(PEMBANGUNAN RUANG MENGAJI). Alamat: Bolon, Palbapang, Bantul, menjadi tempat bagi sekitar 70-an anak mengaji dan menghafal Al-Quran. Setiap hari, Kyai Aris selaku pengasuh ponpes, selalu membimbing para santriwan dan santriwati dengan sabar dan ikhlas. Untuk menunjang kegiatan mengaji, Kyai Aris melakukan perluasan bangunan pondok pesantren agar dapat memfasilitasi dengan layak para santriwan dan santriwati ini. Maka dari itu Sedekah Rombongan ikut turun tangan memberikan bantuan, dengan menyumbang biaya pembangunan sebesar lima juta rupiah. Pada tanggal 3 Februari 2018, dana titipan sedekaholics diberikan. Pembangunan pun dapat dilaksanakan. Sampai saat ini pembangunan masih berjalan, sedangkan para santriwan dan santriwati masih tetap melanjutkan kegiatan utamanya yakni menuntut ilmu di pondok pesantren. Semoga titipan dari sedekaholics dapat membantu pembangunan pondok pesantren, serta sedekaholics juga turut diberikan ganjaran yang setimpal seperti para santriwan dan santriwati yang tak pernah berhenti menuntut ilmu agama.

Jumlah bantuan: Rp 5.000.000,-
Tanggal: 3 Februari 2018
Kurir: @Saptuari @Boyadisakti @Khaakim

Bantuan pembangunan pondok pesantren


RIZKI BIN ABD HALIM, (8, TB TULANG) Alamat Jl. Bungut IV / 43 RT/RW 002/012, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Rizki, begitu beliau biasa dipanggil sudah dua bulan lebih merasakan sakit di punggungnya. Awalnya adik Rizki jatuh dan saat proses penyembuhan adik Rizki hanya di bawa ke dukun pijat dan sampai akhirnya punggung adik Rizki menjadi bungkuk. Tak hanya itu saja, adik Rizki sering batuk yang tak kunjung sembuh dan sering kambuh. sakit di punggungnya juga semakin terasa sakit. Dokter meminta dilakukan pengobatan juga untuk tulangnya, akan tetapi niat itu di urungkan dikarenakan tak ada biaya. Kini Adik Rizki sudah memiliki BPJS Mandiri Kelas III dengan total 5 anggota keluarga, meskipun begitu orang tua adik Rizki masih membutuhkan biaya akomodasi untuk berobat ke RSUD Dr. Soebandi Jember. Setelah pemeriksaan Diagnose terakhir dokter menyatakan adik Rizki menderita TB Tulang. Adik RIzki tinggal bersama Bapak Abd Halim (44) dan Ibu Ani Mardiana (37) yang berprofesi Ibu Rumah Tangga, sedang Bapak Abd Halim bekerja sebagai buruh lepas yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan informasi dari warga sekitar bahwa adik Rizki memerlukan bantuan, karena adik Rizki semangat untuk menjemput kesembuhannya. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi tempat tinggal adik Rizki. Kurir Sedekah Rombongan langsung memberi santunan titipan dari para Sedekaholics , Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Pembelian Susu dan Biaya Administrasi di Rumah Sakit. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi adik Rizki dan semoga adik Rizki bisa sembuh seperti sediakala, Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1090

Jumlah Santunan : Rp. 515.000,-
Tanggal : 15 Januari 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil

Rizki menderita TB Tulang


KETUT BIN WAYAN, (55, Ca Nasofaring) Alamat Dusun Krajan, Desa Nogosari, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Bapak Ketut menderita sakit sejak pertengahan 2016. Awal mulanya beliau sering mengalami kesulitan bernapas. Karena hanya dikira kelelahan beliau tidak melakukan tindakan apa-apa. Semakin lama, Bapak Ketut sering mengalami sakit kepala. Beliau juga mengeluh nyeri di bagian wajah, hingga terlihat adanya pembengkakan di bagian pipi. Karena merasa khawatir, akhirnya Bapak Ketut memutuskan untuk memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat. Di Puskesmas, Bapak Ketut dirujuk ke RSUD Koesnadi Bondowoso untuk menjalani pemeriksaan yang lebih lengkap. Berdasarkan hasil pemeriksan, Bapak Ketut terdiagnosa menderita Kanker Nasofaring. Kini, Bapak Ketut sudah mulai tidak dapat mengkonsumsi makanan lewat mulut karena wajah beliau sudah mengalami pembengkakan yang besar. Selain itu, Bapak Ketut mengeluh tidak dapat melihat dengan jelas. Sebelum Bapak Ketut mengalami sakit, beliau bekerja sebagai buruh serabutan yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari bagi keluarganya. Selama menjalani pengobatan, beliau menggunakan jaminan kesehatan berupa BPJS kelas 3. Walaupun demikian Bapak Ketut masih mengalami kesulitan mengenai biaya transportasi, biaya pengobatan di luar jaminan BPJS. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan Bapak Ketut dan keluarga. Bantuan telah disampaikan dan diterima oleh pihak keluarga. Bantuan tersebut dipergunakan untuk biaya transportasi dan Akomodasi selama di rumah sakit. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi bapak Ketut, dan semoga Bapak Ketut dapat segera sembuh seperti sediakala, Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 755.000,-
Tanggal: 14 November 2017, 11 Desember 2017, 25 Januari 2018, 15 Februari 2018
Kurir : @yudhoari @awwaludin_yudha @viandwiprayugo

Bapak Ketut terdiagnosa menderita kanker nasofaring


EMA BINTI MUKSIN, (53, Kanker Rahim) Alamat Dusun Krajan II RT/RW 008/002, Desa Clarak, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Ibu Ema adalah seorang ibu rumah tangga yang menderita penyakit yang cukup serius. Sekitar tahun 2016, bu Ema sudah sering mengeluh sakit di sekitar area perut. Namun karena kesibukan mengurusi pekerjaan sebagai ibu rumah tangga, keluhan tersebut tidak dirasa oleh beliau. Beliau menganggap keluhan tersebut hanya sakit perut biasa yang akan segera sembuh seiring berjalannya waktu. Namun semakin lama, nyeri perut bu Ema menjadi lebih sakit, lebih sering dari biasanya, dan berangsur lama. Akhirnya baru pada November 2017 beliau memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat. Di Puskemas, bu Ema langsung dirujuk ke Rumah Sakit untuk mendapatkan pemeriksaan medis secara lengkap. Berdasarkan hasil pemeriksaan, bu Ema terdiagnosa menderita Kanker Rahim. Ibu Ema memiliki Jaminan kesehatan berupa KIS ( Kartu Indonesia Sehat ) yang meringankan beban dalam pembiayaan saat berobat. Tetapi Ibu Ema kesusahan untuk Transportasi ke rumah sakit dan Akomodasi selama dirumah sakit. Allah pertemukan Kurir Sedekah Rombongan dengan Ibu Ema, sedekah dari Sedekaholics disampaikan kepada ibu Ema sebagai bantuan tambahan biaya pengobatan dan tambahan biaya hidup sehari-hari. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi ibu Ema dan Semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 5 Februari 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @fahmi @firmanyusnizar

Bu Ema terdiagnosa menderita kanker rahim


PURWADI BIN SLAMET, (44, Stroke) Alamat Jl. Srikoyo GG Delima VI RT/RW 003/009, Desa Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Bapak Purwadi adalah seorang kepala rumah tangga yang bekerja sebagai penarik Becak di Desanya yang penghasilannya tidak menentu. Derita Bapak Purwadi sudah 1 tahun yang lalu. Saat itu beliau terjatuh saat berada di kamar mandi dan tidak bisa berdiri, istrinya Ibu Yuli Hartini (40) yang mengetahui meminta tolong tetangganya untuk membantunya membawa ke RSUD Dr. Soebandi Jember dan dilakukan opname selama kurang lebih 10 hari dan dinyatakan mengalami Stroke bagian kanan. Setelah diperbolehkan pulang Bapak Purwadi diharuskan untuk melakukan terapi rutin setiap minggunya. Saat ini kondisinya sudah bisa duduk namun belum bisa untuk berjalan. Hal inilah yang membuat istrinya sangat kesulitan untuk membawanya terapi di RSUD Dr. Soebandi Jember. Saat kurir Sedekah Rombongan bersilaturahim ke rumah beliau bahwa Bapak Purwadi mengalami kesulitan di biaya Obat yang tak tercover oleh BPJS dan pembayaran BPJS Mandiri kelas III yang dimiliki Bapak Purwadi. dalam melakukan terapi ke RSUD Dr. Soebandi Jember. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dapat bersilaturahmi kembali ke rumah Bapak Purwadi dan memberikan bantuan dari para Sedekahholics untuk biaya Akomodasi dan pembayaran Iuran BPJS setiap bulannya. Keluarga tak henti hentinya mengucapkan terimakasih semoga bantuan ini bermafaat sehingga Bapak Purwadi bisa segera diberikan kesembuhan seperti sediakala, Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 858.500,-
Tanggal : Juli 2017, Agustus 2017, September 2017, Oktober 2017, November 2017, Desember 2017, Januari 2018, Februari 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil @agungganong

Pak Purwadi mengalami Stroke bagian kanan.


AMI MISNAYA (66, Dhuafa) Alamat Jl. Al Ikhlas Dusun Krajan RT/RW 001/005, Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Ibu Misnaya adalah seorang Dhuafa yang hidup sebatang kara yang makan sehari-harinya serba kekurangan, dan beliau sering dibantu oleh tetangganya untuk makan sehari-hari. Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan oleh Ibu Misnaya bahwa beliau memerlukan bantuan. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal Ibu Misnaya. Pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Misnaya. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari untuk Ibu Misnaya. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat dan semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh AllahSubhanahuwata’ala. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1080

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 19 Februari 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil

Bantuan tunai


ASMONOWATI (53, Keloid Akut), Bu Asmonowati usia 52 tahun tinggal di Dusun Ajung Krajan RT 02 RW 14, Desa Ajung, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember Jawa Timur. Dalam kesehariannya berprofesi sebagai penjahit. Wanita yang berstatus janda ini memiliki satu orang putra yang baru saja menyelesaikan sekolah SMA. Semenjak beberapa tahun silam Bu Asmonowati menderita gangguan lapisan kulit di dadanya. Secara visual di identifikasi sebagai keloid. Penyakit ini awalnya dianggap penyakit kulit biasa namun seiring berjalannya waktu keloid nya meluas dan terasa nyeri, sampai-sampai jika penyakitnya kambuh kesulitan bernafaspun dia alami. Setelah Kurir Sedakah Rombongan Jember bersillaturahmi ke Rumah beliau, Jadwal pemeriksaanpun dibuat. Bu Asmonowati dibawa ke R.S Soebandi untuk melakukan pemeriksaan, diagnosa awal, terapi obat dan kemudian dilakukan operasi pengangkatan lapisan kulit di area dada. Sedekah Rombongan memberikan santuna kepada Bu Asmonowati untuk Pembelian Rutin Obat dan Salep di Luar BPJS dan Santunan Tunai. Santunan Sebelumnya masuk dirombongan 1102

Jumlah santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal: 05 Februari 2018
Kurir: @yudhoari @viandwiprayugo @Isroil

Bu Asmonowati menderita gangguan lapisan kulit di dadanya


AHMAT AZIKUR ROHMAN, (1, Penyakit Jantung Bawakan) Alamat Dusun Karang Semanding RT/RW 001/011, Desa Sukorjo, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Ahmat Azikur Rohman adalah anak kedua dari pasangan Bapak Ahmad Tauhid (36) dan Ibu Arifah Mahtum (24), yang lahir di Puskesmas Bangsalsari dengan keadaan Normal. Setelah tiga bulan berlalu adik Azikur Rohman mengalami muncul seperti bibir berwarna biru, lidah berwarna biru dan juga sesak pada pernapasan. Lalu oleh pihak keluarga adik Azikur Rohman di bawa ke Puskesmas terdekat untuk mengetahui penyakit yang dialaminya. Setelah sampai di Puskesmas, adik Azikur Rohman di periksa dan oleh pihak Dokter menyatakan bahwa adik Azikur Rohman mengalami kelainan pada Jantungnya memerlukan rujukan ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Karena orang tua Aziku Rohman tidak memiliki biaya dan tidak memiliki Jaminan apapun akhirnya Azikur Rohman dirawat di rumahnya. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari warga sekitar bahwa adik Azikur Rohman memerlukan bantuan karena dari keluarga kurang mampu. Orang tua adik Azikur Rohman bekerja sebagai pedagang arum manis yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi ke tempat tinggal keluarga adik Azikur Rohman dan bersilahturahmi. Karena adik Azikur Rohman memiliki jaminan apapun, Kurir Sedekah Rombongan mengurus Jaminan kesehatan berupa JKN-KIS NON PBI Kelas III yang meringankan beban pembiayaan selama di rumah sakit. Dan setelah Jaminan Kesehatan mulai Aktif Kurir Sedekah Rombongan langsung meminta rujukan dari Puskesmas ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut, dan setelah tiba di RSUD Dr. Soebandi Jember adik Azikur Rohman di periksa dan Dokter menyatakan adik Azikur mengalami kelainan jantung. Dan disarankan untuk opname perbaikan kondisi. Pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Adik Azikur Rohman. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk pembayaran BPJS setiap bulan, dan Akomodasi selama di Rumah Sakit. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi adik Azikur Rohman dan Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1059

Jumlah Santunan : Rp. 850.000,-
Tanggal : Oktober 2017, November 2017, Desember 2017, Januari 2018, 13 Februari 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil

Azikur Rohman mengalami kelainan pada Jantungnya


ROFIAH BINTI YAYAN, (22, Bibir Sumbing) Alamat Dusun Curah Bamban RT/RW 001/005, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Rofiah menderita Bibir Sumbing sejak lahir yang tidak di tangani oleh keluarganya karena keterbatasan biayanya. Rofiah tinggal bersama Kedua Orang tuanya Ibu Toriya (48) yang bekerja sebagai Ibu Rumah tangga dan Bapajnya Yayan (58) yang bekerja Pandi Besi yang penghasilannya tidak menentukan. Kurir Sedekah Rombongan bertemu dengan Rofiah di pelosok desa yaitu di Curah Bamban dan Kurir Sedekah Rombongan menawarkan kepada Rofiah untuk berobatan dan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengembalikan bibir Sumbing yang dialami Rofiah. Dan Rofiah setuju untuk perawatan lebih lanjut. Kurir Sedekah Rombongan langsung membawanya ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Dan Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Rofiah. Santunan yang diberikan sebagai Akomodasi Pasca Operasi dan pembayaran iuran BPJS setiap bulan. Semoga santunan yang diberikan kepada Rofiah berguna bagi dirinya. Dan Santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlipat ganda dariNYA. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 544.500,-
Tanggal : November 2017, Desember 2017, Januari 2018, 8 Februari 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil

Rofiah menderita Bibir Sumbing


LAILI WAHYUNI, (37, Ca Mamae) Alamat Dusun Rambutan RT/RW 001/004, Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Laili Wahyuni merasakan benjolan pada payudara sebelah kiri sejak satu tahun yang lalu dan itu tidak dirasa membahayakan karena tidak terasa sakit dan tidak membesar. Setelah 4 bulan berlalu, pada payudara sebelah kiri muncul benjolann namun benjolan di bagian kiri tersebut justru lebih cepat membesar dalam waktu 4 Bulan. Karena kendala biaya dan keadaan ekonomi yang juga terbatas, Laili hanya mengobati sakitnya dengan pengobatan tradisional tanpa memeriksakan ke dokter. Hasil pengobatan tidak signifikan dan benjolan terus membesar hingga akhirnya mulai menimbulkan rasa sakit dan nyeri yang hebat. Laili langsung dibawa ke salah satu rumah sakit RSUD Dr. Soebandi Jember. Untuk pemeriksaan awal Hasil pemeriksaan laboratorium menyatakan bahwa sel kanker sudah mulai menyebar ke kelenjar getah bening, sehingga menyebabkan nyeri hebat pada beberapa bagian tubuh. Ibu Laili memiliki jaminan kesehatan berupa JKN – KIS NON PBI Kelas III yang dapat meringankan beban keluarganya untuk pengobatannya. Suami Laili, Bapak Samsul Arifin (45) bekerja sebagai Kuli Bangunan yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari – hari. Sedekah Rombongan merasa kesulitan mereka santunan awal di berikan yang dipergunakan untuk Pembayaran BPJS setiap bulan, Akomodasi selama di rumah sakit, dan biaya administrasi Pasien Laili. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Laili dan Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic, Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1071

Jumlah Santunan : Rp. 761.800,-
Tanggal : November 2017, Desember 2017, 22 Januari 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil

Bu Laily menderita ca mamae


HARI SETIO WIBOWO, (55, Tumor Otak) Alamat Dusun Tembak Rejo RT/RW 001/004, Desa Sumber Agung, Kecamatan Sumber Baru, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Awal mulanya, sejak agustus 2017 bapak Hari merasakan pusing yang luar biasa. Karena keluhan tersebut, akhirnya bapak Hari memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat. Dokter setempat menyatakan bahwa bapak Hari hanya memerlukan istirahat yang cukup dan disarankan untuk tidak terlalu banyak pikiran. Dua bulan kemudian, bapak Hari mengeluh pusing kembali. Beliau juga pernah jatuh pingsan sehingga dilarikan lagi ke Puskesmas. Ketika sadar, kondisi mata bapak Hari memerah. Bapak Hari juga mengeluhkan sakit di bagian tangan beliau. Karena keterbatasan peralatan di Puskesmas, bapak Hari dirujuk ke RS Balung Jember untuk menjalani pemeriksaan lebih lengkap. Dari RS Balung Jember, bapak Hari dirujuk lagi ke RSUD Dr. Soebandi Jember. Di RSUD Dr. Soebandi Jember, Bapak Hari telah menjalani pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging). Dari hasil pemeriksaan, Bapak Hari mederita Tumor Otak sehingga dokter menyarankan untuk rutin menjalani pengobatan di RSUD Dr. Soebandi Jember setiap satu bulan sekali. Kini, Bapak Hari sering mengalami kejang, demam, dan gemetaran. Keadaan bibir beliau juga menjadi miring sehingga sulit untuk berbicara, terkadang bisa merespon dan terkadang tidak bisa. Bapak hari hanya bisa terdiam di rumah karena matanya sudah tidak begitu normal. Istri bapak Hari, ibu Istriasih (47) menggantikan sebagai tulang punggung keluarga, karena Bapak hari sudah tidak bisa bekerja. Ibu Istriasih bekerja sebagai buruh tani yang penghasilannya tidak menentukan, yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari bagi keluarganya. Bapak Hari menggunakan fasilitas kesehatan berupa BPJS kelas III. Walaupun demikian, pihak keluarga masih mengalami kesulitan mengenai biaya transportasi, nutrisi makanan, dan biaya obat yang berada di luar BPJS. Kisah hidup bapak Hari telah menyapa hati Sedekah Rombongan. namun Allah berkehendak lain. Setelah empat bulan dalam masa dampingan Sedekah Rombongan, bapak Hari berpulang menghadap sang Ilahi. semoga keluarga yang ditinggal kan di beri kesabaran dan ketabahan. Aamin. Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 16 Februari 2018
Kurir : @yudhoari @awwaludin_yuda @viandwiprayugo @agungganong

Bapak Hari menderita tumor otak


HELMIATUS SOLEKAH (6, Tumor Mata). Alamat: Dusun Krajan, RT 10/ 04, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Mia biasa ia dipanggil oleh orang tuanya, Mia menderita tumor mata sejak setahun lalu ia menjadi pasien dampingan dari Sedekah Rombongan. Tumor yang diderita oleh Mia sudah menjalar hingga ke tulang dan tengkorak matanya. Sehingga satu-satunya jalan adalah dengan melakukan operasi pengangkatan tumor dan sebagian tulang serta tengkorak kepalanya. 12 juni 2015 Mia telah menjalani operasi, alhamdulillah operasi yang dijalani oleh Mia berhasil, dan diketahui bila tumor yang dideritanya tidaklah ganas, sehingga tidak diperlukan kemoterapi. Namun, Mia masih harus menjalani rekontruksi mata 2-3 bulan berikutnya, serta bedah plastik di sekitar wajah dan pemasangan bola mata palsu. Pada awal sakitnya, keluarga Mia mengeluhkan tentang banyaknya pengeluaran untuk biaya pengobatan, ongkos transportasi dan tempat tinggal selama berikhtiar mencari kesembuhan di Surabaya. Alhamdulillah, kami Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Mia. Setelah melalui survey, Mia resmi menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan. Saat ini Mia melakukan kontrol rutin sebulan sekali ke Surabaya. Bantuan telah diberikan untuk biaya transportasi dan berobat. Keluarga sangat terbantu dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan, karena dengan bantuan tersebut sampai saat ini Mia masih bisa terus berikhtiar mencari kesembuhan. Semoga dengan ikhtiar ini penyakit Mia bisa segera diobati dan iabisa melanjutkan sekolah untuk menggapai cita-cita.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 11 Agustus 2017 dan 17 Februari 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Mia menderita tumor mata


AHMAD NUR ANDIKA, (1, Hernia) Alamat Dusun Jatisari RT/RW 001/002, Desa Tisnogambar, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Adik Andika menderita Hernia sejak lahir. Dan Hernia yang di deritanya tidak mengalami kesakitan karena umur adik Andika masih kecil. Karena oleh orang tua merasa kasian dan akhirnya oleh pihak keluarga langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mengetahui penyakit yang di derita adik Andika. Dokter menyatakan adik Andik mengalami penyakit Hernia yang harus segera dirujuk ke Rumah sakit Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Setelah sampai dirumah sakit Dr. Soebandi Jember Dokter menyatakan segera di Operasi, karena kondisi perekonomian tidak memungkinkan untuk melanjutkan pengobatan, Akhirnya tertunda. Tak lama kemudian salah satu teman menginformasikan kepada Kurir Sedekah Rombongan bahwa tentang keadaannya. Segera Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi untuk mensurvey keadaan adik Andika. dan kemudian dibantu pengurusan pembuatan BPJS mandiri kelas III, Akhirnya adik Andika bisa melanjutkan pengobatan di Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember, Dokter menyatakan adik Andika segera di Operasi. Adik Andika adalah anak dari Bapak Abu Hasan (28) dan pasangan Ibu Siti Fatimah (23). Bapak Abu Hasan bekerja sabagai kuli bangunan yang penghasilannya tidak memungkinkan. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu adik Andika, Santunan yang diberikan sebagai Akomodasi pasca operasi dan pembayaran BPJS setiap bulan. Semoga santunan yang bermanfaat bagi Adik Andika dan santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . . Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 15 Januari 2018, 19 Februari 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil

Andik mengalami penyakit Hernia


WIDIA KAMELINA PUTRI, (4, Pembengkakan Ginjal). Alamat Dusun Tegalan RT/RW 001/002, Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Adalah seorang putri dari pasangan Misnari (30) dan Nawiro (28). Adik Widia adalah seorang anak dari keluarga kurang mampu dengan rumah dinding bambu dan triplek. Pada awalnya Widia diagnosa Dokter Puskesmas menyatakan penyakit usus buntu. Tetapi setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ginjalnya tidak berfungsi dengan baik, mengalami infeksi dan pembengkakan. Latar belakang keluarga dari adik Widia adalah dari keluarga kurang mampu dan Ayahnya hanya bekerja sebagai buruh tani dan menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga. Dan semenjak adik Widia sakit, praktis sang ayah tidak bisa bekerja lagi. dan untuk keperluan sehari-hari dan makan, saudara-saudara nya yang membantunya. Saat ini adik Widia mendapatkan dampingan dari Kurir Sedekah Rombongan untuk melakukan pemeriksaan dan kontrol rutin di rumah sakit Dr. Soebandi Jember. Hal ini dilakukan untuk mengetahui hasil operasi ginjal dan volume air kencing dan seberapa lancar untuk bisa normal tanpa menggunakan kateter lagi. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Adik Widia. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi selama dirumah sakit dan Pembayaran BPJS setiap bulan. Semoga santunan yang diterima bermanfaat bagi Adik Widia dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpah ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . . Amin.. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1046

Jumlah santunan: Rp. 563.000,-
Tanggal: September 2017, Oktober 2017, November 2017, Desember 2017, Januari 2018, Februari 2018
Kurir: @yudhoari @viandwiprayugo @agungganong @isroil

Widia menderita pembengkakan ginjal


MARSYAH AMANDA PUTRI, (1, Penyakit Jantung Bawaan) Alamat Dusun Krajan RT/RW 002/003, Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Marsyah Amanda Putri adalah Bayi yang lahir pada tanggal 25 Mei 2016 dari Ibu Listiani (32) mengalami Penyakit Jantung Bawaan sejak lahir yang mengakibatkan pernafasannya terganggu sesak nafas dan munculnya warna biru pada beberapa tempat, mulai dari bayi yang terlihat lebih biru saat menangis, mulai dari kuku, bibir serta lidah. Hal ini akan terjadi lagi saat bayi menggunakan banyak tenaganya, seperti menyejan saat buang air besar, menyusui dan melakukan beberapa hal yang menguras tenaga. Adik Marsyah ini dirawat di rumah sakit Dr. Soebandi Jember untuk pemulihan kondisinya yang melemah. Adik Marsyah memiliki Jaminan Kesehatan JKN-KIS NON PBI untuk meringankan beban keluarganya untuk berobat dan Alhamdulillah kondisi Adik Marsyah saat ini semakin membaik. Sastrawan Dwi Saputra (38) Ayah Adik Marsyah ini bekerja sebagai kuli bangunan yang penghasilannya tidak menentukan, hanya cukup untuk kebutuhan sehari – hari Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi ke tempat tinggal Adik Marsyah untuk menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Adik Marsyah yang memerlukan pengobatan lanjutan. Santunan yang diberikan untuk BPJS setiap Bulan, Akomodasi biaya Transport dan pembelian Obat-obatan yang tidak di tanggung di luar BPJS. Semoga Santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlipat ganda oleh dariNya Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1102

Jumlah Santunan : Rp. 549.000,-
Tanggal : 19 Februari 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @Edikpurwanto

Marsyah mengalami penyakit jantung bawaan sejak lahir


ARBUWA BINTI AJIB (60,Ca Mamae). Alamat : Desa Lumutan RT 28 RW 07 Kec. Botolinggo, Kab.Bondowoso, Prov. Jawa Timur. Ibu Arbuwa mengalami sakit semenjak lima bulan yang lalu. Sakitnya berawal dari adanya benjolan di sekitar payudara. Semula bu Arbuwa mengira bahwa benjolan yang ada di payudara tidak berbahaya. Namun, lama-kelamaan benjolan yang ada di payudara meradang dan terasa sakit. Karena khawatir ibu Arbuwa memeriksakan kondisinya ke Puskesmas terdekat, dari pemeriksaan tersebut dijelaskan bahwa bu Arbuwa mengidap Ca Mamae atau kanker Payudara. Saat ini ibu Arbuwa menggunakan fasilitas kesehatan berupa BPJS kelas III. Suami ibu Arbuwa, Sukarto (58) yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani merasa kesulitan saat harus meninggalkan pekerjaan untuk membiayai pengobatan demi mendampingi ibu Arbuwa. Namun Allah berkehendak lain. Setelah tujuh bulan dalam masa dampingan Sedekah Rombongan, Ibu Arbuwa berpulang menghadap sang Ilahi. semoga keluarga yang ditinggal kan di beri kesabaran dan ketabahan. Aamin. Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.200.000,-
Tanggal : 20 Februari 2018
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @awwaludin_yudha

Arbuwa menderita ca mamae


ABDUL ROKIN (34, Tumor Di Punggung). Alamat : Dusun Padangan, RT 3/3, Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Pada Tahun 2011, Bapak Rokin di diagnosa oleh dokter mempunyai tumor di punggungnya dan harus operasi. Operasi yang pertama pun sudah dijalani dan pasca operasi keadaan Bapak Rokin kurang begitu baik. Pada Tahun 2014 Bapak Rokin menjalani operasi yang kedua dan menjalani kemo terapi sebanyak 35 kali. Keadaaan sekarang ini Bapak Rokin hanya bisa berbaring dikamar tidurnya dan melakukan rawat jalan. Bapak Rokin sekarang ini tidak bisa bekerja karena penyakitnya dan istrinya Ibu Wiji Aminingsih (34) bekerja dengan berjualan sayur keliling di sekitar rumahnya. Penghasilan yang diperoleh hanya dapat mencukupi untuk biaya kebutuhan sehari-hari. Bapak Rokin juga tidak mempunyai jaminan kesehatan sehingga semakin memberatkan beliau dan keluarga. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dihadapi, bantuan disampaikan untuk biaya pegobatan dan transportasi ke rumah sakit. Semoga Bapak Rokin segera memdapatkan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000
Tanggal : 9 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Bapak Rokin mempunyai tumor di punggungnya


AHMAD MAULANA (2, Retinoblastoma). Alamat : Dusun Bedadung Wetan, RT 01/07, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Ahmad Maulana yang sering disapa Maulana oleh keluarganya adalah seorang anak yang didiagnosa oleh dokter mempunyai penyakit Retinoblastoma. Pada Bulan Juni Maulana merasakan kesakitan dimata dan tedapat bintik putih pada pupil mata. Terkadang Maulana juga merasa pusing dan terdapat benjolan di kelopak mata. Kemudian Maulana diperiksakan ke puskemas dan dirujuk ke RSUD dr. Soebandi Jember. Setelah melalui perawatan di RSUD dr. Soebandi, Maulana dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Bulan ini Maulana menjalankan kontrol rutin dan juga kemoterapi ke 3. Orangtua Maulana, Bapak Ahmad Halim (30) dan Ibu Ifa Rosmita (22) bekerja sebagai wiraswasta sehingga penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Maulana memiliki jaminan kesehatan berupa BPJS Mandiri kelas III. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan disampaikan untuk biaya pengobatan, susu, pampes, transportasi dan tempat tinggal selama masa pengobatan di Malang. Kedua orangtua Maulana mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1104. Semoga Maulana segera diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 1.045.100,-
Tanggal : 22 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Maulana mempunyai penyakit retinoblastoma


ASISEH BINTI SUTIYA (48, Kanker Servik). Alamat : Dusun Banyuwuluh, RT 4/2, Desa Banyuwuluh, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Gejala awal yang dirasakan Ibu Asiseh sudah dari 1 tahun yang lalu. Beliau mengaku kalau sering mengalami pendarahan dan keputihan serta rasa nyeri dibagian alat vital beliau. Beberapa hari kemudian beliau merasa kalau kondisinya semakin lemah dan sering mual-mual. Ibu Asiseh pun akhirnya diperiksakan ke Puskesmas Wringin, Puskesmas puna akhirnya memberikan surat rujukan ke rumah sakit untuk pemeriksaan yang lengkap. Setelah menjalani berbagai pemeriksaan, dokter pun akhirnya dapat mendiagnosis kalau Ibu Asiseh mengalami kanker servik atau kanker pada leher rahim. Dokter akhirnya memberikan surat rujukan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pengobatan yang lebih intensif. Setelah menjalani beberapa pemeriksaan, Ibu Asiseh yang pada awalnya akan direncanakan untuk sinar dirubah oleh dokter dan di rencanakan untuk kemo terapi. Pada bulan ini, Ibu Asiseh telah menjalani kemo terapi yang ke 4 dan pada akhir bulan beliau juga telah menjalani kemo terapi ke 5. Ibu Asiseh merupakan ibu rumah tangga biasa, yang dikepalai oleh Bapak Adenan (47). Bapak Adenan yang merupakan tulang punggu keluarga, saat ini bekerja sebagai buruh tani. Penghasilan yang dimiliki Bapak Adenan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja. Sedangkan Ibu Asiseh memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk berobat dan transportasi ke Malang. Ibu Asiseh merasa terbantu akan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III yang dimiliki. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Asiseh, sehingga dapat menyalurkan bantuan dari para Sedekaholics. Bantuan yang telah diberikan telah dipergunakan untuk membeli susu, membeli kebutuhan saat masuk rumah sakit dan transportasi pulang pergi Malang-Bondowoso. Semoga pengobatan yang dijalani Ibu Asiseh diberikan kelancaran dan dapat lekas mendapat sembuh. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 16 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Ibu Asiseh mengalami kanker servik atau kanker pada leher rahim


BASHORI BIN KHONARI (68, Abses). Alamat : Jalan Gunung Jati, RT 20/5, Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada satu bulan yang lalu muncul benjolan di leher Bapak Bashori. Setelah diperiksakan ke dokter, beliau didiagnosa mempuyai abses di lehernya. Pada bulan September Bapak Bashori sudah melakukan operasi di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Keadaan sekarang ini masih harus dilakukan rawat luka pasca operasi dan mengharuskan beliau untuk kontrol rutin ke RSSA. Bapak Bashori mencari nafkah sebagai supir angkot dan istrinya, Supriatin (55) sebagai ibu rumah tangga biasa yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Bapak Bashori baru saja mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III. Kendala yang dirasakan oleh Bapak Bashori dan keluarga yaitu biaya transportasi dan tanggungan biaya pengobatan yang masih belum dibayarkan. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesedihan yang dialami, bantuan disampaikan untuk biaya transportasi dan biaya pengobatan lainnya yang tidak ditanggung oleh BPJS. Semoga Bapak Bashori segera di berikan kesehatan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 5 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Bapak Bashori didiagnosa mempuyai abses di leher


BUDI HARTONO (41, Leukimia). Alamat : Dusun Jurangsapi, RT 54/18, Desa Jurangsapi, Kecamatan Yapen, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada awalnya Bapak Budi sering mengeluh kalau sakit perut, badannya menjadi lemas dan tidak punya tenaga lagi. Pihak keluarga yang mengetahui akan hal tersebut berinisiatif membawa beliau ke RS Bhayangkara Bondowoso. Setelah dilakukannya pemeriksaan, Bapak Budi akhirnya didiagnosis oleh dokter sakit Leukimia atau kanker darah. Pihak dokter menyarankan untuk merujuk Bapak Budi dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk penanganan yang lebih intensif. Bapak Budi yang telah melakukan pengobatan berupa kemo terapi sebanyak 6 kali mulai merasakan perubahan pada tubuhnya. Alhamdulillah kondisi Bapak Budi untuk bulan ini tetap stabil dan beliau kontrol seperti biasanya untuk mengambil obat-obatan. saat ini Bapak Budi tinggal bersama Istri dan kedua anaknya yang masih kecil. Beliau bekerja sebagai buruh bangunan, sedangkan istri beliau hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Pendapatan dari Bapak Budi hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Akan tetapi beliau sangat bersyukur dengan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III sangat membantu proses pengobatan. Akan tetapi beliau masih mengalami kendala saat akan kontrol ke Malang. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan Jember dipertemukan dengan Bapak Budi dan santunan yang diberikan kepada Bapak Budi dipergunakan untuk biaya transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang, biaya BPJS dan perbaikan keadaan umum beliau. Bapak Budi dan keluarga sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan Sedekah Rombongan dan Sedekaholics. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1104. Semoga Bapak Budi akan selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalani pengobatan. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Bapak Budi didiagnosis oleh dokter sakit Leukimia atau kanker darah


DIKA LINANDA PUTRI (29, Heperteroid). Alamat : Jalan Selorejo No 18E, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Ibu Dika mengalami gejala Heperteroid mulai Tahun 2016. Awalnya Ibu Dika mengalami penurunan berat badan yang drastis dan akhirnya diperiksakan ke Rumah Sakit Tentara Dr. Soepraoen selama satu tahun. Kemudian Ibu Dika menjalankan pengobatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang dan tidak berlanjut lagi karena kendala biaya. Keadaan sekarang ini berat badan Ibu dika semakin menurun dan terkadang mengalami sesak nafas. Bapak Gangga (27) mencari nafkah sebagai buruh serabutan dan Ibu Dika yang hanya sebagai ibu rumah tangga. Penghasilan yang didapatkan yang hanya cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-hari sehingga kesulitan untuk biaya pengobatan. Ibu Dika juga tidak mempunyai jaminan kesehatan apapun sehingga semakin memberatan biaya pengobatan. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau sehingga bantuan pun diberikan untuk membantu biaya pengobatan dan kebutuhan lainnya. Semoga Ibu Dika segera diberikan kesehatan. Aamin.

Jumlah Bantuan : Rp. 550.800,-
Tanggal : 4 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Ibu Dika mengalami gejala Heperteroid


DJUMADI BIN WAGIYO (51, Hernia). Alamat : Dusun Klakah, RT 09/01, Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Bapak Djumadi sudah mengidap penyakit hernia selama lima tahun terakhir. Bapak Djumadi sudah pernah menjalankan operasi di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang dan setelah melakulan operasi beliau sudah menjadi lebih baik. Tetapi, pada dua tahun terakhir ini terjadi penyempitan saluran kencing dan baru sekarang memulai pemeriksaan kembali. Setelah dilakukannya pemeriksaan di rumah sakit, dokter menyampaikan bahwa Bapak Djumadi harus menjalankan operasi lagi. Keadaan Bapak Djumadi yang sekarang sudah lebih baik lagi setelah dilakukannya pemeriksaan dan pengobatan tetapi pada saat kencing masih terasa sakit dan kurang lancar. Saat ini beliau masih menunggu untuk menjalankan operasi lagi sesuai yang diusulkan dokter. Bapak Djumadi mencari nafkah dengan cara bertani sehingga hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bapak Djumadi tinggal dan dirawat oleh saudara-saudaranya. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan mereka, bantuan pun disampaikan untuk membantu biaya pengobatan selama pemeriksaan dirumah sakit dan untuk keperluan lainnya, selain itu Sedekah Rombongan memutuskan untuk mendampingi beliau selama masa pengobatan karena melihat kondisi bapak Djumadi dan keluarga. Semoga beliau segera mendapatakan operasi dan keadaannya semakin membaik. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Bapak Djumadi sudah mengidap penyakit hernia selama lima tahun terakhir


FARIDA BINTI SUYANTO (52, Kanker Payudara Kanan). Alamat : Jalan Bawean, RT 4/3, Desa Gedang Sewu, Kecamatan Pare, Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur. Awal sakit Ibu Farida ditandai dengan benjolan kecil di dada sebelah kanan, karena keadaan semakin mengkhawatirkan, beliau mendapat rujukan dari Rumah Sakit Pare tempat biasanya beliau berobat, untuk menuju Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang pada bulan Mei 2016. Sampai saat ini Ibu Farida sudah menjalani 8 kali kemoterapi. Kabarnya Ibu Farida sudah tidak kemoterapi lagi, dikarenakan kankernya sudah hilang. Ibu Farida bulan ini tetap menjalankan kontrol rutin dan konsultasi ke dokter. Ibu Farida memiliki 2 anak, putra dan putri yang sekarang duduk di bangku SMA. Sekarang Ibu Farida tinggal dengan anaknya yang putra bernama Nanda (34), sementara suami beliau telah meninggal sejak 1996. Pekerjaan Ibu Farida sebagai asisten rumah tangga yang gajinya tak seberapa banyak, menyulitkan beliau untuk memenuhi kebutuhan berobat terutama dalam biaya transportasi Kediri-Malang dan sebaliknya serta biaya tempat menginap sewaktu di Malang. Ibu Farida memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III untuk berobat. Bantuan kali ini disalurkan untuk biaya perbaikan keadaan umum, iuran BPJS dan transportasi Kediri-Malang. Setelah santunan sebelumnya masuk dalam nomor rombongan 993. Semoga kondisi Ibu Farida akan selalu tetap membaik dan tetap bisa beraktivitas seperti biasanya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 11 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Fatir @SiscaDwi

Bu Farida menderita kanker payudara kanan


JAMES VALENTINO SYAELENDRA (2, Kanker Kelenjar Getah Bening). Jalan Binor VII C/16, RT 1/14, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa timur. James yang kala itu lahir dengan kondisi badan yang sangat sehat. Pada awal umur yang ke 8 bulan, mulai ada benjolan di daerah sekitar atas mata. Keluarga pun akhirnya mengolesi benjolan tersebut dengan obat tradisional dan benjolan tersebut sudah mulai mengecil. Akan tetapi, pada umur 10 bulan tumbuh benjolan lagi di sekitar lengan dan kaki. Orang tua James yang khawatir akan kondisi pada putranya, lalu mulai diperiksakan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah menjalani pemeriksaan, dokter pun mendiagnosis kalau James mengalami kanker kelenjar getah bening. Setelah menjalani berbagai pemeriksaan, dokter pun akhirnya mulai menjadwalkan kemo terapi yang akan dilakukan untuk pegobatan. Diketahui adanya benjolan baru di kepala James. Pada bulan ini, James menjalani kemo terapi dan kontrol rutin. James merupakan anak kedua dari pasangan Bapak Yoseph (46) dan Ibu Anna (39). Bapak Yoseph yang merupakan tulang punggung keluarga, setiap harinya bekerja sebagai penjual koran. Pendapatan yang dimiliki Bapak Yoseph pun juga menentu setiap harinya, sedangkan anak pertama beliau masih duduk di bangku sekolah. Keluarga merasa terbantu akan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III yang dimiliki. Akan tetapi biaya kebutuhan sehari-hari saat berobat menjadi kendala yang berat bagi keluarga. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan James, sehingga bantuan dari Sedekaholics pun dapat diberikan kepada James. Bantuan yang diberikan telah dipergunakan untuk membeli pampers, susu, membeli kebutuhan saat masuk rumah sakit dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat di rombongan nomor 1104. Semoga pengobatan yang di akan dilakukan James diberi kelancaran dan dapat segera sehat kembali. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 727.200,-
Tanggal : 20 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

James mengalami kanker kelenjar getah bening


LAILATUL MUKAROMAH (1, Hydrocephalus) Alamat : Dusun Podokaton, RT 3/11, Desa Bayeman, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Lailatul adalah seorang anak yang dari sejak lahir didiagnosa mempunyai penyakit Hydrocephalus oleh dokter. Dari sejak lahir kelapa Lailatul lebih besar dari badannya sehingga rumah sakit melakukan pemeriksaan. Pengobatan yang dilakukan hanya obat jalan di RSUD Bangil setelah itu dirujuk ke Rumah Sakit Lavalatte Malang untuk mendapatkan pengobatan yang lebih intensif. Pada Bulan September 2017 dilakukannya operasi di Rumah Sakit Lavalette Malang. Bulan ini Lailatul menjalani Kontrol rutin selag VP Shunt dan hasilnya normal. Orangtua Lailatul, Bapak Mulyadi (25) mencari nafkah sebagai kuli bangunan dan Ibu Rohmania (21) yang hanya sebagai ibu rumah tangga. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lailatul memiliki jaminan kesehatan berupa BPJS Mandiri kelas III sehingga dapat meringankan biaya yang ditanggung. Kendala lain yang dirasakan kedua orangtua Lailatul yaitu biaya pengobatan, biaya transportasi dan tempat tinggal selama masa pengobatan di Malang. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga ini, pada bulan ini bantuan dialokasikan untuk membeli pampers, susu, obat-obatan, kebutuhan rawat luka, dan kebutuhan saat berada di rumah sakit. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1104. Semoga Lailatul lekas diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 539.000,-
Tanggal : 16 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Lailatul didiagnosa mempunyai penyakit Hydrocephalus


LUSIANI BINTI SIKAN (49, Kanker Serviks). Alamat : Jalan Darmawangsa, Dusun Gudangrejo, RT 3/25, Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Awal mula sakit Ibu Lusiani ini sering mengalami keputihan dan tiba-tiba pendarahan. Karena hal tersebut beliau langsung di periksakan ke puskesmas terdekat untuk mengetahui sakit yang di alami Ibu Lusiani. Setelah Ibu Lusiani diperiksa dan telah di diagnosis mengalami Kanker Serviks. Dokter pun menyarankan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Selang satu hari Ibu Lusiani di evakuasi ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut dan oleh Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember disarankan untuk di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk perawatan yang lebih intensif. Setelah menjalani kemo terapi, Ibu Lusiani saat ini dijadwalkan dokter untuk dilakukan sinar sebanyak 25 kali. Bulan ini Ibu Lusiani telah menjalani jadwal kontrol rutin ke poli kandungan dan cek laboratorium. Ibu Lusiani ini seorang janda yang tinggal di Polsek Rambipuji rumah bekas tahanan. Beliau memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari perangkat desa Rambipuji bahwa Ibu Lusiani memerlukan dampingan karena dari keluarga tidak mampu. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal yang di tinggali Ibu Lusiani untuk menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Lusiani. Santunan yang diberikan untuk biaya transportasi, membeli pampers, obat-obatan, underpat dan biaya saat masuk rumah sakit. Santunan pada bulan sebelumnya telah masuk di rombongan nomor 1108. Semoga pengobatan yang dijalani Ibu Lusiani diberikan kelancaran dan segera mendapatkan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 530.000,-
Tanggal : 16 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz @Oby_Bee @SiscaDwi

Ibu Lusiani mengalami Kanker Serviks


MAHDI BIN TUR (59, Kanker Kulit). Alamat : Dusun Wonosroyo Barat, RT 26/6, Desa Lombok Kulon, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Pada 2 tahun yang lalu, Bapak Mahdi yang kala itu bekerja mengalami kecelakaan kerja. Batu yang beliau hancurkan serpihannya mengenai tahi lalat di hidung beliau. Karena tidak dirasa parah, beliau hanya mengobatinya di Puskesmas terdekat. Setelah beberapa minggu, kejadian kecelakaan kerja itu terulang kembali dan mengakibatkan luka beliau semakin parah. Karena diketahui luka beliau semakin parah, beliau pun diberika surat rujukan ke Rumah Sakit Dr. H. Koesnadi. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter pun mendiagnosis beliau mengalami kanker kulit. Beliau pun akhirnya mendapatkan perawatan rawat luka pada hidung beliau. Setelah menjalani perawatan, Bapak Mahdi pun diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit. Akan tetapi setelah beberapa bulan, luka beliau semakin parah, Mengetahui akan hal tersebut, keluarga pun membawa beliau ke rumah sakit lagi dan beliau pun diberikan surat rujukan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Bulan ini Bapak Mahdi menjalani cek laboratorium, kontrol rutin dan konsultasi kepada dokter. Bapak Mahdi tinggal bersama istri beliau Ibu Suwarnik (54) yang setiap harinya sebagai ibu rumah tangga biasa. Pendapatan Bapak Mahdi sebagai buruh menghancurkan batu memiliki penghasilan yang sangat sedikit. Jaminan kesehatan berupa KIS yang dimiliki sangat membantu dalam biaya berobat. Akan tetapi beliau sangat terkendala akan biaya transportasi ke Malang dan kebutuhan hidup di Malang sangat tidak sedikit. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Mahdi. Bantuan pada bulan ini pun telah diberikan kepada untuk biaya transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang, membeli obat dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1104. Semoga Bapak Mahdi lekas diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 535.000,-
Tanggal : 16 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Lazuardi @SiscaDwi

Pak Mahdi mengalami kanker kulit


MARCELA NOR AMINDASARI (27, Dengue Fever Dgn Kehamilan 32 Mgg). Alamat : Jalan Gadang gang 21B No. 73, RT 3/4, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada tanggal 4 November 2017 Ibu Marcela merasa meriang dan badannya panas tinggi. Akhirnya Ibu Marcela dibawa ke Rumah Sakit Prasetya Husada untuk segera ditangani oleh dokter dan dokter memutuskan agar Ibu Marcela dirawat inap di rumah sakit. Kondisi Ibu Marcela saat ini masih lemas. Bapak Junaedi (36) adalah suami dari Ibu Marcela. Bapak Junaedi mencari nafkah dengan membuka usaha sablon dirumahnya dan dibantu oleh Ibu Marcela. Penghasilan Bapak Junaedi yang tidak tentu hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Marcela tidak mempunyai jaminan kesehatan sehingga Bapak Junaedi tidak mampu untuk membayar semua biaya pengobatan. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Marcela dan keluarga sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholic. Bantuan diberikaan untuk membayar biaya pengobatan selama di rumah sakit. Semoga Ibu Marcela segera diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 6 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Ibu Marcela menderita dengue fever dgn kehamilan 32 Mgg


MARELDA LINDUNG KLEYANTA (4, Benjolan di Dada). Alamat : Dusun Tundosoro, RT 006/003, Desa Tundo Soro, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Awalnya orangtua Marelda menemukan benjolan di dada Marelda tepatnya pada 4 tahun yang lalu. Setelah itu Marelda diperiksakan ke puskesmas terdekat dan dokter mendiagnosa bahwa tidak ada masalah yang serius. Tetapi, semakin lama benjolan yang ada di dada Marelda semakin membesar dan Marelda mengeluh kesakitan. Akhirnya orangtua Marelda membawanya ke puskesmas dan dirujuk ke RSUD Dr R Soedarsono Pasuruan, lalu dirujuk lagi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi terkini sekarang ini Marelda sering merasakan sakit pada benjolan yang berada di dadanya. Pada bulan ini Marelda menjalani pemeriksaan, kontrol, dan pengobatan di RSSA Malang. Marelda direncanakan untuk menjalankan operasi oleh dokter tepapi masih menunggu hasil dari pengobatan yang dilakukan sekarang. Orangtua Marelda yaitu, Bapak Muchamad (50) yang mencari nafkah sebagai tukang kayu dan Ibu Siti (40) yang hanya ibu rumah tangga biasa yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Marelda mempunyai jaminan kesehatan berupa BPJS kelas III yang banyak membantu biaya pengobatan Marelda selama di rumah sakit. Tetapi, Marelda dan keluarga masih kesulitan biaya transportasi ketika harus berobat ke Malang. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Marelda dan keluarga, bantuan pun diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung jaminan kesehatan dan biaya transportasi. Semoga Marelda segera sembuh dan dapat beraktifitas seperti anak-anak lainnya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 838.400,-
Tanggal : 16 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz @Oby_Bee @SiscaDwi

Marelda menderita benjolan di dada


MOHAMMAD HABIBI (7, Retinoblastoma). Alamat : Dusun Balung Kopi, RT 1/5, Desa Balung Kidul, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Pada Bulan Maret 2017, diketahui terdapat benjolan kecil pada kelopak mata kanan Habibi. Karena dirasa biasa dan tidak terasa sakit, benjolan tersebut dibiarkan saja. Seiring berjalannya waktu, benjolan yang awalnya kecil menjadi semakin membesar. Habibi pun segera dibawa untuk periksa ke rumah sakit. Dokter pun langsung mendiagnosis retinoblastoma atau kanker mata karena benjolan yang sudah membesar dan mengeluarkan darah. Habibi pun diberikan surat rujukan untuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pengobatan yang lebih lengkap. Oktober 2017 Habibi telah menjalankan kemo terapi ke 8 dan 9. Bulan ini Habibi melanjutkan jadwal kemo terapi yang ke 10. Ayah Habibi, Bapak Saiful Arifin (31) bekerja sebagai buruh tani hanya mampu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-harinya dengan upah yang diterima. Sedangkan ibu Habibi, Ibu Sunama (39) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Habibi sangat terbatu akan jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI dalam berobat. Akan tetapi, keluarga sangat terbeban akan biaya transportasi dan kebutuhan hidup saat menjalani pengobatan di Malang. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan telah dipertemukan dengan Habibi dan bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi, iuran BPJS, kebutuhan saat masuk rumah sakit, membeli susu dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1104. Semoga Habibi diberikan kelancaran dalam menjalani pengobatan dan diberi kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Habibi didiagnosis retinoblastoma atau kanker mata


MOHAMMAD ATHA FARIZ (1, superficial injury of head). Alamat : Dusun Jangkung, RT 27/09, Desa Dadapan, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Mohammad Atha fariz merupakan anak pertama dari pasangan Bapak Sonal (50) dan Ibu Atim (35). Sejak awal kelahirannya Faris sudah mempunyai luka dikepalanya. Mengetahui itu, orangtua Fariz memeriksakannya ke Puskesmas lalu dirujuk ke RSU Kepanjen dan dirujuk lagi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Pengobatan yang dilalukan yaitu rawat luka dan belum ada penanganan lebih lanjut. Orangtua Fariz, Bapak Sonal bekerja sebagai buruh tani dan Ibu Atim hanya seorang ibu rumah tangga biasa. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Fariz mempunyai fasilitas jaminan kesehatan berupa BPJS kelas III yang dapat membantu meringankan biaya pengobatan. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan berupa santunan lepas titipan dari sedekaholic pun diberikan untuk biaya pengobatan dan biaya transportasi. Semoga Fariz segera diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 17 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz @Oby_Bee @SiscaDwi

Atha menderita superficial injury of head


MOHAMMAD LINTANG DARMAWAN (10, Pelemahan Saraf Otak). Alamat : Perumahan Malang Anggun Sejahtera, RT 4/12, Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Mohammad Lintang Darmawan yang dipanggil Lintang oleh kedua orangtuanya adalah anak kedua dari dua bersaudara. Lintang didiagnosa oleh dokter mengidap penyakit pelemahan syaraf otak. Hal ini bermula pada saat Lintang masih berumur 8 bulan. Pada saat itu Lintang pernah jatuh dan sering mengalami kejang-kejang sampai sekarang. Orangtua Lintang sudah membawanya ke rumah sakit untuk dilakukan pengobatan tapi tidak ada hasil yang memuaskan dan bahkan dokter sudah bilang agar dipasrahkan kepada Allah SWT. Kondisi Lintang saat ini sangat lemah dan tidak bisa melakukan apa-apa. Orangtua Lintang yaitu, Agung (50) dan Yuliani (46) hanya bisa pasrah. Bapak Agung, tidak dapat bekerja mencari nafkah karena sakit struk dan sekarang ini dirawat oleh saudara. Ibu Yuliani yang bekerja mencari nafkah seorang diri sebagai pembantu rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan untuk merawat kedua anaknya. Lintang juga tidak mempunyai jaminan kesehatan sehingga hal itu menjadi beban keluarga, belum juga untuk biaya pengobatan Bapak Agung dan juga untuk membayar kontrakan rumah. Kurir Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan awalpun diberikan untuk meringankan beban keluarga dan untuk membeli kebutuhan lainnya. Semoga Bapak Agung dan Lintang segera diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 5 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Lintang didiagnosa oleh dokter mengidap penyakit pelemahan syaraf otak


ALMH. MUSRIPAH BINTI SLAMET KUDORI (60, Kanker Payudara Kiri). Alamat : Jalan Melati, RT 39/7, Kelurahan Doko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Sakit kanker payudara telah dirasa Ibu Musripah sejak tahun 2012, kemudian tangan bagian kiri mulai bengkak sejak 5 bulan yang lalu. Kondisi yang semakin buruk tersebut membuat beliau harus dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri dan telah dilakukan operasi. Namun beliau masih ada keluhan, pada bagian tangan sebelah kiri beliau mulai membengkak dan dirasa nyeri sewaktu-waktu sehingga menyulitkan beliau dalam berakivitas. Beliau di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk menjalani pengobatan dan kontrol. Ibu Musripah saat ini akan terus menjalani kontrol setiap satu bulan sekali untuk mengambil obat dari rumah sakit. Bulan ini Ibu Musripah melakukan kontrol rutin dan tiba-tiba saja keadaannya menurun drastis. Dokter sudah berupaya sebaik mungkin tapi Allah SWT berkehendak lain. Ibu Musripah menghembuskan nafas terakahirnya pada tanggal 17 November. Suaminya, Bapak Kasiani (59) merasa sangat kehilangan atas meninggalnya Ibu Musripah yang merupakan ibu dari dua orang anak ini. Namun semua ini adalah kehendak dari Allah SWT sehingga keluarga pun sudah mengikhlaskan kepergian Ibu Musripah. Ibu Musripah merupakan pasien dampingan Sedekah Rombongan yang sebelumnya tercatat dalam rombongan nomor 1056. Sedekah Rombongan bersilaturahim dan ikut berbelasungkawa, Bapak Kasiani dan keluarga mengucapkan terimakasih dan meminta maaf. Kurir sedekah Rombongan pun tak lupa memberikan santunan yang dipergunakan untuk kebutuhan setelah Ibu Musripah meninggal. Keluarga sekali lagi mengucapkan terimakasih semoga Sedekah Rombongan semakin banyak memberikan manfaat kepada semua orang yang membutuhkan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.306.600,-
Tanggal : 18 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Fatir @SiscaDwi

Bu Musripah menderita kanker payudara kiri


NAZWA NURAINI (2, Retinoblastoma). Alamat : Dusun Pomo, RT 6/15, Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Pada Bulan November 2016 mata sebelah kiri Nazwa mulai membengkak. Karena khawatir akan keadaan putrinya, kemudian Nazwa dibawa ke rumah sakit swasta di Jember. Setelah dilakukan beberapa pemeriksaan di rumah sakit, dokter menyarankan untuk operasi. Akan tetapi keluarga menolak dikarenakan biaya yang diperlukan untuk operasi sangatlah besar. Karena tidak adanya pengobatan selama menunggu pembuatan jaminan kesehatan akhirnya mata Nazwa bertambah bengkak dan Nazwa pun akhirnya dibawa ke Puskesmas Wuluhan. Dari puskesmas dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember dan dikarenakan keterbatasan alat, Nazwa pun dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Bulan Oktober, Nazwa masuk rumah sakit dan menjalankan masa pengobatan secara intensif. Bulan ini, Nazwa menjalankan kemoterapi yang ke 5. Ayah Nazwa, Bapak Nur Kholis (38) bekerja sebagai buruh tani hanya mampu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-harinya dengan upah yang diterima. Sedangkan ibu Nazwa, Ibu Nanik Muliya Ningsih (32) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Nazwa sangat terbantu akan jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III dalam berobat. Akan tetapi, keluarga sangat terbeban akan biaya transportasi dan kebutuhan hidup saat menjalani pengobatan di Malang. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan telah dipertemukan dengan Nazwa dan bantuan pun diberikan untuk biaya transportasi, iuran BPJS, kebutuhan saat masuk rumah sakit, membeli susu dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1104. Semoga Nazwa diberikan kelancaran dalam menjalani pengobatan dan diberi kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.153.800,-
Tanggal : 27 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Nazwa menderita retinoblastoma


RAFFA ADITYA PRATAMA (3, Hydrocephalus). Alamat : Jalan Sumber Urip, RT 19/10, Dusun Krajang, Desa Sumber Urip, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Sejak lahir ada benjolan di belakang kepala bagian atas. Kemudian periksa ke bidan lalu dirujuk ke Rumah Sakit Hartoyo Lumajang. Namun, dari rumah sakit Hartoyo dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang karena peralatan medis yang lebih lengkap. Saat periksa ke dokter syaraf perkiraan Hydrocephalus. Setelah di CT-SCAN ternyata hasilnya positif Hydrocephalus. Kepala mulai membesar saat Raffa menginjak umur 1 minggu. Makin hari makin dirasa kedua orangtuanya kalau kepala putranya semakin membesar. Namun, dari pihak rumah sakit belum ada penanganan khusus hanya timbang dan ukur tinggi badan saja. Setelah berumur 5 bulan Raffa baru mendapat penanganan dan menentukan jadwal operasi. Bulan ini Rafa menjalani kontrol rutin dan konsultasi perawatan luka bekas operasi yang bernanah. Rofik (39), ayah Raffa bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan yang rendah tiap harinya. Penghasilan tersebut hanya cukup untuk makan dan kebutuhan sehari-hari saja. Sumsila, istri beliau hanya menjadi ibu rumah tangga biasa. Raffa memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III, akan tetapi kendala yang dihadapi keluarga ini adalah tidak mempunyai dana untuk pengobatan dan tempat menginap. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga ini, pada bulan ini bantuan dialokasikan untuk membeli pampers, susu, obat-obatan, kebutuhan rawat luka dan biaya iuran BPJS. Pada bulan kemarin bantuan untuk Raffa tercatat dalam nomor rombongan 1104. Semoga pengobatan yang dijalani Raffa diberikan kelancaran dan lekas diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 582.200,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Raffa menderita hydrocephalus


RAHAYU NAWANGSIH (44, Hipertensi+Struk+Pembengkakan Jantung+Peradangan Tulang). Alamat : Jalan Werkudoro, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Ibu Rahayu sudah merasakan gejala hipertensi sejak bulan Mei 2017. Ibu Rahayu memeriksakannya ke dokter dan memang mengidap hipertensi dan dokter juga menjelaskan bahwa ada pembengkakan pada jantungnya. Selama ini pengobatan selalu dilakukan dan sekarang setiap tiga bulan sekali Ibu Rahayu harus kontrol rutin untuk jantung dan peradangan tulang. Suami Ibu Rahayu yaitu Bapak Rifai (48) mencari nafkah sebagai buruh harian lepas sedangkan Ibu Rahayu hanya sebagai ibu rumah tangga sehingga penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu Rahayu memiliki jaminan kesehatan BPJS kelas 2 sehingga dapat meringankan biaya pengobatan dan biaya iuran per bulannya ditanggung oleh saudara Ibu Rahayu. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesulitan yang dialami, bantuan diberikan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung oleh BPJS dan juga untuk kebutuhan lainnya. Semoga Ibu Rahayu segera diberikan kesembuhan dan kesehatan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 11 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Bu Rahayu menderita hipertensi+stroke+pembengkakan jantung+peradangan tulang


REZA TRI ANDIKA (17, Uretral Stricture). Alamat : RT 22/04, Desa Banjarejo, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Uretral Stricture atau yang biasa dikenal dengan kesulitan untuk buang air kecil ini dimulai sejak empat tahun lalu Reza bermain sepeda bersama teman-temannya, ia terjatuh dari sepeda dan saluran kencingnya terbentur sadel sepeda yang menyebabkan Reza tidak dapat buang air kecil. Keluarga pun membawanya ke Puskesmas untuk bisa segera ditangani, lalu dirujuk ke RSUD Sayidiman Magetan. Karena peralatan medis yang kurang lengkap Reza dirujuk ke RS Dr. Mowardi Solo untuk mendapat penanganan. Operasi telah dilakukan, namun ternyata Reza belum bisa buang air kecil melalui saluran kencing. Dokter menyarankan Reza melanjutkan pengobatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk penanganan lebih lanjut. Reza telah melakukan operasi yang pertama dan kondisinya pun sudah bagus. Pada Bulan Oktober Reza melakukan operasi penutupan luka pasca operasi yang pertama. Bulan ini Reza menjalankan kontrol rutin dan melakukan perawatan luka bekas operasi. Orangtua Reza yaitu, Bapak Paiman (50) dan Ibu Panirah (48) yang bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan tidak menentu merasa sudah tidak sanggup membiayai pengobatan Reza, inilah kendala bagi keluarga ini. Sampai akhirnya Sedekah Rombongan mendengar kabar tentang Reza. Bulan November ini bantuan disalurkan untuk biaya pengobatan, uang saku dan transportasi. Bantuan sebelumnya tercatat di nomor rombongan 1104. Semoga pengobatan yang dilakukan Reza akan terus mendapatkan hasil yang baik. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 520.300,-
Tanggal : 9 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz @CandyAryo @SiscaDwi

Reza menderita uretral stricture


SAHWANI BINTI ASJONO (47, Kanker Serviks). Alamat: Dusun Kalipaten, RT 12/4, Desa Kalitapen, Kecamatan Tapen, Kota Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Ibu Sahwani mulai menderita kanker serviks atau kanker pada leher rahim sejak April 2016. Penyakit ini pun memerlukan tindakan cepat sehingga beliau dan keluarga memutuskan untuk melakukan operasi. Operasi berjalan lancar dan berhasil di Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso. Pasca operasi, keadaan kesehatan bu Sahwani membaik, dan pihak dokter menyarankan agar Ibu Sahwani dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang agar mendapatkan penanganan dan perawatan yang lebih optimal. Setelah operasi, Ibu Sahwani perlu melakukan kemo terapi di RSSA Malang. Setelah menjalani sinar Ibu Sahwani akan menjalani jadwal papsmer. Bulan ini Ibu Sahwani menjalankan papsmer yang ke 3. Jauhnya jarak dari Bondowoso ke Malang tentu menyulitkan keadaan ekonomi bu Sahwani sekeluarga untuk mencari transportasi, belum lagi biaya obat-obatan dan penginapan untuk keluarga beliau. Apalagi pekerjaan suami beliau, Misnawi (43) sebagai kuli bangunan dengan penghasilan tak tentu. Ibu Sahwani memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau, sehingga bisa membantu mengurangi beban keluarga bu Sahwani. Untuk bulan ini bantuan yang diberikan Sedekah Rombongan digunakan beliau untuk biaya transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang, iuran BPJS dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1104. Semoga pengobatan yang dijalani Ibu Sahwani lancar dan diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Ibu Sahwani menderita kanker serviks


SARUPA BINTI SALIMUN (48, Cytoma Ovari). Alamat : Dusun Sembung, RT 02/03, Desa Janjang Wulung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Ibu Sarupa adalah seorang petani disebuah desa di Pasuruan. Ibu Sarupa mulai merasakan adanya benjolan di perut pada Bulan Februari 2016. Ibu Sarupa tidak memeriksakan ke dokter karena menganggapnya bukan penyakit yang serius. Pada Bulan Mei, kondisi perut Ibu Sarupa mulai membesar dan sekarang ini beliau hanya berdiam diri di kamar. Awal pengobatan dilakukan di puskesmas Jambu Wulung dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil dan terakhir dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Bulan ini Ibu Sarupa menjalankan kontrol dan pengobatan rutin di RSSA Malang. Suami Ibu Sarupa, Bapak Kamit (52) dan ibunya, Ibu Jumani (80) mengungkapkan kesedihannya saat dijenguk oleh kurir Sedekah Rombongan. Saat ini Ibu Sarupa melakukan pengobatan dengan fasilitas dari Kartu Indonesia Sehat (KIS) tetapi ada beberapa obat atau fasilitas yang tidak ditanggung oleh KIS. Bapak Kamit dan Ibu Jumani mencari nafkah dengan bertani sehingga hanya cukup untuk biaya sehari-hari. Keadaan seperti ini menyulitan mereka untuk menanggung biaya rumah sakit. Sedekah Rombongan ikut merasakaan kesulitan mereka sehingga bantuan disampaikan untuk membantu uang saku saat masuk rumah sakit dan biaya pengobatan. Sedekah Rombongan juga memutuskan untuk mendampingi beliau selama menjalankan pengobatan di RSSA Malang. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1104. Semoga Ibu Sarupa cepat diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 9 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz @Tica_Fajaria @SiscaDwi

Bu Sarupa menderita cytoma ovari


SUMIRA BINTI SAMSUDIN (48, Kanker Payudara Kanan). Alamat : Dusun Banjarsari I, RT 2/7, Desa Bakalan, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Sekitar 8 bulan yang lalu, tepatnya pada Bulan Desember 2016 mulai tumbuh benjolan kecil di payudara sebelah kanan. Karena tidak dirasa sakit, Ibu Sumira pun membiarkan benjolan tersebut. Seiring dengan berjalannya waktu, benjolan tersebut semakin membesar dan mulai terasa nyeri. Tepat pada tanggal 20 Juli kemarin kondisi beliau tiba-tiba menurun, keluarga akhirnya membawa beliau ke Rumah Sakit Tentara Soepraon Malang. Setalah dilakukan beberapa pemeriksaan, dari hasil yang didapat dokter pun mendiagnosis terdapat sel kanker pada payudara kanan beliau. Sebelum berobat kembali, beliau sering merasakan nyeri pada payudara dan membuat keadaan beliau semakin melemah. Ibu Sumirah yang telah dipertemukan dengan Sedekah Rombongan dan telah menjadi dampingan Sedekah Rombongan Malang. Setelah menjalani operasi Ibu Sumira di rujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk kontrol pasca operasi. Pada Bulan Oktober Ibu Sumira sudah menjalani cek laboratorium, operasi pengangkatan payudara, kontrol, rawat luka bekas operasi, dan dilanjutkan kemo terapi yang ke 4 pada akhir bulan. Pada bulan November Ibu Sumira menjalani kemoterapi yang ke 5. Ibu Sumirah tinggal suami beliau Imam Syafi’I (48) yang bekerja sebagai buruh bangunan dan kedua anak beliau yang masih bersekolah. Bapak Imam yang merupakan tulang punggung keluarga sangat terbebani akan biaya yang harus dikeluarkan saat berobat. Ibu Sumirah yang tidak memiliki jaminan kesehatan apa pun harus menghentikan pengobatan yang dijalani. Alhamdulillah, Ibu Sumirah dipertemukan dengan Sedekah Rombongan. Sehingga bantuan yang telah dititipkan Sedekaholics dapat diberikan kepada beliau untuk biaya berobat ke rumah sakit, transportasi, kebutuhan saat masuk rumah sakit, susu, pembuatan BPJS dan perbaikan keadaan umum. Bantuan untuk Ibu Sumira sebelumnya telah tercatat di rombongan nomor 1065. Semoga dengan adanya bantuan yang diberikan dapat membuat Ibu Sumira tetap semangat untuk berikhtiar mencari kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 522.200,-
Tanggal : 16 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz @Oby_Bee @SiscaDwi

Bu Sumira didiagnosis terdapat sel kanker pada payudara kanan


SUMIYATI BINTI SAIMON (53, Kanker Serviks). Alamat : Dusun Cindogo, RT 18/7, Desa Cindogo, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Mulai Bulan Juli 2016 Ibu Sumiyati sering mengalami pendarahan secara terus menerus dan kemudian pada bulan September diperiksakan ke Puskesmas Tapen kemudian dirujuk ke RS Koesnadi Bondowoso. Setelah mendapatkan surat rujukan, Ibu Sumiyati pun menjalani pemeriksaan di RS Koesnadi. Dokter pun akhirnya mendiagnosis pada dinding rahim Ibu Sumiyati terdapat sel kanker atau yang lebih sering disebut kanker serviks. Dari Rumah Sakit Koesnadi Bondowoso Ibu Sumiyati mendapatkan surat rujukan untuk melanjutkan proses pengobatan ke RS Saiful Anwar (RSSA) Malang. Bulan November Ibu Sumiyati menjalani papsmer dan akan kontrol rutin. Bapak Mochni (58) adalah suami beliau yang bekerja sebagai security pada malam hari dan pendapatan yang di dapat hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja. Ibu Sumiyati terasa terbantu akan adanya jaminan kesehatan berupa KIS yang dimiliki, akan tetapi kebutuhan untuk transportasi, kebutuhan obat-obatan dan biaya hidup di Malang selalu menjadi beban beliau. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Sumiyati, sehingga dapat meringankan beban yang beliau tanggung. Bantuan yang telah diberikan telah dipergunakan untuk biaya perbaikan keadaan umum, iuran BPJS dan transportasi pulang pergi Bondowoso-Malang. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada nomor rombongan 1104. Semoga Ibu Sumiyati dapat segera diberikan kesembuhan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Oktober 2017
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Bu Sumiyati menderita kanker serviks


TALITA RANA HAFIZAH (1, Batuk Pilek Kondisi Lemas + Odha). Alamat : Dusun Rujak Sente , RT 2/3, Desa Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Talita Rana Hafizah dari satu minggu yang lalu kondisi tubuhnya lemas dan batuk pilek. Talita segera dibawa ke bidan tetapi kondisinya tetap saja tidak membaik. Akhirnya Talita dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil. Setelah diperiksa dokter, Talita disarankan untuk rawat inap di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Kondisi Talita sekarang pun masih lemas dan batuk pilek. Orangtua Talita yaitu, Jumedi dan Rina sudah meninggal dunia dan sekarang Talita dirawat oleh nenekya. Nenek Talita mencari nafkah dengan berjualan kopi di sekitar rumahnya. Talita mempunyai jaminan kesehatan KIS. Biaya hidup Talita selama ini ditanggung oleh nenek Talita dan juga dibantu oleh saudara Talita yang lainnya. Sedekah Rombongan ikut merasakan kesedihan yang dialami keluarga Talita, bantuan diberikan untuk biaya pengobatan di rumah sakit yang tidak ditanggung jaminan kesehatan KIS dan untuk kebutuhan Talita yang lainnya seperti susu dan pempes. Semoga Talita segera diberikan kesembuhan agar dapat beraktifitas kembali seperti anak-anak lainnya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 6 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Aang @SiscaDwi

Talita menderita batuk pilek kondisi lemas + Odha

ALMH. SUTIPAH BUDIARTI (58, Kanker Payudara Kiri). Jalan Selorejo No. 23 C, RT 4/8, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2003 terdapat benjolan kecil di payudara sebelah kiri Ibu Sutipah yang saat di sentuh beliau terasa sakit. Selama 4 tahun beliau hanya berobat secara alternative di daerah sekitar rumah dan meminum obat-obatan herbal. Akan tetapi tidak mendapatkan perubahan apa pun dan akhirnya pada tahun 2007 beliau mulai pergi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk berobat. Setelah didiagnosis dokter jika sakit kanker payudara, Ibu Sutipah dengan intensif menjalani proses berobat dan telah menjalani kemo terapi di RSSA sebanyak 6 kali. Kemudian pengobatan beliau dilanjutkan dengan mengkonsumsi obat yang diberikan pihak RSSA. Akan tetapi pada tahun 2016 Ibu Sutipah merasakan sakit lagi pada payudara kiri beliau dan akhirnya dilakukan kemo terapi lagi. Setelah menjalani kemo terapi yang ke 3, di lakukan operasi pengangkatan payudara dan setelah itu dilakukan kemo terapi lagi sebanyak 3 kali. Untuk saat ini, kondisi beliau semakin menurun pasca penyedotan cairan pada paru-paru beliau dan Ibu Sutipah disarankan untuk istirahat dan mengkonsumsi obat yang telah diberikan. Pihak rumah sakit memberi pertolongan dengan maksimal mungkin tetapi Allah SWT berkehendak lain. Ibu Sutipah menghembuskan nafas terakhirnya. Suami beliau, Bapak Selamat (55) dan keluarga merasa sangat kehilangan atas meninggalnya Ibu Sutipah. Namun semua itu adalah kehendak Allah sehingga Bapak Selamat dan keluarga pun sudah mengikhlaskan kepergiannya. Sedekah Rombongan bersilaturahim dan ikut berbelasungkawa, Bapak Selamat dan keluarga mengucapkan terimakasih kepada Sedekah Rombongan dan tak lupa Kurir Sedekah Rombongan memberikan santunan dari para Sedekahholics yang dipergunakan untuk kebutuhan setelah Ibu Sutipah meninggal. Bantuan sebelumnya telah tercatat dalam nomor rombongan 1030. Semoga Sedekah Rombongan semakin banyak memberikan manfaat kepada semua orang yang membutuhkan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 8 November 2017/
Kurir : @FaizFaeruz Nuryati @SiscaDwi

Bu Sutipah menderita ca mamae


TEMON BINTI SAWAL (70, Kanker Servik). Alamat : Dusun Lebak Sari, RT 45/20, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Sekitar satu bulan yg lalu, Ibu Temon mulai merasakan nyeri secara terus menerus pada bagian alat vital beliau. Karena hanya dianggap nyeri biasa saja, beliau pun akhirnya menghiraukan nyeri yang dirasakan. Karena tidak mendapatkan pemeriksaan medis dan pengobatan apa-apa. Seiring berjalannya hari kondisi Ibu Temon menjadi lemas dan hanya bisa berbaring saja di tempat tidur. Karena kondisi beliau yag semakin parah, akhirnya beliau dibawa ke RS Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan pengobatan yang intensif. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter pun menyimpulkan dari hasil pemeriksaan yang dijalani bahwa Ibu Temon mengalami Kanker Servik atau kanker yang ada pada dinding rahim. Bulan Oktober Ibu Temon menjalani kemo yang ke 7 dan juga kontrol rutin. Bulan ini Ibu Temon menjalankan cek laboratorium, kemoterapi yang ke 8 dan 9. Bapak Lasimun (67) yang bekerja sebagai buruh tani di desanya. Terkadang Ibu Temon juga bekerja sebagai buruh tani untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Karena penghasilan yang di dapat sangat sedikit, sehingga mengurungkan niat beliau untuk pergi berobat. Ibu Temon yang memiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Kelas III PBI sangat membantu beliau. Akan tetapi untuk biaya hidup saat di rumah sakit dan transportasi menjadi kendalanya. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Temon dan dapat membantu dalam pendampingan selama berobat. Bantuan yang telah diberikan kepada Ibu Temon dipergunakan untuk kebutuhan saat masuk rumah sakit, susu, pampers, transportasi dan perbaikan keadaan umum. Bantuan sebelumnya telah tercatat di rombongan nomor 1104. Semoga bantuan yang telah diberikan dapat menjadikan jalan kesembuhan untuk Ibu Temon. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Ibu Temon mengalami Kanker Servik


ZAHIRA BILQIS SALSA BILA (4, Retinoblastoma). Alamat : Jalan Koptu Berlian, RT 04/07, Desa Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Sejak dari lahir mata sebelah kiri Zahira sudah membengkak. Setelah empat tahun berlalu Zahira mengeluh kesakitan pada mata sebelah kirinya lalu diperiksakan ke RSUD Dr Soebandi Jember, tapi pengobatan ini tidak dilanjutkan karena keterbatasan biaya. Setelah tiga bulan berlalu, pembengkakan semakin membesar dan terdapat luka di bagian mata sebelah kirinya. Orangtua Zahira membawanya lagi ke RSUD Dr Soebandi Jember karena keterbatasan alat yang dipunyai akhirnya Zahira dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kondisi terakhir Zahira sebelum dialakukan pengobatan di RSSA Malang bola mata sebelah kiri terlihat putih dan kelopak matanya membengkak. Bulan ini Zahira menjalankan perawatan intensif di rumah sakit, kontrol, dan kemoterapi yang ke 4. Orangtua Zahira yaitu, Bapak Maryadi (41) mencari nafkah sebagai buruh tani sedangkan Ibu Marlik (29) hanya sebagai ibu rumah tangga biasa yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Zahira mempunyai jaminan kesehatan BPJS kelas III tetapi kendaala yang dihadapi keluarga Zahira yaitu biya transportasi Jember-Malng, biaya hidup selama di Malang dan juga tempat tinggal selama masa pengobatan di Malang. Alhamdulilah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga Zahira, bantuan pun diberikan untuk membeli susu, pampes, obat-obatan, dan biaya pengobatan lainnya yang tidak ditanggung BPJS. Bantuan sebelumnya telah tercatat di nomor rombongan 1102. Semoga Zahira segera diberikan kesehatan agar bisa beraktifitas seperti anak-anak lainnya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.084.300,-
Tanggal : 27 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Rofik @SiscaDwi

Zahira menderita retinoblastoma


MTSR MALANG (AB 9044 WK, Biaya Operasional Bulan November 2017). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) adalah mobil yang dikendarai oleh Kurir Sedekah Rombongan untuk beraktivitas seperti mengantar / menjemput pasien dampingan Sedekah Rombongan Malang, mensurvei pasien yang akan dijadikan pasien dampingan dan bahkan menyampaikan santunan titipan yang diberikan dari Sedekaholics. Dengan nomor hotline 0818-0808-8001 yang tertera di badan mobil ambulance MTSR ini diharapkan masyarakat yang membutuhkan dapat langsung menghubungi MTSR ini. Pada bulan ini pengeluaran yang dialokasikan untuk kebutuhan operasional MTSR Malang ialah untuk membeli pulsa, bahan bakar, biaya untuk parkir kendaraan, cuci ambulan dan biaya servis rutin setiap bulannya. Bantuan bulan sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1104. Semoga MTSR semakin bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan menjadi ladang amal bagi para Sedekaholics. Amiiinn

Jumlah Bantuan : Rp. 1.930.500,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Andy Rinda @SiscaDwi

Biaya Operasional Bulan November 2017


MTSR MALANG (N 1208 CJ, Biaya Operasional Bulan November 2017). Sedekah Rombongan bergerak untuk menolong para dhuafa yang sakit dalam hal pengobatan, perawatan dan pendampingan pasien. Mobilitas kurir yang biasa disebut dengan “move” pun cepat dan padat sekali. Kebutuhan antar pasien tak jarang juga berbeda-beda, beda rumah sakitnya, beda tempat tinggalnya dan perbedaan tujuan tempat yang lain. Saat ini, pasien Sedekah Rombongan Malang memiliki 50 pasien dampingan dari berbagai wilayah Malang dan dengan berbagai macam latar belakang. Padatnya agenda mobilitas ambulan Sedekah Rombongan atau biasa yang kami sebut dengan Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) membuat Malang membutuhkan MTSR tambahan untuk pengantaran dan penjemputan yang lebih cepat. Sehingga Sedekah Rombongan Malang pada bulan Mei tahun 2016 kemarin meluncurkan program “PATUNGAN AMBULAN” untuk mewujudkan mimpi kami bisa bergerak lebih efektif dengan adanya 2 MTSR di Malang. Untuk mendukung performa mobil agar tetap dalam kondisi baik, maka bulan ini keperluan MTSR yang diperlukan antara lain untuk membeli pulsa, bahan bakar, biaya untuk parkir kendaraan, konsumsi kurir saat move ke luar kota dan service rutin setiap bulannya. Laporan keuangan MTSR pada bulan sebelumnya telah masuk di nomor rombongan 1104. Semoga Allah membalas setiap kebaikan dan ibadah yang kita lakukan dengan sebaik-baiknya pembalasan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.060.200,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir : @FaizFaeruz Andy Rinda @SiscaDwi

Biaya Operasional Bulan November 2017


MTSR MALANG (L 1533 MF, Operasional November 2017). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) bergerak untuk menolong para dhuafa yang sakit dalam hal pengobatan, perawatan dan pendampingan pasien. Mobil luxio hitam yang dimiliki Sedekah Rombongan Malang ini telah hilir mudik mengantar jemput pasien dari rumah ke rumah sakit, mensurvey sasaran, menyampaikan santunan di area Malang, tak jarang digunakan untuk estafet pasien ke kota lainnya. Perawatan serta kebersihan terus dilakukan oleh para kurir agar tetap bisa memberikan kenyamanan saat digunakan. Dengan adanya MTSR baru ini diharapkan lebih bisa membantu masyarakat dan pasien dampingan Sedekah Rombongan Malang yang berada di Kota Kediri, Blitar dan Tulungagung. Pada bulan ini pengeluaran yang dialokasikan untuk kebutuhan operasional MTSR Malang ialah untuk membeli bahan bakar, biaya untuk parkir kendaraan dan biaya servis rutin setiap bulannya. Bantuan untuk MTSR sebelumnya masuk rombongan nomor 1104. Semoga para Sedekaholics diberikan kelancaran untuk segala urusan yang dijalani. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.978.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir: @FaizFaeruz @KatinoRianto Fatir @SiscaDwi

Biaya Operasional Bulan November 2017


RSSR MALANG (Sembako Pasien RSSR Bulan November 2017). Alamat : Jalan Emas, No 15B, RT 2/20, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) yang berada di Jalan Emas ini merupakan saksi perjalanan para pasien berjuang melawan penyakit yang diderita. Bersama para kurir Sedekah Rombongan pasien disini bersama-sama berjuang untuk sembuh dan sehat seperti sedia kala. Agar para pasien nyaman, tenang, dan tidak stress tinggal di rumah singgah maka para Kurir Sedekah Rombongan senantiasa menghibur, memberikan kenyaman dan fasilitas supaya pasien lebih bersemangat untuk sembuh. Untuk itu Kurir Sedekah Rombongan menyediakan kebutuhan-kebutuhan pasien yang diperlukan di RSSR, seperti menyediakan makanan yang bergizi bagi pasien, obat dan peralatan medis yang sekiranya sering dibutuhkan oleh para pasien. Jumlah bantuan yang tertera di bawah ini digunakan untuk membeli bahan pokok dan sekunder seperti lauk pauk, sayur-sayuran, telur, buah-buahan, kebutuhan bumbu dapur, air minum, gula, kopi, teh, susu peptamen dan bahan bakar memasak. Bantuan dari Sedekaholics sangat membantu kinerja Kurir Sedekah Rombongan dalam memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik untuk pengobatan mereka. Bantuan untuk RSSR sebelumnya tercatat dalam nomor rombongan 1104. Semoga para pasien semakin terbantu dan lekas sembuh dengan adanya bantuan dari Sedekaholics dan semoga sedekah yang telah diberikan dapat menjadi ladang amal di akhirat kelak dan dikembalikan berlipat ganda oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 4.422.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir: @FaizFaeruz Rinda @SiscaDwi

Biaya sembako pasien RSSR Bulan November 2017

REKAPITULASI BANTUAN

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 50,922,400,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 1113 ROMBONGAN

Rp. 59,784,945,507,-

No Nama Jumlah Bantuan
1 PONDOK PESANTREN AL-ANWAR 5,000,000
2 RIZKI BIN ABD HALIM 515,000
3 KETUT BIN WAYAN 755,000
4 EMA BINTI MUKSIN 1,000,000
5 PURWADI BIN SLAMET 858,500
6 AMI MISNAYA 500,000
7 ASMONOWATI 500,000
8 AHMAT AZIKUR ROHMAN 850,000
9 ROFIAH BINTI YAYAN 544,500
10 LAILI WAHYUNI 761,800
11 HARI SETIO WIBOWO 1,000,000
12 HELMIATUS SOLEKAH 500,000
13 AHMAD NUR ANDIKA 500,000
14 WIDIA KAMELINA PUTRI 563,000
15 MARSYAH AMANDA PUTRI 549,000
16 ARBUWA BINTI AJIB 1,200,000
17 ABDUL ROKIN 1,000,000
18 AHMAD MAULANA 1,045,100
19 ASISEH BINTI SUTIY 500,000
20 BASHORI BIN KHONARI 500,000
21 BUDI HARTONO 500,000
22 DIKA LINANDA PUTRI 550,800
23 DJUMADI BIN WAGIYO 500,000
24 FARIDA BINTI SUYANTO 500,000
25 JAMES VALENTINO SYAELENDRA 727,200
26 LAILATUL MUKAROMAH 539,000
27 LUSIANI BINTI SIKAN 530,000
28 MAHDI BIN TUR 535,000
29 MARCELA NOR AMINDASARI 2,000,000
30 MARELDA LINDUNG KLEYANTA 838,400
31 MOHAMMAD HABIBI 500,000
32 MOHAMMAD ATHA FARIZ 500,000
33 MOHAMMAD LINTANG DARMAWAN 500,000
34 ALMH. MUSRIPAH BINTI SLAMET KUDORI 1,306,600
35 NAZWA NURAINI 1,153,800
36 RAFFA ADITYA PRATAMA 582,200
37 RAHAYU NAWANGSIH 500,000
38 REZA TRI ANDIKA 520,300
39 SAHWANI BINTI ASJONO 500,000
40 SARUPA BINTI SALIMUN 500,000
41 SUMIRA BINTI SAMSUDIN 522,200
42 SUMIYATI BINTI SAIMON 500,000
43 ALMH. SUTIPAH BUDIARTI 500,000
44 TALITA RANA HAFIZAH 1,000,000
45 TEMON BINTI SAWAL 500,000
46 ZAHIRA BILQIS SALSA BILA 1,084,300
47 MTSR MALANG 1,930,500
48 MTSR MALANG 5,060,200
49 MTSR MALANG 2,978,000
50 RSSR MALANG 4,422,000
Total 50,922,400