Rombongan 899

Orang yang bersedekah akan melewati jembatan shirotul mustaqim dengan cepat.
Posted by on October 9, 2016

EKO WAHYUDI (26, Tumor Testis). Alamat: Dusun Pelang RT. 2/2, Desa Tanggulangin, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Mas Eko sapanya, sejak 1,5 tahun lalu  menderita nyeri pada selangkangan dan sekitar paha sering ia rasa, namun tidak ia pedulikan karena harus bekerja. Kedua orangtuanya telah lama berpulang, Bapak Sakarmin dan Ibu Imah, ia memiliki seorang adik bernama Aji (17) yang tinggal bersama dengan budhenya di Wonogiri. Sakit yang ia derita semakin parah hingga membengkak, budhe kemudian membawanya pulang  bersama budhe, pakdhe dan adik. Ia kemudian dibawa berobat ke Rumah Sakit Dr. Moewardi menggunakan Jaminan kesehatan (BPJS) kelas 3. Satu bulan menjalani pengobatan rawat jalan. Dokter menyatakan ia menderita tumor testis. Karena sakitnya itulah ia melepas pekerjaan sebagai buruh di Jakarta, rumah kontrakan di Jakarta pun belum diurus kembali. Adiknya yang selama ini merawat karena budhe harus bekerja di Bogor berjualan jamu sementara pakdhe di rumah menderita tbc sehingga tidak dapat bekerja. Operasi pertama telah dilalui Mas Eko pada 16 September lalu, selanjutnya Mas Eko akan menjalani kemoterapi yang pertama di Rumah Sakit Dr. Moewardi. Rencananya setelah kemo selesai operasi lanjutan akan di lakukan, namun menunggu kondisi Mas Eko membaik. Santunan kedua untuk biaya hidup selama rawat inap di RS kembali di sampaikan kepada Mas Eko. Setelah santunan sebelumnya tercantum dalam rombongan 886 . Mas Eko dan keluarga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang di berikan dan memohon doa kepada semua agar Mas Eko di beri kesembuhan. Aamiin…

Jumlah Bantuan: Rp 500.000,-
Tanggal: 22 September 2016
Kurir: @Mawan @Aisyahnka @Yulisetiyowat12

Eko menderita Tumor Testis

Eko menderita Tumor Testis


MINEM CIPTO WIYONO (61, Efusi Pleura). Alamat: Dukuh Tawu RT. 20/07 Kelurahan Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Mbah Minem beliau biasa disapa. Sudah hampir 1 tahun ini mengalami sakit di dada bagian kiri. Mbah Minem hanya tinggal bersama suami yaitu Cipto Wiyono (61). Beliau tidak memiliki anak. Diusia senjanya ini, Mbah Cipto tidak paham cara berobat agar istrinya dapat sembuh. Banyak pihak yang tidak bertanggungjawab memanfaatkan kondisi keluarga Mbah Minem. Beliau harus menjual tanah yang dimilikinya untuk biaya berobat. Karena keterbatasan pengetahuan, beliau harus rela kehilangan banyak uang. Mbah Minem pernah berobat di Rumah Sakit Dr. Moewardi sebagai pasien umum, selama 16 hari dirawat inap dan sekali menjalani operasi pengambilan cairan di paru-paru, tapi karena biaya yang harus dikeluarkan besar, akhirnya Mbah Minem terpaksa berhenti dalam pengobatannya. Sebenarnya BPJS sudah ada, tapi waktu akan digunakan, petugas mengatakan bahwa keluarga harus membayar tunggakannya terlebih dahulu. Saat ini Mbah Minem kesakitan, dada sesak dan sakit, oleh keluarga dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Soehadi Prijonegoro Sragen agar mendapat tindakan medis. Oleh karena itu, santunan dari sedekahholics diberikan kepada beliau untuk biaya berobat selama di rumah sakit. Keluarga mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 11 September 2016
Kurir : @Mawan @AisyahNka @Shofawa

Mbah minem menderita Efusi Pleura

Mbah minem menderita Efusi Pleura


MARDALINA BINTI LOSO NEGER (26, Neurofibroma et Regio Gluteus) Alamat: Sugehwaras RT 2/6, Wonorejo, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah. Selama 2 tahun terakhir, Mbak Lina merupakan pasien dampingan #SedekahRombongan Solo. Sakitnya diawali dengan adanya benjolan kecil di pantat Mbak Lina. Lama kelamaan, benjolan tersebut membesar, hingga pada 2010 keluarga memeriksakan Mbak Lina ke RS. Pandanarang Boyolali yang kemudian merujuk Mbak Lina untuk melakukan pengobatan ke RS. Dr. Moewardi (RSDM). Namun, karena terkendala biaya, operasi pun urung Mbak Lina lakukan. Sutiyem (45) Ibu Mbak Lina bekerja sebagai buruh serabutan, sementara sang ayah sudah lama pergi sejak mengetahui Mbak Lina sakit. Mbak Lina bekerja sebagai pengasuh anak dengan penghasilan Rp. 400.000,-/bulan. Sejak didampingi oleh #SedekahRombongan, Mbak Lina sudah menjalani 5 kali operasi. Awal September lalu Mbak Lina kembali menjalani kontrol untuk melakukan persiapan operasi. Kamis, 29 September 2016 Mbak Lina kembali menjalani rawat inap di RSDM untuk menjalani operasi lanjutan. Santunan ke-10 pun kembali disampaikan untuk biaya selama berada di RS. Santunan sebelumnya tercatat dalam rombongan 888. Semoga Mbak Lina lekas sembuh. Aaamiiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 30 September 2016
Kurir: @mawan @aisyahnka @ciciiii

Ibu mardalina menderita Neurofibroma et Regio Gluteus

Ibu mardalina menderita Neurofibroma et Regio Gluteus


SITI FATIMAH (25, Bantuan Biaya Persalinan). Alamat: Perum Winong RT 7/27, Kelurahan Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Ibu Siti adalah anak tunggal dan suaminya, Bapak Orlando (30) yang bekerja sebagai serabutan juga seorang anak tunggal. Pada senin pagi, 5 September 2016, Bu Siti merasakan tanda-tanda akan melahirkan. Sebagai tindakan awal, suami membawa Bu Siti ke Poliklinik Kesehatan Desa (PKD) Ngringo. Persiapan persalinan dilakukan, Pukul 15.30 WIB sudah pembukaan tiga. Namun Setelah 8 jam, tidak ada peningkatan. Hingga Bu siti merasakan kesakitan yang luar biasa di bagian punggung, perut serta pembengkakkan di bagian kaki (paha, betis) dan pipi. Oleh Bidan PKD, ibu Susi di rujuk ke RS Dr. OEN Surakarta. Oleh pihak Rumah Sakit diambil tindakan pemasangan pemacu jantung dan Induksi untuk memperlancar persalinan. Setelah menunggu 12 jam lebih belum ada perubahan, pihak RS memutuskan untuk operasi Caesar. Disaat akan melakukan operasi, ketubannya pecah, akhirnya persalinan dilakukan secara normal. Alhamdulillah akhirnya bu Siti melahirkan normal, tepat pada 6 September 2016 seorang  perempuan dengan berat 3,2 kg dan panjang 48 cm. Keceriaan terpancar di wajah sang suami, anak yang ditunggu selama 5 tahun lahir dalam kondisi sehat dan normal. Tapi keceriaan tidak berlangsung lama, setelah menyadari biaya persalinan, sedang uang yang ada hanya Rp.500.000,- serta tidak menggunakan BPJS. Maklum mas Lando sehari-hari kerja serabutan yang penghasilannya tidak menentu. Dengan kondisi tersebut, sangat tidak mungkin bagi mas Lando untuk dapat membiyai persalinan. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan mbak Siti Fatimah dan kemudian menyampaikan titipan dari Sedekaholics untuk membantu meringankan biaya persalinan. Mbak Siti dan mas Lando menyampaikan banyak terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Semoga amal kebaikan #Sedekaholic dan kurir #SedekahRombongan diterima Allah. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000, –
Tanggal   : 7 September 2016
Kurir : @mawan @aisyahnka @warihhandoyo

Bantuan Biaya Persalinan

Bantuan Biaya Persalinan


TUMIRAH AMUN (62, Asam Urat + Diabetes). Alamat : Kampung Simpang Perak, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Riwayat penyakit Ibu Tumirah berawal sekitar 4 tahun yang lalu saat ia merasakan ngilu pada badannya dan kakinya terasa kaku serta sulit digerakkan. Setelah ia memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat, dokter menyatakan ia menderita asam urat dan harus menjaga pola makannya. Kesehatan Ibu Tumirah semakin menurun saat ia juga didiagnosis menderita diabetes. Ia cepat merasa lelah dan lemas sehingga tidak dapat lagi menjalankan aktivitasnya dengan baik. Terlebih lagi sejak 6 bulan yang lalu, matanya mengalami rabun sehingga sudah tidak lagi dapat melihat dengan jelas. Sejak suaminya, Amun, meninggal dunia ia tinggal di rumah anaknya yang bekerja sebagai buruh panen dengan penghasilan yang tidak tetap. Penghasilannya diperoleh saat musim panen tiba dan bila ada panggilan pekerjaan saja. Ibu Tumirah tidak memiliki jaminan kesehatan apapun sehingga ia tidak pernah berobat dan tidak ada satu pun obat yang dikonsumsi untuk mengobati penyakitnya. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan Ibu Tumirah dan dapat memberikan santuan untuk biaya pembelian obat. Semoga Ibu Tumirah segera diberikan kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 17 September 2016
Kurir :@arfanesia @nhpita Habibie Alfahmi @ririn_restu

Ibu tumirah menderita Asam Urat + Diabetes

Ibu tumirah menderita Asam Urat + Diabetes


FATHIA RIZKY MULIA (1 Bulan, Bayi Prematur ). Alamat : Perum MKGR Blok Ahli No. 37, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Putri kedua dari pasangan Bapak Faeri Junaedi (25) dan Ibu Sugiarti (29) ini lahir prematur pada 5 Agustus 2016 di RSUD Embung Fatimah. Saat itu usia kehamilan Ibu Sugiarti masih 6 bulan, namun air ketuban sudah pecah sehingga dokter mengambil tindakan untuk proses kelahiran. Proses kelahiran berlangsung normal, dengan berat bayi sekitar 1 kilogram dan panjang 30 cm. Seminggu setelah persalinan, Ibu Sugiarti diperbolehkan pulang, namun Fathia masih harus dirawat di dalam inkubator hingga 24 Agustus 2016 dan setelah kondisinya stabil ia boleh dibawa pulang. Saat di rumah kondisi Fathia sehat dan masih dibaringkan dalam inkubator yang dibuat ayahnya dari bekas aquarium dan diberi lampu standar. Fathia dan keluarga tidak memiliki jaminan kesehatan apapun dan hanya mengandalkan surat keterangan tidak mampu. Bapak Faeri bekerja serabutan dan tidak memiliki penghasilan tetap, terkadang pada pagi hari ia berjualan sayur dan sore harinya membantu saudara menunggu depot makan. Bapak Faeri kesulitan memenuhi kebutuhan sehari – hari keluarga, terlebih lagi ia harus membayar sewa kontrakan sebesar Rp. 400.000,- per bulan. Biaya rumah sakit sebesar Rp.7.700.000.- tak mampu ia bayarkan sehingga menyisakan tagihan. Saat kurir #SedekahRombongan  menjenguk, Bapak Faeri menceritakan keluh kesahnya terkait tagihan rumah sakit dan biaya berobat Fathia yang masih harus menjalani kontrol rutin tiap minggunya. Fathia kini masih berada dalam inkubator buatan sampai berat badannya mencapai 2 kilogram.  Kurir #SedekahRombongan memberikan bantuan awal untuk membantu kekurangan biaya rumah sakit dan operasional berobat setiap minggu. Semoga bantuan yang diberikan menjadi keberkahan dan dapat membantu kesulitan Bapak Faeri dan keluarga. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 10 September 2016
Kurir : @arfanesia @herubinyatiman @ririn_restu

Fathia lahir Prematur

Fathia lahir Prematur


OEIJ MEI LING (40, Kencing Manis + Anemia PSMBA + Tumor Ganas pada Perut) Alamat : Komplek Cipta Persada, RT 4/26, Kel. Buliang, Kec. Batu Aji, Kota Batam, Prov. Kepulauan Riau. Ibu Meli adalah panggilan akrabnya. Seorang mualaf yang hidup sebatang kara ini dibawa tetangganya ke RSUD Embung Fatimah karena kondisinya menurun. Sebelumnya ia juga pernah dirawat di RSUD yang sama dengan biaya ditanggung oleh pihak rumah sakit. Meski Ibu Meli memiliki BPJS kelas 1, namun kini tak bisa ia gunakan karena masih adanya iuran yang beum dibayarkan. Ibu Meli dipindahkan dari RSUD Embung Fatimah ke RSUP Tanjung Pinang. Saat dirawat Ibu Meli membutuhkan banyak darah dan harus berkali – kalli menjalani transfusi karena kadar HB-nya rendah. Setelah menjalani rangkaian pemeriksaan medis Ibu Meli juga didiagnosis ada tumor ganas di dalam perutnya. Sementara ini ia masih menunggu rujukan untuk menjalani CT-Scan di RSUD Embung Fatimah. Kurir #SedekahRombongan menyampaikan bantuan untuk membantu membayar biaya rumah sakit dan keperluan selama Ibu Meli dirawat.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 16 september 2016
Kurir : @arfanesia @herubinyatiman @Suryahadi @ririn_restu

Ibu meli menderita Kencing Manis + Anemia PSMBA + Tumor Ganas pada Perut

Ibu meli menderita Kencing Manis + Anemia PSMBA + Tumor Ganas pada Perut


YUHUBILLAH BIN SALEH (22, Kecelakaan Motor). Alamat : RT 6/1 Perigi Utara, Kelurahan Tanjung Riau, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Yuhibillah mengalami kecelakaan di depan SMP 3 Batam. Jalanan yang licin membuat Yuhubillah mengerem mendadak dan terjatuh, ia berusaha bangkit namun terjatuh lagi karena dari arah belakang ada motor yang dikendarai seorang perempuan dengan kecepatan tinggi. Putra dari pasangan Bapak Saleh (60) yang bekerja sebagai nelayan, dan Ibu Mainah (50) ini saat kejadian tidak memiliki jaminan kesehatan. Ia baru mengurus BPJS saat mengalami kecelakaan tersebut. Sejak kecelakaan Yuhubillah mengalami koma dan dirawat di RS Otorita Batam. Biaya yang ditanggung sebesar Rp. 7.500.000,- tak mampu dibayarkan orang tua Yuhubillah, mereka hanya mampu membayar uang muka rumah sakit sebesar 2 juta rupiah dan membuat perjanjian dengan pihak rumah sakit akan melunasi sisa pembayaran tersebut. Beberapa hari kemudian saat akan diberikan bantuan oleh #SedekahRombongan Yuhubillah sudah kembali kesisi pangkuan-NYA. Semoga amalan Yuhubillah diterima dan mendapat tempat terbaik disisi Allah dan diberi ketabahan dan kekuatan iman untuk keluarga yang ditinggalkan. Kurir #SedekahRombongan memberikan bantuan untuk membantu biaya pemakaman.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Tanggal: 13 September 2016
Kurir : @arfanesia @herubinyatiman @zahra @ririn_restu

Pak saleh menderita Kecelakaan Motor

Yuhubillah menderita menderita Kecelakaan Motor


KHADIJAH NGALI (44, Kanker Payudara). Alamat : RT 15/5, Desa Ngali, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Provinsi NTB. Ibu Khadijah sudah lama menderita kanker payudara. Kondisi perekonomian yang sangat sulit membuat  ia tidak segera berobat di RSUD Kabupaten Bima. Setelah dirawat di RSUD Kabupaten Bima, Ibu Khadijah tinggal sendirian di sebuah gudang Koperasi Unit Desa (KUD) Desa Ngali. Untuk menyambung hidup dan memenuhi  kebutuhan sehari – hari ia dibantu oleh tetangga yang tinggal di sekitar gudang KUD.  Sakit yang diderita Ibu Khadijah membuat ia idak dapat bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Alhamdulillah Kurir #Sedekah Rombongan dapat menyantuni Ibu Khadijah saat ia masih dirawat di RSUD Kabupaten Bima. Ucapan terima kasih yang tak terhingga disampaikan Ibu Khadijah atas bantuan #Sedekah Rombongan dan semoga kebaikan sedekaholic dibalas Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 1 September 2016
Kurir : @arfanesia @pancayuniati Mukhtar @ririn_restu

Ibu khadijah menderita Kanker Payudara

Ibu khadijah menderita Kanker Payudara


FATIMAH RASYID (72, Diabetes + Gatal Seluruh Tubuh + Tidak Bisa Melihat). Alamat : Lingkungan Rasabou, RT 6, Kelurahan Kandai II, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Provinsi NTB. Ibu Fatimah adalah seorang janda, ia menderita diabetes yang sudah sangat parah sehingga mengalami gatal-gatal di seluruh tubuhnya dan kulitnya menjadi kehitaman dan bersisik. Ibu Fatimah tidak bisa beraktivitas karena tidak bisa melihat dan tidak bisa berjalan karena mengalami kelumpuhan akibat diabetes yang dideritanya. Penyakit yang diderita Ibu Fatimah sudah berlangsung lebih dari 10 tahun. Untuk mengurangi gatal – gatalnya Ibu Fatimah minum obat dari resep dokter yang dibelinya di apotek.  Ibu Fatimah tinggal di satu ruangan berukuran 3 x 4 meter dengan seorang cucunya. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari ia dibantu oleh anak dan cucunya yang tinggal berdekatan. Kondisi hidup yang sangat kekurangan membuat Ibu Fatimah tidak dapat berobat secara rutin. Alhamdulillah #SedekahRombongan dapat membantu kesulitan Ibu Fatimah dengan memberikan sembako untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari. Ucapan terima kasih disampaikan Ibu Fatimah dan berdoa agar kebaikan dari sedekaholic #SedekahRombongan dibalas Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan Rp. 1.100.000,-
Tanggal : 26 September 2016
Kurir : @arfanesia Omiyati dan Panca Yuniati @ririn_restu

Ibu fatimah menderita Diabetes + Gatal Seluruh Tubuh + Tidak Bisa Melihat

Ibu fatimah menderita Diabetes + Gatal Seluruh Tubuh + Tidak Bisa Melihat


RINA ASTUTI (16, Kelainan Tulang Belakang). Alamat : Jl. Adi Sucipto Gang Masjid, RT 3/4, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Berawal dari 3 bulan yang lalu, Rina merasakan ada yang aneh dengan kondisi tubuhnya dimana jika ia duduk terlalu lama langsung kesemutan dan punggungnya sakit luar biasa. Kondisi tersebut berlangsung lama hingga akhirnya keluarga membawanya ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan ada kelainan di tulang ekor yang membuat Rina tidak bisa duduk dan dokter menyarankan untuk dirujuk ke Jakarta. Karena biaya berobat dan kebutuhan hidup selama di Jakarta tidak sedikit, keluarga mengurungkan niat untuk melanjutkan pengobatan Rina. Saat ini Rina sedang menjalani pengobatan di RSCM Jakarta. Kurir #SedekahRombongan kembali memberikan bantuan lanjutan untuk biaya hidup sehari – hari selama berobat di Jakarta. Sebelumnya Rina telah dibantu pada Rombongan 884.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,-
Tanggal : 30 September 2016
Kurir : @arfanesia @ahmadtaqiyudin5 @ririn_restu

Rina menderita  Kelainan Tulang Belakang

Rina menderita Kelainan Tulang Belakang


HABIBI BIN JUNAIDI (18, Kanker Nasofaring). Alamat : Dusun Seberkah, RT 2/3, Desa Berlimang, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Anak bungsu dari dua bersaudara ini sebelumnya bekerja di Malaysia sebagai buruh bangunan. Akibat penyakit yang dideritanya, Habibi mengalami putus kontrak kerja dan kembali ke kampung halamannya untuk mengobati penyakitnya. Ayah Habibi, Pak Junaidi, bekerja sebagai pemulung, sedangkan ibunya adalah seorang buruh tani. Ketika Habibi didiagnosis menderita kanker nasofaring dan mulai mengalami pendarahan dari hidungnya, keluarga  memutuskan untuk membawa Habibi ke rumah sakit di Jakarta demi kesembuhannya. Kedua orang tuanya menjual kendaraan satu-satunya yang dimiliki untuk biaya operasional selama pengobatan Habibi. Terhitung sejak April 2016, Habibi sudah berada di Jakarta dan menjalani rawat jalan di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, dan menjalani kemoterapi pertama pada 6 Juli 2016. Lamanya proses pengobatan membuat Pak Junaidi kebingungan, maklum saja selama beberapa bulan berobat di Jakarta bekal untuk hidup sehari-hari dan kebutuhan berobat Habibi sudah tidak ada meskipun di Jakarta Pak Junaidi menyambi menjadi pemulung. Alhamdulillah Pak Junaidi dipertemukan dengan #SedekahRombongan, bantuan awal pun diberikan untuk kebutuhan sehari – hari serta akomodasi selama berobat di Jakarta.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 1 September 2016
Kurir : @arfanesia @ahmadtaqiyudin5 @ririn_restu

Habibi menderita Kanker Nasofaring

Habibi menderita Kanker Nasofaring


MTSR RIAU (BM 1509 SR, Biaya Operasional). Sejak April 2016, alhamdulillah #SedekahRombongan Riau dipercaya untuk meningkatkan pengkhidmatan membantu dhuafa yang sakit dan tidak mampu ke rumah sakit melalui pelayanan Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) Riau. Hingga kini, keberadaan MTSR sangat dirasakan manfaatnya, baik oleh pasien dampingan #SR Riau maupun warga dhuafa lainnya yang membutuhkan. Selama bulan Juni hingga Agustus 2016 telah dikeluarkan kebutuhan biaya operasional MTSR Riau yang digunakan untuk membeli BBM premium, membayar biaya transportasi pasien saat MTSR sedang menjemput pasien lain, dan membayar biaya servis rutin MTSR. Adapun rincian pengeluaran tiap bulannya adalah sebagai berikut :

Bulan Juni : Rp. 3.000.000,-
Bulan Juli : Rp. 450.000,-
Bulan Agustus : Rp. 2.530.000,-
Insyaa Allah, hingga ke depannya MTSR Riau akan semakin dirasakan manfaatnya oleh pasien dhuafa khususnya di wilayah Pekanbaru dan dari wilayah lain di Provinsi Riau. Aamiin. Bantuan sebelumnya masuk dalam Rombongan 864.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.980.000,-
Tanggal : 1 Oktober  2016
Kurir : @arfanesia @nhpita seluruh kurir Riau @ririn_restu

Bantuan Biaya Operasional

Bantuan Biaya Operasional


RSSR RIAU (Operasional RSSR). Alamat : Jalan Kutilang Sakti, Perum Griya Kutilang Asri, Blok A 4, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Sejak Februari 2016 lalu, Rumah Singgah SedekahRombongan (RSSR) Riau menjadi tempat bernaung pasien rujukan dari luar kota Pekanbaru yang membutuhkan tempat tinggal selama mereka berobat jalan di Pekanbaru. Mereka adalah pasien-pasien dampingan #SR Riau yang berdomisili di berbagai kabupaten yang ada di penjuru Riau, antara lain : Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kampar, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir dan Dumai. Alhamdulillah RSSR Riau dapat memudahkan pendampingan pasien dhuafa yang sedang ikhtiar berobat di rumah sakit rujukan utama di Riau yakni RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Selama bulan Juni hingga Agustus 2016 telah dikeluarkan kebutuhan operasional RSSR yang digunakan untuk membeli perlengkapan RSSR, konsumsi pasien, biaya listrik dan biaya operasional harian lainnya. Adapun rincian biaya operasional tiap bulannya adalah sebagai berikut :

Bulan Juni : Rp. 4.264.000,-
Bulan Juli : Rp. 765.000,-
Agustus : Rp. 2.566.000,
Semoga para pasien yang sedang berjuang untuk kesembuhan diberi kelancaran dalam pengobatannya. Aamiin. Bantuan untuk operasional RSSR Riau sebelumnya masuk dalam Rombongan 865.

Jumlah Bantuan : Rp. 7.595.000,-
Tanggal : 1 Oktober 2016
Kurir : @arfanesia @nhpita seluruh kurir Riau @riirn_restu

Bantuan Biaya Operasional

Bantuan Biaya Operasional


AQILA FEBI ANGRAENI (1, Hidrosepalus) Alamat : Dusun. Bopong RT2/1, Desa Sugihwaras, Kec. Parengan  Kab. Tuban, Jawa Timur. Pada saat lahir, kondisi Dik Aqila normal, namun saat  usia 38 hari Dik Aqila mengalami kejang sampai koma. Kemudian Dik Aqila dirawat di RSUD Bojonegoro selama 18 hari. Pada usia 2 Bulan,  kepala Dik Aqila semakin lama semakin terlihat membesar. Setelah melakukan pemeriksaan ke RSUD Bojonegoro dan didiagnosa Hidrosepalus, Dik Aqila dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk penanganan lebih lanjut, yaitu operasi pengambilan cairan di kepala. Ayah Dik Aqila, Sucipto (24) bekerja sebagai buruh tani, sedangkan Siska (22), Ibu Dik Aqila sebagai ibu rumah tangga. Selama berobat ke RSUD Dr. Soetomo, Dik Aqila menggunakan jaminan kesehatan BPJS Kelas 3. Namun karena tidak mampu membayar iuran dan merasa keberatan dengan biaya transportasi ke Surabaya, Dik Aqila menghentikan pengobatannya. #SedekahRombongan merasakan kesulitan Dik Aqila dan memberikan bantuan yang digunakan untuk biaya transportasi. #SedekahRombongan juga menanggung biaya iuran BPJS Dik Aqila. Setelah menjadi pasien dampingan #SedekahRombongan, Dik Aqila menjalani terapi satu minggu dua kali ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Bantuan sudah diberikan, Dik Aqila dan keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan para sedekahholics yang telah memberikan sedikit rezekinya melalui #SedekahRombongan sehingga bisa membantu proses pengobatannya. Semoga semua amal kebaikan sedekahholics diterima oleh Allah SWT dan rejekinya dilancarkan. Aamiin.

Jumlah Bantuan          : Rp. 1.000.000,-
Tanggal                       : 21 Juli 2016
Kurir                            : @Wahyu_CSD @EArynta @Miftakhul_Huda

Aqila menderita Hidrosepalus

Aqila menderita Hidrosepalus


DESSY NUR FADILAH  (13, Kanker Nasofaring) Alamat: Jl. Semampir AWS Gang 5, No. 15A, Surabaya, Jawa Timur. Dessy merupakan pelajar kelas VII SMP. Pada awal tahun 2015, Dessy mengalami pusing dan bengkak dipipinya. Setelah diperiksakan ke Rumah Sakit Dessy didiagnosa menderita tumor. Akhirnya Dessy menjalani tindakan operasi di RS Mitra Lamongan dengan pembiayaan BPJS. Pasca operasi keadaan tumornya justru semakin memburuk. Kemudian Dessy dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Setelah dilakukan pemeriksaan di RSUD Dr. Soetomo, Dessy didiagnosa menderita kanker nasofaring, dan harus menjalani kemoterapi. Dessy memiliki BPJS kelas 2, namun karena keterbatasan biaya, kondisi gizi Dessy menjadi tidak terpenuhi, sehingga badannya menjadi sangat kurus. Ayahnya bekerja sebagai kuli bangunan, namun sejak Dessy sakit ayahnya berhenti bekerja. Begitu juga dengan ibunya sebagai seorang ibu rumah tangga. Saat ini kebutuhan yang tidak sanggup dipenuhi keluarga adalah biaya obat-obatan kemoterapi yang tidak tercover BPJS, susu untuk tambahan gizi Dessy dan kebutuhan Dessy sehari-hari. Melihat kesulitan tersebut, kami #SedekahRombongan merasa mempunyai tanggung jawab untuk membantu. Dessy menjadi pasien dampingan #SR Surabaya pada Februari 2016. Bantuan telah diberikan dan dipergunakan untuk pengobatan, memenuhi nutrisi dan kebutuhan Dessy sehari-hari. Bantuan sebelumnya tercatat pada rombongan 876. Dessy dan keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan para sedekahholics yang telah memberikan sedikit rezekinya melalui #SedekahRombongan sehingga bisa membantu proses pengobatannya. Semoga semua amal kebaikan sedekahholics diterima oleh Allah SWT dan rejekinya dilancarkan. Aamiin.

Jumlah Bantuan          : Rp. 500.000,-
Tanggal                       : 25 Juli 2016
Kurir                            : @Wahyu_CSD  @EArynta

Dessy menderita  Kanker Nasofaring

Dessy menderita Kanker Nasofaring


NURHOSNA BIN MUSAKKI (46, Tumor Mata ). Alamat : Desa Dawuhan RT 1/2, Kec. Batu, Kab. Bondowoso, Jawa Timur. Sejak awal September 2014 lalu, muncul benjolan pada mata Bu Nurhosna, kemudian Bu Nurhosna memeriksakan dirinya di RSUD Bondowoso dan didiagnosa mengalami penyumbatan pada saluran air mata sebelah kanannya. Semakin hari benjolan pada mata kanan Bu Nurhosna semaikin bertambah besar. Sehingga pada akhirnya beliau dirujuk untuk berorat ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Namun karena keterbatasan biaya transportasi ke Surabaya beliau hampir putus asa untuk tidak melanjutkan pengobatannya. Bu Nurhosna seorang ibu rumah tangga dengan tanggungan 2 orang anak. Beruntung kami tim #SedekahRombongan bertemu dengan beliau. #SedekahRombongan membantu biaya pengobatan, transpotasi serta membantu membuatkan BPJS untuk Bu Nurhosna. Bantuan kembali disampaikan oleh #SedekahRombongan sejumlah Rp. 500.000,- untuk biaya berobat & transportasi. Sebelumnya bantuan untuk Bu Nurhosna masuk dalam rombongan 876. Saat ini Bu Nurhosna masih rutin setiap satu bulan sekali datang ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk kontrol dan mengikuti jadwal kemoterapi. Pihak keluarga merasa sangat senang dan bersyukur atas bantuan yang disampaikan. Semoga pengobatan Bu Nurhosna bisa segera selesai dan dokter menyatakan sembuh. Aamiin..

Jumlah Bantuan          : Rp. 500.000,-
Tanggal                       : 2 Juli 2016
Kurir                            :  @wahyu_CSD @EArynta  @Ayoe

Ibu nurhonsa menderita Tumor Mata

Ibu nurhonsa menderita Tumor Mata


ERISKA DWI NOFITRI (11, Kanker Ginjal). Alamat : Dusun Sugian RT 3/2, Desa Sukorejo, Kec. Parengan, Kab. Tuban, Jawa Timur. Riska biasa ia dipanggil oleh orang tuanya, pada bulan Oktober 2013 mengalami demam tinggi dan perutnya mulai mengeras. Orang tua Riska membawa ke dokter praktek yang kemudian di rujuk ke salah satu rumah sakit yang ada di Bojonegoro. Setelah menjalani berbagai macam rangkaian pemeriksaan, Riska didiagnosa menderita penyakit tumor ginjal bagian kiri. Setelah 7 hari di Rumah Sakit, Riska menjalani operasi pengangkatan ginjal kiri dengan biaya mandiri. Pada bulan Februari 2014 kondisi kesehatan Riska kembali menurun. Berbekal kartu Jamkesmas, keluarga membawa Riska ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk pengobatan lebih lanjut. Dokter mendiagnosa terdapat bekas tumor yang berkembang menjadi kanker pada saluran ginjal kanan. Dokter tidak berani melakukan operasi karena ginjal kiri Riska sudah diangkat dan hanya sisa ginjal sebelah kanan. Oleh karena itu tindakan yang dapat dilakukan adalah kemoterapi dan radioterapi. Ibunya, Warjan (38) adalah seorang ibu rumah tangga. Pada saat itu pihak keluarga merasa berat dengan banyaknya pengeluaran untuk biaya pengobatan, biaya transportasi dan tempat tinggal sementara selama berikhtiar mencari kesembuhan di Surabaya. Alhamdulillah, kami #SedekahRombongan dipertemukan dengan Riska. Setelah melalui survey, Riska resmi menjadi pasien dampingan #SedekahRombongan. Saat ini Riska melakukan kontrol rutin sebulan sekali. Santunan sudah diberikan dan sebelumnya tercatat pada rombongan 888. Keluarga sangat terbantu dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholics melalui #SedekahRombongan, karena dengan bantuan tersebut sampai saat ini Riska masih bisa terus berikhtiar mencari kesembuhan. Semoga dengan ikhtiar ini penyakit Riska bisa segera diobati dan Riska bisa melanjutkan sekolah untuk menggapai cita-citanya.

Jumlah Bantuan          : Rp. 500.000,-
Tanggal                       : 27 Juli 2016
Kurir                            : @wahyu_CSD  @Martinomongi @EArynta

Eriska menderita Kanker Ginjal

Eriska menderita Kanker Ginjal


ZAHRATUSITA (4th, Kelainan Kaki ) warga di Jl. Pena Pekiringan RT.14 RW.1 Talang Tegal Jawa Tengah. Dik Cita adalah anak ketiga dari Bapak Yunus Subur (28) & Ibu Dika Aryanti (26) warga di Jl. Pena Pekiringan RT.14 RW.1 Talang Tegal ini mengidap kelainan kaki (CTEV) sejak lahir. Dik Cita baru menjalani terapi saat usia 8 bulan, kemudian operasi pertama di RS. Kariadi Semarang saat berusia 1 tahun dan operasi kedua satu tahun kemudian. Pasca operasi Dik Cita juga diharuskan untuk ganti gips seminggu sekali. Setelah ke 8x ganti gips seharusnya operasi lagi di bulan Juni 2013. Namun karena keterbatasan biaya untuk transportasi dan biaya hidup di Semarang hal itupun tertunda hingga kami bertemu Dik Cita sekitar bulan September 2013. Sejak saat itu Dik Cita kami dampingi pengobatannya di RS. Nurhidayah Bantul Yogyakarta dan sudah menjalani satu kali operasi. Rencananya masih akan ada lagi beberapa tindakan medis yang akan dilakukan terhadap Dik Cita setelah operasi sebelumnya. Dan saat ini Dik Cita sedang menggunakan sepatu khusus yang dirancang untuk pengobatan kakinya. Biaya ini ditujukan untuk susu penunjang, akomodasi berobat di RS. Nur Hidayah Bantul.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,-
Kurir : @indrades @kumells @AWEntrepreneur @indrawans
Tanggal: 24 Juni 2016

Zahra menderita  Kelainan Kaki

Zahra menderita Kelainan Kaki


MTSR SEMARANG (Mobil Tanggap Sedekah Rombongan) dengan Nomor Polisi H 8690 QF, adalah mobil ambulance operasional tim #SedekahRombongan yang mengcover wilayah Pantura JawaTengah dari Brebes hingga Rembang yang terpusat di Semarang Jawa Tengah. Karena semakin tingginya mobilitas tim dan semakin banyaknya dhuafa sakit yang menjadi pasien dampingan tim #SedekahRombongan di wilayah Pantura Jateng ini menuntut adanya mobil yang riwa riwi digunakan untuk membantu mobilitas pasien. Mobil ambulance MTSR ini berfungsi untuk membantu transportasi dhuafa sakit terutama para pasien dhuafa dampingan #SedekahRombongan di area tim Pantura Jateng. Selain itu, ambulance MTSR di Semarang ini juga sering digunakan untuk membantu masyarakat umum ke Rumah Sakit dan jenazah jika diperlukan. Bantuan ini ditujukan untuk servis mobil, bensin, dan kebutuhan lain ambulance MTSR selama bulan Juni 2016.

Jumlah Bantuan: Rp 7.836.431,-
Tanggal: 30 Juni 2016
Kurir: @indrades All Kurir Semarang

Bantuan biaya untuk untuk servis mobil, bensin, dan kebutuhan lain ambulance MTSR

Bantuan biaya untuk untuk servis mobil, bensin, dan kebutuhan lain ambulance MTSR


RSSR SEMARANG (Rumah Singgah Sedekah Rombongan) adalah Rumah Singgah yang digunakan pasien-pasien dampingan #SedekahRombongan dari luar kota untuk menginap selama proses pengobatan di Rumah Sakit. Di Semarang sejak Agustus 2014 kami mengontrak rumah di Jl. Pleburan 6 No.7 Semarang untuk digunakan sebagai tempat tinggal pasien sambil mereka berobat di Rumah Sakit sekitar Semarang dan pada bulan Juni 2016 ini kami menyewa sebuah rumah di Jl. Sadewa 2 No.3 Pendrikan Lor Semarang sebagai rumah singgah untuk pasien. Fungsi dari adanya Rumah Singgah ini adalah misalnya ada pasien #SedekahRombongan yang berasal dari luar kota Semarang, biasanya dari wilayah Brebes, Tegal, Pemalang, Batang, Pekalongan, Pati, Jepara, Purwodadi, Rembang, dsb yang harus menjalani pengobatan di Semarang selama berbulan-bulan dan hanya perlu masuk Rumah Sakit seminggu sekali misalnya untuk kemoterapi, kontrol rutin, atau proses pengobatan yang lain tidak perlu bolak balik ke rumahnya dan bisa menempati Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR). Laporan ini ditujukan untuk sewa rumah, kebutuhan makan pasien dan kebutuhan sarana prasarana lain untuk melengkapi kebutuhan Rumah Singgah Sedekah Rombongan di Semarang selama bulan Juni 2016.

Jumlah Bantuan: Rp 38.243.642,-
Tanggal: 30 Juni 2016
Kurir: @indrades All Kurir Semarang

Bantuan Biaya Operasional

Bantuan Biaya Operasional


MTSR SEMARANG (Mobil Tanggap Sedekah Rombongan) dengan Nomor Polisi AD 9716 DL, adalah mobil ambulance operasional tim #SedekahRombongan yang mengcover wilayah Pantura Jawa Tengah dari Brebes hingga Semarang dan terpusat di Pekalongan Jawa Tengah. Karena semakin tingginya mobilitas tim dan semakin banyaknya dhuafa sakit yang menjadi pasien dampingan tim #SedekahRombongan di wilayah Pantura Jateng ini menuntut adanya mobil yang riwa riwi digunakan untuk membantu mobilitas pasien. Mobil ambulance MTSR ini berfungsi untuk membantu transportasi dhuafa sakit terutama para pasien dhuafa dampingan #SedekahRombongan di area tim Pantura Jateng. Selain itu, ambulance MTSR di Pekalongan ini juga sering digunakan untuk membantu masyarakat umum ke Rumah Sakit dan jenazah jika diperlukan. Bantuan ini ditujukan untuk kebutuhan modifikasi interior mobil ambulance, servis rutin, bensin, dan kebutuhan lain ambulance MTSR selama bulan Juni 2016.

Jumlah Bantuan: Rp 19.970.354,-
Tanggal: 30 Juni 2016
Kurir: @indrades All Kurir Semarang

Bantuan ini ditujukan untuk kebutuhan modifikasi interior mobil ambulance, servis rutin, bensin, dan kebutuhan lain ambulance MTSR

Bantuan ini ditujukan untuk kebutuhan modifikasi interior mobil ambulance, servis rutin, bensin, dan kebutuhan lain ambulance MTSR


PARCEL LEBARAN ( 50 Paket Sembako ). Alhamdulillah tahun 2016 ini #SedekahRombongan area eks Karesidenan Pekalongan membagikan paket lebaran untuk 50 orang yang terdiri dari para pasien dan keluarganya serta dhuafa yang kami survey serta pantas untuk mendapatkan bingkisan lebaran. Penerima bingkisan merasa sangat bersyukur sekali. Mereka pun berterimakasih kepada para sedekaholics melalui gerakan #SedekahRombongan yang selalu peduli dengan masyarakat kurang mampu. Pergerakan #SedekahRombongan di area eks Karesidenan Pekalongan meliputi Kota Pekalongan, Kab. Pekalongan, Kab. Batang, Kab. Pemalang, Kota Tegal, Kab. Tegal, dan Kab. Brebes. Pasien – pasien dampingan yang setiap hari semakin bertambah, membawa semangat tersendiri bagi kami untuk selalu bergerak. Bingkisan lebaran ini sebagai salah satu bentuk perhatian #SedekahRombongan kepada para pasien dan dhuafa di wilayah kami. Tujuannya, selain berbagi juga memberikan semangat utamanya para pasien dampingan yang kami tangani. Mohon doanya agar kami bisa selalu istiqomah dan amanah, sehingga dapat lebih banyak bermanfat bagi sesama, menyalurkan dana titipan para sedekaholics dimanapun berada. Aamiin..

Jumlah : Rp 9.867.530,-
Tanggal : 24 Juni 2016
Kurir : @indrades All Team Kurir Pekalongan dan Tegal

Bantuan 50 Paket Sembako

Bantuan 50 Paket Sembako


PARCEL LEBARAN ( 50 Paket Sembako ). Alhamdulillah tim #SedekahRombongan area Semarang juga membagikan paket lebaran untuk 50 orang yang terdiri dari para pasien dan keluarganya serta dhuafa yang kami survey serta pantas untuk mendapatkan bingkisan lebaran. Penerima bingkisan merasa sangat bersyukur masih bisa berkumpul bersama keluarga merayakan idul fitri. Mereka pun berterimakasih kepada rekan-rekan sedekaholics melalui gerakan #SedekahRombongan yang selalu peduli dengan masyarakat kurang mampu. Pasien – pasien dampingan yang setiap hari semakin bertambah, membawa semangat tersendiri bagi kami untuk selalu bergerak. Bingkisan lebaran ini sebagai salah satu bentuk perhatian #SedekahRombongan kepada para pasien dan dhuafa di wilayah kami. Tujuannya, selain berbagi juga memberikan semangat utamanya para pasien dampingan yang kami tangani. Mohon doanya agar kami bisa selalu istiqomah dan amanah, sehingga dapat lebih banyak bermanfat bagi sesama, menyalurkan dana titipan para sedekaholics dimanapun berada. Aamiin..

Jumlah : Rp 9.675.240,-
Tanggal : 24 Juni 2016
Kurir : @indrades All Team Kurir Semarang

Bantuan 50 Paket Sembako

Bantuan 50 Paket Sembako


MARYATI BINTI TANIJAH (32, KANKER PAYUDARA), Alamat: Jln. Kakaktua RT.04/RW.03 No.10, Gang 1 Randu Gunting Kecamatan Tegal Selatan. Sejak 2013 lalu Ibu Mariyati binti Tanijah mengalami benjolan di bagian payudaranya. Kemudian beliau memeriksakan diri ke Rumah sakit di Tegal. Setelah menjalani pemeriksaan, dokter mendiagnosa Ibu Mariyati binti Tanijah menderita kanker payudara stadium 3. Karena keterbatasan alat medis dokter merujuk Ibu Mariyati binti Tanijah berobat ke RSUP Dr. Kariadi. Pengobatan pertama dilakukan setelah Ibu Mariyati binti Tanijah melahirkan anaknya yg kedua. Dokter tidak memperbolehkan Kanker nya dioperasi dikarenakan saat itu beliau masih menyusui. Setelah anaknya sudah besar dokter menyarankan Ibu Mariyati binti Tanijah dioperasi akan tetapi Ibu Mariyati binti Tanijah tidak berani dan karena keterbatasan biaya juga akhirnya kanker dibiarkan begitu saja sampai akhirnya pecah dan menjalar ke leher dan liver. Ibu Mariyati binti Tanijah sudah memiliki Jamkesmas, akan tetapi beliau tidak memiliki biaya untuk akomodasi selama perawatan, karena selama ini beliau mendapatkan bantuan dari warga sekitar tempat tinggalnya. Suaminya Bp Rahmat (27 tahun) bekerja sebagai buruh serabutan, penghasilannya sebagai buruh serabutan yang tidak menentu hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari hari dan tidak mampu membiayai akomodasi pengobatan yang harus dijalani Ibu Mariyati binti Tanijah, apalagi beliau memiliki tanggungan dua orang anak yang berumur 7 tahun dan 1 tahun. Saat ini anak pertama Ibu Mariyati binti Tanijah terpaksa harus putus sekolah dikarenakan tidak mampu membayar biaya sekolah. Ibu Maryati menjalani pemeriksaan rutin di RS Kariadi dan telah menjalani 6 kali kemoterapi. Kondisinya sudah mulai membaik, kanker di payudara sudah mengecil dan mengering. Bu Maryati telah menjalani USG dan Rontgen untuk mengetahui sampai sejauh mana penyebaran kanker nya. Hasil kontrol pada tanggal 3 Mei 2016 terdapat benjolan di Liver, dokter memberikan obat untuk diminum selama satu bulan, dan mengharuskan bu maryati kontrol kembali setelah obat habis. Hasil kontrol tgl 3 Juni dokter memutuskan untuk melakukan operasi pengangkatan rahim karena kanker sudah menyebar ke rahim dan liver. Sebelum operasi dokter menyarankan agar bu Maryati meminta persetujuan pihak keluarga terlebih dahulu. Apabila keluarga sudah setuju maka operasi pengangkatan rahim akan dilakukan pada bulan Juli 2016. Selama menjalani rawat jalan untuk kontrol rutin Ibu Maryati tinggal di RSSR Semarang. #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan untuk biaya transportasi dan biaya sehari hari selama Ibu Maryati menjalani pengobatan di RSUP Dr. Kariadi Semarang.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 24 Juni 2016
Kurir : @indrades @indrawans

Ibu maryati menderita KANKER PAYUDARA

Ibu maryati menderita KANKER PAYUDARA


SUNIAH BINTI RASDJAN (51, Kanker Payudara). Desa Tengki RT.02/04, Kab. Brebes, Jawa Tengah. Beberapa tahun lalu, Bu Suniah tiba-tiba merasakan nyeri pada bagian dada lebih tepatnya dekat dengan tulang rusuk bagian bawah. Awalnya Bu Suniah mengira sakit tersebut hanya sakit sementara dan melakukan terapi pijat. Karena dirasa tak juga membaik, Bu Suniahmemutuskan untuk berobat ke dokter klinik setempat. Dokter menyebutkan bahwa sakit yang dirasakan Bu Suniah kemungkinan adalah sakit Maag. Hari-hari berlalu, dan rasa nyeri belum juga hilang setelah berobat hingga pada akhirnya Bu Suniah mulai merasakan adanya benjolan pada payudara bagian kanannya. Akhirnya Bu Suni’ah memeriksakan diri di Rumah Sakit setempat dan ternyata benjolan tersebut adalah kanker yang sudah cukup besar. Benjolan yang muncul kemudian diambil dengan jalan operasi dan dokter menyarankan untuk rujuk ke RSUP Dr. Kariadi Semarang untuk pengobatan lebih lanjut. Bekerja sebagai buruh tani, jarak yang jauh dari Semarang dan biaya pengobatan membuat Bu Suniah berfikir untuk melakukan pengobatan lanjut. Alhamdulillah kurir #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga Bu Suniah dan saat ini telah menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan Semarang. BuSuniah dibawa ke Semarang untuk menjalani beberapa tindakan medis di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Bu Suniah telah menjalani kemoterapi sebanyak 6x. Berdasarkan hasil lab terakhir, dokter merujuk Bu Suniah untuk melakukan pengobatan di Radiologi pada bulan Desember mendatang dan saat ini menjalani rawat jalan untuk kontrol rutin.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal:  24 Juni 2016
Kurir: @indrades, @idaiddo, @restirianii

Ibu suniah menderita KANKER PAYUDARA

Ibu suniah menderita KANKER PAYUDARA


M. ALDI NAHWA (2, Bibir Sumbing dan Langit-langit). Alamat: Gg. Madrasah RT 18/ 4 Kec. Tembok luwung, Tegal. Sejak lahir Dik Aldi mengalami kelainan kongenital yaitu Labiopalatoskisis (Bibir dan langit2 sumbing). Ayah Dik Aldi, Pak Suswanto (25th) adalah seorang penjual bakso keliling dan ibu Dik Aldi, Bu Muzayanah (21) seorang ibu rumah tangga. Bu Muzayanah tidak bisa bekerja dikarenakan harus mengurus Dik Aldi. Keterbatasan biaya membuat Dik Aldi tidak dapat melanjutkan pengobatan pada mestinya. Kartu BPJS belum dapat digunakan dan mereka harus menunggu beberapa minggu agar kartu BPJS bisa di gunakan. Hingga atas ijin Allah, tim kurir #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga Dik Aldi. Sekarang Dik Aldi telah menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan. Pada awal oktober 2015 kurir #SedekahRombongan membawa Dik Aldi ke Semarang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di RSUD Dr. Kariadi guna mengetahui tidakan medis selanjutnya. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, pada tanggal 26 oktober 2015 Dik Aldi telah menjalani operasi pada bibir sumbing dan langit-langit. Setelah 3 bulan pasca operasi, Dik Aldi dianjurkan oleh dokter RSUD Dr. Kariadi untuk melakukan kontrol di RSUD Dr. Soeselo Slawi guna melakukan terapi wacana dan tidak perlu melakukan kontrol di RSUD Dr. Kariadi. Bantuan disampaikan guna keperluan akomodasi berobat Dik Aldi dan keluarga. Semoga Dik Aldi lekas sehat.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000
Tanggal : 24 Juni 2016
Kurir : @indrades @idaiddo @bram_gp @kumells

Aldi menderita Bibir Sumbing dan Langit-langit

Aldi menderita Bibir Sumbing dan Langit-langit


SEPTIANA DEWI (3, Tumor Pipi) adalah putri pertama dari pasangan suami istri Dimyati (34) yang bekerja sebagai tukang tambal ban dan Umiasih (24) seorang ibu rumah tangga warga Jl. Angkatan 66 Gang 10A RT 004 Rw 002 Desa Kramatsari Pekalongan Barat, Pekalongan, Jawa Tengah. Dik Septi, nama panggilannya, mengidap tumor di pipi sejak lahir dan terus membesar hingga saat usianya 2 tahun. Sesaat setelah kelahiran, Dik Septi sempat menjalani serangkaian pengobatan hingga ke RSUP Dr. Kariadi Semarang, namun tim dokter baru bisa melanjutkan proses pengobatan setelah Dik Septi berusia 2 tahun karena organ tubuh dan wajahnya yang masih sangat rentan jika dilakukan tindakan medis lanjut, seperti pembedahan. Sejak pertengahan September 2014 kami bertemu Dik Septi dan mendampingi proses pengobatan yang juga dilakukan di RSUP DR. Kariadi Semarang. 11 Mei 2016 lalu, Dik Septi telah menjalani operasi rekonstruksi tahap ke enam. Saat ini Dik Septi sedang menjalani kontrol rutin dan persiapan untuk rekonstruksi tahap ke tujuh. Santunan ini ditujukan untuk membantu kebutuhan sehari-hari dan akomodasi Dik Septi selama di Semarang.

Jumlah Bantuan Rp. 1.000.000,-
Tanggal 24 Juni 2016
Kurir : @indrades , @idaiddo , @haurilmnisfari, @jumhann @abudfurqon

Septiana menderita Tumor Pipi

Septiana menderita Tumor Pipi


ROMADHON BIN CUNDUK, (50, Kanker Kelenjar Getah Bening) Alamat: Tondano No.18, Noyontaan, Pekalongan Timur, Pekalongan, Jawa Tengah. Pak Romadhon adalah seorang tukang becak di wilayah Kota Pekalongan. Gejala awal penyakit beliau sekitar bulan Februari 2015, saat itu mulai tumbuh benjolan pada bagian leher. Karena tidak merasakan sakit, jadi beliau tidak terlalu memperdulikannya. Hingga pada akhir bulan Juli 2015, keluarga mulai mengkhawatirkan kondisi Pak Romadhon karena benjolan pada lehernya semakin membesar, berat badan terus menurun dan kesulitan dalam melakukan pekerjaannya. Pada awal bulan Agustus 2015 keluarga memutuskan membawa Pak Romadhonberobat ke RSUD Bendan Kota Pekalongan dengan memanfaatkan fasilitas kartu BPJS Kesehatan. Dari pemeriksaan, dokter menyimpulkan Bpk Romadhonmengidap Kanker Kelenjar Getah Bening dan harus segera dilakukan operasi. Akhirnya pada tanggal 9 Agustus 2015 dilakukan operasi kepada PakRomadhon oleh tim dokter RSUD Bendan. Pasca operasi kondisi Bpk Romadhon membaik. Dokter menyarankan agar Bpk Romadhon tetap rutin melakukan kemoterapi dan radiasi, namun beliau tidak melakukannya. Pada bulan Oktober 2015, benjolan pada lehernya tumbuh kembali dan semakin cepat membesar hingga mengeluarkan darah. Pihak keluarga tidak membawa ke rumah sakit karena keterbatasan biaya. Sejak Bpk Romadhon didiagnosa mengidap kanker, beliau sudah tidak bisa bekerja sebagai tukang becak. Padahal beliau memiliki tanggungan 3 orang anak yang masih bersekolah yaitu anak ke-3 SMA, anak ke-4 SMP dan anak ke-5 SD. Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan biaya sekolah, isteri Pak Romadhon bekerja sebagai petugas kebersihan/cleaning service. Hingga pada bulan November 2015, Allah mempertemukan Bpk Romadhon dengan kurir #Sedekah Rombongan. Tim SR membawa Bpk Romadhon berobat ke RSUD Bendan dan segera dirujuk ke RS Dr Kariadi Semarang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Pada tanggal 3 Mei 2016 Pak Romadhon melakukan rontgent dan disarankan rawat inap untuk segera dilakukan kemoterapi ke-6. Pada tanggal 11 Mei 2016 Pak Romadhon mulai rawat inap di RS Kariadi. Berdasarkan pemeriksaan secara keseluruhan, Dokter menyimpulkan bahwa Pak Romadhon tidak perlu menjalani kemoterapi ke-6 karena kondisi sudah baik sehingga diperbolehkan pulang pada tanggal 20 Mei 2016. Saran dari Dokter, selanjutnya Pak Romadhon hanya melakukan kontrol rutin sebulan sekali. Pada tanggal 20 Juni Pak Romadhon melakukan kontrol rutin dan cek lab di RS Kariadi. Hasil cek lab tanggal 27 Juni 2016 menyatakan bahwa kondisi Pak Romadhon dalam keadaan baik dan dijadwalkan kontrol kembali pada tanggal 25 Juli 2016. Bantuan disampaikan untuk biaya akomodasi.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 24 Juni 2016
Kurir : @indrades @idaiddo @dianfariza @abudfurqon

Pak romadhon menderita Kanker Kelenjar Getah Bening

Pak romadhon menderita Kanker Kelenjar Getah Bening


MAGHFIROH BINTI YUNAN PURNOMO (6, Hydrocephalus + Kelainan Struktur Wajah). Dik Maghfiroh adalah putri ketiga dari pasangan suami istri Bapak Yunan Purnomo (45) dan Ibu Nur Alfiana (42) yang beralamat di Ds. Godong RT 3/ 1 Kec. Wonopringgo Kab. Pekalongan, Prov. Jawa Tengan. Dik Maghfiroh sudah mengalami kelainan terutama pada struktur wajah dan tempurung kepalanya sejah lahir. Beberapa hari setelah kelahiran Dik Maghfiroh langsung dibawa ke RSUP Dr. Kariadi Semarang atas rujukan rumah sakit daerah setempat. Kurang lebih sekitar satu bulan Dik Maghfiroh dirawat secara intensif di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Namun karena keterbatasan biaya waktu itu, ayah Dik Maghfirohyang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan ini bersama keluarganya memutuskan untuk tidak melanjutkan pengobatan yang seharusnya masih panjang. Pada Januari 2015 kami dipertemukan Allah dengan Dik Maghfiroh di Pekalongan, kami bersama keluarga sepakat untuk memulai proses pengobatan kembali di RSUP Dr. Kariadi Semarang dan saat ini Dik Maghfiroh sedang menjalani kontrol rutin di RSUP Dr. Kariadi Semarang dalam dampingan tim kurir #SedekahRombongan di Semarang. Bantuan pun di sampaikan guna membantu kebutuhan akomodasi Dik Maghfiroh dan keluarga selama di Semarang. Mohon doanya semoga proses pengobatan Dik Maghfiroh berlajan dengan lancar dan segera sehat kembali.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 24 Juni 2016
Kurir : @indrades , @idaiddo , @auliarahman04 , @DiahPertiwi1110

Maghfiroh menderita Hydrocephalus + Kelainan Struktur Wajah

Maghfiroh menderita Hydrocephalus + Kelainan Struktur Wajah


ALFAN TAUFIQU (11, Kanker Kelenjar Getah Bening) Dik Alfan adalah putra dari Akhmad Sobirin (35) dan Eni Linda Wati (36). Alamat Desa Kasepuhan Kec. Batang Kab.Batang Jawa Tengah. Dik Alfan sejak 2 tahun yang lalu mulai menunjukkan gejala kelainan pada tubuhnya, beberapa benjolan sempat tumbuh di tubuh Dik Alfan. Saat itu benjolan-benjolan tersebut sudah dioperasi namun tumbuh lagi dan kondisi tubuhnya secara umum terus menunjukkan penurunan. Dokter di RSUD Batang menyarankan agar Dik Alfan dirujuk ke RS Kariadi Semarang agar mendapatkan perawatan lebih intensif. Namun karena keterbatasan biaya, orang tua Dik Alfan yang hanya bekerja sebagai buruh biasa tidak mampu melanjutkan proses pengobatan tersebut. Hingga akhirnya pada bulan November 2014, kurir #SedekahRombongan dipertemukan dengan DikAlfan dan membawanya ke Semarang untuk melakukan pengobatan di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Saat ini Dik Alfan dalam tahap observasi oleh tim dokter di RSUP Dr. Kariadi Semarang dan belakangan diketahui ada kelainan juga pada Limfa. Dengan adanya benjolan pada limfa maka Dik Alfanharus menjalani kemoterapi. Kemoterapi tahap pertama dinyatakan telah selesai. Saat ini Dik Alfan sedang menjalani kemoterapi tahap ke dua siklus ketujuh di RSUP Dr Kariadi. Dan sudah dilakukan perawatan yang insetif oleh para Dokter di RSUP Dr Kariadi. Alhamdulilah berkat bantuan dan doa dari Sedekaholiq kondisi Dik  Alfan semakin membaik. Proses Kemoterapi akan dilanjutkan untuk menekan benjoln pada Limfa. Semoga Allah memudahkan pengobatan Dik Alfan.  Alhamdulillah setelah menjalani program kemoterapi selama 8 kali siklus. Dan dilakukan penyinaran MRI, hasilnya benjolan pada Limfa sudah tidak ada. Dilanjutkan kontrol rutin tiap 2 minggu sekali di RSUD DR. Kariadi. Bantuan ini ditujukan untuk membantu biaya akomodasi Dik Alfan dan keluarga selama pengobatan di Semarang.

Jumlah bantuan : Rp.1.000.000
Tanggal : 25 Juni 2016
Kurir : @indrades, @idaiddo, @Qiiyu

Alfan menderita Kanker Kelenjar Getah Bening

Alfan menderita Kanker Kelenjar Getah Bening

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 EKO WAHYUDI 500,000
2 MINEM CIPTO WIYONO 1,000,000
3 MARDALINA BINTI LOSO NEGER 500,000
4 SITI FATIMAH 2,000,000
5 TUMIRAH AMUN 500,000
6 FATHIA RIZKY MULIA 500,000
7 OEIJ MEI LING 1,000,000
8 YUHUBILLAH BIN SALEH 500,000
9 KHADIJAH NGALI 2,000,000
10 FATIMAH RASYID 1,100,000
11 RINA ASTUTI 1,000,000
12 HABIBI BIN JUNAIDI 1,000,000
13 MTSR RIAU 5,980,000
14 RSSR RIAU 7,595,000
15 AQILA FEBI ANGRAENI 1,000,000
16 DESSY NUR FADILAH 500,000
17 NURHOSNA BIN MUSAKKI 500,000
18 ERISKA DWI NOFITRI 500,000
19 ZAHRATUSITA 1,000,000
20 MTSR SEMARANG 7,836,431
21 RSSR SEMARANG 38,243,642
22 MTSR SEMARANG 19,970,354
23 PARCEL LEBARAN 9,867,530
24 PARCEL LEBARAN 9,675,240
25 MARYATI BINTI TANIJAH 1,000,000
26 SUNIAH BINTI RASDJAN 1,000,000
27 M. ALDI NAHWA 1,000,000
28 SEPTIANA 1,000,000
29 ROMADHON BIN CUNDUK 1,000,000
30 MAGHFIROH BINTI YUNAN PURNOMO 1,000,000
31 ALFAN TAUFIQU 1,000,000
Total 121,268,197

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 121,268,197,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 899 ROMBONGAN

Rp. 42,311,893,135,-

Mau bantu Mereka?
Silahkan transfer ke rekening SedekahRombongan

Bank BCA a/c 84655-23456
Bank Mandiri a/c 137-00111-0011-8
Bank Syariah Mandiri a/c 4111-4111-45
Bank Muamalat a/c 532-000-6666
a/n Sedekah Rombongan

Takkan berkurang harta yang disedekahkan. Ia justru akan bertambah..bertambah dan bertambah...


Comments are closed.