ZULJAFRI BIN UMAR (45, Buta/Cedera Mata akibat Ledakan). Alamat : Taluak Jorong 3 Tumpuak, Lubuak Kampai, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Suamtera Barat. Musibah yang menimpa Pak Peri, begitu bisanya Pak Zuljafri dipanggil bermula pada September 2017. Saat itu tabung gas yang biasa dipakai untuk jualan balon meledak saat digunakan. Seluruh tubuh bagian depan dari pinggang ke atas terbakar. Serpihan abunya masuk kedua mata menyebabkan perih dan berdarah. Dibantu masyarakat Pak Peri langsung dibawa ke Puskesmas Lintau, lalu kemudian dirujuk ke RSUD Batusangkar, Karena keterbatasan fasilitas medis, Pak Peri dirujuk ke RSUP M Jamil Padang. Pak Peri menjalani dua kali operasi untuk mengeluarkan serbuk di matanya. Pak Peri diopname selama 18 hari dan diminta untuk rawat jalan 1 minggu sekali. Jarak yang jauh sekitar 5 jam dari kampungnya ke RSUP M Jamil Padang, dan tidak adanya keluarga di Padang, serta biaya yang besar untuk bolak – balik ke rumah sakit membuat Pak Peri hanya menjalani rawat jalan sebanyak 5 kali, itu pun dibantu biaya oleh dokter Poli Mata di RSUP dan orang – orang yang berempati padanya. Sejak musibah kecelakaan itu, Pak Peri tidak bisa bekerja, sedangkan istrinya hanya ibu rumah tangga. Kebutuhan sehari – hari Pak Peri beserta istri dan kelima anaknya yang masih sekolah, dibantu tetangga. Alhamdulillah Allah pertemukan kurir Sedekah Rombongan dengan Pak Peri. Senin, 5 Februari 2018, Pak Peri didampingi anaknya yang paling tua kembali melanjutkan pengobatan matanya ke RSUP M Jamil Padang setelah titipan dari Sedekaholics diserahkan padanya. Saat bantuan diterima, Pak Peri berucap syukur dan menyampaikan rasa terimakasih tak berhingga pada Sedekah Rombongan. Mudah-mudahan Pak Peri semakin bersemangat menjalani ikhtiar dalam menjemput kesembuhannya dan bisa melihat lagi dengan normal seperti biasa, amin.

Jumlah Bantuan : Rp 1.500.000,-
Tanggal: 5 Februari 2018
Kurir : @arfanesia @eldaritarosamn

Buta/cedera mata akibat Ledakan


ANWAR BIN TAMBAYONG (66, Hernia). Alamat : Jln. Pasir Purus Atas, RT 4/4, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Pak Anwar bertahun-tahun lamanya sudah didiagnosis mengalami hernia. Setiap kali Pak Anwar merasakan sakit, namun ia hanya minum obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas di warung. Sabtu malam, 3 Februari 2018, Pak Anwar merasakan sakit yang tak tertahankan di bagian bawah perut terasa seperti ditusuk-tusuk. Oleh istrinya Pak Anwar dibawa ke dokter umum, dan diberi obat penghilang sakit tapi tidak juga hilang. Minggu, 4 Februari 2018 dini hari dibantu tetangga Pak Anwar dibawa ke RS Yos Sudarso dengan menggunakan jaminan KIS PBI dari pemerintah yang dimilikinya. Pihak RS Yos Sudarso meminta untuk diopname dan dilakukan serangkaian pemeriksaan dan akhirnya Pak Anwar menjalani operasi hernia pada Senin, 5 Februari 2018. Pak Anwar sehari-harinya bekerja sebagai tukang gosok batu cincin dengan penghasilan yang tidak menentu. Istrinya setiap malam berjualan kerupuk di Pantai di belakang rumah kontrakannya. Sejak Pak Anwar sakit penghasilan rumah tangga hanya didapat dari hasil dagang istrinya, namun selama Pak Anwar diopname isrinya tidak bisa berjualan karena harus mendampinginya. Setiap pagi istri Pak Anwar jalan kaki dari RS Yos Sudarso ke rumahnya untuk membawa pakaian bersih untuk salin karena ketiadaan ongkos. Alhamdulillah Allah pertemukan kurir Sedekah Rombongan dengan Pak Anwar dan istrinya. Pak Anwar didampingi istrinya menerima titipan dari Sedekaholics sebagai bantuan untuk transportais pengobatan pasca operasi. Pak Anwar dan istrinya menangis saat bantuan diterima, sambil berucap syukur dan menyampaikan rasa terimakasih tak berhingga pada Sedekah Rombongan. Semoga Pak Anwar segera sembuh dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa, amin.

Jumlah Bantuan : Rp 750.000,-
Tanggal : 21 Februari 2018
Kurir : @arfanseia @eldaritarosman @ririn_restu

Pak Anwar bertahun-tahun lamanya sudah didiagnosis mengalami hernia


KETI ZEBRIANI SONIA (19, Bantuan Biaya Pendidikan). Alamat : Desa Galapung, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Keti adalah siswa SMK kelas 3 dan anak ke-2 dari 4 bersaudara. Ayahnya bekerja sebagai nelayan ikan keramba di Danau Maninjau. Sudah 2 tahun terakhir air Danau Maninjau keruh yang menyebabkan ikan-ikan mati terapung. Hal ini sangat berpengaruh pada sumber penghasilan utama keluarga dengan 3 anak yang masih bersekolah ini. Ibu Keti terkadang membantu mencari uang dengan membersihkan ladang milik orang, namun penghasilannya jauh dari cukup. Kondisi berkurangnya penghasilan sang ayah berdampak pada sekolah Keti. Sejak September 2017, Keti menunggak SPP dan iuran penunjang sekolah lainnya. Semua tunggakan di sekolah selama 1 tahun pelajaran ini membuat Keti terancam tidak bisa mengikuti ujian akhir sekolah. Alhamdulillah, Allah pertemukan kurir Sedekah Rombongan dengan Keti dan Ibunya. Jumat, 2 Maret 2018, menembus hujan di gelap subuh Kota Padang, menempuh perjalalanan hampir 3 jam kurir Sedekah Rombongan berangkat menuju sekolah Keti di Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam untuk menyerahkan bantuan pelunasan semua tunggakan pendidikan yang merupakan titipan Sedekahholics. Keti dan ibunya berurai air saat menerima surat pelunasan semua tunggakan sekolahnya dan Keti bisa ikut ujian akhir sekolah. Sembari memeluk haru kurir Sedekah Rombongan, Keti dan Ibunya mengucapkan terima kasih pada Sedekah Rombongan yang telah membantu biaya pendidikannya. Mudah-mudahan Keti bisa meraih cita-citanya dan menjadi anak yang santun dan membantu kedua orang tua dan adik-adiknya kelak, amin.

Jumlah Bantuan : Rp 3.195.000,-
Tanggal : 2 Maret 2018
Kurir : @arfanseia @eldaritarosman @ririn_restu

Bantuan biaya pendidikan


LELI TRISNAWATI (33, Bantuan Korban Kebakaran). Alamat : Taruko I Depan, Blok LL, RT 5/3, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kotamadya Padang, Provinsi Sumatra Barat. Mujur tak dapat diraih malang tak dapat ditolak. Dalam sekejap mata semua harta benda Ibu Leli habis dimakan si jago merah saat musibah kebakaran menimpa rumahnya awal Februari 2018 lalu. Kejadian terjadi sekitar jam 11 siang, saat Ibu Leli sedang menjemput anaknya sekolah dan suaminya bekerja sebagai sopir mobil pakan ternak. Seluruh harta benda dan rumah habis hanya menyisakan baju yang melekat di badan. Di tenda bantuan Dinas Sosial untuk sementara Ibu Leli sekeluarga ditampung. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan dipertemukan Allah dengan Ibu Leli dan keluarga. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan perbaikan rumah. Ucap syukur dan terima kasih disampaikan oleh Ibu Leli untuk Sedekah Rombongan yang telah meringankan beban ujian hidup yang sedang dijalaninya. Semoga Ibu Leli dan keluarga bisa segera membangun kembali rumah impiannya setahap demi setahap untuk berteduh mereka sekeluarga, amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 22 Februari 2018
Kurir : @arfanesia @eldaritarosman @ririn_restu

Bantuan korban kebakaran


SOVENDI BIN DASRIL (33, Bantuan Perbaikan Gerobak Dagang). Alamat : Jln. Bandar Purus, No. 86, Kelurahan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat, Kotamadya Padang, Provinsi Sumatra Barat. Pak Pendi biasa ia dipanggil, sudah hampir 9 tahun mencari nafkah dengan berdagang ikan hias keliling dari 1 SD ke SD lainnya menggunakan sepeda tuanya. Pak Pendi memulai berdagang sejak pukul 6 pagi dan kembali ke rumah sore hari. Pak Pendi membawa pulang pendapatan rata-rata 30 ribu rupiah per hari. Dari hasil dagang ikan hias inilah semua kebutuhan hidupnya dicukup-cukupi dengan beban 3 anak yang masih sekolah dan istri yang hanya seorang ibu rumah tangga. Sudah beberapa waktu belakangan gerobak dagang ikan hias Pak Pendi rusak parah. Tempat penyimpanan ikan hisanya juga dimakan tikus sehingga tidak bisa digunakan lagi. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan dipertemukan Allah dengan Pak Pendi, istri dan anak-anaknya. Terucap Alhamdulillah dari mulut Pak Pendi ketika diserahkan titpan dari Sedekaholics untuk bantuan memperbaiki gerobak dagang ikan hiasnya. Istri Pak Pendi menangis memeluk kurir Sedekah Rombongan sambil berucap terima kasih. Semoga dengan diperbaiki lagi gerobak dagang Pak Pendi, ia akan lebih semangat menjemput rezeki untuk menafkahi istri dan anak-anaknya, amin.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 22 Februari 2018
Kurir : @arfanesia @eldaritarosman @ririn_restu

Bantuan perbaikan gerobak dagang


ZULJAFRI BIN UMAR (45, Buta/Cedera Mata akibat Ledakan). Alamat : Taluak Jorong 3 Tumpuak, Lubuak Kampai, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Suamtera Barat. Musibah yang menimpa Pak Peri, begitu bisanya Pak Zuljafri dipanggil bermula pada September 2017. Saat itu tabung gas yang biasa dipakai untuk jualan balon meledak saat digunakan. Seluruh tubuh bagian depan dari pinggang ke atas terbakar. Serpihan abunya masuk kedua mata menyebabkan perih dan berdarah. Dibantu masyarakat Pak Peri langsung dibawa ke Puskesmas Lintau, lalu kemudian dirujuk ke RSUD Batusangkar, Karena keterbatasan fasilitas medis, Pak Peri dirujuk ke RSUP M Jamil Padang. Pak Peri menjalani dua kali operasi untuk mengeluarkan serbuk di matanya. Pak Peri diopname selama 18 hari dan diminta untuk rawat jalan 1 minggu sekali. Jarak yang jauh sekitar 5 jam dari kampungnya ke RSUP M Jamil Padang, dan tidak adanya keluarga di Padang, serta biaya yang besar untuk bolak – balik ke rumah sakit membuat Pak Peri hanya menjalani rawat jalan sebanyak 5 kali, itu pun dibantu biaya oleh dokter Poli Mata di RSUP dan orang – orang yang berempati padanya. Sejak musibah kecelakaan itu, Pak Peri tidak bisa bekerja, sedangkan istrinya hanya ibu rumah tangga. Kebutuhan sehari – hari Pak Peri beserta istri dan kelima anaknya yang masih sekolah, dibantu tetangga. Alhamdulillah Allah pertemukan kurir Sedekah Rombongan dengan Pak Peri. Senin, 5 Maret 2018, Pak Peri didampingi anaknya yang paling tua menjalani rawat jalan. Kurir pun kembali menyampaikan bantuan biaya pengobatan dan perawatan. Sebelumnya Pak Peri telah dibantu dalam Rombongan 5 Februari 2018.

Jumlah Bantuan : Rp 1.500.000,-
Tanggal: 5 Maret 2018
Kurir : @arfanesia @eldaritarosman

Buta/cedera mata akibat ledakan


ROSNELLY BINTI HAMZAH (38, Kanker Payudara). Alamat : Jln. Sungai Sapiah, No. 49, Simpang Bawah Asam, RT 4/2, Kelurahan Sungai Sapiah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Awal mula sakit yang dialami Ibu Rosnelly adalah saat ia menyusi anaknya yang ke-3. Ibu Rosnelly merasakan payudara sebelah kanannya bengkak dan nyeri. Pada November 2016, Ibu Rosnelly memeriksakan diri ke Puskesmas Belimbing dan dari hasil pemeriksaan dokter ia didagnosis mengalami kanker payudara. Dokter pun merujuknya ke dokter spesialis di rumah sakit namun tidak segera ia lakukan karena tidak memiliki biaya. Ibu Rosnelly mencoba mengurus JKN – KIS PBI agar ia dapat berobat, namun belum berhasil. Ibu Rosnelly akhirnya tidak dapat berobat secara medis karena tidak memiliki uang dan jaminan kesehatan. Suami Ibu Rosnelly, Bapak Novidal (42), tidak memiliki penghasilan tetap karena usaha tambal ban yang dijalaninya terhenti sejak istrinya sakit. Akhirnya Ibu Rosnelly hanya dapat berobat dengan pengobatan tradisional. Pada Februari 2017, benjolan di payudara Ibu Rosnelly pecah mengeluarkan cairan darah dan nanah. Kondisinya pun semakin menurun, ia mengalami bengkak dari bahu kanan hingga ke jari – jari tangannya. Saat mengerakkan tangan kanan, Ibu Rosnelly merasakan nyeri yang sangat hebat di payudaranya. Alhamdulillah dengan izin Allah, kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Rosnelly dan suaminya. Setelah dibantu Sedekah Rombongan, Ibu Rosnelly dapat berobat dengan KIS Mandiri kelas III yang kini telah dimilikinya. Ibu Rosnelly akhirnya menjalani operasi pada Juli 2017 dan menjalani kemoterapi di RS Ibnu Sina Padang. Kondisi Ibu Rosnelley sering menurun sehingga beberapa kali sempat tidak bisa menjalani kemoterapi, hal ini sering disebabkan karena kadar HB-nya rendah dan harus menjalani transfusi. Kondisi Ibu Rosnelly sempat memburuk hingga dibawa ke rumah sakit dan hampir diopname, namun malam harinya ia diperkenankan pulang. Kondisi Ibu Rosnelly menurun, dari luka bekas biopsinya keluar nanah dan air yang berbau. Kurir Sedekah Rombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk membayar iuran BPJS, transportasi berobat, pembelian perban, dan pemenuhan asupan gizi persiapan kemo. Sebelumnya Ibu Rosnelly telah dibantu pada Rombongan 1101 dan pada 6 Februari 2018.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 12 Maret 2018
Kurir : @arfanesia @eldaritarosman @ririn_restu

Ibu Rosnelly mengalami kanker payudara


NAZRIL ALBANI (10, Thalassemia Mayor). Alamat : Tanak Tepong Utara, Desa Presak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB. Nazril mengalami penyakit Thalasemia Mayor sejak usia 6 bulan. Setiap 15 hari sekali ia harus melakukan transfusi darah di RSUD Provinsi Mataram. Hal ini terasa sulit bagi ayahnya, Hamzan Wadi (36), untuk memenuhi kebutuhan transportasi berobat Nazril. Penghasilan Pak Hamzan sebagai tukang kayu lepas harian hanya cukup untuk makan sehari – hari. Kondisi Nazril sempat menurun, ia mengalami sulit makan, tubuhnya pucat dan kurus, badan lemas dan perutnya buncit karena belum melakukan transfusi darah. Selama ini Nazril menggunakan JKN – KIS mandiri. Nazril membutuhkan bantuan untuk menjalani transfusi darah dan pembelian kantong darah. Karena saat transfusi harus menginap di rumah sakit. Ibu Nazril , Feni Megawati (34), hanya sebagai ibu rumah tangga. Kesulitan tersebut terjadi karena saat mendampingi Nazril Pak Hamzan tidak dapat bekerja. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dapat meringankan beban orang tua Nazril dengan memberikan bantuan kebutuhan transfusi dan pembelian kantong darah untuk dua kali transfusi. Ucapan terima kasih dari orang tua Nazril atas kebaikan sedekaholics, semoga semua kebaikan dibalas Allah, amin.

Jumlah Bantuan : Rp.1.500.000,-
Tanggal : 27 Februari 2018.
Kurir : @arfanesia Panca Saiful Ado Untung Rinjanah

Nazril mengalami penyakit thalasemia mayor


ALIFATIN BINTI SAIMIN (51, Kanker Ovarium). Alamat : Dusun Joho RT 6/2, Desa Joho, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Pada satu tahun yang lalu, Ibu Alifatin didiagnosa mempunyai kanker ovarium oleh dokter dan di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Di RSSA Malang Ibu Alifatin menjalankan kemo terapi sudah 2 kali dan beliau sering merasa berdebar-debar di dadanya. Bulan Oktober, Ibu Alifatin menjalankan kemoterapi ke 3 dan juga cek laboratorium. Pada bulan November, beliau cek laboratorium dan juga menjalankan kemoterapi ke 4. Bulan Desember, Ibu Alifatin lanjut menjalani kemoterapi yang ke 5 dan ke 6, cek lab, fotorongten dan operasi. Pada bulan Januari, Ibu Alifatin masih berada di RSSA menjalani perawatan rawat luka pasca operasi, cek laboratorium dan juga kemoterapi ke 7. Keadaan Ibu Alifatin sudah membaik dan sekarang sudah diperbolehkan pulang oleh dokter. Pada bulan selanjutnya Ibu Alifatin diharuskan menjalani kontrol rutin dan kemoterapi sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh dokter. Ibu Alifatin adalah seorang ibu rumah tangga biasa dan suami beliau sudah meninggal sehingga Ibu Alifatin hidup bersama saudaranya. Keadaan yang seperti itu menyulitkan beliau dan keluarga untuk memenuhi biaya pengobatan dan juga transportasi. Ibu Alifatin mempunyai fasilitas pengobatan BPJS kelas III. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami dan memutuskan untuk mendampingi Ibu Alifatin dalam masa pengobatan di RSSA Malang. Bantuan pun diberikan untuk membantu kebutuhan dan pengobatan yang tidak ditanggung BPJS. Semoga Ibu Alifatin segera diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 1.246.800,-
Tanggal : 17 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Ibu Alifatin didiagnosa mempunyai kanker ovarium


ANGGA ADI SAPUTRA (12, Patah Tulang Kaki Kanan Dan Tangan Kanan). Alamat : Dusun Karangan, RT 16/04, Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada tanggal 30 Desember 2017, Angga mengalami kecelakaan motor yaitu ditabrak oleh pengendara motor. Angga langsung dbawa untuk pengobatan di Rumah Sakit Prasetya Husada Malang dan langsung dilakukan operasi. Setelah dilakukan operasi keadaan Angga sudah semakin membaik, dokter hanya menyarankan untuk kontrol rutin untuk rawat luka pasca opeasi. Kondisi Angga saat ini tangan dan kakinya masih dipasang pen dan diperban, Angga juga masih menggunakan alat bantu ketika sedang berjalan. Orangtua Angga, Bapak Sukariyono (35) bekerja sebagai supir pickup dan Ibu Mutoliah (31) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Angga mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS tetapi tidak dapat digunakan sehingga memberatkan pihak keluarga. Alhamdulilah Sedekah Romnongan dipertemukan dengan Angga, bantuan pun diberikan untuk biaya rumah sakit selama dirawat disana dan juga untuk biaya kebutuhan rawat luka lainnya. Semoga Angga segera diberikan kelancaraan saat pengobatan dan diberikan kesehatan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 6.000.000,-
Tanggal : 17 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Angga mengalami patah tulang kaki kanan dan tangan kanan


ASISEH BINTI SUTIYA (48, Kanker Servik). Alamat : Dusun Banyuwuluh, RT 4/2, Desa Banyuwuluh, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Gejala awal yang dirasakan Ibu Asiseh sudah dari 1 tahun yang lalu. Beliau mengaku kalau sering mengalami pendarahan dan keputihan serta rasa nyeri dibagian alat vital beliau. Beberapa hari kemudian beliau merasa kalau kondisinya semakin lemah dan sering mual-mual. Ibu Asiseh pun akhirnya diperiksakan ke Puskesmas Wringin, Puskesmas puna akhirnya memberikan surat rujukan ke rumah sakit untuk pemeriksaan yang lengkap. Setelah menjalani berbagai pemeriksaan, dokter pun akhirnya dapat mendiagnosis kalau Ibu Asiseh mengalami kanker servik atau kanker pada leher rahim. Dokter akhirnya memberikan surat rujukan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pengobatan yang lebih intensif. Setelah menjalani beberapa pemeriksaan, Ibu Asiseh yang pada awalnya akan direncanakan untuk sinar dirubah oleh dokter dan di rencanakan untuk kemo terapi. Pada bulan Januari, Ibu Asiseh telah menjalani kontrol rutin, cek laboratorium dan kemo terapi yang ke 8. Ibu Asiseh merupakan ibu rumah tangga biasa, yang dikepalai oleh Bapak Adenan (47). Bapak Adenan yang merupakan tulang punggu keluarga, saat ini bekerja sebagai buruh tani. Penghasilan yang dimiliki Bapak Adenan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja. Sedangkan Ibu Asiseh memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk berobat dan transportasi ke Malang. Ibu Asiseh merasa terbantu akan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III yang dimiliki. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Asiseh, sehingga dapat menyalurkan bantuan dari para Sedekaholics. Bantuan yang telah diberikan telah dipergunakan untuk membeli susu, membeli kebutuhan saat masuk rumah sakit dan transportasi pulang pergi Malang-Bondowoso. Bantuan sebelumnya telah tercatat di rombongan nomor 1116. Semoga pengobatan yang dijalani Ibu Asiseh diberikan kelancaran dan dapat lekas mendapat sembuh. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 31 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Ibu Asiseh mengalami kanker servik


BUDI HARTONO (41, Leukimia). Alamat : Dusun Jurangsapi, RT 54/18, Desa Jurangsapi, Kecamatan Yapen, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada awalnya Bapak Budi sering mengeluh kalau sakit perut, badannya menjadi lemas dan tidak punya tenaga lagi. Pihak keluarga yang mengetahui akan hal tersebut berinisiatif membawa beliau ke RS Bhayangkara Bondowoso. Setelah dilakukannya pemeriksaan, Bapak Budi akhirnya didiagnosis oleh dokter sakit Leukimia atau kanker darah. Pihak dokter menyarankan untuk merujuk Bapak Budi dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk penanganan yang lebih intensif. Bapak Budi yang telah melakukan pengobatan berupa kemo terapi sebanyak 6 kali mulai merasakan perubahan pada tubuhnya. Alhamdulillah kondisi Bapak Budi untuk bulan ini tetap stabil dan beliau kontrol seperti biasanya untuk mengambil obat-obatan. saat ini Bapak Budi tinggal bersama Istri dan kedua anaknya yang masih kecil. Beliau bekerja sebagai buruh bangunan, sedangkan istri beliau hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Pendapatan dari Bapak Budi hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Akan tetapi beliau sangat bersyukur dengan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III sangat membantu proses pengobatan. Akan tetapi beliau masih mengalami kendala saat akan kontrol ke Malang. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan Jember dipertemukan dengan Bapak Budi dan santunan yang diberikan kepada Bapak Budi dipergunakan untuk biaya transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang, biaya BPJS dan perbaikan keadaan umum beliau. Bapak Budi dan keluarga sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan Sedekah Rombongan dan Sedekaholics. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1115. Semoga Bapak Budi akan selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalani pengobatan. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 24 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Andy @SiscaDwi

Bapak Budi akhirnya didiagnosis sakit leukimia atau kanker darah


DJUMADI BIN WAGIYO (51, Hernia). Alamat : Dusun Klakah, RT 09/01, Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Bapak Djumadi sudah mengidap penyakit hernia selama lima tahun terakhir. Bapak Djumadi sudah pernah menjalankan operasi di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang dan setelah melakulan operasi beliau sudah menjadi lebih baik. Tetapi, pada dua tahun terakhir ini terjadi penyempitan saluran kencing dan baru sekarang memulai pemeriksaan kembali. Setelah dilakukannya pemeriksaan di rumah sakit, dokter menyampaikan bahwa Bapak Djumadi harus menjalankan operasi lagi. Pada bulan Desember, Bapak Djumadi menjalankan kontrol rutin dan penggantian selang kateter. Bulan Januari, beliau menjalani foto rongten, kontrol rutin dan konsultasi kepada dokter. Bapak Djumadi mencari nafkah dengan cara bertani sehingga hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bapak Djumadi tinggal dan dirawat oleh saudara-saudaranya. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan mereka, bantuan pun disampaikan untuk membantu biaya pengobatan selama pemeriksaan dirumah sakit dan untuk keperluan lainnya, selain itu Sedekah Rombongan memutuskan untuk mendampingi beliau selama masa pengobatan karena melihat kondisi bapak Djumadi dan keluarga. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1115. Semoga beliau segera mendapatakan operasi dan keadaannya semakin membaik. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 12 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Andy @SiscaDwi

Bapak Djumadi mengidap penyakit hernia


EDI SUPRAPTO (46, Kanker Nasofaring). Alamat : Jalan A. Yani, RT 01/01, Desa Dasabah, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada awal tahun 2016 Bapak Edi merasakan sakit ditenggorokannya tetapi beliau abaikan dan tidak diperiksakan ke dokter. Setelah dua bulan berlalu rasa sakitnya semakin parah dan akhinya diperiksakan ke dokter. Selain rasa sakit di tenggorokan Bapak Edi juga mengalami penurunan pengelihatan. Dokter mengarahkan untuk memeriksakan ke dokter saraf. Pada bulan Juli 2016 Bapak Edi memeriksakan ke dokter saraf dan melalukan pengobatan sesuai anjuran dokter. Suatu hari tiba-tiba muncul benjolan kecil pada leher Bapak Edi dan semakin lama semakin membesar. Pada tahun 2017 Bapak Edi memeriksakan ke RSUD Bondowoso dan dokter mendiagnosa Kanker Nasofaring. Bapak Edi dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan fasilitas pengobatan yang lebih lengkap. Pada bulan ini Bapak Edi menjalankan jadwal kemoterapi yang ke 1 dan kontrol rutin. Bapak Edi bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil dan istrinya, Ibu Septin (25) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Bapak Edi memiliki jaminan kesehatan BPJS kelas II yang sangat membantu biya pengobatan beliau. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun disampaikan untuk biaya transportasi dan juga suplemen seperti susu, peptamen. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1115. Semoga Bapak Edi segera diberikan kesehatan agar dapat bekerja kembali. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 8 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Eko @SiscaDwi

Bapak Edi didiagnosa kanker nasofaring


FLORETHA RIMBA PUSPANILA (32, Gangguan jiwa). Alamat : Lingkungan Bajang, RT 01/02, Desa Bajang Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Awalnya Ibu Floretha pada tahun 2012 mengakami kecelakaan bermotor yang membuat plipis mata kanan remuk dan juga membuat fikiran beliau tidak stabil. Hal itu hanya sementara dan Ibu Floreta sudah lebih baik, tapi pada tahun 2013 kejiwaan beliau semakin tidak stabil dan keluarga memutuskan untuk membawanya ke Rumah Sakit Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Malang. Orangtua Ibu Floretha yaitu Bapak Selmi (61) dan Ibu Susriatun (57) mencari nafkah dengan berjualan kue yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Selama ini yang membiayai rumah sakit Ibu Floretha adalah adik beliau yaitu Nanda (27). Nanda mencari nafkah sebagai guru di Palembang, yang beberapa bulan ini tertimpa masalah sehingga tidak sanggup untuk membayar biaya rumah sakit. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya rumah sakit Ibu Floretha. Semoga Ibu Floretha segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 2.400.000
Tanggal : 30 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Ibu floretha mengalami gangguan jiwa


JAMES VALENTINO SYAELENDRA (2, Kanker Kelenjar Getah Bening). Jalan Binor VII C No 16, RT 1/14, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa timur. James yang kala itu lahir dengan kondisi badan yang sangat sehat. Pada awal umur yang ke 8 bulan, mulai ada benjolan di daerah sekitar atas mata. Keluarga pun akhirnya mengolesi benjolan tersebut dengan obat tradisional dan benjolan tersebut sudah mulai mengecil. Akan tetapi, pada umur 10 bulan tumbuh benjolan lagi di sekitar lengan dan kaki. Orang tua James yang khawatir akan kondisi pada putranya, lalu mulai diperiksakan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah menjalani pemeriksaan, dokter pun mendiagnosis kalau James mengalami kanker kelenjar getah bening. Setelah melakukan pengobatan yang dijadwalkan dokter selama ini, keadaan James mengalami kemajuan dan sekarang sudah membaik. Dokter juga sudah tidak menjadwalkan James untuk kontrol kembali. Dokter hanya menyarankan untuk kontrol jika mengalami keluhan atau merasa sakit. Sedekah Romongan pun memberikan bantuan terakhir dan menjadikan James sebagai pasien lepas. Santunan terakhir yang diberikan telah dipergunakan untuk membeli pampers, susu, dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat di rombongan nomor 1115. Semoga James selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.140.000,-
Tanggal : 30 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Andy @SiscaDwi

James mengalami kanker kelenjar getah bening


LUSIANI BINTI SIKAN (49, Kanker Serviks). Alamat : Jalan Darmawangsa, Dusun Gudangrejo, RT 3/25, Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Awal mula sakit Ibu Lusiani ini sering mengalami keputihan dan tiba-tiba pendarahan. Karena hal tersebut beliau langsung di periksakan ke puskesmas terdekat untuk mengetahui sakit yang di alami Ibu Lusiani. Setelah Ibu Lusiani diperiksa dan telah di diagnosis mengalami Kanker Serviks. Dokter pun menyarankan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Selang satu hari Ibu Lusiani di evakuasi ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut dan oleh Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember disarankan untuk di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk perawatan yang lebih intensif. Setelah menjalani kemo terapi, Ibu Lusiani saat ini dijadwalkan dokter untuk dilakukan sinar sebanyak 25 kali. Bulan ini Ibu Lusiani telah menjalani papsmear dan kontrol. Ibu Lusiani ini seorang janda yang tinggal di Polsek Rambipuji rumah bekas tahanan. Beliau memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari perangkat desa Rambipuji bahwa Ibu Lusiani memerlukan dampingan karena dari keluarga tidak mampu. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal yang di tinggali Ibu Lusiani untuk menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Lusiani. Santunan yang diberikan untuk biaya transportasi, membeli pampers, obat-obatan, underpat dan biaya saat masuk rumah sakit. Santunan pada bulan sebelumnya telah masuk di rombongan nomor 1115. Semoga pengobatan yang dijalani Ibu Lusiani diberikan kelancaran dan segera mendapatkan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Ibu Lusiani mengalami kanker serviks


MAHDI BIN TUR (59, Kanker Kulit). Alamat : Dusun Wonosroyo Barat, RT 26/6, Desa Lombok Kulon, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada 2 tahun yang lalu, Bapak Mahdi yang kala itu bekerja mengalami kecelakaan kerja. Batu yang beliau hancurkan serpihannya mengenai tahi lalat di hidung beliau. Karena tidak dirasa parah, beliau hanya mengobatinya di Puskesmas terdekat. Setelah beberapa minggu, kejadian kecelakaan kerja itu terulang kembali dan mengakibatkan luka beliau semakin parah. Karena diketahui luka beliau semakin parah, beliau pun diberika surat rujukan ke Rumah Sakit Dr. H. Koesnadi. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter pun mendiagnosis beliau mengalami kanker kulit. Beliau pun akhirnya mendapatkan perawatan rawat luka pada hidung beliau. Setelah menjalani perawatan, Bapak Mahdi pun diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit. Akan tetapi setelah beberapa bulan, luka beliau semakin parah, Mengetahui akan hal tersebut, keluarga pun membawa beliau ke rumah sakit lagi dan beliau pun diberikan surat rujukan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Pada bulan Desember, Bapak Mahdi menjalankan kontrol rutin dan operasi. Bulan Januari beliau menjalankan rawat luka pasca operasi, kontrol dan konsultasi ke onkologi. Bapak Mahdi tinggal bersama istri beliau Ibu Suwarnik (54) yang setiap harinya sebagai ibu rumah tangga biasa. Pendapatan Bapak Mahdi sebagai buruh menghancurkan batu memiliki penghasilan yang sangat sedikit. Jaminan kesehatan berupa KIS yang dimiliki sangat membantu dalam biaya berobat. Akan tetapi beliau sangat terkendala akan biaya transportasi ke Malang dan kebutuhan hidup di Malang sangat tidak sedikit. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Mahdi. Bantuan pada bulan ini pun telah diberikan kepada untuk biaya transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang, membeli obat dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1115. Semoga Bapak Mahdi lekas diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 695.270,-
Tanggal : 19 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Andy @SiscaDwi

Pak Mahdi mengalami kanker kulit


MOCH SYAIHU SU’UDI (42, Diabetes Mellitus). Alamat : Dusun Sendang, RT 04/02, Desa Sendang, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Pada tahun yang lalu Bapak Syaihu telah didiagnosa memiliki penyakit diabetes mellitus oleh dokter. Awalnya Bapak Syaihu mempunyai kadar gula darah tinggi dan mengakibatkan pandangan menjadi agak buram. Kaki kanan Bapak Syaihu juga membengkak dan setelah diperiksakan, dokter mengharuskan untuk diamputasi di RSUD Pare. Setelah melakukan amputasi kaki Bapak Syaihu semakin bengkak dan pengelihatannya juga semakin memburuk. Kondisi terkini Bapak Syaihu sekarang ini Kakinya semakin membengkak dan juga pandangan yang semakin kabur. Bapak Syaihu kesehariannya mencari nafkah dengan berdagang tetapi sekarang sudah tidak bisa karena terhalang penyakit yang dideritanya. Istri Bapak Syaihu yaitu Ibu Royani (32) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Kebutuhan sehari-hari sekarang ditanggung oleh kedua anak Bapak Syaihu. Jaminan kesehatan BPJS kelas III dapat sedikit meringankan biaya pengobatan Bapak Syaihu. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan disampaikan untuk biaya pengoatan yang tidak ditanggung BPJS dan biaya transportasi selama pengobatan. Bantuan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1115. Semoga Bapak Syaihu pengobatannya diberikan kelancaran dan segera diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 30 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Munadi @SiscaDwi

Bapak Syaihu memiliki penyakit diabetes mellitus


MOHAMMAD HABIBI (7, Retinoblastoma). Alamat : Dusun Balung Kopi, RT 1/5, Desa Balung Kidul, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Pada Bulan Maret 2017, diketahui terdapat benjolan kecil pada kelopak mata kanan Habibi. Karena dirasa biasa dan tidak terasa sakit, benjolan tersebut dibiarkan saja. Seiring berjalannya waktu, benjolan yang awalnya kecil menjadi semakin membesar. Habibi pun segera dibawa untuk periksa ke rumah sakit. Dokter pun langsung mendiagnosis retinoblastoma atau kanker mata karena benjolan yang sudah membesar dan mengeluarkan darah. Habibi pun diberikan surat rujukan untuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pengobatan yang lebih lengkap. Bulan ini Habibi melanjutkan jadwal kemo terapi yang ke 12. Ayah Habibi, Bapak Saiful Arifin (31) bekerja sebagai buruh tani hanya mampu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-harinya dengan upah yang diterima. Sedangkan ibu Habibi, Ibu Sunama (39) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Habibi sangat terbatu akan jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI dalam berobat. Akan tetapi, keluarga sangat terbeban akan biaya transportasi dan kebutuhan hidup saat menjalani pengobatan di Malang. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan telah dipertemukan dengan Habibi dan bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi, iuran BPJS, kebutuhan saat masuk rumah sakit, membeli susu dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1115. Semoga Habibi diberikan kelancaran dalam menjalani pengobatan dan diberi kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 897.200,-
Tanggal : 24 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Andy @SiscaDwi

Habibi didiagnosis retinoblastoma atau kanker mata


MOHAMMAD LINTANG DARMAWAN (10, Pelemahan Saraf Otak). Alamat : Perumahan Malang Anggun Sejahtera, RT 4/12, Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Mohammad Lintang Darmawan yang dipanggil Lintang oleh kedua orangtuanya adalah anak kedua dari dua bersaudara. Lintang didiagnosa oleh dokter mengidap penyakit pelemahan syaraf otak. Hal ini bermula pada saat Lintang masih berumur 8 bulan. Pada saat itu Lintang pernah jatuh dan sering mengalami kejang-kejang sampai sekarang. Orangtua Lintang sudah membawanya ke rumah sakit untuk dilakukan pengobatan tapi tidak ada hasil yang memuaskan dan bahkan dokter sudah bilang agar dipasrahkan kepada Allah SWT. Kondisi Lintang saat ini masih tetap sama seperti sebelumnya, sangat lemah dan tidak bisa melakukan apa-apa. Orangtua Lintang yaitu, Agung (50) dan Yuliani (46) hanya bisa pasrah. Bapak Agung, tidak dapat bekerja mencari nafkah karena sakit struk dan sekarang ini dirawat oleh saudara. Ibu Yuliani yang bekerja mencari nafkah seorang diri sebagai pembantu rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan untuk merawat kedua anaknya. Lintang juga tidak mempunyai jaminan kesehatan sehingga hal itu menjadi beban keluarga, belum juga untuk biaya pengobatan Bapak Agung dan juga untuk membayar kontrakan rumah. Kurir Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan diberikan untuk meringankan beban keluarga dan untuk membeli kebutuhan lainnya. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1113. Semoga Bapak Agung dan Lintang segera diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 29 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Lintang didiagnosa oleh dokter mengidap penyakit pelemahan syaraf otak


NAZWA NURAINI (2, Retinoblastoma). Alamat : Dusun Pomo, RT 6/15, Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Pada Bulan November 2016 mata sebelah kiri Nazwa mulai membengkak. Karena khawatir akan keadaan putrinya, kemudian Nazwa dibawa ke rumah sakit swasta di Jember. Setelah dilakukan beberapa pemeriksaan di rumah sakit, dokter menyarankan untuk operasi. Akan tetapi keluarga menolak dikarenakan biaya yang diperlukan untuk operasi sangatlah besar. Karena tidak adanya pengobatan selama menunggu pembuatan jaminan kesehatan akhirnya mata Nazwa bertambah bengkak dan Nazwa pun akhirnya dibawa ke Puskesmas Wuluhan. Dari puskesmas dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember dan dikarenakan keterbatasan alat, Nazwa pun dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) MALANG. Bulan ini, Nazwa melanjutkan jadwal kemoterapi yaitu kemoterapi yang ke 9. Ayah Nazwa, Bapak Nur Kholis (38) bekerja sebagai buruh tani hanya mampu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-harinya dengan upah yang diterima. Sedangkan ibu Nazwa, Ibu Nanik Muliya Ningsih (32) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Nazwa sangat terbantu akan jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III dalam berobat. Akan tetapi, keluarga sangat terbeban akan biaya transportasi dan kebutuhan hidup saat menjalani pengobatan di Malang. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan telah dipertemukan dengan Nazwa dan bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi, iuran BPJS, kebutuhan saat masuk rumah sakit, membeli susu dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1115. Semoga Nazwa diberikan kelancaran dalam menjalani pengobatan dan diberi kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 525.800,-
Tanggal : 17 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Nazwa mengalami retinoblastoma


NINIK HUNAINAH (52, Kanker Endometrium) Alamat : Dusun Jaringan, RT 09/03, Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kababupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2014 Ibu Ninik mengalami keputihan dan merasakan nyeri di bagian perutnya. Lalu Ibu Ninik memeriksakannya ke RSUD Tongas kemudian dirujuk ke RSUD dr. Mohamad Saleh Probolinggo dikarenakan keterbatasan alat pengobatan. Ibu Ninik didiagnosa menderita kanker di perut oleh dokter. Ibu Ninik dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang oleh dokter untuk penanganan lebih lanjut dan baru diketahui bahwa Ibu Ninik menderita kanker endometrium. Ibu Ninik sudah menjalani kemo terapi dan pada bulan ini menjalani kemo terapi yang ke 3, cek laboratorium, dan kontrol rutin. Suami Ibu Ninik, Bapak Misnali (55) adalah seorang kuli serabutan yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III sangat membantu dalam pengobatan. Akan tetapi biaya hidup selama pengobatan di Malang dan transportasi Malang-Probolinggo sangat membebani keluarga untuk menjalani pengobatan kembali. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan disampaikan untuk uang saku, transportasi, biaya BPJS dan biaya pengobatan dirumah sakit lainnya yang tidak termasuk tanggungan jaminan kesehatan. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1115. Semoga kondisi Ibu Ninik akan segera membaik dan diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 12 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Ibu Ninik menderita kanker endometrium


PANTI ASUHAN BAITUSSALAM (Bantuan Biaya Pembangunan Kamar dan Ruang Belajar). Alamat : Jalan Raya Sumberagung RT 04/05, Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Panti Baitussalam berdiri sejak tahun 2015 dan ditinggali kurang lebih 16 anak asuh. Awalnya, anak-anak tersebut tinggal di rumah pendiri sekaligus pengasuh panti Baitussalam yaitu Bapak Adi Purnomo (45). Bapak Adi dibantu 2 orang pengurus panti dan 3 orang pengasuh anak. Anak-anak yang tinggal di panti Baitussalam tidak semua adalah yatim piatu, ada yang memang sengaja dititipkan oleh orangtua mereka karena orangtua mereka bekerja diluar kota sehingga tidak bisa merawat anak tersebut. Kegiatan rutin anak-anak setiap sore hari yaitu mengaji dan juga menghafal Al-Quran. Bapak Adi merencanakan untuk pembangunan kamar baru karena melihat anak-anak yang tidur berdesak-desakan dan akhirnya terlaksanalah rencana tersebut. Sekarang ini pembangunan kamar baru dan ruang belajar masih dalam proses pembangunan. Rencana membangun sebuah gedung 3 lantai, lantai pertama rencananya dipergnakan untuk dapur, ruang tamu dan juga kamar mandi, lantai kedua dipergunakan untuk ruang belajar anak-anak, dan lantai tiga dipergunakan untuk asrama putri. Bapak Adi juga berencana untuk membangun asrama putra agar anak-anak menjadi lebih nyaman dan bahagia. Semoga pembangunan yang dilalukan berjalan dengan lancar dan segera selesai. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.000.000,-
Tanggal : 18 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Neni @SiscaDwi

Bantuan biaya pembangunan kamar dan ruang belajar


MUSHOLLA NURUL FALAH (Bantuan Pembangunan Tempat Ibadah). Alamat : Dusun Cikur, RT 4/6 , Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Musholla Nurul Falah adalah musholla terdekat yang sering digunakan oleh warga sekitar untuk beribadah. Pada saat digunakan untuk sholat tarawih berjamaah pada bulan Ramadhan tahun 2017 banyak atap yang bocor. Keadaan musolla Nurul Falah ini sudah tua dan kurang layak sehingga memang butuh perbaikan. Akhirnya takmir musholla dan beberapa warga merencanakan untuk pembangunan dan dibentuklah panitia pembangunan musholla. Pada tanggal 27 Desember 2017 mulailah dilakukan pembangunan dengan dana yang dikumpulkan melalui sedekah dari warga sekitar. Warga Dusun Cikur mempunyai prinsip “bahwa pembangunan musholla tidak boleh lama-lama, harus cepat karena ini kebaikan”. Kurir Sedekah Rombongan ikut merasakan semangat warga Dusun Cikur, bantuan pun diberikan untuk biaya pembangunan musholla Nurul Falah. Saat ini pembangunan musholla masih dalam proses dan sudah mencapai 40%. Pada saat pembangunan mushollah ini dilakukan, warga sekitar melakukan ibadah sholat berjamaah di salah satu rumah warga yang terbilang luas untuk sementara. Semoga pembangunan yang dilakukan ini segera selesai sehingga warga Dusun Cikur dapat sholat berjamaah dengan aman dan nyaman. Aamiiin.

Jumlah bantuan: Rp 5.000.000,-
Tanggal: 23 Januari 2018
Kurir: @FaizFaeruz Faris @SiscaDwi

Bantuan pembangunan tempat ibadah


ALMH. PUJI ASIH (39, Diabetes). Alamat : Dusun Kamal, RT 04/01, Desa Banyakan, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2015 Ibu Puji didiagnosa memiliki penyakit diabetes oleh dokter. Bulan Januari 2016 Ibu Puji diharuskan opname di Rumah Sakit Gambiran. Keadaan Ibu Puji sekarang ini tiap hari harus melakukan suntik insulin dan hal itu dilakukannya sendiri dibantu keluarganya. Keadaan Ibu Puji semakin memburuk dan pada bulan Januari Ibu Puji telah berpulang dengan kehendak Allah SWT. Keluarga sangat merasa kehilangan atas kepergian Ibu Puji. Namun keluarga sudah mengikhlaskan kepergian beliau. Sedekah Rombongan berbelasungkawa dan ikut merasakan kesedihan yang dialami keluarga Ibu Puji. Keluarga Ibu Puji mengucapkan terimakasih dan meminta maaf, santunan pun disampaikan untuk kebutuhan setelah Ibu Puji meninggal. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1104. Keluarga Ibu Puji sekali lagi mengucapkan terimaksih dan semoga Sedekah Rombongan semakin banyak memberi manfaat kepada semua orang yang membutuhkan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 6 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Munadi @SiscaDwi

Ibu Puji didiagnosa memiliki penyakit diabetes


RAFFA ADITYA PRATAMA (3, Hydrocephalus). Alamat : Jalan Sumber Urip, RT 19/10, Dusun Krajang, Desa Sumber Urip, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Sejak lahir ada benjolan di belakang kepala bagian atas. Kemudian periksa ke bidan lalu dirujuk ke Rumah Sakit Hartoyo Lumajang. Namun, dari rumah sakit Hartoyo dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang karena peralatan medis yang lebih lengkap. Saat periksa ke dokter syaraf perkiraan Hydrocephalus. Setelah di CT-SCAN ternyata hasilnya positif Hydrocephalus. Kepala mulai membesar saat Raffa menginjak umur 1 minggu. Makin hari makin dirasa kedua orangtuanya kalau kepala putranya semakin membesar. Namun, dari pihak rumah sakit belum ada penanganan khusus hanya timbang dan ukur tinggi badan saja. Setelah berumur 5 bulan Raffa baru mendapat penanganan dan menentukan jadwal operasi. Bulan ini Rafa menjalani kontrol rutin, rawat luka dan evaluasi tentang luka yang bernanah. Rofik (39), ayah Raffa bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan yang rendah tiap harinya. Penghasilan tersebut hanya cukup untuk makan dan kebutuhan sehari-hari saja. Sumsila, istri beliau hanya menjadi ibu rumah tangga biasa. Raffa memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III, akan tetapi kendala yang dihadapi keluarga ini adalah tidak mempunyai dana untuk pengobatan dan tempat menginap. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga ini, pada bulan ini bantuan dialokasikan untuk membeli pampers, susu, obat-obatan, kebutuhan rawat luka dan biaya iuran BPJS. Pada bulan kemarin bantuan untuk Raffa tercatat dalam nomor rombongan 1115. Semoga pengobatan yang dijalani Raffa diberikan kelancaran dan lekas diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 549.510,-
Tanggal : 19 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Raffa positif menderita hydrocephalus


SARIYAH BINTI MUJIONO (51, Batu Ginjal). Alamat : Jalan Darmoyudo A No. 39, RT 5/1, Desa Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Ibu Sariyah telah mengalami sakit batu ginjal sejak 2013. Awalnya Ibu Sariyah memeriksakannya ke puskesmas terdekat dan dilakukanya pengobatan jalan. Semakin lama semakin terasa sakit dibagian panggul Ibu Sariyah. Pada saat itu diperiksakan kembali ke puskesmas dan dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah diperiksa, dokter menyarankan untuk dilakukan operasi, tetapi masih menunggu antrian operasi. Ibu Sariyah diperbolehkan pulang dan menunggu telepon dari dokter untuk jadwal operasi. Keadaan sekarang ini batu ginjal Ibu Sariyah semakin membesar, selain itu beliau sering mengalami kesakitan dan juga susah tidur. Suami Ibu Sariyah yaitu Bapak Sulkhan sudah tidak bekerja lagi dan Ibu Sariyah hanya seorang ibu rumah tangga biasa. Biaya kebutuhan sehari-hari ditanggung oleh anaknya yang telah berkeluarga dan juga dibantu oleh tetangga sekitar rumahnya. Ibu Sariyah mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS yang membantu biaya pengobatan beliau. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami Ibu Sariyah, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan dan kebutuhan yang lainnya. Semoga pengobatan yang dilakukan Ibu Sariyah selalu diberikan kelancaran agar segera mendapatkan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 25 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Lutfi @SiscaDwi

Ibu Sariyah telah mengalami sakit batu ginjal


SITI USWATUL ROISA (36, Tumor Kelenjar Thyroid). Alamat : Dusun Urek-Urek, RT 1/3, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada bulan September 2016 beliau merasa meriang, gemeteran, pusing, benjolannya sakit dan keringat dingin. Ibu Siti juga sudah pernah periksa ke dokter dan langsung didiagnosa penyakit beliau tergolong ganas. Beliau pun dirujuk untuk menjalani cek lab, tapi belum ada biaya jadi pemeriksaan ditunda. Berat badan pun turun 10 kg dalam waktu sebulan, beliau masih bisa bekerja tapi tidak boleh terlalu keras sampai beliau kelelahan, terlebih nafas yang juga sering sesak. Selama ini Ibu Siti hanya menjalani pengobatan alternatif. Ibu Siti yang rutin menjalani pengobatan di Rumah Sakit Lavalete, kini benjolan yang ada pada leher beliau telah mengecil. Bulan ini Ibu Siti menjalankan kontrol rutin dan juga pengambilan obat-obatan. Pekerjaan beliau ialah sebagai buruh serabutan, sementara Bapak Joko (39) sebagai suaminya bekerja sebagai tukang bangunan dengan penghasilan yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Kesulitan biaya menjadikan Ibu Siti terpaksa menghentikan pengobatannya, beliau saat ini telah terbantu akan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas 3 yang baru beliau miliki. Alhamdulillah, pada bulan ini santunan dari Sedekah Rombongan Malang tersalurkan untuk biaya berobat, membeli obat-obatan dan transportasi ke Rumah Sakit Lavalete. Bantuan untuk Ibu Siti sebelumnya telah tercatat pada rombongan nomor 1022. Semoga Ibu Siti selalu diberikan jalan kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 17 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Bu siti menderita tumor kelenjar thyroid


SRI WAHYUNI (50, Diabet + Gagal Ginjal) Alamat : Jalan Pulosari I No. 1, RT 5/7, Desa Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Sejak tahun 2009 Ibu Sri sudah menderita diabetes. Pengobatan yang dilakukan selama ini selalu kontrol rutin di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Pada tahun 2015 Ibu Sri didiagnosa menderita gagal ginjal, dokter mengharuskan Ibu Sri untuk melakukan cuci darah. Sampai sekarang ini sudah 9x dilakukan cuci darah. Kondisi sekarang ini, Ibu Sri sudah tidak bisa melihat dan badanya selalu lemas. Ibu Sri tidak mempunyai pekerjaan atau hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Biaya kebutuhan sehari-hari Ibu Sri ditanggung oleh anaknya Viny (26) yang hanya ibu rumah tangga biasa dan suami Viny bekerja sebagai kuli bangunan. Penghasilannya pun hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Sri mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III yang dapat meringankan biaya pengobatan dan pembayaran BPJS setiap bulannya dibayarakan oleh tetangga beliau. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Sri, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung BPJS dan juga untuk biaya kebutuhan beliau. Semoga pengobatan yang dilakukan Ibu Sri selalu diberikan kelancaran. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 12 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDw

Ibu Sri didiagnosa menderita gagal ginjal dan diabetes


SUKARMIATI BINTI KASIRIN (41, Tumor Pantat). Alamat : Dusun Dawung, Desa Pagu, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Pada bulan Juni 2017, Ibu Sukarmiati menemukan benjolan kecil di pantat. Kemudian diperiksakan ke rumah sakit Bhayangkara Kediri dan didiagnosa tumor oleh dokter. Dokter menyarankan untuk segera dilakukan operasi pengangkatan sel tumor. Pada bulan Juli Ibu Sukarmiati menjalani operasi, namun setelah melakukan operasi tumbuh benjolan lagi dan semakin membesar. Dokter menyarankan untuk dilakukan operasi lagi tapi Ibu Sukarmiati masih trauma. Semakin lama tumor Ibu Sukarmiati semakin membesar dan Ibu Sukarmiati sering merasakan kesakitan. Akhirnya beliau memutuskan untuk menjalani pengobatan kembali. Ibu Sukarmiati kembali kontrol ke rumah sakit Bhayangkara Kediri setelah itu dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Pada bulan Desember Ibu Sukarmiati menjalani kontrol ke poli onkologi, cek laboratorium, foto rongten, MRI, dan dokter merencanakan untuk segera dilakukan operasi. Pada bulan Januari Ibu sukarmiati menjalankan operasi pengangkatan tumor dan rawat luka bekas operasi. Suami Ibu Sukarmiati, Bapak Suyono (43) mencari nafkah sebagai seorang pedagang yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sedangkan Ibu Sukarmiati yang hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Ibu Sukarmiati memiliki jaminan kesehatan BPJS kelas III yang sehingga dapat meringankan biaya pengobatan beliau. Alhamdulilah Sedelah Rombogan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung BPJS, pampes, susu, dan kebutuhan suplemen lainnya. Semoga Ibu Sukarmiati segera diberikan kesehatan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 4.852.000,-
Tanggal : 25 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Bu Sukarmiati menderita tumor pantat


SUKARTINI BINTI RUSDAN (53, Ca Vulva). Alamat : Dusun Krajan, RT 8/3, Desa Karang Anyar, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2016, Ibu Kartini mengalami pendarahan yang tidak wajar. Ibu Kartini memeriksakannya ke rumah sakit terdekat dan dokter mendiagnosa kanker vulva. Ibu Kartini dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Keadaan Ibu Kartini sekarang yaitu masih mengeluarkan darah dari daerah dan luka yang semakin membesar pecah pada labia. Pada bulan November Ibu Kartini menjalankan cek laboratorium dan foto rongten. Pada bulan Desember Ibu Kartini menjalani konsultasi kepada dokter, selain itu beliau juga mejalankan kemo terapi yang ke 1. Dokter menyarankan untuk segera dilakukan operasi pengangkatan kanker dan pada tanggal 18 Desember 2017 dilakukannya biopsy dan operasi pengangkatan kanker. Suami Ibu Kartini yaitu Bapak Ali Ansur (52) yang mencari nafkah sebagai petani yang hanya cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-hari. Ibu Kartini mempunyai jaminan kesehatan berupa JKN-KIS. Sedekah Rombingan ikut merasakan kesedihan dan kesulitan yang dialami, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan dan untuk biaya transportasi Malang – Bondowoso. Pada bulan Februari 2018, Ibu Kartini telah berpulang dengan kehendak Allah SWT. Keluarga sangat merasa kehilangan atas kepergian Ibu Kartini. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1108. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.565.400,-
Tanggal : 8 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Eko @SiscaDwi

Ibu Kartini didiagnosa kanker vulva


SUKRIWINARSIH BINTI SUMARTO (47, Kanker paha + perut + punggung). Alamat : Dusun Krajan, RT 4/2, Desa Winong, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Sejak tahun 2013 Ibu Sukriwinarsih di diagnosa oleh dokter mempunyai kanker di bagian paha, dan sekarang sudah menyebar ke daerah perut dan punggung. Awalnya Ibu Sukriwinarsih berobat di RSUD dr. Soedomo Trenggalek dan dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Sekarang ini Ibu Sukriwinarsih menjalani kemo terapi yang ke 1. Ibu Sukriwinarsih bekerja sebagai guru dan beliau mempunyai seorang anak yang masih kuliah. Penghasilan yang diperoleh untuk membiayai kebutuhan sehari-hari dan biaya kuliah anak beliau. Ibu Sukriwinarsih mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi dan biaya pengobatan yang tidak ditanggung oleh BPJS. Semoga pengobatan yang dilakukan Ibu Sukriwinarsih berjalan lancar dan segera diberikan kesembuhan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 30 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Andy @SiscaDwi

Ibu Sukriwinarsih di diagnosa mempunyai kanker di bagian paha, perut dan punggung


SUTIYEM BINTI MISTUR (28, Luka Bakar 40% Tangan Dan Kaki + Gangguan Jiwa). Alamat : Dusun Bangsri, RT 26/07, Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada awal bulan Desember, Ibu Sutiyem tiba-tiba menghilang dari rumahnya. Keluarga dan warga sekitar pun panik dan mencarinya disekitar desa tetapi tidak ketemu. Setelah tiga hari berselang, Ibu Sutiyem kembali kerumahnya kembali tanpa berbicara apapun. Pada saat itu ada warga yang berkumpul dan sedang membuat api unggun disekitar rumah Ibu Sutiyem. Seketika itu Ibu Sutiyem loncat ke bara api tersebut. Keadaan Ibu Sutiyem sekarang ini mengalami luka bakar di tangan dan kakinya. Sampai sekarang Ibu Sutiyem hanya diobati secara sederhana dan tidak dibawa ke dokter atau puskesmas karena keadaan ekonomi. Suami Ibu Sutiyem yaitu Bapak Imam (30) mencari nafkah sebagai buruh tani. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk membantu biaya pengobatan dan keperluan lainnya. Semoga Ibu Sutiyem segera diberikan kesehatan. Aamiiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 12 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Andy @SiscaDwi

Ibu Sutiyem mengalami luka bakar di tangan dan kakinya


TEMON BINTI SAWAL (70, Kanker Servik). Alamat : Dusun Lebak Sari, RT 45/20, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Sekitar satu bulan yg lalu, Ibu Temon mulai merasakan nyeri secara terus menerus pada bagian alat vital beliau. Karena hanya dianggap nyeri biasa saja, beliau pun akhirnya menghiraukan nyeri yang dirasakan. Karena tidak mendapatkan pemeriksaan medis dan pengobatan apa-apa. Seiring berjalannya hari kondisi Ibu Temon menjadi lemas dan hanya bisa berbaring saja di tempat tidur. Karena kondisi beliau yag semakin parah, akhirnya beliau dibawa ke RS Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan pengobatan yang intensif. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter pun menyimpulkan dari hasil pemeriksaan yang dijalani bahwa Ibu Temon mengalami Kanker Servik atau kanker yang ada pada dinding rahim. Bulan ini Ibu Temon menjalani cek laboratorium dan juga evaluasi hasil dari cek laboratorium. Bapak Lasimun (67) yang bekerja sebagai buruh tani di desanya. Terkadang Ibu Temon juga bekerja sebagai buruh tani untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Karena penghasilan yang di dapat sangat sedikit, sehingga mengurungkan niat beliau untuk pergi berobat. Ibu Temon yang memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Kelas III PBI sangat membantu beliau. Akan tetapi untuk biaya hidup saat di rumah sakit dan transportasi menjadi kendalanya. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Temon dan dapat membantu dalam pendampingan selama berobat. Bantuan yang telah diberikan kepada Ibu Temon dipergunakan untuk kebutuhan saat masuk rumah sakit, susu, pampers, transportasi dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat di rombongan nomor 1116. Semoga bantuan yang telah diberikan dapat menjadikan jalan kesembuhan untuk Ibu Temon. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 600.000,-
Tanggal : 19 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Ibu Temon mengalami kanker servik


UMAMI BINTI BAKRI (34, Tumor Lidah). Alamat : Dusun Patokpicis, RT 17/05, Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Ibu Umami adalah ibu dari dua orang anak yang didiagnosa mempunyai tumor kelenjar lidah oleh dokter. Awalnya Ibu Umami hanya mengobatinya secara alternatif saja. Pengobatan yang dilakukan tidak menunjukan hasil maka Ibu Umami memeriksakannya ke puskemas terdekat dan dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi sekarang ini Ibu Umami sudah kesulitan saat bicara karena tumor sudah membesar dan terkadang merasakan sakit di kepalanya. Pada bulan ini Ibu Umami menjalani kontrol ke onkologi, operasi pengangkatan tumor dan juga rawat luka pasca operasi. Bapak Mustadi (40) adalah suami Ibu Umami yang menafkahi keluarganya dari penghasilan buruh bongkar pasir, sedangkan Ibu Umami mencari nafkah sebagai buruh tani tetapi sekarang ini tidak bisa bekerja karena sakit yang diderita. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Umami mempunyai jaminan kesehatan berupa BPJS kelas III sehingga dapat meringankan biaya pengobatan. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang mereka, bantuan pun di sampaikan untuk biaya transportasi dan biaya pengobatan yang tidak ditanggung BPJS. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1116. Semoga Ibu Umami segera diberikan kesehatan dan kesembuhan kembali. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 855.900,-
Tanggal : 29 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Ibu Umami mempunyai tumor kelenjar lidah


WARSITO BIN GIMAN (47, Kanker Hati). Alamat : Dusun Butun, RT 52/13, Desa Pagu, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Pada bulan Agustus 2017, Bapak Warsito sering merasa mual dan berat badan beliau menurun secara drastis. Akhirnya diperiksakan ke puskesmas setempat dan dirujuk ke rumah sakit Baptis Kediri. Setelah melakukan pemeriksaan, Bapak Warsito didiagnosa kanker darah oleh dokter dan dirujuk ke rumah sakit Dr. Soetomo Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Bapak Warsito meminta pulang dan akhirnya pengobatan tidak dilanjutkan. Kondisi sekarang ini Bapak Warsito lemah dan hanya bisa berbaring di tempat tidur. Bapak Warsito mencari nafkah sebagai buruh tani dan istrinya, Ibu Susiani (45) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Biaya kehidupan sehari-hari Bapak Warsito sekarang ini ditanggung oleh anaknya. Bapak Warsito mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesedihan yang dialami, bantuan pun diberikan untuk suplemen dan juga biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan. Semoga Bapak Warsito segera diberikan kesehatan. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 25 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz @KatinoRianto @SiscaDwi

Bapak Warsito didiagnosa kanker darah


ZAHIRA BILQIS SALSA BILA (4, Retinoblastoma). Alamat : Jalan Koptu Berlian, RT 04/07, Desa Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Sejak dari lahir mata sebelah kiri Zahira sudah membengkak. Setelah empat tahun berlalu Zahira mengeluh kesakitan pada mata sebelah kirinya lalu diperiksakan ke RSUD Dr Soebandi Jember, tapi pengobatan ini tidak dilanjutkan karena keterbatasan biaya. Setelah tiga bulan berlalu, pembengkakan semakin membesar dan terdapat luka di bagian mata sebelah kirinya. Orangtua Zahira membawanya lagi ke RSUD Dr Soebandi Jember karena keterbatasan alat yang dipunyai akhirnya Zahira dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi terakhir Zahira sebelum dialakukan pengobatan di RSSA Malang bola mata sebelah kiri terlihat putih dan kelopak matanya membengkak. Bulan ini Zahira menjalankan kemoterapi yang ke 8. Orangtua Zahira yaitu, Bapak Maryadi (41) mencari nafkah sebagai buruh tani sedangkan Ibu Marlik (29) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Zahira mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III tetapi kendaala yang dihadapi keluarga Zahira yaitu biya transportasi Jember-Malng, biaya hidup selama di Malang dan juga tempat tinggal selama masa pengobatan di Malang. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga Zahira, bantuan pun diberikan untuk membeli susu, pampes, obat-obatan, dan biaya pengobatan lainnya yang tidak ditanggung BPJS. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1116. Semoga Zahira segera diberikan kesehatan agar bisa beraktifitas seperti anak-anak lainnya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 505.000,-
Tanggal : 17 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Zahira menderita retinoblastoma


ZAINUL ARIFIN (34, TB Paru + Efusi Pleura). Alamat : Dusun Sambirejo, RT 05/01, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Bapak Zainul sudah menderita gejala penyakit paru sejak tahun 2016. Pada tanggal 30 Desember 2017 dilakukan pemerikasaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gambiran Kediri dan dokter mendiagnosa Bapak Zainul menderita TB paru dan efusi pleura. Keadaan sekarang ini Bapak Zainul sudah lebih baik setelah dilakukan pengobatan secara rutin. Bapak Zainul mencari nafkah dengan buruh koral sedangkan orangtua beliau, Bapak Bunjamin (71) bekerja sebagai pedagang dan Ibunya Salbijah (61) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Bapak Zainul tidak mempunyai jaminan kesehatan sehingga biaya pengobatan membebani keluarga. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan dan juga untuk biaya kebutuhan lainnya. Semoga Bapak Zainul diberikan kelancaran selama pengobatan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 12 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Munadi @SiscaDwi

Bapak Zainul menderita TB paru dan efusi pleura


MTSR MALANG (AB 9044 WK, Biaya Operasional Bulan Desember 2017). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) adalah mobil yang dikendarai oleh Kurir Sedekah Rombongan untuk beraktivitas seperti mengantar / menjemput pasien dampingan Sedekah Rombongan Malang, mensurvei pasien yang akan dijadikan pasien dampingan dan bahkan menyampaikan santunan titipan yang diberikan dari Sedekaholics. Dengan nomor hotline 0818-0808-8001 yang tertera di badan mobil ambulance MTSR ini diharapkan masyarakat yang membutuhkan dapat langsung menghubungi MTSR ini. Pada bulan ini pengeluaran yang dialokasikan untuk kebutuhan operasional MTSR Malang ialah untuk membeli pulsa, bahan bakar, biaya untuk parkir kendaraan, cuci ambulan, biaya pemeliharaan dan perbaikan. Bantuan bulan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1118. Semoga MTSR semakin bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan menjadi ladang amal bagi para Sedekaholics. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.789.000,-
Tanggal : 31 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Andy Rofik @SiscaDwi

Biaya operasional bulan Desember 2017


MTSR MALANG (N 1208 CJ, Biaya Operasional Bulan Desember 2017). Sedekah Rombongan bergerak untuk menolong para dhuafa yang sakit dalam hal pengobatan, perawatan dan pendampingan pasien. Mobilitas kurir yang biasa disebut dengan “move” pun cepat dan padat sekali. Kebutuhan antar pasien tak jarang juga berbeda-beda, beda rumah sakitnya, beda tempat tinggalnya dan perbedaan tujuan tempat yang lain. Untuk mendukung performa mobil agar tetap dalam kondisi baik, maka bulan ini keperluan MTSR (Mobil Tanggap Sedekah Rombongan) yang diperlukan antara lain untuk membeli pulsa, bahan bakar, biaya untuk parkir kendaraan, konsumsi kurir saat move ke luar kota dan service rutin setiap bulannya. Laporan keuangan MTSR pada bulan sebelumnya telah masuk di nomor rombongan 1118. Semoga Allah membalas setiap kebaikan dan ibadah yang kita lakukan dengan sebaik-baiknya pembalasan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.259.500,-
Tanggal : 31 Januari 2018
Kurir : @FaizFaeruz Andy Rofik @SiscaDwi

Biaya operasional bulan Desember 2017


MTSR MALANG (L 1533 MF, Operasional Desember 2017). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) bergerak untuk menolong para dhuafa yang sakit dalam hal pengobatan, perawatan dan pendampingan pasien. Mobil luxio hitam yang dimiliki Sedekah Rombongan Malang ini telah hilir mudik mengantar jemput pasien dari rumah ke rumah sakit, untuk survey pasien baru, menyampaikan santunan di area Malang, tak jarang digunakan untuk estafet pasien ke kota lainnya. Perawatan serta kebersihan terus dilakukan oleh para kurir agar tetap bisa memberikan kenyamanan saat digunakan. Dengan adanya MTSR baru ini diharapkan lebih bisa membantu masyarakat dan pasien dampingan Sedekah Rombongan Malang yang berada di Kota Kediri, Blitar dan Tulungagung. Pada bulan ini pengeluaran yang dialokasikan untuk kebutuhan operasional MTSR Malang ialah untuk membeli bahan bakar, dan biaya servis rutin setiap bulannya. Bantuan untuk MTSR sebelumnya masuk rombongan nomor 1118. Semoga para Sedekaholics diberikan kelancaran untuk segala urusan yang dijalani. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.157.000,-
Tanggal : 31 Januari 2018
Kurir: @FaizFaeruz @KatinoRianto Fatir @SiscaDwi

Biaya operasional bulan Desember 2017


RSSR MALANG (Sembako Pasien RSSR Bulan Desember 2017). Alamat : Jalan Emas, No 15B, RT 2/20, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) yang berada di Jalan Emas ini merupakan saksi perjalanan para pasien berjuang melawan penyakit yang diderita. Bersama para kurir Sedekah Rombongan pasien disini bersama-sama berjuang untuk sembuh dan sehat seperti sedia kala. Agar para pasien nyaman, tenang, dan tidak stress tinggal di rumah singgah maka para Kurir Sedekah Rombongan senantiasa menghibur, memberikan kenyaman dan fasilitas supaya pasien lebih bersemangat untuk sembuh. Untuk itu Kurir Sedekah Rombongan menyediakan kebutuhan-kebutuhan pasien yang diperlukan di RSSR, seperti menyediakan makanan yang bergizi bagi pasien, obat dan peralatan medis yang sekiranya sering dibutuhkan oleh para pasien. Jumlah bantuan yang tertera di bawah ini digunakan untuk membeli bahan pokok dan sekunder seperti lauk pauk, sayur-sayuran, telur, buah-buahan, kebutuhan bumbu dapur, air minum, gula, kopi, teh, susu peptamen dan bahan bakar memasak. Bantuan dari Sedekaholics sangat membantu kinerja Kurir Sedekah Rombongan dalam memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik untuk pengobatan mereka. Bantuan untuk RSSR sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1118. Semoga para pasien semakin terbantu dan lekas sembuh dengan adanya bantuan dari Sedekaholics dan semoga sedekah yang telah diberikan dapat menjadi ladang amal di akhirat kelak dan dikembalikan berlipat ganda oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.163.400,-
Tanggal : 31 Januari 2018
Kurir: @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Sembako pasien RSSR bulan Desember 2017


RSSR MALANG (Biaya Operasional RSSR Bulan Desember 2017). Alamat : Jalan Emas, No 15B, RT 2/20, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) yang berada di Jalan Emas ini merupakan saksi perjalanan para pasien berjuang melawan penyakit yang diderita. Bersama para kurir Sedekah Rombongan pasien disini bersama-sama berjuang untuk sembuh dan sehat seperti sedia kala. Agar para pasien nyaman, tenang, dan tidak stress tinggal di rumah singgah maka para Kurir Sedekah Rombongan senantiasa menghibur, memberikan kenyaman dan fasilitas supaya pasien lebih bersemangat untuk sembuh. Untuk itu Kurir Sedekah Rombongan menyediakan kebutuhan-kebutuhan pasien yang diperlukan di RSSR, seperti menyediakan makanan yang bergizi bagi pasien, obat dan peralatan medis yang sekiranya sering dibutuhkan oleh para pasien. Jumlah bantuan yang tertera di bawah ini digunakan untuk biaya listrik, air bersih, obat-obatan, membeli kebutuhan ATK, membeli kresek untuk tempat sampah dan biaya administrasi. Bantuan dari Sedekaholics sangat membantu kinerja Kurir Sedekah Rombongan dalam memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik untuk pengobatan mereka. Bantuan untuk RSSR sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1118. Semoga para pasien semakin terbantu dan lekas sembuh dengan adanya bantuan dari Sedekaholics dan semoga sedekah yang telah diberikan dapat menjadi ladang amal di akhirat kelak dan dikembalikan berlipat ganda oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 10.106.365,-
Tanggal : 31 Januari 2018
Kurir: @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Biaya operasional RSSR bulan Desember 2017


RSSR MALANG (Pembelian Inventaris RSSR Bulan November 2017). Alamat : Jalan Emas, No 15B, RT 2/20, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) yang berada di Jalan Emas ini merupakan saksi perjalanan para pasien berjuang melawan penyakit yang diderita. Bersama para kurir Sedekah Rombongan pasien disini bersama-sama berjuang untuk sembuh dan sehat seperti sedia kala. Agar para pasien nyaman, tenang, dan tidak stress tinggal di rumah singgah maka para Kurir Sedekah Rombongan senantiasa menghibur, memberikan kenyaman dan fasilitas supaya pasien lebih bersemangat untuk sembuh. Untuk itu Kurir Sedekah Rombongan menyediakan kebutuhan-kebutuhan pasien yang diperlukan di RSSR, selain menyediakan makanan yang bergizi bagi pasien, obat dan peralatan medis yang sekiranya sering dibutuhkan oleh para pasien. Untuk melengkapi kebutuhan RSSR dalam kenyamanan istirahat untuk pasien dampingan yang semakin banyak berdatangan. Kurir Sedekah Rombongan Malang pun menggunakan bantuan yang telah diberikan para Sedekaholics untuk membeli cek lock absen, bak cuci baju, dan keperluan kantor lainnya. Bantuan dari Sedekaholics sangat membantu kinerja Kurir Sedekah Rombongan dalam memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik untuk pengobatan mereka. Bantuan untuk RSSR sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1114. Semoga para pasien semakin terbantu dan lekas sembuh dengan adanya bantuan dari Sedekaholics dan semoga sedekah yang telah diberikan dapat menjadi ladang amal di akhirat kelak dan dikembalikan berlipat ganda oleh Allah SWT. Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.768.500,-
Tanggal : 31 Januari 2018
Kurir: @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Pembelian inventaris RSSR bulan November 2017


WARSINI BINTI SARBANI (31, Kanker Ganas). Alamat : Dusun Tambong RT 6/ 2, Desa Wringinanom, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur. Mempunyai suami yaitu bapak Seno yang bekerja buruh tani dan serabutan. Menanggung 4 anak, 2 anak masih duduk di SD, 2 anak belum sekolah. Ibu Warsini setahun yang lalu merasakan linu dikaki sebelah kanan. Beberapa bulan kemudian tumbuh benjolan kecil kecil mengelilingi lutut kanannya. Melihat kondisi ekonomi ibu Warsini yang memprihatinkan, karangtaruna setempat berupaya menggalang dana untuk melakukan pengobatan ke Rsud. Moewardi Solo sampai 12 kali. Sekarang karena kehabisan dana sementara pengobatan dihentikan. Ketika kurir Rumah Singgah Sedekah Rombongan mendatangi rumahnya untuk menanyakan perkembangan, ibu Warsini mengatakan sekarang sudah tidak diobati lagi karena kehabisan dana. Bantuan lepas sebesar Rp. 1.500.000,- telah disampaikan dan digunakan Ibu Warsini untuk biaya berobat. Tidak lupa beliau mengucapkan banyak terimakasih kepada para sedekaholics atas bantuan yang diberikan para Sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 18 Maret 2018
Kurir : @ErvinSurvive @AliFirdaus @Dedik @Kusyar

Bu Warsini menderita kanker ganas


WIJI BIN MIKUN (57, Diabetes ). Alamat : Jl. Puntodewo RT 1/2, Desa Beton, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur. Hidup berdua bersama Ibu Hartatik 57 tahun sedangkan cacat dikaki kiri sejak lahir. Bapak Wiji yang tidak dikaruniai anak sewaktu belum sakit beliau bekerja sebagai penarik becak. Tinggal dipinggir bantaran sungai, dan hanya beberapa meter dari rumahnya terdapat kandang sapi milik tetangga. Bagaikan jatuh ketimpa tangga, apa yang dialami bapak Wiji. Kemiskinan yang dialami kini terkena penyakit diabetes. Jangankan berobat, untuk penerangan listrik saja dapat saluran dari tetangga. Itupun menyala hanya malam hari.
Saat didatangi kurir SR ke rumahnya, bapak Wiji menceritakan keluh kesah nya. Bantuan lepas sebesar Rp 1.000.000 telah disampaikan dan digunakan bapak Wiji untuk biaya berobat dan biaya hidup. Tidak lupa beliau mengucapkan terimakasih kepada para sedekaholics atas bantuan yang diberikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 18 Maret 2018
Kurir : @Ervinsurvive @AliFurdaus @DeniAsri @Kusyar

Pak Wiji menderita diabetes


NASILA KHOULUL AL SAHA (10, Epilepsi saraf darah terjepit). Alamat : Dukuh Pagersari RT 2/1, Desa Ngadisanan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur. Sila, demikian biasa dipanggil oleh keluarganya, adalah putri dari pasangan muda bapak Heri dan ibu Heni. Nasib malang diderita oleh dek Sila. Karena sejak usia 10 bulan dek Sila menderita epilepsi. Dek Sila tinggal bersama orang tuanya, sementara bapaknya yang bekerja sebagai buruh tani, walaupun hidup serba kekurangan, namun bapaknya tetap berusaha membawa anaknya periksa ke dokter. Dek Sila mengalami epilepsi saraf darah terjepit. Sudah pernah di bawa berobat ke dokter Darmanto selama beberapa tahun, namun belum mengalami kemajuan, tangan dan kakinya tidak bisa digerakan dan tidak bisa bicara. Bantuan lepas sebesar Rp. 1.000.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya berobat dek Sila. Tidak lupa keluarga mengucapkan banyak terimakasih kepada para sedekaholics atas bantuan yang diberikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 18 Maret 2018
Kurir : @ErvinSurvive @AliFirdaus @DeniAsri @Kusyar

Sila menderita epilepsi


JEMIRAH BINTI SAMAN (72, Stroke). Alamat : Dusun Pandansari RT 9/2, Desa Jetis, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Mbah Mirah, biasa dipanggil demikian oleh tetangganya, adalah seorang ibu rumah tangga yang hidup dengan seorang anaknya di rumah kecil dan sangat sederhana. Anaknya bekerja sebagai tukang potong rambut. Sejak dua tahun kemarin, mbah Mirah terkena stroke karena pernah jatuh saat mandi di kamar mandi dan seketika itu dibawa ke rumah sakit. Karena mbah Mirah terkena stroke, sehingga harus dilakukan pengobatan rutin untuk pemulihannya. Akhirnya kontrol rutin dilakukan oleh mbah Mirah. Karena kehidupan yang serba pas – pasan, akhir – akhir ini mbah Mirah hampir tidak pernah dipriksakan lagi karena anaknya merasa kesulitan keuangan. Sudah bisa bertahan hidup dan bisa makan minum srhari – hari saja, sudah merasa bersyukur. Pada saat Sedekah Rombongan bertemu dengan Mbah Minah, beliau baru saja dibantu mandi oleh anaknya. Dengan kondisi yang dialami sekarang demikian itu, anaknya mbah Mirah sangat berharap agar ibunya bisa sembuh dan pulih lagi. Mbah Mirah memiliki fasilitas jaminan kesehatan berupa BPJS kelas 3. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami mbah Mirah. Santunan lepaspun disampaikan untuk biaya berobat mbah Mirah. Anak mbah Mirah, atas nama ibunya, mengucapkan banyak terima kasih dan bersyukur atas bantuan sedekaholics yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 19 Maret 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Dedik

Mbah Mirah terkena stroke


HARIONO BIN SUWITO (38, Lumpuh pasca kecelakaan kerja). Alamat : Desa Jatisari, RT 26/6, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Mas Hari adalah seorang pemuda desa yang dulu merantau dan bekerja di Malaysia. Dengan harapan bisa merubah nasibnya dan kedua orang tuanya. Sudah sepuluh tahun yang pada saat bekerja, dia mengalami Kecelakaan kerja di Malaysia yaitu jatuh dari lantai 3 pada waktu bekerja. Sebagai kuli bangunan, memang beresiko tinggi. Akhirnya kedua kaki lumpuh dàn sekarang untuk buang air kecil / pipis tidak bisa terkontrol. Bapaknya sebagai buruh tani dan ibunya bekerja sebagai penjual jenang gempol, sangatlah merasa terpukul dengan kondisi yang dialami anaknya tersebut. Dahulu pernah sampai habis – habisan untuk berikhtiar demi kesembuhan anaknya tersebut, sampai kursi saja tidak ada. Sekarang kondisi mas Hari tidak bisa berjalan normal, jadi ke mana – mana ngesot. Karena syarafnya sudah rusak dan sekarang sudah lama tidak berobat dikarenakan kondisi ekonomi yang semakin berkurang. Pernah dengan susah payah orang tuanya membelikan kursi roda, namun sekarang sudah tidak dipakai karena ukuran badannya mas Heru yang semakin besar. Saat Sedekah Rombongan bertemu dengan mas Hari, sempat ibunya sambil meneteskan air mata, mengeluhkan nasib anaknya, karena untuk ke mana – mana harus ngesot. Ibunya sangat berharap semoga ada bantuan alat agar anaknya kemana – mana tidak ngesot. Mas Hari walaupun memiliki fasilitas kesehatan berupa BPJS kelas 3, namun sekarang sudah tidak pernah diperiksakan lagi karena kondisi ekonomi keluarganya yang serba kekurangan. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami mas Hari. Bantuan lepaspun disampaikan untuk biaya berobat mas Hari. Betap senangnya ibu mas Hari menerima bantuan untuk anaknya tersebut. Atas nama mas Hari, ibunya mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari para sedekahilcs yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 19 Maret 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Dedik

Mas hari mengalami lumpuh pasca kecelakaan kerja

REKAPITUKASI BANTUAN

 

No Nama Jumlah Bantuan
1 ZULJAFRI BIN UMAR 1,500,000
2 ANWAR BIN TAMBAYONG 750,000
3 KETI ZEBRIANI SONIA 3,195,000
4 LELI TRISNAWATI 2,000,000
5 SOVENDI BIN DASRIL 1,000,000
6 ZULJAFRI BIN UMAR 1,500,000
7 ROSNELLY BINTI HAMZAH 750,000
8 NAZRIL ALBANI 1,500,000
9 ALIFATIN BINTI SAIMIN 1,246,800
10 ANGGA ADI SAPUTRA 6,000,000
11 ASISEH BINTI SUTIYA 500,000
12 BUDI HARTONO 500,000
13 DJUMADI BIN WAGIYO 500,000
14 EDI SUPRAPTO 500,000
15 FLORETHA RIMBA PUSPANILA 2,400,000
16 JAMES VALENTINO SYAELENDRA 1,140,000
17 LUSIANI BINTI SIKAN 500,000
18 MAHDI BIN TUR 695,270
19 MOCH SYAIHU SU’UDI 500,000
20 MOHAMMAD HABIBI 897,200
21 MOHAMMAD LINTANG DARMAWAN 1,000,000
22 NAZWA NURAINI 525,800
23 NINIK HUNAINAH 500,000
24 PANTI ASUHAN BAITUSSALAM 5,000,000
25 MUSHOLLA NURUL FALAH 5,000,000
26 ALMH. PUJI ASIH 1,000,000
27 RAFFA ADITYA PRATAMA 549,510
28 SARIYAH BINTI MUJIONO 500,000
29 SITI USWATUL ROISA 500,000
30 SRI WAHYUNI 500,000
31 SUKARMIATI BINTI KASIRIN 4,852,000
32 SUKARTINI BINTI RUSDAN 1,565,400
33 SUKRIWINARSIH BINTI SUMARTO 500,000
34 SUTIYEM BINTI MISTUR 500,000
35 TEMON BINTI SAWAL 600,000
36 UMAMI BINTI BAKRI 855,900
37 WARSITO BIN GIMAN 500,000
38 ZAHIRA BILQIS SALSA BILA 505,000
39 ZAINUL ARIFIN 500,000
40 MTSR MALANG 3,789,000
41 MTSR MALANG 4,259,500
42 MTSR MALANG 1,157,000
43 RSSR MALANG 4,163,400
44 RSSR MALANG 10,106,365
45 RSSR MALANG 1,768,500
46 WARSINI BINTI SARBANI 1,500,000
47 WIJI BIN MIKUN 1,000,000
48 NASILA KHOULUL AL SAHA 1,000,000
49 JEMIRAH BINTI SAMAN 1,000,000
50 HARIONO BIN SUWITO 1,000,000
Total 83,771,645

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 83,771,645,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 1123 ROMBONGAN

Rp. 60,536,442,557,-