Rombongan 1139

Sedekah tidak akan mengurangi kekayaanmu.
Posted by on June 6, 2018

AGUNG SUGIARTO (26, Tumor Jaringan Lunak Di Paha). Alamat : Dusun Dono RT 1/1, Desa Dono, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2017, Agung merasakan sakit disekitar pahaya. Lalu diperiksaka ke RSUD Dr. Iskak Tulungagung dan dokter mendiagnosa tumor jaringan lunak. Agung dirujuk ke RSU Dr. Soetomo Surabaya untuk menjalankan pengobatan yang lebih intensif. Setelah menjalankan kontrol, dokter menyarankan untuk segera dilakukan operasi. Kondisi Agung sekarang ini tidak bisa berjalan jauh karena akan terasa sakit saat digunakan berjalan. Pada bulan ini, Agung menjalankan biopsi untuk mengetahui tentang tumor tersebut lebih dan untuk menentukan pengobatan yang akan dilakukan selanjutnya. Orangtua Agung yaitu, Bapak Roselan (77) mencari nafkah dengan cara berdagang dan Ibu Tukini (52) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Pendapatan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Agung mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS yang sangat membantu biaya pengobatannya. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Agung, bantuan pun diberikan untuk biaya suplemen, biaya transportasi Kediri – Surabaya, dan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan. Semoga pengobatan yang dilakukan diberi kelancaran dan segera diberikan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 30 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Kris @SiscaDwi

Agung menderita tumor jaringan lunak


ALIFATIN BINTI SAIMIN (51, Kanker Ovarium). Alamat : Dusun Joho RT 6/2, Desa Joho, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Pada satu tahun yang lalu, Ibu Alifatin didiagnosa mempunyai kanker ovarium oleh dokter dan di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Di RSSA Malang Ibu Alifatin menjalankan kemo terapi sudah 2 kali dan beliau sering merasa berdebar-debar di dadanya. Pada bulan ini, Ibu Alifatin menjalankan cek laboratorium dan seharusnya menjalankan kemoterapi yang ke 10 tetapi beliau sudah tidak kuat dan meminta pulang. Ibu Alifatin adalah seorang ibu rumah tangga biasa dan suami beliau sudah meninggal sehingga Ibu Alifatin hidup bersama saudaranya. Keadaan yang seperti itu menyulitkan beliau dan keluarga untuk memenuhi biaya pengobatan dan juga transportasi. Ibu Alifatin mempunyai fasilitas pengobatan BPJS kelas III. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami dan memutuskan untuk mendampingi Ibu Alifatin dalam masa pengobatan di RSSA Malang. Bantuan pun diberikan untuk membantu kebutuhan dan pengobatan yang tidak ditanggung BPJS. Bantuan sebelumnya telah tercacat dalam nomor rombongan 1134. Semoga Ibu Alifatin segera diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 12 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Ibu Alifatin didiagnosa mempunyai kanker ovarium


ARSIMA BINTI MISNO (40, Kista Ovarium). Alamat : Dusun Wringin Kurung, RT 11/02 Desa Kupang, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada tahun 2017, Ibu Arsima sering merasakan nyeri di tulang panggulnya dan juga merasa mual. Akhirnya Ibu Arsima memeriksakan ke RSUD Bondowoso dan dirujuk ke RSD dr. Soebandi Jember kemudian dirujuk lagi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pengobatan yang lebih intensif. Kondisi Ibu Arsima sekarang ini kesulitan untuk berjalan sehingga tidak bisa berjalan jauh. Bulan ini Ibu Arsima menjalankan kontrol di RSSA Malang. Ibu Arsima hanya sebagai ibu rumah tangga biasa dan suaminya Bapak Mansur (47) mencari nafkah dengan cara berdagang. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Ibu Arsima mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dihadapi, bantuan pun diberikan untuk biaya suplemen, biaya transportasi Malang – Bondowoso, biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan dan biaya kebutuhan lainnya. Semoga Ibu Arsima segera diberikan kesehatan dan kesembuhan. Aamiiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 21 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Ibu Arisma didiagnosa mempunyai kanker ovarium


ASISEH BINTI SUTIYA (48, Kanker Servik). Alamat : Dusun Banyuwuluh, RT 4/2, Desa Banyuwuluh, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Gejala awal yang dirasakan Ibu Asiseh sudah dari 1 tahun yang lalu. Beliau mengaku kalau sering mengalami pendarahan dan keputihan serta rasa nyeri dibagian alat vital beliau. Beberapa hari kemudian beliau merasa kalau kondisinya semakin lemah dan sering mual-mual. Ibu Asiseh pun akhirnya diperiksakan ke Puskesmas Wringin, Puskesmas puna akhirnya memberikan surat rujukan ke rumah sakit untuk pemeriksaan yang lengkap. Setelah menjalani berbagai pemeriksaan, dokter pun akhirnya dapat mendiagnosis kalau Ibu Asiseh mengalami kanker servik atau kanker pada leher rahim. Dokter akhirnya memberikan surat rujukan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pengobatan yang lebih intensif. Setelah menjalani beberapa pemeriksaan, Ibu Asiseh yang pada awalnya akan direncanakan untuk sinar dirubah oleh dokter dan di rencanakan untuk kemo terapi. Pada bulan Februari, Ibu Asiseh telah menjalani kontrol rutin, cek laboratorium dan kemo terapi yang ke 9. Bulan Maret, beliau menjalankan simulator sinar dan sinar yang ke 1 sampai ke 15. Pada bulan April, Ibu Asiseh menjalankan sinar yang ke 16 sampai ke 23 lalu dilanjutkan sinar dalam ke 1, cek laboratorium, sinar dalam ke 2, cek laboratorium, sinar dalam ke 3, dan cek laboratorium ke poli jantung. Ibu Asiseh merupakan ibu rumah tangga biasa, yang dikepalai oleh Bapak Adenan (47). Bapak Adenan yang merupakan tulang punggu keluarga, saat ini bekerja sebagai buruh tani. Penghasilan yang dimiliki Bapak Adenan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja. Sedangkan Ibu Asiseh memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk berobat dan transportasi ke Malang. Ibu Asiseh merasa terbantu akan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III yang dimiliki. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Asiseh, sehingga dapat menyalurkan bantuan dari para Sedekaholics. Bantuan yang telah diberikan telah dipergunakan untuk membeli susu, membeli kebutuhan saat masuk rumah sakit dan transportasi pulang pergi Malang-Bondowoso. Bantuan sebelumnya telah tercatat di rombongan nomor 1123. Semoga pengobatan yang dijalani Ibu Asiseh diberikan kelancaran dan dapat lekas mendapat sembuh. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 691.000,-
Tanggal : 30 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Ibu Asiseh mengalami kanker servik


ATIM BIN JUPRI (50, Tumor Lunak Abdomen + Jantung). Alamat : Dusun Bangsri RT 14/04, Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada tahun 2010 Ibu Atim sudah mempunyai penyakit ini dan sudah dilakukan tindakan operasi di RSUD Kepanjen. Pada akhir tahun 2017, perut kembali membesar dan dibawa ke puskesmas terdekat lalu dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (Malang). Kondisi sekarang ini Ibu Atim sering merasa kesakitan. Pada bulan ini, Ibu Atim menjalankan kontrol ke poli jatung dan dokter mengatakan ada pembengkakan sehingga harus dilakukan pemasangan ring, kontrol ke poli penyakit dalam dan dilakukan cek fisik, dan menjalankan sedot cairan yang ada di perut. Ibu Atim kesulitan untuk BAK, sesak nafas dan kondisi lemas karena perut semakin membesar akhirnya dibawa ke IGD RSSA. Setelah lebih baik, Ibu Atim dipindahkan ke ruangan dan diberikan obat untuk BAK lancar. Suami Ibu Atim yaitu Bapak Untung (50) bekerja sebagai buruh tani. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Atim memiliki jaminan kesehatan BPJS kelas III. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk kebutuhan Ibu Atim seperti susu, pampes, biaya transportasi dan biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesejatan. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1134. Semoga Ibu Atim dilancarkan pengobatannya dan segera diberikan kesehatan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 1.281.500
Tanggal : 27 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Pak Atim menderita tumor lunak abdomen + jantung


BUDI HARTONO (41, Leukimia). Alamat : Dusun Jurangsapi, RT 54/18, Desa Jurangsapi, Kecamatan Yapen, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada awalnya Bapak Budi sering mengeluh kalau sakit perut, badannya menjadi lemas dan tidak punya tenaga lagi. Pihak keluarga yang mengetahui akan hal tersebut berinisiatif membawa beliau ke RS Bhayangkara Bondowoso. Setelah dilakukannya pemeriksaan, Bapak Budi akhirnya didiagnosis oleh dokter sakit Leukimia atau kanker darah. Pihak dokter menyarankan untuk merujuk Bapak Budi dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk penanganan yang lebih intensif. Bulan ini Bapak Budi menjalankan kontrol rutin dan mengambil obat. Saat ini Bapak Budi tinggal bersama Istri dan kedua anaknya yang masih kecil. Beliau bekerja sebagai buruh bangunan, sedangkan istri beliau hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Pendapatan dari Bapak Budi hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Akan tetapi beliau sangat bersyukur dengan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III sangat membantu proses pengobatan. Akan tetapi beliau masih mengalami kendala saat akan kontrol ke Malang. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan Jember dipertemukan dengan Bapak Budi dan santunan yang diberikan kepada Bapak Budi dipergunakan untuk biaya transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang, biaya BPJS dan perbaikan keadaan umum beliau. Bapak Budi dan keluarga sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan Sedekah Rombongan dan Sedekaholics. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1134. Semoga Bapak Budi akan selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalani pengobatan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 25 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Bapak Budi didiagnosis sakit Leukimia


CHAYRA FAYYOLA NADHIFA (1, Hemangioma). Alamat : Dusun Punjul RT 4/4, Desa Punjul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Chayra memiliki benjolan pada lehernya sejak lahir. Awalnya benjolannya kecil dan semakin lama semakin membesar. Orangtua Chayra memeriksakannya ke puskesmas terdekat dan dirujuk ke RSUD Pelem Kabupaten Kediri kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi Chayra sekarang ini benjolan semakin membesar. Bulan ini Chayra menjalankan kontrol dan penyuntikan injeksi. Orangtua Chayra yaitu Bapak Imam Taufik (24) mencari nafkah sebagai buruh tani sedangkan ibu Erlina Rahayu (20) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Chayra mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Chayra, bantuan diberikan untuk biaya transportasi Kediri – Malang, biaya supplement seperti susu dan pampes, dan kebutuhan lainnya. Semoga pengobatan yang dilakukan Chayra diberikan kelancaran dan segera diberikan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 508.800
Tanggal : 4 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Chayra menderita hemangioma


DEWI TISNOWATI (51, Tumor Hati) Alamat : Jalan Selorejo No 54 F RT 01/08, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada bulan Maret 2018 Ibu Dewi sering mengalami mual-mual, mudah lelah dan muntah. Saat diperiksakan, dokter menyarankan untuk dilakukannya USG dan terditeksi tumor di hati Ibu Dewi. Kondisi sekarang ini Ibu Dewi masih bisa beraktifitas normal dan terkadang merasa sakit perut dan lemas. Pengobatan yang dilakukan hanya di dokter terdekat karena terkendala biaya karena Ibu Dewi tidak mempunyai jaminan kesehatan. Ibu Dewi hanya sebagai ibu rumah tangga biasa dan suaminya Bapak Didik (54) bekerja sebagai buruh serabutan. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan untuk biaya pengobatannya dibantu oleh anak beliau. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan dan kebutuhan lainnya. Semoga Ibu Dewi segera diberikan kesembuhan dan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 30 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Bu Dewi terditeksi tumor di hati


DJUMADI BIN WAGIYO (51, Hernia). Alamat : Dusun Klakah, RT 09/01, Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Bapak Djumadi sudah mengidap penyakit hernia selama lima tahun terakhir. Bapak Djumadi sudah pernah menjalankan operasi di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang dan setelah melakulan operasi beliau sudah menjadi lebih baik. Tetapi, pada dua tahun terakhir ini terjadi penyempitan saluran kencing dan baru sekarang memulai pemeriksaan kembali. Setelah dilakukannya pemeriksaan di rumah sakit, dokter menyampaikan bahwa Bapak Djumadi harus menjalankan operasi lagi. Pada bulan Maret dan April, Bapak Djumadi menjalankan kontrol rutin dan penggantian selang kateter. Bapak Djumadi mencari nafkah dengan cara bertani sehingga hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bapak Djumadi tinggal dan dirawat oleh saudara-saudaranya. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan mereka, bantuan pun disampaikan untuk membantu biaya pengobatan selama pemeriksaan dirumah sakit dan untuk keperluan lainnya, selain itu Sedekah Rombongan memutuskan untuk mendampingi beliau selama masa pengobatan karena melihat kondisi Bapak Djumadi dan keluarga. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1128. Semoga beliau segera mendapatakan operasi dan keadaannya semakin membaik. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 600.000,-
Tanggal : 25 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Pak Djumadi menderita hernia


EDI SUPRAPTO (46, Ca. Nasofaring). Alamat : Jalan A. Yani, RT 01/01, Desa Dasabah, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada awal tahun 2016 Bapak Edi merasakan sakit ditenggorokannya tetapi beliau abaikan dan tidak diperiksakan ke dokter. Setelah dua bulan berlalu rasa sakitnya semakin parah dan akhinya diperiksakan ke dokter. Selain rasa sakit di tenggorokan Bapak Edi juga mengalami penurunan pengelihatan. Dokter mengarahkan untuk memeriksakan ke dokter saraf. Pada bulan Juli 2016 Bapak edi memeriksakan ke dokter saraf dan melalukan pengobatan sesuai anjuran dokter. Suatu hari tiba-tiba muncul benjolan kecil pada leher Bapak Edi dan semakin lama semakin membesar. Pada tahun 2017 Bapak Edi memeriksakan ke RSUD Bondowoso dan dokter mendiagnosa Ca. Nasofaring. Bapak Edi dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan fasilitas pengobatan yang lebih lengkap. Pada bulan ini Bapak Edi menjalankan jadwal kemoterapi yang ke 5 dan cek laboratorium. Bapak Edi bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil dan istrinya, Ibu Septin (25) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Bapak Edi memiliki jaminan kesehatan BPJS kelas II yang sangat membantu biya pengobatan beliau. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun disampaikan untuk biaya transportasi dan juga suplemen seperti susu, peptamen. Bantuan sebelumnya telah tercacat dalam nomor rombongan 1134. Semoga Bapak Edi segera diberikan kesehatan agar dapat bekerja kembali. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 17 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Pak Edi menderita ca. nasofaring


IKA BINTI NGADI (52, Benjolan Di Leher). Alamat : Dusun Maron RT 16/8, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada 10 tahun yang lalu muncul benjolan kecil pada leher Ibu Ika disebelah kanan. Benjolan tersebut semakin lama semakin membesar dan akhirnya diperiksakan ke puskesmas terdekat dan dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah menjalankan pengobatan selama satu tahun, Ibu Ika tidak lagi menjalankan pengobatan karena suami Ibu Ika meninggal dunia. Kondisi Ibu Ika sekarang ini masih bisa beraktifitas dengan normal tetapi terkadang merasa lemas dan sesak nafas sedangkan benjolannya semakin membesar. Ibu Ika adalah tulang punggung keluarga yang menafkahi 3 orang anak, beliau mencari nafkah sebagai pedagang sayur dan buruh masak. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Ika mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi, biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan dan biaya kebutuhan lainnya. Semoga pengobatan yang dilakukan Ibu Ika diberikan kelancaran dan segera diberikan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 30 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Bu Ika menderita benjolan kecil pada leher


LAILATUL MUKAROMAH (2, Hydrocephalus) Alamat : Dusun Podokaton, RT 3/11, Desa Bayeman, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Lailatul adalah seorang anak yang dari sejak lahir didiagnosa mempunyai penyakit Hydrocephalus oleh dokter. Dari sejak lahir kelapa Lailatul lebih besar dari badannya sehingga rumah sakit melakukan pemeriksaan. Pengobatan yang dilakukan hanya obat jalan di RSUD Bangil setelah itu dirujuk ke Rumah Sakit Lavalatte Malang untuk mendapatkan pengobatan yang lebih intensif. Pada bulan ini, Lalilatul menjalankan kontrol rutin untuk mengecek selang VP shunt dan hasilnya normal. Orangtua Lailatul, Bapak Mulyadi (25) mencari nafkah sebagai kuli bangunan dan Ibu Rohmania (21) yang hanya sebagai ibu rumah tangga. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lailatul memiliki jaminan kesehatan berupa BPJS Mandiri kelas III sehingga dapat meringankan biaya yang ditanggung. Kendala lain yang dirasakan kedua orangtua Lailatul yaitu biaya pengobatan, biaya transportasi dan tempat tinggal selama masa pengobatan di Malang. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga ini, pada bulan ini bantuan dialokasikan untuk membeli pampers, susu, obat-obatan, kebutuhan rawat luka, dan kebutuhan saat berada di rumah sakit. Bantuan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1136. Semoga Lailatul lekas diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 24 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Lailatul menderita hydrocephalus


LUSIANI BINTI SIKAN (49, Kanker Serviks). Alamat : Jalan Darmawangsa, Dusun Gudangrejo, RT 3/25, Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Awal mula sakit Ibu Lusiani ini sering mengalami keputihan dan tiba-tiba pendarahan. Karena hal tersebut beliau langsung di periksakan ke puskesmas terdekat untuk mengetahui sakit yang di alami Ibu Lusiani. Setelah Ibu Lusiani diperiksa dan telah di diagnosis mengalami Kanker Serviks. Dokter pun menyarankan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Selang satu hari Ibu Lusiani di evakuasi ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut dan oleh Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember disarankan untuk di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk perawatan yang lebih intensif. Setelah menjalani kemo terapi, Ibu Lusiani saat ini dijadwalkan dokter untuk dilakukan sinar sebanyak 25 kali. Bulan ini Ibu Lusiani telah menjalani papsmear dan hasilnya baik. Ibu Lusiani ini seorang janda yang tinggal di Polsek Rambipuji rumah bekas tahanan. Beliau memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari perangkat desa Rambipuji bahwa Ibu Lusiani memerlukan dampingan karena dari keluarga tidak mampu. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal yang di tinggali Ibu Lusiani untuk menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Lusiani. Santunan yang diberikan untuk biaya transportasi, membeli pampers, obat-obatan, underpat dan biaya saat masuk rumah sakit. Santunan pada bulan sebelumnya telah masuk di rombongan nomor 1134. Semoga pengobatan yang dijalani Ibu Lusiani diberikan kelancaran dan segera mendapatkan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 25 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Ibu Lusiani mengalami kanker servik


ALHM. LUSIANA BINTI AGOES SOEBOLO (46, Kanker Darah). Alamat: Jalan Merbabu No. 22 RT 6/3, Kelurahan Pangongangan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur. Pada 3 bulan yang lalu Ibu Lusiana tiba-tiba jatuh sakit. Setelah diperiksakan ke rumah sakit terdekat diketahui bahwa Ibu Lusiana mempunyai sakit kanker darah. Ibu Lusiana dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah pindah ke RSUD Dr. Moewardi Solo, Ibu Lusiana kembali dirujuk ke RSSA Malang dikarenakan keterbatasan alat pengobatan disana. Pada bulan ini, Ibu Lusiana menjalankan kemoterapi yang ke 5. Setelah dilakukan kemoterapi, Ibu Lusiana mempunyai HB yang rendah dan dilakukan transfuse dan dirawat di ICU. Keadaan Ibu Lusiana semakin menurun dan beliau telah bepulang ke rahmatullah. Tepatnya pada tanggal 18 April 2018 Ibu Lusiana meninggal dunia, keluarga merasa sangat kehilangan atas kepergian beliau tetapi keluarga sudah mengikhlaskannya. Sedekah Rombongan berbelangsungkawa dan ikut merasakan kesediah yang dialami keluarga Ibu Lusiana. Keluarga Ibu Lusiana mengucapkan terimakasih dan meminta maaf, santunan pun disampaikan untuk kebutuhan setelah Ibu Lusiana meninggal dunia. Bantuan sebelumnya telah tercacat dalam nomor rombongan 1134. Keluarga Ibu Lusiana sekali lagi mengucapkan terimakasih dan semoga Sedekah Rombongan semakin banyak memberi manfaat kepada semua orang yang membutuhkan. Aamiin.

Jumlah bantuan : Rp. 1.241.700.-
Tanggal : 18 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz @Dedik1914 @SiscaDwi

Ibu Lusiana mempunyai sakit kanker darah


MAHDI BIN TUR (59, Kanker Kulit). Alamat : Dusun Wonosroyo Barat, RT 26/6, Desa Lombok Kulon, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada 2 tahun yang lalu, Bapak Mahdi yang kala itu bekerja mengalami kecelakaan kerja. Batu yang beliau hancurkan serpihannya mengenai tahi lalat di hidung beliau. Karena tidak dirasa parah, beliau hanya mengobatinya di Puskesmas terdekat. Setelah beberapa minggu, kejadian kecelakaan kerja itu terulang kembali dan mengakibatkan luka beliau semakin parah. Karena diketahui luka beliau semakin parah, beliau pun diberika surat rujukan ke Rumah Sakit Dr. H. Koesnadi. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter pun mendiagnosis beliau mengalami kanker kulit. Beliau pun akhirnya mendapatkan perawatan rawat luka pada hidung beliau. Setelah menjalani perawatan, Bapak Mahdi pun diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit. Akan tetapi setelah beberapa bulan, luka beliau semakin parah, Mengetahui akan hal tersebut, keluarga pun membawa beliau ke rumah sakit lagi dan beliau pun diberikan surat rujukan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Bulan ini beliau menjalankan kontrol rutin dan pemeriksaan fisik. Bapak Mahdi tinggal bersama istri beliau Ibu Suwarnik (54) yang setiap harinya sebagai ibu rumah tangga biasa. Pendapatan Bapak Mahdi sebagai buruh menghancurkan batu memiliki penghasilan yang sangat sedikit. Jaminan kesehatan berupa KIS yang dimiliki sangat membantu dalam biaya berobat. Akan tetapi beliau sangat terkendala akan biaya transportasi ke Malang dan kebutuhan hidup di Malang sangat tidak sedikit. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Mahdi. Bantuan pada bulan ini pun telah diberikan kepada untuk biaya transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang, membeli obat dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1134. Semoga Bapak Mahdi lekas diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 4 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Andy @SiscaDwi

Pak Mahdi mengalami kanker kulit


MARELDA LINDUNG KLEYANTA (4, Tumor Payudara). Alamat : Dusun Tundosoro, RT 6/3, Desa Tundo Soro, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Awalnya orangtua Marelda menemukan benjolan di dada Marelda tepatnya pada 4 tahun yang lalu. Setelah itu Marelda diperiksakan ke puskesmas terdekat dan dokter mendiagnosa bahwa tidak ada masalah yang serius. Tetapi, semakin lama benjolan yang ada di dada Marelda semakin membesar dan Marelda mengeluh kesakitan. Akhirnya orangtua Marelda membawanya ke puskesmas dan dirujuk ke RSUD Dr R Soedarsono Pasuruan, lalu dirujuk lagi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi terkini sekarang ini Marelda sering merasakan sakit pada benjolan yang berada di dadanya. Pada bulan ini, Marelda menjalankan kontrol pasca operasi dan hasilnya baik. Orangtua Marelda yaitu, Bapak Muchamad (50) yang mencari nafkah sebagai tukang kayu dan Ibu Siti (40) yang hanya ibu rumah tangga biasa yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Marelda mempunyai jaminan kesehatan berupa BPJS kelas III yang banyak membantu biaya pengobatan Marelda selama di rumah sakit. Tetapi, Marelda dan keluarga masih kesulitan biaya transportasi ketika harus berobat ke Malang. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Marelda dan keluarga, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan dan biaya transportasi. Bantuan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1134. Semoga Marelda segera sembuh dan dapat beraktifitas seperti anak-anak lainnya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 13 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Marelda menderita tumor payudara


MAULANA RIDWAN (3, Retinoblastoma). Alamat : Jalan Gadang II No. 42, RT 8/7, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Maulana Ridwan yang sering dipanggil Ridwan oleh kedua orangtuanya mempunyai sakit retinoblastoma atau kanker mata sejak umur 2 tahun. Awalnya pada bulan Januari 2017 muncul bintik putih di mata sebelah kiri Ridwan. Lalu diperiksakan ke puskesmas terdekat dan dirujuk ke rumah sakit tentara Dr. Soepraoen dokter mendiagnosa kanker mata. Setelah itu Ridwan dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Bulan ini Ridwan menjalankan kemoterapi yang ke 2 dan pemasangan VP Shunt karena kanker sudah meyebar ke rongga otak. Orangtua Ridwan yaitu Bapak Muhammad Yasin (58) bekerja sebagai satpam sekolah dan ibunya, Ibu Umi Masoeda (45) bekerja sebagai penjual di kantin sekolah. Pendapatan yang dihasilkan hanya cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan keempat anaknya. Ridwan mempunyai jaminan kesehatan JAMKESDA yang sangat membantu biaya pengobatan. Alhamdulilah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ridwan, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan, biaya suplemen seperti pampes dan susu, dan untuk biaya kebutuhan lainnya. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1134. Semoga pengobatan yang dilakukan Ridwan berjalan lancar dan segera diberikan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 25 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Ridwan menderita kanker mata


MUHAMMAD BAGUS NUR PRAYOGA (4, Sups Hirschsprung). Alamat : Dusun Pule RT 3/5, Desa Jati, Kecamatam Tarokan, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Bagus sejak lahir sudah memiliki kelainan susah BAB. Setelah diperiksakaan ke rumah sakit Karang Munjangan Kediri dokter mendiagnonas Sups Hischsprung. Lalu dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Keadaan sekarang ini Bagus masih kesulitan BAB dan membutuhkan bantuan obat untuk setiap kali BAB. Bagus sekarang kontrol rutin dilakukan di RS Karang Munjang Kediri. Orangtua Bagus yaitu Bapak Gusnoto (31) mencari nafkah sebagai buruh tani sedangkan Ibu Mauliyatul (25) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Pendapatan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bagus mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III yang sangat membantu biaya pengobatan yang diperlukan. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bagus, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan dan untuk kebutuhan lainnya. Semoga pengobatan yang dilakukan Bagus diberikan kelancaran dan segera diberikan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Munadi @SiscaDwi

Bagus menderita sups hischsprung


MUHAMMAD FEBRIAN HAIKAL (10, Rolandic Epilepsy). Alamat : Jalan Ketindan 128 RT 1/5, Kelurahan Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada pertengahan tahun 2016, Haikal sering merasakan pusing, demam dan kejang-kejang. Orangtua Haikal langsung membawanya ke RSUD Lawang setelah menjalankan pemeriksaan, Haikal dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk menjalankan pengobatan lebih lanjut. Kondisi sekarang ini, Haikal dapat berakifitas dengan normal tetapi harus rutin menjalankan kontrol ke RSSA Malang untuk pemeriksaan dan pengambilan obat. Orangtua Haikal yaitu Bapak Sugiarto (34) mencari nafkah sebagai supir truk dan Ibu Khusnul (35) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhu kebutuhan sehari-hari. Haikal mempunyai jaminan kesehatan BPJS Kelas III yang sangat membantu biaya pengobatannya. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Haikal, bantuan pun diberikan untuk biaya suplemen, biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan dan biaya kebutuhan lainnya. Semoga Haikal segera diberikan kesehatan dan kesembuhan. Aamiiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 17 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Haikal menderita rolandic epilepsy


MUHAMMAD ULIL AMRI (3, Retinoblastoma). Alamat : Dusun Kebonsari RT 1/11, Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada tahun 2017, Ulil merasa perih dimata dan muncul bintik putih pada mata sebelah kiri. Semakin lama semakin membengkak dan pandangan semakin kabur. Setelah mata Ulil semakin membesar orangtuanya memeriksakan ke RSUD Dr. Soebandi Jember kemudian di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi sekarang ini mata Ulil yang sebelah kiri sudah tidak bisa melihat dan semakin besar. Pada bulan ini, Ulil menjalankan cek laboratorium, CT scan, MRI, dan kemoterapi ke 1. Setelah dilakukan kemoterapi keadaan Ulil menurun sehingga mengharuskan dirawat secara intensif di HCU. Orangtua Ulil yaitu Bapak Hadi Wiyono (42) mencari nafkah sebgai buruh tani dan ibunya, Ibu Nasriyatul Azizah (37) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk biaya kebutuhan sehari-hari. Ulil mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS yang sangat membantu biaya pengobatan. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ulil, bantuan pun diberikan untuk biaya suplemen seperti pampes dan susu, biaya transportasi Jember-Malang dan biaya pengobatan yang tidak ditanggung oleh jaminan kesehatan. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1134. Semoga pengobatan yang dilakukan lancar dan segera diberikan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 1.033.400
Tanggal : 27 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Ulil menderita retinoblastoma


NAZWA NURAINI (2, Retinoblastoma). Alamat : Dusun Pomo, RT 6/15, Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Pada Bulan November 2016 mata sebelah kiri Nazwa mulai membengkak. Karena khawatir akan keadaan putrinya, kemudian Nazwa dibawa ke rumah sakit swasta di Jember. Setelah dilakukan beberapa pemeriksaan di rumah sakit, dokter menyarankan untuk operasi. Akan tetapi keluarga menolak dikarenakan biaya yang diperlukan untuk operasi sangatlah besar. Karena tidak adanya pengobatan selama menunggu pembuatan jaminan kesehatan akhirnya mata Nazwa bertambah bengkak dan Nazwa pun akhirnya dibawa ke Puskesmas Wuluhan. Dari puskesmas dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember dan dikarenakan keterbatasan alat, Nazwa pun dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) MALANG. Pada bulan ini, Nazwa menjalankan kemoterapi yang ke 1. Ayah Nazwa, Bapak Nur Kholis (38) bekerja sebagai buruh tani hanya mampu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-harinya dengan upah yang diterima. Sedangkan ibu Nazwa, Ibu Nanik Muliya Ningsih (32) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Nazwa sangat terbantu akan jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III dalam berobat. Akan tetapi, keluarga sangat terbeban akan biaya transportasi dan kebutuhan hidup saat menjalani pengobatan di Malang. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan telah dipertemukan dengan Nazwa dan bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi, iuran BPJS, kebutuhan saat masuk rumah sakit, membeli susu dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1134. Semoga Nazwa diberikan kelancaran dalam menjalani pengobatan dan diberi kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 723.900,-
Tanggal : 21 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Nazwa menderita retinoblastoma


NINIK HUNAINAH (52, Kanker Endometrium) Alamat : Dusun Jaringan RT 09/03, Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kababupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2014 Ibu Ninik mengalami keputihan dan merasakan nyeri di bagian perutnya. Lalu Ibu Ninik memeriksakannya ke RSUD Tongas kemudian dirujuk ke RSUD dr. Mohamad Saleh Probolinggo dikarenakan keterbatasan alat pengobatan. Ibu Ninik didiagnosa menderita kanker di perut oleh dokter. Ibu Ninik dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang oleh dokter untuk penanganan lebih lanjut dan baru diketahui bahwa Ibu Ninik menderita kanker endometrium.
Pada bulan Maret Ibu Ninik sudah menjalani operasi pengangkatan kanker, kontrol pasca operas dan hasilnya baik. Bulan April, beliau menjalankan kontrol rutin dan dokter merencanakan untuk jadwal kemoterapi 1 paket. Suami Ibu Ninik, Bapak Misnali (55) adalah seorang kuli serabutan yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III sangat membantu dalam pengobatan. Akan tetapi biaya hidup selama pengobatan di Malang dan transportasi Malang-Probolinggo sangat membebani keluarga untuk menjalani pengobatan kembali. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan disampaikan untuk uang saku, transportasi, biaya BPJS dan biaya pengobatan dirumah sakit lainnya yang tidak termasuk tanggungan jaminan kesehatan. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1123. Semoga kondisi Ibu Ninik akan segera membaik dan diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 700.000
Tanggal : 24 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Ibu Ninik menderita kanker endometrium


NURYATIN BINTI SO’IM (56, Kanker Payudara). Alamat : Dusun Tlogo RT 4/2, Kelurahan Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2016 ditemukan benjolan kecil pada payudara sebelah kanan Ibu Nuryatin. Ibu Nuryatin awalnya hanya melakukan pengobatan herbal dan pada mantra setempat saja. Lalu pada akhir tahun 2017 kanker Ibu Nuryatin meletus dan mengeluarkan banyak nanah dan darah. Ibu Nuryatin segera dibawa ke RSUD Mardiwaluyo Blitar. Setelah dilakukan pengobatan disana Ibu Nuryatin dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan pengobatan yang lebih intensif. Kondisinya sekarang ini lemas dan hanya bisa berbaring ditempat tidur. Pada bulan April Ibu Nuryatin menjalankan cek laboratorium, foto rongten, USG, cek ginjal untuk persiapan kemoterapi, cek darah dan konsultasi tentang persiapan kemoterapi. Suami Ibu Nuryatin yaitu Bapak Nafik Faktur (67) mencari nafkah sebagai pedagang dan Ibu Nuryatin hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Pendapatan yang didapatkan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Ibu Nuryatin mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya suplemen, biaya tranportasi Blitar – Malang, biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan dan biaya kebutuhan lainnya. Semoga pengobatan yang dilakukan Ibu Nuryatin dilancaran dan segera diberikan kesembuhan. Aamiiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 1.157.300
Tanggal : 26 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Bu Nuryatin menderita kanker payudara


PAISEH BINTI PAISEH (41, Retinoblastoma). Alamat : Dusun Randu Cangkring RT 04/01, Desa Randu Cangkring , Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada tahun 2016, Ibu Paiseh sudah merasakan gejala-gejala yang aneh di mata sebelah kiri seperti mata terasa perih, pandangan kabur, pusing dan bengkak. Semakin lama gejala tersebut semakin sering dan bengkak pun semakin membesar. Kondisi Ibu Paiseh saat ini mata sebelah kirinya sudah tidak bisa melihat lagi dan bengkak pun semakin membesar. Ibu Paiseh belum pernah melakukan pengobatan sama sekali sejak tahun 2016. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau dan langsung diperiksakan ke RSU Dr. H. Koesnadi Bondowoso setelah itu dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pada bulan Maret, Ibu Paiseh menjalankan pemeriksaan mata, cek laboratorium, kontrol, dan dokter menyarankan untuk dilakukan CT Scan. Bulan April, Ibu Paiseh menjalani CT Scan, kontrol rutin, pemeriksaan mata dan dokter sedang menyarankan untuk dilakukan operasi tetapi masih menunggu jadwal dari RSSA Malang. Ibu Paiseh dan suaminya, Bapak Hosni (58) mencari nafkah dengan cara bertani yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Ibu Paiseh mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS yang sangat membantu biaya pengobatannya. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi Malang – Bondowoso, biaya supplement dan biaya pengobatan yang tidak ditanggung oleh jaminan kesehatan. Semoga pengobatan yang dilakukan Ibu Paiseh diberi kelancaran dan segera diberikan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.370.400,-
Tanggal : 24 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Bu Paiseh menderita retinoblastoma


PIKAN BIN IBRAHIM (76, Komplikasi). Alamat : Jalan Agung No. 09 RT 10/05, Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada awal bulan April, Bapak Pikan mengalami sesak nafas dan akhirnya dibawa ke RSUD Batu. Ditengah-tengah perawatan, Bapak Pikan terpaksa pulang dan tidak melanjutan pengobatan dikarenakan terkendala biaya rumah sakit yang semakin bertambah dan Bapak Pikan juga tidak mempunyai jaminan kesehatan untuk membantu biaya pengobatannya. Kondisi Bapak Pikan sekarang ini masih lemah dan tidak bisa berjalan jauh. Bapak Pikan yang kondisninya sudah renta tidak bekerja dan istrinya Ibu Khasanah (70) juga tidak bekerja. Untuk biaya kehidupan sehari-hari ditanggung oleh anaknya yang tinggal bersama Bapak Pikan dan bekerja sebagai buruh serabutan. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dihadapi, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan, biaya suplemen dan biaya kebutuhan lainnya. Semoga Bapak Pikan segera diberikan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 30 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Bapak Pikan mengalami sesak nafas


RAFFA ADITYA PRATAMA (3, Hydrocephalus). Alamat : Jalan Sumber Urip, RT 19/10, Dusun Krajang, Desa Sumber Urip, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Sejak lahir ada benjolan di belakang kepala bagian atas. Kemudian periksa ke bidan lalu dirujuk ke Rumah Sakit Hartoyo Lumajang. Namun, dari rumah sakit Hartoyo dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang karena peralatan medis yang lebih lengkap. Saat periksa ke dokter syaraf perkiraan Hydrocephalus. Setelah di CT-SCAN ternyata hasilnya positif Hydrocephalus. Kepala mulai membesar saat Raffa menginjak umur 1 minggu. Makin hari makin dirasa kedua orangtuanya kalau kepala putranya semakin membesar. Namun, dari pihak rumah sakit belum ada penanganan khusus hanya timbang dan ukur tinggi badan saja. Setelah berumur 5 bulan Raffa baru mendapat penanganan dan menentukan jadwal operasi. Bulan ini Rafa menjalani kontrol rutin, rawat luka dan observasi luka. Rofik (39), ayah Raffa bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan yang rendah tiap harinya. Penghasilan tersebut hanya cukup untuk makan dan kebutuhan sehari-hari saja. Sumsila, istri beliau hanya menjadi ibu rumah tangga biasa. Raffa memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III, akan tetapi kendala yang dihadapi keluarga ini adalah tidak mempunyai dana untuk pengobatan dan tempat menginap. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga ini, pada bulan ini bantuan dialokasikan untuk membeli pampers, susu, obat-obatan, kebutuhan rawat luka dan biaya iuran BPJS. Pada bulan kemarin bantuan untuk Raffa tercatat dalam nomor rombongan 1134. Semoga pengobatan yang dijalani Raffa diberikan kelancaran dan lekas diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 539.300,-
Tanggal : 27 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Raffa menderita hydrocephalus


RAHAYU NAWANGSIH (44, Hipertensi+Struk+Pembengkakan Jantung+Peradangan Tulang). Alamat : Jalan Werkudoro, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Ibu Rahayu sudah merasakan gejala hipertensi sejak bulan Mei 2017. Ibu Rahayu memeriksakannya ke dokter dan memang mengidap hipertensi dan dokter juga menjelaskan bahwa ada pembengkakan pada jantungnya. Pada bulan ini, Ibu Rahayu disarankan dokter untuk memasang ring dan masih menunggu kamar untuk pemasangan. Suami Ibu Rahayu yaitu Bapak Rifai (48) mencari nafkah sebagai buruh harian lepas sedangkan Ibu Rahayu hanya sebagai ibu rumah tangga sehingga penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Rahayu memiliki jaminan kesehatan BPJS kelas 2 sehingga dapat meringankan biaya pengobatan dan biaya iuran per bulannya ditanggung oleh saudara Ibu Rahayu. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung oleh BPJS dan juga untuk kebutuhan lainnya. Bantuan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1113. Semoga Ibu Rahayu segera diberikan kesembuhan dan kesehatan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 30 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Ibu Rahayu menderita hipertensi+stroke+pembengkakan jantung+peradangan tulang


RIATI BINTI TEMIN (41, Kanker Serviks). Alamat : Dusun Kedunggalih RT 4/8, Desa Rejoso Pinggir, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2015 Ibu Riati mengalami menstruasi yang melebihi jangka waktu wajar. Akhirnya Ibu Riati memeriksakanya ke puskesmas terdekat dan dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah diperiksa di RSSA Ibu Riati didiagnosa kanker serviks stadium 2B oleh dokter. Sekarang ini Ibu Riati kesulitan untuk berjalan, masih bisa berjalan tetapi hanya jarak dekat saja. Pada bulan ini Ibu Riati menjalankan kontrol rutin, pengambilan obat, dan papsmear. Ibu Riati menemukan benjolan yang muncul di leher sebelah kiri dan sudah dikonsultasikan ke dokter serta dilakukan pemeriksaan tetapi dokter menyatakan untuk melanjutkan pengobatan kanker serviks terlebih dahulu. Suami Ibu Riati yaitu Bapak Turmudi (36) mencari nafkah sebagai buruh tani yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Ibu Riati mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III. Alhamdulilah sedekah rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi Jombang – Malang dan untuk biaya supplemen Ibu Riati. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1136. Semoga pengobatan yang dilakukan Ibu Riati berjalan dengan lancar dan segera diberikan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 21 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Bu Rianti menderita kanker serviks


SALSA SOFIATUN HALIMAH (5, Talasemia). Alamat : Dusun Winony, RT 1/2, Desa Dono, Kecamatan Sendong, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur. Kabar sedih bertambah saat awal mula sakit yang diderita Salsa yaitu perutnya yang membesar, disusul dengan terjadinya komplikasi kelainan darah sampai akhirnya Salsa didiagnosis terkena menderita Talasemia. Bulan-bulan sebelumnya Salsa harus menjalani pengobatan rutin di poli anak Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Alhamdulillah mulai pertengahan bulan Juli 2016 Salsa tidak perlu jauh-jauh ke Malang untuk berobat karena telah dirujuk di RS Tulungagung karena kondisinya membaik. Pada bulan ini Salsa menjalani kontrol rutin dan tranfusi darah agar kondisinya akan tetap membaik. Salsa merupakan putri ke-4 dari 5 bersaudara. Ibu Rubiah (33) sebagai ibu Salsa mendapatkan pengahasilan dengan menitipkan kerupuk di toko-toko. Ibu Rubiah banting tulang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya karena suami beliau tidak ada sudah hampir 2 tahun ini, padahal masih ada 2 kakak Salsa juga yang masih memerlukan biaya banyak untuk sekolah dan biaya hidup. Bantuan kali ini digunakan untuk uang saku membantu kehidupan sehari-hari Salsa dan keluarga. Salsa telah memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS kelas III. Bantuan kali ini disalurkan untuk biaya perbaikan keadaan umum, kebutuhan saat masuk rumah sakit dan transportasi untuk berobat. Santunan sebelumya telah tercatat dalam nomor rombongan 1128. Semoga kondisi Salsa akan selalu membaik, sehingga bisa ceria lagi. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal : 30 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Kris @SiscaDwi

Salsa didiagnosis menderita Talasemia


SITI SABIKAH (45, Kanker Ovari). Alamat : Dusun Pujonlor RT 22/22, Desa Pujonlor, Kecamatam Pujon, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada bulan November Ibu Sabikah merasa perutnya bertambah besar dan diperiksakan ke rumah sakit Bhayangkara Hasta Brata Batu. Dokter mendiagnosis bahwa terdapat tumor cair di perut Ibu Sabikah dan dirujuk ke rumah sakit Lavalette Malang. Kondisi terkini Ibu Sabikah perutnya semakin membesar dan terkadang terasa kaku dan perih. Setelah operasi Ibu Sabikah dijadwalkan untuk melakukan kemoterapi dan terdapat diagnosa baru yaitu kanker ovari. Pada bulan ini, Ibu Sabikah menjalankan cek laboratorium, kemoterapi ke 1 sampai ke 3. Suami Ibu Sabikah, yaitu Bapak Sudarno (40) mencari nafkah sebagai tukang ojek. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anaknya yang masih SMP. Ibu Sabikah mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dihadapi, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi, supplement, dan biaya pengobatan yang tidak menjadi tanggungan jaminan kesehatan. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1134. Semoga Ibu Sabikah diberikan kelancaran dalam pengobatan dan segera diberikan kesehatan. Aamiiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 600.000,-
Tanggal : 27 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Bu Siti menderita kanker ovari


SRIANI BINTI SLAMET (32, TBC). Alamat : Dusun Bulusari Selatan RT 12/3, Desa Bulusari, Kecamatan Trokan, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Pada bulan Februari Ibu Sriani merasakan sesak nafas dan batuk-batuk. Setelah diperiksakan ke puskesmas terdekat disarankan untuk menjalankan rongten paru dan cek sputum dan dokter mendiagnosa TBC. Ibu Sriani menjalankan pengobatan TBC sesuai jadwal tapi setelah satu bulan berlalu beliau merasakan gatal-gatal dan ada benjolan dikulitnya. Ibu Sriani memeriksakannya ke dokter dan dokter mengatakan bahwa beliau alergi obat TBC. Ibu Sriani menjalankan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengatasi alergi terhadap obat dan menentukan obat untuk TBC beliau. Kondisi Ibu Sriani sekarang ini lemas dan tidak bisa menjalankan aktifitas yang berlebihan. Ibu Sriani adalah seorang ibu rumah tangga biasa sedangkan suaminya Bapak Achmad (31) mencari nafkah dengan cara mencari barang-barang bekas. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Sriani tidak mempunyai jaminan kesehatan dan alhamdulilah pengobatan yang gratis dari pemerintah sehingga sangat membantu beliau. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan pun diberikan untuk kebutuhan pengobatan yang tidak ditanggung pemerintah, biaya supplement, dan biaya kebutuhan lainnya. Semoga pengobatan yang dilakukan Ibu Sriani dilancaran dan segera diberikan kesembuhan. Aamiiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000
Tanggal : April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Munadi @SiscaDwi

Ibu Sri menderita TBC


SUKARMIATI BINTI KASIRIN (41, Tumor Pantat). Alamat : Dusun Dawung, RT 36/8, Desa Pagu, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Pada bulan Juni 2017, Ibu Sukarmiati menemukan benjolan kecil di pantat. Kemudian diperiksakan ke rumah sakit Bhayangkara Kediri dan didiagnosa tumor oleh dokter. Dokter menyarankan untuk segera dilakukan operasi pengangkatan sel tumor. Pada bulan Juli Ibu Sukarmiati menjalani operasi, namun setelah melakukan operasi tumbuh benjolan lagi dan semakin membesar. Dokter menyarankan untuk dilakukan operasi lagi tapi Ibu Sukarmiati masih trauma. Semakin lama tumor Ibu Sukarmiati semakin membesar dan Ibu Sukarmiati sering merasakan kesakitan. Akhirnya beliau memutuskan untuk menjalani pengobatan kembali. Ibu Sukarmiati kembali kontrol ke rumah sakit Bhayangkara Kediri setelah itu dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Pada bulan ini, Ibu Sukarmiati kontrol ke poli onkologi dan pemeriksaan luka bekas operasi dan rawat luka. Suami Ibu Sukarmiati, Bapak Suyono (43) mencari nafkah sebagai seorang pedagang yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sedangkan Ibu Sukarmiati yang hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Ibu Sukarmiati memiliki jaminan kesehatan BPJS kelas III yang sehingga dapat meringankan biaya pengobatan beliau. Alhamdulilah Sedelah Rombogan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung BPJS, pampes, susu, dan kebutuhan suplemen lainnya. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1128. Semoga Ibu Sukarmiati segera diberikan kesehatan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 727.000,-
Tanggal : 3 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Ibu Sukarmiati menderita tumor


SULIKAH BINTI SUPENO (52, Benjolan Di Leher). Alamat : Jalan Aris Sujono RT 03/01, Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada 20 tahun yang lalu muncul benjolan di leher Ibu Sulikah. Semakin lama benjolan tersebut semakin membersar. Benjolan tersebut tidak menimbulkan rasa sakit namun terkadang terasa kaku. Ibu Sulikah pernah memeriksakannya ke puskesmas terdekat dan dirujuk ke rumah sakit Sanatorium Batu. Pada saat pemeriksaan, dokter menyarankan untuk dilakukan operasi tetapi Ibu Sulikah tidak mau dikarenakan takut dan terkendala biaya. Kondisi Ibu Sulikah sekarang ini masih bisa beraktifitas seperti biasanya tetapi terkadang benjolan tersebut terasa kaku. Ibu Sulikah mencari nafkah dengan cara bertani dan suaminya Bapak Muhammad Aliyun (52) juga seorang petani. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Sulikah tidak mempunyai jaminan kesehatan. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya kebutuhan dan biaya pengobatan. Semoga Ibu Sulikah segera diberikan kesehatan dan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 23 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Bu Solikhoh menderita benjolan di leher


SUMIYATI BINTI SAIMON (53, Kanker Serviks). Alamat : Dusun Cindogo, RT 18/7, Desa Cindogo, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Mulai Bulan Juli 2016 Ibu Sumiyati sering mengalami pendarahan secara terus menerus dan kemudian pada bulan September diperiksakan ke Puskesmas Tapen kemudian dirujuk ke RS Koesnadi Bondowoso. Setelah mendapatkan surat rujukan, Ibu Sumiyati pun menjalani pemeriksaan di RS Koesnadi. Dokter pun akhirnya mendiagnosis pada dinding rahim Ibu Sumiyati terdapat sel kanker atau yang lebih sering disebut kanker serviks. Dari Rumah Sakit Koesnadi Bondowoso Ibu Sumiyati mendapatkan surat rujukan untuk melanjutkan proses pengobatan ke RS Saiful Anwar (RSSA) Malang. Bulan ini Ibu Sumiyati menjalani CT Scan. Bapak Mochni (58) adalah suami beliau yang bekerja sebagai security pada malam hari dan pendapatan yang di dapat hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja. Ibu Sumiyati terasa terbantu akan adanya jaminan kesehatan berupa KIS yang dimiliki, akan tetapi kebutuhan untuk transportasi, kebutuhan obat-obatan dan biaya hidup di Malang selalu menjadi beban beliau. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Sumiyati, sehingga dapat meringankan beban yang beliau tanggung. Bantuan yang telah diberikan telah dipergunakan untuk biaya perbaikan keadaan umum, iuran BPJS dan transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1128. Semoga Ibu Sumiyati dapat segera diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 17 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Ibu Sumiyati menderita kanker serviks


SURINI BINTI TAMAN (58, Kanker Payudara). Alamat : Dusun Sumbersuko, RT 18/5, Desa Patok Picis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada satu tahun yang lalu terdapat luka di payudara sebelah kanan Ibu Surini. Semakin lama lukanya semakin melebar dan terasa sakit. Ibu Surini memeriksakannya ke puskesmas setempat. Luka Ibu Surini tidak kunjung baik akhirnya diperiksakan lagi ke Rumah Sakit Panti Nirmala Malang. Setelah melakukan pemeriksaan, Ibu Surini didiagnosa kanker payudara oleh dokter dan disarankan untuk segera operasi. Pada bulan Januari Ibu Surini menjalankan kemoterapi yang ke 1 dan cek laboratorium. Pada bulan Maret, beliau menjalani kemoterapi yang ke 3, kontrol rutin, dan cek laboratorium. Bulan April, Ibu Surini menjalani cek laboratorium, dan kemoterapi yang ke 4. Suami Ibu Surini, Bapak Basuni (59) tidak dapat bekerja karena terkena stroke dan Ibu Surini bekerja sebagai buruh memasak. Penghasilan yang didapatkan tidaklah cukup, sehingg untuk biaya sehari-hari ditanggung oleh anak Ibu Surini. Ibu Surini juga tidak mempunyai jaminan kesehatan sehingga tidak mampu untuk membayar biaya pengobatan. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun disampaikan untuk biaya pengobatan dan biaya transportasi selama masa pengobatan. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1128. Semoga Ibu Surini diberikan kelancaran dalam masa pengobatan dan segera diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 11 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Ibu Surini didiagnosa kanker payudara


SUTIK BINTI SUBUT (49, Kanker Tyroid). Alamat : Jalan Cangkring 21 E, RT 5/2, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Mulai 2012 terdapat benjolan di leher kiri Ibu Sutik, karena dianggap hanya benjolan biasa jadi beliau membiarkannya. Seiring berjalannya waktu, benjolan tersebut bertambah besar dan Ibu Sutik diperiksakanlah ke Puskesmas Kanigaran. Karena sedikitnya peralatan yang dimiliki, Ibu Sutik pun diberi surat rujukan ke Rumah Sakit Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo. Setelah menjalani pemeriksaan dan telah di diagnosis dokter kanker tyroid. Ibu Sutik pun melakukan operasi pengangkatan sel kanker pada tahun 2013 akhir. Selang berapa bulan, muncul benjolan lain yang tumbuh di leher depan dan beliau pun akhirnya periksa lagi ke rumah sakit. Selama tahun 2014, Ibu Sutik telah menjalani operasi pengangkatan sel kanker di Rumah Sakit Umum Moh Shaleh Probolinggo sebanyak 2 kali. Pada operasi beliau yang terakhir menyebabkan infeksi dan benjolan pun semakin membesar. Akhirnya beliau pun dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pengobatan yang lebih intensif. Pada bulan ini Ibu Sutik menjalankan CT scan, dan kontrol rutin . Ibu Sutik merupakan ibu rumah tangga yang di kepalai Bapak Juli (64) yang berprofesi sebagai buruh bangunan. Pendapat yang dimiliki suami hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI sangat membantu beliau dalam berobat, akan tetapi biaya transportasi dan akomodasi selama di Malang sangat tidak sedikit. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Sutik, sehingga dapat membantu beliau untuk biaya transportasi, kebutuhan rawat luka dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1128 dan 1131. Semoga Ibu Sutik diberi kelancaran dan kesembuhan. Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 11 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Bu Sutik menderita kanker tyroid


TAKIM BIN PAIDI (37, Diabetes Mellitus). Alamat : Dusun Ampelantok RT 10/03, Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada tahun 2016 Bapak Takim mulai merasakan gejala-gejala diabetes tetapi mengabaikanya. Akhirnya semakin lama semakin parah dan Bapak Takim tidak pernah memeriksakannya ke dokter ataupun puskesmas. Kondisi Bapak Takim sekarang ini kaki sebelah kanan luka dan sudah membusuk. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk dilakukan penanganan. Setelah diperiksa dokter memutuskan untuk dilakukannnya amputasi kaki sebelah kanan beliau. Kondisi sekarang ini, Bapak Takim masih sudah kembali pulang kerumah dan dokter mengharuskan beliau menjalankan kontrol rutin. Bapak Takim hidup seorang diri dan mencari nafkah sebagai buruh bangunan sebelum sakit. Sekarang ini Bapak Takim tidak bekerja dan untuk kebutuhan sehari-hari beliau mendapat bantuan dari warga sekitar. Bapak Takim mempunyai jaminan kesehatan BPJS Kelas III. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan pun diberikan untuk kebutuhan setelah operasi, rawat luka dan kebutuhan lainnya. Semoga Bapak Takim segera diberikan kesehatan dan kesembuhan. Aamiiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 21 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Andy @SiscaDwi

Bapak Takim menderita diabetes


TEMON BINTI SAWAL (70, Kanker Servik). Alamat : Dusun Lebak Sari, RT 45/20, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Sekitar satu bulan yg lalu, Ibu Temon mulai merasakan nyeri secara terus menerus pada bagian alat vital beliau. Karena hanya dianggap nyeri biasa saja, beliau pun akhirnya menghiraukan nyeri yang dirasakan. Karena tidak mendapatkan pemeriksaan medis dan pengobatan apa-apa. Seiring berjalannya hari kondisi Ibu Temon menjadi lemas dan hanya bisa berbaring saja di tempat tidur. Karena kondisi beliau yag semakin parah, akhirnya beliau dibawa ke RS Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan pengobatan yang intensif. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter pun menyimpulkan dari hasil pemeriksaan yang dijalani bahwa Ibu Temon mengalami Kanker Servik atau kanker yang ada pada dinding rahim. Bulan ini Ibu Temon menjalani cek laboratorium, pemeriksaan fisik. Bapak Lasimun (67) yang bekerja sebagai buruh tani di desanya. Terkadang Ibu Temon juga bekerja sebagai buruh tani untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Karena penghasilan yang di dapat sangat sedikit, sehingga mengurungkan niat beliau untuk pergi berobat. Ibu Temon yang memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Kelas III PBI sangat membantu beliau. Akan tetapi untuk biaya hidup saat di rumah sakit dan transportasi menjadi kendalanya. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Temon dan dapat membantu dalam pendampingan selama berobat. Bantuan yang telah diberikan kepada Ibu Temon dipergunakan untuk kebutuhan saat masuk rumah sakit, susu, pampers, transportasi dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat di rombongan nomor 1123. Semoga bantuan yang telah diberikan dapat menjadikan jalan kesembuhan untuk Ibu Temon. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 700.000,-
Tanggal : 11 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Ibu Temon mengalami Kanker Servik


WINARTIN BINTI BADRUN (46, Kecelakaan Luka Di Kaki Kanan). Alamat : Dusun Maron RT 16/07, Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada awal bulan Januari 2018, Ibu Winartin mengalami kecelakaan sehingga mendapatkan luka di kaki sebelah kanannya. Ibu Winartin menjalankan rawat luka di puskesmas terdekat tetepi sampai saat ini luka tersebut belum sembuh dan semakin membengkak. Saat ini Ibu Winartin sudah tidak melakukan pengobatan dan membiarkan lukanya. Kondisi sekarang ini, Ibu Winartin masih dapat menjalankan aktifitas seperti biasanya tetapi terkadang merasakan sakit di luka tersebut. Suami Ibu Winartin yaitu Bapak Sopo Alianto (42) mencari nafkah sebagai buruh tani sedangkan Ibu Winartin bekerja sebagai pedagang warung. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Winartin tidak mempunyai jaminan kesehatan sehingga memberatkan beliau untuk melakukan pengobatan. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan. Semoga Ibu Winartin segera diberikan kesehatan dan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 30 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Ibu Winartin mengalami luka di kaki sebelah kanannya


WINDA NOVITA SARI (12, Hemangioma). Alamat : Dusun Pranggang Timur, RT 2/2, Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Winda adalah seorang pelajar kelas 6 SD. Ada benjolan yang muncul di badan Winda yaitu di daerah ketiak sebelah kiri. Benjolan itu muncul sejak Winda masih kecil. Awalnya, benjolan tersebut dianggap bukan penyakit yang serius tetapi semakin lama semakin membesar dan terasanya nyeri. Akhirnya Winda diperiksakan di puskesmas terdekat dan di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di RSSA dokter mendiagnosa hemangioma, dan sudah semakin menjalar ke daerah rongga dada. Pada bulan ini, Winda menjalankan injeksi hemangioma dan kontrol rutin. Siti Romayah (41) adalah ibu Winda, beliau mencari nafkah sebagai buruh lepas. Penghasilan yang diperoleh Ibu Siti hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah kedua anaknya. Winda mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III yang dapat meringankan biaya pengobatannya. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Winda, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi Kediri – Malang dan juga biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1134. Semoga Winda segera diberikan kesehatan agar dapat bersekolah seperti anak-anak yang lainnya. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 12 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Winda menderita hemangioma


YAYASAN CAHAYA PEDULI KASIH (Bantuan Pembayaran BPJS Pasien). Alamat : Puskesmas Lama Talok, Jalan KH. Wahid Hasim RT 3/2, Desa Talok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Yayasan Cahaya Pedulih Kasih terbentuk pada tahun 2017 yang sebelumnya hanya kumpulan dari komunitas dan penggerak sosial yang peduli terhadap odha. Setelah berjalan cukup lama dan mendapat dukungan dari pemerintah setempat akhirnya yayasan ini terbentuk. Yayasan Cahaya Pedulih Kasih adalah sebuah yayasan penanggulangan HIV-AIDS yang bertujuan untuk memutus rantai penularan, mengurangi diskriminasi terhadap odha dan meningkatkan kualitas hidup odha. Kegiatan yang dilakukan adalah mengedukasi masyarakat tentang penyakit HIV-AIDS agar mengurangi diskriminasi di masyarakat. Selain itu, Yayasan Cahaya Peduli Kasih ini juga melakukan pelatihan pembuatan kain batik, sablon, dan aksesoris dari kain flannel. Hal ini bertujuan agar odha dapat bekerja dan mandiri, selain itu juga dapat mendorong untuk menghadapi dunia luar. Dengan kegiatan yang dilakukan banyak perkembangan yang didapatkan, odha yang mengasingkan diri menjadi lebih berani untuk sosialisasi dengan masyarakat yang lain. Bantuan pertama pun disampaikan untuk pembayaran BPJS dan untuk biaya kebutuhan lainnya. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1134. Semoga bantuan yang diberikan dapat menjadi dukungan Sedekah Rombongan untuk Yayasan Cahaya Pedulih Kasih dalam penanggulangan HIV-AIDS. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Andy @SiscaDwi

Bantuan Pembayaran BPJS Pasien


ZAHIRA BILQIS SALSA BILA (4, Retinoblastoma). Alamat : Jalan Koptu Berlian, RT 04/07, Desa Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Sejak dari lahir mata sebelah kiri Zahira sudah membengkak. Setelah empat tahun berlalu Zahira mengeluh kesakitan pada mata sebelah kirinya lalu diperiksakan ke RSUD Dr Soebandi Jember, tapi pengobatan ini tidak dilanjutkan karena keterbatasan biaya. Setelah tiga bulan berlalu, pembengkakan semakin membesar dan terdapat luka di bagian mata sebelah kirinya. Orangtua Zahira membawanya lagi ke RSUD Dr Soebandi Jember karena keterbatasan alat yang dipunyai akhirnya Zahira dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi terakhir Zahira sebelum dialakukan pengobatan di RSSA Malang bola mata sebelah kiri terlihat putih dan kelopak matanya membengkak. Bulan ini Zahira menjalankan kemoterapi yang ke 1. Orangtua Zahira yaitu, Bapak Maryadi (41) mencari nafkah sebagai buruh tani sedangkan Ibu Marlik (29) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Zahira mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III tetapi kendaala yang dihadapi keluarga Zahira yaitu biya transportasi Jember-Malng, biaya hidup selama di Malang dan juga tempat tinggal selama masa pengobatan di Malang. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga Zahira, bantuan pun diberikan untuk membeli susu, pampes, obat-obatan, dan biaya pengobatan lainnya yang tidak ditanggung BPJS. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1134. Semoga Zahira segera diberikan kesehatan agar bisa beraktifitas seperti anak-anak lainnya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 712.900,-
Tanggal : 21 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Zahira menderita retinoblastoma


ZAINAL ABIDIN (27, Limfamangioma) Alamat : Dusun Garu RT 08/02, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur. Pada bulan Juli 2016, timbul benjolan di perut sebelah kiri. Awalnya dikira hanya benjolan biasa tetapi semakin lama benjolan tersebut semakin besar. Zainal memeriksakaanya ke puskesmas terdekat dan dirujuk ke rumah sakit Wahidin Mojokerto dan dirujuk lagi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Pada bulan April, Zainal menjalankan kontrol rutin dan pengeluaran cairan yang ada diperutnya. Zainal adalah seorang yatim piatu yang mencari nafkah sebagai buruh lepas dan penghasilannya hanya cukup untuk biaya kebutuhan sehari-hari. Zainal mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan dan untuk biaya transportasi. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1136. Semoga Zainal segera diberikan kesembuhan dan kesehatan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 18 April 2018
Kurir : @FaizFaeruz Andy @SiscaDwi

Zainal menderita limfamangioma


KENZO JULIAN (1, Hydrosephalus). Alamat: Jalan Dukuh Kupang Barat 1 Gang Buntu 3 Nomer 39, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Kenzo kecil harus menahan semua keluhan sakitnya semenjak ia lahir. Selama ini, ia hanya dapat menangis karena masih belum bisa mengeluh bagian mana yang sakit. Semenjak Kenzo lahir, kepala Kenzo sudah sedikit membesar dari ukuran kepala bayi pada umumnya. Selain itu, Kenzo juga terlihat sangat lemas dan selalu rewel. Karena disangka hanya rewel seperti bayi-bayi yang lain, orangtua Kenzo tidak mencemaskan hal tersebut. Hingga suatu ketika, Kenzo sedang menjalani kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) bersama ibunya. Salah satu ibu kader di kegiatan tersebut mengamati Kenzo dan menasehati ibu Kenzo agar anaknya segera diperiksa ke Puskesmas atau Rumah Sakit karena kepala Kenzo yang semakin terlihat membesar. Akhirnya kedua orangtua Kenzo pun membawa Kenzo ke RSUS Dr. M. Soewandhie Surabaya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Kenzo didiagnosa menderita Hydrosephalus. Kini, Kenzo sedang menjalani pengobatan karena kepala Kenzo semakin membesar karena berisi cairan. Ayah Kenzo, Rizki (18) dan ibunya, Rodilah (17) belum bekerja. Kenzo tinggal bersama dengan ibu, nenek, kakek, dan pamannya. Selama ini, nenek Kenzo bekerja untuk menghidupi keluarga besar mereka sebagai seorang buruh swasta karena kakek Kenzo juga sakit-sakitan sehingga sudah tidak dapat bekerja lagi. Sedangkan ayah Kenzo pulang ke rumah ibunya karena belum bisa memberikan nafkah. Selama menjalani pengobatan, Kenzo menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk mengurangi biaya pengobatan. Karena SKTM tersebut berlaku 2 bulan saja, kini bantuan sedang dilakukan untuk pembuatan BPJS. Walaupun demikian, pihak keluarga masih mengalami kesulitan mengenai biaya pengobatan di luar fasilitas SKTM. Alhamdulillah, bantuan pun telah diterima oleh pihak keluarga berupa bantuan biaya pengobatan. Bulan ini Kenzo masih menjalani pemerikasaan rutin. Bantuan sebelumnya tecatat pada rombongan 1138.

Jumlah Bantuan :Rp 500.000,-
Tanggal : 24 April 2018
Kurir : BambangBKY, Khoiriyah

Kenzo didiagnosa menderita hydrosephalus


SUJONO BIN NGASADI ( 27, Polio/Lumpuh ). Alamat : Desa Gunung Sari , RT 2/3, Kec. Tlogowungu, Kab. Pati, Prov. Jawa Tengah. Jono, begitu tetangga biasa memanggilnya. Dia seorang penderita penyakit Polio (kaki dan tangannya susah digerakan). Ketika berusia 5 tahun, Jono sakit panas tinggi dan diperiksakan ke bidan desa kemudian dikasih obat. Sejak itu, tumbuh kembangnya tidak bisa normal seperti anak yang lain. Badannya kaku dan susah untuk bergerak. Sudah dibawa berobat ke dokter dan terapi namun tidak ada hasil. Setelah Jono tumbuh dewasa, ia hanya bisa duduk dikursi. Tetangganya memberinya kursi roda namun bekas, Orang tuanya mbah Ngasadi (75th) tidak dapat membelikan kursi roda dikarenakan pekerjaan mereka sebagai petani hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Alhamdullillah, Kurir Sedekah Romobongan dipertemukan dengan keluarga Jono. Kurir Sedekah Rombongan merasa kasihan dan berinisiatif membelikan kursi roda yang baru untuk memudahkan Jono beraktifitas dan berintraksi dengan tetangga.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 31 Mei 2018
Kurir : imamteguh @dewa_popfmpati Rochim @JeanseaMaurer

Pak Sujono seorang penderita penyakit Polio


SUPRIYATI BINTI MAD RUSDI (40, Kanker Serviks). Alamat : RT 4/2, Desa Pakuncen, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Pada pertengahan bulan Februari 2018 Ibu Supriyati mengalami pendarahan. Kemudian beliau segera dibawa berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R. Goetheng Taroenadibrata Purbalingga. Ibu Supriyati menjalani rawat inap selama 3 hari di rumah sakit tersebut dan didiagnosis menderita kanker serviks. Kondisi beliau saat ini masih lemah dan hanya berbaring di tempat tidur. Selama berobat Ibu Supriyati dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Beliau kesulitan memenuhi biaya akomodasi saat operasi. Alhamdulillah, kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Supriyati sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholics untuk membantu biaya kebutuhan hidup sehari-hari. Semoga santunan dapat bermanfaat dan Ibu Supriyati diberikan kesembuhan seperti sedia kala.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 27 April 2018
Kurir : @ddeean Didik Rahayu

Bu Supriyati menderita kanker serviks


MUAISAH BINTI YUGIANTO (2, Hydrocephalus). Alamat : RT 2/3, Desa Pengalusan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Sejak usia 8 bulan di dalam kandungan, Aisah sudah didiagnosis menderita hydrocephalus. Berawal ketika ibunya memeriksakan kandungannya ke Puskesmas Serayularangan dan bidan. Beliau direkomendasikan untuk melakukan USG ke rumah sakit karena didiagnosis ada kelainan pada janin. Setelah dilakukan USG di Rumah Sakit (RS) Ummu Hani, diketahui lingkar kepala janin 25 cm dan diagnosis hydrocephalus. Lalu diambil tindakan operasi sesar. Setelah lahir, kepala Aisah membesar. Pada usia 1 bulan, lingkar kepala Aisah sudah 65 cm. Ia pun menjalani operasi pemasangan selang di kepala. Kemudian setiap dua pekan sekali, Aisah menjalani terapi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R. Goetheng Taroenadibrata Purbalingga dan kontrol di Rumah Sakit (RS) Margono Soekarjo setiap 6 bulan sekali. Namun, karena terkendala biaya sehingga tidak mampu membayar iuran jaminan kesehatan ke BPJS selama 7 bulan dan akomodasi terapi tiap pekan mengakibatkan Aisah berhenti terapi dan kontrol. Aisah adalah putri Bapak Yugianto (35) dan Ibu Mihanti (33). Bapak Yugi bekerja sebagai buruh bangunan di Jakarta dan Ibu Mihanti bekerja sebagai buruh bulu mata palsu di rumah. Penghasilan mereka yang kecil hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, sehingga tidak bisa membayar iuran BPJS dan biaya akomodasi saat terapi. Aisah memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Non PBI kelas III. Alhamdulillah, kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan orang tua Aisah sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya akomodasi terapi di RS Goetheng Purbalingga yang dilakukan tiap pekan. Aisah merupakan pasien dampingan yang masuk pada rombongan 1192.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 26 April 2018
Kurir : @ddeean Didik Rahayu

Aisah sudah didiagnosis menderita hydrocephalus


RIYASDI BIN SANBARDI (54, Syaraf Kejepit + TB Paru). Alamat : RT 7/4, Desa Pingit, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Pada awal tahun 2008, Bapak Riyasdi mengalami terjatuh dan pingsan saat pulang merumput, Beliau lalu dibawa ke dokter praktik di Rakit, dokter langsung merujuk ke Rumah Sakit (RS) Margono Soekarjo dan menjalani rawat inap selama 7 hari. Dokter mendiagnosis Bapak Riyasdi mengalami ganguan syaraf/syaraf kejepit dan mengalami kelumpuhan. Saat ini kondisi Bapak Riyasdi masih mengalami kelumpuhan dan terkena sakit TB Paru karena jarang keluar kamar. Selama berobat beliau dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun karena selama bertahun-tahun tidak bisa beraktifitas Pak Riyasdi sering kekurangan untuk mencukupi kehidupan sehari-hari. Alhamdulillah sedekah rombongan dipertemukan dengan Bapak Riyasdi sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu kehidupan sehari-hari. Semoga beliau dapat kembali sehat seperti sedia kala.

Jumlah bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 27 April 2018
Kurir : @ddeean Wiwid Rahayu

Pak Riyasdi mengalami kelumpuhan dan terkena sakit TB Paru


GIAT AGUS SALIM (15, Patah tulang) Alamat : Desa Pasar Banggi, Rt 1/3, Kec. Rembang, Kab. Rembang, Prov. Jawa Tengah. Seorang pemuda yang masih duduk di sekolah menengah pertama ini harus tegar dalam menghadapi cobaan yang diberikan oleh Allah. Peristiwa ini terjadi ketika Dik Giat mengalami kecelakaan tunggal yang mengakibatkan salah satu kakinya di amputasi. Kecelakaan ini terjadi ketika Dik Giat dan teman-temannya sedang mengendarai sepeda motor, mereka pun bercanda satu sama lain di jalanan raya. Kemudian, seorang temannya itu menarik Dik Giat dari belakang, sehingga Dik Giat pun jatuh dari motor. Sebuah truk tronton yang bermuatan kosong tepat berada di belakangnya, ban truk tronton itu seketika melindas kaki Dik Giat. Dik Giat pun dilarikan di rumah sakit daerah Jepara, dari rumah sakit daerah Jepara di rujuk ke RSI Sultan Agung Semarang. Akan tetapi, dengan melihat kondisi keluarganya Dik Giat dimana Ayahnya yaitu Heri Sugiarto (47) bekerja sebagai nelayan, sedangkan ibunya Surjanah Wati (34) hanya menjadi ibu rumah tangga. Sedangkan Dik Giat memiliki 3 saudara yaitu Shafitri Aulia Firdaus (9), Muhammad Akmal Satrio (8), Sadam Husen (4) yang sedang membutuhkan biaya untuk sekolah. Akhirnya keluarga memutuskan untuk tidak melanjutkan pengobatan Dik Giat di RSI Sultan Agung Semarang. Dik Giat hanya memperoleh pengobatan seadanya kurang lebih 7 bulan lamanya. Pada awal Maret 2016, kurir #SR dipertemukan dengan keluarga Dik Giat. Atas beberapa pertimbangan, tim kurir sepakat untuk mendampingi pengobatan Dik Giat. Kemudian Dik Giat dibawa ke Semarang untuk melanjutkan pengobatan di RSI Sultan Agung Semarang. Setelah menjalani beberapa pemeriksaan, pihak RSI Sultan Agung Semarang menyarankan untuk mengamputasi salah satu kaki Dik Giat yang terlindas karena mengalami pembusukan. Setelah menjalani amputasi kaki, ternyata Dik Giat mengalami masalah pada saluran kandung kemih. Dik Giat pun dilarikan lagi di rumah sakit daerah Jepara, kemudian dirujuk di RSI Sultan Agung semarang. Dari pihak RSI Sultan Agung semarang, menyarankan untuk di rujuk di RS. Orthopedi Solo. Setelah menjalani pemeriksaan di RS. Orthopedi Solo ternyata dokter menyatakan tidak ada masalah dengan kaki pasca amputasi. Namun memang terjadi masalah pada kandung kemih Dik Giat, sehingga Dik Giat dirujuk ke RSUP Dr. Kariadi Semarang untuk melanjutkan pengobatan. Saat ini Dik Giat telah menjalankan operasi bedah plastik sebanyak 2 kali pada saluran kandung kemihnya dan kontrol rutin di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Kini, Pengobatan yang dilakukan sekarang berjalan 6 bulan sekali kontrol di RSUP Semarang, setiap harinya kurir rembang membantu keluarga dek giat merawat lukanya. Alhamdulillah kini kondisi kesehatannya semakin membaik. Bantuan disampaikan untuk membantu biaya pembelian perawatan obat. Santunan sebelumnya masuk kedalam rombongan 1129.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Mei 2018
Kurir : ImamTeguh Rif’an DyahAlfi @JeanseaMaurer

Giat menderita patah tulang


FABRYONA LACITA GAVA PUTRI (1, Hydrocephalus). Alamat : Desa Dorokandang, Rt 3/1, Kec. Lasem, Kab. Rembang, Prov. Jawa Tengah. Pasangan muda, Mustari dan istrinya Erluza Safitri sangat bahagia saat yang ditunggu setelah pernikahannya dinyatakan hamil beberapa bulan kemudian. Namun kegembiraan itu akhirnya sedikit membuat mereka khawatir terhadap perkembangtumbuhan janin. Saat masih berada di dalam kandungan, usia 8 bulan dilakukan USG terlihat bayi tumbuh berkembang tidak normal dengan kepala sudah membesar dan diindikasikan hydrocephalus. Ternyata demikianlah setelah melahirkan terjadi apa yang sudah diprediksi oleh team medis. Bayi berusia satu tahun yang akrab dipanggil Cita ini harus menderita hydrocephalus dan perlu dioperasi. Buah hati pertama dari pasangan Mustari dan Fitrii Rembang dan telah terdiagnosa hydrocephalus sejak dalam kandungan. Cita lahir secara caesar dengan kondisi kepala yang sudah membesar. Jarak satu bulan kelahirannya Cita harus menjalani operasi pemasangan selang didalam tubuhnya di RSUP dr Kariadi Semarang. Tujuannya agar cairan dari otak dapat dibuang melalui organ usus. Beberapa bulan terakhir Cita belum mendapatkan pengobatan, lantaran kurangnya biaya. Biaya pemeriksaan Cita memang gratis, namun biaya tebus obat dan transport masih sangat berat untuk keluarganya. Ayah Cita hanya bekerja di bengkel dinamo setempat dengan gaji yang dibilang kurang bila untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan pengobatan Cita. Hingga kini diusianya satu tahun Cita belum bisa melihat dan merespon. Keluarga sangat berharap buah hati pertama mereka ini bisa aktivitas normal dan menikmati masa anak-anak yang menyenangkan seperti anak lain pada umumnya. Kemudian bayi yang seharusnya sudah bisa berjalan ini terbaring lemah dan hanya di gendong bergantian antara ibu dan saudara lainnya. Jika kontrol tidak rutin maka bisa mengakibatkan selang di kepala pecah dan berbahaya bagi anak. Terakhir kontrol setelah lebaran Idul Fitri 2017. Akhirnya pada tgl 16 April 2018 beberapa kurir Sedekah Rombongan Rembang mendengar dari informan tentang kondisi dik Cita, segera mensurvey keluarga dan lingkungan sekaligus pendataan. Atas persetujuan team kurir Sedekah Rombongan Rembang akhirnya dimasukkan dalam pasien dampingan Sedekah Rombongan. Alhamdulillah semoga dik Cita segera disembuhkan dan diangkat penyakitnya serta mempunyai masa depan baik dan menjadi anak shalikhah.

Jumlah santunan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 25 Mei 2018
Kurir : ImamTeguh Rif’an DyahAlfi EdiKiswanto @JeanseaMaurer

Cita menderita hydrocephalus


MOCH. ARIF (17 , Tulang Ada Yang Masuk Ke Otak & Decubitus). Alamat : Desa Bitingan, Rt. ½ , Kec. Sale, Kab. Rembang KP 59265, Prov. Jawa Tengah. Arif itu panggilan kesehariannya di rumah, anak yang cerdas dan masih sekolah di salah satu sekolah menengah kejuruan negeri di Kab. Rembang. Musibah bermula terjadi pada tanggal 15 Februari 2018, tepatnya saat Arif kecelakaan di Pati. Waktu itu akan melakukan PKL (Praktek Kerja Lapangan) yang berakibat kepala terbentur dan ada tulang yang masuk ke bagian otak, sudah dilakukan operasi pengambilan tulang yang masuk ke otak serta pita suara yang putus, sehingga pasien sekarang tidak bisa bicara. Karena terlalu lama berbaring, bagian pantat pasien mengalami luka borok (decubitus). Sudah banyak biaya yang dikeluarkan untuk biaya operasi pasien bahkan rumah tempat tinggal sudah terjual guna membayar operasi tersebut agar mendapatkan kesembuhan. Pada tanggal 30 Maret 2018 bidan desa yang kebetulan kenal dengan salah satu kurir menceritakan tentang keadaan pasien. Sehingga kurir Sedekah Rombonganlangsung meluncur ke rumah pasien untuk silaturrahmi dan mensurvay serta mendata pasien. Hasil kesepakatan team kurir SR maka alhamdulillah kini menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan. Semoga Mas Arif segera sembuh seperti sedia kala dan dapat melanjutkan menggapai cita – cita sedangkan para sedekah holic mendapatkan keberkahan dari Alloh Ta’ala.

Jumlah Bantunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Mei 2018
Kurir : ImamTeguh Rif’an DyahAlfi Yuli Arif Wibowo @JeanseaMaurer

Arif menderita tulang ada yang masuk Ke otak & becubitus


NYAMANI BIN TARJI (51, Sakit Tulang Punggung). Alamat : Desa Grawan Kec. Sumber Kab. Rembang Prov. Jawa Tengah. Sejak 6 bulan yang lalu Pak Nyamani mengalami kecelakaan jatuh dari pohon dan akibatnya tulang punggung suami Bu Sri Widayanti ini patah dan mengalami gangguan saluran pembuangan. Hingga kini Pak Nyamani kalau mau kencing atau buang air besar itu keluar sendiri seperti tak terkontrol. Setiap harinya beliau hanya terbaring di rumah tidak beraktifitas ataupun bekerja. Untuk kebutuhan sehari-hari Pak Nyamani dan istri Sri Widayanti (40 th) hanya mengharapkan anaknya Setyodanu (21 th) untuk membantu keperluannya tetapi anaknya sudah punya keluarga sendiri dan juga kehidupan anaknya serba kekurangan. Upaya untuk mengobati secara medis dilakukan dengan periksa ke RSUD dr R. Soetrasno Rembang menggunakan fasilitas jaminan kesehatan dari pemerintah. Sehabis dari RSUD Rembang beliau hanya kontrol di Puskesmas Sumber saja. Saat kurir SR diberikan informasi dari tetangganya maka dilakukan survey pada tgl 28 Februari 2018 dan Pak Nyamani masih merasakan kesakitan kalau mau buang air kecil atau air besar dan tentu juga kesakitan di tulang punggungnya. Alhamdulillah hasil keputusan team Sedekah Rombongan Rembang beliau dinyatakan sebagai pasien dampingan Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 25 Mei 2018
Kurir : ImamTeguh Rif’an DyahAlfi Warji @JeanseaMaurer

Pak Nyamani menderita sakit tulang punggung


MARIYEM binti ROHMAD (40 , Kanker Payudara) Alamat : Desa Sendangmulyo, Rt. 5/1, Kec. Gunem, Kab. Rembang, Prov. Jawa Tengah. Beliau mengalami sakit sejak medio tahun 2015. Berawal dari tumbuhnya benjolan sebesar telur puyuh di sekitar payudara, lalu di periksakan ke Puskesmas Gunem dan seketika itu pula pihak Puskesmas Gunem memberikan rujukan ke RSUD R Soetrasno Rembang. Keesokan harinya tepatnya hari Selasa beliau datang ke RSUD Soetrasno Rembang, dalam pemeriksaan dokter di diagnosa kanker payudara. Pada hari Rabunya di mulai operasi kanker payudara. Operasi berjalan dengan lancar, setelah dinyatakan keadaan baik, maka pasien diperbolehkan pulang ke rumah. Kurang lebih satu tahun paska operasi, tumbuh lagi dua benjolan di sekitar bekas jahitan payudara istri Bapak Budiyono ini dan benjolan tersebut sempat meletus kemudian mengeluarkan bau tidak sedap, akhirnya beliau dibawa ke RSUD Soetrasno yang kedua kali untuk melakukan operasi kembali. Selang satu minggu paska operasi kedua, keadaan luka Bu Mariyem semakin parah karena jahitan pada luka bekas operasi terbuka lalu beliaunya di bawa ke RSUD Soetrasno untuk dilakukan operasi yang ketiga kalinya dan beliau dinyatakan Dokter menderita kanker payudara ganas stadium empat. Karena keadaan ekonomi keluarga yang minim, maka setiap kali beliau ke RSUD Soetrasno di naikkan sepeda motor jenis Yamaha Alfa yang tanpa perpanjangan STNK. Maka beliau sangat memerlukan bantuan transportasi. Karena keterbatasan biaya, pihak keluarga hanya membelikan obat penghilang rasa nyeri di apotek tanpa resep dokter dan sudah dua hari tidak mengkonsumsi obat karena kehabisan biaya. Saat itulah kurir SR mendapat informasi sehingga perlu didata dan disurvey. Sambil menunggu hasil keputusan korwil PARERA dan team kurir SR maka pengobatan seperti biasanya dulu paska operasi kanker tiga kali di RSUD Soetrasno, pemeriksaan di Dokter Jhon Budi, melakukan pengobatan herbal sendiri (merebus daun sirsak, kulit manggis, dan daun kelor), membeli satu botol Bio moringa. Keadaan Bu Mariyem dalam kondisi lemah, sayu dan sulit untuk tidur. Walaupun demikian beliaunya masih bisa berjalan walaupun tertatih-tatih dan aktifitas seperti mandi, berpakaian dan makan membutuhkan bantuan orang lain. Keterbatasan biaya untuk berobat, karena suami sudah tidak bisa kerja lagi sebagaimana biasa sebagai buruh buat batako, dikarenakan harus mengurus istri. Berharap bisa cepat sembuh tanpa melalui Kemoterapi, sehingga bisa beraktifitas seperti biasanya. Alhamdulillah setelah survey 28 Maret 2018 itulah, team kurir SR memutuskan untuk mendampingi beliau.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 27 Mei 2018
Kurir : ImamTeguh Rif’an DyahAlfi Herman @JeanseaMaurer

Bu Mariyem menderita kanker payudara


SUATNI BINTI SUWANDAK (48 , Bronchitis Dan Hipertensi). Alamat : Dusun Jambangan, Desa Padaran Kec. Rembang Kab. Rembang Prov. Jawa Tengah. Sudah sejak lama ibu Suatni merasakan sakit nya namun tidak dirasakan. Selain karena dari keluarga kurang mampu, beliau ditinggalkan suaminya yang bernama Sari. Wanita tak berpenghasilan ini hanya mengandalkan belas kasih tetangga dan saudara saja. Kesulitan keluarganya karena ibu kandungnya yang bernama Suriyem (67 th) juga sakit sakitan keluar masuk RSUD dr R. Soetrasno Rembang di tambah suaminya sudah tidak bertanggung jawab lagi terhadap keluarganya. Penyakitnya tidak bisa di tahan lagi waktu Bu Suatni menungui ibunya yang sakit di RSUD Rembang dia ikut sakit ngedrop pingsan di tempat, tapi waktu itu justru dibawa pulang dan tidak diperiksa sekalian. Waktu terus berjalan ibunya pulang dari RSUD, ibu Suatni waktu itu oleh kurir Sedekah Rombongan yang mendengar peristiwa ini segera membawa ke RSUD Rembang. Masuk rumah sakit yang pertama ini hasil diagnosa dokter adalah sakit bronchitis dan hipertensi. Dan sekian lama mondok akhirnya dapat pulang, pada tgl 8 Februari 2018 kemarin ibu Suatni masuk rumah sakit RSUD Rembang lagi yang membawa tetangga tetangganya. Akhirnya tgl 10 Februari 2018 kurir mengajukan data ajuan pasien dampingan. Alhamdulillah atas berkah Allah, setelah disepakati team kurir Sedekah Rombongan dinyatakan sebagai pasien dampingan Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 25 Mei 2018
Kurir : ImamTeguh DyahAlfi Warji @JeanseMaurer

Bu suatni menderita sakit bronchitis dan hipertensi


MUHAMMAD SAHAR (25 , Syaraf Kejepit & Luka Decubitus). Alamat : Desa Mrayun, Rt. 3 /2 Kec. Sale Kab. Rembang Prov. Jawa Tengah 59265. Sahar sakit sejak 2 tahun silam, sekitar tahun 2016 ketika dia bekerja jadi kuli proyek dan terjatuh dari atas stager. Kemudian di bawa ke Puskesmas dan di rujuk ke RSUD Rembang. Sempat dirawat di RSUD tapi belum ada perubahan. Guna memenuhi pengobatan Sahar, orang tuanya sudah menjual semua tanah sawah serta ternak sapinya. Sudah tidak ada lagi harta yang bisa dipakai buat pengobatan, akhirnya sekitar setahun ini Sahar hanya diurus keluarga di rumah tanpa mendapatkan perawatan medis kembali. Karena terlalu lama terbaring, tanpa ada upaya untuk memiring dan meneletangkan berkala akhirnya di bagian pantat pasien muncul luka borok (decubitus) sekitar 5 titik. Sosok yang masih muda ini menjadi harapan keluarga. Maka kurir Sedekah Rombongan Rembang yang mengetahui hal tersebut membuatkan form survey ajuan bagi Sahar. Hasil pendataan, alhamdulillah diterima team kurir Sedekah Rombongan dan menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan. Semoga Allah melimpahkan rahmatnya sehingga Sahar sehat kembali.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Mei 2018
Kurir : ImamTeguh Rif’an DyahAlfi Yuli Arif Wibowo @JeanseaMaurer

Sahar menderita syaraf kejepit & luka decubitus


WAGISAH BINTI SURYADI (54, Hipertensi Dan Diabetes). Alamat : Desa Sale, Rt 2/4, Kec. Sale, Kab. Rembang, Prov. Jawa Tengah. Ibu Gisah biasa dipanggil dalam kesehariannya, beliau seorang ibu rumah tangga seperti pada umumnya. Ibu Gisah tinggal berdua bersama suaminya yaitu Bpk.Tasrip seorang pensiunan satpam di sebuah koperasi swasta di Rembang, sedangkan putra tunggalnya sudah menikah dan ikut istri di luar desa dengan pekerjaan serabutan. Keluarga Bu Wagisah tergolong mampu saat sebelum musibah menimpa silih berganti menguji keluarga bu Gisah,tepatnya 4 Tahun yang silam, Bu Gisah menderita sakit gula kering, berbagai pengobatan sudah dilakukan, tapi penyakit tak kunjung hilang bahkan kondisi badan Bu Wagisah semakin mengurus. Ujian buat beliau tidak berhenti sampai disini, 2 tahun kemudian gantian suami Bu Gisah yang mengalami stroke ringan sehingga Pak Tasrip harus pensiun dari pekerjaannya. Semenjak saat itu tidak ada lagi tulang punggung buat mencukupi kebutuhan keluarga, dengan niat tidak mau menyusahkan orang lain Bu Wagisah dengan keadaan masih menderita diabetes masih berusaha bekerja seadanya guna mencukupi kebutuhan keluarga. Di saat suami Bu Gisah sudah mulai bisa berjalan lagi, giliran Bu Gisah yang mengalami luka di kaki yang tak kunjung kering. Kemudian di bawa ke Puskesmas untuk menjalani pemeriksaan dan di sarankan untuk amputasi. Keluarga Bu Gisah bingung dengan permasalahan ini dikarenakan angan-angan biaya yang mahal untuk biaya operasi. Beruntung ada relawan yang mengusahakan untuk pelaksanaan operasi dengan gratis dan relawan tersebut menghubungi kurir Sedekah Rombongan untuk bantu survey ke pasien. Semoga Ibu Gisah diberi kemudahan dalam berikhtiar mendapat kesembuhan atas sakit yang beliau alami. Keluarga bersyukur serta mendoakan keberkahan untuk kurir dan sedekaholics. Semoga kebaikan dan kemudahan senantiasa tercurah kepada kita semua. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Mei 2018
Kurir : ImamTeguh DyahAlfi Yuli Arif Wibowo @JeanseaMaurer

Bu Wagisah menderita diabetes dan hipertensi


AHMAD PURWANTO BIN TUMINGIN (24 th, Tulang Belakang/Scoliosis). Alamat : Desa Sanetan, Rt 5/2, Kec. Sluke, Kab. Rembang, Prov. Jawa Tengah. Awal mulanya, putra pasangan Pak Tumingin dan Bu WaSedekah Rombonganipah ini pernah jatuh waktu duduk di bangku sekolah SMP sekitar umur 14 tahun dan pasien tidak berani bilang sama kedua orangnya dan setelah itu sering membantu ke dua orang tuanya di sawah dan ke tegalan hutan untuk mencari kayu bakar dan punggungnya terasa capek dan pegel terus pasien bilang sama kedua orang tuanya minta di pijat ke tukang urut dan di tukang urut diceritakan semua kejadian apa yang telah menimpa pasien tersebut itu. Oleh tukang pijat akhirnya hanya dikorsetin pakai selendang dan untuk aktivitas pasien di rumah sama seperti sebelumnya yaitu membantu berkebun dan mencari kayu bakar. Saat pasien duduk di bangku SMA, merasa punggungnya terasa sakit terus dan terlihat ada perbengkokan sedikit di tulang belakangnya . Lalu pasien minta surat rujukan di UPT Puskesmas Sluke untuk konsultasi ke dokter spesial orthopedi RSUD Dr. R Soetrasno Rembang. Akhirnya pasien didiagnosa terkena penyakit pada tulang punggung belakang atau sering di sebut scoliosis, suatu perbengkokan pada tulang punggung belakang yang di tandai sering pegal dan capek pada tulang punggung belakang dan kalau tidak cepat di tangani lama-lama dia jalannya akan bungkuk beriringannya dengan bertambahnya umur pasien. Lalu disarankan oleh team medis untuk operasi dan nanti di buatkan surat rujukan untuk penanganan selanjutnya di rumah sakit spesialis orthopedi di daerah Solo. Diperkirakan untuk biayanya sekitar 30 jutaan lebih. Pasien waktu itu belum pakai BPJS sehingga memahami kondisi sendiri bahwa orang tuanya tidak mampu dan tidak mungkin akan sanggup mempunyai dana sebesar itu untuk biaya operasinya. Akhirknya pasien memutuskan tidak jadi operasi. Pasien memutuskan buat sekolah lagi dan akhirnya pasien lulus dari bangku sekolah MA Negeri Lasem di tahun 2013 dan sampai sekarang gejala tersebut semakin parah yang dirasakan setiap hari. Lengan tangannya yang kanan dan kiri kaku semua dan tulang punggungnya sering cepet capek dan pegal terus setiap hari, seandainya di buat berdiri atau duduk tulang punggungnya terasa tegang dan sakit sekali dan pertumbuhan badannya semakin kurus dan tingginya tidak bisa nambah karena menahan sakit di tulang belakangnya. Pada usia 24 tahun ini pasien putuskan buat berhenti bekerja dan konsultasi lagi ke pihak dokter spesialis orthopedi di RSUD dr R Soetrasno Rembang untuk di buatkan surat rujukan untuk penanganan selanjutnya atau untuk operasi pada tulang belakangnya karena sudah mempunyai kartu layanan kesehatan gratis BPJS. Kemudian pasien di bawa ke RS Orthopedi Prof Dr R Soeharso Surakarta yang di tunjukan pihak dokter spesialis orthopedi RSUD Rembang dan di Solo team medis menyatakan tulang belakangnnya sudah parah dan derajatnya melebihi derajat maksimal sekitar 70-80° dan punya pasien sendiri sudah 110°. Jika tetap semisal minta operasi maka dampak buruknya cenderung pada kelumpuhan dan akhirnya pasien di suruh terapi dulu pihak RS Orthopedi Solo seminggu 2X dan bisa di praktekkan di rumah. Untuk jadwal operasi jatuh pada tanggal 14 Januari 2019, tujuan ikut terapi tersebut agar bisa mengurangi derajat pada tulang belakangnya. Karena kurang biaya akhirnya sampai saat kurir Sedekah Rombongan bertemu belum pernah melakukan terapi. Setelah disurvey dan didata, alhamdulillah dinyatakan sebagai pasien Sedekah Rombongan. Saat ini difasilitasi bisa terapi di Solo lagi. Semoga masih ada harapan atas rahmat dan barokah dari Allah Ta’ala.

Jumlah Bantuan : Rp.750.000,-
Tanggal : 25 Mei 2018
Kurir : ImamTeguh Rif’an DyahAlfi Edi Santoso @JeanseaMaurer

Ahmad menderita tulang belakang/scoliosis


SUWANTO BIN KARYONO (31, Patah Tulang Dan Decubitus). Alamat : Dk. Timbulrejo, Desa Gunem, Rt 2/3, Kec. Gunem, Prov. Jawa Tengah. Pak Wanto adalah nama yang biasa digunakan oleh tetangga untuk memanggil beliau. Beliau adalah kepala rumah tangga yang memiliki seorang istri dan satu orang anak berusia 6 tahun. Pekerjaan sehari-hari pak Wanto adalah buruh serabutan, terkadang bekerja menjadi kuli bangunan, maupun buruh tani jika ada yang mempekerjakannya. Ketika mencari nafkah, tanggal 29 Oktober 2017 musibah menimpa Pak Wanto, bangunan tembok yang sedang dikerjakannya ambruk menimpa Pak Wanto. Pak Wanto mengalami patah tulang, sehingga bagian pinggul kebawah tidak bisa digerakan. Pak Wanto sempat dirawat di Rumah Sakit beberapa pekan, namun karena keterbatasan biaya sehingga Pak Wanto dibawa pulang ke rumah. Setelah beberapa pekan dirumah, luka basah yang ada di bagian pantat Pak Wanto semakin lebar dan mengeluarkan aroma tidak sedap. Semenjak terbaring sakit, tidak ada pemasukan yang bisa diperoleh oleh Pak Wanto untuk memenuhi kebutuhan anak dan istrinya. Keseharian Pak Wanto dan keluarga menumpang makan pada orangtua pak Wanto. Beragam upaya telah di lakukan untuk menyembuhkan luka basah dan patah tulang yang dialami oleh Pak Wanto. Semestinya, Pak Wanto harus melakukan operasi untuk patah tulang yang dialaminya, namun pihak medis menyarankan untuk memulihkan luka basahnya terlebih dulu. Saat ini, Pak Wanto masih melakukan perawatan dirumah dengan dibantu perawat dari tetangga desa sebelah. Setiap 2 (dua) hari sekali, luka Pak Wanto dibersihkan dan diberi salep yang harganya cukup mahal bagi keluarga pak Wanto dengan keterbatasan kondisi saat ini. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan yang dialami Pak Wanto. Alhamdulillah bantuanpun telah disampaikan dan diterima oleh Pak Wanto. Bantuan tersebut digunakan untuk akomodasi, transportasi, obat luka dan perawatan Pak Wanto. Semoga Pak Wanto diberi kemudahan dalam berikhtiar mendapat kesembuhan atas sakit yang beliau alami. Keluarga bersyukur serta mendoakan keberkahan untuk kurir dan sedekaholics. Semoga kebaikan dan kemudahan senantiasa tercurah Kepada kita semua. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Mei 2018
Kurir: ImamTeguh DyahAlfi @nailasabila @JeanseaMaurer

Pak Suwanto menderita patah tulang dan decubitus


YASRINI BINTI SAIBAN (26 , Tumor Usus). Alamat : Dusun Mborjo, Rt 2/2, Desa Bogorame, Kec. Sulang Kab. Rembang Prov. Jawa Tengah. Istri Nur Qomari yang bernama Yasrini merasakan sakit sejak 4 tahun silam. Rasa sakit yang sangat didera adalah bagian perut. Sudah periksa ke Puskesmas Sulang namun tidak ada diagnosa yang pasti. Kemudian dirujuk ke RSUD dr R Soetrasno Rembang dan baru ketahuan penyakit setelah dirujuk ke RSUP dr. Kariadi Semarang. Bahwa beliau dinyatakan sakit tumor usus. Kondisi ekonomi yang tidak mendukung akhirnya ada tetangganya yang menginformasikan tentang kondisi tersebut pada kurir Sedekah Rombongan rembang. korkot meminta kurir segera melakukan survey dan pendataan pada tanggal 4 januari 2018. akhirnya diputuskan korwil pantim menjadi pasien dampingan. beliau mendapatkan bantuan 500.000 untuk keperluan akomodasi dan juga layanan transportasi MTSR. Bu Yasrini sudah terlayani 4 kali ke RSUP dr. Kariadi dan tinggal di RSSR semarang saat operasi dan kontrol, termasuk layanan MTSR dan dua kali di RSUD dr. R Soetrasno. namun allah mempunyai kehendak yang lain, lebih menyayangi beliau. sehingga pada tanggal 3 mei 2018 beliau wafat. innalillahi wa inna’ilaihi raaji’uun. allahummaghfirlahaa warhamhaa wa’afihi wa’fu’anhaa. semoga khusnul khatimah. alhamdulillah, sedekah rombongan kemudian ikut berbelasungkawa dan diberikan santunan yang digunakan untuk pemenuhan kekurangan pemakaman beliau untuk keluarga beliau.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Mei 2018
Kurir : ImamTeguh DyahAlfi Warji @JeanseaMaurer

Bu Yusnia menderita sakit tumor usus


WIDYA ALIYA ZHAFIRA (1, Tumor Pembuluh Darah). Alamat: Dusun Bogorame, Rt 4/1, Desa Bogorame, Kec. Dulang Kab. Rembang, Prov. Jawa Tengah. Adik Widya lahir dalam keadaan sehat dan normal tapi saat usia 5 bulan di dada sebelah kanan mengalami benjolan dan pembekakan berwarna biru kehitaman. Lalu orang tua Widya memeriksakannya ke dokter di Puskesmas Sulang, dokter Naya menyarankan untuk di bawa ke RSUD. dr R. Soetrasno untuk di lab dan dilakukan rontgen di radiologi, hasil lab di RSUD dinyatakan tumor lalu pihak RSUD merujuk putri pasangan Jupri (39th) dan Kiswati (29 th) ini ke RSUP dr. Kariadi Semarang. Hasilnya pemeriksaan disana betul bahwa diagnosanya penyakit tumor pembuluh darah. Keluarga petani ini kebingungan karena tidak ada biaya, akhirnya oleh desa dibuatkan kartu BPJS Mandiri kelas 3 agar segera tertangani. Namun keluarga masih kesulitan dalam biaya transportasi dan akomodasi saat di Semarang. Pak Jupri bertemu kurir Sedekah Rombongan saat ke rumah almarhumah Yasrini pasien dampingan Sedekah Rombongan Rembang. Sehingga kurir pada tgl 25 April 2018 melakukan survey untuk pendataan dan edukasi pada keluarga. Akhirnya disetujui oleh team kurir Sedekah Rombongan, alhamdulillah.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal :25 Mei 2018
Kurir : ImamTeguh DyahAlfi Warji @JeanseaMaurer

Widya menderita tumor pembuluh darah


TJARWEN BINTI KASMIRJA (60, Asam Lambung + Tifus). Alamat : RT 1/2, Desa Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas. Provinsi Jawa Tengah. Sejak 10 tahun lalu, Ibu Tjarwen dinyatakan menderita sakit asam lambung yang semakin lama menjalar menjadi tifus. Beliau sering memeriksakan diri ke mantri terdekat atau ke Klinik Tanjung setiap sakitnya kambuh. Beliau juga sudah berobat ke sana ke mari namun nampaknya belum ada perubahan yang berarti. Ibu Tjarwen yang bekerja sebagai asisten rumah tangga sering mengalami kelelahan dan tifus yang dideritanya kembali mudah menyerang. Fisiknya semakin ringkih membuat daya tahan tubuh beliau lemah. Kekurangan suplemen juga merupakan faktor yang mendukung beliau mudah terserang penyakit. Ibu Tjarwen sudah bekerja selama belasan tahun di rumah Bapak Kepala Desa setempat. Namun, penghasilannya yang dibayarkan setiap pekan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Selama pengobatan beliau dibantu oleh jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Beliau kesulitan memenuhi biaya akomodasi pengobatan ke klinik dan membeli suplemen. Alhamdulillah Ibu Tjarwen dipertemukan dengan Sedekah Rombongan. Santunan disampaikan untuk akomodasi selama melakukan pengobatan di Klinik Tanjung dan pembelian pemenuh kebutuhan suplemen. Semoga bermanfaat dan Ibu Tjarwen segera sembuh dari sakitnya.

Jumlah bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 25 April 2018
Kurir : @ddeean Asih @firdhanelis

Ibu Tjarwen menderita sakit asam lambung


WARSIYAH BINTI MADBARDI (80, Patah Tulang Tangan Kiri). Alamat : RT 4/3, Desa Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa tengah. Pada tahun 2014 lalu, lbu Warsiyah yang sedang memetik buah pisang jatuh terpeleset di dekat sumur miliknya yang terletak di samping rumah. Tangan kiri beliau berusaha menahan tubuhnya agar tidak terjatuh. Namun terlambat, Ibu Warsiyah justru tersungkur dan terpeleset. Mengakibatkan patah tulang di bagian tangan sebelah kiri. Beliau hanya menjalani pengobatan tradisional dan akupuntur karena tidak memiliki kartu jaminan kesehatan. Suami beliau telah meninggal sejak tahun 2013 lalu. Ibu Warsiyah saat inj tinggal bersama dengan anak, menantu, dan tiga orang cucu di rumah yang sederhana. Kondisi saat ini, Ibu Warsiyah sudah kesulitan berjalan mengingat usianya yang sudah semakin sepuh. Beliau menggunakan tongkat untuk menopang kakinya agar dapat berjalan. Pengelihatan beliau sudah semakin rabun. Kehidupan sehari-hari beliau ditanggung oleh anaknya yang bekerja sebagai seorang buruh serabutan. Sementara itu, menantunya berjualan hasil perkebunan ke pasar Sumampir yang terletak di kota Purwokerto, jauh dari kediamannya yang terletak di daerah lereng gunung tugel. Ibu Warsiyah tidak memiliki biaya dan jaminan kesehatan apa pun. Selama berobat beliau hanya dibawa ke akupuntur dan menjalani pengobatan secara tradisional. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga Ibu Warsiyah. Santunan disampaikan untuk membantu akomodasi pengobatan Ibu Warsiyah dan pembuatan kartu BPJS. Semoga santunan yang diberikan dapat bermanfaat.

Jumlah bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 25 April 2018
Kurir : @ddeean Asih @firdhanelis

Bu Warsiyah menderita patah tulang di bagian tangan sebelah kiri


MISWATI BINTI MUSENI (55, asam Urat + Radang Sendi). Alamat : RT 1/4, Desa Karangmalang, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Sekitar 24 tahun yang lalu Ibu Miswati jatuh terpeleset saat bekerja, selanjutnya beliau periksa ke dokter kemudian dispalk selama sebulan. Alhamdulillah sembuh dan masih dapat beraktivitas. Namun sekitar 4 tahun yang lalu Ibu Miswati mulai merasakan sakit pada sendi kaki dan juga kaku. Lalu beliau periksa ke dokter hasilnya asam urat tinggi dan mengalami radang sendi. Sampai saat ini beliau tidak bisa berjalan dan badan kaku. Ibu Miswati tidak berobat lagi dan hanya mengkonsumsi vitamin herbal untuk mengurangi kaku sendi. Suaminya, Bapak Sumedri (58) yang merupkan pensiunan dan memiliki usaha jual beli kendaraan mempunyai tanggungan hutang sehingga kesulitan memenuhi biaya keluarga. Selama berobat Ibu Miswati dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Non PBI kelas III. Ibu Miswati kesulitan untuk memenuhi biaya kebutuhan sehari-hari dan membeli vitamin herbal. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Miswati dan keluarga sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholic. Santunan disampaikan untuk membantu biaya kebutuhan hidup sehari hari. Semoga Ibu Miswati segera sehat dan dapat beraktifitas seperti sedia kala.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 30 April 2018
Kurir : @ddeean Khaerul Rahayu @firdhanelis

Bu Miswati menderita asam urat tinggi dan mengalami radang sendi0


MIARJO BIN ASANUMAR (72, Stroke + Darah Tinggi). Alamat : RT 2/5, Desa Madukara, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Sejak tahun 2013 Bapak Miarjo sering merasakan pusing-pusing bahkan apabila sedang melakukan pekerjaan berat terasa sekali. Pernah beliau sampai tak sadarkan diri sehingga akhirnya harus dibawa ke puskesmas lalu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banjarnegara. Beliau harus menjalani rawat inap sampai 5 hari. Sampai saat ini beliau masih harus menjalani kontrol rutin minimal 1 bulan sekali. Sejak sakit beliau tidak lagi bekerja dan tidak punya penghasilan. Selama berobat Bapak Miarjo dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Saat ini beliau kesulitan biaya akomodasi berobat dan biaya kehidupan sehari-hari. Alhamdulillah, kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Miarjo sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekah rombongan untuk membantu biaya akomodasi berobat dan biaya hidup sehari-hari. Semoga santunan dapat bermanfaat dan Bapak Miarjo dapat diberi kesembuhan seperti sediakala

Jumlah bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 26 april 2018
Kurir : @ddeean Suratno @firdhanelis

Pak Miarjo menderita stroke + darah tinggi


PRANOTO BIN ASANUMAR (58, Diabetes + Gangguan Saraf Tulang Belakang). Alamat : RT 2/4, Desa Madukara, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Sejak tahun 2014 Bapak Pranoto mengalami sakit kepala yang sangat nyeri di kepalanya. Akhirnya karena tidak tahan merasakan sakit beliau dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banjarnegara dan mendapatkan perawatan 1 pekan. Beliau didiagnosis menderita diabetes dan gangguan saraf tulang belakang. Gangguan saraf tulang belakang yang diderita beliau saat ini sudah sembuh. Namun sampai saat ini sakit diabetes yang diderita beliau masih sering kambuh sehingga beliau harus kontrol setiap 2 pekan sekali ke puskesmas. Sejak sakit beliau tidak lagi bekerja dan tidak punya penghasilan. Selama berobat Bapak Pranoto dibantu jaminan berupa JKN-KIS PBI. Saat ini beliau kesulitan biaya akomodasi berobat dan biaya kehidupan sehari-hari. Alhamdulillah sedekah rombongan dipertemukan dengan Bapak Pranoto sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekah rombongan untuk membantu biaya akomodasi berobat dan biaya hidup sehari-hari. Semoga santunan dapat bermanfaat dan Bapak Pranoto diberi kesembuhan seperti sediakala.

Jumlah bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal: 26 apri 2018
Kurir : @ddeean Suratno @firdhanelis

Pak Miarjo menderita diabetes dan gangguan saraf tulang belakang


KESOD BIN MADIKRAMA (53, Difabel + TB Paru). Alamat : RT 5/4, Desa Rakit, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Pada awal tahun 2016, Bapak Kesod adalah penyandang difabel yang sehari-harinya untuk mencukupi kebutuhan hidupnya tergantung dari uluran tangan saudara dan tetangganya. Pada bulan Agustus 2017 Bapak Kesod mengalami sakit panas, demam dan batuk-batuk. Beliau lalu dibawa berobat ke dokter praktik oleh tetangganya. Setelah demam dan panasnya sembuh Bapak Kesod masih sering batuk-batuk dan sesak nafas, sehingga saudaranya mengajak beliau berobat lagi ke Puskesmas Rakit dan dokter puskesmas mendiagnosis Bapal Kesod menderita TB Paru. Beliau harus menjalani pengobatan rutin. Selama berobat beliau dibanntu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Beliau kesulitan memenuhi biaya berobat dan kebutuhan hidup sehari-hari. Alhamdulillah sedekah rombongan dipertemukan dengan Bapak Kesod sehingga dapat menyampaikan santunan untuk biaya berobat dan kehidupan sehari-hari. Semoga beliau dapat kembali sehat seperti sedia kala.

Jumlah bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 27 April 2018
Kurir : @ddeean Wiwid @firdhanelis

Bapak Kesod menderita TB Paru


MTSR PURWOKERTO (AB 9046 WK, Biaya Operasional April 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) adalah mobil operasional yang digunakan untuk membantu kelancaran berobat para dhuafa dalam dampingan Sedekah Rombongan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. Margono Soekarjo, RSUD Banyumas, Rumah Sakit Umum (RSU) Dadi Keluarga, RSU Wiradadi Keluarga dan sebagian rumah sakit di Kabupaten Purbalingga serta mengantar pasien dampingan Sedekah Rombongan yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Sarjito dan RSUP Karyadi. Penggunaan MTSR ini juga sangat bermanfaat, untuk mensurvey dhuafa, menyampaikan santunan maupun mengantar jenazah terutama di wilayah Barlingmasca (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap) dan Brebes. Biaya operasional kali ini digunakan untuk bahan bakar kendaraan.,
Tune Up, Ganti Aki,Service Dan Operasional. Laporan keuangan Operasional MTSR ini sebelumnya masuk di rombongan 1090.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.310.678,-
Tanggal : 30 April 2018
Kurir : @ddeean Khaerul

Biaya operasional April 2018


RSSR PURWOKERTO (Sembako Pasien Bulan April Tahun 2018). Alamat : Jl Sokabaru 4, No.327A, RT 2/4, Kelurahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Purwokerto, merupakan rumah bersama yang digunakan untuk singgah dan tinggal sementara para pasien Sedekah Rombongan, khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Margono, Rumah Sakit (RS) Dadi Keluarga dan Rumah Sakit Umum (RSU) Banyumas. RSSR Purwokerto biasanya menampung pasien dari Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Magelang, Pemalang, Purworejo, Pangandaran, dll yang hendak berobat ke RSUD Margono, RS Dadi Keluarga atau RSU Banyumas. Jumlah bantuan dana dari Sedekah Rombongan yang tertera di bawah ini digunakan untuk kebutuhan makan bulanan pasien yang menginap di RSSR. Bantuan untuk sembako pasien sebelumnya sudah masuk dalam rombongan 1132. Semoga dengan adanya RSSR Purwokerto dapat bermanfaat bagi para dhuafa.

Jumlah Bantuan : Rp. 822.850
Tanggal : 30 April 2018
Kurir : @ddeean @menttariii & all kurir

Sembako pasien bulan April Tahun 2018


RSSR PURWOKERTO (Bantuan Operasional April Tahun 2018). Alamat : Jl Sokabaru 4, No.327A, RT 2/4, Kelurahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Purwokerto, merupakan rumah bersama yang digunakan untuk singgah dan tinggal sementara para pasien Sedekah Rombongan, khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Margono, Rumah Sakit (RS) Dadi Keluarga dan Rumah Sakit Umum (RSU) Banyumas. RSSR Purwokerto biasanya menampung pasien dari Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Magelang, Pemalang, Purworejo, Pangandaran, dll yang hendak berobat ke RSUD Margono, RS Dadi Keluarga atau RSU Banyumas. Jumlah bantuan dana dari Sedekah Rombongan yang tertera di bawah ini digunakan untuk operasional bulanan RSSR seperti pembayaran listrik, PAM, hotline, dan lain sebagainya. Bantuan untuk RSSR sebelumnya sudah masuk dalam rombongan 1132. Semoga dengan adanya RSSR Purwokerto dapat bermanfaat bagi para dhuafa.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.157.428
Tanggal : 30 April 2018
Kurir : @ddeean @menttariii @all kurir

Biaya operasional April 2018


SARTI BINTI YASTIBI (65, Retak Tulang Lutut). Alamat : RT 1/2, Desa Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Tahun 2015, Ibu Sarti dan cucunya terjatuh di pinggir saluran irigasi sawah. Naas lututnya menghantam sebuah batu saat akan menolong cucunya yang hampir jatuh ke dalam saluran irigasi. Kemudian keluarga membawa Ibu Sarti ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) Margono Soekarjo Purwokerto. Ibu Sarti didiagnosis mengalami retak tulang lutut. Dokter spesialis orthopedi menyarankan agar beliau menjalani operasi. Namun Ibu Sarti merasa takut dan juga terkendala biaya selama pengobatannya. Hingga saat ini Ibu Sarti masih rutin melakukan fisioterapi di RS Margono. Ibu Sarti hidup seorang diri di rumah yang sangat sempit. Suami beliau, Bapak Tasikun sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Biaya pengobatan Ibu Sarti dibantu oleh jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun masih terkendala biaya kehidupan sehari – hari. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Sarti. Santunan dari sedekaholics diberikan sebagai bantuan biaya hidup sehari-hari dan untuk akomodasi biaya rawat jalan. Ibu Sarti merupakan pasien dampingan yang tercatat dalam nomor rombongan 1129. Semoga Ibu Sarti diberi kesembuhan dan dapat beraktivitas seperti sediakala.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 25 April 2018
Kurir : @ddeean Asih @firdhanelis

Ibu Sarti didiagnosis mengalami retak tulang lutut


WARSITEM MADHADI (74, Pembengkakan Jantung + Radang Lambung). Alamat : RT 2/3, Desa Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Ibu Warsitem mengalami pembekakan kaki sejak tanggal 14 Februari 2015. Pada tanggal yang sama, beliau melakukan rontgen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas. Diagnosis dokter menyatakan bahwa beliau mengalami pembengkakan pada jantung. Selain itu, Ibu Warsitem juga menderita radang lambung. Setiap kali makanan masuk ke dalam perut akan terasa sakit. Wanita yang terbilang sudah memasuki usia senja ini tinggal bersama tiga orang anaknya, seorang menantu dan dua cucunya di rumah yang sederhana. Dua anak laki-lakinya menderita penyakit sejak usia muda dan sampai sekarang belum menikah. Anak perempuannya menjadi tulang punggung keluarga dan harus menafkahi seluruh keluarga dari warung kecilnya, sementara suaminya bekerja sebagai tukang rongsok. Selama ini pengobatan Ibu Warsitem dibantu oleh jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun Ibu Warsitem dan keluarga kesulitan memenuhi biaya kebutuhan hidup sehari-hari. Alhamdulillah Ibu Warsitem dan keluarga dipertemukan dengan Sedekah Rombongan. Santunan disampaikan untuk membantu membiayai kebutuhan hidup sehari-hari beliau dan keluarga. Sebelumnya, Ibu Warsitem terdaftar sebagai pasien dampingan dengan nomor rombongan 1132. Semoga Ibu Warsitem beserta keluarga dilimpahkan kesehatan dan dilancarkan rezeki oleh Allah.

Jumlah bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal : 25 April 2018
Kurir : @ddeean Asih @firdhanelis

Ibu Warsitem juga menderita radang lambung


YASMINTO BIN KRAMADIWIRYA (60, Ca Paru-Paru). Alamat : Desa Tipar Kidul, RT 1/4, Kecamatan Ajbarang, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Awal Agustus 2017, Bapak Yasmin sering demam, pusing dan muntah-muntah. Beliau kemudian memeriksakan diri ke Puskesmas Ajibarang 1. Merasa tak kunjung sembuh, satu bulan kemudian Bapak Yasmin memeriksakan diri ke Poli Dalam Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ajibarang. Dokter Spesialis Penyakit Dalam mendiagnosis Bapak Yasmin sakit typus dan paru-paru basah kemudian dilakukan serangkaian pemeriksaan medis diantaranya sedot paru-paru dan foto thorax. Hasil pemeriksaan thorax menyatakan ada benjolan di paru-paru Bapak Yasmin. Bapak Yasmin dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Margono Soekarjo Purwokerto dan dinyatakan menderita ca paru-paru dan baru menjalani kemoterapi sebanyak 1 kali. Bapak Yasminto sudah tidak kuat bekerja dan istri beliau, Ibu Kasilem (47) adalah seorang ibu rumah tangga. Kebutuhan sehari-hari keluarga Bapak Yasmin ditanggung oleh anak-anak beliau. Biaya pengobatan Bapak Yasmin terbantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun beliau masih terkendala oleh biaya transportasi dan operasional selama menjalani kemoterapi di RS Margono. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Yasminto. Santunan dari sedekaholics diberikan untuk membantu biaya operasional selama menjalani kemoterapi. Semoga bantuan tersebut bermanfaat dan Bapak Yasmin dapat melanjutkan pengobatannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 April 2018
Kurir : @ddeean @paulsyifa

Pak Yasminto menderita ca paru-paru


AMINUDIN BIN KASMUNI (60, Tuberkulosis Paru + Rheumatik). Alamat : RT 5/4, Desa Rakit, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Pada bulan Agustus tahun 2017, Bapak Aminudin mengalami demam, batuk dan sesak nafas. Beliau lalu berobat ke dokter praktek di Rakit, akan tetapi setelah 3 kali berobat Bapak Aminudin tak kunjung sembuh. Beliau masih batuk dan sering sesak nafas. Akhirnya Bapak Aminudin berobat ke Rumah Sakit (RS) Emanuel Klampok Banjarnegara dan didiagnosis menderita tuberkulosis paru dan reumatik sehingga harus rutin kontrol. Saat ini kondisi Bapak Aminudin sudah mulai membaik tapi belum dapat beraktivitas. Selama berobat, beliau dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun karena selama ini tidak bisa bekerja sehingga Bapak Aminudin kesulitan untuk memenuhi biaya kehidupan sehari-hari. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Aminudin sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya kehidupan sehari-hari. Semoga beliau dapat kembali sehat seperti sedia kala.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 27 April 2018
Kurir : @ddeean Wiwid @firdhanelis

Pak Aminudin menderita tuberkulosis paru + rheumatik


SOLIKHIN BIN MUSLIM (44, Paru-Paru Basah). Alamat : RT 1/2, Desa Mrebet, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Pada tahun 2000, Bapak Solikhin sering merasa sesak, batuk dan berdarah. Beliau dibawa ke Rumah Sakit (RS) Harapan Ibu Purbalingga dan didiagnosis oleh dokter terserang sakit paru-paru. Selang beberapa tahun, pada tahun 2013 Bapak Solikhin merasakan sakit yang sama dan memeriksakan diri ke RS Nirmala Purbalingga. Bulan Februari 2018 lalu, sakit Bapak Solikhin muncul kembali seperti sebelumnya. Kali ini beliau dibawa ke RS Goeteng Wirasana Purbalingga. Dokter mendiagnosis Bapak Solikhin terkena paru-paru basah, ada cairan di paru-parunya. Adapun kondisi beliau saat ini masih merasakan sakit , dada sesak, batuk, dan sulit untuk berbicara. Sampai saat ini Bapak Solikhin masih terbaring di rumahnya. Untuk pengobatan, Bapak Solikhin dibantu dengan jaminan kesehatan JKN-KIS PBI. Sedangkan kendala yang dihadapi beliau adalah biaya akomodasi ke rumah sakit. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau sehingga dapat menyampaikan santunan yang semoga bisa membantu Bapak Solikhin khususnya untuk biaya akomodasi berobat, dan semoga beliau lekas diberi kesembuhan agar bisa beraktivitas seperti semula.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 1 Mei 2018
Kurir : @ddeean Tono @yaswi_rd

Bapak Solikhin terkena paru-paru basah


ABDULLOH HAKIM HASAN ASSIDQI (4, Hernia). Alamat : RT3/7, Desa Banjarsari, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Sejak umur 2 tahun, Hasan merasakan sakit di bawah perut, selain itu kepalanya terasa panas dan sakit. Kemudian ia dibawa berobat ke Puskesmas Bobotsari. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa Hasan didiagnosis menderita hernia. Setelah menjalani pengobatan selama 1 tahun di Puskesmas Bobotsari tidak ada perubahan apapun. Sampai saat ini kondisi Hasan sering mangalami sakit di bawah perut. Putra Bapak Akhsan (43) dan Ibu Muslimah (35) ini akhirnya dibawa ke Rumah Sakit (RS) Goetheng Purbalingga dan oleh dokter disarankan untuk segera menjalani operasi hernia. Namun karena sudah 7 bulan tidak mampu membayar iuran BPJS, keluarga menunda tindakan operasi hernia terhadap Hasan. Hasan terdaftar dalam jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Non PBI kelas III. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Akhsan dan Hasan sehingga dapat memberi santunan untuk membantu melunasi iuran BPJS selama 7 bulan. Semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat dan Hasan dapat dioperasi dan melanjutkan pengobatannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 April 2018
Kurir : @ddeean Didik @paulsyifa

Hasan didiagnosis menderita hernia


WARTINAH BINTI SANTARJA (74, Tumor Rongga Mulut). Alamat : RT 1/3, Desa Karanganyar, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Berawal dari sering merasa sakit gigi, Ibu Wartinah memutuskan untuk memeriksakan diri ke Puskesmas Madukara sekitar 3 bulan yang lalu. Ibu Wartinah kerap kali merasa sakit ketika makan. Di Puskesmas Madukara, beliau disarankan untuk periksa ke Rumah Sakit (RS) Dadi Keluarga Purwokerto. Setelah Ibu Wartinah periksa di RS Dadi Keluarga, beliau didiagnosis oleh dokter terkena tumor rongga mulut dan dianjurkan untuk segera dioperasi. Adapun kondisi Ibu Wartinah saat ini, masih mengalami kesakitan saat makan ditambah pipi yang kini membengkak. Ibu Wartinah tinggal seorang diri dikarenakan suaminya sudah meninggal. Namun, rumah beliau dekat dengan rumah anaknya sehingga beliau dirawat oleh anaknya. Biaya pengobatan ibu Wartinah dibantu dengan jaminan kesehatan JKN-KIS PBI. Pengobatan beliau saat ini terkendala oleh biaya akomodasi dan juga biaya hidup sehari-hari. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau sehingga dapat menyampaikan santunan yang semoga bisa membantu kebutuhan sehari-hari Ibu Wartinah. Semoga beliau diberi kesembuhan agar bisa beraktifitas seperti semula.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 April 2018
Kurir : @ddeean Suratno @yaswi_rd

Bu Wartinah terkena tumor rongga mulut

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 AGUNG SUGIARTO 500,000
2 ALIFATIN BINTI SAIMIN 500,000
3 ARSIMA BINTI MISNO 500,000
4 ASISEH BINTI SUTIYA 691,000
5 ATIM BIN JUPRI 1,281,500
6 BUDI HARTONO 500,000
7 CHAYRA FAYYOLA NADHIFA 508,800
8 DEWI TISNOWATI 500,000
9 DJUMADI BIN WAGIYO 600,000
10 EDI SUPRAPTO 500,000
11 IKA BINTI NGADI 500,000
12 LAILATUL MUKAROMAH 500,000
13 LUSIANI BINTI SIKAN 500,000
14 ALHM. LUSIANA BINTI AGOES SOEBOLO 1,241,700
15 MAHDI BIN TUR 500,000
16 MARELDA LINDUNG KLEYANTA 1,000,000
17 MAULANA RIDWAN 500,000
18 MUHAMMAD BAGUS NUR PRAYOGA 500,000
19 MUHAMMAD FEBRIAN HAIKAL 500,000
20 MUHAMMAD ULIL AMRI 1,033,400
21 NAZWA NURAINI 723,900
22 NINIK HUNAINAH 700,000
23 NURYATIN BINTI SO’IM 1,157,300
24 PAISEH BINTI PAISEH 2,370,400
25 PIKAN BIN IBRAHIM 500,000
26 RAFFA ADITYA PRATAMA 539,300
27 RAHAYU NAWANGSIH 500,000
28 RIATI BINTI TEMIN 500,000
29 SALSA SOFIATUN HALIMAH 500,000
30 SITI SABIKAH 600,000
31 SRIANI BINTI SLAMET 1,000,000
32 SUKARMIATI BINTI KASIRIN 727,000
33 SULIKAH BINTI SUPENO 500,000
34 SUMIYATI BINTI SAIMON 500,000
35 SURINI BINTI TAMAN 500,000
36 SUTIK BINTI SUBUT 500,000
37 TAKIM BIN PAIDI 500,000
38 TEMON BINTI SAWAL 700,000
39 WINARTIN BINTI BADRUN 500,000
40 WINDA NOVITA SARI 500,000
41 YAYASAN CAHAYA PEDULI KASIH 1,000,000
42 ZAHIRA BILQIS SALSA BILA 712,900
43 ZAINAL ABIDIN 500,000
44 KENZO JULIAN 500,000
45 SUJONO BIN NGASADI 1,500,000
46 SUPRIYATI BINTI MAD RUSDI 750,000
47 MUAISAH BINTI YUGIANTO 500,000
48 RIYASDI BIN SANBARDI 750,000
49 GIAT AGUS SALIM 1,000,000
50 FABRYONA LACITA GAVA PUTRI 750,000
51 MOCH. ARIF 1,000,000
52 NYAMANI BIN TARJI 750,000
53 MARIYEM binti ROHMAD 750,000
54 SUATNI BINTI SUWANDAK 500,000
55 MUHAMMAD SAHAR 1,000,000
56 WAGISAH BINTI SURYADI 1,000,000
57 AHMAD PURWANTO BIN TUMINGIN 750,000
58 SUWANTO BIN KARYONO 1,000,000
59 YASRINI BINTI SAIBAN 1,000,000
60 WIDYA ALIYA ZHAFIRA 750,000
61 TJARWEN BINTI KASMIRJA 750,000
62 WARSIYAH BINTI MADBARDI 750,000
63 MISWATI BINTI MUSENI 750,000
64 MIARJO BIN ASANUMAR 750,000
65 PRANOTO BIN ASANUMAR 750,000
66 KESOD BIN MADIKRAMA 750,000
67 MTSR PURWOKERTO 5,310,678
68 RSSR PURWOKERTO 822,850
69 RSSR PURWOKERTO 1,157,428
70 SARTI BINTI YASTIBI 500,000
71 WARSITEM MADHADI 500,000
72 YASMINTO BIN KRAMADIWIRYA 500,000
73 AMINUDIN BIN KASMUNI 500,000
74 SOLIKHIN BIN MUSLIM 750,000
75 ABDULLOH HAKIM HASAN ASSIDQI 1,000,000
76 WARTINAH BINTI SANTARJA 500,000
Total 59,378,156

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 59,378,156,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 1139 ROMBONGAN

Rp. 61,550,585,456,-

Mau bantu Mereka?
Silahkan transfer ke rekening SedekahRombongan

Bank BCA a/c 84655-23456
Bank Mandiri a/c 137-00111-0011-8
Bank Syariah Mandiri a/c 4111-4111-45
Bank Muamalat a/c 532-000-6666
a/n Sedekah Rombongan

Takkan berkurang harta yang disedekahkan. Ia justru akan bertambah..bertambah dan bertambah...


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *