WAHYUDI ( 28, Tumor Scrotum ) Alamat : Jl. Arifin RT 02/02 Tegalrejo. Kepatihan Kulon. Jebres. Surakarta. Jawa Tengah. Wahyudi kelahiran Jakarta, memiliki adik bernama Julian Dwi (19). Merupakan anak dari Ibu Imah (53) dan Bapak Sukarmin (54) 6 tahun yang lalu keduanya telah lama berpulang ke rahmatullah, dibawa lah sang adik dari jakarta oleh budeh nya ke wonogiri, waktu itu mas wahyudi masih berkerja di jakarta sebagai buruh gondola membersihkan gedung-gedung pencakar langit, karena sering bergelantungan, yang langsung menekan dan menarik keras bagian area bawah pingang, menyebabkan beliau sakit hernia. Beliau mengganggap biasa penyakit tersebut karena saat muncul benjolan dia hanya mengurutnya saja, saat berganti tukang urut mulai lah parah penyakitnya, dia memberikan kabar ini kepada sang adik. Lalu di bawahlah beliau ke wonogiri untuk melakukan pengobatan, ketika di periksa di rumah sakit daerah Wonogiri ternyata terdapat tumor, dari pihak rumah sakit memberi rujukan ke Rumah Sakit Moewardi (RSDM) solo untuk pengobatan lebih lanjut. Saat di rongsen dan di USG terdapat Tumor di Scrotum nya, bernama Seminoma testis. dokter menyarankan untuk menjalankan kemoterapi 4 siklus, hampir 1 setengah tahun pengobatan kemoterapi di RSDM berjalan dengan baik, selesai 4 siklus pada bulan November 2017. saat kembali kontrol setelah paska kemoterapi, dokter menyarankan untuk melanjutkan kembali program kemoterapi nya agar sisa-sisa tumor yang ada hilang. Tetapi dokter juga memberi saran jika pasien tidak kuat untuk melanjutkan sebaiknya kemoterapi di tunda karena obat kemonya terlalu keras itu bisa beresiko jika sih pasien tidak kuat dengan tubuhnya. Pengobatan beliau berhenti hampir 3 bulan pengobatan, Mas Wahyudi beraktifitas layaknya orang biasanya, paska kemoterapi badan mulai membaik bahkan bertambah berat badan nya seperti orang sehat kembali. January pertengahan penyakitnya kembali menyerang benjolan hilang terkadang juga muncul kembali, terdapat luka kecil di bawah bagian testis nya tersebut, dalam jarak waktu yang begitu cepat lukanya berkembang begitu pesat dan mulai membesar. pendarahan pun tidak bisa di hindarkan, banyak sekali darah yang keluar di bagian luka tersebut. Lalu para kurir langsung bersiaga, membawa mas wahyudi ke IGD PKU surakarta yang pada saat beliau berada di Rumah Singgah SR. Dilakukan operasi selang 1 hari itu juga, ternyata setelah melakukan cek dan rongsen tumor nya kembali membesar. program kemoterapi pun harus di laksanakn. Jika ingin pulih dari lukanya tersebut. Saat ini kemoterapi 4 siklus dengan obat yang berbeda di RS PKU Surakarta. Mas Wahyudi sempat tidak bisa berjalan karena setiap kali berjalan jarak jauh selalu mengalami pendarahan, setiap kali ingin melakukan kemoterapi beliau selalu transfusi darah, saat ini alhamdulilah kondisi beliau perlahan membaik. Kemoterapi pertama sudah dia lalui, dan tumor nya mulai kembali mengecil. Alhamdulilah kurir sedekah rombongan di pertemukan dengan Mas Wahyudi dan Keluarga, santunan dari sedekaholics pun disampaikan untuk membantu biaya pengobatan dan kehidupan sehari-hari. Keluarga Mas Eko menyampaikan banyak terimakasih atas santunan yang di berikan dan meminta doa segera diberi kesembuhan, tak lupa juga mendo’akan para kurir dan sedekaholics semoga selalu dalam lindungan Allah SWT.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 22 Maret 2018
Kurir : @Mawan @Anissetyya @Welly @Aji

Pak Wahyudi menderita tumor di scrotum


KHOIRUL ILHAM (14, Kerusakan saraf belakang + Infeksi Saluran Kencing) Beralamat didusun Katekan RT 06 RW 02 desa Katekan kec. Ngadirejo kab. Temanggung Jawa Tengah. Putra bapak sukirman (64) ibu Sakdiyah (53).Orang tua Ilham merupakan keluarga kurang mampu yang hanya bekerja sebagai petani. Ilham merupakan korban tabrak lari pada 8 September 2015. Berbekal BPJS pengobatan dengan tekun dijalani. Sebelumnya dik Ilham Sudah operasi tulang belakang. Namun, setelah operasi tulang belakang selesai ternyata kedua kaki belum bisa di gerakkan seperti mati rasa. Karena kerusakan Saraf pembuangan Urine/air seni pun mengalami gangguan. Selama ini untuk buang air kecil melalui cateter yang terpasang di perut, yang diharuskan ganti setiap bulan. Karena keterbatasan gerak saat ini dik Ilham hanya bisa berbaring di tempat tidur. Segala kebutuhanya dibantu keluarga. Selama proses pengobatan dik Ilham diharuskan Kontrol untuk penyembuhan Syaraf dan penyembuhan saluran pembuangan. Dokter di RS. Dr Moewardi melakukan operasi memperlebar saluran pembuangan yang dilaksanakan pada tanggal 8 February 2018. Pasca operasi ternyata ada infeksi dan kebocoran diselang saat dik ilham rawat jalan. Sehingga pada saat kontrol tanggal 11 April 2018 oleh tim dokter disarankan rawat inap untuk dilakukan operasi perbaikan. Semoga setelah di operasi yang ke 2 kondisi dek Ilham membaik, keluarga dik Ilham mengucapkan terimaksih kepada sedekaholic dan #sedekahrombongan atas bantuan yang diberikan. Santunan sebelumnya masuk rombungan 1116

Jumlah : Rp. 500.000,-
Tanggal : 11 April 2018
Kurir : @Mawan @anissetya60 @wellyanto

Ilham menderita kerusakan saraf belakang + infeksi saluran kencing


OSSY MARDHIANTI (13, Tumor Tulang). Alamat : Ds. Tunggul Rejo RT.02 / RW.01 Kec. Kendal, Kab. Kendal, Jawa Tengah. September 2017 lutut kaki Ossy sebelah kiri mengalami pembengkakkan dan sakit. Semakin lama lutut Ossy semakin membengkak hingga tidak bisa berkalan, di sertai dengan badan yang semakin kurus dan nafsu makan yang menurun. Keluarga membawa Ossy berobat dengan fasilitas BPJS KIS di RSUD Kendal. Karena keterbatasan peralatan medis dokter memberikan rujukan Ossy untuk melanjutkan pengobatan di RSUD Dr. Moewardi, Solo. Ayah Ossy , Bapak Sutomo (36) tidak memiliki pekerjaan tetap dan Ibu Ossy telah lama meningglkan Ossy sehingga kini Ossy di rawat oleh ayah dan neneknya. Melihat beban keluarga yang berat ketika Ossy harus menjalani perawatan di Solo karena keterbatasan biaya kurir Sedekah Rombongan Kendal memutuskan untuk memberi dampingan kepada Ossy. Setiap 2 minggu sekali Ossy melakukan kontrol dan kemoterapi di RSUD Dr. Moewardi, Solo. Saat ini Ossy telah menjalani siklus kemoterapi yang ke 6. Kemoterapi terakhir. Saat ini ossy menjalani rawat inap karna saat kontrol pasca kemoterapi terakhir tanggal 9 April 2018 kondisi Ossy menurun. Ossy sudah tranfusi darah sebanyak 4 kantong selama 3 hari rawat inap. Santunan ke 5 disampekan untuk akomodasi biaya selama perawatan di Solo. Ossy dan ayahnya mengucapkan terima kasih kepada #sedekaholic atas bantuan yang diberikan.Santunan sebelumnya masuk rombongan 1124.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 11 April 2018
Kurir : @mawan @anissetya60 @wellyanto

Ossy menderita tumor tulang


BINTANG ZHAFRAN MEYFIAN MUKTI (2, Tetralogi Off Fallot + Omphalochel) Alamat: Ngemplak Rejosari RT 4/15, Kel. Gilingan, Kec. Banjarsari , Kab. Surakarta, Prov. Jawa Tengah. Dik Bintang begitu sapaannya. Dik Bintang merupakan anak pertama dari Bapak Chandra M (27) dan Ibu Evi N (26). Dik Bintang menderita Jantung Bocor. Terdapat lubang pada sekat jantung akibat kelainan struktur jantung. Penyakit jantung bocor merupakan penyakit bawaan sejak lahir. Dengan jaminan kesehatan (KIS) yang di milikinya Dik Bintang menjalani pemeriksaan di RS. Dr Moewardi setelah di diagnosa TOF kemudian dirujuk ke RS. Jakarta Heart Center untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setelah menjalani kontrol dan konsultasi dokter anestesi dan ahli gizi. Jadwal operasi dik Bintang di lakukan pada tanggal 6 April, namun setelah operasi kondisi dik Bintang kritis selama beberapa hari. Dan Allah telah berkehendak lain, dik Bintang telah berpulang ke Rahmatullah tanggal 10 April 2018. Santunan ke-4 dari sedekaholics untun membantu biaya pemakaman pun disampaikan. Santunan sebelumnya masuk rombongan 1117. Dik Bintang dan keluarga menyampaikan terimakasih atas santunan yang diberikan dan meminta doa semoga dik Bintang tenang di sisi Allah SWT, tak lupa juga mendoakan para kurir dan sedekaholics semoga selalu dalam lindungan Allah SWT.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 10 April 2018
Kurir : @Mawan @Anissetya @Wellyanto @Yuli

Dik Bintang menderita Jantung Bocor


SUTINA BINTI TIRTO, (63, Katarak) Alamat Jl. Jumat Link Karang Mluwo RT/RW 003/001, Desa Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Mbah Sutina di usianya yang sudah renta, menderita Katarak sudah cukup lama. Mbah Sutina tinggal bersama suaminya bernama mbah Sudarman yang berumur 60 tahun, yang pekerjaanya sebagai buruh tani dengan penghasilan yang tidak seberapa. Dengan kondisi ekonomi yang serba pas – pasan, jauh dari angan – angan untuk bisa berobat, karena untuk bisa makan sehari – hari saja, rasanya sulit. Walau sebenarnya mbah Sutina mempunyai keinginan untuk sembuh tapi karena keterbatasan biaya mbah Sutina tidak mampu untuk berobat ataupun operasi matanya. Sebenarnya mbah Sutina memiliki fasilitas jaminan kesehatan berupa BPJS PBI. Pada saat Sedekah Rombongan bertemu dengan mbah Sutina. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami mbah Sutina. Lalu Kurir Sedekah Rombongan membawa Ibu Sutina ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk pengobatan hingga sampai penjadwalan Operasi. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan dari para Sedekaholics untuk membantu Mbah Sutina. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Akomodasi Pasca Operasi mbah Sutina dan Uang Saku. Tak lupa mbah Sutina mengucapkan banyak terimakasih kepada para sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 29 Maret 2018
Kurir : @awwaludin_yuda, @viandwiprayugo @edikpurwanto

Mbah Sutina menderita katarak


WIDIA KAMELINA PUTRI, (5, Pembengkakan Ginjal). Alamat Dusun Tegalan RT/RW 001/002, Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Adalah seorang putri dari pasangan Misnari (30) dan Nawiro (28). Adik Widia adalah seorang anak dari keluarga kurang mampu dengan rumah dinding bambu dan triplek. Pada awalnya Widia diagnosa Dokter Puskesmas menyatakan penyakit usus buntu. Tetapi setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ginjalnya tidak berfungsi dengan baik, mengalami infeksi dan pembengkakan. Latar belakang keluarga dari adik Widia adalah dari keluarga kurang mampu dan Ayahnya hanya bekerja sebagai buruh tani dan menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga. Dan semenjak adik Widia sakit, praktis sang ayah tidak bisa bekerja lagi. dan untuk keperluan sehari-hari dan makan, saudara-saudara nya yang membantunya. Saat ini adik Widia mendapatkan dampingan dari Kurir Sedekah Rombongan untuk melakukan pemeriksaan dan kontrol rutin di rumah sakit Dr. Soebandi Jember. Hal ini dilakukan untuk mengetahui hasil operasi ginjal dan volume air kencing dan seberapa lancar untuk bisa normal tanpa menggunakan kateter lagi. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Adik Widia. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi selama dirumah sakit dan Pembayaran BPJS setiap bulan. Semoga santunan yang diterima bermanfaat bagi Adik Widia dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpah ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . . Amin.. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1113

Jumlah santunan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 27 Maret 2018
Kurir: @awwaludin_yuda @viandwiprayugo @agungganong @isroil

Widia mengalami infeksi dan pembengkakan ginjal


MISIYEM BINTI TUKARSO, (58, Katarak) Alamat Dusun Kali Malang RT/RW 002/009, Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Mbah Misyem adalah seorang janda tua yang tinggal bersama anaknya di rumah sederhana. Mbah Misyem menderita penyakit Katarak sejak 3 tahun yang lalu, semakin tahun pengelihatannya semakin memburuk, karena keterbatasan biaya ia tidak melanjutkan pengobatan yang di anjurkan oleh Dokter Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke RSUD Dr. Soebandi Jember. Anak Mbah Misyem Ibu Halima (38) bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga dengan pendapatan yang hanya cukup untuk biaya kehidupan sehari-hari bersama keluarga kecilnya dengan Mbah Misyem. Pada bulan Maret Kurir dari Sedekah Rombongan di pertemukan dengan Mbah Misyem, dan sepakat memberi dampingan kepada Mbah Misyem selama berobat di RSUD Dr. Soebandi Jember. Mbah Misyem telah menjalani kontrol di RSUD Dr. Soebandi Jember, ia merasakan kemajuan pada matanya yang sedikit demi sedikit mulai dapat melihat kembali. Mbah Misyem akan melakukan kontrol rutin selanjutnya dengan bantuan akomodasi dari Sedekah Rombongan. Santunan di berikan untuk membantu Biaya Pengobatan dan Perawatan Pasien. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Mbah Misyem dan dapat segera sembuh seperti sediakala. Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Aminn. .

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 12 April 2018
Kurir : @awwaludin_yuda @viandwiprayugo @edikpurwanto

Mbah Misyem menderita penyakit Katarak


PONISAH BINTI KUSNI, (63, Kista Ovarium) Alamat Dusun Curah buntu RT/RW 003/009, Desa Jenggawah, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Awalnya sekitar 1 tahun yang lalu Ibu Ponisah mengalami sakit pada bagian perut, terasa menusuk dan terus mengalami pembengkakan. Namun dikarenakan pada saat itu hanya mengandalkan pengobatan tradisional sehingga menyebabkan perut ibu Ponisah terus membesar dan keras. Sehingga melihat kondisi tersebut tetangga sekitar yang peduli dengan beliau, segera melarikan Ibu Ponisah ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk mendapatkan perawatan. Dari hasil diagnosa dokter rumah sakit bahwa ibu Ponisah mengalami penyakit Kista Ovarium. Karena keterbatasan alat medis Ibu Ponisah di rujuk ke RSSA Malang untuk melakukan tindakan Operasi. Alhamdulillah Operasi Ibu Ponisah berjalan dengan lancar. Dan saat ini Ibu Ponisah hanya menjalankan Kemotrapi di RSSA Malang. Tetapi Ibu Ponisah kesusahan dengan biaya transportasi dan biaya hidup dirumah sakit. Jaminan yang di miliki ibu Ponisah adalah BPJS PBI yang meringankan beban biaya selama dirumah sakit. Sedekah Rombongan segera bergerak setelah memperoleh informasi tersebut. Dan Alhamdulillah kurir sedekah rombongan segera menyampaikan titipan dari para sedekaholic untuk membantu Biaya Transportasi dan Akomodasi selama dirumah sakit. Ibu Ponisah mengucapkan terima kasih atas bantuan dari para sedekaholics. Semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic, Aamin.

Jumlah Santunan: Rp. 500.000,-
Tanggal : 6 Maret 2018, 12 April 2018
Kurir : @awwaludin_yuda @viandwiprayugo @imamhariyadi

Ibu Ponisah mengalami penyakit kista ovarium


DAWAMI BIN WATONO (33 , Patah Tulang ). Alamat: Dusun Depok RT 03 RW 01, Desa Gemawang, Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung Propinsi Jawa Tengah. Dawami adalah seorang petani yang mempunyai istri bernama Makrifah (35) dan juga seorang petani, Mas Dawami mengalami musibah ini berawal saat mencari rumput untuk pakan ternaknya dan memanjat pohon nangka setinggi 5 meter hingga akhirnya terjatuh karena saat itu pohon yang dipanjat sangat licin. Malam haripun tiba istrinya mengkhawatirkan karena mas Dawami tidak terbiasa mencari rumput hingga larut malam. Istrinya kemudian meminta tolong ke tetangga untuk mencarikan Mas Dawami ke ladang hingga akhirnya menemukan Mas Dawami dengan keadaan luka-luka. Tetangga segera membawa mas Dawami ke RSUD Temanggung untuk penanganan lebih lanjut. Dokter yang menangani menagatakan jika ada bagian kaki nya yang mengalami retak sehingga diharuskan untuk dilakukan tindakan terapi. Setelah dinyatakan sembuh Mas Dawami diperbolehkan pulang namun masih harus melakukan kontrol rutin setiap minggunya. Istrinya yang juga seorang petani mengalami kesulitan biaya jika harus melakukan kontrol setiap minggunya mengingat mereka masih mempunyai anak yang masih duduk dibangku sekolah. Alhamdulillah dengan didampingi Ketua Karang Taruna Desa setempat Kurir Sedekah Rombongan dapat bersilahturohim dan untuk menyerahkan bantuan dari Sedekaholic dimana bantuan itu digunakan untuk biaya transport dan kontrol ke RSUD Temanggung. Keluarga sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikannya dan memeinta doanya agar Mas Dawami dapat segera sembuh seperti sedia kala.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000
Tanggal : 3 April 2018
Kurir : @Fathurrozaq82, Swastiko, @M_ilyam17

Pak Dawawi menderita patah tulang


SUSYATI BINTI MUHADI (44, Gangguan saluran pernafasan). Alamat: Dusun Karanganyar RT 03 RW 05 Desa Tegowanuh Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung Propinsi Jawa Tengah. Bu Susyati adalah istri dari Bapak Muhammad Nur (45,buruh) yang bekerja di daerah Tangerang. Derita Bu Susyati dimulai sejak 2 tahun yang lalu, sudah melakukan pengobatan di Puskesmas daerah Tangerang tapi tidak ada perubahan,kemudian berobat di RS Persahabatan Jakarta Timur untuk melakukan tes lanjutan,tapi hasilnya belum diketahui karena terkendala biaya transport dan kelelahan. Akhirnya Bu Susyati pulang kampung setahun yang lalu dan tinggal menumpang di rumah saudara dalam kondisi yang masih sakit. Setelah berada di Temanggung suaminya membawa Bu Susyati dibawa ke RSUD Temanggung untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dokter yang menangani mengindikasikan jika Bu Susyati mengalami gangguan di pernafasannya sehingga diharuskan untuk kontrol secara rutin. Suami Bu Susyati yang hanya buruh hanya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari, itupun belum cukup. Hal ini membuat Susyati tidak bisa melakukan pengobatan secara rutin .Alhamdulillah Sedekah Rombongan bisa bersilaturahmi ke tempat Bu Susyati sehingga bisa menyampaikan sedekah dari para Sedekaholic yang digunakan untuk biaya berobat dan transportasi ke RSUD Temanggung. Bu Susyati dan keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan ini dan berharap semoga segera diberikan kesembuhan.

Jumlah bantuan : Rp 1.000.000
Tanggal : 4 April 2018
Kurir: @Fathurrozaq82, Swastiko, Rita

Bu Susyati mengalami gangguan di pernafasannya


SUTRISNO BIN JUMARI (55, Stroke) Alamat : Dusun Gumuk RT 02 RW 03 Desa Muncar Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung. Propinsi Jawa Tengah. Pak Sutrisno adalah seorang kepala keluarga yang dahulu bekerja sebagai buruh, penghasilannya pun cukup untuk kebutuhan sehari hari. Pak Sutrisno mengalami stroke sudah empat tahun . awal mula ia jatuh dari pohon mahoni, saat akan mengambil daun buat pakan ternaknya dikebun, waktu itu para warga yang melihatnya langsung menolong dan melarikan Pak Sutrisno ke Puskesmas Gemawang. Setelah sampai Puskesmas mendapatkan pertolonganb pertama sebelum Selanjutnya dirujuk ke RSK Ngesti Waluyo Parakan, dan menjalani rawat inap selama lima belas hari dan didiagnosa mengalami stroke. Setelah itu Dokter memperbolehkan pulang karena kondisi makin membaik. Hingga sampai saat ini Pak Sutrisno harus kontrol berobat ke puskesmas Gemawang karena tidak ada biaya lagi untuk berobat ke rumah sakit. Sekarang pak Sutrisno kondisinya hanya bisa terbaring dan duduk di tempat tidur, kadang kadang setiap pagi dibawa keluar untuk mendapat sinar matahari. Alhamdulilah kurir Sedekah Rombongan dengan ditemani warga setempat telah menyalurkan bantuan untuk biaya kontrol dan transport ke Puskesmas. Pak Sutrisno dan keluarga sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan dan semoga segera diberikan kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 03 April 2018
Kurir :@Fathurrozaq82,Swastiko,Hajar Herya Kurniawan

Pak Sutrisno mengalami stroke


ALAN ALFIANO (2 tahun, Tidak Punya Anus) Alamat: Dusun Plumbungan RT01 RW02 Desa Gunturmadu, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah. Alan Alfiano adalah anak pertama pasangan Asian (25) dan Niyanti (22). Alan, begitulah orang tuanya biasa memanggil. Alan lahir dibantu bidan setempat dengan kondisi baik tidak ada tanda-tanda yang aneh. Baru ketika Alan berumur 3 hari, kedua orang tua Alan sangat gelisah mengetahui anaknya tidak punya anus. Shok dan sedih kedua orang tua Alan mendapati anak pertamanya mengalami kondisi tersebut. Selama 3 hari buang air besarnya melalui mulut seperti memuntahkan cairan tetapi berbau menyengat. Perutnya kembung karena tidak bisa mengeluarkan kotoran secara benar. Kedua orang tua Alan segera membawa ke bidan yang membantu proses kelahiranya. Bidan setempat langsung menyarankan untuk di bawa ke RSUD Wonosobo agar mendapat penanganan lebih serius lagi. Selama 3 hari di RSUD Wonosobo, Alan lalu di rujuk ke RSUD Margono Purwokerto untuk dibuatkan Saluran pembuangan sementara agar bisa buang air besar tidak melalui mulut. Asian dan Niyanti terpaksa membuat BPJS KIS Mandiri kelas III untuk keperluan Alan selama di rumah sakit, karena Alan belum punya jaminan kesehatan dari pemerintah. Asian juga harus berjuang mencari pinjaman uang untuk biaya transportasi bolak balik dari Wonosobo ke Purwokerto untuk proses pembuatan anus dan kontrol rutin. Biaya itu dirasa sangat berat, karena Asian hanyalah seorang buruh bangunan yang tidak pasti penghasilanya, sementara Niyanti hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa tanpa penghasilan. Mereka selalu berdoa agar ada orang yang peduli dan membantu mereka supaya proses pembuatan anus untuk anaknya bisa berjalan lancar sampai selesai. Alhamdulillah Sedekah Rombongan berkunjung ke rumah keluarga Alan untuk memberikan bantuan dari para Sedekaholic untuk biaya transport pengobatan Alan dari Wonosobo ke RS Margono Purwokerto. Orang tua Alan sangat bahagia mendapatkan uluran bantuan dari Sedekah Rombongan, mereka hanya bisa mendoakan agar Sedekah Rombongan tetap jaya dan bisa membantu banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 5 April 2018
Kurir : @fathurrozaq82,swastiko,Tri.P

Alan tidak punya anus


CANTIKA WIDYA LESTARI (3 Tahun, Colostomi). Alamat: Dusun Bandingan RT01 RW05 Desa Gunturmadu, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah. Malang nian nasib gadis kecil ini, umur baru 3 tahun tetapi penderitaan sudah datang bertubu-tubi. Cantika Widya Lestari, nama yang indah tetapi tidak seindah nasib yang dialaminya. Lahir prematur dengan bobot hanya 1,1kg, tidak mempunyai anus, ibunya meninggal saat Cantika berusia 4 hari, dan ayahnya pergi meninggalkan Cantika saat berusia 30 hari, lengkap sudah penderitaan si kecil Cantika. Kini hidup Cantika bergantung pada kakek dan neneknya yang setia merawatnya sejak kecil. Lahir dengan kondisi prematur, Cantika kecil membutuhkan perawatan intensif dari Rumah Sakit dan harus masuk inkubator selama 45 hari. Dari RSUD Wonosobo, Cantika dirujuk ke RSUD Margono Purwokerto untuk penanganan medis yang lebih intensif lagi. Bobot yang masih kurang dan kondisi fisik yang masih lemah, menyebabkan Cantika harus menunggu 2 tahun untuk dibuatkan saluran buang sementara di perutnya. Selama 2 tahun pula, Cantika selalu kesakitan jika mau BAB karena saluran buang air besarnya masih jadi satu dengan saluran air kecilnya. Setelah dibuatkan saluran sementara di perutnya,Cantika diwajibkan kontrol seminggu sekali ke RSUD Margono Purwokerto untuk pemeriksaan dan mengeluarkan kotoran dari pembuangan sementaranya itu. Kakek Cantika, Marno (52) dan nenek Cantika, Poniyem (48th) harus berjuang ekstra keras untuk mencukupi kebutuhan Cantika selama menjalani operasi pembuatan anus.Marno sehari-hari bekerja sebagai petani yang mengolah sawah milik orang lain, sehingga penghasilanya masih jauh dari kata cukup. Operasi yang kedua dilakukan saat Cantika berusia 2 tahun 4 bulan, yaitu pembuatan anus di duburnya untuk pembuangan permanen. Untuk biaya operasi dan perawatan selama di rumah sakit, keluarga tersebut terpaksa membuat KIS BPJS Mandiri kelas III untuk Cantika demi meringankan biaya di rumah sakit. Nenek Cantika, Poniyem merasa sangat berat dengan kondisi tersebut terutama untuk biaya transportasi ke RSU Margono Purwokerto guna perawatan lanjutan Cantika. Beruntung Sedekah Rombongan mengetahui hal tersebut dari Pak Kadus yang memberitahukan bahwa ada wargany yang membutuhkan bantuan transport untuk pemeriksaan lanjutan pembuatan anus di RSU Margono Purwokerto. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dapat bersilaturahim ke rumah Cantika untuk menyalurkan bantuan dari Sedekahholick agar bisa segera digunakan untuk biaya transport ke Purwokerto. Nenek Cantika sangat terharu dan berterima kasih sekali kepada Sedekah Rombongan yang sudah memperhatikan keadaan cucunya. Poniyem berucap sambil menggendong si kecil Cantika, semoga para donatur Sedekah Rombongan selalu diberikan rizki yang berlimpah untuk membantu masarakat yang membutuhkan uluran tangan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 5 April 2018
Kurir : @fathurrozaq82,swastiko,Tri.P

Cantika menderita colostomy


SRI MULYANI (48,Saraf kejepit) .Alamat: Desa Nguwet RT 1/2 Desa Nguwet, Kec. Kranggan, Kab Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Sri Mulyani seorang janda yang mempunyai 2 orang anak . sebelum sakit Sri adalah tulang punggung keluarganya. Awal derita ini dimulai sekitar 1 tahun yang lalu dimana saat itu dirasakan kakinya sangat sulit digerakkan . Keluarganya segera memeriksakan ke RSUD Temanggung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dokter yang menanganin segera memberikan tindaka yaitu berupa operasi pada tulang belakangnya karena diindikasikan mengalami syaraf kejepit. Setelah dilakukan tindakan dan diperbolehkan pulang Ibu Sri disarankan untuk kontrol secara rutin. Awalnya kontrol rutin bisa dilakukan namun akhirnya tidak bisa dilakukan mengingat kondisi ekonomi yang tidak mempunyai. Meskipun pengobatannya sudah ditanggung KIS PBI namun untuk biaya transportasi dan untuk kebutuhan sehari hari sangatlah besar sehingga saat ini hanya bisa pasrah tidur dirumah saja. Alhamduilillah Sedekah Rombongan dapat bersilaturahim dan memberikan bantuan untuk digunakan biaya transportasi dan terapi. Keluarganya mengucapkan terimakasih atas bantuan ini dan berharap bantuan ini bermanfaat sehingga Ibu Sri segera mendapatkan kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 5 April 2018
Kurir : @fathurrozaq82,swastiko,Pangesty

Ibu sri mengalami syaraf kejepit


NASWA ALYA SABIHAKH (10, Imun Trombosit Purpura). Alamat Dusun Tlodas RT 03 RW 02 Desa Pager Gunung Kec. Bulu Kab Temanggung Prov Jawa Tengah. Awal mulanya, Naswa merasakan demam selama 3 hari beberapa bulan yang lalu. Seluruh badannya nyeri, muntah darah disertai mimisan dari Pukul 03.00 hingga pukul 10.00 dan oleh orang tuanya, ia segera diperiksakan ke Puskesmas Bulu, tetapi dari pihak Puskemas menyarankan untuk dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah. Sesampainya disana, ia langsung mendapat layanan berupa transfusi darah 19 kantong terdiri dari 2 kantong HB dan 17 kantong TC, hasilnya ia didiagnosa ITP lalu dirujuk ke RSUP DR Sardjito Yogyakarta selama kurang lebih 3 bulan lamanya. Naswa dibolehkan pulang, namun demikian harus melakukan kontrol rutin setiap 1 minggu sekali di RSUP DR Sardjito, sangat disayangkan ketika selama 6 bulan melakukanya, kedua orang tuanya berhenti melakukan kontrol karena keterbatasan biaya. Kemudian dia dipindah di RS PKU Muhammadiyah dengan pertimbangan jarak tempuh terdekat. Saat ini, dia harus kontrol disana setiap 1 minggu sekali. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan bisa silaturahim dan menyampaikan bantuan dari sedekaholic guna pembiayaan transportasi kontrol ke rumah sakit dan pembelian pampers Tidak lupa, keluarga sangat mengucapkan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan.

Jumlah Bantuan : Rp 1.500.000
Tanggal : 6 April 2018
Kurir : @Fathurrozaq82, Swastiko, Abdurrochman Wachid

Naswa menderita imun trombosit purpura


BUDI PRASTYO ( 37 , Kerusakan syaraf mata ) Alamat : Komplek Ponpes Darul Atsar jl. Kemiri RT 6/1 Desa Kemiri, kec. Kedu, Kab. Temanggung, Jawa Tengah. Budi Prastyo adalah seorang suami dari 1 orang istri dan 4 orang anak, kehidupan Budi prastyo tidak ada masalah smpai pada th 2008. Awal derita Pak Budi saat beliau mengalami pingsan dijalan, ketika pingsan langsung dilarilan ke RS PKU Muhammadiyah Temanggung dan mendapatkan perawatan oleh Dokter spesialis syaraf, setelah beberapa hari opname kondisi membaik dan diperbolehkan pulang, selang berapa bulan terjadi serangan pingsan kembali dan dibawa ke RSUD Temanggung dan ketika Pak Budi sadar dari pingsannya sudah tidak bisa melihat keadaan sekitar hasil dari pemeriksaan medis Pak Budi mengalami kerusakan syaraf yang merusak sistem penglihatannya, kondisi seperti ini dialamai selama 9 bulan, lama kelamaan mata kiri nya bisa melihat kembali, namum tidak demikian dengan mata kanannya yang hingga sekarang belum bisa melihat kembali, sehingga menjadikan aktivitas Pak Budi terbatas untuk bekerja, mengingat Pak Budi masih harus menafkahi anak dan istrinya harus mempunyai biaya untuk berobat Budi sekarang bekerja menjadi penjaga toko di toko obat herbal dgn segala keterbatasannya. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dapat bersilaturahim dan memberikan bantuan dari para Sedekahholics dimana bantuan itu digunakan untuk biaya berobat dan transportasi ke RSUD Temanggung. Keluarga mengucapkan terimakasih sebanyak – banyaknya semoga para donatur diberikan rejeki yg melimpah agar bisa membantu orang orang yg membutuhkan uluran tangan

Jumlah bantuan : Rp. 1.500.000
Tanggal : 6 april 2018
Kurir : @Fathurrozaq82, Swastiko, ika widyasari

Pak Budi mengalami kerusakan syaraf yang merusak sistem penglihatannya


MUHTASORI BIN ROHMADI (58, Stroke). Alamat : Diwak RT 1/1, Desa Baledu, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Pada pertengahan tahun 2011, ada kejadian yang tak diharapkan oleh keluarga Pak Muhtasori. Tahun-tahun sebelumnya, keluarga hidup dengan sejahtera layaknya sebuah keluarga yang harmonis, tapi mulai saat pertengahan tahun 2011 tersebut terlihat keanehan dari kebiasaan anak laki-lakinya yang pertama dan saat itu berumur belasan tahun. Anaknya mengalami gangguan jiwa setelah pulang merantau dari luar kota, ada perlakuan berbeda yang dialami Pak Muhtasori dari anaknya tersebut. Setiap hari anaknya seolah merenung memikirkan beban yang sangat berat di hidupnya, sudah diobati kesana kemari tapi belum sembuh. Singkat cerita, di awal tahun 2016 anak Pak Muhtasori ini semakin hari semakin memperlihatkan watak keras kepada sang Ayah, dipukul, ditendang hingga diseret oleh anaknya sendiri di lantai tanah. Di usia yang sudah tua ini, Pak Muhtasori dianiaya oleh anaknya yang terkena gangguan jiwa di malam hari di rumahnya sendiri. Tetangga sekitar hanya mampu menolong Pak Muhtasori ketika pagi hari dan anaknya sudah pergi dari rumah untuk beberapa hari saja setelah menganiaya bapaknya. Kejadian tersebut terjadi berulangkali dan lambat laun badan Pak Muhtasori mulai kurus kecil dan 10 bulan terakhir mengalami stroke ke. Setiap hari hanya bisa tiduran dan kadang bersandar menjalani hidupnya di kamar kecil rumahnya. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Pak Muhtasori. Santunan disampaikan untuk biaya kebutuhan berobat RSUD Temanggung. Keluarga mengucapkan terimakasih atas bantuan ini Semoga dapat bermanfaat dan Pak Muhtasori dapat sehat serta beraktivitas seperti sedia kala.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 6 April 2018
Kurir : @Fathurrozaq82, Swastiko, Wahyu Anggoro

Pak Muhtasori mengalami stroke


ROHMADI BIN ISKAK (84, Lumpuh ). Alamat : Dusun Nglorog RT 1/5 Desa Nglorog, Kec. Pringsurat, Kab. Temanggung, Prov. Jateng. Bapak Rohmadi adalah seorang lansia yang mengisi hari harinya dengan berbaring di tempat tidurnya, itu semua disebabkan karena pengapuran yang membuat lumpuh pada kedua kakinya. Dulu beliau adalah sosok pekerja keras dan banyak menghabiskan waktu bekerja diladang. Dia sangat bertanggung jawab terhadap ekonomi keluarganya. Kondisi kelumpuhan ini sudah berlangsung sekitar 2 tahun. Hal tersebut sangat membuat dia patah semangat. Sebulan yang lalu, Rohmadi dirawat di RSUD Temanggung menggunakan Jaminan Kesehatan KIS. Selama 5 Hari dirawat, Kini setelah dirawat kondisi nya tidaklah membaik. Namun ada satu keinginan dari bapak Rohmadi yaitu dia ingin sesekali keluar rumah dan tentu membutuhkan Kursi Roda untuk bisa melihat dunia luar . Alhamdulillah Sedekah Rombongan dapat bersilaturahim dan memberikan bantuan dimana bantuan itu digunakan untuk pembelian kursi roda. Keluarga Bapak Rohmadi terharu karena mendapat perhatian dan bantuan dari Sedekah Rombongan, sehingga mereka bisa mengantar pak Rohmadi keluar rumah melihat dunia Luar . Keluarga sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan dan berharap semoga segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,
Tanggal : 7 April 2018
Kurir : @Fathurrozaq82, swastiko @mahendrayudhia

Pak Rohmadi menderita lumpuh


NAPSIAH BINTI ATMO (65, Stroke). Alamat : Desa Kacepit RT 1/1, Kec. Selopampang, Kab. Temanggung, Prov. Jawa Tengah. Mbah Nap begitu sapaannya adalah seorang janda yang tinggal bersama anaknya. Beliau adalah seorang petani yang sangat ulet. Hari itu seperti biasanya beliau pergi ke sawah , namun sebelum sampai di sawah Mbah Nap terpeleset dan jatuh. Orang sekitar yang mengetahui hal itu langsung membawa Mbah Nap pulang dan segera membawa ke Puskesmas setempat, namun Puskesmas segera memberikan rujukan ke RSUD Temanggung untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif. Berbekal Jaminan Kesehatan KIS PBI JKN Mbah Nap dibawa ke RSUD Temanggung. Setelah lima hari rawat inap Dokter yang menangani membolehkan Mbah Nap pulangdengan catatan harus control secara rutin setiap minggunya mengingat Dokter medeteksi mengalami Stroke kanan. Awalnya control dilakukan secara rutin dan Mbah Nap sudah bisa duduk namun masih mengalami kesulitan dalam berjalan. Namun, control rutin tidak bisa dilakukan secara terus menerus mengingat kondisibiaya yang sangat besar. Meskipun pengbatan sudah memiliki Jaminan kesehatan namun untuk biaya transportasi untukkontrol sangatlah besar mengingat anak dan keluarganya hanya sebagai petani. Keluarga hanya bisa pasrah atas keadaan ini. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dapat bersilaturahim dan menyampaikan amanah untuk memberikan bantuan dimana bantuan itu digunakan untuk biaya berobat dan control ke RSUD Temanggung. Keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan semoga bisa segera melakukan terapi lagi dan semoga menjadi jalan kesembuhannya,aamiin

Jumlah bantuan : Rp.1.000.000,-
Tanggal : 7 April 2018
Kurir :@ fathurrozaq82, Swastiko

Mbah Nap mengalami Stroke kanan


YASIN BIN SURAME (60, Stroke). Alamat :, Desa Selopampang RT 2/1, Kec. Selopampang, Kab. Temanggung, Prov. Jawa Tengah. Mbah Yasin adalah seorang duda yang tinggal bersama anaknya. Keseharian Mbah Yasin adalah sebagai tukang batu. Awal derita ini sekitar 4 bulan yang lalu dimana beliau tanpa sengaja terjatuh pada saat di kamar mandi. Anaknya segera membawa ke RSUD Temanggung dan segera mendapatkan penanganan dan dketahui mengalami stroke. Setelah menjalani rawat inap selama 3 hari Mbah Yasin dierbolehkan pulang, namun masih harus melakukan control rutin. Keluarga sebenarnya ingin selalu control rutin namun kendala yang dihadapi adalah sangatlah kesulitan untuk membawa Mbah Yasin ke RSUD Temangung dikarenakan kondisinya tidak bisa berjalan dan harus menggunakan alat bantu kursi roda. Keluarga hanya bisa pasrah atas keadaan ini. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dapat bersilaturahim dan menyampaikan amanah untuk memberikan bantuan dimana bantuan itu digunakan untuk pembelian kursi roda . Keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan semoga bisa segera melakukan terapi lagi dan semoga menjadi jalan kesembuhannya,aamiin

Jumlah bantuan : Rp.1.000.000,-
Tanggal : 7 April 2018
Kurir :@ fathurrozaq82, Swastiko

Mbah yasin menderita stroke


MUKIYAH BINTI PAWIRO (70, Santunan Duafa). Alamat : Desa Bulan RT 1/3, , Kec. Selopampang, Kab. Temanggung, Prov. Jawa Tengah. Mbah Yah begitu disapa adalah seorang janda yang hidupsebatang kara. beliau tinggal di sebuah gubuk yang sudah sangat reot dan jika ada angin kencang dikhwatirkan akan roboh. Di usia yang sudah senja itu Mbah yah masih aktif mencari sesuap nasi dengan carangasak atau mencari sisa gabah waktu ada yang panen. Keuletan dan kesabarannya dalam beribadah juga sangat tinggi sehingga masih terlihat kuat dalam berjalan. Saat Kurir Sedekah Rombongan bersilaturahim untuk yang pertama kali beliau bercerita tentang kehidupannya dan berharap ada bantuan yang digunakan untuk makan sehari harinya. Saat ini Rumah beliau mendapat bantuan dari Pemerintah melalui program bedah rumah dan untuk sementara tinggal dirumah tetangganya, namun untuk kehidupan sehari harinya beliau masih sangat kekurangan mengingat sudah kesulitan untuk bekerja seperti sedia kala. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dapat bersilaturahim untuk kedua kalinya dan menyampaikan amanah untuk memberikan bantuan dimana bantuan itu digunakan untuk kehidupan sehari harinya dan membeli sembako. Sambil berlinang air mata Mbah Yah mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan serta berdoa semoga semua Sedekahholics diberikan kesuksesan. Aamiin.

Jumlah bantuan : Rp.500.000,-
Tanggal : 7 April 2018
Kurir :@ fathurrozaq82, Swastiko

Bantuan tunai


SHOPIAH BINTI MUHARI ( 54, Kanker Payudara ). Alamat : Krajan RT 3/1, Desa Ngipik, Kec. Pringsurat, Kab. Temanggung, Prov. Jawa Tengah. Ibu Shopiah adalah seorang ibu rumah tangga yang bersuamikan Basori (60, Buruh Tani) dan mempunyai 2 orang anak yang semuanya sudah mandiri. Derita Ibu Sri dimulai sejak 10 bulan yang lalu di mana diketahui disekitar payudaranya tumbuh sebuah benjolan kecil. Saat itu segera di bawa ke RSU Magelang dan setelah di periksa Dokter menyarankan untuk segera dilakukan operasi karena itu adalah sebuah kanker payudara. Kebetulan ibu Shopiah masuk dalam penerima KIS PBI JKN Sehingga untuk kontrol dan kemoterapi DI RS gratis, yang menjadi permasalahan adalah biaya transportasi ke RS yang cukup besar apalagi beliau harus rutin 2 minggu sekali melakukan kemo di RS. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan oleh Allah SWT dengan keluarga Ibu Shopiah dengan memberikan bantuan dari para Sedekahholics yang digunakan untuk biaya Transportasi ke Rumah Sakit. Keluarga mengucapkan beribu terimakasih kepada Sedekah Rombongan yang telah membantu biaya transportasi ibu Shopiah.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,00
Tanggal : 4 april 2018
Kurir : @Fathurrozaq82 , swastiko @mahendrayudhia

Bu Shopiah menderita kanker payudara


SAYUP BINTI NOTOREJO (57, Lumpuh ). Alamat : Dusun butuh RT 2/2 Desa Nglorog, Kec.Pringsurat, Kab.Temanggung, Prov Jateng. Ibu Sayup adalah seorang difabel menderita kelumpuhan semenjak kecil meskipun demikian ia isi hari-harinya dengan kegiatan mengurus rumah tangga seperti memasak atau meracik makanan dirumahnya. Pemandangan tersebut dapat kurir tangkap ketika kurir berkunjung ke rumah beliau, beliau nampak sedang aktif mengerjakan pekerjaan rumah tangga dengan kondisi yang memprihatinkan yakni mengesot dilantai. Dari dulu beliau adalah sosok pekerja keras dan banyak menghabiskan waktu untuk melakukan kegiatan di rumah tangga. Dia sangat bertanggung jawab terhadap keluarganya. Kondisi kelumpuhan ini sudah semenjak kecil. Meskipun kelumpuhan tersebut tidak dapat disembuhkan namun ibu sayup tetap tegar. Ada satu keinginan dari ibu sayup yaitu dia ingin sesekali keluar rumah berkunjung ke tetangganya sekadar silaturahmi dan hal tersebut tentu membutuhkan Kursi Roda untuk bisa melihat dunia luar . Alhamdulillah Sedekah Rombongan dapat bersilaturahim dan memberikan bantuan dari para Sedekahholics dimana bantuan itu digunakan untuk pembelian kursi roda. Keluarga ibu sayup sangat bersyukur karena mendapat perhatian dan bantuan dari Sedekah Rombongan, sehingga kini akses ibu sayup keluar rumah di permudah . Keluarga sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan .

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,00
Tanggal : 7 april 2018
Kurir : @Fathurrozaq82 , swastiko @mahendrayudhia

Ibu Sayup adalah seorang difabel menderita kelumpuhan


ALIFATIN BINTI SAIMIN (51, Kanker Ovarium). Alamat : Dusun Joho RT 6/2, Desa Joho, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Pada satu tahun yang lalu, Ibu Alifatin didiagnosa mempunyai kanker ovarium oleh dokter dan di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Di RSSA Malang Ibu Alifatin menjalankan kemo terapi sudah 2 kali dan beliau sering merasa berdebar-debar di dadanya. Pada bulan ini, Ibu Alifatin menjalankan kemoterapi ke 8, kontrol ke poli ginjal, dan juga cek laboratorium. Ibu Alifatin adalah seorang ibu rumah tangga biasa dan suami beliau sudah meninggal sehingga Ibu Alifatin hidup bersama saudaranya. Keadaan yang seperti itu menyulitkan beliau dan keluarga untuk memenuhi biaya pengobatan dan juga transportasi. Ibu Alifatin mempunyai fasilitas pengobatan BPJS kelas III. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami dan memutuskan untuk mendampingi Ibu Alifatin dalam masa pengobatan di RSSA Malang. Bantuan pun diberikan untuk membantu kebutuhan dan pengobatan yang tidak ditanggung BPJS. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1123. Semoga Ibu Alifatin segera diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 538.500,-
Tanggal : 19 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Ibu Alifatin didiagnosa mempunyai kanker ovarium


ALM. WARSITO BIN GIMAN (47, Kanker Hati). Alamat : Dusun Butun, RT 52/13, Desa Pagu, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Pada bulan Agustus 2017, Bapak Warsito sering merasa mual dan berat badan beliau menurun secara drastis. Akhirnya diperiksakan ke puskesmas setempat dan dirujuk ke rumah sakit baptis Kediri. Setelah melakukan pemeriksaan, Bapak Warsito didiagnosa kanker darah oleh dokter dan dirujuk ke rumah sakit Dr. Soetomo Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Bapak Warsito meminta pulang dan akhirnya pengobatan tidak dilanjutkan. Kondisi sekarang ini Bapak Warsito lemah dan hanya bisa berbaring di tempat tidur. Pada bulan Februari Bapak Warsito telah berpulang dengan kehendak Allah SWT. Keluarga sangat merasa kehilangan atas kepergian Bapak Warsito. Namun keluarga sudah mengikhlaskan kepergian beliau. Sedekah Rombongan berbelasungkawa dan ikut merasakan kesedihan yang dialami keluarga Bapak Warsito. Keluarga Bapak Warsito mengucapkan terimakasih dan meminta maaf, santunan pun disampaikan untuk kebutuhan setelah Bapak Warsito meninggal dunia. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1123. Keluarga Bapak Warsito sekali lagi mengucapkan terimakasih dan semoga Sedekah Rombongan semakin banyak memberi manfaat kepada semua orang yang membutuhkan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 3 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz @KatinoRianto @SiscaDwi

Bapak Warsito didiagnosa kanker darah


ALMH. SAPIK BINTI SAMEN (55, Gatal Alergi + Luka Bakar + Pembengkakan). Alamat : Dusun Sembung, RT 01/03, Desa Janjangwulung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Pada awal tahun 2017 Ibu Sapik mengalami gatal akibat alergi. Keluarga Ibu Sapik lebih memilih untuk mengobati secara tradisional. Setelah melakukan pengobatan tradisional, keadaan Ibu Sapik semakin memburuk karena penggunaan salep yang diberikan pada saat pengobatan tradisional tersebut. Semakin lama luka bakar semakin menyebar keseluruh badan dan terjadi pembengkakan. Akhirnya keluarga memanggil mantri setempat untuk memeriksakannya dan mantrinya bilang untuk segera dibawa ke rumah sakit. Tetapi Allah SWT berkehendak lain, pada bulan Februari Ibu Sapik telah berpulang sebelum dibawa ke rumah sakit karena kondisi yang ngedrop. Keluarga sangat merasa kehilangan atas kepergian Ibu Sapik. Namun keluarga sudah mengikhlaskan kepergian beliau. Sedekah Rombongan berbelasungkawa dan ikut merasakan kesedihan yang dialami keluarga Ibu Sapik. Keluarga Ibu Sapik mengucapkan terimakasih dan meminta maaf, santunan pun disampaikan untuk kebutuhan setelah Ibu Sapik meninggal dunia. Keluarga Ibu Sapik sekali lagi mengucapkan terimakasih dan semoga Sedekah Rombongan semakin banyak memberi manfaat kepada semua orang yang membutuhkan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 24 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Lutfi @SiscaDwi

Ibu Sapik mengalami gatal akibat alergi


ANANTA DWI AGUS (18, Coxitis + Anemia). Alamat : Jalan Teluk Cendrawasih Gang 3 No 7c, Kelurahan Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada bulan Oktober 2016, Ananta sering merasakan sakit dan nyeri dibagian tulang sendinya. Ananta diperiksakan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang dan dokter mendiagnosa coxitis atau radang pada tulang sendi. Pada bulan Februari, Ananta menjalankan kontrol rutin. Keaadaannya sekarang ini Ananta kesulitan untuk berjalan dan mengharuskan menggunakan alat bantu jalan, terkadang juga Ananta masih sering merasa kesakitan. Orangtua Ananta yaitu Bapak Anang (47) mencari nafkah sebagai sales sedangkan Ibu Sunarti (48) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Penghasilan Bapak Anang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ananta mempunyai jaminan kesehatan berupa JKN-KIS yang sangat membantu biaya pengobatan. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesedihan dan kesulitan yang dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan Ananta yang tidak ditanggung jaminan kesehatan dan juga untuk biaya transportasi. Semoga pengobatan Ananta diberikan kelancaran dan segera diberikan kesembuhan. Aamiiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 15 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Ananta didiagnosa coxitis atau radang pada tulang sendi


ANITA N ULUM (12, Talasemia). Alamat : Dusun Ngantru, RT 2/2, Desa Ngantru, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur. Sejak dari lahir adik Anita telah didiagnosa menderita Talasemia. Sehingga Anita menjalani pengobatannya di Rumah Sakit Soetomo Surabaya. Untuk 1 tahun ini pengobatan Anita telah bisa menjalani pengobatan di RS Iskak Tulungagung untuk tambah darah setiap bulannya. Anita merupakan anak yang aktif diantara teman-temannya, akan tetapi kondisinya yang selalu menurun dan disertai mimisan membuat Anita menjadi tidak bisa beraktivitas seperti teman-temannya yang lain. Saat ini Anita selalu rutin untuk transfusi darah sebulan sekali agar tetap bisa beraktivitas secara normal. Ibu Srianik (32) sebagai ibu Anita yang bekerja sebagai karyawan swasta dengan penghasilan yang sedikit. Ibu Srianik banting tulang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya dan kebutuhan untuk sekolah Anita. Anita yang telah memiliki jaminan kesehatan berupa KIS sangat membantu dalam pengobatannya. Akan tetapi masih memiliki kendala dalam biaya transportasi untuk ke rumah sakit dan membeli obat-obatan yang tidak menjadi tanggungan kartu jaminan kesehatan. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Anita dan bantuan kali ini disalurkan untuk biaya perbaikan keadaan umum, transportasi ke rumah sakit, membeli obat-obatan dan iuran BPJS. Ibu Srihanik sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan Sedekaholics yang di sampaikan atas bantuan Sedekah Rombongan. Santunan untuk Anita pada sebelumnya telah tercatat pada rombongan nomor 992. Semoga Anita segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. Amiin

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 27 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Dirham @SiscaDwi

Anita telah didiagnosa menderita Talasemia


BASHORI BIN KHONARI (68, Abses). Alamat : Jalan Gunung Jati, RT 20/5, Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada satu bulan yang lalu muncul benjolan di leher Bapak Bashori. Setelah diperiksakan ke dokter, beliau didiagnosa mempuyai abses di lehernya. Pada bulan September Bapak Bashori sudah melakukan operasi di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Pada bulan ini Bapak Bashori menjalankan kontrol rutin ke RSSA. Bapak Bashori mencari nafkah sebagai supir angkot dan istrinya, Supriatin (55) sebagai ibu rumah tangga biasa yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Bapak Bashori baru saja mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III. Kendala yang dirasakan oleh Bapak Bashori dan keluarga yaitu biaya transportasi dan tanggungan biaya pengobatan yang masih belum dibayarkan. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesedihan yang dialami, bantuan disampaikan untuk biaya transportasi dan biaya pengobatan lainnya yang tidak ditanggung oleh BPJS. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1113. Semoga Bapak Bashori segera di berikan kesehatan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Pak Bashori didiagnosa mempuyai abses di lehernya


BUDI HARTONO (41, Leukimia). Alamat : Dusun Jurangsapi, RT 54/18, Desa Jurangsapi, Kecamatan Yapen, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada awalnya Bapak Budi sering mengeluh kalau sakit perut, badannya menjadi lemas dan tidak punya tenaga lagi. Pihak keluarga yang mengetahui akan hal tersebut berinisiatif membawa beliau ke RS Bhayangkara Bondowoso. Setelah dilakukannya pemeriksaan, Bapak Budi akhirnya didiagnosis oleh dokter sakit Leukimia atau kanker darah. Pihak dokter menyarankan untuk merujuk Bapak Budi dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk penanganan yang lebih intensif. Bapak Budi yang telah melakukan pengobatan berupa kemo terapi sebanyak 6 kali mulai merasakan perubahan pada tubuhnya. Alhamdulillah kondisi Bapak Budi untuk bulan ini tetap stabil dan beliau kontrol seperti biasanya untuk mengambil obat-obatan. saat ini Bapak Budi tinggal bersama Istri dan kedua anaknya yang masih kecil. Beliau bekerja sebagai buruh bangunan, sedangkan istri beliau hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Pendapatan dari Bapak Budi hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Akan tetapi beliau sangat bersyukur dengan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III sangat membantu proses pengobatan. Akan tetapi beliau masih mengalami kendala saat akan kontrol ke Malang. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan Jember dipertemukan dengan Bapak Budi dan santunan yang diberikan kepada Bapak Budi dipergunakan untuk biaya transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang, biaya BPJS dan perbaikan keadaan umum beliau. Bapak Budi dan keluarga sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan Sedekah Rombongan dan Sedekaholics. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1123. Semoga Bapak Budi akan selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalani pengobatan. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Pak Budi mendesakit Leukimia atau kanker darah

DJUMADI BIN WAGIYO (51, Hernia). Alamat : Dusun Klakah, RT 09/01, Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Bapak Djumadi sudah mengidap penyakit hernia selama lima tahun terakhir. Bapak Djumadi sudah pernah menjalankan operasi di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang dan setelah melakulan operasi beliau sudah menjadi lebih baik. Tetapi, pada dua tahun terakhir ini terjadi penyempitan saluran kencing dan baru sekarang memulai pemeriksaan kembali. Setelah dilakukannya pemeriksaan di rumah sakit, dokter menyampaikan bahwa Bapak Djumadi harus menjalankan operasi lagi. Pada bulan ini, Bapak Djumadi menjalankan kontrol rutin dan penggantian selang kateter. Bapak Djumadi mencari nafkah dengan cara bertani sehingga hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bapak Djumadi tinggal dan dirawat oleh saudara-saudaranya. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan mereka, bantuan pun disampaikan untuk membantu biaya pengobatan selama pemeriksaan dirumah sakit dan untuk keperluan lainnya, selain itu Sedekah Rombongan memutuskan untuk mendampingi beliau selama masa pengobatan karena melihat kondisi bapak Djumadi dan keluarga. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1123. Semoga beliau segera mendapatakan operasi dan keadaannya semakin membaik. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 27 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Bapak Djumadi sudah mengidap penyakit hernia


EDI SUPRAPTO (46, Ca. Nasofaring). Alamat : Jalan A. Yani, RT 01/01, Desa Dasabah, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada awal tahun 2016 Bapak Edi merasakan sakit ditenggorokannya tetapi beliau abaikan dan tidak diperiksakan ke dokter. Setelah dua bulan berlalu rasa sakitnya semakin parah dan akhinya diperiksakan ke dokter. Selain rasa sakit di tenggorokan Bapak Edi juga mengalami penurunan pengelihatan. Dokter mengarahkan untuk memeriksakan ke dokter saraf. Pada bulan Juli 2016 Bapak edi memeriksakan ke dokter saraf dan melalukan pengobatan sesuai anjuran dokter. Suatu hari tiba-tiba muncul benjolan kecil pada leher Bapak Edi dan semakin lama semakin membesar. Pada tahun 2017 Bapak Edi memeriksakan ke RSUD Bondowoso dan dokter mendiagnosa Ca. Nasofaring. Bapak Edi dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan fasilitas pengobatan yang lebih lengkap. Pada bulan ini Bapak Edi menjalankan jadwal kemoterapi yang ke 3 dan cek laboratorium. Bapak Edi bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil dan istrinya, Ibu Septin (25) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Bapak Edi memiliki jaminan kesehatan BPJS kelas II yang sangat membantu biya pengobatan beliau. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun disampaikan untuk biaya transportasi dan juga suplemen seperti susu, peptamen. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1125. Semoga Bapak Edi segera diberikan kesehatan agar dapat bekerja kembali. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 26 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Pak Edi didiagnosa Ca. Nasofaring


ENDANG KURNIAWATI (33, Tumor Sumsum Tulang Belakang). Alamat : Dusun Sumurwarak, RT 3/1, Desa Purworejo, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2016 Ibu Endang bekerja di luar negeri dan tiba-tiba tidak bisa berjalan. Akhirnya Ibu Endang dipulangkan ke Indonesia dan menjalankan pengobatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kemudian Ibu Endang dirujuk ke rumah sakit dr Soetomo Surabaya dan dilakukan operasi. Keadaan Ibu Endang pasca operasi masih tetap tidak bisa berjalan. Dokter memutuskan untuk dilakukannya operasi lagi karena ditemukan batu disaluran kencing karena penggunaan kateter yang terlalu lama. Kondisi sekarang ini Ibu Endang masih tidak bisa berjalan. Ibu Endang sekarang sudah tidak bisa bekerja dan dirawat oleh Ibunya, Ibu Mun Saropah (52) yang bekerja sebagai buruh serabutan. Penghasilan yang didapatan tidak cukup untuk biaya kebutuhan sehari-hari sehingga dibantu oleh saudara dan tetangga. Ibu Endang memiliki jaminan kesehatan JKN-KIS. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesedihan yang dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung oleh jaminan kesehatan dan untuk biaya kebutuhan sehari-hari. Semoga Ibu Endang segera diberikan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 27 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Dirham @SiscaDwi

Bu Endang menderita tumor sumsum tulang belakang


LAILATUL MUKAROMAH (1, Hydrocephalus) Alamat : Dusun Podokaton, RT 3/11, Desa Bayeman, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Lailatul adalah seorang anak yang dari sejak lahir didiagnosa mempunyai penyakit Hydrocephalus oleh dokter. Dari sejak lahir kelapa Lailatul lebih besar dari badannya sehingga rumah sakit melakukan pemeriksaan. Pengobatan yang dilakukan hanya obat jalan di RSUD Bangil setelah itu dirujuk ke Rumah Sakit Lavalatte Malang untuk mendapatkan pengobatan yang lebih intensif. Pada Bulan Januari dan Februari, Lalilatul menjalankan kontrol rutin untuk mengecek selang VP shunt dan hasilnya normal. Orangtua Lailatul, Bapak Mulyadi (25) mencari nafkah sebagai kuli bangunan dan Ibu Rohmania (21) yang hanya sebagai ibu rumah tangga. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lailatul memiliki jaminan kesehatan berupa BPJS Mandiri kelas III sehingga dapat meringankan biaya yang ditanggung. Kendala lain yang dirasakan kedua orangtua Lailatul yaitu biaya pengobatan, biaya transportasi dan tempat tinggal selama masa pengobatan di Malang. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga ini, pada bulan ini bantuan dialokasikan untuk membeli pampers, susu, obat-obatan, kebutuhan rawat luka, dan kebutuhan saat berada di rumah sakit. Bantuan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1115. Semoga Lailatul lekas diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 22 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Lailatul mempunyai penyakit Hydrocephalus


LATIP BIN KARLAN (64, Hernia + Stroke). Alamat : Dusun Precet, RT 01/01, Kelurahan Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2017, muncul benjolan kecil didaerah kemaluannya tetapi tidak terasa sakit. Bapak Latip tidak menganggapnya serius dan tidak memeriksakan ke dokter. Semakin lama benjolan tersebut semakin membesar, kemudian diperiksakan ke mantri terdekat dan Bapak Latip disarankan untuk memeriksakannya ke rumah sakit tapi beliau memilih melakukan pengobatan tradisional. Keadaan sekarang ini Bapak Latip hanya bisa berbaring lemas di tempat tidur karena benjolannya semakin besar dan terkena stroke sehingga kesulitan untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Bapak Latip mencari nafkah sebagai buruh tani yang semenjak sakit tidak bisa bekerja dan istrinya yaitu Ibu Kartini bekerja sebagai buruh tani dan serabutan. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bapak Latip tidak mempunyai jaminan kesehatan sehingga kesulitan untuk biaya pengobatan. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya operasi dan biaya pengobatan lainnya. Semoga Bapak Latip segera diberikan kesembuhan. Aamiiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 5.000.000,-
Tanggal : 20 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Firman @SiscaDwi

pak latip menderita hernia dan stroke


LUSIANI BINTI SIKAN (49, Kanker Serviks). Alamat : Jalan Darmawangsa, Dusun Gudangrejo, RT 3/25, Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Awal mula sakit Ibu Lusiani ini sering mengalami keputihan dan tiba-tiba pendarahan. Karena hal tersebut beliau langsung di periksakan ke puskesmas terdekat untuk mengetahui sakit yang di alami Ibu Lusiani. Setelah Ibu Lusiani diperiksa dan telah di diagnosis mengalami Kanker Serviks. Dokter pun menyarankan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Selang satu hari Ibu Lusiani di evakuasi ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut dan oleh Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember disarankan untuk di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk perawatan yang lebih intensif. Setelah menjalani kemo terapi, Ibu Lusiani saat ini dijadwalkan dokter untuk dilakukan sinar sebanyak 25 kali. Bulan ini Ibu Lusiani telah menjalani papsmear dan kontrol. Ibu Lusiani ini seorang janda yang tinggal di Polsek Rambipuji rumah bekas tahanan. Beliau memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari perangkat desa Rambipuji bahwa Ibu Lusiani memerlukan dampingan karena dari keluarga tidak mampu. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal yang di tinggali Ibu Lusiani untuk menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Lusiani. Santunan yang diberikan untuk biaya transportasi, membeli pampers, obat-obatan, underpat dan biaya saat masuk rumah sakit. Santunan pada bulan sebelumnya telah masuk di rombongan nomor 1123. Semoga pengobatan yang dijalani Ibu Lusiani diberikan kelancaran dan segera mendapatkan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 21 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Bu Lusiani mengalami kanker serviks


MARELDA LINDUNG KLEYANTA (4, Benjolan di Dada). Alamat : Dusun Tundosoro, RT 6/3, Desa Tundo Soro, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Awalnya orangtua Marelda menemukan benjolan di dada Marelda tepatnya pada 4 tahun yang lalu. Setelah itu Marelda diperiksakan ke puskesmas terdekat dan dokter mendiagnosa bahwa tidak ada masalah yang serius. Tetapi, semakin lama benjolan yang ada di dada Marelda semakin membesar dan Marelda mengeluh kesakitan. Akhirnya orangtua Marelda membawanya ke puskesmas dan dirujuk ke RSUD Dr R Soedarsono Pasuruan, lalu dirujuk lagi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi terkini sekarang ini Marelda sering merasakan sakit pada benjolan yang berada di dadanya. Pada bulan Januari, Marelda menjalani kontrol rutin dan pengambilan obat di RSSA Malang. Pada bulan Februari, Marelda menjalankan pemeriksaan benjolan yang ada di dada. Orangtua Marelda yaitu, Bapak Muchamad (50) yang mencari nafkah sebagai tukang kayu dan Ibu Siti (40) yang hanya ibu rumah tangga biasa yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Marelda mempunyai jaminan kesehatan berupa BPJS kelas III yang banyak membantu biaya pengobatan Marelda selama di rumah sakit. Tetapi, Marelda dan keluarga masih kesulitan biaya transportasi ketika harus berobat ke Malang. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Marelda dan keluarga, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan dan biaya transportasi. Bantuan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1115. Semoga Marelda segera sembuh dan dapat beraktifitas seperti anak-anak lainnya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Marelda mengalami benjolan di dada


MOCH. SLAMET (45, Patah Tulang Kaki Kiri). Alamat : Dusun Karang Panas, RT 06/03, Desa Sumber Banteng, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Pada bulan September 2017 Bapak Slamet mengalami kecelakaan tertabrak truk di Pasuruan. Bapak Slamet dibawa ke RSUD dr R Soedarsono dan dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk penanganan yang lebih lanjut. Bapak Slamet sudah menjalani operasi sebanyak 6x di RSSA Malang. Bulain ini Bapak Slamet menjalankan kontrol rutin dan perawatan luka. Bapak Slamet mencari nafkah dengan mengamen dijalanan yang hanya cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-hari. Bapak Slamet mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS yang dapat membantu biaya pengobatan. Bapak Slamet kini tingga bersama adik perempuannya dan juga keponakannya. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Slamet, Bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan dan untuk transportasi ke Malang. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1115. Semoga Bapak Slamet segera diberikan kesehatan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 26 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz @kurniawanekk @SiscaDwi

Pak Slamet menderita patah tulang kaki kiri


NAMI BINTI MUHJER (59, Kanker Kulit). Alamat : Dusun Bedadung Kulon, RT 8/13, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Ibu Nami mempunyai tahi lalat diwajahnya, pada tahun 2017 tahi lalat tersebut semakin membesar dan pecah sehingga beliau merasa kesakitan. Akhirnya keluarga memeriksakannya ke puskesmas terdekat dan dirujuk ke RSUD dr Soebandi Jember. Ibu Nami dirawat disana selama 6 bulan tetapi tidak ada kemajuan yang berarti. Kemudian Ibu Nami dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk menjalani pengobatan yang lebih intensif. Dalam bulan Februari, Ibu Nami menjalankan cek laboratorium, foto rongten, USG, cek fa’al ginjal untuk persyaratan CT scan, dan kontrol. Ibu Nami hanya sebagai ibu rumah tangga biasa dan suaminya sudah meninggal dunia. Ibu Nami sekarang hidup bersama anaknya dan biaya kebutuhan sehari-hari ditanggung oleh anaknya. Anak Ibu Nami bekerja sebagai pedagang kerajinan tangan. Ibu Nami mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Nami, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi, supplement dan biaya pengobatan yang tidak ditanggung oleh jaminan kesehatan. Semoga Ibu Nami dilancarkan pengobatannya dan segera diberikan kesehatan. Aamiiiinn.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.395.770,-
Tanggal : 28 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Bu Nami menderita kanker kulit


NAZWA NURAINI (2, Retinoblastoma). Alamat : Dusun Pomo, RT 6/15, Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Pada Bulan November 2016 mata sebelah kiri Nazwa mulai membengkak. Karena khawatir akan keadaan putrinya, kemudian Nazwa dibawa ke rumah sakit swasta di Jember. Setelah dilakukan beberapa pemeriksaan di rumah sakit, dokter menyarankan untuk operasi. Akan tetapi keluarga menolak dikarenakan biaya yang diperlukan untuk operasi sangatlah besar. Karena tidak adanya pengobatan selama menunggu pembuatan jaminan kesehatan akhirnya mata Nazwa bertambah bengkak dan Nazwa pun akhirnya dibawa ke Puskesmas Wuluhan. Dari puskesmas dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember dan dikarenakan keterbatasan alat, Nazwa pun dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) MALANG. Bulan ini, Nazwa melanjutkan jadwal kemoterapi yaitu kemoterapi yang ke 10 dan dilakukan observasi keadaan pasca kemoterapi. Ayah Nazwa, Bapak Nur Kholis (38) bekerja sebagai buruh tani hanya mampu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-harinya dengan upah yang diterima. Sedangkan ibu Nazwa, Ibu Nanik Muliya Ningsih (32) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Nazwa sangat terbantu akan jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III dalam berobat. Akan tetapi, keluarga sangat terbeban akan biaya transportasi dan kebutuhan hidup saat menjalani pengobatan di Malang. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan telah dipertemukan dengan Nazwa dan bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi, iuran BPJS, kebutuhan saat masuk rumah sakit, membeli susu dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1123. Semoga Nazwa diberikan kelancaran dalam menjalani pengobatan dan diberi kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 853.300,-
Tanggal : 7 Februari2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Nazwa menderita retinoblastoma


PARTINI (54, Kanker Serviks). Alamat : Dusun Tlogo III RT 2/2, Kelurahan Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Pada akhir tahun 2015, Ibu Partini mulai mengalami gejala dan hanya mengobatinya secara tradisional saja. Pada awal tahun 2017 beliau memeriksakannya ke puskesmas terdekat. Setelah diperiksakan Ibu Partini kemudian dirujuk ke RSUD Blitar dan melakukan pengobatan disana. Pada Desember 2017 Ibu Partini dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) untuk melakukan pengobatan lebih lanjut. Di bulan Desember Ibu Partini menjalankan sinar ke 1 sampai ke 13, lalu dokter menyarankan untuk dilakukan cek darah di laboratorium dan diketahui Hb Ibu Partini rendah sehingga mengharuskan tranfusi darah. Setelah Hb kembali normal, Ibu Partini melanjutkan sinar ke 14 sampai ke 16. Pada bulan Januari Ibu Partini melanjutkan sinar ke 17 sampai ke 26. Setelah dilakukan sinar dokter menyarankan untuk MRS dan dilakukan transfusi darah untuk persiapan pengobatan selanjutnya. Ibu Partini menjalankan sinar dalam ke 1, cek laboratorium dan dilanjutkan sinar dalam ke 2. Suami Ibu Partini, Bapak Sumali (54) tidak bekerja dan sudah meninggalkan beliau, dan sekarang tinggal dengan anaknya. Biaya hidup selama ini ditanggung anaknya yang bekerja sebagai penjual kripik. Ibu Partini mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya hidup selama pengobatan, suplement, dan juga transportasi Blitar – Malang. Semoga Ibu Partini segera diberikan kesembuhan. Aamiiiinn.

Jumlah Bantuan : Rp. 710.400,-
Tanggal : 19 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Bu Partini menderita kanker serviks


PONITI BINTI SAHAPIN (61, Diabetes Mellitus). Alamat : Jalan Mucangan RT 3/5, Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Pada awal bulan Desember 2017 Ibu Poniti sudah sakit diabetes dan hanya melakukan pengobatan di puskesmas terdekat. Pada saat SR Malang mengadakan baksos di Pasuruan, Ibu Poniti ikut dalam pemeriksaan kesehatan tersebut. Dokter menyarankan Ibu Poniti untuk segera dirujuk ke rumah sakit Prasetya Husada untuk menjalankan pengobatan lebih lanjut. Setelah rawat inap di rumah sakit Prasetya Husada keadaan Ibu Poniti sudah lebih baik. Suami Ibu Poniti yaitu Bapak Buat (58) mencari nafkah sebagai petani yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Ibu Poniti juga tidak mempunyai jaminan kesehatan. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan selama di rumah sakit dan biaya transportasi. Semoga Ibu Poniti segera diberikan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.800.000,-
Tanggal : 20 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz M.Andi @SiscaDwi

Ibu Poniti menderita diabetes


RAFFA ADITYA PRATAMA (3, Hydrocephalus). Alamat : Jalan Sumber Urip, RT 19/10, Dusun Krajang, Desa Sumber Urip, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Sejak lahir ada benjolan di belakang kepala bagian atas. Kemudian periksa ke bidan lalu dirujuk ke Rumah Sakit Hartoyo Lumajang. Namun, dari rumah sakit Hartoyo dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang karena peralatan medis yang lebih lengkap. Saat periksa ke dokter syaraf perkiraan Hydrocephalus. Setelah di CT-SCAN ternyata hasilnya positif Hydrocephalus. Kepala mulai membesar saat Raffa menginjak umur 1 minggu. Makin hari makin dirasa kedua orangtuanya kalau kepala putranya semakin membesar. Namun, dari pihak rumah sakit belum ada penanganan khusus hanya timbang dan ukur tinggi badan saja. Setelah berumur 5 bulan Raffa baru mendapat penanganan dan menentukan jadwal operasi. Bulan ini Rafa menjalani kontrol rutin dan rawat luka. Rofik (39), ayah Raffa bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan yang rendah tiap harinya. Penghasilan tersebut hanya cukup untuk makan dan kebutuhan sehari-hari saja. Sumsila, istri beliau hanya menjadi ibu rumah tangga biasa. Raffa memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III, akan tetapi kendala yang dihadapi keluarga ini adalah tidak mempunyai dana untuk pengobatan dan tempat menginap. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga ini, pada bulan ini bantuan dialokasikan untuk membeli pampers, susu, obat-obatan, kebutuhan rawat luka dan biaya iuran BPJS. Pada bulan kemarin bantuan untuk Raffa tercatat dalam nomor rombongan 1123. Semoga pengobatan yang dijalani Raffa diberikan kelancaran dan lekas diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 669.500,-
Tanggal : 23 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Raffa menderita positif hydrocephalus

—-
RIATI BINTI TEMIN (41, Kanker Serviks). Alamat : Dusun Kedunggalih RT 4/8, Desa Rejoso Pinggir, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2015 Ibu Riati mengalami menstruasi yang melebihi jangka waktu wajar. Akhirnya Ibu Riati memeriksakanya ke puskesmas terdekat dan dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah diperiksa di RSSA Ibu Riati didiagnosa kanker serviks stadium 2B oleh dokter. Sekarang ini Ibu Riati kesulitan untuk berjalan, masih bisa berjalan tetapi hanya jarak dekat saja. Pada bulan ini Ibu Riati menjalankan pemeriksaan cek laboratorium, kontrol, pap smear, dan evaluasi hasil pengobatan yang dilakukan. Suami Ibu Riati yaitu Bapak Turmudi (36) mencari nafkah sebagai buruh tani yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Ibu Riati mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III. Alhamdulilah sedekah rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi Jombang – Malang dan untuk biaya supplemen Ibu Riati. Semoga pengobatan yang dilakukan Ibu Riati berjalan dengan lancar dan segera diberikan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 19 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Ibu Riati didiagnosa kanker serviks stadium 2B


SAHWANI BINTI ASJONO (47, Kanker Serviks). Alamat: Dusun Kalipaten, RT 12/4, Desa Kalitapen, Kecamatan Tapen, Kota Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Ibu Sahwani mulai menderita kanker serviks atau kanker pada leher rahim sejak April 2016. Penyakit ini pun memerlukan tindakan cepat sehingga beliau dan keluarga memutuskan untuk melakukan operasi. Operasi berjalan lancar dan berhasil di Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso. Pasca operasi, keadaan kesehatan bu Sahwani membaik, dan pihak dokter menyarankan agar Ibu Sahwani dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang agar mendapatkan penanganan dan perawatan yang lebih optimal. Setelah operasi, Ibu Sahwani perlu melakukan kemo terapi di RSSA Malang. Setelah menjalani sinar Ibu Sahwani akan menjalani jadwal papsmer. Bulan ini Ibu Sahwani menjalankan kontrol rutin dan papsmer yang ke 4. Jauhnya jarak dari Bondowoso ke Malang tentu menyulitkan keadaan ekonomi bu Sahwani sekeluarga untuk mencari transportasi, belum lagi biaya obat-obatan dan penginapan untuk keluarga beliau. Apalagi pekerjaan suami beliau, Misnawi (43) sebagai kuli bangunan dengan penghasilan tak tentu. Ibu Sahwani memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, sehingga bisa membantu mengurangi beban keluarga bu Sahwani. Untuk bulan ini bantuan yang diberikan Sedekah Rombongan digunakan beliau untuk biaya transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang, iuran BPJS dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1113. Semoga pengobatan yang dijalani Ibu Sahwani lancar dan diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Ibu Sahwani menderita kanker serviks


SALSA SOFIATUN HALIMAH (5, Talasemia). Alamat : Dusun Winony, RT 1/2, Desa Dono, Kecamatan Sendong, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur. Kabar sedih bertambah saat awal mula sakit yang diderita Salsa yaitu perutnya yang membesar, disusul dengan terjadinya komplikasi kelainan darah sampai akhirnya Salsa didiagnosis terkena menderita Talasemia. Bulan-bulan sebelumnya Salsa harus menjalani pengobatan rutin di poli anak Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Alhamdulillah mulai pertengahan bulan Juli 2016 Salsa tidak perlu jauh-jauh ke Malang untuk berobat karena telah dirujuk di RS Tulungagung karena kondisinya membaik. Pada bulan ini Salsa rutin menjalani tranfusi agar kondisinya akan tetap membaik. Salsa merupakan putri ke-4 dari 5 bersaudara. Ibu Rubiah (33) sebagai ibu Salsa mendapatkan pengahasilan dengan menitipkan kerupuk di toko-toko. Ibu Rubiah banting tulang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya karena suami beliau tidak ada sudah hampir 2 tahun ini, padahal masih ada 2 kakak Salsa juga yang masih memerlukan biaya banyak untuk sekolah dan biaya hidup. Bantuan kali ini digunakan untuk uang saku membantu kehidupan sehari-hari Salsa dan keluarga. Salsa telah memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS kelas III. Bantuan kali ini disalurkan untuk biaya perbaikan keadaan umum, kebutuhan saat masuk rumah sakit dan transportasi untuk berobat. Santunan sebelumya telah tercatat dalam nomor rombongan 1054. Semoga kondisi Salsa akan selalu membaik, sehingga bisa ceria lagi. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 9 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Dirham @SiscaDwi

Salsa didiagnosis terkena menderita Talasemia


SARUPA BINTI SALIMUN (48, Cytoma Ovari). Alamat : Dusun Sembung, RT 02/03, Desa Janjang Wulung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Ibu Sarupa adalah seorang petani disebuah desa di Pasuruan. Ibu Sarupa mulai merasakan adanya benjolan di perut pada Bulan Februari 2016. Ibu Sarupa tidak memeriksakan ke dokter karena menganggapnya bukan penyakit yang serius. Pada Bulan Mei, kondisi perut Ibu Sarupa mulai membesar dan sekarang ini beliau hanya berdiam diri di kamar. Awal pengobatan dilakukan di puskesmas Jambu Wulung dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil dan terakhir dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Bulan ini Ibu Sarupa menjalankan kontrol di RSSA Malang dan dokter menyatakan bahwa Ibu Sarupa sudah sembuh tetapi jika ada keluhan maka harus datang untuk kontrol kembali. Suami Ibu Sarupa, Bapak Kamit (52) dan ibunya, Ibu Jumani (80) mengungkapkan kesedihannya saat dijenguk oleh kurir Sedekah Rombongan. Saat ini Ibu Sarupa melakukan pengobatan dengan fasilitas dari Kartu Indonesia Sehat (KIS) tetapi ada beberapa obat atau fasilitas yang tidak ditanggung oleh KIS. Bapak Kamit dan Ibu Jumani mencari nafkah dengan bertani sehingga hanya cukup untuk biaya sehari-hari. Keadaan seperti ini menyulitan mereka untuk menanggung biaya rumah sakit. Sedekah Rombongan ikut merasakaan kesulitan mereka sehingga bantuan terakhir pun disampaikan untuk kebutuhan Ibu Sarupa. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1113. Semoga Ibu Sarupa selalu diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000
Tanggal : 9 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Bu Sarupa menderita cytoma ovari


SATIYAH BINTI KAM (69, ISPA). Alamat : Jalan Mucangan No 39, RT 4/5, Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Pada awal tahun 2018, Ibu Satiyah sering mengalami kesulitan saat bernafas dan hanya memeriksakannya ke puskesmas terdekat. Pada saat SR Malang mengadakan baksos di Pasuruan, Ibu Satiyah ikut dalam pemeriksaan kesehatan tersebut. Dokter menyarankan Ibu Satiyah untuk segera dirujuk ke rumah sakit Prasetya Husada untuk menjalankan pengobatan lebih lanjut. Setelah rawat inap di rumah sakit Prasetya Husada keadaan Ibu Satiyah sudah lebih baik, sesak nafas yang sering dirasakan sudah tidak terjadi lagi. Ibu Satiyah hanya sebagai ibu rumah tangga biasa, untuk keperluaan sehari-harinya ditanggung oleh anaknya yang mencari nafkah sebagai buruh tani. Ibu Satiyah mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi dan untuk biaya kebutuhan lainnya. Semoga Ibu Satiyah segera diberikan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz M.Andi @SiscaDwi

Bu Satiyah menderita ISPA


SATUMA BINTI SABAR (45, Tumor Otak). Alamat : Dusun Bayeman Tengah RT 16/04, Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2017 gejalanya mulai terjadi, Ibu Satuma sering merasakan kesakitan di bagian kepalanya. Akhirnya Ibu Satuma diperiksakan ke puskesmas terdekat dan hanya berobat jalan saja. Pada Bulan November kondisi Ibu Satuma ngedrop dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tongas. Dokter menyatakan bahwa tumbuh sesuatu di kepala Ibu Satuma dan menyarankan untuk pemeriksaan lebih lanjut di poli bedah syaraf, untuk pemeriksaan lebih lanjut Ibu Satuma dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah dilakukan pemeriksaan dokter mendiagnosa tumor otak. Pada bulan Januari Ibu Satuma sudah menjalankan operasi dan pada bulan Februari menjalani kontrol luka pasca operasi. Suami Ibu Satuma yaitu Bapak Gangsar (53) mencari nafkah dengan bekerja di pabrik triplek sebagai buruh. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Satuma mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dihadapi, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi dan biaya pengoabatan yang tidak termasuk tanggungan jaminan kesehatan. Semoga Ibu Satuma segera diberikan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 22 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Bu Satuma menderita tumor otak


SITI SABIKAH (45, Kanker Ovari). Alamat : Dusun Pujonlor RT 22/22, Desa Pujonlor, Kecamatam Pujon, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Awalnya pada bulan November Ibu Sabikah merasa perutnya bertambah besar dan diperiksakan ke rumah sakit Bhayangkara Hasta Brata Batu. Dokter mendiagnosis bahwa terdapat tumor cair di perut Ibu Sabikah dan dirujuk ke rumah sakit Lavalette Malang. Kondisi terkini Ibu Sabikah perutnya semakin membesar dan terkadang terasa kaku dan perih. Pada bulan Januari Ibu Sabikah menjalankan kontrol ke poli kandungan, USG, cek laboratorium, dan dokter merencanakan untuk operasi. Pada bulan Februari Ibu Sabikah menjalani kontrol ke poli kandungan dan operasi pengangkatan tumor. Setelah operasi Ibu Sabikah dijadwalkan untuk melakukan kemoterapi dan terdapat diagnosa baru yaitu kanker ovari. Suami Ibu Sabikah, yaitu Bapak Sudarno (40) mencari nafkah sebagai tukang ojek. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anaknya yang masih SMP. Ibu Sabikah mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dihadapi, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi, supplement, dan biaya pengobatan yang tidak menjadi tanggungan jaminan kesehatan. Semoga Ibu Sabikah diberikan kelancaran dalam pengobatan dan segera diberikan kesehatan. Aamiiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 960.000,-
Tanggal : 26 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Bu Siti menderita kanker ovari


SUKARMIATI BINTI KASIRIN (41, Tumor Pantat). Alamat : Dusun Dawung, Desa Pagu, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Pada bulan Juni 2017, Ibu Sukarmiati menemukan benjolan kecil di pantat. Kemudian diperiksakan ke rumah sakit Bhayangkara Kediri dan didiagnosa tumor oleh dokter. Dokter menyarankan untuk segera dilakukan operasi pengangkatan sel tumor. Pada bulan Juli Ibu Sukarmiati menjalani operasi, namun setelah melakukan operasi tumbuh benjolan lagi dan semakin membesar. Dokter menyarankan untuk dilakukan operasi lagi tapi Ibu Sukarmiati masih trauma. Semakin lama tumor Ibu Sukarmiati semakin membesar dan Ibu Sukarmiati sering merasakan kesakitan. Akhirnya beliau memutuskan untuk menjalani pengobatan kembali. Ibu Sukarmiati kembali kontrol ke rumah sakit Bhayangkara Kediri setelah itu dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Pada bulan ini, Ibu Sukarmiati kontrol ke poli onkologi dan pemeriksaan luka bekas operasi dan hasilnya baik. Suami Ibu Sukarmiati, Bapak Suyono (43) mencari nafkah sebagai seorang pedagang yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sedangkan Ibu Sukarmiati yang hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Ibu Sukarmiati memiliki jaminan kesehatan BPJS kelas III yang sehingga dapat meringankan biaya pengobatan beliau. Alhamdulilah Sedelah Rombogan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung BPJS, pampes, susu, dan kebutuhan suplemen lainnya. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1123. Semoga Ibu Sukarmiati segera diberikan kesehatan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 15 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Ibu Sukarmiati mengalami benjolan kecil di pantat


SUMIRA BINTI SAMSUDIN (48, Kanker Payudara Kanan). Alamat : Dusun Banjarsari I, RT 2/7, Desa Bakalan, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Sekitar 8 bulan yang lalu, tepatnya pada Bulan Desember 2016 mulai tumbuh benjolan kecil di payudara sebelah kanan. Karena tidak dirasa sakit, Ibu Sumira pun membiarkan benjolan tersebut. Seiring dengan berjalannya waktu, benjolan tersebut semakin membesar dan mulai terasa nyeri. Tepat pada tanggal 20 Juli kemarin kondisi beliau tiba-tiba menurun, keluarga akhirnya membawa beliau ke Rumah Sakit Tentara Soepraon Malang. Setalah dilakukan beberapa pemeriksaan, dari hasil yang didapat dokter pun mendiagnosis terdapat sel kanker pada payudara kanan beliau. Sebelum berobat kembali, beliau sering merasakan nyeri pada payudara dan membuat keadaan beliau semakin melemah. Ibu Sumirah yang telah dipertemukan dengan Sedekah Rombongan dan telah menjadi dampingan Sedekah Rombongan Malang. Setelah menjalani operasi Ibu Sumira di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk kontrol pasca operasi. Pada ini Ibu Sumira menjalankan kontrol rutin dan pengambilan obat. Ibu Sumirah tinggal suami beliau Imam Syafi’I (48) yang bekerja sebagai buruh bangunan dan kedua anak beliau yang masih bersekolah. Bapak Imam yang merupakan tulang punggung keluarga sangat terbebani akan biaya yang harus dikeluarkan saat berobat. Ibu Sumirah yang tidak memiliki jaminan kesehatan apa pun harus menghentikan pengobatan yang dijalani. Alhamdulillah, Ibu Sumirah dipertemukan dengan Sedekah Rombongan. Sehingga bantuan yang telah dititipkan Sedekaholics dapat diberikan kepada beliau untuk biaya berobat ke rumah sakit, transportasi, kebutuhan saat masuk rumah sakit, susu, pembuatan BPJS dan perbaikan keadaan umum. Bantuan untuk Ibu Sumira sebelumnya telah tercatat di rombongan nomor 1113. Semoga dengan adanya bantuan yang diberikan dapat membuat Ibu Sumira tetap semangat untuk berikhtiar mencari kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 13 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Bu Sumira menderita sel kanker pada payudara kanan


SUMIYATI BINTI SAIMON (53, Kanker Serviks). Alamat : Dusun Cindogo, RT 18/7, Desa Cindogo, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Mulai Bulan Juli 2016 Ibu Sumiyati sering mengalami pendarahan secara terus menerus dan kemudian pada bulan September diperiksakan ke Puskesmas Tapen kemudian dirujuk ke RS Koesnadi Bondowoso. Setelah mendapatkan surat rujukan, Ibu Sumiyati pun menjalani pemeriksaan di RS Koesnadi. Dokter pun akhirnya mendiagnosis pada dinding rahim Ibu Sumiyati terdapat sel kanker atau yang lebih sering disebut kanker serviks. Dari Rumah Sakit Koesnadi Bondowoso Ibu Sumiyati mendapatkan surat rujukan untuk melanjutkan proses pengobatan ke RS Saiful Anwar (RSSA) Malang. Bulan ini Ibu Sumiyati menjalani papsmer dan kontrol rutin. Bapak Mochni (58) adalah suami beliau yang bekerja sebagai security pada malam hari dan pendapatan yang di dapat hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja. Ibu Sumiyati terasa terbantu akan adanya jaminan kesehatan berupa KIS yang dimiliki, akan tetapi kebutuhan untuk transportasi, kebutuhan obat-obatan dan biaya hidup di Malang selalu menjadi beban beliau. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Sumiyati, sehingga dapat meringankan beban yang beliau tanggung. Bantuan yang telah diberikan telah dipergunakan untuk biaya perbaikan keadaan umum, iuran BPJS dan transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1113. Semoga Ibu Sumiyati dapat segera diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Bu Sumiyati menderita kanker serviks


SUNARTI BINTI ARTAYU (52, Kanker Servik). Alamat : Dusun Krajan II, RT 1/-, Desa Palalangan, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada 8 bulan yang lalu, Ibu Sunarti mulai merasakan nyeri pada bagian pinggang beliau dan sering mengalami keputihan bercampur dengan darah. Ibu Sunarti pun langsung memperiksakan diri ke Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter pun mendiagnosis bahwa beliau mengalami kanker servik atau kanker pada leher rahim beliau. Karena tidak adanya obat-obatan yang dibutuhkan untuk proses pengobatan, Ibu Sunarti pun di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Bulan ini Ibu Sunarti menjalankan evaluasi dan dokter merencanakan untuk penambahan jadwal kemoterapi. Ibu sunarti menjalankan kemoterapi yang ke 7 dan yang ke 8. Ibu Sunarti merupakan ibu rumah tangga biasa, yang dikepalai oleh Bapak Sudirma (58). Bapak Sudirma yang merupakan tulang punggu keluarga, saat ini bekerja sebagai pedagang di pasar. Penghasilan yang dimiliki Bapak Sudirma hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja. Sedangkan Ibu Sunarti memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk berobat dan transportasi ke Malang untuk melanjutkan pengobatannya. Selama ini Ibu Sunarti merasa terbantu akan adanya jaminan kesehatan berupa JKlN-KIS Mandiri Kelas III yang dimiliki. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Sunarti, sehingga dapat menyalurkan bantuan dari Sedekaholics. Bantuan yang telah diberikan telah dipergunakan untuk membeli pampers, transportasi dan biaya saat masuk rumah sakit. Bantuan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1116. Semoga pengobatan yang akan dijalani Ibu Sunarti diberikan kelancaran dan dapat lekas sembuh. Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 3 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Bu Sunarti mengalami kanker servik


SURINI BINTI TAMAN (58, Kanker Payudara). Alamat : Dusun Sumbersuko, RT 018/005, Desa Patok Picis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada satu tahun yang lalu terdapat luka di payudara sebelah kanan Ibu Surini. Semakin lama lukanya semakin melebar dan terasa sakit. Ibu Surini memeriksakannya ke puskesmas setempat. Luka Ibu Surini tidak kunjung baik akhirnya diperiksakan lagi ke Rumah Sakit Panti Nirmala Malang. Setelah melakukan pemeriksaan, Ibu Surini didiagnosa kanker payudara oleh dokter dan disarankan untuk segera operasi. Pada bulan Januari Ibu Surini menjalankan kemoterapi yang ke 1 dan cek laboratorium. Pada bulan Februari, beliau menjalani kemoterapi yang ke 2. Suami Ibu Surini, Bapak Basuni (59) tidak dapat bekerja karena terkena stroke dan Ibu Surini bekerja sebagai buruh memasak. Penghasilan yang didapatkan tidaklah cukup, sehingg untuk biaya sehari-hari ditanggung oleh anak Ibu Surini. Ibu Surini juga tidak mempunyai jaminan kesehatan sehingga tidak mampu untuk membayar biaya pengobatan. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun disampaikan untuk biaya pengobatan dan biaya transportasi selama masa pengobatan. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1116. Semoga Ibu Surini diberikan kelancaran dalam masa pengobatan dan segera diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 530.770
Tanggal : 19 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Ibu Surini didiagnosa kanker payudara


SUTIK BINTI SUBUT (49, Kanker Tyroid). Alamat : Jalan Cangkring 21 E, RT 5/2, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Mulai 2012 terdapat benjolan di leher kiri Ibu Sutik, karena dianggap hanya benjolan biasa jadi beliau membiarkannya. Seiring berjalannya waktu, benjolan tersebut bertambah besar dan Ibu Sutik diperiksakanlah ke Puskesmas Kanigaran. Karena sedikitnya peralatan yang dimiliki, Ibu Sutik pun diberi surat rujukan ke Rumah Sakit Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo. Setelah menjalani pemeriksaan dan telah di diagnosis dokter kanker tyroid. Ibu Sutik pun melakukan operasi pengangkatan sel kanker pada tahun 2013 akhir. Selang berapa bulan, muncul benjolan lain yang tumbuh di leher depan dan beliau pun akhirnya periksa lagi ke rumah sakit. Selama tahun 2014, Ibu Sutik telah menjalani operasi pengangkatan sel kanker di Rumah Sakit Umum Moh Shaleh Probolinggo sebanyak 2 kali. Pada operasi beliau yang terakhir menyebabkan infeksi dan benjolan pun semakin membesar. Akhirnya beliau pun dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pengobatan yang lebih intensif. Pada Bulan November tidak jadi dilakukan seminar. Pada bulan Januari, Ibu Sutik menjalani CT scan dan cek laboratorium. Ibu Sutik merupakan ibu rumah tangga yang di kepalai Bapak Juli (64) yang berprofesi sebagai buruh bangunan. Pendapat yang dimiliki suami hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI sangat membantu beliau dalam berobat, akan tetapi biaya transportasi dan akomodasi selama di Malang sangat tidak sedikit. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Sutik, sehingga dapat membantu beliau untuk biaya transportasi, kebutuhan rawat luka dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1104. Semoga Ibu Sutik diberi kelancaran dan kesembuhan. Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 977.400,-
Tanggal : 2 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Bu Sutik menderita kanker tyroid


UMAMI BINTI BAKRI (34, Tumor Lidah). Alamat : Dusun Patokpicis, RT 17/05, Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Ibu Umami adalah ibu dari dua orang anak yang didiagnosa mempunyai tumor kelenjar lidah oleh dokter. Awalnya Ibu Umami hanya mengobatinya secara alternatif saja. Pengobatan yang dilakukan tidak menunjukan hasil maka Ibu Umami memeriksakannya ke puskemas terdekat dan dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi sekarang ini Ibu Umami sudah kesulitan saat bicara karena tumor sudah membesar dan terkadang merasakan sakit di kepalanya. Pada bulan ini Ibu Umami menjalani kontrol ke onkologi dan pengecekan luka pasca operasi dan hasilnya baik. Bapak Mustadi (40) adalah suami Ibu Umami yang menafkahi keluarganya dari penghasilan buruh bongkar pasir, sedangkan Ibu Umami mencari nafkah sebagai buruh tani tetapi sekarang ini tidak bisa bekerja karena sakit yang diderita. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Umami mempunyai jaminan kesehatan berupa BPJS kelas III sehingga dapat meringankan biaya pengobatan. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang mereka, bantuan pun di sampaikan untuk biaya transportasi dan biaya pengobatan yang tidak ditanggung BPJS. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1123. Semoga Ibu Umami segera diberikan kesehatan dan kesembuhan kembali. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 522.300,-
Tanggal : 20 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Ibu Umami didiagnosa mempunyai tumor kelenjar lidah


WINDA NOVITA SARI (12, Hemangioma). Alamat : Dusun Pranggang Timur, Rt 2/2, Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Winda adalah seorang pelajar kelas 6 SD. Ada benjolan yang muncul di badan Winda yaitu di daerah ketiak sebelah kiri. Benjolan itu muncul sejak Winda masih kecil. Awalnya, benjolan tersebut dianggap bukan penyakit yang serius tetapi semakin lama semakin membesar dan terasanya nyeri. Akhirnya Winda diperiksakan di puskesmas terdekat dan di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di RSSA dokter mendiagnosa hemangioma, dan sudah semakin menjalar ke daerah rongga dada. Pada bulan ini Winda menjalankan observasi benjolan, pemeriksaan benjolan, dan injeksi. Siti Romayah (41) adalah ibu Winda, beliau mencari nafkah sebagai buruh lepas. Penghasilan yang diperoleh Ibu Siti hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah kedua anaknya. Winda mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III yang dapat meringankan biaya pengobatannya. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Winda, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi Kediri – Malang dan juga biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan. Semoga Winda segera diberikan kesehatan agar dapat bersekolah seperti anak-anak yang lainnya. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 8 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Winda menderita hemangioma


ZAHIRA BILQIS SALSA BILA (4, Retinoblastoma). Alamat : Jalan Koptu Berlian, RT 04/07, Desa Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Sejak dari lahir mata sebelah kiri Zahira sudah membengkak. Setelah empat tahun berlalu Zahira mengeluh kesakitan pada mata sebelah kirinya lalu diperiksakan ke RSUD Dr Soebandi Jember, tapi pengobatan ini tidak dilanjutkan karena keterbatasan biaya. Setelah tiga bulan berlalu, pembengkakan semakin membesar dan terdapat luka di bagian mata sebelah kirinya. Orangtua Zahira membawanya lagi ke RSUD Dr Soebandi Jember karena keterbatasan alat yang dipunyai akhirnya Zahira dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi terakhir Zahira sebelum dialakukan pengobatan di RSSA Malang bola mata sebelah kiri terlihat putih dan kelopak matanya membengkak. Bulan ini Zahira menjalankan kemoterapi yang ke 9 dan dilakukan observasi keadaan pasca kemoterapi. Orangtua Zahira yaitu, Bapak Maryadi (41) mencari nafkah sebagai buruh tani sedangkan Ibu Marlik (29) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Zahira mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III tetapi kendaala yang dihadapi keluarga Zahira yaitu biya transportasi Jember-Malng, biaya hidup selama di Malang dan juga tempat tinggal selama masa pengobatan di Malang. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga Zahira, bantuan pun diberikan untuk membeli susu, pampes, obat-obatan, dan biaya pengobatan lainnya yang tidak ditanggung BPJS. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1123. Semoga Zahira segera diberikan kesehatan agar bisa beraktifitas seperti anak-anak lainnya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 811.800,-
Tanggal : 7 Februari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Zahira menderita retinoblastoma

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 WAHYUDI 500.000
2 KHOIRUL ILHAM 500.000
3 OSSY MARDHIANTI 500.000
4 BINTANG ZHAFRAN MEYFIAN MUKTI 1.000.000
5 SUTINA BINTI TIRTO 500.000
6 WIDIA KAMELINA PUTRI 500.000
7 MISIYEM BINTI TUKARSO 500.000
8 PONISAH BINTI KUSNI 500.000
9 DAWAMI BIN WATONO 1.000.000
10 SUSYATI BINTI MUHADI 1.000.000
11 SUTRISNO BIN JUMARI 1.000.000
12 ALAN ALFIANO 1.000.000
13 CANTIKA WIDYA LESTARI 1.000.000
14 SRI MULYANI 1.000.000
15 NASWA ALYA SABIHAKH 1.500.000
16 BUDI PRASTYO 1.500.000
17 MUHTASORI BIN ROHMADI 1.000.000
18 ROHMADI BIN ISKAK 1.000.000
19 NAPSIAH BINTI ATMO 1.000.000
20 YASIN BIN SURAME 1.000.000
21 MUKIYAH BINTI PAWIRO 500.000
22 SHOPIAH BINTI MUHARI 1.000.000
23 SAYUP BINTI NOTOREJO 1.000.000
24 ALIFATIN BINTI SAIMIN 538.500
25 ALM. WARSITO BIN GIMAN 1.000.000
26 ALMH. SAPIK BINTI SAMEN 500.000
27 ANANTA DWI AGUS 500.000
28 ANITA N ULUM 1.000.000
29 BASHORI BIN KHONARI 500.000
30 BUDI HARTONO 500.000
31 DJUMADI BIN WAGIYO 500.000
32 EDI SUPRAPTO 500.000
33 ENDANG KURNIAWATI 500.000
34 LAILATUL MUKAROMAH 500.000
35 LATIP BIN KARLAN 5.000.000
36 LUSIANI BINTI SIKAN 500.000
37 MARELDA LINDUNG KLEYANTA 500.000
38 MOCH. SLAMET 1.000.000
39 NAMI BINTI MUHJER 2.395.770
40 NAZWA NURAINI 853.300
41 PARTINI 710.400
42 PONITI BINTI SAHAPIN 1.800.000
43 RAFFA ADITYA PRATAMA 669.500
44 RIATI BINTI TEMIN 500.000
45 SAHWANI BINTI ASJONO 500.000
46 SALSA SOFIATUN HALIMAH 1.000.000
47 SARUPA BINTI SALIMUN 1.000.000
48 SATIYAH BINTI KAM 500.000
49 SATUMA BINTI SABAR 500.000
50 SITI SABIKAH 960.000
51 SUKARMIATI BINTI KASIRIN 500.000
52 SUMIRA BINTI SAMSUDIN 500.000
53 SUMIYATI BINTI SAIMON 500.000
54 SUNARTI BINTI ARTAYU 500.000
55 SURINI BINTI TAMAN 530.770
56 SUTIK BINTI SUBUT 977.400
57 UMAMI BINTI BAKRI 522.300
58 WINDA NOVITA SARI 500.000
59 ZAHIRA BILQIS SALSA BILA 811.800
Total 50.269.740

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 50,269,740,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 1028 ROMBONGAN

Rp. 60,853,560,988,-