Rombongan 960

sedekah akan membuka pintu rezeki dari arah yang tidak anda sangka-sangka sebelumnya.
Posted by on February 21, 2017

ROHEMI BINTI DARIP (46, Tumor Otak). Alamat : Dusun/Kampung 1 RT 20/6, Desa Cibogo, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Ibu Emi –demikian kami akrab menyapanya-  merasakan sakit di bagian kepala sejak  sepuluh tahun yang lalu, tepatnya pada  2007. Namun semakin lama sakit tersebut kian parah dan mengganggu kegiatan sehari-hari, akhirnya Ibu Emi  mencoba memeriksakan ke balai pengobatan setempat. Demi mendapatkan pengobatan yang lebih baik, pihak balai pengobatan merujuk Ibu Emi ke Rumah Sakit Pelabuhan Kota Cirebon. Ibu Emi didiagnosa mengidap penyakit Tumor Otak, yaitu tumor yang berasal dari otak atau tumor ini biasa disebut dengan tumor otak primer, akan tetapi hal tersebut juga dapat disebabkan oleh adanya kanker yang sudah menyebar dari bagian tubuh lainnya. Ibu Emi sempat menjalani pengobatan rutin pada tahun 2008, namun terhenti karena kendala biaya. Kini Ibu Emi terbaring tidak bisa beraktifitas seperti biasa lagi karena kondisi tubuhnya sudah lumpuh sebagian dan sudah tidak bisa duduk lama sehingga hampir setiap hari menghabiskan waktunya hanya dengan berbaring saja di tempat tidur bahkan sekarang mata Ibu Emi juga sudah tidak bisa melihat lagi. Saat ini Ibu Emi tengah menjalani pengobatan di Rumah Sakit Mitra Plumbon Cirebon dan pada tanggal 13 Februari 2017 baru selesai operasi untuk mengangkat cairan yang ada di otaknya. Selanjutnya dokter akan melakukan operasi berikutnya guna mengangkat tumor yang ada. Ibu Emi adalah istri dari Bapak Warju (50) yang bekerja sebagai pedagang makanan keliling. Penghasilannya yang tidak tetap membuat Ibu Emi terkendala untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik. Bersyukur untuk menunjang biaya pengobatan Ibu Emi memakai fasilitas Kartu Indonesia Sehat (KIS). Kurir Sedekah Rombongan merasa prihatin dan menaruh simpati atas keadaan Ibu Emi. Sedekah Rombongan sangat merasakan kesulitan mereka, bantuan awalpun disampaikan untuk membantu meringankan biaya transportasi pengobatan. Semoga Ibu Emi segera sembuh dan kesehatannya kembali pulih.

Jumlah Bantuan :  Rp. 500.000,-
Tanggal : 14 Januari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @myusela @ahmaedshaleh @ocheppriyatno @asiihlestarie

Bu rohemi menderita Tumor Otak


PADI  BIN SAKIP (33, Tumor Mata). Alamat: Dusun Kururan, RT 28/6, Desa Mbelulu, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur. Saat usia 19 tahun, pak Padi mengalami kecelakaan dan benturan pada mata sehingga menyebabkan mata bagian kanan menonjol keluar. Pak Padi langsung dilarikan ke rumah sakit untuk pertolongan pertama. Kondisi pak Padi lambat laun semakin membaik pasca kecelakaan, namun pada usia 32 tahun kondisi mata padi selalu memerah dan terdapat daging tumbuh di dalam mata. Pak Padi memeriksakan diri ke  RSUD Soedono Bojonegoro. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Padi di diagnosa menderita  tumor mata. Pak Padi kemudian dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk pemeriksaan yang lebih lengkap. Setelah beberapa kali kontrol serta pemeriksaan di RSUD Dr. Soetomo, dokter menyarankan operasi pengangkatan tumor. Pak Padi tidak memiliki jaminan kesehatan serta terkendala dana untuk operasi. Pak Padi tinggal bersama istrinya. Pak Padi bekerja sebagai buruh tani, sedangkan istrinya sebagai ibu rumah tangga. Alhamdulillah kami Sedekah Rombongan mendapat info tentang sakit dan perjalanan pengobatan pak Padi. Mulai september 2016 pak Padi menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan. Bantuan telah diberikan dan dipergunakan untuk biaya transportasi. Bantuan sebelumnya tercatat pada rombongan 933. Sedekah Rombongan juga membantu pak Padi untuk pembuatan serta pembayaran iuran BPJS. Keluarga sangat terbantu dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholics melalui Sedekah Rombongan, karena dengan bantuan tersebut sampai saat ini pak Padi masih bisa terus berikhtiar mencari kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 13 November 2016
Kurir :  @Wahyu_CSD  BambangBKY @EArynta

Pak padi menderita Tumor Mata


WAHYUNI BINTI JUMINO DARMO (48, Kanker Payudara). Alamat : Dusun Walikan, RT 4/5, Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi DIY. Bu Wahyuni ialah salah satu pasien dampingan Sedekah Rombongan dari Gunungkidul. Tahun 2015 ia didiagnosa menderita kanker payudara. Awalnya ia tidak merasakan sakit sama sekali padahal lengan kirinya sudah bengkak. Bu Wahyuni kemudian memeriksakan diri ke RSUD Wonosari, Gunungkidul lalu dirujuk ke RSPAU dr. S. Hardjolukito. Bu Wahyuni pun menjalani operasi hingga kemoterapi di rumah sakit tersebut. Sebelum sakit, Bu Wahyuni bekerja sebagai pedagang sayuran keliling. Saat ini bukan hanya ia yang tak lagi bekerja, Pak Mukhlis, suaminya juga terpaksa meninggalkan pekerjaan untuk merawat istrinya. Selama pengobatan Bu Wahyuni mendapatkan fasilitas kesehatan BPJS Kelas III. Saat ini kondisi Bu Wahyuni menurun, kanker yang ia derita telah bermetastase ke otak. Beberapa kali ia mesti dirawat di rumah sakit. Bantuan ini diperuntukkan untuk akomodasi Bu Wahyuni selama rawat inap di rumah sakit. Semoga Allah SWT segera memberikan kesembuhan kepada Bu Wahyuni, Aamiin. Santunan sebelumnya terdapat pada Rombongan 951.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Februari 2017
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas Ulfa

Bu wahyuni menderita Kanker Payudara


DALIO BIN JOYO SENTONO (82, Prostat). Alamat : Pundung Sari, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul, DIY. Pak Dalio menderita sakit prostat lebih dari sepuluh tahun lamanya. Selain itu, ia juga menderita sakit jantung bawaan. Ternyata, selama sakit Pak Dalio sama sekali belum pernah diperiksakan. Ia pun menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan Wilayah Jogja. Alhamdulillah operasi yang ia jalani lancar. Saat ini kondisinya semakin bugar. Sebelum sakit, ia bekerja sebagai buruh tani untuk menyambung kehidupannya. Untuk kebutuhan sehari-hari, Pak Dalio dibantu oleh tetangga-tetangganya. Pak Dalio mempunyai istri tetapi sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Sementara kedua anaknya tinggal terpisah dengan rumahnya. Pak Dalio menjalani kontrol rutin setiap bulan di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Selama pengobatan Pak Dalio menggunakan fasilitas Jamkesmas. Bantuan ini digunakan untuk pembelian obat yang tidak tercover dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Pak Dalio menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada sedekaholics dan Sedekah Rombongan. Laporan mengenai Pak Dalio sebelumnya terdapat dalam Rombongan 955.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 8 Februari 2017
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas Arif

Pak dalio menderita Prostat


NUR AZIZAH (19, Tunadaksa). Alamat : Dusun Tengginah, RT 2/5, Desa Klompang, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Provinsi Jawa Timur. Nur Azizah saat ini hanya tinggal bersama ibunya, Rosimah (34). Ayahnya telah meninggal beberapa tahun yang lalu. Ibunya bekerja sebagai petani lepas yang penghasilannya tidak menentu. Dek Nur Azizah menderita disabilitas berat sejak lahir. Ia hanya bisa tengkurap karena struktur tulang yang tidak normal. Ia juga tidak memiliki jaminan kesehatan apapun, sehingga pihak keluarga juga kesulitan untuk memenuhi biaya pengobatan. Selama ini Dek Nur Azizah tidak pernah dibawa ke pengobatan medis, hanya beberapa kali dipijat oleh tukang pijat tradisional. Saat kurir Sedekah Rombongan silaturahmi ke kediaman Bu Rosimah, beliau mengungkapkan kesedihannya karena tidak bisa melakukan pengobatan secara maksimal, dikarenakan terhalang oleh besarnya biaya pengobatan. Sedekah Rombongan turut merasakan kesediahn Bu Rosimah. Bantuan telah diberikan ke Bu Rosimah. Pihak keluarga sangat mengucapkan banyak teima kasih atas bantuan yang diberikan para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan. Semoga bantuan ini bisa mengurangi beban keluarga terutama Bu Rosimah untuk memenuhi kebutuhan beliau dan Dek Nur Azizah.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 20 November 2016
Kurir : @Wahyu_CSD  @vanmadura Agung @hafnirosania

Nur seorang Tunadaksa


SAEAN BIN SAMAR (68, Stroke). Alamat : Jalan Sudimoro No. 30, RT 8/6, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada Tahun 2016 Bapak Saean yang saat itu berada di rumah mendadak tubuh beliau sulit digerakkan. Keluarga dengan sigap membawa beliau ke RST Soepraon Malang dan didiagnosis mengalami stroke. Setelah menjalani pengobatan, beliau dipebolehkan pihak rumah sakit untuk pulang. Akan tetapi kondisi badan beliau masih sulit untuk digerakkan, pada akhirnya beliau mencoba menjalani pengobatan secara alternative selama 3 bulan. Akan tetapi pada Bulan Januari 2017 mendadak kondisi badan beliau turun dan sudah lemas. Beliau juga sangat sulit untuk berkomunikasi dan tidak bisa menelan makanan. Akhirnya beliau dibawa lagi ke RST Soepraon dan menjalani perawatan di ruang ICU. Bapak Saean tinggal bersama kedua anaknya dan seorang menantunya yang seluruhnya bekerja serabutan. Pendapatan yang sedikit membuat terkendalanya proses pengobatan, apalagi beliau tidak memiliki jaminan kesehatan apapun. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Saean dan santunan yang telah diberikan dipergunakan beliau untuk proses pengobatan. Semoga kondisi Bapak Saean akan membaik dan diberikan kesehatan. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.536.000,-
Tanggal :  19 Februari 2017
Kurir : @FaizFaeruz @AfiatBuchori @m_rofii11

Pak saean menderita Stroke


ERWIN BUDIANTO (36, Hemangioma). Alamat : Jalan Sidoluhur, RT 6/1, Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Sejak lahir pipi kanan Bapak Erwin telah memiliki tanda merah yang sangat kecil dan membuat kulit beliau menjadi menonjol atau dalam bahasa medisnya hemangioma. Seiring berjalannya waktu tanda merah itu tidak menghilang dari pipi beliau. Hingga Akhirnya pada kelas 4 SD beliau ikut dengan orang tuanya ke Jakarta. Dengan kondisi kulit yang sulit beradaptasi membuat tanda merah itu menjadi semakin membesar. Akan tetapi Bapak Erwin dan keluarga tidak bisa melakukan banyak tindakan untuk proses pengobatan. Pada tahun 2010 lalu Bapak Erwin akhirnya pergi untuk berobat dan pada saat itu dokter merencanakan untuk melakukan operasi. Setelah dilakukannya operasi benjolan pada pipi Bapak Erwin semakin membesar dan menyulitkan beliau berkomunikasi. Akhirnya Bapak Erwin tidak melakukan pengobatan lagi karena telah trauma. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Erwin dan dapat menguatkan hati beliau hingga mau untuk melakukan pengobatan lagi. Untuk saat ini Bapak Erwin mulai menjalani konsul dan kontrol di RS Unisma Malang. Bapak Erwin tinggal serumah hanya bersama dengan ibunya saja, dikarenakan sang ayah telah lama meninggal dunia. Bapak Erwin sendiri bekerja sebagai pembuat kerajinan dompet dengan pendapatan yang tidak menentu. Terkadang pendapatan beliau hanya cukup untuk biaya memenuhi kebutuhan sehari-hari saja. Di tambah lagi beliau juga belum memiliki jaminan kesehatan apa pun untuk proses pengobatan. Kurir Sedekah Rombongan yang merasakan kesedihan Bapak Erwin membantu untuk proses pengobatan beliau dan santunan awal pun telah diberikan untuk biaya berobat dan transportasi. Semoga Bapak Erwin lekas mendapatkan kesembuhan. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 19 Februari 2017
Kurir : @FaizFaeruz Brio @m_rofii11

Pak erwin menderita Hemangioma


MUTIRAH BONO (90, Dhuafa + Tuna Netra). Alamat : Jl. KH. Ach. Marzuki,  Kelurahan Pangeranan, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur. Mbah Turah, biasa beliau dipanggil di lingkungan tempat tinggalnya.  Beliau sudah tidak bisa melihat dengan jelas (buta) dikarenakan faktor usia yang sudah lanjut. Untuk berjalan, mbah Turah memakai tongkat yang terbuat dari kayu. Beliau belum pernah menjalani perawatan pada kedua matanya. Fasilitas kesehatan Sehati (program Bupati Kab. Bangkalan) yang dimilikinya pun belum pernah digunakan. Sehari-hari beliau tinggal di gubuk kecil bersama cucu dari ponakannya, Nurul Ain (17), yang telah dirawatnya sejak Nurul berusia 14 hari, dan sekarang Nurul duduk di kelas 3 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Bangkalan. Rumah yang ditempati bersama dengan cucunya saat ini merupakan bangunan yang terbuat dari anyaman bambu beralaskan tanah berdiri di atas tanah milik orang lain yang dibangun secara gotong royong oleh warga sekitar. Kondisi rumah saat ini pengap dan kurang layak, hanya diterangi oleh  2 buah lampu, itupun dari bantuan tetangganya. Dalam kesehariannya, kebutuhan makan Mbah Turah dibantu oleh tetangganya. Terkadang jika tidak ada makanan, terpaksa beliau tidak makan seharian.  Selain itu keperluan Nurul untuk sekolah juga banyak yang belum tercukupi. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan yang dirasakan Mbah Turah dan Nurul. Karena untuk makan sehari-hari dan keperluan sekolah cucunya banyak dibantu oleh tetangga sekitarnya. Bantuan sudah diberikan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan sisanya untuk keperluan sekolah Nurul. Mbah Turah dan Nurul merasa sangat terbantu dan tak lupa mengucapkan banyak terima kasih atas batuan dari para sedekaholic melalui Sedekah rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 11 November 2016
Kurir :   @Wahyu_CSD @vanmadura @siham78 @hrosania

Mbah turah menderita Dhuafa + Tuna Netra


PANTI AL-AZHAR (Bantuan Sepeda) Alamat : Jl. Kolpajung, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Provinsi Jawa Timur. Panti Al-Azhar berdiri diatas tanah waqaf. Panti ini dibawah naungan Muhammadiyah yang khusus dihuni laki-laki. Panti ditempati oleh 9 orang penghuni panti dan 2 orang pengurus. Fasilitas yang ada di panti yaitu 2 kamar untuk anak asuh, 1 kamar pengasuh juga 2 kamar mandi dan 1 dapur. Panti menanggung semua biaya hidup adik-adik yang tinggal di panti dan selama ini panti belum memiliki donatur tetap. Dalam pengaturan dana panti ini belum mandiri, masih menjadi satu dengan Panti Aisiyah atau Muhammadiyah. Saat ini panti sedang melaksanakan pembangunan untuk menambah fasilitas seperti kamar, musholla dan kantor. Kebutuhan yang sangat diharapkan sebenarnya adalah bantuan dana untuk mempercepat pembangunan yang berlangsung. Namun Sedekah rombongan melihat kebutuhan lain yang tak kalah penting. Adik-adik di panti ini sangat membutuhkan beberapa sepeda untuk alat transportasi ke sekolah. Karena jarak panti dan sekolah yang sangat jauh. Melihat semangat mereka yang sangat tinggi untuk belajarguna mencapai cita-cita, Sedekah Rombongan berkesempatan memberikan 4 sepeda untuk transportasi mereka menuntut ilmu ke sekolah. Adik-adik terlihat sangat bahagia dan berterimakasih karena sekarang bisa lebih mudah dalam akses ke sekolah. Semoga bantuan sepeda yang disalurkan melalui Sedekah Rombongan membuat adik-adik di Panti Al-Azhar semakin semangat ke sekolah dan sholat berjamaah di masjid.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.200.000,-
Tanggal : 8 November 2016
Kurir : @Wahyu_CSD  @vanmadura @niaruun @hafnirosania

Bantuan Sepeda


SLAMAH BINTI UMAR (38, Ca Mamae). Alamat: Kampung Gruget RT 05/05, Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur. Bu Slamah biasa ia disapa. Bu Slamah tinggal bersama kakak dan orang tuanya yang sudah lanjut usia. Ia seorang janda yang tak memiliki anak. Sehari hari Bu Slamah bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Hampir satu tahun ini ia menderita kanker payudara. Hal ini bermula dari munculnya benjolan di payudara sebelah kiri, yang lama kelamaan menjadi semakin memburuk, berair dan berdarah. Keluarga sempat membawa Bu Slamah melakukan engobatan alternatif namun belum membuahkan hasil. Saat dijenguk kurir Sedekah Rombongan, ia mengaku belum memiliki jaminan kesehatan BPJS dikarenakan terkendala kartu keluarga dan KTP yang sudah hilang. Beberapa hari kemudian kemudian kami mendapat kabar bahwa Bu Slamah merintih sangat kesakitan dan ingin berobat ke medis. Kami langsung membawa Bu Slamah ke RSUD Sampang. Sembari Bu Slamah rawat inap di RSUD, kami kurir Sedekah Rombongan membantu proses pembuatan BPJS agar segera bisa digunakan. Setelah 3 hari rawat inap dan melakukan biopsi, Bu Slamah pulang ke rumah sembari menunggu hasil biopsi untuk mengetahui langkah pengobatan selanjutnya. Selain itu kami berkesempatan untuk memberikan bantuan dana. Bantuan tersebut digunakan untuk biaya berobat. Bantuan sebelumnya tercatat dpada rombongan 947. Bu Slamah sangat bersyukur dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholics melalui Sedekah Rombongan, karena dengan bantuan tersebut saat ini beliau masih bisa terus berikhtiar mencari kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 11 November 2016
Kurir : @Wahyu_CSD @vanmadura Sri @hrosania

Bu slamah menderita Ca Mamae


TRI OKTAVIANI (4, Meningocele). Alamat : Jl. Kenangan No.6, RT 1/3, Kelurahan Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur.  Ocha, begitu nama panggilannya yang sejak lahir mengalami kelainan pada bagian wajahnya. Pada bagian hidung dekat mata terdapat benjolan yang diketahui sebagai penyakit meningocele. Sejak lahir hingga berumur 2 tahun Ocha rutin diperiksakan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkalan. Namun, sejak 3 tahun terakhir Ocha sudah tidak diperiksakan kembali karena orang tua sudah sempat putus harapan. Penyakitnya semakin hari semakin parah hingga menyerang bagian mata kanannya. Kondisi terkini mata kanan Ocha sudah tidak bisa melihat.  Jalan satu-satunya untuk sembuh hanyalah operasi. Ayahnya, Alm. Prio Sunandar semasa hidupnya bekerja sebagai sopir, sedangkan ibunya Suleha (38) ikut bekerja bersama mertuanya di sebuah sekolah. Penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari, sedangkan ibu Suleha masih mempunyai tanggungan 2 orang kakak dari Ocha. Kakak yang pertama duduk di bangku kuliah semester 3, dan kakak yang kedua duduk di bangku sekolah dasar kelas 4. Ocha tidak memiliki jaminan kesehatan kecuali kartu Sehati, yaitu fasilitas kesehatan dari bupati Bangkalan. Ocha ingin di operasi hanya saja terbentur oleh biaya, rumah yang ditempatinya adalah rumah mertua sang ibu. Sedekah Rombongan membantu mencarikan jalan agar adik Ocha bisa sembuh. Kurir #SRBangkalan bekerja sama dengan Rumah Sakit Islam Jemursari, Surabaya untuk mendapatkan operasi meningocele gratis. Alhamdulillah pada tanggal 18 November 2016, Ocha telah melaksanakan operasi meningocele. Harapan kami semoga bantuan yang diberikan dari sedekaholic melalui Sedekah Rombongan ini dapat meningkatkan kualitas hidup adik Ocha.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 November 2016
Kurir : @Wahyu_CSD @vanmadura @chococheese28 Ainul Nuris

Tri menderita Meningocele


SAKWI BIN ARTAMO, (79, Dhuafa) Alamat Dusun Janggleng RT/RW 013/004, Desa Randu Agung, Kecamatan Sumber Jambe, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mbah Sakwi adalah seorang Duafa yang tinggal bersama Istrinya Mbah Eti (77) yang buta sejak 6 tahun yang lalu akibat sering bekerja di sawah di panas matahari keseharian Mbah Eti ini hanya duduk dan berjalan ke depan tungku Api untuk memasak dengan seadanya bahan di dapur. Dan Keseharian Mbak Sakwi hanya terbaring lemas di tempat tidurnya dan bisa berjalan tetapi sulit untuk melangkah kan kakinya. Mbah Sakwi ini sering di bantu oleh tetangganya untuk mekan sehari-hari. Dan Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan oleh Mbak Sakwi dan Mbak Eti yang memerlukan bantuan. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Mbah Sakwi dan Mbah Eti, Santunan yang diberikan untuk biaya kebutuhan sehari-hari. Semoga santunan yang diterima bermanfaat bagi Mbah Sakwi dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpah ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 16 Februari 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Mbah sakwi seorang Dhuafa


SATI BINTI SUTIMAN, (81, Dhuafa) Alamat Dusun Sumber Malang RT/RW 005/002, Desa Randuagung, Kecamatan Sumber Jambe, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Ibu Sati ini adalah seorang janda tua yang hidup sebatang kara dan tidak mempunyai keturunan. Ibu Sati ini hanya tinggal sendiri, setiap harinya pun untuk hidup Ibu Sati selalu di bantu oleh tetangganya untuk makan sehari-hari dan beliau tidak pernah bekerja dikarenakan kondisinya sering mengalami sakit sakitan. Ada salah satu tetangga mengajukan bantuan kepada Kurir Sedekah Rombongan bahwa Ibu Sati memerlukan bantuan. Dan selang satu hari Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi tempat tinggal Ibu Sati dan bersilahturahmi dan pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Sati. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi biaya hidup untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga santunan yang diterima bermanfaat bagi Ibu Sati dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpah ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,
Tanggal : 24 Januari 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Mbah sati seorang Dhuafa


LUSIANI BINTI SIKAN, (49, Kanker Serviks) Alamat Jl. Darmawangsa Dusun Gudangrejo RT/RW 003/025, Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Awal mula sakit Ibu Lusiani ini sering mengalami keputihan dan tiba-tiba pendarahan langsung di bawa ke puskesmas terdekat untuk mengetahui sakitnya yang dialami Ibu Lusiani. Setelah Ibu Lusiani diperiksa diagnosa mengalami Kanker Serviks dan oleh pihak Dokter disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Selang satu hari Ibu Lusiani di evakuasi ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut dan oleh Dokter Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember disarankan untuk di rujuk ke RSUD Dr. Saiful Anwar untuk perawatan lebih lanjut dan Ibu Lusiani memiliki Jaminan kesehatan JKN-KIS PBI. Ibu Lusiani ini seorang janda yang tinggal di Polsek Rambipuji Rumah bekas tahanan. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari perangkat desa Rambipuji bahwa Ibu Lusiani memerlukan dampingan karena dari keluarga tidak mampu. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal yang di tinggali Ibu Lusiani untuk menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Lusiani. Santunan yang diberikan untuk Akomadasi dan pembelian Obat-obatan di luar BPJS. Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlipat ganda oleh dariNya. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 945

Jumlah Santunan : Rp. 1.060.000,-
Tanggal : 20 Februari 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Ibu lusi menderita Kanker Serviks


MBAH RA’ES, (96, Dhuafa) Alamat Dusun Karang Anyar RT/RW 001/003, Desa Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mbah Ra’es adalah seorang janda tua yang ditinggal suaminya sejak umur 69 tahun. Dan kondisi sekarang Mbah Ra’es hanya terbaring lemas di tempat tidurnya, Mbah Ra’es hanya tinggal sendiri dirumahnya yang dirawat oleh tetangganya. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari Kurir Sedekah Rombongan bahwa Mbah Ra’es memerlukan bantuan. Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi dan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Mbah Ra’es. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi kebutuhan sehari-hari. Semoga Santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . . Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 10 Januari 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Mbah raes seorang Dhuafa


WIDIA KAMELINA PUTRI, (4, Pembengkakan Ginjal). Alamat Dusun Tegalan RT/RW 001/002, Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Adalah seorang putri dari pasangan Misnari (30) dan Nawiro (28). Adik Widia adalah seorang anak dari keluarga kurang mampu dengan rumah dinding bambu dan triplek. Pada awalnya Widia diagnosa Dokter Puskesmas menyatakan penyakit usus buntu. Tetapi setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ginjalnya tidak berfungsi dengan baik, mengalami infeksi dan pembengkakan. Latar belakang keluarga dari adik Widia adalah dari keluarga kurang mampu dan Ayahnya hanya bekerja sebagai buruh tani dan menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga. Dan semenjak adik Widia sakit, praktis sang ayah tidak bisa bekerja lagi. dan untuk keperluan sehari-hari dan makan, saudara-saudara nya yang membantunya. Saat ini adik Widia mendapatkan dampingan dari Kurir Sedekah Rombongan untuk melakukan pemeriksaan dan kontrol rutin di rumah sakit Dr. Soebandi Jember. Hal ini dilakukan untuk mengetahui hasil operasi ginjal dan volume air kencing dan seberapa lancar untuk bisa normal tanpa menggunakan kateter lagi. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Adik Widia. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi selama dirumah sakit dan biaya perawatan selama dirumah sakit Dr. Soebandi Jember. Semoga santunan yang diterima bermanfaat bagi Adik Widia dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpah ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah santunan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal: 9 Februari 2017
Kurir: @yudhoari @viandwiprayugo

Widia menderita Pembengkakan Ginjal


MARPIA BINTI ASMAD, (84, Dhuafa) Alamat Dusun Sumber Malang RT/RW 005/002, Desa Randu Agung, Kecamatan Sumber Jambe, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Ibu Marpia adalah seorang janda tua yang sudah ditinggal suaminya sejak 20 tahun yang lalu. Dan Ibu Marpia saat ini hidup sendiri digubuk yang hampir roboh dan kondisi saat ini Ibu Marpia penglihatannya sudah mulai rabun karena faktor usia dan untuk makan sehari-harinya pun selalu diantar oleh tetangganya yang peduli kepada Ibu Marpia. Dan ada salah satu warga Sumber Malang mengajukan bantuan kepada Kurir Sedekah Rombongan untuk membantu Ibu Marpia. Dan Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal Ibu Marpia. Pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Marpia. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi biaya hidup untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga santunan yang diterima bermanfaat bagi Ibu Marpia dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpah ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 24 Januari 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu marpia seorang Dhuafa


SANI BINTI TANI, (66, Diabetes) Alamat Dusun Patemon RT/RW 017/005, Desa Randu Agung, Kecamatan Sumber Jambe, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Awal mula sakit Ibu Sani sedang bekerja di Sawah sebagai buruh tani dan tiba tiba mengalami kecelakaan kerja ketusuk batang pohon jagung di telapak kakinya sebelah Kanan dan menghentikan pekerjaannya karena Ibu Sani mengalami kesakitan di kakinya. Sesampai dirumah telapak Kaki ibu Sani diobati dengan ramuan Tradisional oleh tetangganya selama satu minggu tetapi telapak Kaki ibu Sani tidak ada perkembangan. Setelah sebulan berlalu Kaki Kanan Ibu Sani mengalami bintik bintik merah dan merasakan gatal gatal pada kakinya tetapi tidak di obati ke Puskesmas terdekat karena tidak memiliki biaya untuk berobat. Dan Kaki Ibu Sani mengalami luka busuk kemudian ada salah satu terdekatnya menghubungi Kurir Sedekah Rombongan untuk memohon bantuan untuk mendapampingi Ibu Sani untuk berobat dan Kurir Sedekah Rombongan langsung mengurus Jaminan Kesehatan JKN-KIS NON PBI kelas III untuk meringankan beban keluarganya selama Ibu Sani berobat. Kurir Sedekah Rombongan langsung mengevakuasi Ibu Sani ke Puskesmas dan meminta rujukan ke RSUD Bina Sehat Jember untuk perawatan dan pengobatan lebih lanjut. Ibu Sani tinggal bersama Suaminya Bapak Hadi (68) yang bekerja sebagai buruh tani di desanya yang penghasilannya tidak memungkinkan untuk kebutuhan sehari-harinya. Dan Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu ibu Sani. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi selama di RSUD Bina Sehat Jember. Semoga santunan yang diterima bermanfaat bagi Ibu Sani dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpah ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Desember 201
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu sani menderita Diabetes


MUHAMMAD HAVIV (9, TB TULANG). adalah seorang anak dari pasangan bapak sukriyanto (34) dan ibu neny (32) yang tinggal di desa pondok, 014/004 Klabang, Kabupaten Bondowoso jawa timur. Bapak sukriyanto memiliki 3 anak dan ini menjadi beban yang berat bagi beliau dengan satu anak yang sakit ini. Bapak sukriyanto bekerja sebagai buruh serabutan dan penghasilan yang tidak pasti, sedangkan ibu neny bekerja sebagai ibu rumah tangga. Adik muhammad haviv sudah mengalami sakit sejak 1 tahun yang lalu, dan pernah mengalami operasi usus buntu. dan sejak saat itu Haviv mengalami pertumbuhan yang tidak normal, badan mengecil, dan akhirnya mengalami kelumpuhan. Setelah didiagnosa, ternyata adik Haviv mengalami penyakit TB tulang. Ini merupakan ujian yang berat bagi keluarga ini. Keluarga ini tinggal satu rumah dengan nenek muhamad haviv. Dan karena sakit ini, adik Haviv sudah tidak bisa melanjutkan sekolahnya sejak 8 bulan yang lalu, dan ini sungguh memprihatinkan mengingat semangat adik Haviv yang ingin sembuh dan dapat melanjutkan sekolah kembali. Latar belakang adik Haviv dari lingkungan sungguh membuat iba, sehingga lingkungan tetangga sekitar sering memberikan bantuan saat pergi ke puskesmas terdekat. Dengan keadaan ini, adik Haviv sangat memerlukan perawatan rutin, kontrol ke rumah sakit terdekat, dalam hal ini ke rumah sakit Dr kusnadi Bondowoso. Santunan yang diberikan sebesar nominal di bawah ini digunakan untuk Pembelian Susu dan Obat-obatan di luar BPJS. Semoga Santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpah ganda oleh dariNya. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 938

Jumlah santunan: Rp. 830.000,-
Tanggal: 13 Februari 2017
kurir: @yudhoari @viandwiprayugo

Haviv menderita TB TULANG


DIAH PUTRI ANGGRAENI, (2, Gigitan Monyet) Alamat Dusun Krajan RT/RW 001/006, Desa Petung, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Diah Putri Anggraeni biasa di panggil Diah yang masih berumur 2 tahun. Awal mula sakit adik Diah ini sering ikut Ibunya saat bekerja di sungai menambang pasir, tetapi adik Diah ini bermain di dekat sungai dan tiba tiba ada seekor monyet liar yang menghapiri adik Diah dan menggigit punggung adik Diah bertubuh mungil sampai kulit punggungnya robek dan langsung di bawa ke Bidan Desa Petung karena kondisi luka yang tidak bisa di tangani bahwa adik Diah langsung dilarikan ke RSUD Dr. Soebandi Jember karena anak tersebut mengalami luka yang cukup dalam dan pendarahan. Setelah berada di ruang UGD Dr. Soebandi Jember Dokter menyatakan Adik Diah mengalami Infeksi luka gigitan monyet liar dan adik Diah harus menjalanin rawat inap untuk perbaikan kondisi dan harus menajalin operasi. Adik Diah anak dari Ibu Sulik (58) yang bekerja sebagai buruh tambang pasir di sungai yang penghasilannya tidak memungkinkan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan Bapak Neman (62) yang tidak bekerja karena kondisinya mengalami penyakit kelenjar prostat sejak 1 tahun yang lalu. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari warga sekitar bahwa adik Diah memerlukan dampingan selama pengobatan di Dr. Soebandi Jember karena dari keluarga kurang mampu. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi adik Diah dan bersilahturahmi. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu adik Diah. Santunan yang diberikan untuk biaya perawatan selama di RSUD Dr. Soebandi Jember. Semoga santunan yang diterima dapat membantu adik Diah dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpah ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 2.100.000,-
Tanggal : 8 Februari 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Diah mengalami luka karena Gigitan Monyet


ARBAK NUR, (85, Dhuafa) Alamat Lingk Tanjung RT/RW 001/001, Desa Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Ibu Arbak adalah seorang janda tua yang sudah ditinggal suaminya sejak 12 tahun yang lalu. Dan Ibu Arbak saat ini hidup sendiri digubuk yang hampir roboh dan kondisi saat ini Ibu Arbak penglihatannya sudah mulai rabun karena faktor usia dan untuk makan sehari-harinya pun selalu diantar oleh tetangganya yang peduli kepada Ibu Arbak. Dan ada salah satu warga sekitar mengajukan bantuan kepada Kurir Sedekah Rombongan untuk membantu Ibu Arbak. Dan Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal Ibu Arbak. Dan Pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Arbak. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi biaya hidup untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga santunan yang diterima bermanfaat bagi Ibu Arbak dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpah ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 8 Februari 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Ibu arbak seorang Dhuafa


HARI DWI SULISTYANTO, (52, Bedah Rumah) Alamat Jl. Ahmad Yani IV/50 RT/RW 002/007, Desa Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Rumah yang ditinggali Bapak Hari mengalami kerusakan yang hampir roboh karena bangunan yang sudah tua, atap kayu yang sudah kropos dan bocor saat di landa hujan, rumah yang tidak layak untuk di huni lagi. Dan Bapak Hari saat ini hanya tinggal bersama Ibunya Sani (81) dan Anaknya Alex Prasetyo. Bapak Hari bekerja sebagai buruh harian lepas yang penghasilannya hanya cukup untuk menafkahi kehidupan sehari-hari dengan Ibu dan Anaknya. Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi ke tempat tinggal Bapak Hari dan dalam kesempatan tersebut Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan dari para Sedekaholic untuk membantu Bapak Hari proses renovasi rumah yang di tinggali Bapak Hari. Santunan yang diberikan berupa uang sebesar Rp.3.000.000,- untuk renovasi rumah yang hampir roboh. Semoga santunan bedah Rumah Bapak Hari berjalan dengan lancar dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlipat ganda oleh dariNya. Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 3.000.000,-
Tanggal : 16 Februari 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bedah Rumah


SRI RAHAYU, (57, Bedah Rumah) Alamat Jl. Raden Patah XXV / 298 Lingk. Kebon Dalem RT/RW 006/004, Desa Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Rumah yang ditinggali ibu Sri mengalami kerusakan atap yang hampir roboh karena bangunan yang sudah tua, atap kayu yang sudah kropos dan bocor saat di landa hujan, rumah yang tidak layak untuk di huni lagi. Dan Ibu Sri saat ini hanya tinggal bersama Anaknya yang bernama Sapta Okky Nugroho (18) yang masih duduk di bangku sekolah SMA. Ibu Sri ini bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah tetangganya untuk menafkahi kehidupan sehari-hari dengan Anaknya. Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi ke tempat tinggal Ibu Sri Rahayu dan dalam kesempatan tersebut Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan dari para Sedekaholic untuk membantu Ibu Sri proses renovasi rumah yang di tinggali Ibu Sri dan Anaknya Sapta Okky. Santunan yang diberikan berupa uang sebesar Rp.2.000.000,- untuk renovasi rumah Atap yang hampir roboh. Semoga santunan bedah Rumah Ibu Sri Rahayu berjalan dengan lancar dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlipat ganda oleh dariNya. Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 16 Februari 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bedah Rumah


AHMAD MUJAHID, (34, Pembengkaan Jantung + Lambung) Alamat Dusun Krajan RT/RW 002/002, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Awal mula sakit Bapak Mujahid mengalami sakit perut sejak 3 bulan yang lalu dan oleh pihak keluarganya di bawa ke Klinik terdekat untuk pengobatan yang beliau alami dan oleh pihak Dokter Klinik Bapak Mujahid mengalami sakit Lambung. Dan setelah 1 tahun berlalu Bapak Mujahid mengalami kesakitan lagi di bagian perut dan dadanya dan oleh pihak keluarga langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat dan sempat rawat inap selama 2 hari. Setelah rawat inap selama 2 hari Bapak Mujahid di pulangkan ke rumahnya karena kondisi perekonomian tidak mendukung untuk pembiayaan selama Bapak Mujahid berobat. Setelah selang 3 hari Alhamdulillah Bapak Mujahid di pertemukan dengan Kurir Sedekah Rombongan dengan kondisi terbaring lemas di kamarnya. Kurir Sedekah Rombongan langsung mengurus jaminan kesehatan Bapak Mujahid untuk meringankan beban keluarga selama Bapak Mujahid berobat. Sebelum sakit Bapak Mujahid bekerja sebagai kuli bangunan yang penghasilannya hanya cukup untuk membiayai kehidupan sehari-hari dengan anak dan Istrinya. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Bapak Mujahid. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi selama di Puskesmas dan pembayaran Iuran BPJS. Semoga santunan yang diterima bermanfaat bagi Bapak Mujahid dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpah ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 16 Februari 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Pak ahmad menderita Pembengkaan Jantung + Lambung


SURYADI BIN ALI, (36, Melena) Alamat Dusun Tugurejo RT/RW 002/017, Desa Curah Kalong, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Lama sakit sejak 2 bulan terakhir. awalnya terasa sakit dibagian perutnya yang tidak dirasakan sampai 1 minggu, Ternyata semakin lama terasa sakit akhirnya keluarga membawanya ke Puskesmas terdekat karena kondisi Bapak Suryadi mulai menurun dan oleh pihak Puskesmas Bapak Suryadi harus menjalanin rawat inap di Puskesmas untuk perbaikan kondisi. Setelah 4 hari rawat inap di Puskesmas dan tidak ada perkembangan akhirnya oleh pihak keluarga Suryadi meminta rujukan ke RSUD DKT Jember untuk perawatan lebih lanjut. dan setelah rawat inap selama 1 hari di RSUD DKT Jember karena kondisi keluarga tidak mampu untuk membaya perawatan di RSUD DKT Jember Suryadi di pulangkan. Sebelum sakit Suryadi hanya bekerja sebagai kuli besi tua yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari dengan keluarganya dan Ibu Suryadi hanya bekerja sebagai penjual gorengan yang harus memberi makan anak yatim 3 orang dirumahnya. Alahmdulillah Bapak Suryadi di temukan oleh Kurir Sedekah Rombongan dengan keadaan lemas dan Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi ke tempat tinggal Bapak Suryadi dan mengurus Jaminan kesehatan JKN KIS NON PBI kelas III untuk meringankan beban keluarga Suryadi selama pengobatan. Selang 1 hari Bapak Suryadi langsung di evakusi ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Dan Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Bapak Suryadi. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi selama di RSUD Dr. Soebandi Jember dan pembayaran iuran Jaminan Kesehatan NON PBI Kelas III. Semoga santunan yang diterima bermanfaat bagi Bapak Suryadi dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpah ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . .  Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 16 Februari 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Pak suryadi menderita Melena


DINA AGUSTINA (37, Kanker Nasofaring). Alamat: Dusun Sanggrah, RT 07/03, Desa Pakandangan Sangra, Kec. Bluto, Kab. Sumenep Madura, Jawa Timur. Bu Dina biasa disapa, pada pertengahan tahun 2013 ketika masih tinggal di Bekasi, hidung bu Dina terasa mampet seperti pilek. Setelah pindah domisili ke Madura awal tahun 2014, beliau diperiksakan ke dokter spesialis dan mendapat vonis mengidap tumor jinak. Pertengahan tahun 2014 Bu Dina dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya dan sudah melakukan operasi pada maret 2015. Tindakan yang dilakukan pasca operasi adalah kemoterapi. Kondisi pasien saat ini jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. Yang dikeluhkan pasien adalah biaya transportasi dari rumah di Sumenep ke RSUD Dr. Soetomo yang mahal, serta biaya kost ketika sedang berada di Surabaya untuk ikhtiar mencari kesembuhan. Bahkan tidak jarang pasien tidur di teras rumah sakit yang sudah tentu tidak layak dijadikan tempat istirahat. Apalagi untuk jadwal berobat bisa 2 kali dalam satu bulan. Pak Joyo (42) suami bu Dina, sebelumnya bekerja sebagai pengajar di yayasan islam di Sumenep tetapi diberhentikan karena sering izin untuk menemani istri berobat ke Surabaya. Saat ini pak Joyo bekerja serabutan, terkadang bertani. Pasien tinggal dirumah orang tua suami, bersama bapak dan ibu mertuanya serta seorang anak di Sumenep. Setelah melalui survey dan dirasa layak mendapat bantuan, bu Dina menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan. Kondisi bu Dina bulan ini semakin membaik, namun harus melakukan kontrol rutin sebulan 2 kali. Santunan sudah diberikan dan sebelumnya tercatat pada rombongan 942. Keluarga bu Dina merasa sangat terbantu dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan, karena dengan bantuan tersebut sampai saat ini bu Dina masih bisa terus berikhtiar mencari kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.800.000,-
Tanggal : 30 November 2016
Kurir : @Wahyu_CSD @vanmadura @hafnirosania

Bu dina menderita Kanker Nasofaring


SITI MARDIYAH (76, Kanker Payudara). Alamat: Desa Buncitan, RT 10/5, Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Sekitar tahun 2014, Bu Siti mulai merasakan nyeri di bagian payudaranya. Karena nyeri tidak kunjung menghilang, akhirnya Bu Siti memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat. Puskesmas kemudian merujuk Bu Siti ke RSUD Sidoarjo untuk pemeriksaan yang lebih lengkap. Berdasarkan hasil pemeriksaan Bu Siti didiagnosa menderita kanker payudara. Karena kondisi Bu Siti yang juga memiliki penyakit jantung serta karena faktor usia, Bu Siti tidak memungkinkan untuk dilakukan operasi.  Saat ini Bu Siti menjalani pengobatan rawat jalan di RSUD Sidoarjo. Namun, karena tidak ada biaya serta tidak memiliki keluarga, Bu Siti hampir menghentikan pengobatannya. Bu Siti sudah tidak bekerja dan beliau tidak menikah. Bu Siti tinggal sendiri di rumah kecil yang terbuat dari bambu. Untuk makan sehari-hari beliau hanya menunggu diberi makan oleh tentangga. Alhamdulillah kami SedekahRombongan pada November 2016 mendapat info tentang sakit dan kehidupan Bu Siti. Melihat kesulitan beliau, kami beruntung berkesempatan untuk menyalurkan bantuan para sedekaholic kepada beliau. Setiap bulannya Sedekah Rombongan menyalurkan bantuan kepada beliau dan membantu dalam mendampingi pengobatan beliau. Bantuan sudah diberikan dan dipergunakan untuk  biaya kehidupan sehari-hari dan biaya transportasi selama kontrol. Bu Siti sangat terbantu dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal  : 21 November 2016
Kurir : @Wahyu_CSD @MasKhus1027 @EArynta

Ibu siti menderita Kanker Payudara


SUKARTINI BINTI SULOYO (46, Kanker Payudara). Alamat: Dusun Banjarpoh, RT 10/5, Kelurahan Banjarbendo,  Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Tahun 2012, Bu Sukartini mulai merasakan muncul benjolan kecil di ketiak. Benjolan tersebut lama- kelamaan membesar dan Bu Sukartini mulai merasakan nyeri pada payudaranya. Bu Sukartini kemudian memeriksakan diri ke RS Siti Hajar Sidoarjo. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Bu Sukartini didiagnosa menderita kanker payudara. Dokter menyarankan untuk dilakukan operasi. Pada tahun 2012 dilakukan operasi pertama dan tahun 2013 dilakukan operasi kedua. Setelah operasi seharusnya Bu Sukartini tetap kontrol, namun karena keterbatasan biaya, Bu Sukartini menghentikan pengobatan medis dan beralih ke pengobatan alternatif. Beberapa bulan kemudian, benjolan kembali muncul dengan diameter yang lebih besar. Bu Sukartini mencoba pengobatan alternatif lain di klinik pengobatan alternatif daerah Kediri. Kondisi Bu Sukartini sempat membaik, namun karena sudah tidak ada biaya lagi, Bu Sukartini juga menghentikan pengobatan alternatifnya. Bu Sukartini memiliki pinjaman yang digunakan untuk operasi dan biaya pengobatan. Saat ini kondisi Bu Sukartini semakin memburuk karena sudah tidak melakukan pengobatan lagi. Dulu Bu Sukartini bekerja sebagai penjahit dan karyawan di pabrik. Namun karena kondisi kesehatannya, saat ini Bu Sukartini sudah tidak dapat bekerja lagi. Sedangkan suaminya, Kariyanto (50) bekerja sebagai karyawan swasta. Sedekah Rombongan mendapat kesempatan untuk membantu meringankan sedikit beban Bu Sukartini. Pada bulan November 2016, Sedekah Rombongan memberikan bantuan kepada Bu Sukartini yang digunakan untuk tambahan biaya pengobatan Bu Sukartini dan biaya kebutuhan sehar-hari. Keluarga Bu Sukartini mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal: 22 November 2016
Kurir:  @Wahyu_CSD Riany @EArynta

Bu tini menderita Kanker Payudara


LILIK PURWANINGSIH (61, Santunan Kematian). Alamat : Jalan Ratna 1 No 19, RT 4/6, Kecamatan Ngagel, Kota Surabaya, Jawa Timur. Selama kurang lebih 6 bulan terakhir, Bu Lilik mengalami lumpuh dan tidak dapat berjalan lagi. Selama ini Bu Lilik belum pernah memeriksakan dirinya ke pelayanan kesehatan. Sebelum mengalami lumpuh, Bu Lilik tinggal seorang diri. Bu Lilik tidak bekerja dan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk makan setiap harinya Bu Lilik harus menunggu tetangga atau saudara yang memberikan makanan. Bahkan beberapa waktu lalu sempat ada pihak Dinas Sosial yang memberikan nasi kotak. Semenjak sakit, Bu Lilik tinggal dan dirawat oleh adiknya. Setiap harinya adik Bu Lilik  bekerja sebagai buruh cuci. Meskipun tinggal bersama adiknya, Bu Lilik terpaksa tetap tidak melakukan pengobatan dikarenakan adiknya juga mengalami kesulitan ekonomi. Setiap harinya hanya di rawat di rumah. Bu Lilik tidak memiliki jaminan kesehatan. Kami Sedekah Rombongan mendapat info tentang sakit Bu Lilik dan memutuskan untuk segera melakuakn survey ke kediaman beliau. Namun takdir berkata lain, pada 22 November 2016 Bu Lilik menghembuskan nafas terakhirnya. Sedekah Rombongan menyalurkan santunan kematian untuk Almarhumah Bu Lilik. Semoga Bu Lilik diterima disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Bantuan sudah diberikan dan digunakan untuk biaya pemakaman. Keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal 22 November 2016
Kurir :  @Wahyu_CSD Soetomo @EArynta

Santunan Kematian


NURUL BINTI SAMURI (Kista, 25) Alamat : Desa Buncitan RT 10/05, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Bu Nurul panggilan akrabnya, pada juli 2016 merasakan sakit yang luar biasa di bagian perut sampai punggungnya. Awalnya ia mengira sakit biasa seperti menstruasi. namun beberapa hari kemudian tidak kunjung mengalami menstruasi namun masih terasa sakit. Karena hal ini pak Ahmad (30) sang suami membawanya periksa ke bidan. Bu Nurul hanya diberi obat magh biasa. Dua hari kemudian setelah dari bidan desa, sakitnya kambuh lagi. Hingga akhirnya pak Ahmad membawa istrinya periksa ke Puskesmas setempat dan menjalani test USG. Dari hasil pemeriksaaan diketahui bahwa bu Nurul menderita Kista. Maka dari itu pihak Puskesmas merujuk bu Nurul ke RSUD Sidoarjo. Sesampainya di RSUD, bu Nurul hanya diperiksa ringan tanpa dilakukan pemeriksaan seperti test USG. Kemudian bu Nurul hanya diberi obat anti nyeri dan diberi instruksi untuk kembali ke rumah sakit ketika kambuh. Ketika kambuh bu Nurul menjalani pemeriksaaan dan menerima obat yang sama. Pak Ahmad, kesehariannya berjualan bakso dengan gerobak keliling dari kampung ke kampung. Penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan makan keluarga. Sedangkan istrinya bu Nurul kesehariannya bertugas sebagai ibu rumah tangga. Ia dan suaminya tinggal disebuah rumah kontrakan di Sidoarjo. Bu Nurul mengeluhkan besarnya biaya yang diperlukan untuk berobat, termasuk biaya transportasi ke rumah sakit. Alhamdulillah, kami Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan bu Nurul berdasarkan informasi yang kami terima dari tetangganya. Kami segera menemui bu Nurul di tempat tinggalnya dan melakukan survey. Awal bulan oktober lalu bu Nurul kembali menjalani pengobatan di dampingi oleh kurir Sedekah Rombongan. Dari hasil pemeriksaan itu bu Nurul baru diberikan obat yang sesungguhnya yang harus di konsumsi. dari obat itu, 2 minggu kemudian akan dilihat reaksinya. Jika penyakit kistanya tidak mengecil, maka akan dilakukan tindakan besar yaitu operasi. Karena kista tidak mengecil, maka dokter terpaksa melakukan operasi pengangkatan kista pada awal November 2016. Bantuan pertama berupa uang saku telah kami berikan untiuk membantu proses ikhtiar bu Nurul untuk mencari kesembuhan. Saat ini, alhamdulillah bu Nurul sudah dinyatakan sembuh dan dapat beraktifitas seperti sediakala. Bu Nurul dan keluarga sangat terbantu dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp 750.000,-
Tanggal : 21 November  2016
Kurir:  @Wahyu_CSD @MasKhus1027 @Martinomongi

Nurul menderita Kista


MINA BINTI AMSIYA (62, Keretakan Tulang Pangkal Paha). Alamat : Jl. Bhayangkara Moh. Hosen, RT 3/4, Desa Sumur Kembang, Kelurahan Pejagan, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Provinsi  Jawa Timur. Nenek Miina, begitu ia sering disapa oleh para tetangganya, pada Januari 2016 yang lalu, Nenek Mina terjatuh saat hendak melakukan sholat isya’.  Saat ini nenek Mina di rawat oleh anaknya, Ibu Sumah (46)  yang bekerja sebagai pengasuh anak dengan tanggungan 3 orang anak. Berbekal kartu BPJS Kesehatan Kelas III, keluarga beliau membawa Nenek Mina ke RSUD Bangkalan. Hasil rontgen, diketahui ada tulang yang retak pada pangkal paha kaki sebelah kiri. Dokter rumah sakit memberitahukan kepada pihak keluarga bahwa meskipun dilakukan tindakan operasi tidak akan menjamin beliau bisa berjalan lagi mengingat usia beliau yang sudah senja. Pihak keluarga memilih merawat beliau di rumah sambil diterapi akupunktur. Saat ini kedua kaki beliau  sudah tidak bisa dijadikan tumpuan untuk berjalan, terkadang beliau mengalami demam. Pendengaran dan bicara masih normal, untuk beraktifitas beliau mengandalkan bantuan dari orang lain dengan cara dibopong. Saat bertemu dengan kurir Sedekah Rombongan, Bu Sumah menyampaikan kesulitannya untuk membelikan  kursi roda untuk ibunya agar tidak harus dibopong jika ingin keluar dari kamarnya. Sedekah Rombongan berkesempatan menyampaikan bantuan dari sedekaholics berupa kursi roda untuk nenek Mina. Bu Sumah dan nenek Mina mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga bantuan kursi roda yang diberikan dapat membantu beliau dalam kegiatan sehari-harinya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.300.000,-
Tanggal : 22 November 2016
Kurir : Wahyu_CSD @vanmadura @siham78 Eko Nuril Iswanto

Ibu mina menderita Keretakan Tulang Pangkal Paha


PUPUT OKTAVIANI (23, Ca Mammae). Alamat : Kp. Bojongkoneng RT 1/2, Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Semenjak 3 tahun yang lalu, Puput pernah menderita kanker payudara stadium satu dan sudah pernah dioperasi di RSUD Kabupaten Bekasi.  Setelah operasi, kondisi Puput semakin menurun dan saat ini badan Puput semakin hari semakin kurus, nafasnya berat dan suaranya nyaris habis tidak terdengar. Semenjak itu Puput belum pernah berobat ke rumah sakit manapun dikarenakan keterbasan biaya dan belum memiliki jaminan kesehatan. Namun terlihat sangat besar keinginannya untuk sembuh. Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan, ternyata selain Ca Mammae, Putri juga terkena TB Paru dan harus menjalani pengobatan rutin. Suaminya, Nirman (24) hanya seorang buruh harian disebuah pabrik di Cikarang. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan merasakan kesulitan mereka dan menyampaikan bantuan lanjutan untuk membeli obat di luar apotik rumah sakit dan biaya akomodasi berobat ke RSUD Kabupaten Bekasi. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 934.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 14 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana

Puput menderita Ca Mammae


ALIM BIN NISAM (55, TB Paru). Alamat : Kp. Bojongkoneng RT 1/2, Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Berawal sekitar 3 bulan yang lalu, Pak Alim merasakan badannya demam dan panas tinggi yang disertai batuk dan muntah darah. Saat itu juga Pak Alim dilarikan ke RS. Medirossa berbekal kartu jaminan KIS PBI. Setelah menjalani pemeriksaan, Pak Alim dinyatakan mengidap TB Paru dan menjalani perawatan selama 1 minggu. Saat ini ia harus menjalani kontrol rutin ke rumah sakit dan belum bisa bekerja untuk menafkahi keluarganya. Pak Alim yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek, sangat kesulitan untuk biaya akomodasi selama menjalani kontrol di rumah sakit.  Sedangkan istrinya, Ibu Tati (46) hanya ibu rumah tangga. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk membantu biaya akomodasi selama Pak Alim menjalani pengobatan di RS Anissa Cikarang. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 928.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 14 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana

Pak alim menderita TB Paru


DO’O BINTI DEMANG (50, TB Paru). Alamat : Dusun Kali Asin RT 2/1, Desa Segarjaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Sudah sekitar 7 tahun Bu Do’o menderita TB Paru, namun pengobatan yang tidak beraturan membuat sakitnya tak kunjung sembuh. Upaya Pengobatan yang ia lakukan hanya di sekitar klinik dan puskesmas terdekat. Itu pun ia lakukan ketika nafas terasa sesak. Hingga 1 pada awal Februari 2017, ia merasakan nafasnya sangat sesak sehingga keluarga sempat membawanya ke RSUD Kabupaten Bekasi dengan jaminan kartu KIS-PBI yang ia miliki. Saat itu Bu Do’o dievakuasi dengan menggunakan mobil pick up yang disewa dari tetangganya, itu pun uang sewa nya belum dibayar hingga saat ini. Ia sempat menjalani perawatan selama  5 hari di RSUD Kabupaten Bekasi. Saat ini ia harus rutin menjalani kontrol rutin di RSUD Kabupaten Bekasi. Bu Do’o belum pernah menikah, ia selama ini tinggal bersama keluarga dari adiknya, Bu Lonih (45) yang sehari-harinya berjualan kue keliling untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka. Saat ini mereka kesulitan untuk memenuhi biaya akomodasi kontrol ke rumah sakit. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan awal biaya akomodasi ke rumah sakit dan untuk membayar hutang sewa mobil.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 14 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @mardisay

Pak do’o menderita TB Paru


MULHAYATI BINTI SAMLAWI (40, Gangguan Mata). Alamat : Kp. Ceger RT 1/4, Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Awal Januari 2017, ketika ada pemeriksaan mata gratis, Bu Mul sempat ikut menjalani pemeriksaan mata karena memang ada keluhan pada matanya. Ia tidak menyangka setelah menjalani pemeriksaan nampaknya ada benjolan kecil pada matanya yang harus diperiksa lebih lanjut. Namun karena kartu BPJS yang ia miliki ada tunggakan, ia tidak langsung periksa ke rumah sakit. Iuran BPJS kelas 3 yang ia miliki sudah nunggak hampir 1 tahun dan harus segera dibayar agar dapat dipergunakan lagi. Suami Bu Mulhayati, Pak Udin (47) hanya seorang buruh serabutan dengan penhasilan yang tidak pasti dan untuk kebutuhan sehari-hari saja mereka kesulitan dengan jumlah tanggungan 4 orang. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan awal untuk bayar tunggakan BPJS dan biaya akomodasi menjalani kontrol ke rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 14 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @mardisay

Bu mul menderita Gangguan Mata


SRI MULYATI (44, Ca Mammae). Alamat : Kp. Bojong Koneng RT 1/2, Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Ibu dari 2 anak ini menderita kanker payudara sejak hampir 2 tahun. Setelah menjalani pemeriksaan bertahap, bulan April 2016, ia menjalani operasi pengangkatan payudara sebelah kanan di RS Hermina Kota Bekasi. Saat ini ia harus menjalani kemotherapy rutin di RS. Hermina. Suaminya, Pak Umar Sumarjo (46) hanya tukang ojek yang mangkal di depan perumahan tak jauh dari tempat tinggalnya. Mereka sangat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan biaya akomodasi pengobatan. Setelah menjalani beberapa kali pemeriksaan di RS. Hermina, ia dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto Jakarta untuk kemoterapy. Untuk mempermudah akses selama menjalani pengobatan, Bu Sri tinggal sementara di RSSR Jakarta. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk bekal selama menjalani kemoterapy di RSPAD Gatot Subroto. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 953.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 14 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana Nurman

Ibu sri menderita Ca Mammae


KOYAH BINTI NYIMAN (33, Ca Mammae). Alamat : Kp. Ceger RT 2/3, Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Sejak Januari 2016, Koyah sering merasakan sakit dan gatal pada payudara sebelah kanan. Setelah menjalani beberapa kali pemeriksaan di RS Hermina Kota Bekasi, ia dinyatakan terkena kanker payudara. Setelah 4 bulan kemudian ia menjalani operasi di RS Hermina Kota Bekasi dengan Kartu Jaminan KIS PBI yang ia miliki. Koyah wajib menjalani kontrol setelah operasi, namun ia terkadang masih merasakan sakit pada kepala dan gigi. Saat ini setelah Koyah menjalani kemoterapy di RS Hermina, ia menjalani proses penyinaran di RS Dharmais Jakarta. Koyah hanya seorang janda yang tinggal bersama orang tuanya. Suaminya, Pak Jaya Kusuma sudah meninggal sejak 4 tahun yang lalu. Kehidupan sehari-hari mereka sangat sulit dan layak dibantu. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan lanjutan biaya akomodasi ke rumah sakit agar pengobatan Koyah dapat berjalan lancar. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 954.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 14 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana Nurman

Bu koyah menderita Ca Mammae


MUHAMMAD ARIS (20, Benjolan di bawah Daun Telinga). Alamat : Dusun II, RT 3/3, desa Pegagan Lor, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Selama hampir satu tahun, Aris merasakan sakit di bawah daun telinga karena ada sebuah benjolan. Bentuknya yang seperti jerawat yang memanjang, kian lama semakin membesar. Karena rasa sakit yang semakin bertambah, dia ingin memeriksakan diri dan berobat ke poliklinik. Kendala biaya dan jarak yang jauh untuk berobat membuat rencananya belum terlaksana hingga saat ini. Aris adalah putra dari Bapak Sariba (57) yang sehari-hari bekerja sebagai seorang penggarap sawah. Kehidupan keluarga yang sangat sederhana hanya cukup untuk makan dan kebutuhan sehari-hari. Namun demikian Aris sudah terdaftar sebagai penerima fasilitas Kartu Indonesia Sehat untuk berobat. Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan dari sedekaholics kepada Aris berupa biaya transportasi selama proses pengobatan yang dilakukan di Rumah Sakit Mitra Plumbon Cirebon. Semoga sakit yang dialami segera pulih dan Aris bisa kembali bekerja seperti biasa.

Jumlah Bantuan :  Rp. 500.000,-
Tanggal : 12 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @myusela @ahmaedshaleh dwi @asiihlestarie

Aris menderita Benjolan di bawah Daun Telinga


SAERA BINTI SARIBA (39, Benjolan pada Punggung). Alamat : Dusun II RT 3/3, Desa Pegagan Lor, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Pada awalnya Ibu Saera merasakan mual, disertai sakit perut dan muntah. Beberapa hari kemudian muncul rasa sakit di bagian punggungnya dan dirasakan timbul semacam benjolan. Sudah hampir tiga bulan ini rasa sakit tersebut terasa dan benjolan yang ada kian membesar. Ibu Saera memeriksakan sakitnya di balai pengobatan setempat dan disarankan untuk berobat dengan pemeriksaan lebih teliti di poliklinik rumah sakit. Hal ini belum dilakukan, mengingat biaya yang tidak dimilikinya. Ibu Saera tinggal satu rumah dengan ayahnya, Bapak Sariba (57) yang bekerja sebagai petani. Mereka hidup dalam keadaan ekonomi yang sangat memprihatinkan. Penghasilan yang tidak menentu membuat keluarga ini hanya cukup untuk makan sehari-hari tanpa memikirkan sakit yang menyerang Ibu Saera. Jaminan kesehatanpun belum dimiliki. Sedekah Rombongan berkesempatan datang untuk memahami kesulitan yang dialami Ibu Saera. Bantuanpun diberikan berupa pembuatan jaminan kesehatan BPJS dan biaya transportasi selama pengobatan penyakitnya yang direncanakan akan dilakukan di Rumah Sakit Mitra Plumbon Kabupaten Cirebon. Besar harapan Ibu Saera bisa segera pulih dan bisa beraktivitas dengan normal kembali.

Jumlah Bantuan :  Rp. 500.000,-
Tanggal : 12 Februari 2017
Kurir :  @ddsyaefudin @myusela @ahmaedshaleh dwi @asiihlestarie

Bu saera menderita Benjolan pada Punggung


RUSNAENI BINTI ANDI (43, Proptosis). Alamat : Dusun I RT 20/6, Desa Cibogo, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Proptosis atau biasa disebut juga eksoftalmus adalah penonjolan abnormal pada salah satu atau kedua bola mata yang disebabkan oleh penyakit tiroid. Penyakit inilah yang diderita oleh Ibu Rusnaeni sejak bulan Oktober 2016 lalu. Berawal dari rasa sakit kepala yang dirasakan saat bangun tidur, mata Ibu Rusnaeni akhirnya membengkak. Hal ini dirasa mengkhawatirkan karena rasa sakit di mata yang juga terasa sangat hebat sewaktu kambuh. Akhirnya Ibu Rusnaeni berobat ke Puskesmas Cibogo dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled, Kabupaten Cirebon. Di sini dokter mendiagnosa Ibu Rusnaeni terkena proptosis. Pengobatan yang sudah berjalan hampir saja terhenti karena kendala biaya. Ibu Rusnaeni adalah istri dari Bapak Kurita (49) seorang buruh harian lepas dengan penghasilan yang tidak mencukupi untuk biaya berobat, bahkan untuk kebutuhan sehari-hari saja mereka masih kekurangan. Bersyukur Ibu Rusnaeni memiliki jaminan kesehatan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang bisa dipakai untuk memenuhi biaya berobat. Sedekah Rombongan memfasilitasi biaya transportasi selama pengobatan dengan menyampaikan bantuan dari sedekaholics kepada Ibu Rusnaeni. Semoga bantuan yang diberikan mampu meringankan beban yang ada dan Ibu Rusnaeni kembali sehat seperti sediakala.

Jumlah Bantuan :  Rp. 500.000,-
Tanggal : 5 Februari 2017
Kurir :  @ddsyaefudin @myusela @ahmaedshaleh @ocheppriyatno @asiihlestarie

Bu rusnaeni menderita Proptosis


WARNITI BINTI ADI SUYADI (39, Tumor Otak). Alamat : Blok Pahing RT 1/2, Desa Tenjomaya, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Ibu Warniti sering merasa sakit kepala sejak awal tahun 2015 dan meminum obat tanpa resep dokter yang dijual bebas di warung. Sakit kepalanya sedikit terasa lebih ringan, namun harus selalu minum obat tersebut. Hal ini berlangsung hingga hampir satu tahun sampai akhirnya Ibu Warniti merasakan pandangannya mulai gelap. Diapun memeriksakan diri ke dokter spesialis mata, namun oleh dokter disarankan untuk konsultasi dengan dokter spesialis syaraf. Diluar perkiraan, dokter syaraf mendiagnosa Ibu Warniti terkena tumor otak dan harus segera menjalani operasi. Setelah melalui pemeriksaan dan observasi, operasipun dilaksanakan pada tanggal 28 September 2016 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Selama beberapa bulan ke depan, keadaan kesehatan Ibu Warniti masih harus diperiksakan secara intensif. Ibu Warniti adalah istri dari Bapak Junaedi (42) yang sehari-hari bekerja sebagia buruh harian lepas. Penghasilan Pak Junaedi tidak menentu, sedangkan Ibu Warniti tidak bisa membantu bekerja karena sakit yang dideritanya. Walaupun biaya berobat sudah ditanggung oleh BPJS KIS, namun keluarga ini masih membutuhkan biaya transportasi serta biaya kebutuhan sehari-hari selama Ibu Warniti dalam masa pengobatan. Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan kepada Ibu Warniti dengan harapan semoga mampu meringankan beban hidup dan bisa segera mencapai kesembuhan. Ucapan terima kasihpun diucapkan oleh Ibu Warniti untuk para sedekaholics yang telah membantunya.

Jumlah Bantuan :  Rp. 500.000,-
Tanggal : 5 Februari 2017
Kurir :  @ddsyaefudin @myusela @ahmaedshaleh @ocheppriyatno @asiihlestarie

Bu wartini menderita Tumor Otak


SA’ADIA BINTI MUSLIM (35, Ca Ovarium). Alamat : Blok Karanganyar RT 2/1, Desa Panguragan, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Ibu Sa’adia terdiagnosa Ca Ovarium atau kanker rahim setelah merasa sakit selama hampir dua tahun. Awalnya, hanya seperti mual dan perut terasa sesak, lalu berlanjut dengan perut yang kian membesar. Ibu Sa’adia berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun Kabupaten Cirebon sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Beberapa hari berobat di Bandung, kondisi Ibu Sa’adia menurun drastis dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RSHS Bandung. Ibu Sa’adia adalah istri dari Bapak Sudin (33) yang hidup sangat sederhana. Untuk biaya kebutuhan sehari-hari saja mereka mengandalkan penghasilan Bapak Sudin yang tidak menentu sebagai pedagang keliling. Sedangkan biaya pengobatan Ibu Sa’adia dijamin oleh BPJS KIS. Sedekah Rombongan membantu mengantar jenazah Ibu Sa’adia hingga tiba di rumah duka Panguragan Cirebon. Semoga Allah menerima amal ibadah Ibu Sa’adia, menghapuskan segala dosa, tenang di alam kuburnya serta mendapat syafaat di hari akhir nanti. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Desember 2016
Kurir: @ddsyaefudin @myusela @ahmaedshaleh dwi @asiihlestari

Bu sa’dia menderita Ca Ovarium


ELAH SUHAELAH (75, Jompo + Hipertensi). Alamat: Kp. Cikatuncar RT 4/7, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Sudah hampir sepuluh tahun Bu Elah mengidap penyakit hipertensi. Tekanan darah yang tinggi membuat kegiatan sehari-harinya terganggu, ia sering merasa pusing dan pernah pingsan. Bu Elah hanya berobat ke puskesmas sebulan dua kali atau meminum obat dari warung karena untuk berobat ke RS, ia tak mempunyai jaminan. Bu Elah sudah hidup menjanda selama bertahun-tahun karena suaminya sudah meninggal dan Bu Elah mencari nafkah dengan berjualan gorengan di rumahnya. Bu Elah tinggal di rumah yang kurang steril bersama lima anak dan tujuh cucu. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan bisa berkunjung ke rumahnya dan bisa melihat keadaan Bu Elah dan menyampaikan santunan dari para Sedekaholics untuk membantu Bu Elah berobat lanjut ke rumah sakit. Semoga Allah memberi kesehatan yang berkepanjangan kepada Bu Elah dan bisa menikmati usia senja dengan kenyamanan ibadah. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 8 Januari 2017
Kurir: @ddsayefudin @mustikanoverita Ahmad

Bu elah seorang Jompo + Hipertensi


ATIKAH BINTI DAMINI (63, Lumpuh + Reumatik). Alamat: Kp. Cikatuncar RT 4/7, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Bu Tikah, biasa tetangganya memanggilnya sudah dua tahun ini sakit reumatik parah dan tidak bisa berjalan, kondisi fisiknya pun semakin lemah. Sebenarnya, ia punya keinginan untuk berobat ke rumah sakit namun karena masalah finansial, ia memendam keinginannya tersebut dan hanya melakukan pengobatan ke puskesmas terdekat dengan jaminan KIS. Meskipun rutin berobat, tak ada kemajuan sama sekali mengenai kesehatannya dan sekarang ia hanya bisa pasrah. Bu Tikah tinggal bersama satu anaknya karena anaknya yang lain sudah meninggal dan ia juga tinggal bersama tiga cucu yang masih kecil dan ada yang duduk di bangku sekolah. Suami Bu Tikah sudah tiga tahun meninggal dan demi menyambung hidup, Bu Tikah bekerja sebagai pemasang kancing baju dengan upah seribu rupiah per baju. Alhamdulillah, kurir Sedekah Rombongan punya kesempatan untuk menjenguk Bu Tikah di rumahnya dan melihat sendiri keadaan Bu Tikah yang hanya bisa duduk di atas lantai. Santunan pun disampaikan untuk membantunya berobat dan akomodasi. Semoga Allah memberi kesehatan dan Bu Tikah segera pulih dari sakitnya. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 8 Januari 2017
Kurir: @ddsyaefudin @mustikanoverita Ahmad

Bu atikah menderita Lumpuh + Reumatik


IPIR BINTI SAMIDI (70, Asam Urat). Alamat: Kp. Cibangun Tengah RT 3/9, Kelurahan Ciherang, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Berbulan-bulan Bu Ipir harus berbaring di atas kasurnya karena penyakit asam uratnya, untuk makan ia harus disuapi begitu juga buang air besar dan buang air kecil ia harus dibantu oleh keluarganya. Bu Ipir tak pernah pergi berobat ke rumah sakit karena kondisi fisiknya yang memungkinkan untuk berangkat dan letak rumahnya yang sulit dimasuki kendaraan roda empat, ia juga tidak mempunyai jaminan kesehatan. Bu Ipir hidup menjanda dan dirawat anaknya, Isah (50) yang berjualan di warung dengan pendapatan 50 ribu perhari dan digunakan untuk menafkahi anak-anaknya yang masih sekolah dan untuk pengobatan Bu Ipir. Alhamdulillah, akhirnya Sedekah Rombongan bisa melihat kondisinya atas informasi dari tetangganya yang merasa peduli dengan Bu Ipir. Santunan dari Sedekaholics pun disampaikan untuk membantu pengobatan Bu Ipir dan akomodasi ke rumah sakit. Semoga Allah memberi kesehatan pada Bu Ipir. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 8 Januari 2017
Kurir: @ddsyaefudin @mustikanoverita Ahmad

Bu ipir menderita Asam Urat


DADANG SUDARSA (58, Susp. Maag Kronis). Alamat : Lingkungan Lebak Burang RT 13/3, Desa Citangtu, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Bapak Dadang adalah seorang seniman asal Kuningan. Baru sekitar satu bulan kondisi kesehatan beliau menurun padahal sebelumnya beliau tidak memiliki riwayat penyakit apapun. Beliau merasakan sakit di bagian punggung namun belum pernah berobat ke rumah sakit manapun. Selain itu, beliau juga mengeluhkan pusing, perut terasa keras, mual-mual, badan lemas bahkan terus menggigil dan merintih jika badannya tidak enak. Selama ini, beliau hanya berobat ke dokter praktek yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Beliau juga melakukan pengobatan tradisional dengan meminum air rebusan daun binahong. Setelah dirawat pada bulan desember tahun lalu di Rumah Sakit El Syifa, Saat ini kondisi Bapak Dadang sudah semakin membaik, dan sudah mulai bisa bekerja kembali. Hanya saja untuk membayar BPJS, Bapak Dadang masih belum ada biaya, karna baru mulai merintis usahanya lagi. Istrinya juga hanya Ibu rumah tangga yang tidak bekerja di luar rumah. Beliau memiliki jaminan kesehatan BPJS Mandiri kelas 3. Alhamdulillah, atas ijin Allah kurir Sedekah Rombongan Kuningan bisa menyampaikan santunan kedua kepada Bapak Dadang untuk biaya pembayaran BPJS. Semoga Allah lekas memberi kesembuhan untuk Bapak Dadang. Aamiin. Sebelumnya Bapak Dadang masuk kedalam Rombongan 937.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @evainhere @nitaapuji Melisa

Pak dadang menderita Susp. Maag Kronis


SUPRIANTO BIN JUNED (45, Susp. Diabetes Melitus). Alamat : Dusun Maja, RT 5/1, Desa Dukuhbadag, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Bapak Suprianto atau Ato biasa beliau dipanggil mulai sakit sejak dua tahun yang lalu. Berawal dari gejala awal berupa seringnya terasa sakit dibagian perut hingga buang air besar yang tidak teratur. Lama kelamaan, kondisi fisik beliau semakin drop yang membuat beliau tidak bisa berjalan dan hanya bisa berbaring di tempat tidur saja. Sebelumnya, beliau pernah menjalani perawatan di rumah sakit Kuningan Medical Centre. Namun, beliau tidak lagi melanjutkan pengobatan lanjutan karena terkendala biaya rumah sakit, transportasi dan juga akomodasi. Terlebih beliau belum memiliki jaminan kesehatan untuk meringankan beban biaya pengobatan. Sebelum sakit, Bapak Ato adalah seorang tulang punggung keluarga yang bekerja sebagai seorang buruh harian lepas. Namun semenjak sakit, beliau menggantungkan hidupnya kepada kedua orang tua beliau yang sudah tua. Pendapatan kedua orang tua Bapak Ato juga hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Alhamdulillah Allah mempertemukan kurir Sedekah Rombongan Kuningan dengan Bapak Ato, sehingga santunan awal dapat disampaikan oleh Sedekah Rombongan kepada Bapak Ato untuk biaya pembuatan kartu BPJS Mandiri kelas 3 sekaligus biaya pemeriksaan ke rumah sakit. Semoga Allah memberi jalan kepada Bapak Ato agar lekas sembuh. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 12 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @evainhere @nitaapuji Winda

Pak ato menderita Susp. Diabetes Melitus


SUNARSIH BINTI SOMADI (52, Tumor Paru – Paru). Alamat : Dusun 1 Cipondok, RT 6/2, Desa Cipondok, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Ibu rumah tangga yang biasa dipanggil Ibu Sunarsih ini menderita penyakit paru-paru basah dan merupakan pasien dampingan Sedekah Rombongan Kuningan. Penyakit tersebut beliau derita sejak beberapa bulan terakhir. Beliau sering mengeluhkan sakit pada bagian dadanya yang disertai dengan batuk-batuk bahkan sesak nafas. Selama ini beliau berobat jalan ke dokter umum yang ada di daerah tempat tinggalnya. Alhamdulillah berkat pertolongan Allah, kurir Sedekah Rombongan Kuningan bisa membawa beliau ke Rumah Sakit Sekar Kamulyan Cigugur Kuningan. Berdasarkan pemeriksaan tim medis, beliau harus melakukan operasi pemasangan selang dari paru – parunya untuk menyedot cairan, karena kondisi paru-parunya sudah penuh dengan air bahkan jantungnya sudah bengkak. Oleh karena itu, beberapa waktu lalu beliau telah menjalani rawat inap di Rumah Sakit Sekar Kamulyan Cigugur Kuningan. Pasca menjalani rawat inap, tim medis menyarankan beliau agar segera menjalani pemeriksan ke Rumah Sakit Persahabatan Jakarta untuk pengobatan lanjutan. Pada tanggal 6 Desember 2016 Kemarin, Ibu Sunarsih didampingi kurir Sedekah Rombongan Kuningan melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Persahabatan Jakarta. Dari hasil pemeriksaan tim medis rumah sakit, bahwa ada tumor di paru – paru Ibu Sunarsih. Kemudian tanggal 26 Januari 2017, Ibu Sunarsih kembali melakukan kontrol kesehatan, karna harus melakukan beberapa cek laboratorium. Pada tanggal 14 Februari 2017, Ibu Sunarsih telah menjalani cek laboratorium, dan tinggal menunggu hasilnya. Serta menunggu keputusan tim medis. Saat ini sambil menunggu hasil, Ibu Sunarsih menginap di Rumah Singgah Sedekah Rombongan  (RSSR) Jakarta. Ibu Sunarsih terbantu dengan adanya kartu jaminan kesehatan BPJS mandiri kelas 3. Biarpun demikian, beliau membutuhkan biaya akomodasi selama di jakarta. Maklum saja, suami beliau Bapak Sutar (60) hanya bekerja sebagai seorang petani yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan saat ini tengah menemani istrinya berobat. Alhamdulillah atas ijin Allah Sedekah Rombongan dapat menyampaikan santunan keenam kepada Ibu Sunarsih untuk biaya akomodasi selama di Jakarta. Semoga Allah lekas memberi kesembuhan untuk beliau. Aamiin. Sebelumnya Ibu Sunarsih masuk ke dalam Rombongan 948.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 13 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @evainhere @nitaapuji

Ibu sunarsih menderita Tumor Paru – Paru


RUKINI BINTI TARSONO (46, Ca Mamae Sinistra). Alamat : Dusun II Cibodas RT 1/4, Desa Cipondok, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Ibu Rukini adalah seorang pasien dampingan Sedekah Rombongan Kuningan. Beliau mengidap penyakit Ca Mamae atau bahasa umumnya biasa disebut dengan kanker payudara semenjak 2 tahun yang lalu. Sel kanker tersebut menyerang payudara sebelah kiri beliau. Setelah positif terkena kanker payudara, beliau sudah menjalani biopsi di Rumah Sakit Sekar Kamulyan Cigugur Kuningan. Selanjutnya, pada bulan April lalu beliau telah menjalani operasi pengangkatan sel kanker. Sudah 2 kali beliau menjalani operasi, namun setelah tindakan operasi yang ke 2 beliau harus melanjutkan pengobatan lanjutan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk menjalani kemoterapi. Setelah melakukan kemoterapi di RSHS, Untuk pengobatan selanjutnya Ibu Rukini menjalani kemoterapi dengan menggunakan obat saja, dan diperbolehkan kontrol 1 bulan sekali. Saat ini Ibu Rukini menginap di RSSR Bandung karna ada beberapa pemeriksaan lagi yang harus dijalani. Ibu Rukini memiliki kartu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Hanya saja beliau memerlukan biaya lain seperti transportasi dan akomodasi. Suami Ibu Rukini bernama Bapak Suhana (62), beliau bekerja sebagai buruh tani. Penghasilan beliau hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Keduanya kesulitan mendapat biaya transportasi dan akomodasi. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dapat menyampaikan santunan kedelapan kepada Ibu Rukini untuk biaya transportasi dan akomodasi. Semoga beliau lekas sembuh dari penyakit yang dideritanya. Aamiin. Sebelumnya Ibu Rukini merupakan pasien Rombongan 946.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 16 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @evainhere @nitaapuji Diah

Bu rukini menderita Ca Mamae Sinistra


RIZKY DWI ANDIKA (4, Leukemia). Alamat : Dusun Bina Loka RT 1/1, Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Balita berusia 4 tahun ini menderita penyakit yang cukup mengkhawatirkan yaitu Leukemia. Berawal ketika usia Rizky 3 tahun, masa tumbuh kembang mulai terganggu karena ia sering terjatuh ketika berdiri. Hal tersebut lama-lama membuat Rizky benar-benar tidak bisa berdiri hingga akhirnya tidak bisa berjalan. Kondisi Rizky yang semakin memburuk membuat kedua orang tua Rizky membawanya ke Rumah Sakit Bandorasa Linggajati Kuningan. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, dokter menjelaskan bahwa Rizky menderita leukemia. Saat itu, ia segera mendapat tindakan medis berupa transfusi darah sebanyak 10 labu. Karena pada saat itu belum memiliki jaminan keaehatan apapun, kedua orang tua Rizky menggunakan uang pribadi untuk pelunasan biaya rumah sakit. Saat ini, kondisi Rizky terus menurun sehingga ia dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Kini Rizky sedang tak sadarkan diri di RSHS Bandung. Sebelumnya, kedua orang tua Rizky telah membuat jaminan kesehatan BPJS Mandiri kelas 3 untuk meringankan biaya perawatan Rizky. Kedua orang tua Rizky, Bapak Roni Hudaya (38) dan Ibu Marlina (37) tengah menanti Rizky agar lekas sadarkan diri dan mendapat keajaiban dari Allah. Bapak Roni sehari-hari mencari nafkah dengan berjualan es agar berkeliling ke sekolah-sekolah dasar yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Pendapatan beliau hanya cukup untuk kebutuhan pokok sehari-hari sehingga beliau membutuhkan biaya akomodasi selama menemani Rizky menjalani perawatan. Alhamdulillah, Allah memberikan jalan dengan mempertemukan kurir Sedekah Rombongan Kuningan dengan Bapak Roni, sehingga santunan awal dapat disampaikan kepada Rizky untuk biaya akomodasi. Semoga Allah lekas memberi keajaiban berupa kesembuhan untuk Rizky. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 16 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @evainhere @nitaapuji Diah

Rizky menderita Leukemia


WARTANA BIN KASTANI (36, Maag Kronis). Alamat : Blok A RT 7/2, Desa Panyindangan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Bapak Wartana pertama kali merasakan sakit pada tahun 2010, dengan gejala muntah-muntah, mual, susah buang air besar dan perut yang semakin membesar. Setelah sekian lama, baru pada awal 2016, Pak Wartana memeriksakan diri ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu. Diagnosa dokter menyatakan Pak Wartana terkena maag kronis yaitu penyakit maag yang intensitasnya lebih parah dari maag biasa. Sakit maag kronis atau syndrom dispepsia dapat menyebabkan penderitanya muntah darah, bahkan tak jarang mengakibatkan penderitanya mengalami penurunan berat badan secara drastis. Selama empat kali, Pak Wartana menjalani pemeriksaan di RSUD Indramayu. Puncaknya pada Desember 2016 lalu, ketika berobat karena sakit yang terasa sangat luar biasa di Rumah Sakit Umum MM Kepandean Indramayu, dokter menyarankan untuk berobat lebih lanjut dengan rujukan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Sejak terkena sakit maag tersebut, Pak Wartana tidak lagi bekerja. Istrinya, Ibu Karti (32) yang juga hanya mengurus rumah tangga tidak bisa membantu penghasilan sang suami karenanya kehidupan keluarga ini menjadi sangat memprihatinkan. Selama menjalani pengobatan, Pak Wartana menggunakan fasilitas kesehatan BPJS. Kurir Sedekah Rombongan yang bertemu dengannya ketika berobat di Bandung, menyampaikan rasa simpati mendalam atas keadaan Pak Wartana. Bantuan dari sedekaholics diberikan untuk membantu biaya hidup sehari-hari selama sakit. Semoga bantuan yang diberikan bisa meringankan beban yang harus ditanggung oleh Pak Wartana dan keluarga, serta diberikan kemudahan untuk ikhtiar dalam rangka mengobati sakitnya tersebut.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 16 Februari 2017
Kurir: @ddsyaefudin @myusela @ahmaedshaleh @agiswandi @asiihlestari

Pak wartana menderita Maag Kronis


JUA BINTI MADRUKMI (70, Katarak + Maag Kronis). Alamat: Kp. Rancabungur RT 2/1, Kelurahan Bungursari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Sudah setahun Bu Jua menderita penyaki katarak yang berawal dari kaburnya penglihatan dan ia sempat mengira bahwa itu karena faktor usia yang semakin menua. Sayangnya, perkiraannya tersebut salah dan lama-kelamaan matanya semakin terasa gelap dan mulai muncul bercak-bercak putih di bola matanya dan sekarang ia tidak bisa melihat. Penderitaannya tidak sampai di sana, perut Bu Jua sering merasakan sakit dan setelah diperiksa ke puskesmas ternyata ia terkena penyakit maag yang sudah parah karena sering tidak makan. Dengan dua penyakitnya tersebut ia harus berjuang hidup bersama suaminya, Sari’in (74) yang bekerja sebagai buruh tani namun sering sakit-sakitan dan tugasnya sebagai pencari nafkah harus terhenti padahal istrinya membutuhkan biaya untuk erobat dan matanya harus dioperasi. Meskipun, Bu Jua mempunyai jaminan KIS, namun ia memikirkan masalah biaya transportasi ke rumah sakit karena untuk makan pun ia kadang diberi oleh kerabat dekat atau tetangga. Alhamdulillah, atas izin Allah Sedekah Rombongan bisa menemui beliau dan menyampaikan titipan langit untuk membantunya dalam hal akomodasi agar pengobatannya bisa berjalan lancar. Semoga Allah segera mengangkat penyakit Bu Jua dan member kemudahan hidup. Aamiin.

Jumlah bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 14 Februari 2017
Kurir: @ddsyaefudin @mustikanoverita @miftahudinSR

Pak jua menderita Katarak + Maag Kronis


MTSR TASIKMALAYA (B1495SU, Operasional dan Perawatan Rutin). Mulai Bulan Mei tahun 2014, Sedekah Rombongan area Tasikmalaya memiliki Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR). Area operasional MTSR Tasikmalaya mencakup Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Garut, Kabupaten Pangandaran, dan juga mengantar pasien yang dirujuk ke RSUP Hasan Sadikin Bandung dan RSU Siaga Medika Banyumas. Bulan Juli 2014 MTSR Tasikmalaya melakukan servis besar di Layanan Servis Resmi Suzuki. Awal September kembali masuk bengkel untuk service kakai-kaki, ganti shockbreaker depan, per belakang, sekaligus ganti oli, filter oli, dan penggantian vanbelt. Selain untuk biaya pemeliharaan MTSR melalui servis rutin, biaya pemeliharaan juga dipergunakan untuk membeli sebuah ban karena ban cadangan sudah rusak dan tidak bisa dipergunakan lagi. Pada tanggal 24 November 2016, MTSR melakukan perbaikan pada bagian kopling. Frekuensi penggunaan MTSR Tasikmalaya semakin hari semakin tinggi. Selain dipergunakan untuk survey pasien ke wilayah operasionalnya di Priangan Timur, mengantar jemput pasien ke RSUD, juga mengantar jemput pasien ke RSHS Bandung. Hampir setiap minggu ada saja pasien yang harus diantar ke RSHS Bandung, sekarang ditambah dengan mengantar pasien ke RSU Siaga Medika Banyumas, bahkan kadang dalam seminggu bisa 2-3 kali pulang pergi ke Bandung yang berjarak sekitar 120km dengan waktu tempuh 3-4 jam sekali jalan. Agar kondisi mobil tetap prima, service rutin selalu dijalani MTSR. Titipan sedekah dari para #SahabatSR kembali dipergunakan untuk mendukung biaya operasional bahan bakar untuk membawa pasien ke Bandung, RSUD dr. Soekardjo dan daerah sekitarny selama tanggal 4-16 Februari 2017, setelah sebelumnya masuk di Rombongan 951.

Jumlah Bantuan: Rp 1.000.000,-
Tanggal : 17 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @mustikanoverita @miftahudinsr @adiabdillah

Biaya Operasional dan Perawatan Rutin


MUHAMMAD REZA (12, Tunagrahita + Lumpuh). Alamat : Kampung Ciwaringin, RT 3/8, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Reza biasa kami memanggilnya sudah sejak lahir memiliki kelainan. Reza tidak seperti anak – anak pada umumnya yang pertumbuhannya normal, ia memiliki kelainan Fisik dan mental yang membuat ia harus diberikan perlakuan khusus oleh orang tuanya. Walaupun memiliki kelainan fisik dan mental Reza dapat dapat berjalan dan bermain sendiri di dalam rumahnya yang sempit. Orang tuanya tidak mengizinkan Reza bermain diluar karena takut membahayakan dirinya dan anak – anak lainnya sehingga Reza hanya bermain di dalam rumah. Sekitar 2 minggu yang lalu tanpa diketahui oleh orang tuanya, Reza membuka pintu rumah untuk bermain diluar, namun belum sempat ia bermain, ia sudah jatuh dari tangga rumahnya hingga tidak sadarkan diri. Saat orang tuanya sadar kalau Reza terjatuh hingga tak sadarkan diri Reza dibawa langsung ke IGD RSUD Kota Bogor. Dokter menyebut kemungkinan Reza mengalami kelumpuhan akibat terjatuh dari tangga karena kondisi tangan dan kakinya yang tidak bisa digerakkan dan menyarankan agar Reza melakukan therapy. Untuk berobat dan melakukan therapy Reza memang sudah di cover oleh BPJS mandiri yang dimilikinya, namun untuk akomodasi ke RSUD Kota Bogor yang menjadi kendala orang tua Reza. Pak Babay hanya bekerja sebagai penjual ikan di pasar sedangkan Bu Elim hanya sebagai ibu rumah tangga saja. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para sedekaholics untuk Reza yang akan digunakan sebagai akomodasi Reza ke Rumah sakit. Semoga Allah menyembuhkan Reza. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 8 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @omguguh @tutikaendo @rexy_eas

Reza seorang Tunagrahita + Lumpuh


NENAH BINTI MAHMUDA (54, Ca Mammae). Alamat : Alamat: Gang Bambu Kuning, RT 9/2, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Propinsi Jawa Barat. Berawal dari 2 tahun yang lalu, Mak Nenah biasa kami menyapa merasakan ada hal aneh berupa benjolan kecil di daerah payudaranya. Sempat diperiksa di RSUD kota Bogor dan oleh dokter disarankan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab benjolan tersebut, namun karena merasa akan sembuh dengan sendiri nya akhirnya Mak Nenahtidak mengikuti saran dari dokter untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Setelah berjalan hampir 1 tahun benjolan tersebut semakin membesar dan mulai mengganggu aktifitas disertai rasa sakit, karena khawatir terjadi sesuatu akhirnya Mak Nenah pun melakukan pemeriksaan kembali di RSUD kota Bogor dan dari hasil pemeriksaan laboratorium dinyatakan bahwa ada kanker yang tumbuh di daerah payudara Mak Nenah. Ikhtiar pengobatan pun dilakukan oleh Mak Nenah mulai dari kemotherapy hingga di jadwalkan untuk operasi pengangkatan kanker tersebut. Alhamdulillah bulan Mei kemarin Mak melakukan operasi awal untuk mengobati kanker tersebut, masih ada operasi lanjutan dan kemotherapy untuk benar – benar memastikan sudah tidak ada sel kanker di tubuh Mak Nenah. Namun sebelum melakukan operasi lanjutan tersebut masih ada tahapan pemeriksaan untuk memastikan kondisi badannya stabil, dari hasil pemeriksaan terakhir kondisi fisik Mak Nenah belum stabil karena tensi darah yang masih tinggi serta. Untuk semua proses pengobatan dan pemeriksaan Mak Nenah memang telah di jamin oleh BPJS mandiri kelas 3 yang dimilikinya, tapi Mak Nenah kesulitan untuk akomodasi dan transportasi control ke RSUD Kota Bogor mengingat pekerjaan Pak Aan (57) hanya sebagai loper Koran yang hanya cukup untuk makan sehari – hari. Saat ini kondisi Mak Nenah kembali drop yang mengharuskan dirawat di Rumah Sakit, Kurir SR pun membawa Mak Nenah ke RSUD Kota Bogor untuk dilakukan tindakan medis kepada Mak Nenah. Dokter menyebut bahwa Mak Nenah harus dirawat karena kondisinya yang makin hari makin menurun, namun karena kamar kelas 3 di RSUD Kota Bogor sedang penuh akhirnya Mak Nenah dirawat dikamar kelas 2 dengan catatan harus membayar selisih harga kamarnya. Bantuan lanjutan pun disampaikan kepada Mak Nenah untuk membayar selisih harga kamar di RSUD Kota Bogor serta untuk membeli kursi roda untuk Mak Nenah. Semoga kesehatan Mak Nenah kembali pulih seperti sedia kala. Aamiin. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 871

Jumlah Bantuan : Rp. 4.225.000,-
Tanggal : 2 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefuddin @omguguh @tutikaendo @Kartimans1 @rexy_eas

Bu nenah menderita Ca Mammae


EDI SUTIADI (31, Ca Nasofaring). Alamat : Dusun Langseb IV, RT 4/4, Desa Kertaraharja, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Pak Edi salah satu pasien dampingan Sedekah Rombongan asal Kabupaten Karawang. Sejak Januari 2016 mulai merasa keluhan pada bagian kiri telinganya. Setelah menjalani pemeriksaan, didapat diagnosis bahwa sakit pada telinganya adalah tumor yang dalam dunia medis dikenal dengan nama Ca Nasofaring. Pak Edi menjalani serangkaian pemeriksaan dan pengobatan secara rutin ke Rumah Sakit Cipta Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Untuk memudahkannya menjalani rawat jalan serta menjaga kondisinya kesehatannya agar stabil dan tidak mudah cepat lelah, beliau disewakan rumah sementara, dikarenakan padatnya pasien di Rumah Singgah Sedekah Rombongan Jakarta. Pak Edi yang kondisinya Alhamdulillah berangsur membaik, kembali menjalani kemoterapinya yang kedua dari enam kali yang dijadwalkan pada siklus kedua, untuk membersihkan jaringan tumor yang tersisa. Selama beliau sakit, 3 bulan terakhir istrinya Cucu Kuswati (22) menggantikannya mencari nafkah sebagai tenaga kerja wanita. Selama berobat beliau menggunakan jaminan kesehatan JKN – KIS PBI. Santunan kembali disampaikan kurir Sedekah Rombongan untuk membantu memenuhi kebutuhan sewa tempat, makan, dan biaya sehari-hari selama menjalani pengobatan. Pak Edi yang semangat ingin sembuh mengucapkan terima kasih atas bantuan support yang diterima. Bantuan sebelumnya masuk dalam Rombongan 951. Semoga Pak Edi kembali sehat dan dapat menjalani aktifitasnya sehari-hari seperti dulu. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 1.300.000,-
Tanggal : 1 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @zerinabanu @harji_anis @etydewi2

Pak edi menderita Ca Nasofaring


EDI SUTIADI (31, Ca Nasofaring). Alamat : Dusun Langseb IV, RT 4/4, Desa Kertaraharja, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Pak Edi salah satu pasien dampingan Sedekah Rombongan asal Kabupaten Karawang. Sejak Januari 2016 mulai merasa keluhan pada bagian kiri telinganya. Setelah menjalani pemeriksaan, didapat diagnosis bahwa sakit pada telinganya adalah tumor yang dalam dunia medis dikenal dengan nama Ca Nasofaring. Pak Edi dibawa ke Rumah Sakit Cipta Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk menjalani serangkaian pemeriksaan dan pengobatan secara rutin. Untuk memudahkannya berobat ke RSCM, Pak Edi tinggal di rumah yang disewakan sementara, karena padatnya pasien yang berada di Rumah Singgah Sedekah Rombongan Jakarta. Sebelum menjalani kemonya yang ketiga Pak Edi kembali di kediamannya di Karawang. Namun beberapa hari di rumah kondisi menurun, beliau merasakan mual, mulas, dan buang air secara terus menerus. Keadaannya yang lemas akibat dehidrasi membawanya ke Rumah Sakit dibantu Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) Karawang. Beliau menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang. Selama beliau sakit, istrinya Cucu Kuswati (22) menggantikannya mencari nafkah sebagai tenaga kerja wanita. Selama berobat beliau menggunakan jaminan kesehatan JKN – KIS PBI. Santunan kembali disampaikan kurir Sedekah Rombongan untuk membantu memenuhi kebutuhannya selama di rumah sakit. Pak Edi mengucapkan terima kasih atas bantuan support yang diterima. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan yang sama. Semoga Pak Edi kembali sehat dan dapat pengobatan kemo lanjutannya. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 9 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @zerinabanu Kosasih @etydewi2

Pak edi menderita Ca Nasofaring


KIPTIYAH BIN SAMAD (45, Dhuafa). Alamat : Dusun Murtajih, RT 2/2, Desa Soloh, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Provinsi Jawa Timur. Bu Kiptiyah adalah seorang janda dan jugha tulang punggung keluarga satu-satunya. Beliau memiliki 2 orang anak yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Dasar. Mata pencaharian ibu kiptiyah adalah pemulung, dimana penghasilannya lebih sering tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan beliau dan juga kedua anaknya. Kondisi rumah Bu Kiptiyah saat ini sering mengalami kebocoran jika hujan turun. Rumahnya yang terbuat dari anyaman bambu tersebut bisa dikatakan kurang layak untuk ditinggali dengan kedua anaknya. Aliran listrik dan kegiatan MCK masih menumpang ke tetangga karena rumah Bu Kiptiyah masih belum tersambung saluran listrik dan tidak memiliki kamar mandi. Sedekah Rombongan turut merasakan kesulitan Bu Kiptiyah. Sedekah Rombongan berkesempatan memberikan bantuan uang tunai yang digunakan untuk biaya sambungan listrik, membeli perlengkapan MCK dan kebutuhan sehari-hari. Beliau dan kedua anaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholic atas bantuan yang diberikan. Semoga bantuan yang disalurkan ini dapat bermanfaat untuk Bu Kiptiyah dan keluarga.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 21 November 2016
Kurir : Wahyu_CSD @vanmadura Hesti Desi @hafnirosania

Bu kiptiyah seorang Dhuafa


OCAH BINTI ECAN (45, Gagal Ginjal). Alamat: Kampung Cibeureum RT 7/2, Desa Jatilaksana, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Bu Ocah merupakan pasien dampingan asal Kabupaten Karawang. Sejak 2 tahun lalu mengeluhkan sakit di bagian perutnya, tidak jarang pula mengalami mual dan muntah-muntah. Dianggap sakit biasa, Bu Ocah memeriksakan sakitnya ke Puskesmas terdekat, sampai akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karawang. Menjalani serangkaian pemeriksaan, diketahui bahwa Bu Ocah menderita gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah secara rutin demi kesehatannya. Bu Ocah yang rutin menjalani cuci darah sebanyak 2 kali dalam seminggu, selesai menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Karawang selama beberapa hari dikarenakan kondisinya yang menurun. Walau selama sakit Bu Ocah menggunakan jaminan kesehatan BPJS PBI kelas III, namun penghasilan suaminya Pak Otang (60) yang bekerja sebagai buruh tani terkadang tidak menentu. Beliau kesulitan mencari biaya akomodasi berobat rutin ke Rumah Sakit juga menutup kebutuhannya sehari-hari. Santunan lanjutan kembali disampaikan untuk membantu meringankan kebutuhan hidupnya sehari-hari juga biaya akomodasi selama di Rumah Sakit. Bu Ocah mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan yang diterima dari Sedekaholics. Bantuan sebelumnya masuk dalam Rombongan 923.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 11 Februari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @zerinabanu  Kosasih @etydewi

Bu ocah menderita Gagal Ginjal


ATWA BIN SUKABBUL (49, Kaki Gajah). Alamat : Desa Tenggina, RT 4/4, Kecamatan Batang-Batang Daya, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur. Pak Atwa selama 15 tahun terakhir menderita penyakit kaki gajah. Pihak keluarga telah membawa Pak Atwa berobat baik secara medis ataupun dengan berobat alternatif tetapi belum ada hasil yang signifikan. Beliau sudah beberapa kali dibawa berobat ke Puskesmas Batang-batang dan juga pernah mendapat rujukan ke Rumah Sakit Umum Daerah Sumenep dengan memanfaatkan jaminan kesehatan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang difasilitasi pemerintah, namun masih belum mendapatkan hasil. Pak Atwa tinggal bersama dengan ibunya yang sudah berusia lanjut. Ibunya lah yang membantu aktifitas beliau sehari-hari. Selama ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Pak Atwa banyak dibantu oleh keluarga dan tetangga sekitar. Ketika berkunjung ke rumahnya, Pak Atwa mengungkapkan kesulitannya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari ia dikarenakan tidak bisa bekerja dengan kondisi sakitnya saat ini. Seekah Rombongan turut mersakan kesulitan Pak Atwa. Bantuan berupa uang tunai telah disampikan ke Pak Atwa untuk digunakan mencukupi kebutuhan sehari-hari. Beliau menyampaikan terima kasih kepada sedekaholics dan Sedekah Rombongan yang telah membantu meringankan bebannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 November 2016
Kurir : Wahyu_CSD @vanmadura Agung @hafnirosania

Pak Atwa menderita Kaki Gajah


SRI RAHAYU (41, Kanker Payudara Kiri). Alamat: Jalan Tawangsari, RT 5/5, Desa Gempolan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Beliau merupakan pasien dampingan Sedekah Rombongan Malang sejak tahun 2014. Awal mula beliau merasakan sakit pada di payudara sebelah kiri dan lambat laun semakin membesar sampai menimbulkan luka. Keluarga yang mengetahui kondisi tersebut akhirnya membawanya ke Rumah Sakit Amelia namun pihak rumah sakit menolak untuk menangani. Akhirnya Bu Sri dibawa ke RS Bhayangkara Kediri dan dilakukan operasi. Pada bulan ini Ibu Sri menjalani kontrol rutin setiap 1 bulan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Pada pertengahan bulan ini kondisi Ibu Sri tiba menurun dan mengalami sesak nafas. Akhirnya beliau dibawa ke RS Bayangkara Kediri untuk mendapatkan tranfusi darah dan pemberian oksigen. Saat ini beliau tinggal bersama suaminya Edi Nugroho (45) dan satu anaknya bernama Hilal (12). Sehari-hari Pak Edi bekerja sebagai penjual buah keliling dengan penghasilan antara 20 ribu sampai 30 ribu per harinya. Dan Bu Sri hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Dengan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas II yang dimiliki Bu Sri, sedikit meringankan bebannya dalam menjalani pengobatan. Namun terkadang biaya transportasi dan kebutuhan obat yang belum masuk tanggungan BPJS menjadi kendala dalam proses pengobatan. Keluarga pun bertemu dan mengungkapkan kesulitan yang dihadapi kepada tim Sedekah Rombongan. Santunan kembali kurir sampaikan untuk perbaikan keadaan umum, membeli obat dan biaya transportasi pulang pergi Kediri-Malang. Bantuan kepada Bu Sri pada bulan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 949. Semoga kondisi Bu Sri akan membaik dan dapat menjalani aktivitas seperti biasanya. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 19 Februari 2017
Kurir : @FaizFaeruz Katino @nay_munaa @m_rofii11

Ibu sri menderita Kanker Payudara Kiri


HAMIYAH SYAFIUDIN (50, Kanker Payudara Kanan). Alamat: Jalan Sunan Ampel, RT 5/1, Kelurahan Bulupitu, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2013 awal terdapat benjolan sebesar kelereng di payudara sebelah kanan, Ibu Hamiyah pun melakukan USG, tapi saat itu dikira hanya benjolan biasa. Sampai diketahui hasilnya ialah kanker dan disarankan melakukan operasi. Kondisi beliau semakin memburuk hanya duduk dan berbaring di kamar tidur selama beberapa bulan terakhir ini. Keluarga pun hanya bisa mengobatkan Ibu Hamiyah ke aneka pengobatan alternatif yang ada, karena belum mampu membiayai operasi karena keterbatasan biaya. Untuk saat ini beliau kembali menjalani pengobatan di Rumah Sakit Saiful Anwar dan beliau mulai mendapatkan perawatan luka dari pihak Rumah Sakit. Ibu Hamiyah di jadwalkan kontrol setiap 1 bulan sekali dan mengambil obat, akan tetapi kondisi beliau semakin melemah. Dengan kondisi badan yang terus menerus melemah dan juga terkadang mengalami sesak nafas. Akhirnya pada pertengahan bulan Ibu Hamiyah menghembuskan nafas terakhir dikediamannya. Syafiudin (64), suami beliau juga tidak bisa berbuat banyak karena gajinya tidak mencukupi biaya pengobatan istrinya yang terbilang mahal bagi keluarga ini. Ibu Hamiyah telah memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III, sehingga cukup terbantu untuk biaya pengobatan. Akan tetapi untuk kebutuhan lain seperti transportasi dan makan beliau masih merasa kesulitan. Kurir Sedekah Rombongan yang bertemu beliau pun membantu untuk menangani kesulitan beliau. Bantuan pada bulan ini dialokasikan untuk santunan kematian. Bantuan kepada Ibu Hamiyah pada bulan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 954. Semoga amal ibadah Ibu Hamiyah diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan untuk menerima cobaan ini. Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 20 Februari 2017
Kurir : @FaizFaeruz @AfiatBuchori @m_rofii11

Bu hamiyah menderita Kanker Payudara Kanan


RAHMAD MAULIDAN AZUARDI (11, Thalassemia). Alamat : Dusun Ranggang, RT 2/5, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Provinsi Jawa Timur. Dek Ardi biasa ia disapa oleh keluarganya, adalah pasien dampingan Sedekah Rombongan. Anak bungsu dari 3 bersaudara ini menderita thalasemia sejak umur 2 tahun. Sakit yang di derita oleh dek Ardi merupakan penyakit kelainan darah yang diakibatkan oleh faktor genetika dimana sel darah merah atau hemoglobin tidak berfungsi secara normal. Setelah pada Tahun 2012 dek Ardi melakukan operasi pengangkatan limpa akibat penumpukan hemoglobinnya yang rusak dan mengeluarkan biaya yang begitu besar.  Ibunya, Elvi Usyani (41) adalah seorang penjual soto dan kaldu di Jalan Sejudang Kota Sumenep yang pendapatannya pun hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sakit yang dialami oleh dek Ardi mengharuskannya untuk terus melakukan perawatan lanjutan, karena jika terhenti akan membuat kondisi tubuhnya semakin memburuk. Dek Ardi menggunakan JKN-KIS Mandiri kelas 3 sehingga ada beberapa perawatan dan obat-obatan yang tidak tercover oleh BPJS tersebut. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan mendapat kesempatan untuk menyampaikan bantuan dari para sedekaholic untuk biaya transfusi darah selama 3 hari di Rumah Sakit Graha Amerta Surabaya serta membeli obat-obatan dek Ardi. Ibu Elvi Usyani mengatakan bahwa semangat dek Ardi untuk sembuh dan bersekolah pun semakin besar. Beliau juga berterima kasih dan merasa sangat terbantu oleh bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan. Semoga bantuan tersebut mampu membantu dek Ardi menjemput kesembuhannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 31 Oktober 2016
Kurir : Wahyu_CSD @vanmadura @rwahyuagung @hafnirosania

Pak rahmad menderita Thalassemia


MARYAM NURASANAH BINTI ISHAK (12, Kanker Darah). Alamat Jl. Jati, RT/RW 002/001 Kelurahan Gunung Bale Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala Propinsi Sulawesi Tengah. Adik Maryam sejak 3 bulan yang lalu mengalami pendarahan dari mulut dan hidung serta suhu tubuh yang terus meningkat sehingga menyebabkan Adik Maryam lemas dan sulit menelan makanan. Melihat kondisi adik Maryam pihak keluarga segera memeriksakan diri ke Puskesmas guna mengetahui peyakit yang diderita. Namun dikarenakan kondisi tubuh terus melemah maka adik Maryam dilarikan ke RS Kabelota Donggala dan dirawat di ruang ICU selama 3 hari. Dari diganosa awal oleh dokter di RS Kabelota bahwa adik Maryam mengidap penyakit kanker darah, sehingga pihak RS pada tanggal 17 Februari 2017 membuat rujukan ke RS Undata Palu guna pemeriksaan lebih lanjut. Pada sore hari itu juga pihak keluarga segera membawa Adik Maryam ke RS Undata Palu dan dirawat di ruang Catelia Kelas 3. Dari hasil pemeriksaan sementara bahwa adik Maryam mengidap Hematemesis, Melena, Gastritis Kronik, Variles Esofagus, Anemia Chronil Deseare (Anemia Akut) dan Sepsis (gangguan pencernaan). Berat badan terus mengalami penurunan yang semula 35 Kg (3 bulan yang lalu) dan saat ini hanya 22 Kg. Adik Maryam merupakan anak ketiga dari bapak Ishak (49) yang bekerja sehari-hari sebagai tukang ojek dengan penghasilan sehari kurang lebih Rp. 40.000,-. Dan Ibu bernama Mila Rahayun (49) yang hanya sebagai Ibu rumah tangga. Kondisi ekonomi yang sulit membuat kedua orang tua Adik Maryam sempat hanya bisa pasrah dan tidak dapat berbuat banyak kepada anaknya. Adik Maryam sudah selama 3 bulan tidak lagi masuk bersekolah di SMP 1 Banawa akibat penyakit yang diderita. Saat ini jaminan kesehatan yang dimiliki adalah SKTM (surat keterangan tidak mampu).
Sedekah rombongan segera bergerak menuju rumah sakit Undata Palu setelah mendapat informasi tersebut. Dan alhamdulillah Kurir Sedekah rombongan segera menyampaikan titipan dari para sedekaholic guna membantu meringankan biaya berobat bagi adik Maryam.

Jumlah bantuan  : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 20 Februari 2017
Kurir : Rasyid@Syariful dan Lismassari

Maryam menderita Kanker Darah

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 ROHEMI BINTI DARIP 500,000
2 PADI BIN SAKIP 500,000
3 WAHYUNI BINTI JUMINO DARMO 500,000
4 DALIO BIN JOYO SENTONO 500,000
5 NUR AZIZAH 2,000,000
6 SAEAN BIN SAMAR 1,536,000
7 ERWIN BUDIANTO 500,000
8 MUTIRAH BONO 2,000,000
9 PANTI AL-AZHAR 3,200,000
10 SLAMAH BINTI UMAR 1,000,000
11 TRI OKTAVIANI 500,000
12 SAKWI BIN ARTAMO 500,000
13 SATI BINTI SUTIMAN 1,000,000
14 LUSIANI BINTI SIKAN 1,060,000
15 MBAH RAES 500,000
16 WIDIA KAMELINA PUTRI 1,000,000
17 MARPIA BINTI ASMAD 1,000,000
18 SANI BINTI TANI 500,000
19 MUHAMMAD HAVIV 830,000
20 DIAH PUTRI ANGGRAENI 2,100,000
21 ARBAK NUR 500,000
22 HARI DWI SULISTYANTO 3,000,000
23 SRI RAHAYU 2,000,000
24 AHMAD MUJAHID 500,000
25 SURYADI BIN ALI 1,000,000
26 DINA AGUSTINA 1,800,000
27 SITI MARDIYAH 500,000
28 SUKARTINI BINTI SULOYO 1,000,000
29 LILIK PURWANINGSIH 1,000,000
30 NURUL BINTI SAMURI 750,000
31 MINA BINTI AMSIYA 1,300,000
32 PUPUT OKTAVIANI 1,000,000
33 ALIM BIN NISAM 1,000,000
34 DO’O BINTI DEMANG 1,500,000
35 MULHAYATI BINTI SAMLAWI 500,000
36 SRI MULYATI 1,000,000
37 KOYAH BINTI NYIMAN 500,000
38 MUHAMMAD ARIS 500,000
39 SAERA BINTI SARIBA 500,000
40 RUSNAENI BINTI ANDI 500,000
41 WARNITI BINTI ADI SUYADI 500,000
42 SA’ADIA BINTI MUSLIM 500,000
43 ELAH SUHAELAH 500,000
44 ATIKAH BINTI DAMINI 500,000
45 IPIR BINTI SAMIDI 500,000
46 DADANG SUDARSA 500,000
47 SUPRIANTO BIN JUNED 500,000
48 SUNARSIH BINTI SOMADI 500,000
49 RUKINI BINTI TARSONO 750,000
50 RIZKY DWI ANDIKA 500,000
51 WARTANA BIN KASTANI 500,000
52 JUA BINTI MADRUKMI 500,000
53 MTSR TASIKMALAYA 1,000,000
54 MUHAMMAD REZA 750,000
55 NENAH BINTI MAHMUDA 4,225,000
56 EDI SUTIADI 1,300,000
57 EDI SUTIADI 500,000
58 KIPTIYAH BIN SAMAD 1,000,000
59 OCAH BINTI ECAN 500,000
60 ATWA BIN SUKABBUL 500,000
61 SRI RAHAYU 500,000
62 HAMIYAH SYAFIUDIN 1,000,000
63 RAHMAD MAULIDAN AZUARDI 1,000,000
64 MARYAM NURASANAH BINTI ISHAK 1,000,000
Total 61,101,000

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 61,101,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 960 ROMBONGAN

Rp. 47,589,655,887,-

Mau bantu Mereka?
Silahkan transfer ke rekening SedekahRombongan

Bank BCA a/c 84655-23456
Bank Mandiri a/c 137-00111-0011-8
Bank Syariah Mandiri a/c 4111-4111-45
Bank Muamalat a/c 532-000-6666
a/n Sedekah Rombongan

Takkan berkurang harta yang disedekahkan. Ia justru akan bertambah..bertambah dan bertambah...


Comments are closed.