Rombongan 1109

Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan siang hari secara sembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapatkan pahala di sisi Rabb mereka.
Posted by on February 12, 2018

BAHTIAR BIN RASYID (8, Bantuan Biaya Hidup). Alamat : RT 2/1, Desa Sigaluh, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Bahtiar, begitu ia biasa dipanggil, adalah seorang anak yatim. Ayahnya, Rasyid meninggal setahun yang lalu. Sejak saat itu, ia tinggal bersama ibunya, Sakiyah (50) di rumahnya yang sederhana. Ibu Sakiyah sampai saat ini belum bekerja. Sehari-hari beliau mengurus rumah tangga. Saat ini Bahtiar bersekolah di SDN Sigaluh kelas 1. Bahtiar meiliki jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Non PBI kelas III yang dapat membantu jika ia sakit. Keluarganya sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan biaya sekolahnya. Neneknya susah 2 pekan ini sakit dan tidak sadarkan diri. Untuk memenuhi kebutuhannya tersebut, mereka hanya dapat mengandalkan bantuan dari sanak saudaranya yang bersimpati dan dapat membantu. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bahtiar dan keluarganya sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholics untuk membantu biaya sekolahnya dan kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya. Semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi Bahtiar dan keluarganya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 24 Januari 2018
Kurir : @ddeean @santoprihatmoko @paulsyifa

Bantuan tunai


AFIF FAILANI (16, Leukemia). Alamat : RT 3/1, Desa Sindang, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Gejala sakit yang dialami Afif adalah badannya yang terasa lemas setelah beraktivitas, terutama setelah berjalan. Setelah diperiksakan ke rumah sakit, dokter mendiagnosis Afif menderita leukemia atau kanker darah. Hal tersebut membuat wajah dan badannya terlihat pucat dan lemas. Sayang, susah lama ia tidak melanjutkan pengobatannya karena terkendala masalah ekonomi. Kini tubuhnya masih terasa lemas, terutama setelah berjalan meskipun hanya berjalan sebentar. Afif adalah anak dari pasangan Bapak Mistono (47) dan Ibu Kasmini (42). Bapak Mistono bekerja sebagai penderes nira yang penghasilannya tidak seberapa. Sedangkan Ibu Kasmini adalah seorang ibu rumah tangga. Penghasilan keluarga yang kecil sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Biaya pengobatan Afif dibantu jaminan kesehatan berupa Jamkesda. Namun, proses pengobatannya terkendala biaya transportasi dari rumahnya ke rumah sakit. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Afif dan keluarganya sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya kebutuhan hidup sehari-hari. Semoga Afif dapat menjalani pengobatannya kembali.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 24 Januari 2018
Kurir : @ddeean Rahayu @paulsyifa

Afif menderita leukemia


HESTIANINGSIH BINTI HASANUDIN (14, Lumpuh Layu + Badan Mengecil + Rabun). Alamat : RT 2/3, Desa Kecila, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Saat usia 4 bulan, Hesti mengalami demam tinggi dan kejang-kejang. Orang tanya segera membawa Hesti ke puskesmas terdekat. Namun tidak ada perubahan yang berarti. Ia pun dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas, namun tetap tidak ada perubahan. Lambat laun, kondisi badannya semakin mengecil dan menyebabkannya tidak dapat berjalan bahkan duduk pun sulit (lumpuh layu). Ia juga mengalami kesulitan bicara. Setelah diperiksakan kembali di RSUD Banyumas, Hesti di diagnosis menderita keterlambatan perkembangan syaraf, epilepsi, dan lumpuh layu. Dokter menyarankan agar ia menjalani terapi pengobatannya alternatif setiap dua pekan sekali. Naas, dua bulan yang lalu, mata kanannya terkena lidi yang menyebabkan ia mengalami rabun pada mata kanannya. Kini ia hanya bisa terbaring di tempat tidur. Ayahnya, Hasanudin (46) bekerja sebagai karyawan swasta, sedangkan ibunya, Karniyati (40) adalah seorang ibu rumah tangga. Biaya pengobatannya dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun, pengobatannya terkendala biaya transportasi dan akomodasi selama di rumah sakit dan biaya kehidupan sehari-hari. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Hesti sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya transportasi ke rumah sakit dan biaya kehidupan sehari-hari. Semoga Hesti segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 24 Januari 2018
Kurir : @ddeean Lasminah @paulsyifa

Hesti di diagnosis menderita keterlambatan perkembangan syaraf, epilepsi, dan lumpuh layu


SUTARYO BIN MADISWAN (48, Lumpuh + Luka Baring). Alamat : RT 2/3, Desa Pengalusan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Pada bulan September 2016, Bapak Sutaryo jatuh dari pohon kelapa. Beliau dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Purbalingga, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Margono Purwokerto dan dirawat selama 18 hari dengan kondisi kaki tidak bisa digerakkan (lumpuh). 2 bulan kemudian, beliau dibawa ke RS Nirmala dan dirujuk ke RS Siaga Medika Banyumas untuk menjalani operasi pemasangan pen. Sejak jatuh sakit terdapat luka dibagian punggung kemudian dioperasi dan sembuh. Namun di bagian paha kanan dan kiri luka tambah dalam dan meluas (luka baring). Sejak bulan Februari ada perawat yang dikirim dari RS Siaga Medika untuk merawat lukanya. Namun karena masalah ekonomi, akhirnya lukanya dirawat sendiri oleh istri beliau, Siswati (39). Sekitar bulan November lalu, beliau dirujuk ke RS Margono karena tulang pahanya keluar dan dirawat selama 2 pekan. Namun pihak rumah sakit sudah tidak bisa menangani dengan operasi karena kondisi tidak memungkinkan, beliau pun diminta pulang dan akhirnya dirawat sendiri oleh istri. Sejak sakit, Bapak Sutaryo tidak bekerja. Kebutuhan hidup sehari-hari dibiayai Dari penghasilan Ibu Siswati sebagai buruh harian pabrik bulu mata palsu. Biaya pengobatan Bapak Sutaryo dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun, pengobatannya terkendala biaya perawatan luka, kebutuhan hidup sehari-hari dan pampers. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya kebutuhan hidup sehari-hari. Semoga Bapak Sutaryo segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Januari 2018
Kurir : @ddeean Rahayu @paulsyifa

Pak sutaryo menderita lumpuh


MUHAMAD FATHUR HIDAYAT (16, Epilepsi + Penyumbatan Pembuluh Sarah di Otak). Alamat : RT 3/4, Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Saat Fathur berusia 4 tahun, ia mengalami demam tinggi dan menggigil. Orang tuanya membawa Fathur k puskesmas terdekat. Kemudian ia dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas dan didiagnosis terkena malaria. Selang waktu 8 tahun, ia kembali mengalami demam tinggi, menggigil hingga kejang-kejang dan keluar busa dari mulunya. Ia pun segera dilarikan ke RSUD Banyumas dan dirawat inap selama 12 hari dengan diagnosis menderita malaria yang sudah sampai ke otak. Dokter menyarankan agar ia menjalani kontrol rutin setiap bulan. Namun 8 bulan yang lalu, ia kembali kejang-kejang saat membonceng sepeda motor bersama temannya. Setelah diperiksakan di RSUD Banyumas, diketahui ada pendarahan di otaknya. Ia pun dirawat inap selama 7 hari dan harus menjalani kontrol rutin setiap bulan sekali. Setiap bulan ia harus menebus obat dengan harga yang cukup mahal karena jika tidak mengkonsumsi obat, ia akan kejang-kejang kembali. Ayahnya, Setiyoso sudah meninggal, sedangkan ibunya, Suratmi (43) adalah seorang ibu rumah tangga. Mereka sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Fathur juga tidak memiliki jaminan kesehatan apapun. Sehingga ia sangat kesulitan untuk menebus obat dan biaya transportasI ke rumah sakit. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Fathur sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya obat, transport as I ke rumah sakit dan kebutuhan hidup sehari-hari. Semoga Fathur segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Januari 2018
Kurir : @ddeean Lasminah @paulsyifa

Fathur menderita epilepsi + penyumbatan pembuluh sarah di otak


YATINEM BINTI MUDASLIM (77, Kudis). Alamat : RT 5/1, Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Di usianya yang sudah senja, kondisi tubuh Mbah Yatinem mulai melemah. Badannya membungkuk, sering merasa pusing dan lesu. Dua pekan yang lalu, kedua kakinya terasa gatal dan setelah digaruk timbul luka seperti luka kudis. Beliau pun memeriksakan diri ke puskesmas terdekat dan diberi obat. Namun luka di kakinya kini semakin melebar. Mbah Yatinem hidup seorang diri di rumahnya yang sederhana. Sehari-hari beliau mencari daun cengkeh, kemudian menjualnya. Penghasilan yang tidak seberapa itu sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Terkadang ada tetangganya yang berbaik hari membantu kebutuhan hidupnya. Biaya pengobatan Mbah Yatinem dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun beliau sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mengingay kondisi tubuh beliau yang semakin melemah. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Mbah Yatinem sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu mencukupi kebutuhan hidup sehari-harinya. Semoga bantuan dari sedekaholics dapat bermanfaat bagi Mbah Yatinem.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Januari 2018
Kurir : @ddeean Laminah @paulsyifa

Bu Yatinem menderita kudis


SATINEM BINTI RESADIWIRYA (73, Asam Urat). Alamat : RT 4/1, Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Pada bulan Desember 2017, Mbah Satinem terjatuh di halaman rumah karena terpeleset dan beliau langsung tidak dapat berjalan. Beliau langsung dibawa ke puskesmas terdekat, kemudian diberi pertolongan pertama dan obat. Setelah itu, Mbah Satinem juga menjalani terapi pijat urut. Kondisinya berangsur membaik namun masih belum dapat berjalan normal karena lututnya membengkak. Mbah Satinem kembali berobat ke puskesmas dan didiagnosis menderita asam urat. Beliau dirujuk untuk melanjutkan pengobatan ke Rumah Sakit (RS) Orthopaedi Banyumas. Namun belum dapat terlaksana karena terkendala masalah ekonomi. Saat ini Mbah Satinem hidup seorang diri. Sebelum sakit, beliau mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari dengan mencari daun cengkeh. Namun dua bulan terakhir beliau tidak dapat beraktivitas seperti biasa dan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, beliau dibantu tetangga sekitar. Biaya pengobatannya dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Mbah Satinem sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Semoga bantuan dari sedekaholics dapat bermanfaat bagi Mbah Satinem.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Januari 2018
Kurir : @ddeean Lasminah @paulsyifa

Bu Satinem menderita asam urat


INDAH SRI RAHAYU (10, Leukemia). Alamat : RT 6/3, Desa Karanganyar, Kecamatan Purwonegoro, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Pada Juli 2016, Indah mengalami demam tinggi yang terus menerus selama beberapa hari. Beberapa kali Indah berobat ke Rumah Sakit Islam (RSI) Bawang dan sempat dirawat inap. Karena tidak ada perkembangan, ia dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banjarnegara sebelum akhirnya ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Sardjito, Yogyakarta. Dokter mendiagnosis Indah menderita leukemia atau kanker darah. Sejak saat itu, ia rutin melakukan rangkaian terapi di RSUP Sardjito. Ayahnya, Admin (36) bekerja sebagai buruh tani, sedangkan ibunya, Maryati (33) seorang ibu rumah tangga. Penghasilan Bapak Admin hanya mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Biaya pengobatannya dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun, pengobatannya terkendala akomodasi dan biaya hidup sehari-hari saat Indah dirawat inap di RSUP Sardjito. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan kembali dengan Indah sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya hidup sehari-hari selama ia menjalani rawat inap di RSUP Sardjito. Bantuan sebelumnya sudah diberikan dan terdapat dalam rombongan 1057. Indah masih menjalani pengobatan dan rawat inap selama 111 pekan Dari jadwal 112 pekan. Namun untuk sementara pengobatannya dihentikan karena kondisi tubuhnya yang menurun. Indah juga mengalami gizi buruk karena pengaruh obat yang menyebabkannya enggan makan. Saat ini ia masih menjalani rawat inap di RSUP Sardjito. Semoga Indah sabar dan segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 27 Januari 2018
Kurir : @ddeean @misterrmoo @paulsyifa

Indah menderita leukemia atau kanker darah


SANMIARTO BIN WARSIDI (55, Bantuan Renovasi Rumah). Alamat : RT 5/4, Desa Somawangi, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Bapak Sanmiarto adalah pasien yang pernah mendapat santunan dari Sedekah Rombongan karena sakit radang saluran kencing. Biaya pengobatan beliau dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Alhamdulillah, saat ini kondisi beliau sudah sembuh dan sudah bisa kerja lagi sebagai penderes nira kelapa. Tetapi kondisi rumah Bapak Sanmiarto sangat memperhatikan. Selama ini, beliau tinggal di rumah yang sangat sederhana. Atap rumahnya banyak yang bocor, pagar yang terbuat dari kayu dan bambu juga sudah banyak yang kropos, sehingga pemerintah desa memberikan bantuan renovasi rumah. Akan tetapi karena keadaan ekonomi Bapak Sanmiarto, bantuan dari pemerintah desa tidak cukup untuk membangun rumahnya sampai selesai. Beliau bahkan meninggalkan hutang di toko material. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan kembali dengan beliau dan berusaha membantu dengan mengajukan santunan untuk menyelesaikan renovasi rumah Bapak Sanmiarto. Santunan Kali ini diberikan untuk membantu kekurangan biaya material di took. Bantuan sebelumnya susah disampaikan dan terdapat dalam rombongan 1040. Semoga Bapak Sanmiarto dapat tinggal dengan nyaman di rumahnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 27 Januari 2018
Kurir : @ddeean @kangimam @paulsyifa

Bantuan renovasi rumah


EFRIN PRAYITNO (56, Gangguan Syaraf Mata). Alamat : RT 1/2, Desa Campakoah, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Sejak 6 – 7 bulan yang lalu, daya penglihatan Bapak Efrin mulai menurun, lama kelamaan menjadi kabur dan tidak jelas. Setelah memeriksakan diri ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Purbalingga, beliau didiagnosis menderita gangguan syaraf mata. Bapak Efrin kemudian dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Mata dr. Yap, Yogyakarta. Sejak sakit, beliau tidak bekerja. Istrinya, Samiyah (44) adalah sekarang ibu rumah tangga. Penghasilan keluarga yang terhenti membuat keluarga mereka kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. Biaya pengobatan Bapak Efrin dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun, pengobatannya terkendala biaya transportasI dan akomodasi selama beliau dirawat di RS Mata dr. Yap, Yogyakarta. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Efrin sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya kebutuhan hidup sehari-hari. Semoga pengobatan Bapak Efrin dapat berjalan lancar dan beliau segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 27 Januari 2018
Kurir : @ddeean Rahayu @paulsyifa

Pak Efrin didiagnosis menderita gangguan syaraf mata


IIS JUJU ZULAIKAH (22, Infeksi Kaki Sebelah Kanan). Alamat: Desa Candi RT. 01/06, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Mbak Iis merupakan pasien dampingan SedekahRombongan Semarang yang saat ini menjadi dampingan SedekahRombongan Solo. Mei 2015 silam sepulang dari bekerja di Kalimantan, Mbak Iis mengalami kecelakaan yang menyebabkan kaki kanannya retak. Oleh warga sekitar dilarikan ke Rumah Sakit di Pangkalan Bun Kalimantan Tengah. Tiga hari kemudian setelah kondisi Mbak Iis agak membaik dokter melakukan operasi pemasangan pen di kaki kanan. Beberapa bulan setelah operasi pemasangan pen, kaki bekas pen mengalami bengkak namun karena jarak ke Rumah Sakit jauh dan kondisi keuangan keluarga yang tidak mampu maka tidak dibawa ke rumah sakit sehingga pada akhirnya kaki yang bengkak tadi membusuk, jahitan membuka, pen lepas dan sekarang terlihat tulang kaki karena daging juga mengelupas. Apabila berjalan, keluar tetesan darah dari luka tersebut. Namun karena keterbatasan biaya, pengobatan dilakukan seadanya. Sejak sakit, Mbak Iis tidak bekerja, kemudian Mbak Iis dan Ibunya, Ida Zubaidah (42) memutuskan untuk kembali ke Jawa tinggal menumpang di rumah kerabat di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Dengan harapan akan mendapatkan pengobatan yang lebih layak. Sementara sang ayah dan adik tetap berada di Kalimantan. Kurir SedekahRombongan Semarang dipertemukan dengan Mbak Iis dan keluarga kemudian mendampingi pengobatan Mbak Iis hingga mengantar berobat ke Solo. Setelah beberapa bulan menjalani pengobatan dan operasi di RS Dr Soeharso Solo. Mbak Iis menjalani Pemasangan alat ilizarov kurang lebih 9bl pada kaki kanan, berfungsi untuk menjaga agar tidak terjadi pergeseran tulang dan untuk membantu dalam proses pemanjangan tulang. Desember 2017 karena tulang sdah tumbuh ilizarof di lepas. Kemudian mbk iis kontrol kembali bulan januari. Mbak iis di jadwalkan operasi lagi 6 bulan lagi untuk perbaikaan telapak kaki. Santunan ke-9 untuk pembayaran BPJS dan kebutuhan harian disampekan dimana santunan sebelumnya tercantum dalam rombongan 1098. Semoga bantuan mampu mengurangi beban dan Mbak Iis berangsur sembuh. Aaamiin. Keluarga mengucapakan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 30 Januari 2017
Kurir : @mawanhananto @Anissetya60 @shofawa

Bu Iis menderita kaki kanannya retak dan infeksi


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN (MTSR) SOLO (AD1998 SR Biaya Operasional Januari 2018) Bebo, sapaan akrab dari para kurir untuk ambulance Sedekah Rombongan Solo. Mobil Luxio putih dengan corak Batik ini pertama kali digunakan pada akhir 2014. Dengan nomer Hotline 08158911911. Mobil Tanggap Sedekah Rombongan bergerak untuk menolong para dhuafa yang sakit dalam hal pengobatan, perawatan dan pendampingan pasien. Bebo ini telah hilir mudik mengantar jemput pasien dari rumah ke rumah sakit, mensurvey sasaran, menyampaikan santunan di area Solo Raya, tak jarang digunakan untuk estafet pasien ke kota lain. Perawatan serta kebersihan bebo terus dilakukan oleh para kurir agar bebo tetap nyaman saat digunakan. Bulan Januari ini, kebutuhan oprasional MTSR Bebo digunakan untuk biaya pembelian bensin,perawatan, servis MTSR, gaji Driver. Setelah branding ulang, bebo yang sebelumnya tampil dengan corak batik merah kini sudah berganti dengan corak batik biru. Laporan sebelumnya masuk rombongan 1099. Doa terbaik untuk #SahabatSR agar segala urusan dimudahkan serta dilancarkan. Aaamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 6.276.000,-
Tanggal : 08 Februari 2018
Kurir : @mawan @anissetya60 @Allcrew

Biaya operasional Januari 2018


RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN (RSSR) SOLO (Biaya Rumah Tangga Pasien Bulan Januari 2018) Alamat: Jl. Arifin 84, Tegalharjo, Jebres, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Memasuki tahun ke-6 SedekahRombongan Solo memiliki Rumah Singgah (RSSR), kian hari hilir mudik pasien datang sebagai upaya untuk sembuh dari sakit mereka. Wilayah jangkauan yang semakin luas, tak hanya di Solo namun juga termasuk Wonogiri, Magetan, Sragen, Madiun dan seluruh daerah yang merujuk pasien ke RS Dr. Moewardi Surakarta dan RS Ortopedi Solo. Pasien transferan lain dari luar kota semakin membuat ramai suasana RSSR. Kebutuhan pokok yang diperlukan semakin bertambah untuk pembelian Beras, sayur, Gula, kopi, susu, minyak, detergen, lauk-pauk, keperluan perawatan pasien & kebutuhan rumah singgah Lainya. Alhamdulillah berkat sedekaholics, kebutuhan tersebut dapat terpenuhi di bulan Januari ini dan tersampaikan untuk pasien dampingan yang berada di RSSR. Sebelumnya laporan santunan RSSR Solo masuk dalam rombongan 1099. Semoga segala amal sedekaholics semua dibalas oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp 3.434.943,-
Tanggal: 08 Februari 2018
Kurir: @mawan @anissetya60 @Allcrew

Biaya operasional Januari 2018


RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN (RSSR) SOLO (Operasional Bulan Januari 2018) Alamat: Jl. Arifin No 84, Tegalharjo, Jebres, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Memasuki tahun ke-6 Sedekah Rombongan Solo memiliki Rumah Singgah (RSSR), kian hari hilir mudik pasien datang sebagai upaya untuk sembuh dari sakit mereka. Wilayah jangkauan yang semakin luas, tak hanya di Solo namun juga termasuk Wonogiri, Magetan, Sragen, Madiun dan pasien transferan lain dari luar kota semakin membuat ramai suasana RSSR. Kebutuhan untuk menunjang kesembuhan pasien seperti biaya listrik, biaya Hotline, iuran keamanan, iuran kebersihan, Sewa lahan parkir, biaya Administrasi bank. Alhamdulillah berkat sedekaholics, kebutuhan tersebut dapat terpenuhi di bulan ini dan tersampaikan untuk pasien dampingan yang berada di RSSR. Sebelumnya laporan santunan RSSR Solo masuk dalam rombongan 1099. Semoga segala amal sedekaholics semua dibalas oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp 1.484.419,-
Tanggal: 08 Februari 2018
Kurir: @mawan @anissetya60 @Allcrew

Biaya operasional Januari 2018


WARNI MACANAN (55, Ca Serviks) Alamat : Dusun Macanan RT 1 RW 2, Desa Macanan, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Tahun 2017 tepatnya setelah lebaran, bu Warni mengalami pendarahan hebat dan nyeri di perut bagian bawah serta di pantatnya. Oleh anaknya, bu Warni dibawa ke IGD RSUD Karanganyar untuk diperiksakan. Oleh dokter dinyatakan sakit kanker serviks dan bu Warni harus menjalani kontrol rutin di RSUD Karanganyar. Setelah sekian lama menjalani kontrol dan tidak ada perkembangan akhirnya bu Warni dirujuk ke RSUD dr. Moewardi. Dari RSUD dr. Moewardi bu Warni dianjurkan untuk menjalani sinar atau radioterapi, namun karena alat sinar di RSDM terbatas dan harus mengantri panjang akhirnya bu warni dirujuk ke RS Kariadi Semarang. Tanggal 2 Januari bu Warni dijadwalkan untuk kontrol terlebih dahulu di RS Kariadi sebelum menjalani sinar. Sejak Januari sampe saat ini bu warni tinggal Di RSSR Semarang untuk kemo rutin. Bu Warni tinggal di rumah bersama suami dan salah satu anaknya, kondisi suaminya saat ini sedang sakit stroke sehingga tidak mampu bekerja, dan hanya tinggal anaknya lah yang menjadi kepala keluarga, namun anaknya tidak dapat lagi bekerja karena harus menemani bu Warni dalam menjalani pengobatan. Akhirnya saat ini tidak ada yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga bu Warni. Bu Warni sangat ingin sembuh dari sakitnya, namun bu Warni terkendala biaya transportasi serta akomodasi selama berobat di Semarang, saat ini hanya mengandalkan uluran tangan dafi saudara dan tetangganya, Alhamdulillah kurir #SedekahRombongan dipertemukan dengan bu Warni, santunan kedua diberikan untuk membantu biaya akomodasi rawat inap di RS Semarang. Bu Warni dan keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga amal kebaikan kurir #SedekahRombongan dapat diterima oleh Allah.

Jumlah bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 1 Februari 2018
Kurir : @mawan @anissetya

Bu Warni sakit kanker serviks


NISAMI YASAWITANA (92, Stroke). Alamat : RT 5/6, Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Mbah Sami, begitu ia biasa dipanggil, mulai mengalami gejala sakit sejak 5 tahun yang lalu. Saat bangun tidur, beliau tidak dapat bergerak, sulit berjalan dan lemas. Beliau langsung diperiksakan ke puskesmas terdekat dan dirawat inap selama 3 hari. Namun, tidak ada perubahan yang berarti. Mbah Sami kemudian melanjutkan pengobatannya ke dr. Linda, Gombong. Setelah berobat 9 kali, kondisinya membaik namun masih belum dapat berjalan. Beliau didiagnosis menderita stroke. Di usianya yang susah lanjut, Mbah Sami susah tidak bekerja dan kebutuhan hidup sehari-hari ditanggung oleh cucunya yang berprofesi sebagai buruh penderes nira. Dengan penghasilan keluarga yang kecil, mereka sangat kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Biaya pengobatan Mbah Sami dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Mbah Sami sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya kebutuhan hidup sehari-hari. Semoga Mbah Sami segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Januari 2018
Kurir : @ddeean Lasminah @paulsyifa

Mbah Sami menderita stroke


MUTOMIMAH BINTI KASIDIN (70, Anemia + Vertigo). Alamat : RT 5/2, Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Gejala sakit yang dialami Ibu Mutomimah bermula pada bulan Oktober 2017. Beliau mengalami pusing dan sakit kepala yang sangat hebat. Badannya lemas, sulit untuk berdiri, dadanya sesak dan perutnya terasa begah. Rasa sakit yang dialaminya tersebut sempat sembuh, namun sebulan kemudian kembali kambuh. Beliau dibawa berobat ke Rumah Sakit (RS) Medika Lestari, Buntu. Dokter mendiagbosis Ibu Mutomimah mengalami anemia dan vertigo sehingga harus menjalani kontrol rutin setiap dua pekan sekali. Beliau susah tidak bekerja dan suaminya sudah meninggal. Beliau sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Biaya pengobatannya dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun pengobatannya terkendala masalah transportasi ke rumah sakit yang jaraknya cukup jauh dari rumah beliau dan biaya kebutuhan hidup sehari-hari. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Mutomimah sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya transportasi ke RS Medika Lestari dan kebutuhan hidup sehari-hari. Semoga beliau segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Januari 2018
Kurir : @ddeean Lasminah @paulsyifa

Ibu Mutomimah mengalami anemia dan vertigo


SADIRIN BIN MADSAHUDI (48, Eritroderma). Alamat : RT 2/1, Desa Petarangan, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Bapak Sadirin mengalami gatal-gatal di seluruh tubuhnya sejak 5 bulan yang lalu. Beliau pun dibawa berobat ke Rumah Sakit (RS) Medika Lestari, Buntu. Setelah dirawat inap selama 3 hari, kondisinya membaik. Namun sebulan kemudian sakit nya kembali kambuh. Sekujur tubuh Bapak Sadirin terasa gatal, kulitnya bersisik dan mengelupas, kemudian menghitam di bagian kaki, tangan dan wajahnya. Selain itu beliau juga merasa lemas dan pusing, sehingga dibawa ke RS Banyumas. Beliau dirawat inap selama 7 hari dan didiagnosis menderita eritroderma atau kanker kulit. Kini kondisinya mulai membaik. Beliau dianjurkan untuk menjalani kontrol setiap pekan di RS Banyumas. Sejak sakit, Bapak Sadirin tidak bekerja. Istrinya, Marsuah (45) adalah seorang ibu rumah tangga. Mereka sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Biaya pengobatan Bapak Sadirin dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Sadirin sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya. Semoga pengobatannya beliau berjalan lancar sehingga Bapak Sadirin dapat bekerja kembali.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Januari 2018
Kurir : @ddeean Lasminah @paulsyifa

Pak Sadirin menderita eritroderma atau kanker kulit


SITI WASINGAH (66, Kanker Payudara Kiri). Alamat : RT 1/2, Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Ibu Siti menemukan benjolan kecil di belakang telinga dan bawah ketiak kirinya pada lima bulan yang lalu. Benjolan tersebut pecah dan lukanya tidak segera kering. Tangannya pun menjadi bengkak, kondisinya melemah dan beliau tidak dapat beraktifitas seperti biasa. Ibu Siti diperiksakan di Rumah Sakit (RS) Dadi Keluarga Purwokerto dan didiagnosis menderita kanker payudara kiri. Dokter menganjurkan agar beliau segera diopersai, namun karena trombosit yang rendah dan anemia, beliau belum dapat menjalani operasi. Kondisi Ibu Siti semakin memburuk. Akhirnya pada 19 Desember 2017, beliau menghembuskan nafas terakhirnya. Suaminya, Kasun Abdulghoni (72) sudah pensiun. Biaya pengobatan Ibu Siti dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Non PBI kelas I. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan kembali dengan Ibu Siti sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Santunan sebelumnya susah disampaikan dan laporannya terdapat dalam rombongan 1093. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisiNya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 25 Januari 2018
Kurir : @ddeean Lasminah @paulsyifa

Ibu Siti menderita kanker payudara kiri


SATIYEM BINTI KASNADI (60, Stroke + Lumpuh). Alamat : RT 2/6, Desa Petarangan, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Gejala sakit yang diderita Ibu Satiyem bermula sejak 6 bulan yang lalu. Beliau merasa kepalanya pusing dan berputar sehingga sempoyongan saat berjalan. Hal tersebut membuat beliau terjatuh. Ibu Satiyem kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Medika Lestari dan dirawat inap selama 12 hari. Dokter mendiagnosis Ibu Satiyem menderita vertigo dan stroke yang mengakibatkan beberapa syaraf di kaki dan tangannya terganggu sehingga beliau lumpuh dan lemas. Beliau dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas, namun sampai saat ini belum tertangani karena terkendala masalah ekonomi. Kini Ibu Satiyem masih sering merasa pusing, lemas dan masih lumpuh. Suaminya, Moh Ansori Djasman (61) bekerja sebagai buruh tani yang penghasilannya kecil. Biaya pengobatan Ibu Satiyem dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun, mereka sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Satiyem dan keluarganya sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Semoga santunan dari sedekaholics dapat bermanfaat dan Ibu Satiyem dapat segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 26 Januari 2018
Kurir : @ddeean Lasminah @paulsyifa

Ibu Satiyem menderita vertigo dan stroke


ABDUR ROZAK (18, Gastritis). Alamat : RT 7/8, Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Sekitar 2 tahun lalu, Abdur Rozak sering keluar masuk rumah sakit karena selalu mengeluh sakit pada perutnya. Dari gejalanya, Abdur Rozak didiagnosis terkena Gastritis. Gastritis adalah kondisi ketika lapisan lambung mengalami iritasi, peradangan atau pengikisan. Terakhir Kali ia menjalani opname pada bulan Desember 2017. Saat ini kondisinya sudah mulai membaik dan sudah bisa beraktifitas kembali. Abdur Rozak bukan dari keluarga mampu. Ayahnya, Subekti (48) bekerja sebagai buruh harian lepas berpenghasilan kecil. Ibunya, Arlaniah (47) mengurus rumah tangga. Biaya pengobatan Abdur Rozak dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun mereka sangat kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Alhamdulillah, atas ijin Allah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga Abdur Rozak sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholics untuk membantu biaya kehidupan sehari-hari. Semoga santunan tersebut dapat bermanfaat dan Abdur Rozak dapat segera diberi kesembuhan sehingga dapat beraktivitas seperti sedia kala.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 28 Januari 2018
Kurir : @ddeean @menttariii @paulsyifa

Abdur Rozak didiagnosis terkena Gastritis


YATINI BINTI KARTAWIREDJA (55, Patah Tulang). Alamat : Gang Dukuh RT 3/8, Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Sekitar bulan Desember 2017, Ibu Yatini terjatuh saat akan ke kamar mandi. Pihak keluarga langsung membawanya ke Rumah Sakit (RS) Wijayakusuma . Dokter men diagnosis Ibu Yatini mengalami patah tulang, sehingga sorenya langsung dilakukan tindakan operasi. Kemudian beliau diopname selama 4 hari. Saat ini Beliau masih menjalani kontrol rutin ke rumah sakit. Kondisi Ibu Yatini sebelumnya sudah memprihatinkan. Beliau tuna wicara dan belum menikah. Pekerjaannya tidak menentu, kadang memunguti barang bekas, menawarkan jasa mencuci, dan lain sebagainya. Selama pengobatannya, Ibu Yatini dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun beliau sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Alhamdulillah, atas ijin Allah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Yatini sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholics. Santunan diberikan untuk membantu biaya kehidupan sehari-hari. Semoga Ibu Yatini tetap semangat dan segera sehat seperti sediakala.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 28 Januari 2018
Kurir : @ddeean @menttariii @paulsyifa

Ibu Yatini mengalami patah tulang


MUGHNI FATUR ALFARIZI (6, Disabilitas Intelektual + Hemiparesis). Alamat : RT 2/8, Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Dik Faris lahir dalam keadaan normal. Namun saat ia hampir berusia 1 tahun, ibunya merasa ada yang aneh pada Dik Faris. Perkembangannya tidak seperti anak seusianya yang sudah mulai bisa berjalan dan mengucapkan kata. Dik Faris tidak begitu. Ia tidak dapat berjalan, sulit berbicara dan air liurnya selalu menetes. Ia pun dibawa ke tukang urut. Dik Faris didiagnosis menderita disabilitas intelektual, yaitu adanya kelainan pada syaraf otak yang menyebabkan lemahnya kemampuan berpikir, serta hemiparesis atau keadaan dimana salah satu kaki, tangan, atau sisi wajah melemah namun tidak sepenuhnya lumpuh. Ibunya, Arsiyah (43) adalah seorang ibu rumah tangga, sedangkan ayahnya, Naim Setiawan (41) bekerja sebagai buruh harian lepas di Jakarta. Dik Faris dan ibunya kini tinggal menumpang di rumah neneknya. Penghasilan keluarga yang kecil sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Biaya pengobatan Dik Faris kini dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Non PBI jelas III. Alhamdulillah, atas ijin Allah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Dik Faris sehingga dapat menyampaikan santunan kembali untuk membantu biaya hidup sehari-hari. Santunan sebelumnya terdapat dalam rombongan 1070. Kondisi Dik Faris saat ini mulai ada peningkatan, kakinya mulai bisa menapak meski harus ada alat bantu. Semoga Dik Faris segera diberi kesembuhan dan dapat tumbuh normal.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Januari 2018
Kurir : @ddeean @menttariii @paulsyifa

Dik Faris didiagnosis menderita disabilitas intelektual


FATAN HAIKAL (1, Bronkopneumonia). Alamat : RT 4/8, Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Dari umur 3 bulan, Dik Fatan yang ayahnya baru meninggal dunia ini, sakit panas, batuk, pilek seperti anak sakit pada umumnya. Saat umurnya 1 tahun, Dik Fatan pergi ke Yogyakarta bersama ibunya, Asnawati (35) untuk menemui temannya. Namun sesampainya disana, Dik Fatan sakit dan dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Sardjito. Dari situlah penyakitnya diketahui yaitu terkena bronkopneumonia. Bronkopneumonia adalah peradangan dinding bronkiolus (saluran napas kecil pada paru-paru). Peradangan ini umumnya disebabkan infeksi dan terjadi pada kedua paru-paru secara tersebar. Dik Fatan dirawat selama 1 bulan diruangan NICU, ruang NICU dikhususkan untuk anak-anak yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus. Namun saat ia kembali ke rumah, kondisi tubuh Dik Fatan drop. Ibunya membawa Dik Fatan ke Klinik Pratama, kemudian dibuatkan rujukan ke RS Margono karna kondisinya sangat kritis. Kondisi Dik Fatan semakin memburuk. Pada hari itu juga ia menghembuskan nafas terakhirnya. Ibunya sangat terpukul, belum lama ditinggal suaminya kini harus ditinggal anaknya. Dok Fatan tidak terdaftar dalam jaminan kesehatan apa pun. Sehingga biaya pengobatannya sangat menyulitkan ibunya yang tidak bekerja. Alhamdulillah, Allah mempertemukan Sedekah Rombongan dengan Ibu Asnawati sehingga dapat menyampaikan santunan untuk meringankan sedikit beban beliau dalam mengurus jenazah dan untuk mengangsur cicilan biaya pengobatan Dik Fatan di RS Sardjito.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 29 Januari 2018
Kurir : @ddeean @menttariii @paulsyifa

Fatan terkena bronkopneumonia


SUKIRNO BIN HARJO (47, Abdominal Paint) Alamat : RT5/8, Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Akhir tahun 2017, Bapak Sukirno merasakan badan yang kurang fit, mual,perut sakit, dan demam. Kemudian istrinya, Listiasana (41) membawa beliau ke puskesmas terdekat. Namun setelah beberapa hari tidak ada perubahan, sehingga Bapak Sukirno dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Margono pada tanggal 3 Januari 2018. Beliau diopname selama 2 hari. Dokter mendiagnosis Bapak Sukirno terkena abdominal paint, yaitu gangguan organ yang ada di dalam rongga perut. Saat ini kondisi Bapak Sukirno sudah membaik, namun masih sedikit lemas. Sejak sakit, Bapak Sukirno yang bekerja sebagai buruh harian lepas tidak bekerja. Hal tersebut menyebabkan tidak ada pemasukan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya. Biaya pengobatannya dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun beliau sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya. Alhamdulillah, atas izin Allah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Sukirno sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholics. Santunan diberikan untuk membantu biaya kebutuhan hidup sehari-hari. Semoga Bapak Sukirno segera diberi kesembuhan sehingga dapat beraktivitas seperti semula.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 28 Januari 2018
Kurir : @ddeean @menttariii @paulsyifa

Bapak Sukirno terkena abdominal paint


ZASKIA AFIFAH AMATULLOH (10, Patah Tulang Kaki). Alamat : Jalan Penatusan, RT 1/6, Kecamatan Purwokerto Wetan, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Pada tanggal 27 Desember 2017, Dik Zaskia dan ayahnya, Agus Khunafa (33) hendak pergi ke Purbalingga. Naas, disekitar daerah Padamara, Bapak Agus kehilangan keseimbangan, sehingga mereka terjatuh dari sepeda motor. Luka yang cukup parah dialami oleh Dik Zaskia. Ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Margono. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ia mengalami patah tulang di kakinya. Setelah dioperasi, kaki kakannya digips. Ia pun terlihat sangat lemas. Dik Zaskia bukan dari golongan keluarga mampu, ayahnya bekerja sebagai penjaga kantin di salah satu sekolah. Penghasilan keluarga yang kecil sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selama pengobatan Dik Zaskia dibantu jaminan kesehatan berupa Jamkesda. Alhamdulillah, atas ijin Allah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Dik Zaskia sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya kebutuhan hidup sehari-hari. Semoga Dik Zaskia segera diberi kesembuhan dan dapat beraktifitas seperti sedia kala.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 28 Januari 2018
Kurir : @ddeean @menttariii @paulsyifa

Zaskia mengalami patah tulang di kakinya


RSSR PURWOKERTO (Sembako Pasien Bulan Januari Tahun 2018). Alamat : Jl Sokabaru 4, No.327A, RT 2/4, Kelurahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Purwokerto, merupakan rumah bersama yang digunakan untuk singgah dan tinggal sementara para pasien Sedekah Rombongan, khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Margono, Rumah Sakit (RS) Dadi Keluarga dan Rumah Sakit Umum (RSU) Banyumas. RSSR Purwokerto biasanya menampung pasien dari Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Magelang, Pemalang, Purworejo, Pangandaran, dll yang hendak berobat ke RSUD Margono, RS Dadi Keluarga atau RSU Banyumas. Jumlah bantuan dana dari Sedekah Rombongan yang tertera di bawah ini digunakan untuk kebutuhan makan bulanan pasien yang menginap di RSSR. Bantuan untuk sembako pasien sebelumnya sudah masuk dalam rombongan 1086. Semoga dengan adanya RSSR Purwokerto dapat bermanfaat bagi para dhuafa.

Jumlah Bantuan : Rp. 380.600,-
Tanggal : 31 Januari 2018
Kurir : @ddeean @menttariii

Sembako pasien pulan Januari tahun 2018


RSSR PURWOKERTO (Bantuan Operasional Januari Tahun 2018). Alamat : Jl Sokabaru 4, No.327A, RT 2/4, Kelurahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Purwokerto, merupakan rumah bersama yang digunakan untuk singgah dan tinggal sementara para pasien Sedekah Rombongan, khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Margono, Rumah Sakit (RS) Dadi Keluarga dan Rumah Sakit Umum (RSU) Banyumas. RSSR Purwokerto biasanya menampung pasien dari Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Magelang, Pemalang, Purworejo, Pangandaran, dll yang hendak berobat ke RSUD Margono, RS Dadi Keluarga atau RSU Banyumas. Jumlah bantuan dana dari Sedekah Rombongan yang tertera di bawah ini digunakan untuk kebutuhan pemasangan internet (Rp 2.129.000,-), juga operasional bulanan RSSR dan iuran RT. Bantuan untuk RSSR sebelumnya sudah masuk dalam rombongan 1086. Semoga dengan adanya RSSR Purwokerto dapat bermanfaat bagi para dhuafa.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.306.365,-
Tanggal : 31 Januari 2018
Kurir : @ddeean @menttariii

Bantuan operasional Januari tahun 2018


MTSR PURWOKERTO (AB 9046 WK, Biaya Operasional Januari 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) adalah mobil operasional yang digunakan untuk membantu kelancaran berobat para dhuafa dalam dampingan Sedekah Rombongan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. Margono Soekarjo, RSUD Banyumas, Rumah Sakit Umum (RSU) Dadi Keluarga, RSU Wiradadi Keluarga dan sebagian rumah sakit di Kabupaten Purbalingga serta mengantar pasien dampingan Sedekah Rombongan yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Sarjito dan RSUP Karyadi. Penggunaan MTSR ini juga sangat bermanfaat, untuk mensurvey dhuafa, menyampaikan santunan maupun mengantar jenazah terutama di wilayah Barlingmasca (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap) dan Brebes. Biaya operasional kali ini digunakan untuk Gaji sopir, bahan bakar kendaraan dan service ringan. Laporan keuangan Operasional MTSR ini sebelumnya masuk di rombongan 1090.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.300.000,-
Tanggal : 31 Januari 2018
Kurir : @ddeean Khaerul

Bantuan operasional Januari tahun 2018


ANANDA GANIEZ CALLIEZYA PUTRI SULARTO (4, Acute lymphoblastic leukemia) Alamat : Dukuh Towo RT. 2/5 , Desa Kebonagung, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan Provinsi Jawa Timur. Adik Ganies biasa di panggil Ganies mulai dari November 2016 sudah sering sakit-sakitan dan sudah berobat ke RSUD dr. Darsono Pacitan, karena belum menemukan diagnosa penyakit kemudian di rujuk ke Rsup. dr Sadjito Yogyakarta. Setelah melalui diagnosa cukup lama sekitar 3 bulan kemudian di ketahui menderita penyakit Acute lymphoblastic leukemia. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami Ananda Ganies. Santunan pertama di sampaikan untuk membantu biaya akomodasi berobat adik Ganiez ke Rsup. dr Sardjito Yogyakarta. Alhamdulilah adik Ganiez telah rutin kembali berobat kemoterapi. Orang tua merasa senang sekali, bersyukur, dan tidak lupa mengucapkan banyak terimakasih kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 30 Januari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Edisutaro @RestySucia

Ganies menderita penyakit Acute lymphoblastic leukemia


MISWANDI BIN ANWAR ( 63, Katarak ). Alamat : Dusun Kasab RT. 2/3 , Desa Wiyoro, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Mbah Wandi, begitu sapaan dari tetangga dan para pedagang di pasar Lorok. Sebelum beliau mengalami gangguan penglihatan, Mbah Wandi bekerja membantu pedagang di pasar Lorok mempersiapkan tempat dan juga mengangkut dagangan dari satu tempat ke tempat yang lain, atau biasa di sebut kuli pasar, dengan dibayar seikhlasnya dari pemilik dagangan atau dari para pembeli. Mbah Wandi sebelum terkena sakit katarak merupakan tulang punggung keluarga, sekarang kedua matanya tidak bisa melihat, Mbah Wandi pun tidak bisa berbuat apa apa dan justru menjadi beban istrinya, karena mereka hanya tinggal berdua. Istrinya sekarang yang menggantikan Mbah Wandi untuk bekerja di pasar demi kelangsungan hidup mereka. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami. Bantuan lepas sebesar Rp. 1.000.000 telah di sampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi berobat. Mbah Wandi dan istrinya sangat bersyukur, tidak lupa beliaupun mengucapakan terimakasih kepada sedekahholics atas bantuan yg disampaikan oleh Sedekah Rombongan untuk proses pengobatan matanya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 30 Januari 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Edisutaro @Baskara

Mbah Wandi menderita katarak


MA’ARIF BIN AWALUDIN (49, Tumor Paru + Kelenjar Tiroid). Alamat: Perumahan Pejaya Anugrah, Blok ZA20, RT 8/2, Desa Kramat Jegu, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Pak Ma’arif sudah sakit sejal April 2017. Awal mulanya beliau mengeluh sakit kepala. Beliau menganggap keluhan tersebut adalah sakit kepala biasa sehingga beliau mengkonsumsi obat generik yang beliau beli di toko obat. Setelah meminum obat sakit kepala dan sakitnya reda, pak Ma’arif kembali mengeluh sakit kepala. Semakin lama, keluhan tersebut tidak mereda sehingga beliau memutuskan untuk memeriksakan diri. Pak Ma’arif adalah penduduk asli dari kota Mataram, NTB sehingga saat itu beliau memeriksakan diri ke Puskesmas Selong, Kabupaten Lombok Timur, NTB. Di Puskesmas, pak Ma’arif dirujuk ke RSUD Kota Mataram untuk menjalani pemeriksaan yang lebih lengkap. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pak Ma’arif didiagnosa menderita Tumor di bahu dan di paru-paru. Dokter menyatakan bahwa tumor yang ada di paru-paru pak Ma’arif sudah terlalu besar sehingga apabila dilakukan tindakan operasi maka risiko kematian akan menjadi besar. Dokter akhirnya memutuskan untuk merujuk pak Ma’arif ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk menjalani kemoterapi. Di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, pak Arif diharuskan untuk melakukan perawatan kembali pada tanggal 30 Agustus 2017. Namun, pada saat itu kondisi pak Ma’arif sudah terlalu lemas dan khawatir untuk perjalanan ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya terlalu lama sehingga keluarga membawa pak Ma’arif ke RS Siti Khodijah Sepanjang. Sesampainya pak Ma’arif di RS Siti Khodijah, ternyata peralatan untuk kemoterapi kurang lengkap. Dokter di RS Siti Khodijah kemudian menyarankan untuk membawa pak Ma’arif ke RSU Anwar Medika, Sidoarjo. Ternyata dokter mendiagnosa bahwa pak Ma’arif juga mengalami penyakit tiroid. Kini dokter masih menunggu kondisi pak Ma’arif membaik, setelah itu beliau dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo untuk menjalani kemoterapi. Berat badan pak Ma’arif sempat menurun drastis. Pak Ma’arif adalah seorang guru mengaji di daerah tempat tinggal beliau. Sedangkan istri beliau, Nawati (42) adalah seorang ibu rumah tangga. Mereka memiliki satu orang anak. Selama menjalani pengobatan, pak Ma’arif menggunakan jaminan kesehatan BPJS. Walaupun demikian, keluarga masih mengalami kesulitan dalam biaya pengobatan di luar BPJS dan transportasi ketika berobat , saat ini alhamdulillah beliau sudah melakukan kemo ke enam di RS. Semen Gresik dan keadaannya semakin membaik, suaranya yang semula mengilang secara perlahan kembali. Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan dari para sedekaholic. Bantuan sebelumnya tercatat pada rombongan 1098. Pihak keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.100.000,-
Tanggal : 23 Januari 2017
Kurir : Mira Nurul @mzboz1027@nurrypay

Pak Ma’arif didiagnosa menderita tumor di bahu dan di paru-paru


MOHAMMAD HASAN (65,kanker tulang). Alamat: Jl.Jendral S.Parman 3/8, Rt/Rw 002/003 kec.waru, kab. Sidoarjo. Provinsi. Jawa Timur. Pak Hasan adalah seorang bujang tua yang tinggal Bersama kakak kandung dan keponakannya, beliau memutuskan untuk tidak menikah semasa muda nya. Saat muda beliau seorang pekerja keras di tahun 1970, beliau pernah bekerja di pabrik baja selama 11th dan menjadi tukang becak selama 16th. Pak Hasan di tahun 2013 di vonis mengidap kanker tulang, berawal dari beliau terkena putung rokok dibagian kaki dan terjadi pembekakan disertai keluarnya nanah. Beliau pun menganggap itu hanya luka biasa dan diobati dengan obat luka luar. Tapi luka itu tidak sembuh dan semakin parah selama 1th . Akhirnya Pak Hasan berobat ke RSUD Dr.Soetomo dari tahun 2013-2015. Dan dokter pun memvonis Pak Hasan terkena kanker tulang dan harus diamputasi. Setahun setelah operasi amputasi kaki seharusya pak Hasan rutin control untuk proses penyembuhan kakinya, hanya saja pak Hasan tidak pernah control dengan alasan tidak ada biaya dan tidak ada yang mengantar. Sekarang kondisi Pak Hasan masih dalam keadaan luka terbuka dan dibalut kain seadanya. Pak Hasan tidak memiliki BPJS atau kartu berobat lainnya, selama beliau berobat menggunakan jalur umum bantuan dari saudara dan tetangga. Alhamdulillah kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau pada tgl 10-10-2017 sehingga beliau langsung dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk perawatan lukanya, Namun diluar dugaan,pak Hasan diharuskan MRS untuk pemeriksaan lebih lanjut. 2 hari setelahnya,pihak RS menginformasikan bahwa kankernya sudah menjalar naik,sehingga beliau diharuskan untuk amputasi lagi pada pahanya. Alhamdulillah pada tanggal 30-10-2017 pak Hasan melaksanakan operasi kembali dan sampai saat ini masih rutin melakukan control di Rsud Sidoarjo. Alhamdulillah keadaan pak Hasan saat ini semakin membaik. Sedekah Rombongan pun menyampaikan bantuan . Bantuan sebelumnya tercatat pada Rombongan 1096.

jumlah Bantuan : Rp. 500.000
tanggal : 25 Januari 2017
kurir : Mira Sun @mzboz1027 @nurrypay

Pak Hasan di vonis mengidap kanker tulang


SITI MU’ALIMAH (43, Kanker Payudara). Alamat: Dusun Jabaran, RT 3/1, Desa Kedungpari, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur. Sejak tahun 2016 ibu Siti sudah mengeluh sakit di bagian payudara. Namun karena kesibukan sebagai ibu rumah tangga ibu Siti mengesampingkan keluhan tersebut. Beliau menganggap keluhan tersebut akan sembuh dengan sendirinya. Semakin lama, selain keluhan sakit yang beliau alami, ibu Siti juga mendapati benjolan di payudara beliau. Hingga tahun berlalu ibu Siti tidak kunjung memeriksakan diri. Sampai pada Februari 2017, benjolan tersebut semakin membesar. Ibu Siti akhirnya memeriksakan diri ke dokter umum terdekat. Dari dokter umum, ibu Siti dirujuk ke Rumah Sakit Kristen Mojowarno Jombang untuk mendapatkan pemeriksaan yang lebih lengkap. Di RS Kristen Mojowarno Jombang ibu Siti telah melakukan serangkaian tes laboratorium dan USG. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ibu Siti didiagnosa menderita kanker payudara stadium IV. Dari RS Kristen Mojowarno Jombang ibu Siti dirujuk lagi ke RSUD Jombang. Dari RSUD Jombang ibu Siti diarahkan ke Rumah Sakit di Surabaya untuk melakukan kemoterapi. Namun karena tidak ada biaya transportasi ke rumah sakit, ibu Siti masih belum melakukan kemoterapi. Kondisi terkini benjolan tersebut semakin membesar. Terkadang keluar darah dan hanya diberi obat tradisional. Suami ibu Siti, Khusen sudah meninggal. Sedangkan ibu Siti adalah seorang ibu rumah tangga. Beliau tinggal bersama ibunya, Ma’muah (78). Selama ini, ibu Siti menggunakan jaminan kesehatan berupa BPJS untuk biaya pengobatan. Walaupun demikian, ibu Siti masih mengalami kesulitan untuk biaya obat-obatan yang tidak dijangkau BPJS dan biaya transportasi. Sudah tidak ada pemasukan untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya pengobatan ibu Siti. Saat ini, biaya untuk kebutuhan sehari-hari sementara dibantu oleh sanak saudara. Mendengar hal ini, Sedekah Rombongan merasakan kesulitan yang dialami oleh ibu Siti. Sedekah Rombongan dapat menyampaikan bantuan dari para sedekaholics. Bantuan telah diberikan dan digunakan sebagai biaya pengobatan dan biaya transportasi. Bantuan sebelumnya tercatat pada rombongan 1096.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 5 januari 2017
Kurir : Mira @mzboz1027 BAMBANG @Nurrypay

Ibu Siti didiagnosa menderita kanker payudara stadium IV


ZAHIRA BINTI ZAINURI ( 2, Atresia Biliaer ). Alamat : Jl. Kalijaten No 87 , RT 16/3 .Kec.Taman , Kab.Sidoarjo . Prov. Jawa Timur. Adek Zahira anak tunggal dari ibu Aliah Syamlan (43) dan bapak Zainuri lahir pada tanggal 27 Januari 2016 lalu secara Caesar dan mengalami cacat bawaan (tanpa anus). Saat usia 0-3 bulan kesehatan nya berjalan normal namun saat menginjak usia 4bl ada keanehan terjadi, semua berawal ketika adek Zahira ke susahan BAB dan merasakan sakit yang luar biasa , lalu dibawa ke Rs dan akan di lakukan inject microlax pada anus nya dari situ baru di ketahui bahwa anus adek Zahira menutup sepenuhnya ,kondisi terkini adek Zahira sudah melakukan operasi pertama nya pada usia 5bl,operasi kedua pada usia 9bl dan saat ini sedang menunggu untuk operasi pembuatan anus Di RS.Dr.Soetomo , ibu adek Zahira bekerja sebagai penjual gorengan dan ayah nya meninggal 3bln yang lalu karena TB Kelenjar, saat ini mereka tinggal bersama paman yang bekerja serabutan. Sedekah Rombongan telah bersilaturahmi dengan keluarga adek Zahira dan Kurir Sedekah Rombongan telah menyampaikan titipan para sedekaholic untuk membantu adek Zahira. Santunan telah di sampaikan untuk biaya berobat dan pembelian susu. Semoga santunan yang di berikan kepada Adek Zahira bermanfaat. Terima kasih kepada Sedekaholic telah berbagi untuk membantu sesama, semoga Allah melimpahkan rejeki para sedekaholic. Aamiin. Bantuan sebelum nya tercatat pada Rombongan 1096

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 29 Januari 2017
Kurir : Mira Rizky @mzboz1027 @nurrypay

Zahira menderita atresia biliaer


SITI MARDIYAH (76, Kanker Payudara). Alamat: Desa Buncitan, RT 10/5, Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Sekitar tahun 2014, Bu Siti mulai merasakan nyeri di bagian payudaranya. Karena nyeri tidak kunjung menghilang, akhirnya Bu Siti memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat. Puskesmas kemudian merujuk Bu Siti ke RSUD Sidoarjo untuk pemeriksaan yang lebih lengkap. Berdasarkan hasil pemeriksaan Bu Siti didiagnosa menderita kanker payudara. Karena kondisi Bu Siti yang juga memiliki penyakit jantung serta karena faktor usia, Bu Siti tidak memungkinkan untuk dilakukan operasi. Saat ini Bu Siti menjalani pengobatan rawat jalan di RSUD Sidoarjo. Namun, karena tidak ada biaya serta tidak memiliki keluarga, Bu Siti hampir menghentikan pengobatannya. Bu Siti sudah tidak bekerja dan beliau tidak menikah. Bu Siti tinggal sendiri di rumah kecil yang terbuat dari bambu. Untuk makan sehari-hari beliau hanya menunggu diberi makan oleh tetangganya. AlhamdulillaH Sedekah Rombongan pada November 2016 mendapat info tentang sakit dan kehidupan Bu Siti. Melihat kesulitan beliau, sedekah rombongan beruntung berkesempatan untuk menyalurkan bantuan para sedekaholic kepada beliau. Setiap bulannya Sedekah Rombongan menyalurkan bantuan kepada beliau dan membantu dalam mendampingi pengobatan beliau. Bantuan sudah diberikan dan dipergunakan untuk biaya kehidupan sehari-hari dan biaya transportasi selama kontrol.. Bu Siti sangat terbantu dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan. Sedekah sebelum tercatat pada Rombongan 1097

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 januari 2017
Kurir : Mira wina @mzboz1027 @NurryPay

Bu Siti didiagnosa menderita kanker payudara

REKAPITULASI BANTUAN

 

No Nama Jumlah Bantuan
1 BAHTIAR BIN RASYID 1,000,000
2 AFIF FAILANI 1,000,000
3 HESTIANINGSIH BINTI HASANUDIN 1,000,000
4 SUTARYO BIN MADISWAN 1,000,000
5 MUHAMAD FATHUR HIDAYAT 1,000,000
6 YATINEM BINTI MUDASLIM 1,000,000
7 SATINEM BINTI RESADIWIRYA 1,000,000
8 INDAH SRI RAHAYU 1,000,000
9 SANMIARTO BIN WARSIDI 2,000,000
10 EFRIN PRAYITNO 1,000,000
11 IIS JUJU ZULAIKAH 5,000,000
12 MTSR SOLO 6,276,000
13 RSSR SOLO 3,434,943
14 RSSR SOLO 1,484,419
15 WARNI MACANAN 500,000
16 NISAMI YASAWITANA 1,000,000
17 MUTOMIMAH BINTI KASIDIN 1,000,000
18 SADIRIN BIN MADSAHUDI 1,000,000
19 SITI WASINGAH 1,000,000
20 SATIYEM BINTI KASNADI 1,000,000
21 ABDUR ROZAK 1,000,000
22 YATINI BINTI KARTAWIREDJA 1,000,000
23 MUGHNI FATUR ALFARIZI 500,000
24 FATAN HAIKAL 1,000,000
25 SUKIRNO BIN HARJO 1,000,000
26 ZASKIA AFIFAH AMATULLOH 1,000,000
27 RSSR PURWOKERTO 380,600
28 RSSR PURWOKERTO 3,306,365
29 MTSR PURWOKERTO 5,300,000
30 ANANDA GANIEZ CALLIEZYA PUTRI SULARTO 500,000
31 MISWANDI BIN ANWAR 1,000,000
32 MA’ARIF BIN AWALUDIN 2,100,000
33 MOHAMMAD HASAN 500,000
34 SITI MU’ALIMAH 500,000
35 ZAHIRA BINTI ZAINURI 500,000
36 SITI MARDIYAH 500,000
Total 52,782,327

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 52,782,327,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 1109 ROMBONGAN

Rp. 59,549,206,475,-

Mau bantu Mereka?
Silahkan transfer ke rekening SedekahRombongan

Bank BCA a/c 84655-23456
Bank Mandiri a/c 137-00111-0011-8
Bank Syariah Mandiri a/c 4111-4111-45
Bank Muamalat a/c 532-000-6666
a/n Sedekah Rombongan

Takkan berkurang harta yang disedekahkan. Ia justru akan bertambah..bertambah dan bertambah...


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *