Rombongan 969

Rutinkan diri anda bersedekah, maka keajaiban akan selalu terjadi pada anda.
Posted by on March 15, 2017

EMI KUSRINI (37, Kanker Recti). Alamat : Dusun Krajan, RT 7/12, Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumber Pucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Ibu Emi mulai merasakan sakit pada 1 tahun yang lalu, pada awalnya sakit yang dirasakan seperti ambeien. Akan tetapi beliau selalu mengeluh terasa nyeri di daerah sekitar pinggang dan pantat beliau. Ibu Emi pun berobat di puskesmas dan beliau diberikan obat oleh pihak puskesmas. Setelah mengkonsumsi obat beliau merasa lebih baik, tetapi tidak lama kemudian terasa sakit lagi. Karena tidak adanya hasil dari obat yang diberikan, akhirnya puskesmas memberikan surat rujukan ke RS Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah menjalani pemeriksaan di RSSA, dokter pun mendiagnosis Ibu Emi sakit kanker recti atau kanker pada anus beliau. Terlebih dahulu Ibu Emi dilakukan operasi pada perut beliau untuk pembuatan saluran pembuangan yang dibuang ke kantong stoma. Setelah menjalani operasi dokterpun merencanakan untuk dilakukannya kemo dan sinar untuk Ibu Emi. Setelah beberapa kali menjalani kemo terapi dan sinar, pengobatan beliau pun terhenti karena tidak adanya biaya. Untuk sekarang luka yang seperti ambeien itu telah terinfeksi dan terkadang keluar nanah. Bapak Kholil (43) suami beliau bekerja sebagai penjual cilok keliling dan Ibu Emi sendiri hanya sebagai ibu rumah tangga saja. Ibu Emi telah mempunyai 3 orang anak yang masih sekolah dan ada yang masih kecil. Pendapatan yang diperoleh suami beliau setiap harinya hanya bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan untuk biaya sekolah anak-anak beliau. Dengan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III yang dimiliki sangat membantu beliau, akan tetapi kebutuhan obat dan biaya saat di Malang selalu menjadi kendalanya. Alhamdulillah Ibu Emi yang telah dipertemukan dengan Sedekah Rombongan dan beliau telah menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan Malang. Pada bulan ini santunan yang diberikan kepada Ibu Emi telah dipergunakan untuk membeli pampers, kebutuhan obat beliau dan biaya saat masuk rumah sakit. Semoga dengan adanya bantuan dari Sedekaholics melalui Sedekah Rombongan dapat menjadi jalan kesembuhan beliau. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 946.900,-
Tanggal : 10 Maret 2017
Kurir : @FaizFaeruz Sitin @m_rofii11

Bu Emi menderita kanker recti


MUHAMMAD AQIL (13, Terlambat Tumbuh Kembang). Alamat: RT 28/11, Desa Patuk Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Aqil merupakan pasien dampingan #SedekahRombongan Malang sejak tahun 2014. Sejak lahir Aqil sudah menderita keterbatasan fisik yaitu tumbuh kembang lambat dan sampai saat ini Aqil masih belum bisa berjalan. Aqil sekarang tetap rutin fisioterapi di YPAC Malang. Sehingga kini kondisinya kaki sudah mulai kuat menapak. Meski belum bisa berdiri, Alhamdulillah otot kakinya sudah mulai terbentuk sempurna dibanding sebelumnya. Dokter telah merencanakan tindakan operasi tendon untuk Aqil, untuk bulan ini Aqil akan mulai konsultasi dengan dokter dan menjalani kontrol. Ia merupakan sosok istimewa, bakatnya tidak biasa dimiliki oleh anak lain sepantarannya. Ia merupakan hafidz Qur’an asal Wajak, bahkan Aqil pernah berprestasi dengan mendapatkan juara 1 lomba adzan di sekolahnya, inilah yang diperjuangkan Kurir agar Aqil tetap semangat. Aqil merupakan anak pertama dari Bapak Arifin (37) dan Ibu Yulia Ulfa (29). Tentu anak seperti Aqil harus dipertahankan sebagai motivasi kita bahwa tentu ada kelebihan dalam setiap manusia. Aqil memiliki Jamkesmas sebagai layanan kesehatannya. Dengan mengetahui hal tersebut #SedekahRombongan Malang membantunya agar bisa rutin fisioterapi. Santunan untuk Aqil pada bulan ini telah dipergunakan untuk biaya transportasi, berobat dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 918. Pihak keluarga sangat bersyukur atas santunan yang diberikan, semoga kondisi Aqil akan selalu membaik dan Aqil dapat mengerjakan ujian sekolahnya dengan lancer dan nilai yang bagus. Amiiin..

Jumlah Bantuan: Rp. 760.000,-
Tanggal  : 10 Maret 2017
Kurir: @FaizFaeruz @tica_fajaria @m_rofii11

Aqil menderita terlambat tumbuh kembang


YUNIARTI BINTI ATIM (52, Kanker Kelenjar Getah Bening). Alamat : Jalan Kaliurang Barat V, No. 1374, RT 4/7, Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Sekitar 1 tahun yang lalu timbul benjolan kecil yang berada di leher sebelah kanan. Setelah pemeriksaan medis akhirnya beliau didiagnosis oleh dokter menjangkit kanker pada kelenjar getah bening. Beliau akhirnya diberikan surat rujukan untuk mulai berobat di RST Soepraon dan sudah dilakukan kemo terapi sebanyak 6 kali akan tetapi tidak mendapatkan perubahan. Beliau juga sudah melakukan CT Scan di RS Panti Nirmala dan dari hasil CT Scan dinyatakan kanker sudah menyebar ke otak beliau. Pada Bulan Januari kemarin kondisi Ibu Yuniarti menurun, pihak keluarga pun akhirnya membawa ke RS Saiful Anwar dan dilakukan rawat inap selama 10 hari. Saat ini Ibu Yuniarti hanya bisa terbaring lemas di tempat tidur dan menunggu jadwal untuk konsultasi dengan dokter di RS Saiful Anwar untuk tindakan selanjutnya. Ibu Yuniarti tinggal satu atap bersama suami, 4 anak dan 2 cucu beliau. Penghasilan yang diperoleh keluarga hanya dari suami beliau dan seorang anak laki-laki beliau, sedangkan anak beliau yang lain hanya sebagai ibu rumah tangga dan ada yang masih bersekolah. Dengan adanya jaminan kesehatan berupa JAMKESDA yang dimiliki beliau sangat membantu dalam berobat. Akan tetapi biaya untuk transportasi dan kebutuhan untuk pemulihan keadaan beliau pasca berobat selalu menjadi kendalanya. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Yuniarti, sehingga dapat memberikan santunan kepada beliau untuk biaya berobat, membeli obat-obatan dan transportasi. Semoga dengan adanya bantuan yang telah diberikan untuk Ibu Yuniarti membuat keadaan beliau semakin membaik. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 8 Maret 2017
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @m_rofii11

Bu Yuniarti menderita kanker kelenjar getah bening


PURWATI BINTI ALM. AMAT LITAS (52, Kencing Manis + Penyempitan Syaraf + Tumor Anus), Alamat : Kelurahan Pangenjurutengah RT 1 RW 3 Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah. Ibu Purwati sekitar 3 bulan yg lalu mengalami gejala badan semakin kurus, sering merasa haus, cepat lelah,mengantuk, sering merasa lapar Dan sering merasakan pegal – pegal di punggungnya. Ibu Purwati hidup sendiri belum berkeluarga. Bu Purwati tinggal bersama saudara laki-lakinya yang belum juga berumah tangga. Ibu Purwati ini juga sedikit mengalami gangguan jiwa makanya bu Purwati hanya hidup menerima uluran dari para tetangganya. Penyakit yang diderita bu Purwati tidak sembuh-sembuh, oleh  tetangganya terdekat bu Purwati berobat ke puskesmas dan didiagnos menderita kencing manis (DM). Setelah dari puskesmas sekitar satu minggu masuk Rumah Sakit Tjitro Wardjojo Purworejo karena ketika buang air besar ada darah segar yang ikut terbuang. Setelah dilakukan pemeriksaan dan Rontgen ternyata disamping ada diagnosa kencing manis juga mengalami penyempitan syaraf (LBP) dan ada tumor di anus. Sama dokter rumah sakit sudah berupaya memberikan terbaik untuk bu Purwati namun Allah rupanya sayang pada bu Purwati,  pada tanggal 6 Februari 2017 pukul 24.00 WIB bu Purwati menghembuskan nafas terakhirnya di RSU Tjitro Wardoyo Purworejo. Bantuan dari sedekacholic pun diberikan kepada ahli waris untuk keperluan membayar biaya rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 6 Februari 2017
Kurir : @MarjunulNP Sudiarto

Bu Pur menderita kencing manis + penyempitan syaraf + tumor anus


SUDIN BIN ALM. KARTADIWANGSA (63, Paru-paru), Alamat : Desa Pepe RT 2 RW 1 Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah. Mbah Sudin sudah sejak lama sakit sesak nafas, namun jarang diperiksakan dikarenakan faktor ekonomi. Semenjak tahun 2016  sakit sesak nafas yang diderita sering muncul dan tidak nyaman. Karena semakin parah maka mbah Sudin memeriksakan sakitnya di Puskesmas Pituruh dan sempat mondok selama 5 hari. Setelah beberapa hari di rumah, mbah sudin yang tidak mempunyai jaminan kesehatan ini mengalami sesak nafas, kemudian diperiksakan ke dokter swasta, sama dokter dikasih surat rujukan ke Rumah Sakit Tjitro Wardjojo Purworejo untuk mondok, setelah seminggu Rawat inap kemudian diannjurkan untu rawat jalan syarat harus minum obat teratur. Alhamdulilah mbah Sudin bertemu dengan kurir Sedekah Rombongan dan dapat bersilaturahmi ke rumahnya. Kurir Sedekah Rombongan membantu surat keterangan tidak mampu dari kelurahan yang digunakan untuk kontrol kerumahnya sakit. Santunan dari sedekacholic pun diberikan untuk akomodasi dan biaya kontrol di rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 7 Februari 2017
Kurir : @MarjunulNP Sudiarto Ato Asri

Pak Sudin menderita paru-paru


IBNU BAROKAH BIN SULAIMAN (7,Leukemia), Alamat : Dusun Mbonyo RT 9 RW 3 Desa Hardimulyo, Kecamatan  Kaligesing Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah. Anak dari pasangan suami istri Bapak Sulaiman (43) pekerjaan butuh tani dan Ibu Musanadah (33) seorang ibu rumah tangga. Dek Ibnu menderita leukemia setelah sebelumnya dirinya mengalami sakit panas dan ada semacam benjolan di lehernya sekitar bulan Agustus 2016. Keadaan ini dianggap hanya sakit panas biasa sehingga orang tua belum begitu mengkuatirkan kondisi dek Ibnu. Namun beberapa hari panas tidak turun dan benjolan di leher tidak kunjung kempes akhirnya dek Ibnu dibawa ke seorang bidan. Oleh bidan benjolan itu dianggap gondong dan diberi obat pereda rasa sakit. Tidak kunjung sembuh juga dek Ibnu dibawa ke Rumah Sakit Umum Tjitro Wardojo Purworejo dengan fasilitas BPJS. Setelah dilakukan pemeriksaan lengkap dengan laboratorium ternyata Ibnu menderita Leukemia. Oleh pihak Rumah Sakit Tjitro Wardoyo dek Ibnu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Sardjito Jogjakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Di RSUP Sardjito dek Ibnu harus menjalani Kemoterapi dan sampai saat ini sudah 7 kali. Saat ini kondisi Ibnu sudah stabil tetapi masih terus melakukan Kemoterapi di RSUP Sardjito Jogjakarta sampai 113 Minggu. Ayah Ibnu sedikit mengalami masalah karena tempat tinggal yang jauh dan biaya yang harus dikeluarkan untuk menjalani kemoterapi tidak sedikit  terutama untuk transportasi dan penebusan obat yang tidak dicover BPJS mengingat  dirinya hanya seorang buruh tani. Alhamdulilah kurir Sedekah Rombongan memahami kondisi ini setelah mengetahui Informasi dek Ibnu dari tetangganya. Melalui kurir Sedekah Rombongan menyampaikan sedikit santunan untuk meringankan beban orang tua dek Ibnu dan akan mendampingi proses penyembuhan dek Ibnu.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 11 Februari 2017
Kurir : @MarjunulNP Sudiarto Rani

Ibnu menderita leukemia


JAMINGATUL FATA BIN MUKHOLIS (1, Hidrocepallus), Alamat : Dusun Surodadi RT 1 RW 3 Desa Puspo Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah. Dek Jamingatul Fata atau Fata, merupakan anak pertama pasangan Mukholis (23 Tahun) dan Kongidah (23 Tahun). Dek Fata terdiagnosa menderita hidrocepallus, kepalanya mulai membesar saat usianya menginjak dua minggu. Kedua orang tuanya memiliki jaminan kesehatan Kartu Indonesia Sehat (KIS), tetapi teuntu dek Fata tidak tidak punya KIS. Karena keluarga ini membutuhkan jaminan kesehatan untuk berobat sang anak maka orang tuanya segera mendaftarkannya ke BPJS Non PBI Kelas 3. Dek Fata sudah pernah diperiksa di Rumah Sakit Dr. Tjitro Wardojo Purworejo, namun dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito Jogyakarta. Pihak keluarga ingin sekali membawa dek Fata berobat ke rumah sakit rujukan tersebut namun mereka terkendala biaya, baik akomodasi maupun transportasi. Pak Mukholis bekerja sebagai buruh tani, sementara Bu Kongidah merupakan ibu rumah tangga. Sedekah Rombongan sebagai organisasi sosial yang giat dalam menyalurkan sedekah merasa harus ikut membantu saat ada saudara kita yang membutuhkan. Alhamdulilah kurir Sedekah Rombongan kemudian bersilaturahmi sembari menjemput dek Fata dan keluarganya untuk berobat ke RSUP Dr. Sardjito Jogyakarta. Selama berobat dek Fata dan keluarganya singgah di RSSR Jogyakarta. Setelah beberapa kali kontrol dan mendaftar kamar untuk operasi, akhirnya dek Fata mendapat kamar dan segera rawat inap untuk persiapan operasi. Alhamdulillah, operasi berjalan dengan lancar, kondisinya saat ini sudah sadar dan sudah bisa minum. Sedekaholic melalui Sedekah Rombongan memberikan bantuan transportasi, tempat tinggal sementara juga biaya akomodasi selama proses pengobatan berlangsung. Pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada Sahabat SR dan Sedekah Rombongan atas bantuan yang diberikan. Mari kita berdoa bersama untuk dek fata semoga segera diberikan kesembuhan, mudah-mudahan ia tumbuh sebagai anak yang cerdas dan senantiasa berbakti kepada kedua orang tuanya. Aamiin…Santunan sebelumnya dimasukkan dalam Rombongan 842

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 13 Februari 2017
Kurir : @MarjunulNP Sudiarto Yoga

Fata menderita hidrocepallus


NGADIMAN BIN FULAN (80, Pikun), Alamat : Desa Duduwetan RT 1 RW 1 Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa tengah. Sejak 10 tahun lalu Mbah Ngadiman tinggal sendirian dirumah yang berukuran sangat sederhana. Karena Mbah Ngadiman tidak memiliki anak kandung maka Mbah Ngadiman hidup sendiri dirumah yang sejak lama ia tinggali. Mbah Ngadiman mempunyai anak tiri yang tinggal di Boyolali Jawa Tengah, anak tiri Mbah Ngadiman bekerja sebagai buruh harian lepas yang tidak menentu hasil nya. Karena sudah tua dan fisik tuanya yang mengakibatkan sudah tidak bisa bekerja lagi, mbah Ngadiman hanya mengandalkan makan sehari-hari dari bantuan tetangganya. Rumah Mbah pun tidak layak huni karena tidak mampu untuk memperbaiki. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan mengerti keadaan beliau, dari informasi tetangga bahwa beliau membutuhkan hunian setidaknya layak untuk tidur. Maka dengan dibantu perangkat desa dan warga sekitarnya, rumah Mbah Ngadiman segera dibongkar dan Alhamdulillah dalam satu hari selesai. Dengan rumahnya yang baru Mbah Ngadiman sudah tidak kedinginan saat malam hari. Bantuan para sedekaholic membantu mbah Ngadiman saat kurir memberikan dipan dan kasur untuk tidur Mbah Ngadiman.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 12 Februari 2017
Kurir : @MarjunulNP Sudiarto Rafiq Yoga Wiwit Dwi Eni Didit

Pak Ngadiman menderita pikun


KUS INDRIYANTI BINTI ALM. SUMARMO (50, Kaki Palsu), Alamat : Dusun Koro RT 1 RW 5 Desa Tegal Kuning Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah. Kus Indriyanti biasa tetangga memanggil bu Indri ini sudah sejak lahir sudah mengalami kecacatan tangan dan kaki. Kaki kanan tidak mempunyai telapak kaki dan jari-jari tangan yang tidak sempurna. Setelah lulus dari sekolah SMA bu Indri menjalani operasi amputasi kaki kanan sampai dibawah lutut. Setelah menjalani amputasi bu Indri sehari-hari berjalan dengan menggunakan kruk. Untuk sàat ini Bu indri memakai kaki palsu dari Dinas Sosial semenjak tahun 2002. Kondisi kaki Palsu bu Indri untuk saat ini sudah banyak yang rusak Karena sudah hampir kurang lebih 4 tahun dengan 3 kali penggantian. Meskipun kondisi ekonomi kurang bu Indri tidak pernah mengeluh dan meminta belas kasihan. Bu Indri dan suaminya membuat kerajinan dari kain perca berupa sprei, sarung bantal kursi, celana hawai, baju anak, korden untuk menghidupi kebutuhan keluarga sehari hari. Bu Indri memiliki 2 Anak laki – laki. Anak yang pertama bernama Fernando Adi Suprapto (22) bekerja di bengkel Sragen, anak yg kedua bernama Fernandes Marsela Prastikah (16) masih sekolah di SMPN 33 Purworejo. Alhamdulilah kurir Sedekah Rombongan bisa bertemu Bu Indri dan bersilaturahmi ke rumahnya. Santunan dari sedekahcholic pun diberikan untuk pembuatan kaki palsu bu Indri.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000
Tanggal : 2 Februari 2017
Kurir : @MarjunulNP Sudiarto Dwi Didit Anang

Bantuan kaki palsu


SRI KARDIATI (49, CA Mamae),  Alamat : Dusun Mranti Rt 01 Rw 01, Kelurahan Mranti, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Ibu Sri biasa panggilan ibu Sri Kardiati, mulai merasakan sakit tahun 2012 yang lalu dengan tanda tanda di dada seperti ada benjolan di payudara kiri. Karena ada benjolan di payudara tersebut ibu Sri mengobatinya dengan obat herbal. Pengobatan ini tidak membuat sembuh malahan penyakitnya makin parah, kemudian diperiksakan ke dokter praktek. Setelah diperiksa kemudian disarankan operasi pada tanggal 29 Oktober 2013 di RSU Tjitro Wardjojo Purworejo dengan fasilitas SKTM. Ibu Sri sangat terkejut karena dari hasil laboratorium diketahui  tergolong kanker ganas. Pada awal tahun 2014 sampai awal 2015 menjalani kemoterapi  di RS Sardjito Yogyakarta dengan fasilitas BPJS kelas 3 mandiri. Pada akhir 2015 lalu Ibu Sri mulai merasakan ada benjolan lagi di payudara kanan serta telah dilakukan operasi tgl 2 Oktober 2015. Ternyata selain itu Ibu Sri punya penyakit kista dan di operasi di RS Sardjito pada tanggal 8 Juni 2015. Semenjak sakit untuk kebutuhan hidup sehari hari bu Sri dibantu oleh tetangga dan adik kandungnya yang bekerja sebagai buruh bangunan. Kondisi saat ini bu Sri terkadang masih merasakan  nyeri di daerah payudara (kanan dan kiri) dan pada daerah jahitan (operasi kista). Alhamdulilah Bu Sri bertemu dengan Kurir Sedekah Rombongan dan diupayakan  menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan untuk pengobatan lanjutan di RS Sardjito Jogjakarta. Waktu yang menentukan, Alloh lebih sayang sama bu Sri, Bu Sri meninggal dunia pada tanggal 15 Februari 2017 jam 19.00 WIB di Rumah Sakit Sardjito Jogjakarta. Santunan dari sedekacholic pun diberikan untuk meringankan biaya yang dikeluarkan sama ahli waris. Bantuan sebelumnya dimasukkan dalam Rombongan 879 dan 932

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 16 Februari 2017
Kurir : @MarjunulNP Sudiarto Didit Dwi Wiwit Fandy

Bu Sri menderita ca mamae


SITI FATIMAH BINTI ALM. MUCH. SATIBI (32, Pembengkakan Kelenjar Getah Bening + Pembengkakan Otak), Alamat : Desa Bonjok RT 1 RW 1 Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah. Bu Siti sering mengeluh sakit kepala, tetapi hanya diobati obat warung. Kejadian ini dialami pada saat masih merantau ke luar kota. Pada bulan Maret 2016 suami Bu SitiFatimah yaitu bapak Erlinsurti (33) di PHK oleh tempat kerjanya, bu Siri Fatimah beserta suami dan anak-anaknya dibawa pulang ke Desa Adimulyo. Pada bulan Desember 2016 sakit kepala yang sering muncul membuat bu Siti Fatimah berobat ke dokter Yumanto Gombong Jawa Tengah, namun kondisi bu Siti Fatimah semakin parah. Tanggal 4 Januari 2017 bu Siti Fatimah masuk  Rumah Sakit Palang Biru Gombong. Cuma dirawat selama 5 hari bu Siti Fatimah minta pulang karena kendala biaya rumah sakit, BPJS mandiri sudah dibuatin namun belum bisa digunakan. Selama di rumah bu Siti Fatimah diobati dengan jamu ramuan hebal. Tanggal 27 Januari 2017 bu Siti Fatimah masuk RS Palang Biru Gombong lagi dikarenakan kejang-kejang di rumah dengan fasilitas BPJS mandiri yang sudah aktif. Alhamdulilah kurir Sedekah Rombongan mendengar informasi tersebut dan dapat bersilaturami dan berkunjung ke rumah sakit. Tapi Alloh lebih sayang kepada bu Siti Fatimah, bu Siti Fatimah meninggal di rumah sakit. Bu Siti Fatimah meninggalkan 3 anak yang masih usia 6 tahun,  4 tahun dan 2 tahun. Santunan dari sedekacholic pun diberikan ke ahli waris untuk mengurangi biaya rumah sakit yang belum terbayarkan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal 19 Februari 2017
Kurir : @MarjunulNP Sudiarto Didit Dwi Wiwit Fandy

Bu Siti menderita pembengkakan kelenjar getah bening + pembengkakan otak


BANJIR KABUPATEN BIMA (Bantuan Korban Banjir). Alamat : Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Provinsi NTB. Pada Rabu, 21 Desember 2016 pukul 13.30 WIB, Provinsi NTB mengalami bencana banjir yang sangat dahsyat. Banjir tersebut melanda 7 desa, yaitu :

1. Desa Maria, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima
2. Desa Kambilo, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima
3. Kelurahan Pena To’I, Kecamatan Rasanae, Kota Bima
4. Kelurahan Sadia, Kecamatan Rasanae, Kota Bima
5. Kelurahan Jati Wangi, Kecamatan Rasanae, Kota Bima
6. Kelurahan Melayu, Kecamatan Rasanae, Kota Bima
7. Kelurahan Pena Na’e, Kecamatan Rasanae, Kota Bima

di antara ketujuh desa tersebut yang mengalami banjir cukup parah adalah di Kecamatan Wawo. Curah hujan di Kecamatan Wawo yang meningkat menyebabkan air bah menerjang wilayah Wawo hingga ke Lampe. Kejadian tersebut diperparah karena luapan Sungai Toloweri, air bah di daerah Ncai Kapenta, air bah daerah Ntonggu dan Nitu, serta adanya gelombang pasang air laut. Rata – rata ketinggian banjir di hampir seluruh titik bencana setinggi 2 meter. Bencana tersebut menyebabkan 5 rumah hanyut, 25 rumah rusak berat, 3 rumah rusak sedang, 1 unit jembatan provinsi putus, dan jembatan di daerah terminal Dara putus. Alhamdullillah tidak ada  korban jiwa dalam banjir ini, tetapi terdapat beberapa orang yang mengalami luka ringan dan telah ditangani oleh relawan. Akses jalan menuju lokasi banjir sangat sulit dilalui karena runtuhnya jembatan dan sampai saat ini penerbangan ke Bima dari Mataram tidak dapat dilakukan karena cuaca buruk. Bantuan yang dibutuhkan (non-medis) seperti : selimut,  air bersih, makanan instan, air bersih untuk minum sangat mendesak dibutuhkan oleh para korban. Listrik dan komunikasi sempat lumpuh total pada sekitar pukul 16.00 WIB sehingga relawan kesulitan dalam mendapatkan informasi lebih lanjut. Masyarakat sangat membutuhkan bantuan karena semua barang hanyut dan rusak terendam banjir. Alhamdulillah Sedekah Rombongan  dapat meringankan penderitaan masyarakat Bima yang menjadi korban banjir dengan menyampaikan bantuan berupa sarung, kain, air mineral dan makanan instan. Bantuan tersebut  langsung diterima oleh wakil walikota Bima. Ucapan terima kasih dari masyarakat Bima atas bantuan yang disampaikan. Semoga semua kebaikan dari sedekaholic dibalas Allah SWT, amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 13.050.000,-
Tanggal : 22 Januari 2017
Kurir : @arfanesia Panca Mukhtar Omiyati @ririn_restu

Bantuan Korban Banjir


MUHAMMAD ZAKY (8, Thalasemia + Hernia Scrotalis). Alamat : Desa Panca Tunggal, RT 5, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Zaky merupakan pasien dampingan Sedekah Rombongan, ia telah lama menderita thalasemia dan sudah beberapa tahun terakhir ini sering dirawat untuk tranfusi darah. Keterbatasan sarana dan prasarana rumah sakit di Bangka membuat Zaky dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Pasca menjalani pengobatan di RSCM Jakarta selama 3 minggu, sesuai dengan rekomendasi dokter, Zaky kembali menjalani pengobatan rutin di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang untuk melakukan transfusi darah rutin 2 kali setiap bulan. Setelah didampingi Sedekah Rombongan, alhamdulillah Zaky kini dapat menjalani transfusi darah secara rutin. Untuk transfusi darah dan berobat ke RS Depati Hamzah Pangkalpinang, Zaky dan ayahnya harus menempuh perjalanan selama 3 jam dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Zaky pun harus dirawat selama 1 hari untuk keperluan proses transfusi darah. Zaky harus kembali menjalani transfusi darah rutin, untuk itu kurir Sedekah Rombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk keperluan akomodasi selama di perjalanan dan kebutuhan selama berobat di Pangkalpinang. Sebelumnya Zaky masuk ke rombongan 965.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 6 Maret 2017
Kurir : @arfanesia @yahyaisyoyok @effendy_babel @ririn_restu

Zaky menderita thalasemia hernia scrotalis


UMI HABIBAH (25, Maag Akut). Alamat : Desa Panca Tunggal, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung. Sudah hampir 2 bulan belakangan ini Ibu Umi mengalami sakit di sekitar perutnya. Ibu Umi merasakan sakit yang sangat melilit dan membuat perutnya menjadi keras. Ibu Umi oleh suaminya, Bapak Kurdi, dibawa ke tukang urut yang ada di desa, akan tetapi kondisinya masih tetap tidak ada perubahan. Pada 9 Februari 2017, Ibu Umi dibawa berobat ke Puskesmas Pulau Besar dan dokter mendiagnosis ia mengalami sakit maag akut sehingga harus dirujuk ke RS Depati Hamzah Pangkal Pinang. Kondisi saat ini Ibu Umi sudah hampir 1 minggu tidak bisa buang air besar dan kondisi perutnya semakin keras dan besar. Ibu Umi Habibah sudah memiliki JKN – KIS untuk pengobatannya. Bapak Kurdi, sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu. Beberapa bulan terakhir pekerjaan di daerah tempat tinggal tidak ada sehingga ia harus bekerja sebagai buruh sawit ke daerah lain. Ibu Umi dan Bapak Kurdi juga memiliki anak yang mengalami sakit Thalesemia. Dari lima orang anak mereka, tiga anak terkena sakit thalasemia yang harus rutin setiap 2 minggu sekali melakukan transfusi darah ke RS Depati Hamzah. Untuk kebutuhan sehari-hari, mereka terkadang dibantu oleh keluarga terdekat. Kurir Sedekahrombongan bersyukur dapat dipertemukan dengan Ibu Umi dan keluarga. Kurir Sedekah Rombongan pun menyampaikan bantuan untuk keperluan pengobatan Ibu Umi ke RS Depati hamzah Pangkal Pinang. Semoga bantuan yang disampaikan bisa membantu pengobatan Ibu Umi dan ia segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 6 Maret 2017
Kurir : @arfanesia @yahyaisyoyok @Effendy_babel @ririn_restu

Bu Umi menderita maag akut


RIZKY ALVIAN (22, Tumor Kelenjar Getah Bening). Alamat : Kp. Cicangkal Peusar, RT 5/1, Desa Suka Mulya, Kec. Rumpin, Kab. Bogor, Prov. Jawa Barat. Rizky adalah seorang buruh di proyek bangunan, ia tinggal bersama ibunya, Rosmiati (46) dan adiknya, Rosdiana (14) yang saat ini masih duduk di bangku SMP. Kakaknya yang lain pun ada yang ikut tinggal dalam satu rumah dengannya meski sudah berkeluarga. Rizky termasuk pemuda yang bertanggung jawab kepada keluarga, sejak ayahnya meninggal 4 tahun lalu, ia lah yang menggantikan almarhum menjadi kepala keluarga mencari nafkah untuk membiayai kebutuhan sehari – hari dan biaya sekolah adiknya. Sejak 10 bulan belakangan ini, Rizky mengidap penyakit tumor kelenjar getah bening, pahanya membengkak dan semakin besar hingga membusuk karena tak diobati. Ketika kurir Sedekah Rombongan mengunjunginya,  kondisinya sangat memprihatinkan, Rizky hanya bisa berobat secara alternatif dan sekali berobat ke Puskesmas terdekat namun tak bisa menangani karena kondisinya sudah sangat parah. Alhamdulillah setelah didampingi Sedekah Rombongan, Rizky telah memilliki JKN – KIS Mandiri kelas III sehingga ia dapat menjalani kontrol rutin di RSU Tangerang. Kurir Sedekah Rombongan kembali memberikan bantuan lanjutan untuk operasional berobat. Sebelumnya Rizky dibantu pada rombongan 955.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 17 Februari 2017
Kurir : @wirawiry @nurmanmlana usman @ririn_restu

Rizky menderita tumor kelenjar getah bening


SANDRA WATI (43, Penurunan Kekebalan Tubuh). Alamat : Gang Asem RT 2/5, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Sandra merupakan pasien dampingan Sedekah Rombongan. Ibu dua orang anak ini tidak mengira bahwa dirinya terjangkit virus yang menyebabkan penurunan daya kekebalan tubuh. Kondisi tersebut ia alami setelah sang suami, Fajar (37), lebih dulu terjangkit penyakit yang sama pada tahun 2010. Ia tidak putus asa dengan apa yang dialaminya dan tetap bersemangat untuk berobat. Anak pertama Sandra, Aulya (11) positif mengalami sakit yang sama sepertinya, sedangkan anak keduanya, Lutfi (9), dinyatakan negatif setelah melakukan tes sebanyak tiga kali. Aktivitas kontrol rutin dijalankan Sandra beserta suami dan anaknya dengan kemauan untuk sembuh yang sangat tinggi. Fajar belum mempunyai pekerjaan, oleh karena itu kebutuhan sehari-hari dipenuhi oleh Sandra yang bekerja sebagai asisten rumah tangga. Sandra beserta suami dan anaknya masih menjalani pengobatan rutin di RS Fatmawati Jakarta. Kondisi Sandra kini sering menurun karena kadar gulanya rendah. Sebelumnya Sandra dan keluarga berobat sebagai pasien umum, tetapi kini ia dan keluarga telah memiliki KIS kelas III. Kurir Sedekah Rombongan kembali memberikan bantuan lanjutan untuk operasional berobat dan memenuhi kebutuhan sehari – hari. Sebelumnya Sandra telah dibantu pada Rombongan 943.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 4 Februari 2017
Kurir : @nurmanmlana @ririn_restu

Bu Sandra menderita penurunan kekebalan tubuh


SUHERMAN BIN MAHMUD (60, Suspect Pengapuran Tulang). Alamat : Kp. Kademangan, RT 6/2, Kec. Setu, Kota Tangerang Selatan, Prov. Banten. Pak Suherman biasa dipanggil Pak De oleh tetangga sekitarnya, ia adalah pensiunan Babinsa Kecamatan Setu pada tahun 1978. Pak De tinggal di sebuah kontrakan yang sangat sederhana bersama anak tunggalnya, Abdel (35) dan menantunya, Billa (27) beserta cucu perempuannya Adila (4). Sudah lebih dari dua tahun belakangan ini Pak De hanya bisa tertidur dengan beralaskan karpet, bahkan buang air kecil pun di tempat ia tidur. Sakitnya bermula saat Pak De terjatuh setelah selesai mandi, lambat laun setelah kejadian itu ia tak dapat berjalan bahkan duduk saja tidak bisa. Akhirnya anaknya membawa Pak De berobat berbekal askes dan meminjam uang dengan memotong uang pensiunan yang ia miliki. Uang pensiunnya kini sudah tidak ada lagi dan anaknya pun tak memiliki uang untuk membawa Pak De berobat. Pak De masih belum bisa berjalan tapi alhamdulillah ia sudah mulai bisa duduk. Kurir Sedekah Rombongan yang datang menjumpai Pak De merasa prihatin dengan kondisinya. Ia membutuhkan pampers karena tak dapat ke kamar mandi dan juga membutuhkan kursi roda agar ia dapat beraktivitas. Abdel yang hanya seorang sopir angkot memiliki penghasilan yang hanya cukup untuk makan dan membayar kontrakan. Kurir Sedekah Rombongan menyarankan agar Pak de berobat dengan kartu Askes yang dimilikinya dan merubah faskes tingkat pertama agar memudahkannya berobat. Kurir kembali memberikan bantuan lanjutan untuk membeli kursi roda dan operasional berobat. Sebelumnya Pak De telah dibantu pada rombongan 930.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 5 Februari 2017
Kurir : @nurmanmlana @usmanuus @ririn_restu

Pak Suherman menderita suspect pengapuran tulang


HAMSAD RANGKUTI (75, Darah Tinggi + Stroke + Prostat). Alamat : Jalan Bangau 6, No. 268, RT 2/8, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat. Lebih dari lima tahun, maestro cerpenis kebanggaan Indonesia, Hamsad Rangkuti (73), menderita darah tinggi dan stroke yang membuat ia lebih banyak menghabiskan hari-harinya di tempat tidur. Pria yang karena karya fenomenalnya telah mendapatkan berbagai penghargaan internasional ini, kini justru kesulitan keuangan untuk membiayai pengobatannya. Lingkungan rumah Pak Hamsad juga sangat tidak sehat karena berdekatan dengan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS). Antara rumah Pak Hamsad dengan TPSS hanya berjarak tujuh meter dan sampah sering dibiarkan berbulan-bulan, akibatnya seluruh anggota keluarga sering jatuh sakit. Ironisnya, TPSS tersebut dibangun di atas tanah milik Pak Hamsad, namun keluarga tak pernah mendapatkan kompensasi apapun. Keluarga Pak Hamsad sudah menolak tegas pembangunan TPSS ini, mereka pun telah mengeluhkan dampak buruknya terutama yang menimpa keluarga pada pemerintah Depok, namun tidak ada hasil. Di tengah sakit yang mendera, Pak Hamsad, yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia ini justru harus akrab dengan bau sampah di rumahnya sendiri. Kondisi tersebut juga membuatnya kini tinggal di rumah besannya di daeran BSD, Tangerang Selatan. Saat kurir Sedekah Rombongan menjenguk Pak Hamsad ia sedang tertidur dengan selang yang terpasang. Kondisinya semakin menurun, ia tak lagi bisa makan melalui mulut, tidak biasa diajak berbicara bahkan tak mengenali orang-orang di sekitarnya termasuk istrinya. Setiap hari Pak Hamsad menjalani rawat jalan di RS Siloam Tangerang. Bahkan dalam satu hari ia tak hanya kontrol ke dokter spesialis tetapi juga harus menjalani terapi di hari yang sama. Beberapa bulan terakhir Pak Hamsad sering dirawat di rumah sakit karena kondisinya menurun. Pak Hamsad belum menjalani operasi karena ketiadaan biaya dan jikapun operasi dilakukan tingkat keberhasilannya tidak 100 %. Pak Hamsad kini masih harus menjalani pengobatan rutin di RSU Siloam, Karawaci, Tangerang. Alhamdulillah setelah rutin menjalani terapi Pak Hamsad mengalami kemajuan yang semakin baik, ia sudah bisa duduk dengan posisi badan tegak dan wajahnya tampak semakin segar. Kurir Sedekah Rombongan kembali memberikan bantuan lanjutan untuk operasional berobat dan terapi. Sebelumnya Pak Hamsad telah dibantu pada rombongan 931. Semoga Allah memberikan kesembuhan pada Pak Hamsad yang telah berkarya dan mengharumkan nama bangsa.

Jumlah Bantuan :  Rp. 2.000.000,-
Tanggal :  6 Februari  2017
Kurir : @nurmanmlana @ririn_restu

Hamsad menderita darah tinggi dan stroke dan prostat


PARMAN (44, Epilepsi), Alamat Mandang RT 05 RW 01 Desa Sucen Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung Propinsi Jawa Tengah. Pak Parman adalah suami dari ibu Rahayu (45) yang setiap harinya bekerja sebagai petani, sedangkan ibu Rahayu hanya ibu rumah tangga. 2 hari yang lalu pak Parman mengendarai motor saat pulang dari tempat saudaranya yang lagi hajatan, setelah menempuh jalan 5 Km pak Parman jatuh dari motornya dikarenakan penyakit epilepsinya kambuh. Mengetahui adanya kecelakaan, warga yang melihat membawa pak Parman ke Puskesmas Gemawang agar cepat tertangani, 4 jam lamanya pak Parman tidak sadarkan diri. Lalu pihak keluarga memutuskan untuk menginapkan pak Parman dengan berbekal BPJS PBI Kelas 3. Alhamdulilah berkat informasi dari perawat puskesmas, kurir sedekah rombongan bisa membantu meringan beban beliau dengan memberikan bantuan dari sedekaholic guna biaya operasional dan akomodasi selama di puskesmas. Keluarga sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan.

Jumlah : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Januari 2017
Kurir : @MarjunulNP @Fathurrozaq82 @M_ilyam17

Pak Parman menderita epilepsi


IMAM SANTOSO (41, Tumor Mata). Alamat :  Rt 01 Rw 01 Desa Parakan Wetan Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung Provinsi Jawa Tengah. Pak Imam adalah seorang ayah yang baru saja memiliki bayi sekitar 2 bulan. Berawal pada sekitar tahun 2014, Bola matanya tiba – tiba menjorok keluar dan semakin keluar, Sebelum sakit beliau bekerja sebagai sopir. Beliau mempunyai seorang istri Ana Safitri (35, Ibu rumah tangga). Pada tahun 2015 ia dirujuk ke RS. Dr. Kariadi Semarang, disana sudah pernah menjalankan operasi pengangkatan bola mata dan hasilnya tidak memberikan efek sembuh. Sekitar 3 bulan ini Pak Imam tidak bekerja ini disebabkan matanya tidak bisa difungsikan sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari kadang dibantu oleh pihak keluarganya. Saat ini harus rutin kontrol 2 hari sekali, kondisi matanya semakin membengkak, pusing dan mengeluarkan darah dan dokter menyatakan sudah Stadium 4, dan tidak bisa beraktifitas apapun. direncanakan ia akan rujuk ke RS Dr YAP Yogyakarta. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan  keluarga Bapak Imam Santoso dan dapat membantu dengan memberikan santunan dari para #Sedekahholic yang digunakan untuk berobat dan biaya hidup selama ini. Keluarga Pak Imam mengucapkan terimakasih kepada #SedekahRombongan atas bantuannya, Semoga Pak Imam lekas diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 7 Februari 2017
Kurir : @MarjunulNP @Fathurrozaq82, Abdurrochman Wachid

Pak Imam menderita tumor mata


ISMADI BIN SUBARI (66, Lumpuh jatuh dari pohon). Alamat : Rowo Rejosari Rt 2 Rw 8, Desa Tlogopucang, Kecamatan Kandangan, Kab. Temanggung, Propinsi Jawa Tengah. Pada awalnya pak madi saat bekerja mencari kayu di ladang mengalami kecelakaan jatuh dari pohon, sehingga saat itu tulang belakangnya patah. Kemudian dibawa ke RSUD Temanggung selama 9 hari yang karena tak memiliki biaya akhirnya di bawa ke beberapa alternatif sangkal putung di berbagai tempat daerah Temanggung antara lain di Walitelon, Mbero, Candiroto dan Muntung, hingga menjalani rawat inap di sangkal putung selama beberapa minggu. Karena tidak ada perubahan kemudian dibawa ke RSK Ngesti Waluyo Temanggung selama 3 hari, lalu di bawa pulang ke rumahnya. Pak Madi saat ini hanya bisa berbaring di tempat tidur dan duduk di tempat tidur dan tidak melanjutkan pengobatan karena sudah tidak sanggup untuk berobat sampai saat ini hanya bisa pasrah kepada Allah subhanahu wataala. Pak Madi tinggal bersama istrinya Riyati (40, petani) beserta kedua anaknya. Anak yang pertama perempuan dan sudah berkeluarga sedangkan anak yang kedua laki-laki sudah bekerja dan belum berkeluarga.  Alhamdulilah berkat informasi dari ketua Karang Taruna Desa Tlogopucang pak Madi dipertemukan dengan #SedekahRombongan sehingga bisa dibantu untuk pembelian Kursi Roda. Pihak keluarga pak Madi mengucapkan terima kasih kepada #SedekahRombongan atas bantuan santunan yang telah diberikan.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 8 Februari 2017
Kurir :@MarjunulNP@fathurrozaq82 Abdurrochman Wachid

Pak Ismadi menderita lumpuh karena jatuh dari pohon


HASAN ASYARI (29, Typus + Operasi Usus buntu). Alamat : Semawen Rt1 Rw9 Desa Wadas, Kec Kandangan, Kab. Temanggung Prov. Jawa Tengah. Hasan begitu dipanggil awalnya mengalami mengalami sakit perut yang luar biasa sampai beberapa hari tidak bisa tidur menahan sakitnya. Oleh adiknya dibawalah Hasan ke RSUD Temanggung.  Setelah mendapat perawatan Hasan menjalani opname selama 4 hari, Hasil laboratorium dari Dokter menyatakan bahwa Hasan menderita Typus dan Pembusukan pada Usus buntu kemudian selang dua hari dilakukan operasi pada Usus buntunya. Setelah di operasi masih harus opname beberapa hari, kemudia baru diperbolehkan pulang. Hasan harus rutin control ke RSUD Temanggung. Hasan tidak memiliki jaminan kesehatan apapun, ia adalah seorang buruh sopir yang hanya mengandalkan keuangannya dari bekerja sebagai sopir, istrinya Nonik (27) saat ini bekerja di luar negeri sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Hongkong. Untuk biaya berobat dan kontrol rutin ke RSUD Temanggung Hasan tidak memiliki Jaminan Kesehatan apapun sehingga sangat kesulitan untuk biaya beli obat dan Transportasi. Alhamdulilah #SedekahRombongan di pertemukan dengan Hasan dan memberikan bantuan dari para #Sedekahholics yang dipergunakan untuk membantu biaya pengobatannya. Hasan mengucapkan terima kasih atas bantuan santunan yang telah diberikan semoga dapat digunakan untuk control dengan rutin dan segera sembuh.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 6 Februari 2017
Kurir: @MarjunulNP @fathurrozaq82, Abdurrochman Wachid

Hasan menderita typus dan operasi usus buntu


ALFIN PRADINTA SYAHREZA (7, Cerebral Palsy) Alamat : Muncar Lor RT 03 RW 02 Desa Muncar  Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung Propinsi Jawa Tengah. Adik Alfin adalah anak dari bapak Sutriyono (33, Buruh bangunan) dan Ibu Julaihah (25, Petani). Adik Alfin menderita sakit sekitar umur 1 tahun mulai menampakan kondisi yang tidak normal, lalu orangtuanya bergegas membawa adik Alfin ke RSK Ngesti Waluyo Temanggung. Karena pihak RSK tidak bisa menanggani dirujuk ke RSJ Kota Magelang dan sempat rawat inap selama 2 Minggu dan selanjutnya rawat jalan dan therapi di rumah dengan peralatan seadanya. Adik Alfin hanya terbujur kaku di tempat tidur karena rawat jalan, kontrol, terapi tersebut terakhir pada akhir tahun 2015.  Alhamdulillah berkat dari informasi Perawat Puskesmas Gemawang keluarga bertemu langsung dengan Kurir Sedekah rombongan untuk memberikan santunan awal untuk melanjutkan pengobatannya. Keluarga sangat berterimakasih kepada teman- teman Sedekah Rombongan atas bantuan yang telah diberikan. Keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

Jumlah : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 23 Januari 2017
Kurir : @MarjunulNP @fathurrozaq82 @M_ilyam17

Alfin menderita cerebral palsy


PAINEM BINTI JAKIMIN (74, Hernia). Alamat  Kampung Tejosari Rt 1. Rw 7, Kelurahan Magersari, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah.  Mbah Painem yang akrab dipanggil mbah Kini pada awalnya merasakan sakit perut hingga tidak bisa menahannya. Mbah Kini tidak dapat buang angin dan buang air besar kurang lebih satu minggu. Mbah Kini di bawa sama anaknya dan tetangga  ke RSUD TIDAR Magelang hingga tiga kali, yang pertama dan yang ke dua hanya di periksa dan di beri obat saja, tanggal 8 Desember 2016 untuk yang ke tiga kalinya maka mbah Kini di suruh opname di RSUD TIDAR dan hasil pemeriksaan dokter dan hasil lab mbah Kini menderita Hernia dan harus dioperasi. Setelah menjalani operasi sehari kemudian mbah Kini diperbolehkan pulang tapi dengan kondisi yang masih lemas karena dalam masa pemulihan. Saat ini  masih sedikit merasakan sakit dan masih tahap kontrol serta pemulihan. Mbah Kini untuk biaya berobat menggunakan jaminan JAMKESDA. Mbah Kini pada saat sebelum sakit bekerja mencari rosok dan menyapu di pinggir toko oleh-oleh lezat serta sekaligus mencari rosok plastik bekas, kardus bekas, dan botol bekas. Mbah Kini saat ini tinggal bersama anak satu-satunya yang bernama Mukini yang juga seorang janda yang di tinggal meninggal suaminya. mbak Mukini saat ini kerja di warung soto yang penghasilanya hanya cukup di makan sehari-hari. Kurir #SedekahRombongan dapat merasakan kesulitan mbah Kini, Alhamdulilah #SedekahRombongan dapat membantu beban hidup keluarga mbah Kini semoga mbah Kini bisa lekas sembuh. Pihak keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman #SedekahRombongan atas bantunnya dari teman-teman  #SedekahRombongan yang telah di berikan.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 15 Januari  2017
Kurir : @MarjunulNP @fathurrozaq82 Agus Santoso, mardi

Bu Painem menderita Hernia


SRI HANDAYANI (48, Kanker Serviks) Alamat : Kampung Bogeman lor, Rt 7 Rw 1, Kelurahan Panjang Baru, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Ibu Sri Handayani yang akrap di panggi bu Cici ini awal kalinya ibu Cici mengalami pendarahan pada awal tahun 2015 lalu di periksakan ke dokter umum, dokter tersebut menyampaikan tidak apa-apa lalu di beri obat dan pendarahan itu berhenti. Pada akhir tahun 2015 mengalami pendarahan lagi lalu periksa lagi tetapi di Puskesmas dan dokter Puskesmas memberi surat rujukan ke RS Budi Rahayu Magelang kemudian menjalani opname dan di operasi pada bulan Januari 2016. Setelah di operasi dan mengetahui hasil lab maka ibu Cici di rujuk ke RS Sarjito Jogjakarta kemudian menjalani pemeriksaan di RS Sarjito maka pada 9 Mei 2016 dilakukan operasi pengangkatan kanker rahimnya. Setelah itu menjalani kemo 6x dari bulan juni – november 2016. Disarankan untuk kontrol biasa dan di periksa kembali, saran dokter yang menanganinya harus secepatnya menjalani sinar karena ibu Cici ketika menjalani kemo tidak merasakan seperti layaknya orang habis menjalani kemo. Pihak RS Sarjito menyarankan secepatnya untuk dilaksanakan penyinaran dan yang bisa dengan menyegerakan di RS Margono Purwokerto yaitu pada tanggal 18 januari 2017 sudah menjalani pemerisakan tahap pertama di RS Margono Purwokerto. Untuk saat ini baru akan menjalani penyinaran di RS Margono Purwokerto,  kondisinya sering merasakan kaku pada tangan dan kaki, merasakan pegal pada pinggang, dan sering merasakan sakit pada tubuhnya. Untuk berobat ibu Cici menggunakan jaminan kesehatan KIS. Ibu Cici adalah seorang istri dari bapak Agus Darmanto  (51) yang berkerja sebagai supir cateran jika ada dan tukang potong rambut jika siang hari, jika malam parkir motor di depan konter hp  yang penghasilan hanya cukup untuk makan sekeluarga. Ibu Cici merasakan kesulitan untuk biaya transportasi utuk berobat di luar kota juga biaya dalam hidup dalam masa pengobatan di luar kota. Ibu Cici tinggal dengan 5 saudara kandungnya karena rumah yang di tinggali adalah rumah warisan. Ibu Cici mempunyai 3 anak, Anak yang pertama Tiara (26) sudah berkeluarga, anak yang ke dua Bastian (24) juga sudah berkeluarga, dan anak yang ke tiga Ajuna (21) sudah bekerja sebagai spg belum berkeluarga masih tinggal jadi satu. Teman-teman #SedekahRombongan dapat merasakan kesulitan keluarga ibu Cici danan bapak Agus Darmanto Alhamdulilah #SedekahRombongan dapat membantu beban hidup keluarga ibu Cici dan semoga bisa lekas sembuh seperti sedia kala. Pihak keluarga  ibu Cici mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman #SedekahRombongan atas bantun dari teman-teman  #SedekahRombongan yang telah di berikan.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 Januari 2017
Kurir : @MarjunulNP @fathurrozaq82 Agus Santoso

Bu Sri menderita kanker serviks


CHADISAH BINTI MAKPUL  (48, Penyebaran Kanker). Alamat : Dusun Wadas Wetan, RT.01 RW.07 Desa Wadas Kec. Kandangan, Kab. Temanggung, Prov.  Jawa Tengah. Ibu Disah, panggilan dari chadisah adalah seorang Ibu rumah tangga yang bersuamikan Zarkoni (45, Buruh Tani) yang penghasilannyapun tak menentu, dan mempunyai tiga (3) orang anak masing-masing adalah Eka (16, SMA), Arif adi maskur (12, Mts) dan Ahmad Taufiq (7, MI). Berawal dari Kanker Payudara sekitar 4 tahun yang lalu kemudian bu disah melakukan operasi Kanker Payudara dua kali dan telah sembuh, namun 1 tahun ini kambuh lagi dan terjadi penyebaran hingga ke tulang belakang. Kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Temanggung dari diagnosa dokter menyimpulkan bahwa ibu disah terserang kanker lagi dan saat ini terjadi kanker  tulang belakang dan menyebar. Kondisi saat ini hanya bisa terbaring dan menahan sakit yang luar biasa setiap harinya yang membuat setiap orang tidak tega melihat kondisinya. Zarkoni suaminya hanya bisa pasrah disamping tidak memiliki biaya untuk berobat ke RS, walaupun memilik KIS namun masih kesulitan untuk kontrol rutin, disamping itu hutang saat biaya berobat untuk ibu disah saat pengobatan yang dulu yang masih belum bisa dibayar hutangnya dan juga untuk kebutuhan hidup ketiga anaknya pun masih kurang. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan keluarga Ibu disah untuk dapat membantu dengan memberikan santunan dari para #Sedekahholic yang digunakan kebutuhan biaya kontrol dan membeli obat. Keluarga sangat bersyukur #SedekahRombongan bisa membantunya. Semoga Ibu disah dapat segera sembuh seperti sediakala.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 07 Februari 2017
KURIR : @MarjunulNP @Fathurrozaq82, Abdurrochman Wachid

Bu Disah menderita kanker payudara


WAHYU IRDA SHOLEHAH (6, Infeksi Paru-Paru ), Alamat Dusun Gemawang  RT 01  RW 03 Desa Gemawang Kec. Gemawang Kab. Temanggung Propinsi Jawa Tengah.  Adik Irda panggian dari Wahyu Irda Sholehah saat ini baru bersekolah di TK Pertiwi Desa Ketitang. Berawal dari beberapa kali mengeluh sakit didadanya kemudian diperiksakan di Bidan Desa setempat namun sakitnya tak kunjung sembuh. Akhirnya karena suhu badan terus naik bahkan muntah dengan cairan warna hitam, maka di bawa ke Puskesmas Ngadirejo. Setelah didiagnosa ada infeksi di paru-paru dan mengharuskan untuk rawat inap beberapa hari. Namun saat ini boleh pulang dengan catatan harus terapi di puskesmas setiap dua hari sekali selama waktu yang belum bisa ditentukan. Ayahnya yaitu Ngateno (49), beliau hanya sebagai petani menggarap beberapa petak tanah dengan penghasilan tak menentu. Ibunya yaitu Suharti (41) hanya sebagai ibu rumah tangga. Penghasilan orangtuanya memang tidak pasti hanya cukup untuk kebutuhan makan keluarganya setiap hari bahkan kadang kurang. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan keluarga Adik Irda untuk dapat membantu dengan memberikan santunan dari para #Sedekahholic yang digunakan kebutuhan biaya kontrol dan membeli obat. Keluarga sangat bersyukur #SedekahRombongan bisa membantunya. Semoga Adik Irda dapat segera sembuh seperti sediakala.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 08 Februari 2017
Kurir : @MarjunulNP @Fathurrozaq82 @Abdurrochman Wachid

Wahyu menderita infeksi paru-paru


ADEEVA SETIAWATI (2, Omfalokel). Alamat : Link. Dayakan RT 4/ RW 1, Kel. Kranggan, Kec. Kranggan, Kab. Temanggung, Prov. Jawa Tengah. Dik Eva adalah anak ke 5 dari pasangan Bapak Mujiyanto (47, Buruh Pabrik) dan Ibu Rokhatin (45,Ibu rumah tangga). Derita Dik Eva sudah dialami sejak lahir dimana saat itu lahir normal di RSUD Temanggung, namun ada kelainan yaitu ususnya keliahatan dari luar dan Nampak tidak dilindungi oleh kulit. Saat itu juga RSUD Temanggung memberikan rujukan ke RS Sarjito, Setelah mendapatkan perawatan secara intensif di RS Sarjito kondisi Dik Eva sudah membaik dan diperbolehkan pulang. Dalam perawatan di RS Sarjito kedua orang tuanya memnggunakan Jaminan Kesehatan PBI Mandiri kelas III meskipun ada waktu satu minggu di RS Sarjito yang tidak ditanggung oleh BPJS karena baru dalam proses pembuatan. Selang sampai usia 2 tahun ini tampak sebuah benjolan besar di perutnya. Keluarga membawa periksa ke RSUD Tidar Magelang, dokter yang menangani segera memberikan rekomendasi untuk dilakukan operasi, namun kedua orang tuanya sampai saat ini belum dilaksanakan untuk operasi Dik Eva. Hal ini dikarenakan Kartu Jaminan Kesehatan yang dimiliki Dik Eva masih ada tunggakan sekitar 2 tahun sehingga belum bisa di gunakan. Kedua orang tuanya hanya bisa pasrah dan berharap ada bantuan untuk membayar mengaktifkan BPJS anakanya. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan  keluarga Dik Eva untuk turut serta membantu  dengan memberikan bantuan  dari para Sedekahholics yang digunakan untuk membayara tunggakan BPJS mandiri Dik Eva selama 2 tahun. Keluarga mengucapkan terimakasih kepada Sedekah Rombongan yang telah membantunya, semoga Dik Eva  segera bisa dilakukan operasi dan segera diberikan kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 650.000,-
Tanggal : 7 Februari 2017
Kurir : @MarjunulNP @Fathurrozaq82, Swastiko

Eva menderita omfalokel


TPA ROUDLOTUL MUSTOFA  (Biaya pembangunan) Alamat : Babadan Rt 03 Rw 01, Kelurahan Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Propinsi Jawa Tengah. TPA Roudlotul Mustofa berdiri sejak tahun 2008 yang lalu dengan ketua pengelola Eko Sutanto (43) dan pengurus lain 6 orang. Tahun 2016 TPA memulai pembangunan gedung dari tanah wakaf seluas 600 m2 dari sebelumnya hanya menenpati rumah salah satu pengajar. Saat ini TPA membina 80 orang santri dengan 35 santri dan 45 santriwati,  adapun santri berasal dari beberapa kelurahan sekitar bahkan ada beberapa santri dari kecamatan Srumbung dan Ngluwar. Dalam hal operasional TPA ini tidak memungut iuran wajib. Alhamdulilah #Sedekah Rombongan merasakan kesulitan mereka, bantuan disampaikan untuk membantu biaya pembangunan TPA. Pengurus mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000
Tanggal : 16 Januari 2017
Kurir : @ MarjunulNP @faturrozaq82 @masdodo_1983

Bantuan biaya pembangunan


RAHMAT ARIFIN (10 , Jantung Bocor) Alamat : Beji Rt 8 Rw 10 Kel. Girirejo Kec. Tempuran Kab. Magelang Propinsi Jawa Tengah. Adik Arif menderita Jantung Bocor dari lahir tapi karena kendala biaya untuk berobat maka untuk pengobatan saat itu hanya mengandalkan pengobatan herbal. Hingga menginjak kelas 3 di usia 10 tahun ketika ada pemeriksaan dari puskesmas, dokter puskesmas mengetahui tanda-tanda yang diderita adik Arif maka dokter menyarankan untuk meminta rujukkan ke RSUD Salaman dan ternyata RSUD Salaman tidak bisa menangani sehingga adik Arif dirujuk ke RSUD Magelang. Setelah diperiksa di RSUD Magelang Adik Arif ternyata dirujuk kembali ke RS Sarjito Jogjakarta. Setelah menginap selama 5 hari dengan diagnosa awal Jantung bocor dan harus dilakukan operasi, tapi selama 5 hari itu adik Arif hanya ditangani biasa tanpa operasi dan hanya diberi obat yang harus habis selama 1 bulan jadi jika obat habis maka adik Arif harus kembali kontrol di RS Sarjito lagi. Adik Arif putra dari Bapak Harbin ( 54 th ), yang bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan kurang lebih Rp. 500.000 perbulan, sedangkan ibu bernama Daryani (44 th), hanya seorang ibu rumah tangga biasa. Saat ini adik Arif duduk di kelas 3 SDN Girirejo 2 Kec. Tempuran. Untuk bersekolah adik Arif mengandalkan bantuan dari orang tua ataupun tetangga untuk mengantar jemput pulang pergi sekolah. Bahkan disekolah adik Arif diberi dispensasi untuk tidak ikut pelajaran olahraga karena memang fisiknya yang menuntut untuk tidak melakukan aktifitas yang berat.  Tapi karena semangat belajar adik Arif sangat tinggi sehingga adik Arif tetap ingin bersekolah. Alhamdulilah #Sedekah Rombongan dipertemukan oleh Alloh SWT dengan keluarga adik Arif untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita ini dengan menyampaikan santunan titipan #sedekaholics dengan memberikan santunan untuk biaya pengobatan. Keluarga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman #Sedekah Rombongan atas bantuan yang telah diberikan.

Jumlah santunan : Rp. 1.500.000
Tanggal : 19 Januari 2017
Kurir : @MarjunulNP @faturrozaq82 @nurchotiah88

Arif menderita jantung bocor


AHMAD ARSAD SETIAWAN (7, Celebral palsy dan Epilepsy) Alamat : Dimanjar Rt 02 Rw 014 Kel. Sumberarum Kec. Tempuran Kab. Magelang Propinsi Jawa Tengah. Ketika adik Arsad berumur kurang lebih 1 tahun, adik Arsad menderita demam tinggi yang disertai kejang yang menyebabkan otot tulang kaki kaku sehingga adik Arsad tidak bisa berjalan dengan normal. Untuk berpindah ke tempat yang agak jauh adik Arsad membutuhkan bantuan orang lain tetapi terkadang adik Arsad bisa berjalan walaupun dengan cara menyeret tubuhnya. Keluarga sudah mengobati adik Arsad di puskesmas tapi tidak ada perkembangan yang berarti. Dan karena adik Arsad tidak mempunyai jaminan kesehatan, keluarga pun mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Maka keluarga memutuskan untuk meminta kartu KIS (Kartu Indonesia Sehat) dari pihak desa dan alhamdulilah sekarang Adik Arsad telah mempunyai KIS yang bisa digunakan untuk berobat di rumah sakit. Sekarang adik Arsad masih menjalani pengobatan rutin setiap satu bulan sekali di RSU Magelang. Keluarga tidak pernah putus asa untuk mengobati penyakit adik Arsad. Walaupun dengan keterbatasan yang ada masih terlihat tawa ceria adik Arsad ketika bermain dengan teman-temannya. Adik Arsad putra dari Bapak Mustakim ( 45 th ), yang bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan kurang lebih Rp. 500.000 perbulan, sedangkan ibu bernama Latifah (39 th), hanya seorang ibu rumah tangga biasa. Saat ini adik Arsad duduk di TK Sumberarum Kec. Tempuran. Untuk bersekolah adik Arsad hanya di antar jemput oleh ibunya karena jarak sekolahnya yang dekat. Tapi karena semangat belajar adik Arsad sangat tinggi sehingga adik Arsad tetap ingin bersekolah. Alhamdulilah #Sedekah Rombongan dipertemukan oleh Alloh SWT dengan keluarga adik Arsad untuk turut serta berpartisipasi meringankan beban dan derita ini dengan menyampaikan santunan titipan #sedekaholics dengan memberikan santunan untuk biaya pengobatan. Keluarga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman #Sedekah Rombongan atas bantuan yang telah diberikan.

Jumlah santunan : Rp. 1.500.000
Tanggal : 28 Januari 2017
Kurir : @MarjunulNP @faturrozaq82 @nurchotiah88

Arsad menderita celebral palsy dan epilepsy


IDA SETYOWATI  ( 35, Operasi Cesar kelahiran bayi prematur). Alamat : Sumber sari, RT 2/4, Kel. Parakan Wetan, Kec. Parakan,  Kab. Temanggung, Prov. Jawa Tengah. Ibu Ida adalah ibu rumah tangga yang bersuamikan pak Sukirman (37, Buruh bangunan). Derita Ibu Ida sekitar 1 bulan yang lalu, saat itu kandungan anak pertamanya masih berumur 7 bulan, namun saat itu dirasakan kontraksi di perutnya. Suaminya segera membawanya ke Puskesmas setempat namun Puskesmas tidak bisa menangani secara penih dikarenakan Ketuban Pecah Dini (KPD) sehingga segera dirujuk ke RSUD Temanggung untuk segera dilakukan tindakan. Setelah di RSUD Temanggung segera dilakukan operasi, operasipun berjalan dengan lancer sehingga anak dan bayinya dapat segera di selamatkan, namun bayinya harus berada diruang incubator karena kondisinya masih belum stabil. Suami terlihat begitu gembira dikarenakan sudah lahir dengan selamat, namun ternyata untuk administrasi dan pembayaran ke RSUD Temanggung sangatlah kesulitan dikarenakan tidak mempunyai Jaminan Kesehatan sehingga beliau hanya bisa pasrah bersama istrinya.  Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan  keluarga Ibu Ida untuk dapat membantu  dengan memberikan bantuan  dari para Sedekahholics yang digunakan untuk biaya membayar biaya persalinan di RSUD Temanggung. Keluarga mengucapkan terimakasih atas bantuannya semoga dapat bermafaat untuk Ibu Ida dan bayi yang baru dilahirkannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 23 Januari 2017
Kurir : @MarjunulNP @Fathurrozaq82, Swastiko

Bantuan biaya operasi cesar


ARISKA VITARANI (5, Celebal Palsy ). Alamat : Dusun Genting, RT 1/1, Desa Gentingsari, Kec. Bansari, Kab. Temanggung, Prov. Jawa Tengah. Dek  Rani adalah anak pertama dari pasangan bapak Parwadi (40, petani) dan Ibu Wigati (33, ibu rumah tangga). Dik Rani dilahirkan secara normal, tanda tanda awalnya diketahui saat usia menginjak 1 tahun dimana di rasakan oleh tuanya berbeda dengan bayi lainnya. Kaki dan tangannya terasa lemas dan berat badanya pun juga tidak stabil, namun saat itu kedua orang tuanya tidak segera membawa periksa ke bidan setempat, namun setelah usianya 2 tahun Dik Rani belum bisa berjalan, orangtuanya segera membawa ke Puskesmas setempat dan di sarankan segera ke RSUD Temanggung. Setelah mendapatkan perawatan Dokter di ketahui Dik Rani mengalami Celebal Plasy. Dokter yang menangani segera memberikan terapi yang harus dilakukan secara teratur. Awalnya kedua orang tuanya aktif menjalani terapi untuk anaknya sampai ananknya berumur 5 tahun, namun 1 tahun ini tidak dilakukan terapi rutin dikarenakan kondisi ekonomi keluarganya yang tidak menentu.  Alhamdulillah  Sedekah Rombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan  keluarga Dik Rani dan memberikan bantuan dari para Sedekahholics yang digunakan untuk biaya untuk terapi rutin  ke RSUD Temanggung. Keluarga sangat berterimakasih kepada Sedekah Rombongan dan berharap bisa kembali rutin unntuk terapi dan segera diberikan kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Oktober 2016
Kurir : @MarjunulNP @Fathurrozaq82, Swastiko

Ariska menderita celebal palsy


MUDI BIN PARMADI ( 43, Korban Angin Putting Beliung ). Alamat : Dusun Mranggen Kidul, RT 1/1, Desa Mranggen Kidul, Kec. Bansari, Kab. Temanggung, Prov. Jawa Tengah. Pak Mudi adalah seorang kepala keluarga yang beristrikan Sutami (42, ibu rumah tangga) dan memiliki 2 orang anak yang masih duduk dibangku sekolah. Kejadian bencana angin puting beliung yang menimpanya terjadi pada tanggal 26 Desember 2016 sekitar pukul 14.00 Wib. Saat itu awan hitam pekat menyelimuti langit di kawasan Kecamatan Bansari. Setelah itu muncul angin begitu kencang dan memutar di Desa Mranggen Kidul tersebut, tak terkecuali rumah Pak Mudi. Keluarga yang saat itu berada di dalam rumah segera berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dikarenakan atap yang terbuat dari seng sudah berhamburan terbang dan kayu penahan atapnya juga sudah mulai patah. Angin yang hanya sekitar setengah jam itu membuat rumahnya ambruk / runtuh. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun rumahnya sudah tidak bisa ditempati karena sudah rata dengan tanah. Saat ini keluarga Pak Mudi menempati rumah tetangganya. Pak Mudi yang hanya bekerja sebagai buruh tani sangat berharap ada bantuan sehingga bisa membangun kembali rumahnya untuk berteduh bersama keluarganya. Alhamdulillah  Sedekah Rombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan  keluarga Pak Mudi dan memberikan bantuan dari para Sedekahholics yang digunakan untuk membeli kayu blandar dan sedikit seng. Keluarga di wakili Bapak Kadus mengucapkan terimakasih semoga dengan bantuan ini keluarga Pak Mudi bisa segera membangun rumahnya dan bisa di tempati bersama keluarganya.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 20 Pebruari 2017
Kurir : @MarjunulNP @Fathurrozaq82, Swastiko

Pak mudi korban angin putting beliung


SRI DAHYUNI ( 48, Kanker Payudara ). Alamat : Dusun Kliwonan RT 2/5, Desa Kupen, Kec. Pringsurat, Kab. Temanggung, Prov. Jawa Tengah. Ibu Sri adalah seorang ibu rumah tangga yang bersuamikan Dahriyo (52, Buruh Tani) dan mempunyai 3 orang anak yang semuanya masih sekolah. Derita Ibu Sri dimulai sejak 5 bulan yang lalu di mana diketahui disekitar payudaranya tumbuh sebuah benjolan kecil. Saat itu segera di bawa ke RSUD Temanggung dan setelah di periksa Dokter menyarankan untuk segera dilakukan operasi karena itu adalah sebuah kanker payudara. Ibu Sri dan suaminya sangat bingung dikarenakan mereka belum mempunyai Jaminan Kesehatan, mengingat suaminya hanya sebagai buruh tani sehingga sangat kesulitan jika harus membuat Jaminan Kesehatan untuk keluarganya. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan  keluarga Ibu Sri Dahyuni dengan memberikan bantuan  dari para Sedekahholics yang digunakan untuk biaya membuat Kartu Jaminan Kesehatan. Keluarga mengucapkan terimakasih kepada Sedekah Rombongan yang telah membantunya, dan Alhamdulillah Kartu Jaminan Kesehatan KIS PBI mandiri kelas III sudah aktif dan Ibu Sri bisa segera dilakukan operasi. Semoga operasi Ibu Sri beralan lancer dan segera diberikan kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 23 Januari 2017
Kurir : @MarjunulNP @Fathurrozaq82, Swastiko

Bu Sri menderita kanker payudara


AHMAD FATHUL MUBAROK ( 1, Bibir Sumbing ). Alamat : Dusun Karanglo RT 4/ RW 1 , Desa Kupen, Kec. Pringsurat, Kab. Temanggung, Prov. Jawa Tengah. Fathul begitu disapa adalah anak kedua dari pasangan Khaerudin (34,Buruh Tani) dan Sulistiyawati (31, Ibu rumahtangga). Terlahir dengan normal 9 bulan namun setelah lahir di dapati ada kelainan yaitu bibir sumbing. Kedua orang tuanya yang melihat kelahiran putranya sangat syok, namun Bidan yang menangani memberikan penjelasan dan motivasi bila hal tersebut bisa diatasi dengan dilakukan operasi setelah berusia 3 bulan. Setelah usia 3 bulan lebih ditanyakan kepada Bidan setempat tentang operasinya. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan yang mengetahui hal itu memberikan informasi kepada Bidan jika tanggal 25 Januari 2017 akan dilakukan operasi gratis bibir sumbing dan langit langit di RS Permata Sari Semarang. Keluarga sangat senang dengan informasi yang didapat tersebut, namun kendala biaya selama operasi yang membuat kedua orang tuanya merasa bingung. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan  keluarga Ahmad Fathul Mubarok dengan memberikan bantuan  dari para Sedekahholics yang digunakan untuk biaya akomodasi selama operasi di RS Permata Sari Semarang. Keluarga mengucapkan terimakasih kepada Sedekah Rombongan yang telah membantunya, semoga Fathul segera sembuh dan bisa melanjutkan cita citanya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Januari 2017
Kurir : @MarjunulNP @Fathurrozaq82, Swastiko

Fathul menderita bibir sumbing


NOISAH (38, Tumor) Alamat : Dsn Kanggan RT 04 RW 14 Desa WringinPutih Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang Propinsi Jawa Tengah. Bu Isah adalah istri dari Bp Kadar (43) yang bekerja sebagai buruh serabutan. Awal mula merasakan sakit dan panas di tangan kanannya sekitar 4 bulan yang lalu. Kemudian bu Isah memeriksakan ke Dokter Praktek dan didapatkan hasil diagnosa mengalami Radang Sendi dan Asam Urat. Semakin hari sakitnya tak kunjung sembuh akhirnya mencoba berupaya ke tukang pijit dan hasilnyapun belum ada perubahan. Selanjutnya bu Isah memeriksakan lagi ke dokter yang berbeda dengan kondisi saat itu tangan sakit dan bengkak hingga akhirnya pada bulan November lalu di rujuk ke RSUD TIDAR Magelang. Di RSUD langsung diperiksa dokter dan disimpulkan bu Isah mengalami sakit Tumor dan dirawat selama 5 hari untuk operasi pengangkatan tumor. Untuk tindakan lebih lanjut Dokter menyarankan untuk kemo di RSUD Temanggung. Pada tanggal 14 Desember 2016 bu Isah melakukan kemo dan dokter menyarankan agar dilakukan amputasi pada tangan kanannya, mendengar hal tersebut bu Isah kondisinya semakin memburuk dan sempat pingsan. Alhamdulillah #sedekahrombongan dipertemukan dengan keluarga bu Isah untuk menyampaikan bantuan guna biaya akomodasi dan Transportasi saat operasi dan kontrol ke RSUD Temanggung serta santunan kematian yg diterima oleh suaminya. Keluarga menyampaikan terima kasih kepada sedekahholics atas bantuan yang telah di berikan.

Jumlah : Rp. 500.000,-
Tanggal : 10 Januari 2016
Kurir : @MarjunulNP @fathurrozaq82 Noven

Bu Noisah menderita tumor


ADI ROMANSA (17, Hypospadia). Alamat : Dusun Mlobo, RT 01/RW 03, Desa Karangkajen, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Sejak lahir Adi menderita hypospadias yaitu kelainan pada saluran kencing. Sebelumnya Adi sudah pernah operasi tujuh kali, dan masih mendapat jadwal operasi kembali, tetapi karena keterbatasan biaya pengobatan Adi sempat terhenti. Alhamdulillah, Allah mempertemukan Sedekah Rombongan dengan keluarga Adi. Ayah Adi, Jajang Kuswara (50) sehari hari bekerja sebagai buruh, sementara Barliyah (48) bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu. Keluarga merasakan kesulitan untuk biaya Operasi dan Akomodasi transportasi di Rumah sakit. Alhamdulillah sedekah rombongan dapat menyampaikan bantuan dari sedekaholics serta melakukan pendampingan untuk Adi. Kedua orang tua Adi sangat berterimakasih kepada sedekaholics yang berkenan mendampingi pengobatan Adi. Saat ini Adi akan rawat inap di RSUP Dr. Sardjito untuk menjalani operasi di awal Februari 2017. Selama pengobatan Adi menggunakan fasilitas jaminan kesehatan BPJS Kelas III. Bantuan ini digunakan untuk biaya akomodasi Adi selama rawat inap di RS Sardjito Yogyakarta. Santunan sebelumnya terdapat pada Rombongan 953. Semoga Adi segera mendapatkan kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 29 Januari 2017
Kurir : @MarjunulNP @fathurrozaq82

Adi menderita hypospadia


AMIN RAHAYU (38, DHUAFA) Alamat : Tulung Wot RT 07 / RW 01 Kelurahan Magelang Kecamatan Magelang Tengah Kota Magelang Propinsi Jawa Tengah. Ibu Amin memilliki suami bernama Sarwoto (40) yang bekerja sebagai buruh serabutan dan memiliki seorang anak yang saat ini duduk di kelas 1 sekolah dasar. Bu Amin dan keluarga adalah seorang dhuafa, mereka tinggal dirumah sangat sederhana dengan kondisi yang memprihatinkan, apalagi kondisi bagian depan rumah tanpa pembatas atau penyekat. Rumah yang mereka tempati berdiri di tanah milik orang lain yang merasa kasihan sehingga diperbolehkan untuk mendirikan rumah di tanahnya. Penghasilan suami sebagai buruh serabutan sangat minim hanya cukup untuk kehidupan sehari-hari saja. Kondisi bu Amin saat dikunjungi kurir sedekah rombongan sedang hamil 9 bulan. Untuk proses selama kehamilan ibu Amin memeriksakan ke Puskesmas secara rutin dan saat ini memiliki Kartu Indonesia Sehat sebagai Jaminan Kesehatan. Alhamdulillah #sedekahrombongan dipertemukan dengan keluarga bu Amin dan dapat menyampaikan bantuan dari sedekaholics untuk persiapan biaya persalinan dan biaya kebutuhan sehari hari. Keluarga bu Amin menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan.

Jumlah : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 18 Januari 2017
Kurir : @MarjunulNP @fathurrozaq82

Bantuan untuk persiapan biaya persalinan


MTSR MAGELANG (OPERASIONAL BBM,SERVICE). AA 1953 HT Periode Pertengahan Desember Januari Pebruari dan Awal Maret  Penggunaan Mobil Tanggap Sedekah Rombongan sangatlah di perlukan oleh Pasien dampingan maupun masyarakat di sekitar Wilayah Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo. Pemanfaatan MTSR adalah sebagai alat transportasi untuk mengantar dan menjemput pasien dampingan ke beberapa Rumah Sakit rujukan di wilayah Jogjakarta, Semarang, Temanggung, Solo dan Purwokerto. Selain itu juga kadang melayani permintaan tolong dari warga sekitar  yang membutuhkan MTSR untuk kontrol ke beberapa Rumah Sakit dan juga untuk  survey sasaran dhuafa, mengantarkan bantuan dan mengantar Jenazah. Pada Periode kali ini MTSR di gunakan untuk beberapa kali mengantar pasien dampingan yang kontrol dari Ngadirejo Temanggung ke RSSR Solo, mengantar ke RSSR Semarang, mengantar pasien ke RSSR Jogjakarta dan mengantar ke RSSR Purwokerto. Mengantar dan menjemput Pasien Bandongan Kabupaten Magelang ke RSSR Solo Sebanyak 3x. Mengantar Kontrol Pasien Jihan Fatin dari Grabag Kabupaten Magelang ke RSSR Jogjakarta. Pemakaian juga untuk melayani permintaan warga ke RS Kensaras Ungaran dan RS Sardjito Jogjakarta. Pemakaian juga untuk membantu warga Wonosobo ke RS Kariadi Semarang. Seiring dengan banyaknya pasien dampingan dan Permintaan warga dalam menggunakan MTSR maka jumlah Bahan Bakar pun semaikin tinggi. Keberadaan MTSR sangatlah bermanfaat bagi pasien dhuafa dampingan maupun warga sekitar. Anggaran juga dipakai untuk biaya Service Rutin dan Ganti Oli serta mengganti salah satu komponen Kaki Kaki MTSR. Anggaran juga dipakai untuk membayar biaya Tol ke Semarang dan membayar nomor Hotline MTSR serta untuk biaya Nitrogen dan Tambal ban. Anggaran juga dipakai untuk membayar sopir profesional (bayaran). Anggaran juga terpakai untuk biaya Cuci Mobil. Semoga keberadaan MTSR bisa memberi manfaat yang lebih bagi masyarakat.

Jumlah : Rp. 4.850.000,-
Tanggal : 10 Maret 2017
Kurir : @MarjunulNP @fathurrozaq82 All Kurir

Biaya operasional


SUWITO BIN BANI (58, Vertigo + Tunanetra + Gangguan Psikologi). Alamat : Dusun Ngantru, RT 3/1, Desa Ngantru, Kecamatan Ngantru, Kabupate Tulungagung, Provinsi Jawa Timur. Bapak Suwito tidak pernah menyangka jika pusing yang sangat amat berat pada 2 bulan yang lalu adalah Vertigo. Oleh dokter yang mendiagnosis Bapak Suwito hanya memberikan obat-obatan saja, akan tetapi beliau masih belum merasakan perubahannya. Selang beberapa hari dari pemeriksaan yang beliau jalani, Bapak Suwito tiba-tiba merasakan pandangan beliau kabur dan pada akhirnya beliau tidak bisa melihat. Bapak Suwito telah mencoba untuk berobat ke dokter mata setempat beberapa kali, namun usaha yang beliau lakukan tidak mendapatkan hasil yang sesuai harapan. Selama proses berobat untuk kesembuhan mata, Vertigo Bapak Suwito menjadi parah dan tak jarang beliau terkadang marah-marah tanpa sebab yang jelas. Akhirnya beliau dibawa keluarga ke RS Dr. Iskak Tulungagung dan menjalani pemeriksaan psikologi. Untuk saat ini Bapak Suwito hanya bisa berbaring di tempat tidur karena kerap sekali merasa pusing-pusing. Bapak Suwito tinggal hanya dengan istri beliau Ibu Dyah (53) yang berprofesi sebagai Ibu rumah tangga biasa. Karena pendapatan yang diperoleh keluarga bertumpu hanya pada Bapak Suwito saja mengakibatkan perekonomian keluarga menjadi menurun. Bapak Suwito merasa terbantu karena adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III yang beliau miliki. Tetapi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari beliau dan biaya transportasi untuk berobat selalu menjadi kendalanya. Alhamdulilah Bapak Suwito dipertemuka dengan Sedekah Rombongan dan santunan untuk beliau telah diberikan untuk kebutuhan sehari-sehari dan biaya transportasi. Semoga kondisi Bapak Suwito akan segera membaik dan dapat beraktivitas dengan normal lagi. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 12 Maret 2017
Kurir : @FaizFaeruz Dirham @m_rofii11

Pak Suwito menderita vertigo,tunanetra ,gangguan psikologi


DAINAH NASIRIN (63, Gagal Ginjal). Alamat : Jalan Masjid, Dusun Ngenep, RT 5/2, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada awalnya Ibu Dainah mengalami berat badan yang semakin turun dan terkadang sering mudah lelah. Akhirnya pada tahun 2014 kondisi badan beliau tiba-tiba menurun dan beliau pun dibawa ke RS Prasetya Husada Karangploso. Setelah menjalani beberapa pemeriksaan, beliau pun didiagnosis dokter bahwa ginjal beliau membengkak dan disarankan untuk rawat inap. Setelah beberapa hari menjalani rawat inap di rumah sakit beliau pun di ijinkan untuk pulang dan mengkonsumsi obat. Selama 3 tahun beliau rutin mengkonsumsi obat dari pihak rumah sakit, akan tetapi pada Bulan Februari kemarin kondisi badan beliau mendadak menurun dan menjalani rawat inap lagi. Oleh pihak rumah sakit disarankan untuk melakukan cuci darah di RS Saiful Anwar Malang akan tetapi Ibu Dainah menolak karena beliau merasa takut untuk menjalani pengobatan. Nasirin (70) adalah suami beliau yang bekerja sebagai buruh tani, upah dari pekerjaan suaminya selalu tidak menentu. Terkadang upah yang diterima suaminya hanya bisa untuk kebutuhan sehari-hari saja. Sehingga untuk proses pengobatan kerap terkendala karena biaya, pengobatan yang beliau jalani selama ini bisa berjalan karena adanya jaminan kesehatan berupa KIS yang beliau miliki. Akan tetapi untuk biaya transportasi dan obat-obatan yang tidak di tanggung jaminan kesehatan menjadi kendalanya. Alhamdulillah Sedekah Rombongan yang dipertemukan dengan Ibu Dainah. Santunan untuk Ibu Dainah dipergunakan beliau untuk biaya transportasi dan untuk perbaikan keadaan umum. Semoga Ibu Dainah dapat menjalani pengobatannya lagi dan dapat sembuh seperti sedia kala. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 12 Maret 2017
Kurir : @FaizFaeruz @m_rofii11

Bu Dainah menderita gagal ginjal


MISRIYA BIN ALAWI (35, Tumor Pipi). Alamat: Desa Glingseran RT 10/1, Kec. Wringin, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Sejak Bu Misriya umur 10 tahun muncul benjolan di dalam gusi  sebelah kiri dan semakin lama semakin membesar. Kemudian Bu Misriya memeriksakan diri ke RSUD Kusnadi Bondowoso. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Bu Misriya didiagnosa menderita tumor pipi kemudian dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Di RSUD Dr. Soetomo dilakukan tindakan operasi  bedah pengangkatan benjolan. Setelah tindakan operasi, Bu Misriya rutin kontrol ke Poli Bedah Mulut, Poli Mata, Poli Syaraf dan Poli Bedah Plastik. Namun ikhtiar Bu Misriya sempat terhenti karena kendala biaya transportasi dan tempat tinggal selama di Surabaya. Suami Bu Misriya yang menjadi tulang punggung keluarga meninggal karena kecelakaan. Sehari-hari Bu Misriya bekerja sebagai buruh tani dan tempat tinggal selama ini masih menumpang di rumah saudaranya. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan Bu Misriya dan memberikan bantuan kepada Bu Misriya yang dipergunakan untuk biaya transportasi ke Surabaya, pengobatan jalur umum dikarenakan Bu Misriya masih dalam masa pengalihan jaminan kesehatan, serta untuk biaya obat. Saat ini Bu Misriya kembali melakukan pengobatan. Bantuan sebelumnya tercatat dalam rombongan 967. Bu Misriya merasa sangat terbantu dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan, karena dengan bantuan tersebut sampai saat ini Bu Misriya masih bisa terus berikhtiar mencari kesembuhan.

Jumlah Bantuan  : Rp. 2.482.000,-
Tanggal  : 28 Januari 2017
Kurir : @Wahyu_CSD Ditta @EArynta

Bu Misriya menderita tumor pipi


MUHAMMAD AMIK (64, Stroke + Penyakit Kulit). Alamat : Jl. Kedung Asem, RT 5/5, Kelurahan Kedungbaruk, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Jawa Timur. Sekitar tahun 2015, Pak Amik tiba-tiba terjatuh usai dari kamar mandi. Beliau sudah tidak dapat bangun dan tidak dapat menggerakkan bagian kakinya. Keluarga membawanya ke RSI Jemursari. Berdasarkan pemeriksaan, Pak Amik didiagnosa menderita Stroke.  Sejak saat itu Pak Amik tidak dapat beranjak dari tempat tidur. Pak Amik sempat  melakukan rawat inap di rumah sakit dan setelah kondisi membaik, keluarga membawa Pak Amik pulang dan melakukan kontrol rutin ke rumah sakit. Beberapa bulan kemudian kondisi Pak Amik sempat menurun, namun keluarga tidak membawa Pak Amik ke rumah sakit. Keluarga memanggil tabib dan melanjutkan pengobatan Pak Amik dengan terapi. Pak Amik menjalani terapi dari tabib seriap hari selama 2 bulan. Stroke yang diderita Pak Amik mulai membaik, namun muncul penyakit baru pada kulit Pak Amik.  Di sekujur kulit Pak Amik muncul benjolan berisi air yang terasa gatal dan panas. Keluarga membawa Pak Amik untuk berobat ke RS. Erkazet Surabaya. Berdasarkan diagnosa dokter, Pak Amik menderita penyakit kulit ini akibat terlalu lama tirah baring. Saat ini pihak keluarga Pak Amik fokus pada pengobatan penyakit kulit beliau karena keluarga memilih tabib untuk pengobatan Stroke nya. Pengobatan penyakit kulit Pak Amik dilakukan dengan mengkonsumsi obat resep dari dokter yang seharga Rp 100.000,- dan setiap 4 hari sekali keluarga harus membeli obat tersebut. Jika konsumsi obat dihentikan, benjolan pada kulit Pak Amik akan semakin banyak. Saat ini Pak Amik sudah tidak mampu untuk bekerja. Sedangkan istrinya, Rufiah (60) adalah seorang ibu rumah tangga. Pak Amik memiliki 3 orang anak yang sudah berkeluarga. Anak pertama Pak Amik bekerja sebagai penjual gorengan, anak kedua Pak Amik adalah seorang ibu rumah tangga, dan anak ketiga Pak Amik bekerja di perusahaan swasta. Selama ini untuk kebutuhan biaya pengobatan serta biaya kebutuhan sehari-hari ditanggung oleh anaknya. Pak Amik memiliki jaminan kesehatan BPJS kelas 3, namun kebanyakan obat yang harus dikonsumsi Pak Amik bukan obat yang termasuk dalam penanggungan BPJS, sehingga keluarga merasa kesulitan untuk biaya pengobatan Pak Amik. Sedekah Rombongan diberikan kesempatan untuk membantu meringankan beban Pak Amik. Pada november 2016, Sedekah Rombongan memberikan bantuan kepada Pak Amik. Bantuan sudah digunakan untuk tambahan membeli obat. Pak Amik dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 November 2016
Kurir : @Wahyu_CSD  @Martinomongi

Pak Amik menderita stroke dan penyakit kulit


SUMAIDI BIN ABDUL ROZAQ (45, Stroke) Alamat : Jl. Semampir selatan 2A No 18, RT 1/5, Kelurahan Medokan Semampir, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Pak Sumaidi adalah pedagang air minum kemasan di kawasan sekitar kampus Stikom, Surabaya. Beliau berasal dari Jawa Timur dan sudah selama 15 tahun menatap dan mengadu nasib di Surabaya. Tiba-tiba pada saat ia berjualan di kampus, ia ditemukan tergelatak tak berdaya di halaman kampus. Beberapa mahasiswa dan pihak keamanan kampus membantu Pak Sumaidi untuk mendapatkan pertolongan di Rumah Sakit. Haji, Surabaya. Dari hasil diagnosa dokter, diketahui bahwa Pak Sumaidi memiliki riwayat penyakit stroke yang diriwayatkan dari Alm. Abdul Rozaq ayahnya. Setelah beberapa hari dirawat dirumah sakit, kondisi Pak Sumaidi mulai membaik. Dokter telah memperbolehkan pak Sumaidi kembali kerumah. Beberapa hari setelah kembali dari rumah sakit, Pak Sumaidi beraktifitas seperti semula. Sudah banyak yang merindukan beliau karna keramahannya kepada setiap orang yang dijumpainya. Tak ayal, banyak dari mereka yang berdoa untuk kesembuhan beliau. Tiga hari kemudian, saat kurir Sedekah Rombongan bercengkrama dengan pasien #SR di rumah singgah, kami mendengar adanya orang berteriak minta tolong. Suara itu berasal dari rumah kontrakan Pak Sumaidi yang kebetulan jarak dari rumah singgah kami ke rumah kontrakan Pak Sumaidi hanya berjarak 50 meter. Kami bergegas membawa beliau kembali ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama. Bantuan pertama juga telah kami sampaikan untuk membantu biaya makan pendamping dan kebutuhan sehari hari Pak Sumaidi selama di rumah sakit. Selama ini beliau hanya tinggal bersama ibu Rodiyah yang setiap harinya bekerja sebagai buruh cuci di sekitar rumahnya. Bu Rodiah mengucapkan terima kasih kepada sedekaholics yang telah membantu kesulitan mereka. Semoga Pak Sumaidi dapat segera pulih dan beraktifitas seperti sediakala.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 November 2016
Kurir : @Wahyu_CSD  @Putri_Rezty @Martinomongi

Pak Sumaidi menderita stroke


HAYYU WAHYUNINGTIAS BINTI AHMAD RIYANTO (16, Kebocoran Ginjal), Alamat :  Desa Jabres RT 2, RW 2 Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah. Dek Hayyu mulai merasakan sakit sejak umur 3 tahun (tahun 2003), setelah diperiksa ke dokter spesialis anak didiagnosa ada kebocoran ginjal dan disarankan untu melakukan pemeriksaan lanjutan ke Rumah Sakit Sardjito Jogjakarta. Dikarenakan tidak ada biaya maka dek Hayyu hanya berobat rutin ke rumah sakit di sekitar Kebumen. Pada tahun 2006 setelah ada program Askeskin dek Hayyu menggunakan kartu Askeskin untuk mondok di Rumah Sakit Umum Kebumen. Dari analisa dokter Rumah Sakit Umum Kebumen didiagnosa kebocoran ginjal maka dibuat surat rujukan ke Rumah Sakit Sardjito Jogjakarta. Mulai tgl 9 Juli 2015 dek Hayyu rutin kontrol di RSUP Sardjito Jogjakarta sampe sekarang dan hampir setiap bulan mulai bulan Januari 2016 dek Hayyu terpasang CAPD (alat untuk cuci darah). Alhamdulilah kurir Sedekah Rombongan dapat bersilaturahmi dan berkunjung ke rumah orang tua dek Hayyu. Santunan dari sedekahcholic pun diberikan untuk meringankan biaya akomodasi saat dek Hayyu kontrol ke rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Februari 2017
Kurir : @MarjunulNP Sudiarto Turyani

Hayyu menderita kebocoran ginjal


JUMANTRI BIN ALM. SUWIGYO (41,Lumpuh), Alamat : Dusun Tugino RT 4 RW 9  Desa Kaliharjo Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah. Pak Jumantri mengalami kelumpuhan kira kira sejak usia 30 tahun akibat jatuh dari pohon pada tanggal 24 agustus 2007. Saat itu juga  langsung di rawat di Rumah Sakit Tjitro Wardjojo Purworejo selama 3 hari dengan jaminan Jamkesmas. Sepulang dari rumah sakit Pak Jumantri belum bisa jalan dan menjalani pengobatan tradisional selama kurang lebih 3 bulan, itu pun tidak hanya satu tempat saja (gonta- ganti), dirasa dari usaha ini tidak ada hasil kemudian mencoba berobat ke Solo tepatnya di Rumah Sakit Soeharso (RC) Solo. Harapannya agar dioperasi tetapi setelah satu minggu dirawat baru bisa mendapat keterangan dari dokter yang menyatakan tidak bisa dioperasi karena sudah terlalu lama (sudah 3 bulan). Akhirnya Pak Jumantri dibawa pulang dengan kondisi masih sama yaitu mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya. Semenjak itu Pak Jumantri hanya diam di rumah sampai akhir tahun 2015. Pada Tahun 2016 Pak Jumantri mendapat bantuan dari UCP sebuah kursi roda. Alhamdulillah dengan kursi roda ini Pak Jumantri sedikit bisa beraktifitas yang tadinya hanya tiduran saja. Pak Jumantri hidup sendiri karena semenjak dirinya sakit istri dan anaknya meninggalkan dirinya. Pernah dirawat oleh ayahnya sebelum beliau meninggal dunia karena stroke. Saat ini pak Jumantri sedang mengikuti pelatihan keterampilan yang diadakan oleh YAKKUM di Jogjakarta. Alhamdulillah berkat informasi yang sampai ke kurir Sedekah Rombongan Pak Jumantri mendapat santunan sebuah motor yang akan dimodifikasi menjadi motor khusus untuk difabel. Semoga nanti bisa menambah semangat pak Jumantri untuk menjalani hidup di hari hari berikutnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 9.000.000,-
Tanggal : 25 Februari 2017
Kurir : @MarjunulNP Sudiarto Rafiq Didit

Pak Jumantri menderita lumpuh


FAOZAN MA’RUF BIN MUKHOLIS (28, Kaki Palsu), Alamat : Purwosari RT 04 RW 02 Puring, Kebumen Jawa Tengah. Pada bulan Ramadhan tahun 2016, mas Faozan diajak juragannya mengirim pesanan genteng ke Jakarta dengan menggunakan truk, dalam perjalanan malam, sesampai di wilayah tol Cipali, sang supir mengantuk dan menabrak truk tronton yang sedang parkir di sisi kiri jalan. Kendaraan hancur dan mas Faozan yang posisinya berada di sebelah kiri mengalami luka parah di ke dua kaki nya dan di bawa di rumah sakit terdekat yaitu RS SILOAM dan harus di operasi amputasi kaki kanan sebatas lutut, dan biaya yang dikeluarkan pihak kelarga sekitar 40 juta. Selanjutnya, beberapa hari kemudian oleh orang tuanya di bawa pulang dan di tindak lanjuti ke RS ORTOPEDI Purwokerto untuk menjalani perawatan lanjutan, akan tetapi ternyata kaki yang kiri harus di amputasi juga karena keparahannya luar biasa dengan biaya sekitar 20 juta. Bapak Ibu mas Faozan yaitu Bapak Mukholis (60) dan Ibu Maryatun (60) pekerjaan sehari-hari sebagai buruh tani. Untuk pengobatan mas Faozan hanya memakai kartu KIS. Kesulitan yang dihadapi mas Faozan yang berkeinginan untuk kaki palsu dan biaya kontrol hampir 1 juta sangat memberatkan Mas Faozan yang sebelumnya bekerja sebagai sopir dan tenaga pengangkut genteng. Alhamdulilah kurir Sedekah Rombongan mendengar kabar tersebut langsung ke rumah mas Faozan. Santunan dari sedekahcholic pun diberikan untuk membelikan dan membuat kaki palsu mas Faozan. Santunan sebelumnya dimasukkan dalam Rombongan 879

Jumlah Bantuan : Rp. 5.000.000,-
Tanggal : 26 Februari 2017
Kurir :  @MarjunulNP Sudiarto Yoga Wiwit Arif Fandi Fitri.

Bantuan kaki palsu


SONIA ANDRIYATI BINTI SLAMET (11, Tumor Kelenjar Getah Bening), Alamat : Dusun Sindomulyo ,RT 03 / RW 01  ,Desa Sidomulyo, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Ananda Sonia mulai merasakan sakit setelah lebaran tahun 2016, berawal dari munculnya benjolan di sebelah kiri dan mulai diperiksakan ke puskesmas Sruwohrejo. Dikarenakan tidak kunjung sembuh dan benjolan tersebut pindah ke daerah hidung yang mengakibatkan mata sebelah kiri agak keluar. Sama pihak keluaga melanjutkan pemeriksaan lebih lanjut di RSU Tjitro Wardjojo Purworejo. Mata dek Sonia semakin membesar dan peralatan di RSU kurang menunjag maka dimulai membuat rujukan ke RS Sardjito Yogyakarta. Bapak nya ananda Sonia Pak Slamet (43) sehari-hari membantu bude nya ananda Sonia di Jakarta sedangkan ibunya hanya ibu rumah tangga. Pembuatan BPJS pun dibuat sama pak Slamet dari awal ananda sakit. Semenjak ananda Sonia sakit praktis bapak slamet tidak bekerja karena selalu mendampingi ananda Sonia berobat. Pak Slamet dan bu Mursinah memiliki anak Sonia Andriyati (11) , Zakia Takiana (7) dan Bilqis Nabila Hafizara (8). Alhamdulilah pak Slamet bertemu ama kurir Sedekah Rombongan langsung silaturahmi ke rumahnya. Pengobatan pun dilakukan mulai dari Kemo di RS Sardjito Jogjakarta, cuma Baru melakukan kemo yang ke 4 Ananda Sonia mengalami alergi, dan dilanjut kan melakukan sinar. Jadwal sinar pun dicari yang paling cepat sampai ke RS Moewardi Solo. Dan akhirnya Sonia di rujuk ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Santunan ke lima dari sedekahcholic pun diberikan ke keluarga pak Slamet untuk membayar biaya kehidupan dan pembayaran kontrakan di Jakarta. Santunan sebelumnya pada bulan Januari 2017, Februari 2017 dan pada Rombongan 901, 918, 921 dan 933

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 20 Februari 2017
Kurir : @MarjunulNP Sudiarto Untari Didit

Bu Sonia menderita tumor kelenjar getah bening


SUKRO BIN FULAN (53, Stroke) , Alamat : Dusun Karang Tengah RT 3 / RW 2 Desa Paduroso Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah. Sakit yang dialami Pak Sukro sudah lama, awalnya cuma pegal-pegal dan sebelum istri nya meninggal pada bulan April tahun 2016, pak sukro sudah mengalami stroke ringan, berobat sendiri dengan dipijit dan ke puskesmas sembuh, waktu itu pak sukro domisili di Jakarta dan istrinya dimakamkan di Jakarta. Sakit pak Sukro semakin parah, badan mati separoh Dan susah ngomong setelah istrinya meninggal, berobat dari puskesmas sampai ke rumah sakit dengan jaminan kesehatan Jamkesmas. Pak sukro sebelumnya bekerja sebagai satpam sebuah pabrik roti. Pak sukro memiliki 3 anak,  anak pertama Toufiq (19), Anak kedua Ana (16 / kelas 1 SMA), Anak ke tiga Yeni (kelas 6 SD). Sekarang anak-anaknya diasuh sama  budhe2 nya di Jakarta. Sekarang Pak Sukro tinggal bersama keluarga adiknya pak sukro Bu Harini istri Pak Mugiran di Desa Paduroso. Alhamdulilah kurir Sedekah Rombongan dapat bersilaturahmi ke rumah bu Harini dan melihat Kondisi Pak Sukro. Santunan dari sedekahcholic pun diberikan untuk meringankan biaya berobat dan terapi Pak Sukro.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 16 Februari 2016
Kurir : @MarjunulNP Sudiarto Didit Fandi

Pak Sukro menderita stroke

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 EMI KUSRINI 946,900
2 MUHAMMAD AQIL 760,000
3 YUNIARTI BINTI ATIM 500,000
4 PURWATI BINTI ALM. AMAT LITAS 1,000,000
5 SUDIN BIN ALM. KARTADIWANGSA 500,000
6 IBNU BAROKAH BIN SULAIMAN 1,000,000
7 JAMINGATUL FATA BIN MUKHOLIS 500,000
8 NGADIMAN BIN FULAN 500,000
9 KUS INDRIYANTI BINTI ALM. SUMARMO 2,000,000
10 SRI KARDIATI 1,000,000
11 SITI FATIMAH BINTI ALM. MUCH. SATIBI 1,000,000
12 BANJIR KABUPATEN BIMA 13,050,000
13 MUHAMMAD ZAKY 1,000,000
14 UMI HABIBAH 500,000
15 RIZKY ALVIAN 500,000
16 SANDRA WATI 1,500,000
17 SUHERMAN BIN MAHMUD 1,500,000
18 HAMSAD RANGKUTI 2,000,000
19 PARMAN 500,000
20 IMAM SANTOSO 1,000,000
21 ISMADI BIN SUBARI 1,000,000
22 HASAN ASYARI 1,500,000
23 ALFIN PRADINTA SYAHREZA 1,000,000
24 PAINEM BINTI JAKIMIN 1,000,000
25 SRI HANDAYANI 500,000
26 CHADISAH BINTI MAKPUL 2,000,000
27 WAHYU IRDA SHOLEHAH 1,500,000
28 ADEEVA SETIAWATI 650,000
29 TPA ROUDLOTUL MUSTOFA 2,000,000
30 RAHMAT ARIFIN 1,500,000
31 AHMAD ARSAD SETIAWAN 1,500,000
32 IDA SETYOWATI 1,500,000
33 ARISKA VITARANI 1,000,000
34 MUDI BIN PARMADI 2,000,000
35 SRI DAHYUNI 1,000,000
36 AHMAD FATHUL MUBAROK 500,000
37 NOISAH 500,000
38 ADI ROMANSA 500,000
39 AMIN RAHAYU 1,000,000
40 MTSR MAGELANG 4,850,000
41 SUWITO BIN BANI 500,000
42 DAINAH NASIRIN 500,000
43 MISRIYA BIN ALAWI 2,482,000
44 MUHAMMAD AMIK 500,000
45 SUMAIDI BIN ABDUL ROZAQ 500,000
46 HAYYU WAHYUNINGTIAS BINTI AHMAD RIYANTO 500,000
47 JUMANTRI BIN ALM. SUWIGYO 9,000,000
48 FAOZAN MA’RUF BIN MUKHOLIS 5,000,000
49 SONIA ANDRIYATI BINTI SLAMET 1,000,000
50 SUKRO BIN FULAN 500,000
Total 78,738,900

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 78,738,900,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 969 ROMBONGAN

Rp. 48,298,802,900,-

Mau bantu Mereka?
Silahkan transfer ke rekening SedekahRombongan

Bank BCA a/c 84655-23456
Bank Mandiri a/c 137-00111-0011-8
a/n Sedekah Rombongan

Takkan berkurang harta yang disedekahkan. Ia justru akan bertambah..bertambah dan bertambah...


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *