Ini adalah biaya konsumsi dan kelengkapan #RSSR ( Rumah Singgah #SedekahRombongan ) Jogja biaya ini dipergunakan untuk biaya makan 3x sehari dan biaya2 pendukung #RSSR seperti biaya air,kelengkapan mandi,belanja bahan makanan,kebutuhan masak,beras,LPG,listrik dll selama 1 bulan Puluhan dhuafa sakit setiap minggunya bergiliran masuk ke Rumah Singgah ini.. #RSSR Jogja berada di Gg Nuri Maguwo Banguntapan Bantul Yogyakarta

Jumlah Bantuan : Rp.7.664.500,-
Kurir : @KarmanMove via kurir Pendamping Jogja
Tanggal : 11/7/2013

Ini adalah biaya konsumsi dan kelengkapan #RSSR ( Rumah Singgah #SedekahRombongan ) Jogja

Ini adalah biaya konsumsi dan kelengkapan #RSSR ( Rumah Singgah #SedekahRombongan ) Jogja


———————————————————–

SITI SADIAH, 22 tahun, Alamat: Jl.Kranjan, RT.2/1, Selokan, Pakis Jaya, Karawang. Suami: Karyadi 34 tahun, Pekerjaan Buruh Tani. Siti Sadiah terkena suspect penyakit Intra Abdomen sudah berbulan-bulan lamanya dan kondisi perutnya saat ini besar seperti orang hamil. Saat Kurir #SedekahRombongan menemui Ibu Sadiah dan Suaminya sedang berobat jalan di RS.Koja Jakarta dan menjelaskan bahwa mereka kesulitan biaya untuk menginap dan keperluan sehari-hari selama di Rumah Sakit. Sadiah saat ini sudah selesai dioperasi di RSCM Jakarta dan masih ada penjadwalan kontrol, Alhamdulillah #SR kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk kebutuhan transportasi Siti Sadiah pulang kerumah setelah kontrol ke RSCM. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 412.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @endangnumik
Tanggal 20 Juli 2013.

Ibu Siti Sadiah suspect penyakit Intra Abdomen

Ibu Siti Sadiah suspect penyakit Intra Abdomen

———————————————————–

SARI, 51 tahun, ibu rumah tangga, Alamat: Kp. Unitek RT.4/6, Kel. Sindang Rasa, Kec. Bogor Timur, Kota Bogor. Suami Haerudin (54 thn), guru ngaji, tanggungan 3 orang anak. Bu Sari menjadi korban tabrak lari, tidak mampu membayar biaya RS pasca operasi. Pada tanggal 8 Mei 2013 pukul 12 siang terjadi musibah kecelakaan di Jl Raya Parung Bogor. Motor yang ditumpangi Bu Sari tertabrak mobil kontainer, saat itu korban dibonceng oleh seorang familinya, korban langsung tak sadarkan diri dan mengalami luka-luka yang cukup serius. Oleh warga setermpat yg berdekatan dengan lokasi TKP korban dibawa ke Puskesmas terdekat. Berhubung kondisi korban yang mengkhawatirkan, akhirnya sekitar jam 3 sore oleh warga Bu Sari dibawa ke IGD RSUD PMI Bogor untuk menjalani perawatan. Luka patah tulang pada tangan yang dialami Bu Sari harus dilakukan bedah Vaskuler. Oleh pihak RSUD PMI Bogor, Bu Sari dirujuk Ke IGD RSCM Jakarta. Dalam keadaan panik Pak Chaerudin, suami korban belum sempat mengurus jaminannya, setelah dirawat selama 2 hari di IGD dan dilanjut perawatannya di gedung A, selama 5 hari biaya perawatannya sudah mencapai 24 jt dan harus dibayar tunai. Pihak keluarga akhirnya mengurus jaminan dan Alhamdulillah Jamkesdanya sudah ada dan biaya perawatan bisa dijamin oleh Jamkesda, namun biaya selama 5 hari perawatan sebelum Jamkesda-nya ada, harus dibayar tunai sebesar 24jt. #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan untuk biaya kos di sekitar RSCM selama berobat setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 395.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @endangnumik
Tanggal 19 Juli 2013.

Ibu Sari Bu Sari menjadi korban tabrak lari, tidak mampu membayar biaya RS pasca operasi.

Ibu Sari Bu Sari menjadi korban tabrak lari, tidak mampu membayar biaya RS pasca operasi.

———————————————————–

SOKAMI, 45 tahun, Suami: Dawin, 60 tahun. Alamat: Dusun 1, RT.2/2, Kaliwedi, Kaliwedi Lor, Cirebon, Jawa Barat. Ibu paruh baya ini menderita Kanker Rahim sudah 1 tahun dan difasilitasi Jamkesmas yang sudah dia dapatkan dari Pemda Cirebon dimana tempat mereka tinggal saat ini, namun saat #SedekahRombongan bertemu dengan bu Sokami sedang dalam kesulitan keuangan untuk tindakan pemeriksaan K-Ros yang tidak tercover Jamkesmas yang harus dilakukan sebagai tindakan pra-chemoterapy. Ibu Rumah Tangga ini sangat kesulitan karna Suaminya yang berprofesi sebagai Petani saat ini tidak bekerja karna harus menemani Sokami berobat di RSCM Jakarta, Kembali #SR menyampaikan bantuan lanjutan untuk Sokami sehari-hari selama berada di RSCM setelah sebelumnya masuk Rombongan 404.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via endangnumik
Tanggal: 20 Juli 2013.

bu Sokami sedang dalam kesulitan keuangan untuk tindakan pemeriksaan K-Ros yang tidak tercover Jamkesmas

bu Sokami sedang dalam kesulitan keuangan untuk tindakan pemeriksaan K-Ros yang tidak tercover Jamkesmas

———————————————————–

YUDISTIRA PRATAMA, 3,5 tahun, Alamat: Kampung Caringin, Desa Cimahi, RT.2/4, Kosambi, Karawang. Ayah: Yusuf, 30 tahun dan Ibu: Neneng Sartika, 26 tahun. Keceriaan Balita Yudistira suram tak bersemangat, tak seperti teman-teman sebayanya yang membuat berisik dalam kehidupan isi rumah karna teriakan dan lari-lari kecil anak-anak. Sejak kecil Yudistira telah divonis terkena penyakit Jantung, Hernia serta Cerebral Palsy, Astaghfirullah… Anak sekecil Yudistira harus menanggung beban komplikasi penyakit yang begitu serius. Itulah nasib yang harus diterima kedua orangtuanya yang dalam agama harus mengimaninya, upaya melawan nasibpun diihtiarkan. Beberbekal Jamkesmas Yudistira sudah mulai berobat, Persoalan baru yakni biaya harian selama di RSUD Karawang terkadang dan sering membuat mereka menahan lapar – Yusuf hanya seorang Buruh Harian. Bismillah… Kini Yudistira sudah dirujuk di RSCM Jakarta dan #SedekahRombongan hadir ikut merasakan penderitaan mereka, Titipan lanjutan disampaikan untuk keperluan harian Yudistira setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 405.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @zerinabanu via @endangnumik
Tanggal: 20 Juli 2013.

Yudistira telah divonis terkena penyakit Jantung, Hernia serta Cerebral Palsy

Yudistira telah divonis terkena penyakit Jantung, Hernia serta Cerebral Palsy

———————————————————–

USUP SUPRIYADI (50 tahun), Alamat: Kp. Cariwuh RT.1/4, Desa Suka Asih, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Pak Usup sehari-harinya adalah buruh bangunan, Namun sejak 5 bulan lalu tidak bisa bekerja lagi. Pada suatu malam ketika Pak Usup ingin buang air kecil, Bapak dengan tanggungan 2 orang ini tiba-tiba kesakitan dan tidak bisa melakukan buang air kecilnya. Malam itu juga pak Usup dibawa ke klinik terdekat, Namun karena peralatan yang kurang memadai akhirnya dirujuk ke RS Jasa Kartini, Tasikmalaya. Diagnosa dokter menunjukkan: Tumasi Retroperitonol (yang menekan usus extralumen) + Retesio Urine, saluran buang air kecil dan besar tersumbat. Awal Februari 2013 dilakukan operasi colostomi untuk membuat saluran pembuangan sementara di perutnya, kemudian dirujuk ke RSHS untuk pengobatan lebih lanjut. Sempat beberapa hari di RSHS pak Usup pulang karena kehabisan bekal. Kondisi Keluarga Pak Usup sangat miskin, rumah pun sekarang menumpang di rumah saudaranya karena rumah pak Usup yang sedang dibangun secara gotong royong dengan bantuan masyarakat sekitar belum selesai. Yang lebih menyedihkan lagi ketika didatangi Kurir #SR, kantong kolostomi Pak Usup salah satunya sudah tidak memenuhi standar kesehatan, tetapi menggunakan kantung plastik hitam biasa, Astaghfirullah… Istri Pak Usup, Nani Sumarni (48) Ibu Rumah Tangga juga mengalami sakit beberapa bulan yang lalu, dan semenjak itu mengalami gangguan psikologis, sehingga tidak bisa merawat Pak Usup. Kini pak Usus telah dioperasi dan menunggu recoverynya. Bismillahirrhmaanirrohiim, #SedekahRombongan menyampaikan santunan lanjutan untuk membantu biaya harian Pak Usup selama berobat di RSUD Tasikmalaya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem via @Ade Buser
Tanggal 19 Juli 2013.

Bapak Usup menderita Tumasi Retroperitonol (yang menekan usus extralumen) + Retesio Urine

Bapak Usup menderita Tumasi Retroperitonol (yang menekan usus extralumen) + Retesio Urine

———————————————————–

YAYAT SUMIYATI, 29 tahun, Alamat: Pakis Jaya, Karawang. Yayat Sumiati menderita Tumor Kista yang begitu membebaninya, Perutnya besar melebihi orang hamil. Saat dijenguk Kurir #SedekahRombongan, Yayat mengeluhkan keadaannya yang ingin berobat namun tak mempunyai biaya karna Yayat hanya seorang Janda dan sudah tidak bekerja lagi karna terhalang oleh penyakitnya tersebut. Alhamdulillah #SedekahRombongan membantu membuatkan Jamkesmas untuk Yayat dan kini Yayat sudah dirujuk ke RSCM Jakarta serta menunggu jadwal operasi. Bantuan lanjutan disampaikan untuk biaya hariannya serta kebutuhan lainnya selama berobat setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 391.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharji_anis
Tanggal: 18 Juli 2013.

Ibu Yayat Sumiati menderita Tumor Kista

Ibu Yayat Sumiati menderita Tumor Kista

———————————————————–

ELVA JAYANTI, 24 tahun, Alamat: Jl.Buni RT.12/4, Munjul, Cipayung, Jakarta Timur. Riwayat penyakit: Tumor Usus. Elva terbaring di RS.Carolus Jakarta, setelah melalui beberapa RS yang merujuknya demi menyelamatkan jiwanya. Ia terkena Tumor Usus yang mengharuskan segera dioperasi karna membahayakan kondisinya. Namun karna keterbatasan pengetahuan dan biaya mereka kini berhutang hingga mencapai 53juta karna tidak memiliki fasilitas Jamkes yang seharusnya dipersiapkan sebelumnya. Namun Alhamdulillah, berbagai simpati datang untuk membantu hingga hanya beberapa juta lagi yang harus dibayar orangtuanya. Ayahnya: Elbani (44) hanya seorang Buruh biasa dan Ibunya, Marni (42) juga seorang IRT biasa. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk mereka.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharji_anis
Tanggal : 18 Juli 2013.

adik Elva menderita Tumor Usus

adik Elva menderita Tumor Usus

———————————————————–

DELA (8), alamat: Kp. Ranjeng RT.2/5, Desa Bungursari, Kec. Bungursari, Kota Tasikmalaya. Putri dari Bapak Jajak (54), Buruh tani, tukang mencangkul di sawah dan Ibu: Empat, ini mengalami luka bakar yang cukup berat di hampir sekujur tubuhnya. Gadis kecil malang ini sudah sekitar sepuluh bulan terbaring di tempat tidur dan tidak dapat bersekolah. Penghasilan Pak Jajak, yang memiliki tanggungan 4 orang anak ini, hanya sekitar 20-30 ribu rupiah per hari, itu pun tidak setiap hari ia dapatkan, karena kadang dapat pekerjaan kadang tidak. Luka bakar tingkat 3 yang dialami Dik Dela diderita ketika ia tersiram thinner ketika sedang bermain masak-masakan dengan temannya dan tersulut api yang kemudian membakar badannya. Ia sempat dirawat di RSUD Tasikmalaya selama 5 hari, namun terpaksa dibawa pulang sebelum pengobatannya selesai, karena meskipun memiliki fasilitas Jamkesmas, mereka tidak mempunyai biaya untuk transport dan bekal selama Dik Dela dirawat. Waktu itu ayahnya tidak bisa bekerja karena harus menunggui Dela di Rumah Sakit. Kembali #SedekahRombongan menyampaikan santunan lanjutan untuk membantu pengobatan Dik Dela setelah sabtunan sebelumnya masuk di Rombongan 404.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @luchakiem via Eni Hartini
Tanggal: 19 Juli 2013

Adik Dela menderita Luka bakar tingkat 3

Adik Dela menderita Luka bakar tingkat 3

———————————————————–

ZAINAL MUTTAQIN, 50 tahun. Sehari-hari ia dikenal sebagai guru Ngaji di pesantren kecil, meneruskan tugas mulia orangtuanya yang sudah tiada. Untuk menutupi kebutuhan hidupnya, ia menekuni profesi sebagai pengrajin/buruh pandai besi, yang memproduksi golok, pisau dan alat-alat pertanian. Upahnya tak memadai untuk mencukupi kebutuhan hidup 6 anggota keluarga yang menjadi tanggungannya. Tempat tinggalnya di rumah milik keluarga, tepatnya di Kampung Sindanglayung RT.1/1, Desa Mekarmaju, Kec.Pasirjambu, Kab.Bandung. Istrinya: Lilis (47) hanya ibu rumah tangga yang hari-harinya disibukkan dengan mengurus anak-anaknya yang sebagian besar masih kecil. Guru ngaji yang di kalangan santrinya dipanggil Mang Ikin ini mengalami stroke setahun lalu, Berbekal JAMKESMAS keluarga dan warga mengobatinya sampai ia dirawat di RSHS. Di luar dugaan kini penyakitnya kambuh lagi dan RSUD Soreang merujuknya kembali ke RSHS. Saat Kurir #SedekahRombongan menengoknya, ia sedang koma selama 12 hari. Di bulan Ramadhan penuh keutamaan ini, ingin rasanya kita memperoleh keberkahan dengan berkhidmat pada Guru Ngaji yang secara ekonomi termasuk dhu’afa ini. Dengan rahmatNya, semoga Allah mengangkat penyakitnya agar ia bisa melanjutkan kecintaannya mengajarkan bacaan dan kandungan Alqur’an pada para generasi muda. Bantuan disampaikan untuk kebutuhan sehari-hari selama di RSHS Bandung.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal : 19 Juli 2013.

Bapak Zainal mengalami stroke

Bapak Zainal mengalami stroke

———————————————————–

DENI PERMANA, 9 Tahun, Alamat: Kampung Bojong Sela Awi, RT.5/1, Desa Bojong Sela Awi, Pacet, Bandsung. Ayah: Ade Lili (45) dan sehari-hari mencari rezeki dengan mengayuh becak milik orang lain. Sisa setoran pada majikannya yang ia gunakan untuk menghidupi keluarganya. Hanya Kasih Allah yang membuat keluarga miskin ini mampu bertahan. Ibunya, Lina Herlina (42) tak punya keahlian apa apa selain mengurus anak anak di rumah sewaannya, Potret kemiskinan kota kecil di pinggiran pusat kota Kembang. Belenggu kehidupannya hampir saja melenyapkan harapan akan Rahmat Allah tatkala anaknya diduga mengidap Neuroblastoma, penyakit berat yang namanya saja baru mereka dengar. Sadar memiliki Jamkesmas, telah mendorong keluarga miskin ini untuk mengupayakan kesembuhan anaknya. RSUD Majalaya akhirnya merujuk Deni ke RSHS, Diagnosanya sudah terbit dan ia positif mengidap neuroblastoma. Tak henti-hentinya mereka berdoa agar Tuhan membantunya memikul beban yang teramat berat, sampai akhirnya dipertemukan dengan #SedekahRombongan. Keluarga ini memang berhak mendapatkan perhatian dan bantuan kita semua karna nyata dhuafa. Alhamdulillah, Bantuan disampaikan untuk membeli obat (dactinomicyn). Sambil menangis dan mendekap kami, bapak ibunya mendoakan kita semua. “Ya Allah, beri mereka kesembehen dan kesejahteraan untuk mereka!”.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda via Abah Supendi
Tanggal : 18 Juli 2013.

Adik Deni mengidap Neuroblastoma

Adik Deni mengidap Neuroblastoma

———————————————————–

NAZMA, 3 tahun. Alamat: Dusun Belendung 2, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tempuran, Kab. Karawang. Ayahnya: Sanudin (47), berprofesi sebagai pedagang kaki lima. Ibunya: Ny. Kari (39), IRT. Tanggngan keluarga miskin ini 3 orang. Hampir 6 bulan Kurir #SedekahRombongan mendampingi ibunya menjalani tatalaksana pengobatan Nazma di RSHS Bandung, sejak resmi anaknya divonis mengidap kanker darah. Bagi mereka, selama enam bulan sampai saat ini terasa sangat menyiksa, Bagaimana tidak? Walaupun akhirnya punya JAMKES, harta mereka yang tidak seberapa terkuras habis digunakan untuk menjalani terapi bagi anak tercintanya. Mereka layak mendapatkan bantuan, Derita Nazma sungguh tak terkira bahkan terancam kematian sementara usaha mereka kini semakin tak menentu. Berkah rahmat Allah, Alhamdulillah, #SR menyampaikan santunan agar keluarga miskin yang sedang diuji dengan penyakit ini tetap bisa tersenyum. Santunan ini akan dipergunakan untuk membeli obat kemo.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @zerinabanu via Abah Supendi
Tanggal : 18 Juli 2013.

Adik Nazma mengidap kanker darah

Adik Nazma mengidap kanker darah

———————————————————–

PUTRI HANA HANIFAHI, Usia 5 tahun, Alamat: Blok 10, RT.1/7, Wanakarya, Haur Geulis, Indramayu. Ayah: Tatang (29) seorang Pedagang Es Keliling dan Ibu: Asri (31). Mereka tinggal di rumah kontrakan dengan 4 orang anak. Sebulan lalu, Putri anak tercinta mereka terkena penyakit yang menurut pemahaman mereka Tumor. Hingga upaya berobatpun dilakoni kedua orangtua Putri demi kesembuhannya. Ahirnya dirujuk ke RSHS Bandung dan positif Putri terkena Rabdomiosarcoma, sungguh pilu perasaan kedua orangtuanya dimana ketiadaan biaya menjadi semakin berat dirasa tinggal dan menunggu Putri berobat di Bandung. #SedekahRombongan mendampingi mereka dan menyampaikan bantuan untuk keperluan sehari-hari mereka.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda via Abah Supendi
Tanggal : 18 Juli 2013.

Putri terkena Rabdomiosarcoma

Putri terkena Rabdomiosarcoma

———————————————————–

SITI SENANGSIH, 30 tahun, Kampung Lebakwangi RT.1/1, Sekarwangi, Soreang, Bandung. Suami: Sukandi, 30 tahun, Buruh Pabrik Sepatu. 3 bulan lalu bu Senangsih didiagnosa terkena Tumor di pahanya dan sangat mengganggu karna sakit yang dirasa, Keluarga miskin ini berihtiar menggunakan Jamkesmas untuk berobat karna kebutuhan harian yang tidak cukup untuk berangkat dan operasional ke RS maka perobatanpun belum dimulai lagi. Mereka hidup di tumah orangtuanya dan juga anaknya yang masih bayi terkena penyakit Paru-paru menjadi beban tambahan buat mereka. #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya mereka berobat ke Rumah Sakit setelah sebelumnya masuk bantuan di Rombongan 391.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal : 18 Juli 2013.

Ibu Siti didiagnosa terkena Tumor di pahanya

Ibu Siti didiagnosa terkena Tumor di pahanya

———————————————————–

EDI ROFIQI, 12 tahun, Alamat: Kp.Karang Pupa VIII, RT.4/9, Sukapura, Kejaksaan, Cirebon. Ayah: Bambang Istiharso, 38 tahun, Pekerjaan sehari-hari sebagai Montir dan Ibu: Daniah, 34 tahun. Kedua orangtua Edi sangat tabah menghadapi derita anaknya yang masih pelajar ini yang mengidap Ostesarcoma, Berawal 2 tahun lalu dan melakukan therapi ke RSUD Cirebon – Kemudian 5 bulan lalu dirujuk ke RSHS Bandung, malahan didiagnosa terkena Kanker pada Tulangnya. Edi begitu tabah menghadapi cobaan ini yang paling mengenaskan pada akhir Maret 2013 dia harus diamputasi. Semoga Allah SWT dapat mengangkat penyakitnya Edi, Kini Edi tinggal di Rumah Singgah YKAKB Bandung dan terus berobat menggunakan Jamkesda. Edi ingin terus melanjutkan sekolahnya yang sempat terhenti sampai kelas V SD, #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan untuk keperluan Edi selama dirawat di RSHS Bandung, setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 395.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda via Abah Supendi
Tanggal : 18 Juli 2013.

Saudara Edi mengidap Ostesarcoma

Saudara Edi mengidap Ostesarcoma

———————————————————–

HERI NURDIANSYAH, 27 tahun, Alamat: Jl. Rawa Indah RT.4/9, Margahayu, Bekasi Timur. Pekerjaan: Supir Angkot. Pada akhir November Heri mengalami kecelakaan kendaraan yang menyebabkan patah tulang, Terbuka tungkai kanan dan saat ini Heri dalam perawatan di RS.BANI SALEH. Heri berobat menggunakan SKTM namun persoalan berat biaya lainnya yang menjadi beban tambahan penderitaan Heri, Seperti transportasi dan operasional Heri selama rawat jalan di Rumah Sakit. #SedekahRombongan Alhamdulillah menyampaikan bantuan lanjutan setelah sebelumnya masuk di Rombongan 353.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @didiksdoank
Tanggal : 20 Juli 2013.

Saudara Heri mengalami kecelakaan kendaraan yang menyebabkan patah tulang

Saudara Heri mengalami kecelakaan kendaraan yang menyebabkan patah tulang

———————————————————–

KARTINI, 42 tahun, Alamat: Kp.Rawa Sapi, RT.4/10, Jati Mulya, Tambun Selatan. Suami: Encep Nurjaya, Profesi: Penjual Batagor. Berawal dari ketidak mengertian bu Kartini atas kondisi kehamilannya yang harus melahirkan dengan cara tidak normal padahal dia mempunyai Jampersal, Kartini berpindah rencana dari RSUD Cibitung ke RS.Sentosa Bekasi. Hingga akhirnya persalinanpun berjalan dengan baik dan lancar namun biayanya menjadi masalah buat bu Kartini, Tagihan membengkak paska melahirkan hingga akhirnya bu Kartini berhutang. #SedekahRombongan melanjutkan sisa pembayaran di Bagian Administrasi Rumah Sakit setelah sebelumnya masuk di Rombongan 353.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @didiksdoank
Tanggal : 20 Juli 2013.

Tagihan membengkak paska melahirkan hingga akhirnya bu Kartini berhutang.

Tagihan membengkak paska melahirkan hingga akhirnya bu Kartini berhutang.

———————————————————–

MAK WIAH, Kesulitan ekonomi, membuat Emak Wiah kesulitan untuk mengobati sakitnya. Wanita tua yang berusia 72 tahun ini, menderita Tumor di Pipi bagian dalam atau mulut. Ketika tumornya semakin membesar, menimbulkan luka di dalam mulutnya, bahkan beberapa hari terakhir, lukanya mengeluarkan darah dari mulut. Wanita tua yang beralamat di Kp. Galian RT.10/9 Desa Jayabakti, Kecamatan Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi, Lebih menderita karena darah dari lukanya bukan hanya berbentuk cairan, tapi sudah berbentuk gumpalan. Bersuamikan Bapak Mancung berusia 70 tahun yang bekerja hanya serabutan padahal tanggungan 3 orang, satu orang anak dan cucunya yang sudah yatim ikut serta hidup di rumahnya yang terbuat dari bilik, menambah lebih lengkap daftar deritanya. Sudah 7 bulan tumornya semakin membesar dan ketika Kurir #SedekahRombongan berkesempatan singgah di kediaman mereka, mak Wiah sedang tergolek lemah di balai bambu tempatnya tidur sehari-hari, sambil merasakan sakit tumornya yang sedang bereaksi. Dalam upayanya berobat, sudah hampir 10 kali bulak balik di salah satu klinik swasta di daerah Karawang, mak Wiah hanya diberi obat penahan sakit. Pernah satu bulan yg lalu dibawa ke RSUD Cibitung untuk di periksa, tapi karena keterbatasan alat, beliau dirujuk ke RSCM Jakarta. Hanya saja karena ketiadaan biaya akhirnya keluarga hanya bisa pasrah. #SedekahRombongan menyampaikan santunan untuk Mak Wiah mulai berobat.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via Romli
Tanggal : 20 Juli 2013.

Mak Wiah menderita Tumor di Pipi bagian dalam atau mulut

Mak Wiah menderita Tumor di Pipi bagian dalam atau mulut

———————————————————–

SAPRUDIN, 10 tahun, Alamat: Dusun Bugis RT.9/2, Tanah Baru, Pakis Jaya, Karawang. Saprudin dirujuk daru RSUD Karawang karna mengidap Encefalitis dan Anemia, berobat ke RSHS Bandung menggunakan JPKMM. Keluarga miskin ini saat ini dijenguk #SedekahRombongan betul-betul sedang membutuhkan biaya untuk transportasi dan kebutuhan sehari-harinya di Bandung. Ibunya: Julaeha, 43 tahun, menceritakan kondisi ekonominya yang betul-betul harus dibantu, Ayah Saprudin hanya seorang Buruh Harian yang harus juga menanggung 3 anak yang masih kecil. SedekahRombongan ikut merasakan penderitaan mereka, Bantuan lanjutan kembali disampaikan untuk keperluan transportasi mereka selama berobat di RSHS Bandung setelah sebelumnya masuk di Rombongan 383. Kini Saprudin sudah kembali ke rumah dan dinyatakan sembuh.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @zerinabanu
Tanggal : 17 Juli 2013.

Adik Saprudin mengidap Encefalitis dan Anemia

Adik Saprudin mengidap Encefalitis dan Anemia

———————————————————–

SUHERMAN, 35 tahun, Alamat: Kp. Jatibulak RT.03/1, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabpaten Bekasi. Suherman mengalami infeksi usus pasca operasi usus buntu yang pernah dijalaninya. Hal ini menyebabkan terjadinya penyumbatan pada saluran pembuangan sehingga dilakukan operasi lanjutan colostomi. Dengan fasilias jaminan SKTM, Suherman yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga dengan tanggungan seorang istri Lina (30 thn) dan ibunya yang tinggal bersamanya sebelumnya mengalami kesulitan biaya untuk transportasi dan akomodasi selama berobat. Bismillahirrahmaanirrahiim, #SedekahRombongan hadir untuk mencoba meringankan beban keluarga ini dengan memberikan santunan lanjutan untuk keperluan transport mereka kembali ke rumah setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 411. Suherman sudah selesai rangkaian perobatannya dan diperbolehkan pulang.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @didiksdoank
Tanggal : 20 Juli 2013.

Suherman mengalami infeksi usus pasca operasi usus buntu yang pernah dijalaninya

Suherman mengalami infeksi usus pasca operasi usus buntu yang pernah dijalaninya

———————————————————–

TAUFIKURAHMAN (5), Alamat Jl. Selakopi RT.2/4, Desa Lembursawah, Kecamatan Cigantayan, Kabupaten Sukabumi. Hasil diagnosa menunjukkan Taufik menderita penyakit kanker darah, sudah 2 bulan dirawat dengan kondisi terakhir drop. Ayah Taufik Tamamudin (65) yang hanya buruh serabutan, Ibu NUNUNG (44) ibu rumah tangga sangat mengharapkan bantuan untuk kelangsungan perawatan anak tercintanya ini. Meskipun memiliki fasilitas Jamkesmas namun proses pengobatan yang pajang memerlukan pengeluaran yang cukup besar, terutama untuk biaya transport dan kebutuhan makan sehari-hari selama Taufik dirawat di RSHS Bandung. #SedekahRombongan menyampaikan santunan lanjutan untuk keperluan Taufikurrahman sehari-hari setelah santunan sebelumnya masuk di Rombongan 379.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda via Abah Supendi
Tanggal : 18 Juli 2013.

Adik Taufik menderita penyakit kanker darah

Adik Taufik menderita penyakit kanker darah

—————————————————————————-

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 18,164,500,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 418 ROMBONGAN

Rp. 13,247,954,104,-