Sabarniati (69 tahun/IRT/Janda), anak 2 orang, alamat Jl. PPKD Kel.Tanjung Batu Kec. Banawa Kab.Donggala Sulawesi Tengah. Ibu Sabarniati menderita kanker dibagian perut sehingga perut semakin membesar dan badan semakin kurus. Sudah pernah memeriksakan diri ke dokter dan harus dirujuk ke makassar, namun karena tidak ada biaya maka Ibu Sabarniati hanya pasrah dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT.

Jumlah bantuan : Rp.500.000,- untuk membantu meringankan beban hidup bagi Ibu Sabarniati.
@MarjunulNP via Abdul Rasyid
27 Mei 2013

Ibu Sabarniati menderita kanker dibagian perut

Ibu Sabarniati menderita kanker dibagian perut


———————————————————–

Ibu Juminten, 65 tahun, menderita diabetes melitus sudah 3 tahun terakhir. Ibu Juminten sudah tidak mempunyai suami tinggal bersama keluarganya di Jl.Poros Kampung Rawa Sugih Kabupaten Sorong, Papua Barat. Mata pencaharian sehari-hari Bu Juminten yaitu berladang, namun kondisinya saat ini tidak memungkinkan bekerja lagi. Bu Juminten sementara ini berobat ke puskesmas dan termasuk keluarga miskin dilingkungannya. #sedekahrombongan menyalurkan santunan untuk membantu biaya obat-obatan.

Jumlah bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Hamdani, Hendro Purnomo, Ammar Malik, Endang, Fitri, Septi
Tanggal: 27 Mei 2013

Ibu Juminten, 65 tahun, menderita diabetes melitus sudah 3 tahun terakhir

Ibu Juminten, 65 tahun, menderita diabetes melitus sudah 3 tahun terakhir

———————————————————–

Bapak Awat, 56 tahun, menderita paru-paru basah dan terindikasi TBC menurut diagnosa dokter. Pekerjaan sehari-hari Pak Awat adalah seorang buruh pelabuhan. Pak Awat sudah menderita penyakitnya selama 1 tahun. Sementara pengobatan yang ada didapat dari puskesmas selama 6 bulan kedepan guna pengobatan penyakit paru-parunya tersebut. #sedekahrombongan menyalurkan bantuan untuk membantu kebutuhan Pak Awat selama masa pengobatan. Pak Awat tinggal di Jl.Perikanan Kota Sorong, Papua Barat.

Jumlah bantuan: Rp. 1.000.000,-
Kurir: @pitungmasakini via @bratamanggala, Hamdani, Ismail, Selvy dan Farlin
Tanggal: 27 Mei 2013

Bapak Awat, 56 tahun, menderita paru-paru basah dan terindikasi TBC

Bapak Awat, 56 tahun, menderita paru-paru basah dan terindikasi TBC

———————————————————–

Pak Suroso (40th) berasal dari Kec.Kesesi Kab.Pekalongan dan Kec.Taman Kab.Pemalang Jawa Tengah. Setahun yang lalu pak suroso mengalami kecelakaan bersama istrinya dan membuat mereka mengalami patah tulang dan hampir lumpuh. Setelah kejadian kecelakaan tersebut, seharusnya mereka menjalani operasi langsung seketika setelah kejadian. Namun, karena keterbatasan biaya dan mereka tidak memiliki Kartu Jamkesmas akhirnya mereka hanya menjalani pengobatan alternatif di tempat pijat alternatif di sekitar tempat tinggal mereka, itu pun dengan berhutang.

Pada bulan November 2012 Pak Suroso kami bawa ke RS di Malang untuk menjalani operasi dan pasca kontrol beberapa waktu lalu di RS pemalang pen pak suroso patah.. Awal bulan mei 2013 pk suroso menjalani operasi pengangkatan pen yg patah.. Saat ini pk suroso lg persiapan untuk operasi pemasangan pen ulang.. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya kontrol,obat dan uang saku selama di malang

Jumlah bantuan : Rp.1.550.000,-
Kurir: @karmanmove via @adist_ramadhan @annas_fuadi @aldysapi
Tanggal : 2/6/2013

pak suroso mengalami kecelakaan bersama istrinya dan membuat mereka mengalami patah tulang dan hampir lumpuh.

pak suroso mengalami kecelakaan bersama istrinya dan membuat mereka mengalami patah tulang dan hampir lumpuh.

———————————————————–

Ibu Yaca (umur 62 tahun/IRT/Janda) alamat Dusun 5 Pana’a Desa Tosale Kec.Banawa Selatan Kab.Donggala Sulawesi Tengah. Selain usia yg sdh lanjut ini Ibu Yaca sudah tidak bisa bekerja lagi dikarenakan struk yang dideritanya sejak 7 bulan yang lalu, sehingga mengakibatkan bagian kiri badannya sudah tidak bergerak lagi. Saat ini ibu Yaca menumpang dirumah anak terakhirnya (Imah : 5 anak kerja tani). Sementara penghasilan sang menantu pun pas-pasan.

Jumlah bantuan : Rp.500.000,- untuk meringankan beban hidup bagi Bu Yaca.
@MarjunulNP via Abdul Rasyid,
31 Mei 2013.

Ibu Yaca sudah tidak bisa bekerja lagi dikarenakan struk yang dideritanya

Ibu Yaca sudah tidak bisa bekerja lagi dikarenakan struk yang dideritanya

———————————————————–

Moh.Fikra (8 bulan), ayahnya bernama Ahyar (40 tahun/tukang becak), ibu bernama Erni (36 tahun/buruh cuci), alamat Jln.Jati Kelurahan Gunung Bale Kec. Banawa Kab.Donggala Sulawesi Tengah. Dik Fikra mengalami penyakit pada bagian kulit yang hampir memenuhi sebagian tubuh (berbintik hitam dan menyebar), sehingga menyebabkan Dik Fikra sulit untuk tertidur. Belum pernah memeriksakan diri ke dokter karena kedua orang tua ketakutan pada biaya yang ditimbulkan, sehingga hanya mengandalkan pengobatan/bedak kampung.

Jumlah bantuan : Rp.1.000.000,- untuk membantu biaya agar dik Fikra di bawa ke dokter atau RS.
@MarjunulNP via Abdul Rasyid,
29 Mei 2013.

Dik Fikra mengalami penyakit pada bagian kulit yang hampir memenuhi sebagian tubuh (berbintik hitam dan menyebar)

Dik Fikra mengalami penyakit pada bagian kulit yang hampir memenuhi sebagian tubuh (berbintik hitam dan menyebar)

———————————————————–

Pak Takim (42 tahun/buruh tani), istri bernama Wahda (36 tahun/IRT). Anak berjumlah 4 orang. Alamat dusun Malei Desa Lalombi Kec. Bansel Kab.Donggala Sulawesi Tengah. Saat ini pak Takim dirujuk untuk dirawat di RSUD Undata Palu akibat penyakit gula (diabetes) yang diderita. Dengan kondisi pak Takim sebagai tulang punggung keluarga maka dalam beberapa hari selama pak Takim dirawat istri hanya mengandalkan sisa penghasilan sebelum masuk rumah sakit.

Jumlah bantuan : Rp.500.000,- untuk meringankan beban hidup bagi Pak Takim.
@MarjunulNP via Abdul Rasyid,
29 Mei 2013.

pak Takim dirujuk untuk dirawat di RSUD Undata Palu akibat penyakit gula (diabetes) yang diderita

pak Takim dirujuk untuk dirawat di RSUD Undata Palu akibat penyakit gula (diabetes) yang diderita

———————————————————–

APON R (40), Alamat: Kp. Tonggoh Gudang RT.2/7, Desa Margamulya, Kecamatan Pasir jambu, Kabupaten Bandung. Bu Apon, seorang pengrajin makanan kecil dan suaminya Entis Sutisna (43) seorang pedagang asongan, pada hari Senin 21 Mei 2013 pukul 23.00-an mendapat musibah saat menggoreng barang dagangannya. Tabung gas LPG-nya bocor dan meledak, Sekitar 40 persen anggota tubuhnya melepuh akibat terbakar dan suaminya juga menderita luka bakar cukup parah ketika berusaha menolong Bu Apon. Keduanya dirawat selama satu hari di RSUD Soreang Kabupaten Bandung, lalu karena luka bakarnya mencapai tingkat 4, besoknya dirujuk ke RSHS Bandung. Tanggal 23 Mei 2013 Bu Apon menjalani operasi, sementara suaminya memaksa pulang karena khawatir biaya yang konon mencapai hampir 40 juta, sementara itu keluarga miskin yang memiliki tanggungan 2 orang ini berobat berbekal SKTM dengan nilai jaminan hanya 3 juta rupiah saja. #SedekahRombongan yang mendampingi Bu Apon dan Pak Entis sejak masuk ke RSHS memberikan santunan untuk meringankan biaya pengobatan. “Dugikeun panuhun abdi sekeluarga,” (Sampaikan ucapan terima kasih dari saya sekeluarga), lirih pak Entis sambil menangis. Pak Entis menjalani rawat jalan. Sementara itu, karena luka bakarnya yang sangat parah. Tanggal 25 Mei 2013, istri tercintanya Bu Apon, meninggal dunia.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal : 24 Mei 2013.

Ibu Apon Tabung gas LPG-nya bocor dan meledak, Sekitar 40 persen anggota tubuhnya melepuh akibat terbakar

Ibu Apon Tabung gas LPG-nya bocor dan meledak, Sekitar 40 persen anggota tubuhnya melepuh akibat terbakar

———————————————————–

EYEH (42), Alamat: Kp. Tonjong RT.4/7, Desa Panundaan, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung. Bu Eyeh dan suaminya Isur (45) seorang buruh tani yang memilki tanggungan 3 orang. Sekitar 40 hari yang lalu didiagnosa (suspect) mengidap penyakit kanker rahim. Sempat dirawat selama 2 minggu di RSUD Soreang Kab. Bandung dan pernah dijenguk Kurir #SR Bandung. Bu Eyeh kemudian dirujuk ke RSHS Bandung namun keluarganya tak sanggup meneruskan pengobatannya karena tidak mempnyai biaya dan membawanya pulang. Jaminan kesehatan SKTM (plafon 3 juta), suaminya juga menderita penyakit Parkinson. Lengkap sudah penderitaan keluarga buruh tani miskin ini. Ya Allah, bersama #SedekahRombongan, beri kami kekuatan dan ketulusan tuk melepaskan belenggu kehidupan mereka. Sambil menciumi anaknya, mulut Bu Eyeh tak henti-hentinya menggumamkan do’a untuk kesejahteraan para sedekaholics dan Kurir #SR.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal : 23 Mei 2013

Ibu Eyeh Sekitar 40 hari yang lalu didiagnosa (suspect) mengidap penyakit kanker rahim

Ibu Eyeh Sekitar 40 hari yang lalu didiagnosa (suspect) mengidap penyakit kanker rahim

———————————————————–

UJANG ISYUR (44), Alamat: Kp. Babakan Cijeruk RT.2/8, Desa Sukawening, Kec. Ciwidey Kab. Bandung. Buruh Tani yang memiiki tanggungan 3 orang dan memiliki istri bernama Yeye (39) ini memikul beban penderitaan dan kesulitan hidup yang dirasakannya cukup berat, bahkan rumah tempat tinggalnya pun dibuatkan atas bantuan masyarakat sekitar, sehingga akhirnya Ujang Isyur menderita depresi. Ia pernah dirawat selama beberapa bulan di Rumah Sakit Jiwa. Kini menjalani rawat jalan dan diharuskan kontrol sebulan sekali, Seringkali jadwal kontrolnya terlambat dikarenakan tidak ada biaya. Walaupun memiliki fasilitas Jamkesmas, namun untuk biaya transportasi mereka kesulitan. Dikhawatirkan jika jadwal kontrol sering terlambat akan menganggu proses pengobatan dan pemulihannya, karena sampai saat ini depresinya masih sering kambuh bahkan kadang sewaktu dia sedang bekerja di sawah. Bismillah… #SedekahRombongan hadir menyampaikan santunan untuk membantu biaya transportasi dan pengobatannya.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal : 28 Mei 2013

Ujang Isyur menderita depresi

Ujang Isyur menderita depresi

———————————————————–

DWI WIDIASTUTI (17), Alamat: Jln. H. Merin RT.3/4, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Dwi adalah anak dari pasangan Bambang Budiradjito (51), sehari-harinya bekerja sebagai supir taksi dan Ibu Rohani (45) yang memiliki Tanggungan tiga anak. Di usia belia dimana anak seusianya sedang menikmati indahnya masa remaja, lebih banyak ia habiskan di rumah sakit, karena ia menderita komplikasi penyakit yang cukup berat: meningitis, jantung dan kelumpuhan. Rupanya penderitaan keluarga ini tidak cukup sampai disitu, karena adik Dwi juga terkena penyakit radang otak, kelumpuhan, dan jantung bocor, tapi sudah dioperasi di RS Tarakan yang menghabiskan biaya 65 juta rupiah. Untungnya mereka memiliki fasilitas KJS, sehingga selama pengobatan baik di RS Tarakan maupun di RSAB semua biaya pengobatan ditanggung oleh pemerintah. Saat ini Dwi sedang dirawat di RSAB Harapan Kita, Ruang Katalia. Bismillaahirrahmaanirrahiim… Santunan dari #SedekahRombongan telah disampaikan kepada Dwi Widiastuti, semoga dapat meringankan beban keluarganya.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @endangnumik
Tanggal : 26 Mei 2013

Dwi menderita komplikasi penyakit yang cukup berat: meningitis, jantung dan kelumpuhan

Dwi menderita komplikasi penyakit yang cukup berat: meningitis, jantung dan kelumpuhan

———————————————————–

SAA AMAN (40), Alamat: Tanah Merah Blok B, RT.2/6, Plumpang, Jakarta Utara. Pak Aman sekarang sudah tidak bisa bekerja lagi karena sakit ada benjolan di bagian liver-nya (suspect kanker hati) sehingga sering mengalami pendarahan dari anusnya. Ia dirujuk dari RS Koja ke RSCM dengan fasilitas KJS untuk pengobatan lebih lanjut. Selama Pak Aman tidak bekerja, bahtera rumah tangga diambil kemudinya oleh sang istri, Hamidah (38). Ia bekerja serabutan sebagai buruh cuci pakaian di lingkungan tempat tinggalnya. Empat orang anak yang menjadi tanggungan keluarga ini harus tetap dipenuhi kebutuhan hidupnya. #SedekahRombongan menjenguk Pak Aman dan menyampaikan santunan untuk membantu biaya transportasi dan bekal selama Pak Aman dirawat.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharji_anis
Tanggal : 30 Mei 2013

ak Aman sekarang sudah tidak bisa bekerja lagi karena sakit ada benjolan di bagian liver-nya (suspect kanker hati)

ak Aman sekarang sudah tidak bisa bekerja lagi karena sakit ada benjolan di bagian liver-nya (suspect kanker hati)

———————————————————–

NANI (54 thn), Alamat: Tanah Merah Blok B, RT.6/.9, Plumpang, Jakarta Utara. Bu Nani sudah tidak bersuami, aktivitas sehari-harinya adalah sebagai penjual kue kecil-kecilan. Sekarang dengan Fasilitas KJS ia sedang dirawat di RS Koja karena menderita penyakit jantung. Ibu yang sangat bertanggung jawab ini sebelum sakit dan dirawat di RS, rajin dan gigih mencari nafkah demi menafkahi kedua buah hati yang menjadi tanggungannya. Saat ini salah satu anaknya sudh bekerja sebagai cleaning service dan sementara anak yang satu lagi masih sekolah. #SedekahRombongan menyampaikan santunan bagi Bu Nani untuk meringankan biaya selama pengobatan di RS, karena ia tidak bisa bekerja dan berpenghasilan lagi sementara hanya mengandalkan penghasilan anaknya yang seorang cleaning service yang tentu saja kurang mencukupi.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharji_anis
Tanggal : 30 Mei 2013.

Ibu Nani menderita penyakit jantung

Ibu Nani menderita penyakit jantung

———————————————————–

MUMSA’AH, 55 tahun, Alamat: Kampung Gamprit, Desa Sukakarya, Cikarang, Bekasi. Ibu Mumsa’ah sangatlah menderita karna penyakit Diabetesnya yang sudah menahun yang terkadang mengganggu aktifitasnya mencari nafkah sebagai Pesuruh di lingkungan tempat dia tinggal. Dia seorang janda yang masih mempunyai tanggungan 3 orang dan tinggalnyapun bersama di rumah salah satu anaknya yang sudah dewasa yang juga seorang janda. Ingin sekali dia berobat atasi penyakitnya itu agar dapat beraktifitas dengan normal mencari nafkah namun apa daya dana untuk berobatpun tak pernah terbayangkan untuk dia miliki, hidup saja sudah serba sulit. Alhamdulillah #SedekahRombongan kembali memberikan bantuan lanjutan untuk transportasi bu Mumsa’ah agar bisa terus berobat setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 360, Saat ini bu Mumsa’ah sedang berobat jalan di RSHS Bandung.,

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @suharnayana via Romli
Tanggal : 30 Mei 2013.

Ibu Mumsa’ah sangatlah menderita karna penyakit Diabetes

Ibu Mumsa’ah sangatlah menderita karna penyakit Diabetes

———————————————————–

UJANG SUTISNA, 59 tahun, Alamat: Jl.Suka Galih 2, RT.5/9, Cipedes, Sukajadi, Bandung. Pak Ujang sudah 8 tahun menderita Diabetes yang berakibat fungsi matanya terganggu akibat metastase diabet, Berobat menggunakan Jamkesmas namun biaya transportasi dan tambahan diluar Jamkes sangat membebaninya. Pak Ujang Sutisna sudah tidak bekerja lagi dan masih menanggung 2 orang anak, Istrinya: Opik Lustika mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepada suaminya untuk dapat berobat ke RS Cicendo Bandung dan saat ini pak Ujang sudah dioperasi matanya. Bantuan lanjutanpun diberikan untuk transport dan kebutuhan lainnya yang tak dicover Jamkesmas setelah sebelumnya masuk dalam bantuan Rombongan 361.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal : 30 Mei 2013.

Pak Ujang sudah 8 tahun menderita Diabetes

Pak Ujang sudah 8 tahun menderita Diabetes

———————————————————–

SALMA SAMILA, 4 tahun, Alamat: Jl.Sukajadi, Gang Budi Setia No.571, RT.5/12, Pasteur, Sukajadi, Bandung. Ayah: Iwan M.Darmawan, 37 tahun dan Ibu: Reni Sundari, 22 tahun. Salma menderita Neuroblastoma yang mengharuskannya rutin Chemotherapy di RSHS Bandung dan saat ini sudah berjalan setahun yang juga menyebabkan keluarganya jatuh miskin. Berobat menggunakan SKTM namun tidak mengcover semuanya maka Iwan harus mati-matian mencari nafkah untuk Bidadari kecilnya agar dapat sembuh, Hingga saat ini kedua orangtuanya ini masih terus mendampingi Salma di Hasan Sadikin Bandung. Bismillah… #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk transport dan makan mereka setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 372.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda via Nina Rakasiwi
Tanggal : 30 Mei 2013.

Salma menderita Neuroblastoma

Salma menderita Neuroblastoma

———————————————————–

NADIROH, 50 tahun, Alamat: Kampung Melayu, RT.3/3, Tanah Baru, Pakis Jaya, Karawang. Derita Ibu Nadiroh seorang janda yang 10 sudah bergelut dengan Kanker Payudara. Pada tahun 2009 pernah dioperasi 1X di RSUD Dukuh Ringin Slawi kemudian dirujuk ke RSUD Margono untuk dilanjut Kemoterapi. Namun karna ketiadaan biaya transportasi dan operasional untuk rawat jalan tersebut maka tindakannya hanya baru 2X dilakukan, hingga saat ini dia sering kesakitan di bagian dadanya dimana terdiagnosa Kankernya terus tumbuh dan harus segera dilakukan tindakan kembali ke RS. Bu Nadiroh tidak bekerja, mempunyai tanggungan 3 orang anak dan berobat menggunakan Jamkesmas. #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk keperluan operasional selama rawat jalan di RSHS Bandung setelah sebelumnya masuk di Rombongan 378.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @zerinabanu
Tanggal : 1 Juni 2013.

Ibu Nadiroh seorang janda yang 10 sudah bergelut dengan Kanker Payudara

Ibu Nadiroh seorang janda yang 10 sudah bergelut dengan Kanker Payudara

———————————————————–

ERLANGGA, 3 tahun, Alamat: Cipedes, RT.1/8, Sukajadi, Bandung. Balita Erlangga sudah setahun terindikasi menderita Hernia, pernah dibawa ke RS. Hasan Sadikin Bandung namun belum bisa diberikan tindakan dengan alasan posisinya belum turun. Saat ini kondisinya harus segera berobat kembali dan dengan berbekal Gakinda ihtiar itu akan segera dilaksanakan. Kedua orangtuanya: Suherman, 35 tahun dan Erna, 32 tahun mengeluhkan kondisinya mengenai biaya yang di luar tanggungan Gakinda, Suherman hanya bekerja sebagai Buruh harian Lepas yang penghasilannya hanya cukup untuk biaya hidup pas-pasan menanggung 3 orang anak-anaknya yang masih kecil, Kini mereka masih berobat jalan di RSHS Bandung. Bantuan lanjutan disampaikan #SedekahRombongan untuk biaya transportasi dan keperluan mereka selama berobat setelah sebelumnya masuk di Rombongan 330.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000,-
Kurir : @ddsyaefudin via @cucucuanda
Tanggal : 30 Mei 2013.

Balita Erlangga sudah setahun terindikasi menderita Hernia

Balita Erlangga sudah setahun terindikasi menderita Hernia

———————————————————–

Marhana (62 tahun/IRT), suami bernama Basri (63 tahun/tani), anak berjumlah 5 orang. Alamat Dusun 1 Desa Tonggolobibi Kecamatan Sojol Kab.Donggala Sulawesi Tengah. Ibu Marhana mengalami Infeksi bagian tenggorokan sehingga sulit untuk bisa makan dan menelan air. Saat ini sedang dirawat di rumah keluarganya di Palu karena setelah dibawa ke RSUD Undata Palu ibu Marhana harus menjalani perawatan intensif, namun karena kekurangan biaya ibu marhana terpaksa pulang kembali di rumah (belum memiliki jamkesmas).

Jumlah bantuan : Rp.1.000.000,- untuk membantu meringankan biaya berobat bagi Ibu Marhana.
@MarjunulNP via Abdul Rasyid,
4 Juni 2013.

Ibu Marhana mengalami Infeksi bagian tenggorokan sehingga sulit untuk bisa makan dan menelan air

Ibu Marhana mengalami Infeksi bagian tenggorokan sehingga sulit untuk bisa makan dan menelan air

———————————————————–

Dik.Ryan Rismaya usia 16th pelajar SMK 2 YK & Dik.Didik Setyawan usia 13 th pelajar SD Ngoto alamat Semail Bangunharjo Sewon Bantul Yk ,Kedua pelajar anak pasangan Bp.Tugiranto (42th Pek: Sopir Pribadi » Tak Tetap) & Ibu.Juriyah(38th Pek:IRT) , Kedua Anak tersebut tidak ada biaya untuk sekolah sehingga mempunyai tunggakan pembayaran sekolah Rp.4,1 juta , #Sedekah Rombongan memberikan santunan utk mengurangi beban pembiayaan sekolah.

Jumlah bantuan : Rp.1.500.000,-
Kurir : @KarmanMove Via @Kdunk_dkdunk
Tanggal : 2/6/2013

Adik Ryan dan Didik tidak ada biaya untuk sekolah sehingga mempunyai tunggakan pembayaran

Adik Ryan dan Didik tidak ada biaya untuk sekolah sehingga mempunyai tunggakan pembayaran

—————————————————————————-

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 15,050,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM 387 ROMBONGAN

Rp. 12,339,827,994,-