Rombongan 968

Sedekah membuat anda lebih pantas untuk mendapatkan kebaikan yang jauh lebih besar.
Posted by on March 11, 2017

ROHILAH BINTI NA’I (67, Lumpuh Total). Alamat : Kp. Cijambe, Desa Sadarkarya, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Mak Rohilah, akrab kami memanggilnya. Di usia senjanya ia hanya mampu terbaring di ruang kamar rumahnya yang sudah tak layak huni, hal tersebut membuat iba beberapa tetangga yang ada di sekitarnya, Mak Rohilah pun dievakuasi ke rumah Pak Dusun, supaya dapat menikmati tempat yang layak huni. Suaminya, yakni Pak Supardi sudah tak kuat lagi bekerja, ia pun sudah sepuh dan memiliki badan yang sudah ringkih. Selama ini pasangan suami istri tersebut hanya mengandalkan pemberian dari para tetangganya yang peduli dengan keadaannya, karena Mak Rohilah tidak memiliki anak yang bisa merawatnya. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Mak Rohilah dan istrinya, kami menyampaikan titipan bantuan untuk biaya sehari-hari.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 4 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @nzn1603 Wahyu @ula_awwal

Bu Rohilah menderita lumpuh total


ATIN SUNATA (41, Luka Gigitan Ular). Alamat : Kp. Babakan, RT 3/2, Desa Cadasmekar, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Pak Atin yang berprofesi sebagai buruh tani, memiliki kemungkinan sangat besar bertemu dengan ular-ular berbisa saat ia melakukan pekerjaannya di sawah atau kebun. Dan benar adanya, tepatnya pada hari Jumat seminggu lalu, Pak Atin digigit ular berbisa pada bagian kakinya. Ia tak terlalu menghiraukan gigitan tersebut, namun ternyata kakinya menjadi bengkak membesar. Ia pun kemudian menjalani pengobatan tradisional di kampungnya, namun tak juga sembuh. Ia akhirnya dibawa ke klinik AQMA Plered, hasil pemeriksaan mengharuskan ia menjalani pemeriksaan dan perawatan lanjutan di RSBA Purwakarta. Selama kurang lebih 3 hari ia pun menjalani perawatan intensif di RS tersebut. Pak Atin merupakan tulang punggung keluarga, jika ia tak bekerja maka tidak ada penghasilan untuk memenuhi keperluan istri dan anak-anaknya, ditambah penghasilan seorang buruh tani sangat terbatas dan pas-pasan. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Pak Atin dan keluarga, kami menyampaikan titipan bantuan untuk biaya akomodasi pengobatan dan biaya sehari-hari. Mari doakan semoga Pak Atin segera Allah sembuhkan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 4 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @nzn1603 Wahyu @ula_awwal

Pak Atin menderita luka gigitan ular


DIAH BINTI FULAN (57, Ambeien). Alamat : Kp. Sawit Kaler, RT 8/4, Desa Sadarkarya, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Tepatnya sejak awal bulan Februari, Mak Diah merasakan sakit yang sangat di bagian perutnya, dan BAB yang disertai darah. Ia pun dibawa ke bidan setempat, sempat dua kali menjalani pengobatan di bidan tersebut namun tak juga menunjukkan adanya perubahan. Akhirnya ia dirujuk ke RS Siloam untuk menjalani pemeriksaan lanjutan agar segera diketahui penyakitnya. Setelah menjalani pemeriksaan di RS tersebut, tak banyak yang dokter sampaikan, Bu Diah pun belum tahu penyakit apa yang dideritanya. Hingga saat ini ia masih terus merasakan sakit di bagian perutnya dengan BAB yang berdarah. Berdasarkan penuturan suaminya, ia merasa keberatan dengan ongkos sewa mobil setiap akan berangkat ke RS Siloam, karena tarifnya mencapai Rp. 250.000/Hari, sedangkan ia merupakan seorang buruh tani yang memiliki penghasilan terbatas. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bu Diah, kami menyampaikan titipan bantuan untuk biaya akomodasi pengobatan. Mari doakan semoga Bu Diah segera Allah sembuhkan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 4 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @nzn1603 Wahyu @ula_awwal

Bu Diah menderita ambeien


DARSANI BIN JAYUS (54, Kerusakan Otak). Alamat: Dusun Klutuk, RT 6/3, Desa Klutuk, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Pak Darsani bekerja sebagai pengayuh becak. Tiga bulan yang lalu, ketika dalam perjalanan pulang seusai bekerja, becak Pak Darsani tersenggol truk sehingga kehilangan keseimbangan dan jatuh. Kepala kirinya terbentur dengan keras ke aspal jalan. Oleh warga sekitar Pak Darsani dilarikan ke Puskesmas Tambakboyo, kemudian oleh dokter dirujuk ke RSUD Tuban. Karena keterbatasan alat, Pak Darsani dirujukke RSUD Dr. Soetomo dan dilakukan operasi pengangkatan tempurung kepala bagian kiri dan operasi leher. Operasi berjalan lancar, Pak  Darsani diajadwalkan untuk melakukan control rutin paska operasi. Pak Darsani hidup bersama istrinya, Tofiah (50) yang seorang ibu rumah tangga. Bapak Darsani memiliki jaminan kesehatan Jamkesmas. Rencananya tiga bulan setelah operasi akan dilakukan pemasangan kembali tulang tengkoraknya. Namun karena keterbatasan dana beliau tidak dapat melakukan kontrol lagi ke RSUD Dr. Soetomo. Kini, tempurung kepala Pak Darsani belum terpasang dan beliau sering mengalami sakit kepala. Untuk berjalan pun juga masih tertatih-tatih. Sebagai tukang becak dengan tanggungan 2 anak dan seorang istri. Kemauan untuk sembuh Pak Darsani sangatlah tinggi, namun terkendala keterbatasan dana untuk kontrol ke RSUD Dr. Soetomo. Sedekah Rombongan turut merasakan kesulitan Pak Darsani. Bantuan diberikan untuk biaya tranportasi berobat ke Surabaya. Semoga proses pengobatan Pak Darsani berjalan lancar dan bisa segera mendapat kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 13 Desember 2016
Kurir : @Wahyu_CSD  @MiftakhAbuSaSi

Pak Darsani menderita kerusakan otak


DANI SOLIHIN, (34, Gangguan Jiwa). Kampung Rancasuni RT 3/1, Desa Sukamanah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Mang Dani –begitu panggilan akrabnya– adalah putra tunggal ibu Anah (60). Ayahnya telah meninggal dunia beberapa tahun silam. Ia mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2008. Selama beberapa tahun ini ia rutin menjalani pengobatan di Rumah Sakit Jiwa Marjueki Mahdi Bogor Jawa Barat . Sebulan sekali keluarganya harus mencari biaya untuk ongkos berobat ke Bogor. Beruntung warga sekitar kerap membantunya, secara patungan. Berdasarkan informasi yang kami peroleh, setiap kepala keluarga di sekitar rumahnya berdonasi Rp.5.000,- per bulan untuk membiayai pengobatan Mang Dani. Uang tersebut bukan hanya digunakan untuk keperluan akomodasi menuju RSJ Bogor, melainkan juga untuk biaya hidup Mang Dani dan ibunya yang kini lumpuh, terbaring, teronghok di pembaringan. Akan tetapi, sejak April 2016, simpati masyarakat terhadapnya mulai berkurang. Mungkin itu disebabkan oleh perilaku Mang Dani yang kadang tiba-tiba mengamuk dan memecahkan kaca bangunan fasilitas umum di desanya. Karena itu, ibunya mulai kebingungan mencari dana untuk biaya transportasi-akomodasi berobat Mang Dani. Padahal, mereka ingin sekali terus berobat sampai sembuh. Dengan izin Allah Swt, kabar tentang ujian hidup dan harapan mereka akhirnya sampai kepada kurir #SR di Purwakarta sehingga dapat dipertemukan dengan keluarga dhuafa ini. Alhamdulillah, dengan empati sedeksholics #SR, pada kunjung kedua kalinya kurir #SR dapat menyalurkan bantuan dari para sedekaholic untuk Mang Dani yang digunakan untuk ongkos dan akomodasi menuju RSJ Bogor. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada Rombongan 887, semoga membawa berkah untuk kesembuhan Mang Dani sehingga ia bisa merawat ibunya yang sakit dengan baik.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 1 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @nzn1603 Sutraeni @ula_awwal

Dani menderita gangguan jiwa


ONIN BIN FULAN (57, Infeksi di Kaki). Alamat : Kp. Cihonje, RT 2/5, Desa Tegaldatar, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Bah Onin akrab kami memanggilnya, ia berprofesi sebagai buruh tani yang keseharian tak lepas dari cangkul dan alat tani lainnya. Kurang lebih pertengahan Februari lalu saat sedang mencangkul di sawah, tak sengaja kakinya terkena sabetan cangkul tersebut. Ia hanya mengobati luka di kakinya tersebut menggunakan obat kampung tradisional namun tak menunjukkan adanya kesembuhan, lukanya semakin menjalin ke bagian lututnya. Ia pun kemudian dibawa ke puskesmas terdekat dan tak juga menunjukkan adanya tanda kesembuhan, akhirnya dengan berbekal pinjaman dari tetangga, ia berobat ke Rumah Sakit Bayu Asih (RSBA) menggunakan fasilitas kesehatan berupa Jaminan Purwakarta Istimewa (JAMPIS). Saat ini lukanya sudah mulai mengering, namun masih harus menjalani kontrol pengobatan. Bah Onin yang merupakan buruh tani tak begitu memiliki cukup uang untuk biaya akomodasi menuju RSBA, penghasilannya cukup untuk biaya makan sehari-hari saja. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bah Onin, kami menyampaikan titipan bantuan untuk biaya akomodasi pengobatan. Mari doakan semoga Bah Onin segera Allah sembuhkan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @nzn1603 @asepza_ @ula_awwal

PAk Onin menderita infeksi di kaki


SRI MULYATI (44, Ca Mammae). Alamat : Kp. Bojong Koneng RT 1/2, Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Ibu dari 2 anak ini menderita kanker payudara sejak hampir 2 tahun. Setelah menjalani pemeriksaan bertahap, bulan April 2016, ia menjalani operasi pengangkatan payudara sebelah kanan di RS Hermina Kota Bekasi. Saat ini ia harus menjalani kemotherapy rutin di RS. Hermina. Suaminya, Pak Umar Sumarjo (46) hanya tukang ojek yang mangkal di depan perumahan tak jauh dari tempat tinggalnya. Mereka sangat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan biaya akomodasi pengobatan. Setelah menjalani beberapa kali pemeriksaan di RS. Hermina, ia dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto Jakarta untuk kemoterapy. Untuk mempermudah akses selama menjalani pengobatan, Bu Sri tinggal sementara di RSSR Jakarta. Bu Sri harus menjalani radiotherapy setiap hari di RSPAD Gatot Subroto selama kurang lebih 1 bulan. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk bekal selama menjalani radioterapy di RSPAD Gatot Subroto. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 960.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @mardisay

Ibu Sri menderita ca mammae


SUHIYA BIN OLEH (60, Hipertensi + Maag Kronis). Alamat : Kp. Cidahu, RT 16/5, Desa Tegaldatar, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Bah Suhiya, akrab kami memanggilnya. Sudah sekitar 3 minggu lalu ia mengeluh merasakan pusing dan muntah-muntah disertai mimisan. Ia baru menjalani pengobatan di bidan dan puskesmas setempat, ia disarankan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Bayu Asih karena dikhawatirkan mengidap penyakit leukemia. Namun hingga kini ia belum juga berangkat ke RS tersebut karena kendala biaya, maklum saja penghasilannya sebagai buruh tani hanya cukup untuk membiayai kehidupan keluarganya sehari-hari. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bah Suhiya, kami menyampaikan titipan bantuan untuk biaya akomodasi pengobatan. Mari doakan semoga Bah Suhiya segera Allah sembuhkan.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 3 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @nzn1603 @asepza_ @ula_awwal

Pak Suhiya menderita hipertensi dan maag kronis


KOYAH BINTI NYIMAN (33, Ca Mammae). Alamat : Kp. Ceger RT 2/3, Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Sejak Januari 2016, Koyah sering merasakan sakit dan gatal pada payudara sebelah kanan. Setelah menjalani beberapa kali pemeriksaan di RS Hermina Kota Bekasi, ia dinyatakan terkena kanker payudara. Setelah 4 bulan kemudian ia menjalani operasi di RS Hermina Kota Bekasi dengan Kartu Jaminan KIS PBI yang ia miliki. Koyah wajib menjalani kontrol setelah operasi, namun ia terkadang masih merasakan sakit pada kepala dan gigi. Saat ini setelah Koyah menjalani kemoterapy di RS Hermina, ia menjalani proses penyinaran di RS Dharmais Jakarta. Koyah hanya seorang janda yang tinggal bersama orang tuanya. Suaminya, Pak Jaya Kusuma sudah meninggal sejak 4 tahun yang lalu. Kehidupan sehari-hari mereka sangat sulit dan layak dibantu. Saat ini Bu Koyah menjalani radioterpy di RSPAD Gatot Subroto setiap hari selama kurang lebih 1 bulan. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan lanjutan biaya akomodasi ke rumah sakit agar pengobatan Koyah dapat berjalan lancar. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 960.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @mardisay

Bu Koyah menderita ca mammae


SAMID BIN MININ (44, Susp. Tumor Tulang). Alamat : Kp. Teluk Garut RT 10/2, Desa Setiajaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Pak Samid awalnya hanya merasakan pegal-pegal pada lengan sebelah kanan. Pernah waktu itu beberapakali diurut oleh tukang urut yang tidak jauh dari rumahnya, namun ia merasakan semakin sakit pada lengan kanannya.Awal Maret 2016, ia mencoba untuk melakukan pengobatan di rumah sakit terdekat dan setelah menjalani pemeriksaan dokter menyarankan agar Pak Samid melakukan pemeriksaan lanjutan ke RSCM Jakarta karena diduga penyakit yang dialami Pak Samid adalah sejenis Tumor Tulang. Namun semenjak itu ia baru melakukan 1 kali pemeriksaan di RSCM karena kendala biaya akomodasi yang dirasakannya cukup berat. Pak Samid biasa bekerja sehari-hari sebagai buruh serabutan, namun karena kondisi lengan kanan yang sakit, saat ini ia sudah tidak dapat bekerja lagi. Sedangkan istrinya, Bu Rohanih (41) hanya seorang ibu rumah tangga. Saat ini lengan Pak Samid semakin membengkak dan harus segera menjalani pengobatan. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan lanjutan biaya akomodasi untuk pengobatan ke RSCM Jakarta. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 870. Do`a dari kami semoga Pak Samid segera diberi kesembuhan. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @mardisay

Pak Samid menderita susp. tumor tulang


RIRIN SULISTYAWATI (41, Usus Buntu). Alamat : Kp. Cikedokan RT 5/12, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Sebetulnya Bu Ririn sudah beberapa minggu terakhir merasakan sakit perut, namun karena Kartu Jaminan yang ia miliki sudah nunggak iuran sampai hampir 2 tahun dan tidak tahu prosedur mengurusnya, keluarga tidak berani untuk menggunakannya. Bu Ririn menderita usus buntu, bahkan menurut info dari dokter yang menangani, ususnya sudah pecah dan harus dirawat intensif. Pada Tanggal 26 Februari 2017, Bu Ririn dievakuasi ke RS Ridhoka Salma dengan biaya umum, namun segera dapat diatasi ketika Kurir Sedekah Rombongan mengetahui bahwa Bu Ririn memiliki kartu Jaminan BPJS Kesehatan. Dengan dibantu Kurir Sedekah Rombongan akhirnya Kartu Jaminan dapat diaktifkan kembali dengan membayar tunggakan dan denda masa aktif dengan total mencapai 1,5 juta rupiah. Suami Bu Ririn, Pak Muhlisin (49) hanya seorang pedagang keliling susu kedelai. Mereka sangat kesulitan membayar biaya denda kartu jaminannya. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan awal untuk membayar iuran kartu jaminan beserta dendanya dan juga menyampaikan bekal selama Bu Ririn menjalani perawatan di rumah sakit. Semoga Bu Ririn diberi kemudahan dalam menghadapi cobaan ini. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 2.500.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @ SuharnaYana @mardisay

Bu Ririn menderita usus buntu


DO’O BINTI DEMANG (50, TB Paru). Alamat : Dusun Kali Asin RT 2/1, Desa Segarjaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Sudah sekitar 7 tahun Bu Do’o menderita TB Paru, namun pengobatan yang tidak beraturan membuat sakitnya tak kunjung sembuh. Upaya Pengobatan yang ia lakukan hanya di sekitar klinik dan puskesmas terdekat. Itu pun ia lakukan ketika nafas terasa sesak. Hingga 1 pada awal Februari 2017, ia merasakan nafasnya sangat sesak sehingga keluarga sempat membawanya ke RSUD Kabupaten Bekasi dengan jaminan kartu KIS-PBI yang ia miliki. Saat itu Bu Do’o dievakuasi dengan menggunakan mobil pick up yang disewa dari tetangganya, itu pun uang sewa nya belum dibayar hingga saat ini. Ia sempat menjalani perawatan selama  5 hari di RSUD Kabupaten Bekasi. Saat ini ia harus rutin menjalani kontrol rutin di RSUD Kabupaten Bekasi. Bu Do’o belum pernah menikah, ia selama ini tinggal bersama keluarga dari adiknya, Bu Lonih (45) yang sehari-harinya berjualan kue keliling untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka. Saat ini mereka kesulitan untuk memenuhi biaya akomodasi kontrol ke rumah sakit. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan lanjutan biaya akomodasi ke RSUD Kabupaten Bekasi. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 960.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @mardisay

Bu Do’o menderita TB paru


MUHAMMAD FAJRI RAMADHAN (1, Pneumonia). Alamat : Kp. Ciketing RT 2/2, Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, Kotamadya Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Sejak usia 15 hari, Fajri sudah didiagnosa menderita Pneumonia, Farese Diafragma Kanan dan Hemiparese Dextra.Semua itu terlihat dengan keadaan tubuhnya yang membiru. Dengan kondisi seperti ini, ia harus menjalani operasi di RS Hermina Kota Bekasi dengan estimasi biaya mencapai sekitar 34 juta rupiah. Namun untuk biaya operasi sudah ada pihak penjamin yang bersedia menanggung. Namun untuk keperluan sehari-hari mereka kesulitan untuk pembelian pampers dan susu khusus Neosure. Hingga saat ini Fajri sudah menjalani 2 kali operasi Plikasi Diafragma dan masih menjalani perawatan di Ruang Picu karena kondisinya 85% masih bergantung pada ventilator. Ayah Fajri, Pak Nasirudin (39) hanya seorang buruh serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu. Sedangkan ibunya, Bu Masanih (34) hanya seorang ibu rumah tangga. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan dapat mengunjunginya dan menyampaikan bantuan lanjutan untuk pembelian pampers dan susu khusus Neosure. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 953.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana Yunita Muslimah

Fajri menderita pneumonia


NURYANAH BINTI ACHMAD (27, Thalasemia). Alamat : Jln. Masjid Ar-Rohman RT 2/5, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kotamadya Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Saat usia 5 tahun sudah ada tanda-tanda kelainan pada perut Nuryanah, namun saat itu perutnya hanya membengkak. Pada usia 17 tahun terjadi perubahan pada perut Nuryanah, semakin lama semakin membesar layaknya seperti wanita hamil. Setelah menjalani pemeriksaan di RSUD Kota Bekasi, Nuryanah dinyatakan menderita thalasemia dan harus menjalani transfusi darah secara rutin. Namun karena keadaan ekonomi yang kurang mendukung, pengobatan Nuryanah tidak maksimal. Ironisnya lagi pengobatan sempat terhenti karena ketiadaan biaya akomodasi. Ayahnya, Pak Ahmad (61) yang sehari-harinya mencari nafkah dengan mengais becak tidak dapat memenuhi kebutuhan berobat Nuryanah, sedangkan ibunya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan bersilaturahmi dan menyampaikan bantuan lanjutan biaya akomodasi berobat ke RSUD Kota Bekasi. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 946. Semoga Nuryanah dan keluarga diberi kemudahan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @KukuhVandhy

Nur menderita Thalasemia


SHAKILLA ZAHRANY (1, Susp. Tumor Abdomen). Alamat : Kp. Kaliabang Dukuh No.24 RT 2/9, Desa Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kotamadya Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Awalnya pada usia 2 bulan, Shakilla mengalami perut kembung dan sempat dibawa ke puskesmas terdekat. Obat antibiotik yang didapat dari puskesmas tidak ada pengaruh apa-apa. Pemeriksaan pun beralih ke beberapa rumah sakit swasta di Kota Bekasi, setelah menjalani CT Scan dan serangkaian pemeriksaan lainnya, Shakila dirujuk ke RSCM Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut menggunakan Kartu KIS Mandiri kelas II. Shakilla pernah dirawat selama 5 hari di RSCM Jakarta dengan tindakan transfusi darah. Dan hingga saat ini Shakilla masih menjalani kontrol rutin di RSCM Jakarta. Orang tua Shakilla sangat merasa kesulitan dengan biaya akomodasi selama menjalani kontrol rutin ke rumah sakit. Ayahnya, Priyono (26) hanya seorang pelayan di salah satu mini market dekat rumahnya. Sedangkan ibunya, Rinda Sari (25) hanya ibu rumah tangga. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan mereka sehingga dapat menyampaikan bantuan lanjutan untuk bekal selama di RSCM Jakarta. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 942. Semoga Priyono dan keluarga diberi kemudahan dalam segala urusan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana Yunita

Shakilla menderita susp. tumor abdomen


MUHAMMAD ZAINAL (4, Penyumbatan gumpalan darah di kepala). Alamat : Ujung Harapan At Taufiq Gg 2 RT 1/44, Desa Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Hasil pemeriksaan awal dirumah sakit, ada penyumbatan atau semacam gumpalan darah di kepala, sehingga sampai usia hampir 5 tahun, ia tidak bisa jalan dan bicara, tangannya hanya mengepal seperti bayi. Dengan bermodalkan fasilitas jaminan Kesehatan berupa BPJS, keluarga terus berusaha mengobati dik Zainal meskipun kadang harus cari pinjaman untuk kebutuhan biaya akomodasi ke RSUD Kota Bekasi. Ayahnya bernama Pak Osim (40) seorang petugas kebersihan yang setiap bulannya menerima upah 800 ribu rupiah, sedangkan ibunya, Bu Fatmawati (38) ibu rumah tangga. Dengan penghasilan tersebut, Pak Osim menghidupi keluarga istri dan 2 orang anak. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjut untuk biaya akomodasi ke rumah sakit dan membeli susu. Saat ini masih harus menjalani kontrol rutin ke RSUD Kota Bekasi. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 928.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @jawierjawa

Zainal menderita penyumbatan gumpalan darah di kepala


HANG HANG PURBOYO (41, Tumor pada Ginjal). Alamat : Perum Mega Regency C/17, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Awal bulan Agustus 2016, Pak Purboyo merasakan tubuhnya lemah, batuk dan sesak nafas. Kemudian ia dievakuasi ke RSUD Kabupaten Bekasi dan segera dilakukan pemeriksaan. Setelah menjalani pemeriksaan, ia dinyatakan terdapat tumor pada ginjalnya yang harus segera diangkat. Dengan jaminan kartu BPJS Keehatan kelas 3, pada November 2016, Pak Purboyo menjalani operasi di RS Persahabatan Jakarta. Hingga saat ini ia masih harus menjalani kontrol rutin setiap 2 minggu sekali. Mereka merasa kesulitan biaya akomodasi ke rumah sakit, karena Pak Purboyo sudah tidak bekerja semenjak sakit. Sedangkan istrinya, Bu Istiqomah (42) hanya ibu rumah tangga. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan awal biaya akomodasi ke RS Persahabatan Jakarta. Semoga Allah member kemudahan untuk Pak Purboyo. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana Baety Sueb

Pak Purboyo menderita tumor pada ginjal


BAYI SANI ASTUTI (1, Detak Jantung Lemah + Sesak Nafas). Alamat : Dusun Utan Salak RT 1/5, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Waktu itu disaat usia kehamilan Bu Sani baru 7 bulan, tiba-tiba Bu Sani merasakan mulas. Oleh suaminya ia diantar ke RS Karya Medika Cibitung untuk menjalani pemeriksaan. Setelah menjalani pemeriksaan akhirnya dokter memutuskan untuk operasi Caesar karena ada sesuatu hal. Bu Sani sudaah memiliki kartu BPJS, namun bayi sementara dalam pengurusan jaminan. Kondisi bayi detak jantung lemah dan sesak nafas sehingga harus dirawat di ruang intensif. Mereka saat ini kesulitan biaya untuk bekal selama di rumah sakit. Suami Bu Sani, Pak Kamaludin (35) hanya seorang pedagang siomay keliling dengan penghasilan tidak menentu. Alhamdulillah, di tengah kesulitan mereka Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan untuk bekal selama di rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana Yunita Muslimah

Bayi Sani menderita detak jantung lemah dan sesak nafas


TINI BINTI MIRAN (46, TBC + Kusta). Alamat : Kp. Rawa Panjang RT 5/1, Desa Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kotamadya Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Selama lebih dari 3 tahun Bu Tini menderita batuk dan sesak nafas berkepanjangan. Pada awal Januari 2017, Bu Tini menjalani pemeriksaan dan dinyatakan menderita TBC, bukan hanya itu, saat ini kulitnya pun merasakan gatal-gatal yang diduga penyakit kusta. Dengan menggunakan kartu jaminan KIS PBI, saat ini ia rutin menjalani kontrol di RS Rawalumbu Bekasi. Bu Tini tinggal seorang diri tanpa suami, sanak dan saudara. Ia kesulitan biaya untuk sehari-hari dan biaya kontrol ke rumah sakit. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan awal biaya akomodasi ke rumah sakit. Semoga Bu Tini senantiasa diberi kemudahan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana Lia Amalia

Bu Tini menderita TBC dan kusta


ASYIFA PUTRI MAULANA (1, Jantung Bocor). Alamat : Kp. Kranji No. 17 RT 2/4, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kotamadya Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Ketika baru lahir kondisi Asyifa terlihat normal, namun ada kelainan pada usia 4 bulan ia sering batuk dan sesak nafas. Awalnya Asyifa menjalani pemeriksaan di RSUD Kota Bekasi dan ketika ditemukan ada kelainan pada jantung, akhirnya ia dirujuk ke RS Harapan Kita Jakarta. Saat ini Asyifa masih menjalani kontrol rutin di RS Harapan Kita untuk memeriksakan keadaan jantungnya. Dan sempat terjadi kendala saat biaya akomodasi pemeriksaan sudah habis, mereka kebingungan untuk memenuhinya. Ayahnya, Andi Maulana (24) hanya seorang tukang ojek dan ibunya, Dewi Aminah (27) hanya ibu rumah tangga. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan dapat bersilaturahmi dan menyampaikan bantuan awal untuk bekal ke rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana Lia Amalia

Asyifa menderita jantung bocor


TOTONG BIN KAMAL (62, Kencing Batu). Alamat : Kp. Rawa Keladi RT 2/1, Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Sekitar 4 bulan yang lalu, Pak Totong menjalani operasi di RS Medirossa dengan keluhan sakit saat buang air kecil. Namun saat ini ia masih menjalani kontrol rutin yang ia lakukan seminggu sekali. Bukan hanya itu, ada lagi benjolan di anus yang membuat ia selalu merintih menahan sakit. Dalam menjalani pemeriksaan lanjutan di RS Medirossa Cikarang, Pak Totong merasa kesulitan dengan biaya akomodasi dan bekal selama menjalani pemeriksaan tersebut. Pak Totong tinggal bersama anak dan menantunya yang bekerja sebagai buruh serabutan. Sedangkan istrinya, Bu Aminah sudah meninggal 3 tahun yang lalu. Alhamdulillah, akhirnya mereka dipertemukan dengan Kurir Sedekah Rombongan yang kemudian menyampaikan bantuan awal biaya akomodasi untuk menjalani kontrol ke rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana Nuraini AL

Pak Totong menderita kencing batu


FADLIN WALI (18, Patah Tulang Kaki Kanan). Alamat : Perum Mustika Grande H5/16, Desa Cileduk, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.  Akhir Februari 2017 yang lau, Fadlin mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kaki kanannya patah. Sempat dibawa ke RS Hermina, namun karena biaya yang harus ia keluarkan sangat besar untuk menjalani amputasi kaki, akhirnya ia menolak dan lebih memilih ke pengobatan ahli patah tulang. Menurut dokter seandainya tidak ditangani secepat mungkin luka tersebut akan membusuk. Biaya yang harus ia keluarkan di pengobatan ahli patah tulang sekitar 5 juta rupiah. Berbagai upaya ia lakukan untuk mendapatkan sejumlah uang demi pengobatan kakinya dengan mencari pinjaman ke saudara. Ayah Fadlin, Pak Irawadi (75) hanya seorang buruh serabutan dengan penghasilan yang tidak seberapa. Sedangkan ibunya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan untuk meringankan beban mereka. Semoga Fadlin diberi kemudahan dalam menjalani pengobatan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana RatnaTidi

Fadlin menderita patah tulang kaki kanan


AMAD BIN SUTARDI (20, Kanker Tulang). Alamat : Dusun Cipanas, RT 5/6, Desa Ciangir, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Amad adalah salah seorang pasien dampingan kurir  Sedekah Rombongan Kuningan yang menderita penyakit kanker tulang. Berawal dari beberapa bulan lalu, ketika Amad tengah bekerja tiba-tiba ia merasakan sakit pada bagian paha hingga kaki sebelah kanan. Tak lama kakinya membengkak hingga mendadak tidak bisa berjalan. Kemudian, ia berobat ke berbagai rumah sakit dan terakhir ia berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) 45 Kuningan dengan tindakan medis berupa rongten dan hasil diagnosa menunjukkan bahwa Amad menderita kanker tulang. Kemudian, tim medis RSUD 45 Kuningan menyarankan Amad untuk melakukan pengobatan lanjutan ke RSHS Bandung. Namun pihak keluarga merasa biaya yang diperlukaan terlalu mahal karena jaraknya yang jauh sehingga memilih menjalani pengobatan herbal. Namun, kondisinya kembali turun karena bengkak di kaki Amad semakin membesar. Oleh karena itu, kurir Sedekah Rombongan Kuningan segera membawa Amad ke Rumah Sakit Sekar Kamulyan Cigugur Kuningan untuk menjalani pemeriksaan. Menurut tim medis ternyata pembuluh darah di kaki Amad pecah. Sehingga tim medis memutuskan bahwa Amad belum bisa melakukan operasi, karena dikhawatirkan akan mengalami pendarahan. Kemudian Amad dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Amad telah menjalani beberapa pemeriksaan oleh dokter ahli spesialis tulang di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Amad juga telah menjalani beberapa kali biopsi di RSHS, hasil PA biopsi amad menunjukkan bahwa pembuluh darah di kaki Amad harus dipasangkan pen. Saat ini Amad akan kembali menjalani kontrol lanjutan ke RSHS, karna sudah dua minggu ini, Amad merasakan sakit dan nyeri dibagian kakinya. Amad memiliki kartu jaminan kesehatan JKN-KIS PBI. Hanya saja kedua orang tua Amad, Bapak Sutardi (42) dan Ibu Castinah (38) bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan minim. Penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok 4 orang anggota keluarga. Sedangkan Amad membutuhkan biaya Transportasi ke Bandung. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dapat menyampaikan santunan kesepuluh kepada Amad untuk biaya transportasi ke Bandung. Semoga Allah segera memberikan jalan kesembuhan terbaik untuk Amad. Aamiin. Sebelumnya Amad merupakan pasien yang termasuk ke dalam Rombongan 951.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @evainhere @nitaapuji

Amad menderita kanker tulang


FAQIH HIDAYAT (2, Jantung Bocor). Alamat : Dusun Cibuah, RT 3/13, Desa Nanggela, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Faqih merupakan balita yang masih berumur 2 tahun. Di usia yang masih sangat kecil ia harus menahan sakit akibat adanya gangguan pada jantungnya. Menurut pihak medis, ia terkena penyakit jantung bocor semenjak lahir. Penyakit yang diderita Faqih diketahui pada saat usianya 1 bulan. Saat itu, ia terkena disentri sehingga ia dibawa ke klinik terdekat. Menurut pemeriksaan dokter, Faqih positif menderita jantung bocor. Keadaan tersebut tentu sangat mengejutkan pihak keluarga. Kemudian, pihak dokter juga menyarankan agar Faqih segera dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta. Kondisi kesehatan Faqih sering turun hingga keluar masuk rumah sakit untuk menjalani perawatan. Bulan Pebruari 2016 lalu, sudah 2 kali ia menjalani perawatan di Rumah Sakit Kuningan Medical Centre (KMC). Selain itu, ia juga pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Linggajati Kuningan. Hasil pemeriksaan membuat Faqih harus segera dibawa ke Rumah Sakit Harapan Kita. Faqih kemudian dibawa Ke Rumah Sakit Harapan Kita dan dirawat beberapa hari. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Faqih sebelum melakukan operasi, sehingga Faqih bisa menjalani perawatan kembali di Rumah Sakit Harapan Kita untuk persiapan operasi. Pada tanggal 22 Nopember 2016 lalu, Faqih telah menjalani operasi. Saat ini Faqih harus menjalani kontrol kedua, dan obat Faqih juga sudah habis. Faqih kontrol di apotek daerah, dan tanggal 20 Maret 2017 mendatang faqih harus kembali kontrol ke Rumah Sakit Harapan Kita untuk mengetahui kondisi jantung yang sudah di operasi. Alhamdulillah kondisi Faqih saat ini sangat baik. Namun orang tua Faqih terkendala dengan biaya pembelian obat yang tidak ditanggung oleh BPJS. Selama menjalani pengobatan, Faqih menggunakan jaminan kesehatan BPJS Mandiri kelas 3. Faqih merupakan anak dari pasangan suami istri Bapak Karsan (36) dan Ibu Yati Rahmawati (30). Saat ini Faqih hanya tinggal dengan Ibunya, yang hanya menggantungkan kehidupan sehari-hari kepada orang tua Ibu Yati. Ibu Yati sendiri tidak bekerja sama sekali. Alhamdulillah, karena pertolongan Allah Sedekah Rombongan dapat menyampaikan santunan kelima kepada Faqih untuk biaya pembelian obat diluar tanggungan BPJS. Semoga Allah lekas memberi kesembuhan untuk Faqih. Aamiin. Sebelumnya Faqih merupakan pasien Rombongan 948.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 5 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @evainhere @nitaapuji Melisa

Faqih menderita jantung bocor


ICOH BINTI MISJA (48, Kelenjar Getah Bening). Alamat : Dusun Dano, RT 8/16, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Ibu Icoh biasa beliau dipanggil ini menderita penyakit kelenjar getah bening. Penyakit yang beliau derita sejak satu tahun lalu ini berawal dari adanya benjolan kecil di leher yang semakin lama semakin membesar. Saat ini, beliau berobat jalan di Puskesmas Cigugur, Kuningan. Kemudian, pihak Puskesmas memutuskan agar Ibu Icoh segera dirujuk ke Rumah Sakit Sekar Kamulyan Cigugur Kuningan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tak lama, Ibu Icoh akhirnya menjalani rawat inap di Rumah Sakit Sekar Kamulyan Cigugur dan menjalani operasi pengambilan sampel/biopsi dari leher. Saat ini, benjolan di leher Ibu Icoh semakin membesar dan harus segera menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Saat ini Ibu Icoh sudah mulai dijadwalkan untuk menjalani kemoterapi. Akan tetapi sebelumnya ibu Icoh harus melakukan beberapa pemeriksaan terlebih dahulu di RSHS. Ibu Icoh memanfaatkan kartu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Akan tetapi, biarpun terbantu dengan adanya kartu jaminan kesehatan, beliau merasa kesulitan berkenaan dengan biaya transportasi ke Bandung. Alhamdulillah berkat pertolongan Allah santunan kedua dapat disampaikan kurir Sedekah Rombongan Kuningan kepada Ibu Icoh untuk biaya transportasi ke Bandung. Semoga Allah memberi kesembuhan kepada Ibu Icoh. Aamiin. Sebelumnya Ibu Icoh masuk kedalam Rombongan 956.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 5 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @evainhere @nitaapuji Diah

Bu Icoh menderita kelenjar getah bening


MTSR BEKASI (B 1349 SZM, Biaya Operasional). Sejak bulan November tahun 2014, Sedekah Rombongan Bekasi dipercaya untuk meningkatkan pengkhidmatan kepada saudara kita yang sakit dan tidak mampu ke Rumah Sakit melalui pelayanan Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR). Menghadapi medan Kabupaten dan Kotamadya Bekasi, tentu saja MTSR Bekasi harus tampil prima. Sampai saat ini keberadaan MTSR sangat dirasakan manfaatnya, baik oleh pasien dampingan #SR maupun warga dhuafa lainnya yang membutuhkan. Begitu tingginya intensitas penggunaan MTSR Bekasi. Kondisi MTSR Bekasi saat ini mengalaami kerusakan sumber tegangan ACCU yang harus segera diganti agar bisa beraktivitas normal kembali. Alhamdulillah Sedekah Rombongan telah menyampaikan biaya operasional dan servis rutin untuk MTSR Bekasi. Inshaa Allah, MTSR Bekasi akan semakin dirasakan manfaatnya, khususnya oleh warga dhuafa di wilayah Bekasi dan pasien miskin dari wilayah lain di Jawa Barat. Pembiayaan sebelumnya masuk di Rombongan 952.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.000.000,-
Tanggal : 1 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @Alle_Recycle

Bantuan biaya operasional


RARA ADZAHRANI (16, Kanker Tulang). Alamat : Kp. Legok Barong, RT 12/5, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Teh Rara, akrab kami memanggilnya. Semenjak dokter menyatakan bahwa penyakitnya tidak bisa disembuhkan, maka Teh Rara pun menjadi putus asa untuk menjalani pengobatan. Teh Rara didiagnosa mengidap penyakit kanker tulang sejak 5 tahun lalu, berawal dari saat ia terjatuh dan mengalami pembengkokan pada bagian kakinya. Ia tidak bisa berjalan dengan sempurna, hal tersebut membuatnya semakin down dan hanya bisa terbaring di ruang kamarnya. Ditambah ia pun harus ditinggalkan ayahnya yang sejak lama pergi bekerja namun hingga kini tidak ada kabar apapun, sedangkan ibunya tidak bisa bekerja karena harus menjaga Teh Rara. Beruntung kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Teh Rara dan ibunya, kami menyampaikan titipan bantuan dari para sedekaholics untuk biaya pengobatan dan biaya hidup sehari-hari. Selain itu, kami pun mencoba membujuknya kembali untuk mau menjalani pengobatan, mengingat usianya yang masih muda dan memiliki masa depan yang masih panjang. Mari doakan bersama agar Teh Rara segera Allah sembuhkan,

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 6 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @nzn1603 Lilis Ligar @ula_awwal

Rara menderita kanker tulang


ACIH BINTI FULAN (50, Asam Urat + Hipertensi). Alamat : Kp. Babakan Asem, RT 13/8, Desa Tegaldatar, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Sejak lama Mak Acih menderita penyakit asam urat dan hipertensi, namun selama ini hanya ia obati menggunakan obat warung seadanya. Ia tak pernah mengira kalau penyakitnya tersebut menyebabkan ia harus menjalani rawat inap di RS Siloam Purwakarta. Kurang lebih selama 1 minggu ia dirawat di RS tersebut menggunakan BPJS PBI. Jarak antara rumah sakit dengan rumahnya sangatlah jauh, hal tersebut menyebabkan biaya sewa mobil yang ditanggung Mak Acih sangat besar, ia pun harus meminjam kepada tetangga terdekatnya. Maklum saja profesi suaminya yang bekerja sebagai buruh tani tak begitu cukup untuk membiayai akomodasi pengobatan istrinya tersebut. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Mak Acih dan suami, kami menyampaikan titipan bantuan untuk biaya akomodasi pengobatan. Mari doakan semoga Mak Acih segera Allah sembuhkan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @nzn1603 @asepza_ @ula_awwal

Bu Acih menderita asam urat dan hipertensi


NANA JANET (47, Tumor Renal). Alamat : Dusun Krajan, RT 3/3, Desa Pucung, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Bapak Nana merupakan pasien dampingan Sedekah Rombongan, anak kedua dari tiga bersaudara penyandang disabilitas pendengaran. Tepatnya satu tahun lalu beliau mengeluhkan sakit di bagian perut kemudian beliau menyadari saat meraba bagian perutnya terdapat benjolan. Awalnya hanya diabaikan saja dan menganggap hanyalah benjolan biasa, namun semakin hari benjolan membesar dan bila dipegang terasa sangat sakit. Pak Nana memeriksakannya ke Puskesmas terdekat kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Izza Cikampek. Menjalani serangkaian pemeriksaan dokter mendiagnosis bahwa benjolan pada perut Pak Nana merupakan tumor renal atau biasa kita kenal dengan tumor ginjal. Pak Nana saat ini tinggal sementara di Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) untuk terus dapat menjalani pemeriksaan rutin di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Alhamdulillah beliau telah menjalani pemeriksaan USG sebanyak 2x, untuk selanjutnya menunggu pelaksanaan CT-SCAN  untuk persiapan tindakan operasi pengangkatan tumornya. Pak Nana yang tinggal bersama Ibunya Tirah (79) dan ketiga saudaranya sehari-hari bekerja sebagai kuli serabutan. Walau beliau tercatat sebagai pemegang jaminan kesehatan Kartu Karawang Sehat, namun keadaanya yang sedang sakit menjadi kendala untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya sehari-hari. Kembali kurir Sedekah Rombongan menyampaikan santunan lanjutan titipan dari sedekaholics untuk meringankan beban biaya kebutuhan hidupnya selama berobat di RSHS Bandung. Bantuan sebelumnya tercatat dalam Rombongan 946. Semoga Pak Nana terus semangat  menuntaskan pengobatannya mencari kesembuhan. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 24 Januari 2017
Kurir : @ddayaefudin @zerinabanu @badrudin_musthafa @etydewi2

Pak Nana menderita tumor renal


ROSADI BIN TAMA (28, Ca Nasofaring). Alamat : Dusun Tegal Buah, RT 3/1, Desa Ciptamargi, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Bapak Rosadi merasakan sakitnya pada awal bulan Oktober 2016 yang lalu.  Keluhannya sakitnya dirasakan pada bagian leher atas sebelah kiri disertai tumbuhnya bisul kecil. Beliau kemudian memeriksakan diri ke Puskesmas Cilebar, dan hanya di beri obat pereda nyeri saja. Sebulan kemudian bisulnya semakin bertambah besar tapi beliau tidak memperdulikan sakitnya.  Atas desakan istrinya melihat benjolannya yang semakin bertambah besar, awal bulan Februari 2017 Pak Rosadi kembali memeriksakan diri ke Puskesmas Cilebar dan di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang dan didiagnosis Kanker Nasofaring, selanjutnya pak Rosadi dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Santosa Bandung Central. Karena keterbatasan biaya Pak Rosadi mengurungkan niat berangkat ke RSU Santosa Bandung Central. Walau menggunakan jaminan kesehatan JKN-KIS PBI untuk pengobatannya, namun penghasilan Pak Rosadi sebagai buruh harian lepas dan istrinya Ibu Wiwi (23) sebagai ibu rumah tangga bahkan tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Pak Rosadi. Bantuan awal disampaikan untuk membantu biaya transportasi dan akomodasi selama berobat. Semoga Pak Rosadi diberikan kelancaran dalam menjalani pengobatan dan diberi kesembuhan. Aamiin…

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 19 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @zerinabanu @shofwanza @muhammadrifai

Pak Rosadi menderita ca nasofaring


ENDANG SUMARNA (54, Ca Rectum). Alamat: Kampung Karajan RT 6/1, Desa Gintung, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang. Awalnya Pak Endang Sumarna mengeluh sering susah buang air besar (BAB) bahkan terkadang disertai dengan darah dan lendir. Keluhan lainnya adalah nyeri perut disertai demam, mual dan muntah. Pertengahan bulan Juli 2016 sakit yang dirasakan sudah tidak tertahankan lagi, bahkan air seni beliau sudah bercampur dengan kotoran. Pak Endang kemudian dibawa ke Klinik Yakesti Karawang dan dokter menyarankan untuk di bawa ke Rumah Sakit Citra Sari Husada (RSCSH) Karawang. Dokter RSCSH melakukan pemeriksaan dan menduga terdapat benjolan di rectum Pak Endang sehingga dirujuk ke poliklinik bedah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang. Menjalani serangkaian pemeriksaan, diantaranya kolonoskopi dan CT Scan, Pak Endang diduga menderita Tumor Ganas. Beliau kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Hasil biopsi menunjukkan Kanker Usus Besar bagian Rectum (Ca Rectum) Pak Endang sudah melekat pada kandung kemih. Pak Endang merupakan buruh bongkar muat kayu di pabrik sedangkan istrinya Leno (34) bekerja sebagai asisten rumah tangga. Mereka mempunyai dua orang anak yang dititipkan di keluarganya di daerah Sukabumi. Jaminan kesehatan yang dimiliki saat ini adalah JKN-KIS Mandiri. Alhamdulillah berkat ijin Allah SWT, Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Pak Endang. Selama berada di Bandung beliau memerlukan biaya untuk sehari-hari dan membeli diapers.  Santunan awal pun disampaikan. Saat ini Pak Endang dan Bu Leno berada di Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Bandung untuk menunggu penanganan selanjutnya. Semoga dengan ikhtiar nya yang sedang dijalani, Pak Endang segera mendapatkan kesembuhan. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017
Kurir : @ddsyaefudin @zerinabanu @cucudjuanda @tamitree

Pak Endang menderita ca rectum


CAHYA AULIA SHAKILA (1, Acute Limphoblastic Leukemia). Alamat: Dusun Palawad RT 1/1, Kelurahan Waringin Karya, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Cahya anak tunggal putri pasangan Bapak Rahmat Hidayat (38) dan Ibu Mamin Renitasari (19). Cahya yang terlahir dalam kondisi normal, awalnya merasakan sakit dibagian perutnya terhitung sejak November 2016 yang lalu. Sakit yang dirasa bersamaan itu pula perutnya terasa keras dan kondisinya semakin membesar. Melihat keadaan putrinya yang terlihat sangat pucat keluarga membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karawang (RSUD). Cahya yang menjalani serangkaian pemeriksaan hasil menunjukkan kadar Hb 5,0 mg/dl dan Leukosit 55.000/mm3. Cahya didiagnosa Acute Limphoblastic Leukemia (ALL) dan disarankan untuk segera dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS)Bandung untuk pengobatan lebih lanjut. Ibu Mamin yang seorang ibu rumah tangga dan Pak Rahmat bekerja sebagai karyawan menuturkan, walau menggunakan jaminan kesehatan JKN-BPJS Non PBI kelas II, namun kesulitan untuk memenuhi kebutuhan  untuk pengobatan putrinya. Saat melihat keadaannya secara langsung di RSHS Bandung kurir Sedekah Rombongan menyampaikan santunan awal untuk meringankan keluarga memenuhi kebutuhan sehari-hari selama Cahya menjalani perawatan. Keluarga mengucapkan terima kasih atas titipan Sedekaholics. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan Cahya bisa menjalani pengobatannya hingga tuntas. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 21 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @zerinabanu @giantosu @etydewi

Cahya menderita acute limphoblastic leukemia


ERINA NURFADILAH (7, Leukemia Limpoblastik Akut). Dusun Sukasari RT 8/4, Desa Cibadak, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Erina adalah putri bungsu dari 2 bersaudara, dia masih duduk dibangku TK ketika mulai merasakan sakitnya. Awalnya Erina sering mengeluhkan sakit di sekujur tubuhnya dan merasa lemas. Berkali-kali Erina diperiksakan ke Puskesmas kemudian ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang. Setelah menjalani seluruh tahapan pemeriksaan Erina didiagnosa mengidap Leukimia Limpoblastik Akut (ALL).  Erina kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, ia diharuskan menjalani kemoterapi sebanyak 49 kali yang terbagi ke dalam 7 siklus. Berbekal fasilitas Jaminan Kesehatan mereka berikhtiar untuk kesembuhan Erina. Selama menjalani kemoterapi, Erina harus membeli obat yang tidak dijamin Jaminan Kesehatan. Berkat pertolongan Allah SWT dan upaya bersama, kesehatan Erina sekarang mulai membaik, bulan Oktober adalah kemoterapi terakhir. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa dalam tubuh Erina bebas sel kanker, ia dinyatakan sembuh. Ayah Erina, Ahmad (37) yang berprofesi sebagai buruh dan ibunya Dedeh Ropiah (35) merasa sangat bersyukur atas kesembuhan putri bungsunya. Orang tua Erina tak hentinya mendoakan para sedekaholics yang sudah membantu selama penyembuhan. Yang tadinya kontrol satu bulan sekali, kini Erina sudah bisa kontrol tiga bulan sekali. Akan tetapi, Erina masih harus rutin mengonsumsi obat Mercapto hingga tiga tahun ke depan. Erina dan keluarganya membutuhkan bantuan. Kurir Sedekah Rombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan kepada Erina  untuk tambahan biaya membeli obat Mercapto. Semoga Allah senantiasa menjaga kesehatan Erina dan menjadikan kesembuhannya selamanya. Aamiin. Bantuan sebelumnya tercatat di Rombongan 953

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal :  21 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @zerinabanu @abahlutung @tamitrie

Erina menderita leukemia limpoblastik akut


AZAMIL HASAN (5, Acute Limphoblastic Leukemia). Alamat: Dusun Tengkolak Timur RT 4/2, Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Azamil putra ketiga pasangan Bapak Nuriban (55) dan Ibu Kartini (48). Berawal dari sakit demam tinggi yang terus menerus dan memar di sekujur tubuhnya yang ia rasakan 3 tahun yang lalu. Orang tua Azamil membawanya ke Puskesmas terdekat sampai akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Menjalani serangkaian pemeriksaan di RSHS Bandung diketahui ia menderita kanker darah putih atau dalam bahasa medis disebut dengan Acute Limphoblastic Leukemia (ALL). Alhamdulillah Azamil yang rutin menjalani kontrol di RSHS Bandung kini telah bersih dari sel kanker dan menyelesaikan kemoterapi yang selama ini dijadwalkan. Azamil dianjurkan dokter untuk melakukan kontrol 3 bulan sekali. Sampai saat ini Azamil yang didampingi orang tuanya masih tinggal di Rumah Cinta Anak Kanker (RCAK) Bandung, yang merupakan rekanan dari Sedekah Rombongan. Ayahnya Bapak Nuriban yang  seorang buruh harian dan istrinya yang seorang ibu rumah tangga menuturkan, untuk pengobatannya selama ini Azamil menggunakan jaminan kesehatan JKN-BPJS Mandiri kelas III. Walau terbantu biaya pengobatan dirumah sakit, namun mereka kesulitan untuk membeli obat yang tidak ditanggung oleh BPJS dan wajib dikonsumsinya selama 3 tahun ke depan. Santunan lanjutan kembali disampaikan kepada Azamil untuk membantu biaya membeli obat yang ia konsumsi. Bantuan sebelumnya masuk dalam Rombongan 951. Semoga bantuan para sedekaholics memberikan harapan baru bagi Azamil. Ia kembali sehat sepertia anak lain pada umumnya. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 21 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @zerinabanu @ambuabah @tamitrie

Azamil menderita acute limphoblastic leukemia


ABDUL MUKIT (56, Kencing Batu + Diabetes). Alamat: Dusun Sidodadi, RT 2/3, Desa Bandung Rejo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Pak Abdul biasa disapa, sudah menderita penyakit kencing manis sejak 2013 lalu. Suatu hari, kondisi tubuh Pak Abdul lemas dan tidak nafsu makan sehingga dilarikan ke rumah sakit. Setelah menjalani pemeriksaan, pak Abdul didiagnosa mempunyai diabetes. Satu tahun berselang, beliau merasakan keluhan pada tubuhnya. Setelah diperiksa, dokter menyatakan Pak Darsani juga menderita sakit paru-paru. Beberapa bulan lalu sakit paru-parunya kambuh ditambah dengan kencing darah, dokter menyatakan beliau juga menderita penyakit kencing batu. Pak Abdul yang dulunya bekerja sebagai penjahit, kini harus istirahat total karena kondisi kesehatannya. Untuk hidup sehari-hari beliau mengandalkan pendapatan dari sang istrinya, Sukemi (56) yang berjualan jajanan anak-anak dan rata-rata pendapatan perharinya 20.000. Dokter setempat menyarankan Pak Abdul untuk periksa ke RSUD Dr. Soetemo Surabaya. Meskipun mempunyai jaminan kesehatan yaitu KIS, Pak Abdul masih terkendala biaya transportasi dan akomodasi selama ikhtiar mencari kesembuhan di Surabaya. Sedekah Rombongan turut merasakan kesulitan Pak Abdul. Bantuan diberikan untuk biaya akomodasi dan tranportasi ke Surabaya. Pak Abdul dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 13 Desember 2016
Kurir : @Wahyu_CSD Ipin @MiftakhAbuSaSi

Pak Abdul menderita kencing batu diabetes


SURAT BIN TARDIMAN (54, Tumor Mata). Alamat: Dusun Kampung Baru, RT 4/6, Desa Bulujowo, Kecamatan Bancar, Kab.Tuban, Jawa Timur. Pak Surat tidak tahu persis kapan awal mula penyakit yang dideritanya mulai timbul. Suatu ketika hidung Pak Surat mengalami luka. Namun, seiring berjalannya waktu luka tersebut semakin melebar hingga akhirnya hidung Pak Surat perlahan mmenghilang. Luka tersebut merembet ke bagian mata sebelah kiri dan kemudian ke sebelah kanan. Kejadian tersebut membuat kedua bola matanya tak berfunsi dan lama kelamaan mulai menghilang. Pak Surat hidup sebatang kara. Dengan tubuhnya yang sangat kurus beliau hidup di rumah bilik tanpa MCK dan ventilasi. Pak Surat hidup dari belas kasihan tetangganya. Sedangkan untuk keperluan makan dan minum saudara perempuannya yang mengantarkan setiap hari. Saat ini Pak Surat tidak bida melihat. Pak Surat juga tidak mempunyai data kependudukan sehingga tidak mempunyai fasilitas kesehatan dan tidak mampu membiayai pengobatannya. Pihak keluarga belum ada yang bisa mendapingi Pak Surat untuk berobat di rumah sakit. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan Pak Surat. Bantuan telah disampaikan untuk memenuhi biaya sehari-hari. Pak Surat mengucapkan terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan. Semoga Pak Surat dapat selalu tabah dan dapat sembuh dari penyakitnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 10 Desember 2016
Kurir : @Wahyu_CSD  @MiftakhAbuSaSi

Pak Surat menderita tumor mata


MUHAMMAD ARFIAL FAHRAZI (1, Bibir Sumbing). Alamat: Desa Purworejo, RT 3/1, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Fahrazi biasa ia dipanggil orang tuanya. Bayi yang masih belum genap berusia satu tahun ini mempunyai bibir yang sumbing sejak lahir. Ayahnya, Maftukin Jamil (30) adalah seorang buruh kontrak di Pabrik. Ibunya, Khulifa Yafi (28) sehari-hari mengais rejeki dengan berjualan di sekolah. Kedua orang tuanya belum pernah memeriksakan Fahrazi, sehingga ia belum pernah mendapatkan pengobatan apapun. Fahrazi sudah memiliki fasilitas kesehatan berupa BPJS Kelas 3. Walaupun kemauan kedua orang tua agar anaknya untuk sembuh tinggi, namun kendala yang dihadapi oleh kedua orang tuanya adalah tidak adanya biaya untuk pengobatan lebih lanjut. Dokter menyarankan untuk melakukan operasi di salah satu rumah sakit di Surabaya, karena peluang kesembuhannya tinggi. Sedekah Rombongan turut merasakan kesulitan orang tua Fahrazi. Sedekah Rombongan berkesempatan membantu pengobatan Fahrazi dan biaya tranportasi ke Surabaya. Keluarga Fahrazi mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan. Semoga Fahrazi kecil bisa segera dioperasi dan sembuh sehingga dapat tumbuh dengan baik.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 13 Desember 2016
Kurir : @Wahyu_CSD  @MiftakhAbuSaSi

Fahrazi menderita bibir sumbing


SUGITO BIN KASENI (51, Tumor Pipi). Alamat : Dusun Gragalan, RT 1/1, Desa Soso, Kec. Gandusari, Kab. Blitar, Jawa Timur. Pada awalnya Pak Gito biasa ia disapa, mulai merasakan sakit pada matanya, lalu muncul benjolan di pipi sebelah kanan. Kemudian beliau mencoba mengobati sakitnya secara tradisional, namun lama kelamaan benjolannya justru menjadi semakin membesar. Selanjutnya beliau berobat ke RSUD Ngudi Waluyo Blitar dengan menggunakan biaya sendiri. Setelah menjalani pemeriksaan, Pak Gito didiagnosa menderita tumor pipi. Pak Gito kemudian dirujuk ke RSUD Syaiful Anwar, Malang. Namun pengobatan tidak berlanjut karena kendala biaya transportasi ke Malang. Pak Gito dulunya adalah seorang penjual bakso di Kalimantan Barat. Namun karena sakit, beliau tidak bisa bekerja dan pulang kembali ke Blitar. Beliau tinggal bersama istrinya, Sarifah (49) yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Pak Gito dan istri tinggal di sebuah rumah yang kecil dengan berlantai tanah. Tanggungan dalam keluarga sejumlah 2 orang. Saat ini Pak Gito menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan, Pak Gito melanjutkan ikhtiar pengobatannya di RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk menjalani kemoterapi. Sedekah Rombongan memberikan bantuan yang dipergunakan untuk biaya transportasi dan kebutuhan selama di Surabaya. Sedekah Rombongan juga membantu pembuatan BPJS beliau. Saat ini benjolan di pipi beliau sudah mulai mengecil dan tubuh beliaupun mulai normal kembali. Semoga dengan kontrol dan kemoterapi secara rutin kondisi Pak Gito akan semakin membaik dan bisa sembuh total. Bantuan sudah diberikan dan sebelumnya tercatat pada rombongan 906. Saat ini Pak Gito sedang menunggu jadwal kemoterapi berikutnya yang dilakukan di awal tahun 2017. Semoga semuanya berjalan lancar. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Desember 2016
Kurir : @Wahyu_CSD Ditta @EArynta

Pak Sugito menderita tumor pipi


MOHAMAD BIMA ADI (15, Kelainan Ginjal). Alamat: Jl. Ogan 1 No 24 Dusun Durenan Desa Pelem, Kec. Pare, Kab. Kediri, Jawa Timur. Bima biasa ia dipanggil, adalah pelajar kelas VIII Sekolah Menengah Pertama di Pare, Kediri. Pada awal September 2015 Bima sering mengeluh cepat lelah, sering merasa lemas dan sering mengalami demam. Karena itu orang tuanya memeriksakan Bima ke Puskesmas. Awal bulan November 2015 Bima mengalami demam lagi dan diikuti kejang sehingga membuat orang tuanya panik, Kemudian Bima langsung diperiksakan ke Rumah Sakit Amelia di Pare, Kediri. Berdasarkan hasil pemeriksaan di Rumah Sakit, Bima diagnosa menderita kelainan ginjal. Bima sempat opname beberapa hari, dan akhirnya dokter memberi rujukan ke RSUD Dr. Soetomo, Surabaya. Namun karena keterbatasan biaya, keluarga berencana menunda keberangkatan ke Surabaya. Ayah Bima, Heru Widodo (42) bekerja sebagai pedagang asongan dan ibunya, Winarti (40) adalah seorang ibu rumah tangga yang juga hanya membantu suaminya berdagang untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang jumlah tanggungannya 4 orang. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bima, dan saat itu juga kurir Sedekah Rombongan langsung menjemput Bima dan keluarga pendamping untuk di antar ke Surabaya serta Bima dibuatkan jaminan kesehatan BPJS kelas 3. Proses berobat di RSUD Dr. Soetomo Surabaya terbilang lancar. Bantuan sudah diberikan dan dipergunakan untuk biaya pengobatan serta transportasi ke Surabaya. Bantuan sebelumya tercatat pada rombongan 943. Bima dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan. Semoga kesehatan Bima segera membaik dan bisa melanjutkan sekolah demi menggapai cita-cita.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Desember 2016
Kurir : @Wahyu_CSD BambangBKY @EArynta

Bima menderita kelainan ginjal


ABDI SAZALI (23, Suspek Perforasi Gaster). Alamat : Dusun Sugih Waras, RT 2/6, Desa Sepanyul, Kecamatan Gudo,  Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur. Abdi sering mengalami keluhan pada bagian perut serta bagian ulu hati sering terasa nyeri dan mereda setelah minum obat maag. Namun beberapa waktu terakhir ini, Abdi merasakan neri hebat pada bagian lambungnya dan tidak kunjung sembuh. Kemudian pihak keluarga membawa Abdi ke RSUD Jombang. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Abdi didiagnosa mengidap suspek perforasi gaster. Sampai saat ini Abdi masih dirawat di RSUD Jombang. Abdi bekerja sebagai pegawai rumah makan di Gresik. Abdi tinggal bersama orang tuanya. Ayah Abdi, Suwaji (65) bekerja sebagai penjual ayam keliling. Abdi belum memiliki jaminan kesehatan dan saat ini memiliki tanggungan biaya pengobatan di RSUD Jombang, kurang lebih sebesar Rp. 10.000.000,-. Keluarga Abdi mengalami kesulitan untuk membayar biaya pengobatan selanjutnya. Sedekah Rombongan mendapat info tentang sakit dan perjalanan pengobatan Abdi. Sedekah Rombongan memberikan bantuan dana yang digunakan untuk biaya pengobatan Abdi. Saat ini Abdi masih melakukan pengobatan di RSUD Jombang. Abdi dan keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 19 Desember 2016
Kurir : @Wahyu_CSD  @Anggreat @EArynta

Abdi menderita suspek perforasi gaster


ROHMAT BIN ILMUN (67, Kusta). Alamat : Desa Kumitir, RT 1/4, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Sekitar tahun 1980, Pak Rohmat mulai merasakan keluhan pada kulitnya. Kulit Pak Rohmat terdapat bercak-bercak dan semakin lama menjadi mati rasa. Pak Rohmat kemudian memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat. Bedasarkan hasil pemeriksaan, Pak Rohmat didiagnosa menderita kusta. Pak Rohmat sudah menjalani berbagai pengobatan dan kondisinya membaik. Pak Rohmat sempat berhenti berobat, karena merasa penyakitnya sudah sembuh. Namun beberapa waktu terakhir, saat usia beliau semakin menua, penyakit tersebut mulai dirasakan Pak Rohmat kembali. Karena usia dan kondisi kesehatannya, Pak Rohmat saat ini sudah tidak bekerja lagi. Pak Rohmat hidup seorang diri, tidak ada yang merawat. Setiap hari, Pak Rohmat diasingkan di gubug kecil di pinggir kebun rumahnya, yang hanya cukup ditempati untuk tidur. Untuk makan sehari-hari, Pak Rohmat diantarkan makanan oleh adiknya. Sesekali Pak Rohmat di bawa ke rumah sakit untuk berobat dengan biaya pribadi yang ditanggung oleh adiknya. Sedekah Rombongan mendapat info tentang sakit Pak Rohmat. Sedekah Rombongan memberikan bantuan yang dapat digunakan untuk biaya pengobatan Pak Rohmat dan kebutuhan sehari-hari Pak Rohmat. Pak Rohmat merasa terbantu dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 8 Desember 2016
Kurir : @Wahyu_CSD  @Anggreat @EArynta

Pak Rohmat menderita kusta


AZIMATUL KHUSNIA (6, Tumor Syaraf). Alamat : Kelurahan Ploso Kerep, RT 4/4, Kecamatan Ploso Kerep, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur. Sekitar tahun 2014, Azimatul mulai menunjukkan gejala yang tidak normal pada leher sebelah kanan. Leher sebelah kanan Azimatul muncul benjolan yang semakin lama semakin membesar dan Azimatul sering mengalami demam. Keluarga membawa Azimatul ke Puskesmas, dan kemudian Azimatul dirujuk ke RSUD Jombang untuk pemeriksaan yang lebih lengkap. Selama menjalani pengobatan di RSUD Jombang, belum ditemukan diagnosa penyakit Azimatul. Akhirnya, Azimatul dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk pemeriksaan yang lebih lengkap. Berdasarkan hasil pemeriksaan di RSUD Dr. Soetomo, Azimatul didiagnosa menderita tumor syaraf. Pengobatan yang dijalani oleh Azimatul selama ini adalah kemoterapi. Kondisi Azimatul juga sudah mulai membaik. Sebelum dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo, Azimatul sempat tidak bisa berjalan dan saat ini sudah dapat berjalan kembali. Azimatul sudah menjalani kemoterapi sejak tahun 2014 dan hingga saat ini masih rutin melakukan kemoterapi. Ayah Azimatul, Arifin (48) bekerja sebagai petani. Sedangkan ibunya, Khurrotun Nikmah (40) adalah seorang ibu rumah tangga. Jumlah tanggungan keluarga adalah 5 orang. Selama menjalani pengobatan, Azimatul menggunakan jaminan kesehatan Jamkesda yang saat ini sedang dalam proses pengalihan ke jaminan kesehatan KIS (Kartu Indonesia Sehat). Kesulitan yang dialami keluarga Azimatul saat ini adalah biaya pengobatan yang tidak ditanggung oleh jaminan kesehatan serta biaya transportasi ke Surabaya. Sedekah Rombongan mendapat info tentang sakit dan perjalanan pengobatan Azimatul. Bantuan pertama telah diberikan dan dipergunakan untuk biaya transportasi serta biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan. Keluarga Azimatul sangat terbantu dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 16 Desember 2016
Kurir : @Wahyu_CSD  Gitatamara @EArynta

Azimatul menderita tumor syaraf


MAJALAH TEMBUS LANGIT SEDEKAH ROMBONGAN VOLUME 15 (Biaya Cetak). Gerakan Sosial Sedekah Rombongan kini telah memasuki usia yang ke-5. Selama itu pula, Sedekah Rombongan telah menyalurkan dana bantuan dari Sedekaholic kepada ribuan dhuafa dan orang-orang yang membutuhkan. Semakin hari, kami semakin bertransformasi, salah satu bentuk inovasi kami adalah menerbitkan sebuah majalah yang diberi nama Majalah Tembus Langit (MTL). MTL adalah Media Inspirasi Gerakan Sedekah Rombongan, saat ini sudah memasuki volume yang ke-15. MTL Volume 15 terbit di bulan kedua tahun 2017. Kali ini redaksi mengangkat tema Transformasi Lembaga Ziswaf dan Kemanusiaan Menuju Generasi 3.0. Rubrik lainnya pun tak kalah menarik dan menginspirasi, ada rubrik Aku Ingin Sembuh, Pantang Menyerah, Terus Bergerak, dan sebagainya, silakan menyimak. MTL Vol 15 dicetak sebanyak 1.000 eksemplar dan didistribusikan ke lebih dari 20 wilayah kerja Sedekah Rombongan  se-Indonesia, untuk kemudian disampaikan kepada Sedekaholic. MTL dibagikan secara cuma-cuma dan didistribusikan ke berbagai instansi seperti klinik, rumah sakit, kantor pemerintah, komunitas sosial, dan lain sebagainya. Juga berbagai kalangan mulai dari karyawan, pengusaha, entertainer, hingga pejabat teras. Proses produksi majalah ini membutuhkan biaya sebanyak Rp. 6.500.000,- untuk biaya cetak. Hadirnya MTL diharapkan dapat membuka jendela baru untuk mengembangkan jaringan ke seluruh negeri. MTL merupakan wujud ucapan terima kasih kami kepada Sedekaholic dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran sedekah kepada dhuafa dan orang-orang yang membutuhkan yang tergabung lebih dari 965 rombongan. MTL juga merupakan salah satu bentuk pelaporan kepada masyarakat pada umumnya dan kepada Sedekaholic pada khususnya, tentang pelaporan dana sedekah yang mereka titipkan melalui Sedekah Rombongan. Semoga MTL dapat terbit setiap bulan secara rutin dan semoga kisah-kisah nyata yang dihadirkan dapat menginspirasi dan menebar manfaat. Amin…

Jumlah Bantuan : Rp. 6.500.000,-
Tanggal : 3 Maret 2017
Kurir : @Saptuari

Biaya cetak


UUN DWI NURHASANAH (31, Tumor Kandungan) Alamat : Dusun Krajen, RT 2/18, Desa Mayang, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Bu Uun adalah seorang karyawan hotel di Jember. Kesehariannya bekerja mulai dari pukul 8 pagi sampai pukul 5 sore. Pekerjaan kantor yang cukup menyita waktu, tenaga serta pikiran, serta waktu istirahat dan pola makan yang kurang teratur membuat kondisi tubuhnya melemah. Pada februari 2016 lalu Bu Uun mengalami nyeri yang luar biasa pada bagian pinggang, dan terkadang pada bagian tubuh tertentu tidak bisa digerakkan, menyerupai gejala stroke. Kemudian Bu Uun memeriksakan diri ke Rumah Sakit Bina Sehat Jember. Diagnosa dokter bahwa bu Uun menderita liver. Beliau juga melakukan kontrol ke dokter spesialis penyakit dalam dan hasilnya bu Uun dinyatakan menderita Tb usus. Dokter memberikan 5 macam obat yang salah satunya adalah obat untuk paru. Kondisi Bu Uun semakin melemah dan tidak bisa tidur sedangkan kondisi perut semakin membesar. Suatu hari saat beliau sedang mandi, beliau terjatuh dengan posisi tengkurap. saat itu Bu Uun merasakan sakit yang luar biasa pada bagian perutnya. Pihak keluarga kembali membawanya kontrol ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan dokter, memang benar terdapat tumor ovarium di rahim Bu Uun. Dokter menyarankan agar segera operasi. Bu Uun dirujuk ke RSUD Dr.Soetomo Surabaya untuk penangan lebih lanjut. Semangat beliau untuk mencari kesembuhan sangat tinggi, namun terkendala dengan keterbatasan biaya untuk akmodasi dan transportasi ke Surabaya.. Sedekah Rombongan setelah mendengar kabar ini, langsung mengantar Bu Uun ke Surabaya mengggunakan MTSR. Bantuan pertama juga telah kami sampaikan untuk memenuhi kebutuhan selama berobat di Surabaya. Bu Uun merasa terbantu dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Santunan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 19 Desember 2016
Kurir : @Wahyu_CSD Adi @EArynta

Bu Uun menderita tumor kandungan


NUR MUHAMMAD (21, Hydrocephalus). Alamat : Jl. Sudirman Gang 2A, Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur. Sejak Nur berusia 4 tahun, Nur mulai mengalami pembesaran pada bagian kepalanya. Nur kemudian diperikasakan oleh keluarga ke rumah sakit terdekat. Berdasarkan hasil pemeriksaan Nur didiagnosa menderita hydrocephalus. Nur sempat dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk penanganan yang lebih lengkap. Namun karena besarnya biaya transportasi ke Surabaya, keluarga Nur memutuskan untuk berhenti berobat. Kedua orang tua Nur sudah meninggal sejak Nur usia 2 tahun. Saat ini Nur tinggal bersama kakaknya (25) yang sehari-hari hanya dapat mengemis untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Tempat tinggal Nur dan kakaknya sering berpindah-pindah, karena tidak memiliki tempat tinggal tetap. Sedekah Rombongan mendapat info tentang sakit yang diderita Nur. Sedekah Rombongan berkesempatan membantu sedikit meringankan beban Nur dan keluarga. Sedekah Rombongan memberikan santunan kepada Nur. Bantuan sudah diberikan dan digunakan untuk tambahan berobat, untuk makan dan biaya sewa tempat tinggal. Nur dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Santunan: Rp. 500.000,-
Tanggal : 8 Desember 2016
Kurir : @Wahyu_CSD @MasKhus1027 @EArynta

Nur menderita hydrocephalus


MOH. IMAM SYAFI’I (1, Tidak Memillik Anus). Alamat : Dusun Selatan RT 2/4, Desa Lemper, Kabupaten Pamekasan, Provinsi Jawa Timur. Imam biasa ia disapa oleh orang tuanya. Ia memiliki kelainan sejak dilahirkan melalui proses cesar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pamekasan. Imam mengalami komplikasi kelainan, tidak memiliki anus, terdapat masalah di tenggorokan yang mengakibatkan ia kesulitan menerima asupan makanan. Juga terdapat masalah di kelamin dan tulang belakangnya. Pihak RSUD Pamekasan merujuk Imam ke Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Imam tinggal bersama ayahnya, Dedi Meidianto (29) yang bekerja sebagai penjaga warung kopi dan ibunya, Siti Fatimah (23) seorang ibu rumah tangga. Berbekal jaminan kesehatan BPJS kelas III, Imam langsung melakukan pemeriksaan ke RSUD Dr. Soetomo. Imam masuk ke perawatan ICU dan diperiksa lengkap oleh dokter spesialis anak, sembari menunggu kondisinya stabil untuk dilakukan tindakan selanjutnya. Ditengah ikhtiar untuk mencari kesembuhan, kondisi Imam menurun. Setelah dirawat beberapa hari di Surabaya Imam menghembuskan nafas terakhirnya. Sedekah Rombongan turut bebebela sungkawa atas meninggalnya Imam. Sedekah Rombongan menyalurkan bantuan untuk transportasi dan santunan kematian. Keluarga sangat terbantu dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 25 Desember 2016
Kurir : @Wahyu_CSD  @vanmadura Gita @hafnirosania

Imam tidak memillik anus


SITI ROESTINI (71, Tuna Netra +  Lumpuh). Alamat : Dusun Bara’ Songay, RT 7/3, Desa Grujugan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Provinsi Jawa Timur. Mbah Roestini biasa ia disapa oleh para tetangganya. Beliau mengalami kelumpuhan. Hal ini berawal saat beliau sedang memberi makan ayam, beliau terpeleset dan setelah itu tidak dapat berjalan lagi. Setelah diperiksakan ke dokter, Mbah Roestini didiagnosa mengalami penyempitan urat syaraf tulang belakang. Selain itu, saat kecil beliau mengalami campak yang berdampak pada kebutaan hingga saat ini. Sehari-hari semua kegiatan dilakukan di atas kasurnya. Beliau mengutarakan keinginannya menghafal ayat Al Qur’an melalui radio. Karena hal tersebut kurir Sedekah Rombongan ingin mewujudkan keinginan Mbah Roestini dengan memberikan Al Qur’an digital atau radio Qur’an. Semoga dengan adanya barang tersebut, keinginan mbah roestini untuk menghafal Al Qur’an dapat terlaksana. Bantuan lain yang disalurkan Sedekah Rombongan berupa bantal dan guling baru agar beliau lebih nyaman saat istirahat. Beliau terlihat sangat senang dan berterimakasih atas bantuan yang diberikan. Mbah Roestini menyampaikan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan . Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk Mbah Roestini.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 27 Desember 2016
Kurir : @Wahyu_CSD  @vanmadura @erdytaa @hafnirosania

Bu Siti seorang tuna netra dan lumpuh


TPQ AR ROHMAN (Bantuan Alat Tulis). Alamat: Jl. Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang Madura, Provinsi Jawa Timur. TPQ Arrohman bertempat di tanah wakaf dan bangunannya dibangun secara gotong royong oleh masyarakat setempat. Pada saat jam sholat, musholla ini digunakan untuk sholat berjamaah oleh warga. Sedangkan jadwal TPQ dimulai pada pukul 17.00 sampai pukul 19.00 WIB. Selain belajar tentang cara membaca Al Quran, belajar tajwid Alqur’an, para murid juga diwajibkan untuk menghafalkannya. Murid TPQ adalah siswa-siswa setara SD, sebanyak 60 siswa, 20 siswa diantaranya adalah anak-anak yatim. Sedekah Rombongan mengadakan kegiatan kunjungan ke TPQ Arrohman yang dilakukan pada hari Sabtu 12 Desember 2016, dimana sekaligus juga acara memperingati  Maulid Nabi Muhammad SAW. Para kurir Sedekah Rombongan Madura disambut hangat oleh pengurus TPQ, serta adik-adik siswa TPQ. Dalam acara kali ini, Sedekah Rombongan memberikan bantuan berupa bingkisan alat-alat tulis sebanyak 60 bingkisan untuk adik-adik siswa TPQ. Alhamdulillah acara berjalan lancar. Keluarga besar TPQ Arrohman sangat antusias dan mengucapkan banyak terima kasih atasa bantuan alat tulis dari  sedekaholic melalui Sedekah Rombongan. Semoga bantuan tersebut semakin menambah semangat adik-adik untuk meraih cita-cita.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.800.000,-
Tanggal : 12 Desember 2016
Kurir : @Wahyu_CSD  @vanmadura Robby @hafnirosania

Bantuan alat tulis


DALIO BIN JOYO SENTONO (82, Prostat + Hipertensi). Alamat : Pundung Sari, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul, DIY. Pak Dalio menderita sakit prostat lebih dari sepuluh tahun lamanya. Selain itu, ia juga menderita sakit jantung bawaan. Ternyata, selama sakit Pak Dalio sama sekali belum pernah diperiksakan. Ia pun menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan Wilayah Jogja. Alhamdulillah operasi yang ia jalani lancar. Saat ini kondisinya semakin bugar. Sebelum sakit, ia bekerja sebagai buruh tani untuk menyambung kehidupannya. Untuk kebutuhan sehari-hari, Pak Dalio dibantu oleh tetangga-tetangganya. Pak Dalio mempunyai istri tetapi sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Sementara kedua anaknya tinggal terpisah dengan rumahnya. Pak Dalio menjalani kontrol rutin setiap bulan di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Selama pengobatan Pak Dalio menggunakan fasilitas Jamkesmas. Bantuan ini digunakan untuk pembelian obat yang tidak tercover dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Pak Dalio menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada sedekaholics dan Sedekah Rombongan. Laporan mengenai Pak Dalio sebelumnya terdapat dalam Rombongan 960.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 9 Maret 2017
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas Erwin

Pak Dalio menderita prostat dan hipertensi


MUCHOLIFAH BINTI IMAM SUPARMAN (58, Os Proptosis). Alamat : RT 3/2, Desa  Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Awalnya Bu Mucholifah merasa tidak enak badan. Lalu ia diperiksakan ke RSUD Dolopo, Madiun dan opname selama 5 hari. Ternyata Bu Mucholifah menderita asam urat tinggi. Beberapa bulan setelah itu Bu Mucholifah merasa ada ganjalan di matanya. Sayangnya tidak ada pemeriksaan lebih lanjut karena pihak keluarga kehabisan biaya. Sampai akhirnya bola matanya menonjol keluar. Bu Mucholifah pun segera dibawa ke rumah sakit kembali. Dari pemeriksaan diketahui ia menderita tumor retrobullar atau tumor di belakang mata. Kemudian ia dirujuk ke RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta. Sejak itu, Bu Mucholifah menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan wilayah Jogja. Bu Mucholifah adalah seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak. Anak yang pertama dan ketiga dalam kondisi keterbelakangan mental. Suaminya bekerja sebagai buruh tani, sementara sebelum sakit Bu Mucholifah bekerja sebagai tukang bersih – bersih di rumah tetangga. Meski Saat ini Bu Mucholifah memiliki jaminan kesehatan dari pemerintah berupa KIS (Kartu Indonesia Sehat), namun belum punya dana untuk transportasi menjemput kesembuhannya. Bantuan ini diberikan untuk keperluan biaya selama Bu Mucholifah rawat inap dan rawat jalan di RSUP Dr. Sardjito. Bu Mucholifah merasa senang sekali dan mengucapkan terimakasih kepada sedekacholics atas bantuan yang telah disampaikan. Santunan sebelumnya terdapat pada Rombongan 953.

Jumlah Bantuan : Rp. 743.000,-
Tanggal : 3 Maret 2017
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas Erwin

Bu Mucholifah menderita os proptosis


RETVI ARSNTI (18, Jantung Bocor). Alamat : Dusun Pekunden, RT 3/3, Desa Pekunden, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Dek Retvi menderita sakit ini sejak lahir. Di usianya 7 bulan, dek Retvi sering menangis lalu ia diperiksakan ke dokter umum. Dokter menyatakan ada suara gemuruh di jantungnya. Ia pun dibawa ke dokter spesialis. Dari pemeriksaan lanjutan ini teridentifikasi ada kebocoran jantung dek Retvi. Pihak keluarga bersemangat untuk mendampingi kesembuhan dek Retvi. Sayangnya selama 1 tahun berobat belum ada perubahan kesehatan yang signifikan. Dadanya masih terasa sesak, pusing, dan ia sering sesak nafas. Pengobatan dek Retvi pun berlanjut ke RSUD Banyumas. Ia melakukan tes eco disana, lalu dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Setelah mendapat pemeriksaan lebih lanjut diketahui kebocoran jantung berada di perempatan jantungnya yang mengharuskan ada beberapa konferensi atau diskusi antardokter spesialis bedah. Dek Retvi ialah anak yatim yang tinggal bersama ibunya, Dwi Nugrahayu (49). Dulu, ibunya bekerja sebagai buruh, tetapi saat ini fokus merawat buah hatinya. Ketika kurir Sedekah Rombongan menjenguk dek Retvi sang ibu menyatakan ingin sekali melanjutkan pengobatan anaknya di Jogja. Meski berbekal fasilitas kesehatan Jamkesmas, ibunya mengaku terkendala biaya transportasi dan akomodasi selama di Jogja. Alhamdulillah, Allah mempertemukan dek Retvi dengan Sedekah Rombongan dan menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan wilayah Jogja. Saat ini ia tengah dirawat di RSUP Dr. Sardjito untuk menjalani operasi. Bantuan ini disampaikan untuk meringankan biaya akomodasi selama dek Retvi rawat inap. Sang ibu menyampaikan banyak terima kasih kepada sedekaholics. Semoga Allah membukakan pintu kesembuhan untuk dek Retvi, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas Arif

Retvi menderita jantung bocor


Suwarni Binti Arjo Suwarno (48, Ca Serviks). Alamat : Dusun Sawah, RT 5/3, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Yogyakarta. Pada tahun 2014, Bu Suwarni mengalami sakit perut. Oleh pihak keluarga segera diperiksakan ke RS Nur Hidayah, Bantul. Dokter yang memeriksanya merujuk untuk pengobatan lebih lanjut di RSUP Dr. Sardjito. Tetapi apalah daya karena keterbatasan biaya, Bu Suwarni hanya di rumah saja. Saat Kurir Sedekah Rombongan menjenguknya kondisi Bu Suwarni masih lemas. Ia hanya terbaring saja di rumah. Bu Suwarni masih harus menjalani pemeriksaan dan kontrol rutin berkelanjutan, hanya saja suaminya, Tumirin (51) tak bisa berbuat banyak dengan penghasilannya yang tak menentu sebagai petani. Alhamdulillah, Allah pertemukan Sedekah Rombongan dengan pihak keluarga. Saat ini bu Suwarni menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan wilayah Yogyakarta. Selama pengobatan ia menggunakan fasilitas kesehatan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Beberapa hari lalu kondisinya menurun sehingga ia rawat inap di RS Nur Hidayah. Bantuan ini digunakan untuk akomodasi selama Bu Suwarni opname. Alhamdulillah, kondisinya telah membaik. Saat ini Bu Suwarni sedang mengurus rujukan untuk pendaftaran sinar di RS Margono Purwokerto. Pihak keluarga sangat berterima kasih kepada sedekaholics atas bantuannya. Semoga Bu Suwarni segera mendapat kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 4 Maret 2017
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas Syaidah

Bu Suwarni menderita ca serviks


IMADA AKBAR PUTRA (6, Tumor ganas) Alamat : Dusun Maibit Wetan, RT 8/5, Desa Semolowaru, Kecamatan Sumbergunung, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Imada adalah anak yang periang dan ceria. Hampir setiap harinya diisi dengan tawa dan canda dengan keluarga dan teman temannya. Dimata para tetangganya imada adalah anak yang baik dan mudah berbaur dengan siapa saja. Dengan sikapnya yang sopan,santun,dan tetap rendah hati banyak diantaranya yang senang bila berada didekatnya. Namun, keceriaan tersebut sirna pada pertengahan 2015 tepatnya pada bulan juni timbul benjolan kecil pada pada kelaminnya. Selang berjalannya waktu, benjolan tersebut semakin membesar. Dilanda rasa khawatir, Agus Santoso (34) ayahnya, lantas memeriksakan Imada ke Puskesmas terdekat. Oleh pihak Puskesmas disarankan untuk dirujuk ke RSUD Dr. Koesmas Tuban untuk menjalani pengobatan lebih lanjut. Hasil dari diagnosaa dokter, Dek Imada positif menderita metastasis malignant germ cell tumor atau tumor ganas pada kelamin. Dokter merujuk Dek Imada ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Pak Agus kesehariannya bekerja sebagai mandor batako di desanya. Ibu Sumarmi kesehariannya membantu mengurus rumah tangga. Semenjak Imada sakit, Pak Agus tidak bisa bekerja lagi sehingga ia tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk membayar biaya rumah sakit yang kala itu masih menggunakan  biaya umum. Alhamdulillah kali ini kami kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga dek Imada dan diberi kesempatan membantu pengurusan kartu jaminan kesehatan. Bantuan awal telah kami berikan untuk membantu biaya pengobatan dan akomodasi dan tranportasi keluarga pasien selama berada di rumah sakit. Tersirat ucapan terima kasih dari keluarga untuk para sedekaholic yang telah membantu biaya pengobatan Imada. Semoga Imada lekas sembuh dan dapat bersekolah untuk meraoih cita-cita.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Desember 2016
Kurir : @Wahyu_CSD  @Nanda_Rezty @Martinomongi

Imada menderita tumor ganas


AYATUL HUSNA (1, Gizi Buruk). Alamat : Dusun Bangsal, RT 8/7, Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur. Husna biasa ia disapa orang tuanya, saat ini dirawat di ruang anak cempaka, RSUD Sampang sejak tanggal 29 desember 2016 untuk pemulihan berat badannya. Husna adalah anak ketiga. Sejak ditinggal bapaknya saat masih dalam kandungan, ibu Saniyeh (27) yang harus menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja sebagai buruh tani. Disaat sang ibu bekerja, Husna dijaga oleh kakaknya. Untuk makan sehari-hari, keluarga Husna makan seadanya. Jika ada beras, Husna diberi makan bubur. Sejak usia 6 bulan, ia sudah tidak diberi ASI. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan dengan kondisi yang dialamai Husna. Sedekah Rombongan menyalurkan bantuan yang dapat digunakan untuk mencukupi kebutuhan Husna seperti susu dan makanan. Semoga Husna bisa segera sehat dan keluar dari status gizi buruk. Ibu dan keluarga Husna sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 1 Januari 2017
Kurir : @Wahyu_CSD  @vanmadura Fafan

Husna menderita gizi buruk


NUR HALIMA (66, Ductal Carcinoma). Alamat : Jl. Anggrek RT 3/4, Perum Graha Mentari, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur. Ibu Halima biasa beliau dipanggil adalah seorang ibu rumah tangga. Sekitar April 2016 beliau merasakan ada benjolan seperti kelereng di payudara sebelah kirinya. Seiring berjalannya waktu, benjolan tersebut semakin membesar. Jaminan kesehatan yang dimiliki adalah Jamkesmas yang sempat digunakan untuk memeriksakan keluhannya ke RSUD. Setelah dilakukan uji lab di RSUD Bangkalan, diketahui bahwa beliau terkena Ductal Carcinoma Stadium 3, yaitu kanker yang muncul di ductus atau jaringan pipa yang mengangkut susu di dalam payudara. Rohmat P. Wahyuni (81) suaminya mengalami pikun dan sekarang sudah tidak diketahui keberadaannya, karena terkadang bingung mengetahui jalan pulang ke rumah. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari beliau hanya mengandalkan dari pemberian anaknya, pemberian orang lain serta orang-orang yang meminta jasanya untuk memijat. Saat ini beliau tinggal digubuk reyot yang ditempati bersama-sama dengan anak dan cucunya. Rumah tersebut berdiri diatas tanah tambak milik negara. Kurir Sedekah Rombongan merasakan kesulitan mereka. Bantuan awal diberikan untuk membantu beliau berobat. Alhamdulillah berkat Sedekah Rombongan, beliau sudah menjalani operasi pengangkatan kanker pada tanggal 4 Januari 2017 dan masih di sarankan untuk kontrol agar perkembangan paska operasi bisa dipantau. Bu Halima menyampaikan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan. Semoga beliau bisa segera mendapatkan kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 8 Januari 2017
Kurir : @Wahyu_CSD  @vanmadura @siham78 Zaman

Bu Nur menderita ductal carcinoma


SAMHERI BIN SENNAH (67, Lumpuh  + Tuna Netra). Alamat : Dusun Grunggungan Timur, RT 5/5, Desa Bulmatet, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur. Bermula 4 tahun lalu, Pak Samheri merasakan gatal-gatal pada bagian matanya. Ia membiarkan matanya yang gatal tanpa mengkhawatirkan dan tidak melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Lama kelamaan, mata Pak Samheri terasa semakin gatal dan membuat kedua matanya tak lagi berfungsi untuk melihat. Kondisinya semakin buruk karena tak lama kemudian kedua kakinya menjadi lumpuh. Ia tak pernah pergi berobat dengan alasan karena tidak ingin pergi ke dokter, serta karena kondisi rumah yang jauh dariPpuskemas dan tak ingin menyusahkan orang disekitarnya. Pak Samheri hidup sorang diri. Ia mempunyai 9 anak, dimana anak-anaknya sudah hidup sendiri di rumah masing-masing. Salah satu anaknya yang tinggal tak jauh dari rumahnya, Homsiyeh (40) setiap hari memeriksa kondisi Pak Samheri dan menyiapkan kebutuhan untuk makan. Sedekah Rombongan memberikan bantuan yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari pak Samheri. Beliau sangat berterimakasih atas bantuan dari paraa sedekaholic melalui Sedekah Rombongan karena telah meringankan bebannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Januari 2017
Kurir : @Wahyu_CSD  @vanmadura Tije hafnirosania

Pak Samheri menderita lumpuh dan tuna Netra


SARNO BIN SETRO GIMUN (45, Prostat) Alamat: Desa Karangrejo, RT 21/09, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Pada tahun 2010 Pak Sarno mulai mengalami gangguan kencing. Kemudian Pak sarno memeriksakan diri ke Rumah Sakit terdekat. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Pak Sarno di Diagnosa menderita prostat. Pak Sarno menjalani pengobatan dengan biaya umum di Rumah Sakit tersebut. Setelah beberapa kali berobat, Pak Sarno memutuskan untuk menghentikan pengobatannya karena keterbatasan biaya. Kondisi Pak Sarno semakin lama semakin memburuk, muncul benjolan pada buah zakarnya. Benjolan tersebut mengeluarkan nanah dan semakin lama semakin membesarterutama saat Pak Sarno kelelahan. Karena kondisi kesehatannya yang semakin memburuk, Pak Sarno berhenti bekerja. Benjolan pada buah zakar mengakibatkan Pak Sarno tidak bisa buang air kecil dan harus memakai kateter.Bahkan bila benjolan itu kambuh dan membengkak, Pak Sarno akan kesulitan untuk berjalan. Karena keterbatasan biaya, Pak Sarno hanya berobat di klinik dokter terdekat saat benjolan kambuh saja. Saat ini Pak Sarno sudah tidak bekerja. Sedangkan istri Pak Sarno bekerja sebagai penjual jamu. Jumlah tanggungan keluarga Pak Sarno adalah 4 orang. Penghasilan istri Pak Sarno tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya pengobatan Pak Sarno. Alhamdulillah kami Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Pak Sarno berdasarkan informasi dari saudara salah satu kurir Sedekah Rombongan. Sedekah Rombongan membuatkan BPJS untuk Pak Sarno agar dapat melanjutkan kembali pengobatannya. Setelah selama 5 bulan berobat di RSUD Soedono Madiun dalam dampingan Sedekah Rombongan, Pak Sarno dirujuk dokter untuk melanjutkan pengobatan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Saat ini Pak Sarno dinyatakan sembuh, namun maih harus melakukan kontrol 3 bulan sekali di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Bantuan sudah disampaikan dan dipergunakan untuk biaya transportasi serta obat yang tidak tercover BPJS. Bantuan sebelumnya tercatat di rombongan 947. Keluarga pak Sarno mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 30 November 2016
Kurir :  @Wahyu_CSD  @Andisumewo

Pak Sarno menderita prostat

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 ROHILAH BINTI NA’I 500,000
2 ATIN SUNATA 500,000
3 DIAH BINTI FULAN 500,000
4 DARSANI BIN JAYUS 500,000
5 DANI SOLIHIN 500,000
6 ONIN BIN FULAN 500,000
7 SRI MULYATI 1,000,000
8 SUHIYA BIN OLEH 750,000
9 KOYAH BINTI NYIMAN 1,000,000
10 SAMID BIN MININ 1,000,000
11 RIRIN SULISTYAWATI 2,500,000
12 DO’O BINTI DEMANG 500,000
13 MUHAMMAD FAJRI RAMADHAN 500,000
14 NURYANAH BINTI ACHMAD 500,000
15 SHAKILLA ZAHRANY 1,000,000
16 MUHAMMAD ZAINAL 500,000
17 HANG HANG PURBOYO 500,000
18 BAYI SANI ASTUTI 500,000
19 TINI BINTI MIRAN 500,000
20 ASYIFA PUTRI MAULANA 500,000
21 TOTONG BIN KAMAL 500,000
22 FADLIN WALI 1,000,000
23 AMAD BIN SUTARDI 500,000
24 FAQIH HIDAYAT 500,000
25 ICOH BINTI MISJA 500,000
26 MTSR BEKASI 3,000,000
27 RARA ADZAHRANI 500,000
28 ACIH BINTI FULAN 500,000
29 NANA JANET 500,000
30 ROSADI BIN TAMA 1,000,000.00
31 ENDANG SUMARNA 1,000,000
32 CAHYA AULIA SHAKILA 500,000
33 ERINA NURFADILAH 750,000
34 AZAMIL HASAN 750,000
35 ABDUL MUKIT 500,000
36 SURAT BIN TARDIMAN 1,000,000
37 MUHAMMAD ARFIAL FAHRAZI 500,000
38 SUGITO BIN KASENI 500,000
39 MOHAMAD BIMA ADI 500,000
40 ABDI SAZALI 500,000
41 ROHMAT BIN ILMUN 500,000
42 AZIMATUL KHUSNIA 500,000
43 MAJALAH TEMBUS LANGIT SEDEKAH ROMBONGAN VOLUME 15 6,500,000
44 UUN DWI NURHASANAH 1,000,000
45 NUR MUHAMMAD 500,000
46 MOH. IMAM SYAFI’I 500,000
47 SITI ROESTINI 1,000,000
48 TPQ AR ROHMAN 1,800,000
49 DALIO BIN JOYO SENTONO 500,000
50 MUCHOLIFAH BINTI IMAM SUPARMAN 743,000
51 RETVI ARSNTI 500,000
52 Suwarni Binti Arjo Suwarno 500,000
53 IMADA AKBAR PUTRA 500,000
54 AYATUL HUSNA 500,000
55 NUR HALIMA 500,000
56 SAMHERI BIN SENNAH 500,000
57 SARNO BIN SETRO GIMUN 500,000
Total 46,293,000

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 46,293,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 698 ROMBONGAN

Rp. 48,219,814,000,-

Mau bantu Mereka?
Silahkan transfer ke rekening SedekahRombongan

Bank BCA a/c 84655-23456
Bank Mandiri a/c 137-00111-0011-8
Bank Syariah Mandiri a/c 4111-4111-45
Bank Muamalat a/c 532-000-6666
a/n Sedekah Rombongan

Takkan berkurang harta yang disedekahkan. Ia justru akan bertambah..bertambah dan bertambah...


Comments are closed.