RAMDANI BIN BANGUN SUGITO (3, Sindrom Nefrotik). Alamat : RT 3/1, Desa Karangreja, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Pada November 2017, Dik Ramdani dibawa berobat ke Puskesmas Karangreja karena seluruh tubuhnya membengkak dan ia tidak dapat buang air kecil. Ia pun dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Purbalingga dan dirawat selama 9 hari. Dokter mendiagnosis Dik Ramdani menderita sindrom nefrotik yaitu gangguan pada ginjal sehingga tubuh kehilangan banyak protein yang dibuang melalui urine. Setelah boleh pulang, dokter menyarankan agar ia rutin kontrol. Ia sempat tidak menjalani kontrol secara rutin karena terkendala transportasi ke rumah sakit. Dokter menyarankan agar Dik Ramdani dirujuk ke RSUD Banyumas. Akhirnya kini ia sedang dirawat di RSUD Banyumas. Dik Ramdani adalah putra dari pasangan Bangun Sugito (30) yang bekerja sebagai buruh dan Eni Sugiarti (27). Penghasilan keluarga mereka hanya mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Biaya pengobatan Dik Ramdani dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun, pengobatannya masih terkendala biaya transportasi dan akomodasi ke rumah sakit. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Dik Ramdani sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya akomodasi selama pengobatannya dan biaya kehidupan sehari-harinya. Semoga Dik Ramdani segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 12 Desember 2017
Kurir : @ddeean Khaerul @paulsyifa

Ramdani menderita sindrom nefrotik


ANWAR SETIAWAN (29, Lumpuh). Alamat : RT 1/2, Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Awalnya, Anwar terjatuh dari sepeda motor dan hanya lecet sedikit sehingga tidak diperiksakan lebih lanjut. Namun lambat laun, tulang punggungnya terasa sakit dan ia tidak dapat berjalan. Ia pun diperiksakan ke Rumah Sakit (RS) Nirmala. Dari hasil rontgen diketahui bahwa tulang belakangnya mengalami infeksi. Setelah itu belum ada tindakan lebih lanjut. Rencananya ia akan melanjutkan pengobatan di RS Margono untuk penanganan lebih lanjut. Kini ia masih belum dapat berjalan. Ayahnya, Suwarto (56) bekerja sebagai petani, sedangkan ibunya, Nur Setiano (48) adalah seorang ibu rumah tangga. Penghasilan keluarga mereka sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Biaya pengobatan Anwar dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun, proses pengobatannya masih terkendala transportasi ke rumah sakit dan biaya kebutuhan hidup sehari-hari. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Anwar sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya akomodasi ke rumah sakit dan kebutuhan sehari-hari. Semoga Anwar segera diberi kesembuhan dan dapat beraktifitas seperti sedia kala.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 17 Desember 2017
Kurir : @ddeean Khaerul @paulsyifa

Anwar mengalami lumpuh


MISKAM BIN MADI (40, Lumpuh). Alamat : RT 1/1, Desa Binangun, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Bapak Miskam terjatuh dari pohon durian. Beliau langsung diperiksa di Rumah Sakit (RS) Wirasana, kemudian dirujuk ke RS Margono. Beliau menjalani operasi tulang punggung yang patah. Setelah dirawat selama 14 hari, Bapak Miskam diperbolehkan pulang dan dianjurkan agar menjalani kontrol rutin. Namun hingga saat ini sudah 3 kali kontrol, belum ada perubahan pada kondisi beliau. Kini beliau masih tidak dapat berjalan kaki, pinggangnya terasa panas dan kram. Sejak sakit, Bapak Miskam tidak bekerja. Istrinya, Sohiroh (41) adalah seorang ibu rumah tangga. Mereka pun kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Biaya pengobatan Bapak Miskam dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun beliau masih kesulitan transportasi ke puskesmas untuk mengganti selang yang digunakan untuk membantu buang air kecil, serta biaya hidup sehari-hari. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Miskam sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholics untuk membantu biaya akomodasi selama pengobatannya. Semoga Bapak Miskam segera diberi kesembuhan sehingga dapat beraktifitas seperti semula.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 17 Desember 2017
Kurir : @ddeean Khaerul @paulsyifa

Pak Miskam mengalami lumpuh


SITI WASINGAH (66, Kanker Payudara Kiri). Alamat : RT 1/2, Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Ibu Siti menemukan benjolan kecil di belakang telinga dan bawah ketiak kirinya pada lima bulan yang lalu. Benjolan tersebut pecah dan lukanya tidak segera kering. Tangannya pun menjadi bengkak, kondisinya melemah dan beliau tidak dapat beraktifitas seperti biasa. Ibu Siti diperiksakan di Rumah Sakit (RS) Dadi Keluarga Purwokerto dan didiagnosis menderita kanker payudara kiri. Dokter menganjurkan agar beliau segera diopersai, namun karena trombosit yang rendah dan anemia, beliau belum dapat menjalani operasi. Kini kondisinya masih sama dan benjolan tersebut semakin membesar. Suaminya, Kasun Abdulghoni (72) sudah pensiun. Biaya pengobatan Ibu Siti dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Non PBI kelas I. Namun pengobatan beliau terkendala biaya akomodasi ke rumah sakit dan kehidupan sehari-hari. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Siti sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya transportasi ke rumah sakit dan biaya kehidupan sehari-harinya. Semoga pengobatan beliau berjalan lancar dan segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 17 Desember 2017
Kurir : @ddeean Lasminah @paulsyifa

Bu Siti menderita kanker payudara kiri


CATUR ADI PRASETYO (2, Gizi Buruk + Lumpuh Layu). Alamat : RT 4/5, Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Dik Catur lahir dengan normal. Namun, setelah dua bulan berat badannya menurun drastis. Ia pun segera diperiksakan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas. Dik Catur sempat dirawat inap selama 12 hari dan didiagnosis menderita gizi buruk. Ia dianjurkan menjalani kontrol dan terapi di RSUD Banyumas, namun terkendala masalah ekonomi. Pengobatannya pun diberhentikan dan diganti dengan terapi pijat untu bayi. Kedua kakinya masih lemas sehingga kini belum bisa berjalan. Dik Catur juga mengalami keterlambatan berbicara dan terkadang diare. Ayahnya, Samiran (45) bekerja sebagai petani, sedangkan ibunya, Saimah (40) mengurus rumah tangga. Penghasilan keluarga yang kecil sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga sehari-hari. Dik Catur juga tidak terdaftar dalam jaminan kesehatan apapun. Sehingga pengobatan Dik Catur sangat terkendala biaya akomodasi selama kontrol dan terapi di RSUD Banyumas. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Dik Catur sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya kehidupan sehari-hari dan akomodasi selama kontrol dan terapi ke RSUD Banyumas. Semoga pengobatan Dik Catur berjalan lancar dan segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 18 Desember 2017
Kurir : @ddeean Lasminah @paulsyifa

Catur didiagnosis menderita gizi buruk


SYAHIDIN BIN WIRYA DRANA (48, Gagal Ginjal). Alamat : RT 6/3, Desa Kecila, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Lima tahun yang lalu, Bapak Syahidin mengalami sesak nafas, berkeringat dingin dan jantung berdetak kencang sehingga beliau dibawa ke Rumah Sakit (RS) Medika Lestari. Kemudian beliau dirujuk ke RS Banyumas dan dirawat inap selama 10 hari. Dokter mendiagnosis Bapak Syahidin menderita gagal ginjal. Dokter juga menganjurkan agar beliau menjalani cuci darah rutin dua kali dalam sepekan, yaitu setiap hari Selasa dan Jum’at di RS Palang Biru Pius, Gombong. Sampai saat ini, beliau masih rutin menjalani cuci darah. Kini beliau masih sering merasa pusing, nyeri di pinggang dan mual. Sejak sakit, Bapak Syahidin tidak bekerja. Istrinya, Yatini (41) adalah seorang ibu rumah tangga. Penghasilan keluarga pun terhenti dan mereka sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari serta biaya akomodasi ke rumah sakit. Biaya pengobatan Bapak Syahidin dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Non PBI kelas III. Alhamduillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Syahidin sehingga dapat memberikan santunan untuk membantu biaya transportasi ke rumah sakit dan kehidupan sehari-harinya. Semoga bantuan dari sedekaholics dapat bermanfaat bagi beliau.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 18 Desember 2017
Kurir : @ddeean Lasminah @paulsyifa

Bapak Syahidin menderita gagal ginjal


TUKIMAN BIN TRAMIARJA (65, Diabetes). Alamat : RT 1/7, Desa Petarungan, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Bapak Tukiman menderita penyakit diabetes mulai tahun 2016. Dua bulan yang lalu, kaki kanannya tersiram air panas dan beliau segera dibawa ke puskesmas. Beliau kemudian dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Medika Lestari dan menjalani operasi pengambilan kulit. Setelah pulang ke rumah, keadaan kakinya memburuk sehingga beliau dibawa ke RS Medika Lestari kembali. Karena keadaan kaki yang sudah membusuk, dokter menyatakan bahwa jari kaki Bapak Tukiman harus diamputasi. Setelah diamputasi jarinya, keadaan beliau semakin memburuk. Beliau dirujuk ke RS Siaga Medika dan menjalani amputasi hingga tumitnya. Dokter menganjurkan agar beliau menjalani kontrol rutin setiap pekan sekali. Kini keadaan kakinya masih membusuk dan tubuhnya demam. Istrinya, Losinah (55) adalah seorang ibu rumah tangga. Biaya pengobatan Bapak Tukiman dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Pengobatan beliau terkendala biaya akomodasi selama kontrol ke rumah sakit dan biaya hidup sehari-hari. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau sehingga dapat menyampaikan santunan untuk biaya akomodasi selama kontrol dan biaya hidup sehari-hari. Semoga Bapak Tukiman segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 18 Desember 2017
Kurir : @ddeean Lasminah @paulsyifa

Bapak Tukiman menderita penyakit diabetes


ROCHYATI SAKAM (57, Kanker Payudara Kanan + Kiri). Alamat : RT 1/2, Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Ibu Rochyati merasakan sakit, nyeri dan pegal pada payudara kirinya sejak awal tahun 2015. Beliau pun berobat ke dokter dan sempat membaik. Namun 3 bulan kemudian, sakitnya kambuh lagi. Beliau pun dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Banyumas. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Ibu Rochyati menderita kanker payudara kiri dan harus segera dioperasi. Setelah dioperasi, beliau melanjutkan pengobatan dengan kemotherapi di RS Margono. Pada 2016, kembali tumbuh benjolan di tempat yang dahulu dioperasi, di payudara kanannya, serta di punggung dan perutnya. Benjolan yang sudah menyebar tersebut sudah pecah dan menyebabkan luka basah yang berbau tidak sedap. Ibu Rochyati pun mengeluhkan pegal, perih dan sakit di sekujur tubuhnya. Pada Sabtu, 14 Oktober 2017, kondisi tubuh beliau semakin memburuk hingga akhirnya Ibu Rochyati menghembuskan nafas yang terakhir pada hari itu. Ibu Rochyati adalah istri dari Alm. Sakam. Sejak suaminya meninggal, beliau hidup seorang diri. Terkadang anaknya yang sudah berkeluarga menemaninya saat malam hari. Kehidupan sehari-hari Ibu Rochyati dibantu anaknya yang bekerja sebagai buruh lepas. Biaya pengobatannya dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III yang dimilikinya. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Rochyati sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Santunan sebelumnya sudah tersampaikan dan laporannya terdapat dalam rombongan 1049. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisiNya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 18 Desember 2017
Kurir : @ddeean Lasminah @paulsyifa

Ibu Rochyati menderita kanker payudara kiri


ANDIKA CHOLTI UMBARA (16, Gagal Ginjal). Alamat : RT 5/1, Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Sejak usia 4 tahun, Andika mengalami kejang. Ia kemudian diperiksakan ke dokter. Selang beberapa pekan matanya bengkak, ia pun kembali berobat ke dokter. Dari hasil pemeriksaan, dokter mendiagnosis Andika menderita gagal ginjal. Kondisi Andika semakin parah, 3 bulan kemudian alat vitalnya membesar. Ia pun dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Banyumas, kemudian dirujuk ke RS Margono. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Andika mengalami gagal ginjal dan harus menjalani rawat inap di RS Margono. Kini kondisi badan Andika bengkak, lemas, mata bengkak dan perut keras. Andika adalah putra dari pasangan Bapak Sukir (58) dan Ibu Martini (53). Bapak Sukir bekerja sebagai petani nira, sedangkan Ibu Martini adalah seorang ibu rumah tangga. Penghasilan Bapak Sukir yang kecil sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya. Biaya pengobatan Andika dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI yang dimilikinya. Namun ia kesulitan biaya transportasi saat kontrol dan akomodasi saat rawat inap di RS Margono. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Andika dan keluarga, sehingga dapat kembali menyampaikan santunan untuk membantu biaya transportasi saat kontrol di rumah sakit dan biaya kebutuhan hidup sehari-hari. Santunan sebelumnya sudah disampaikan dan laporannya terdapat dalam rombongan 1016. Kini Andika masih menjalani kontrol rutin ke RS Margono setiap bulan. Ia juga sering mengalami kejang, lemas, pusing dan beberapa bagian tubuhnya membengkak terutama bagian perut. Semoga Andika segera diberi kesembuhan dan dapat beraktifitas dengan normal.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Desember 2017
Kurir : @ddeean Lasminah @paulsyifa

Andika menderita gagal ginjal


JASEM BINTI YADIKRAMA (51, Kanker Otak). Alamat : RT 5/6, Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Ibu Jasem mengalami sakit dan nyeri di bagian kepala pada pertengahan Juni 2017. Beliau sempat berobat ke dokter dan menjalani rawat jalan, namun tidak ada perubahan. Akhirnya beliau berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas, kemudian pindah berobat ke Rumah Sakit (RS) Siaga Medika. Beliau didiagnosis menderita kanker otak. Beliau pun dirujuk ke RS Margono dan dianjurkan untuk menjalani operasi. Alhamdulillah, operasi beliau berjalan lancar meski dengan biaya sendiri. Saat ini beliau harus menjalani kontrol rutin pasca operasi sebanyak 6 kali. Suaminya, Darmudji Al Dasum (53) bekerja sebagai petani. Penghasilan sebagai petani hanya cukup untuk menghidupi keluarganya dengan sederhana, sehingga tidak ada simpanan uang untuk biaya berobat dan transportasi selama Ibu Jasem kontrol di RS Margono. Biaya pengobatan Ibu Jasem kini dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III. Namun beliau masih kesulitan untuk membayar biaya angsuran ke BPJS, transportasi ke rumah sakit dan biaya hidup sehari-hari. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan kembali dengan beliau, sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya angsuran ke BPJS, transportasi selama kontrol di RS Margono dan biaya kehidupan sehari-hari keluarganya. Santunan sebelumnya terdapat dalam rombongan 1054. Kini Ibu Jasem masih menjalani kontrol sebulan sekali ke RS Margono. Beliau juga masih merasakan pusing pada bekas jahitan operasinya. Semoga Ibu Jasem segera diberikan kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Desember 2017
Kurir : @ddeean Lasminah @paulsyifa

Bu Jasem didiagnosis menderita kanker otak.


SLAMET RIYADI (11, Patah Tulang + Epilepsi). Alamat : RT 7/1, Desa Ketanda, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Saat Dik Slamet berusia 5 bulan, ia mengalami demam tinggi dan kejang-kejang. Ia pun dibawa ke Puskesmas Sumpiuh. Keadaannya membaik, namun dokter menyarankan agar Dik Slamet diperiksakan ke dokter spesialis anak. Dokter mendiagnosis ia menderita epilepsi. Kondisi tubuhnya semakin membaik namun badannya tidak ada perkembangan dan badannya semakin layu. Tangan dan kakinya mengecil dan sampai sekarang belum bisa bicara dan berjalan. Dua bulan yang lalu ia kembali mengalami kejang dan langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Siaga Medika Banyumas. Hasil pemeriksaan menunjukan bahwa ada tulangnya yang patah, sehigga ia harus menjalani operasi. Dik Slamet dianjurkan untuk menjalani kontrol setiap 2 pekan sekali. Kini kondisi badan Dik Slamet masih lumpuh, tidak bisa bicara serta tangan dan kakinya mengecil. Ayahnya, Dariyo (40) bekerja sebagai buruh, sedangkan ibunya, Suswanti (37) adalah seorang ibu rumah tangga. Penghasilan keluarga yang kecil sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Biaya pengobatan Dik Slamet dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri kelas III. Namun pengobatannya masih terkendala biaya akomodasi selama kontrol ke rumah sakit. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Dik Slamet sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya transportasi selama kontrol di RS Siaga Medika dan biaya kehidupan sehari-harinya. Semoga Dik Slamet segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 19 Desember 2017
Kurir : @ddeean Lasminah @paulsyifa

Slamet menderita epilepsi


QUEENKALLA NATHANIA JIHATIDAH (3, Kelainan Jantung + Aktif Rubella). Alamat : RT 5/1, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Saat Dik Queen berusia 2,5 tahun, ia sering mengalami sakit. dokter mendiagosis ia menderita flek paru. Ia pun menjalani pengobatan rutin selama 6 bulan. Namun ia masih sering sakit. Orang tuanya mencoba memeriksakan Dik Queen dokter lain dan diketahui bahwa ia menderita kelainan jantung. Ia pun dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas, kemudian dirujuk kembali ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Sardjito, Yogyakarta. Setelah diperiksa ternyata Dik Queen menderita IGG aktif rubella. Ia pun menjalani terapi wicara dan rutin mengkonsumsi obat jantung. Kini ia sudah dapat berjalan namun masih kesulitan berbicara dan sering sesak nafas. Ayahnya, Hafidah Mastur Apriyono (32) bekerja sebagai karyawan swasta, sedangkan ibunya, Puji Benia Tining (26) bekerja mengurus rumah tangga. Penghasilan keluarga yang kecil sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Biaya pengobatan Dik Queen dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Non PBI kelas III. Pengobatannya terkendala biaya akomodasi ke rumah sakit dan biaya hidup sehari-hari. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Dik Queen sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya akomodasi selama kontrol ke RSUD Banyumas dan RSUP Sardjito serta biaya kebutuhan hidup sehari-hari. Semoga pengobatan Dik Queen berjalan lancar dan ia segera diberi kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 23 Desember 2017
Kurir : @ddeean Lasminah @paulsyifa

Dik Queen menderita IGG aktif rubella


TRININGSIH BINTI MARSITO (39, Ashma + Kelainan Jantung). Alamat : RT 3/4, Desa Dawuhan, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Sejak melahiran anak yang pertama, Ibu Triningsih mengalami sesak nafas. Beliau pun berobat ke Bidan Mudji. Bidan Mudji menyarankan agar beliau melanjutkan pengobatan di Rumah Sakit (RS) Goetheng, Purbalingga. Dokter mendiagnosis Ibu Triningsih menderita ashma dan kelainan jantung. Pengobatan tersebut sempat terhenti karena terkendala biaya untuk transportasi dan akomodasi selama di rumah sakit. Kini keadaan beliau masih sesak nafas. Suaminya, Sukirman (40) bekerja serabutan. Penghasilannya yang kecil terasa sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya beserta istri dan keempat anaknya. Tiga anaknya masih bersekolah, sedangkan putra bungsunya masih berusia 1 tahun. Biaya pengobatan Ibu Triningsih dibantu jaminan kesehatan berupa JKN-KIS PBI. Namun masih kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan tempat tidur yang layak. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Triningsih dan keluarga sehingga dapat menyampaikan santunan untuk membantu biaya kebutuhan hidup sehari-hari dan biaya membeli kasur. Semoga bantuan dari sedekaholics dapat bermanfaat.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 24 Desember 2017
Kurir : @ddeean Khaerul @paulsyifa

Ibu Triningsih menderita ashma dan kelainan jantung


SITI HAJJAH MAY PUSPITA (5, Epilepsi). Alamat : Desa Panca Tunggal, RT 7/2, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Bangka Belitung. Siti adalah buah hati dari Bapak Kusiman dan Ibu Nurhasanah. Siti merupakan pasien dampingan Sedekah Rombongan. Penyakit Siti bermula saat kepalanya terbentur dinding rumah ketika bermain bersama saudara – saudaranya. Sejak saat itu Siti sering mengalami kejang-kejang disertai demam tinggi. Siti sempat menjalani pengobatan di RSUD Bangka Tengah dengan pelayanan BPJS. Hasil pemeriksaan doker Siti didiagnosis mengalami epilepsi. Kondisi ini membuat dokter merujuknya ke RSUD Depati Hamzah untuk menjalani pengobatan rutin selama 2 tahun. Bapak Kusiman sehari-harinya hanyalah buruh serabutan yang tidak tentu penghasilannya. Usia Bapak Kusiman yang semakin tua membuat kondisi fisiknya menurun sehingga terkadang tidak dapat bekerja dengan maksimal. Dari 12 anaknya, Bapak Kusiman masih harus menanggung kebutuhan 8 anak. Untuk makan sehari-hari terkadang ia terpaksa meminjam uang pada tetangga. Sitti masih menjalani kontrol rutin di RSUD Depati Hamzah, ia harus rutin meminum obat dan orang tuanya harus terus berupaya agar ia tidak mengalami kejang – kejang karena jika terjadi bahkan bisa menyebabkan ia tidak sadarkan diri. Siti kembali menjalani kontrol rutin ke RSUD Depati Hamzah, ia harus kontrol 2 kali dalam 1 bulan. Kurir Sedekah Rombongan kebali menyampaikan santunan lanjutan untuk operasional berobat dan kebutuhan sehari – hari. Santunan sebelumnya masuk dalam Rombongan 1049. Semoga Allah mengangkat penyakit Siti, amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 19 Oktober 2017
Kurir : @arfanesia @yahyaisyoyok @Effendy_babel @ririn_restu

Siti didiagnosis mengalami epilepsi


MUHAMMAD ZAKY (8, Thalasemia + Hernia Scrotalis). Alamat : Desa Panca Tunggal, RT 5, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Zaky merupakan pasien dampingan Sedekah Rombongan, ia telah lama menderita thalasemia dan sudah beberapa tahun terakhir ini sering dirawat untuk tranfusi darah. Keterbatasan sarana dan prasarana rumah sakit di Bangka membuat Zaky dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Pasca menjalani pengobatan di RSCM Jakarta selama 3 minggu, sesuai dengan rekomendasi dokter, Zaky kembali menjalani pengobatan rutin di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang untuk melakukan transfusi darah rutin 2 kali setiap bulan. Setelah didampingi Sedekah Rombongan, alhamdulillah Zaky kini dapat menjalani transfusi darah secara rutin. Untuk transfusi darah dan berobat ke RS Depati Hamzah Pangkalpinang, Zaky dan ayahnya harus menempuh perjalanan selama 3 jam dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Zaky pun harus dirawat selama 1 hari untuk keperluan proses transfusi darah. Kondisi Zaky stabil karena ia rutin melakukan transfusi darah, namun belum diketahui sampai kapan ia harus menjalani transfusi darah. Kurir Sedekah Rombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk keperluan transportasi dan akomodasi pengobatan transfusi darah selama bulan Oktober 2017. Sebelumnya Zaky telah dibantu dalam rombongan 1049.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 23 Oktober 2017
Kurir : @arfanesia @yahyaisyoyok @effendy_babel @ririn_restu

Zaki menderita thalasemia dan hernia


HOLINA M. HUSIN (39, Kanker Serviks). Alamat : Jln. Tanjung Bunga, Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ibu Holina merupakan pasien dampingan Sedekah Rombongan. Dua tahun yang lalu, berawal dari bercak merah disertai pendarahan terus menerus, Ibu Holina merasakan nyeri haid yang luar biasa. Awalnya hanya dikira sebagai haid biasa hingga akhirnya diperiksakan di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Soekarno di Air Anyir Pangkalpinang. Hasil diagnosis dokter Ibu Holina terkena kanker serviks stadium lanjut. Ibu Holina disarankan rujuk ke RSCM Jakarta untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif. Ibu Holina telah memiliki JKN – KIS, namun biaya transportasi dan akomodasi selama di Jakarta menjadi kendala besar. Ibu Holina adalah seorang ibu rumah tangga, istri dari Bapak M. Husin yang sehari – hari berprofesi sebagai buruh harian. Keterbatasan biaya untuk membawa Ibu Holina ke Jakarta membuat keluarga hanya bisa pasrah meski kondisi Ibu Holina semakin lemah dan terus mendapat transfusi darah. Alhamdulillah, setelah didampingi Sedekah Rombongan Ibu Holina dapat menjalani pengobatan di RSCM dan tinggal di Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Jakarta. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan dan kemoterapi, kondisi Ibu Holina berangsur membaik. Ibu Holina diperkenankan pulang oleh dokter ke Bangka Belitung dan kembali lagi berobat ke RSCM pada September 2017. Kurir Sedekah Rombongan kembali menyampaikan bantuan untuk membantu tiket kepulangan ke Bangka Belitung. Sebelumnya Ibu Holina dibantu dalam Rombongan 1049.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 28 Agustus 2017
Kurir : @arfanesia @yahyaisyoyok @effendy_babel via suharji @ririn_restu

Ibu Holina terkena kanker serviks stadium lanjut


HOLINA M. HUSIN (39, Kanker Serviks). Alamat : Jln. Tanjung Bunga, Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ibu Holina merupakan pasien dampingan Sedekah Rombongan. Dua tahun yang lalu, berawal dari bercak merah disertai pendarahan terus menerus, Ibu Holina merasakan nyeri haid yang luar biasa. Awalnya hanya dikira sebagai haid biasa hingga akhirnya diperiksakan di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Soekarno di Air Anyir Pangkalpinang. Hasil diagnosis dokter Ibu Holina terkena kanker serviks stadium lanjut. Ibu Holina disarankan rujuk ke RSCM Jakarta untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif. Ibu Holina telah memiliki JKN – KIS, namun biaya transportasi dan akomodasi selama di Jakarta menjadi kendala besar. Ibu Holina adalah seorang ibu rumah tangga, istri dari Bapak M. Husin yang sehari – hari berprofesi sebagai buruh harian. Keterbatasan biaya untuk membawa Ibu Holina ke Jakarta membuat keluarga hanya bisa pasrah meski kondisi Ibu Holina semakin lemah dan terus mendapat transfusi darah. Alhamdulillah, setelah didampingi Sedekah Rombongan Ibu Holina dapat menjalani pengobatan di RSCM dan tinggal di Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Jakarta. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan dan kemoterapi, kondisi Ibu Holina berangsur membaik. Ibu Holina diperkenankan pulang oleh dokter ke Bangka Belitung dan kembali lagi berobat ke RSCM pada September 2017. Ibu Holina kini telah berada di Bangka Belitung, dan jadwal pengobatan ke RSCM sudah hampir tiba. Sesuai jadwal yang diberikan dokter Ibu Holina akan kembali ke Jakarta untuk menjalani pengobatan di RSCM. Kurir Sedekah Rombongan kembali menyampaikan bantuan untuk membantu pembelian tiket ke Jakarta. Sebelumnya Ibu Holina dibantu dalam Rombongan 1049 dan pada 28 Agustus 2017.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 11 September 2017
Kurir : @arfanesia @yahyaisyoyok @effendy_babel @ririn_restu

Ibu Holina terkena kanker serviks stadium lanjut


SUPRAPTI BINTI WIRYO SUWITO (46, Ca Mamae Dextra). Alamat : Dusun Sawah Lor, Desa Banyusoco, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi DIY. Sudah dua tahun Bu Suprapti menderita kanker payudara. Awalnya hanya berupa benjolan kecil saja, namun lama kelamaan ukurannya semakin membesar. Bu Suprapti kemudian memeriksakannya ke poliklinik umum dan langsung dirujuk ke RSPAU dr. S. Hardjolukito di Yogyakarta. Oleh dokter dirujuk lagi ke RSUP Dr. Sardjito dan disarankan untuk menjalani kemoterapi. Jadwal kemoterapinya sudah selesai. Bu Suprapti pun sudah menjalani operasi mastektomi (pengangkatan payudara) sebelah kanan di RS Panti Rapih, Yogyakarta. Suaminya, Bapak Yanto, bekerja sebagai pekebun, sementara ia sendiri, dulu, bekerja sebagai pedagang makanan. Hasil kerja dan usaha mereka cukup digunakan untuk membiayai hidup sehari-hari. Bu Suprapti kemudian menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan wilayah Jogja dan segera melanjutkan proses pengobatannya. Selama pengobatan Bu Suprapti menggunakan fasilitas BPJS Mandiri Kelas III. Saat ini kondisi kesehatannya semakin membaik. Bu Suprapti dijadwalkan 30x sinar di RS Moewardi Solo. Alhamdulillah, pengobatan di Solo sudah selesai. Bu Suprapti kembali kontrol rutin di RS Panti Rapih, Yogyakarta. Dari pantauan kondisi kesehatannya, kanker yang ia derita bermetastase ke tulang. Saat ini Bu Suprapti beraktivitas di kursi roda. Meski begitu ia dan suami tetap bersemangat berobat. Bantuan ini digunakan untuk biaya kontrol rutindan pembelian pispot. Semoga Bu Suprapti segera memeroleh kesembuhan, Aamiin. Laporan santunan sebelumnya terdapat pada rombongan 925.

Jumlah Bantuan : Rp. 662.300,-
Tanggal : 28 November 2017
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Bu Suprapti menderita kanker payudara


WARGA DESA BATURETNO (Bakti Sosial dan Pelayanan Kesehatan Gratis). Alamat : Desa Baturetno, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan sosial yang diselenggarakan pada hari Minggu, 26 November 2017 ini ialah acara tahunan yang diadakan Kurir Sedekah Rombongan Jogja. Target sasaran pesertanya ialah warga seputaran Rumah Singgah Sedekah Rombongan Jogja, yang meliputi Dusun Bumen Wetan, Dusun Plakaran Kidul, Dusun Plakaran Lor. Sekitar 200 orang warga berantusias mengikuti acara hingga selesai. Acara ini dimulai pukul 08.00 WIB yang diawali dengan penyuluhan gizi dari tim gizi RS Panti Rapih, Yogyakarta. Kemudian acara berlanjut dengan pemeriksaan kesehatan gratis. Timbang berat badan, cek tensi, dan pemeriksaan asam urat, glukosa, dan kolesterol dilakukan oleh Kurir Sedekah Rombongan. Selain itu, juga ada 3 dokter umum yang melakukan pemeriksaan lanjutan. Sedekah Rombongan pun bekerja dengan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa sebagai penyedia obat-obatan gratis di kegiatan ini. Tidak hanya sebatas pemeriksaan gratis saja, tahun ini SR Jogja juga mengadakan penjualan sembako murah dan garage sale. Mulai beras, telur, dan sembako lainnya dijual murah. Warga pun antusias memborong aneka pakaian baru dan pakaian layak pakai dari sedekaholics yang dijual dengan harga ala kadarnya. Hasil penjualan ini disalurkan kembali untuk daerah terdampak banjir di wilayah Yogyakarta. Alhamdulillah acara ini berjalan lancar dan selesai pukul 14.00 WIB. Bantuan dari sedekaholics ini dipergunakan untuk pembelian sembako, tambahan obat-obatan, dan keperluan-keperluan untuk kegiatan sosial ini. Warga Desa Baturetno sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan. Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat lebih banyak di tahun-tahun mendatang, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 22.655.350,-
Tanggal : 26 November 2017
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas Danis

Bakti sosial dan pelayanan kesehatan gratis


INTAN GUS WINARNI (43, Kanker Payudara Kanan). Alamat : Jalan Pedak, Gang Alamanda, RT 14/6, No. 405, Desa Karangbendo, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Di tahun 2008 Ibu Indan menderita kista. Karena keterbatasan ekonomi, Bu Intan memutuskan menjalani pengobatan alternatif. Dua tahun kemudian muncul benjolan di payudaranya. Ia memeriksakan diri ke RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Saat itu pemeriksaan tidak berlanjut dengan alasan yang sama, sementara Bu Intan juga belum memiliki fasilitas jaminan kesehatan yang bisa meringankan biaya pengobatan. Di tahun 2012, muncul bercak hitam di bagian lipatan payudara, tetapi Bu Intan memutuskan tidak periksa ke dokter. Sekitar setahun kemudian, terdapat luka ringan di payudara Bu Intan. Tetapi Bu Intan tetap menahan sakitnya dan tidak berobat ke tim medis. Sejak dua tahun lalu, luka di payudaranya semakin melebar. Saat itu Bu Intan masih tinggal di Purwokerto dan berobat ke RS Ajibarang. Dokter menyarankan untuk segera dilakukan operasi, tetapi Bu Intan menolak karena ketiadaan biaya. Bu Intan tinggal di rumah kontrakan di Yogyakarta bersama anak pertama. Saat ini masih menunggu aktivasi jaminan kesehatan BPJS. Bantuan dari sedekaholics ini disampaikan untuk membantu biaya pengobatan, transportasi, dan akomodasi Bu Intan selama di rumah sakit. Bu Intan sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan. Semoga Bu Intan segera dikaruniai kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 8 Desember 2017
Kurir : @kissherry @rofiq_silver @atinlelyas

Bu Intan menderita kanker payudara kanan


LASINEM BINTI KARTO DIKROMO (38, Kanker Payudara Kanan + Kiri). Alamat : Dusun Watusigar, RT 1/4, Desa Watusigar, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekitar tiga tahun yang lalu Bu Lasinem merasakan ada benjolan di payudara kanan dan kirinya. Tetapi, ia tak menghiraukannya karena masih bisa beraktivitas seperti biasa. Saat itu Bu Lasinem bekerja sebagai asisten rumah tangga di Jakarta. Lama-kelamaan kondisi Bu Lasinem memburuk. Ia pun memutuskan pulang kampung ke Gunungkidul dan hidup bersama kakaknya. Kedua kakak-beradik ini tidak memiliki sawah atau ladang. Untuk kehidupan sehari-hari mereka bekerja sebagai buruh serabutan, sementara Bu Lasinem tidak dapat bekerja kembali. Seorang saudaranya berinisiatif mendaftarkan BPJS Mandiri Kelas II untuk meringankan biaya pengobatan Bu Lasinem. Akhirnya Bu Lasinem melanjutkan pengobatan di RSPAU Hardjolukito, Yogyakarta. Saat Kurir Sedekah Rombongan bersilaturahim, Bu Lasinem telah menjalani 3x kemoterapi. Ia ingin tetap melanjutkan pengobatan tetapi sudah tidak memiliki biaya untuk transportasi dan akomodasi. Terlebih, saudara yang selama ini membantu biaya pengobatan sudah tidak bekerja. Amanah sedekaholics pun disampaikan untuk membantu biaya perawatan di IGD, pembelian obat, dan pembayaran iuran BPJS. Semoga bantuan dari sedekaholics Sedekah Rombongan ini menjadi jalan kesembuhan bagi Bu Lasinem. Sebelumnya Bu Lasinem pernah mendapat santunan dan terlpor di Rombongan 906.

Jumlah Bantuan : Rp. 690.162,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Bu Lasinem menderita kanker payudara kanan dan kiri


JOKO SANTOSA (25, Kanker Nasofaring). Alamat : Dusun Kalibenda, RT 1/3, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Sebelum terdiagnosa menderita kanker nasofaring, pemuda lulusan SMK ini bekerja sebagai karyawan swasta. Semenjak sakit, Joko keluar dari pekerjaannya, kemudian menjalani pengobatan di RS. Emanuel Banjarnegara, Jawa Tengah. Meski sudah berobat selama beberapa minggu tidak tampak perkembangan signifikan pada kesehatan Joko. Akhirnya Joko dirujuk ke rumah sakit yang memiliki sarana dan prasarana yang lengkap. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Joko dan ibunya. Sejak itu, Joko menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan dan menjalani pengobatan di RSUP Dr. Sardjito. Di awal datang di RSSR Jogja, kondisinya sangat lemah. Saat itu Joko langsung dibawa ke Unit Gawat Darurat RSUP Dr. Sardjito. Setelah menjalani perawatan kurang lebih satu tahun, Joko, yang sebelumnya terbatas geraknya di atas kursi roda, saat ini sudah dapat berjalan kembali. Untuk biaya pengobatan, Joko memiliki jaminan kesehatan dari pemerintah yaitu BPJS Mandiri Kelas III. Joko telah menjalani serangkaian jadwal kemoterapi. Saat ini Joko masih menjalani kontrol rutin dan serangkaian kemoterapi lanjutan di RSUP Dr. Sardjito. Bantuan ini digunakan untuk pembelian obat, biaya transportasi dari Banjarnegara ke Yogyakarta (PP) dan pembelian susu khusus untuk tulang. Pelaporan bantuan sebelumnya terdapat pada rombongan 1038. Joko dan keluarga sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan. Semoga Joko segera mendapat kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 543.200,-
Tanggal : 23 November 2017
Kurir : @KissHerry @namaku_arini @atinlelyas

Joko menderita kanker nasofaring


ERLA DWIYANTI (15, Lupus). Alamat : Dusun Piji, RT 1/2, Desa Krajan Kidul, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Bulan Juli 2015 Erla mengalami demam tinggi disertai muncul bintik-bintik merah, setelah itu persendiannya kaku. Orangtuanya segera membawanya periksa ke puskesmas tetapi tidak ada perkembangan yang signifikan. Kemudian remaja yang lahir bulan April ini, segera dirujuk ke RSUD dr. Tjitrowardjojo, Purworejo. Oleh dokter yang memeriksa ia dirujuk lagi ke RSUP Dr. Sardjito yang memiliki sarana prasarana lebih lengkap. Setelah rawat inap selama tiga hari disana, dokter mendiagnosa Erla menderita penyakit lupus, yaitu penyakit inflamasi kronis yang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang keliru sehingga mulai menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri. Ayahnya Suwarno (62) bekerja sebagai petani, sementara ibunya, Salwitri (42) ialah seorang ibu rumah tangga. Saat Kurir Sedekah Rombongan bersilaturahim ke rumahnya, orangtua Erla menyatakan ingin sekali mengusahakan kesembuhan anaknya. Erla memiliki jaminan kesehatan Jamkesmas, tetapi orangtuanya masih kesulitan untuk biaya akomodasi ke Yogyakarta, terlebih dokter pun menyarankan untuk terapi rutin di rumah sakit. Saat ini, kondisi Erla hanya bisa berbaring saja. Ia kesulitan duduk dan kakinya sulit digerakkan. Beberapa waktu lalu Erla menjalani rawat inap di rumah sakit. Alhamdulillah, ia sudah diperbolehkan pulang, lalu melanjutkan pengobatan di RS Orthopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta. Bantuan ini digunakan untuk pembelian susu dan obat yang tidak tercover. Pelaporan santunan sebelumnya terdapat pada Rombongan 1087.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.406.160,-
Tanggal : 20 November 2017
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Erla menderita penyakit lupus


ERNI KRISTIYANA (46, Kanker kelenjar Kulit + Ginjal). Alamat : Dusun Karang Duwet 1, RT 18/7, Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sejak tahun 1995 Bu Erni sudah didiagnosa menderita sakit ginjal. Saat itu Bu Erni masih tinggal di Bekasi, Jawa Barat. Sejak sakit tersebut, Bu Erni sudah menjalani pengobatan kontrol rutin dan terapi obat. Tetapi Bu Erni belum sempat menjalani haemodialisa ataupun kemoterapi. Pada tahun 2011, Bu Erni merasakan gatal di bagian perutnya. Setelah diperiksakan ternyata ia menderita kanker kelenjar kulit. Sejak itu, sakit ginjalnya ikut kambuh. Ia pun memutuskan untuk melanjutkan pengobatan di kampung halaman, Gunungkidul. Bu Erni sudah memiliki kartu jaminan kesehatan BPJS, tetapi beralamat tinggal di Bekasi. Pihak keluarga masih mengurus administrasi pindah alamat tinggal. Saat Kurir Sedekah Rombongan menjenguk di rumahnya, amanah sedekaholics Sedekah Rombongan pun disampaikan untuk membantu biaya transportasi dan akomodasi Bu Erni selama berobat ke rumah sakit. Suaminya, Margono sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan. Ia pun mengaku, penghasilannya sebagai karyawan swasta tidak mencukupi untuk biaya pengobatan sang istri. Semoga bantuan ini menjadi jalan kesembuhan bagi Bu Erni, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 9 Desember 2017
Kurir : @kissherry @aji_kristanto @atinlelyas Aris

Bu Erni menderita kanker kelenjar kulit


SUKIYATNO BIN PARMO SUWITO (51, Diabetes). Alamat : Dusun Mengger, RT 5/10, Desa Karangasem, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada tahun 2009 gejala sakit sudah mulai terasa. Kondisi kesehatan Bapak Sukiyatno sering melemah, badannya juga lemas. Waktu itu ia masih kerja di Tasikmalaya, Jawa Barat. Setahun kemudian Bapak Sukiyatno pulang ke Gunungkidul. Ia berobat ke RSUD Wonosari dan sempat menjalani rawat inap selama lima hari. Berselang setahun, kondisi Bapak Sukiyatno semakin tidak stabil. Ia pun dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Wonosari. Ia juga sempat menjalani rawat inap. Dokter pun memberikan rujukan untuk berobat ke RSPAU Hardjolukito, Yogyakarta. Tetapi alasan biaya dan pendampingan di rumah sakit membuat pengobatan diurungkan. Lalu Bapak Sukiyatno melanjutkan mengonsumsi obat herbal. Istrinya, Idah Saidah (37) ialah seorang ibu rumah tangga yang merawat balita dan mertua yang sedang sakit. Alhamdulillah Bapak Sukiyatno memiliki kartu jaminan kesehatan KIS yang membantu biaya pengobatan selama ini. Amanah dari sedekaholics Sedekah Rombongan ini disampaikan untuk membantu biaya transportasi dan akomodasi selama Bapak Sukiyatno berobat ke rumah sakit. Semoga bantuan ini dapat menjadi jalan kesembuhannya, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 9 Desember 2017
Kurir : @kissherry @aji_kristanto @atinlelyas Aris

Pak Sukiyatno menderita diabetes


MUHAMAD FAREL KURNIYANTO (7, Rhabdomyosarcoma). Alamat : Dusun Binangun, RT 11/5, Desa Wringinanom, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah. Awal 2016 mata kiri Farel mengeluarkan air mata terus-menerus. Orang tuanya memeriksakan ke RSUD Wonosobo, Jawa Tengah. Setelah diperiksa ia diberi obat salep dan obat tetes. Karena tidak ada perkembangan, dua minggu kemudian Farel diperiksakan ke RSUD Purwokerto. Tujuh minggu berobat namun tanda-tanda kesembuhan belum muncul, Farel pun dirujuk ke RS Mata Dr. YAP Yogyakarta, kemudian dirujuk lagi ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Setelah dilakukan biopsi, hasil menunjukkan Farel menderita retinoblastoma, yaitu kanker mata pada anak. Dalam pemeriksaan selanjutnya Farel didiagnosa rhabdomyosarcoma yaitu sel kanker yang tumbuh dari jaringan lunak tubuh seperti jaringan otot dan jaringan ikat. Farel ialah anak ketiga dari tiga bersaudara, pasangan Suharyanto (50) dan Tunjiyah (43). Ayahnya bekerja sebagai tukang ojek, sementara ibunya tak lagi bekerja karena fokus mendampingi pengobatan sang buah hati. Selama pengobatan Farel menggunakan jaminan kesehatan BPJS Mandiri Kelas III. Setelah menjalani serangkaian kemoterapi di RSUP Dr. Sardjito, Farel dijadwalkan melakukan sinar radioterapi di RSCM Jakarta. Alhamdulillah Farel telah menjalani 31x jadwal radioterapi di RSCM Jakarta. Saat ini Farel menjalani cek laboratorium dan kontrol rutin di RSUP Dr. Sardjito setiap dua minggu sekali. Alhamdulillah, keadaan Farel semakin membaik. Bantuan ini digunakan untuk membantu biaya transportasi Farel dan orangtuanya dari Wonosobo ke Yogyakarta, pembelian susu dan obat yang tidak tercover. Pelaporan santunan sebelumnya terdapat pada Rombongan 1038. Semoga Farel segera mendapat kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 695.200,-
Tanggal : 23 November 2017
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Farel menderita retinoblastoma


MISRIYA BIN ALAWI (35, Tumor Pipi). Alamat: Desa Glingseran RT 10/1, Kec. Wringin, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Sejak Bu Misriya umur 10 tahun muncul benjolan di dalam gusi sebelah kiri dan semakin lama semakin membesar. Kemudian Bu Misriya memeriksakan diri ke RSUD Kusnadi Bondowoso. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Bu Misriya didiagnosa menderita tumor pipi kemudian dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Di RSUD Dr. Soetomo dilakukan tindakan operasi bedah pengangkatan benjolan. Setelah tindakan operasi, Bu Misriya rutin kontrol ke Poli Bedah Mulut, Poli Mata, Poli Syaraf dan Poli Bedah Plastik. Namun ikhtiar Bu Misriya sempat terhenti karena kendala biaya transportasi dan tempat tinggal selama di Surabaya. Suami Bu Misriya yang menjadi tulang punggung keluarga meninggal karena kecelakaan. Sehari-hari Bu Misriya bekerja sebagai buruh tani dan tempat tinggal selama ini masih menumpang di rumah saudaranya. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan Bu Misriya dan memberikan bantuan kepada Bu Misriya yang dipergunakan untuk biaya transportasi ke Surabaya, pengobatan jalur umum dikarenakan Bu Misriya masih dalam masa pengalihan jaminan kesehatan, serta untuk biaya obat. Saat ini Bu Misriya kembali melakukan pengobatan.Bu Misriya merasa sangat terbantu dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan, karena dengan bantuan tersebut sampai saat ini Bu Misriya masih bisa terus berikhtiar mencari kesembuhan.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 27 Agustus 2017, 10 November 2017, 22 Desember 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @awwaludinyudha

Bu Misriya didiagnosa menderita tumor pipi


NEDIK ASMONO, (29, Glukoma) Alamat Dusun Karang Anyar RT/RW 002/004, Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Nedik adalah seorang buruh bangunan yang saat ini menderita sakit Glukoma di matanya. sudah merasakan gangguan mata semenjak awal tahun 2015, namun karena tidak begitu dihiraukan, akhirnya tidak ada upaya pengobatan. Pada akhir awal tahun 2017, ia mulai merasakan gangguan mata yang dideritanya bertambah parah bahkan disertai sakit kepala. Dan mulai itulah dengan pengelihatannya sudah mulai berkurang Bapak Nedik tidak bisa lagi bekerja dan tidak memiliki penghasilan. Bapak Nedik tinggal dirumah Kontrak yang jangka waktunya sudah hampir tiada. Kurir Sedekah Rombongan merasa kesulitan dengan kesusahan Bapak Nedik, Santunan titipan dari para Sedekaholics telah di sampaikan ke bapak Nedik Untuk membayar Kontrak.Bapak Nedik mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para Sedekaholics semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 3.000.000,-
Tanggal : 25 Desember 2017
Kurir : @yudhoari @edikpurwanto @isroil @viandwiprayugo

Pak Nedik menderita sakit Glukoma di matanya


SULASTRI BINTI SATTU, (50, Jantung + DBD) Alamat Jl. Ikan Hiu 50, RT 005/RW 001,Desa Mayangan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo Provinsi Jawa Timur. awal Desember merasakan panas dingin dan kepala pusing disertai mimisan yang menyebabkan kondisinya menurun setelah kurang lebih 5 hari tidak ada perkembangan dibawalah ke dokter dan disarankan untuk segera dibawa ke rumah sakit. setelah dibawa rumah sakit Bu Sulastri langsung masuk UGD selama 4 hari. Hasil diagnosa Dokter positif DBD dan jantung karena detak jantungnya melebihi normal kisaran 165-170 per menit. Ibu Sulastri memiliki Jaminan Kesehatan berupa Askes, yang meringankan beban pengobatannya selama di rawat di RS. tetapi Ibu Sulastri merasa kesulitan dengan Transportasi ke RS pasca pengobatan dan Akomodasi selama dirumah sakit. Kurir Sedekah Rombongan merasa kesulitan santunan titipan dari para Sedekaholics diberikan. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk beliau. Dan Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 21 Desember 2017
Kurir : @yudhoari @firmanyusnizar @viandwiprayugo

Bu Sulastri positif DBD dan jantung


DEWI DWI HARYATI, (10, Down Sydrome) Alamat Dusun Karang Anyar RT/RW 002/013, Desa Tempurejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Dewi biasa ia panggil. Adik Dewi adalah anak kedua dari pasangan Alm Bapak Astim dan Ibu Haryati (39) yang berprofesi penjual makanan ringan di depan rumahnya yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari untuk anak-anaknya. Alm Ayah adik Dewi sebelum meninggal bekerja sebagai tukang ojek di desanya yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. adik Dewi dan Kakaknya Nanang mengalami kelainan Down Syndrome, Yaitu kelainan genetik pada kromosom 21 yang dapat dikenal dengan manifestasi klinis yang cukup khas. Orang tua Dewi yang bekerja sebagai penjual makanan ringan di depan rumahnya pun tidak bisa berbuat banyak. Keadaan ekonomi yang pas-pasan membuat orang tuanya tidak pernah membawanya kontrol ke dokter. Setiap hari ibunya dengan sabar melatih kedua anaknya untuk bisa berbicara. Untuk tingkat IQ bisa dikatakan normal, karena saat diajak berkomunikasi, Dewi dan Nanang bisa menjawab dengan baik meskipun tidak tanggap. Keadaan ini membuat kurir Sedekah Rombongan prihatin, karena itulah bantuan dari para Sedekaholics diberikan. Semoga bantuan yang diberikan bisa membantu memberikan semangat kepada orang tua adik Dewi untuk bisa merawat adik Dewi dan Nanang kedepannya. Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 25 Desember 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Dewi mengalami kelainan Down Syndrome


MUHAMMAD YASIN, (13, TB TULANG) Alamat Pondok Rampal RT/RW 001/008, Desa Pondok Joyo, Kecamatan Semoboro, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Yasin biasa ia panggil, adik Yasin adalah anak pertama dari Bapak Hariadi dan Atminah yang telah mengalami sakit TB Tulang sejak delapan bulan yang lalu. Awalnya adik Yasin jatuh dan saat proses penyembuhan adik Yasin hanya di bawa ke dukun pijat dan sampai akhirnya punggung adik Yasin menjadi bungkuk. Adik Yasin tinggal bersama Bapak Saman Hariadi (36) dan Ibu Atminah (35), Kedua orang tua adik Yasin bekerja sebagai pemulung yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan informasi dari warga sekitar bahwa adik Yasin memerlukan bantuan, karena adik Yasin semangat untuk menjemput kesembuhannya. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi tempat tinggal adik Yasin untuk membawanya pemeriksaan awal di puskesmas hingga ke RSUD Dr. Soebandi Jember, setelah pemeriksaan diagnosa Dokter menyatakan bahwa adik Yasin mengalami sakit TB Tulang. Kurir Sedekah Rombongan langsung memberi santunan titipan dari para Sedekaholics , Santunan yang diberikan dipergunakan untuk pembayaran iuran BPJS mandiri Kelas III. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi adik Yasin dan semoga adik Yasin bisa sembuh seperti sediakala, Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 508.000,-
Tanggal : 7 November 2017 dan 25 Desember 2017
Kurir : @yudhoari @agungganong @viandwiprayugo

Yasin mengalami sakit TB Tulang


AHMAD HASAN ABDILLAH, (9, Atresi ani). Alamat Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Adik Hasan menderita sakit Atresi ani. Atresia ani adalah salah satu jenis cacat atau kelainan sejak lahir. Pada kondisi ini, perkembangan janin mengalami gangguan sehingga bentuk rektum (bagian akhir usus besar) sampai lubang anus umumnya tidak sempurna. Ketidak normalan Hasan tak memiliki anus Hasan segera dirujuk ke Rumah Sakit Paru- Paru Jember untuk dilakukan tindakan operasi pembuatan stoma. Hasan menderita atresia ani menjalani operasi pembuatan anus pada usia 5 bulan. Akhirnya setelah menunggu selama 8 – 9 tahun lebih Hasan bisa menjalani operasi pembuatan lubang anus di dubur. Bulan ini telah jalani serangkaian test akhirnya tim Dokter rumah sakit Paru – Paru Jember memutuskan dilakukan tindakan operasi pembuatan lubang anus di dubur. Operasi berjalan lancar dan saat ini Hasan menjalani perawatan pasca operasi. kondisi ekonomi untuk kebutuhan sehari hari yang memang benar-benar miskin membuat orang tua Hasan hanya bisa pasrah. Bapak Wakik bapaknya si adek Hasan hanyalah seorang buruh tani dengan pendapatan yang sangat minim dan itupun tidak menentu. Pendapatannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Bisa dibayangkan dengan kehidupan mereka di tambah lokasi yang jauh di pelosok desa, serta tak ada akses kendaraaan umum membuat mereka tak mampu melanjutkan pengobatan. Atas dampingan Sedekah Rombongan Hasan dapat melanjutkan pengobatannya. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu adik Hasan, Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Akomodasi selama di rumah sakit Paru – Paru Jember, pembayaran Iuran BPJS, Akomodasi selema dirumah sakit dan pembelian obat diluar cover BPJS pasien Hasan. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi adik Hasan dan Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1072

Jumlah Santunan : Rp. 793.500,-
Tanggal : 27 Desember 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil @agungganong

Adik Hasan menderita sakit Atresi ani


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN (MTSR) JEMBER ( P 1272 SR + F 6185 BM, Biaya Operasional Desember 2017 ) keperluan antar jemput pasien duafa sakit di bawah dampingan para Kurir Sedekah Rombongan, Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) dan Motor Tempur Sedekah Rombongan ini, terus bergerak wara-wiri tak kenal waktu ke rumah sakit setiap hari di area Jember, Bondowoso, Besuki, Probolinggo, Lumajang, Situbondo, dan bahkan mengirim pasien ke Malang maupun Surabaya. Sebagian dari dana amanah pada donatur dan sedekaholics disalurkan dalam bentuk operasional untuk kendaraan ini. Jumlah santunan yang tertera di bawah ini digunakan sebagai biaya untuk Bahan Bakar, Tap Oli, Biaya Kendaraan, dan perawatan lainnya. Semoga sedekah dari para donatur dan sedekaholics semua mendapatkan balasan yang berlipat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Aamiin. Dan Semoga hadirnya MTSR di Wilayah Jember akan mempermudah pasien untuk berobat kerumah sakit. Laporan keuangan Operasional MTSR ini sebelumnya masuk di rombongan 1085

Jumlah santunan: Rp.5.959.000,-
Tanggal: 28 Desember 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto @wahyono

Biaya Operasional Desember 2017


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN (MTSR) JEMBER ( P 1831 QE, Biaya Operasional Desember 2017 ) keperluan antar jemput pasien duafa sakit di bawah dampingan para Kurir Sedekah Rombongan, Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR), terus bergerak wara-wiri tak kenal waktu ke rumah sakit setiap hari di area Jember, Bondowoso, Besuki, Probolinggo, Lumajang, Situbondo, dan bahkan mengirim pasien ke Malang maupun Surabaya. Sebagian dari dana amanah pada donatur dan sedekaholics disalurkan dalam bentuk operasional untuk kendaraan ini. Jumlah santunan yang tertera di bawah ini digunakan sebagai biaya untuk Bahan Bakar, Tap Oli, Service, dan perawatan lainnya. Semoga sedekah dari para donatur dan sedekaholics semua mendapatkan balasan yang berlipat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Aamiin. Dan Semoga hadirnya MTSR di Wilayah Jember akan mempermudah pasien untuk berobat kerumah sakit. Laporan keuangan Operasional MTSR ini sebelumnya masuk di rombongan 1085

Jumlah santunan: Rp.4.385.000,-
Tanggal: 27 Desember 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Biaya Operasional Desember 2017


ABDUL ROZAK, (7, Ginjal Bocor) Alamat Dusun Krajan RT/RW 002/004, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Abdul Rozak, biasa dipanggil Rozak. Adik Rozak mengalami sakit sejak umur 2 tahun yang di deritanya tidak mengalami kesakitan karena umur adik Rozak masih kecil. Dan setelah umur 4 tahun adik Rozak mengalami sesak nafas, Air Urin bebusa, dan tidak memiliki tenaga untuk beraktivitas. Karena adik Abdul Rozak memiliki Jaminan Kesehatan JKN-KIS PBI, Abdul Rozak langsung dibawa ke Puskesmas terdekat oleh keluarganya untuk mengetahui sakit yang dideritanya, dan Dokter Puskesmas menyatakan bahwa Adik Rozak mengalami Ginjal Bocor dan Dokter Puskesmas menyarankan Adik Rozak dirujuk ke Poli Bedah RSUD Dr. Soebandi Jember untuk mengetahui diagnosa lebih lanjut. Setelah itu sesampai di RSUD Dr.Soebandi Jember Adik Rozak menjalanin cek Lab dan Dokter menyatakan Adik Rozak mengalami Ginjal Bocor. Adik Rozak sudah bolak balik Opname atau Rawat inap di RSUD Dr. Soebandi Jember karena kondisinya sering ngedrop. Adik Rozak adalah anak dari pasang Bapak Achmad Ariyadi (41) dan Ibu Siti Muslika (38), Bapak Achmad Ariyadi ini bekerja sebagai penarik tukang becak di Desanya yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari keluarganya. Keluarga Adik Abdul Rozak membutuhkan bantuan dan dampingan selama adik Rozak berobat karena keluarga dari kurang mampu. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan infomasi dari salah satu tetangga bahwa adik Rozak memerlukan bantuan karena selama penebusan Obat di Luar BPJS tidak mampu untuk membelinya dan Transport bolak balik ke RSUD Dr. Soebandi Jember ke rumahnya. Selang 7 bulan Adik Rozak dirujuk ke Dr. Soetomo Surabaya karena kondisi yang dialaminya cukup serius. Dan Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu adik Rozak. Santunan yang diberikan untuk Biaya Transportasi dan Biaya pengobatan dan perawatan pasien. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Adik Rozak dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala, Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1067

Jumlah Santunan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal :26 Desember 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil

Adik Rozak mengalami ginjal bocor


SUKARLIK, (44, TB TULANG) Alamat Dusun Gumuk Bago RT 029 RW 005, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Awal mula sakit pada pukul 10.00 WIB Ibu Sukarlik mengalami kecelakaan kerja di sawah, yang sedang mengalamai jatuh atau terpleset di pinggir sawah sehingga Ibu Sukarlik jatuh dan kesakitan di pinggul sebelah kiri. Setelah itu Ibu Sukarlik pulang dan memanggil dukun pijat kerumahnya dan keadaan semakin membaik dan selama 3 bulan selama Ibu Sukarlik mengalami sakit di pinggulnya Ibu Sukarlik pun rutin ke dukun pijat dan akhirnya beliau sakitnya semakin tambah parah, sehingga jalannya tidak normal dan jalan pun memakai alat bantu jalan berupa tongkat kayu yang dibuat oleh Suaminya sendiri. Setelah itu Ibu Sukarlik dilarikan ke klinik untuk menjalani Trapi dan penyakit yang dialaminya semakin parah sehingga tidak bisa berjalan. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan informasi dari warga sekitar bahwa Ibu Sukarlik memerlukan bantuan untuk dampingan selama berobat dan Keluarga Ibu Sukarlik adalah keluarga kurang mampu dan pada akhirnya Kurir Sedekah Rombongan membantu yang sedang mengalami kesusahan untuk masalah pembiayaan dalam berobat dan pembelian Obat-obat an yang dibutuhkan Ibu Sukarlik. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal Ibu Sukarlik dan setelah itu Kurir Sedekah Rombongan mengevakuasi Ibu Sukarlik ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut dan di diagnosa Dokter bahwa Ibu Sukarlik mengalami TB Tulang dan oleh pihak rumah sakit Ibu Sukarlik untuk segera di Operasi supaya penyakit yang di alami Ibu Sukarlik segera di tangani lebih lanjut. Ibu Sukarlik tinggal bersama Suamianya Bapak Hanafi (47) yang bekerja sebagai Buruh tani yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hariNya. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Sukarlik. Santunan yang diberikan untuk pembayaran Iuran BPJS setiap bulan, Uang Saku dan Pembelian Obat diluar BPJS. semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Sukarlik dan mendapatkan kesembuhan seperti beliau masih sehat Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1085

Jumlah Santunan : Rp.600.000,-
Tanggal : 27 Desember 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil @edikpurwanto

Ibu Sukarlik mengalami TB Tulang


HASAN BASRI, (58, Tunanetra) Alamat Dusun Krajan A 002/002, Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Bapak Hasan biasa ia panggil, bapak Hasan adalah seorang Dhuafa yang hidup seorang diri dan memiliki keterbelakangan fisik yaitu Tunanetra. Keseharian bapak Hasan menjaga Mushola Al-Barokah dan seorang Muadzin di Mushola tersebut. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi tempat tinggal bapak Hasan dan bersilahturahmi dan pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu bapak Hasan. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk pembelian sembako untuk kebutuhan makan sehari-hari. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi bapak Hasan. Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic.

Jumlah santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Desember 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil

Pak Hasan seorang tuna netra


LISNAWATI INDAH, (45, Stroke) Alamat Dusun Krajan RT/RW 001/002, Desa Karangsono, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Bu Wati, demikian biasa dipanggil tetangga sekitar, adalah seorang ibu rumah tangga yang menderita Stroke. Sudah 2 Tahun ini bu Wati tidak bisa bicara dan beraktifitas normal karena mengalami Stroke. Sempat dirawat di rumah sakit kemudian disarankan pulang untuk melanjutkan proses obat jalan. Bu Wati tidak memiliki Bpjs sehingga untuk biaya berobat dirasa sangat memberatkan. Sehari-hari bu Wati hanya terbaring lemas di tempat tidurnya dan tidak mampu bekerja lagi. Ibu Wati adalah seorang janda yang memiliki dua seorang anak, anak yang pertama bekerja sebagai penjaga toko dan anak yang kedua masih duduk di bangku sekolah SMA. Kondisi perekonomian keluarga Ibu Wati pun serba kekurangan. Informasi mengenai bu Wait diperoleh dari tetangga sekitar yang masih perduli dengan kondisi keluarga bu Wait. Santunan lepas sebesar pun telah disampaikan dan digunakan untuk biaya kebutuhan bu Wati. Rasa terimakasih disampaikan untuk bantun yang telah beliau terima, semoga beliau segera sembuh dan pulih seperti sedia kala sehingga bisa beraktifitas seperti biasa. Amin

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 27 Desember 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo Isroil

Bu Wati mengalami stroke


SAHIRUDIN BIN MUTABI, (62, Giant Lymphoma) Alamat Dusun Krajan II RT/RW 002/013, Desa Ngampelrejo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember. Provinsi Jawa Timur. Sahirudin biasa beliau panggil. Empat tahun yang lalu Bapak Sahirudin memiliki benjolan kecil di pipi sebelah kanan, tetapi oleh bapak Sahirudin dibiarkan karena hanya dianggap benjolan biasa dan tetapi semakin lama benjolan tersebut semakin membesar sehingga sampai menutupi hidung dan kedua matanya. Oleh keluarga diperiksakan lah ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk mengetahui penyakit yang dialaminya. Setelah hasil CT Scan Diagnosa Dokter menyatakan bahwa bapak Sahirudin mengalami penyakit Giant Lymphoma. Dokter menyarankan untuk di rujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Bapak Sahirudin memiliki Jaminan Kesehatan berupa JKN – KIS NON PBI Kelas III yang meringankan beban keluarganya dalam pengobatan bapak Sahirudin. Setelah dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya bapak Sahirudin menjalankan Kontrol Rutin dan Kemo. dan cukup banyak biaya transportasi ke Jember – Surabaya. Sampai keluarga Bapak Sahidurin kehabisan biaya untuk menjalankan kemo di Surabaya. Saat kondisi Bapak Sahirudin drop warga sekitar menginformasikan bahwa bapak Sahidurin membutuhkan bantuan dalam berobat dan biaya Transportasi. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi tempat tinggal bapak Sahirudin dan membawanya ke Rumah Sakit swasta Jember untuk pengobatan dan perawatan karena kondisi Bapak Sahirudin semakin Drop. Sedekah Rombongan merasa kusulitan Bapak Sahirudin, Santunan diberikan dipergunakan untuk Biaya Suplemen Pasien. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Bapak Sahirudin, dan Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, Semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1080

Jumlah Santunan : Rp. 1.265.000,-
Tanggal : 25 Desember 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto @isroil

Bapak Sahirudin mengalami penyakit giant lymphoma

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 RAMDANI BIN BANGUN SUGITO 1,000,000
2 ANWAR SETIAWAN 500,000
3 MISKAM BIN MADI 500,000
4 SITI WASINGAH 1,000,000
5 CATUR ADI PRASETYO 1,000,000
6 SYAHIDIN BIN WIRYA DRANA 1,000,000
7 TUKIMAN BIN TRAMIARJA 1,000,000
8 ROCHYATI SAKAM 1,000,000
9 ANDIKA CHOLTI UMBARA 500,000
10 JASEM BINTI YADIKRAMA 500,000
11 SLAMET RIYADI 1,000,000
12 QUEENKALLA NATHANIA JIHATIDAH 1,000,000
13 TRININGSIH BINTI MARSITO 1,000,000
14 SITI HAJJAH MAY PUSPITA 1,000,000
15 MUHAMMAD ZAKY 1,000,000
16 HOLINA M. HUSIN 1,000,000
17 HOLINA M. HUSIN 1,000,000
18 SUPRAPTI BINTI WIRYO SUWITO 662,300
19 WARGA DESA BATURETNO 22,655,350
20 INTAN GUS WINARNI 2,000,000
21 LASINEM BINTI KARTO DIKROMO 690,162
22 JOKO SANTOSA 543,200
23 ERLA DWIYANTI 1,406,160
24 ERNI KRISTIYANA 1,000,000
25 SUKIYATNO BIN PARMO SUWITO 1,000,000
26 MUHAMAD FAREL KURNIYANTO 695,200
27 MISRIYA BIN ALAWI 500,000
28 NEDIK ASMONO 3,000,000
29 SULASTRI BINTI SATTU 1,000,000
30 DEWI DWI HARYATI 500,000
31 MUHAMMAD YASIN 508,000
32 AHMAD HASAN ABDILLAH 793,500
33 MTSR JEMBER 5,959,000
34 MTSR JEMBER 4,385,000
35 ABDUL ROZAK 2,000,000
36 SUKARLIK 600,000
37 HASAN BASRI 500,000
38 LISNAWATI INDAH 500,000
39 SAHIRUDIN BIN MUTABI 1,265,000
Total 67,162,872

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 67,162,872,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 1093 ROMBONGAN

Rp. 58,226,887,764,-