah, Bu Ratemi sudah bersih dari sel kanker. Namun untuk memastikannya, dokter di RSUP Dr. Kariadi menyarankan Bu Ratemi menjalani CT-Scan seluruh tubuh untuk mengetahui perkembangan sel kankernya, termasuk untuk mengetahui penyebab benjolan di bagian pelipisnya. Saat ini Bu Ratemi telah menjalani CT-Scan dan sedang menunggu hasilnya. Santunan disampaikan untuk membantu biaya akomodasi selama berobat di Semarang. Santunan sebelumnya sudah pernah diberikan dan terdapat dalam rombongan 948.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Januari 2017
Kurir : @indrades @idaiddo @ThikaNugrahini @DiahPertiwi1110

Bu Ratemi menderita kanker kelenjar tiroid


MAGHFIROH BINTI YUNAN PURNOMO (6, Hydrocephalus + Kelainan Struktur Wajah). Alamat : Ds. Godong, RT 3/ 1, Kec. Wonopringgo, Kab. Pekalongan, Prov. Jawa Tengan. Dik Maghfiroh sudah mengalami kelainan terutama pada struktur wajah dan tempurung kepalanya sejah lahir. Beberapa hari setelah kelahiran Dik Maghfiroh langsung dibawa ke RSUP Dr. Kariadi Semarang atas rujukan rumah sakit daerah setempat. Kurang lebih sekitar satu bulan Dik Maghfiroh dirawat secara intensif di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Ayah Maghfiroh yaitu Bapak Yunan Purnomo (45) sebagai buruh serabutan dan Ibu Nur Alfiana (42) sebagai ibu rumah tangga. Penghasilan yang tidak menentu membuat Bapak Purnomo kesulitan biaya transportasi pulang pergi ke Semarang. Meskipun semua biaya pengobatan sudah dicover oleh fasilitas kesehatan yang dimiliki yaitu JKN – KIS PBI. Pada awal 2014 tim kurir #SedekahRombongan bertemu dengan keluarga Maghfiroh. Kurir sepakat untuk mendampingi proses pengobatan Maghfiroh. Saat ini Maghfiroh sedang menjalani kontrol rutin di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Mohon doanya semoga Maghfiroh lekas sembuh. Santunan disampaikan untuk membantu biaya akomodasi selama berobat. Santunan sebelumnya sudah pernah diberikan dan terdapat dalam rombongan 952.

Jumlah Bantuan : Rp. 786.000,-
Tanggal : 20 Januari 2017
Kurir : @indrades @idaiddo @auliarahman04 @DiahPertiwi1110

Maghfiroh menderita hydrocephalus + kelainan struktur wajah


NUR HIKMAH (27, Patent Ductus Arteriosus). Alamat : Desa Karang Mulya, RT 4/4,  Kec. Suradadi, Kab. Tegal, Prov. Jawa Tengah. Awalnya, di bulan mei 2016, Nur Hikmah pernah bekerja di pabrik konveksi selama 2 bulan di Jakarta. Selama bekerja, Nur Hikmah sering mengalami batuk-batuk serta sesak napas. Batuk sering muncul saat Nur Hikmah kelelahan saat bekerja. Seringkali juga tangan dan kakinya berkeringat dingin dan muncul bintik-bintik kebiruan. Satu bulan yang lalu Nur hikmah berobat di puskesmas Jatibogor dan dicurigai terdapat kelainan jantung bawaan. Sehingga Nur Hikmah dirujuk ke RSUD Kardinah Tegal dan dilakukan echocardiografi. Dari hasil pemeriksaan didapatkan bahwa Nur Hikmah mengalami kelainan jantung bawaan yaitu Patent Ductus Arteriosus (PDA) dan harus dirujuk ke pelayanan kesehatan yang lebih tinggi yaitu RSUP Dr. Kariadi Semarang untuk dilakukan tindakan selanjutnya. Nur Hikmah merasa kebingungan dengan hal ini, karena Nur Hikmah adalah seorang anak yang menjadi tulang punggung keluarganya. Ibunya telah meninggal dan sekarang harus bertanggung jawab mengurusi ayahnya. Keterbatasan biaya membuat pengobatan Nur Hikmah tidak dilanjutkan. Alhamdulillah, pada awal Agustus 2016, tim kurir  Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Nur Hikmah. Saat ini Nur Hikmah telah menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan area Semarang dan telah memiliki fasiltas kesehatan berupa JKN – KIS Mandiri Kelas III. Nur Hikmah melanjutkan pengobatan di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Saat ini Nur Hikmah sedang menjalani kontrol rutin untuk persiapan operasi pada bulan maret 2017. Santuan disampaikan untuk membantu biaya akomodasi Nur Hikmah selama di Semarang. Santunan sebelumnya sudah pernah diberikan dan terdapat dalam rombongan 948.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Januari 2017
Kurir : @indrades @idaiddo @mbakipa @DiahPertiwi1110

Nur menderita patent ductus arteriosus


DEWI APRIANA (36, Tuberculosis). Alamat : Tambak Aji, RT 1/8, Kec. Ngaliyan, Kota  Semarang, Prov. Jawa Tengah. Bu Dewi sudah menderita Tuberculosis sejak kecil, namun penyakit tersebut tidak pernah kambuh. Tuberculosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh kuman Mycrobacterium tuberculosis. Setelah menikah, penyakit tersebut kambuh sehingga mengharuskan beliau kontrol rutin ke rumah sakit. Beberapa tahun kemudian, penyakit tersebut semakin parah. Tubuh beliau melemah dan nafas beliau sesak sampai beliau harus membutuhkan selang oksigen setiap hari untuk membantu beliau bernafas. Ditengah kondisi tubuhnya yang melemah, kondisi rumah tangganya juga melamah. Beliau bercerai dengan sang suami. Hal ini mengharuskan beliau bekerja seorang diri untuk membiayai hidupnya, hidup anak-anaknya, dan membiayai pengobatannya. Untuk itu beliau bekerja sebagai buruh pabrik konveksi. Namun, karena kondisinya semakin lemah, beliau sudah tidak bisa bekerja lagi. Pada awal tahun 2017, kondisi tubuhnya benar-benar lemah. Beliau memeriksakan diri ke RSUP Dr. Kariadi Semarang dengan menggunakan fasilitas kesehatan JKN-KIS PBI yang beliau miliki. Dokter menyarankan bahwa beliau harus menjalani rawat inap. Setelah tiga minggu beliau menjalani rawat inap, beliau diperbolehkan pulang. Namun, ketika pulang, beliau mengalami sesak nafas. Akhirnya, beliau dibawa ke RSUP Dr. Kariadi Semarang kembali. Saat ini beliau sedang menjalani rawat inap di ruang isolasi RSUP Dr. Kariadi Semarang. Dokter mengatakan bahwa beliau boleh pulang dan menjalani perawatan di rumah jika di rumah tersedia tabung oksigen. Namun, beliau tidak mampu membeli tabung oksigen karena sekarang beliau sudah tidak bekerja. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga Bu Dewi. Santunan disampaikan untuk membantu pembelian tabung oksigen.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.300.000,-
Tanggal : 17 Januari 2017
Kurir : @indrades @idaiddo @fatkhiyaah @DiahPertiwi1110

Dewi menderita tuberculosis


NGATINI BINTI AMIR (36, Tumor Dagu). Alamat : Dusun Ngaliyan RT 03/13 Kel. Kalongan, Kec. Ungaran Timur, Kab. Semarang, Prov. Jawa Tengah. Sepuluh tahun yang lalu, sekitar tahun 2004, Bu Ngatini awalnya memiliki keluhan sakit gigi, kemudian muncul benjolan kecil di area dagunya. Benjolan tersebut semakin lama semakin membesar. Saat itu, Bu Ngatini diantar periksa ke RSUP Dr. Kariadi Semarang oleh tetangganya yang bekerja sebagai perawat di RSUP Dr. Kariadi. Bu Ngatini divonis terkena tumor dagu jinak oleh dokter dan harus dilakukan operasi. Menurut dokter meskipun tumor tersebut jinak namun apabila tidak diambil maka semakin lama akan semakin besar dan akan mengganggu kegiatan sehari-hari Bu Ngatini. Namun karena jarak dari rumah beliau menuju RSUP Dr. Kariadi Semarang yang cukup jauh, terlebih dengan kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan sampai sekarang belum dilakukan operasi pengangkatan tumor padahal tumor dagunya sudah sangat besar. Bu Ngatini bekerja di sebuah perumahan sebagai buruh bagian merawat taman. Suami Bu Ngatini, Pak Kuat dahulu bekerja sebagai kernet truk di Sumatra namun sekarang hanya  bekerja serabutan di rumah. Bu Ngatini masih mempunyai tanggungan 2 anak yang masih kecil dan bapak mertua yang sudah lansia. Saat ini Bu Ngatini sudah memiliki  fasilitas BPJS PBI Kelas III  yang dibuatkan oleh perangkat desa setempat. Karena faktor kurangnya pengetahuan sehingga Bu Ngatini memerlukan pendampingan dalam proses pengobatan. Serta dibutuhkan banyak biaya transportasi mengingat jarak rumah dengan RSUP Dr. kariadi sangat jauh. Tanggal 27 Januari 2016 Tim #SedekahRombongan bertemu dengan Bu Ngatini, setelah melakukan obrolan panjang akhirnya tim kurir sepakat untuk mendampingi pengobatan Bu Ngatini.  Pada tanggal 4 Februari 2016, atas rujukan dari RSUD Ungaran, Bu Ngatini melakukan kontrol pertama di RS Tugu Semarang dengan dampingan tim #SedekahRombongan di Poli Onkologi. Karena kondisi tumornya yang sudah sangat besar dan sudah menyerang rahang, dokter menyarankan untuk segera dilakukan operasi dengan resiko Bu Ngatini akan kehilangan semua gigi bagian bawahnya sebab rahang bawah harus diganti dengan pen. Dan Bu Ngatini bersedia dengan resiko tersebut. Karena keterbatasan alat di RS Tugu, Bu Ngatini dirujuk ke RSUP Dr. Kariadi Semarang. Alhamdulillah, tanggal 28 April 2016, Bu Ngatini menjalani operasi pengangkatan tumor di RSUP Dr. Kariadi Semrang. Operasi berjalan dengan lancar dan saat ini Bu Ngatini sedang dalam masa pemulihan pasca operasi di RSDK. Selang bantu makan sudah dilepas tanggal 25 Mei 2016. Alhamdulilah saat ini, Bu Ngatini sudah bisa menutup mulutnya dengan sempurna dan memakan makanan biasa yang teksturnya lunak. Bu Ngatini menjalankan kontrol rutin dua minggu sekali untuk memeriksa luka jahitan setelah operasi. Tanggal 16 Desember 2016, Bu Ngatini menjalani operasi untuk menyempurnakan jahitan di pipi sebelah kiri. Alhamdulillah, operasi berjalan lancar dan saat ini sudah diperbolehkan pulang dari RSUP Dr. Kariadi dan melakukan pengobatan rawat jalan. Bu Ngatini melakukan kontrol rutin satu bulan sekali. Kondisi Bu Ngatini semakin membaik, #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan untuk membantu biaya akomodasi selama Bu Ngatini menjalani pengobatan di Semarang. Mohon doanya semoga Bu Ngatini lekas sembuh dan dapat beraktivitas seperti semula. Santunan sebelumnya sudah pernah diberikan dan terdapat dalam rombongan 952.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 17 Januari 2017
Kurir : @indrades @idaiddo @lianhumaira @DiahPertiwi1110

Bu Ngatini menderita tumor dagu


YULI HIDAYATI (38, Kanker Usus). Alamat : Jalan Durian Gang Anggur 2 No. 12, RT 4/6, Kel. Kraton, Kec. Tegal Barat, Kab. Tegal, Prov. Jawa Tengah. Pada bulan Juli 2016, Bu Yuli mengalami  susah BAB yang disertai keluar darah dan terasa sakit. Keluarga pernah membawa Bu Yuli ke Klinik setempat, diagnosa awal terkena ambeien, akan tetapi kondisi Bu Yuli mulai mengkhawatirkan ketika badan Bu Yuli semakin lemas dan disertai pendarahan yang tidak kunjung berhenti. Akhirnya Bu Yuli dibawa ke RSUD Kardinah Tegal. Dokter mendiagnosa bahwa Bu Yuli menderita kanker usus. Kemudian dokter merujuk Bu Yuli ke RSUP Dr. Kariadi Semarang untuk mendapat perawatan lebih intensif. Bu Yuli merasa keberatan karena tidak ada biaya untuk transportasi ke Semarang. Bu Yuli yang kesehariannya sebagai ibu rumah tangga dan suami Bu Yuli yang hanya bekerja sebagai buruh jahit tidak memiliki banyak simpanan untuk baiya transportasi. Bu Yuli juga masih memiliki tanggungan 4 anak yang masih sekolah. Saat ini Bu Yuli memiliki jaminan kesehatan yaitu JKN – KIS Mandiri Kelas III. Alhamdulillah atas izin Allah SWT, pada pertengahan Oktober 2016, kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga Bu Yuli. Bu Yuli kemudian dibawa ke Semarang untuk menjalani pengobatan lanjutan di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Setelah menjalani serangkaian tindakan medis, Bu Yuli kemudian menjalani operasi saluran anus. Alhamdulillah operasi berjalan lancar. Saat ini, kondisi Bu Yuli semakin membaik pasca operasi. Setelah kontrol pasca operasi, Bu Yuli dianjurkan untuk menjalani program kemoterapi pada bulan Februari 2017. #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan untuk membantu biaya akomodasi selama pengobatan di Semarang. Santunan sebelumnya sudah pernah diberikan dan terdapat dalam rombongan 948.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 Januari 2017
Kurir : @indrades @idaiddo @eka @DiahPertiwi1110

Bu Yuli menderita kanker usus


ALFAN TAUFIQU (11, Kanker Kelenjar Getah Bening). Alamat : Desa Kasepuhan, Kec. Batang Kab. Batang, Prov. Jawa Tengah. Pada awal 2014 lalu, Alfan mengeluhkan sakit pada leher. Selang beberapa hari muncul benjolan pada leher dan beberapa bagian lainnya. Orang tua Alfan membawa ke rumah sakit daerah setempat untuk memperoleh pemeriksaan lebih lanjut. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter mendiagnosa bahwa Alfan menderita kanker kelenjar getah bening dan harus segera dioperasi. Kemudian Alfan menjalani beberapa tahap operasi. Namun setelah dilakukan beberapa operasi, benjolan tersebut kembali tumbuh dan membesar. Dokter merujuk Alfan ke RSUP Dr. Kariadi Semarang untuk menjalani perawatan lebih intensif. Ayah Alfan yaitu Bapak Akhmad Sobirin (35) yang bekerja sebagai buruh serabutan dan Ibu Alfan yaitu Ibu Eni Linda Wati (36) sebagai ibu rumah tangga. Bapak Sobirin merasa kesulitan apabila harus berobat ke Semarang. Hal ini disebabkan tidak ada biaya transportasi pulang pergi ke Semarang. Alfan sudah memiliki fasilitas kesehatan yaitu JKN – KIS PBI. Bapak Sobirin masih memiliki 1 tanggungan anak yang masih balita. Hingga akhirnya pada bulan November 2014, kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Alfan dan membawanya ke Semarang untuk melakukan pengobatan di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Saat ini Dik Alfan dalam tahap observasi oleh tim dokter di RSUP Dr. Kariadi Semarang dan belakangan diketahui ada kelainan juga pada Limfa. Dengan adanya benjolan pada limfa maka Alfan harus menjalani kemoterapi. Kemoterapi tahap pertama dinyatakan telah selesai. Saat ini Dik Alfan sedang menjalani kemoterapi tahap ke dua siklus ke delapan di RSUP Dr Kariadi Semarang. Dan dilakukan penyinaran MRI, hasilnya benjolan pada Limfa sudah tidak ada. Dilanjutkan kontrol rutin tiap 2 minggu sekali di RSUD DR. Kariadi. Bantuan ini ditujukan untuk membantu biaya akomodasi Dik Alfan dan keluarga selama pengobatan di Semarang. Bantuan sebelumnya terdapat pada rombongan 899.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 13 Januari 2017
Kurir : @indrades @idaiddo @Qiiyu @DiahPertiwi1110

Alfan menderita kanker kelenjar getah bening


RIKA MAELANI (25, Tuberculosis Tulang). Alamat: Kp. Krajan, RT 1/1, Desa Ciptasari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Ibu Rika adalah pasien dampingan Sedekah Rombongan asal Kabupaten Karawang. Ibu dua orang putri ini, menderita kelumpuhan sejak tahun 2013. Berbagai upaya dilakukan demi kesembuhannya selama 2 tahun namun belum membuahkan hasil, hingga Ibu Rika dan keluarganya pun pasrah menerima keadaan. Setahun lalu Ibu Rika berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang, kemudian Dokter merujuknya ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Menjalani pemeriksaan di RSHS Bandung, Ibu Rika dinyatakan positif mengidap Tuberculosis Tulang. Ibu Rika yang berharap kesembuhannya melalui jalan operasi,  sampai saat ini masih harus sabar menunggu mendapat jadwal antrian yang diberikan RSHS Bandung dikarenakan padatnya jadwal pasien. Beliau sampai saat ini masih mengonsumsi obat dan disarankan untuk terus menggunakan korset khusus guna menyangga tulang belakangnya. Bu Rika yang sempat melepas rindu bertemu kedua putrinya di kampung halaman Kabupaten Karawang, kini telah kembali ke Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Bandung, untuk memudahkannya melakukan kontrol ke RSHS Bandung. Suami Ibu Rika, Bapak Andi Nugroho (37) sehari-hari mendampingi istrinya di RSSR Bandung sehingga tidak dapat mencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarga. Sedang sehari-hari kedua putrinya yang masih kecil dititipkan keluarga di Karawang. Untuk biaya pengobatannya, beliau menggunakan jaminan kesehatan JKN-KIS PBI, namun untuk memenuhi biaya kebutuhan sehari-hari masih banyak kekurangan. Kurir Sedekah Rombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk meringankan beban Ibu Rika membeli diapers dan bekal selama berada  di rumah singgah. Semoga Ibu Rika bersabar menanti tindakan operasi, kembali sehat dan cepat berkumpul kembali dengan anak-anaknya. Bantuan Sebelumnya masuk ke dalam Rombongan 956.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 27 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @zerinabanu @cucudjuanda@etydewi2

Rika menderita tuberculosis tulang


ALFARIZI BIN BURHANUDDIN (3 bulan, wajah dan kulit kepala bisul bernanah). Alamat Desa Pakuli Kec. Gumbasa Kabupaten Sigi Propinsi Sulawesi Tengah. Awalnya sekitar sebulan yang lalu adik Alfarizi mengalami bintik-bintik merah, yang lama kelamaan terus menyebar di sekitar wajah dan kulit kepala. Setiap kali bintik tersebut pecah maka bermunculan kembali bintik merah ditempat lain, sehingga membuat adik Alfarizi terus menangis dan sulit untuk tertidur manahan perih. Saat ini bintik merah tersebut semakin menyebar dan telah bernanah. Sehingga kedua orang tua segera membawa adik Alfarizi di rumah sakit Anutapura Palu guna pemeriksaan lebih lanjut setelah sebelumnya dirawat di Puskesmas Pakuli kabupaten Sigi. Adik Alfarizi merupakan anak dari Bapak Burhanuddin (37) yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan, dan Ibu bernama Nirmala (32) sebagai Ibu rumah tangga. Saat ini adik Alfarizi belum memiliki jaminana kesehatan dalam bentuk apapun.
Sedekah rombongan melakukan pendampingan dan alhamdulillah kurir sedekah rombongan segera menyampaikan bantuan ke-2 guna membantu meringankan biaya berobat bagi adik Alfarizi. Sebelumnya bantuan pertama terdapat dalam rombongan 965.

Jumlah bantuan   : Rp. 1.195.000, –
Tanggal          : 28 Februari 2017
Kurir            : Rasyid @Tati, Syarif  dan Fitri

Alfarizi menderita wajah dan kulit kepala bisul bernanah


NURLIKA BINTI IRWAN LABANGSA (21, patah tulang rahang). Alamat Desa Palam Kecamatan Tinagkung Kabupaten Banggai Kepulauan Propinsi Sulawesi Tengah. Nurlika mengalami kecelakaan sehingga menyebabkan patah pada bagian rahang dan telinga mengeluarkan cairan. Saat ini Nurlika dirawat di rumah sakit umum Undata Palu kamar teratai kelas 3. Menurut keterangan dari dokter agar Nurlika segera dilakukan operasi agar tidak mengalami cacat. Nurlika merupakan anak dari bapak Irwan Labangsa (45) yang sehari-hari bekerja sebagai penjual ikan di kampung. Sedangkan ibu bernama Rawati Labangsa (36) sebagai ibu rumah tangga. Nurlika masih kuliah di Universitas Tadulako Palu dan hanya tinggal di rumah kos di palu. Dan hingga saat ini Nurlika belum memiliki jaminan kesehatan dalam bentuk apapaun.
Sedekah rombongan segera bergerak menuju rumah sakit setelah memperoleh informasi tersebut. Dan alhamdulillah kurir sedekah rombongan segera menyampaikan titipan dari para sedekaholic guna membantu meringankan biaya berobat bagi Nurlika.

Jumlah bantuan   : Rp. 1.000.000, –
Tanggal          : 9 Maret 2017
Kurir            :  Rasyid @Khairuraziq

Nurlika menderita patah tulang rahang


ABDUL AHAD BIN SIAMA (2 bulan, Tumor). Alamat Jalan Lando Desa Kalukubula Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Propinsi Sulawesi Tengah. Adik Ahad menderita tumor sejak lahir di bagian kiri bawah telinga. Sewaktu masih bayi dokter belum melakukan operasi pengangkatan tumor tersebut karena alasan medis. Saat ini tumor tersebut terus membesar sehingga dokter menyarankan untuk bisa segera dilakukan operasi di rumah sakit di Makassar. Adik Ahad merupakan anak kedua dari Bapak Siama (46) yang sehari-hari bekerja sebagai pembuat batu merah dan Ibu bernama Runawati (38) sebagai ibu rumah tangga. Kakak Ahad yang berumur 6 tahun saat ini juga mendertita autis. Dikarenakan kendala ekonomi yang dialami oleh adik Ahad, maka hingga saat ini keluarga belum memutuskan untuk membawa Adik Ahad ke Makassar sebagaimana saran dari dokter. Disamping itu pula Adik Ahad belum memiliki jaminan kesehatan dalam bentuk apapun.
Sedekah rombongan segera bergerak menuju kediaman adik Ahad setelah memperoleh informasi tersebut. Dan Alhamdulillah kurir sedekah rombongan segera menyampaikan titipan dari para sedekaholic guna membantu meringankan biaya berobat bagi adik Ahad.

Jumlah bantuan   : Rp. 1.000.000, –
Tanggal                : 15 Maret 2017
Kurir                    : Rasyid @Tati dan Mega

Abdul menderita tumor telinga


MTSR SURABAYA (L 1182 E, Biaya Operasional Februari 2017). Pada tahun 2015, Sedekah Rombongan dihubungi oleh salah satu pengusaha di Surabaya dan mengabarkan bahwa beliau akan menyedekahkan satu buah unit mobil untuk dijadikan ambulan. Lalu mobil tersebut langsung diberikan kepada kami. Mobil ini selanjutnya kami gunakan sebagai Mobil tanggap Sedekah rombongan (MTSR) wilayah Surabaya yang berfungsi mengantar jemput para pasien Sedekah Rombongan dari Rumah Singgah Sedekah Rombongan Surabaya ke rumah sakit di Surabaya utamanya RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Selain itu, MTSR juga sering mengantar jemput para pasien yang berada di luar kota Surabaya untuk melakukan pengobatan di rumah sakit Surabaya. Dengan adanya Mobilitas MTSR di wilayah Surabaya dan sekitarnya, kebutuhan untuk bensin, tol, servis dan biaya operasional lainnya pun dibutuhkan agar mobilitas MTSR dalam hal mengantar pasien Sedekah Rombongan di wilayah Surabaya dan sekitarnya dapat berjalan optimal. Biaya operasional kali ini digunakan untuk biaya service rutin, gaji driver, biaya bahan bakar, biaya tol dan transportasi pasien. Laporan keuangan operasional MTSR ini sebelumya tercatat pada rombongan 967. Semoga MTSR bisa terus bermanfaat membantu para dhuafa dalam melakukan ikhtiar pengobatan ke rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp 6.133.500,-
Tanggal : 28 Februari 2017
Kurir : @Wahyu_CSD @MasKhus1027 @EArynta

Biaya operasional Februari 2017


SUGITO BIN KASENI (51, Tumor Pipi). Alamat : Dusun Gragalan, RT 1/1, Desa Soso, Kec. Gandusari, Kab. Blitar, Jawa Timur. Pada awalnya Pak Gito biasa ia disapa, mulai merasakan sakit pada matanya, lalu muncul benjolan di pipi sebelah kanan. Kemudian beliau mencoba mengobati sakitnya secara tradisional, namun lama kelamaan benjolannya justru menjadi semakin membesar. Selanjutnya beliau berobat ke RSUD Ngudi Waluyo Blitar dengan menggunakan biaya sendiri. Setelah menjalani pemeriksaan, Pak Gito didiagnosa menderita tumor pipi. Pak Gito kemudian dirujuk ke RSUD Syaiful Anwar, Malang. Namun pengobatan tidak berlanjut karena kendala biaya transportasi ke Malang. Pak Gito dulunya adalah seorang penjual bakso di Kalimantan Barat. Namun karena sakit, beliau tidak bisa bekerja dan pulang kembali ke Blitar. Beliau tinggal bersama istrinya, Sarifah (49) yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Pak Gito dan istri tinggal di sebuah rumah yang kecil dengan berlantai tanah. Tanggungan dalam keluarga sejumlah 2 orang. Saat ini Pak Gito menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan, Pak Gito melanjutkan ikhtiar pengobatannya di RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk menjalani kemoterapi. Sedekah Rombongan memberikan bantuan yang dipergunakan untuk biaya transportasi dan kebutuhan selama di Surabaya. Sedekah Rombongan juga membantu pembuatan BPJS beliau. Saat ini benjolan di pipi beliau sudah mulai mengecil dan tubuh beliaupun mulai normal kembali. Semoga dengan kontrol dan kemoterapi secara rutin kondisi Pak Gito akan semakin membaik dan bisa sembuh total. Bantuan sudah diberikan dan sebelumnya tercatat pada rombongan 967. Saat ini Pak Gito sedang menunggu jadwal kemoterapi berikutnya. Semoga semuanya berjalan lancar. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 1.010.000,-
Tanggal : 28 Februari 2016
Kurir : @Wahyu_CSD @Martinomongi @EArynta

Pak Sugito menderita tumor pipi


NJOO SWIE FOEN (61, Kanker Payudara). Alamat:  Jl. Syamanhudi No. 35, RT 3/6, Kecamatan Jember, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Bu Gio biasa dipanggil, beliau adalah seorang janda yang suaminya juga merupakan salah satu pasien Sedekah Rombongan yang telah meninggal dunia. Sakit yang diderita bu Gio berawal dari munculnya benjolan di payudaranya, setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh, dokter mendiagnosa bu Gio menderita kanker payudara stadium 3, dan diharuskan untuk operasi. Total biaya operasi sebesar Rp. 35.000.000,- dan bu Gio  membayarnya dengan menggunakan uang tabungan serta uang hasil berhutang kepada saudara-saudaranya. Setelah operasi dokter mewajibkan bu Gio untuk menjalani kemoterapi dan sinar radiotherapy secara rutin, namun beliau sudah tidak memiliki biaya untuk melanjutkan pengobatannya tersebut. Bu Gio sehari-hari sebagai ibu rumah tangga dan tinggal sendiri di rumah peninggalan orang tuanya. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan bu Gio. Mulai awal menjalani kemoterapi dan radioterapi bu Gio telah didampingi oleh Sedekah Rombongan. Sedekah Rombongan juga membantu bu Gio dalam pembuatan BPJS dan pembayaran iuran BPJS. Selain itu Sedekah Rombongan memberikan bantuan yang digunakan untuk pembelian obat yang tidak tercover BPJS serta biaya transportasi ke Surabaya. Bantuan sebelumnya sudah diberikan dan masuk di rombongan 967.  Saat ini semua proses kemoterapi dan radioterapi sudah selesai, namun dokter menyarankan agar bu Gio masih rutin kontrol ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya setiap sebulan sekali.

Jumlah Bantuan: Rp. 642.500,-
Tanggal: 13 Februari 2017
Kurir:   @Wahyu_CSD @Putri_Rezty @EArynta

Ibu Njoo menderita kanker payudara


SONI ISRA ISTAIN (31, Tumor Mata). Alamat : Dusun Sumber, RT 1/12, Kel. Sugihan, Kec. Jatirogo, Kab. Tuban, Provinsi Jawa Timur. Pada awal tahun 2016, di bagian kelopak mata Pak Soni terdapat benjolan kecil seperti di gigit nyamuk. Karena dianggap benjolan biasa, ia tidak menghiraukan benjolan tersebut. Namun seiring bertambahnya usia, benjolan tersebut semakin membesar dan menutupi sebagian kelopak mata sebelah kanan dan hampir merembet ke pipi. Akhirnya Pak Soni memeriksakan dirinya ke Puskesmas Jatirogo, Tuban. Dari hasil diagnosa sementara dokter di Puskesmas, diketahui bahwa Pak Soni menderita tumor mata. Pihak Puskesmas merujuk Pak Soni ke RSUD Tuban. Namun karena peralatan dirasa kurang memadai, pihak rumah sakit merujuk pak Soni ke Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Ramelan Surabaya. Ayah pak Soni seorang tukang kayu serabutan yang sehari-harinya belum tentu mendapat penghasilan. Pak Soni sempat menunda keberangkatannya ke Surabaya karena tidak adanya biaya transportasi dan berobat. Beliau sempat berjualan es kelapa muda di sekitaran terminal Jatirogo, Tuban. Hal tersebut dilakukan supaya dapat membantu meringankan beban ayahnya. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Pak Soni dan bantuan dari sedekaholics telah kami sampaikan. Bantuan tersebut digunakan untuk biaya transportasi dan biaya berobat. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada rombongan 933. Pak Soni mengucapkan banyak terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan. Semoga kondisi pak Soni dapat segera sembuh seperti sediakala dan dapat kembali beraktifitas untuk membantu meringakan  beban ayahnya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 515.000,-
Tanggal : 21 Februari 2017
Kurir:  @Wahyu_CSD @MiftakhulAbuSasi @Martinomongi


SUCI RAMADANI​ (3, Kelumpuhan Saraf Otak) Alamat : Jl. Dukuh Kupang Barat 1 Buntu 3 Blok II no 58, RT 8/4, Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya, Jawa Timur. Dik Suci begitu dia biasa dipanggil oleh kedua orang tuanya. Terlahir sehat dan normal, namun saat usia 1,3 tahun tubuh Dik Suci tiba-tiba sakit panas dan kejang-kejang. Kemudian Dik Suci lumpuh karena penyakitnya menyerang pada sistem sarafnya. Hasil CT-Scan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya menunjukkan bahwa terdapat cairan di otak dan sewaktu-waktu bisa mengakibatkan pembengkakan kepala (Kepala Dik Suci membesar). Pada saat itu ibunda dik Suci tidak mau dilakukan tindakan medis berupa operasi, melainkan memilih untuk melakukan pengobatan alternatif. Alhamdulillah pengobatan alternatif tersebut membuahkan hasil. Dik Suci mulai bisa bergerak, merespon, ukuran kepalanya normal kembali, namun Dik Suci masih belum bisa duduk. Ketika bertemu dengan #SRsurabaya, keluarga sudah kehabisan biaya untuk pengobatan Dik Suci, yang ahirnya pengobatannya pun terhenti. Keluarga sangat ingin untuk melakukan pemeriksaan CT-Scan kembali untuk mengetahui keadaan cairan yang ada di kepala Dik Suci dan ingin melanjutkan pengobatan melalui jalur medis. Saat ini ikhtiar berobat Dik Suci adalah melakukan kontrol rutin 2 kali seminggu di Rumah Sakit William Booth, Surabaya. Bantuan sudah disampaikan dan sebelumnya sudah masuk di rombongan 967. Dik Suci dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari sedekaholics melalui Sedekah Rombongan. Bismillah, semoga dengan ikhtiar bersama-sama penyakit Dik Suci bisa segera diobati dan balita mungil ini bisa tumbuh dengan sehat dan normal seperti balita lainnya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 553.500,-
Tanggal : 18 Februari 2017
Kurir : @Wahyu_CSD Khoiriyah @MukhMukhlisin

Suci menderita kelumpuhan syaraf otak


RSSR SURABAYA (Kebutuhan RSSR). Alamat: Jalan Semampir Selatan Gang 2A No. 61, RT 3/5, Kelurahan Medokan Semampir, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Surabaya ini difungsikan sebagai tempat singgah untuk para pasien dhuafa di luar kota Surabaya agar lebih mudah untuk melakukan pengobatan di rumah sakit di Surabaya, utamanya RSUD Dr. Soetomo. Mengingat RSUD Dr. Soetomo merupakan Rumah Sakit rujukan Indonesia Timur, maka banyak pasien Sedekah Rombongan Surabaya yang berasal dari luar kota, sehingga dengan adanya RSSR sangat membantu para pasien dhuafa dalam melakukan pengobatan ke Surabaya. Bantuan dana dari sedekaholics kali ini dipergunakan untuk Kebutuhan RSSR. Bantuan untuk RSSR Surabaya sebelumnya tercatat dalam rombongan 967.  Kurir dan para pasien Sedekah Rombongan Surabaya mengucapkan banyak terima kasih kepada para sedekaholic. Semoga RSSR Surabaya dapat terus bermanfaat membantu para dhuafa dalam melakukan ikhtiar pengobatan ke rumah sakit dan tidak kesulitan jika membutuhkan tempat untuk tinggal selama pengobatan.

Jumlah Bantuan : Rp 1.943.700,-
Tanggal : 28 Februari 2017
Kurir : @Wahyu_CSD @Gitatamara @EArynta

Biaya Operasional


MUNAWIR BIN WASIMIN (46, Gloukoma) Alamat : Dsn, Wringin Tengah, RT 02/06, Kelurahan. Wringin, Kec. Wringin, Kab. Bondowoso, Jawa Timur. Bapak Munawir di diagnosis menderita Gloukoma dengan keadaan yang sudah parah kedua matanya sudah tidak bisa melihat lagi, dengan kondisi yang seperti itu, beliau disarankan untuk dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo, Surabaya. Dengan kondisi mata yang seperti itu, beliau tetap berusaha mencari nafkah. Beliau adalah seorang pembuat tape di kampungnya. Bu Sanimah (44) istrinya, adalah seorang ibu rumah tangga. Pendapatan yang diperoleh pak Munawir tidak menentu. Terkadang penghasilan dari menjual tape tidak cukup untuk biaya sehari hari beliau. Biaya transportasi yang mahal dan biaya hidup yang tidak murah membuat pak Munawir sempat menunda keberangkatannya. Mendengar hal itu kurir Sedekah Rombongan segera mendatangi rumah beliau dan mulai melakukan survey. Setelah dirasa cukup dan layak untuk dibantu, kami segera membawa pak Munawir ke Surabaya. Pak Munawir dan istri adalah pasangan suami istri yang taat beribadah. Terbukti pada saat berada di rumah singgah, ibadah sholat lima waktu tidak pernah mereka tinggalkan begitupun dengan sholat sunah seperti sholat dhuha dan sholat tahajud. Alhamdulillah, kami kurir Sedekah Rombongan bersyukur dipertemukan oleh keluarga pak Munawir. Belum seminggu menjalani perawatan di dokter Soetomo, mata sebelah kiri beliau sudah dioperasi dan digantikan oleh bola mata palsu. Saat ini pak Munawir menunggu pendonor mata untuk menggantikan mata sebelah kanan beliau. Harapan beliau dapat melihat dengan normal dan jelas kembali tentu juga adalah harapan dari kami. Saat ini beliau melakukan kontrol 2 bulan sekali sembari menunggu adanya pendonor mata untuk beliau. Bantuan sudah disampaikan dan bantuan sebelumnya masuk di rombongan 967. Pak Munawir dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari sedekaholics melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 30 Desember 2016
Kurir : @Wahyu_CSD  Aldy @EArynta

Pak Munawir menderita gloukoma


DPD PPDI DIY (Munas, Bantuan Tunai). Alamat : Gedung LBK KOTA , Jl. Nyi Pembayun Gang Garuda Darakan Prenggan Kotagede Yogyakarta.  Pada tahun 2016 Dewan Pengurus Daerah Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta ini mendapatkan sampur menjadi panitia penyelenggara Musyawarah Nasional (Munas) ke VI Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia. Acara tersebut diselenggarakan tanggal 27 November hingga 1 Desember 2016 dilaksanakan di Balai Besar Diklat Kesejahteraan Sosial Kalasan Sleman Yogyakarta. Dengan segala keterbatasan DPD PPDI tetap berusaha mensukseskan event tahunan ini. DR. Akhmad Soleh selaku ketua PPDI Yogyakarta mengundang pihak pihak yang secara sukarela mau membantu terlaksananya acara tersebut. Salah satunya dengan menggandeng Sedekah Rombongan untuk berkontribusi dalam acara tersebut. Alhamdulillah Allah perkenankan Sedekah Rombongan untuk berkontribusi dengan memberikan Donasi sebesar Rp. 5.000.000, yang diserahkan secara langsung oleh kurir #SR kepada ketua PPDI Yogyakarta bapak. Akhmad Soleh. Semoga dengan donasi ini, bisa bermanfaat bagi kegiatan Munas Penyandang Disable yang ke VI di Yogyakarta.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.000.000,-
Tanggal : 27 Oktober  2016
kurir :  @kissherry @suparno

Bantuan Tunai


JUMIYEM BINTI KARTO (Persalinan, 35 th). Alamat : Dusun Mundon RT 16 RW 07 Desa Burikan Kec. Cawas Kab. Klaten, Propinsi Jawa Tengah. Mengalami persalinan darurat di Bidan desa setempat karena kondisi kandungan yang belum cukup bulan dan mengalami pendarahan, maka Ibu Jumiyem harus di rujuk ke RS. PKU Muhammadiyah Klaten. Alhamdulillah, bayi beserta Ibunya bisa diselamatkan. Akan tetapi karena kondisi bayi yang masih lemah dan perlu perawatan lebih lanjut, maka oleh pihak RS PKU, bayi tersebut harus menjalani perawatan lebih lanjut. Dengan kondisi ini sebetulnya sangat tidak diinginkan mengingat biaya yang pasti akan semakin membesar. Karena kondisi ekonomi keluarga yang sampai saat ini belum dibilang mampu, Suami Ibu Jumiyem , Bapak Sri Wariso ( 38 th ) yang bekerja sebagai buruh srabutan dengan jumlah penghasilan yang pas pasan. Total Biaya yang harus dibayarkan oleh pihak keluarga sebesar 6.000.000. Angka yang sangat besar bagi keluarga ini. Alhamdulillah setelah Kurir Sedekah Rombongan ,menghubungi pihak Humas RS, ada beberapa kebijakan yang meringankan biaya tersebut. Dari hasil negosiasi dengan pihak Humas RS PKU Muhammadiyah, maka keluarga Bp. Sri Wariso hanya diwajibkan membayar separuh dari total biaya , yaitu sebesar 3.000.000. Sedekah Rombongan memberikan santunan sebesar Rp. 3000.000 untuk melunasi biaya persalinan dan perawatan Bayi Ibu Jumiyem.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.000.000,-
Tanggal : 25 September  2016
kurir:  @kissherry @Sunandar

Bantuan biaya persalinan


MASJID NURUL ALAMIIN. Alamat dusun Majegan Pandowoharjo, Kabupaten Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Masjid yang berdiri diatas tanah wakaf milik Almarhum Harjo Paidi pada tahun 1997, dibangun dengan biaya swadaya warga setempat. Dulu sebelum ada Masjid ini, warga harus berjalan kaki cukup jauh ke dusun Nyaen yang letaknya bersebelahan. Dengan berdirinya masjid di dusun majegan warga tidak perlu berjalan jauh lagi untuk sholat berjamaah. Saat ini Masjid ini sudah bisa di gunakan untuk sholat Jumat, untuk keperluan tersebut maka masjid membutuhkan alat pendukung berupa pengeras suara untuk bagian dalam. Alhamdulillah atas izin Allah Sedekah Rombongan kembali meninggalkan jejak kebaikan membantu menyalurkan dana dari sedekaholics untuk membantu keperluan tersebut. Bantuan yang diserahkan senilai 2.000.000 berupa uang tunai yang di terima secara langsung oleh Bp. Giyarno selaku Takmir masjid Nurul Alamiin. Semoga amal ini menjadi amalan Jariyah yang terus mengalir kepada semua sedekaholics, aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 25 September  2016
kurir : @kissherry

Bantuan tunai


MASJID DARUS SALAM. Alamat : Krangkek Kec Kedungjati, Kab Grobogan, Propinsi Jawa Tengah. Merupakan masjid tertua di desa Krengkek, berdiri tahun 1961. Selain menjadi tempat Ibadah, masjid Darus Salam ini juga menjadi pusat Syiar bagi dakwah di sekitarnya. Bukan itu saja, fungsi sosial dari Masjid juga terasa nyata, karena banyak kegiatan sosial kemasyarakatan juga di pusatkan disana. Seperti pada umumnya kegiatan kegiatan dakwa di tanah air, hampir seluruh sumber dana kegiatan berasal dari swadaya masyarakat. Baik berupa materi maupun Non materi yang beruka sumbangkan secara sukarela. Sebagai wujud dukungan untuk kegiatan kegiatan diatas, Sedekah Rombongan meninggalkan jejak kebaikan di sana. Semoga bantuan yang sedikit ini bisa terus menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang telah menyalurkan sedekahnya melalui #SR. Bantuan tersebut diterima oleh Nyai Aminah , beliau salah satu Nyai yang memang sudah banyak berkontribusi kegiatan di masjid tersebut tanpa mengharap imbalan dari apa yang telah beliau keluarkan.

Jumlah Bantuan : Rp.1.200.000,-
Tanggal : 27 Desember  2016
kurir : @kissherry, samsudin

Bantuan tunai


MUSHOLA AL MUTTAQIEN. Alamat : Karangploso Kec Kedungjati, Kab Grobogan, Propinsi Jawa Tengah. Dibangun pada Tahun 1983 dengan dana swadaya Masyarakat setempat. Tidak jauh berbeda dengan kondisi Mushola Mushola di desa , keadaan secara bangunan mungkin biasa tidak tampak ada sesuatu kemewahan apalagi kegiatan kegiatan pengajian akbar yang mentereng. Tetapi dari Mushola ini selalu ada orang yang tergerak untuk mengajari anak anak membaca Al Quran. Dan sudah seperti pemandangan lazim pada umumnya, keberadaan guru guru seperti ini banyak ter abaikan. Seolah apa yang di ajarkan tidak berarti, bahkan dianggap hal yang sangat tidak istimewa dibandingkan dengan mengajar ilmu – ilmu bahasa asing atau ilmu dunia yang lain. Untuk memberikan dukungan kepada kegiatan disana, Alhamdulillah,  Sedekah Rombongan meninggalkan jejak kebaikan dengan memberikan bantuan senilai 1.200.00. yang diterima oleh ust Miftahul Ashar. Nilai ini amatlah sangat kecil dibandingkan orang orang yang sudah mengabdi disana.Semoga dukungan ini tidak dilihat dari jumlahnya, tetapi dari simpati dan empati kepada sahabat sahabat yang tetap istiqomah mengajarkan kebaikan.

Jumlah Bantuan : Rp.1.200.000,-
Tanggal : 27 Desember  2016
kurir : @kissherry, samsudin

Bantuan tunai


MASJID BAITUS SALAM. Alamat : Dukuh Melambong, Desa Ngadirojo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Propinsi Jawa Tengah, dibangun pada Tahun 1996 diatas tanah Wakaf Bapak. Muhammad jamsiri, di lereng Merbabu yang terpencil. Bekerja sama dengan BKPRMI (Badan Koordinator Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia ), warga disana terus mendapat suntikan moral dan motivasi dari orang orang yang sepertinya mereka terlahir untuk mengabdi. Tidak ada rasa lelah dari wajah wajah sahabat penggerak ke ilmuan disana. Jangan dibayangkan bahwa mengajar disana penuh dengan suka, melihat medan yang jauh dari akses ke jalan raya saja sudah butuh perjuangan. Semoga dukungan dari #SedekahRombongan, bisa memotivasi, setidaknya ada rasa persaudaraan yang tertanam, bahwa mereka tidak sendirian. Semoga bantuan dari #SR ini membantu menjaga ke istiqomahan dalam mengajarkan ilmu disana.

Jumlah Bantuan  : Rp.1.200.000,-
Tanggal : 29 Desember  2016
kurir:  @kissherry, samsudin

Bantuan tunai


MASJID HIDAYATUL IKHSAN. Alamat : Dusun Dayakan Kelurahan Sidorejo Kidul Kecamatan Tingkir, Salatiaga, Propinsi Jawa Tengah. Masjid yang berdiri tahun 1971 sudah beberapakali mengalami pemugaran. Masyarakat sepertinya memang sudah terbiasa untuk semangat dalam mendirikan bangunan bahkan rela untuk mengeluarkan dana beberapakali untuk renovasi bangunan Fisik sebuah tempat Ibadah .Meski usianya sudah tergolong tua tapi bangunannya masih cukup kokoh dan bersih , Masjid ini tetap ramai dikunjungi  oleh jamaah daerah luar daerah. Dengan akses yang tidak mudah dijangkau,masjid ini menjadi tujuan musafir untuk ber istirahat. Karena banyak nya jamaah yang musafir maka masjid ini perlu peralatan penunjang untuk menyediakan jamaah yang singgah, antara lain peralatan sholat laki dan perempuan, juga mushaf Alqur’an. Sedekah Rombongan ikut berkontribusi meninggalkan jejak kebaikan di masjid tersebut dengan memberikan bantuan tunai senilai Rp. 1.200.000, yang langsung diserahkan kepada Ust Hartono selaku takmir di Masjid tersebut.

Jumlah Bantuan  : Rp.1.200.000,-
Tanggal : 30 Desember  2016
kurir:  @kissherry, samsudin

Bantuan tunai


MASJID BAITUL HALIM. Alamat : Desa Gubug Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobobogan, Propinsi Jawa Tengah. Masjid ini sebetulnya berada di jalur yang cukup ramai yaitu jalan Purwodadi – Semarang. Namun demikian letaknya yang tidak di tengah pemukiman, menjadikan minim dengan investaris barang atau peralatan yang bisa dipakai oleh musafir termasuk ketersediaan mushaf. Hal ini cukup menjadi perhatian saat salah satu dari kurir #SedekahRombongan singgah di Masjid tersebut banyak jamaah yg harus giliran menggunakan peralatan sholat. Yang mengurus masjid ini Ibu Kuspriyati dengan ikhlas hanya berharap Ridlo Allah mencoba terus istiqomah mengabdi di rumah Allah ini. #SedekahRombongan senantiasa ingin meninggalkan jejak kebaikan pada masjid  atau tempat Ibadah yang sekiranya membutuhkan bantuan yang sifatnya stimulant tetapi sangat dibutuhkan yang mungkin belum sempat di realisasikan oleh saudara – saudara yang lain. Alhamdulillah #SR menyampaikan bantuan senilai Rp. 1.200.000 untuk dibelikan keperluan diatas. Semoga ini bisa menjadi amalan yang pahalanya mengalir kepada pemberi sedekah yang mempercayakan hartanya di disalurkan melalui #SR. Dan Perhatian kecil ini bisa menggugah kepedulian saudara saudara yang lain. Lakukan hal yang biasa, dengan langkah yang kecil, dengan niat melayani hamba Allah dalam beribadah, insha Allah amalan ini menjadi besar nilainya di hadapan Allah.

Jumlah Bantuan Total : Rp.1.200.000,-
Tanggal Penyerahan: 27 Desember  2016
kurir:  @kissherry Via samsudin

Bantuan tunai


MADRASAH NURUL HIDAYAH. Alamat : RT 34/08 Dusun Wedilelo Desa Karangduren Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang, Propinsi Jawa Tengah. TPA Nurul Hidayah berdiri sejak tahun 1998 . Dari awal berdiri hingga sekarang  jumlah murid atau santri yang belajar disitu semakin bertambah. Sebagai Tenaga Pengajar  Ustdzah Nurul Dewi Munawaroh Alkhafidz dan juga Ustadz Muhammad Santoso merupakan anak dari Ibu Kona’ah yang merupakan  pendiri Madrasah. Jumlah santri yang saat ini belajar dibagi dalam  3 golongan usia yaitu kelompok A: usia 5-8 tahun kelompok B:9-11tahun   dan kelompok C: 12-15 tahun. Sebagian besar para murid atau santri yang belajar disini berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi, sehingga kegiatan belajar disini tidak pernah dipungut biaya. Termasuk para pengasuh tidak pernah mendapatkan gaji atau honor. Mereka melakukan ini secara ikhlas tanpa pamrih karena menurut pengasuh, sebaik-baiknya orang adalah yang belajar Al-quran dan mengajarkan pada yang lain. Sebagai wujud support atas semangat dan keikhlasan para pengasuh disana, sekaligus rasa empati terhadap semua yang belajar di Madrasah ini, SedekahRombongan memberikan bantuan sebesar Rp. 4.000.000. Nilai bantuan ini tidak sebanding dengan apa yang telah mereka lakukan. Harapannya dengan perhatian ini,minimal saudara saudara kita yang ada di sana tidak merasa sendiri dalam ber amar makruf, dan bisa menambah semangat untuk terus mengabdi.

Jumlah Bantuan : Rp.4.000.000,-
Tanggal : 11 Nopember  2016
kurir : @kissherry, samsudin

Bantuan tunai


MUSHOLA AL MUSLIM. Alamat : RT 35/08 Dusun Wedilelo Desa Karangduren Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Propinsi Jawa Tengah. Musholla ini dibangun pada tahun 1979 diatas tanah wakah bapak H.Muryadi (alm). Musholla ini dibangun dengan dana swadaya masyarakat. Selain menjadi tempat Ibadah, Mushola ini juga menjadi pusat Syiar bagi dakwah di sekitarnya. Bukan itu saja, fungsi sosial dari Mushola juga terasa nyata, karena banyak kegiatan sosial kemasyarakatan juga di pusatkan disana. Seperti pada umumnya kegiatan kegiatan dakwa di tanah air, hampir seluruh sumber dana kegiatan berasal dari swadaya masyarakat. Baik berupa materi maupun Non materi yang beruka sumbangkan secara sukarela. Sebagai wujud dukungan untuk kegiatan kegiatan diatas, Sedekah Rombongan meninggalkan jejak kebaikan di sana. Semoga bantuan yang sedikit ini bisa terus menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang telah menyalurkan sedekahnya melalui #SR. Bantuan tersebut diterima oleh Bapak Dzuhri selaku ketua Takmir, beliau salah satu ustadz  yang memang sudah banyak berkontribusi kegiatan di Mushola  tersebut tanpa mengharap imbalan dari apa yang telah beliau keluarkan.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.550.000,-
Tanggal : 28 Juni  2016
kurir :  @kissherry, samsudin

Bantuan tunai


MUSHOLA AL HIDAYAH. Alamat : RT 04/04 Desa Kalimaro Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan, Propinsi Jawa Tengah. Musholla ini dibangun pada tahun 1976 diatas tanah wakaf bapak Suyoto / bapak Parto Sujud. Musholla ini dibangun dengan dana dan tenaga swadaya masyarakat. Dengan bergotong di RT 35/08 Sejak dibangun sampai sekarang, musholla ini sudah mengalami beberapa pemugaran. Musholla ini berada tepat ditepi jalan penghubung antar desa sehingga selain masyarakat sekitar,  para kali renovasi. Meskipun sederhana, mushola ini banyak yang singgah untuk Istirahat dan Sholat. Susunan takmir musholla adalah Bapak Masri selaku Rois Musholla, Ustd Muh Khoironi sebagai ketua, Ustd Muh Ikhsan sebagai sekretaris dan ustd Muhammad Sayroji sebagai bendahara. Walaupun berada di daerah dengan pendapatan yang minim namun kegiatan keagamaan dimusholla tersebut sangat baik, untuk meningkatkan hal itu Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan stimulan kepada takmir  yang nantinya bisa bermanfaat bagi jamaah sehingga para jamaah lebih bersemangat untuk beribadah di musholla tersebut. Atas bantuan yang telah disampaikan, takmir musholla merasa senang dan berdoa semoga sedekaholic dilancarkan rizkinya dan dimudahkan segala urusannya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.550.000,-
Tanggal : 30 Juni  2016
kurir : @kissherry, samsudin

Bantuan tunai


ROZAKUN BIN M MUSTAQIM (41 Th, Bantuan Sembako). Alamat : RT 01/03 Desa kijingan Kecamatan Kedungjati, Kabupaten  Grobogan, Propinsi Jawa tengah. Berprofesi sebagai buruh tani yaitu mengerjakan lahan orang lain untuk mendapatkan upah berupa sebagian hasil panen bahkan kadang apabila tidak sedang bercocok tanam maka kang Rozakun kadang menjadi buruh bangunan dan istrinya lek zumroh kadang membantu keluarga yang memerlukan bantuan tenaganya. Dengan kondisi saat ini hidup sebagai buruh tani tentu sangat sulit bagi keluarga ini mencukupi kebutuhannya. Apalagi dengan kondisi geografis desa yang terpencil dan terisolir dengan dikelilingi hutan dan Sungai Tuntang sehingga keluarga ini sulit mencari tambahan ekonomi di daerah lain karena apabila hendak keluar desa mereka harus menyebrang sungai atau memutar mengelilingi hutan. Pasangan bapak Rozakun dan  ibu Zumroh memiliki 3 orang anak yaitu Ahmad Zainul Khoiri (16) yang duduk dikelas 1 SMA, Arif Khathkil Hakira (10) yang duduk dikelas 4 Sekolah Dasar dan Ahmad Nasirudin (6) yang masih di Taman Kanak-Kanak. Sebagai buruh tani keluarga ini sangat berat sekali menyekolahkan ketiga anak dan memenuhi kebutuhan hidupnya.Untuk membantu meringankan beban keluarga Bapak Rozakun dan keluarga, Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan berupa beras, gula, minyak goreng, susu, teh, sabun dan kebutuhan hidup lainnya senilai Rp. 600.000,- Atas bantuan yang telah disampaikan  Bapak Rozakun sekeluarga mengucapkan terima kasih dan berdoa semoga orang-orang yang ada di Sedekah Rombongan ditambah nikmat dan rizkinya serta dimudahkan segala urusannya. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 600.000,-
Tanggal : 10 Juni   2016
kurir : @kissherry, Samsudin

Bantuan sembako


RASNO BIN WARDOYO (73 th, Bantuan Sembako). Alamat : RT 01/05 Desa Kalimaro Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Propinsi Jawa Tengah. Bpk Rasno beserta istrinya Pajiyem (62 Th) merupakan keluarga manula yang kurang mampu. Pekerjaan keduanya adalah Buruh Tani. Sebetulnya dengan kondisi hidup di desa dan pendapatan sebagai buruh, masih dirasa cukup untuk menyambung hidup. Tetapi sekitar 11 tahun silam sebuah musibah menimpa pada mbah Rasno saat ia memperbaiki genteng rumahnya yang bocor. Mbah Rasno jatuh dari atap rumah dengan ketinggian sekitat 4 meter. Dari kecelakaan itu mbah Rasno mengalami patah tulang pada kakinya dan gangguan pada tulang belakang. Karena kondisi perekonomian yang kurang, para keluarga mengobatkan mbah Rasno ke sangkal putung bukan ke rumah sakit ortopedi dengan pertimbangan biaya. Pengobatan yang ala kadarnya, kaki dan gangguan tulang belakang mbah Rasno tidak kunjung sembuh. Bahkan sampai sekarang ini apabila berjalan mbah Rasno harus pakai tongkat. Sejak kejadian itulah keluarga mbah Rasno makin terjepit ekonominya. Lek Pajiyem (istri mbah Rasno) mesti mencari nafkah untuk menyambung hidup keluarga.Untuk membantu meringankan beban mbah Rasno dan lek Pajiyem, Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan berupa beras, gula, minyak goreng, susu, teh, mie instan dan kebutuhan hidup lainnya.  Atas bantuan yang disampaikan, mbah Rasno merasa senang dan berdoa semoga orang yang ada di Sedekah Rombongan ditambahkan rizkinya dan dimudahkan segala urusannya. Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 600.000,-
Tanggal : 8 Juni   2016
kurir : @kissherry, Samsudin

Bantuan sembako


WATIYEM BINTI PONIRAH (81 th, Bantuan Sembako). Alamat : RT 03/04 Desa Kalimaro Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Propinsi Jawa Tengah.  Watiyem adalah janda dari dari Bapak Jamin (Alm). Beliau tinggal sendiri di sebuah rumah kecil dengan lantai tanah, dinding papan dan sebagian anyaman bambu. Rumah ini adalah peninggalan sang suami bapak Jamin (Alm) yang meninggal sekitar 32 tahun silam.  Ketika masih sehat dan bugar, untuk memenuhi kebutuhan hidup, mbah Wati berdagang sayur mayur ke pasar. Tapi kini menginjak usia lanjut, mbah wati hampir tidak produktif lagi. Ia hanya bertahan hidup dari sisa uang yang ia kumpulkan ketika masih mampu bekerja. Apa lagi saat ini memasuki usia senja mbah Wati mulai sering mengali gangguan kesehatan. Ia sering masuk angin atau sakit lainnya. Apabila sakit ia banyak dibantu oleh saudara, keluarga ataupun tetangganya. Di usia lanjutnya ini mbah Wati mesti hidup seorang diri.  Untuk meringankan beban mbah Wati, #Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan berupa beras, susu, gula, minyak goreng, teh, jarik dan kebutuhan sehari-hari lainnya.  Atas bantuan yang telah disampaikan, mbah Wati merasa bersyukur dan mendoakan semoga sedekaholic ditambahkan nikmat dan rizkinya serta dimudahkan segala urusannya.

Jumlah Bantuan  : Rp. 600.000,-
Tanggal : 10 Juni   2016
kurir : @kissherry, Samsudin

Bantuan sembako


MAMI BINTI SUPARNO (64 th, Bantuan Sembako). Alamat : RT 02/05 Desa Kalimaro Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Propinsi Jawa Tengah. Sebelum Bapak Suwarli meninggal, kehidupan keluarga ini cukup mapan secara ekonomi.  Sekitar 26 tahun yang lalu bapak Suwarli mengalami sakit demam tinggi. Karena saat itu bantuan medis di daerah itu tidak memadai sehingga selang beberapa hari bapak Suwarli meninggal dunia. Hingga akhirnya ibu Mami berstatus janda. Kondisi dan situasai yang kurang mendukung datang silih berganti hingga lek Mami (nama panggilan Ibu Mami) perekonomiannya semakin menyusut drastis. Kini lek mami mesti bekerja sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Untuk menyambung hidup, lek Mami saat ini bekerja serabutan. Kadang ia harus beburuh panen pertanian ke tetangga dengan berharap mendapat upah berupa hasil panen ataupun dalam bentuk uang,  kadang lek Mami juga menjadi buruh cuci, setrika atau membantu menyelesaikan pekerjaan keluarga tetangganya yang penting dapat upah untuk menyambung hidup, apabila musim orang punya hajat, lek Mami kadang beburuh / nguli menjadi tukang masak. Dalam prinsip lek Mami asalkan itu halal ia akan jalani. Lek Mami kini tinggal sendiri di sebuah rumah kecil terbuat dari kayu dengan lantai dari tanah, dinding terbuat dari papan dan anyaman bambu (gedeg), dengan posisi rumah yang mulai miring.  Untuk membantu meringankan beban lek Mami, Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan berupa beras, minyak goreng, susu, mue instan, dan kebutuhan hidup lainnya.  Atas bantuan yang telah disampaikan, lek Mami merasa bahagia karena masih ada yang peduli. Tak lupa ia berdoa semoga orang-orang yang berkiprah di Sedekah Rombongan dibukakan pintu rizkinya dan dimudahkan segala urusannya. Amiin

Jumlah Bantuan  : Rp. 600.000,-
Tanggal : 9 Juni   2016
kurir : @kissherry, Samsudin

Bantuan sembako


TARTI BINTI SUTIYEM (79 th, Bantuan Sembako). Alamat : RT 03/04 Desa Kalimaro Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Propinsi Jawa Tengah. Mbah Tarti (panggilan ibu Tarti) adalah janda dari bapak Kusnin (Alm). Bapak Kusnin meninggal dunia beberapa tahun silam karena penyakit asma akut yang dideritanya. Bapak Kusnin menderita sakit asma sejak masih muda. Sehingga sangat mengganggu aktifitas sebagai kepala keluarga dalam mencari nafkah. Dengan kondisi ini membuat mbah Tarti harus bekerja keras untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Mbah Tarti membuat usaha tempe daun, dimana tempe itu dititipkan diwarung-warung sehingga dari usaha itu bisa untuk membiayai hidup dan sekolah anak-anaknya.  Kini diusianya yang sudah lanjut mbah Tarti mulai berkurang tenaganya untuk beraktifitas. Kini kebutuhannya banyak ditopang oleh anak-anaknya, Untuk membantu mbah Tarti, tim Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan berupa peralatan salat, beras, gula, minyak goreng, susu dan kebutuhan lainnya. Atas bantuan yang disampaikan mbah Tarti merasa senang dan berdoa semoga sedekaholic dikancarkan rizkinya. Amiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 600.000,-
Tanggal : 10 Juni   2016
kurir : @kissherry, Samsudin

Bantuan sembako


MUJIRAH BINTI KHUDORI (49 th, Bantuan Pembangunan Rumah). Alamat : RT 03/02 Dusun Kaliwaru Desa Selomartani Kalasan, Kabupaten Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Ibu Mujirah hidup seorang diri di rumah peninggalan orang tuanya. Ibu Mujirah salah satu dari sekian hambanya yang di beri ke istimewaan oleh Allah. Sehingga praktis sejak kecil hingga dewasa bergantung kepada kedua orang tua nya. Saat kedua orang tuanya meninggal , bu Mujirah hidup seorang diri dirumah yang sebagian besar terdiri dari bambu dan kayu yang sudah mulai rapuh. Sehari harinya beliau bergantung kepada kebaikan tetangga kanan kirinya. Alhamdulillah masih banyak tetangga – tetangga yang peduli dengan nasib Ibu Mujirah. Kepedulian warga sekitar juga ditunjukan saat rumah Ibu Mujirah atapnya ambruk. Masyarakat sekitar saling bahu membahu membantu kebutuhan material untuk membangun kembali rumah dengan bangunan yang lebih permanen. Sedekah Rombongan atas ijin Allah ikut memberikan bantuan senilai Rp. 5.000.000 yang di terima langsung oleh Ibu Mujirah di damping bapak Tami selaku kerabat nya yang akan bertanggung jawab dalam pengelolaan dana masyarakat untuk pembangunan rumah tersebut. Allah tidak pernah menciptakan hamba – hambanya tanpa tujuan. Selalu ada hikmah dari setiap penciptaanNya.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.000.000,-
Tanggal : 20 Maret   2017
kurir : @kissherry

Bantuan pembangunan rumah


WARTINEM BINTI MINTONO (42 Tahun, Gagal Ginjal). Alamat: Dusun Semanu Tengah RT.03/RW.37 Kelurahan Semanu, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi DIY. Bu Wartinem merupakan ibu dari tiga anak, sebelum sakit ia bekerja sebagai pedagang baju keliling untuk membantu ekonomi keluarganya. Sementara itu, suaminya bekerja sebagai kenek truk pasir. Sebagai pedagang keliling, Bu Wartinem memiliki kebiasaan minum minuman berenergi dingin untuk menjaga staminanya, ternyata kebiasaannya tersebut berakibat sangat fatal untuk kesehatannya. Pada awal tahun 2015, Bu Wartinem divonis dokter terkena gagal ginjal dan diharuskan untuk melakukan cuci darah dua kali seminggu di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Semenjak sakit, Bu Wartinem tidak bisa bekerja lagi. Beberapa waktu yang lalu kondisi kesehatannya menurun dan harus menjalani perawatan rawat inap di RSUD Wonosari Gunungkidul. Keluarga ini berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, mereka sangat membutuhkan pertolongan dari kita. Kurir Sedekah Rombongan kemudian menjenguknya di rumah sakit sembari menyampaikan bantuan dari sedekaholic berupa uang tunai yang akan dipergunakan untuk biaya hidup sementara selama dirawat di rumah sakit. Bu Wartinem dan keluarganya sangat berterima kasih kepada Sedekaholic dan Sedekah Rombongan. Mereka pun senantiasa mendoakan agar #Sedekaholic diberikan keberkahan oleh Tuhan YME. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 25 Februari 2017
Kurir : @KissHerry, @Ekow_St, @Aji_Kristanto, @jemi_rikab

Bu Wartinem menderita gagal ginjal


ABDUL FATAH (46 Tahun, Kanker Nasofaring) Alamat: Dusun Cangaan,  RT 1/3, Desa Cangaan, Kec. Genteng Wetan, Kab. Banyuwangi, Jawa Timur. Bapak 3 orang anak ini mengalami sakit sejak 2013 lalu. Awalnya beliau mengeluh pusing dan mata yang tidak begitu jelas untuk melihat. Setelah beberapa kali ke dokter, dokter hanya mengira kecapekan dan butuh istirahat. Tetapi seiring berjalannya waktu, sakit yang diderita tidak kunjung sembuh. Akhirnya dokter di rumah sakit setempat merujuk ke rumah sakit di daerah Jember. Di rumah sakit tersebut barulah diketahui bahwa Pak Abdul menderita kanker nasofaring ganas yang terletak di bagian belakang hidung dan harus di rujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Ketika di rujuk ke Surabaya Pak Abdul dan istrinya, Bu Utri  (42) mulai kebingungan mengenai dana dan penyakit yang diderita suaminya. Beliau sempat menunda keberangkatan ke Surabaya karena keterbatasan dana. Memang sejak sakit beliau tidak lagi bekerja, ketiga anaknya dititipkan ke saudara. Pekerjaan menjahit digantikan oleh anak pertama dengan penghasilan yang tidak menentu, anak kedua tidak bisa melanjutkan sekolah yang juga karena keterbatasan biaya, dan anak yang ketiga masih berumur 2 tahun. Ditengah kebingungan mencari uang untuk berobat, transportasi, dan menghidupi keluarga, sang istri bu Utri mencoba meminta permohonan bantuan ke kelurahan setempat. dan dari kelurahan dibantu untuk dibuatkan sebuah proposal untuk pengajuan bantuan. Proposal inilah yang digunakan Bu Utri untuk meminta sumbangan ke toko-toko, tetangga sebelah dan orang-orang yang ditemuinya. Setiap terkumpul dana, langsung digunakan untuk berangkat ke Surabaya, dan ketika dana habis, mereka pulang untuk mencari dana kembali. Begitulah tutur bu Utri kepada kami, kurir Sedekah Rombongan. Berkat Tangan Allah kami bisa bertemu keluarga Pak Abdul dan sedikit membantu meringankan proses pengobatannya. Pak Abdul mengidap kanker nasofaring stadium 4 dan sudah menjalar di syaraf mata. Beliau harus menjalani serangkaian kemoterapi dan sinar radioterapi di RSUD Dr. Soetomo. Saat ini kondisi Pak Abdul sudah semakin membaik. Selain melakukan biopsi, beliau juga melakukan kontrol rutin dua kali sebulan ke Posa Mata dan Paliatif. Santunan sudah diberikan dan sebelumnya tercatat pada rombongan 961. Pak Abdul dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan dengan bantuan ini beliau masih dapat melanjutkan ikhtiar mencari kesembuhan.

Jumlah Santunan : Rp. 1.203.800,-
Tanggal : 20 Februari 2016
Kurir :   @Wahyu_CSD Gusti @EArynta

Pak Abdul menderita kanker nasofaring


MUSRIPAH BINTI SLAMET KUDORI (58, Kanker Payudara Kiri). Alamat: Jalan Melati, RT 39/7, Kelurahan Doko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Sakit kanker payudara telah dirasa Ibu Musripah sejak tahun 2012, kemudian tangan bagian kiri mulai bengkak sejak 5 bulan yang lalu. Kondisi yang semakin buruk tersebut membuat beliau harus dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri dan telah dilakukan operasi. Namun beliau masih ada keluhan, pada bagian tangan sebelah kiri beliau mulai membengkak dan dirasa nyeri sewaktu-waktu sehingga menyulitkan beliau dalam berakivitas. Beliau di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk menjalani pengobatan dan kontrol. Ibu Musripah telah menjalani kemo terapinya yang ke 5 dan akan kontrol lagi pada awal bulan April. Ibu Musripah sebagai anak dari Bapak Alm. Slamet Kudori dan Ibu Mariatun ini juga harus menanggung biaya keluarganya. Kendala biaya dan minimnya pendapatan karena pekerjaan Ibu Musripah sebagai ibu rumah tangga, serta suaminya Bapak Kasiani (59) yang hanya sebagai kuli bangunan. Itupun jika bila ada proyek membangun properti, dengan penghasilan yang masih belum cukup untuk menjalani pengobatan. Dengan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III, sedikit meringankan beban dalam menjalani pengobatan. Namun terkadang ada beberapa kebutuhan yang belum di tanggung BPJS. Santunan yang telah diberikan kepada Bu Musripah dipergunakan untuk biaya transportasi pulang pergi Kediri-Malang, membeli susu dan iuran BPJS. Ucapan terimakasih disampaikan keluarga Ibu Musripah kepada kurir Sedekah Rombongan dan para Sedekaholics. Santunan bulan sebelumnya kepada Ibu Musripah masuk dalam rombongan nomor 9. Semoga dengan sedekahmu dapat meringankan beban keluarga Ibu Musripah dan semoga beliau lekas diberikan kesembuhan. Aminn

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 21 Maret 2017
Kurir : @FaizFaeruz @tica_fajaria @m_rofii11

Bu Musripah menderita kanker payudara kiri


YULIATIN MUKLASIN LAHUDIN (32, Kanker Mulut). Alamat : Dusun Krajan, RT 25/1, Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Ibu Yuliatin yang kerap di sapa oleh tetangganya Ibu Yuli, Ibu Yuli yang saat itu merayakan hari raya idul fitri pada tahun 2016. Beliau merasakan muncul benjolan berwarna putih di pangkal lidah, akan tetapi seiring berjalannya waktu benjolan tersebut semakin banyak dibagian mulut. Ibu Yuli yang merasa tidak nyaman pada bagian mulut, beliau pun memutuskan untuk periksa ke puskesmas di daerah sekitar rumah. Karena minimnya peralatan yang ada, Ibu Yuli akhirnya diberikan surat rujukan ke RS Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah menjalani pemeriksaan di RSSA, dokter mendiagnosis Ibu Yuli mengalami kanker mulut. Setelah menjalani kontrol dan konsul dengan dokter, Ibu Yuli disarankan untuk kemo terapi. Akan tetapi Ibu Yuli merasakan kesulitan dalam biaya dan beliau pun hanya bisa berbaring di tempat tidur saja karena kondisi badan yang lemah. Kondisi badan Ibu Yuli yang semakin hari semakin melemah akhirnya beliau menghembuskan nafas terakhir pada tanggal 20 Maret 2017. Imam (31) adalah suami beliau yang bekerja sebagai karyawan swasta yang hanya memiliki pendapatan yang sedikit. Ibu Yuli pun hanya sebagai ibu rumah tangga biasa yang terkadang dirumah juga mengurus putra putri beliau yang masih sekolah. Biaya yang sedikit membuat Ibu Yuli tidak bisa pergi untuk melanjutkan pengobatan dan pendapatan yang didapat sang suami hanya bisa untuk kebutuhan sehari-hari serta biaya sekolah putra putrid beliau. Kurir Sedekah Rombongan yang mengetahui bahwa Ibu Yuli sudah tiada, akhirnya hanya bisa memberikan santunan kematian. Semoga amal ibadah yang selama ini yang telah dilakukan diterima oleh Allah dan keluarga diberikan ketabahan dalam menerima cobaan ini.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 Maret 2017
Kurir : @FaizFaeruz @m_rofii11

Bu Yuliatin menderita kanker mulut


MBAH RA’ES, (96, Dhuafa) Alamat Dusun Karang Anyar RT/RW 001/003, Desa Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mbah Ra’es adalah seorang janda tua yang ditinggal suaminya sejak umur 69 tahun. Dan kondisi sekarang Mbah Ra’es hanya terbaring lemas di tempat tidurnya, Mbah Ra’es hanya tinggal sendiri dirumahnya yang dirawat oleh tetangganya. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari Kurir Sedekah Rombongan bahwa Mbah Ra’es memerlukan bantuan. Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi dan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Mbah Ra’es. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi kebutuhan sehari-hari. Semoga Santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . . Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 955

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 7 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Mbah Raes seorang dhuafa


SLAMA BINTI CAHYO, (86, Dhuafa) Alamat Dusun Karang Bireh RT/RW 001/010, Desa Sumber Lesung, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mbah Slama adalah seorang Dhuafa yang ditinggal suaminya sejak 9 tahun yang lalu. Ibu Slama ini tidak memiliki anak dan hanya tinggal sendiri dirumahnya dan rumah yang ditinggali Ibu Slama hampir roboh. Dan Swadaya Masyarakat desa Sumber Lesung membantu renovasi Ibu Slama yang hampir roboh. Ibu Slama saat ini dirawat oleh tetangganya yang dekat dari rumah Ibu Slama. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal Ibu Slama untuk menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Slama. Santunan yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk Ibu Slama. Semoga Santunan yang diberikan mendapatkan ganti oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin.. Satunan sebelumnya masuk dirombongan 955

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 7 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Mbah slama seorang dhuafa


MUHAMMAD RAFA AZKA SATRIA, (1, Hydrocephalus) Alamat Dusun Kedungsuko 003/030, Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Ibu Ika Famawati (23) sedang hamil anak yang ketiga dari pasangan Kukuh Haryadi (31) kandungan istrinya sudah menginjak 10 bulan. Ibu Ika mengalami kesakitan untuk melahirkan Bayinya. Akhirnya pihak keluarga membawanya ke puskesmas terdekat karena mengalami pendarahan terus menerus, bidan setempat memberikan solusi untuk merujuk ke rumah sakit RSUD Balung Jember karena kondisi Ibu Ika darurat. Setelah sampai di rumah sakit RSUD Balung, selama 30 menit Ibu Ika melahirkan bayi kembar. Selang 3 hari salah satu bayi tersebut meninggal dunia di RSUD Balung. Bayi pertama mendapatkan perawatan 26 hari di RSUD Balung, tak lama kemudian Dokter merujuk ke rumah sakit Dr. Soebandi Jember karena alat RSUD Balung kurang memadai, karena Pasien mengalami Gangguan di kepala. Setelah sampai di rumah sakit Dr. Soebandi Jember bayi tersebut mendapatkan perawatan selama 1 bulan, Dan akhirnya setelah 1 bulan berlalu bayi tersebut dipulangkan, Dokter hanya menyarankan untuk rawat jalan. Karena kondisi keluarga tidak mampu untuk pengobatan anaknya akhirnya tidak Kontrol. Orang tua Adik Rafa kebingungan karena kondisi anaknya semakin menurun, Akhirnya orang tua tersebut mendatangi rumah kepala desanya untuk meminta bantuan. Dan setelah itu Bapak kepala desa setempat mehubungi salah satu Kurir Sedekah Rombongan memohon bantuan untuk mendapampingi selama dirumah sakit dan Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi rumah adik Rafa untuk bersilahturahmi kerumahnya untuk membantu biaya pengobatan adik Rafa.  Adik Rafa anak dari Pasangan Kukuh Haryadi (31) dan Ibu Ika (23). Bapak Kukuh haryadi bekerja sebagai Tambal Ban di pinggir jalan yang penghasilannya tidak memungkinkan. Keluarga adik Rafa ini tergolong orang tidak mampu. Dan tempat tinggal yang di tempati hanya menumpang kepada Pamannya. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu adik Rafa. Santunan yang berikan sebagai Akomodasi pasca operasi dan pembelian susu. Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh dariNya. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 941

Jumlah Santunan : Rp. 528.000,-
Tanggal : 30 Januari 2017, 27 Februari 2017, 8 Maret 2017 (Akumulasi)
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Rafa menderita hydrocephalus


ATIM WIBISONO, (42, Combus) Alamat Jl. Yus Sudarso RT/RW 001/003, Desa Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Atim adalah seorang kuli bangunan yang bekerja untuk menghidupi seorang Ibunya Sumarni (61) dan seorang Neneknya Mbah Ena (77). Atim saat bekerja mengalami kecelakan kerja saat memasang colokan kabel dan tiba – tiba Bapak Atim tersengat Listrik sehingga badan Bapak Atim mengalami luka bakar yang parah dan tidak tersadarkan diri. Setelah itu Bapak Atim langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk perawatan, dan oleh pihak Dokter Puskesmas Bapak Atim disarankan untuk dirujuk ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut karena kondisinya parah dan membutuhkan perawatan lanjutan. Setelah di sampai di IGD RSUD Dr. Soebandi Jember Bapak Atim dirawat dan harus menjalankan Rawat inap untuk perbaikan kondisi yang melemas. Selang 2 bulan kondisi Bapak Atim tidak ada perkembangan selama di RSUD Dr. Soebandi Jember dan oleh pihak keluarga Bapak Atim di pulangkan karena kondisi perekonomian tidak mendukung untuk makan dan setiap harinya di rumah sakit. Setelah 2 Tahun berlalu badan Bapak Atim tidak ada perkembangan dan tidak bisa menggerakan anggota tubuhnya sehingga oleh pihak keluarga kembali untuk perawatan ke Dr. Soebandi Jember dan Pihak Dokter menyatakan bahwa Bapak Atim mengalami kelupuhan karena sengatan Listrik yang Bapak Atim alami menyerang syaraf Otak yang mengakibatkan kelumpuhannya. Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Atim saat terbaring lemas ditempat tidurnya dan Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Bapak Atim. Santunan yang diberikan untuk perawatan luka yang masih belum sembuh Akibat sengatan listrik yang dialaminya. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Bapak Atim dan santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 28 Februari 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Pak Atim menderita combus


ACE HARISKI (15, Kelainan Syaraf) yang bertempat tinggal di Dusun Krajan RT 03 RW 005,  Desa Wringin, Kabupaten Bondowoso. Dik Riski sejak kelas 6 SD mengalami panas tubuh yang berlebihan. Kemudian dibawa berobat oleh orang tuanya ke Rumah Sakit, tapi keadaannya tidak malah membaik tapi malah semakin membuat kaku syarafnya. Bapaknya yang bekerja sebagai kuli bangunan dan ibunya yang bekerja sebagai pembuat besek ikan terus mengusahakan kesembuhan dik Riski. Kemudian dibawa berobat ke RS untuk kedua kalinya dan kemudian dibawa berobat alternatif ke Madura dengan menghasilkan jamu-jamuan untuk diminum. Namun tetap saja tidak membuahkan hasil. Dik Riski yang berasal dari keluarga yang kurang mampu akhirnya dibawa pulang ke rumah karena kebiasaan biaya. Sampai akhirnya dik Riski bertemu dengan Sedekah Rombongan. Sedekah Rombongan membantu dalam pengurusan pengobatannya yang di rujuk berobat kerumah sakit Dr. Soebandi Jember. Sedekah Rombongan membantu pembiayaan dan pendampingan saat berobat. Sedekah Rombongan juga membantu memberikan pinjaman kursi roda untuk membantu aktivitasnya. Santunan yang diberikan di bawah ini digunakan untuk Pembelian Susu. Santunan sebelumnya Dik Riski ini masuk di rombongan 895

Jumlah Bantuan: Rp. 560.000,-
Tanggal: 3 Januari 2017 dan 8 Maret 2017 (Akumulasi)
Kurir: @yudhoari @viandwiprayugo

Ace menderita kelainan syaraf


UMI BINTI RUMO, (40, Kista Ovarium) Alamat Dusun Krajan RT/RW 004/001, Desa Kemuningsari Lor, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa TImur. Ibu Umi adalah seorang buruh tani di desanya yang bekerja untuk membantu suaminya untuk mencari nafkah untuk kebutuhan sehari-harinya. Kehidupan keluarganya sangat kurang mampu, Untuk mencukupi kebutuhan seharipun sulit. Suami Ibu Umi, Bapak Hafianto (45) bekerja sebagai buruh tani didesanya yang belum tentu mendapatkan hasil setiap harinya. Informasi dari warga bahwa ibu Umi ini dirawat di Puskesmas karena mengalami sakit di perutnya setiap harinya selama 1 bulan dan diagnosa Dokter Puskesmas tersebut menyatakan bahwa Ibu Umi mengalami Kista Ovarium yang harus menjalankan pengobatan lebih lanjut, dan Dokter menyarankan Ibu Umi untuk dirujuk ke rumah sakit. Suami Ibu Umi, Bapak Hafianto (45) kebingungan untuk membawa istrinya ke rumah sakit karena terbentur dengan biaya yang sangat mahal dan Ibu Umi pun tidak memiliki Jaminan Kesehatan apa apa. Akhirnya ada salah satu tetangganya memberikan informasi kepada Kurir Sedekah Rombongan bahwa ada salah satu pasien yang memerlukan bantuan untuk mendampinginya karena dari keluarga tidak mampu. Selang 1 hari Kurir Sedekah Rombongan mendatangi rumahnya dan bersilahturahmi untuk melihat keadaan Ibu Umi, dan Ibu Umi saat itu terbaring lemas di kamarnya. Dan karena kondisi Ibu Umi semakin melemas dan terlalu banyak darah yang keluar Ibu Umi langsung dibawa ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk mendapatkan pertolongan dan setelah sampai di RSUD Dr. Soebandi Ibu Umi langsung dirawat. Dan ternyata Dokter menyatakan Ibu Umi harus dilakukan tindakan Operasi Kiret. Selang 2 hari Ibu Umi sudah melakukan Operasi Kiret dan Dokter memerbolehkan pulang dan Kontrol Rutin dalam seminggu sekali untuk melihat perkembangan Ibu Umi. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Umi. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi selama di RSUD Dr. Soebandi Jember dan Transport. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Umi dan santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 538.000,-
Tanggal : 8 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Umi menderita kista ovarium


Mat Ali (52,Stroke). Tinggal di alamat Jln. Kartini Gang Buntu RT 25 RW 3, Desa Belindungan, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Berasal dari keluarga kurang mampu telah 2 bulan menderita sakit yang akhirnya didiagnosa terkena penyakit Stroke. Bapak Mat Ali ini Sebagai tulang punggung keluarga dengan pekerjaan sebagai buruh Serabutan yang penghasilannya tidak memungkinkan untuk kebutuhan sehari-harinya, maka dengan sakit yang dideritanya ini praktis penghasilan dari bapak Mat Ali menjadi terhenti. Sedangkan anaknya masih duduk di bangsu sekolah menengah pertama (SMP), Akhirnya setelah mendapatkan survey dari Kurir Sedekah Rombongan Bondowoso, maka diberikan Santunan titipan para Sedekaholics untuk membantu Bapak Mat Ali sekeluarga senilai nominal berikut ini. Santunan digunakan untuk pembelian Susu. Semoga santunan yang diberikan dapat memberikan manfaat untuk Bapak Mat Ali sekeluarga, dan santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah santunan: Rp. 560.000,
Tanggal: 3 Januari 2017 dan 8 Maret 2017 (Akumulasi)
Kurir: @yudhoari @viandwiprayugo

Pak Mat Ali menderita stroke


MEGA PUTRI MAULIDIA, (12, Kelenjar Getah Bening) Alamt Jl. Fatahillah V/19 Lingk Kauman 001/011, Desa Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur.  Adik Mega sudah mengalami sakit kelenjar Getah bening ini sudah selama 2 tahun yang lalu. Dan sekarang sudah mengganggu ke pendengaran Adik Mega. Adik Mega di bawa ke puskesmas terdekat untuk meminta rujukan ke Dr Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Dan setelah itu adik Mega sampai di rumah sakit Dr Soebandi Jember diminta untuk di kemo tetapi pihak keluarga tidak mau karena keterbatasan biayanya karena tidak tercover oleh BPJS. Mega Putri Maulidia anak dari pasangan Bapak Imam Bastomy (35) yang bekerja sebagai penjual burung berkicau yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-harinya dan Ibu Mei Tiyas (34) yang bekerja sebagai Pembantu rumah tangga, dengan kondisi perekonomian yang serba terbatas fasilitas kesehatan yang dimiliki adik Mega adalah BPJS kelas III. Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi kerumah adik Mega untuk menyampaikan titipan para sedekaholics untuk membantu Adik Mega. Santunan yang diberikan sebagai Akomodasi biaya perawatan selama dirumah sakit,Pembayaran Iuran BPJS Kelas III, dan Pembelian Susu. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Gufron dan santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 951

Jumlah Santunan : Rp. 1.640.000,-
Tanggal : 22 Februari 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Mega menderita kelenjar getah bening


Marwati Binti Tomo, (53, Kanker Serviks) Alamat Dusun Krajan RT/RW 020/003, Desa Grujukan, Kecamatan Grujukan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Ibu Marwati adalah seorang Ibu yang memiliki 2 seorang anak. Ibu Marwati mengalami sakit di perutnya, dan sejak April 2015 sampai bulan November 2015 tidak menstruasi sehingga menyebabkan sakit yang sangat di perutnya. Setelah dikonsultasikan ke Dr. Karinda yang menangani Dokter kandungan di RSUD Dr. Koesnadi Bondowoso, Akhirnya dilaksanakan operasi bulan November tahun 2015. Dan Pasien Ibu Marwati pernah di Operasi di RSUD Bhayangkara Bondowoso oleh Dr. Karinda sp OG dan disarankan untuk dirujuk ke RSSA Malang dikarenakan terdapat pendarahan terus menerus saat pasca operasi. Ibu Marwati memiliki Jaminan kesehatan JKN-KIS NON PBI Kelas III yang meringanan beban keluarganya selama Ibu Marwati berobat. Ibu Marwati tinggal bersama Suaminya dan anak-anaknya, Suaminya Bapak Bahri (63) bekerja sebagai buruh tani di desanya, yang penghasilannya tidak memungkinkan karena Bapak Bahri bekerja yang hanya membutuhkan tenaganya untuk bekerja agar mendapatkan penghasilan. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari warga setempat bahwa Ibu Marwati memerlukan bantuan karena dari keluarga kurang mampu. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Marwati, Santunan yang diberikan untuk Akomodasi selama di Rumah sakit dan Transport ke RSSA Malang. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Marwati dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 21 Februari 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Marwati menderita kanker serviks


Abdul Rozak, (6, Ginjal Bocor) Alamat Dusun Krajan RT/RW 002/004, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur.  Abdul Rozak, biasa dipanggil Rozak. Adik Rozak mengalami sakit sejak umur 2 tahun yang di deritanya tidak mengalami kesakitan karena umur adik Rozak masih kecil. Dan setelah umur 4 tahun adik Rozak mengalami sesak nafas, Air Urin bebusa, dan tidak memiliki tenaga untuk beraktivitas. Karena adik Abdul Rozak memiliki Jaminan Kesehatan JKN-KIS PBI, Abdul Rozak langsung dibawa ke Puskesmas terdekat oleh keluarganya untuk mengetahui sakit yang dideritanya, dan Dokter Puskesmas menyatakan bahwa Adik Rozak mengalami Ginjal Bocor dan Dokter Puskesmas menyarankan Adik Rozak dirujuk ke Poli Bedah RSUD Dr. Soebandi Jember untuk mengetahui diagnosa lebih lanjut. Setelah itu sesampai di RSUD Dr.Soebandi Jember Adik Rozak menjalanin cek Lab dan Dokter menyatakan Adik Rozak mengalami Ginjal Bocor. Adik Rozak sudah bolak balik Opname atau Rawat inap di RSUD Dr. Soebandi Jember karena kondisinya sering ngedrop. Adik Rozak adalah anak dari pasang Bapak Achmad Ariyadi (41) dan Ibu Siti Muslika (38), Bapak Achmad Ariyadi ini bekerja sebagai penarik tukang becak di Desanya yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari keluarganya. Keluarga Adik Abdul Rozak membutuhkan bantuan dan dampingan selama adik Rozak berobat karena keluarga dari kurang mampu. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan infomasi dari salah satu tetangga bahwa adik Rozak memerlukan bantuan karena selama penebusan Obat di Luar BPJS tidak mampu untuk membelinya dan Transport bolak balik ke RSUD Dr. Soebandi Jember ke rumahnya. Selang 7 bulan Adik Rozak dirujuk ke Dr. Soetomo Surabaya karena kondisi yang dialaminya cukup serius. Dan Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu adik Rozak. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi pembelian obat diluar BPJS dan Transport. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Adik Rozak dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 12 Februari 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Abdul menderita ginjal bocor


HENDRIK SEPTIAWAN, (14, Thalasemia) Alamat Dusun Krajan RT/RW 003/010, Desa Bagorejo, Kecamatan Gumuk Mas, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Awal mula sakit Hendrik mengalami rasa lemas dan sering pusing disertai mual-mual selama 3 bulan yang lalu. Setelah itu Hendrik di bawa ke Puskesmas terdekat karena kondisi Hendrik melemas dan oleh pihak Dokter puskesmas menyarankan untuk dirujuk ke Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Selang satu hari, Hendrik dirujuk ke rumah sakit Dr. Soebandi Jember dan diagnosa mengalami Thalasemia. Thalasemia adalah kelainan darah yang diturunkan yang mana tubuh tidak memproduksi cukup hemoglobin sehingga mengakibatkan jumlah hemoglobin di dalam tubuh sedikit. Hemoglobin adalah protein pembentuk sel darah merah yang berguna untuk mengikat oksigen dan membawanya ke seluruh tubuh. Dan Hendrik harus menjalanin rawat inap untuk pemulihan kondisi yang melemah. Hendrik memiliki fasilitas Jaminan Kesehatan JKN-KIS NON PBI kelas III yang meringankan beban keluarganya dalam pengobatan Hendrik. Hendrik anak dari Pasang Ibu Sulasmi (69) dan Bapak Muanam (66) yang bekerja sebagai buruh tani di  Desanya yang penghasilannya tidak memungkin yang hanya cukup untuk kesehariannya. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari teman Kurir Sedekah Rombongan bahwa Hendrik memerlukan dampingan karena dari keluarga kurang mampu. Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi dan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Hendrik. Santunan yang diberikan untuk Santunan kematian Alm. Hendrik Septiawan. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan dan semoga diberi kesabaran. Amin

Jumlah Santunan : Rp. 1.300.000,-
Tanggal : 08 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Hendrik menderita thalasemia


Samunah Binti Asmudin, (45, Stroke) Alamat Jl. Jaya XIII RT/RW 002/009, Desa Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Kabupaten Jakarta Barat. Ibu Samunah adalah seorang perempuan yang di lahirkan di Jember di Desa. Plerean Kecamatan Sumber Jambe. beliau dari kalangan keluarga biasa, pergi merantau seorang diri ke Jakarta ingin menjadi orang yang luar biasa. Sekian lama kerja seorang diri di Jakarta, kemudian Ibu Samunah bertemu dengan Bapak Marta seseorang lelaki yang slalu membantu setiap ada kesulitan. tidak lama kemudian Bapak Marta dan Ibu Samunah menikah beliau menjadi keluarga bahagia dan keluarga yang semangat mencari rezeki sehingga mengalami perubahan dalam kehidupannya bahkan setiap tahunnya selalu menjenguk sanak famili nya yang ada di Jember, dengan berjalannya waktu umur tambah tua Ibu Samunah mulai sakit sakitan sehingga tidak bisa menjenguk keluarga yang ada di kampung halamannya. Bapak Marta kerja sendiri sebagai buruh dan sambil merawat sang istri tercinta dengan penghasilan yang paspasan hanya bisa untuk makan setiap harinya karna hidup di Jakarta tidak mudah semua serba biaya, Ibu Samunah yang sudah tidak bisa bekerja di karnakan kondisi badan sudah mengalami sakit  Stroke selama 9 Tahun, Ibu Samunah pun tidak bisa pulang kampung bahkan tidak ada kabar ke sanak familinya yg di Jember. Di kehidupannya yang sangat susah Ibu Samunah sangat ingin pulang ke Jember. Alhamdulillah masih ada yang peduli dari warga Jakarta yang bisa membantu keluarga Ibu Samunah. Warga Jakarta meminta bantuan ke warga Jember untuk bisa memberi kabar keluarganya yang ada di Jember. Kemudian Ada warga Jember memberi kabar kepada Kurir Sedekah Rombongan bahwa ada masyarakat Sumber Jambe yang kerja di Jakarta ingin pulang gak punya ongkos dan kondisinya stroke, dan alhamdulillah dengan kebesaran allah Ibu Samunah di beri kesemangatan dan Kurir Sedekah Rombongan langsung memberinya ongkos untuk pulang ke Jember dan didampingi selama perjalan sampai kerumah Ibu Samunah yang berada di Desa Plerean Kecamatan Sumber Jambe. Dan Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu ibu Samunah, Santunan yang diberikan untuk biaya Transport dan Akomodasi. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Samunah dan santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 1.463.000,-
Tanggal : 13 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Samunah menderita stroke


SUMINA BINTI ELENG (77, Patah Tulang). Alamat  Dusun Patemon Krajan Timur RT/RW 002/013, Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Nenek Sumina, begitu ia sering disapa oleh para tetangganya, pada Desember 2016 yang lalu, Nenek Sumina terjatuh saat hendak bangun tidur dan terjatuh hingga Nenek Sumina tidak bisa berdiri dan terasa kesakitan.  Saat ini nenek Sumina di rawat oleh anaknya, Ibu Sinah (46)  yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di desanya. Nenek Sumina berbekal kartu Jaminan Kesehatan JKN -KIS PBI yang ditanggu oleh pemerintah, keluarga beliau membawa Nenek Sumina ke Puskesmas Sukowono. Hasil rontgen, diketahui ada tulang yang retak pada pangkal paha kaki sebelah kiri. Dokter Puskesmas memberitahukan kepada pihak keluarga bahwa meskipun dilakukan tindakan operasi tidak akan menjamin beliau bisa berjalan lagi mengingat usia beliau yang sudah senja. Pihak keluarga memilih merawat beliau di rumah sambil diterapi akupunktur. Saat ini kedua kaki beliau  sudah tidak bisa dijadikan tumpuan untuk berjalan, terkadang beliau mengalami demam. Pendengaran dan bicara masih normal, untuk beraktifitas beliau mengandalkan bantuan dari orang lain dengan cara dibopong. Saat bertemu dengan Kurir Sedekah Rombongan, Ibu Sinah, anak dari Nenek Sumina menyampaikan kesulitannya untuk membelikan  kursi roda untuk ibunya agar tidak harus dibopong jika ingin keluar dari kamarnya. Sedekah Rombongan berkesempatan menyampaikan bantuan dari sedekaholics berupa kursi roda untuk nenek Sumina. Bu Sinah dan nenek Suminah mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga bantuan kursi roda yang diberikan dapat membantu beliau dalam kegiatan sehari-harinya dan semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti belimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 15 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Sumina menderita patah tulang


MOHAMMAD ROSI, (7, Hernia) Alamat Dusun Siran 003/014, Desa Petung, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mohammad Rosi, biasa dipanggil Rosi. adik Rosi menderita Hernia sejak lahir. Dan Hernia yang di deritanya tidak mengalami kesakitan karena umur adik Rosi masih kecil. Dan setelah umur 7 tahun adik Rosi mengalami kesakitan di bagian alat kelaminnya. Dan akhirnya oleh pihak keluarga langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mengetahui penyakit yang di derita adik Rosi. Dokter menyatakan adik Rosi mengalami penyakit Hernia yang harus segera dirujuk ke Rumah sakit Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Setelah sampai dirumah sakit Dr. Soebandi Jember Dokter menyatakan segera di Operasi, karena kondisi perekonomian tidak memungkinkan untuk melanjutkan pengobatan, Akhirnya tertunda. Tak lama kemudian salah satu teman menginformasikan kepada Kurir Sedekah Rombongan bahwa tentang keadaannya. Segera Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi untuk mensurvey keadaan adik Rosi. dan kemudian dibantu pengurusan pembuatan BPJS mandiri kelas III, Akhirnya adik Rosi bisa melanjutkan pengobatan di Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember, Dokter menyatakan adik Rosi segera di Operasi. Adik Rosi adalah anak dari Bapak Suto (49) dan pasangan Ibu Suminah (27). Bapak Suto bekerja sabagai kuli bangunan yang penghasilannya tidak memungkinkan. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu adik Rosi, Santunan yang diberikan sebagai Akomodasi pasca operasi dan pembelian obat diluar BPJS. Semoga santunan yang bermanfaat bagi Adik Rosi dan santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 16 Desember 2016 dan 16 Maret 2017 (akumulasi)
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Rosi menderita hernia


IRMA CAHYANDARI, (14, Paraplegia) Alamat Jl. Jumat Lingk Karangmluwo 002/006, Desa Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Irma Cahyandari Namanya, biasa di panggil Irma. Irma yang masih duduk di bangku sekolah SMP kelas 2 ini mengalami gangguan pada kakinya sehingga kedua kakinya tidak bisa bergerak selama 3 bulan ini. Dan oleh pihak keluarga langsung di pijet ke dukun pijet di desannya karena di anggap penyakit sepele. Dan selama 1 minggu tidak ada perkembangan Adik Irma di rujuk ke Puskesmas terdekat untuk mengetahui penyakitnya. Dan oleh pihak Puskesmas hanya di beri Obat-obatan. Dan setelah 3 Bulan berlalu, Kurir Sedekah Rombongan mendengar cerita dari Bapak RW Karangmluwo bahwa adik Irma layak di bantu atau di dampingi oleh Sedekah Rombongan. Adik Irma hanya tinggal bersama Ibunya Siti Maisaro (40) yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Ayah Irma sudah meninggal sudah menginjak 3 tahun yang lalu. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para sedekaholics untuk membantu Adik Irma. Santunan yang diberikan sebagai Pembelian Susu. Semoga Santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlipat ganda dariNYA. Aamiin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 955

Jumlah Santunan : Rp. 560.000,-
Tanggal : 16 Februari 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Iram menderita paraplegia


SITI KHOIRIYAH, (35, Ca Mamae) Alamat Dusun Krajan RT/RW 003/009, Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Awal mula sakit Ibu Khoir memiliki benjolan kecil di payudara sebelah kiri yang dianggap benjolan biasa, setelah 4 bulan benjolan yang dialami Ibu Khoir semakin membesar dan mengalami kesakitan. Setelah itu Ibu Khoir ke Puskesmas terdekat untuk berobat dan mengetahui sakitnya. Dan ternyata diagnosa Dokter menyatakan Ibu Khoir mengalami Ca Mamae dan oleh Dokter Puskesmas tersebut menyarankan untuk dirujuk ke RSUD DKT Jember untuk perawatan lebih lanjut. Karena Ibu Khoir memiliki fasilitas Jaminan Kesehatan JKN-KIS PBI yang meringankan beban pembiayaan pengobat Ibu Khoir, maka Ibu Khoir langsung meminta rujukan ke RSUD DKT Jember untuk perawatan lebih lanjut. Selang satu hari Ibu Khoir berada di RSUD DKT Jember dan diperiksa oleh Dokter, Ibu Khoir harus menjalankan Kemoterapi. Setelah Kemotrapi pertama selesai dan 1 bulan berlalu Ibu Khoir harus menjalankan Kemotrapi kedua tetapi Ibu Khoir tidak menjalaninnya karena tidak memiliki biaya Transport untuk ke RSUD DKT Jember. Ibu Khoir tinggal bersama Suaminya Sutijo (41) yang bekerja sebagai buruh tani di Desanya yang penghasilannya tidak memungkinkan, yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari teman Kurir Sedekah Rombongan bahwa Ibu Khoir memerlukan bantuan dampingan selama berobat ke RSUD DKT Jember, karena dari keluarga kurang mampu. Dan pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan mendatangi kerumahnya dan bersilahturahmi dan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Khoir. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi selama dirumah sakit dan pembelian obat di Luar BPJS. Semoga Santunan yang diberikan berguna bagi Ibu Khoir dan semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 16 Maret2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Siti menderita ca mamae


DELILAH DEVI, (21, Persalinan Bayi) Alamat Dusun Sumber Tengah RT/RW 018/006, Desa Randu Agung, Kecamatan Sumber Jambe, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Delilah Devi namanya yang sering di panggil Devi di lingkung halamannya. Devi adalah seorang Ibu yang mempunyai Anak 1 yang masih berumur 2 Tahun. Dan keseharian Ibu Devi adalah seorang Ibu rumah tangga dan suaminya Bapak Abdurahman Wahid (28) yang bekerja sebagai buruh serabutan yang penghasilannya tidak menetap, yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari harinya untuk keluarga kecilnya. Ibu Devi Hamil yang berusia kehamilannya menginjak ke 7 bulan tetapi beliau tidak mengerti bahwa dirinya hamil, bahkan suaminya Bapak Wahid ini tidak mempersiapkan dirinya untuk persalinan bayi untuk si Istrinya. Setelah kehamilan berusia 8 bulan Ibu Devi melahirkan Bayi Prematur dan harus dirawat RSUD Kalisat selama 4 hari untuk perbaikan kondisi si Bayi dengan Ibunya. Ibu Devi tidak memiliki jaminan apa pun. Karna Ibu Devi berasal dari keluarga kurang mampu akhirnya Suaminya Bapak Wahid mengurus SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) yang pembayarannya tercover sebanyak 60% dari pemerintah dan 40% pembayaran dari pihak keluarga. Bapak Wahid Suami ibu Devi masih tetap kebingungan karna tidak memiliki persiapan untuk biaya persalinan akhirnya bertemu dengan salah satu Kurir Sedekah Rombongan yang menyampaikan bahwa memerlukan bantuan untuk sang Istrinya yang kesulitan dalam pembayaran persalinan si Ibu Devi. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi Ibu Devi ke RSUD Kalisat dan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Devi. Santunan yang diberikan untuk Biaya Pembayaran persalinan Bayi di RSUD Kalisat Jember. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi keluarga Ibu Devi dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 1.550.000,-
Tanggal : 16 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bantuan biaya pembayaran persalinan bayi


SALIYE BINTI ARUDIN, (72, TUNA RUNGU DAN TUNA NETRA) Alamat Dusun Karang Anyar RT/RW 001/013, Desa Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Ibu Saliye (72) dan Adiknya Juti (70) mengalami Tuna Rungu dan Tuna Netra sejak lahir. Beliau hanya tinggal berdua dirumah peninggalan orang tuanya dan hidup sering di bantu oleh tetangga sekitarnya. Meskipun beliau mengalami Tuna Rungu dan Tuna Netra mereka masih bisa memasak untuk makan setiap harinya. Ada salah satu warga sekitar memberi informasi kepada Kurir Sedekah Rombongan bahwa Ibu Saliye memerlukan bantuan untuk kebutuhan sahari-hari untuk bertahan hidup. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi ketempat tinggal Ibu Saliye dan Ibu Juti dan bersilahturahmi. Pada kesempatan pada hari itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu seorang kakak dan adik. Santunan yang diberikan untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Saliye dan Ibu Juti dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 7 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu saliye seorang tuna rungu dan tuna netra


YON RAJIONO, (51, Pengasuh Anak Yatim) Alamat Dusun Sumber Malang RT/RW 039/003, Desa Randu Agung, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Yon panggilannya. Bapak Yon adalah seorang Buruh serabutan yang mengasuh 7 seorang anak yatim dengan penghasilan tidak menentukan yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-harinya. Bapak Yon ini bertemu dengan Kurir Sedekah Rombongan dan menginformasikan bahwa beliau memerlukan bantuan untuk mendirikan usaha yang hasilnya untuk seorang anak yatim yang ia dampingi. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi tempat tinggal beliau dan bersilahturahmi dengan anak yatim. Dan pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Bapak Yon. Santunan yang diberikan untuk membuka Usaha kecil kecilan untuk Anak Yatim. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Bapak Yon dan Anak Yatim. Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 7 Maret 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Modal usaha untuk anak yatim


RICO JANUARI SANTOSO, (28, Infeksi Luka) Alamat Jl Perum Gebang Permai B-9 RT/RW 001/001, Desa Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur.  Awal mula sakit Rico mengalami kapalan pada kakinya  sebelah Kanan dan disertai gatal – gatal hingga kakinya sampai luka. Selang 4 hari luka di kaki Rico menjalar sampai menyerupai kakinya. Setelah itu Rico dibawa ke puskesmas terdekat untuk pemeriksaan dan pengobatan, setelah itu Rico diagnosa mengalami Infeksi Luka dan oleh pihak Puskesmas disarankan untuk di rujuk ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk perawatan dan pengobatan lebih lanjut karena sakit yang diderita memerlukan pengobatan lanjutan. Rico memiliki Jaminan Kesehatan JKN-KIS NON PBI kelas III yang meringankan beban keluarganya untuk pengobatan Rico. sebelum sakit Rico bekerja sebagai Jasa Pangkas Rambut di depan rumahnya yang penghasilannya tidak menentukan, yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Saat ini Rico tinggal bersama Ibunya yang bernama Siani (57) yang bekerja sebagai ibu rumah tangga. Kurir Sedekah Rombongan mendengar kabar dari Warga sekitar bahwa Rico memerlukan bantuan Dampingan untuk dalam pengobatan. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal Rico. dan pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Rico. Santunan yang diberikan untuk Pembelian Obat-obatan di luar BPJS Semoga Santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlipat ganda oleh dariNya. Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 600.000,-
Tanggal : 22 Februari 2017 dan 20 Maret 2017 (Akumulasi)
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Rico menderita infeksi luka

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 MUHAMAD WILDAN AFANI 800,000
2 RASIYEM 722,575
3 MUHAMMAD SYAFIK 1,000,000
4 MIFTAHUL JANAH 1,000,000
5 RATEMI BINTI SAMSURI 500,000
6 MAGHFIROH BINTI YUNAN PURNOMO 786,000
7 NUR HIKMAH 500,000
8 DEWI APRIANA 1,300,000
9 NGATINI BINTI AMIR 500,000
10 YULI HIDAYATI 500,000
11 ALFAN TAUFIQU 500,000
12 RIKA MAELANI 500,000
13 ALFARIZI BIN BURHANUDDIN 1,195,000
14 NURLIKA BINTI IRWAN LABANGSA 1,000,000
15 ABDUL AHAD BIN SIAMA 1,000,000
16 MTSR SURABAYA 6,133,500
17 SUGITO BIN KASENI 1,010,000
18 NJOO SWIE FOEN 642,500
19 SONI ISRA ISTAIN 515,000
20 SUCI RAMADANI​ 553,500
21 RSSR SURABAYA 1,943,700
22 MUNAWIR BIN WASIMIN 500,000
23 DPD PPDI DIY 5,000,000
24 JUMIYEM BINTI KARTO 3,000,000
25 MASJID NURUL ALAMIIN 2,000,000
26 MASJID DARUS SALAM 1,200,000
27 MUSHOLA AL MUTTAQIEN 1,200,000
28 MASJID BAITUS SALAM 1,200,000
29 MASJID HIDAYATUL IKHSAN 1,200,000
30 MASJID BAITUL HALIM 1,200,000
31 MADRASAH NURUL HIDAYAH 4,000,000
32 MUSHOLA AL MUSLIM 2,550,000
33 MUSHOLA AL HIDAYAH 2,550,000
34 ROZAKUN BIN M MUSTAQIM 600,000
35 RASNO BIN WARDOYO 600,000
36 WATIYEM BINTI PONIRAH 600,000
37 MAMI BINTI SUPARNO 600,000
38 TARTI BINTI SUTIYEM 600,000
39 MUJIRAH BINTI KHUDORI 5,000,000
40 WARTINEM BINTI MINTONO 500,000
41 ABDUL FATAH 1,203,800
42 MUSRIPAH BINTI SLAMET KUDORI 500,000
43 YULIATIN MUKLASIN LAHUDIN 500,000
44 MBAH RA’ES 500,000
45 SLAMA BINTI CAHYO 500,000
46 MUHAMMAD RAFA AZKA SATRIA 528,000
47 ATIM WIBISONO 1,000,000
48 ACE HARISKI 560,000
49 UMI BINTI RUMO 538,000
50 Mat Ali 560,000
51 MEGA PUTRI MAULIDIA 1,640,000
52 Marwati Binti Tomo 500,000
53 Abdul Rozak 500,000
54 HENDRIK 1,300,000
55 Samunah Binti Asmudin 1,463,000
56 SUMINA BINTI ELENG 1,000,000
57 MOHAMMAD ROSI 500,000
58 IRMA CAHYANDARI 560,000
59 SITI KHOIRIYAH 500,000
60 DELILAH DEVI 1,550,000
61 SALIYE BINTI ARUDIN 500,000
62 YON RAJIONO 1,000,000
63 RICO JANUARI SANTOSO 600,000
Total 74,704,575

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 74,704,575,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 974 ROMBONGAN

Rp. 48,609,462,494,-

Mau bantu Mereka?
Silahkan transfer ke rekening SedekahRombongan

Bank BCA a/c 84655-23456
Bank Mandiri a/c 137-00111-0011-8
a/n Sedekah Rombongan

Takkan berkurang harta yang disedekahkan. Ia justru akan bertambah..bertambah dan bertambah...


Comments are closed.