SITI URIPAH, (70, Bedah Rumah) Alamat Dusun Gumuk Bago RT/RW 001/005, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mbah Siti adalah seorang janda tua yang berprofesi sebagai buruh tani dirumahnya dan beliau jika saat musim panen padi beliau sering mengambil sisa sisa padi di sawah yang sudah selesai di panen untuk dijual dan untuk kebutuhan makan sehari harinya. Rumah yang ditinggali Mbah Siti ini mengalami kerusakan atap yang hampir roboh dan juga dinding bambu yang sudah rusak. Ada salah satu warga sekitar menginformasikan kepada Kurir Sedekah Rombongan bahwa Mbah Siti membutuhkan bantuan. Selang dua hari Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi bahwa tempat tinggal yang ditinggali Mbah Siti sudah hampir roboh dan perlu di renovasi ulang. Pada kesempatan itu juga Kurir Sedekah Rombongan berpartisipasi dengan warga sekitar bahwa warga Dusun Gumuk Bago Desa Nogosari siap membantu atas perenovasian rumah Mbah Siti, dan Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Mbah Siti. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk pembelian property renovasi rumah mbah Siti. Semoga santunan bedah Rumah Mbah Siti berjalan dengan lancar dan, Semoga Santunan yang diberikan Sedekaholics mandapatkan ganti berlimpah ganda oleh dariNya. Amin

Jumlah Santunan : Rp. 5.000.000,-
Tanggal : 22 Februari 2018
Kurir : @awwaludin_yudha @viandwiprayugo @edikpurwanto @agungganong @jupri

Bantuan bedah rumah


TUNI BINTI ALAN, (67, Stroke) Alamat Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Mbah Tuni biasa ia panggil, Mbah Tuni hidup sebatang kara sejak lima tahun lalu semenjak kehilangan suami dan anak beliau yang telah berpulang. Sakit yang beliau derita berawal dari tahun 2014 hingga sampai sekarang, kemudian bertambah dengan sakit Stroke yang beliau alami. Mbah Tuni terbaring lemas di tempat tidurnya dan juga tidak lagi bisa bekerja sehingga tidak ada penghasilan yang beliau dapatkan, untuk kebutuhan makan hariannya tetangga-tetangga beliau yang membantu. Rumah yang beliau tempati juga sudah tidak layak dihuni. Alhamdulillah kurir sedekah rombongan dipertemukan dengan Mbah Tuni, kemudian menyampaikan santunan dari sedekaholics untuk biaya kebutuhan sehari hari. Mbah Tuni dan para tetangga mengucapkan banyak terimakasih atas santunan yang disampaikan, semoga Allah balas dengan kemudahan-kemudahan untuk sedekaholics sekalian. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Februari 2018
Kurir : @yudhoari @edikpurwanto @isroil @viandwiprayugo

Bu Tuni menderita stroke


ULFA ALIYA FITRI (1, Katarak + Gangguan Syaraf Mata) Alamat Dusun Gumuk Gebang RT/RW 008/020, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Adik Ulfa adalah anak dari pasangan Bapak Azis (28) dan Ibu Fitriani (19) yang terlahir normal, akan tetapi setelah menginjak usia di empat bulan adik Ulfa mengalami panas tinggi sehingga kedua matanya tidak bisa melihat. Oleh kedua orang tua adik Ulfa langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat dan oleh dokter puskesmas di rujuklah ke RSUD Dr. Soebandi Jember. Setelah diperiksa oleh Dokter RSUD Dr. Soebandi Jember adik ulfa diagnosa Katarak dan gangguan Syaraf mata. Dokter menyarankan adik Ulfa untuk segera di rujuk ke RSUD Dr. Soetomo tetapi kedua orang tua ulfa terkendala oleh biaya Ekonomi dan Transportasi dari Jember ke Surabaya. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan informasi dari warga sekitar bahwa keluarga adik Ulfa memerlukan bantuan untuk pengobatan tetapi terkendala oleh biaya. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi tempat tinggal adik Ulfa dan bersilahturahmi. Adik Ulfa langsung menjadi pasien Dampingan Sedekah Rombongan dan langsung dijadwalkan pemberangkatan ke Dr. Soetomo Surabaya. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan dari para Sedekaholics untuk membantu adik Ulfa. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk pembayaran BPJS dan Santunan tunai untuk ke Dr. Soetomo Surabaya. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi adik Ulfa dan Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi sesama, semoga Allah balas dengan kemudahan-kemudahan untuk sedekaholics sekalian. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 27 Desember 2017, 10 Januari 2018, 22 Februari 2018
Kurir : @awwaludin_yudha @agungganong @viandwiprayugo @edikpurwanto

ulfa didiagnosa Katarak dan gangguan syaraf mata


KASIATI BINTI SUKIMAN, (83, Dhuafa) Alamat Dusun Krajan RT/RW 003/007, Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Mbah Kasiati adalah seorang Dhuafa yang hidup sebatang kara dirumah gubuk yang sederhana. Mbah Kasiati tidak bekerja karena kondisi yang sudah berusia senja dan beliau sering dibantu oleh tetangganya untuk makan sehari-harinya. Warga sekitar menginformasikan bahwa Mbah Kasiati perlu bantuan untuk kebutuhan sehari-hari, Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat beliau. Pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Mbah Kasiati. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi kebutuhan biaya hidup untuk sehari – harinya. Semoga Santunan yang diberikan berguna bagi Mbah Kasiati. Dan Semoga Santunan yang diberikan dari para Sedekaholics mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh dariNya Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Februari 2018
Kurir : @awwaludin_yudha @agungganong @viandwiprayugo @edikpurwanto @isroil

Bantuan tunai


SENIATI BINTI PAKMO, (67, Struma) Alamat Dusun Krajan Timur RT/RW 003/008, Desa Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Sudah dua tahun terdapat benjolan di bagian leher bawah ibu Seniati. Tetapi ia hanya menganggap sebagai benjolan biasa. Ketika benjolan tersebut membesar hanya sampai sebesar bola pimpong dan tidak membesar sampai sekarang. Dahulu dirasa tidak ada gangguan dari benjolan tersebut. Tetapi beberapa bulan belakangan Ibu Seniati merasakan sesak ketika duduk. Hal tersebut mengganggu kegiatan sehari-hari Ibu Seniati. Lalu ibu Seniati memeriksakan kondisinya ke Puskesmas terdekat dan dirujuk ke RSUD Dr. Soebandi Jember. Lalu setelah melakukan pemeriksaan Ibu Seniati didiagnosis Struma atau lebih dikenal sebagai Tumor kelenjar tiroid. Dan disarankan untuk melakukan operasi. Ibu Seniati hanya tinggal bersama anaknya menyetujui saran yang diberikan oleh dokter meski dia sendiri bingung untuk biaya transportasi karena jarak rumah sakit lumayan jauh. Ibu Seniati memiliki Jaminan Kesehatan BPJS Mandiri Kelas III yang meringankan beban keluarganya dalam pembiayaan dalam berobat. kurir Sedekah Rombongan Jember bergerak dan menyampaikan bantuan dari sedekaholics untuk pembayaran Iuran BPJS Mandiri Kelas III dan Santunan Tunai. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Seniati dan Terima kasih kepada para sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Aminn.

Jumlah santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 26 Februari 2018
Kurir : @awwaludin_yudha @viandwiprayugo @isroil

Ibu Seniati didiagnosis struma


AHMAD HASAN ABDILLAH, (9, Atresi ani). Alamat Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Adik Hasan menderita sakit Atresi ani. Atresia ani adalah salah satu jenis cacat atau kelainan sejak lahir. Pada kondisi ini, perkembangan janin mengalami gangguan sehingga bentuk rektum (bagian akhir usus besar) sampai lubang anus umumnya tidak sempurna. Ketidak normalan Hasan tak memiliki anus Hasan segera dirujuk ke Rumah Sakit Paru- Paru Jember untuk dilakukan tindakan operasi pembuatan stoma. Hasan menderita atresia ani menjalani operasi pembuatan anus pada usia 5 bulan. Akhirnya setelah menunggu selama 8 – 9 tahun lebih Hasan bisa menjalani operasi pembuatan lubang anus di dubur. Bulan ini telah jalani serangkaian test akhirnya tim Dokter rumah sakit Paru – Paru Jember memutuskan dilakukan tindakan operasi pembuatan lubang anus di dubur. Operasi berjalan lancar dan saat ini Hasan menjalani perawatan pasca operasi. kondisi ekonomi untuk kebutuhan sehari hari yang memang benar-benar miskin membuat orang tua Hasan hanya bisa pasrah. Bapak Wakik bapaknya si adek Hasan hanyalah seorang buruh tani dengan pendapatan yang sangat minim dan itupun tidak menentu. Pendapatannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Bisa dibayangkan dengan kehidupan mereka di tambah lokasi yang jauh di pelosok desa, serta tak ada akses kendaraaan umum membuat mereka tak mampu melanjutkan pengobatan. Atas dampingan Sedekah Rombongan Hasan dapat melanjutkan pengobatannya. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu adik Hasan, Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Akomodasi selama di rumah sakit Paru – Paru Jember, pembayaran Iuran BPJS, Akomodasi selema dirumah sakit dan pembelian obat diluar cover BPJS pasien Hasan. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi adik Hasan dan Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1108

Jumlah Santunan : Rp. 1.081.850,-
Tanggal : 27 Februari 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil @agungganong

Adik Hasan menderita sakit atresi ani


DEWI DWI HARYATI, (10, Down Sydrome) Alamat Dusun Karang Anyar RT/RW 002/013, Desa Tempurejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Dewi biasa ia panggil. Adik Dewi adalah anak kedua dari pasangan Alm Bapak Astim dan Ibu Haryati (39) yang berprofesi penjual makanan ringan di depan rumahnya yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari untuk anak-anaknya. Alm Ayah adik Dewi sebelum meninggal bekerja sebagai tukang ojek di desanya yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. adik Dewi dan Kakaknya Nanang mengalami kelainan Down Syndrome, Yaitu kelainan genetik pada kromosom 21 yang dapat dikenal dengan manifestasi klinis yang cukup khas. Orang tua Dewi yang bekerja sebagai penjual makanan ringan di depan rumahnya pun tidak bisa berbuat banyak. Keadaan ekonomi yang pas-pasan membuat orang tuanya tidak pernah membawanya kontrol ke dokter. Setiap hari ibunya dengan sabar melatih kedua anaknya untuk bisa berbicara. Untuk tingkat IQ bisa dikatakan normal, karena saat diajak berkomunikasi, Dewi dan Nanang bisa menjawab dengan baik meskipun tidak tanggap. Keadaan ini membuat kurir Sedekah Rombongan prihatin, karena itulah bantuan dari para Sedekaholics diberikan. Semoga bantuan yang diberikan bisa membantu memberikan semangat kepada orang tua adik Dewi untuk bisa merawat adik Dewi dan Nanang kedepannya. Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Februari 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Nanang mengalami kelainan down syndrome


SUTIK BINTI SUBUWET, (49, Kanker Thyroid) Alamat Jl. Cangkring 21E, RT 005/RW 002, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. mulai 2012 ada benjolan di leher karena dianggap benjolan biasa sehingga oleh beliau dibiarkan. karena semakin membesar diperiksakanlah ke Puskesmas setempat dan dirujuk ke malang. bolak balik malang sampai tiga kali diantar oleh Ambulan Puskesmas tidak ada tindakan lanjutan karena kamar penuh. karena semakin membesar benjolan itu akhirnya atas inisiatif sendiri berangkat lah beliau berobat di RS WALUYO JATI Kraksaan Kabupaten Probolinggo dilakukan operasi 2013 akhir. Selang berapa bulan kemudian bulan Februari 2014 ada benjolan lain yang tumbuh di leher depan yang dinyatakan dokter kanker Thyroid. dalam rentang 2014 dilakukanlah operasi di RSU Moh shaleh kota Probolinggo sebanyak 2 kali dan yang terakhir menyebabkan benjolan semakin besar dan akhirnya dirujuk ke RSSA malang. 5 kali ke RSSA malang tidak ada tindakan sama sekali karena alasan tidak adanya kamar. Ibu Sutik memiliki Jaminan kesehatan berupan JKN-KIS PBI yang meringankan beban keluarganya dalam berobat ke rumah sakit. Tetapi Ibu Sutik kesusahan dengan transportasi bolak balik ke RS dan pembelian obat yang tak tercover oleh KIS PBI. Kurir Sedekah Rombongan merasa kesulitan ibu Sutik, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan dari para Sedekaholics untuk memberikan Santunan. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Biaya Transportasi dan Biaya Pengobatan dan Perawatan. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Sutik dan Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1108

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Februari 2018
Kurir : @awwaludin_yudha @firmanyusnizar @viandwiprayugo @fahmi

Bu Sutik menderita kanker thyroid


SUCIK AISYAH, (40, Tumor Maxila) Alamat Jl. Mangga RT/RW 004/002, Desa Sumber Wetan Kecamatan Kedupok, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Sejak satu tahun yang lalu ibu Sucik telah menderita penyakit ini. Sebenarnya beliau telah membawa penyakitnya ini untuk dilakukan pemeriksaan ke rumah sakit Dr. Moh Saleh Probolinggo pada bulan maret 2014. Namun, karena keterbatasan dana dan keadaan ekonomi yang cukup memprihatinkan, perawatan penyakitnya ini terpaksa tidak dilanjutkan. Ibu Sucik ini memang berasal dari kaluarga miskin/duafa yang sangat layak untuk mendapatkan bantuan. Akhirnya Kurir Sedekah Rombongan menemukan ibu Sucik dan mendampingi beliau untuk melanjutkan perawatan yang telah terhenti tersebut. Setelah melanjutkan pemeriksaan di RSUD Dr. Moh Saleh Probolinggo Ibu Sucik dirujuk ke Dr. Soetomo Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut, karena penyakit yang dialaminya tergolong Ganas. Kondisi Ibu Sucik saat ini susah makan karena semakin membesar hingga menutup mulut dan matanya. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Sucik. Santunan senilai dibawah ini digunakan sebagai Uang saku dan Akomodasi selama di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk beliau. Dan Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1108

Jumlah Santunan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 28 Februari 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @firmanyusnizar

Bu Sucik menderita tumor maxila


NINIK HUNAINAH, (52, Kanker Endometrum) Alamat Dusun Jaringan RT 009/RW 003, Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. sekitar 2014 Ibu Ninik mengalami keputihan yang terus menerus selama beberapa bulan sekitar 6 bulanan kemudian ada rasa nyeri di perut beliau. akhirnya dibawalah ke RSUD Tongas karena keterbatasan alat dirujuk lagi ke RSUD Moh Saleh Probolinggo. Dari hasil pemeriksaan Dokter Ibu Ninik terdiagnosa ada kanker di perut beliau yang kemudian dirujuk ke RSSA malang dan oleh dokter dinyatakan Kanker Endometrium. Pengobatan yang dilakukan Ibu Ninik sudah kemo sekali tanggal 20 November 2017 dan dilanjut kemo ke 2 Tanggal 19 Desember 2017. Ibu Ninik Memiliki jaminan kesehatan berupa JKN – KIS NON PBI Kelas III yang meringankan beban keluarganya dalam berobat di RS. tetapi ibu Ninik merasa kesulitan dalam biaya transportasi dan biaya hidup saat berobat ke RSSA Malang. Ibu Ninik tinggal bersama sang Suami Bapak Sarun (47) yang bekerja sebagai Nelayan yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari. Kurir Sedekah Rombongan menyatakan Ibu Ninik termasuk dampingan Sedekah Rombongan karena dari keluarga yang membutuhkan. Pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Ninik. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Biaya Transportasi Pasien ke Malang dan Uang Saku saat berada di RSSA Malang. Ibu Ninik mengucapkan banyak Terima Kasih kepada Sedekah Rombongan dan para Sedekaholics yang telah membantu. Semoga mendapatkan balasan berlipat ganda serta dimudahkan semua urusan dunia dan akherat. Aamiin Ya Rabb. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1095

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Februari 2018
Kurir : @yudhoari @firmanyusnizar @viandwiprayugo

Ibu Ninik terdiagnosa kanker endometrium


HASAN BASRI, (58, Tunanetra) Alamat Dusun Krajan A 002/002, Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Bapak Hasan biasa ia panggil, bapak Hasan adalah seorang Dhuafa yang hidup seorang diri dan memiliki keterbelakangan fisik yaitu Tunanetra. Keseharian bapak Hasan menjaga Mushola Al-Barokah dan seorang Muadzin di Mushola tersebut. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi tempat tinggal bapak Hasan dan bersilahturahmi dan pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu bapak Hasan. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk pembelian sembako untuk kebutuhan makan sehari-hari. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi bapak Hasan. Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1093

Jumlah santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Februari 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil

Pak Hasan seorang tuna netra


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN (MTSR) JEMBER ( P 1831 QE, Biaya Operasional Februari 2018 ) keperluan antar jemput pasien duafa sakit di bawah dampingan para Kurir Sedekah Rombongan, Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR), terus bergerak wara-wiri tak kenal waktu ke rumah sakit setiap hari di area Jember, Bondowoso, Besuki, Probolinggo, Lumajang, Situbondo, dan bahkan mengirim pasien ke Malang maupun Surabaya. Sebagian dari dana amanah pada donatur dan sedekaholics disalurkan dalam bentuk operasional untuk kendaraan ini. Jumlah santunan yang tertera di bawah ini digunakan sebagai biaya untuk Bahan Bakar, Tap Oli, Service, dan perawatan lainnya. Semoga sedekah dari para donatur dan sedekaholics semua mendapatkan balasan yang berlipat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Aamiin. Dan Semoga hadirnya MTSR di Wilayah Jember akan mempermudah pasien untuk berobat kerumah sakit. Laporan keuangan Operasional MTSR ini sebelumnya masuk di rombongan 1108

Jumlah santunan: Rp.4.903.000,-
Tanggal: 27 Februari 2018
Kurir : @viandwiprayugo @edikpurwanto @awwaludin_yudha

Biaya operasional Februari 2018


LISNAWATI INDAH, (45, Stroke) Alamat Dusun Krajan RT/RW 001/002, Desa Karangsono, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Bu Wati, demikian biasa dipanggil tetangga sekitar, adalah seorang ibu rumah tangga yang menderita Stroke. Sudah 2 Tahun ini bu Wati tidak bisa bicara dan beraktifitas normal karena mengalami Stroke. Sempat dirawat di rumah sakit kemudian disarankan pulang untuk melanjutkan proses obat jalan. Bu Wati tidak memiliki Bpjs sehingga untuk biaya berobat dirasa sangat memberatkan. Sehari-hari bu Wati hanya terbaring lemas di tempat tidurnya dan tidak mampu bekerja lagi. Ibu Wati adalah seorang janda yang memiliki dua seorang anak, anak yang pertama bekerja sebagai penjaga toko dan anak yang kedua masih duduk di bangku sekolah SMA. Kondisi perekonomian keluarga Ibu Wati pun serba kekurangan. Informasi mengenai bu Wait diperoleh dari tetangga sekitar yang masih perduli dengan kondisi keluarga bu Wait. Santunan dua bulan sekali pun telah disampaikan dan digunakan untuk biaya kebutuhan bu Wati. Rasa terimakasih disampaikan untuk bantun yang telah beliau terima, semoga beliau segera sembuh dan pulih seperti sedia kala sehingga bisa beraktifitas seperti biasa. Amin

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Februari 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo Isroil

Bu Lisna menderita stroke


RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN (RSSR) JEMBER ( Sembako Pasien RSSR Februari 2018 ). Rumah singgah Jember yang beralamat di Jalan Srikoyo No. 12, Patrang, Jember. Lokasi rumah para pasien dampingan yang seringkali jauh dari rumah singgah, dan dengan proses pengobatan pasien yang seringkali harus berulang kali kembali ke rumah sakit, inilah yang mendasari terbentuknya rumah singgah sedekah rombongan (RSSR). Santunan yang diberikan sejumlah di bawah ini digunakan untuk pasien dampingan di Rumah Singgah dan keperluan rumah singgah, Dan hal-hal yang diperlukan selama pasien dan keluarga pasien menginap sementara di rumah singgah di saat menunggu masa pengobatan di rumah sakit Dr. Soebandi Jember, yaitu selama bulan Februari 2018. Semoga sedekah dari para sedekaholics ini dapat bermanfaat dan mendapatkan balasan berlipat ganda serta dimudahkan semua urusan dunia dan akherat. Aamiin Ya Rabb. Santunan sebelumnya (RSSR) ini masuk Rombongan 1108

Jumlah Santunan : Rp. 1.492.000,-
Tanggal : 27 Februari 2018
kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @agungganong

Biaya sembako pasien RSSR Februari 2018


RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN (RSSR) JEMBER ( Operasional RSSR Februari 2018 ). Rumah singgah Jember yang beralamat di Jalan Srikoyo No. 12, Patrang, Jember. Lokasi rumah para pasien dampingan yang seringkali jauh dari rumah singgah, dan dengan proses pengobatan pasien yang seringkali harus berulang kali kembali ke rumah sakit, inilah yang mendasari terbentuknya rumah singgah sedekah rombongan (RSSR). Santunan yang diberikan sejumlah di bawah ini digunakan untuk keperluan rumah singgah, Dan hal-hal yang diperlukan seperti ATK, Pembayaran Pajak Bumi Rumah Singgah, pembayaran Speedy, Hotline, Biaya Air / PDAM, Ekspedisi Berkas Dll. yaitu selama bulan Februari 2018. Semoga sedekah dari para sedekaholics ini dapat bermanfaat dan mendapatkan balasan berlipat ganda serta dimudahkan semua urusan dunia dan akherat. Aamiin Ya Rabb. Santunan sebelumnya (RSSR) ini masuk Rombongan 1108

Jumlah Santunan : Rp. 2.572.877,-
Tanggal : 27 Februari 2018
kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @agungganong

Biaya operasional RSSR Februari 2018


NEMAN BIN TAMEN, (62, Prostat) Alamat Dusun Krajan RT/RW 001/006, Desa Petung, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Bapak Neman biasa orang orang memanggilnya, di usianya yang sudah semakin tua ia masih semangat dan sanggup bekerja sebagai buruh tani yang membutuhkan tenaga dan fisik yang kuat. Sayangnya beberapa bulan terakhir Bapak Neman tidak bisa bekerja lagi karena prostatnya mengalami pembesaran. satu tahun yang lalu bapak Neman mulai terkena prostat, setiap hari ia harus mondar – mandir puluhan kali ke kamar mandi. Dua tiga bulan terakhir bapak Neman harus dibawa ke RSUD Dr. Soebandi Jember karena tidak bisa buang air kecil. Setelah dilakukan pemeriksaan dokter menyarankan bapak neman untuk segera dioperasi. Setelah satu minggu menjalani rawat inap, bapak Neman akhirnya dioprasi. Bapak Neman memiliki Jaminan kesehatan berupa JKN KIS NON PBI, sehingga biaya pengobatan dan operasinya ditanggung oleh BPJS. bapak Neman dianjurkan kontrol setiap bulannya, namun ia kebingungan setiap jadwal kontrol tiba karena ia terkadang tidak mempunyai uang untuk biaya transportasi berobatnya. Istrinya yang kini menjadi pengganti tulang punggung keluarga sebagai buruh tani dan terkadang mencari pasir di sungai dengan penghasilan yang tak seberapa. Anak bapak Neman pun tak dapat membantu banyak karena juga dalam kondisi kesulitan ekonomi. namun kondisi bapak Neman belum membaik karena ia masih merasa kesakitan dan tidak diperbolehkan beraktivitas berat, dan proses pemulihannya membutuhkan waktu yang cukup lama dan ia masih harus berobat jalan dan operasi lanjutan. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan dari para Sedekaholics untuk membantu bapak Neman. Santunan yang diberikan di pergunakan untuk Akomodasi pasca operasi dan Santunan tunai. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi bapak Neman dan Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Aamin.

Jumlah Santunan : Rp. 519.000,-
Tanggal : 20 Desember 2017 dan 6 Maret 2018
Kurir : @awwaludin_yudha @agungganong @viandwiprayugo @isroil

Pak Neman menderita prostat


SAUDAH BINTI ABD ROUF, (60, Kista Ovarium) Alamat Perum Griya Mangli Lingk Wonosari RT/RW 003/005, Desa Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Awalnya sekitar 1 tahun yang lalu Ibu Saudah mengalami sakit pada bagian perut, terasa menusuk dan terus mengalami pembengkakan. Namun dikarenakan pada saat itu hanya mengandalkan pengobatan tradisonal sehingga menyebabkan perut ibu Saudah terus membesar dan keras. Sehingga melihat kondisi tersebut keluarga segera melarikan Ibu Saudah ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk mendapatkan perawatan. Dari hasil diagnosa dokter rumah sakit bahwa ibu Saudah mengalami penyakit Kista Ovarium dan harus segera dilakukan operasi. Ibu Saudah merupakan Janda yang memiliki tanggungan anak 1 orang. Dan jaminan kesehatan yang dimiliki saat ini adalah BPJS Mandiri Kelas III, tetapi memiliki tunggakan selama 1 tahun. Anak dari Ibu Saudah, Mutiah (37) yang bekerja sebagai buruh tani merasa kebingungan untuk pembayaran tunggakan BPJS. Sedekah Rombongan segera bergerak setelah memperoleh informasi tersebut. Dan Alhamdulillah kurir sedekah rombongan segera menyampaikan titipan dari para sedekaholic guna meringankan biaya tunggakan BPJS selama 1 tahun dan Biaya pengobatan dan perawatan Pasien dirumah sakit. Keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan dari para sedekaholics. Semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Aamin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.199.353,-
Tanggal : 8 Februari 2018
Kurir : @awwaludin_yudha @viandwiprayugo @imam_hariyadi

Ibu Saudah mengalami penyakit kista ovarium


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN (MTSR) JEMBER ( P 1272 SR + F 6185 BM, Biaya Operasional Februari 2018 ) keperluan antar jemput pasien duafa sakit di bawah dampingan para Kurir Sedekah Rombongan, Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) dan Motor Tempur Sedekah Rombongan ini, terus bergerak wara-wiri tak kenal waktu ke rumah sakit setiap hari di area Jember, Bondowoso, Besuki, Probolinggo, Lumajang, Situbondo, dan bahkan mengirim pasien ke Malang maupun Surabaya. Sebagian dari dana amanah pada donatur dan sedekaholics disalurkan dalam bentuk operasional untuk kendaraan ini. Jumlah santunan yang tertera di bawah ini digunakan sebagai biaya untuk Bahan Bakar, Tap Oli, Biaya Kendaraan, Service MTSR dan perawatan lainnya. Semoga sedekah dari para donatur dan sedekaholics semua mendapatkan balasan yang berlipat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Aamiin. Dan Semoga hadirnya MTSR di Wilayah Jember akan mempermudah pasien untuk berobat kerumah sakit. Laporan keuangan Operasional MTSR ini sebelumnya masuk di rombongan 1108

Jumlah santunan: Rp.9.493.350,-
Tanggal: 27 Februari 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto @budiali

Biaya operasional Februari 2018


ASMONOWATI (53, Keloid Akut), Bu Asmonowati usia 52 tahun tinggal di Dusun Ajung Krajan RT 02 RW 14, Desa Ajung, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember Jawa Timur. Dalam kesehariannya berprofesi sebagai penjahit. Wanita yang berstatus janda ini memiliki satu orang putra yang baru saja menyelesaikan sekolah SMA. Semenjak beberapa tahun silam Bu Asmonowati menderita gangguan lapisan kulit di dadanya. Secara visual di identifikasi sebagai keloid. Penyakit ini awalnya dianggap penyakit kulit biasa namun seiring berjalannya waktu keloid nya meluas dan terasa nyeri, sampai-sampai jika penyakitnya kambuh kesulitan bernafaspun dia alami. Setelah Kurir Sedakah Rombongan Jember bersillaturahmi ke Rumah beliau, Jadwal pemeriksaanpun dibuat. Bu Asmonowati dibawa ke R.S Soebandi untuk melakukan pemeriksaan, diagnosa awal, terapi obat dan kemudian dilakukan operasi pengangkatan lapisan kulit di area dada. Sedekah Rombongan memberikan santuna kepada Bu Asmonowati untuk Pembelian Rutin Obat dan Salep di Luar BPJS dan Santunan Tunai. Santunan Sebelumnya masuk dirombongan 1113

Jumlah santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal: 7 Maret 2018
Kurir: @yudhoari @viandwiprayugo @Isroil

Bu Asmonowati menderita gangguan lapisan kulit di dadanya


SRI SUNARNI(41, Ca Nasofaring). Beralamat di Dusun Ngadirejo RT 30/R3, Desa Kroyo Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Ibu Sunarni sapaan akrab beliau. Mengeluh karena sering merasakan sakit di bagian kepala, hal tersebut dirasakan pada akhir tahun 2016. Ibu Sunarni baru pindah di Sragen 3 tahun ini, sebelumnya merantau di Jambi. Karena rasa sakit di kepala terjari terus menerus, akhirnya oleh pihak keluarga dibawa berobat di Rumah Sakit Umum Daerah Soehadi Prijonegoro Sragen (RSUD Sragen). Saat menjalani awal pengobatan, tidak menggunakan jaminan kesehatan dengan pertimbangan agar mendapat penanganan yang cepat. Namun, karena Ibu Sunarni didiagnosis menderita Kanker Nasofaring dan harus menjalani pengobatan yang panjang, akhirnya pihak keluarga membuat BPJS. Setelah menjalani beberapa kali kontrol di RSUD Sragen, Ibu Sunarni dirujuk ke Rumah Sakit Dr Moewardi Solo (RSDM). Di RSDM Ibu Sunarni sudah menjalani kemoterapi sebanyak 9 kali dan akan dilanjutkan radioterapi. Jarak rumah ke RSDM yang jauh, membuat kesehatan Ibu Sunarni sering lemah karena harus menempuh jarak yang jauh dengan dibonceng sepeda motor. Suami Ibu Sunarni, Bapak Yos Suharso (44) bekerja sebagai buruh bangunan dengan penghasilan Rp 800.000,00 setiap bulannya. Beliau harus menanggung biaya berobat istrinya dan biaya sekolah kedua anaknya. Karena Bapak Yos Suharso harus menemani Ibu Sunarni menjalani radioterapi selama 30 kali sehingga harus meninggalkan pekerjaannya. Bersyukur, #kurirSR dipertemukan dengan keluarga Ibu Sunarni, sehingga bisa membantu proses pengobatannya. #KurirSR menyampaikan santuanan dari #sedekaholic untuk biaya berobat Ibu Sunarni, santunan sebelumnya masuk pada rombongan 1107. Keluarga mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,00
Tanggal : 28 Februari 2018
Kurir : @Mawan @AnisSetya @Shofawa

Ibu Sunarni didiagnosis menderita kanker nasofaring


RONANDI FARADE WAHYUNANTA (14, Diare persisten + Blastomy + Skoliosis+ Megakolon + Gizi buruk + Feces Dan Co litis) Alamat: Jln.Kyai mojo, Semanggi, Pasar Kliwon, RT 03/23 Surakarta, Jawa Tengah. Dik Ronan sapaanya, memiliki adik bernama Bima Rafli (8) merupakan anak dari Ibu Sucitriwinarsi (35) dan Bapak Trigunandi (36) berkerja sebagai buruh serabutan. Ibu Suci melahirkan ronan secara parematur 8 bulan. Diusianya 1 tahun dik ronan sudah sempat merambat tembok untuk berdiri, kejadiaan awal, ketika Ibu Suci menggendong dik ronan dan, lalu terjatuh dari gendongan tersebut. Saat di periksa ke dokter. Dik ronan dirongsen dan dilihat dari hasil kaki kirinya ternyata patah. Saat kejadiaan itu perkembangan dia terhambat dari hari ke hari, badannya semangkin mengecil sampai akhirnya, Ibu Suci membawanya ke RSDM Moewardi Solo, saat di periksa ternyata Dik Ronan memiliki gejala di usus buntu nya terdapat tumor yg mengakibatkan pembesaran pada usus besar nya (Megakolon). Perutnya membesar karena ronan susah sekali untuk BAB. Selama masa pegobatan sebelum nya keluaraga mengunakan umum mulai dari terapi dan kontrol di rumah sakit habis semua biaya untuk pengobatan Dik Ronan. Pada akhirnya orang tua nya membuatkan BPJS Kesehatan, Bulan Maret 2017 dilakukan operasi pemasangan stoma dalam proses pemulihan sampai 40 hari Dik Ronan rawat inap di RSDM. Pada Bulan Mei 2017 Dia kembali kontrol. Saat dokter memeriksa dibagian paru-parunya Dik Ronan, ternyata terdapat infeksi paru- paru dan adanya (Skoliosis), melengkungnya tulang belakang kesamping secara tidak normal yang mengakibatkan jantungnya berpindah ke tengah dada. Bulan Juli 2017 dilakukan operasi penutupan stoma. Setelah operasi dia selalu mengalami diare. Penyakit Feces, adanya bakteri jamur yang tumbuh di dalam tubuh dik ronan. Sudah membaik hasil Lab Feces menyatakan negatif. Alhamdulilah kurir sedekah rombongan di pertemukan dengan dik ronan dan keluarga, santunan ke-2 dari sedekaholics pun disampaikan untuk membantu biaya akomodasi berobat. Keluarga dik ronan menyampaikan terimakasih atas santunan yang di berikan dan meminta doa segera diberi kesembuhan, tak lupa juga mendo’akan para kurir dan sedekaholics semoga selalu dalam lindungan Allah SWT.

Jumlah bantuan : Rp.500.000
Tanggal : 13 Februari 2018
Kurir : @Mawan @Anissetyya @Aji

Ronan menderita diare persisten + blastomy + skoliosis+ megakolon + gizi buruk + feces dan co litis


MARY YUANA INTAN NURBAITI (16, Microcephalus + Gizi Buruk) Alamat: Sawah Karang RT 3/23, Kel. Jebres, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Prov. Jawa Tengah. Intan, sapaannya diusianya yang memasuki remaja, ia tidak bisa merasakan belajar dan bermain sebagaimana teman sebayanya. Sejak lahir, ia menderita microcephalus atau disebut pengecilan volume otak yang berpengaruh pada syarafnya. Hal itu menyebabkan ia tak dapat berkembang sebagaimana teman sebayanya, tubuhnya kurus kering, tingginya pun kurang, tak mampu berbicara, hanya sebatas anggukan atau gelengan serta merengek bila menginginkan sesuatu. ibunya, Suryanti (32) yang selama ini selalu sabar mengurus ia dan adiknya. Kedua orangtuanya telah lama bercerai, sehingga kebutuhan harian ditanggung oleh sang ibu yang bekerja membantu kakaknya di tempat laundry dengan penghasilan Rp. 150.000,-/minggu. Karena keterbatasan biaya itulah ia berhenti berobat sejak berusia 7 tahun. Awalnya, setelah dilahirkan secara prematur, kondisi Intan tak kunjung membaik, ia sering kejang dan ukuran kepalanya pun tidak normal, sehingga keluarga membawa Intan ke RS. Namun, karena penyakitnya termasuk jarang dokter belum berani bertindak, kemudian menyarankan agar ia melakukan terapi. Namun, karena tak memiliki biaya transportasi pulang-pergi ke rumah sakit, hal itu pun diurungkan. Saat ini Intan rutin menjalani terapi di rumah serta perbaikan gizi setelah kembali menjalani kontrol setiap lalu. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Intan kemudian menyampaikan titipan santunan ke-3 dari sedekaholics untuk membantu transportasi dan pembelian susu. Sedekah sebelumnya masuk rombongan 1081. Semoga Intan dapat berangsur membaik. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 28 Februari 2018
Kurir: @mawan, @anis, @wellyanto

Mary menderita microcephalus dan gizi buruk


MTSR MALANG (AB 9044 WK, Biaya Operasional Bulan Desember 2017). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) adalah mobil yang dikendarai oleh Kurir Sedekah Rombongan untuk beraktivitas seperti mengantar / menjemput pasien dampingan Sedekah Rombongan Malang, mensurvei pasien yang akan dijadikan pasien dampingan dan bahkan menyampaikan santunan titipan yang diberikan dari Sedekaholics. Dengan nomor hotline 0818-0808-8001 yang tertera di badan mobil ambulance MTSR ini diharapkan masyarakat yang membutuhkan dapat langsung menghubungi MTSR ini. Pada bulan ini pengeluaran yang dialokasikan untuk kebutuhan operasional MTSR Malang ialah untuk membeli pulsa, bahan bakar, biaya untuk parkir kendaraan, cuci ambulan, biaya pemeliharaan dan perbaikan. Bantuan bulan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1113. Semoga MTSR semakin bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan menjadi ladang amal bagi para Sedekaholics. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.025.000,-
Tanggal : 31 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz Rofik Rinda @siscadwi13

Biaya operasional bulan Desember 201


MTSR MALANG (N 1208 CJ, Biaya Operasional Bulan Desember 2017). Sedekah Rombongan bergerak untuk menolong para dhuafa yang sakit dalam hal pengobatan, perawatan dan pendampingan pasien. Mobilitas kurir yang biasa disebut dengan “move” pun cepat dan padat sekali. Kebutuhan antar pasien tak jarang juga berbeda-beda, beda rumah sakitnya, beda tempat tinggalnya dan perbedaan tujuan tempat yang lain. Untuk mendukung performa mobil agar tetap dalam kondisi baik, maka bulan ini keperluan MTSR (Mobil Tanggap Sedekah Rombongan) yang diperlukan antara lain untuk membeli pulsa, bahan bakar, biaya untuk parkir kendaraan, konsumsi kurir saat move ke luar kota dan service rutin setiap bulannya. Laporan keuangan MTSR pada bulan sebelumnya telah masuk di nomor rombongan 1113. Semoga Allah membalas setiap kebaikan dan ibadah yang kita lakukan dengan sebaik-baiknya pembalasan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.182.000,-
Tanggal : 31 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz Andy Rinda @siscadwi13

Biaya operasional bulan Desember 2017


MTSR MALANG (L 1533 MF, Biaya Operasional Desember 2017). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) bergerak untuk menolong para dhuafa yang sakit dalam hal pengobatan, perawatan dan pendampingan pasien. Mobil luxio hitam yang dimiliki Sedekah Rombongan Malang ini telah hilir mudik mengantar jemput pasien dari rumah ke rumah sakit, untuk survey pasien baru, menyampaikan santunan di area Malang, tak jarang digunakan untuk estafet pasien ke kota lainnya. Perawatan serta kebersihan terus dilakukan oleh para kurir agar tetap bisa memberikan kenyamanan saat digunakan. Dengan adanya MTSR baru ini diharapkan lebih bisa membantu masyarakat dan pasien dampingan Sedekah Rombongan Malang yang berada di Kota Kediri, Blitar dan Tulungagung. Pada bulan ini pengeluaran yang dialokasikan untuk kebutuhan operasional MTSR Malang ialah untuk membeli bahan bakar, dan biaya servis rutin setiap bulannya. Bantuan untuk MTSR sebelumnya masuk rombongan nomor 1113. Semoga para Sedekaholics diberikan kelancaran untuk segala urusan yang dijalani. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.250.000,-
Tanggal : 31 Desember 2017
Kurir: @FaizFaeruz @KatinoRianto Fatir @siscadwi13

Biaya operasional bulan Desember 2017


RSSR MALANG (Sembako Pasien RSSR Bulan Desember 2017). Alamat : Jalan Emas, No 15B, RT 2/20, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) yang berada di Jalan Emas ini merupakan saksi perjalanan para pasien berjuang melawan penyakit yang diderita. Bersama para kurir Sedekah Rombongan pasien disini bersama-sama berjuang untuk sembuh dan sehat seperti sedia kala. Agar para pasien nyaman, tenang, dan tidak stress tinggal di rumah singgah maka para Kurir Sedekah Rombongan senantiasa menghibur, memberikan kenyaman dan fasilitas supaya pasien lebih bersemangat untuk sembuh. Untuk itu Kurir Sedekah Rombongan menyediakan kebutuhan-kebutuhan pasien yang diperlukan di RSSR, seperti menyediakan makanan yang bergizi bagi pasien, obat dan peralatan medis yang sekiranya sering dibutuhkan oleh para pasien. Jumlah bantuan yang tertera di bawah ini digunakan untuk membeli bahan pokok dan sekunder seperti lauk pauk, sayur-sayuran, telur, buah-buahan, kebutuhan bumbu dapur, air minum, gula, kopi, teh, susu peptamen dan bahan bakar memasak. Bantuan dari Sedekaholics sangat membantu kinerja Kurir Sedekah Rombongan dalam memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik untuk pengobatan mereka. Bantuan untuk RSSR sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1113. Semoga para pasien semakin terbantu dan lekas sembuh dengan adanya bantuan dari Sedekaholics dan semoga sedekah yang telah diberikan dapat menjadi ladang amal di akhirat kelak dan dikembalikan berlipat ganda oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.278.600,-
Tanggal : 31 Desember 2017
Kurir: @FaizFaeruz Rinda @siscadwi13

Sembako pasien RSSR bulan Desember 2017


RSSR MALANG (Biaya Operasional RSSR Bulan Desember 2017). Alamat : Jalan Emas, No 15B, RT 2/20, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) yang berada di Jalan Emas ini merupakan saksi perjalanan para pasien berjuang melawan penyakit yang diderita. Bersama para kurir Sedekah Rombongan pasien disini bersama-sama berjuang untuk sembuh dan sehat seperti sedia kala. Agar para pasien nyaman, tenang, dan tidak stress tinggal di rumah singgah maka para Kurir Sedekah Rombongan senantiasa menghibur, memberikan kenyaman dan fasilitas supaya pasien lebih bersemangat untuk sembuh. Untuk itu Kurir Sedekah Rombongan menyediakan kebutuhan-kebutuhan pasien yang diperlukan di RSSR, seperti menyediakan makanan yang bergizi bagi pasien, obat dan peralatan medis yang sekiranya sering dibutuhkan oleh para pasien. Jumlah bantuan yang tertera di bawah ini digunakan untuk biaya listrik, air bersih, obat-obatan, membeli kebutuhan ATK, membeli kresek untuk tempat sampah dan biaya administrasi. Bantuan dari Sedekaholics sangat membantu kinerja Kurir Sedekah Rombongan dalam memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik untuk pengobatan mereka. Bantuan untuk RSSR sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1114. Semoga para pasien semakin terbantu dan lekas sembuh dengan adanya bantuan dari Sedekaholics dan semoga sedekah yang telah diberikan dapat menjadi ladang amal di akhirat kelak dan dikembalikan berlipat ganda oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 8.912.901,-
Tanggal : 31 Desember 2017
Kurir: @FaizFaeruz Rinda @siscadwi13

Biaya operasional RSSR bulan Desember 2017


SUGINEM BINTI RESORIMANTO (49, Kanker Payudara). Alamat: Ngranyu Rt 01/07 Sribit, Delanggu, Klaten, Jawa Tengah. Bu Suginem (49 Tahun) merupakan istri dari Pak Supardi (60 Tahun) namun kini sudah bercerai. Bu Suginem memiliki satu anak yang bernama Widyaningsih (25 Tahun) yang sudah menikah dan dikaruniai satu anak. Mbak Widya beserta anak dan suami tinggal bersama bu suginem dan neneknya atau ibu bu Suginem yaitu Mbah Jumirah. Sakit yang diderita Bu Suginem diketahui pada November 2016 awalnya cuma benjolan kecil, selang satu bulan benjolan membesar dengan cepat dan langsung di periksakan di Rumah Sakit Islam Klaten. Mulanya berobat melalui umum namun dirasa prosesnya akan panjang dan membutuhkan banyak uang Bu Suginem pun membuat BPJS kelas 3. Setelah menjalani pengobatan Bu Suginem divonis menderita Kanker Payudara stadium 3 kemudian dilakukan pengangkatan kanker pada bulan Februari 2017. Pasca operasi Bu Suginem menjalani kontrol dan serangkaian pengobatan yang kemudian menyarankan Bu Suginem untuk menjalani kemoterapi hingga 6 kali. Sejak Bu Suginem sakit yang menjadi tulang punggung adalah mantunya yaitu Suseno (25 tahun) suami Mbak Widya. Mas Suseno bekerja sebagai sales di solo dengan penghasilan sesuai UMR solo meskipun begitu Mas Suseno memiliki tanggungjawab untuk melunasi hutang keluarga kepada rentenir yang pada waktu itu keluarga terpaksa meminjam uang. Sebelum Bu Suginem jatuh sakit beliau dan Mbak Widya berjualan soto di depan rumah dan warung sembako namun setelah sakit warung soto tutup dan warung sembako semakin sepi bahkan pernah dalam satu hari tidak ada pembeli. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bu Suginem santuan ketiga disampaikan dan tercatat di rombongan 1081. Kini kondisi Bu Suginem masih lemah pasca menjalani kemo. Proses pengobatan di RS Klaten dan Suradji pun sdah di jalani. Namun karena merasa lemas dan Sakit bu Suginem meminta untuk berhenti pengobatan. Kurir #Sedekahrombongan kembali menyampaikan santunan dari sedekaholic untuk memenuhi kebutuhan selama sakit. Bu Suginem menyampaikan terimakasih atas santunan yang diberikan dan memohon semoga segera diberi kesembuhan, tak lupa juga mendo’akan para kurir dan sedekaholic semoga selalu dalam lindungan Allah SWT.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 28 Februari 2018
Kurir : @Mawan @Anissetya @Yudi @eliyan_a

Bu Suginem divonis menderita kanker payudara stadium 3


RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN (RSSR) SOLO (Biaya Rumah Tangga Pasien/Konsumsi Bulan Februari 2018) Alamat: Jl. Arifin 84, Tegalharjo, Jebres, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Memasuki tahun ke-7 SedekahRombongan Solo memiliki Rumah Singgah (RSSR), kian hari hilir mudik pasien datang sebagai upaya untuk sembuh dari sakit mereka. Wilayah jangkauan yang semakin luas, tak hanya di Solo namun juga termasuk Wonogiri, Magetan, Sragen, Madiun dan seluruh daerah yang merujuk pasien ke RS Dr. Moewardi Surakarta dan RS Ortopedi Solo. Pasien transferan lain dari luar kota semakin membuat ramai suasana RSSR. Kebutuhan pokok yang diperlukan semakin bertambah untuk pembelian Beras, sayur, Gula, kopi, susu, minyak, detergen, lauk-pauk, keperluan perawatan pasien & kebutuhan rumah singgah Lainya. Alhamdulillah berkat sedekaholics, kebutuhan tersebut dapat terpenuhi di bulan Januari ini dan tersampaikan untuk pasien dampingan yang berada di RSSR. Sebelumnya laporan santunan RSSR Solo masuk dalam rombongan 1109. Semoga segala amal sedekaholics semua dibalas oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp 2.008.397,-
Tanggal: 05 Maret 2018
Kurir: @mawan @anissetya60 @Allcrew

Biaya rumah tangga pasien/konsumsi bulan Februari 2018


PARIANI BINTI SARNO (36, Alergi). Alamat : Jl. Anom Sari, LK.2, RT 2/1, Kelurahan Pringsewu Utara, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. Mulanya Ibu Pariani merasakan panas, lalu beliau minum obat penurun panas. Ibu Pariani sempat membaik, namun beberapa hari badannya kembali panas. Setelah meminum obat kembali, badan Ibu Pariani justru menggigil. Pihak keluarga membawa beliau ke bidan di Pringsewu. Karena tidak ada perubahan, beliau kemudian dibawa ke dokter setempat. Dokter mengatakan harus dirujuk ke Rumah Sakit Surya Asih, namun karena kendala biaya, pihak keluarga minta dirujuk ke Mitra Husada. Selama 4 hari Ibu Pariani rawat inap, setelah membaik beliau diperbolehkan pulang. Selang beberapa hari Ibu Pariani kembali sakit dan lebih parah, keluarga akhirnya membawa beliau ke Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM). Saat ini Ibu Pariani masih di RSAM, Alhamdulillah kondisinya mulai membaik dan sudah mau makan. Selama sakit, suami Ibu Pariani, Heri Susanto (35) yang hanya seorang buruh, setia mendampingi istrinya. Semenjak istrinya sakit, Bapak Heri tidak lagi bekerja sehingga tidak ada pemasukan sedangkan istrinya butuh biaya berobat dan kehidupan sehari-hari di RSAM. Keluarga hanya bisa mengandalkan jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan mengetahui kesulitan yang dihadapi keluarga. Bantuan sedekaholics pun segera disampaikan untuk meringankan kesulitan keluarga membayar obat yang tidak tercover KIS dan biaya hidup di RSAM. Keluarga pun mengucapkan banyak terima kasih.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 17 Januari 2018
Kurir : @saesaraya leni @yuliansafri @xkurniawatix

Bu Pariani menderita alergi


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN (MTSR) SOLO (AD1998 SR Biaya Operasional Februari 2018) Bebo, sapaan akrab dari para kurir untuk ambulance Sedekah Rombongan Solo. Mobil Luxio putih dengan corak Batik ini pertama kali digunakan pada akhir 2014. Dengan nomer Hotline 08158911911. Mobil Tanggap Sedekah Rombongan bergerak untuk menolong para dhuafa yang sakit dalam hal pengobatan, perawatan dan pendampingan pasien. Bebo ini telah hilir mudik mengantar jemput pasien dari rumah ke rumah sakit, mensurvey sasaran, menyampaikan santunan di area Solo Raya, tak jarang digunakan untuk estafet pasien ke kota lain. Perawatan serta kebersihan bebo terus dilakukan oleh para kurir agar bebo tetap nyaman saat digunakan. Bulan Januari ini, kebutuhan oprasional MTSR Bebo digunakan untuk biaya pembelian bensin,perawatan, servis MTSR, gaji Driver. Setelah branding ulang, bebo yang sebelumnya tampil dengan corak batik merah kini sudah berganti dengan corak batik biru. Laporan sebelumnya masuk rombongan 1099. Doa terbaik untuk #SahabatSR agar segala urusan dimudahkan serta dilancarkan. Aaamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 6.195.000,-
Tanggal : 08 Februari 2018
Kurir : @mawan @anissetya60 @Allcrew

Biaya operasional Februari 2018


RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN (RSSR) SOLO (Operasional Bulan Februari 2018) Alamat: Jl. Arifin No 84, Tegalharjo, Jebres, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Memasuki tahun ke-7 Sedekah Rombongan Solo memiliki Rumah Singgah (RSSR), kian hari hilir mudik pasien datang sebagai upaya untuk sembuh dari sakit mereka. Wilayah jangkauan yang semakin luas, tak hanya di Solo namun juga termasuk Wonogiri, Magetan, Sragen, Madiun dan pasien transferan lain dari luar kota semakin membuat ramai suasana RSSR. Kebutuhan untuk menunjang kesembuhan pasien seperti biaya listrik, biaya Hotline, iuran keamanan, iuran kebersihan, Sewa lahan parkir, Perbaikan RSSR, biaya Administrasi bank. Alhamdulillah berkat sedekaholics, kebutuhan tersebut dapat terpenuhi di bulan ini dan tersampaikan untuk pasien dampingan yang berada di RSSR. Sebelumnya laporan santunan RSSR Solo masuk dalam rombongan 1109. Semoga segala amal sedekaholics semua dibalas oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp 1.447.681,-
Tanggal: 05 Maret 2018
Kurir: @mawan @anissetya60 @Allcrew

Biaya operasional Februari 2018

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 SITI URIPAH 5,000,000
2 TUNI BINTI ALAN 500,000
3 ULFA ALIYA FITRI 1,000,000
4 KASIATI BINTI SUKIMAN 500,000
5 SENIATI BINTI PAKMO 1,000,000
6 AHMAD HASAN ABDILLAH 1,081,850
7 DEWI DWI HARYATI 500,000
8 SUTIK BINTI SUBUWET 500,000
9 SUCIK AISYAH 750,000
10 NINIK HUNAINAH 500,000
11 HASAN BASRI 500,000
12 MTSR JEMBER 4,903,000
13 RSSR JEMBER 1,492,000
14 RSSR JEMBER 2,572,877
15 NEMAN BIN TAMEN 519,000
16 SAUDAH BINTI ABD ROUF 1,199,353
17 MTSR JEMBER 9,493,350
18 ASMONOWATI 500,000
19 SRI SUNARNI 1,000,000
20 RONANDI FARADE WAHYUNANTA 500,000
21 MARY YUANA INTAN NURBAITI 500,000
22 MTSR MALANG 1,025,000
23 MTSR MALANG 3,182,000
24 MTSR MALANG 1,250,000
25 RSSR MALANG 4,278,600
26 RSSR MALANG 8,912,901
27 SUGINEM BINTI RESORIMANTO 1,000,000
28 RSSR SOLO 2,008,397
29 PARIANI BINTI SARNO 1,000,000
30 MTSR SOLO 6,195,000
31 RSSR SOLO 1,447,681
Total 64,811,009

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 64,811,009,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 1118 ROMBONGAN

Rp. 60,203,660,421,-