Rombongan 1114

Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan ) kesulitan orang lain
Posted by on February 26, 2018

RSSR MALANG (Biaya Operasional RSSR Bulan November 2017). Alamat : Jalan Emas, No 15B, RT 2/20, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) yang berada di Jalan Emas ini merupakan saksi perjalanan para pasien berjuang melawan penyakit yang diderita. Bersama para kurir Sedekah Rombongan pasien disini bersama-sama berjuang untuk sembuh dan sehat seperti sedia kala. Agar para pasien nyaman, tenang, dan tidak stress tinggal di rumah singgah maka para Kurir Sedekah Rombongan senantiasa menghibur, memberikan kenyaman dan fasilitas supaya pasien lebih bersemangat untuk sembuh. Untuk itu Kurir Sedekah Rombongan menyediakan kebutuhan-kebutuhan pasien yang diperlukan di RSSR, seperti menyediakan makanan yang bergizi bagi pasien, obat dan peralatan medis yang sekiranya sering dibutuhkan oleh para pasien. Jumlah bantuan yang tertera di bawah ini digunakan untuk biaya listrik, air bersih, obat-obatan, membeli kebutuhan ATK, membeli kresek untuk tempat sampah dan biaya administrasi. Bantuan dari Sedekaholics sangat membantu kinerja Kurir Sedekah Rombongan dalam memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik untuk pengobatan mereka. Bantuan untuk RSSR sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1104. Semoga para pasien semakin terbantu dan lekas sembuh dengan adanya bantuan dari Sedekaholics dan semoga sedekah yang telah diberikan dapat menjadi ladang amal di akhirat kelak dan dikembalikan berlipat ganda oleh Allah SWT. Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 10.105.826,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir: @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Biaya operasional RSSR bulan November 2017


RSSR MALANG (Pembelian Inventaris RSSR Bulan November 2017). Alamat : Jalan Emas, No 15B, RT 2/20, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) yang berada di Jalan Emas ini merupakan saksi perjalanan para pasien berjuang melawan penyakit yang diderita. Bersama para kurir Sedekah Rombongan pasien disini bersama-sama berjuang untuk sembuh dan sehat seperti sedia kala. Agar para pasien nyaman, tenang, dan tidak stress tinggal di rumah singgah maka para Kurir Sedekah Rombongan senantiasa menghibur, memberikan kenyaman dan fasilitas supaya pasien lebih bersemangat untuk sembuh. Untuk itu Kurir Sedekah Rombongan menyediakan kebutuhan-kebutuhan pasien yang diperlukan di RSSR, selain menyediakan makanan yang bergizi bagi pasien, obat dan peralatan medis yang sekiranya sering dibutuhkan oleh para pasien. Untuk melengkapi kebutuhan RSSR dalam kenyamanan istirahat untuk pasien dampingan yang semakin banyak berdatangan. Kurir Sedekah Rombongan Malang pun menggunakan bantuan yang telah diberikan para Sedekaholics untuk membeli televise, taplak meja, dan keperluan kantor lainnya. Bantuan dari Sedekaholics sangat membantu kinerja Kurir Sedekah Rombongan dalam memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik untuk pengobatan mereka. Bantuan untuk RSSR sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1104. Semoga para pasien semakin terbantu dan lekas sembuh dengan adanya bantuan dari Sedekaholics dan semoga sedekah yang telah diberikan dapat menjadi ladang amal di akhirat kelak dan dikembalikan berlipat ganda oleh Allah SWT. Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 2.584.000,-
Tanggal : 22 November 2017
Kurir: @FaizFaeruz Andy Rinda @SiscaDwi

Pembelian inventaris RSSR bulan November 2017


RSSR MALANG (Renovasi Kantor RSSR Bulan November 2017). Alamat : Jalan Emas, No 15B, RT 2/20, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) yang berada di Jalan Emas ini merupakan saksi perjalanan para pasien berjuang melawan penyakit yang diderita. Bersama para kurir Sedekah Rombongan pasien disini bersama-sama berjuang untuk sembuh dan sehat seperti sedia kala. Agar para pasien nyaman, tenang, dan tidak stress tinggal di rumah singgah maka para Kurir Sedekah Rombongan senantiasa menghibur, memberikan kenyaman dan fasilitas supaya pasien lebih bersemangat untuk sembuh. Untuk itu Kurir Sedekah Rombongan menyediakan kebutuhan-kebutuhan pasien yang diperlukan di RSSR, selain menyediakan makanan yang bergizi bagi pasien, obat dan peralatan medis yang sekiranya sering dibutuhkan oleh para pasien. Untuk melengkapi kebutuhan RSSR dalam kenyamanan istirahat untuk pasien dampingan yang semakin banyak berdatangan. Kurir Sedekah Rombongan Malang pun menggunakan bantuan yang telah diberikan para Sedekaholics untuk membeli televise, taplak meja, dan keperluan kantor lainnya. Bantuan dari Sedekaholics sangat membantu kinerja Kurir Sedekah Rombongan dalam memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik untuk pengobatan mereka. Bantuan untuk RSSR sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1104. Semoga para pasien semakin terbantu dan lekas sembuh dengan adanya bantuan dari Sedekaholics dan semoga sedekah yang telah diberikan dapat menjadi ladang amal di akhirat kelak dan dikembalikan berlipat ganda oleh Allah SWT. Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 8.873.000,-
Tanggal : 22 November 2017
Kurir: @FaizFaeruz Andy Rinda @SiscaDwi

Renovasi kantor RSSR bulan November 2017


PENGOBATAN GRATIS Sidoarjo (17/1) Alamat : jalan sawo tratap , kec. taman , kab. Sidoarjo, provinsi. Jawa Timur. SedekahRombongan basis Sidoarjo lakukan bakti sosial pengobatan gratis dan pembagian sembako berkolaborasi dengan Baznas Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan tersebut dilakukan di halaman Barokah Trans Desa Sawo Tratap Gedangan. Acara yang dimulai pada pukul 09.00 tersebut diikuti oleh 316 masyarakat dimulai dari mendaftar, mengambil nomer antrian, duduk berjajar di tempat yang disediakan dengan air mineral dan snack yang telah disiapkan.
Setiap yang datang hari itu mendapatkan pengecekan tensi darah, konsultasi dengan dokter, cek gula darah, asam urat dan kolesterol kemudian mendapatkan obat. Sebelum pulang pun warga mendapatkan nasi kotak dan sembako. Alhamdulillah, kegiatan didukung oleh banyak pihak bapak kepala desa dan staf hadir pula dalam kegiatan tersebut. Semua pihak hari itu saling bergandengan tangan untuk membantu warga yang membutuhkan. Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang telah bekerja sama dalam kegiatan ini tim kurir #SRSidoarjo, Baznas Sidoarjo, Barokah Trans, Syiar Aqiqah serta tentu #sedekaholics semua. Dukung kami untuk terus bergerak untuk umat, kebaikanmu berarti banyak bagi yang membutuhkan.

jumlah bantuan : Rp.2.417.000
tanggal : 17 Januari 2018
kurir : Mira @laksmiwaty Euis @mzboz1027 @nurrypay

Bakti sosial


MUTINI BIN MUSIMIN (66, lumpuh kaki ) alamat : jalan kelapa 50D RT.004 RW.009 , kecamatan Wage , kelurahan Taman , Kab. Sidoarjo. Provinsi Jawa timur. Mbah mutini panggilan akrabnya 2th lalu Mbah muntini terjatuh saat berjalan, dan beliau langsung di larikan ke puskesmas oleh tetangga nya kemudian di rujuk ke Ortopedi RSUD, namun luka nya hanya di perban dan di bantu alat jalan kruk. Beliau tinggal di kamar kost , untuk kebutuhan nya sehari hari di bantu oleh perangkat desa setempat,Mbah mutini tidak memiliki saudara dan anak. Beliau juga tidak memiliki kartu berobat, Alhamdulillah Sedekah Rombongan Sidoarjo di pertemukan dengan Mbah mutini dan bantuan pun telah di berikan untuk pengobatan dan rawat jalan nya, namun Allah berkehendak lain, setelah 5 hari menjadi dampingan SR Sidoarjo,Mbah mutini meninggal dunia. Kami mengucapkan belasungkawa sedalam dalam nya, Semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT

Jumlah bantuan : Rp. 1.141.400
Tanggal : 17 Januari 2018
Kurir : Mira @laksmiwaty Lilik @mzbos1027 @nurrypay

Mbah Mutini menderita lumpuh kaki


ZAHIRA BINTI ZAINURI ( 2, Atresia Biliaer ). Alamat : Jl. Kalijaten No 87 , RT 16/3 .Kec.Taman , Kab.Sidoarjo . Prov. Jawa Timur. Adek Zahira anak tunggal dari ibu Aliah Syamlan (43) dan bapak Zainuri lahir pada tanggal 27 Januari 2016 lalu secara Caesar dan mengalami cacat bawaan (tanpa anus). Saat usia 0-3 bulan kesehatan nya berjalan normal namun saat menginjak usia 4bl ada keanehan terjadi, semua berawal ketika adek Zahira ke susahan BAB dan merasakan sakit yang luar biasa , lalu dibawa ke Rs dan akan di lakukan inject microlax pada anus nya dari situ baru di ketahui bahwa anus adek Zahira menutup sepenuhnya ,kondisi terkini adek Zahira sudah melakukan operasi pertama nya pada usia 5bl,operasi kedua pada usia 9bl dan saat ini sedang menunggu untuk operasi pembuatan anus Di RS.Dr.Soetomo , ibu adek Zahira bekerja sebagai penjual gorengan dan ayah nya meninggal 3bln yang lalu karena TB Kelenjar, saat ini mereka tinggal bersama paman yang bekerja serabutan. Sedekah Rombongan telah bersilaturahmi dengan keluarga adek Zahira dan Kurir Sedekah Rombongan telah menyampaikan titipan para sedekaholic untuk membantu adek Zahira. Santunan telah di sampaikan untuk biaya berobat dan pembelian susu. Semoga santunan yang di berikan kepada Adek Zahira bermanfaat. Terima kasih kepada Sedekaholic telah berbagi untuk membantu sesama, semoga Allah melimpahkan rejeki para sedekaholic. Aamiin. Bantuan sebelum nya tercatat pada Rombongan 1109

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 19 FEBRUARI 2018
Kurir : Mira Rizky @mzboz1027 @nurrypay

Zahira menderita atresia biliaer


LILIANA MAULIDA (13, Tumor Mata). Alamat: Desa Karang Tanjunget, RT 7/2, Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Liliana mengalami masalah mata sejak bayi. Dari lahir hingga berumur satu tahun matanya selalu mengeluarkan lendir. Kedua orang tuanya membawa Liliana ke Rumah Sakit Bangil Pasuruan. Disana ia diberi obat tetes mata. Ketika berumur lima tahun, saat Liliana bermain saat hujan dan matanya terkena debu. Ia lalu mengusap matanya hingga memerah. Kedua orang tuanya membawa Liliana ke Puskesmas Porong karena khawatir dan juga diberi obat tetes mata. Mata Liliana tidak berangsur membaik, namun terjadi pembengkakan di kedua matanya. Liliana dirujuk ke Rumah Sakit di daerah Malang namun tidak ada hasil yang baik dan dirujuk lagi ke RSUD yang lain juga hanya diberi obat tetes mata. Alhasil Liliana dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo namun lagi-lagi juga hanya obat tetes mata yang diberi. Ketika sudah berusaha mencari banyak alternatif dengan tetap memberikan obat tetes mata untuk dikonsumsi oleh Liliana, ada bintik-bintik di dekat bulu mata hingga Liliana dirujuk ke rumah sakit dan opname. Ayah Liliana, Bapak Muhlasin (34) bekerja sebagai karyawan swasta sedangkan ibunya, Arti Sri Dewi (31) sebagai ibu rumah tangga. Walaupun Liliana sudah mempunyai jaminan kesehatan Kartu Indonesia Sehat (KIS), keluarga masih kesulitan untuk mendapatkan biaya untuk berobat yang tidak dicover KIS. Liliana semakin kesakitan tatkala matanya ketika matanya terasa semakin sakit, muncul sakit kepala yang mengikutinya. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan yang dialami Liliana. Sedekah Rombongan menyalurkan bantuan dan dipergunakan untuk mencukupi biaya akomodasi selama berobat. Semoga Liliana segera mendapatkan kesembuhan. Bantuan sebelumnya tercatat pada rombongan 1098.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 JANUARI 2018
Kurir : Mira @laksmiwaty @mzboz1027 @Nurrypay

Liliana menderita tumor mata


MAURA DWI AZAHRA (1.5 , Hepatitis B ) Alamat : Ds. Bohar . Jalan Mangunsari RT 02/ RW 01. Kec. Wage . kel. Taman . kab. Sidoarjo . prov. Jawa Timur. Maura anak ke dua dari bapak Suwanto (35) dan ibu Musawaroh (41) berawal dari Maura merasakan nyeri pada bagian perut nya , tidak mau minum asi, badannya semakin kurus dan bola matanya menguning pada usia 2bulan . Oleh ibu nya adek maura di bawa ke bidan setempat dan setelah dari bidan , Maura dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo. Ayah Maura bekerja sebagai kuli bangunan dengan dengan gaji kisaran 480.000/minggu itu pun jika ada yang membutuhkan tenaganya. Sedangkan ibu Maura seorang ibu rumah tangga yang tidak bekerja. Maura dan keluarga tidak memiliki rumah, mereka tnggal Bersama kakeknya. Kakak Maura sudah bersekolah kelas 1 SMA dan itu juga di biayai sang kakek. Selama di Rsud Soetomo biaya pengobatan Maura di tanggung kartu BPJS kelas 3. Hanya saja untuk biaya transportasi dan MRS mereka masih kesulitan, tidak jarang mereka mencari pinjaman tetangga dan saudara. Alhamdulillah Sedekah Rombongan mendengar kisah pilu mereka dan memutuskan untuk mendampingi hingga Maura kembali sehat. Terima kasih kepada sedekaholic atas bantuannya, semoga Allah membalas kebaikan para sedekaholic semua.
Bantuan sebelum nya tercatat pada Rombongan 1098

Jumlah Bantuan : Rp. 1.302.650
Tanggal : 28 januari 2017
Kurir : Mira Rizky @mzboz1027 @nurrypay

Maura menderita Hepatitis B


UMI HANIK ( 50, patah tulang kaki ) alamat : dusun ponokawan RT 007, RW 003 , kelurahan ponokawan , kec. Krian . Kab. Sidoarjo . Umi Hanik sebelum mengalami kecelakaan adalah seorang pekerja borongan. 3th lalu umi Hanik mengalami kecelakaan lalu lintas sehingga membuatnya tidak bisa berjalan. Umi Hanik telah melakukan pengobatan di RSUD Sidoarjo dengan 2x operasi pada bagian kaki nya (tumit). Karena pada operasi pertama gagal dan ganti dokter (tetap di RSUD Sidoarjo) . Alhamdulillah keadaan terkini luka paha dan pundak mulai sembuh , namun keluhan masih ada pada kaki seperti di tusuk tusuk. Umi Anik Anak dari almarhum bapak mukmin ini melakukan pengobatan menggunakan kartu berobat Kis dan tinggal bersama kakaknya. Selama ini umi Hanik adalah tulang punggung keluarga karena kakak nya berjualan di pasar dengan pendapatan yang tidak menentu. Biaya untuk berobat yang tidak di cover Kis di ambil dari tabungan dan menjual apa saja yang di punya , dan bantuan 10jt dari penabrak. Untuk saat ini tabungan habis dan pendapatan satu satunya dari kakaknya. Alhamdulillah Sedekah Rombongan di pertemukan dengan umi Hanik dan mendapatkan bantuan untuk biaya pengobatan. Tanggal 28 Desember 2017 umi Hanik melakukan operasi pelepasan pen pada bagian tumit nya. Umi Hanik dan keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang di berikan oleh sedekaholic

Jumlah bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 1 Januari 2018
Kurir : Mira Tantri @mzboz1027 @nurrypay

Bu Umi menderita patah tulang kaki


LAILI HARTININGSIH ( 44, kekebalan tubuh menurun) alamat : jl. Samanhudi 3 RT 012 RW 002 kelurahan bulusidokare ,kec. Sidoarjo. Kab. Sidoarjo. 4bulan lalu bu Laili kejang dan di bawa ke puskesmas. Dan 2 Minggu lalu kembali terulang kejang dan pingsan. Oleh ibu mertua nya di larikan ke RSUD Sidoarjo dan Langsung opname. Setelah berjalan 3 hari di sarankan CT scan karena kepala sering sakit dan pusing. Bu laili tinggal bersama mertua dan adik iparnya, selama berobat di RSUD Sidoarjo Bu Laili menggunakan kartu berobat Jamkesmas. Istri dari bapak Abdul Holik (35) sering mengalami pingsan dan kejang. Kondisinya semakin melemah, pendengarannya juga kurang jelas, Alhamdulillah Sedekah Rombongan Sidoarjo di pertemukan dengan beliau dan di putus kan mendampingi pengobatan Bu Laili , keadaannya saat ini semakin membaik, keluarga mengucapkan terimakasih kepada sedekaholic telah membantu biaya Mrs Bu Laili .

Jumlah bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 20 Januari 2018
Kurir : Mira Dinda @mzboz1027 @nurrypay

Bu Laily menderita kekebalan tubuh menurun


AGUS WIDODO (21, Gangguan jiwa). Alamat : RT 1/2 Dukuh Sanan, Desa Ngadisanan , Kecamatan Sambit , Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur. Mas Agus belum berkeluarga, tinggal bersama orang tuanya dan belum mempunyai pekerjaan. Agus mengalami epilepsi sejak kecil namun lima tahun terakhir bertambah parah. Ia sudah di bawa ke puskesmas dan kerumah sakit tetapi bertambah parah bahkan terkadang mengamuk dirumah, kondisinya sekarang ini tangan di ikat dengan rantai. Keluarga mengharapkan di bawa ke RSJ Malang, kendala saat ini transportasi nya. Untuk kemauan sembuh masih luar biasa.
Bantuan lepas sebesar Rp. 1.000.000 pun telah disampaikan dan digunakan untuk melanjutkan penyembuhan Mas Agus ke RSJ Malang. Tidak lupa mas Agus mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholic atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 17 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Ali_Firdaus @Sigit

Agus mengalami gangguan jiwa


LASTRI BINTI MIN REDJO (44, Rumah Tempat Tinggal Roboh). Alamat: Dusun Bangon, RT 5/4 , Desa Kapuran, Kabupaten Ponorogo. Pada akhir Januari sekitar pukul 21.00 WIB. Rumah yang di tinggali roboh karena hujan lebat. Ibu Lastri yang sudah janda menanggung empat anak yang masih usia sekolah. Kesulitan ekonomi yang selama ini dialami, semakin mengenaskan ketika rumah sederhana satu satunya roboh 100%. Informasi mengenai bu Lastri diperoleh dari warga sekitar rumah beliau yang masih perduli dengan kondisi bu Lastri beserta empat orang anaknya. Bantuan lepas sebesar Rp. 1.500.000 telah disampaikan dan digunakan untuk tambahan biaya perbaikan rumah beliau. Tidak lupa Ibu Lastri mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholic atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan. Semoga rumah bu Lastri segera selesai dibangun dan bisa ditempati beserta keluarganya. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000
Tanggal : 17 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Ali_Firdaus @Sigit @Kusyar

Biaya perbaikan rumah


BOYADI BIN SUROMOTO (65, Kanker/Adeno Carcinoma Paratis). Alamat : Dusun Walikukun, RT 3/2, Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur. Pak Boyadi adalah seorang buruh tani yang menerima penghasilan harian apabila ada yang membutuhkan tenaga nya saja. Istrinya bernama Tuminem dan memiliki dua orang anak yang masih usia sekolah. Semenjak di diagnosa Kanker 1 tahun yang lalu , kondisi Bapak Boyadi menurun dan untuk sementara tidak bekerja. Untuk upaya penyembuhan dilakukan Kemoterapi 6 kali ke Rsup. Moewardi Solo dan pengobatan alternatif. Karena keterbatasan biaya maka untuk sementara usaha Kemoterapi ke Solo dihentikan. Pak Boyadi memiliki fasilitas kesehatan berupa BPJS kelas 3. Bantuan lepas pun disampaikan sebesar Rp. 1000.000 dan digunakan untuk melanjutkan penyembuhan Bapak Boyadi ke Solo. Tidak lupa Bapak Boyadi mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholic atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 17 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Ali_Firdaus @Sigit

Pak Boyadi menderita kanker/adeno carcinoma paratis


SUDJONO BIN ELIUS (64, Kanker Mata). Alamat : Dukuh Sekandang, RT 1/1, Desa Pulung, Kabupaten Ponorogo. Pak Sudjono seorang duda yanh hidup bersama anaknya, ia setiap hari bekerja sebagai buruh tani. Sekitar enam bulan yang lalu, Bapak Sudjono merasakan gejala gatal di mata sebelah kanan. Kemudian ada inisiatif untuk memeriksakan ke dokter spesialis ke Rsud. Harjono Ponorogo. Namun sekitar satu bulan yang lalu dipastikan menderita kanker mata. Kemudian dirujuk ke Rsud. Soedono Madiun. Hingga beberapa hari ini penyakit Bapak Sudjono, merembet ke mata sebelah kiri. Sehingga mengakibatkan kedua matanya tidak bisa lagi untuk melihat. Kemudian Bapak Sudjono dirujuk ke Surabaya. Bantuan lepas sebesar Rp. 1.000.000 pun telah disampaikan dan digunakan untuk melanjutkan proses penyembuhan Bapak Sudjono ke Surabaya. Tidak lupa Bapak Sudjono mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholic atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 17 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Ali_ Firdaus @Kusyar

Pak Sudjono menderita kanker mata


WOLTER SURYANANG (27, Epilepsi dan Saraf Darah tersumbat). Alamat RT 1/2, Dukuh Sanan, Desa Ngadisanan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur. Wolter tinggal bersama orang tuanya, tidak mempunyai pekerjaan, mengalami Epilepsi dan Saraf Darah tersumbat. Wolter mengalami Epilepsi sejak tahun 2010, pernah di bawa ke RS selama 15 kali dan kontrol selama 5 tahun, tidak mengalami kemajuan, pernah juga di bawa ke tabib kondisi masih belum membaik. Kondisinya normal tetapi, kedua tangannya tidak bila di gerakan dan tidak bisa bicara, pasien sendiri sudah tidak mau berobat lagi. Bantuan lepas sebesar Rp. 1.000.000 telah disampaikan dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari atau jika Wolter mau berobat lagi bisa digunakan. Tidak lupa keluarga Wolter mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholic atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 17 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Ali_Firdaus @Sigit

Wolter mengalami Epilepsi sejak tahun 2010


RAHMA NOVIANA (15, Lumpuh + bisu) Alamat : RT. 7/6 Dusun Ngijo, Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Semasa dalam kandungan ibunya Rahma tidak menunjukkan adanya kelainan, bahkan saat dilahirkan kondisinya baik baik saja. Baru pada saat usia 6 bulan Rahma mengalami sakit panas tinggi yang kemudian diperiksakan ke puskesmas. Oleh mantri yang menangani diberi suntikan, namun keadaan panasnya tidak kunjung turun. Setelah beberapa hari kondisinya fisiknya semakin menurun. Entah kenapa oleh pihak puskesmas waktu itu dianjurkan untuk terapi ke Magelang. Kemudian Rahma menjalani pengobatan alternatif di Magelang selama 7 bulan dengan diantar dengan ambulan sebulan sekali. Namun keadaan Rahma tidak ada perubahan sama sekali, semua biaya waktu dan tenaga telah diberikan, namun kenyataan bahwa Rahma mengalami kelainan bisu dan lumpuh harus diterima oleh kedua orangtuanya. Semenjak beberapa tahun lalu bapaknya terkena stroke, ibunya mencari nafkah sendirian dengan bekerja sebagai tukang bungkus kerupuk di tetangganya yang hasilnya hanya cukup untuk makan sekadarnya. Bapaknya Rahma (Ahmad Barori) pernah mendapat bantuan dari Sedekah Rombongan setahun yang lalu. Keadaan Rahma sekarang sering keluar masuk rumah sakit karena sakit kejang. Bantuan dari Sedekah Rombongan sebesar Tujuh ratus lima puluh ribu rupiah diberikan kepada ibunya untuk biaya berobat dan kebutuhan sehari-hari. Ibunya Rahma sangat terharu dan mengucapkan beribu terima kasih kepada sedekaholic, dan mendoakan semoga diberikan keberkahan Rizqi. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 16 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Sumiyati

Rahma menderita lumpuh dan bisu


DIGAR MALIK IBRAHIM (2, Belum bisa bicara & belum bisa duduk) Alamat : RT.13/5 Dusun Ngrombo, Desa Banjarejo, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Malik terlahir dalam usia kandungan menginjak 8 bulan (prematur), dengan berat 2,2 Kg. Namun berselang sehari bobotnya turun menjadi 1,8 Kg. Persalinan dilakukan di rumah sakit Sayidiman Magetan. Setelah beberapa hari dirawat dalam inkubator akhirnya diperbolehkan dibawa pulang. Dengan tekun ibunya merawat bayinya, minum asi dan makannya juga banyak. Sekarang usia Malik menginjak 2 tahun, namun belum bisa duduk dan berbicara. Jadi berbeda dengan perkembangan anak seusianya , yang seharusnya anak seusia ini sudah mulai berjalan dan berbicara. Dari tampilan fisiknya anak ini terlihat agak gemuk dan sehat. Kakaknya laki-laki berusia 3,5 tahun juga tumbuh normal tidak ada kelainan. Malik jarang sakit, sampai sekarang oleh orangtuanya belum pernah dikonsultasikan ke dokter akibat keterbatasan ekonominya. Bapaknya semula bekerja sebagai penjual pentol keliling, namun semenjak beberapa bulan yang lalu bekerja sebagai tukang membuat bata merah di tetangga dusun sebelah. Hasilnya hanya cukup untuk kebutuhan makan isteri dan kedua anaknya dan terkadang membeli susu. Rumah yang ditempati adalah rumah peninggalan orangtuanya yang sudah tiada. Berdinding bambu berlantaikan tanah. Bantuan dari Sedekah Rombongan diberikan kepada ibunya sebesar Tujuh ratus lima puluh ribu rupiah untuk biaya periksa ke dokter. Dengan mengucapkan banyak terima kasih kepada sedekaholic dan seraya berdoa mendapat imbalan dari Yang Maha Kuasa. Amin

Jumlah Batuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 16 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Sumiyati

Digar menderita belum bisa duduk dan berbicara


SUMIRAH BINTI MARTO KANTONG (79, Dhuafa). Alamat RT. 4/1 Dusun Simo, Desa Simo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Bu Sumirah seorang janda tanpa anak, hidup dengan adikya yang juga janda tanpa anak yang usianya sudah lanjut. Mereka berdua sudah tidak dapat bekerja, untuk kebutuhan makan sehari-hari didapatkannya dari bantuan tetangga dan sanak familinya. Rumah yang ditinggali hasil bantuan bedah rumah dari pemerintah yang beberapa waktu yang lalu diperbaiki kembali oleh warga karena mulai lapuk atapnya. Lantainya masih tanah liat. Di rumah tersebut hanya ada beberapa parabot dapur seadanya. Sedangkan kamar mandi atau jambannya tidak ada. Padahal kalau mandi dan bab ke sungai jalannya sangat curam dan jauh mengingat tempat tinggalnya di lereng pegunungan, sehingga bu Sumirah dan adiknya kelihatan sekali jarang mandi. Keadaannya benar-benar memprihatinkan. Bantuan lepas dari Sedekah Rombongan diberikan pada bu Sumirah sejumlah Satu juta lima ratus ribu rupiah untuk membuat kamar mandi/ jamban dan untuk biaya makan sehari-hari. Rencananya untuk pengerjaan pembuatan jamban dengan cara gotong royong warga RT 4. Bu Sumirah sangat berterima kasih kepada sedekaholic yang peduli dengan keadaannya, semoga mendapat imbalan pahala dari Allah SWT.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 16 Februari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Sumiyati

Bantuan tunai


SARTEM BINTI DUL SYARIF (69, Diabetes). Alamat : Desa Kedungrandu, RT 1/2, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Pada bulan Mei 2015, Ibu Sartem menginjak paku dan lukanya menyebabkan kaki beliau bengkak. Kemudian, keluarga membawa Ibu Sartem ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) Wisnu Husada Notog Banyumas. Selama 5 hari, Ibu Sartem menjalani rawat jalan namun tidak ada kemajuan yang berarti. Ibu Sartem kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Tentara (RST) Wijaya Kusuma Purwokerto. Dilakukan pemeriksaan penunjang dan dari hasil rontgen dinyatakan beliau terkena diabetes basah dan kaki kiri beliau diharuskan diamputasi. Ibu Sartem menjalani rawat inap selama 7 hari. Pasca rawat inap, beliau belum pernah melakukan kontrol rutin. Kini tubuh Ibu Sartem sering lemas dan gula darah tinggi. Suami Ibu Sartem, Bapak Ahmad Samsudi Sidim sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Saat ini Ibu Sartem tinggal bersama anak perempuan beliau. Biaya pengobatan Ibu Sartem dibantu oleh Jaminan Kesehatan Daerah (JAMKESDA) Kabupaten Banyumas. Namun beliau masih kesulitan untuk biaya berobat dan kebutuhan sehari – hari. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Sartem. Santuan dari sedekaholics diberikan untuk membantu meringankan kebutuhan hidup sehari-hari. Semoga bantuan tersebut bermanfaat dan Ibu Sartem segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 26 Januari 2018
Kurir : @ddeean @paulsyifa

Bu Sartem terkena diabetes basah dan kaki kiri beliau diharuskan diamputasi


SARTI BINTI YASTIBI (65, Retak Tulang Lutut). Alamat : Desa Kedungrantu, RT 1/2, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Tahun 2015, Ibu Sarti dan cucunya terjatuh di pinggir saluran irigasi sawah. Naas lututnya menghantam sebuah batu saat akan menolong cucunya yang hampir jatuh ke dalam saluran irigasi. Kemudian keluarga membawa Ibu Sarti ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) Margono Soekarjo Purwokerto. Ibu Sarti didiagnosis mengalami retak tulang lutut. Dokter spesialis orthopedi menyarankan agar beliau menjalabi operasi. Namun Ibu Sarti merasa takut dan juga terkendala biaya selama pengobatannya. Hingga saat ini Ibu Sarti masih rutin melakukan fisioterapi di RS Margono. Ibu Sarti hidup seorang diri di rumah yang sangat sempit. Suami beliau, Bapak Tasikun sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Biaya pengobatan Ibu Sarti dibantu oleh jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun pengobatan beliau masih terkendala biaya kehidupan sehari – hari. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Sarti. Santunan dari sedekaholics diberikan sebagai bantuan biaya hidup sehari-hari. Semoga Ibu Sarti diberi kesembuhan dan dapat beraktifitas seperti sediakala.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 26 Januari 2018
Kurir : @ddeean @paulsyifa

Ibu Sarti didiagnosis mengalami retak tulang lutut


KASTINAH BINTI MUHYARI (61, Lumpuh + Diabetes). Alamat : Desa Kedungrandu, RT 1/3, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Saat Ibu Kastinah berusia 11 bulan, beliau jatuh dari tempat tidur. Kemudian keluarga membawa Ibu Kastinah ke tukang urut karena tahun 1956 masih jarang di temukan dokter dan rumah sakit. Kaki kiri Ibu Kastinah tidak dapat berkembang secara normal dan ukurannya lebih kecil dari kaki kanan. Karena kekurangan fisik tersebut, Ibu Kastinah jarang bergerak dan beraktifitas. Tahun 2016, kondisi badan beliau mudah lemas dan sering buang air kecil. Ibu Kastinah kemudian memeriksakan diri ke mantri desa dan didiagnosis sementara terkena diabetes. Hingga saat ini Ibu Kastinah belum pernah memeriksakan diri ke rumah sakit karena terkendala biaya dan tidak memiliki jaminan kesehatan apapun. Ibu Kastinah belum berkeluarga dan hanya tinggal seorang diri. Hal tersebut membuat beliau sangat kesulitan ekonomi teutama untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan biaya berobat ke rumah sakit. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Kastinah. Bantuan dari sedekaholics diberikan untuk membantu kebutuhan sehari-hari. Semoga Ibu Kastinah segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 26 Januari 2018
Kurir : @ddeean @paulsyifa

Bu Kastinah terkena diabetes dan lumpuh


SUKRAM BIN MUSTAMA (65, Tumor Otak). Alamat : Desa Tumiyang, RT 3/7, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Tahun 2017, Bapak Sukram merasakan pusing yang tidak tertahankan kemudian memeriksakan diri ke dokter praktek di Ajibarang. Merasa tidak kunjung sembuh, Bapak Sukram kemudian memeriksakan diri ke poli syaraf Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ajibarang dan dilakukan CT-Scan. Dari hasil CT-Scan ditemukan ada benjolan di kepala Bapak Sukram. Beliau kemudian dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Margono Soekarjo Purwokerto dan didiagnosis menderita tumor otak. Pada bulan Januari 2018, dilakukan operasi pengambilan tumor di kepala Bapak Sukram. Hasil dari pemeriksaan patologi klinis jaringan menunjukkan bahwa tumor tidak ganas. Pasca operasi, Bapak Sukram masih merasa pusing dan terkadang pandangan beliau kabur sehingga belum bisa berjualan sembako. Sementara istri beliau, Ibu Yuswarni (54) adalah seorang ibu rumah tangga. Biaya pengobatan pak Sukram dibantu oleh jaminan kesehatan JKN-KIS PBI. Namun Bapak Sukram masih kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Sukram. Santunan diberikan untuk membantu biaya kehidupan sehari-hari pasca operasi otak. Semoga bantuan tersebut bermanfaat dan Bapak Sukram dapat melanjutkan pengobatannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 29 Januari 2018
Kurir : @ddeean @paulsyifa

Pak Sukram menderita tumor otak


ULI HANDAYANI (48, Maag Kronis). Alamat : Jl. Lensanpura, RT 1/3, Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Pada Oktober 2017, Ibu Uli merasakan sakit perut dan badan terasa lemas tetapi beliau tidak memeriksakan diri ke dokter. Beliau hanya meminum obat-obatan yang dibeli di warung. Satu bulan kemudian, Ibu Uli merasakan sakit perut yang tak tertahankan hingga mual dan muntah. Kemudian Ibu Uli dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum (RSU) Bunda Purwokerto dan rawat selama 1 pekan. Dokter penyakit dalam mendiagnosis Ibu Uli terkena maag yang sudah cukup kronis. Dokter menyayangkan karena beliau sakit sudah lama dan tidak melakukan pemeriksaan medis. Kini Ibu Uli masih menjalani kontrol rutin di RSU Dadi Keluarga Purwokerto yang dekat dengan rumah. Namun Ibu Uli masih belum bisa beraktifitas seperti semula karena badan masih lemas dan sering pusing. Ibu Uli seorang janda yang bekerja sebagai guru TK dan TPQ di Muslimat NU Teluk Purwokerto Selatan dan penghasilannya hanya cukup untuk biaya kehidupan sehari hari. Suami beliau Sarno Panitis sudah meninggal 1 tahun yang lalu akibat Ca Colon yang di deritanya. Kebutuhan ekonomi Ibu Uli dan ke 5 anaknya dibantu oleh anak sulungnya, Bayu yang berjualan alat listrik. Biaya pengobatan Ibu Uli dibantu oleh jaminan kesehatan JKN-KIS Non PBI kelas 3. Namun beliau masih kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga Ibu Uli sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya hidup sehari-hari. Semoga Ibu Uli diberi kesembuhan dan dapat beraktifitas seperti sediakala.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 26 Januari 2018
Kurir : @ddeean @paulsyifa

Ibu Uli terkena maag yang sudah cukup kronis


KASTI BINTI WARMAN (48, Kanker Payudara Kiri). Alamat : Dusun Gedog, RT 2/5, Desa Palugon, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. Pada tahun 2009, ada benjolan di payudara kiri Ibu Kasti sebesar ibu jari. Beliau tidak merasa nyeri dan disangka hanya benjolan biasa namun semakin lama semakin membesar. Dua tahun kemudian Ibu Kasti memeriksakan diri ke Puskesmas Wanareja dan dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Mitra Idaman Banjar Patoman, Jawa Barat. Dokter Bedah mendiagnosis ada tumor di payudara kiri Ibu Kasti. Kemudian dilakukan operasi pengambilan tumor dan beliau harus menjalani kontrol rutin sebanyak 5 kali pasca operasi. Dokter menyarankan untuk rutin kontrol tiap 3 bulan namun saran tersebut tidak dilakukan karena terkendala biaya. Di tahun 2013, benjolan di payudara kiri tumbuh sebesar ibu jari dan terus membesar. Bulan Juni 2017, benjolan di payudara kiri pecah namun Ibu Kasti tidak langsung memeriksakan diri karena terkendala biaya. Bulan September 2017, beliau berobat kembali ke RS Patroman Banjar kemudian dirujuk ke RS Margono Soekarjo Purwokerto dan dilakukan biopsi. Dokter spesialis bedah onkologi menyarankan dilakukan kemoterapi sebanyak 6 kali. Pada tahun 2013, suami Ibu Kasti, bapak Admin meninggal dunia karena sakit paru-paru. Ibu Kasti tinggal bersama ibu Carsih anak beliau. Penghasilan keluarga ibu Carsih hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari. Biaya pengobatan Ibu Kasti terbantu Jaminan Kesehatan JKN-KIS PBI. Namun masih terkendala oleh biaya transportasi dan penginapan selama menjalani kemoterapi di RS. Margono. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Kasti. Santunan dari sedekaholics diberikan untuk membantu biaya kehidupan sehari-hari selama menjalani kemoterapi. Semoga bantuan tersebut bermanfaat dan Ibu Kasti dapat melanjutkan pengobatannya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 1 Februari 2018
Kurir : @ddeean @paulsyifa

Bu Kasti menderita tumor di payudara kiri


MAULANA PUTRA (2, Busung Lapar + TBC Paru). Alamat: Desa Kedunglo, RT 11/2, Kelurahan Kedungrawan, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Semenjak bayi penyakit yang beruntun menimpa Maulana sehingga membuat ia harus bertahan di kondisinya yang sekarang. Ketika Maulana berusia 15 bulan, orang tua Maulana melihat pertumbuhan Maulana tidak seperti balita pada umunya. Ia terlihat sangat kurus dan tidak aktif seperti balita-balita lainnya. Maulana juga mengalami batuk-batuk yang tidak kunjung sembuh. Ketika dibawa ke bidan desa, ternyata berat badan Maulana turun 2 kg dalam kurun waktu 1 bulan dan didiagnosa oleh bu bidan menderita busung lapar. Karena berat badan Maulana turun secara drastis, bu bidan menyarankan untuk membawa Maulana ke RSUD Sidoarjo untuk mendapatkan pemeriksaan yang lebih lengkap. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ternyata Maulana didiagnosa menderita Tuberculosis (TBC) Paru. Kini, kondisi Maulana sangat lemah sehingga masih mendapatkan perawatan yang intensif. Tidak hanya itu saja perjuangan Maulana, selama menjalani perawatan, ibu Maulana, Dinda Kumara Putri meninggal dunia pada tanggal 5 Juli 2017. Dan hanya berselang 7 hari setelah ibu Maulana meninggal, ayah Maulana, Bambang Iswanto juga meninggalkan rumah . Sebelumnya, mereka tinggal di rumah kakak ibu Maulana di Surabaya selama pengobatan Maulana. Kini, Maulana diasuh oleh neneknya yang sebenarnya juga harus kembali ke Samarinda untuk bekerja. Selama menjalani pengobatan, Maulana menggunakan Rekomenadsi Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (RJKMM). Walaupun demikian, pihak keluarga masih mengalami kesulitan mengenai pemenuhan kebutuhan nutrisi untuk Maulana, transportasi, dan kebutuhan hidup selama di rumah sakit. Sedekah Rombongan turut merasakan kesulitan keluarga Maulana. Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan yang digunakan untuk pemenuhan nutrisi Maulana, transportasi dan akomodasi. Keluarga yang mendampingi Maulanan merasa sangat terbantu dan banyak terima kasih kepada sedekaholics atas bantuan yang diberikan melalui Sedekah Rombongan.
Bantuan sebelumnya tercatat pada Rombongan 1082

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Januari 2018
Kurir : Mira @mzboz1027 @Laksmiwaty @nurrypay

Maulana didiagnosa menderita Tuberculosis (TBC) Paru


NATASYA RIDZKIA RAMADHANI ( 3th, jantung bocor ) alamat : dusun prasung RT.010 RW . 004 kec. Buduran, kabupaten Sidoarjo, provinsi Jawa timur. Tasya panggilan akrabnya anak dari bapak jadi (34) dan ibu ikrimiya (30) ketika usia 7bl kondisi fisik nya menurun. Saat di periksa ke puskesmas terindikasi gisi buruk dan keadaan semakin hari semakin memburuk.Lalu Tasya di larikan ke RSUD Sidoarjo oleh keluarganya , tubuh nya semakin lama semakin membiru , dokter pun melakukan pemeriksaan lebih lanjut, setelah pemeriksaan di lakukan dokter pun menyatakan Tasya memiliki penyakit jantung bocor. dan harus rutin berobat , selama berobat Natasha menggunakan kartu BPJS, kondisi terkini natasya semakin membaik, Natasha dan keluarga tinggal bersama nenek dan saudara saudara lainnya dalam satu rumah, Alhamdulillah Sedekah Rombongan di pertemukan dengan Natasha dan di lakukan pendampingan selama masa penyembuhan. di mulai dari perbaikan gizi dan rutin kontrol serta berobat. Orang tua natasya mengucapkan banyak sekali terima kasih kepada Kurir sedekah rombongan dan para sedekaholic yang telah membantu proses penyembuhan natasya

Jumlah bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 18 Januari 2018
Kurir : Mira @mzboz1027 @nurrypay

Tasya memiliki penyakit jantung bocor


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN PUSAT (AB 1928 RD, Pajak Ambulans). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan Gerakan Sosial Sedekah Rombongan. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umumnya dan kaum dhuafa pada khususnya. Awal 2017, Sedekah Rombongan mendapatkan hibah satu unit mobil bermerek Suzuki APV dengan nomor polisi AB 1928 RD. Mobil penumpang ini kemudian akan dialihfungsikan menjadi ambulans dan akan ditempatkan di salah satu wilayah kerja Sedekah Rombongan. Sesuai dengan peraturan yang ditetapkan pemerintah bahwa mobil ambulans juga harus taat dan patuh terhadap tarif pajak kendaraan bermotor sebesar 0,5%. Maka Gerakan Sosial Sedekah Rombongan membayarkan pajak senilai yang dibebankan yaitu sebesar Rp. 1.799.500,-. Semoga mobil ini memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkannya. Mudah-mudahan sedekah yang diberikan dapat menjadi amal baik dan ladang pahala bagi pemberinya, serta kedermawanan sang pemberi dibalas dengan berkah di dunia dan di akhirat. Amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.799.500,-
Tanggal : 13 Januari 2018
Kurir : @Saptuari @Aji_Kristanto

Pajak Ambulans


BAKSOS MALANG (Pelayanan Kesehatan: Medical Cek-Up, Tensi Gula Darah , Asam Urat dan Kolestrol). Alamat : Dusun Krajan, RT 01/01, Desa Randu Gong, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Dalam rangka menyambut maulud nabi, Sedekah Rombongan Malang dan tim panitia Ibu-Ibu muslimat Desa Randu Gong. Mengadakan sebuah acara pelayanan kesehatan gratis yaitu medical cek-up, tensi gula darah, asam urat dan kolestrol untuk Ibu-Ibu muslimat Desa Randu Gong. Acara ini dihadiri oleh 400 peserta Ibu-Ibu muslimat yang melibatkan 5 perawat dan seorang dokter. Acara bakti sosial ini berjalan dengan baik dan hasil yang diperoleh diketahui mayoritas Ibu-Ibu Desa Kejayan memiliki asam urat yang cukup tinggi dan ada seorang Ibu memiliki benjolan di payudara sebelah kiri yang didiagnosa oleh dokter adalah tumor jinak. Sedekah Rombongan mengadakan acara ini selain untuk memperingati maulud nabi juga bermaksud untuk mengenalkan dunia medis kepada warga Desa Randu Gong karena warga disana kebanyakan masih belum mengenal dan percaya dunia medis. Kegiatan Baksos sebelumnya telah tercata dalam nomor rombongan 1038. Semoga kegiatan seperti ini semakin banyak dan meluaskan gerak Sedekah Rombongan Malang, sehingga semakin banyak masyarakat yang akan terbantu. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 503.500,-
Tanggal : 26 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz @kurniawanekk @SiscaDwi

Bantuan kegiatan bakti sosial


ACHMAD SYARIF HIDAYAT ( 18, bantuan pendidikan yatim ) alamat : desa tenggulunan RT. 11 RW. 04 ,kec. Candi kab.sidoarjo . Provinsi. Jawa Timur. Syarif anak tunggal dari Bu Mauna saat ini duduk di bangku SmK. Ibu nya seorang buruh pabrik mie dengan gaji yang tidak seberapa, namun ,saat ini perusahaan tempat ibunya bekerja sedang di liburkan karena orderan sepi. Syarif sekolah di SMK PGRI sekardangan Sidoarjo, saat ini membutuhkan biaya untuk membayar ujian akhir semester nya. Sedangkan ibunya sudah tidak bekerja dan ayah nya 1 bulan lalu meninggal dunia. Alhamdulillah Sedekah Rombongan Sidoarjo dipertemukan dengan Syarif dan di putuskan untuk memberikan bantuan kepada Syarif untuk melunasi biaya ujian semesternya agar Syarif bisa tenang saat mengerjakan ujiannya. syarif dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada sedekaholic atas bantuan yang telah diberikan.

Jumlah bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal: 1 Januari 2018
Kurir : Mira Kaka @mzboz1027 @nurrypay

Bantuan untuk melunasi biaya ujian semester


MUHAMMAD FUAD ARIF RACHMAN (30, Tuberculosis Tulang Belakang). Alamat: Jalan H. Syukur, RT 19/9, Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Januari 2017 lalu, bapak Fuad mulai sering merasakan sakit di tubuhnya. Bapak Fuad selalu merasa lemah dan mudah lelah bila duduk terlalu lama. Pada akhirnya beliau memeriksakan diri ke Puskesmas Sedati Sidaorjo. Karena keterbatasan peralatan di Puskesmas, bapak Fuad dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr. Ramelan Surabaya untuk mendapatkan pemeriksaan yang lebih lengkap. Berdasarkan hasil pemeriksaan, bapak Fuad didiagnosa menderita Tuberculosis (TBC) Paru-paru dan sudah menjalar ke tulang belakang sehingga didiagnosa pula menderita Tuberculosis Tulang Belakang. Bapak Fuad sempat mendapatkan pengobatan dan rawat inap di RSAL Dr. Ramelan Surabaya selama sepuluh hari. Pada saat dirujuk di RSAL Dr. Ramelan Surabaya, bapak Fuad mendapatkan bantuan sumbangan dari masyarakat sekitar. Alhasil, bapak Fuad dinyatakan sembuh dari TBC Paru-paru. Untuk TBC Tulang Belakang, bapak Fuad memerlukan tindakan operasi. Sambil menunggu penjadwalan operasi, beliau mendapatkan 13 resep obat. Namun bapak Fuad hanya mampu menebus dua diantaranya. Kondisi bapak Fuad saat ini sangat lemah dan sebagian tubunya sudah lumpuh. Beliau terbaring di tempat tidur dan terpasang kateter. Sebelum sakit, bapak Fuad bekerja sebagai seorang teknisi. Sedangkan istri beliau, Emi Riwayati (25) bekerja pada hari Sabtu dan Minggu saja karena menggantikan orang sebagai buruh. Mereka memiliki satu anak dan tinggal di rumah kecil. Rumah tersebut merupakan rumah peninggalan orang tua bapak Fuad. Karena bapak Fuad sudah tidak bekerja lagi, keluarga tidak memiliki sumber penghasilan yang tetap untuk biaya hidup sehari-hari. Selama pengobatan, bapak Fuad menggunakan fasilitias jaminan kesehatan berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS). Walaupun demikian, keluarga masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan biaya obat-obatan di luar jangkauan KIS. Mendengar kisah bapak Fuad, Sedekah Rombongan terpanggil untuk membantu beliau. Sedekah Rombongan menyalurkan bantuan dari para sedekaholic kepada bapak Fuad. Bantuan pertama telah diberikan dan digunakan sebagai biaya pengobatan di luar KIS. Alhamdulillah setelah 11 bulan pendampingan, kini beliau sudah sehat, sudah bisa jalan bahkan sudah bisa naik motor,harapan kami beliau bisa kembali berkarya produktif untuk memenuhi tanggungjawab sebagai kepala rumah tangganya. Bantuan sebelumnya tercatat pada Rombongan 1083

Jumlah Bantuan : Rp1.100.000,-
Tanggal : 21januari 2018
Kurir : Mira Tono @mzboz1027 @Nurrypay

Fuad didiagnosa menderita Tuberculosis (TBC) Paru-paru


MTSR JOGJA (AB 9032 WK, Operasional Bulan Januari 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) ialah kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan, diantaranya proses survei pasien, menyampaikan santunan, dan antar-jemput pasien dari rumah ke rumah sakit. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Sedekah Rombongan wilayah Jogja diberi amanah lima unit mobil tanggap, empat mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR dengan nomor polisi AB 9032 WK ini ialah salah satu MTSR yang dioperasionalkan sebagai ambulans transport. MTSR ini mengcover wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline 081906800900. Biaya bulan ini ialah biaya servis rutin dan pembelian bahan bakar selama pertengahan bulan Desember 2017 hingga pertengahan bulan Januari 2018. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya terdapat pada laporan rombongan 1105. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics Sedekah Rombongan.­

Jumlah Bantuan : Rp. 4.409.350,-
Tanggal : 31 Januari 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Januari 2018


MTSR JOGJA (AB 1617 FN, Operasional Bulan Januari 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan, diantaranya proses pendampingan pasien dhuafa. Kegiatannya antara lain survei target pasien, penyampaian santunan, dan pendampingan dari rumah ke rumah sakit/rumah singgah atau sebaliknya. Selain itu, MTSR juga sering digunakan untuk menyampaikan amanah dari sedekaholics untuk pondok/panti asuhan dan tempat ibadah. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Sedekah Rombongan Jogja Raya kini mempunyai lima unit mobil tanggap, empat mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR dengan nomor polisi AB 1617 FN inilah MTSR yang disebut mobil penumpang. Meski disebut mobil penumpang, wilayah operasional MTSR ini pun sama dengan yang lain, yaitu mengcover wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline 081906800900. Untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, selalu dilakukan perawatan rutin bagi masing-masing MTSR. Bantuan ini digunakan untuk biaya servis rutin dan pembelian bahan bakar selama pertengahan bulan Desember 2017 hingga pertengahan bulan Januari 2018. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya terdapat pada rombongan 1105. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.356.500,-
Tanggal : 31 Januari 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Januari 2018


MTSR JOGJA (AB 1583 VT, Operasional Bulan Januari 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang selalu siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan. Setiap hari, MTSR dimanfaatkan untuk menjemput dan mengantar pasien dhuafa dari rumah tinggal atau rumah singgah ke rumah sakit, dan mengantarkannya kembali. MTSR yang semula bernomor polisi AB 1185 JC ini telah resmi balik nama pemilik atas nama Sedekah Rombongan. MTSR ini juga digunakan oleh Kurir Sedekah Rombongan untuk mensurvei calon pasien dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. Tak hanya itu, MTSR kerap digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka atau ke pemakaman. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap atau ambulan yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Masyarakat yang membutuhkan ambulans transport ini bisa menghubungi nomor hotline 081906800900. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans transport Sedekah Rombongan di wilayah operasional Yogyakarta utamanya wilayah Kabupaten Gunungkidul. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya pembelian 2 ban dan bahan bakar selama pertengahan bulan Desember 2017 hingga pertengahan bulan Januari 2018. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada rombongan 1105.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.571.500,-
Tanggal : 31 Januari 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Januari 2018


MTSR JOGJA (AB 1473 RT, Operasional Bulan Januari 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) atau biasa dikenal dengan ambulans transport ini difungsikan sebagai kendaraan operasional yang mensupport pengabdian Sedekah Rombongan kepada dhuafa pada khususnya dan masyarakat umum. Saat ini, Sedekah Rombongan wilayah Jogja memiliki lima unit mobil tanggap, yakni empat mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans Sedekah Rombongan di wilayah operasional Yogyakarta terutama di Kabupaten Gunungkidul. Kendaraan ini juga biasa digunakan untuk mendukung kurir Sedekah Rombongan saat survei pasien, proses santunan dan pendampingan pasien, juga menjemput dan mengantar pasien dari rumah ke rumah sakit atau sebaliknya, dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. Selain itu, MTSR juga sering digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline MTSR 081906800900. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya pembelian 2 ban, tambal sulam cat body MTSR, dan pembelian bahan bakar selama pertengahan bulan Desember 2017 hingga pertengahan bulan Januari 2018. Pelaporan MTSR Jogja sebelumnya dilaporkan di Rombongan 1105. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.611.500-
Tanggal : 31 Januari 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Januari 2018


MTSR JOGJA (AB 9043 WK, Operasional Bulan Januari 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang selalu siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan. MTSR diperuntukkan utamanya untuk pasien dhuafa, sebagai fasilitas pendukung proses menjemput kesembuhan. Selain untuk pasien dampingan Sedekah Rombongan, masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline 081906800900. Sedekah Rombongan Jogja memiliki lima unit mobil tanggap, empat mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. Tiga diantaranya dioperasionalkan di area Yogyakarta, dan dua ambulans difokuskan untuk mengcover wilayah Kabupaten Gunungkidul. MTSR ini ialah salah satu mobil ambulans Sedekah Rombongan di wilayah operasional Yogyakarta dan sekitarnya. Setiap hari, MTSR dimanfaatkan untuk menjemput dan mengantar pasien dhuafa dari rumah tinggal atau rumah singgah ke rumah sakit, dan mengantarkannya kembali. MTSR juga digunakan oleh Kurir Sedekah Rombongan untuk mensurvei calon pasien dan menyalurkan bantuan kepada pasien maupun pondok/panti asuhan. MTSR juga sering digunakan untuk mengantar jenazah dhuafa pulang ke rumah duka. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya pajak tahunan dan biaya pembelian bahan bakar selama pertengahan bulan Desember 2017 hingga pertengahan bulan Januari 2018. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya ada pada rombongan 1105. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics Sedekah Rombongan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.764.500,-
Tanggal : 31 Januari 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Januari 2018


RSSR JOGJA (Bantuan Biaya Makan dan Obat Pasien Januari 2018). Alamat : Dusun Mantup, Baturetno RT 12, Jalan Wonosari KM. 7, Bantul, Yogyakarta. Rumah Singgah Sedekah Rombongan merupakan rumah bersama yang dipergunakan untuk singgah dan/atau tinggal sementara pasien-pasien dampingan Sedekah Rombongan. Pasien-pasien tersebut sedang melakukan pengobatan rawat jalan di rumah sakit rujukan di Yogyakarta, seperti RSUP dr. Sardjito, RS Panti Rapih, dan RSPAU dr. Hardjolukito. Pasien yang rumahnya jauh dibawa ke rumah singgah terlebih dahulu sebelum diantar berobat ke rumah sakit. Kemudian pasien yang telah selesai berobat diantarkan kembali ke rumah masing-masing. RSSR ini dibangun dan dikelola dari dana sedekaholics yang menitipkannya melalui Sedekah Rombongan. Setiap hari, rata-rata RSSR Jogja dihuni oleh 10-17 pasien beserta pendamping pasien. Pasien yang singgah di RSSR Jogja mayoritas berasal dari luar Kota Jogja, misalnya Purworejo, Purwokerto, Kuningan, Temanggung. Bantuan ini dipergunakan untuk biaya katering pasien selama pertengahan bulan Desember 2017 hingga awal Januari 2018, biaya pembelian suplemen pasien, pembelian obat-obatan untuk pasien, dan biaya pembelian kasa steril, verban, alkohol untuk perawatan luka pasien. Laporan mengenai RSSR Jogja sebelumnya ada di Rombongan 1105. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics dan kedermawanan sedekaholics dibalas dengan keberkahan di dunia dan di akhirat, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 12.981.811,-
Tanggal : 31 Januari 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas Perawat RSSR

Bantuan biaya makan dan obat pasien Januari 2018


RSSR JOGJA (Operasional Bulan Januari 2018). Alamat : Dusun Mantup, Baturetno, RT 12, Jalan Wonosari KM. 7, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. RSSR Jogja merupakan rumah bersama yang dipergunakan untuk singgah dan/atau tinggal sementara para pasien dampingan Sedekah Rombongan. RSSR Jogja ini makin dikenal oleh masyarakat sebagai rumah singgah yang diperuntukkan khusus bagi pasien dampingan Sedekah Rombongan yang berasal dari golongan tidak mampu. Pasien yang rumahnya jauh dibawa ke rumah singgah terlebih dahulu sebelum diantar berobat ke rumah sakit. Pasien yang singgah di RSSR Jogja mayoritas berasal dari luar Kota Jogja. RSSR ini dibangun dan dikelola dari dana sedekaholics yang menitipkannya melalui Sedekah Rombongan. Selain sebagai tempat transit pasien, RSSR Jogja juga digunakan sebagai kantor administrasi pusat yang membantu kinerja Sedekah Rombongan secara nasional. Santunan ini dipergunakan untuk biaya operasional bulan Januari 2018 yang meliputi biaya administrasi perkantoran, biaya telekomunikasi, pembelian perlengkapan RSSR, jasa pindahan alat Kawasero (Kangen Water Sedekah Rombongan), dan biaya listrik/air/internet. Laporan mengenai RSSR Jogja sebelumnya ada di Rombongan 1105. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics dan kedermawanan sedekaholics dibalas dengan keberkahan di dunia dan di akhirat, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.291.588,-
Tanggal : 31 Januari 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Januari 2018


BANTUAN BANJIR AKIBAT SIKLON TROPIS CEMPAKA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Hujan lebat mengguyur Yogyakarta dan sekitarnya sejak Selasa, 28 November 2017. Bahkan, hingga sore hujan tak kunjung reda. Genangan mulai terbentuk di beberapa sudut kota. Kondisi semakin parah menjelang siang hari. Intensitas hujan yang tinggi, air mengepung setiap drainase di beberapa titik di Kota Yogyakarta. Tak hanya itu, beberapa lokasi di Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulon Progo juga mulai banjir. Pun di Kabupaten Gunungkidul, ada beberapa area yang terendam banjir karena air sungai meluap. Hari itu juga, Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan status siaga darurat bencana. Sejak Rabu, 29 November 2017, SR Jogja membuat Posko Bantuan Korban Bencana Banjir dan Longsor Jogja di Kompleks Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Jogja. Bencana alam yang melanda beberapa kabupaten di Jogja sejak malam sebelumnya itu diduga menelan banyak korban. Tim Tanggap Bencana SR Jogja segera meluncur ke lokasi terdampak, bergerak menyalurkan bantuan kepada korban dan pengungsi. Kurir menuju titik-titik yang sudah terdaftar sebelumnya, pembagian bantuan pun sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Bantuan pertama diwujudkan dalam bentuk logistik dasar yang terdiri dari pangan dan nutrisi siap santap, misalnya nasi bungkus dan lauk serta sayurnya. Disusul bantuan dalam bentuk kebutuhan dasar dan umum seperti sembako dan obat-obatan. Bantuan lanjutan yang lebih khusus seperti keperluan untuk bayi seperti susu dan popok bayi, atau kebutuhan lain seperti pembalut wanita, peralatan mandi, peralatan kebersihan, dan lain sebagainya. Dari pagi sampai sore hari, bahkan hingga petang menjelang pun, para kurir tetap giat menyalurkan bantuan meski lelah mendera. Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) silih berganti mengantarkan bantuan ke titik-titik bencana di lima kabupaten terdampak. Rutinitas ini berlangsung selama hampir dua minggu. Posko tak pernah sepi, kurir selalu siap siaga bila sewaktu-waktu ada lokasi terdampak yang membutuhkan bantuan logistik atau bantuan lainnya. Minggu, 10 Desember 2017, penerimaan bantuan ditutup, kegiatan penyaluran pun dihentikan untuk area DIY. Kurir SR Jogja melanjutkan pergerakan ke beberapa titik di Pacitan, Jawa Timur. Sebelumnya Kurir SR mendapat informasi bahwa dapur umum di Pacitan masih membutuhkan kompor dan alat masak. Terima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan yang telah membantu dan mendukung kegiatan SR Tanggap Bencana Jogja ini. Selalu ada hikmah yang dapat kita ambil di setiap ujian dan bencana, salah satunya ialah sebagai media bermuhasabah diri.

Jumlah Bantuan : Rp. 87.551.357,-
Tanggal : 15 Desember 2017
Kurir : @saptuari @angga_ubi @Sunnahku @danish_cookiez @anjezmou @endro @atinlelyas

Bantuan korban banjir


JASIYAH BINTI SAMAWI (29, Ibu hamil Gizi Buruk (KEK ) ). Alamat: Dusun Bajur, Desa Potoan Daja, Kec Palengaan, Kab. Pamekasan, Propinsi Jawa Timur. Ibu Jasiyah adalah ibu hamil penderita gizi buruk di saat kehamilan anak pertama. Ibu Jasiyah didiagnosa mengalami gizi buruk atau istilah medis kekurangan energi kronik (KEK) oleh bidan desa setempat pada saat usia kehamilan 6 minggu. Hal ini diketahui dengan pemeriksaan lingkar lengan atas (LILA) dengan ukuran normal minimal 23,5 cm yang dilakukan oleh bidan desa. Namun Ibu Jasiyah mengalami penurunan berat badan dan memiliki ukuran LILA hanya 22 cm pada usia kehamilan 6 minggu. Ibu Jasiyah hanya terdata penderita KEK di tingkat fasilitas kesehatan daerah dan belum terdata pada tingkat atas/ pusat untuk mendapatkan fasilitas program ibu hamil dengan KEK. Suami Ibu Jasiyah tidak bisa berbuat banyak karena sudah kurang lebih 8 bulan suami mengalami kebutaan, sehingga Ibu Jasiyah harus berjuang seorang diri untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. Ibu Jasiyah tidak memiliki fasilitas kesehatan. Sedekah Rombongan memberi santunan sikat lepas berupa uang untuk kebutuhan perbaikan gizi ibu hamil.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 29 Desember 2017
Kurir : @vanmadura Teguh Setiawan P

Bu Jasiyah menderita kekurangan energi kronik


MAYSUROH BINTI MOH SUHDI (21, Kanker mata dan Kanker kaki). Alamat : Dusun Nagasari,Desa Palengaan Laok, Kec. Palengaan, Kab. Pamekasan, Provinsi Jawa Timur. Perkembangan Maysuroh yang memiliki riwayat kanker mata dan Kanker kaki menunjukkan perkembangan yang positif. Mulai dari pengoperasian di kelopak matanya sampai persiapan pengoperasian di bagian betis kaki. Saat ini kondisinya mulai membaik dari hasil operasi di bagian kelopak mata mulai mengering. Tanggal 8 november Maysuroh di operasi di bagian kaki betis di Rumah Sakit Umum Daerah Martodirdjo Pamekasan dan sampai detik ini kondisinya mulai membaik. Hanya saja masih perlu dilakukan cek up untuk mengetahui perkembangan hasil daripada operasi mata dan kakinya. Fasilitas kesehatan yang digunakan untuk berobat yaitu KIS. Sedekah Rombongan menyalurkan bantuan berupa santunan uang untuk digunakan transport dan uang saku selama berada di RSUD Pamekasan saat proses operasi di bagian kaki betis.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 Desember 2017
Kurir : @vanmadura Muhyi

Masyuroh menderita kanker mata dan kanker kaki


FARIDA BIN MOHAMMAD ( 45, Parkinson). Alamat : Dusun Somalang, Desa Batu Ampar, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur. Perkembangan Ibu Farida sampai saat ini mulai membaik dari serangkaian Pengobatan yang sudah dilakukan membuahkan hasil positif. Dan selama tidak kambuh lagi tidak usah melakukan kontrol,hanya saja setiap bulan tanggal 15 harus mengambil obat ke Rumah Sakit Umum Daerah Pamekasan. Fasilitas kesehatan yang digunakan ibu Farida yaitu Jamkesmas. Sedekah Rombongan memberikan bantuan berupa uang untuk pembelian obat dan tranport pengambilan obat ke RSUD Pamekasan. Semoga kondisi Bu Farida terus membaik sehingga beliau bisa beraktifitas normal kembali. Terimakasih Sedekaholic yang selama ini telah membantu pengobatan Bu Farida.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.0000,-
Tanggal : 4 Desember 2017
Kurir : @vanmadura Monir

Bu Farida menderita parkinson


R. HERI MULYADI. (44, Ca Colon). Alamat : Jl. Trunojoyo RT 03/01, Kelurahan Pejagan, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur. Pak Heri sering merasa sakit pada bagian perutnya dan tidak kunjung hilang, akhirnya oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu Bangkalan dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Setelah dilakukan serangkaian tes dan pemeriksaan, maka diperoleh hasil PA dan endoscopy beliau mengarah kepada Carsinoma Colorectal (Ca Colon) Transversum kategori Mucinous Adenocarsinoma Colon. Pada tanggal 21 November 2016 dilakukan tindakan operasi Colostomy. Hasil pemeriksaan terakhir menyebutkan bahwa sel kanker sudah menyebar ke organ vital lainnya seperti jantung, hati dan paru-paru. Bapak Heri sebelumya bekerja sebagai penjaga salah satu losmen di Bangkalan. Sedangkan istrinya, Novi Anggraeni (34) sebagai ibu rumah tangga. Bapak Heri dan Ibu Novi mempunyai dua orang anak yakni satu laki-laki (9) dan satu perempuan (7) yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Bekerja sebagai penjaga losmen di Bangkalan beliau lakoni untuk menghidupi istri dan anak-anaknya, namun sekarang beliau harus berhenti bekerja karena penyakit yang dideritanya semakin parah, sehingga istrinya terpaksa mengambil alih tugas suaminya untuk mencari nafkah dengan berjualan nasi pecel dan menjual barang-barang bekas. Meskipun mereka sudah punya kartu jaminan kesehatan SEHATI, masalah biaya transportasi ke Surabaya dan memenuhi kebutuhan sehari-harinya menjadi beban yang berat bagi ibu Novi. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan mereka, dan bantuan awal pun diberikan kepada Bapak Heri. Alhamdulillah bulan januari pak Heri telah menyelesaikan kemoterapi yang pertama, namun masalah mucul ketika pak heri hendak melakukan kemoterapi yang kedua kalinya, dokter onkologi RS dr.Soetomo Surabaya menganjurkan pak Heri untuk melakukan operasi penutupan stoma, pak Heri dan bu Novi menyetujui keputusan dari dokter onkologi. Kondisi terakhir setelah final kemoterapi, pak Heri merasakan lebih baik, namun terakhir dilakukan pemeriksaan darah lengkap dan rontgen masih ditemukan adanya infeksi sehingga masih harus mengkonsumsi obat dan terus kontrol. Santunan sebelumnya masuk dalam rombongan 1089 dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup saat perawatan di Rumah Sakit dan biaya transportasi untuk kemoterapi. Semoga Bapak Heri segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT dengan diangkat penyakitnya, sehingga bisa kembali beraktivitas kembali seperti sediakala untuk menghidupi istri dan kedua anaknya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 17 Januari 2018
Kurir : @vanmadura @siham78 Nuris Ade Ainul Wulan

Pak Heri menderita ca colon


ALIYA ROHMAH BINTI FADLI (1, Asma + Atresia Ani). Alamat : Kelurahan Dabung, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur. Sejak lahir adek Aliya sudah tidak mempunyai anus, dan mengidap penyakit asma. Orang tuanya sudah memeriksakan adek Aliya ke Puskesmas. Ketika usia 3 bulan adek Aliya dibawa ke RSUD untuk dioperasi, karena usianya masih 3 bulan maka adek Aliya tidak di operasi. Usia 5 bulan di bawa lagi ke RSUD, akan tetapi untuk kedua kalinya adek Aliya ditolak operasi karena asmanya parah. Ayahnya (Fadli, 39) bekerja sebagai sopir sedangkan ibunya (Iis, 36) hanya ibu rumah tangga. Sejak itu adek Aliya tidak lagi di bawa ke RSUD karena terkendala biaya dan tidak memiliki jaminan kesehatan apapun. Aliya menderita asma yang parah dan perutnya membuncit, kesulitan saat buang air besar. Selama ini buang air besar dari kemaluannya (vagina). Tekat keluarga dan keinginan agar Aliya sembuh sangat besar dan senang saat kurir Sedekah Rombongan menyampaikan kabar bahwa Aliya bisa dioperasi di RSUD Bangkalan dengan bantuan dari Sedekah Rombongan. Kondisi Aliya saat ini penyakit ashmanya kambuh dan badannya panas. Santunan sebelumnya diberikan untuk pengobatan dan kebutuhan sehari-hari Aliya dan masuk dalam rombongan 1089. Harapan kami semoga bantuan yang diberikan dapat membantu Aliya pulih dan bisa BAB dg lancar nantinya. Amiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 20 Januari 2018
Kurir : @vanmadura Roni Wulan

Aliya menderita asma yang parah dan atresia ani

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 RSSR MALANG 10,105,826
2 RSSR MALANG 2,584,000
3 RSSR MALANG 8,873,000
4 PENGOBATAN GRATIS Sidoarjo 2,417,000
5 MUTINI BIN MUSIMIN 1,141,000
6 ZAHIRA BINTI ZAINURI 500,000
7 LILIANA MAULIDA 500,000
8 MAURA DWI AZAHRA 1,302,650
9 UMI HANIK 500,000
10 LAILI HARTININGSIH 500,000
11 AGUS WIDODO 1,000,000
12 LASTRI BINTI MIN REDJO 1,500,000
13 BOYADI BIN SUROMOTO 1,000,000
14 SUDJONO BIN ELIUS 1,000,000
15 WOLTER SURYANANG 1,000,000
16 RAHMA NOVIANA 750,000
17 DIGAR MALIK IBRAHIM 750,000
18 SUMIRAH BINTI MARTO KANTONG 1,500,000
19 SARTEM BINTI DUL SYARIF 1,000,000
20 SARTI BINTI YASTIBI 1,000,000
21 KASTINAH BINTI MUHYARI 1,000,000
22 SUKRAM BIN MUSTAMA 1,000,000
23 ULI HANDAYANI 1,000,000
24 KASTI BINTI WARMAN 1,000,000
25 MAULANA PUTRA 500,000
26 NATASYA RIDZKIA RAMADHANI 500,000
27 MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN PUSAT 1,799,500
28 BAKSOS MALANG 503,500
29 ACHMAD SYARIF HIDAYAT 1,000,000
30 MUHAMMAD FUAD ARIF RACHMAN 1,100,000
31 MTSR JOGJA 4,409,350
32 MTSR JOGJA 3,356,500
33 MTSR JOGJA 3,571,500
34 MTSR JOGJA 4,611,500
35 MTSR JOGJA 3,764,500
36 RSSR JOGJA 12,981,811
37 RSSR JOGJA 5,291,588
38 BANTUAN BANJIR AKIBAT SIKLON TROPIS CEMPAKA YOGYAKARTA 87,551,357
39 JASIYAH BINTI SAMAWI 500,000
40 MAYSUROH BINTI MOH SUHDI 500,000
41 FARIDA BIN MOHAMMAD 500,000
42 R. HERI MULYADI 750,000
43 ALIYA ROHMAH BINTI FADLI 500,000
Total 176,614,582

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 176,614,582,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 1114 ROMBONGAN

Rp. 59,961,560,089,-

Mau bantu Mereka?
Silahkan transfer ke rekening SedekahRombongan

Bank BCA a/c 84655-23456
Bank Mandiri a/c 137-00111-0011-8
Bank Syariah Mandiri a/c 4111-4111-45
Bank Muamalat a/c 532-000-6666
a/n Sedekah Rombongan

Takkan berkurang harta yang disedekahkan. Ia justru akan bertambah..bertambah dan bertambah...


Comments are closed.