Rombongan 1115

Orang-orang yang menginfakkan hartanya di waktu malam dan siang secara sembunyi dan terang-terangan maka mereka mendapat pahala dari Tuhannya.
Posted by on March 1, 2018

SAMIDAH BINTI ANGGAR (48, Kerusakan Katup Jantung). Alamat : Desa Pasir Bangun, Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh. Istri dari Bapak Sahrul ini telah mengalami kerusakan pada bagian katup jantung sejak 3 tahun yang lalu. Kondisi itu mengharuskan Ibu Samidah melakukan pengobatan rutin setiap bulan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik Prov. Sumatera Utara dengan fasilitas medis yang lebih lengkap dari rumah sakit di Aceh. Pengobatan rutin tersebut alhamdulillah memberikan perkembangan yang cukup baik. Ibu Samidah yang dulunya lemah dan sering merintih kesakitan kini mulai bisa menjalani aktivitas sehari – hari seperti mengurus pekerjaan rumah tangga, meskipun belum bisa melakukan aktivitas berat. Dokter menyarankan untuk melakukan operasi besar di bagian jantung Ibu Samidah, tetapi ia belum siap. Dokter memberikan obat untuk melancarkan kembali aliran darah di jantung Ibu Samidah yang hanya bekerja dengan beberapa katup. Sebelumnya Ibu Samidah hanya ditangani seadaanya di RSUD. H. Sahudin Aceh Tenggara karena ia tidak ada biaya untuk berobat ke Medan. Berkat izin Allah, pada tanggal 28 Agustus 2017 yang lalu Ibu Samidah dan keluarga didampingi kurir Sedekah Rombongan dapat memulai pengobatannya di RSUP H. Adam Malik. Ibu Samidah masih harus menjalani kontrol rutin, namun ia tidak memiliki uang untuk membiayai kebutuhan pengobatannya terutama untuk biaya transportasi dan akomodasi ke Medan. Penghasilan Bapak Sahrul sebagai buruh bangunan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari. Alhamdulillah kondisi Ibu Samidah semakin membaik, nyeri yang sering dirasakannya semakin berkurang namun ia harus tetap minum obat. Dokter menyarankan untuk secepatnya dilakukan tindakan operasi besar pada jantung Ibu Samidah supaya hasil pengobatannya maksimal, tetapi Ibu Samidah harus terlebih dahulu membicarakannya dengan keluarga. Aktivitas sehari-hari sudah kembali dijalani Ibu Samidah seperti biasa, ia yang dulu hanya bisa berbaring sekarang sudah bisa rutin ikut pengajian di mushola. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan kembali dapat menyampaikan titipan sedekaholic untuk biaya transportasi dan akomodasi pengobatan Ibu Samidah ke RSUP. H. Adam Malik Medan. Sebelumnya Ibu Samidah telah masuk di rombongan 1095. Semoga penyakit Ibu Samidah segera diangkat Allah SWT, amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 6 Februari 2018
Kurir :@arfanesia @pratiwi5566 @gherdatama @ririn_restu

Bu Samidah mengalami kerusakan pada bagian katup jantung


MEGA AULIA (3, Hydrocephalus + Cerebral Palsy + Epilepsi) Alamat: Wirengan, RT 1/4, Baluwarti, Pasar Kliwon, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah. Dik Mega, putri ke-4 pasangan Bapak Agus S. (44) dan Ibu Murtini (32) ini sejak lahir tidak bisa merespon seperti bayi normal lain, hingga berusia 4 bulan, ia masih tidak bisa tengkurap dan hanya berbaring. Ibunya kemudian membawanya berobat ke RS Kustati disana diketahui bila ia menderita hydrocephalus dan harus segera dilakukan operasi pasang selang untuk mengurangi cairan. Namun, karena saat itu Dik Mega belum memiliki bpjs dan biaya operasi sangat mahal, keluarga pun menunda operasi dan mengupayakan agar ia memperoleh bpjs. Setelah menabung, bpjs mandiri pun diperoleh oleh keluarga Dik Mega. Selanjutnya pada usia 7 bulan ia menjalani operasi. Pengobatan belum selesai karena ternyata Dik Mega sering mengalami kejang. Observasi lanjutan pun dilakukan dan diketahui bila Dik Mega juga menderita cerebral palsy dan epilepsi. Setiap 2 minggu sekali ia rutin menjalani terapi. Namun karena bpjs yang dimiliki Dik Mega adalah bpjs mandiri, semakin hari sang ibu dan ayah semakin kesulitan untuk membayar angsuran perbulan, karena penghasilam ayah sebagai buruh di bengkel sebesar Rp. 50.000,-/minggu. Alhamdulillah ada pihak yang membantu dengan mengupayakan bpjs dari pemerintah untuk Dik Mega. Dik Mega kemudian melanjutkan pengobatan di RS. PKU Muhammadiyah karena harus menjalani terapi, kontrol syaraf dan kontrol rutin perkembangan gizi. Setahun lalu, Dik Mega pernah dibantu oleh lembaga sosial di Solo untuk akomodasi berobat dan membeli susu serta popok, namun bantuan berhenti karena sudah 6 bulan berjalan. Kini Dik Mega masih harus menjalani terapi rutin di RS. PKU. Setiap kontrol sang ibu harus berjalan kaki dari rumah karena tidak ada kendaraan. Kondisi Dik Mega yang membutuhkan banyak keperluan membuat keuangan keluarga menipis. Terlebih, keluarga Dik Mega masih harus membayar kontrakan Rp. 1.500.000,-/tahun dan listrik Rp. 50.000,/bulan. Belum lagi biaya ketiga kakak Dik Mega, Ocha meriantani (13), Lovina Kiara P. (8), Arsya Adi Candra (5) untuk sekolah. Pihak keluarga berharap bisa memperoleh bantuan untuk membeli susu, popok, tissu, serta obat yang tidak tercover bpjs untuk Dik Mega. Tanggal 31 Agustus 2017 Dik Mega kejang-kejang dan langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Solo. Tanggal 1 September 2017 dilakukan cek urin dan diketahui bahwa Dik Mega mengalami Infeksi saluran kencing. Saat ini dek Mega masih harus menjalani terapi rutin di RS PKU Muhammadiyah Solo dan YPAC Solo. Kurir #sedekahrombongan kembali menyampaikan santunan ke- 6 untuk membantu biaya akomodasi, transportasi terapi dan tambahan untuk membayar kontrakan yang habis tanggal 28 Februari 2018. Santunan sebelumnya masuk dalam rombongan 1068. Keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga amal kebaikan Sedekaholic diterima oleh Allah SWT.

Jumlah bantuan : Rp 750.000,-
Tanggal : 17 Februari 2018
Kurir : @mawan @anissetya @welyanto

Mega menderita hydrocepalus, cerebral palsy, dan epilepsi


ZENA NUR ZULAIKA (5, Infeksi Paru+ Jantung Bocor+ Megacolon + Cerebral Palsy+Bibir Sumbing) Alamat: Dusun Wonorejo RT 2/2, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta Provinsi Jawa Tengah. Zena begitu panggilan gadis kecil ini. Lahir dengan caesar, keadaan Zena kala itu normal seperti bayi sehat lainnya. Namun, masuk usia 5 bulan, ASI yang ia minum selalu keluar dari hidung, berat badannya pun tidak normal sampai saat ini memasuki usia 5tahun, ia hanya memiliki berat 8kg. Menurut dokter hal tersebut dikarenakan adanya kelainan pada megacolon yang menyebabkan nutrisi tidak dapat terserap dengan baik serta sulitnya BAB. Sehingga selang NGT selalu terpasang di hidung hingga lambung untuk memberikan asupan nutrisi. Perkembangannya pun melambat karena ia juga mengalami Cerebral Palsy. Putri pasangan Bapak Supriyanto (39) yang bekerja sebagai cleaning service dengan penghasilan Rp. 1.700.000/bulan dan Ibu Rulin Aristiana (28) sebagai ibu rumah tangga ini rencananya oleh tim dokter akan dilakukan operasi megacolon terlebih dahulu agar nutrisi dapat tercerna dan BAB kembali lancar menggunakan Jamkesmas/ KIS dari pemerintah. Namun, pengobatan yang panjang disertai tanggungan orang tua yang banyak menyebabkan ia sempat terkendala untuk berobat. Ia tinggal dengan kakek, nenek dan 1 keluarga lain dalam 1 rumah. Saat ini Zena rutin menjalani terapi di RS Kasih Ibu Surakarta. Tanggal 29 January 2018 dek zena konsultasi ke RS. Dr Moewardi untuk operasi penutupan colestomy, oleh dokter sementara disarankan untuk tetap memakai colestomy dan kontrol rutin setiap 1 bln sekali di RS. Dr Moewardi. Kurir #SedekahRombongan kembali menyampaikan santunan ke – 6 untuk biaya akomodasi berobat dan terapi. Keluarga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan yang diterima, santunan sebelumnya masuk dalam rombongan 1081 semoga amal kebaikan sedekaholics dan kurir diterima Allah. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 750.000,-
Tanggal : 17 Februari 2018
Kurir: @mawan @anissetya60 @welyanto

Zena menderita infeksi paru+ jantung bocor+ megacolon + cerebral palsy+bibir sumbing


OSSY MARDHIANTI (13, Tumor Tulang). Alamat : Ds. Tunggul Rejo RT.02 / RW.01 Kec. Kendal, Kab. Kendal, Jawa Tengah. September 2017 lutut kaki Ossy sebelah kiri mengalami pembengkakkan dan sakit. Semakin lama lutut Ossy semakin membengkak hingga tidak bisa berkalan, di sertai dengan badan yang semakin kurus dan nafsu makan yang menurun. Keluarga membawa Ossy berobat dengan fasilitas BPJS KIS di RSUD Kendal. Karena keterbatasan peralatan medis dokter memberikan rujukan Ossy untuk melanjutkan pengobatan di RSUD Dr. Moewardi, Solo. Ayah Ossy , Bapak Sutomo (36) tidak memiliki pekerjaan tetap dan Ibu Ossy telah lama meningglkan Ossy sehingga kini Ossy di rawat oleh ayah dan neneknya. Kurir Sedekah Rombonga Kendal merasakan beban yang berat ketika Ossy harus menjalani perawatan di Solo karena keterbatasan biaya dan memutuskan untuk memberi dampingan kepada Ossy. Setiap 2 minggu sekali Ossy melakukan kontrol dan kemoterapi di RSUD Dr. Moewardi, Solo. Saat ini Ossy telah menjalani siklus kemoterapi yang ke 4. Pada siklus ke 4 Ossy menjalani perawatan lebih lama untuk perbaikan kondisi tubuh karena sebelum menjalani kemoterapi Ossy muntah darah dikarenakan radang usus buntu. Santunan ke 3 disampekan untuk akomodasi biaya selama perawatan di Solo. Ossy dan ayahnya mengucapkan terima kasih kepada #sedekaholic atas bantuan yang diberikan.Santunan sebelumnya masuk rombongan 1106.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 22 Februari 2018
Kurir : @mawan @anissetya60 @welyanto

Ossy menderita tumor tulang


SALSABILA AZ-ZAHRA (17,Radang Selaput Otak) Alamat: BTN Assahri Blok A6 no 13, Maros, Makassar. Putri dari ibu Sumarni (41) dan Alm bapak Iwan Setiawan (43) dik Caca merupakan Santriwati di KMI NDM Solo Jawa Tengah. Dik Caca dirawat di RS PKU Muhammadiyah Solo sejak 09 Februari 2018 awalnya dik Caca demam, mual, muntah kemudian di periksakan ke RS PKU oleh dokter di anjurkan mondok didiagnosa Typus, setelah mondok keluhan yang dirasakan tidak berkurang bertambah pusing kemudian dik Caca tidak sadarkan diri. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyta ada radang di otak, yang menyebabkan tidak sadarkan diri. Sehingga dik Caca harus di rawat di ruang PICU. Kondisi saat ini dik Caca masih belum sadarkan diri. Ibu Sumarni yang sehari- hari di rumah berdagang kebutuhan harian (toko kelontong) mendengar Putrinya Sakit kemudian datang ke Solo untuk menunggui Dek Caca. Ke dua adiknya dititipkan ke rumah kerabat di Makassar. Saat ini pengobatan dik Caca mengguanakan pembiayaan umum karena tidak memiliki kartu Jaminan Kesehatan. Sampai saat ini sudah habis sekitar 50juta. Ibu Sumarni yang keseharian hanya berjualan, dengan penghasilanya yang hanya cukup untuk kebutuhan harian membutuhkan bantuan dari seluruh dermawan untuk membantu biaya perawatan dik Caca.
Mengetauhui berita ini SedekahRombongan Solo membantu sedikit meringankan beban ibu Sumarni. Ibu Sumarni mengucapkan terimakasih kepada Sedekaholic atas bantuan yang diberikan, beliau juga mohon doa agar dek Caca segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,-
Tanggal : 20 Februari 2018
Kurir : @mawan @anissetya60 @shofawa.

Caca menderita radang selaput otak


TUMIYEM BINTI KARSONAWI (74, Stroke) Alamat : RT 2/6 , Desa Hadiluwih , Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Mbah Tumiyem akrab dipanggilnya. Menderita tekanan darah tinggi dan sudah mendekati stroke. Berstatus janda mempunyai anak 1 yg bernama Mujiyem , kondisi keluarga yang kurang mampu dan tidak mempunyai saudara terdekat sangat memprihatinkan. Beliau menghidupi keluarganya hanya dengan berjualan makanan khas Pacitan sale pisang. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami. Bantuan lepas sebesar Rp. 1.000.000 telah disampaikan untuk biaya akomodasi dan berobat. Dan tidak lupa Mbah Tumiyem mengucapkan banyak terimakasih kepada para Sedekaholic yang menyampaikan bantuan melalui Sedekah Rombongan. Semoga bu Tumiyem bisa segera sembuh dan beraktifitas seperti sebelumnya. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 17 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Edisutarto @Garyabaskara @Angger

Mbah sumiyem menderita stroke


SURYATI BINTI RAKIM (65, Stroke) Alamat : RT 2/6 , DS Jangkrik Hadiluwih , Kec Ngadirojo, Kabupaten Pacitan Provinsi Jawa Timur. Mbah Suryati begitu tetangga menyebutnya. Beliau Menderita penyakit glukoma dan sudah dilakukan operasi sekitar 2 tahun yg lalu di RSUD dr .Darsono Pacitan. Tetapi setelah beberapa bulan terakhir penglihatan mulai kabur dan setelah di cek dokter di nyatakan harus menggunakan kacamata. Informasi mengenai bu Suryati diperoleh dari teman salah satu kurir Pacitan yang rumah nya bertetangga dengan bu Suryati. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami. Bantuan lepas sebesar Rp. 1.000.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi kontrol dan berobat. Dan tidak lupa Mbah Suryati mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan, semoga bu Suryati segera sembuh dan dapat beraktifitas seperti biasanya. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 18 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Edisutaro @Martono @Angger

Mbah suryati menderita stroke


ATIM BINTI SAIMAN (64, Diabetes). Alamat : Dusun Setriyan RT 03/05, Desa Hadiluwih, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Mbah Atim menderita gula darah atau diabetes, kini kondisi beliau sekarang hanya terbaring di tempat tidur hampir 2 bulan. Beliau belum pernah mendapatkan pengobatan dan mengkonsumsi obat sama sekali, karena minimnya penghasilan dan biaya untuk berobat, beliau hanya tinggal berdua dengan sang istri. Informasi mengenai mbah Atim diperoleh dari tetangga sekitar yang perduli dengan kondisi keluarga mbah Atim. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami. Bantuan lepas sebesar Rp. 1.000.000,- telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi dan berobat. Keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan, semoga mbah Atim bisa segera sembuh dan beraktifitas seperti biasanya. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 19 Februari 2018
Kurir : @Ervinsurvive @Edisutaro @HaryaBaskara @Martono

Mbah Atim menderita gula darah atau diabetes


DANISH ASRAF ALBARA (6, Epilepsi) Alamat : RT 4/9 , Desa Karanganyar, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Biasa dipanggil Danish. Mulai dari November 2011 menderita penyakit Epilepsi. Setiap bulannya Danish harus berobat ke RS Bethesda, dan akan ada jadwal untuk berobat kembali setiap bulannya. Selama 7 bulan rutin berobat, dalam satu hari Danish berobat mulai dr spesialis anak pagi jam 9-11 dan sore dokter syaraf jam 6-9 RS Bethesda ditangani dr Magareta dan dr. Sugiharto , Kondisi keluarga yang kurang mampu sehingga dalam pembiayaan untuk berobat sangat minim. Saat ini Danish menurut dokter harus dilakukan pengobatan rutin di Yogyakarta. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami. Bantuan lepas sebesar Rp. 1.000.000,- telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi dan berobat. Keluarga Danish mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan. Semoga Danish bisa segera sembuh dan beraktifitas seperti biasa. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 20 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Edisutaro @Restysucia

Danish menderita penyakit Epilepsi.


KATWADI BIN PLOSO (80, Penglihatan dan pendengaran kurang) . Alamat : RT 5/7, Desa Ploso, Kec. Pacitan, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Bapak Katwadi hanya tinggal bersama dengan istrinya yakni ibu Tukiyem(75). Bapak Katwadi pendengaran dan penglihatannya sudah mulai berkurang. Kondisi usia sudah tidak produktif, namun demi mencukupi kebutuhan keluarga Bapak Katwadi masih tetap beraktifitas layaknya orang yang sehat seperti membelah kayu bakar untuk memasak sang istri di dapur. Kondisi dan keadaan yang sangat memprihatinkan sehingga Bapak Katwadi dan istri untuk bahan masakan saja sering diberi bahan makanan oleh tetangga setempat untuk diolah dan dimasak oleh ibu Tukiyem. Santunan lepas senilai Rp. 1.000.000 telah disampaikan dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan untuk biaya hidup mereka.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 22 Januari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Edisutaro @Restysucia

Bapak Katwadi pendengaran dan penglihatannya sudah mulai berkurang


LUKI DWI PRASETIO (17, Patah Tulang). Alamat : Desa Sukosari, RT 10/3, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Luki adalah seorang pelajar di sebuah SLTA di Madiun. Pada saat berangkat sekolah, Luki mengalami kecelakaan, yang akhirnya harus dilakukan operasi karena mengalami patah tulang. Sementara orang tuanya yang bekerja sebagai seorang petani, sangatlah merasa kesulitan untuk biaya pengobatan anaknya tersebut. Sampai sekarang Luki belum bisa masuk sekolah. Alhamdulillah Luki dan keluarga bertemu dengan kurir Sedekah Rombongan. Dan Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami oleh Luki dan keluarga. Bantuan lepaspun disampaikan untuk biaya berobat sehingga bisa melakukan pengobatan secara insentif lagi. Luki dam keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada Sedekaholics melalui Sedekah Rombongan yang telah membantu proses kesembuhan Luki.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 18 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati

Luki mengalami patah tulang


RISKY PUTRA. M (12, Dhuafa) Alamat : Dusun Sejan, RT.15/9, Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Riski adalah anak pertama dari 3 bersaudara dengan kondisi telah di tinggal ayahnya selama 9 tahun tanpa ada kabar dan sekarang tinggal dengan ibunya yang bekerja sebagai buruh tani. Sudah umur 12 tahun anak tersebut belum khitan karena keterbatasan biaya orang tua tidak mampu sehingga anak tersebut sering tidak masuk sekolah karena sering di ledek (di bully) sama teman-temannya. Alhamdulillah Risky dan keluarga dipertemukan dengan Sedekah Rombongan. Kondisi Riski dan ibunya tersebut sangat dipahami oleh Sedekah Rombongan. Bantuan lepaspun disampaikan untuk biaya khitan dan biaya sekolah dek Riski. Tak lupa ucapan terima kasih dari Risky dan keluarganya, serta teriring doa untuk Sedekaholics dan para kurir Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 18 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Jarot

Bantuan biaya khitan dan biaya sekolah dek Riski


REFITA SHOLEHAH (26, Kista). Alamat: Desa Pagotan RT 3/2, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Fita biasa dipanggil demikian. Fita adalah anak ke 3 dari 4 bersaudara. Karena ibunya sudah meninggal dan ayahnya yang bekerja sebagai kuli bangunan, membuat Fita harus bekerja menjadi pengasuh dan tukang bersih- bersih di rumah tetangga. Sejak sebulan yang lalu Fita merasakan nyeri perut yang sangat hebat. Sebelumnya Fita memang sering sakit perut dan muntah muntah. Namun tidak pernah dirasa karena dikira hanya sakit mag biasa, setelah beberapa kali menjalani pengobatan ternyata Fita didiagnosa terkena tumor. Fita harus menjalani pengobatan yang lebih intensif dan persiapan untuk menjalani operasi. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi Fita dan keluarganya. Bantuan lepaspun disampaikan untuk biaya berobat. Fita beserta keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan, Sehingga Fita bisa melakukan pengobatan yang lebih intensif agar bisa sembuh seperti sedia kala.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 18 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @DeniAsri

Fita didiagnosa terkena tumor kista


LAMAN BIN DUL KEMIS (59, Leukimia). Alamat : Desa Ketandan, RT 16/3, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Pak Laman adalah sosok seorang ayah yang bisa dibilang pekerja keras, ulet dan telaten. Demi menghidupi keluarganya yang termasuk golongan ekonomi menengah, beliau bekerja sebagai buruh tani. Namun sejak dokter memvonis beliau mengidap penyakit Leukimia kira-kira setahun yang lalu, maka kehidupan keluarganya berubah. Kini beliau tidak bisa bekerja lagi untuk menghidupi keluarganya. Untung saja putra sulungnya yang masih berusia 24 tahun sudah bisa bekerja meskipun gajinya hanya cukup untuk makan, namun untuk berobat pak Laman terkadang masih pinjam tetangganya. Info tentang pak Laman diperoleh dari Kurir yang rumahnya dekat dengan beliau. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi pak Laman. Bantuan lepaspun disampaikan untuk biaya berobat pak Laman. Pak Laman mengucapkan banyak terima kasih kepada Sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 18 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Upik

Pak Laman mengidap penyakit Leukimia


JUMANI BIN SASTRO TEGUH (51, Gagal Ginjal). Alamat : Dukuh Kemulan, RT 18/3, Desa Mruwak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Pak Jumani adalah seorang buruh tani yang memiliki 2 orang anak. Semenjak sakit tidak bisa bekerja lagi, sehingga istrinya harus membanting tulang bekerja menggantikan suaminya. Belum lagi harus menjalani cuci darah rutin. Alhamdulillah pak Jumani dipertemukan dengan kurir Sedekah Rombongan dan Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami pak Jumani. Santunan lepaspun disampaikan untuk membantu biaya berobat pak Jumani. Beliau mengucapkan terimakasih kepada para Sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah bantuan : 1.000.000,-
Tanggal : 18 Februari 2018
Kurur : @ErvinSurvive @Mundiwati

Pak Jumani menderita gagal ginjal


SUISNAINI BINTI SUKIRAN (51, Modal usaha+biaya hidup). Alamat : Dusun Gondosuli, RT 3/1, Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Bu Aini, biasa dipanggil demikian oleh tetangganya. Setiap hari bu Aini membantu suaminya mencari rumput di ladang untuk kambing peliharaannya. Kambing tersebut milik tetangganya. Dengan sitem bagi hasil nanti kalau sudah beranak. Bu Aini ingin sekali suaminya memiliki kambing sendiri. Sementara anaknya yang masih kelas 2 SD setiap hari memerlukan uang saku yang kadang memiliki, kadang harus menahan jajan anaknya. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi bu Aini. Bantuan lepaspun disampaikan untuk modal usaha. Bu Aini mengucapkan banyak terima kasih kepada para Sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 18 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Pramono

Bantuan untuk modal usaha


MINEM BIN POJOYO (75, Dhuafa). Alamat : Dusun Batok, RT 19/3, Desa Batok, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Mbah Minem biasa di panggilnya. Setahun yang lalu mbah Minem tinggal bersama anak dan orang tuanya namanya mbah Mijah yg kurang lebih berumur 100 tahun dan pada saat itu mbah Minem terkena musibah rumahnya tertimbun longsor dan akhirnya orang tuanya (mbah Mijah) meninggal, dan sekarang mbah Minem tinggal bersama anaknya yg bernama Suminah yang kondisinya janda tidak mempunyai pekerjaan dan mengalami keterbelakangan mental. Dan sekarang kondisi mbah Minem sudah sakit-sakitan tidak mempunyai penghasilan tetap dan hanya mengharap pemberian dari saudara/orang sekitar untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Alhamdulillah mbah minem dipertemukan dengan kurir Sedekah Rombongan. Bantuan lepaspun disampaikan untuk biaya hidup mbah Minem. Mbah Minem dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada Sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan sehingga beliau bisa membeli obat dan sembako untuk kebutuhan sehari – harinya.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 18 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Jarot

Bantuan untuk membeli obat dan sembako


SAIMUN BIN PONADI (70, Kaki Bengkak). Alamat : Desa Ketandan, RT 8/2, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Mbah Saimun hidup sebatangkara disebuah rumah kecil nan lusuh. Beberapa bulan yang lalu kaki beliau terkena kayu kering dan sobek. Karena terbatas akan biaya, beliau tidak menghiraukan luka tersebut. Semakin lama luka itu semakin bernanah dan sampai saat ini kaki kanannya terus bengkak dan membesar. Meski demikian mbah Saimun tetap berusaha untuk beraktifitas mencari barang-barang bekas yang dapat dijual dan menghasilkan uang untuk membeli sesuap nasi demi kelangsungan hidupnya. Tak jarang mbah Saimun diberi makan oleh tetangga tetangganya secara bergantian karena beliau kelaparan dan tak bisa berjalan/beraktifitas saat lukanya terasa sakit. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi mbah Saimun. Bantuan lepaspun disampaikan Sedekah Rombongan untuk membantu mencukupi kebutuhan hidup dan biaya berobatnya. Tidak lupa mbah Saimun mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 18 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Erik

Mbah saimun kaki kanannya terus bengkak dan membesar


IBRAHIM PUTRA MARSAID (6, Benjolan dalam telinga). Alamat : Desa Kepet, RT 8/2, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Baim, demikian biasa dipanggil, adalah seorang anak yang masih sekolah di TK. Bapaknya adalah seorang buruh tani yang bekerja bila ada tetangganya yang menyuruh. Sementara ibunya walaupun cacat jari tangan kanannya pasca kebakaran, namun tetap semangat berusaha untuk membantu suami menambah penghasilan dengan membuka jahitan di rumah kontrakannya. Suatu malam, Baim anaknya menangis histeris karena kesakitan telinganya. Setelah dibawa ke IGD Puskesmas setempat, ternyata ada benjolan di dalam telinga Baim. Baim belum bisa ditangani karena keterbatasan alat yang ada di puskesmas tersebut, yang akhirnya dirujuk ke RSUP dr. Soedono. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami Baim an kedua orang tuanya. Bantuan lepaspun disampaikan Sedekah Rombongan untuk membantu biaya berobatnya. Tidak lupa ibunya Baim mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 20 Februari 2018
Kurir : @Ervinsurvive @Mundiwati-

Terdapat benjolan di dalam telinga Baim


SITI MUHARAM (51, Modal usaha + biaya hidup). Alamat : Desa Jatisari, RT 26/6, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Bu Siti, demikian biasa dipanggil, adalah seorang janda, yang belum lama ditinggal suaminya. Suaminya meninggal dunia, saat anaknya semata wayang (Anik) masih sekolah TK. Bu Siti sebagai ibu rumah tangga, dengan sabar tetap merawat anak semata wayangnya dengan penuh kasih sayang. Bu Siti sekarang harus bekerja keras demi kelangsungan hidupnya. Tetangganya sering menyuruh untuk mencuci baju dan seterika. Juga kalau ada hajat terangganya, sering diminta untuk memasak. Dengan penghasilan yang tidak menentu tersebut, ibunya Anik berharap, kelak anaknya bisa sekolah sampai tinggi sehingga cita-citanya tercapai. Anik sekarang duduk di kelas 3 SD. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Anik dan ibunya. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami oleh Anik dan ibunya. Bantuan lepaspun disampaikan untuk modal usaha dan biaya hidup bu Siti dan anaknya. Tak lupa bu Siti mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan sedekaholics yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 22 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Dedik

Bantuan untuk modal usaha dan biaya hidup


AZZARA BASHAR (7,Meningitis) Alamat : Jl. Gagak Utama Rt.01 Rw 03. Seamanan Kalideres, Jakarta Barat. Azzahra Bahsar itulah gadis kecil periang di lingkungan keluarga dan sekolahnya. Kini tak terdengar lagi tawa cerianya semenjak pertengahan 2017, bulan Juli lalu. Berawal dari sakit kepala yang hebat. Dokter mendiagnosis terkena penyakit meningitis. Tak selang berapa lama terdiagnosis, Dek Azzahra mengalami kejang sampai tidak sadarkan diri selama 28 Hari di ICU. Ketika harapan masih ada, tidak ada yang tidak mungkin, Tuhan masih ingin melihat tawanya lagi. Setelah terbangun dari koma, Dek Azzahra bisa pulang ke rumah. Dengan keterbatasan financial, orang tuanya tak bs memenuhi nutrisinya secara baik. Alhasil dek azzahra terkena gizi buruk.Saat ini satu minggu 2 kali, dek azzahra harus menjalani pemeriksaan rutin di rumah sakit yang berbeda. RS. Hernita untuk pemeriksaan otak dan RS Harkita untuk perbaikan gizi dan syaraf Untuk satu minggu kontrol memerlukan biaya 700 ribu ( transportasi + obat ).Ada juga obat-obat tertentu yang harus dibeli secara berkala. Salah satunya adalah obat kejang yang harus dibeli setiap dua minggu sekali. Tentu ini akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Alhamdulillah, #KurirSR dipertemukan dengan Adik Azzahra dan menyampaikan bantuan untuk membuat melanjutkan proses pengobatabnya. Semoga ikhtiar yang dilakukan Adik Azzahra nantinya akan membawa pada kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal: 15 Januari 2018
Kurir : @wirawiry @ryan @untaririri

Azzahra terkena penyakit meningitis


BATTAR ABINAYA BASUPATI (2, Atresia Billier). Alamat: Sidoasri RT 1/1 Candipuro, Kalianda, Lampung Selatan, Lampung. Battar begitu bocah kecil ini sering disapa, terlahir dengan persalinan normal Battar tumbuh layaknya bayi seusianya. Tapi saat usia Battar menginjak bulan kedua, sclera mata dan badannya tampak menguning, sudah pernah dibawa ke dokter. Dokter mengatakan jika sebaiknya sering berjemur jika pagi dan diberi obat. Seminggu berikutnya tak ada perubahan, hingga Battar dibawa ke rumah sakit daerah, dari sana Battar didiagnosa Atresia Billier dan harus dirujuk ke RSCM Jakarta. Di RSCM, Battar cukup lama menjalani serangkaian pemeriksaan hingga pada tanggal 29 November 2015 Battar kecil dilakukan tindakan transplantasi hati, dengan ayahnya sebagai pendonor. Pasca menjalani transplantasi hati, tentu kondisi Battar semakin rentan terhadap penyakit lain dan harus hidup ditempat yang lebih baik. Sementara sang ayah, bapak Sutrisno (37) sehari-hari bekerja sebagai sopir truk inipun tidak bisa terlalu dipaksakan karena kondisi pasca menjadi pendonor hati untuk Battar tidak boleh terlalu memforsir tenaganya. Sementara sang ibu, ibu Jumi Lestari (30) adalah seorang ibu rumah tangga. Hingga saat ini Battar masih harus mengkonsumsi susu khusus dengan harga yang tidak murah dan juga masih harus menjalani rawat jalan setiap 1 bulan sekali ke RSCM. Kondisi ini dirasakan sulit bagi pak Sutriyono, sehingga kurir Sedekah Rombongan menyampaikan santunan lanjutan untuk biaya akomodasi ke rumah sakit dan membeli susu khusus untuk Battar, setelah bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 1055. Battar saat ini masih menjalani kontrol rutin di RSCM Jakarta. Orang tua Battar mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.0000,-
Tanggal: 26 November 2017
Kurir: @wirawiry @untaririri @endangnumik

Battar didiagnosa Atresia Billier


PAINO BIN DARMIN (56, Pembengkakan Jantung). Alamat: Langensari RT 4/19, Sayang, Cianjur. Pak PAINO, begitu beliau sering disapa. Sudah setahun terakhir ini sering mengeluh sesak napas dan mudah lelah. Setelah dibawa ke rumah sakit, diketahui jika pak Paino menderita Pembengkakan Jantung. Sempat menjalani rawat jalan dan sekarang terpaksa harus rawat inap karena kondisi Pak Paino yang lemah. Sementara sang istri, ibu Parmi (49) yang sehari-hari berdagang gorengan. Kini bu Parmi harus menunggu Pak Paino di rumah sakit, sehingga libur jualan. Padahal untuk memenuhi hidup sehari-hari Bu Parmi sangat mengandalkan hasil jualannya, mendapat kabar tentang kondisi Pak Paino, kurir Sedekah Rombongan langsung mengunjungi Pak Paino dan menyampaikan bantuan untuk kebutuhan hidup selama menjalani perawatan di rumah sakit. Semoga Pak Paino segera diberi kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal: 11 Desember 2018
Kurir: @wirawiri @untaririri

Pak Paino menderita pembengkakan jantung


MUHAMMAD HUSAIN (7 Bln, Hidrocepalus) Alamat: Desa Bungan Kecamatan Luwuk Utara Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah.Husein lahir melalui proses operasi cesar yang ditangani oleh dr. Andina. Setelah operasi, bayi Husain terlihat dalam kondisi baik baik saja. Namun setelah 2 hari paska kelahiran Dokter melihat ada keanehan yang di derita bayi husein, pihak dokterpun langsung mengkonfirmasi ke pihak keluarga untuk segera menindaklanjuti bayi husein ke dokter Specialis anak yaitu dr gazali. Selanjutnya Husain dirujuk ke Dokter spesialis anak, yaitu dr. Gazali. dalam diagnosa awal ditemukan ada penyumbatan dalam saluran otak, bayi husein pun dirawat inap selama kurang lebih 4 hari di Rumah Sakit Umum Luwuk. Namun hari kehari tidak ada kemajuan, pihak keluargapun memutuskan membawa pulang bayi husein kerumahnya. dokter memberi saran kepada keluarga jika ada keanehan yang dialami bayi husein segera melapor. Selang 3 bulan kemudian keanehan mulai terlihat di kepala bayi husein, yaitu kepalanya membesar. Pihak keluarga bergegas membawa bayi husein ke dokter kepercayaan mereka di tangeban yaitu dr.gede. Namun setibanya di klinik dr.gede menyarankan untuk segera di bawa ke RS Luwuk untuk di tindak lanjuti. Disaat pemeriksaan kali ini, dr. Gazali mendiagnosis bahwa Husein terkena penyakit Hydrosepalus. Namun karena terbatasnya fasilitas Rumah Sakit Umum Luwuk, dr.Gazali menyarankan agar bayi husein segera di rujuk ke Makassar. Husain dirujuk ke Makassar di RS Awal Bros. dimakassar dilakukan pemeriksaan ulang untuk melihat kondisi dan setelah beberapa minggu kontrol di Awal Bros keluarlah hasil pemeriksaan. Pihak dokter menyarankan untuk operasi umum dengan biaya mencapai 6 juta. Setiap pasien BPJS harus antri untuk dilakukan operasi, dan Pak Sumardi diminta menunggu kabar dari pihak Rumah Sakit. Karena sudah beberapa hari belum dapat panggilan, Pak Sumardi dan Istri memutuskan untuk pulang ke Luwuk. Husein Lahir di Luwuk 27 Maret 2017, anak kedua dari pasangan Fajar Sumardi dan Sunarti Uluki. Bapak Fajar Sumardi berprofesi sebagai Nelayan dan tukang ojek adapun Ibu Sunarti berprofesi sebagai IRT. Dengan pekerjaan itu bapak Sumardi memiliki kerterbatasan keuangan untuk kebutuhan keluarganya, terlebih untuk keperluan berobat anaknya. Untuk pengobatan husain, Pak Sumardi memiliki fasilitas BPJS kelas 3, namun selama di Makassar keterbatasan keuangan sangat terasa. Karena harus menutupi biaya transportasi dan tempat tinggal. Sedekah Rombongan memberikan dana bantuan untuk niaya pulang ke Luwuk sebesar Rp 1000.000., mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa meringankan beban biaya perjalanannya.

Jumlah bantuan : Rp 1.000.000
Tanggal : 16 januari 2018
Kurir : Areefy_dip via@AjiUsmann

Husein terkena penyakit Hydrosepalus


YUSNITA SARI BINTI MAS ALA (35, Kanker Payudara). Alamat di kompleks Bumi Nirwana Residence blok A no 9, Kota Bone, Kelurahan Macanang,Kecamatan Taneteriattang Barat, Kabupaten Watampone, Sulawesi Selatan.
Yusnita adalah seorang wanita yang bisa dikatakan hidup sendiri, wampai saat ini dia belum bertemu dengan jodohnya. Untuk hidup pun dia disantuni oleh keluarga dekat. Ibu Yusnita pertama kali menderita penyakit mematikan ini akhir tahun 2014, waktu itu Yusnita merasakan ada benjolan kecil seperti kelereng diarea vital sekitar dadanya. Lambat laun benjolan tersebut semakin membesar. Ibu Yusnita pernah memeriksakan ke dokter praktek di kota bone. Saran dari dokter harus operasi, namun biaya operasi nya lumayan besar sehingga Yusnita tak melakukannya. Hingga akhirnya ibu Yusnita mulai berobat herbal, berobat bugis dan semacamnya tapi tak ada perubahan. Sampai akhirnya semakin membesar dan akhirnya meletus dan bocor. Ibu Yusnita seringkali mengalami pendarahan hebat dan akhirnya ibu Yusnita dilarikan ke rumah sakit. Karena memakai BPJS jadi penanganan di rumah sakit sebatas yang ditanggung BPJS. Dalam sebulan, ibu Yusnita masuk rumah sakit pernah 3-4 kali. Setiap masuk harus transfusi 5-6 kantong darah. Kadang ibu Yusnita putus asa. Apalagi kalau dokter menyarankan di rujuk ke Makassar. Selain kendala biaya yang cukup besar. pertimbangan keluarga yang menemani di rumah sakit juga tak ada. Karena sudah tak ada jalan lain akhirnya ibu Yusnita berangkat ke rumah sakit wahidin sudiro husodo Makassar untuk melakukan pengobatan kemotherapi. Dengan bantuan BPJS ibu Yusnita saat ini sdh berjalan kemo yang ke 4. Tapi seringkali pun tak ada obat yang ditanggung BPJS sehingga rencana kemo batal. Ibu Yusnita harus berjuang mencari dana untuk melanjutkan kemonya. Alhamdulillah, Allah mempertemukan kurir Sedekah Rombongan dengan Ibu Yusinta. Sehingga santunan awal dapat disampaikan kepada beliau untuk biaya lanjutan pengobatan di rumah sakit dan biaya transportasi ke rumah sakit. Semoga Allah memudahkan ikhtiar beliau untuk mendapat kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 19 Januari 2018
Kurir : @areffy_dip @ismawan_As @ShofiMushaddiq

Bu Yusnita menderita kanker payudara


JUHARIA ALIGE (52 Tahun, Tumor Mata) Alamat: Jl. Merpati Lorong Merpati RT/RW 001/004 Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah.
Ibu juharia adalah seorang wanita yang dulunya bekerja sebagai pemulung. Sakit tumor diderita Ibu Juhaera sejak tahun 2014. Awal mula penyakit tumor ibu juharia di akibatkan oleh tahilalat yang gatal kemudian ibu juaharia mengaruknya sehingga menjadi luka. Sejak saat itu luka ibu juharia tidak pernah sembuh malah lukanya semakin membesar. Ibu Juharia sudah berulang kali keluar masuk rumah sakit, ibu juharia sudah mencoba berbagai macam cara untuk melakukan pengobatan termasuk pengobatan alternatif. Menurut keterangan dokter, ibu Juharia harus di rujuk ke rumah sakit yang berada di Makasar. Karena dilihat dari riwayat penyakit dan keadaan saat itu sudah sangat parah. Dahulu Ibu Juhaera bekerja sebagai pemulung namun dengan kondisinya saat ini, pekerjaan itu tidak mungkin untuk dilakukan. Adapun suaminya bekerja sebagai buruh. Pengahisilan dari situ tentu sangat terbatas. Dan untuk pengobatan, Ibu Juhaera difasilitasi oleh BPJS dan juga mendapat santunan dari warga sekitar. Saat ini Ibu Juhaera telah dirujuk di rumah sakit Wahidin Makassar dan sedang melakukan pengobatan kemotrapi. Kali ini adalah bantuan yang kedua kalinya disalurkan oleh Sedekah Rombongan kepada Ibu Juhaera. Bantuan melalui Sedeqah Rombongan ini akan digunakan untuk membiayai pengobatan ibu Juharia dan biaya tempat tinggal yang tidak tercover oleh jaminan kesehatan. semoga bantuan ini dapat meringankan beban ibu Juharia dan keluarga yang sekarang melalukan kemotrapi di RS Wahidin dan biaya hidup selama di Makassar.

Jumlah Bantuan : Rp 2.800.000
Tanggal : 13 januari 2018
Kurir : Areefy_dip via@AjiUsman

Bu Juharia menderita tumor mata


LISDA BINTI LATIF (42 Tahun, Kista Ovarium), Alamat: Jl. Trans Palu-Donggala Kelurahan Kabonga Kecil, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.
Ibu Lisda adalah seorang janda dengan lima orang anak. Saat ini hanya mengharapkan pemberian anaknya yang juga sangat terbatas. Oleh karena itu kehidupannya setelah ditinggalkan oleh suami tercinta terasa lebih sulit. Sakit yang diderita ibu Lisda berawal dari 2 tahun yang lalu, ketika itu ia merasa sakit pada bagian perut, sakit seperti tertusuk dan lambat laun perutnya membengkak. Pada saat itu sakit Ibu Lisda di obati secara tradisional, namun bukannya membaik tapi justru semakin parah. Perut ibu Lisda terus membesar dan keras. Ketika sakitnya semakin parah barulah keluarga membawanya ke rumah sakit umum Anutapura Palu. Dari hasil diagnosa baru diketahui bahwa Ibu Lisda mengalami penyakit Kista Ovarium. Karena keterbatasan rumah sakit, dokter menyarankan agar Ib Lisda di rujuk ke Makassar. Keluarga langsung bergegas mengatarnya ke Makassar. Berbeka surat keterangan tidak mampu (SKTM) Ibu Lisda melakukan pemeriksaan di Makassar. Kurir Sedekah Rombongan Makassar memberikan bantuan untuk meringankan biaya dan kebutuhan hidup selama berobat di Makassar.

Jumlah Bantuan : 1.000.000
Tanggal : 31 januari 2018
Kurir : @AbdRasyid

Ibu Lisda mengalami penyakit Kista Ovarium


JUHARIA ALIGE (52 Tahun, Tumor Mata) Alamat: Jl. Merpati Lorong Merpati RT/RW 001/004 Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah.
Ibu juharia adalah seorang wanita yang dulunya bekerja sebagai pemulung. Sakit tumor diderita Ibu Juhaera sejak tahun 2014. Awal mula penyakit tumor ibu juharia di akibatkan oleh tahilalat yang gatal kemudian ibu juaharia mengaruknya sehingga menjadi luka. Sejak saat itu luka ibu juharia tidak pernah sembuh malah lukanya semakin membesar. Ibu Juharia sudah berulang kali keluar masuk rumah sakit, ibu juharia sudah mencoba berbagai macam cara untuk melakukan pengobatan termasuk pengobatan alternatif. Menurut keterangan dokter, ibu Juharia harus di rujuk ke rumah sakit yang berada di Makasar. Karena dilihat dari riwayat penyakit dan keadaan saat itu sudah sangat parah. Dahulu Ibu Juhaera bekerja sebagai pemulung namun dengan kondisinya saat ini, pekerjaan itu tidak mungkin untuk dilakukan. Adapun suaminya bekerja sebagai buruh. Pengahisilan dari situ tentu sangat terbatas. Dan untuk pengobatan, Ibu Juhaera difasilitasi oleh BPJS dan juga mendapat santunan dari warga sekitar. Saat ini Ibu Juhaera telah dirujuk di rumah sakit Wahidin Makassar dan sedang melakukan pengobatan kemotrapi. Selama kemotrapi ini Ibu Juhaera beserta keluarga telah tinggal di Makassar. Kali ini Sedekah Rombongan kembali memberikan bantuan lanjutan kepada Ibu Juhaera. Bantuan melalui Sedekah Rombongan ini akan digunakan untuk membiayai pengobatan ibu Juharia dan biaya tempat tinggal yang tidak tercover oleh jaminan kesehatan. semoga bantuan ini dapat meringankan beban ibu Juharia dan keluarga yang sekarang melalukan kemotrapi di RS Wahidin dan biaya hidup selama di Makassar.

Jumlah Bantuan : 1.000.000
Tanggal : 21 januari 2018
Kurir : @Areefy_dip@Ajiusman

Bu Juharia menderita tumor mata


YULIANA DWI RAHAYU (18,Thalassemia Mayor). Alamat: Kontrakan bpk. Tukijan Jl. Bhayangkara, Gang Bayangkara No. 24 D, RT 2/13, Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat. Putri kedua dari bapak Badrun Winarto (48) seorang pekerja proyek bangunan dan ibu Arti Rahayu (42), ibu rumah tangga biasa, Yuli menderita Thalassemia Mayor sejak masih kecil. Kondisinya hingga kini masih bisa beraktivitas normal. Yuliana saat ini masih kontrol ke RSCM untuk dilakukan transfuse darah. Kurir Sedekah Rombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk membantu biaya operasional berobat Yuliana ke RSCM setelah bantuan sebelumnya masuk pada rombongan 1078. Semoga kondisi Yuliana cepat pulih kembali. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 3 Februari 2018
Kurir: @wirawiry @untaririri @endangnumik

Yuli menderita thalassemia mayor


YULI BHAYANGKARA (44, Tumor Perut). Alamat: Jl. Nusantara No. 31 RT 4/2, Kelapa dua, Kelurahan, Pasir Gunung Selatan, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. kondisinya sudah tidak memungkinkan lagi, sakit yang lama tidak dirasa itu ternyata tumor yang semakin hari menggerogoti dinding perutnya, Yuli kini berobat ke RS Fatmawati dengan menggunakan fasilitas kesehatan BPJS. Yuli yang sehari hari biasanya bekerja sebagai juru parkir di sebuah gerai rabat ini sudah hampir setahun terakhir tidak bisa bekerja karena sakitnya. Yuli tinggal di rumah dinas orangtuanya bersama ibu yang sudah berusia 64 tahun dan juga anaknya yang masih bersekolah di sekolah dasar, bapaknya sudah lama meninggal dunia. Ketika masih bekerja dulu. Yuli kurang memperhatikan makan dan sering mengkomsumsi minuman berkarbonat. Sedekah Rombongan kembali menyampaian bantuan lanjutan untuk biaya akomodasi ke rumah sakit dan biaya menebus obat setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 1037. Semmoga bantuan ini bermanfaat.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 23 Februari 2018
Kurir : @wirawiry @endangnumik

Bu Yuli menderita tumor perut


DINI RAHMA LESTARI (16, Bantuan Biaya Sekolah). Alamat : Jl. Radar AURI GG. Anggrek RT 2/5, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Kotamadya Depok, Jawa Barat. Dini adalah seorang siswi di MTS. Tarbiatusshibyan Kota Depok yang saat ini ia sudah menepuh ujian akhir dan lulus. Namun sayangnya ijazah yang selama ini ia dambakan tertahan di sekolah karena ia belum melunasi administrasi iuran sekolah sebagai kewajiban orang tua siswi. Tunggakan sekolah yang belum dilunasi mencapai 1,2 juta rupiah. Tentu saja hal tersebut membuat Dini dan kedua orang tuanya bersedih. Mereka berharap ada uluran tangan mau membantu permasalahan ini. Dini adalah anak ke 3 dari 4 bersaudara. Ayahnya, Pak Untung Supritno (51) hanya seorang pedagang kue keliling yang penghasilannya hanya cukup untuk makan sehari-hari. Sedangkan ibunya, Bu Heni Suratmi (49) hanya seorang ibu rumah tangga. Saat ini Dini akan melanjutkan sekolah ke tingkat SMK, kedua orang tua Dini tidak mampu untuk membayarkan biaya masuk sekolah. Alhamdulillah mereka dipertemukan dengan Kurir Sedekah Rombongan yang kemudian menyampaikan bantuan lanjutan untuk membayar uang masuk sekolah Dini di SMK. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 1033. Semoga bantuan ini bermanfaat

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Februari 2018
Kurir : @ddsyaefudin Ruhenda Cobra @endangnumik

Bantuan biaya sekolah


ROHMANI NUR FAJRIAH (17, Jantung) Alamat ; Kampung Kambing, RT. 6/6, Kelurahan Karang Asem Barat, Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor. Rohmani merupakan putri ke 3 dari 4 bersaudara pasangan bapak Sutaryono dan Ibu Poniyem. Pekerjaan bapak Sutaryono adalah buruh pabrik di dekat tempat tinggalnya. Rohmani mengalami gejala sesak nafas ketika ia sedang mondok di sebuah pesantren di Semarang, setelah mendapat pertolongan awal di RSUD Semarang, Rohmani akhirnya di rujuk ke RSUD Cibinong Kabupaten Bogor dengan alasan dekat dengan tempat tinggalnya. Menurut dokter yang menanganinya, Rohmani mengalami gangguan pada jantungnya yang menyebabkan nafasnya sesak. Bantuan lanjutan kembali disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 1052. Semoga bantuan ini bermanfaat dan Rohmani segera diberikan kesembuhan oleh Allah. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 23 Februari 2018
Kurir : @wirawiry @endangnumik

Rohmani mengalami gangguan pada jantungnya


AFDILAH FATUR RAHMAN (5, Celebral Palsy). Alamat: Jl. G 1 RT. 5/3 No. 71, Kelurahan Slipi, Kecamatan Palmerah, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta. Afdilah adalah anak kedua dari pasangan bapak Niscaya Diali (34) dan ibu Yuni (32) sejak dilahirkan Afdilah memang tidak seperti bayi normal lainnya. Saat usianya 1 tahun, Afdilah mengalami demam tinggi, diare dan kejang serta koma selama 2 minggu dengan kondisi badan kaku. Sempat dirawat selama 2 bulan di rumah sakit. Saat dikunjungi kurir Sedekah Rombongan Afdilah belum bisa berjalan, belum bisa duduk, untuk makan dan minum melalui NGT (selang). Di usianya yang menginjak 5 tahun motorik Afdilah memang lemah, sehingga Afdilah disarankan untuk melakukan terapi di rehabilitasi medik. Seminggu sekali Afdilah harus menjalani terapi rutin di rumah sakit, sehingga orang tua Afdilah sedikit merasa berat karena keterbatasan ekonomi. Bantuan lanjutan untuk biaya akomodasi ke rumah sakit kembali disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 1055. Semoga bantuan ini bermanfaat.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal: 26 Februari 2018
Kurir: @wirawiry @anasaramadhan @untaririri @endangnumik

Afdila menderita celebral palsy


ABD. KARIM (60, Hipertensi + Kolesteral). Alamat : Dusun Patokpicis, RT 04/01, Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Bapak Karim sudah sudah didiagnosa oleh dokter mempunyai penyakit hipertensi dan kolesterol sejak lima tahun yang lalu. Awalnya Bapak Karim memeriksakan ke puskesma terdekat dan ke klinik. Selama pemeriksaan Bapak Karim hanya diberikan obat jalan saja. Keadaan sekarang ini Bapak karim sering merasakan kesakitan di belakang leher dan sering kambuh. Akhirnya Bapak Karim dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk diberikan pengobatan yang intensif. Bapak Karim mencari nafkah dengan bertani dan istrinya Ibu Husnul (50) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Bapak Karim juga tidak mempunyai jaminan kesehatan apapun sehingga biaya pengobatan sedikit membebani beliau. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, Santunan lepas pun diberikan untuk membantu biaya pengobatan selama dirumah sakit. Semoga Bapak Karim segera diberikan kesehatan dan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 3.012.500
Tanggal : 5 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz Andy @SiscaDwi

Bapak Karim mempunyai penyakit hipertensi dan kolesterol


ASISEH BINTI SUTIYA (48, Kanker Servik). Alamat : Dusun Banyuwuluh, RT 4/2, Desa Banyuwuluh, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Gejala awal yang dirasakan Ibu Asiseh sudah dari 1 tahun yang lalu. Beliau mengaku kalau sering mengalami pendarahan dan keputihan serta rasa nyeri dibagian alat vital beliau. Beberapa hari kemudian beliau merasa kalau kondisinya semakin lemah dan sering mual-mual. Ibu Asiseh pun akhirnya diperiksakan ke Puskesmas Wringin, Puskesmas puna akhirnya memberikan surat rujukan ke rumah sakit untuk pemeriksaan yang lengkap. Setelah menjalani berbagai pemeriksaan, dokter pun akhirnya dapat mendiagnosis kalau Ibu Asiseh mengalami kanker servik atau kanker pada leher rahim. Dokter akhirnya memberikan surat rujukan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pengobatan yang lebih intensif. Setelah menjalani beberapa pemeriksaan, Ibu Asiseh yang pada awalnya akan direncanakan untuk sinar dirubah oleh dokter dan di rencanakan untuk kemo terapi. Pada bulan ini, Ibu Asiseh telah menjalani kemo terapi yang ke 6. Ibu Asiseh merupakan ibu rumah tangga biasa, yang dikepalai oleh Bapak Adenan (47). Bapak Adenan yang merupakan tulang punggu keluarga, saat ini bekerja sebagai buruh tani. Penghasilan yang dimiliki Bapak Adenan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja. Sedangkan Ibu Asiseh memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk berobat dan transportasi ke Malang. Ibu Asiseh merasa terbantu akan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III yang dimiliki. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Asiseh, sehingga dapat menyalurkan bantuan dari para Sedekaholics. Bantuan yang telah diberikan telah dipergunakan untuk membeli susu, membeli kebutuhan saat masuk rumah sakit dan transportasi pulang pergi Malang-Bondowoso. Bantuan sebelumnya telah tercatat di rombongan nomor 1113. Semoga pengobatan yang dijalani Ibu Asiseh diberikan kelancaran dan dapat lekas mendapat sembuh. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 9 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz @Tica_Fajaria @SiscaDwi

Ibu Asiseh mengalami kanker servik atau kanker pada leher rahim


BELLA AVARA (16, Giant Clavus Dg Sec Infeksi). Alamat : Dusun Bence I, RT 01/04, Desa Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Bella adalah seorang putri dari Bapak Handoko (43) dan Ibu Rubaah (39). Sejak tiga tahun yang lalu kaki kanan Bella cenderung bengkok sehingga kaki kanan bagian luar menjadi tumpuan pada saat berjalan. Hal ini membuat luka pada kaki kanan bagian luar Bella yang semakin lama semakin membesar dan dalam. Saat ini luka ini yang ada di kaki kanan Bela semakin parah. Bella dan keluarga memeriksakannya di RSUD Bangil, setelah diperiksa dan dilakukan pengobatan dokter menyarankan untuk operasi karena dikhawatirkan abses. Lalu Bella dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk menjalankan operasi. Setelah menjalankan operasi, Bella menjalani kontrol rutin dan rawat luka bekas operasi di RSUD Sidoarjo. Bella termasuk anak binaan UPT Dinas Sosial Rehab Tuna Daksa Pemprov Jawa Timur di Bangil. Orangtua Bella, Bapak Handoko (43) mencari nafkah sebagai pegawai koperasi dan Ibu Rubaah (39) sebagai pedagang gorengan. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk biaya kehidupan sehari-hari. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bella, sehingga bantuan pun dapat diberikan kepada Bella. Bantuan yang diberikan telah dipergunakan untuk transportasi, biaya pengobatan dan kebutuhan lainnya. Semoga Bella segera diberikan kesehatan agar dapat beraktifitas seperti anak-anak lainnya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 22 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz Aang @SiscaDwi

Bella menderita giant clavus dg sec infeksi


BUDI HARTONO (41, Leukimia). Alamat : Dusun Jurangsapi, RT 54/18, Desa Jurangsapi, Kecamatan Yapen, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada awalnya Bapak Budi sering mengeluh kalau sakit perut, badannya menjadi lemas dan tidak punya tenaga lagi. Pihak keluarga yang mengetahui akan hal tersebut berinisiatif membawa beliau ke RS Bhayangkara Bondowoso. Setelah dilakukannya pemeriksaan, Bapak Budi akhirnya didiagnosis oleh dokter sakit Leukimia atau kanker darah. Pihak dokter menyarankan untuk merujuk Bapak Budi dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk penanganan yang lebih intensif. Bapak Budi yang telah melakukan pengobatan berupa kemo terapi sebanyak 6 kali mulai merasakan perubahan pada tubuhnya. Alhamdulillah kondisi Bapak Budi untuk bulan ini tetap stabil dan beliau kontrol seperti biasanya untuk mengambil obat-obatan. saat ini Bapak Budi tinggal bersama Istri dan kedua anaknya yang masih kecil. Beliau bekerja sebagai buruh bangunan, sedangkan istri beliau hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Pendapatan dari Bapak Budi hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Akan tetapi beliau sangat bersyukur dengan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III sangat membantu proses pengobatan. Akan tetapi beliau masih mengalami kendala saat akan kontrol ke Malang. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan Jember dipertemukan dengan Bapak Budi dan santunan yang diberikan kepada Bapak Budi dipergunakan untuk biaya transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang, biaya BPJS dan perbaikan keadaan umum beliau. Bapak Budi dan keluarga sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan Sedekah Rombongan dan Sedekaholics. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1113. Semoga Bapak Budi akan selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalani pengobatan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz @CandyAryo @siscadwi13

Bapak Budi didiagnosis oleh dokter sakit Leukimia atau kanker darah


EDI SUPRAPTO (46, Ca. Nasofaring). Alamat : Jalan A. Yani, RT 01/01, Desa Dasabah, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada awal tahun 2016 Bapak Edi merasakan sakit ditenggorokannya tetapi beliau abaikan dan tidak diperiksakan ke dokter. Setelah dua bulan berlalu rasa sakitnya semakin parah dan akhinya diperiksakan ke dokter. Selain rasa sakit di tenggorokan Bapak Edi juga mengalami penurunan pengelihatan. Dokter mengarahkan untuk memeriksakan ke dokter saraf. Pada bulan Juli 2016 Bapak edi memeriksakan ke dokter saraf dan melalukan pengobatan sesuai anjuran dokter. Suatu hari tiba-tiba muncul benjolan kecil pada leher Bapak Edi dan semakin lama semakin membesar. Pada tahun 2017 Bapak Edi memeriksakan ke RSUD Bondowoso dan dokter mendiagnosa Ca. Nasofaring. Bapak Edi dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan fasilitas pengobatan yang lebih lengkap. Bapak Edi bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil dan istrinya, Ibu Septin (25) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Bapak Edi memiliki jaminan kesehatan BPJS kelas II yang sangat membantu biya pengobatan beliau. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan pun disampaikan untuk biaya transportasi dan juga suplemen seperti susu, peptamen. Semoga Bapak Edi segera diberikan kesehatan agar dapat bekerja kembali. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 22 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz @CandyAryo @SiscaDwi

Bapak Edi menderita ca. nasofaring


ALMH. FARIDA BINTI SUYANTO (52, Kanker Payudara Kanan). Alamat : Jalan Bawean, RT 4/3, Desa Gedang Sewu, Kecamatan Pare, Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur. Awal sakit Ibu Farida ditandai dengan benjolan kecil di dada sebelah kanan, karena keadaan semakin mengkhawatirkan, beliau mendapat rujukan dari Rumah Sakit Pare tempat biasanya beliau berobat, untuk menuju Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang pada bulan Mei 2016. Sampai saat ini Ibu Farida sudah menjalani 8 kali kemoterapi. Kabarnya Ibu Farida sudah tidak kemoterapi lagi, dikarenakan kankernya sudah hilang. Ibu Farida tetap harus menjalankan kontrol rutin dan konsultasi ke dokter tiap bulan. Suatu hari di bulan Desember 2017, kondisi Ibu Farida tiba-tiba turun drastis dan segera dibawa kerumah sakit terdekat. Dokter sudah berupaya sebaik mungkin tapi Allah SWT berkehendak lain. Ibu Farida menghembuskan nafas terakhirnya. Anak Ibu farida, Nanda (34) dan Devina (22) merasa sangat kehilangan atas kepergian ibunya. Namun ini semua adalah kehendak dari Allah SWT sehingga keluarga pun mengikhlaskan kepergian Ibu Faridah. Ibu farida adalah pasien dampingan Sedekah Rombongan yang sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1113. Sedekah Rombongan bersilaturahim dan ikut berbelasungkawa, Nanda dan keluarga mengucapkan terimakasih dan meminta maaf. Kurir sedekah Rombongan pun tak lupa memberikan santunan yang dipergunakan untuk kebutuhan setelah Ibu Farida meninggal. Keluarga sekali lagi mengucapkan terimakasih semoga Sedekah Rombongan semakin banyak memberikan manfaat kepada semua orang yang membutuhkan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 22 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz @KatinoRianto @SiscaDwi

Bu Farida menderita kanker payudara kanan


JAMES VALENTINO SYAELENDRA (2, Kanker Kelenjar Getah Bening). Jalan Binor VII C/16, RT 1/14, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa timur. James yang kala itu lahir dengan kondisi badan yang sangat sehat. Pada awal umur yang ke 8 bulan, mulai ada benjolan di daerah sekitar atas mata. Keluarga pun akhirnya mengolesi benjolan tersebut dengan obat tradisional dan benjolan tersebut sudah mulai mengecil. Akan tetapi, pada umur 10 bulan tumbuh benjolan lagi di sekitar lengan dan kaki. Orang tua James yang khawatir akan kondisi pada putranya, lalu mulai diperiksakan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah menjalani pemeriksaan, dokter pun mendiagnosis kalau James mengalami kanker kelenjar getah bening. Setelah menjalani berbagai pemeriksaan, dokter pun akhirnya mulai menjadwalkan kemo terapi yang akan dilakukan untuk pegobatan. Keadaan James sekarang ini sudah lebih baik, tapi James masih harus menjalankan kontrol rutin. James merupakan anak kedua dari pasangan Bapak Yoseph (46) dan Ibu Anna (39). Bapak Yoseph yang merupakan tulang punggung keluarga, setiap harinya bekerja sebagai penjual koran. Pendapatan yang dimiliki Bapak Yoseph pun juga menentu setiap harinya, sedangkan anak pertama beliau masih duduk di bangku sekolah. Keluarga merasa terbantu akan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III yang dimiliki. Akan tetapi biaya kebutuhan sehari-hari saat berobat menjadi kendala yang berat bagi keluarga. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan James, sehingga bantuan dari Sedekaholics pun dapat diberikan kepada James. Bantuan yang diberikan telah dipergunakan untuk membeli pampers, susu, membeli kebutuhan saat masuk rumah sakit dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat di rombongan nomor 1113. Semoga pengobatan yang di akan dilakukan James diberi kelancaran dan dapat segera sehat kembali. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 581.700,-
Tanggal : 29 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

James mengalami kanker kelenjar getah bening


ALMH. KATINI BINTI SINAH (54, Tumor Payudara) Alamat : Dusun Kedungsari, RT 04/03, Desa Kedungsari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Sejak bulan Agustus 2017 Ibu Katini diketahui bahwa mempunyai tumor di payudaranya. Pada bulan September 2017, Ibu Katini menjalankan operasi di RSUD Gambiran Kediri. Setelah dilakukanya operasi tumor yang ada di badan Ibu Katini semakin membersar. RSUD Gambiran merujuk Ibu Katini ke rumah sakit Dr Soetomo Surabaya tetapi Ibu Katini tidak kesana karena terkendala biaya. Akhirnya Ibu Katini hanya dirawat di rumah saja dan pasrah kepada Allah SWT. Pada bulan Desember, Ibu Katini telah berpulang dengan kehendak Allah SWT. Keluarga Ibu Katini sangat merasa kehilangan atas kepergiannya. Namun keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Ibu Katini. Sedekah Rombongan bersilaturahim dan ikut berbelasungkawa, keluarga Ibu Katini mengucapkan terimakasih dan meminta maaf. Kurir sedekah Rombongan pun tak lupa memberikan santunan yang dipergunakan untuk kebutuhan setelah Ibu Katini meninggal. Keluarga sekali lagi mengucapkan terimakasih semoga Sedekah Rombongan semakin banyak memberikan manfaat kepada semua orang yang membutuhkan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 7 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz Munadi @SiscaDwi

Ibu Katini mempunyai tumor di payudara


LAILATUL MUKAROMAH (1, Hydrocephalus) Alamat : Dusun Podokaton, RT 3/11, Desa Bayeman, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Lailatul adalah seorang anak yang dari sejak lahir didiagnosa mempunyai penyakit Hydrocephalus oleh dokter. Dari sejak lahir kelapa Lailatul lebih besar dari badannya sehingga rumah sakit melakukan pemeriksaan. Pengobatan yang dilakukan hanya obat jalan di RSUD Bangil setelah itu dirujuk ke Rumah Sakit Lavalatte Malang untuk mendapatkan pengobatan yang lebih intensif. Pada Bulan September 2017 dilakukannya operasi di Rumah Sakit Lavalette Malang. Bulan ini Lailatul menjalani Kontrol rutin selag VP Shunt dan hasilnya normal. Orangtua Lailatul, Bapak Mulyadi (25) mencari nafkah sebagai kuli bangunan dan Ibu Rohmania (21) yang hanya sebagai ibu rumah tangga. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lailatul memiliki jaminan kesehatan berupa BPJS Mandiri kelas III sehingga dapat meringankan biaya yang ditanggung. Kendala lain yang dirasakan kedua orangtua Lailatul yaitu biaya pengobatan, biaya transportasi dan tempat tinggal selama masa pengobatan di Malang. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga ini, pada bulan ini bantuan dialokasikan untuk membeli pampers, susu, obat-obatan, kebutuhan rawat luka, dan kebutuhan saat berada di rumah sakit. Bantuan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1113. Semoga Lailatul lekas diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 18 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz @SiscaDwi

Lailatul menderita penyakit hydrocephalus


LUSIANI BINTI SIKAN (49, Kanker Serviks). Alamat : Jalan Darmawangsa, Dusun Gudangrejo, RT 3/25, Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Awal mula sakit Ibu Lusiani ini sering mengalami keputihan dan tiba-tiba pendarahan. Karena hal tersebut beliau langsung di periksakan ke puskesmas terdekat untuk mengetahui sakit yang di alami Ibu Lusiani. Setelah Ibu Lusiani diperiksa dan telah di diagnosis mengalami Kanker Serviks. Dokter pun menyarankan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Selang satu hari Ibu Lusiani di evakuasi ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut dan oleh Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember disarankan untuk di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk perawatan yang lebih intensif. Setelah menjalani kemo terapi, Ibu Lusiani saat ini dijadwalkan dokter untuk dilakukan sinar sebanyak 25 kali. Bulan ini Ibu Lusiani telah menjalani papsmear. Ibu Lusiani ini seorang janda yang tinggal di Polsek Rambipuji rumah bekas tahanan. Beliau memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari perangkat desa Rambipuji bahwa Ibu Lusiani memerlukan dampingan karena dari keluarga tidak mampu. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal yang di tinggali Ibu Lusiani untuk menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Lusiani. Santunan yang diberikan untuk biaya transportasi, membeli pampers, obat-obatan, underpat dan biaya saat masuk rumah sakit. Santunan pada bulan sebelumnya telah masuk di rombongan nomor 1113. Semoga pengobatan yang dijalani Ibu Lusiani diberikan kelancaran dan segera mendapatkan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 13 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Ibu Lusiani mengalami Kanker Serviks


MARELDA LINDUNG KLEYANTA (4, Benjolan di Dada). Alamat : Dusun Tundosoro, RT 006/003, Desa Tundo Soro, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Awalnya orangtua Marelda menemukan benjolan di dada Marelda tepatnya pada 4 tahun yang lalu. Setelah itu Marelda diperiksakan ke puskesmas terdekat dan dokter mendiagnosa bahwa tidak ada masalah yang serius. Tetapi, semakin lama benjolan yang ada di dada Marelda semakin membesar dan Marelda mengeluh kesakitan. Akhirnya orangtua Marelda membawanya ke puskesmas dan dirujuk ke RSUD Dr R Soedarsono Pasuruan, lalu dirujuk lagi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi terkini sekarang ini Marelda sering merasakan sakit pada benjolan yang berada di dadanya. Pada bulan ini Marelda menjalani kontrol rutin dan pengambilan obat di RSSA Malang. Marelda tidak jadi menjalankan operasi karena benjolan yang ada di dadanya sudah mengecil setelah meminum obat dari dokter dan saran dokter tetap menjalankan kontrol rutin dan meminum obat dengan rutin. Orangtua Marelda yaitu, Bapak Muchamad (50) yang mencari nafkah sebagai tukang kayu dan Ibu Siti (40) yang hanya ibu rumah tangga biasa yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Marelda mempunyai jaminan kesehatan berupa BPJS kelas III yang banyak membantu biaya pengobatan Marelda selama di rumah sakit. Tetapi, Marelda dan keluarga masih kesulitan biaya transportasi ketika harus berobat ke Malang. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Marelda dan keluarga, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan dan biaya transportasi. Bantuan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1113. Semoga Marelda segera sembuh dan dapat beraktifitas seperti anak-anak lainnya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @siscadwi13

Marelda menderita benjolan di dada


MOCH. SLAMET (45, Patah Tulang Kaki Kiri). Alamat : Dusun Karang Panas, RT 06/03, Desa Sumber Banteng, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Pada bulan September 2017 Bapak Slamet mengalami kecelakaan tertabrak truk di Pasuruan. Bapak Slamet dibawa ke RSUD dr R Soedarsono dan dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk penanganan yang lebih lanjut. Bapak Slamet sudah menjalani operasi sebanyak 6x di RSSA Malang. Kondisi Bapak Slamet sekarang sudah lebih baik dan dokter menjadwalkan untuk melakukan kontrol rutin dan perawatan luka. Bapak Slamet mencari nafkah dengan mengamen dijalanan yang hanya cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-hari. Bapak Slamet mempunyai jaminan kesehatan JKN-KIS yang dapat membantu biaya pengobatan. Bapak Slamet kini tingga bersama adik perempuannya dan juga keponakannya. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Slamet, Bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan dan untuk transportasi ke Malang. Semoga Bapak Slamet segera diberikan kesehatan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 900.000,-
Tanggal : 16 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz @kurniawanekk @SiscaDwi

Pak Slamet menderita patah tulang kaki kiri


MOCH SYAIHU SU’UDI (42, Diabetes Mellitus). Alamat : Dusun Sendang, RT 04/02, Desa Sendang, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Pada tahun yang lalu Bapak Syaihu telah didiagnosa memiliki penyakit diabetes mellitus oleh dokter. Awalnya Bapak Syaihu mempunyai kadar gula darah tinggi dan mengakibatkan pandangan menjadi agak buram. Kaki kanan Bapak Syaihu juga membengkak dan setelah diperiksakan, dokter mengharuskan untuk diamputasi di RSUD Pare. Setelah melakukan amputasi kaki Bapak Syaihu semakin bengkak dan pengelihatannya juga semakin memburuk. Kondisi terkini Bapak Syaihu sekarang ini Kakinya membengkak dan juga pandangan yang semakin kabur. Bapak Syaihu kesehariannya mencari nafkah dengan berdagang tetapi sekarang sudah tidak bisa karena terhalang penyakit yang dideritanya. Istri Bapak Syaihu yaitu Ibu Royani (32) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Kebutuhan sehari-hari sekarang ditanggung oleh kedua anak Bapak Syaihu. Jaminan kesehatan BPJS kelas III dapat sedikit meringankan biaya pengobatan Bapak Syaihu. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, bantuan disampaikan untuk biaya pengoatan yang tidak ditanggung BPJS dan biaya transportasi selama pengobatan. Semoga Bapak Syaihu pengobatannya diberikan kelancaran dan segera diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 24 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz Munadi @SiscaDwi

Bapak Syaihu didiagnosa memiliki penyakit diabetes mellitus


MOHAMMAD HABIBI (7, Retinoblastoma). Alamat : Dusun Balung Kopi, RT 1/5, Desa Balung Kidul, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Pada Bulan Maret 2017, diketahui terdapat benjolan kecil pada kelopak mata kanan Habibi. Karena dirasa biasa dan tidak terasa sakit, benjolan tersebut dibiarkan saja. Seiring berjalannya waktu, benjolan yang awalnya kecil menjadi semakin membesar. Habibi pun segera dibawa untuk periksa ke rumah sakit. Dokter pun langsung mendiagnosis retinoblastoma atau kanker mata karena benjolan yang sudah membesar dan mengeluarkan darah. Habibi pun diberikan surat rujukan untuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pengobatan yang lebih lengkap. Bulan ini Habibi melanjutkan jadwal kemo terapi yang ke 11. Ayah Habibi, Bapak Saiful Arifin (31) bekerja sebagai buruh tani hanya mampu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-harinya dengan upah yang diterima. Sedangkan ibu Habibi, Ibu Sunama (39) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Habibi sangat terbatu akan jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI dalam berobat. Akan tetapi, keluarga sangat terbeban akan biaya transportasi dan kebutuhan hidup saat menjalani pengobatan di Malang. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan telah dipertemukan dengan Habibi dan bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi, iuran BPJS, kebutuhan saat masuk rumah sakit, membeli susu dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1113. Semoga Habibi diberikan kelancaran dalam menjalani pengobatan dan diberi kesembuhan. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 525.800,-
Tanggal : 20 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @siscadwi13

Habibi didiagnosis retinoblastoma atau kanker mata


NAZWA NURAINI (2, Retinoblastoma). Alamat : Dusun Pomo, RT 6/15, Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Pada Bulan November 2016 mata sebelah kiri Nazwa mulai membengkak. Karena khawatir akan keadaan putrinya, kemudian Nazwa dibawa ke rumah sakit swasta di Jember. Setelah dilakukan beberapa pemeriksaan di rumah sakit, dokter menyarankan untuk operasi. Akan tetapi keluarga menolak dikarenakan biaya yang diperlukan untuk operasi sangatlah besar. Karena tidak adanya pengobatan selama menunggu pembuatan jaminan kesehatan akhirnya mata Nazwa bertambah bengkak dan Nazwa pun akhirnya dibawa ke Puskesmas Wuluhan. Dari puskesmas dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember dan dikarenakan keterbatasan alat, Nazwa pun dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) MALANG. Bulan ini, Nazwa menjalankan kemoterapi ke 6, 7, dan 8. Ayah Nazwa, Bapak Nur Kholis (38) bekerja sebagai buruh tani hanya mampu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-harinya dengan upah yang diterima. Sedangkan ibu Nazwa, Ibu Nanik Muliya Ningsih (32) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Nazwa sangat terbantu akan jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III dalam berobat. Akan tetapi, keluarga sangat terbeban akan biaya transportasi dan kebutuhan hidup saat menjalani pengobatan di Malang. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan telah dipertemukan dengan Nazwa dan bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi, iuran BPJS, kebutuhan saat masuk rumah sakit, membeli susu dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1113. Semoga Nazwa diberikan kelancaran dalam menjalani pengobatan dan diberi kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.106.800,-
Tanggal : 26 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Nazwa didiagnosis retinoblastoma atau kanker mata


NINIK HUNAINAH (52, Kanker Endometrium) Alamat : Dusun Jaringan, RT 09/03, Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kababupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2014 Ibu Ninik mengalami keputihan dan merasakan nyeri di bagian perutnya. Lalu Ibu Ninik memeriksakannya ke RSUD Tongas kemudian dirujuk ke RSUD dr. Mohamad Saleh Probolinggo dikarenakan keterbatasan alat pengobatan. Ibu Ninik didiagnosa menderita kanker di perut oleh dokter. Ibu Ninik dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang oleh dokter untuk penanganan lebih lanjut dan baru diketahui bahwa Ibu Ninik menderita kanker endometrium. Ibu Ninik sudah menjalani kemo terapi dan pada bulan Desember menjalani kemo terapi yang ke 2. Suami Ibu Ninik, Bapak Misnali (55) adalah seorang kuli serabutan yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III sangat membantu dalam pengobatan. Akan tetapi biaya hidup selama pengobatan di Malang dan transportasi Malang-Probolinggo sangat membebani keluarga untuk menjalani pengobatan kembali. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan disampaikan untuk uang saku, transportasi, biaya BPJS dan biaya pengobatan dirumah sakit lainnya yang tidak termasuk tanggungan jaminan kesehatan. Semoga kondisi Ibu Ninik akan segera membaik dan diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 22 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz @CandyAryo @SiscaDwi

Ibu Ninik menderita kanker endometrium


RAFFA ADITYA PRATAMA (3, Hydrocephalus). Alamat : Jalan Sumber Urip, RT 19/10, Dusun Krajang, Desa Sumber Urip, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Sejak lahir ada benjolan di belakang kepala bagian atas. Kemudian periksa ke bidan lalu dirujuk ke Rumah Sakit Hartoyo Lumajang. Namun, dari rumah sakit Hartoyo dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang karena peralatan medis yang lebih lengkap. Saat periksa ke dokter syaraf perkiraan Hydrocephalus. Setelah di CT-SCAN ternyata hasilnya positif Hydrocephalus. Kepala mulai membesar saat Raffa menginjak umur 1 minggu. Makin hari makin dirasa kedua orangtuanya kalau kepala putranya semakin membesar. Namun, dari pihak rumah sakit belum ada penanganan khusus hanya timbang dan ukur tinggi badan saja. Setelah berumur 5 bulan Raffa baru mendapat penanganan dan menentukan jadwal operasi. Bulan ini Rafa menjalani kontrol rutin dan evaluasi tentang luka bekas operasi yang bernanah, dokter menyarankan untuk melakukan operasi dan pemasangan selang jika masih terus bernanah. Rofik (39), ayah Raffa bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan yang rendah tiap harinya. Penghasilan tersebut hanya cukup untuk makan dan kebutuhan sehari-hari saja. Sumsila, istri beliau hanya menjadi ibu rumah tangga biasa. Raffa memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III, akan tetapi kendala yang dihadapi keluarga ini adalah tidak mempunyai dana untuk pengobatan dan tempat menginap. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga ini, pada bulan ini bantuan dialokasikan untuk membeli pampers, susu, obat-obatan, kebutuhan rawat luka dan biaya iuran BPJS. Pada bulan kemarin bantuan untuk Raffa tercatat dalam nomor rombongan 1113. Semoga pengobatan yang dijalani Raffa diberikan kelancaran dan lekas diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 529.200,-
Tanggal : 28 Desember 2017
Kurir : @FaizFaeruz Andy @SiscaDwi

Raffa menderita hydrocephalus

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 SAMIDAH BINTI ANGGAR 500,000
2 MEGA AULIA 750,000
3 ZENA NUR ZULAIKA 750,000
4 OSSY MARDHIANTI 500,000
5 SALSABILA AZ-ZAHRA 1,00,000
6 TUMIYEM BINTI KARSONAWI 1,000,000
7 SURYATI BINTI RAKIM 1,000,000
8 ATIM BINTI SAIMAN 1,000,000
9 DANISH ALBARA 1,000,000
10 KATWADI BIN PLOSO 750,000
11 LUKI DWI PRASETIO 1,000,000
12 RISKY PUTRA. M 1,000,000
13 REFITA SHOLEHAH 1,000,000
14 LAMAN BIN DUL KEMIS 1,000,000
15 JUMANI BIN SASTRO TEGUH 1,000,000
16 SUISNAINI BINTI SUKIRAN 1,000,000
17 MINEM BIN POJOYO 750,000
18 SAIMUN BIN PONADI 1,000,000
19 IBRAHIM PUTRA MARSAID 1,000,000
20 SITI MUHARAM 750,000
21 AZZARA BASHAR 1,000,000
22 BATTAR ABINAYA BASUPATI 1,000,000
23 PAINO BIN DARMIN 1,000,000
24 MUHAMMAD HUSAIN 1,000,000
25 YUSNITA SARI BINTI MAS ALA 1,000,000
26 JUHARIA ALIGE 2,800,000
27 LISDA BINTI LATIF 1,000,000
28 JUHARIA ALIGE 1,000,000
29 YULIANA DWI RAHAYU 500,000
30 YULIANA DWI RAHAYU 500,000
31 DINI RAHMA LESTARI 500,000
32 ROHMANI NUR FAJRIAH 1,000,000
33 AFDILAH FATUR RAHMAN 1,000,000
34 ABD. KARIM 3,012,500
35 ASISEH BINTI SUTIYA 500,000
36 BELLA AVARA 500,000
37 BUDI HARTONO 500,000
38 EDI SUPRAPTO 500,000
39 ALMH. FARIDA BINTI SUYANTO 1,000,000
40 JAMES VALENTINO SYAELENDRA 581,700
41 ALMH. KATINI BINTI SINAH 500,000
42 LAILATUL MUKAROMAH 500,000
43 LUSIANI BINTI SIKAN 500,000
44 MARELDA LINDUNG KLEYANTA 500,000
45 MOCH. SLAMET 900,000
46 MOCH SYAIHU SU’UDI 500,000
47 MOHAMMAD HABIBI 525,800
48 NAZWA NURAINI 1,106,800
49 NINIK HUNAINAH 500,000
50 RAFFA ADITYA PRATAMA 529,200
Total 43,706,000

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 43,706,000,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 1115 ROMBONGAN

Rp. 60,005,266,089,-

Mau bantu Mereka?
Silahkan transfer ke rekening SedekahRombongan

Bank BCA a/c 84655-23456
Bank Mandiri a/c 137-00111-0011-8
Bank Syariah Mandiri a/c 4111-4111-45
Bank Muamalat a/c 532-000-6666
a/n Sedekah Rombongan

Takkan berkurang harta yang disedekahkan. Ia justru akan bertambah..bertambah dan bertambah...


Comments are closed.