Rombongan 898

Dan apapun yang kamu infakkan atas rizki yang diberikan Allah, maka Allah menggantinya kembali dan Allah-lah sebaik-baik pemberi rezeki.
Posted by on October 6, 2016

JIHAN FATIN (2, Atresia Bilier + Sirosis). Alamat : Dusun Wiyono, RT 4/2, Desa Grabag, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Jihan dilahirkan dalam keadaan seluruh tubuh berwarna kuning. Saat usianya dua bulan, bayi mungil ini mengalami demam tinggi yang tak kunjung turun. Orang tuanya kemudian membawanya ke bidan, dari sana dirujuk ke RSU Tidar Kota Magelang. Berdasarkan observasi, dokter mendiagnosa balita ini menderita atresia bilier atau tidak adanya saluran empedu dari hati. Jihan kemudian dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, dokter mendiagnosa menderita sirosis (pengerutan hati). Jihan pernah mengalami koma selama dua bulan dan demam tinggi & kejang sampai memengaruhi fungsi syaraf mata. Bagian punggungnya pun mengalami decubitus karena terlalu lama berbaring. Kesulitan ekonomi juga dirasakan kedua orang tuanya terutama biaya transportasi dan akomodasi dari Grabag ke Yogyakarta. Setiap berobat mereka menyewa mobil yang harga sewanya mahal. Selain itu mereka juga kesulitan untuk pembelian obat dan susu pregistimil. Ayah Jihan, A. Mujib (37) bekerja sebagai karyawan swasta sementara ibunya, Etik (30) seorang ibu rumah tangga. Orangtua Jihan pun tercengang ketika mendengar biaya pengobatan dengan cara cangkok hati bisa mencapai 1‒1,5M. Meski memiliki jaminan kesehatan, BPJS, namun tidak bisa dimaksimalkan karena jaminan kesehatan ini maksimal mengcover 250 juta rupiah. Alhamdulillah, melalui salah satu tokoh masyarakat, Kurir #SedekahRombongan dapat bertemu dengan Jihan dan keluarganya. Melalui persetujuan dua belah pihak, akhirnya Jihan menjadi pasien dampingan #SedekahRombongan. Setiap dua minggu sekali Jihan diantar Mobil Tanggap #SedekahRombongan ke Jogja untuk kontrol rutin ke RSUP Dr. Sardjito. Bantuan dari sedekaholics ini dipergunakan untuk pembelian 4 kaleng susu pregistimil dan pembelian obat yang tidak dicover BPJS. Pelaporan bantuan sebelumnya terdapat dalam rombongan 895.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.301.516,-
Tanggal : 28 September 2016
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Jihan menderita  Atresia Bilier + Sirosis

Jihan menderita Atresia Bilier + Sirosis


NASTIYAH BINTI MERTOIRONO (58, Stroke). Alamat : Madigondo RT. 021 RW.08, Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, DIY. Nastiyah dan Ngadirin adalah pasangan suami istri dengan tiga anak yang satu sudah berkeluarga. Suami istri ini berdagang di pasar dan usaha warung kelontong kecil-kecilan di rumah. Beberapa bulan lalu, Nastiyah jatuh terserang sakit stroke yang membuat tidak bisa bekerja lagi sehingga warungnya tutup. Berhari-hari keluarga ini berjuang membangun usahanya namun karena Nastiyah keluar masuk rumah sakit belum bisa bangkit lagi. Keluarga menceritakan ujian keluarga ini saat bertemu kurir #sedekahrombongan. Bapak Ngadirin dan Ibu Nastiyah berkisah tentang sakit stroke yang dialami saat hendak pergi ke pasar akan kulakan tetapi masih di rumah 11 September 2016, Ibu Nastiyah langsung lemas dan terus dibawa ke RSUD Wates dengan diagnosa stroke. Nastiyah harus opname seminggu di rumah sakit, dan setelah pulang, masih sakit tidak ada perkembangan, terus periksa lagi dan opname RS. PKU Muhammadiyah Nanggulan. Selama pengobatan sudah dijamin dengan KIS (Kartu Indonesia Sehat). #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk akomodasi biaya pengobatan selama ini.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 24 September 2016
Kurir : @MarjunulNP, Mochammad Yudan Febrianto, Ahmad Amin Saifullah.

Ibu nastiyah menderita Stroke

Ibu nastiyah menderita Stroke


TUMIJEM BINTI MARTO DIYONO (56, Operasi Hidung, Pasca Kecelakaan). Alamat : Dukuh Bandut Kidul RT. 51, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, DIY. Tumijem dan Sumiharjo adalah pasangan suami istri dengan dua anak yang satu sudah berkeluarga, dan anak satunya membantu suami istri ini dagang di pasar dan usaha jamur. Beberapa bulan lalu, puting beliung disertai hujan lebat telah memporak porandakan beberapa rumah di Bandut Kidul dan Pereng, salah satunya ruang usaha jamur keluarga ini. Berhari-hari keluarga ini berjuang membangun lagi usaha jamurnya dengan biaya yang tidak sedikit bagi keluarga ini, yang belum banyak menghasilkan dari usaha jamur ini, namun sudah mendapat musibah. Keluarga menceritakan ujian keluarga ini saat bertemu kurir #sedekahrombongan. Bapak Sumiharjo dan Ibu Tumijem berkisah tentang kecelakaan yang dialami mereka saat hendak pergi ke pasar berjualan yaitu tanggal 2 September 2016, Bapak Sumiharjo lebam dan lecet di sekujur muka, dan tubuh. Ibu Tumijem lebih parah dan luka patah tulang hidung. Saat yang sama ugd di beberapa rumah sakit penuh sehingga suami istri ini keliling dari satu rumah sakit ke rumah sakit yang lain. Akhirnya mendapat pertolongan di Rumah Sakit Bethesda Yogya. Keduanya harus opname seminggu di rumah sakit, bahkan ibu Tumijem harus operasi hidung. Selama pengobatan sudah dijamin dengan KIS (Kartu Indonesia Sehat). #SedekahRombongan memberikan santunan untuk biaya operasional pengobatan selama ini. Ini adalah Santunan kedua setelah Santunan pertama digunakan untuk membangun kembali ruang usaha yang diterjang puting beliung beberapa bulan lalu dengan nomer rombongan 884.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 13 September 2016
Kurir : @Marjunul NP, Mochammad Yudan Febrianto

Ibu tumjem menderita Operasi Hidung, Pasca Kecelakaan

Ibu tumjem menderita Operasi Hidung, Pasca Kecelakaan


SUPARNI BINTI SUPRIYONO (40, Operasi SC). Alamat : Pleret Dusun I, Panjatan, Kulon Progo, DIY. Ibu Suparni dan Suami awalnya tinggal dan berdagang di Bandung. Tapi karena suatu hal mengalami bangkrut dan kemudian pulang kampung. Sekitar lebaran kemarin mulai tinggal di dusun Pleret I, Panjatan, Kulon Progo, dimana ibu  Suparni dengan kondisi sudah hamil dan tidak punya jaminan kesehatan apapun. Pada tanggal 23 September 2016 ibu Suparni melahirkan dengan operasi caesar dan tanggal 26 September 2016 sudah boleh pulang. Keluarga kemudian mengurus jamkesda untuk jaminan persalinan ibu dan bayi. Suami sudah mempunyai pinjaman Rp. 3.200.000,- dari saudara. Tanggal 28 September 2016 bayi kontrol kondisi icterus/kuning dan harus opname lagi. Karena kepala keluarga yang bekerja serabutan buruh tani dengan penghasilan pas-pasan, maka belum punya biaya untuk biaya opname bayinya. Bersyukur kurir #sedekahrombongan bisa bersilaturahmi dengan keluarga ibu Suparni untuk menyampaikan amanat para sedekaholiks yaitu memberikan santunan untuk meringankan biaya perawatan dan operasi.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,-
Tanggal : 27 September 2016
Kurir : @MarjunulNP, Mochammad Yudan Febrianto, Asih Suparni

Santunan untuk meringankan biaya perawatan dan operasi caesar.

Santunan untuk meringankan biaya perawatan dan operasi caesar.


ARIFAH RAHAYUNINGSIH (18, Beasiswa). Alamat: RT 21/RW 11 Sidakan, Banaran, Galur, Kulon Progo, DIY. Arifah adalah seorang putri dari bapak Rusmin, Arifah sudah menamatkan sekolah tingkat atas di MA Darul ulum Galur, tetapi masih memiliki kekurangan pembayaran adminitrasi sekolah akibatnya ijazah masih tertahan sampai saat ini. Sedianya jika ijazah tersebut tidak tertahan, akan digunakan sebagai syarat untuk mengajukan atau melamar pekerjaan. Arifah memiliki 2 saudara yang sama-sama masih memiliki kekurangan pembiayaan sekolah. Kakak Arifah, ijazah masih tertahan di SMK Muh 2 Wates, sedangkan adiknya masih belajar di bangku Sekolah Dasar. Orang tua Arifah bekerja sebagai buruh tani yang hasilnya pas-pasan untuk kebutuhan sehari hari, sehingga kebutuhan sekolah agak terabaikan. Bersyukur kurir #sedekahrombongan bisa bersilaturahmi dengan keluarga Arifah untuk menyampaikan amanat dari para sedekaholiks yaitu santunan untuk membayar kekurangan biaya sekolah.

Jumlah bantuan: Rp.1.000.000,-
Tanggal: 24 September 2016
Kurir : @MarjunulNP, Mochammad Yudan Febrianto, Herman

Bantuan Beasiswa

Bantuan Beasiswa


MAHENDRA ASNAN (14, Pengadaan Sepeda). Alamat : RT 37/RW 18 Sorogaten 9, Karangsewu, Galur, Kulon Progo, DIY. Asnan seorang anak yatim yang duduk di bangku sekolah kelas 2 SMP N 1 Lendah. Jarak rumah sampai sekolah kira kira 2 Km, dan setiap hari ditempuhnya dengan jalan kaki, jarak yg lumayan jauh jika yang menempuh anak kelas 2 SMP, tetapi apa boleh buat karena sekolah tersebut  adalah yang paling dekat. Sepeda yang dipakai sudah sering rusak dan tidak layak lagi. Hal ini kadang kala menjadi hambatan Asnan untuk berangkat ke sekolah. Asnan adalah anak yatim yang tinggal bersama ibunya, ibunya bekerja sebagai buruh tani biasa yang hasilnya pas-pasan. Apalagi adik Asnan juga masih sekolah di bangku Sekolah Dasar belum lagi kebutuhan harian yang tetap harus dipenuhi. Bersyukur kurir #sedekahrombongan dapat bersilaturahim dengan keluarga Asnan untuk menyampaikan amanah dari para sedekaholiks santunan untuk pembelian sepeda sarana ke sekolah. Dan saat ini Asnan dapat pergi ke sekolah dengan nyaman tanpa khawatir sepeda rusak lagi ditengah jalan.

Jumlah bantuan : Rp.1.000.000,-
Tanggal : 24 September 2016
Kurir : @MarjunulNP, Mochammad Yudan Febrianto, Herman

Pengadaan Sepeda

Pengadaan Sepeda


SAAD HANIF ABDILLAH (1, Hiperbilirubin). Alamat : Bandut Lor RT. 31, Argorejo, Sedayu, Bantul, DIY. Adik bayi Saad  Hanif Abdillah adalah putra kedua dari Bapak Ashuri (32) dan Ibu Susi Agustini (29). Ibu Agustini melahirkan putra kedua (Adik bayi Hanif) pada tanggal 19 September 2016 jam 20.30 dengan berat badan 2,5 kg di bidan desa, saat bersalin itu pula, sang bayi menunjukkan kondisi bayi kuning. Setelah beberapa hari di rumah adik bayi Hanif menunjukkan warna kuning yang semakin banyak, kemudian tepatnya tanggal 24 September 2016, kedua orang tuanya membawa adik bayi Hanif ke PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta dengan diagnosa Hiperbilirubin dan opname selama 4 hari untuk penyinaran. Sehubungan keadaan darurat dan tidak melalui PPK I maka BPJS sang ibu tidak bisa digunakan, praktis tidak ada jaminan kesehatan/pasien umum. Apalagi Bapak Ashuri bekerja sebagai tenaga kebersihan di sebuah sekolah swasta, tentunya penghasilan pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari apalagi berobat. Sekarang adik bayi Hanif sudah boleh pulang. Bersyukur kurir #sedekahrombongan bisa bersilaturahmi dengan keluarga adik Saad Hanif Abdillah untuk menyampaikan amanat para sedekaholiks yaitu menyampaikan santunan untuk biaya pengobatan.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Tanggal : 30 September 2016
Kurir : @MarjunulNP, Mochammad Yudan Febrianto

Saad menderita Hiperbilirubin

Saad menderita Hiperbilirubin


MUHAMMAD AKBAR KHALFANI (1, Pendarahan otak + Hydrocepallus), Alamat : Dusun Trimulyo RT 02 RW 01 Desa Trimulyo Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah. Sejak usia 1.5 bulan ananda Akbar diberikan ujian dari Alloh. Saat itu gejala awal yang ditunjukkan adalah demam dan kejang, kemudian orang tua membawa Ananda ke bidan desa setempat. Karena kondisi Ananda yang semakin parah lalu dirujuk ke RS. Tjitro Wardjojo Purworejo selama 3 minggu dengan menggunakan fasilitas Jamkesda. Dari efek sakit panas dan kejang kemudian terjadi pendarahan otak yang menyebabkan semakin lama fungsi penglihatan menurun, hydrocepallus dan mengalami perkembangan mental. Atas saran dari dokter yang menangani ananda dirujuk ke RS Sardjito Yogyakarta agar hasil diagnosa dan penanganan lebih lanjut bisa dilaksanakan semaksimal mungkin. Ananda Akbar adalah anak bungsu dari 3 bersaudara pasangan bapak Bambang Sukmantoro (49) dan ibu Elin Herlina (36). Pak Bambang yang berprofesi sebagai penjual sembako tidak cukup untuk membawa ananda berobat ke RS Sardjito Yogjakarta. Selain hasilnya untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari pak Bambang juga masih membiayai sekolah kedua kakak ananda Akbar. Alhamduliah Kurir #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga ananda Akbar, kami prihatin dengan kondisi Ananda yang hampir 7 bulan tidak ditanggani medis dengan semestinya. Bantuan dari para #sedekaholics sangat membantu keluarga untuk biaya kebutuhan dan pengobatan Ananda Akbar.

Jumlah bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 23 September 2016
Kurir : @MarjunulNP Sudiarto, Rafiq, Aziiz

Akbar menderita Pendarahan otak + Hydrocepallus

Akbar menderita Pendarahan otak + Hydrocepallus


RSSR JOGJA (Pembelian Uninterruptible Power Supply). Alamat : Dusun Mantup, Baturetno, RT 12, Jalan Wonosari KM. 7, Bantul, Yogyakarta. Gerakan Sosial #SedekahRombongan kini tengah menapaki usia lima tahun. Selama itu pula #SedekahRombongan telah menyalurkan dana bantuan dari sedekaholics kepada ribuan dhuafa dan orang-orang yang membutuhkan. Pada usia yang memasuki lima tahun ini, tentu #SedekahRombongan membutuhkan tim yang membantu kerja ratusan Kurir #SedekahRombongan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. #SedekahRombongan kini memiliki karyawan pekerja sosial yang berasal dari berbagai disiplin ilmu baik di bidang kesehatan, administrasi, publikasi, dan audit keuangan. Karyawan #SedekahRombongan ini berkantor di RSSR Jogja dan membutuhkan peralatan yang memadai untuk memaksimalkan kinerja. Untuk itu kami melengkapi perangkat komputer di RSSR dengan sebuah perangkat penyedia daya listrik, yaitu Uninterruptible Powes Supply (UPS). Laporan mengenai RSSR Jogja sebelumnya ada pada Rombongan 887. Terima kasih sedekaholics, berkat sedekahmu kami dapat meningkatkan pelayanan terhadap para dhuafa yang kamu santuni dan dampingi. Semoga sedekaholics selalu mendapat keberkahan dari Allah SWT, Aamiin.

Jumlah bantuan : Rp. 510.000,-
Tanggal : 7 September 2016
Kurir : @KissHerry, @namaku_arini, @atinlelyas

Pembelian Uninterruptible Power Supply

Pembelian Uninterruptible Power Supply


RSSR JOGJA (Operasional Bulan September). Alamat : Dusun Mantup, Baturetno RT 12, Jalan Wonosari KM. 7, Bantul, Yogyakarta. RSSR Jogja merupakan rumah bersama yang dipergunakan untuk singgah dan/atau tinggal sementara para pasien dampingan #SedekahRombongan. RSSR Jogja ini kian dikenal oleh masyarakat sebagai rumah singgah yang diperuntukkan khusus bagi pasien dampingan #SedekahRombongan yang sedang melakukan rawat jalan dan berasal dari golongan tidak mampu atau dhuafa. Pasien yang rumahnya jauh dibawa ke rumah singgah terlebih dahulu sebelum diantar berobat ke rumah sakit. Pasien yang telah selesai berobat diantarkan kembali ke rumah masing-masing. Pasien yang singgah di RSSR Jogja mayoritas berasal dari luar Kota Jogja. RSSR ada karena tuntutan kebutuhan dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. RSSR dibangun dan dikelola dari dana sedekaholics yang menitipkannya melalui #SedekahRombongan. Selain itu, RSSR Jogja juga digunakan sebagai kantor administrasi pusat yang membantu kinerja #SedekahRombongan secara nasional. Biaya operasional bulan September ini meliputi biaya administrasi, biaya operasional, biaya konsumsi, dan biaya pembelian bhp perawat. Biaya operasional terdiri dari biaya listrik dan air, administrasi/perkantoran, serta keperluan lain di RSSR. Biaya konsumsi meliputi biaya logistik untuk menunjang gizi pasien dampingan #SedekahRombongan. Dan pembelian bhp perawat antara lain untuk pembelian masker, handsrub, kasa steril, verban, alkohol untuk perawatan luka pasien.  Laporan mengenai RSSR Jogja sebelumnya ada di Rombongan 887. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics dan kedermawanan sedekaholics dibalas dengan berkah di dunia dan di akhirat. Aamiin.

Jumlah bantuan          : Rp. 23.660.834,-
Tanggal                 : 30 September 2016
Kurir                   : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Operasional Bulan September

Operasional Bulan September


MTSR JOGJA (AB 1617 FN, Operasional Bulan September). Mobil Tanggap #SedekahRombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan #SedekahRombongan. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. #SedekahRombongan Jogja Raya kini mempunyai lima unit mobil tanggap, empat mobil ambulan dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR dengan nomor polisi AB 1617 FN inilah MTSR yang disebut mobil penumpang. Meski disebut mobil penumpang wilayah operasional MTSR ini pun sama dengan yang lain, yaitu mengcover wilayah Provinsi Yogyakarta dan sekitarnya. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menelepon ke nomor hotline 081906800900. Untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, selalu dilakukan perawatan rutin bagi masing-masing MTSR. Biaya ini meliputi biaya pembelian bahan bakar, ganti shock brecker depan, pembelian lampu (lampu depan, lampu kabut, dan soket lampu kabut), dan perbaikan lampu rem. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada rombongan 887.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.637.206,-
Tanggal : 30 September 2016
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya pembelian bahan bakar, ganti shock brecker depan, pembelian lampu (lampu depan, lampu kabut, dan soket lampu kabut), dan perbaikan lampu rem.

Biaya pembelian bahan bakar, ganti shock brecker depan, pembelian lampu (lampu depan, lampu kabut, dan soket lampu kabut), dan perbaikan lampu rem.


MTSR JOGJA (AB 1664 TA, Operasional Bulan September). Mobil Tanggap #SedekahRombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan #SedekahRombongan. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. #SedekahRombongan Jogja Raya kini mempunyai lima unit mobil tanggap, empat mobil ambulan dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR ini biasanya beroperasional di wilayah Kabupaten Purwokerto, tetapi bulan September ini dioperasionalkan di wilayah Yogyakarta sembari menunggu proses balik nama kendaraan. Selama bulan September ini, MTSR dengan nomor polisi AB 1664 TA juga melakukan servis rutin meliputi ganti oli mesin, tune up, dan servis rem. Selain untuk biaya servis berkala itu, bantuan ini juga dipergunakan untuk pembelian bahan bakar. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada rombongan 887.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.637.206,-
Tanggal : 30 September 2016
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Pembelian BBM, ganti oli mesin, tune up, dan servis rem.

Pembelian BBM, ganti oli mesin, tune up, dan servis rem.


MTSR JOGJA (AB 9043 WK, Operasional Bulan September). Mobil Tanggap #SedekahRombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan #SedekahRombongan. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. #SedekahRombongan Jogja Raya kini mempunyai lima unit mobil tanggap, empat mobil ambulan dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans #SedekahRombongan di wilayah operasional Yogyakarta.  Setiap hari, MTSR dimanfaatkan untuk menjemput dan mengantar pasien dhuafa dari rumah tinggal atau rumah singgah ke rumah sakit, dan mengantarkannya kembali. MTSR juga digunakan oleh para Kurir #SedekahRombongan untuk mensurvey calon pasien dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. Tak hanya itu, MTSR kerap digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka. Bantuan ini dipergunakan untuk pembelian bahan bakar dan ganti oli mesin. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada rombongan 887.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.903.206,-
Tanggal : 30 September 2016
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya  untuk pembelian bahan bakar dan ganti oli mesin.

Biaya untuk pembelian bahan bakar dan ganti oli mesin.


MTSR JOGJA (AB 9043 WK, Biaya Balik Nama). Mobil Tanggap #SedekahRombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan #SedekahRombongan. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. #SedekahRombongan Jogja Raya kini mempunyai lima unit mobil tanggap, empat mobil ambulan dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans #SedekahRombongan di wilayah operasional Yogyakarta.  Tanggal 2 September 2016, MTSR Jogja merk Hilux ini telah resmi berganti kepemilikan menjadi atas nama #SedekahRombongan dan berganti nomor polisi dari AB 8159 AU menjadi AB 9043 WK. Pengurusan administrasi MTSR Jogja ini juga bersamaan dengan balik nama MTSR merk Hilux yang beroperasional di Wilayah Malang. MTSR dengan nomor polisi AB 8158 AU telah resmi pula menjadi milik #SedekahRombongan dengan nomor polisi baru AB 9044 WK. Bantuan ini dipergunakan untuk pelunasan biaya balik nama kedua MTSR ini.  Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada rombongan 887.

Jumlah Bantuan : Rp. 10.459.600,-
Tanggal : 2 September 2016
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas Teguh Santosa

Biaya Balik Nama

Biaya Balik Nama


MTSR JOGJA (AB 1185 JC, Operasional Bulan September). Mobil Tanggap #SedekahRombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan #SedekahRombongan. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. #SedekahRombongan Jogja Raya kini mempunyai lima unit mobil tanggap, empat mobil ambulan dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans #SedekahRombongan di wilayah operasional Yogyakarta terutama di Kabupaten Gunungkidul.  Setiap hari, MTSR dimanfaatkan untuk menjemput dan mengantar pasien dhuafa dari rumah tinggal atau rumah singgah ke rumah sakit, dan mengantarkannya kembali. MTSR juga digunakan oleh para Kurir #SedekahRombongan untuk mensurvey calon pasien dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. Tak hanya itu, MTSR kerap digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka. Bantuan ini dipergunakan untuk pembelian bahan bakar selama bulan September 2016. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada rombongan 887.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.087.206,-
Tanggal : 30 September 2016
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya  untuk pembelian bahan bakar

Biaya untuk pembelian bahan bakar


MTSR JOGJA (AB 1030 W, Operasional Bulan September). Mobil Tanggap #SedekahRombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan #SedekahRombongan. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. #SedekahRombongan Jogja Raya kini mempunyai lima unit mobil tanggap, empat mobil ambulan dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans #SedekahRombongan di wilayah operasional Yogyakarta terutama di Kabupaten Gunungkidul.  Setiap hari, MTSR dimanfaatkan untuk menjemput dan mengantar pasien dhuafa dari rumah tinggal atau rumah singgah ke rumah sakit, dan mengantarkannya kembali. MTSR juga digunakan oleh para Kurir #SedekahRombongan untuk mensurvey calon pasien dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. Tak hanya itu, MTSR kerap digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka. Bantuan ini dipergunakan untuk pembelian bahan bakar selama bulan September 2016 dan pembelian autoguard injector cleaner. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada rombongan 887.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.267.207,-
Tanggal : 30 September 2016
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Bantuan pembelian bahan bakar selama bulan September 2016 dan pembelian autoguard injector cleaner

Bantuan pembelian bahan bakar selama bulan September 2016 dan pembelian autoguard injector cleaner


ALVARO RIZKY ADITYA (4, Retinoblastoma). Alamat: Karang Banjar, RT 21/9, Kecamatan Bonjongsari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Alvaro menderita retinoblastoma atau tumor ganas primer mata pada anak. Di usia empat bulan mata kanannya berwarna merah dan terus mengeluarkan air. Orang tuanya mengira ia terkena konjungtivitis atau belekan. Lama kelamaan, bola mata kanannya semakin membesar, hingga sebesar bola pingpong. Sementara bola mata kirinya kian mengecil dan mengakibatkan penglihatannya tidak berfungsi secara maksimal. Orangtua Alvaro segera memeriksakannya ke puskesmas setempat lalu dirujuk ke RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto. Setelah diperiksa Alvaro dirujuk lagi ke RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Sejak itu, Alvaro menjadi salah satu pasien dampingan #SedekahRombongan. Ayah Alvaro, Kirman (30) dan ibunya, Miyanti (27) sangat berterima kasih kepada sedekaholics yang telah membantu pengobatan buah hatinya ini. Alvaro telah melewati 105 jadwal kemoterapi. Alhamdulillah, biaya pengobatan Alvaro selama ini tercover oleh jaminan kesehatan, BPJS Kelas III. Saat ini Alvaro masih kontrol rutin dan fisioterapi tiap seminggu sekali. Bantuan ini dipergunakan untuk pembayaran iuran BPJS, pembelian susu dan obat tetes mata. Santunan sebelumnya terdapat pada rombongan 822.

Jumlah Bantuan : Rp. 646.812,-
Tanggal : 28 September 2016
Kurir :  @KissHerry @namaku_arini @atinlelyas

Alvaro menderita Retinoblastoma

Alvaro menderita Retinoblastoma


BAKSOS JOGJA (Pelayanan Kesehatan Gratis + Bazar Sembako). Alamat : Dusun Mantup, Baturetno, RT 12, Jalan Wonosari KM. 7, Bantul, Yogyakarta. Minggu, 25 September 2016, #SedekahRombongan Jogja menggelar bakti sosial dan kemanusiaan bertajuk “Pemeriksaan Kesehatan dan Bazar Sembako Murah”. Event ini diselenggarakan di halaman RSSR Jogja. Pelayanan Kesehatan (Yankes) terdiri dari timbang badan, ukur tinggi badan, cek tekanan darah, cek kolestrol, cek asam urat, dan cek gula darah. Yankes ini dikawal oleh 4 ahli gizi dan 6 dokter umum. Setiap peserta dapat melakukan konsultasi gizi dan konsultasi kesehatan. Bukan hanya pemeriksaan, peserta yang sakit dan membutuhkan obat juga akan mendapatkan obat sesuai dengan yang diresepkan oleh dokter. Peserta yang mengikuti yankes ini tidak dipungut biaya apa pun, termasuk yang mendapatkan obat-obatan. Sembari mengantri, peserta bisa menikmati bubur kacang hijau dan air mineral kangen water yang disediakan oleh panitia. Bazar kali ini panitia menyediakan 250 paket sembako murah. Satu paket sembako terdiri dari 1 kg beras, ½ kg gula pasir, 1 liter minyak, dan 1 bungkus teh, dapat dibeli dengan harga Rp. 10.000,- saja. Sistem pembelian dengan membawa kupon yang dibagikan sebelum acara berlangsung, baik dibagikan secara langsung, maupun dibagikan melalui stakeholder setempat (RT atau RW). Dana digunakan untuk membeli obat-obatan, bubur kacang hijau, paket sembako murah, air mineral kangen water, serta strip pemeriksaan kolesterol, asam urat, dan gula darah. Selain itu, dana juga digunakan untuk operasional acara dan kebutuhan petugas yankes dan bakti sosial yang terdiri dari konsumsi panitia, cetak banner dan poster, fee dokter umum dan konsultan gizi. Acara seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan pada umumnya, dan warga sekitar kurang mampu pada khususnya. Semoga agenda tahunan ini dapat dilaksanakan kembali pada tahun berikutnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 14.166.000,-
Tanggal : 25 September 2016
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Pelayanan Kesehatan Gratis + Bazar Sembako

Pelayanan Kesehatan Gratis + Bazar Sembako


MTSR JOGJA (AB 1030 W, Pemasangan Cover Jok). Mobil Tanggap #SedekahRombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan #SedekahRombongan. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. #SedekahRombongan Jogja Raya kini mempunyai lima unit mobil tanggap, yaitu empat mobil ambulan dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans #SedekahRombongan di wilayah operasional Yogyakarta yang dipusatkan di Kabupaten Gunungkidul.  Setiap hari, MTSR dimanfaatkan untuk menjemput dan mengantar pasien dhuafa dari rumah tinggal atau rumah singgah ke rumah sakit, dan mengantarkannya kembali. MTSR juga digunakan oleh para Kurir #SedekahRombongan untuk mensurvey calon pasien dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. Tak hanya itu, MTSR kerap digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka. Pada akhir bulan September telah dipasang cover jok di MTSR dengan nomor polisi AB 1030 W ini. Semoga pengadaan inventaris ini dapat meningkatkan pelayanan #SedekahRombongan terhadap masyarakat. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada rombongan 887.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 30 September 2016
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas @aji_kristanto

Biaya Pemasangan Cover Jok

Biaya Pemasangan Cover Jok


MOHAMAD BIMA ADI (15, Kelainan Ginjal). Alamat: Jl. Ogan 1 No 24 Dusun Durenan Desa Pelem, Kec. Pare, Kab. Kediri, Jawa Timur. Bima biasa ia dipanggil, adalah pelajar kelas VIII Sekolah Menengah Pertama di Pare, Kediri. Pada awal September 2015 Bima sering mengeluh cepat lelah, sering merasa lemas dan sering mengalami demam. Karena itu orang tuanya memeriksakan Bima ke Puskesmas. Awal bulan November 2015 Bima mengalami demam lagi dan diikuti kejang sehingga membuat orang tuanya panik, Kemudian Bima langsung diperiksakan ke Rumah Sakit Amelia di Pare, Kediri. Berdasarkan hasil pemeriksaan di Rumah Sakit, Bima diagnosa menderita kelainan ginjal. Bima sempat opname beberapa hari, dan akhirnya dokter memberi rujukan ke RSUD Dr. Soetomo, Surabaya. Namun karena keterbatasan biaya, keluarga berencana menunda keberangkatan ke Surabaya. Ayah Bima, Heru Widodo (42) hanya  bekerja sebagai pedagang asongan dan Ibunya, Winarti (40) adalah seorang ibu rumah tangga yang juga hanya membantu suaminya berdagang untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang jumlah tanggungannya 4 orang. Alhamdulillah Bima dipertemukan dengan #SedekahRombongan, dan saat itu juga kurir #SedekahRombongan langsung menjemput Bima dan keluarga pendamping untuk di antar ke Surabaya serta Bima dibuatkan jaminan kesehatan BPJS kelas 3. Proses berobat di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya terbilang lancar. Bantuan sudah diberikan dan dipergunakan untuk membantu biaya pengobatan serta transportasi ke Surabaya. Bantuan sebelumya tercatat pada rombongan 876. Bima dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholics melalui #SedekahRombongan. Juga mari bersama-sama kita berdoa semoga kesehatan Bima segera membaik dan bisa melanjutkan sekolah demi menggapai cita-cita.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal  : 1 Juli  2016
Kurir   : @wahyu_CSD @Martinomongi @EArynta

Bima menderita Kelainan Ginjal

Bima menderita Kelainan Ginjal


NJOO SWIE FOEN (61, Kanker Payudara). Alamat:  Jl. Syamanhudi No 35, Jember, Jawa Timur. Bu Gio biasa dipanggil, beliau adalah seorang janda yang suaminya juga merupakan salah satu pasien #SedekahRombongan yang telah meninggal dunia. Sakit yang diderita Bu Gio berawal dari munculnya benjolan di payudaranya, setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh, dokter mendiagnosa Bu Gio menderita kanker payudara stadium 3. Dan diharuskan untuk operasi. Total biaya operasi sebesar Rp. 35.000.000,- dan Bu Gio  membayarnya dengan menggunakan uang tabungan serta uang hasil berhutang kepada saudara-saudaranya. Setelah operasi dokter mewajibkan Bu Gio untuk menjalani kemoterapi dan sinar radiotherapy secara rutin, namun beliau sudah tidak memiliki biaya untuk melanjutkan pengobatannya tersebut. Bu Gio sehari-hari hanya sebagai ibu rumah tangga dan tinggal sendiri di rumah peninggalan orang tuanya. #SedekahRombongan merasakan kesulitan Bu Gio, kemudian diberikan bantuan sebesar Rp. 500.000,- yang digunaka untuk biaya transportasi ke Surabaya. #SedekahRombongan juga membantu Bu Gio dalam pembuatan BPJS dan pembayaran iuran BPJS. Mulai awal menjalani kemoterapi dan radiotherapy Bu Gio telah didampingi oleh #SedekahRombongan. Bantuan sebelumnya sudah diberikan dan masuk di rombongan 876.  Saat ini semua proses kemoterapi dan radioterapi sudah selesai, namun muncul benjolan lagi yang semakin membesar di punggung beliau dan saat ini masih dalam tahap diagnosis. Saat ini Bu Gio masih rutin kontrol ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya setiap sebulan sekali.

Jumlah Bantuan  : Rp. 500.000,-
Tanggal   : 12 Juli 2016
Kurir    :   @wahyu_CSD  @EArynta

Ibu njoo menderita Kanker Payudara

Ibu njoo menderita Kanker Payudara


SUGITO BIN KASENI (51, Tumor Pipi). Alamat : Dusun Gragalan RT 1/1, Desa Soso, Kec. Gandusari, Kab. Blitar, Jawa Timur. Pada awalnya Pak Gito merasakan sakit pada matanya, dan muncul benjolan di pipi sebelah kanan. Kemudian beliau mencoba mengobati sakitnya secara tradisional, namun benjolannya justru menjadi semakin membesar. Selanjutnya beliau berobat ke RSUD Ngudi Waluyo Blitar dengan menggunakan biaya sendiri. Setelah menjalani pemeriksaan di RSUD Ngudi Waluyo, Pak Gito didiagnosa menderita tumor pipi. Kemudian beliau dirujuk ke RSUD Syaiful Anwar, Malang. Namun pengobatan tidak berlanjut karena kendala biaya transportasi ke Malang. Pak Gito dulunya adalah seorang penjual bakso di Kalimantan Barat. Namun karena sakit, beliau tidak bisa bekerja dan pulang kembali ke Blitar. Beliau tinggal bersama istrinya, Sarifah yang sehari-hari hanya bekerja sebagai buruh tani. Pak Gito dan istri tinggal di sebuah rumah yang sangat kecil dengan berlantai tanah. Tanggungan dalam keluarga sejumlah 2 orang. Saat ini Pak Gito menjadi pasien dampingan #SedekahRombongan, Pak Gito melanjutkan ikhtiar pengobatannya di RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk menjalani kemoterapi. #SedekahRombongan memberikan bantuan yang dipergunakan Pak Gito untuk biaya transportasi dan kebutuhan selama di Surabaya serta Pak Gito telah dibuatkan BPJS oleh #SedekahRombongan. Saat ini benjolan di pipi beliau sudah mulai mengecil dan tubuh beliaupun mulai normal kembali. Semoga dengan kontrol dan kemoterapi secara rutin kondisi Pak Gito akan semakin membaik dan bisa sembuh total. Bantuan sudah diberikan dan sebelumnya tercatat pada rombongan 888. Saat ini Pak Gito sedang menunggu jadwal kemoterapi ke delapan yang dilakukan di awal bulan ini. Semoga semuanya berjalan lancar. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal  : 25 Juli 2016
Kurir   :  @wahyu_CSD @martinomongi @EArynta

Pak sugito menderita Tumor Pipi

Pak sugito menderita Tumor Pipi


MAJALAH TEMBUS LANGIT SEDEKAH ROMBONGAN EDISI 10 (Biaya Produksi dan Biaya Operasional). Pada usianya yang ke lima tahun, #SedekahRombongan telah menyalurkan dana sedekah, dari #Sedekaholic kepada ribuan dhuafa sakit dan orang-orang yang membutuhkan. Semakin hari, kami semakin bertransformasi, salah satu bentuk inovasi kami adalah menerbitkan sebuah majalah yang diberi nama Majalah Tembus Langit (MTL). MTL adalah media inspirasi #SedekahRombongan. Tema pada edisi kali ini adalah kesempatan menolong sesama. Kisah lainnya bisa kita baca di majalah yang terbit di pertengahan september lalu. MTL Edisi 10 dicetak sebanyak 1040 eksemplar dan didistribusikan ke lebih dari tujuh belas wilayah kerja #SedekahRombongan di seluruh Indonesia, untuk disampaikan kepada #Sedekaholic. MTL juga didistribusikan ke berbagai kalangan mulai dari karyawan, pengusaha, entertainer, hingga pejabat teras, dan dibagikan secara cuma-cuma. Proses produksi MTL Edisi 10 membutuhkan biaya sebanyak Rp. 6.500.000,- (biaya cetak). Kali ini, Reporter Majalah Tembus Langit ditugaskan untuk meliput kegiatan #SedekahRombongan hingga Nusa Tenggara Timur. Biaya operasional perjalanan reporter dari Jogjakarta ke Nusa Tenggara Timur membutuhkan biaya sebesar Rp. 4.500.000,-. Jadi, biaya yang dibutuhkan total Rp. 11.000.000,-. Hadirnya MTL diharapkan dapat membuka jendela baru untuk mengembangkan jaringan ke seluruh negeri. MTL merupakan wujud ucapan terima kasih kami kepada #Sedekaholic dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran sedekah kepada dhuafa dan orang-orang yang membutuhkan yang tergabung lebih dari 895 rombongan. MTL juga merupakan salah satu bentuk pelaporan kepada masyarakat pada umumnya dan kepada #Sedekaholic pada khususnya, tentang pelaporan dana sedekah yang mereka titipkan melalui #SedekahRombongan. Semoga MTL dapat terbit setiap bulan secara rutin dan semoga kisah-kisah nyata yang dihadirkan dapat menginspirasi dan menebar manfaat. Amin…

Jumlah Bantuan : Rp. 11.000.000,-
Tanggal : 29 September 2016
Kurir : @Saptuari

Biaya Produksi dan Biaya Operasional

Biaya Produksi dan Biaya Operasional


YAYASAN GALUH (Bantuan Sembako), beralamat di Jl. Cut Mutia, Bambu Kuning No. XI, Kampung Sepatan, RT. 3/2, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Yayasan Galuh diketuai oleh Bpk. Suhanda Gendu (59) anak dari Gendu Mulatip yang merupakan pendiri dari Yayasan Galuh. Yayasan ini menampung orang-orang cacat mental/gila baik yang punya keluarga ataupun yang ada di jalanan. Sejak tahun 1980, Yayasn Galuh sudah berdiri diatas tanah serta sebagian bangunan dengan total luas 4.000m, saat ini sudah menampung sekitar 370an pasien dari Bekasi dan kota lainnya, dalam sebulan kebutuhan beras untuk Yayasan bisa mencapai 6 ton ditambah lauk pauk yang harus mereka siapkan dengan dibantu oleh relawan sebanyak 45 orang. Mereka adalah orang-orang yang pilihan Tuhan, dengan Ikhlas dan tanpa pamrih merawat dan mengobati orang-orang skizofrenia, cacat mentalnya dan tak terurus pihak keluarganya. Mereka sangat membutuhkan bantuan kita, Alhamdulillah sejak tahun 2012 #SedekahRombongan telah rutin menyampaikan bantuan untuk keperluan operasional dan pada bulan September 2016 kembali #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk keperluan operasional yayasan ini setelah santunan sebelumnya masuk pada Rombongan 894. Semoga bantuan ini bermanfaat untuk Bapak Suhanda dan tentunya untuk pasien-pasien yang sekarang berikhtiar di Yayasan Galuh. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.500.000,-
Tanggal : 28 September 2016
Kurir : @ddsyaefudin

Bantuan Sembako

Bantuan Sembako


ENGKOM BINTI ENTUY (50, Kanker Payudara). Alamat: Kampung Cipagiri Rt.01/09 Desa Rawabogo, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Dua tahun lebih Bu Engkom menderita penyakit kanker payudara. Sejak Mei 2014 silam, janda berusia paruh baya ini hanya bisa terbaring lemah menahan rasa sakit akibat penyakit yang dideritanya. Selama sakit, ibu rumah tangga ini hanya menjalani pengobatan ke dokter terdekat. Menurut analisa sang dokter, ia harus segera menjalani operasi. Namun, karena penghasilannya sebagai buruh tani hanya cukup untuk bertahan hidup, pengobatan medis lebih lanjut pun dia urungkan. Dia memang termasuk dhuafa yang layak dibantu. bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pun ia dibantu saudara-saudaranya. Tempat tinggalnya pun menumpang di rumah orangtuamya. Saat ini, ia hanya bisa terbaring lemas dan tidak bisa duduk kecuali dibantu. Pada tanggal 7 Juli 2016, salah satu bagian payudaranya mengeluarkan banyak darah, hingga menyebabkan Bu Engkom tak sadarkan diri. Dalam ketidakadaan biaya yang menghambat keinginan Bu Engkom dan keluarganya untuk berobat ke rumah sakit sampai sembuh, mereka tetap berusaha sekemampuan. Harapannya untuk bisa terus berobat dan sembuh, akhirnya tersampaikan kepada #SedekahRombongan berkat informasi dari anaknya yang menghubungi kurir #SR di Kabupaten Bandung, Kang Asep Cunarya. Dua hari kemudian, kurir #SR menjenguk Bu Engkom di rumah orangtuanya. Karena dia belum memiliki Jaminan Kesehatan apa pun, keesokan harinya relawan setempat dan anaknya memproses Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang langsung dapat diaktifkan. Setelah kartu jaminan kesehatan dari Pemerintah itu beres dibuatkan, ia lalu dibawa periksa ke Puskesmas Rawabogo Ciwidey dan langsung diantar ke RSUD Soreang setelah mendapatkan rujukan. Mulai 19 Juli 2016, ia menjalani pemeriksaan awal di RSHS Bandung untuk memastikan penyakitnya dan alternatif pengobatannya. Alhamdulillah dengan empati sedekaholics, pada bulan itu kurir #SR juga dapat menyampaikan Bantuan Awal untuk Bu Engkom yang dipergunakan untuk biaya pembuatan BPJS Kesehatan, biaya transportasi-akomodasi berobat, dan biaya sehari-hari. Setelah mendapatkan bantuan dari sedekaholik #SR dan pendampingan dari kurir #SR kini ia semakin bersemangat terus berobat. Pada pertenghan September 2016 Bu Engkom mulai menjalani kemoterapi yang pertama di RSHS Bandung dari enam kali kemoterapi yang dijadwalkan. MTSR Bandung raya 1 alhamdulillah berkesempatan mengantarnya pulang samai terminal menuju daerah kelahirannya di Pasirjambu. Kemoterapi selanjutnyakan dijadwalkan pada pada prtengahan bulan Oktober 2016. Ia masih memerlukan bantuan untuk terus berhtiar. Alhamdulillah dengan empati sedekaholics #SR kurir di Bandung dapat menyampaikan Bantuan Kedua yang dipergunakan untuk biaya transportasi, membeli obat, dan biaya sehari-hari. Bantuan sebelum ini tercatat di Rombongan 870.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Tanggal : 25 September 2016
Kurir : @ddsyaefudin @cucucuanda

bu engkom menderita kanker payudara

bu engkom menderita kanker payudara


SIHABUDIN SOFA (40, retak tulang kaki kanan akibat kecelakaan lalu lintas). Alamat: Kampung Pasar Kidul RT.2/9 Desa Ciwidey Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung. Suami Tita S dan ayah tiga anak ini terserempet truk pada Jumat 10 April 2015 pukul 14.00 WIB di depan Terminal Banjaran Kabupaten Bandung. Polisi yang bertugas di Polsek Banjaran kemudian mengantar Sofa ke RSUD Soreang. Saat Sofa ditangani di rumah sakit rujukan Kab. Bandung inilah, petugas Polsek menghubungi kurir #SedekahRombongan untuk membantu Sofa karena harus dirujuk ke IGD RS Al Ihsan Baleendah Bandung setelah  mendapat penanganan luka luar. Dengan Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) Bandung, Sofa dibawa ke RSUD Al Ihsan. Selain mendapat penanganan kegawatdaruratan, ia juga difoto rontgen untuk memastikan pengaruh benturan pada tulang kaki kanannya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, terdapat retak di tulang kaki kanannya dan lututnya memar. Tim medis RSUD Al Ihsan menawarkan tindakan operasi dengan syarat Sofa harus dirawat terlebih dahulu. Bagian Rawat Inap rumah sakit juga menawarkan Kelas Utama yang waktu itu masih kosong untuk perawatan Sofa. Tetapi, pihak keluarga tak sanggup membiayainya. Sofa hanyalah buruh harian pabrik kerupuk yang penghasilannya tak seberapa. Apalagi, ia tidak memiliki jaminan kesehatan apa pun. Akhirnya, dimintalah rujukan agar ia ditangani di RSHS Bandung. Alhamdulillah, di rumah sakit ini ia mendapatkan penanganan yang lebih maksimal. Malam itu juga tim medis RSHS mengambil tindakan operasi di Ruang Bedah Minor IGD RSHS dari pukul 22.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB. Setelah memantau hasil operasi selama beberapa waktu, tim medis akhirnya memperbolehkan Sihabudin Sofa pulang. Pukul 03.00 WIB Sofa diantar MTSR Bandung pulang ke rumahnya. Penanganan yang sigap dari rumah sakit membuahkan hasil menggembirakan. Masa kritis Sofa telah terlampaui. Pada Senin 13 April 2015, Sofa didampingi kembali ke RSHS Bandung untuk kontrol. Alhamdulillah seluruh biaya pengobatan, baik di RSUD Soreang, RSUD Al Ihsan maupun di RS Hasan Sadikin dibayarkan dengan santunan dari sedekaholics #SR. Kini kondisi Sihabudin sudah pulih. Pembaikan tulang kakinya hampir mencapai 90persen. Akan tetapi, pada awal September 2016 ia mengeluh sakit di bagin perut sebelah kiri. Menggunakan jaminan BPJS Kelas 3, kurir #SR kemudian mendampinginya menjalani pemeriksaan ke RSUD Soreang dan RSHS Bandung. Ia diduga mengidap hepatoma dan masih harus mendapatkan pemeriksaan tahap awal di RSHS Bandung. Untuk eringankan bebannya, alhamdulillah, kembali #SedekahRombmngan memberinya bantuan untuk biaya membayar iuran BPJS, transportasi, dan akomodasi berobat. Bantuan sebelum ini tercatat di Rombongan 713.

Jumlah Bantuan: 750.000,-
Tanggal : 24 September 2016
Kurir: @ddsyaefudin @cucucuanda

Pak sofa menderita  retak tulang kaki kanan akibat kecelakaan lalu lintas

Pak sofa menderita retak tulang kaki kanan akibat kecelakaan lalu lintas


TONO BIN SANAN (30, Gangguan Jiwa). Alamat : Kp. Selang Cau RT 4/12, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Sejak 5 tahun yang lalu, Tono mulai terganggu kejiwaannya karena sebab yang tidak jelas. Ia sering melamun dan marah bahkan kabur dari rumah. Tono pernah dibawa ke RSUD Kota Bekasi sekitar 4 tahun yang lalu, dan pernah menjalani perawatan selama beberapa minggu hingga kondisinya mulai membaik. Pertengahan 2014 ia pernah putus berobat karena ketiadaan biaya hingga mengakibatkan ia kambuh lagi. Alhamdulillah semenjak ada Kartu BPJS saat ini ia mulai melakukan pengobatan rutin di RSUD Kabupaten Bekasi. Tono tinggal hanya berdua dengan neneknya, Nenek Rini (71) yang sudah tidak bisa bekerja lagi. Untuk biaya akomodasi selama ke rumah sakit, mereka sangat kesulitan, Alhamdulillah, #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk membayar iuran bpjs dan biaya akomodasi ke rumah sakit. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 833.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 September 2016
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @mardisay

Tono menderita Gangguan Jiwa

Tono menderita Gangguan Jiwa


NURMIN BIN NAMIN (44, Stroke). Alamat : Kp. Keranji RT 2/6, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sudah 3 tahun Pak Nurmin terkena stroke, awalnya ia terjatuh di kamar mandi saat malam hari. Selama ini ia hanya melakukan pengobatan di Puskesmas terdekat dan melakukan teraphy. Namun sempat berhenti untuk berobat karena putus asa dan ketiadaan biaya. Kartu BPJS Pak Nurmin sudah lama tidak dibayarkan karena tidak ada uang. Alhamdulillah akhirnya Pak Nurmin mau untuk melanjutkan pengobatan di RSUD Kabupaten Bekasi. Pak Nurmin sebelum sakit ia berprofesi sebagai buruh serabutan di pasar, sedangkan istrinya, Nemah (40) seorang ibu rumah tangga. Kurir #SedekahRombongan menyampaikan bantuan awal untuk membayar iuran BPJS dan biaya akomodasi selama menjalani proses pengobatan di RSUD Kabupaten Bekasi.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 21 September 2016
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana Via Emma Hermawati @mardisay

Pak nurmin menderita stroke

Pak nurmin menderita stroke


ALIM BIN NISAM (55, TB Paru). Alamat : Kp. Bojongkoneng RT 1/2, Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Berawal sekitar 3 bulan yang lalu, Pak Alim merasakan badannya demam dan panas tinggi yang disertai batuk dan muntah darah. Saat itu juga Pak Alim dilarikan ke RS. Medirossa berbekal kartu jaminan KIS PBI. Setelah menjalani pemeriksaan, Pak Alim dinyatakan mengidap TB Paru dan menjalani perawatan selama 1 minggu. Saat ini ia harus menjalani kontrol rutin ke rumah sakit dan belum bisa bekerja untuk menafkahi keluarganya. Pak Alim yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek, sangat kesulitan untuk biaya akomodasi selama menjalani kontrol di rumah sakit.  Sedangkan istrinya, Ibu Tati (46) hanya ibu rumah tangga. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk membantu biaya akomodasi selama Pak Alim menjalani pengobatan di rumah sakit. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 880.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 30 September 2016
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana

Pak alim menderita TB Paru

Pak alim menderita TB Paru


USMAN BIN DASI (56, Kusta).  Alamat: Kp. Gili-gili RT 1/6, Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi. Pak Usman, begitu beliau akrab disapa. Dua tahun yang lalu, ia adalah seorang buruh tani serabutan yang menggarap sawah milik warga. Namun, sejak sakit yang dideritanya, Pak Usman hanya bisa tinggal di rumah. Terkadang jika lukanya mengering dan ada tetangga yg membutuhkan tenaganya, Pak Usman ikut membantu dengan harapan mendapatkan penghasilan dari pekerjaannya tersebut. Tetapi sudah hampir 6 bulan belakangan ini, lukanya semakin terasa sakit. Sehingga mengakibatkan Pak Usman tidak bisa bekerja. Oleh keluarga, Pak Usman dibawa berobat ke Puskesmas. Namun karena ketiadaan biaya, maka pengobatan dihentikan. Meskipun lukanya semakin basah dan melebar, keluarga hanya bisa pasrah. Istri Pak Usman, Bu Samah (50), notabennya hanya seorang ibu rumah tangga yang menanggung beban keluarga dan seorang anak yang belum bekerja. Keadaan ini mengakibatkan sakit yang diderita Pak Usman hanya diabaikan begitu saja.  Alhamdulillah, Kamis, 15 September 2016, Kurir #SedekahRombongan bersama keluarga, mengevakuasi Pak Usman ke RS Ridhoka Salma. Setelah melakukan konsultasi dan pembersihan luka, Pak Usman mendapat rujukan ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk menemui dokter spesialis kulit dan dokter bedah karena di RS Ridhoka Salma belum ada dokter spesialis kulit. Kurir #SedekahRombongan menyampaikan bantuan untuk biaya akomodasi berobat ke rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 25 September 2016
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @aaiyom @mardisay

Pak usman menderita Kusta

Pak usman menderita Kusta


PUPUT OKTAVIANI (23, Ca Mammae). Alamat : Kp. Bojongkoneng RT. 1/2, Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Semenjak 3 tahun yang lalu, Puput pernah menderita kanker payudara stadium satu dan sudah pernah dioperasi di RSUD Kabupaten Bekasi.  Setelah operasi, kondisi Puput semakin menurun dan saat ini badan Puput semakin hari semakin kurus, nafasnya berat dan suaranya nyaris habis tidak terdengar. Semenjak itu Puput belum pernah berobat ke rumah sakit manapun dikarenakan keterbasan biaya dan belum memiliki jaminan kesehatan. Namun terlihat sangat besar keinginannya untuk sembuh. Suaminya, Nirman (24) hanya seorang buruh harian disebuah pabrik di Cikarang. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan merasakan kesulitan mereka dan menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya akomodasi berobat ke RSUD Kabupaten Bekasi. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 880.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 30 September 2016
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana

Puput menderita Ca Mammae

Puput menderita Ca Mammae


SIJO BINTI JENIN (49, Asam Urat/Darah Tinggi). Alamat : Kp. Cimuning RT 4/7, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kotamadya Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Pada awalnya, Bu Sijo mengalami deman dan dibawa ke Puskesmas, tetapi setelah mengkonsumai obat dari Puskesmas, namun tidak ada perubahan yang signifikan. Dan ia juga merasa badannya semakin sakit. Serta kaki yang tidak dapat digunakan karena kondisinya yang lemas. Kemudian oleh keluarga Bu Sijo dibawa berobat lagi ke klinik pengobatan. Dari klinik tersebut, ia dirujuk ke rumah sakit. Namun karena keterbatasan biaya dan tidak ada pendamping dari keluarga yang mengerti, maka dengan terpaksa akhirnya pengobatan dihentikan. Tapi karna tidak ada pendamping yang mengerti dari pihak keluarga serta kondisi keuangannya yang sudah tidak ada lagi, maka pengobatan tidak dilanjutkan. Sebelum ia sakit, Bu Sijo sehari-harinya berjualan kue keliling kampung, namun saat ini ia sudah tidak bisa bekerja untuk menafkahi keluarganya. Janda dengan tiga anak ini banyak mendapat bantuan dari warga dan aparat setempat. Dan aparat setempat pun membantunya membuat KIS, sehingga dapat digunakan untuk berobat ke rumah sakit. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan dipertemukan dengan Bu Sijo dan keluarga sehingga bisa membantu meringankan beban keluarga ini. Kurir #SedekahRombongan menyampaikan bantuan awal untuk biaya akomodasi berobat ke rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 September 2016
Kurir: @ddsyaefudin @SuharnaYana @aaiyom @mardisay

Bu sijo menderita Asam Urat/Darah Tinggi

Bu sijo menderita Asam Urat/Darah Tinggi


SARNAH BINTI ACIP (46, Ca Servix). Alamat : Kp. Tengah RT 3/7, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Awalnya sekitar 1 tahun yang lalu, Bu Sarnah sering merasakan sakit perut, bahkan terkadang keluar darah dari kemaluannya. Upaya keluarga pernah membawa Bu Sarnah ke beberapa rumah sakit terdekat dan hanya dilakukan pemeriksaan penunjang saja. Setelah dilakukan serangkain pemeriksaan di rumah sakit terdekat, akhirnya ia dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung dengan jaminan Kartu KIS PBI. Saat ini ia tinggal di Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Bandung sambil melakukan pemeriksaan lanjutan sebelum dilakukan tindakan. Kendala saat ini, Bu Sarnah kehabisan bekal dan layak dibantu. Bu Sarnah adalah istri dari seorang buruh tani yang penghasilan sehari-harinya tidak menentu, Pak Karya namanya yang saat ini sudah berusia 51 tahun. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan menyampaikan bantuan awal untuk bekal selama menjalani pengobatan di RSHS Bandung. Semoga Bu Sarnah dimudahkan dalam menjalani pengobatannya, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 30 September 2016
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @avinptr @mardisay

Bu sarnah menderita  Ca Servix

Bu sarnah menderita Ca Servix


UJANG SUKIMAN (63, Gagal Ginjal). Alamat : Perum Tridaya Indah II C7/4 RT 2/3, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pada pertengahan bulan September 2016, Pak Ujang terjatuh saat sedang di kamar mandi, sampai tak sadarkan diri. Dibantu tetangga sekitar, Pak Ujang langsung dibawa ke RSUD Kota Bekasi. Dengan kondisinya saat itu, ia dinyatakan harus dirawat di ruang ICU. Alhamdulillah Pak Ujang sudah memiliki Kartu BPJS yang sudah aktif, sehingga untuk perawatan di rumah sakit dapat ditanggung BPJS. Pak Ujang yang sehari-hari bekerja sebagai penarik becak odong-odong ini tidak berdaya terbaring di ruang ICU RSUD Kota Bekasi. Ketua RT setempat berinisiatif menggalang dana untuk meringankan beban keluarga Pak Ujang, namun jumlahnya tidak seberapa. Kedua anak dan istrinya sudah tidak bisa berbuat apa-apa untuk membiayai kebutuhan mereka di rumah sakit. Istrinya, Bu Fatimah (56) hanya seorang ibu rumah tangga. Setelah menjalani perawatan selama 2 minggu, akhirnya Pak Ujang diijinkan pulang dan masih harus kontrol, bahkan cuci darah. Alhamdulillah, Kurir #SedekahRombongan merasakan kesulitan mereka dan menyampaikan bantuan awal untuk biaya akomodasi ke rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 2 Oktober 2016
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana Via Mamat Maksudi @mardisay

Ujang menderita Gagal Ginjal

Ujang menderita Gagal Ginjal


MTSR BEKASI (B 1349 SZM, Biaya Operasional). Sejak bulan November tahun 2014, #SedekahRombongan Bekasi dipercaya untuk meningkatkan pengkhidmatan kepada saudara kita yang sakit dan tidak mampu ke Rumah Sakit melalui pelayanan Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR). Menghadapi medan Kabupaten dan Kotamadya Bekasi, tentu saja MTSR Bekasi harus tampil prima. Sampai saat ini keberadaan MTSR sangat dirasakan manfaatnya, baik oleh pasien dampingan #SR maupun warga dhuafa lainnya yang membutuhkan. Begitu tingginya intensitas penggunaan MTSR Bekasi. Alhamdulillah #SedekahRombongan telah menyampaikan biaya operasional bulan Agustus 2016. Biaya operasional digunakan untuk biaya servis, spare part, membeli bensin dan bayar tol saat mengantar pasien ke RSHS Bandung dan juga ke RSCM Jakarta. Selain pasien wilayah Bekasi, MTSR Bekasi pun siap evakuasi pasien yang berada di wilayah Kabupaten Karawang, mengingat Kabupaten Karawang sampai dengan saat ini belum memiliki MTSR. Inshaa Allah, MTSR Bekasi akan semakin dirasakan manfaatnya, khususnya oleh warga dhuafa di wilayah Bekasi dan pasien miskin dari wilayah lain di Jawa Barat. Pembiayaan sebelumnya masuk di Rombongan 895.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.000.000,-
Tanggal : 30 September 2016
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana @mardisay Via Samsudin

Biaya operasional digunakan untuk biaya servis, spare part, membeli bensin dan bayar tol

Biaya operasional digunakan untuk biaya servis, spare part, membeli bensin dan bayar tol


RADITYA RANGGA (5, Susp. Tumor Leher). Alamat : Kp. Ciketing RT 1/8, Desa Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kotamadya Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Awal Juni 2016, ada benjolan yang tumbuh di leher sebelah kiri. Pernah waktu itu orang tua Rangga memeriksakan ke Puskesmas sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Kota Bekasi. Dengan bermodal kartu BPJS yang ia miliki, Rangga menjalani tahap-tahap pemeriksaan di RSUD Kota Bekasi hingga ia dinyatakan harus menjalani beberapa kali kemoteraphy sebelum dilakukan tindakan operasi. Untuk tindakan kemoteraphy, ia dirujuk ke RS Kramatjati Jakarta dari RSUD Kota Bekasi. Akhir-akhir ini mereka merasa kesulitan biaya akomodasi ke rumah sakit karena penghasilan orang tua Rangga tidak memadai. Ayahnya, Pak Bosa Suwandi (31) hanya seorang buruh serabutan, sedangkan ibunya, Bu Nurhayati (23) hanya ibu rumah tangga. Alhamdulillah mereka dipertemukan dengan Kurir #SedekahRombongan disaat-saat seperti ini. Kurir #SedekahRombongan menyampaikan bantuan awal biaya akomodasi ke rumah sakit. Semoga Rangga diberi kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 1 Oktober 2016
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana Via Yunita Muslimah @mardisay

Rangga menderita Susp. Tumor Leher

Rangga menderita Susp. Tumor Leher


NABILA ZAHRANI SALSABILA (1 bulan, Bayi Prematur). Alamat : Dusun Kliwon, RT. 3/1, Desa Cilimus, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa barat. Bayi yang lahir pada tanggal 01 September 2016 ini lahir dalam keadaan prematur sehingga harus masuk inkubator. Keadaan yang dialami Nabila dipengaruhi oleh riwayat medis ibunya ketika mengandung. Ketika Nabila masih dalam kandungan, ibunya menderita sesak nafas hingga positif terkena TB Paru. Semenjak saat itu, janin tidak berkembang dengan baik sehingga saat dilahirkan Nabila termasuk bayi prematur yang berat badannya di bawah normal. Saat ini Nabila masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) 45 Kuningan dengan bantuan alat medis berupa inkubator agar pertumbuhannya semakin baik. Nabila tidak memiliki fasilitas kesehatan apapun sehingga kedua orang tua Nabila Bapak Amir Rudin (34) dan Ibu Rina Kurniasih (34) harus membayar keseluruhan biaya rumah sakit. Bapak Amir saat ini sedang kepayahan mencari biaya perawatan Nabila. Penghasilan beliau sebagai seorang buruh harian lepas tidak cukup untuk membayar biaya rumah sakit. Alhamdulillah, kurir #SedekahRombongan Kuningan dipertemukan dengan Nabila dan keluarga sehingga santunan awal dapat disampaikan demi meringankan beban biaya yang harus dibayarkan oleh kedua orang tua Nabila. Semoga keadaan Nabila lekas membaik. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 September 2016
Kurir : @ddsyaefudin @evainhere @nitaapuji Diah Boik

Nabila Bayi lahir Prematur

Nabila Bayi lahir Prematur


MOCH NABIL SATRIA  (5, NHML + Leukimia) Alamat: Kampung Warudoyong Selatan,RT42/9, Gang Haji Munir, Kecamatan Rengasdengklok Selatan, Kabupaten Karawang, Provinsi jawa barat. Nabil, berusia 2 tahun ketika pertama kali kesehatannya terganggu diakibatkan oleh adanya benjolan kecil dibagian lehernya. Hasil Biopsi menunjukan bahwa Nabil terkena kanker kelenjar getah bening (NHML). Pengobatan yang dianjurkan oleh dokter yaitu Kemoterapi, namun karena kesulitan keuangan yang dihadapi keluarganya pengobatan Nabil sering tersendat, akibatnya hingga 3tahun lamanya kemoterapi yang seharusnya selesai dalam waktu satu tahun menjadi tidak tuntas. Ayah Nabil yang bernama Asep (40), bekerja sebagai buruh dan istrinya bernama KIKI (36) adalah seorang IRT. Satu tahun terakhir Nabil berada dalam pendampingan kurir #SedekahRombongan melakukan kemoterapi sebanyak 7 dari 8 siklus yang disarankan dokter. Biaya perawatan medis Nabil dicover oleh BPJS kelas 3 yang dimilikinya, kurir #SedekahRombongan memberikan bantuan untuk membeli obat-obatan yang tidak dicover oleh BPJS dan untuk memenuhi kebutuhan biaya sehari-hari selama Nabil dirawat di RSHS Bandung. Semoga Allah memberikan kekuatan kepada Nabil untuk bisa menuntaskan pengobatannya dan mendapatkan hasil yang baik yaitu berupa kesembuhan Aamiin.. Bantuan sebelumnya masuk ke Rombongan 889.

Jumlah Bantuan: Rp.500.000,-
Tanggal : 19 September 2016
Kurir : @ddsyaefudin @zerinabanu @cucujuanda

Nabil menderita  NHML + Leukimia

Nabil menderita NHML + Leukimia


ARTALIM BIN KIAN (55, Tumor Buli). Alamat : Desa Bangkuang, RT 4/9, Kec.Karawang Barat, Kab.Karawang, Provinsi Jawa Barat. Satu tahun lalu Pak Artalim mulai mengeluhkan sakit ketika Buang Air Kecil (BAK) namun saat itu Pak Artalim hanya mengkonsumsi obat yang dibelinya dari apotek terdekat. Sakitnya mulai menjadi sejak 6bulan lalu Pak Artalim mulai mengeluarkan darah ketika BAK dan sakitnya semakin menjadi-jadi. Setelah dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang, Pak Artalim dinyatakan mengidap Tumor Buli dan disarankan untuk dioperasi. Operasinya kemudian dilakukan di Rumah Sakit Islam Karawang (RSIK) dengan menggunakan fasilitas kesehatan BPJS kelas 3 dengan beberapa pertimbangan termasuk jarak yang lebih dekat dengan rumah Pak Artalim. Setelah operasi tersebut keadaannya membaik, selang beberapa bulan, Pak Artalim mulai merasakan kesakitan kembali. Kali ini dokter menyarankan agar Pak Artalim dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung (RSHS) . Saat ini Pak Artalim sudah berada di RSHS Bandung dalam pendampingan kurir #SedekahRombongan. Tahap pemeriksaan berupa USG dan CT-Scan sudah dilakukan dan sedang menunggu jadwal operasi selanjutnya. Santunan lanjutan diberikan guna membantu biaya sehari-hari selama dirawat inap di RSHS Bandung. Semoga pengobatan Pak Artalim bisa dilakukan hingga tuntas dan kembali sehat sehingha bisa beraktifitas kembali. Aamiin. Bantuan sebelumnya masuk ke rombongan 895

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 23 September 2016
Kurir: @ddsyaefudin @zerinabanu Kosasih

Ibu artalim menderita Tumor Buli

Ibu artalim menderita Tumor Buli


RUDI MULYANTO BIN BARAN SUPARAN (39, Luka Bakar). Alamat : Dusun Desa, RT 2/1, Desa Cijulang, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat. Kebakaran terjadi saat Bapak Rudi bekerja di bengkel motor di Jakarta. Ketika Bapak Rudi sedang membongkar mesin motor dan membersihkannya dengan pertamax, tidak jauh dari bengkel tersebut ada bengkel las listrik yang memercikan api ke motor yang sedang Bapak Rudi kerjakan, panik karena ada beberapa motor yang ada disana, Bapak Rudi segera mengeluarkan motor-motor itu keluar bengkel. Api semakin besar dan tubuh beliau pun ikut terbakar hingga 60%. Kulit tangan sampai bawah kaki mengelupas. Bapak Rudi dibantu oleh pemuda lingkungan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Ciamis untuk mendapatkan perawatan. Selama 15 hari Bapak Rudi dirawat. Namun karena alat-alat tidak memadai, kemudian dokter memberikan surat rujukan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung agar beliau mendapat penanganan lebih lanjut. Bapak Rudi saat ini tidak bekerja, oleh karena itu untuk sementara Istri dan anaknya tinggal bersama Orang tuanya, Bapak Rudi memiliki fasilitas kesehatan berupa BPJS Non PBI kelas 2. Kurir #SedekahRombongan memahami keadaan Bapak Rudi dan berusaha membantu keinginan untuk sembuh dengan memberikan bantuan transportasi ke RSHS Bandung. Harapan kesembuhan tidak pernah surut dari wajah Bapak Rudi ketika kurir #SedekahRombongan menyampaikan bantuan untuk biaya transportasi. Semoga sakit yang diderita Bapak Rudi segera berakhir, dan bisa kembali beraktivitas.

Jumlah Bantuan : Rp. 800.000,-
Tanggal : 2 Oktober 2016
Kurir : @ddsyaefudin Fhierda Yanuar @jaudymedia

Pak rudi menderita Luka Bakar

Pak rudi menderita Luka Bakar


ANTONI BIN KARTIWA (30, TB Paru + Acites). Alamat : Dsn. Karanganyar, RT 1/11, Desa Tanjungjaya Kec. Rajadesa, Kab. Ciamis Provinsi Jawa Barat. Antoni biasa dipanggil Anton, awalnya sakit perut biasa. Sering tidak dihiraukan saat dia bekerja di luar kota sebagai tukang Bengkel Las. Namun semakin lama sakitnya semakin terasa. Kemudian berhenti bekerja dan pulang ke Rajadesa Ciamis. Sesampainya di rumah tidak langsung diperiksa. Dikarenakan tidak ada biaya transportasi, selama 5 bulan hanya terbaring di tempat tidur. Sakitnya berangsur hilang namun perutnya semakin membesar (acites) dan sekujur tubuhnya membengkak. Pertengahan bulan September 2016, diperiksa ke RSUD Ciamis. Kemudian langsung dirawat selama dua minggu. dan kata Dokter ini penyakit TB Paru lama aktif dengan infeksi sekunder. Ayahnya Anton, Kartiwa (53) bekerja sebagai buruh tani, yang hanya cukup untuk keperluan sehari-hari saja. Anton mempunyai kartu BPJS PBI kelas III. Kurir #SedekahRombongan memberikan bantuan untuk biaya transportasi dan akomodasi untuk kontrol lanjutan pada tanggal 4 Oktober mendatang ke RSUD Ciamis. Semoga Anton kembali membaik.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Oktober 2016
Kurir : @ddsyaefudin Fhierda Yanuar @jaudymedia

Antoni menderita TB Paru + Acites

Antoni menderita TB Paru + Acites


YAYAH BINTI RAKLANI (39, Ca Mammae Dextra). Alamat : Blok Duku, RT 2/1, Desa Semplo, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Ibu Yayah mulai merasakan ada kelainan berupa benjolan di bagian leher sejak setahun lalu. Semakin lama, benjolan tersebut mulai membesar dan menjalar ke bagian payudara sebelah kanan, hingga pada Maret 2016 Ibu Yayah berobat ke Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun Kabupaten Cirebon. Dokter RSUD menyatakan bahwa Ibu Yayah menderita kanker payudara dan pada pemeriksaan berikutnya disarankan operasi guna mengambil sampel penyakit untuk menentukan tindakan selanjutnya. Setelah sampel diambil, Ibu Yayah mendapat rujukan pemeriksaan laboratorium di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Setelah beberapa kali ke Bandung untuk pemeriksaan laboratorium, tanggal 23 Agustus 2016 lalu, Ibu Yayah menjalani kemoterapi pertama dari lima kali yang direncanakan sebelum operasi pengangkatan kanker di payudaranya. Ibu Yayah adalah istri dari Bapak Maman Supratman (45) yang sehari-hari bekerja sebagai penggarap sawah dan tinggal dalam sebuah rumah sederhana. Sepulang dari kemoterapi pertama, Ibu Yayah dan suami tinggal di rumah adiknya agar lebih tenang. Penghasilan Bapak Maman yang tidak terlalu besar, menyebabkan kesulitan biaya ketika Ibu Yayah harus ke Bandung untuk menjalani proses pengobatan walaupun biaya berobat sudah ditanggung oleh BPJS PBI. Kurir #SedekahRombongan memahami keadaan keluarga ini dan berusaha membantu keinginan untuk sembuh dari Ibu Yayah dengan memberikan bantuan transportasi dan biaya hidup di Bandung selama berobat. Harapan kesembuhan tidak pernah surut dari wajah Ibu Yayah ketika kurir #SedekahRombongan menyampaikan kesiapan membantu selama proses pengobatan berjalan. Semoga sakit yang diderita Ibu Yayah segera berakhir dan mendapatkan kesehatan lebih baik.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 2 September 2016
Kurir : @ddsyaefudin @heni_nuraini @myusela @ahmadshaleh

Ibu yayah menderita Ca Mammae Dextra

Ibu yayah menderita Ca Mammae Dextra


NONI BINTI KERSA (65, Bantuan Renovasi Rumah). Alamat : Desa Tuk, RT 2/1, Nomor 32, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Ibu Noni, -akrab kami memanggilnya-, ia menderita stroke dan hipertensi sejak tahun 2013 silam, hal tersebut menyebabkan ia lumpuh dan hanya mampu terbaring lemas di tempat tidurnya. Ibu Noni tinggal dalam sebuah rumah yang sangat tidak layak huni. Atapnya berlubang besar, jika siang hari sangat terik dan sewaktu hujan turun, air akan menggenangi bagian dalam rumahnya. Sebagian ruangan masih berlantai tanah, termasuk kamar yang ditempati Ibu Noni. Pencahayaan lampu dari listrik tidak cukup, pada malam hari rumah ini sangat temaram. Ibu Noni adalah seorang janda, bungsu dari tiga bersaudara yang tinggal bersama dua orang kakaknya yaitu Ibu Rini (67) janda yang menderita katarak, dan Ibu Nalima (69) yang juga seorang janda menderita tunadaksa tanpa tangan kanan, serta Saiful (19) cucu dari anak Ibu Noni yang tinggal di Sumatera Utara. Saat kurir #SedekahRombongan berkunjung ke kediaman mereka, Ibu Noni mengutarakan keinginannya agar bisa tinggal dengan lebih layak. Untuk hidup sehari-hari, mereka bertiga mengandalkan pemberian tetangga dan orang lain yang memberikan bantuan karena tidak bisa bekerja secara normal. Sementara Saiful memilih berhenti sekolah dan bekerja sebagai buruh bangunan dengan penghasilan tak menentu. Menyikapi keadaan Ibu Noni dan saudara-saudaranya #SedekahRombongan menginisiasi bantuan renovasi rumah dengan mengajak beberapa komunitas yang peduli akan hal ini. Alhamdulillah, proses renovasi sudah mulai berjalan, semoga dengan rumah baru yang lebih layak nanti, Ibu Noni dan saudara-saudaranya bisa merasakan kehidupan lebih baik.

Jumlah Bantuan : Rp. 10.000.000,-
Tanggal : 24 September 2016
Kurir : @ddsyaefudin @heni_nuraini @myusela @ahmadshaleh

Bantuan Renovasi Rumah

Bantuan Renovasi Rumah


ANITA ERWIN (30, Tumor Mulut). Alamat : Kp. Kadu Tolok, RT 1/5, Desa Sukamanah, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Penyakit yang dialami Ibu Anita sudah 1,5 tahun dideritanya. Awalnya hanya peradangan kecil pada mulut, karena pengobatan hanya dilakukan beberapa kali saja di Puskesmas, seiring waktu peradangan menjalar ke hidung dan pipi. Saat ini kondisi Ibu Anita sangat memprihatinkan, daging tumbuh sudah menutupi hidung dan mulutnya, jika dibiarkan saja dikhawatirkan akan menutup seluruh bagian wajahnya. Ibu Anita hanya dapat terbaring di tempat tidur sambil menahan rasa sakit. Ingin sekali ia berobat ke rumah sakit tapi apa daya keadaan ekonomi tidak mendukung. Suaminya yang merantau ke Kepulauan Riau bekerja sebagai buruh kuli pikul di perkebunan kelapa sawit tak ada kabar berita. Selama sakit Ibu Anita tinggal dan diurus oleh ibunya, Munah (57), yang kesehariannya bekerja sebagai buruh membuat emping yang penghasilannya tak seberapa. Ketika dikunjungi kurir #SedekahRombongan yang menyampaikan bantuan awal untuk pembuatan BPJS, Ibu Anita sangat terharu dan mengucapkan terima kasih kepada sedekaholic. Dengan didampingi kurir #SedekahRombongan, keluarga akan segera membuatkan kartu BPJS dan mempersiapkan segala sesuatunya agar Ibu Anita dapat berobat ke rumah sakit. Semoga Ibu Anita segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 26 September 2016
Kurir : @wirawiriy @nurmanmlana @yadi_uy @oji_fahrur @bapakamin @ririn_restu

Anita menderita Tumor Mulut

Anita menderita Tumor Mulut


RAKMIN BAMA (83, lumpuh). Alamat : Kampung Pasir Tengah, RT 4/3, Desa Bama, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Kakek Rakmin sudah satu tahun lebih mengalami kelumpuhan. Ia sering merasakan sakit pada kakinya yang sebelumnya hanya ia obati dengan ramuan herbal. #Sedekahrombongan sudah membantu Kakek Rahmin agar dapat berobat secara medis. Setelah berobat secara medis kondisi Kakek Rahmin mulai membaik, namun kini obat yang diminumnya sudah habis. Kakek Rahmin tak mampu membeli obat tersebut, untuk biaya hidup sehari-hari saja Kakek Rakmin ditanggung anaknya, Bapak Hamzah yang bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan sangat kecil. Selain menanggung ayahnya, Bapak Hamzah juga mempunyai tanggungan istri dan 3 anak. Alhamdulillah kurir #SedekahRombongan kembali memberikan bantuan lanjutan dari sedekaholic untuk ke mantri kesehatan dan membeli obat serta membeli kebutuhan sehari – hari. Semoga Allah memberikan ketabahan pada Kakek Rahmin dan mengangkat penyakitnya. Sebelumnya Kakek Rahmin dibantu pada Rombongan 863.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 19 September 2016
Kurir : @wirawiry @nurmanmlana @yadi_uy @bapakamin @ririn_restu

pak rakmin menderita lumpuh

pak rakmin menderita lumpuh


FAIJAN APRIYANSYAH (2, Toksoplasma + Katarak + Tunarungu). Alamat : Kavling Serpong, RT 2/4, Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Ari Dwiastuti (36), melahirkan Faijan yang saat itu harus dirawat selama 1 bulan dalam inkubator, melalui operasi caesar. Faijan yang kini berusia dua tahun tidak dapat melihat dengan jelas, tidak bisa mendengar, dan belum bisa berjalan. Sang ibu tetap gigih membawa anak keduanya ini berobat dan berharap ada keajaiban pada kondisi Faijan. Di kondisi saat ini Faijan tetap menjadi anak yang aktif, ia terus berusaha meraih benda yang memancarkan cahaya meski hanya bisa merangkak. Ayah Faijan, Fajar Malvian (38), yang berprofesi sebagai satpam dengan gaji sebesar Rp.800.000,-/bulan merasa kesulitan untuk membiaya pengobatan Faijan, terlebih lagi Faijan harus terus minum susu dan makanan yang bergizi untuk peningkatan tumbuh kembangnya. Ibu Ari membantu suaminya dengan berjualan makanan ringan agar dapat membeli kebutuhan sehari – hari. Faijan berobat ke RSUD Tangerang Selatan secara gratis dengan menggunakan e-KTP orang tuanya. Kurir #SedekahRombongan memberikan bantuan untuk operasional berobat dan membeli susu Faijan. Ucapan terima kasih kepada sedekaholic #SedekahRombongan disampaikan orang tua Faijan dan berdoa semoga amal ibadah sedekaholic dibalas oleh Allah SWT dan semoga Faijan segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 1 September 2016
Kurir : @wirawiry @nurmanmlana usman @ririn_restu

Faijan menderita Toksoplasma + Katarak + Tunarungu

Faijan menderita Toksoplasma + Katarak + Tunarungu


IKAH DEWI (28, Chikungunya). Alamat : Kampung Babakan, RT 3/4, Kelurahan Babakan, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Ibu Ikah adalah seorg wanita yang tangguh, demi memenuhi kebutuhan sehari – hari keluarga ia rela menjadi buruh cuci di tiga rumah. Istri dari Martadi Glen (34) ini ingin membantu menambah pendapatan keluarga karena penghasilan suaminya sebagai buruh bangunan sangat kecil, itupun jika ada yang menggunakan jasa suaminya. Ibu Ikah juga tak ingin anaknya kembali putus sekolah. Sudah lebih dari dua bulan Ibu Ikah terbaring sakit hingga dirawat di RSUD Kota Tangerang Selatan dengan menggunakan e-KTP. Beruntung salah satu majikannya masih memberi gaji meski ia tidak bekerja, namun gaji tersebut hanya cukup untuk makan sehari – hari anaknya di rumah terlebih lagi suaminya kini sedang tidak ada pekerjaan. Kurir #SedekahRombongan memberikan bantuan untuk membeli obat yang tidak tersedia di rumah sakit dan memenuhi kebutuhan sehari – hari selama ia dirawat. Semoga Ibu Ikah senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah SWT.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 26 September 2016
Kurir : @wirawiry @nurmanmlana usman @ririn_restu

Ibu ikah menderita Chikungunya

Ibu ikah menderita Chikungunya


MUHAMMAD RIZKI AKBAR (3, Pembengkakan pada Jantung). Alamat : Kp. Bojong Nangka, RT 3/14, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Putra pertama dari pasangan Latif Asroni (22) dan Rina (28) ini terbaring tak sadarkan diri di ruang PICU di salah satu rumah sakit swasta di Tangerang Selatan. Rizki sudah dirawat lebih dari satu minggu di ruang PICU dengan kondisi terpasang alat bantu napas dan pacu jantung. Sudah lebih dari 30 juta rupiah tagihan rumah sakit yang harus dibayarkan dan semakin bertambah karena kondisi Rizki belum kunjung membaik. Orang tuanya terpaksa membawa Rizki ke rumah sakit swasta karena tidak adanya ruang PICU yang kosong di rumah sakit pemerintah dan jikapun sudah tersedia kondisi Rizki tidak memungkinkan untuk dipindahkan ke rumah sakit lain. Orang tua Rizki sudah berusaha meminjam uang namun tidak juga dapat menutupi biaya pengobatan Rizki. Ayah Rizki yang hanya bekerja sebagai buruh pabrik bahkan tak mampu membayar sewa rumah kontrakan yang sudah menunggak selama dua bulan. Kurir #SedekahRombongan memberikan bantuan untuk membantu biaya pengobatan Rizki. Setelah bantuan disampaikan beberapa waktu kemudian kurir #SedekahRombongan mendapat informasi bahwa Rizki telah berpulang ke rahmatullah. Semoga almarhum Rizki kelak dapat menjadi penyelamat bagi orang tuanya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 26 Agustus 2016
Kurir : @wirawiry @nurmanmlana usman @ririn_restu

Rizki menderita Pembengkakan pada Jantung

Rizki menderita Pembengkakan pada Jantung


DEKA AGUS (38, Komplikasi TB Paru dan Ginjal). Alamat : RT 3/3, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Suami dari Ibu Fita (28) ini sehari – harinya bekerja sebagai kuli bangunan. Sejak 9 bulan yang lalu, Pak Deka menderita TB Paru akut dan hanya dapat terbaring di rumah. Sakitnya membuat ia tak dapat bekerja sehingga istrinya berjualan pulsa dan makanan ringan untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari dan membayar sewa kontrakan. Pak Deka pernah dirawat selama 2 bulan di RSUD Kota Tangerang Selatan karena sakit TB Paru dan setelah menjalani pemeriksaan medis ia juga didiagnosis menderita kerusakan ginjal yang membuat perutnya membesar. Ibu Fita kemudian membuatkan BPJS kelas 3 untuk pengobatan suaminya, namun baru sekali menggunakan BPJS tersebut untuk berobat jalan di RS Fatmawati, Allah memanggil Pak Deka ke haribaan-Nya. Di rumah kontrakan berukuran 4 x 6 meter tanpa kamar itu almarhum Pak Deka terbaring untuk terakhir kalinya. Kurir #SedekahRombongan memberikan bantuan untuk pemulasaran jenazah. Semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 19 Agustus 2016
Kurir : @wirawiry @nurmanmlana usman @ririn_restu

Deka menderita  Komplikasi TB Paru dan Ginjal

Deka menderita Komplikasi TB Paru dan Ginjal


DIMAS DWI NUGROHO (12, Kanker Otot dan Celebral Palsy). Alamat : Jalan H. Salim, Gg. Bidan, RT 9/6, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Kotamadya Jakarta Selatan, Provinsi Jakarta. Sudah belasan tahun anak dari pasangan Agus Budi Saputro (41) yang bekerja sebagai petugas keamanan dan Nurjanah (39) yang seorang ibu rumah tangga ini menderita kanker otot dan celebral palsy. Kanker ototnya sudah tidak dapat diobati setelah menjalani dua kali protokol kemoterapi karena berdampak buruk pada sakit celebral palsy yang dideritanya. Ia akan kejang – kejang bahkan hingga tak sadarkan diri setelah menjalani kemoterapi. Beberapa bulan terakhir ini, Dimas sering masuk keluar rumah sakit akibat batuk yang tak kunjung henti dan membuat kondisinya semakin lemas. Dimas adalah pasien dampingan #sedekahrombongan. Ia tak boleh putus minum obat sedangkan penghasilan ayahnya tak cukup untuk membeli obat yang tidak dicover BPJS. Kurir #sedekahrombongan kembali memberikan bantuan lanjutan untuk membeli obat, dan kebutuhan Dimas seperti pampers dan susu. Sebelumnya Dimas dibantu pada rombongan 884.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 4 September 2016
Kurir : @wirawiry @nurmanmlana @ririn_restu

Dimas menderita Kanker Otot dan Celebral Palsy

Dimas menderita Kanker Otot dan Celebral Palsy


NGATIYEM BINTI JAURI (70, Darah Tinggi + Maag). Alamat : Dusun Kampung Sawah, Jalan Gatot Subroto, RT 14/3, Desa Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Ibu Iyem biasa beliau disapa adalah seorang buruh pembuat kerupuk. Awal mula sakitnya sekitar 3 bulan yang lalu. Saat sedang bekerja ia merasakan pusing, sakit punggung, dan sakit pinggang, tetapi tidak ia hiraukan dan masih tetap bekerja seperti biasa. Beberapa hari kemudian saat bekerja Ibu Iyem merasakan pusing dan sempat pingsan, tetangga sekitar memanggil mantri terdekat untuk memeriksakan kondisinya. Dari hasil pemeriksaan sementara oleh mantri Ibu Iyem dinyatakan terkena penyakit darah tinggi dan maag. Selama ini keluarga Ibu Iyem tidak pernah membawanya ke rumah sakit karena takut membutuhkan biaya besar. Saat ini Ibu Iyem masih sering merasakan sakit di kepala dan kakinya. Suami Ibu Iyem, Muhadi (75), tidak memiliki penghasilan tetap. Ibu Iyem menjadi tulang punggung satu-satunya di keluarganya. Ia merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya transportasi untuk berobat walaupun keluarga ini sudah memiliki jaminan kesehatan berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS). Alhamdulillah, Allah SWT mempertemukan kurir #SedekahRombongan Lampung dengan Ibu Iyem dan keluarganya. #SedekahRombongan Lampung merasakan kesulitan mereka, bantuan awalpun disampaikan untuk biaya berobat. Semoga bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban hidup Ibu Iyem dan keluarganya. Mereka sangat berterimakasih kepada Sedekahholics dan #SedekahRombongan Lampung atas bantuan yang diberikan dan mendoakan semoga selalu mendapat keberkahan dari Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele @heni2509 @yesaridani @xkurniawatix @akuokawai @ririn_restu

Ibu ngatiyem menderita Darah Tinggi + Maag

Ibu ngatiyem menderita Darah Tinggi + Maag


SAMINI BIN KAMSANI (44, Tumor Intra Abdomen). Alamat : Dusun Gatot Subroto Kampung Sawah, RT 14/3, Desa Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Beberapa tahun yang lalu Ibu Samini merasakan ada benjolan di dekat ulu hatinya, tetapi benjolan kecil itu tidak dihiraukan olehnya. Kemudian Ibu Samini mengalami sesak napas karena benjolan yang semakin membesar dan akhirnya ia dibawa keluarga berobat ke Puskesmas. Dari hasil pemeriksaan Ibu Samini didiagnosis terkena tumor intra abdomen atau dalam bahasa awam dikenal dengan tumor perut. Ibu Samini disarankan untuk segera menjalani operasi karena tumor sudah membesar. Selain memiliki tumor, Ibu Samini pun sering merasakan sakit kepala, dan bila sakit kepala sedang menyerang Ibu Samini hanya minum obat yang dibelinya di warung. Kondisi Ibu Samini semakin mengkhawatirkan hingga akhirnya ia dibawa ke Rumah Sakit Demang Sepulau Raya di Panggungan. Suami Ibu Samini, Markum (48), bekerja sebagai tukang becak yang berpendapatan tidak tetap. Keluarga ini merasa kesulitan untuk memenuhi biaya hidup dan transportasi saat berobat. Fasilitas kesehatan yang dimiliki saat ini berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS). Alhamdulillah, Allah SWT mempertemukan kurir #SedekahRombongan Lampung dengan Ibu Samini dan keluarganya. #SedekahRombongan Lampung merasakan kesulitan mereka, bantuan awal pun disampaikan. Semoga bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban hidup dan biaya pengobatan Ibu Samini. Ibu Samini sangat berterimakasih kepada Sedekahholics dan #SedekahRombongan Lampung atas bantuan yang diberikan dan mendoakan semoga selalu mendapat keberkahan dari Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele @heni2509 @xkurniawatix @akuokawai @ririn_restu

Ibu samini menderita Tumor Intra Abdomen

Ibu samini menderita Tumor Intra Abdomen


JOHARI BIN SULEMAN (50, Vulnus Amputatum). Alamat : Desa Sinar Mancak, RT 1/1, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Pada Selasa, 23 Agustus 2016, Pak Johari yang berprofesi sebagai tukang kayu sedang mengerjakan pembuatan patok nisan di pemakaman tetangganya. Ia biasa menggunakan alat pemotong kayu listrik. Saat itu kondisi lingkungan sedang ramai, tiba-tiba alat pemotong kayu tersebut menyala sendiri dan berputar-putar hingga mengenai kaki kanan Pak Johari yang sedang berada di dekatnya. Pak Johari langsung dibawa ke bidan terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Pak Johari kemudian dibawa ke Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu untuk dilakukan tindakan lanjutan. Kondisi luka yang dialami Pak Johari sangat parah sehingga tiga jari kaki kanannya harus diamputasi atau dalam bahasa medisnya disebut Vulnus Amputatum. Selama perawatan di Rumah Sakit Mitra Husada Pak Johari menggunakan biaya pribadi karena ia tidak memiliki jaminan kesehatan sama sekali. Pak Johari kebingunan dengan biaya rumah sakit yang besar karena ia tak lagi bekerja sedangkan istrinya, Ibu Hayanah (46), hanya ibu rumah tangga. Mendengar kondisi tersebut kurir #SedekahRombongan Lampung langsung mendatangi Pak Johari yang masih dirawat di Rumah Sakit Mitra Husada untuk menyampaikan sedekah dari para Sedekaholics untuk meringankan biaya perawatan Pak Johari.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele @saesaraya @yulian_safri @akuokawai @ririn_restu

Pak johari menderita Vulnus Amputatum

Pak johari menderita Vulnus Amputatum


LASMAN BIN COKRO SUMARTO (50, Diabetes Melitus + Benjolan di Tubuh). Alamat : Jalan SDN 1 Banyumas, RT 15/6, Desa Banyumas, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. Pak Lasman memiliki riwayat penyakit Diabetes Melitus atau kencing manis sejak lama. Pada  tahun 2014 Pak Lasman mengeluhkan terdapat benjolan seperti bisul di sekitaran selangkangan, leher, belakang telinga dan punggungnya. Pada tahun 2015 benjolan yang seperti bisul itu semakin membesar hingga sebesar kepalan tangan orang dewasa. Oleh keluarga Pak Lasman dibawa ke mantri kesehatan setempat untuk diperiksakan, namun tidak ada perubahan. Kemudian Pak Lasman dirujuk ke rumah sakit setempat dan dilakukan operasi kelenjar atau bisul tersebut yang berisikan nanah kurang lebih sebanyak satu liter. Sudah tiga kali dalam setahun ini Pak Lasman melakukan operasi, baik yang di selangkangan, punggung, leher, dan belakang telinganya. Kondisi Pak Lasman saat ini sudah membaik dengan kondisi bekas operasi di selangkangan yang sudah mulai mengering, namun saat ini ia hanya bisa berbaring dan duduk di tempat tidur, untuk beranjak ke tempat lain ia harus digendong. Selama perawatan di rumah sakit untuk menghilangkan bisulnya tersebut Pak Lasman menggunakan jaminan kesehatan KIS PBI kelas 3. Istrinya, Karmini (46), hanya seorang ibu rumah tangga sedangkan Pak Lasman sendiri sebagai tulang punggung keluarga kini tidak bisa bekerja. Mendengar kondisi tersebut kurir #SedekahRombongan Lampung langsung mendatangi Pak Lasman untuk menyampaikan sedekah dari para sedekaholics untuk meringankan biaya kehidupan sehari-hari dan pengobatan setelah operasi. Semoga Pak Lasman bisa lekas sembuh dan pulih kembali sehingga bisa menjalani kehidupan sehari-hari dengan normal dan sehat. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele @saesaraya @yulian_safri @akuokawai @ririn_restu

Pak lasman menderita Diabetes Melitus + Benjolan di Tubu

Pak lasman menderita Diabetes Melitus + Benjolan di Tubu


PANTI SOSIAL ASUHAN ANAK DARUL JANNAH SIJUNJUNG (Pembangunan Musolla). Alamat: Jl. Kampung Cempedak No. 05 Koto Tanjung, Nagari Tanjung, Kecamatan Koto VII, Kabupatem Sijunjung, Sumatera Barat Kode Pos 27562. PSAA Darul Jannah Sijunjung merupakan panti sosial asuhan anak yang berbasis pondok pesantren. Saat ini mempunyai anak asuh lebih dari tiga puluh orang, mereka berasal dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Banyak diantara anak-anak yang tinggal di panti ini merupakan yatim, piatu, yatim piatu dan/atau dhuafa. Panti ini belum memiliki musholla, selama ini anak-anak dan pengurus panti menggunakan sebuah kamar kecil untuk sholat berjamaah. Pengurus panti ini berencana untuk membangun sebuah musholla yang representatif sehingga anak-anak dan seluruh penghuni panti dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk. Donasi untuk panti ini masih sedikit, mereka mengalami kendala untuk biaya hidup sehari-hari, pun untuk mewujudkan pembangunan musholla ini. #SedekahRombongan sebagai gerakan sosial yang giat menyalurkan sedekah turut berpartisipasi dalam proses pembangunan musholla tersebut. #SedekahRombongan kemudian menyalurkan dana bantuan dari #Sedekaholic, sebesar dua puluh lima juta rupiah untuk membantu biaya pembangunan musholla. Semoga pembangunan musholla berjalan dengan lancar, mudah-mudahan anak-anak panti serta warga masyarakat sekitar akan memakmurkan musholla ini kelak. Pak Jambur, Ketua PSAA Darul Jannah, mewakili semua anak yang tinggal di panti ini mengucapkan terima kasih kepada #Sedekaholic dan #SedekahRombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 25.000.000,-
Tanggal Penyerahan : 4 Oktober 2016
Kurir : @Saptuari, @Rinaldy

Bantuan Pembangunan Musolla

Bantuan Pembangunan Musolla


MARYATUN BINTI ATMOREJO (80, Bantuan Biaya Hidup). Alamat : Desa Tegal Sari, RT 4/3, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. Mbah Maryatun adalah seorang janda yang mempunyai empat orang anak : 2 laki-laki dan 2 perempuan. Kedua anak perempuannya sudah menikah dan ikut bersama dengan suaminya sedangkan kedua anak laki-lakinya belum menikah dan tinggal bersama Mbah Maryatun. Sejak kecil kedua anak laki-lakinya sering mengalami panas dan kejang hingga mengalami keterbelakangan mental. Dahulu Mbah Maryatun mempunyai pekerjaan membuat kerajinan tangan seperti bakul, tampah dan keranjang yang bahan bakunya dari bambu, namun sekarang ia sudah tidak bisa bekerja lagi karena kondisi tubuhnya yang semakin renta. Kini ia hanya mengandalkan pemberian dari anak perempuannya dan juga tetangga sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya dan kedua anaknya. Melihat kondisi tersebut kurir #SedekahRombongan langsung mendatangi Mbah Maryatun untuk menyampaikan sedekah dari Sedekaholics untuk meringankan kebutuhan sehari-hari Mbah Maryatun dan kedua anak laki-lakinya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele leni @yulian_safri @akuokawai @ririn_restu

Bantuan Biaya Hidup

Bantuan Biaya Hidup


SARIMA KARTO PAWIRO (70, Muntah Darah). Alamat : Desa Tegal Sari, RT 5/2, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. Beberapa hari yang lalu tiba-tiba Mbah Sarima berteriak memanggil tetangganya karena badannya terasa tidak enak, kepala terasa pusing seperti mau pingsan, batuk-batuk, hingga muntah darah. Oleh tetangga Mbah Sarima langsung dibawa ke Rumah Sakit Mitra Husada untuk medapatkan pertolongan lebih lanjut dan sempat dirawat selama empat hari. Mbah Sarima tidak memiliki riwayat penyakit yang serius semasa hidupnya. Kondisi Mbah Sarima saat ini masih lemas, napasnya terasa sesak dan kondisi kehidupannya sangat memprihatinkan. Selama perawatan di Rumah Sakit Mitra Husada Mbah Sarima menggunakan jaminan kesehatan KIS PBI kelas 3. Mbah Sarima tinggal di rumah kecil yang dibangun oleh tetangga di atas tanah warga. Untuk makan sehari – hari Mbah Sarima megandalkan pemberian dari tetangganya. Mbah Sarima tinggal bersama anak angkatnya yang sudah dirawat sejak usia delapan bulan namun sejak tiga tahun yang lalu anaknya mengalami gangguan jiwa. Melihat kondisi tersebut kurir #SedekahRombongan Lampung langsung medatangi Mbah Sarima di rumahnya untuk menyampaikan sedekah dari sedekaholics untuk biaya pengobatan lebih lanjut dan untuk meringankan biaya kehidupan sehari-hari.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele Leni @yulian_safri @akuokawai @ririn_restu

Ibu sarima mengalami Muntah Darah

Ibu sarima mengalami Muntah Darah


WAKIRAH BINTI ABDULLAH (75, Suspect Katarak et Occuli Dextra Sinistra). Alamat : Dusun Tanjung Wangi, RT 3/1, Desa Tanjung Wangi, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Pada awal tahun 2005 Mbah Wakirah mengeluh sakit pada kedua matanya hingga penglihatannya menjadi buram. Ia hanya diberi obat tetes mata secara rutin selama setahun lebih. Pada tahun 2007, Mbah Wakirah mengeluh  penglihatannya semakin tidak jelas. Sejak awal tahun 2008 hingga kini, Mbah Wakirah sama sekali tidak dapat melihat kembali. Mbah Wakirah dicurigai mengalami kekeruhan lensa  pada mata kanan dan kiri atau dalam bahasa medis dikenal dalam istilah suspect katarak et occuli dextra sinistra. Mbah Wakirah tidak pernah mengobati matanya karena tidak mempunyai biaya, kartu jaminan kesehatan pun belum ia miliki. Kini Mbah Wakirah tinggal dan dirawat oleh anak dari adiknya yang pekerjaannya sebagai buruh harian lepas. Kondisi keluarga ini sangat kekurangan. Mendengar kondisi Mbah Wakirah kurir #SedekahRombongan langsung mendatanginya untuk menyampaikan sedekah dari para sedekaholics agar dapat meringankan biaya pengobatan, biaya pembuatan kartu jaminan kesehatan, serta biaya kehidupan sehari-harinya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele @rishaoktaviana @yulian_safri @akuokawai @ririn_restu

Ibu wakirah menderita Suspect Katarak et Occuli Dextra Sinistra

Ibu wakirah menderita Suspect Katarak et Occuli Dextra Sinistra


ASNAH BINTI MAJID (70, Benjolan di Kepala + Sesak Napas). Alamat : Jalan Cempaka, Gang Nusa Indah, Desa Pemukiman, RT 1, Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Pada bulan Juli 2011 Ibu Asnah tertabrak motor hingga jatuh di jalan dekat rumahnya. Kepalanya terbentur aspal dan mengeluarkan darah. Pihak yang menabraknya langsung membawa Ibu Asnah ke klinik terdekat. Setelah dilakukan pengobatan, Ibu Asnah diperbolehkan pulang. Selang 2 tahun setelah kejadian itu, luka di kepala Ibu Asnah kembali terasa sakit dan mulai timbul benjolan. Ia juga mengaku penglihatannya menjadi rabun, perut kembung, dan napas terasa berat. Keterbatasan biaya membuat Ibu Asnah hanya meminum obat warung dan memijat-mijat kepalanya untuk meringankan sakit yang dideritanya. Ibu Asnah memiliki jaminan kesehatan berupa Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) tetapi tidak pernah digunakan. Ibu Asnah dahulu bekerja sebagai tukang pijat, karena sakit, ia kini  tidak bisa bekerja kembali seperti biasa. Saat ini ia hanya tinggal bersama anak tertuanya yang bekerja sebagai buruh cuci dengan penghasilan yang pas-pasan, sehingga untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari masih terasa sulit apalagi untuk biaya berobat. Kurir #SedekahRombongan Lampung merasakan kesulitan yang dialami Ibu Asnah, bantuan awal pun diberikan untuk membantu biaya pengobatan Ibu Asnah. Semoga Ibu Asnah lekas sembuh dan bisa bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele @adtyabdvil @indahpujaamelya @akuokawai @ririn_restu

Bu asnah menderita  Benjolan di Kepala + Sesak Napas

Bu asnah menderita Benjolan di Kepala + Sesak Napas


BAKIM BIN HASAN ROHMAT (74, Hipertensi + Dementia + Sesak Napas). Alamat : Jalan Pendidikan, RT 6, Kelurahan Sumberjo, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Pada tahun 1996, saat sedang bekerja Pak Bakim tiba-tiba jatuh dan hidungnya mengeluarkan darah, kemudian para tetangga membawanya pulang ke rumah. Pak Bakim lalu berobat pada mantri kesehatan di dekat rumahnya dan dinyatakan ia terkena darah tinggi mendadak dan masuk angin akibat kelelahan. Ketiadaan biaya membuat keluarga hanya merawat Pak Bakim di rumah dan hanya mengonsumsi obat warung untuk meringankan sakitnya. Semenjak kejadian itu, Pak Bakim sering mengeluh dadanya sakit dan napasnya sesak pada malam hari. Pak Bakim juga mulai menunjukan perubahan sikap, ia kini lebih banyak berdiam diri dan kurang bisa mengenali keluarganya sendiri. Ia bahkan tanpa sadar buang air kecil di sekitar tempat tidurnya. Kondisi ini dalam istilah medis dikenal sebagai penyakit pikun atau Dementia. Saat ini Pak Bakim tidak mampu bekerja lagi. Sebelum sakit, Pak Bakim bekerja sebagai penjaga sekolah di SMP Budaya Bandar Lampung. Istrinya, Ibu Sugiyem (64), saat ini bekerja sebagai buruh cuci untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka, belum lagi mereka memiliki anak bungsunya yang terkena Down Syndrome. Walaupun Pak Bakim memiliki jaminan kesehatan berupa Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), tetapi mereka tetap membutuhkan biaya hidup dan berobat. Mereka tinggal di rumah yang dibangun di tanah milik orang lain. #SedekahRombongan merasakan kesulitan yang dialami Pak Bakim, bantuan awal pun diberikan. Semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk berobat dan kebutuhan sehari-hari. Semoga Pak Bakim lekas diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal: 15 September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele @adityaBdvil @indahpujaamelya @akuokawai @ririn_restu

Pak bakim menderita Hipertensi + Dementia + Sesak Napas

Pak bakim menderita Hipertensi + Dementia + Sesak Napas


SAODAH BINTI SABTU (80, Lemah Jantung + Darah Tinggi + Maag). Alamat : Jln. Imam Bonjol, Gg. Putra, RT 1/1, Kel. Langkapura, Kec. Kemiling, Kota Bandar Lampung, Prov. Lampung. Sejak tahun 2011 Ibu Saodah mengalami sakit jantung, awalnya dadanya sakit secara tiba-tiba, sesak napas, dan sakit kepala. Saat periksa di Puskesmas terdekat, Ibu Saodah dinyatakan mengalami sakit lemah jantung, darah tinggi, serta maag dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Tahun 2015, Ibu Saodah mengalami demam, sakit kepala hingga jatuh pingsan. Ia kembali dilarikan ke Puskesmas terdekat oleh tetangganya dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin (RSBA) Bandar Lampung. Ibu Saodah sempat tak sadarkan diri hingga 2 hari dan  menjalani rawat inap selama 5 hari. Ibu Saodah merasa dadanya sesak dan ia muntah berlebihan ketika pagi hari. Ibu Saodah kini tinggal bersama 1 cucunya, Intan (12), sebab suami dan anaknya sudah meninggal dunia. Sebelum sakit, Ibu Saodah bekerja sebagai tukang cuci untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tapi kini ia sudah tidak kuat untuk bekerja karena penyakit yang dideritanya. Hal tersebut membuat cucunya mencari nafkah dengan berjualan kue keliling dan memulung di sore harinya. Sampai saat ini Ibu Saodah masih rutin berobat jalan di Puskesmas terdekat menggunakan jaminan kesehatan Kartu Indonesia Sehat (KIS). #SedekahRombongan Lampung merasakan kesulitan yang dialami Ibu Saodah, bantuan awal pun disampaikan. Semoga bantuan yang diberikan bisa meringankan biaya berobat dan kebutuhannya sehari-hari. Serta keadaan Ibu Saodah lekas membaik dan bisa sehat kembali seperti sediakala.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele Fajri @indahpujaamelya @akuokawai @ririn_restu

Ibu saodah menderita Lemah Jantung + Darah Tinggi + Maag

Ibu saodah menderita Lemah Jantung + Darah Tinggi + Maag


SURIT PAINEM (78, Nyeri Sendi ). Alamat : Jalan Ikan Kakap, Gang Platis, RT 27, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Ibu Surit pernah mengalami kecelakaan pada tahun 2014, ia tertabrak motor hingga jatuh dan tersungkur beberapa meter dari motornya. Kaki kanan Ibu Surit sempat terkilir. Setelah terasa membaik, Ibu Surit pun tidak begitu memperhatikan kondisi penyakitnya. Ibu Surit kembali beraktivitas seperti biasa namun terkadang ia merasa sakit pada bagian pangkal pahanya dan nyeri di seluruh sendi kaki bekas kecelakaan yang dahulu menimpanya. Terkadang saat kelelahan bekerja, ia juga merasakan sesak napas. Ibu Surit sehari-hari bekerja sebagai pemulung, ia hanya tinggal sendiri di kontrakannya yang ia sewa seharga Rp. 150.000,- sebulan karena suaminya sudah lama meninggal. Ibu Surit tinggal sendiri karena ia tidak mau merepotkan anak-anaknya karena merasa masih mampu mencari uang dengan memulung. Ibu Surit tidak memeriksakan keluhannya ke dokter karena keterbatasan biaya, ia pun tidak memiliki jaminan kesehatan apapun. Kurir #SedekahRombongan Lampung merasa prihatin atas apa yang dialami Ibu Surit, bantuan awal pun disampaikan untuk membantu biaya pengobatan. Semoga bantuan tersebut bermanfaat dan Ibu Surit lekas diberi kesehatan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele raden bimbi utama @indahpujaamelya @akuokawai @ririn_restu

Bu surit menderita Nyeri Sendi

Bu surit menderita Nyeri Sendi


TARSINI BINTI RIARSAN (60, Vertigo). Alamat : Jalan Purnawirawan, Nomor 37, RT 1, Kelurahan Langkapura, Kecamatan Langkapura Baru, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Pada Februari 2014, Ibu Tarsini mengalami pusing dan kepalanya terasa berputar-putar hingga pingsan. Anak gadisnya lalu membawanya ke Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM) Bandar Lampung. Ibu Tarsini tak sadarkan diri hingga 3 hari lamanya. Dokter mengatakan, Ibu Tarsini mengalami vertigo dan dokter menyarankan agar dirawat inap. Hampir 2 minggu Ibu Tarsini dirawat di rumah sakit. Putrinya pun terpaksa mengambil cuti sebagai penjaga toko untuk merawat Ibu Tarsini. Usman, suami Ibu Tarsini telah meninggal dunia beberapa tahun lalu. Saat ini Ibu Tarsini sudah bisa beraktivitas kembali namun ia masih terasa berat membayar biaya berobat jalan yang tidak ditanggung JKN-KIS PBI dan biaya hidup sehari-hari karena anaknya hanyalah penjaga toko dan satu-satunya tulang punggung keluarga. Kurir #SedekahRombongan Lampung mendengar kesulitan yang dialami Ibu Tarsini dan anaknya. Dengan bantuan sedekaholics, titipan langit pun tersampaikan untuk meringankan biaya hidup Ibu Tarsini sehari-hari dan juga untuk membeli obat.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele @fajri @yesaridani @sayasepti @akuokawai  @indahpujaamelya @ririn_restu

Ibu tarsini menderita Vertigo

Ibu tarsini menderita Vertigo


RUSLI BIN RAIS (61, Sakit Kepala + Maag Kronis). Alamat : Jalan Imam Bonjol, KM 11, Kampung Lor, Gang Persada 3, RT 3/2, Kelurahan Kemiling Permai, Kecamatana Kemiling, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Sejak 5 tahun yang lalu, Bapak Rusli berhenti dari pekerjaannya sebagai buruh bangunan karena kepalanya sering terasa sakit, penglihatan dan pendengarannya berkurang, tangan kaki sering terasa pegal, dan ia sering mengeluh sakit perut usai bekerja terlalu berat. Untuk mengurangi rasa sakitnya, Bapak Rusli hanya meminum obat warung. Semenjak itu, Bapak Rusli beralih profesi bekerja menanam sayur di sekitar rumahnya untuk kebutuhan hidup keluarga. Ia tinggal bersama istrinya, Kaniah (46), dan juga kedua anaknya yang mengalami keterbelakangan mental. Saat ini kondisi Bapak Rusli bertambah parah, selain sering merasakan sakit kepala dan perut, otot kakinya pun sakit terutama saat cuaca dingin. Bapak Rusli tidak pernah memeriksakan kesehatannya di rumah sakit karena tidak memiliki jaminan kesehatan. Kondisi keuangan yang sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari, ditambah lagi harus membeli obat di warung, membuat Bapak Rusli merasa kesulitan. Kurir #SedekahRombongan Lampung tergugah mendengar cerita Bapak Rusli, terlebih lagi melihat kondisi kedua anaknya. Santunan awal pun diberikan kepada keluarga Bapak Rusli untuk membuat kartu jaminan kesehatan, biaya hidup sehari – hari dan biaya pengobatan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele @adityaBdvil @yesaridani @sayasepti @akuokawai @ririn_restu @indahpujaamelya

Pak rusli menderita Sakit Kepala + Maag Kronis

Pak rusli menderita Sakit Kepala + Maag Kronis


IYEM BINTI ABDULLAH (81, Hipertensi + Kelumpuhan Syaraf Mata). Alamat : Jalan Sisingamangaraja, Gang Goa Jajar, RT 2/3, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Ibu Iyem hidup seorang diri di rumahnya, suaminya meninggal beberapa tahun lalu. Ia memiliki anak angkat di daerah lain. Semenjak 7 tahun lalu, Ibu Iyem terkena darah tinggi, tetapi karena keterbatasan biaya, ia hanya mengonsumsi obat warung. Seiring waktu, ia merasakan penglihatan sebelah kirinya mulai kabur, sampai akhirnya tidak bisa melihat lagi. Untuk mencukupi kebutuhan harian, Ibu Iyem mendapatkan bantuan dari para tetangga. Saat ini kondisi Ibu Iyem semakin lemah, ia hanya bisa mengandalkan mata sebelah kanan untuk melihat, kepalanya sering sakit, batuk, dan pendengarannya pun mulai berkurang. Ibu Iyem tidak berani ke rumah sakit karena tidak adanya kartu jaminan kesehatan terlebih lagi ia kesulitan mencari biaya untuk kebutuhannya sehari-hari. Ia pun masih menumpang di rumah anak angkatnya. Ketika bertemu Ibu Iyem, kurir #SedekahRombongan Lampung tergerak hatinya untuk menolongnya. Titipan langit pun diberikan untuk biaya hidup dan biaya berobat ke rumah sakit. Ibu Iyem menyampaikan terima kasihnya kepada kurir #SedekahRombongan Lampung dan sedekaholics.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele @nia_dec07 @yesaridani @akuokawai @ririn_restu

Ibu iyem menderita Hipertensi + Kelumpuhan Syaraf Mata

Ibu iyem menderita Hipertensi + Kelumpuhan Syaraf Mata


MASRIAH BINTI RAFIUDIN (36, Neurofibromatosis). Alamat : Jalan Merpati, Nomor 33, RT 1, Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Sejak berusia 5 tahun, tubuh Ibu Masriah sudah ditumbuhi benjolan-benjolan kecil. Seiring waktu, benjolan itu semakin banyak memenuhi tubuhnya. Pada tahun 2005, Ibu Masriah sempat dioperasi karena tumbuh benjolan besar di atas bibir. Sejak saat itu pihak keluarga tak pernah tahu penyakit yang diderita Ibu Masriah. Delapan bulan belakangan ini, Ibu Masriah mengalami batuk dan sesak napas yang tak kunjung sembuh. Ketika ditemui kurir #SedekahRombongan Lampung, kondisi Ibu Masriah sangat memprihatinkan, hampir sekujur tubuhnya penuh dengan benjolan kecil, ia pun terlihat lemas, dan hanya bisa berbaring di tempat tidur. Dari pemeriksaan sebelumnya, dicurigai Ibu Masriah mengidap penyakit tumor jinak pada syaraf atau Neurofiromatosis. Kedua orang tuanya, Bapak A. Rafiudin (70), yang seorang buruh serabutan dan Ibu Mastinah (65), seorang ibu rumah tangga, mempunyai keinginan membawa anaknya ke rumah sakit karena selama ini hanya berobat ke Puskesmas terdekat saja, namun takut ada biaya lain yang tidak ditanggung JKN – KIS dan biaya hidup di rumah sakit jika harus rawat inap. Kurir #SedekahRombongan Lampung tergugah menyantuni Ibu Masriah. Dengan bantuan sedekaholics, santunan awal pun diberikan untuk membantu biaya pengobatan dan biaya hidup di rumah sakit.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele @pipithasan5 @yesaridani @akuokawai @ririn_restu

Ibu masriah menderita Neurofibromatosis

Ibu masriah menderita Neurofibromatosis


DARIYEM BINTI SAMINO (70, Gout Athritis + Varices). Alamat : Jalan Chairil Anwar, Gang Mawar, Nomor 7, RT 4/3, Desa Palapa, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Dahulu  Ibu Dariyem bekerja sebagai buruh cuci di rumah tetangganya, tetapi sejak tahun 2013 hingga sekarang Ibu Dariyem sudah tidak bisa bekerja lagi karena sakit. Ibu Dariyem menderita gout athritis atau asam urat dan varices atau pelebaran pembuluh darah di kedua kakinya yang sering kali berdenyut, terasa pegal, dan nyeri jika berjalan. Ibu Dariyem tinggal seorang diri tanpa suami dan anak. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, seringkali Ibu Dariyem memasak nasi yang sudah basi kemudian dijemur hingga kering, itu pun merupakan pemberian dari tetangganya. Menurutnya yang penting ia bisa makan walaupun hanya dengan nasi saja tanpa lauk-pauk. Terkadang ada tetangga yang memberi beras atau pun uang untuk sekedar membantu biaya hidup Ibu Dariyem. Ibu Dariyem hanya bisa pasrah dengan nasibnya yang jompo dan tidak ada yang merawatnya. Ibu Dariyem tidak pernah memeriksakan penyakitnya ke dokter, karena tidak memiliki biaya untuk berobat dan tidak memiliki jaminan kesehatan. Kurir #SedekahRombongan Lampung merasakan kesulitan yang di alami Ibu Dariyem,  bantuan awal pun disampaikan untuk berobat dan memenuh kebutuhan sehari – hari. Semoga Ibu Dariyem bisa segera sembuh dari sakitnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20  September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele @trii20 @indahpujaamelya @akuokawai @ririn_restu

Bu dariyem menderita Gout Athritis + Varices

Bu dariyem menderita Gout Athritis + Varices


SARNATI BINTI SARIYA (23, Maag Kronis). Alamat : Jalan Pramuka, Kampung Kepayang LK 2, RT 5, Kelurahan Rajabasa Pramuka, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Awalnya Sarnati sering terlambat makan karena harus pergi bekerja di rumah majikannya sejak pagi hari. Ia juga sering tidak teratur makan. Sarnati harus berjalan kaki saat berangkat bekerja dari satu rumah ke rumah yang lain. Jarak rumah Sarnati dan rumah majikan kurang lebih 2 km. Sarnati selama ini sering mengeluh sakit dan mual-mual ketika maagnya kambuh, namun karena keterbatasan uang yang dimiliki ia hanya minum obat warung. Apabila tidak ada uang untuk membeli obat, Sarnati hanya mengompres perutnya dengan air hangat saja untuk mengurangi rasa sakit yang dideritanya. Keluhan pegal-pegal juga sering ia rasakan. Kondisi Sanarti saat ini pucat dan sangat kurus, badannya terlihat sangat ringkih. Suami Sanarti, Bapak Samudi (40), hanya mengais rezeki sebagai buruh serabutan yang penghasilannya tidak pasti. Hal tersebut membuat Sanarti dan suaminya terkendala biaya sehari-hari dan untuk berobat. Sarnati dan keluarganya tinggal di rumah yang berdiri di tanah yang dikontrak dari orang lain dengan listrik bantuan dari tetangga. Sanarti sebenarnya memiliki fasilitas jaminan kesehatan berupa Jamkesmas namun ia mengaku tidak sempat untuk berobat ke Puskesmas karena ingin terus mencuci agar mendapatkan uang untuk makan dan biaya sekolah anaknya. Kurir #SedekahRombongan Lampung merasakan kesulitan yang dihadapi oleh Sanarti, bantuan awal pun disampaikan untuk membantu biaya pengobatan. Semoga Sanarti lekas sembuh dan bisa memperbaiki pola makannya yang tidak beraturan sehingga penyakit maagnya tidak kambuh lagi.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal: 20 September 2016
Kurir: @wirawiry @abahnyamarlele @agembluk @indahpujaamelya @akuokawai @ririn_restu

Bu sarniati menderita Maag Kronis

Bu sarniati menderita Maag Kronis


AHMAD MAULANA (1, Hiscprung Disease). Alamat : Desa Fajar Baru, RT 2/2, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. Maulana dilahirkan melaui persalinan normal di bidan dalam kondisi sehat. Setelah 2 minggu Maulana tidak mau diberi asi dan kondisinya mulai melemah dan susah buang air besar. Kemudian Maulana dibawa ke RSUD Pringsewu dan dari hasil pemeriksaan dokter, kondisinya melemah  diakibatkan oleh tertelannya air ketuban pada saat dilahirkan. Setelah mendapatkan perawatan di RSUD Pringsewu, kondisi Maulana mulai membaik dan diperbolehkan pulang. Setelah beberapa hari Maulana di rumah, ia kembali mengalami susah buang air besar dan tidak mau diberi asi. Perutnya semakin membesar dan dibawa lagi ke RSUD Pringsewu yang kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM). Tim dokter RSAM menyatakan Maulana mengidap penyakit Hiscprung atau yang lebih dikenal dengan penyempitan usus besar dan harus segera dioperasi. Ayahnya, Bapak Saeran (31) bekerja sebagai buruh tani, dan ibunya, Ibu Rindani (24) hanya seorang ibu rumah tangga. Saat ini Maulana menggunakan fasilitas kesehatan berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS). Beberapa hari yang lalu, ketika Maulana pulang dari kontrol dari RSAM pasca operasi, Maulana bersama kedua orang tuanya kecelakaan sepeda motor. Maulana segera dilarikan ke RSAM. Kondisi terkini Maulana masih lemah dan luka lecet di bagian kepala. Kurir #SedekahRombongan segera menjenguk Maulana dan menyantuni kembali untuk biaya pengobatan. Santunan sebelumnya masuk dalam rombongan 889.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.300.000,-
Tanggal : 21 September 2016
Kurir :@wirawiry @abahnyamarlele @adityaBdvil @andraderi @nia_dec07 @nando_931 @indahpujaamelya @yesaridani @akuokawai @ririn_restu

Maulana menderita Hiscprung Disease

Maulana menderita Hiscprung Disease


BAYI IBU RUSDA LELA (1, Atresia Ani). Alamat : Jalan Dusun Sumber Sari, RT 1, Kelurahan Panca Negeri, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung. Bayi Ibu Rusda lahir pada Kamis, 15 September 2016 melalui persalinan normal tanpa didampingi bidan maupun tenaga medis lain. Setelah lahir bayi tidak berhenti menangis dan selalu muntah saat diberi ASI. Esoknya, keluarga membawa bayi ke bidan terdekat untuk diperiksa. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh bidan, ternyata bayi tidak memiliki lubang anus atau atresia ani, sehingga bayi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Way Kanan, namun karena keterbatasan alat dirujuk ke Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM) untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Bayi segera dioperasi untuk pembuatan anus. Saat ini kondisi bayi masih lemah pasca operasi. Suami dari Ibu Rusda (36), Pak Zulfikri (37), adalah seorang petani sedangkan Ibu Rusda adalah ibu rumah tangga. Keluarga Pak Zulfikri tidak memiliki jaminan kesehatan sehingga bayi mereka masuk RSAM dengan status pasien mandiri. Keluarga mengaku kebingungan dengan biaya yang harus dibayar sehingga berutang pada orang lain. Mendengar kesulitan keluarga Pak Zulfikri, kurir #SedekahRombongan Lampung langsung mendatangi mereka di RSAM untuk menyampaikan bantuan dari sedekaholics guna meringankan biaya pengobatan serta kebutuhan sehari-hari selama bayi mereka dirawat.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 18 September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele @evandlendi08 @andraderi @agembluk @yesaridani @akuokawai @ririn_restu

Bayi ibu rusda menderita Atresia Ani

Bayi ibu rusda menderita Atresia Ani


PAULUS SITAMPI (44, Suspect Radang Usus). Alamat : Jalan Sumber Sari, RT 1, Desa Sumber Sari, Kecamatan Penawar Aji, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Tahun 2015 lalu, Pak Paulus merasakan perutnya panas dan perih saat buang air besar. Kondisinya tidak juga membaik hingga keesokan harinya ia dibawa ke Rumah Sakit Prima Husada (RSPH) Tulang Bawang dan dirawat inap selama 5 hari. Setelah setahun berlalu, Pak Paulus tidak merasakan sakitnya lagi, namun awal bulan September 2016, perutnya kembali perih dan panas. Pak Paulus kemudian dilarikan kembali ke RSPH dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Mardi Waluyo, Metro. Setelah rawat inap selama 4 hari, Pak Paulus dirujuk ke IGD Rumah Sakit Immanuel Bandar Lampung namun dirujuk lagi ke Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM). Sudah 5 hari Pak Paulus dirawat inap di RSAM. Dokter mengatakan Pak Paulus menderita Suspect Radang Usus dan masih dalam pemeriksaan laboratorium. Pak Paulus menggunakan fasilitas JKN PBI Kelas 3. Keseharian Pak Paulus mengais rezeki sebagai petani karet namun karena sakit ia tidak bisa bekerja, sedangkan istrinya, Bingkaring Tyas (46), adalah seorang ibu rumah tangga. Tidak adanya pendapatan membuat Ibu Tyas kesulitan mencari biaya hidup selama di rumah sakit. Kurir #Sedekah Rombongan Lampung mendengar kabar tersebut dan langsung menghampiri Pak Paulus yang masih dalam perawatan di RSAM untuk menyampaikan sedekah dari para sedekaholics guna meringankan biaya hidup selama di RSAM dan biaya hidup sehari-hari.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele @evandlendi08 @andradideri @indahpujaamelya @yesaridani @akuokawai @ririn_restu

Pak paulus menderita Suspect Radang Usus

Pak paulus menderita Suspect Radang Usus


RIO HADI GUSTITA (13, Ginjal Bocor + Stroke + Syaraf Mata Putus). Alamat : Pekon Ciherang, RT 3/2, Desa Ciherang, Kecamatan Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Awalnya Rio merasakan perutnya terdapat benjolan kecil, kembung dan membesar. Orang tuanya segera membawa Rio ke bidan terdekat dan hasil diagnosis dokter Rio terkena ginjal bocor. Rio dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu. Setelah diperbolehkan pulang, di rumah Rio tiba-tiba terjatuh dan tidak bisa menggerakkan tubuhnya, ia hanya bisa duduk saja. Keluarga lalu merawat Rio di rumah selama seminggu namun karena tidak ada perubahan keluarga segera membawa Rio ke Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM). Hasil CT-Scan menunjukkan terdapat penggumpalan darah di kepala sebelah kanan dan dokter mendiagnosis Rio terkena stroke. Pada 10 September 2016, tiba-tiba Rio mengeluh matanya tidak bisa melihat. Keluarga membawa Rio ke RSUD Pringsewu dan hasil diagnosis dokter Rio mengalami putus syaraf mata. RSUD Pringsewu merujuknya ke RSAM, namun karena keterbatasan alat, Rio dirujuk ke Rumah Sakit Cicendo Bandung untuk dioperasi. Keadaan Rio saat ini tidak bisa melihat. Ayah Rio, Bapak Nugroho Hadi Saputro (36), dan Ibunya, Sunarti (39), bekerja sebagai guru honorer. Meski Rio menggunakan BPJS Mandiri kelas 3, keluarga mengakui masih kesulitan mencari biaya transportasi dan akomodasi untuk merujuk Rio ke RS Cicendo Bandung. Kurir #SedekahRombongan Lampung mengetahui kesulitan yang dialami keluarga Rio. Santunan awal pun diberikan guna meringankan biaya transportasi dan akomodasi untuk merujuk Rio ke RS Cicendo Bandung.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 19 September 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele @indahpujaamelya @nando_931 @yesaridani @akuokawai @ririn_restu

Rio menderita Ginjal Bocor + Stroke + Syaraf Mata Putus

Rio menderita Ginjal Bocor + Stroke + Syaraf Mata Putus

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 JIHAN FATIN 1,305,161
2 NASTIYAH BINTI MERTOIRONO 1,000,000
3 TUMIJEM BINTI MARTO DIYONO 1,000,000
4 SUPARNI BINTI SUPRIYONO 1,000,000
5 ARIFAH RAHAYUNINGSIH 1,000,000
6 MAHENDRA ASNAN 1,000,000
7 SAAD HANIF ABDILLAH 500,000
8 MUHAMMAD AKBAR KHALFANI 1,000,000
9 RSSR JOGJA 510,000
10 RSSR JOGJA 23,660,834
11 MTSR JOGJA 5,637,206
12 MTSR JOGJA 2,637,206
13 MTSR JOGJA 2,903,206
14 MTSR JOGJA 10,459,600
15 MTSR JOGJA 2,087,206
16 MTSR JOGJA 2,267,207
17 ALVARO RIZKY ADITYA 646,812
18 BAKSOS JOGJA 14,166,000
19 MTSR JOGJA 1,500,000
20 MOHAMAD BIMA ADI 1,000,000
21 NJOO SWIE FOEN 500,000
22 SUGITO BIN KASENI 500,000
23 MAJALAH TEMBUS LANGIT SEDEKAH ROMBONGAN EDISI 10 11,000,000
24 YAYASAN GALUH 2,500,000
25 ENGKOM BINTI ENTUY 500,000
26 SIHABUDIN SOFA 750,000
27 TONO BIN SANAN 500,000
28 NURMIN BIN NAMIN 1,000,000
29 ALIM BIN NISAM 500,000
30 USMAN 500,000
31 PUPUT OKTAVIANI 500,000
32 SIJO BINTI JENIN 500,000
33 SARNAH BINTI ACIP 1,000,000
34 UJANG SUKIMAN 1,000,000
35 MTSR BEKASI 4,000,000
36 RADITYA RANGGA 500,000
37 NABILA ZAHRANI SALSABILA 500,000
38 MOCH NABIL SATRIA 500,000
39 ARTALIM BIN KIAN 500,000
40 RUDI MULYANTO BIN BARAN SUPARAN 800,000
41 ANTONI BIN KARTIWA 500,000
42 YAYAH BINTI RAKLANI 1,000,000
43 NONI BINTI KERSA 10,000,000
44 ANITA ERWIN 1,000,000
45 RAKMIN BAMA 500,000
46 FAIJAN APRIYANSYAH 500,000
47 Ikah 1,500,000
48 MUHAMMAD RIZKI AKBAR 1,000,000
49 DEKA AGUS 500,000
50 DIMAS DWI NUGROHO 1,500,000
51 NGATIYEM BINTI JAURI 500,000
52 SAMINI BIN KAMSANI 500,000
53 JOHARI BIN SULEMAN 500,000
54 LASMAN BIN COKRO SUMARTO 500,000
55 PANTI SOSIAL ASUHAN ANAK DARUL JANNAH SIJUNJUNG 25,000,000
56 MARYATUN BINTI ATMOREJO 500,000
57 SARIMA KARTO PAWIRO 500,000
58 WAKIRAH BINTI ABDULLAH 500,000
59 ASNAH BINTI MAJID 500,000
60 BAKIM BIN HASAN ROHMAT 500,000
61 SAODAH BINTI SABTU 500,000
62 SURIT PAINEM 500,000
63 TARSINI BINTI RIARSAN 500,000
64 RUSLI BIN RAIS 500,000
65 IYEM BINTI ABDULLAH 500,000
66 MASRIAH BINTI RAFIUDIN 500,000
67 DARIYEM BINTI SAMINO 500,000
68 SARNATI BINTI SARIYA 500,000
69 AHMAD MAULANA 1,300,000
70 BAYI IBU RUSDA LELA 1,000,000
71 PAULUS SITAMPI 500,000
72 RIO HADI GUSTITA 500,000
Total 158,130,438

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 158,130,438,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 898 ROMBONGAN

Rp. 42,190,624,938,-

Mau bantu Mereka?
Silahkan transfer ke rekening SedekahRombongan

Bank BCA a/c 84655-23456
Bank Mandiri a/c 137-00111-0011-8
Bank Syariah Mandiri a/c 4111-4111-45
Bank Muamalat a/c 532-000-6666
a/n Sedekah Rombongan

Takkan berkurang harta yang disedekahkan. Ia justru akan bertambah..bertambah dan bertambah...


Comments are closed.