Rombongan 1090

Berikanlah sedekah! Karena sedekah itu ibarat sungai yang mengalir. Kamu memperoleh manfaat dari air bersihnya yang terus mengalir.
Posted by on December 25, 2017

MTSR PURWOKERTO (AB 9046 WK, Biaya Operasional Desember 2017). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) adalah mobil operasional yang digunakan untuk membantu kelancaran berobat para dhuafa dalam dampingan Sedekah Rombongan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. Margono Soekarjo, RSUD Banyumas, Rumah Sakit Umum (RSU) Dadi Keluarga, RSU Wiradadi Keluarga dan sebagian rumah sakit di Kabupaten Purbalingga serta mengantar pasien dampingan Sedekah Rombongan yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Sarjito dan RSUP Karyadi. Penggunaan MTSR ini juga sangat bermanfaat, untuk mensurvey dhuafa, menyampaikan santunan maupun mengantar jenazah terutama di wilayah Barlingmasca (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap) dan Brebes. Biaya operasional kali ini digunakan untuk bahan bakar kendaraan dan jasa driver. Laporan keuangan Operasional MTSR ini sebelumnya masuk di rombongan 1085.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.837.000,-
Tanggal : 12 Desember 2017
Kurir : @arfanesia @widadopangesti Arif @ddeean

Biaya operasional Desember 2017


MTSR 1 MAGETAN (AE 8066 NE, Biaya Operasional November 2017). Mobil APV tahun 2008 dengan nomor polisi AE 8066 NE. adalah sebuah mobil yang berfungsi sebagai MTSR Magetan dengan interior ambulance standart untuk membantu pergerakan Sedekah Rombongan Magetan sejak 19 April 2015 yang lalu. Survei, mengantar santunan dan mengantar juga menjemput pasien dampingan Sedekah Rombongan Magetan untuk menjemput kesembuhan ke berbagai rumah sakit setempat dan rumah sakit rujukan di luar kota Magetan seperti Surabaya, Malang, Solo dan Jogja juga kota lain adalah tugas utama MTSR tersebut. Medan yang sangat berat di lereng Gunung Lawu dan jarak tempuh yang sangat sering dengan tujuan luar kota mengharuskan para Kurir selalu melakukan pemeriksaan kondisi terutama pada fungsi pengereman MTSR agar tetap prima. Adapun biaya Operasional bulan November 2017 sebesar Rp 2.651.000 di gunakan untuk pembelian BBM, antiseptik, masker, alkohol, biaya langganan parkir dan Jasa driver. Semoga dengan bantuan dari Sedekaholic MTSR Magetan dapat terus membantu pasien untuk menjemput kesembuhan ke rumah sakit. Sebelumnya laporan keuangan MTSR AE 8066 NE masuk pada rombongan 1071.

Jumlah Bantuan : Rp 2.651.000,-
Tanggal : 1 Desember 2017
Kurir : @ErvinSurvive @Allcrew

Biaya operasional November 2017


MTSR 2 MAGETAN (AE 1495 KG, Biaya Operasional November 2017). Pada tanggal 12 Agustus 2016 Sedekah Rombongan wilayah Magetan kembali mendapat amanah dari warga setempat berupa satu unit mobil Luxio tahun 2012 yang di pergunakan sebagai MTSR di wilayah Magetan dan sekitarnya. Mobil standart penumpang tersebut di pergunakan untuk mempermudah bergerakan Kurir Sedekah Rombongan Di wilayah Magetan untuk menyampaikan bantuan dari sedekaholic dan mengantar pasien dampingan ke Solo, Yogya, Surabaya maupun Malang. Mtsr 2 digunakan juga Untuk mengoptimalkan mobilitas MTSR di Kota Kabupaten Magetan yang juga mengcover wilayah Kabupaten Ngawi dan sekitarnya. Kebutuhan BBM Servis rutin dan biaya Operasional pastinya sangat di butuhkan. Bantuan kali ini pada bulan November 2017 sebesar Rp 2.875.979,- di alokasikan untuk biaya pembelian BBM, kampas rem dan jasa driver. Laporan keuangan Operasional MTSR AE 1495 KG sebelumnya masuk pada rombongan 1071.

Jumlah Bantuan : Rp 2.875.979′-
Tanggal : 1 Desember 2017
Kurir : @ErvinSurvive @Allcrew

Biaya operasional November 2017


RSSR MAGETAN, (Sembako pasien bulan November 2017). Alamat : Jalan Hasanudin RT 4 RW 5 Selosari Magetan. RSSR digunakan sebagai tempat tinggal pasien yang berobat di Rumah Sakit sekitar Magetan. Fungsi dari adanya Rumah Singgah ini adalah untuk transit pasien Sedekah Rombongan yang berasal dari luar kota Magetan, biasanya dari wilayah Madiun, Ngawi atau Ponorogo yang harus menjalani pengobatan di Solo. Jadi untuk memudahkan perjalanan, pasien transit dulu di Rssr Magetan semalam untuk keesok hari nya, pagi Subuh bisa langsung berangkat ke Solo. Kebutuhan pokok yang diperlukan antara lain : Beras, sayur, Gula, kopi, susu, minyak, detergen, lauk-pauk dan lain- lain. Alhamdulillah berkat sedekaholics, kebutuhan tersebut dapat terpenuhi di bulan ini dan tersampaikan untuk pasien dampingan yang berada di RSSR. Laporan ini ditujukan untuk kebutuhan konsumsi pasien selama bulan November 2017. Laporan sebelum nya masuk rombongan 1071.

Jumlah Santunan : Rp 737.000,-
Tanggal : 1 Desember 2017
Kurir : @ErvinSurvive @Allcrew

Sembako pasien bulan November 2017


RSSR MAGETAN, (Biaya operasional Rssr Magetan bulan November 2017). Rssr adalah Rumah Singgah yang digunakan pasien-pasien dampingan Sedekah Rombongan dari luar kota untuk menginap selama proses pengobatan di Rumah Sakit. RSSR hadir di Magetan sejak bulan Oktober 2015. Kami mengontrak rumah di Jalan Hasanudin RT 4 RW 5 Selosari Magetan selama 2,5 tahun setelah 1 tahun sebelum nya berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomer 25 Magetan. RSSR digunakan sebagai tempat tinggal pasien yang berobat di Rumah Sakit sekitar Magetan. Fungsi dari adanya Rumah Singgah ini adalah untuk transit pasien Sedekah Rombongan yang berasal dari luar kota Magetan, biasanya dari wilayah Madiun, Ngawi atau Ponorogo yang harus menjalani pengobatan di Solo. Jadi untuk memudahkan perjalanan, pasien transit dulu di Rssr Magetan semalam untuk keesok hari nya, pagi Subuh bisa langsung berangkat ke Solo. Laporan ini ditujukan untuk kebutuhan rekening air, listrik, telpon, kebersihan dan prasarana lain untuk melengkapi kebutuhan Rumah Singgah Sedekah Rombongan Magetan selama bulan November 2017 setelah sebelum nya masuk rombongan 1071.

Jumlah Santunan : Rp 1.421.000,-
Tanggal : 1 Desember 2017
Kurir : @ErvinSurvive @Allcrew

Biaya operasional November 2017


RSSR MAGETAN, ( Pembelian Inventaris RSSR Magetan bulan November 2017). RSSR Magetan adalah rumah singgah yang di amanahkan oleh Sedekah Rombongan pusat kepada kurir area Magetan yang digunakan untuk transit pasien dari pedalaman kota Magetan, Ngawi, Ponorogo, Caruban dan sekitarnya untuk berihtiar menjemput kesembuhan di Rumah Sakit Daerah maupun Rumah Sakit Rujukan Di luar kota terutama Rumah Sakit rujukan di kota Solo. Selain untuk transit, RSSR Magetan juga di gunakan untuk mengerjakan adminitrasi, data base pasien dan laporan laporan data secara manual (tulisan tangan). Untuk mempermudah pengerjaan adminitrasi, RSSR Magetan melakukan pembelian satu unit printer. Dengan adanya printer ini pula semoga dapat menambah semangat para kurir untuk terus menyampaikan sedekah dari para Sedekaholic dan bermanfaat untuk duafa disekitar Magetan, Ngawi, Madiun dan Ponorogo. Laporan ini ditujukan untuk pembelian 1 unit printer dan perlengkapan kantor untuk Rssr Magetan. Bantuan untuk inventaris Rssr Magetan sebelum nya masuk rombongan 1044.

Jumlah Santunan : Rp. 2.135.500
Tanggal : 1 Desember 2017
Kurir : @ErvinSurvive @Allcrew

Pembelian inventaris RSSR Magetan bulan November 2017


BENCANA ALAM BANJIR DAN TANAH LONGSOR PACITAN (4000 warga terkena dampak banjir dan timbunan lumpur). Alamat : Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Hari Selasa, 27-11- 2017 jam 20.00 Banjir melanda Kabupaten Pacitan. Hampir seluruh kecamatan di kabupaten tersebut terhanyutkan oleh genangan air dan lumpur. Team Sedekah Rombongan yang berdomisili di Pacitan pun ikut menjadi korban bencana tersebut. Sehingga dalam menyalurkan bantuan dan mengevakuasi korban cukup terkendala. Semua aliran listrik terputus, tidak ada akses apapun yang bisa masuk. Sedekah Rombongan Magetan dan Sedekah Rombongan Madiun pun terhambat cuaca sehingga tidak bisa bergerak cepat merapat ke lokasi bencana. Berdasarkan data dari BPPD yang ada di lokasi korban rumah yang tertimpa longsor sekitar 10 rumah, korban Meninggal 10 orang, luka ringan 20 orang serta korban hilang 5 orang dan belum terevakuasi karena medan yang sulit untuk dijangkau. Team Sedekah Rombongan Magetan dan Madiun menyerahkan bantuan kedua berupa air mineral, mie instant, obat-obatan, pampers dewasa dan anak-anak serta beberapa logistik lain yang dibutuhkan korban. Berdasarkan data yang diperoleh, korban bencana yang di tempat pengungsian juga membutuhkan tikar, selimut dan juga pakaian layak pakai. Minggu, 3-12-2017 pagi team SRMagetan dan SRMadiun merapat ke lokasi bencana dengan mengerahkan 2 unit ambulan MTSR. Kami berusaha mengupdate kabar terkini dari lokasi, namun demikian realtime nya berbeda, karena di lokasi sinyal sangat sulit. Meskipun demikian team Sedekah Rombongan tetap berusaha untuk menyampaikan titipan para Sedekaholic, walaupun harus melewati medan yang sangat sulit dan penuh resiko. Bantuan sebesar Rp 5.000.000 telah kita sampaikan berupa barang-barang yang dibutuhkan oleh para pengungsi seperti yang telah disebutkan diatas. Mari kita bergerak sama-sama meringankan saudara kita yang sedang tertimpa bencana. Terima kasih untuk para sedekaholics, semoga sedikit bantuan kita dapat meringankan beban mereka. Salam Tembus langit

Jumlah Bantuan : Rp. 5.000.000,-
Tanggal : 3 Desember 2017
Kurir : @ErvinSurvive @AllcrewMagetan & Madiun

Bantuan korban bencana banjir


REZA TRI ANDIKA (17, Uretral Stricture). Alamat : RT 22/04, Desa Banjarejo, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Uretral Stricture atau yang biasa dikenal dengan kesulitan untuk buang air kecil ini dimulai sejak empat tahun lalu Reza bermain sepeda bersama teman-temannya, ia terjatuh dari sepeda dan saluran kencingnya terbentur sadel sepeda yang menyebabkan Reza tidak dapat buang air kecil. Keluarga pun membawanya ke Puskesmas untuk bisa segera ditangani, lalu dirujuk ke RSUD Sayidiman Magetan. Karena peralatan medis yang kurang lengkap Reza dirujuk ke RS Dr. Mowardi Solo untuk mendapat penanganan. Operasi telah dilakukan, namun ternyata Reza belum bisa buang air kecil melalui saluran kencing. Pengobatan dihentikan selama dua tahun karena keterbatasan biaya, Reza buang air kecil menggunakan selang yang di pasang di saluran kencingnya dan diganti setiap seminggu sekali sekali di RSUD setempat. Dokter menyarankan Reza melanjutkan pengobatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk penanganan lebih lanjut. Kontrol yang dijalani Reza pada bulan ini melihat kondisi luka di perut hasil operasi yang pertama dan kondisinya pun sudah bagus. Reza direncanakan dokter untuk dilakukan operasi penutupan luka pasca operasi. Dan operasi kedua dilaksanakan tanggal 2 Oktober 2017. Ayah Reza, Paiman (50) dan ibunya Panirah (48) yang bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan tidak menentu merasa sudah tidak sanggup membiayai pengobatan Reza, inilah kendala bagi keluarga ini. Bulan Desember ini bantuan disalurkan untuk biaya pembelian tiket travel ke Malang dan akomodasi pengobatan. Bantuan ke tigabelas sebesar Rp 500.000,- telah disampaikan setelah sebelumnya tercatat di nomor rombongan 909, 935, 939, 965, 986, 1023, 1032, 1043, 1052, 1059, dan 1066 Semoga pengobatan yang dijalani Reza akan terus mendapatkan hasil yang baik dan dapat segera sembuh. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 5 Desember 2017
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf

Reza menderita uretral stricture


EKO HERMANTO (42, Katarak). Alamat : JL Sucipto, 002/002, Dawuan, Kec. Situbondo, Prov. Jawa Timur. Sejak 1 tahun yang lalu ada kelainan yang terdapat pada mata Pak Eko. Mata sebelah kiri Pak Eko tidak bisa melihat. Pada tahun 2017 tidak hanya mata sebelah kiri yang tidak bisa melihat, namun mata sebelah kanan juga tidak bisa melihat. Sekarang ini ke dua mata Pak Eko tidak bisa melihat. Satu bulan yang lalu Pak Eko telah memeriksakan penyakitnya ke RSUD Situbondo di poli mata dan diketahui bahwa Pak Eko mengidap penyakit katarak. Namun, karena keterbatasan dana dan keadaan ekonomi yang cukup memprihatinkan, perawatan penyakitnya ini terpaksa tidak dilanjutkan. Seperti yang diketahui bahwa kesehariannya Pak Eko hanyalah bekerja sebagai tukang becak. Pak Eko berasal dari kaluarga miskin/duafa yang sangat layak untuk mendapatkan bantuan. Akhirnya tim sedekah rombongan menemukan Pak Eko dan mendampingi beliau untuk melanjutkan perawatan yang telah terhenti tersebut. Saat ini Pak Eko menggunakan fasilitas KIS (Kartu Indonesia Sehat). Sedekah Rombongan merasakan kesulitan mereka, santunan pun kembali disampaikan untuk membantu biaya pengobatan selama di rumah sakit dan obat-obatan yang tidak masuk dalam tanggungan KIS.

Jumlah Bantuan : Rp. 520.000,-
Tanggal : 25 September 2017 dan 30 November 2017
Kurir : @yudhoari @rukaia @viandwiprayugo

Pak Eko mengidap penyakit katarak


SIGIT SUNARSO, (22, Patah Tulang) Alamat Dusun Gumuk Limo RT/RW 023/018, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa TImur. Awal mulanya Sigit sehat, namun pada bulan Mei tahun 2017 Sigit mengalami kecelakaan ketika akan berangkat kerja yang mengakibatkan patah Tulang pada kaki bagian paha kiri. Kemudian dalam penanganannya Sigit menjalani operasi dan pemasang mangkok tulang paha pada bagian kaki yang patah. Dirumah beliau tinggal bersama Ibu dan saudaranya. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Sigit yang memang membutuhkan bantuan selama proses penyembuhan dan rawat jalan. Saat ini Sigit sudah terdaftar sebagai anggota KIS-PBI Mandiri Kelas 3 yang telah di urus dengan Kurir Sedekah Rombongan. Dan Kurir pun mendampingi Sigit selama rawat jalan dengan memberikan bantuan pembayaran BPJS setiap bulan, dan Transportasi. Semoga kondisi Sigit semakin membaik dan diberi kesembuhan seperti diakala, Amiin. Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Santunan sebelumya masuk dirombongan 1036

Jumlah Santunan : Rp. 670.000,-
Tanggal : 9 Agustus 2017, 13 September 2017, 9 Oktober 2017, 7 November 2017, 8 Desember 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil @edikpurwanto

Sigit menderita patah tulang pada kaki bagian paha kiri


KHOLIFATUL HASANAH, (21, Osteoarthritis) Alamat Dusun Kebonsari RT/RW 004/010, Desa Tamansari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Kholifatul adalah anak dari pasangan Bapak Sumardi (52) dan Ibu Qomariyah (48) yang mengalami sakit pengapuran yang sudah dua tahun lamanya. Kholifatul mulai mengalami sakit pada tulang – tulangnya. Kondisi saat ini Kholifatul tidak bisa berjalan. Sebelum sakit Kholifatul biasa ke sawah untuk membantu mencari nafkah, namun sekarang sudah tidak bisa lagi. Di rumah bersama dengan Ibu dan Ayahnya yang merawatnya. Kholifatul memiliki fasilitas kesehatan berupa JKN – KIS PBI yang meringankan beban biaya pengobatan. Selama ini melakukan proses pengobatan di RSUD Dr. Soebandi Jember. Setiap Kholifatul pergi berobat selama ini Bapak Sumardi terpaksa mencari sewa kendaraan untuk mengantar ke RSUD Dr. Soebandi Jember, dan harus mencari biaya tranportasinya, walau untuk mencukupinya harus pinjam tetangga. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami Keluarga Kholifatul. Kholifatul menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan yang siap untuk mengantar Kholifatul berobat serta kekurangan yang ia perlukan dalam berobat. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Kholifatul, Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Akomodasi Pasca Operasi dan Biaya Administasi. keluarga Kholifatul mengucapkan banyak terima kasih kepada Sedekaholics melalui para kurir Sedekah Rombongan yang telah membantu beliau dalam berikhtiar menjemput kesembuhannya. Semoga keadaan beliau terus membaik dan bisa berjalan seperti sedia kala, Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1046

Jumlah Santunan : Rp. 619.000,-
Tanggal : 13 Oktober 2017 dan 13 Desember 2017 (Akumulasi)
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil @edikpurwanto

Bu Kholifah menderita osteoarthritis


FATIMATUS ZAHRO, (38, Gagal Ginjal) Alamat Dusun Krajan RT/RW 001/001, Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Ibu Fatima adalah seorang ibu rumah tangga yang memiliki 2 seorang anak, yang pertama Mahda Alfi Fauzan masih duduk di bangku kelas 6 SD, dan yang kedua M. Abidzar Zamzam masih berumur 2 tahun. Selama ini Ibu Fatima mengalami sakit yang sangat serius. Akibat gagal ginjal yang sudah kronis kondisi Ibu Fatima terus melemah, dan sering merasakan sakit kepala disertai mual. Ibu Fatima di tengah sakitnya harus menjadi orang tua tunggal karena suaminya, telah Cerai. Sebelum sakit Ibu Fatima bekerja menjadi buruh cuci dan pedagang kopi, penghasilannya hanya cukup untuk makan sehari – hari dan sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya. Sejak sakit Ibu Fatima tidak dapat bekerja lagi, sedangkan hanya ia yang mencari nafkah. Terlebih lagi Ibu Fatima harus rutin pengobatan Cuci darah di RS Swasta di Jember. Ibu Fatima memiliki Jaminan berupan BPJS PBI yang meringankan beban biaya pengobata, tetapi Ibu Fatima merasa kesusahan dengan transportasi yang sangat jauh dari kediamannya sampai ke RS. Kurir Sedekah Rombongan merasa kesulitan Ibu Fatima, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan dari para sedekaholics untuk membantu Ibu Fatima. Ucapan terima kasih disampakan Ibu Fatima atas bantuan yang telah diberikan dan ia berdoa semoga semua amal baik Sedekaholics Sedekah Rombongan dibalas Allah SWT, amin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 19 Desember 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Bu Fatimah menderita gagal ginjal


SUCIK AISYAH, (40, Tumor Maxila) Alamat Jl. Mangga RT/RW 004/002, Desa Sumber Wetan Kecamatan Kedupok, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Sejak satu tahun yang lalu ibu Sucik telah menderita penyakit ini. Sebenarnya beliau telah membawa penyakitnya ini untuk dilakukan pemeriksaan ke rumah sakit Dr. Moh Saleh Probolinggo pada bulan maret 2014. Namun, karena keterbatasan dana dan keadaan ekonomi yang cukup memprihatinkan, perawatan penyakitnya ini terpaksa tidak dilanjutkan. Ibu Sucik ini memang berasal dari kaluarga miskin/duafa yang sangat layak untuk mendapatkan bantuan. Akhirnya Kurir Sedekah Rombongan menemukan ibu Sucik dan mendampingi beliau untuk melanjutkan perawatan yang telah terhenti tersebut. Setelah melanjutkan pemeriksaan di RSUD Dr. Moh Saleh Probolinggo Ibu Sucik dirujuk ke Dr. Soetomo Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut, karena penyakit yang dialaminya tergolong Ganas. Kondisi Ibu Sucik saat ini susah makan karena semakin membesar hingga menutup mulut dan matanya. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Sucik. Santunan senilai dibawah ini digunakan sebagai Uang saku dan Akomodasi selama di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk beliau. Dan Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1085

Jumlah Santunan : Rp. 867.476,-
Tanggal : 18 Desember2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @firmanyusnizar

Bu Sucik menderita tumor maxila


SUTIK BINTI SUBUWET, (49, Kanker Thyroid) Alamat Jl. Cangkring 21E, RT 005/RW 002, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. mulai 2012 ada benjolan di leher karena dianggap benjolan biasa sehingga oleh beliau dibiarkan. karena semakin membesar diperiksakanlah ke Puskesmas setempat dan dirujuk ke malang. bolak balik malang sampai tiga kali diantar oleh Ambulan Puskesmas tidak ada tindakan lanjutan karena kamar penuh. karena semakin membesar benjolan itu akhirnya atas inisiatif sendiri berangkat lah beliau berobat di RS WALUYO JATI Kraksaan Kabupaten Probolinggo dilakukan operasi 2013 akhir. Selang berapa bulan kemudian bulan Februari 2014 ada benjolan lain yang tumbuh di leher depan yang dinyatakan dokter kanker Thyroid. dalam rentang 2014 dilakukanlah operasi di RSU Moh shaleh kota Probolinggo sebanyak 2 kali dan yang terakhir menyebabkan benjolan semakin besar dan akhirnya dirujuk ke RSSA malang. 5 kali ke RSSA malang tidak ada tindakan sama sekali karena alasan tidak adanya kamar. Ibu Sutik memiliki Jaminan kesehatan berupan JKN-KIS PBI yang meringankan beban keluarganya dalam berobat ke rumah sakit. Tetapi Ibu Sutik kesusahan dengan transportasi bolak balik ke RS dan pembelian obat yang tak tercover oleh KIS PBI. Kurir Sedekah Rombongan merasa kesulitan ibu Sutik, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan dari para Sedekaholics untuk memberikan Santunan. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Biaya Transportasi dan Biaya Pengobatan dan Perawatan. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Sutik dan Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1085

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 Desember 2017
Kurir : @yudhoari @firmanyusnizar @viandwiprayugo

Bu Sutik menderita kanker thyroid


RIZKI BIN ABD HALIM, (8, TB TULANG) Alamat Jl. Bungut IV / 43 RT/RW 002/012, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Rizki, begitu beliau biasa dipanggil sudah dua bulan lebih merasakan sakit di punggungnya. Awalnya adik Rizki jatuh dan saat proses penyembuhan adik Rizki hanya di bawa ke dukun pijat dan sampai akhirnya punggung adik Rizki menjadi bungkuk. Tak hanya itu saja, adik Rizki sering batuk yang tak kunjung sembuh dan sering kambuh. sakit di punggungnya juga semakin terasa sakit. Dokter meminta dilakukan pengobatan juga untuk tulangnya, akan tetapi niat itu di urungkan dikarenakan tak ada biaya. Kini Adik Rizki sudah memiliki BPJS Mandiri Kelas III dengan total 5 anggota keluarga, meskipun begitu orang tua adik Rizki masih membutuhkan biaya akomodasi untuk berobat ke RSUD Dr. Soebandi Jember. Setelah pemeriksaan Diagnose terakhir dokter menyatakan adik Rizki menderita TB Tulang. Adik RIzki tinggal bersama Bapak Abd Halim (44) dan Ibu Ani Mardiana (37) yang berprofesi Ibu Rumah Tangga, sedang Bapak Abd Halim bekerja sebagai buruh lepas yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan informasi dari warga sekitar bahwa adik Rizki memerlukan bantuan, karena adik Rizki semangat untuk menjemput kesembuhannya. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi tempat tinggal adik Rizki. Kurir Sedekah Rombongan langsung memberi santunan titipan dari para Sedekaholics , Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Pembelian Susu dan Biaya Administrasi di Rumah Sakit. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi adik Rizki dan semoga adik Rizki bisa sembuh seperti sediakala, Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1080

Jumlah Santunan : Rp. 515.000,-
Tanggal : 20 November 2017 dan 5 Desember 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil

Rizki menderita TB Tulang


KHITAN MASSAL DAN SANTUNAN ANAK YATIM, (65, Anak Yatim dan Dhuafa) Alamat Jl. KH. Hasan Gg. Melati RT/RW 005/001, Desa Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Melihat senyum anak asuh dari Pondok Pesantren Baitussholihin Al-Hamidi, terkembang saat akan berangkat berkhitan, dan ini merupakan penyemangat Hiroh kami sebagai Kurir, dan juga anak-anak kurang beruntung di wilayah kota/Kabupaten Probolinggo, mereka mengemaskan do’a yang tulus untuk sedekaholics dan para kurir Sedekah Rombongan semoga kegiatan ini disaksikan oleh ribuan malaikat, dan sedekah ini menjadi Butiran tasbih yang akan menuntun kami ke surga-Nya. Kurir Sedekah Rombongan mengadakan khitan massal (Senin,18/12/2017) bekerja sama dengan Dokter RS Moh Saleh Probolinggo yang diikuti oleh 65 anak. Anak-anak dan Pondok Pesantren Baitussholihin Al-Hamidi mengucapkan terima kasih banyak kepada Sedekaholics, sehingga mereka dapat melaksanakan khitan yang merupakan sunah Rosululloh untuk menjemput masa baligh mereka. Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 6.000.000,-
Tanggal : 18 Desember 2017
Kurir : @firmanyusnizar @yudhoari @viandwiprayugo

Bantuan khitanan massal


RAHMANTO BIN ALM. BAMBANG (17, Diabetes Militus). Alamat : RT 001 RW 03, DESA Cengkawakrejo, Kec. Banyuurip, Kab. Purworejo, Prov. Jawa Tengah. Pada bulan Juli 2017 Rahmanto melakukan pemeriksaan kesehatan di RS Tjitrowardojo Purworejo. Yang dirasakan Rahmanto, tubuhnya lemas tak bertenaga, kepala pusing, serta mual-mual. Dokter yang menangani Rahmanto mendiagnosa bahwa Rahmanto mengalami Diabetes Militus, pengecekan gula darahnya mencapai angka 476. Dokter menyarankan Rahmanto untuk melakukan rawat inap di RS Tjitrowardojo, setelah Rahmanto merasa kondisinya mulai membaik, ia meminta pulang dan menjalani rawat jalan saja. Namun pada bulan November 2017, kondisi kesehatan Rahmanto kembali menurun dan harus menjalani rawat inap kembali di RS Tjitrowardojo. Rahmanto tinggal bersama ibu dan neneknya, selama rawat inap di RS Rahmanto biasa ditemani oleh neneknya. Ibu Rahmanto, Kun Puji Astuti, kondisi kejiwaannya sedikit terguncang setelah kematian suaminya. Saat ini dalam menjalani pengobatan, Rahmanto menggunakan jaminan kesehatan BPJS kelas 2, karena bapaknya dulu semasa hidupnya bekerja sebagai seorang PNS. Sehingga seluruh beban biaya untuk pengobatan Rahmanto sudah ditangani oleh BPJS. Kondisi kesehatan Rahmanto setelah menjalani perawatan di RS Tjitrowardojo sudah mulai membaik, kadang-kadang perasaan mual masih muncul dan gula darah Rahmanto masih belum stabil. Kurir-kurir Sedekah Rombongan yang memperoleh informasi mengenai keadaan Rahmanto segera merapat dan memberikan bantuan awal untuk pembelian alat cek gula darah serta kebutuhan hidup sehari-hari. Insya Allah segala bentuk bantuan dari #sedekaholik yang telah disampaikan melalui perpanjangan tangan kurir-kurir Sedekah Rombongan dapat menemani serta mengantarkan Rahmanto untuk kembali memperoleh indahnya nikmat kesehatan.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 29 November 2017
Kurir : @faturrozaq82 Sudiarto Krisna

Rahmanto mengalami diabetes militus


JUMANTRI BIN ALM. SUWIGYO (41,Lumpuh), Alamat : Dusun Tugino RT 4 RW 9 Desa Kaliharjo Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah. Pak Jumantri mengalami kelumpuhan kira kira sejak usia 30 tahun akibat jatuh dari pohon pada tanggal 24 agustus 2007. Saat itu juga langsung di rawat di Rumah Sakit Tjitro Wardjojo Purworejo selama 3 hari dengan jaminan Jamkesmas. Sepulang dari rumah sakit Pak Jumantri belum bisa jalan dan menjalani pengobatan tradisional selama kurang lebih 3 bulan, itu pun tidak hanya satu tempat saja (gonta- ganti), dirasa dari usaha ini tidak ada hasil kemudian mencoba berobat ke Solo tepatnya di Rumah Sakit Soeharso (RC) Solo. Harapannya agar dioperasi tetapi setelah satu minggu dirawat baru bisa mendapat keterangan dari dokter yang menyatakan tidak bisa dioperasi karena sudah terlalu lama (sudah 3 bulan). Akhirnya Pak Jumantri dibawa pulang dengan kondisi masih sama yaitu mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya. Semenjak itu Pak Jumantri hanya diam di rumah sampai akhir tahun 2015. Pada Tahun 2016 Pak Jumantri mendapat bantuan dari UCP sebuah kursi roda. Alhamdulillah dengan kursi roda ini Pak Jumantri sedikit bisa beraktifitas yang tadinya hanya tiduran saja. Pak Jumantri hidup sendiri karena semenjak dirinya sakit istri dan anaknya meninggalkan dirinya. Pernah dirawat oleh ayahnya sebelum beliau meninggal dunia karena stroke. Saat ini pak Jumantri sedang mengikuti pelatihan keterampilan yang diadakan oleh YAKKUM di Jogjakarta. Alhamdulillah berkat informasi yang sampai ke kurir Sedekah Rombongan Pak Jumantri mendapat santunan sebuah motor yang akan dimodifikasi menjadi motor khusus untuk difabel. Semoga nanti bisa menambah semangat pak Jumantri untuk menjalani hidup di hari hari berikutnya. Santunan sebelumnya masuk di Rombongan 969.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Desember 2017
Kurir : @Faturrozaq82 Sudiarto Kurniawan Woto

Pak Jumantri mengalami kelumpuhan


YAYASAN DISABLE PEOPLE ORGANIZATION (DPO) Purworejo. Untuk memperingati Hari Disabilitas International pada tanggal 17 Desember 2017, Disable People Oraganization (DPO) Purworejo akan mengadakan beberapa kegiatan dengan tajuk “Membangun Masyarakat Yang Inklusif, Tangguh, Dan Berkesinambungan Di Kabupaten Purworejo”. Beberapa jenis kegiatan yang akan diselenggarakan antara lain seminar yang akan membahas tentang pemberdayaan dan kemandirian serta keberlanjutan organisasi diasbilitas. Seminar tersebut rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 17 Desember 2017 dengan mengkhususkan peserta seminar adalah masyarakat penyandang diasbilitas, namun tidak menutup kemungkinan bagi masyarakat umum yang ingin ikut dan meramaikan acara seminar tersebut. Selain mengadakan seminar, pada tanggal 17 Desember 2017 juga akan diselenggarakan bazar. Barang-barang yang diperjual-belikan di acara bazar meliputi berbagai kerajinan yang telah diproduksi oleh teman-teman disabilitas, seperti keset motif, celana dari kain perca, sapu, sarung bantal dan guling, dan beraneka kerajinan lain yang telah diproduksi oleh teman-teman diasbilitas. Selain seminar dan bazar, juga akan diadakan acara donor darah yang berlangsung pada tanggal 14 Desember 2017 bertempat di Gedung PMI Purworejo. Donor darah ini merangkul teman-teman disabilitas yang bersedia menyumbangkan darahnya untuk saudara-saudara yang membutuhkan. Dengan tujuan , rekan-rekan disabilitas pun juga mampu membantu sesama dalam bentuk donor darah. Dan bagi teman-teman disabilitas yang telah menyumbangkan darahnya, akan memperoleh kenang-kenangan berupa hasil kerajinan seperti yang akan dipromosikan saat bazar. Untuk membantu mensukseskan kegiatan untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional, Sedekah Rombongan memberikan bantuan baik berupada dana tunai untuk membantu membiayai penyelenggaraan program-program kegiatan yang akan dilangsungkan, serta membantu transportasi untuk rekan-rekan disabilitas yang akan meramaikan acara donor darah. Bantuan dana diberikan langsung oleh kurir Sedekah Rombongan di sekretariat DPO Kaligesing Purworejo “Subur Makmur”, dengan alamat Dusun Tengahan RT 001 RW 003, Desa Kaliharjo, Kec. Kaligesing. Kab. Purworejo, Prov. Jawa Tengah. Insya Allah acara untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional yang telah dirancang dapat terlaksana dengan sukses.

Jumlah Bantuan : Rp 1.500.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir : @faturrozaq82 Sudiarto All Kurir

Bantuan tunai


DAROJI BIN ALM. AMAT DARMUJI (55, Batu Ginjal), Alamat : Desa Majir RT 2 RW 5 Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Pak Daroji awalnya bekerja sebagi kuli panggul dan sering merasakan pegal dan sakit saat kencing kemudian diperiksaakan ke klinik, setelah itu dari klinik dirujuk ke Rumah Sakit Palang Biru Kutoarjo guna melaksanakan rongsen dan opname namun selama 3 minggu tidak mendapat ruangan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Tjitro Wardjojo Purworejo bersama istri bu Surip yang sehari-hari seorang ibu rumah tangga biasa. Di Rumah Sakit Tjitro Wardjojo pa Daroji melakukan pemeriksaan rongsen dan usg serta saran dari RSUD apabila tidak membaik untuk di rujuk ke Rumah sakit HARJO LUKITO Yogyakarta dan untuk mencukupi kebutuhan keluarga sehari hari di bantu anaknya yang bekerja sebagai pelayan namun tetap tidak mencukupi. Sedangkan pak Daroji harus berobat agar penyakitnya segera sembuh. Kendala yang dialami beliau adalah biaya berobat serta transportasi untuk berobat. Pak Daroji kondisi saat ini lemas dan sering mual. Alhamdulilah kurir Sedekah Rombongan mendapat informasi langsung ke rumah pak Daroji. Bantuan dari sedekah holic pun diberikan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari pak Daroji.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 18 November 2017
Kurir : @Faturrozaq Sudiarto Ato

Pak Daroji menderita batu ginjal


SUBANDI BIN TOEKIJO (58, Jantung dan Paru-paru). Alamat : Ngeposan RT 002 RW 013, Kec. Purworejo, Kab. Purworejo, Prov. Jawa Tengah. Sekitar tahun 2014 Pak Subandi memeriksakan kondisi kesehatannya di RS Budi Sehat Purworejo, karena kondisi gula darahnya yang cukup tinggi. Setelah menjalani pemeriksaan di RS Budi Sehat Purworejo, dokter yang menangani Pak Subandi memberikan rujukan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut ke RS Panti Waluyo Purworejo, namun Pak subandi meminta untuk rujukan tersebut dipindah ke RS Aisyah Purworejo karena jaraknya lebih dekat dari rumah Pak Subandi. Pak Subandi telah menjalani tiga kali pemeriksaan kondisi kesehatannya di RS Aisyah Purworejo, di sini beliau juga pernah menjalani proses penyedotan di bagian paru-parunya sebanyak dua kali. Bulan September 2017 Pak Subandi kembali menjalani rawat inap di RS Aisyah Purworejo karena kondisi gula darahnya yang mencapai angka 300 serta pernafasan Pak subandi yang terasa sesak. Selama menjalani proses pengobatan tersebut, Pak Subandi mengandalkan jaminan kesehatan KIS yang dmilikinya. Kondisi Pak subandi yang telah menjalani perawatan kesehatan selama tiga tahun sepertinya masih belum menunjukkan perkembangan positif, namun beliau juga belum memperoleh rujukan penanganan kesehatan ke fasilitas kesehatan lain untuk memeriksakan kondisi kesehatan Pak Subandi lebih kanjut. Melihat kondisi Pak Subandi yang belum membaik juga, kurir-kurir Sedekah Rombongan tergerak untuk memberikan bantuan kepada Pak Subandi. Bantuan dari sedekaholik yang disampaikan kurir-kurir Sedekah Rombongan insya allah mampu membantu Pak Subandi untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 04 Desember 2017
Kurir : @faturrozaq82 Sudiarto Krishna Itok

Pak Subandi sakit jantung dan paru-paru


AFIAT SUTRISNI BIN ALM. PONIJO (17, Suspect TBC). Alamat : Dusun Kliwonan, RT 1 RW 1, Desa Kliwonan, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Perempuan kelahiran 17 tahun silam ini, merupakan anak perempuan dari pasangan Alm. Bapak Ponijo dan Ibu sukirni yang tidak lain tidak bukan Affiat juga adik kandung dari Hantaria Kagunani yang juga menderita Suspect Tbc. Affiat kini tinggal di Bangku Sekolah Menengah Kejuruan Kelas 2 di salah satu Sekolah Menengah di daerah Purworejo. Sama Seperti kakaknya, Affiat juga menderita Suspect Tb. Awal mula mungkin karena penyakit tersebut menular melalui pernafasan dan udara dirumah yang tidak memungkinkan, awal puasa Affiat merasa lemas terus menerus di sekolah juga sering sakit. Batuk yang sudah lama dan tak kunjung sembuh. Diperiksakan di RSUD Tjitrowardojo dan di diagnosa terkena tbc. Affiat sudah menjalani Pengobatan TBC selama kurang lebih 3 bulan. Kondisinya sendiri sekarang masih lemas dan disertai batuk. Dengan kondisi seperti ini, keluarga Affiat juga menceritakan keadaan Affiat sama seperti sang kakak Hantaria. Sembari berdagang Ibu Sukirni merawat kedua putrinya yang sakit, karena semenjak suaminya meninggal beliau harus merawat dan mendidik anak anaknya sendiri dan banting tulang untuk kelangsungan hidupnya dan keluarganya. Untung saja biaya pengobatan kedua putrinya sudah ditanggung oleh KIS (Kartu Indonesia Sehat) yang di kelola oleh BPJS, jadi beban Ibu Sukirni sedikit berkurang karena untuk biaya pengobatan sendiri apabila tidak ada KIS sudah menghabiskan biaya yang banyak. Pada akhir bulan Nobember 2017 lalu, santunan juga diberikan untuk Affiat untuk perbaikan Gizi Affiat sehari hari, harapannya agar Affiat juga di beri kesembuhan dan dapat melanjutkan aktifitas seperti teman teman sebayanya.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 30 November 2017
Kurir : @Faturrozaq Sudiarto Krisna

Affiat menderita suspect TBC


HANTARIA KAGUNAMI BINTI ALM. PONIJO (20, Suspek TBC). Alamat : Dusun kliwonan, RT 1 RW 1, Desa kliwonan, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Anak perempuan kelahiran 20 tahun yang lalu ini kerap dipanggil hantaria, awal mula badannya panas tinggi dan akhirnya lumpuh total. Hantaria juga sering batuk, demam, nyeri dada, dan badan lemas. Apalagi hantaria terserang Batuk yang cukup lama dan tak kunjung sembuh. Keluarga curiga dengan yang di alami oleh anak perempuannya, akhirnya hantaria dibawa ke puskesmas terdekat dan hasilnya hantaria mengidap Suspect Tbc. Hantaria adalah putri dari pasangan Alm Bapak Ponijo dan Ibu Sukirni. Ayahnya sudah meninggal sewaktu hantaria kecil dan sekarang tinggal bersama kakak dan adiknya. Ibu nya sendiri bekerja sebagai pedagang di pasar, untuk menghidupi keluarganya si Ibu banting tulang untuk keperluan sehari hari. Suatu hari Kurir Sedekah Rombongan datang berkunjung, Si Ibu Sukirni menceritakan kesulitan yang di alami keluarganya, termasuk yang dihadapi oleh anak perempuannya Hantaria. Para Kurir pun terketuk hatinya merasa iba melihat kondisi rumah yang lembab, kumuh dan sirkulasi udara yang kurang layak. Bahkan yang terlintas pun kondisi rumah seperti ini tidak layak huni karena kebersihan yang kurang terjaga siapa tahu banyak penyakit yang akan menyerang. Sewaktu bercerita ibu Sukirni juga menyinggung soal biaya karena uang yang di dapat dari hasinya berdagang hanya cukup untuk kehidupan sehari hari. Akhirnya pada tanggal 30 november 2017 lalu, santunan awal diberikan harapannya dapat di gunakan untuk biaya berobat dan untuk perbaikan gizi Hantaria.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000, –
Tanggal : 30 November 2017
Kurir : @Faturrozaq82 Sudiarto Krisna

Hantaria mengidap Suspect Tbc


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN 1 dan 2 (MTSR 1 dan 2) PURWOREJO (Biaya Pemeliharaan). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan Purworejo digunakan untuk mendukung kelancaran gerakan Sedekah Rombongan. Diantaranya untuk penyampaian santunan dari para sedekaholics lewat para kurir Sedekah Rombongan Purworejo kepada keluarga dhuafa, pasien yang berada di wilayah Purworejo dan sekitarnya. Bahkan sampai wilayah Kebumen. Disamping itu terkadang digunakan masyarakat dalam mengantar jenazah ke tempat peristirahatan yang terakhir. MTSR juga diperlukan dalam merujuk pasien ke luar wilayah Purworejo, baik Magelang, Purwokerto maupun Jogjakarta. Pada bulan November 2017 biaya yang digunakan untuk service rutin, ganti spare part antara lain :

– Ganti Ban Belt Rp. 222.000,-

– Service Rp. 1.385.000,-

– Tambal Ban Rp. 29.000,-

– Ganti Wiper Rp. 67.500,-

– Ganti Olie Rp. 320.000,-

Jumlah Bantuan : Rp. 2.023.500,-
Tanggal : 2 Desember 2017
Kurir : @Faturrozaq82 Sudiarto All Kurir

Biaya pemeliharaan


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN 1 Dan 2 (MTSR 1 dan 2) PURWOREJO (Biaya Operasional). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan Purworejo digunakan untuk mendukung kelancaran gerakan Sedekah Rombongan. Diantaranya untuk penyampaian santunan dari para sedekaholics lewat para kurir Sedekah Rombongan Purworejo kepada keluarga dhuafa, pasien yang berada di wilayah Purworejo dan sekitarnya. Bahkan sampai wilayah Kebumen. Disamping itu terkadang digunakan masyarakat dalam mengantar jenazah ke tempat peristirahatan yang terakhir. MTSR juga diperlukan dalam merujuk pasien ke luar wilayah Purworejo, baik Magelang, Purwokerto maupun Jogjakarta. Pada bulan November 2017 biaya yang digunakan untuk pembelian bahan bakar MTSR.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.256.500,-
Tanggal : 2 Desember 2017
Kurir : @Faturrozaq82 Sudiarto All Kurir

Biaya operasional


MTSR MAGELANG (AA 1953 HT, Biaya Operasional Oktober November 2017). MTSR Magelang ada Sejak akhir Tahun 2015, #SedekahRombongan Magelang dipercaya untuk meningkatkan pengkhidmatan kepada saudara kita yang sakit fakir miskin, melalui pelayanan Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR), kendaraan multiguna yang dapat difungsikan sebagai ambulance dan mobil jenazah. Menghadapi medan beberapa kabupaten di wilayah Magelang, Temanggung dan Wonosobo yang sebagian besar dataran tinggi dan daerah-daerah lainnya di Jawa Tengah, tentu saja MTSR harus tampil prima dan siap kapan saja saat dibutuhkan warga. Sampai saat ini keberadaan MTSR sangat dirasakan manfaatnya, baik oleh pasien dampingan #SR maupun warga dhuafa lainnya yang membutuhkan. Bahkan semakin hari semakin banyak warga yang memanfaatkan, karena tuntutan warga akan keberadaan angkutan untuk pasien semakin besar, intensitas penggunaan MTSR Magelang semakin tinggi. Selain antar-jemput pasien atau jenazah di sekitar Magelang, mobil ambulance ini juga hampir setiap hari bergerak sampai ke pelosok desa di kabupaten/kota yang ada di Magelang, Temanggung Wonosobo. Dengan Tingkat Pemakaian yang rutin dan mobilitas tinggi makan Kondisi MTSR haruslah prima. Selain penggantian pelumas dan servis rutin, ketersediaan bahan bakar menjadi keharusan agar MTSR Magelang senantiasa laik dan layak jalan. Alhamdulillah Sedekah Rombongan memahami tuntutan tersebut dan telah membayarkan biaya pajak kendaraan, pembelian bahan bakar, service/beli spare part, dan Kebutuhan Lain seperti Cuci Mobil, dan pembayaran nomor call center. Insya Allah, MTSR Magelang akan semakin dirasakan manfaatnya, khususnya oleh warga dhuafa di wilayah Magelang dan sekitarnya. Semoga kedermawanan para sedekaholics #SR dibalas Allah Swt dengan berkah dan jannah di dunia dan akhirat. Amiin. Bantuan sebelum ini tercatat di Rombongan 1052

Jumlah : Rp. 4.017.000,-
Tanggal : 12 Desember 2017
Kurir : @fathurrozaq82 All Kurir

Biaya operasional Oktober November 2017


PRASULISTYANINGTYAS BINTI SATYO (38, Gagal ginjal). Alamat : Desa Sambirobyong RT 3/2, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Tyas, demikian ibu dua orang anak ini biasa disapa menderita gagal ginjal. Pada bulan Oktober 2017 bu Tyas mengalami sakit punggung dan tidak nafsu makan dan karena terus berlanjut maka bu Tyas berobat ke Rsud. Pangkalan Maospati Magetan. Berikutnya saat pulang kampung di Solo, bu Tyas harus menjalani Rawat inap di RS. Panti Waloya selama seminggu di ICU dan dilakukan cuci darah sekali karena ternyata ginjal bu Tyas mengalami penurunan fungsi. Empat hari setelah pulang dari ranap kembali merasa sesak dan pusing sehingga harus dilarikan ke RS. Panti Waloya lagi dan langsung di lakukan hemodialisa. Saat ini bu Tyas harus menjalani hemodialisa rutin setiap hari Rabu dan Sabtu di Rsu. Oen Kandang Sapi. Suami nya yaitu pak Gito (36) bekerja di bengkel, harus tetap bekerja dan mengurus 2 anak nya yang masih kecil dan ibu dari pak Gito yang juga dalam kondisi sakit. Saat ini bu Tyas menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan Solo karena hemodialisa dilakukan di Rumah Sakit area Solo. Bantuan awal sebesar Rp. 500.000,- telah disampaikan dan digunakan untuk membeli obat diluar tanggungan Bpjs. Bu Tyas sangat terharu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan. Semoga bu Tyas bisa sembuh dan dapat beraktifitas seperti biasa. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 Desember 2017
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf

Bu Tyas menderita gagal ginjal.


JUMINEM BINTI SOMO JAIMAN (60, Gejala Stroke). Alamat : Dusun Kagean RT 1/1, Desa Baron, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Bu Jumi, demikian biasa dipanggil tetangga sekitar, adalah seorang ibu rumah tangga yang menderita gejala stroke. Sudah sebulan ini bu Jumi tidak bisa bicara dan beraktifitas normal karena mengalami gejala stroke. Sempat dirawat di rumah sakit beberapa hari kemudian disarankan pulang untuk melanjutkan proses obat jalan. Bu Jumi tidak mempunyai Bpjs sehingga untuk biaya berobat dirasa sangat memberatkan. Sehari-hari bu Jumi bekerja dengan berjualan sayur dipasar, sementara suami nya yaitu pak Kusnadi (65) juga sakit-sakitan dan tidak mampu bekerja lagi. Pasutri ini dikaruniai 5 orang anak yang sudah menikah semua dan berbeda rumah dengan bu Jumi. Kondisi perekonomian anak-anak nya pun tidak lebih dari orang tuanya dan sudah mempunyai tanggungan keluarga nya masing-masing. Informasi mengenai bu Juminem diperoleh dari tetangga sekitar yang masih perduli dengan kondisi keluarga bu Jumi. Santunan lepas sebesar Rp. 1.000.000 pun telah disampaikan dan digunakan untuk biaya berobat bu Jumi. Rasa terimakasih disampaikan untuk bantun yang telah beliau terima, semoga beliau segera sembuh dan pulih seperti sedia kala sehingga bisa beraktifitas seperti biasa. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 23 Desember 2017
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Rubianto

Bu Jumi menderita gejala stroke


ARSANI VANIA LANGKIRA (1, Luka Bakar). Alamat : Dusun Gelang RT 1/4, Desa Sumberdodol, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Arsa, demikian bayi kecil ini disapa, adalah anak pertama dari pasangan ibu Istini (31) sebagai ibu rumah tangga dan pak Langkir (41) bekerja sebagai kuli bangunan. Dik Arsa pada tanggal 17 November 2017 mengalami kecelakaan, yaitu tubuh dan tangan nya tersiram air panas. Hal ini terjadi karena saat itu bu Istini sedang sakit dan memaksakan diri tetap beraktifitas didapur dengan mengendong anaknya. Saat akan mengisi termos tiba-tiba bu Istini merasa pusing dan terjatuh sehingga anak yang digendong nya tersiram air panas. Dik Arsa segera dilarikan ke Rsud. Sayidiman Magetan dan dirawat selama seminggu dengan fasilitas SKTM. Saat ini dik Arsa masih menjalani kontrol rutin untuk pemeriksaan luka bakar nya. Informasi mengenai dik Arsa diperoleh dari tetangga sekitar yang perduli dengan kondisi keluarga pak Langkir. Santunan lepas titipan Sedekaholic sebesar Rp. 500.000 telah disampaikan dan digunakan untuk biaya akomodasi kontrol. Bu Istini sangat terharu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan. Semoga dik Arsa segera sembuh seperti sediakala, Amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 23 Desember 2017
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Rubianto

Arsa menderita luka bakar


SUDARSI BINTI MARTO SIRMAN (43, Ca Mamae). Alamat : Dukuh Mbiroto RT 2/2, Desa Garon, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Bu Darsi demikian beliau biasa dipanggil adalah seorang ibu rumah tangga yang menderita Ca Mamae kurang lebih setahun yang lalu. Penyakit ini ditandai dengan ada nya benjolan pada payudara tetapi karena tidak timbul rasa sakit maka bu Sudarsi membiarkan nya saja. Baru setelah setahun timbul rasa sakit maka bu Sudarsi mencoba periksa ke Rsud. Sayidiman Magetan dan dinyatakan perlu tindakan operasi. Suami bu Sudarsi yaitu pak Muhamad Shokib (59) cukup panik takut biaya yang dibutuhkan tinggi sedangkan keluarga ini belum memiliki Bpjs. Pak Sokib sendiri bekerja dengan beternak kelinci dan ayam serta menjual nya ke pasar, wajar beliau kebingungan dengan biaya operasi untuk istrinya. Akhirnya dengan saran keluarga pak Shokib mendaftarkan Bpjs. Setelah Bojs aktif, maka bu Darsi melanjutkan pengobatan dan operasi telah dilaksanakan pada awal bulan Desember 2017. Saat ini beliau melakukan pengobatan lanjutan dengan kontrol rutin di Rsud. Sayidiman Magetan. Informasi mengenai bu Sudarsi diperoleh dari salah satu teman kurir Sedekah Rombongan Magetan. Santunan lepas titipan para Sedekaholic pun telah disampaikan sebesar Rp. 1.000.000 dan digunakan untuk biaya berobat lanjutan. Rasa terimakasih disampaikan untuk bantuan yang telah diterima. Semoga bu Sudarsi bisa sembuh dan beraktifitas seperti biasa. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000 000,-
Tanggal : 23 Desember 2017
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Rubianto

Bu Darsi menderita ca mamae


AGUS SANTOSA (50, Tumor Nasal). Alamat : RT 4/1 Desa Tanjungsepreh, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Agus, demikian pria paruh baya ini biasa dipanggil, mengalami sakit tumor Nasal sejak 2 tahun yang lalu.Tahun 2015 pak Agus menderita penyakit Polip di hidung nya tetapi makin hari makin membesar. Karena kondisi ini pada awal tahun 2016 pak Agus memberanikan diri untuk periksa di Rsud. Soedono Madiun. Dokter menyarankan operasi, dan karena pada saat itu tidak ada yang mengarahkan dan tidak punya Bpjs maka pak Agus menjalani operasi dengan biaya umum, sekitar 45 juta untuk biaya operasi. Tetapi 4 bulan kemudian tumbuh lagi dan operasi ke 2 di Rsdm Solo pada bulan Juli 2016, kali ini beliau sudah punya Bpjs. Sebelum sakit pak Agus bekerja di bengkel dan tabungan nya habis untuk biaya operasi. Beliau dalam proses pengobatan selalu sendiri karena tidak punya anak juga istri. Saat ini beliau telah selesai dengan proses 33 sinar yang dilakukan di Rumah Sakit Ken Saras Semarang. Dan sekarang dilanjutkan proses kemoterapi di Rsdm Solo. Informasi mengenai pak Agus diperoleh dari salah satu postingan di Facebook. Santunan lepas titipan para Sedekaholic pun telah disampaikan sebesar Rp. 1.000.000 dan digunakan untuk biaya melanjutkan pengobatan. Pak Agus sangat terharu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan dan mendoakan semoga para Sedekaholic dan kurir-kurir Sedekah Rombongan selalu sehat dan banyak Rejeki. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 23 Desember 2017
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Rubianto

Pak Agus menderita sakit tumor Nasal


SUDIRO BIN SUYUD (50, Stroke). Alamat : RT 7/2 Desa Jongke, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Pak Diro, demikian bapak 2 orang anak ini biasa dipanggil, sudah mengalami lumpuh karena Stroke selama 5 tahun. Saat masih sehat pak Diro bekerja sebagai kuli proyek tetapi pada usia 45 tahun beliau mengalami stroke sehingga tidak bisa bekerja lagi. Istrinya yaitu bu Suyatni (50) mengambil alih tanggung jawab dengan bekerja serabutan. Pada awal sakit, pengobatan di rumah sakit, pengobatan alternatif, terapi telah dilakukan secara maksimal tetapi pak Diro tidak mengalami kemajuan. Saat ini justru kondisinya semakin parah, jika dulu masih bisa diajak berkomunikasi maka saat ini pak Diro hanya diam dan tidak menanggapi. Beban berat sangat dirasakan oleh bu Yatni, harus bekerja dan mengurus suaminya yang sakit. Informasi mengenai pak Sudiro diperoleh dari teman salah satu kurir Sedekah Rombongan Magetan. Santunan lepas sebesar Rp.1.000.000 pun telah disampaikan dan digunakan untuk pembelian pampers dan untuk biaya hidup. Bu Yatni sangat terharu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan, doa terbaik dilantunkan untuk para Sedekaholic dan para kurir SR semoga berbalas beribu rejeki dan kebaikan. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 23 Desember 2017
Kurir : @ErvinSurvive @Jeans_Oswolf @Rubianto

Pak Sudiro mengalami stroke

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 MTSR PURWOKERTO 2,837,000
2 MTSR 1 MAGETAN 2,651,000
3 MTSR 2 MAGETAN 2,875,979
4 RSSR MAGETAN 737,000
5 RSSR MAGETAN 1,421,000
6 RSSR MAGETAN 2,135,000
7 BENCANA ALAM BANJIR DAN TANAH LONGSOR PACITAN 5,000,000
8 REZA TRI ANDIKA 500,000
9 EKO HERMANTO 520,000
10 SIGIT SUNARSO 670,000
11 KHOLIFATUL HASANAH 619,000
12 FATIMATUS ZAHRO 500,000
13 SUCIK AISYAH 867,476
14 SUTIK BINTI SUBUWET 500,000
15 RIZKI BIN ABD HALIM 515,000
16 KHITAN MASSAL DAN SANTUNAN ANAK YATIM 6,000,000
17 RAHMANTO BIN ALM. BAMBANG 500,000
18 JUMANTRI BIN ALM. SUWIGYO 500,000
19 YAYASAN DISABLE PEOPLE ORGANIZATION (DPO) Purworejo 1,500,000
20 DAROJI BIN ALM. AMAT DARMUJI 500,000
21 SUBANDI BIN TOEKIJO 500,000
22 AFIAT SUTRISNI BIN ALM. PONIJO 500,000
23 HANTARIA KAGUNAMI BINTI ALM. PONIJO 500,000
24 MTSR 1 dan 2 PURWOREJO 2,023,500
25 MTSR 1 dan 2 PURWOREJO 1,256,500
26 MTSR MAGELANG 4,017,000
27 PRASULISTYANINGTYAS BINTI SATYO 500,000
28 JUMINEM BINTI SOMO JAIMAN 1,000,000
29 ARSANI VANIA LANGKIRA 500,000
30 SUDARSI BINTI MARTO SIRMAN 1,000,000
31 AGUS SANTOSA 1,000,000
32 SUDIRO BIN SUYUD 1,000,000
Total 45,145,455

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 45,145,455,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 1090 ROMBONGAN

Rp. 58,004,128,601,-

 

Mau bantu Mereka?
Silahkan transfer ke rekening SedekahRombongan

Bank BCA a/c 84655-23456
Bank Mandiri a/c 137-00111-0011-8
Bank Syariah Mandiri a/c 4111-4111-45
Bank Muamalat a/c 532-000-6666
a/n Sedekah Rombongan

Takkan berkurang harta yang disedekahkan. Ia justru akan bertambah..bertambah dan bertambah...


Comments are closed.