Rombongan 1085

Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sedekah.
Posted by on December 11, 2017

ANDRA HANAN ADYATAMA (1, Infeksi Hati + Batu Empedu). Alamat : Dusun Tegallayang 10, RT 2, Kelurahan Caturharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Di usia 4 hari kelahiran Dik Andra orangtuanya langsung memeriksakan ke puskesmas terdekat karena badan dan matanya menguning. Kemudian ia dirujuk ke RS Panembahan Senopati, Bantul. Selama 5 hari menjalani rawat inap tidak ada perkembangan signifikan terhadap kesehatannya. Dokter pun merujuk ke RSUP Dr. Sardjito. Dari pemeriksaan diketahui ia menderita infeksi hati, yang berawal dari infeksi virus CMV. Sampai saat ini Dik Andra sering demam, lingkar perutnya mengecil, kadar haemoglobinnya sering turun sehingga sering menjalani rawat inap. Di usianya 3,5 bulan ini ia sudah menjalani 8x transfusi darah. Dokter menyarankan ia mendapat asupan tambahan dari susu khusus peptamen junior/pregistimil. Tetapi untuk biaya transportasi pengobatan saja orangtuanya sudah berhutang. Ayahnya, Slamet Raharjo (34) bekerja sebagai buruh tidak tetap dan ibunya Rinarsih (33) seorang ibu rumah tangga. Meskipun biaya pengobatan dicover oleh jaminan kesehatan dari pemerintah, BPJS, orangtuanya merasa kesulitan untuk membeli susu dan pampers khusus, juga biaya akomodasi dan transportasi selama pengobatan. Santunan sebelumnya tersebut terdapat pada Rombongan 1063. Beberapa waktu lalu Dik Andra mengalami demam dan dibawa ke IGD RSUP Dr. Sardjito. Sesaat kemudian Kurir Sedekah Rombongan mendapat kabar duka dari keluarga Dik Andra. Selain bertakziah, Kurir Sedekah Rombongan juga menyampaikan santunan duka untuk meringankan beban orangtua Dik Andra. Kedua orangtua Dik Andra sangat berterima kasih atas kebaikan sedekaholics Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 24 November 2017
Kurir : @kissherry @rofiq_silver @atinlelyas @satyaluke

Andra menderita infeksi hati


BOIMIN HADIMINOTO (57, Gagal Ginjal). Alamat : Dusun Kemusuk Kidul, RT 5/7, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Awalnya pak Boimin mengeluh pusing, sakit kepala, dan asam urat. Setelah itu ia juga merasakan perutnya mual dan muntah akibat asam lambung naik. Oleh keluarganya, Pak Boimin diperiksakan ke puskesmas terdekat. Lalu dirujuk ke RSA UGM, Sleman. Dokter mendiagnosa Pak Boimin menderita gagal ginjal atau Chronic Kidney Disease (CKD). Dengan keadaan ini Pak Boimin diharuskan cuci darah dua kali seminggu. Pak Boimin tinggal bersama istrinya, Sugiyah (53) dan dua orang anak. Selama pengobatan ini, Pak Boimin menggunakan kartu jaminan kesehatan Jamkesda. Karena sangat rutin berobat, batas pemakaian Jamkesda berakhir dan berganti Jamkesos. Sehari-hari, Bu Sugiyah bejualan jamu di pasar, sementara Pak Boimin turut membantu istrinya sebelum sakit. Saat ini, keluarga ini merasa kesulitan mencari tambahan biaya untuk berobat. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan keluarga ini, kurir Sedekah Rombongan pun menyampaikan amanah sedekaholics untuk membantu biaya operasional dan akomodasi selama Pak Boimin kontrol rutin ke rumah sakit. , semoga semua pengobatan Pak Boimin diberi kelancaran sehingga bisa beraktivitas seperti biasa, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 24 November 2017
Kurir : @kissherry @rofiq_silver @atinlelyas @satyaluke

Pak Boimin menderita gagal ginjal


GALIH ARDHY PRATAMA (20, Kanker Lidah). Alamat : Pedukuhan Ngunut Lor, RT 17/1, Desa Ngunut, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada bulan Juni 2017, Galih merasa sakit di sekitar tenggorokan atau pangkal lidah. Ayahnya segera mengantar periksa ku puskesmas terdekat. Kemudian ia mendapat rujukan berobat ke RSUD Wonosari, Gunungkidul. Beberapa hari kemudian diperiksakan ke poliklinik THT RSUD Wonosari. Setelah dilakukan pemeriksaan, tim medis mendiagnosa Galih Ardhy Pratama menderita kanker lidah. Ia dirujuk kembali ke RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta untuk menjalani tindakan medis lebih lanjut. Dokter menyarankan untuk dilakukan kemoterapi terlebih dahulu sebelum tindakan operasi. Saat dijenguk oleh Kurir Sedekah Rombongan, Galih belum bisa makan melalui mulut sampai bekas operasi pada pangkal lehernya sembuh. Sementara ini, ia masih menggunakan alat bantu makan. Galih Ardhy Pratama merupakan anak piatu yang sudah ditinggal ibunya meninggal dunia sejak kecil. Ayahnya, Sunardi (48) berkerja sebagai buruh tani dengan penghasilan tidak menentu. Tetapi sejak Galih sakit, ayahnya tidak bekerja lagi. Saat ini Galih menjadi mahasiswa di perguruan tinggi negeri dengan beasiswa Bidik Misi. Selama pengobatannya, Galih memanfaatkan jaminan kesehatan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Bantuan ini diberikan untuk meringankan biaya kebutuhan sehari-hari dan biaya akomodasi selama berobat ke rumah sakit. Keluarga Galih sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan. Semoga Galih segera mendapatkan kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 13 November 2017
Kurir : @Saptuari @Faisal_Gudeg Hengki @JemiGigi

Galih Ardhy Pratama menderita kanker lidah


RADITYA RASYA AFZAAL NAZLI (8, Infeksi Getah Bening). Alamat : Pedukuhan Krompakan XI RT 4/24, Desa Sendangmulyo, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Beberapa tahun yang lalu Raditya Rasya Afzaal Nazli pernah sakit flek paru-paru, namun setelah rutin berobat, dokter menyatakan sakitnya sudah sembuh. Pada tanggal 3 November lalu, Dik Raditya terlihat pucat dan susah makan. Kemudian ia diperiksakan ke puskesmas. Setelah diperiksa ternyata ada benjolan kecil di pangkal paha sebelah kanan. Dik Raditya lalu dirujuk untuk pengobatan ke RSA UGM untuk tindakan medis lebih lanjut. Setelah dilakukan tes laboratorium, tim medis mendiagnosa Dik Raditya Rasya Agzaal Nazli menderita sakit infeksi getah bening dan harus segera dioperasi. Pada tanggal 7 November telah dilakukan tindakan operasi. Alhamdulilah operasinya berjalan lancar. Setelah beberapa hari opname pascaoperasi, Dik Raditya diperbolehkan pulang, namun masih harus berlanjut dengan obat jalan dan kontrol sesuai jadwal. Raditya Rasya Afzaal Nazli merupakan anak dari pasangan Bapak Fitri Antoro (29) dan Ibu Listiyani (27). Saat ini Dik Raditya tinggal dengan ayah dan kakek-neneknya. Ayahnya bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan tak menentu. Keluarga ini sangat bersyukur selama pengobatan sang putra dapat terbantu dengan fasilitas BPJS, meskipun masih terkendala biaya-biaya yang tidak tercover. Saat ini, Dik Raditya masih mendapatkan perawatan rutin pada luka bekas operasinya. Bantuan ini disampaikan untuk membantu meringankan biaya akomodasi selama proses pengobatan. Semoga Dik Raditya segera mendapatkan kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 14 November 2017
Kurir : @saptuari @faisal_gudeg @anjezmou @Jemigigi

Dik Raditya menderita sakit infeksi getah bening


TUSIYEM BINTI SOIKROMO (72, Post Stroke). Alamat : Dusun Kampung Kisul, RT 1/2, Desa Kampung, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Bu Tusiyem rutin berobat ke puskesmas karena menderita darah tinggi. Suatu hari saat sedang memasak, tiba-tiba Bu Tusiyem terjatuh. Kedua kakinya tidak bisa digerakkan. Sejak lima bulan yang lalu, segala aktivitas Bu Tusiyem dilakukan dengan merangkak. Meskipun bergerak dengan sangat terbatas, Bu Tusiyem ingin mandiri dan tetap melakukan kegiatan sebagai ibu rumah tangga pada umumnya. Suaminya, Giyono (78) bekerja sebagai pengumpul barang-barang bekas. Tetapi sejak istrinya jatuh tersebut, beliau mengurangi pekerjaan di luar rumah. Bapak Giyono sangat berdoa dan berharap ingin membelikan kursi roda untuk istrinya, tetapi apalah daya, perekonomian keluarganya saja sangat pas-pasan. Kadang, untuk makan sehari-hari, keluarga Bapak Giyono dibantu oleh tetangga. Alhamdulillah, melalui sedekaholics Sedekah Rombongan, Bapak Giyono dapat memberikan kursi roda untuk membantu aktivitas istrinya sehari-hari. Bapak Giyono dan Ibu Tusiyem sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan. Semoga kebaikan sedekaholics Sedekah Rombongan mendapat balasan kebaikan dunia dan akhirat, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 26 November 2017
Kurir : @kissherry @aji_kristanto @atinlelyas

Bu tusiyem menderita stroke


MARYATUN BINTI SUGINO (43, Hemiplegia). Alamat : Dusun Bendungan, RT 2/RW 8, Desa Sumberejo Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Delapan belas tahun yang lalu Maryatun terjatuh dalam posisi terduduk di kamar kosnya saat bekerja di pabrik sepatu di kota Bandung. Ia tidak pernah mengeluh sakit sebelumnya. Tetapi saat pulang ke Gunungkidul, lama-kelamaan ia merasa kakinya sulit digerakkan tetapi masih bisa berjalan. Saat itu ia segera periksa ke puskesmas dan ke dokter syaraf, tetapi tidak ada perubahan yang signifikan. Maryatun juga beberapa kali menjalani rawat inap di RS Klaten, Jawa Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kemudian ia dirujuk untuk pemeriksaan ke dokter spesialis syaraf. Oleh dokter, ia disarankan untuk menjalani operasi. Tetapi karena ketiadaan biaya, Maryatun memilih berhenti dari pengobatan medis dan mengonsumsi obat herbal. Saat ini Maryatun mengalami kelumpuhan pada kaki dan bicaranya tidak jelas. Aktivitasnya sehari-hari hanya bisa dilakukan menggunakan kursi roda selama kurang lebih 16 tahun. Maryatun berdagang mainan anak-anak yang dibantu oleh teman-teman SMA-nya. Ia terus berusaha mandiri untuk setidaknya memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti biaya makan dan pampers. Maryatun sangat bersemangat untuk menjemput kesembuhan, tetapi apa daya, dia sudah kehabisan dana untuk biaya pengobatannya selama ini. Meski memiliki fasilitas jaminan BPJS Kelas III, Maryatun masih kesulitan untuk biaya akomodasi dan transportasi ke rumah sakit. Amanah sedekaholics ini disampaikan untuk membantu Maryatun berobat kembali. Semoga Maryatun segera mendapat kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 26 November 2017
Kurir : @kissherry @aji_kristanto @atinlelyas Nur

Bu Maryatun menderita hemiplegia


KIRNO SUMARTO SUPARDI (77, Kebakaran Rumah). Alamat : Pedukuhan Godean IV, RT 4/8, Desa Sidoagung, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Bapak Kirno Sumarto Supardi setiap harinya berprofesi sebagai tukang parkir. Sedangkan istrinya yaitu ibu Boiyem berprofesi sebagai buruh serabutan. Pada tanggal 2 November 2017 beliau mengalami musibah kebakaran rumah. Sebagian rumahnya hancur dan sampai saat ini belum bisa memperbaiki kembali. Saat Kurir Sedekah Rombongan bersilaturahim Ibu Boiyem (55) sedang memunguti barang-barang bekas yang masih bisa dijual lagi. Penyebab kebakaran rumah tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Semula api berasal dari samping rumahnya yang merupakan jalan kecil menuju kampung di belakangnya. Di teras rumahnya ada tumpukan kayu yang sering digunakan untuk bahan bakar memasak. Api pun cepat menjalar ke rumah. Beruntung warga sekitar segera berdatangan. Bagian depan rumah masih bisa terselamatkan, setidaknya masih ada tempat berteduh untuk keluarga ini. Sementara bagian rumah yang lain kondisinya masih memprihatinkan. Kurir Sedekah Rombongan pun menyampaikan amanah sedekaholics untuk meringankan beban keluarga ini. Keluarga Pak Kirno sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 14 November 2017
Kurir: @Saptuari @Faisal_Gudeg @anjesmou @JemiGigi

Bantuan korban kebakaran rumah


LATIFAH NURUL DHINI (7, Kelainan Hormon). Alamat : Dusun Ngelo Kidul, RT 3/14, Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sejak bayi Dik Latifah mengalami hambatan dalam tumbuh kembang. Berat badannya berada dalam status Bawah Garis Merah. Selain itu, sejak lahir diketahui ada kelainan pada hormonnya. Sejak usia setahun, Dik Latifah tinggal bersama ibu dan kakek-neneknya. Ibunya bekerja sebagai asisten rumah tangga di Solo, sementara neneknya yang mendampingi pengobatannya selama ini. Awalnya Dik Latifah diperiksakan ke RSUD Wonosari, Gunungkidul, kemudian mendapat rujukan untuk pengobatan di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Selama pengobatan Dik Latifah tidak menggunakan fasilitas jaminan kesehatan apapun. Saat ini keluarganya sedang mengurus administrasi di kelurahan untuk mendapatkan BPJS Kelas III. Tetapi selama ini, memang biaya pengobatan Dik Latifah tidak dapat dicover dengan fasilitas jaminan kesehatan, padahal obat untuk pengaturan hormonalnya sangat mahal. Saat kurir Sedekah Rombongan bersilaturahim, neneknya bercerita sekali menebus resep bisa mencapai harga lebih dari dua juta rupiah belum biaya cek laboratorium dan ongkos transportasi (carter). Keluarga Dik Latifah sudah kehabisan dana untuk membeli obat sementara pengobatannya harus rutin dilakukan. Kurir Sedekah Rombongan pun menyampaikan amanah sedekaholics untuk membantu meringankan beban keluarga ini. Keluarga Dik Latifah sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan. Semoga Dik Latifah segera mendapatkan kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 26 November 2017
Kurir : @kissherry @aji_kristanto @atinlelyas Nur

Latifah menderita kelainan hormon


EDY SANTOSO (35, Lumpuh). Alamat : Dusun Gojosari, RT 1/9, Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Empat belas tahun yang lalu atau tepatnya bulan April 2003, Bapak Edy mengalami kecelakaan yang mengakibatkan tulang belakangnya patah. Sejak saat itu Bapak Edy merasa kesulitan berjalan sehingga aktivitasnya tidak maksimal. Ketika diperiksakan ke rumah sakit, dokter menyarankan untuk dilakukan tindakan operasi. Namun pihak keluarga tidak berkenan karena tindakan operasi pun tidak menjamin kesembuhan bagi Bapak Edy. Selang beberapa lama, Bapak Edy mengalami kecelakaan kembali. Pada kecelakaan kedua yang terjadi di Semarang ini, tulang kakinya patah dan tempurung kaki juga agak bergeser. Saat kurir Sedekah Rombongan menjenguknya, kondisi Bapak Edy saat ini lumpuh. Kakinya mengecil. Aktivitasnya hanya bisa dilakukan terbatas di tempat tidur saja. Bapak Edy tinggal dengan ibunya, Sadiyem (70), sementara ayahnya, Pawirojo, sudah meninggal. Untuk kehidupan sehari-hari, keluarga ini hidup bergantung dengan penghasilan Ibu Sadiyem sebagai petani, juga bantuan dari saudara-saudaranya. Bapak Edy memiliki jaminan kesehatan Kartu Indonesia Sehat (KIS), tetapi merasa kesulitan untuk pendampingan ke rumah sakit, terlebih biaya transportasinya. Bapak Edy hanya sekadar menginginkan memiliki kasur khusus (decubitus) yang dapat meringankan sakitnya yang terus-menerus berbaring. Alhamdulillah, melalui sedekaholics Sedekah Rombongan keinginan Bapak Edy terwujud. Bantuan ini dipergunakan untuk pembelian kasur decubitus dan bantuan biaya kehidupan sehari-hari. Bapak Edy dan keluarga sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 2 Desember 2017
Kurir : @kissherry @aji_kristanto @atinlelyas Indo Igun

Pak Edy menderita lumpuh


TRESNA DWI ALIYANI (13, Benjolan Lengan Tangan Kiri). Alamat : Dusun Plebengan Tengah, RT 8/18, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dua tahun yang lalu muncul benjolan sebesar kelereng di lengan tangan kiri Dik Aliya. Tetapi Dik Aliya belum pernah periksa ke puskesmas ataupun rumah sakit. Semakin lama benjolan di lengan tangannya semakin membesar, tetapi Dik Aliya belum menempuh pengobatan medis sama sekali. Dik Aliya tinggal dengan kakek-nenek tirinya, Bapak Gino dan Ibu Samiyem. Sementara kedua orangtua kandungnya, Bayu Adrian (38) dan Patriyah (33) bekerja merantau. Ayahnya bekerja sebagai buruh harian lepas dan ibunya sebagai asisten rumah tangga. Keduanya jarang pulang ke kampung halaman, sehingga kehidupan sehari-hari Dik Aliya ditanggung oleh kakek-neneknya. Saat ini Dik Aliya duduk di kelas 6 SD Candirejo, Semanu. Ia masih tetap beraktivitas seperti biasa seperti sekolah, memasak, mencari rumput di ladang, dst. Kakek-neneknya ingin sekali memeriksakan cucunya ke rumah sakit, tetapi ketiadaan biaya dan tenaga untuk mendampingi ke rumah sakit, hal ini pun diurungkan, terlebih Dik Aliya tidak memiliki jaminan kesehatan yang bisa mengurangi biaya pengobatan. Alhamdulillah, guru sekolah Dik Aliya bersedia mendampinginya ke rumah sakit. Amanah sedekaholics ini disampaikan untuk biaya pengobatan dan akomodasi Dik Aliya berobat ke rumah sakit. Keluarga Dik Aliya sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan. Semoga Dik Aliya segera mendapat kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 4 Desember 2017
Kurir : @kissherry @aji_kristanto @atinlelyas Tri

Aliya menderita benjolan sebesar kelereng di lengan tangan kiri


SUMIYATI BINTI KARTO WIKROMO (43, Kanker Paru-paru). Alamat : Dusun Jonge, RT 2/4, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Selama kurang lebih satu tahun Ibu Sumiyati sering batuk-batuk. Kondisinya makin melemah sejak sekitar tiga bulan yang lalu. Oleh pihak keluarga Ibu Sumiyati diperiksakan ke RS Amalia Bantul. Kemudian ia dirujuk untuk pengobatan lebih lanjut ke RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Ibu Sumiyati sering menjalani rawat inap untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari pemeriksaan inilah diketahui Ibu Sumiyati menderita kanker paru-paru. Saat ini Ibu Sumiyati kontrol rutin setiap lima hari sekali. Ia pun sudah mendapat jadwal untuk kemoterapi. Selama berobat ke Yogyakarta Ibu Sumiyati menyewa mobil tetangga. Suaminya, Wasito (41) yang bekerja sebagai buruh serabutan merasa kesulitan untuk membiayai biaya transportasi pengobatan istrinya. Meskipun begitu, keluarga ini sangat bersyukur karena sudah terbantu dengan fasilitas jaminan kesehatan BPJS. Bantuan ini disampaikan untuk bantuan biaya akomodasi Ibu Sumiyati selama proses pengobatan. Keluarga Ibu Sumiyati sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 3 Desember 2017
Kurir : @kissherry @aji_kristanto @atinlelyas Tri

Ibu Sumiyati menderita kanker paru-paru


DARSO SUMONO (61, Tumor Paru-Paru). Alamat : Dusun Soka, RT 4/ 13, Desa Candirejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekitar satu tahun yang lalu Bapak Darso sering batuk-batuk. Kemudian ia diperiksakan ke RSUD Wonosari, Gunungkidul. Bapak Darso didiagnosa menderita bronchitis. Satu bulan yang lalu, batuk-batuknya tidak kunjung sembuh. Pihak keluarga berinisiatif membawa Bapak Darso ke rumah sakit khusus paru-paru di daerah Bantul. Dari pemeriksaan dokter diketahui Bapak Darso menderita tumor paru-paru. Saat Kurir Sedekah Rombongan bersilaturahim istrinya, Tukini (54), bercerita saat ini Bapak Darso sedang menunggu jadwal kemoterapi. Bapak Darso sering mengalami sesak nafas, sehingga keluarga selalu menyiapkan tabung oksigen di rumah. Dalam kondisi stabil, Bapak Darso memerlukan oksigen 1 tabung, tetapi bila kondisinya menurun, keluarga Bapak Darso menyewa 2-3 tabung dengan harga sewa Rp 60.000/tabung setiap bulan. Selama pengobatan ini, keluarga Bapak Darso sangat terbantu dengan fasilitas jaminan kesehatan BPJS dari pemerintah. Tetapi, kondisi ekonomi Bapak Darso masih kesulitan untuk membiayai transportasi dan akomodasi selama berobat ke rumah sakit. Amanah sedekaholics ini disampaikan untuk meringankan beban keluarga Bapak Darso. Keluarga Bapak Darso sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan. Semoga Bapak Darso segera mendapatkan kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 4 Desember 2017
Kurir : @kissherry @aji_kristanto @atinlelyas Tri

Bapak Darso menderita tumor paru-paru


NEYRA AZZAHRA ARUMIANI (5, Leukemia). Alamat : Dusun Mranggen, RT 21/10, Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Pada tanggal 19 Januari 2016 Dik Neyra demam dan diperiksakan ke Poliklinik PMI Klaten. Setelah itu kondisinya belum kunjung membaik. Selain demam, di sekitar kantong matanya juga berwarna hitam, kuku dan kulit sekitar kuku memutih. Pada tanggal 24 Januari 2016 ia dibawa ke PKU Muhammadiyah Klaten dan menjalani rawat inap selama tiga hari. Kemudian Dik Neyra dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito. Sesampai di rumah sakit, Dik Neyra mendapat tindakan transfusi trombosit. Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan diketahui Dik Neyra menderita Leukimia ALL HRL2. Dokter menjadwalkan tindakan kemoterapi sebanyak 113 kali. Kemoterapi pertama dilakukan pada tanggal 3 Februari 2016, selanjutnya ia kontrol rutin setiap seminggu sekali. Selain itu, Dik Neyra juga menjalani terapi obat rawat jalan. Meskipun memiliki jaminan kesehatan BPJS dari pemerintah, orangtuanya masih kesulitan untuk membeli obat-obat yang tidak tercover juga biaya transportasi dari rumah ke rumah sakit. Ayahnya, Ernanto (28) bekerja di supermarket di daerah Babarsari, Yogyakarta. Sementara ibunya, Kunti Tri Arumi (25) ialah seorang ibu rumah tangga. Keduanya memilih tinggal di rumah kos untuk menghemat biaya transportasi, selain lebih dekat ke tempat kerja. Alhamdulillah Allah mempertemukan Kurir Sedekah Rombongan dengan keluarga Dik Neyra. Amanah dari sedekaholics pun disampaikan untuk meringankan beban keluarga ini. Semoga Dik Neyra segera mendapat kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 3 Desember 2017
Kurir : @kissherry @rofiq_silver @atinlelyas @Putri

Dik Neyra menderita Leukimia ALL HRL2


MTSR PURWOKERTO (AB 9046 WK, Biaya Operasional November 2017). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) adalah mobil operasional yang digunakan untuk membantu kelancaran berobat para dhuafa dalam dampingan Sedekah Rombongan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. Margono Soekarjo, RSUD Banyumas, Rumah Sakit Umum (RSU) Dadi Keluarga, RSU Wiradadi Keluarga dan sebagian rumah sakit di Kabupaten Purbalingga serta mengantar pasien dampingan Sedekah Rombongan yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Sarjito dan RSUP Karyadi. Penggunaan MTSR ini juga sangat bermanfaat, untuk mensurvey dhuafa, menyampaikan santunan maupun mengantar jenazah terutama di wilayah Barlingmasca (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap) dan Brebes. Biaya operasional kali ini digunakan untuk ganti oli, ganti bearing assy, jasa pasang clutch overhaul, bahan bakar kendaraan dan jasa driver. Laporan keuangan Operasional MTSR ini sebelumnya masuk di rombongan 1078.

Jumlah Bantuan : Rp. 6.100.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir : @arfanesia @widadopangesti Arif @ddeean

Biaya operasional November 2017


AHMAD HASAN ABDILLAH, (9, Atresi ani). Alamat Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Adik Hasan menderita sakit Atresi ani. Atresia ani adalah salah satu jenis cacat atau kelainan sejak lahir. Pada kondisi ini, perkembangan janin mengalami gangguan sehingga bentuk rektum (bagian akhir usus besar) sampai lubang anus umumnya tidak sempurna. Ketidak normalan Hasan tak memiliki anus Hasan segera dirujuk ke Rumah Sakit Paru- Paru Jember untuk dilakukan tindakan operasi pembuatan stoma. Hasan menderita atresia ani menjalani operasi pembuatan anus pada usia 5 bulan. Akhirnya setelah menunggu selama 8 – 9 tahun lebih Hasan bisa menjalani operasi pembuatan lubang anus di dubur. Bulan ini telah jalani serangkaian test akhirnya tim Dokter rumah sakit Paru – Paru Jember memutuskan dilakukan tindakan operasi pembuatan lubang anus di dubur. Operasi berjalan lancar dan saat ini Hasan menjalani perawatan pasca operasi. kondisi ekonomi untuk kebutuhan sehari hari yang memang benar-benar miskin membuat orang tua Hasan hanya bisa pasrah. Bapak Wakik bapaknya si adek Hasan hanyalah seorang buruh tani dengan pendapatan yang sangat minim dan itupun tidak menentu. Pendapatannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Bisa dibayangkan dengan kehidupan mereka di tambah lokasi yang jauh di pelosok desa, serta tak ada akses kendaraaan umum membuat mereka tak mampu melanjutkan pengobatan. Atas dampingan Sedekah Rombongan Hasan dapat melanjutkan pengobatannya. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu adik Hasan, Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Akomodasi selama di rumah sakit Paru – Paru Jember, pembayaran Iuran BPJS, Akomodasi selema dirumah sakit dan pembelian obat diluar cover BPJS pasien Hasan. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi adik Hasan dan Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1072

Jumlah Santunan : Rp. 539.250,-
Tanggal : 28 November 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil @lutfihermansyah @agungganong

Adik Hasan menderita sakit Atresi ani


LUSIANI BINTI SIKAN, (49, Kanker Serviks) Alamat Jl. Darmawangsa Dusun Gudangrejo RT/RW 003/025, Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Awal mula sakit Ibu Lusiani ini sering mengalami keputihan dan tiba-tiba pendarahan langsung di bawa ke puskesmas terdekat untuk mengetahui sakitnya yang dialami Ibu Lusiani. Setelah Ibu Lusiani diperiksa diagnosa mengalami Kanker Serviks dan oleh pihak Dokter disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Selang satu hari Ibu Lusiani di evakuasi ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut dan oleh Dokter Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember disarankan untuk di rujuk ke RSUD Dr. Saiful Anwar untuk perawatan lebih lanjut dan Ibu Lusiani memiliki Jaminan kesehatan JKN-KIS PBI. Ibu Lusiani ini seorang janda yang tinggal di Polsek Rambipuji Rumah bekas tahanan. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari perangkat desa Rambipuji bahwa Ibu Lusiani memerlukan dampingan karena dari keluarga tidak mampu. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal yang di tinggali Ibu Lusiani untuk menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Lusiani. Santunan yang diberikan untuk Akomadasi dan Uang Transport ke Malang. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Lusiani dan Semoga santunan yang diberikan para Sedekaholics mendapatkan ganti berlipat ganda oleh dariNya. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1072

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 24 November 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Ibu Lusiani mengalami kanker serviks


TUNI BINTI ALAN, (67, Stroke) Alamat Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Mbah Tuni biasa ia panggil, Mbah Tuni hidup sebatang kara sejak lima tahun lalu semenjak kehilangan suami dan anak beliau yang telah berpulang. Sakit yang beliau derita berawal dari tahun 2014 hingga sampai sekarang, kemudian bertambah dengan sakit Stroke yang beliau alami. Mbah Tuni terbaring lemas di tempat tidurnya dan juga tidak lagi bisa bekerja sehingga tidak ada penghasilan yang beliau dapatkan, untuk kebutuhan makan hariannya tetangga-tetangga beliau yang membantu. Rumah yang beliau tempati juga sudah tidak layak dihuni. Alhamdulillah kurir sedekah rombongan dipertemukan dengan Mbah Tuni, kemudian menyampaikan santunan dari sedekaholics untuk biaya kebutuhan sehari hari. Mbah Tuni dan para tetangga mengucapkan banyak terimakasih atas santunan yang disampaikan, semoga Allah balas dengan kemudahan-kemudahan untuk sedekaholics sekalian. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 27 November 2017
Kurir : @yudhoari @edikpurwanto @isroil @viandwiprayugo

Bu Tuni menderita stroke


SUKARLIK, (44, TB TULANG) Alamat Dusun Gumuk Bago RT 029 RW 005, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Awal mula sakit pada pukul 10.00 WIB Ibu Sukarlik mengalami kecelakaan kerja di sawah, yang sedang mengalamai jatuh atau terpleset di pinggir sawah sehingga Ibu Sukarlik jatuh dan kesakitan di pinggul sebelah kiri. Setelah itu Ibu Sukarlik pulang dan memanggil dukun pijat kerumahnya dan keadaan semakin membaik dan selama 3 bulan selama Ibu Sukarlik mengalami sakit di pinggulnya Ibu Sukarlik pun rutin ke dukun pijat dan akhirnya beliau sakitnya semakin tambah parah, sehingga jalannya tidak normal dan jalan pun memakai alat bantu jalan berupa tongkat kayu yang dibuat oleh Suaminya sendiri. Setelah itu Ibu Sukarlik dilarikan ke klinik untuk menjalani Trapi dan penyakit yang dialaminya semakin parah sehingga tidak bisa berjalan. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan informasi dari warga sekitar bahwa Ibu Sukarlik memerlukan bantuan untuk dampingan selama berobat dan Keluarga Ibu Sukarlik adalah keluarga kurang mampu dan pada akhirnya Kurir Sedekah Rombongan membantu yang sedang mengalami kesusahan untuk masalah pembiayaan dalam berobat dan pembelian Obat-obat an yang dibutuhkan Ibu Sukarlik. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal Ibu Sukarlik dan setelah itu Kurir Sedekah Rombongan mengevakuasi Ibu Sukarlik ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut dan di diagnosa Dokter bahwa Ibu Sukarlik mengalami TB Tulang dan oleh pihak rumah sakit Ibu Sukarlik untuk segera di Operasi supaya penyakit yang di alami Ibu Sukarlik segera di tangani lebih lanjut. Ibu Sukarlik tinggal bersama Suamianya Bapak Hanafi (47) yang bekerja sebagai Buruh tani yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hariNya. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Sukarlik. Santunan yang diberikan untuk pembayaran Iuran BPJS setiap bulan, Uang Saku dan Pembelian Obat diluar BPJS. semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Sukarlik dan mendapatkan kesembuhan seperti beliau masih sehat Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1034

Jumlah Santunan : Rp.935.300,-
Tanggal : 9 Agustus 2017, 13 September 2017, 9 Oktober 2017, 8 November 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil @edikpurwanto

Bu Sukarlik menderita tb tulang


SUWARNI NIKET, (56, Dhuafa) Alamat Dusun Krajan, Desa Gumelar, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Ibu Niket adalah seorang Dhuafa yang hidup sebatang kara yang makan sehari-harinya serba kekurangan dan memiliki kekurangan fisik, Keseharianya pun hanya pencari kayu bakar dan beliau sering dibantu oleh tetangganya untuk makan sehari-hari. Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan oleh Ibu Niket bahwa beliau memerlukan bantuan. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal Ibu Niket. Pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Niket. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari untuk Ibu Niket. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat dan semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh AllahSubhanahuwata’ala. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1046

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 24 November 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto @mohjupri

Bantuan tunai


SENIMAN BINTI SUDARMO, (49,Dhuafa) Alamat Dusun Gumuk Bago RT/RW 001/001, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Seniman adalah seorang duafa yang hidup sebatang kara yang memiliki keterbelakangan mental / memiliki kelainan sejak lahir, dan juga tidak memiliki sanak family. Kesehariannya pun hanya dibantu oleh tetangga sekitar untuk makan sehari harinya. Warga sekitar menginformasikan bahwa bapak Seniman memerlukan bantuan karena dari keluarga tidak mampu atau dhuafa. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi ketempat tinggal beliau dan bersilahturahmi. Dan pada saat itu juga Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu bapak Seniman. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk kebutuhan sehari harinya. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi bapak Seniman. Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1050

Jumlah santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 24 November 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto @mohjupri

Bantuan sembako


RUMAH SAKIT Dr. SOEBANDI JEMBER (Kursi Roda) Alamat Jl. Dr. Soebandi No. 124, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. RS Dr. Soebandi Jember sudah berdiri sejak tahun 1963. Keberadaan RS Dr. Soebandi Jember ini sangat dibutuhkan oleh warga sekitar. RS Dr. Soebandi Jember ini menjangkau pasien pasien sekitar Kabupaten Jember atau pun Pasien Rujukan dari luar kabupaten Jember, dengan jam operasional untuk rawat jalan dimulai jam 07.00 sampai jam 15.00 WIB sedangkan untuk rawat inap dan UGD diberlakukan 24 jam. Dengan rata-rata jumlah pasien 500 – 700 pasien/hari, termasuk Pasien dampingan Sedekah Rombongan. Dengan bertambahnya jumlah pasien yang berkunjung, Kursi Roda yang dimiliki RS Dr. Soebandi Jember kekurangan sehingga pasien menunggu antrian kursi Roda yang membutuhkan dalam Kontrol di Poli Rawat Jalan. Selain itu ada beberapa pegawai Dr. Soebandi Jember yang menjadi relawan Sedekah Rombongan dan sering memberikan info serta pendampingan terhadap pasien Sedekah Rombongan. Pihak Dr. Soebandi Jember bekomitmen untuk menjadi mitra Sedekah Rombongan dalam hal info, pelayanan dan pengawasan pasien Sedekah Rombongan yang berada di wilayah Jember. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dapat memberikan bantuan berupa 10 Unit kursi roda guna menunjang pelayanan pasien di RS Dr. Soebandi Jember yang diterima oleh Direktur RS Dr. Soebandi Jember drg. Budi Sumarsetyo, Sp. BM. Pihak RS Dr. Soebandi Jember mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan dan semoga bermanfaat bagi Pasien dan Pasien dampingan Sedekah Rombongan.

Jumlah Santunan : Rp. 8.000.000,-
Tanggal : 28 Agustus 2017
Kurir : @yudhoari @isroil @edikpurwanto @agungganong @viandwiprayugo

Bantuan kursi roda


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN (MTSR) JEMBER ( P 1272 SR + F 6185 BM, Biaya Operasional November 2017 ) keperluan antar jemput pasien duafa sakit di bawah dampingan para Kurir Sedekah Rombongan, Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) dan Motor Tempur Sedekah Rombongan ini, terus bergerak wara-wiri tak kenal waktu ke rumah sakit setiap hari di area Jember, Bondowoso, Besuki, Probolinggo, Lumajang, Situbondo, dan bahkan mengirim pasien ke Malang maupun Surabaya. Sebagian dari dana amanah pada donatur dan sedekaholics disalurkan dalam bentuk operasional untuk kendaraan ini. Jumlah santunan yang tertera di bawah ini digunakan sebagai biaya untuk Bahan Bakar, Tap Oli, Biaya Kendaraan, dan perawatan lainnya. Semoga sedekah dari para donatur dan sedekaholics semua mendapatkan balasan yang berlipat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Aamiin. Dan Semoga hadirnya MTSR di Wilayah Jember akan mempermudah pasien untuk berobat kerumah sakit. Laporan keuangan Operasional MTSR ini sebelumnya masuk di rombongan 1072

Jumlah santunan: Rp.11.973.000,-
Tanggal: 30 November 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto @wahyono

Biaya operasional November 2017


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN (MTSR) JEMBER ( P 1831 QE, Biaya Operasional November 2017 ) keperluan antar jemput pasien duafa sakit di bawah dampingan para Kurir Sedekah Rombongan, Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR), terus bergerak wara-wiri tak kenal waktu ke rumah sakit setiap hari di area Jember, Bondowoso, Besuki, Probolinggo, Lumajang, Situbondo, dan bahkan mengirim pasien ke Malang maupun Surabaya. Sebagian dari dana amanah pada donatur dan sedekaholics disalurkan dalam bentuk operasional untuk kendaraan ini. Jumlah santunan yang tertera di bawah ini digunakan sebagai biaya untuk Bahan Bakar, Tap Oli, Service, Ganti Ban dan perawatan lainnya. Semoga sedekah dari para donatur dan sedekaholics semua mendapatkan balasan yang berlipat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Aamiin. Dan Semoga hadirnya MTSR di Wilayah Jember akan mempermudah pasien untuk berobat kerumah sakit. Laporan keuangan Operasional MTSR ini sebelumnya masuk di rombongan 1072

Jumlah santunan: Rp.8.140.000,-
Tanggal: 30 November 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @edikpurwanto

Biaya operasional November 2017


RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN (RSSR) JEMBER ( Sembako Pasien RSSR November 2017 ). Rumah singgah Jember yang beralamat di Jalan Srikoyo No. 12, Patrang, Jember. Lokasi rumah para pasien dampingan yang seringkali jauh dari rumah singgah, dan dengan proses pengobatan pasien yang seringkali harus berulang kali kembali ke rumah sakit, inilah yang mendasari terbentuknya rumah singgah sedekah rombongan (RSSR). Santunan yang diberikan sejumlah di bawah ini digunakan untuk pasien dampingan di Rumah Singgah dan keperluan rumah singgah, Dan hal-hal yang diperlukan selama pasien dan keluarga pasien menginap sementara di rumah singgah di saat menunggu masa pengobatan di rumah sakit Dr. Soebandi Jember, yaitu selama bulan November 2017. Semoga sedekah dari para sedekaholics ini dapat bermanfaat dan mendapatkan balasan berlipat ganda serta dimudahkan semua urusan dunia dan akherat. Aamiin Ya Rabb. Santunan sebelumnya (RSSR) ini masuk Rombongan 1072

Jumlah Santunan : Rp. 1.189.500,-
Tanggal : 28 November 2017
kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @agungganong

Biaya sembako pasien RSSR November 2017


RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN (RSSR) JEMBER ( Operasional RSSR November 2017 ). Rumah singgah Jember yang beralamat di Jalan Srikoyo No. 12, Patrang, Jember. Lokasi rumah para pasien dampingan yang seringkali jauh dari rumah singgah, dan dengan proses pengobatan pasien yang seringkali harus berulang kali kembali ke rumah sakit, inilah yang mendasari terbentuknya rumah singgah sedekah rombongan (RSSR). Santunan yang diberikan sejumlah di bawah ini digunakan untuk keperluan rumah singgah, Dan hal-hal yang diperlukan seperti ATK, Pembayaran Pajak Bumi Rumah Singgah, pembayaran Speedy, Hotline, Biaya Air / PDAM, Pembelian CCTV, Biaya Renovasi Dll. yaitu selama bulan November 2017. Semoga sedekah dari para sedekaholics ini dapat bermanfaat dan mendapatkan balasan berlipat ganda serta dimudahkan semua urusan dunia dan akherat. Aamiin Ya Rabb. Santunan sebelumnya (RSSR) ini masuk Rombongan 1072

Jumlah Santunan : Rp. 21.288.148,-
Tanggal : 30 November 2017
kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @agungganong

Biaya operasional RSSR November 2017


ASWANI BINTI SAKA (47, Kanker Serviks). Alamat : Dsun Gunung Malang RT.015 RW. 002, Desa Wonoboyo Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Aswani biasa ia dipanggil, adalah warga desa Wonoboyo yang 6 bulan yang lalu telah mengalami sakit yang ia derita. Gejala awal timbulnya penyakit ini adalah ibu Aswani mengalami keputihan yang berlebihan dan berbau, karena khawatir dengan kondisi saat itu ibu Aswani ke RSU Dr. Koesnadi. Dari hasil pemeriksaan ibu Aswani didiagnosa mengidap penyakit Kanker Serviks. Saat ini kondisi ibu Aswani diperutnya kadang sperti kesetrum dan terdapat benjolan di leher sehingga sulit bernafas. Suami ibu Aswani, Ni’mad (53) yang pekerjaan sehari-harinya sebagai petani kesulitan untuk membiayai pengobatan istrinya. Bagaimana tidak, gaji yang ia peroleh hanya cukup untuk makan sehari-hari. Saat ini Ibu Aswani menggunakan fasilitas jaminan kesehatan berupa BPJS mandiri. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan mereka, santunan pun kembali disampaikan untuk membantu biaya pengobatan selama di rumah sakit dan obat-obatan yang tidak masuk dalam tanggungan BPJS.

Jumlah Bantuan : Rp. 559.000,-
Tanggal : 25 September 2017 dan 13 Oktober 2017
Kurir : @yudhoari @awwaludin_yuda @viandwiprayugo @triretno

ibu Aswani mengidap penyakit Kanker Serviks


SUTIK BINTI SUBUWET, (49, Kanker Thyroid) Alamat Jl. Cangkring 21E, RT 005/RW 002, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. mulai 2012 ada benjolan di leher karena dianggap benjolan biasa sehingga oleh beliau dibiarkan. karena semakin membesar diperiksakanlah ke Puskesmas setempat dan dirujuk ke malang. bolak balik malang sampai tiga kali diantar oleh Ambulan Puskesmas tidak ada tindakan lanjutan karena kamar penuh. karena semakin membesar benjolan itu akhirnya atas inisiatif sendiri berangkat lah beliau berobat di RS WALUYO JATI Kraksaan Kabupaten Probolinggo dilakukan operasi 2013 akhir. Selang berapa bulan kemudian bulan Februari 2014 ada benjolan lain yang tumbuh di leher depan yang dinyatakan dokter kanker Thyroid. dalam rentang 2014 dilakukanlah operasi di RSU Moh shaleh kota Probolinggo sebanyak 2 kali dan yang terakhir menyebabkan benjolan semakin besar dan akhirnya dirujuk ke RSSA malang. 5 kali ke RSSA malang tidak ada tindakan sama sekali karena alasan tidak adanya kamar. Ibu Sutik memiliki Jaminan kesehatan berupan JKN-KIS PBI yang meringankan beban keluarganya dalam berobat ke rumah sakit. Tetapi Ibu Sutik kesusahan dengan transportasi bolak balik ke RS dan pembelian obat yang tak tercover oleh KIS PBI. Kurir Sedekah Rombongan merasa kesulitan ibu Sutik, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan dari para Sedekaholics untuk memberikan Santunan. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Biaya Transportasi dan Biaya Pengobatan dan Perawatan. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Sutik dan Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir : @yudhoari @firmanyusnizar @viandwiprayugo

Bu Sutik menderita kanker thyroid


SUCIK AISYAH, (40, Tumor Maxila) Alamat Jl. Mangga RT/RW 004/002, Desa Sumber Wetan Kecamatan Kedupok, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Sejak satu tahun yang lalu ibu Sucik telah menderita penyakit ini. Sebenarnya beliau telah membawa penyakitnya ini untuk dilakukan pemeriksaan ke rumah sakit Dr. Moh Saleh Probolinggo pada bulan maret 2014. Namun, karena keterbatasan dana dan keadaan ekonomi yang cukup memprihatinkan, perawatan penyakitnya ini terpaksa tidak dilanjutkan. Ibu Sucik ini memang berasal dari kaluarga miskin/duafa yang sangat layak untuk mendapatkan bantuan. Akhirnya Kurir Sedekah Rombongan menemukan ibu Sucik dan mendampingi beliau untuk melanjutkan perawatan yang telah terhenti tersebut. Setelah melanjutkan pemeriksaan di RSUD Dr. Moh Saleh Probolinggo Ibu Sucik dirujuk ke Dr. Soetomo Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut, karena penyakit yang dialaminya tergolong Ganas. Kondisi Ibu Sucik saat ini susah makan karena semakin membesar hingga menutup mulut dan matanya. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Sucik. Santunan senilai dibawah ini digunakan sebagai Uang saku dan Akomodasi selama di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk beliau. Dan Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1067

Jumlah Santunan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @firmanyusnizar

Bu Sucik menderita tumor maxila


FARIZ IBRAHIM (8bl. Hydrocepalus) Alamat : Ds. Jabon RT 6/ RW 3 , Desa Plosogeneng. kecamatan Jombang . kabupaten Jombang . Provinsi Jawa Timur. Faris anak dari bapak Arif (39) dan ibu Susiwati (34) terindikasi Hydrosephalus saat berusia 4 bulan ,berawal dari ibunya yang curiga melihat kepala Fariz yang semakin membesar dan terasa empuk saat di pegang. akhirnya sang ibu memeriksakan ke rumah sakit, serelah di periksa dan di usg , dokter mendiagnosa bahwa Fariz terindikasi Hydrocephalus. dokter pun merekomendasi orang tua pasien untuk membuat BPJS karena biaya operasinya tinggi.Kemudian orang tua Fariz mengurus KK untuk memasukkan data Fariz ke dalam kartu keluarga, karena proses pengurusan KK dan BPJS sangat lama kurang lebih 3 bulan, menyebab kan pasien tidak segera mendapat penanganan. Fariz anak ke tiga dari tiga bersaudara , ayahnya bekerja sebagai kuli bangunan dan ibu nya seorang ibu rumah tangga yang tidak berpenghasilan . Kondisi Fariz saat ini sedang sakit panas dalam , tanggal 28 september pasien kontrol dan terindikasi panas dalam dengan suhu tubuh (38 derajat celcius dokter pun menyarankan untuk opname hari itu juga. Pada tanggal 22 oktober di lakukan operasi penyedotan cairan pada kepala Fariz dan berhasil di keluarkan sebanyak 100cx. Kemudian pada hari berikutnya pasien di pindah ke ruang HCU karena mengalami masalah pernafasan. alhamdulillah Sedekah Rombongan di pertemukan dengan Fariz dan keluarga , hingga bisa membantu meringankan beban pasien dan saat ini pasien sudah memiliki kartu berobat BPJS kelas 3 serta rutin melakukan kontol di RSUD Jombang.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000 ,-
Tanggal : 22 November 2017 .
Kurir : Mira @Maxila @nurrypay

Fariz terindikasi Hydrocephalus


Yuli Astuti (53, stroke ) alamat : jalan Cendrawasih RT 005/ RW 002. Kecamatan larangan . Kab. Sidoarjo . Provinsi Jawa timur. Bu Yuli seorang janda tanpa anak , dahulu beliau hidup bersama suami bpk. Irpan (60) di kota Pasuruan. Sehari hari nya Bu Yuli tidak bekerja,hanya ibu rumah tangga biasa dan suami seorang guru agama. Bu Yuli mulai sakit sakitan semenjak 4th lalu, ketika suami nya mempunyai niat untuk menikah lagi. Semenjak itu Bu Yuli mulai sakit, sering melamun, marah-marah , setres dan terakhir Bu Yuli mengalami struk. Oleh adek bu Yuli, Bu Yuli nya di bawa pulang ke rumah Sidoarjo, di larikan ke RSUD Sidoarjo dan di diagnosa saraf otak nya bermasalah. Saat berobat Bu Yuli tidak mempunyai sama sekali kartu berobat , biaya pengobatan juga di tanggung adek dari Bu Yuli. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan Sidoarjo ada yang mendengar kisah dari Bu Yuli ,lalu memutuskan untuk memberikan bantuan. Keluarga Bu Mengucapkan hanya terima kasih kepada Sedekaholic,semoga Allah membalas kebaikan para sedekaholic semua.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 2 november 2017
kurir : Mira Kaka @mzboz1027 @nurrypay

Bu Yuli menderita stroke


Ra’i Bin Rakimin (45, TBC akut ) Alamat : Dusun Sugih Waras. RT 01/ RW 02. Desa Sepanyul . Kecamatan. Gudo . Kabupaten. Jombang. Provinsi. Jawa Timur. Pak Ra’i seorang duda anak satu seorang kuli bangunan. Pada bulan Februari pak Ra’i menderita batuk parah, lalu pergi periksa di salah satu klinik di Surabaya dan batuknya pun membaik. Pak Ra’i merantau dari Jombang ke Surabaya untuk bekerja . Pada bulan Mei Pak Ra’i pulang ke Jombang karena batuknya kambuh dan semakin parah . Dan di larikan ke RSUD Jombang ,dokter pun menyatakan bahwa pak Ra’i menderita TBC akut, kemudian dokter menyarankan Pak Ra’i kontrol setiap 2 Minggu sekali . Mendengar informasi tentang Pak Ra’i, sedekah Rombongan pun memutuskan untuk mendampingi dan memberikan bantuan untuk berobat. Pak Ra’i memiliki kartu berobat BPJS hanya saja waktu berobat pak Ra’i tidak menggunakan kartu BPJS nya Krn ke bawa mantan istri yang bekerja di Surabaya, sehingga memiliki tagihan di Rumah Sakit senilai Rp.450.000 Krn saat ini pak Ra’i tidak mendapat kan pemasukan dari mana pun. Pak Ra’i mengucapkan terimakasih untuk sedekaholic atas bantuannya, semoga Allah membalas kebaikan para sedekaholic.

Jumlah bantuan : Rp.500.000
Tanggal : 15 November 2017
Kurir : Mira @maxila @mzboz1027 @nurrypay

Pak Ra’i menderita TBC akut


INFMOCHAMMAD ZUHDI (53,lumpuh kecelakaan kerja ) alamat : Dsn. Ngabar RT.03 / RW. 002. Kecamatan. Ngabar , kel. Jetis . Kabupaten. Mojokerto. Provinsi. Jawa Timur. Pak Zuhdi seorang kuli bangunan dengan 4 orang anak, saat itu sedang bekerja seperti biasa nya. Beliau memikul solar dibahunya dan tanpa beliau sadari kaki nya tersandung sehingga beliau terjungkal dan masuk keselokan, kepalanya pun tertimpa solar yang di bawa nya tadi, seketika tubuhnya tidak bisa bergerak dan kesakitan jika di pegang. Suami dari Bu Azmil ( 41 ) tersebut di larikan ke RSUD Mojokerto. Beliau tidak memiliki kartu berobat dan tidak memiliki biaya, Alhamdulillah ada kurir Sedekah Rombongan yang mendengar berita tentang pak Zuhdi, dan akhirnya di putus kan untuk mendampingi pengobatan beliau. Diagnosa dokter, pak Zuhdi cedera pada syaraf leher bagian belakang dan harus di operasi. Pada tanggal 15 November 2017 pak Zuhdi melakukan operasi pada syaraf leher belakangnya. Rencananya setelah operasi syaraf belakang akan di lakukan kembali operasi tulang punggung , hanya saja rencana tinggal rencana. Pada tanggal 23 November 2017 pak Zuhdi menghembuskan nafas terakhir. Keluarga pak Zuhdi mengucapkan terimakasih kepada Sedekaholic yang telah membantu biaya perawatan almarhum. Semoga Allah membalas kebaikan para sedekaholic semua.

Jumlah bantuan : Rp. 5.250.000
Tanggal : 25 November 2017
Kurir : Mira Dedi Lusi @Mzboz1027 @Nurrypay

Pak zuhdi menderita lumpuh


Apriliyah Laraswati ( 17 , Bantuan Pendidikan Yatim ) Jl. KH Wahid Hasyim RT 14/RW04 Desa Lebo Kec Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur, Laras adalah salah satu murid Sekolah SMK YPM Wonoayu Sidoarjo kelas III dan sebentar lagi mau ujian,Selama kelas sekolah di SMK YPM ini laras tergolong anak yang pintar secara Akademik,namun belakangan agak sedikit murung, Ternyata kemurungannya ini berawal dari tunggakan sekolah yang beberapa bulan belum dibayarkan oleh Orang Tuanya,tercatat ada tunggakan sekolah semester genap sebesar 4.337.000 yang harus lunas pada tgl 27 November 2017 dan kebutuhan semester ganjil hingga lulus sebesar 2,660,000.
Laras adalah anak yatim dengan 2 bersaudara dan tinggal di kost kost an Bersama Ibuknya ( Larmi susilowati,36 ) yang berjualan gorengan. Alhamdulillah Sedekah Rombongan di pertemukan dengan Aprilia melalui seorang guru di sekolah tersebut, Alhamdulillah nya lagi setelah ada niatan kami untuk melunasi tunggakan biaya tersebut, pihak sekolah dan salah satu komunitas pecinta kucing Sidoarjo ikut bersinergi bersama untuk mendukung positif supaya Laras tetap Semangat sekolah hingga lulus nanti, Harapan kami Laras tetap semangat menggapai cita citanya,biaya sampai lulus sudah lunas tinggal fokus mempersiapkan ujian tanpa harus memikirkan beban biaya yang tertunggak..

Jumlah bantuan : 2,500,000
Tanggal : 28 November 2017
Kurir : myra @mzboz1027 Lilik @nurrypay

Bantuan biaya sekolah


Ahmad Farhan ( 8bl,Cerebral Palsy ) Alamat : Bareng Krajan RT.25/RW. 07 Blok.TA no 103. Kecamatan. Krian . kelurahan. Bareng Krajan. Kab. Sidoarjo . Provinsi. Jawa Timur. Adek Ahmad mulai sakit dari 1 bulan lalu dengan gejala awal DBD dan panas tinggi hingga mencapai 41 Derajat Celcius bahkan sampai kejang. Anak dari Alm. Bapak Imron dan ibu Farida (42) ini di larikan ke RS. Anwar Medika, Ahmad tidak memiliki kartu berobat apapun. Di rumah sakit kondisi Ahmad semakin memburuk, setiap Ahmad kejang sehari bisa di suntik 9x. mulutnya terkunci sehingga tidak bisa minum susu. Pada akhirnya dibawa pulang paksa oleh ibunya karena keadaan yang tidak semakin membaik, di rumah di berikan pengobatan alternative dengan terapi. Kondisinya juga masih sering kaku untuk seluruh tubuh, mulut terkunci tidak mau makan dan minum , terkadang susu bisa masuk menggunakan pipet dan itu pun bila mulutnya terbuka. Alhamdulillah Sedekah Rombongan di berikan kesempatan untuk mendampingi pengobatan Adek Ahmad, Santunan pun telah di berikan namun masa dampingan tak berlangsung lama , karena pada tanggal 21 November 2017 adek Ahmad meninggal dunia. Kami Sedekah Rombongan turut berbela sungkawa, semoga adek Ahmad tenang di Surga dan keluarga yang ditinggalkan di beri kesabaran dan ketabahan. Aaminn

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 22 november 2017
Kurir : Mira Lilik @Mzboz1027 @nurrypay

Ahmad menderita cerebral palsy


SUTRISNO BIN DARMO SUGITO (44, Stroke + Pengapuran Tulang). Jalan Nusa Indah 2 Gang 6 No. 231 Kelurahan Malaka Jaya Kecamatan Duren Sawit Kota Jakarta Timur. Sudah sejak setahun yang lalu, Sutrisno mengeluh nyeri di bagian paha hingga kaki. Lama kelamaan kakinya mengecil dan susah berjalan. Pada awal bulan Juli 2017, Sutrisno di bawa ke Bogor untuk menjalani pengobatan alternatif. Beberapa hari setelah menjalani pengobatan alternaif, kakinya semakin kecil dan susah untuk berjalan juga tangannya susah di gerakan. Ia pun segera berobat ke Puskesmas terdekat. Setelah meminum obat dari Puskesmas akhirnya badannya pun kembali sehat. Akan tetapi itu tidak berlangsung lama, karena sebulan kemudian penyakitnya kambuh kembali, dan melihat dari gejala-gejalanya menurut dokter Puskesmas Sutrisno terkena gejala Stroke. Semenjak sakit, Sutrisno tidak bekerja. Karena merasa kesakitan cukup lama, mengakibatkan kejiwaannya sedikit terganggu. Sutrisno tinggal bersama kakaknya yang sudah berkeluarga. Kedua orang tuanya sudah meninggal. Fasilitas kesehatan yang dimiliki BPJS. Kakaknya juga memiliki 1 anak kandung dan 3 anak yatim piatu yang merupakan anak dari adiknya yang telah meninggal dunia. Alhamdulillah atas izin Allah, Kurir #SedekahRombongan dipertemukan kembali dengan Sutrisno. Keluarga Sutrisno mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang disampaikan. Bantuan sebelumnya masuk di rombongan 1072.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir: @wirawiry @anasaramadhan @nurfahmadini @endangnumik @untaririri

Pak Sutrisno terkena gejala Stroke


SALAM HASAN (56, Diabetes) Alamat :Jalan Haji Hasan RT 13/8 Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta 13950. Pak Salam menderita diabetes sejak tahun 2014. Pada bagian kakinya terdapat luka yang tidak kunjung sembuh dan menyebabkan beliau sulit berjalan. Pak Salam melakukan pengobatan di rumah sakit Harapan Jayakarta. Selama berobat, Pak Salam menggunakan fasilitas BPJS. Sesuai saran dokter, dalam waktu dekat ini Pak Salam akan diamputasi kaki kirinya agar luka pada kaki tidak semakin menggerogoti bagian tubuh lainnya. Pak Salam adalah seorang tukang ojek pangkalan yang dirawat oleh keluarganya. Saat ini Pak Salam tidak bisa beraktifitas normal seperti biasanya, tugasnya sebagai tulang punggung keluarga digantikan oleh sang istri Ibu Darisem (58) yang bekerja sebagai pedagang lauk matang. Walau menggunakan jaminan kesehatan BPJS untuk berobat namun Pak Salam kesulitan untuk memenuhi biaya untuk transportasi dan biaya hidupnya sehari-hari. Alhamdulillah kurir #SedekahRombongan dapat kembali menyampaikan bantuan dari para Sedekaholics setelah sebelumnya masuk di rombongan 1072. Semoga Pak Salam segera dipulihkan kesehatannya dan dapat beraktifitas kembali. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir: @wirawiry @anasaramadhan @nurfahmadini @endangnumik @untaririri

Pak Salam menderita diabetes


GIO SITINJAK (60, Diabetes Akut+Katarak). Alamat: Jalan H. Ahmad R No 4 RT 6/4 Kecamatan Pondok Bambu Kota Jakarta Timur 13430. Bapak Gio, lelaki paruh baya yang didiagnosa oleh dokter terkena penyakit diabetes akut. Gejala awal dirasakan pada tahun 2015. Pak Gio awalnya didiagnosa sakit paru-paru. Sempat menjalani pengobatan dan di rawat di rumah sakit. Pak Gio bekerja sebagai buruh pabrik, akan tetapi semenjak terserang penyakit Pak Gio tidak sanggup lagi untuk bekerja keras. Sang istri, Ibu Lasmi membantu kebutuhan ekonomi dengan berjualan nasi uduk setiap pagi. Ibu Lasmi juga bersedia jika diminta bekerja dirumah tetangganya untuk cuci dan gosok pakaian. Penghasilan Ibu Lasmi hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Terkadang untuk biaya transportasi pengobatan Pak Gio, ia mencari pinjaman ke tetangga. Syukurnya Pak Gio mempunyai Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang membantu meringankan biaya pengobatannya. Pada tahun 2015, Pak Gio dirawat di rumah sakit hingga tidak sadarkan diri. Dokter menyatakan bahwa Pak Gio sudah terserang penyakit diabetes akut hingga terkena sarafnya. Efeknya adalah separuh tubuh Pak Gio tidak dapat bergerak dan menyebabkan matanya menjadi katarak. Dokter menyarankan untuk melakukan operasi mata katarak. Saat ini Pak Gio sedang menunggu jadwal untuk operasi mata. Setelah melalui survey dan dirasa layak mendapat bantuan oleh kurir SR, Pak Gio menjadi pasien dampingan #SedekahRombongan. Santunan lanjutan sudah diberikan, setelah santunan sebelumnya masuk di rombongan 1072. Keluarga Pak Gio merasa sangat terbantu dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui #SedekahRombongan, karena dengan bantuan tersebut sampai saat ini Pak Gio masih bisa terus berikhtiar mencari kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir: @wirawiry @anasaramadhan @nurfahmadini @endangnumik @untaririri

Pak Gio terkena penyakit diabetes akut


ERNA BINTI KARYA SUTISNA (50, Janda), Alamat : Jalan Babakan Lebak, RT 1/5 No 85, Kelurahan Balumbang Jaya, Kecamatan Kota Bogor Barat, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Ibu Erna biasa disapa, beliau adalah seorang janda dhuafa yang hidup dengan 4 orang anaknya. Suamianya Karya Sutisna sudah meninggal dunia 2 tahun yang lalu karena serangan jantung, hal tersebut membuat Ibu Erna merasa kesepian. Ibu Erna bekerja sebagai buruh cuci di rumah tetangganya. Dua orang anaknya masih duduk dibangku sekolah sehingga Ibu Erna harus membiayainya. Penghasilannya hanya cukup untuk makan dan hidup sehari-hari. Sehingga sang anak membantu Ibu Erna dengan berjualan gorengan yang dibuat Ibu Erna. Alhamdulillah #SedekahRombongan dapat dipertemukan kembali dengan Ibu Erna, sehingga dapat menyampaikan titipan lanjutan dari para Sedekaholics untuk Ibu Erna. Bantuan sebelumnya masuk di rombongan 1072. Semoga dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban Ibu Erna dan keluarga. Amiin.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir: @wirawiry @anasaramadhan @nurfahmadini @endangnumik @untaririri

Bantuan tunai


SUHARSONO TARUNA (61, Katarak + Komplikasi Jantung). Alamat : Jalan Taruna Pahlawan Revolusi No. 49 RT 8/4 Kelurahan Pondok Bambu Kecamatan Duren Sawit, Kota Jakarta Timur. Pada tahun 2014 Pak Suharsono berobat ke Klinik Budi Luhur Cibitung untuk memeriksa penyakit darah tingginya. Dokter menyarankan dirujuk ke Rumah Sakit Hermina Bekasi untuk pengobatan lebih lanjut. Dan setelah diperiksa oleh tim dokter IGD Rumah Sakit Hermina, Pak Suharsono mengalami tekanan darah yang sangat tinggi dan adanya pembengkakan pada jantung sehingga harus dirawat di rumah sakit selama 4 hari. Pak Suharsono masih menjalani pengobatan rutin di rumah sakit. Akan tetapi sekarang badan dan kakinya mengalami pembengkakan. Kemudian di cek oleh dokter ternyata itu adalah gejalan asam urat dan kolesterol, dan juga adanya gumpalan darah pada bola mata Pak Suharsono sehingga menyebabkan penglihatan beliau kurang jelas. Dokter menyarankan Pak Suharsono untuk operasi mata. Pak Suharsono hanya mengandalkan jaminan kesehatan BPJS yang ia miliki. Alhamdulillah Allah mempertemukan #SedekahRombongan dengan keluarga Pak Suharsono. Bantuan lanjutan disampaikan untuk biaya transportasi ke rumah sakit dan pembelian kacamata pasca operasi katarak nya setelah sebelumnya masuk di rombongan 1072. Semoga bantuan yang disampaikan dapat meringankan beban keluarga dan kondisi Pak Suharsono segera pulih. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir: @wirawiry @anasaramadhan @nurfahmadini @endangnumik @untaririri

Pak Suharsono menderita katarak + komplikasi jantung


SITI NURSIYAH (57, Asam Urat) Alamat : Jalan Taruna Pahlawan Revolusi No. 45 RT 8/4 Kelurahan Pondok Bambu Kecamatan Duren Sawit Kota Jakarta Timur. Sejak 10 tahun lalu, Ibu Siti divonis adanya tumor jinak di otak beliau. Menurut dokter jika dioperasi kemungkinan Ibu Siti akan mengalami kelumpuhan. Akhirnya Ibu Siti mengurungkan niatnya untuk melakukan operasi. Hingga saat ini Ibu Siti hanya berobat jalan. Pada tahun 2012 Ibu Siti di vonis juga mengidap asam urat akut oleh dokter. Di tahun 2015 Ibu asiti mendadak lemas dan tidak bisa berdiri juga berjalan, setelah diperiksa dokter menurut dokter efek tersebut karena asam urat akutnya. Beliau yang selalu rutin ke Puskesmas mencoba untuk konsultasi dengan dokter. Dari pihak Puskesmas pun memberikan obat untuk beliau konsumsi. Pak Ahmad (58) adalah Suami Ibu Siti yang bekerja serabutan yang memiliki penghasilan yang sedikit dan cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah #SedekahRombongan dapat dipertemukan kembali dengan Ibu Siti. Bantuan lanjutan kembali disampaikan, setelah sebelumnya masuk dirombongan 1052. Semoga Ibu Siti dapat segera sembuh seperti sedia kala. Amiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir: @wirawiry @anasaramadhan @nurfahmadini @endangnumik

Ibu Siti di vonis mengidap asam urat akut


EVA SURYATI (34, Tumor Mata). Alamat: Jl. Budimulia RT 4/4, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. Satu tahun pasca musibah kecelakaan lalu lintas menggunakan sepeda motor yang mengakibatkan ibu Eva mengalami benturan pada kepala dan pelipis kanannya. Kini mata kanan ibu Eva sering mengeluarkan cairan dan pandangannya kabur. Bapak Denny Eka Sagita (35) suami dari ibu Eva yang memang tidak mempunyai pekerjaan tetap, tidak bisa berbuat banyak untuk membantu istrinya menjalani pengobatan ke rumah sakit. Ibu Eva, sehari-harinya bekerja sebagai tukang urut keliling, mulai menjalani pengobatannya satu bulan yang lalu di RS Tarakan Jakarta. Dari hasil pemeriksaan dokter, ibu Eva Suryati menderita sakit Tumor Mata. Berobat dengan fasilitas BPJS yang sudah dimilikinya sangat membantu dalam proses pengobatan, namun biaya transportasi menjadi kendala untuk ibu Eva. Alhamdulillah #SedekahRombongan dipertemukan dengan ibu yang sedang kesulitan ini. Bantuan lanjutan untuk biaya transportasi kembali disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk di rombongan 1073. Saat ini ibu Eva sedang menunggu jadwal operasi matanya di RSCM Jakarta. Semoga pengobatannya dilancarkan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir : @wirawiry @anasaramadhan @endangnumik

Bu Eva menderita tumor mata


AL FARIZHI (11, Benjolan Di Telapak Kaki) Alamat Jalan Budi Mulia RT 1/4 Kel. Pademangan Barat, Kec. Pademangan, Jakarta Utara. Al Farizhi yang akrab dipanggil Fariz, anak dari pasangan Arip Yudhi Rachman dan Komariah ini masih duduk dibangku sekolah dasar kelas 6. Saat sedang asik bermain bersama teman-temannya, Fariz tidak segaja menginjak bongkahan batu kerikil yang membuatnya menderita luka memar dan benjolan di telapak kakinya. Luka yang diderita membuat aktivitas anak ini terganggu. Fariz sudah melakukan operasi beda pada 2 September 2017 di rumah sakit Mulyasari Jakarta. Ayah Fariz, Pak Arip bekerja sebagai ojek online dan sang Ibu berjualan kue pasar setiap pagi. Penghasilan kedua orang tua Fariz tidak menentu sehingga keluarga ini kesulitan untuk kebutuhan sehari-hari dan transportasi untuk berobat. Alhamdulillah Allah SWT kembali mempertemukan kurir #SedekahRombongan dengan keluarga Bapak Arip. #SedekahRombongan Jakarta merasakan kesulitan mereka, bantuan lanjutan telah disampaikan, setelah bantuan sebelumnya masuk di rombongan 1072. Semoga bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban hidup serta biaya pengobatan. Mereka sangat berterimakasih kepada sedekaholics dan #SedekahRombongan atas bantuan yang diberikan dan mendoakan semoga selalu mendapat keberkahan dari Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir : @wirawiry @anasaramadhan @nurfahmadini @untaririri

Fariz menderita luka memar dan benjolan di telapak kakinya


KOMARIAH BINTI UKAR (40, Soft Tissue Tumor Punggung). Alamat : Jalan Budi Mulia RT 1/4 Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan Kota Jakarta Utara. Ibu Komariah yang biasa dipanggil dengan sebutan Bu Kokom. Ibu dari 2 orang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Awalnya pada bulan Juli 2017, Bu Kokom seringkali merasakan pegal di bagian leher dan punggungnya. Bu Kokom mengira itu hanya salah bantal. Hal lain yang beliau telat sadari ialah tumbuhnya benjolan di punggungnya. Melihat benjolan Bu Kokom yang semakin membesar, keluarga membawa ke Melihat benjolan Pak Sudin yang semakin membesar, keluarga membawa ke RSU Kecamatan Pademangan untuk melakukan penyedotan cairan di benjolannya. Menjalani serangkaian tes di RSU diketahui Bu Kokom menderita tumor punggung. Suaminya, Pak Arip (45) yang seorang ojek online yang bekerja untuk biaya pengobatan istrinya. Terbantu dengan adanya jaminan kesehatan JKN-KIS PBI, namun untuk biaya transportasi selama berobat keluarga merasa kesulitan. Alhamdulillah kurir #SedekahRombongan kembali dipertemukan dengan Bu Kokom untuk menyampaikan titipan para sedekaholics guna meringankan biaya untuk transportasi selama beliau melakukan pengobatan, setelah bantuan sebelumnya masuk di rombongan 1072. Semoga Bu Kokom kembali sehat dan dapat menjalani aktifitas seperti sedia kala. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir : @wirawiry @anasaramadhan @nurfahmadini @untaririri

Bu Kokom menderita tumor punggung


SUNARMI SUTRISNO (47, Stroma Nodosa). Alamat: Jl. H. Hasan Rt. 13/8 No. 33 Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Ibu Sunarmi, begitulah beliau sering disapa oleh warga sekitar. Pada awal 2013 lalu, di leher ibu Sunarmi muncul benjolan sebesar kelereng. Oleh keluarga, ibu Sunarmi diperiksakan ke dokter spesialis THT. Dari dokter belum ada tindakan lanjutan, dan benjolan itu semakin lama semakin membesar. Karena khawatir, pihak keluarga membawa ibu Sunarmi dibawa ke Puskesmas Budhi Asih Cawang. Di Puskesmas, Ibu Sunarmi dilakukan pemeriksaan USG dan hasilnya dokter mengatakan jika ibu Sunarmi menderita Stoma Nodusa. Tapi karena keterbatasan alat, ibu Sunarmi dirujuk ke RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta. Di RSCM, merujuk dari hasil USG dokter menyarankan untuk dilakukan tindakan biopsi. Biopsi sudah dilakukan 2 kali pada bulan Juli dan Oktober 2015. Ibu Sunarmi sempat menghentikan pengobatannya karena BPJS yang tidak aktif, tapi alhamdulillah kini Bu Sunarmi bisa melanjutnya pengobatannya lagi meski tidak rutin. Karena kadang biaya untuk ke rumah sakit tidak ada. Sehari-hari Ibu Sunarmi adalah seorang ibu rumah tangga yang sesekali bekerja sebagai buruh cuci pakaian disekitaran tempat. tinggalnya. Sedangkan suaminya, bapak Sutrisno (56) bekerja sebagai tukang ojek pangkalan di depan pengadilan negeri Jakarta Timur. Sebagai tukang ojek, penghasilan yang diterima bapak Sutrisno tidak menentu. Sehingga penghasilan yang diterimapun tidak cukup untuk membayar segala kebutuhannya mulai dari bayar kontrakan, kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah, #KurirSR kembali dipertemukan dengan keluarga ibu Sunarmi, bantuan lanjutan untuk biaya transport selama masa pengobatan kembali disampaikan setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 1072. Ibu Sunarmi mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan, karena dengan bantuan ini ibu Sunarmi dapat melanjutkan lagi proses pengobatannya.Semoga proses pengobatan yang dijalani Ibu Sunarmi diberikan kelancaran. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 750.000,-
Tanggal: 30 November 2017
Kurir: @wirawiry @anasaramadhan @nurfahmadini @endangnumik @untaririri

Ibu Sunarmi menderita Stoma Nodusa


HANUM YUNARNI (41, Diabetes + TB Paru). Alamat : Jln. H. Hasan RT. 13/8 Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Kotamadya Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta. Ibu Hanum biasa disapa, enam bulan lalu tepatnya bulan Maret 2016, Ibu Hanum mengeluh kurang enak badan dan segera berobat ke klinik terdekat di rumahnya yaitu Klinik Mitra 24 jam Penggilingan. Diagnosa dari dokter saat itu Ibu Hanum mengidap penyakit radang paru-paru. Setelah itu, Ibu Hanum menjalani kontrol rutin di klinik. Enam bulan berjalan sampai suatu malam awal bulan September 2016 Ibu Hanum mengeluh mual lalu muntah sampai tiga kali, karena kondisi melemah Ibu Hanum langsung dibawa ke rumah sakit Persahabatan Rawamangun. Ibu Hanum ditempatkan diruang IGD Isolasi dan didiagnosa mengidap penyakit Diabetes, saat itu angka gula darahmnya mencapai angka 600. Sebelumnya dokter menyarankan agar Ibu Hanum dirawat diruang ICU tapi pihak keluarga menolak karena tidak menyanggupi biaya yang harus dibayar yaitu Rp. 5.000.000 permalam, karena saat itu juga Ibu Hanum belum mempunyai jaminan kesehatan BPJS. Sebelumnya Ibu Hanum belum punya jaminan kesehatan BPJS, setelah dua hari dirawat di rumah sakit suami Ibu Hanum Edy Mulyadi (42) segera mengurus pembuatan kartu BPJS. Ibu Hanum merupakan ibu dari tiga orang anak yang masih bersekolah. Pak Edi Mulyadi bekerja sebagai tukang ojek pangkalan didekat rumahnya. Ibu Hanum sendiri berjualan jajanan anak dirumahnya untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah #SedekahRombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya akomodasi, setelah bantuan sebelumnya masuk rombongan 1072. Kini ibu Hanum masih harus menjalani kontrol rutin di RSUP Persahabatan Jakarta.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir: @wirawiry @anasaramadhan @nurfahmadini @endangnumik @untaririri

Ibu Hanum mengidap penyakit radang paru-paru


SUMARSIH KUSNADI (67, Diabetes + Pengapuran Tulang Pinggul). Alamat: Jalan H. Hasan RT 13/8, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Kota Jakarta Timur. Ibu Sumarsih seorang ibu rumah tangga yang sejak tahun 2011 tidak bisa beraktifitas seperti biasa karena ia sakit-sakitan. Dengan menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), ia memeriksa penyakitnya ke RS Persahabatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, Ibu Sumarsih didiagnosa menderita penyakit Diabetes. Ibu Sumarsih mulai rutin berobat ke rumah sakit hanya dengan mengandalkan SKTM. Sang suami, bapak Bambang Kusnadi (74) sudah tidak bekerja karena usianya yang sudah renta. Ibu Sumarsih memiliki seorang anak yang tiap harinya membantu biaya kedua orang tuanya dengan berjualan nasi uduk dan kue di rumahnya. Pada pertengahan tahun 2015, Ibu Sumarsih terjatuh dari tempat tidurnya dan mengalami patah tulang. Dokter menjelaskan bahwa adanya pengapuran pada tulang pinggul dan mengakibatkan Ibu Sumarsih tidak bisa berjalan tanpa dibantu orang lain. Ibu Sumarsih dirujuk untuk melanjutkan pengobatan rutin rawat jalan di RSUD Budhi Asih. Walau selama berobat beliau menggunakan jaminan kesehatan BPJS, namun beliau kesulitan mencari dana untuk biaya transportasi ke rumah sakit. Alhamdulillah kurir #SedekahRombongan dipertemukan kembali pada keluarga Ibu Sumarsih yang langsung menyampaikan bantuan lanjutan titipan dari Sedekaholics untuk meringankan biaya transportasi dan bekal berobat. Sebelumnya Ibu Sumarsih masuk di rombongan 1072. Semoga semangat Ibu Sumarsih berikhtiar membuahkan kesembuhan, dan bisa beraktifitas seperti sedia kala. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,
Tanggal : 30 November 2017
Kurir: @wirawiry @anasaramadhan @nurfahmadini @endangnumik @untaririri

Ibu Sumarsih didiagnosa menderita penyakit diabetes


ALZENA SAFA (4, Gizi Buruk). Alamat: Jl. Budi Mulia No. 24 RT 6/4, Kelurahan Pedemangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. Alzena, gadis kecil berusia 4 tahun ini hanya memiliki berat badan 11 kg. Tubuhnya kecil dan lemas. Alzena, tidak seperti balita seusianya yang suka atau bisa makan apapun yang diinginkan. Alzena, hanya bisa minum susu. Dalam sehari biasanya Alzena minum susu 5 sampai 6 botol. 1 kaleng susu hanya cukup untuk 1 minggu. Ayah Alzena, bapak Untung Subagio (30) sehari-hari hanya bekerja sebagai penjaga toko di kawasan Glodok Jakarta Barat, sementara Ibu Rohana (27) adalah seorang ibu rumah tangga yang setiap harinya mengurus pekerjaan rumah dan merawat Alzena. Sebagai seorang penjaga toko, penghasilan yang diterima bapak Untung tidak seberapa. Bahkan, untuk memenuhi segala kebutuhannya saja sering kurang. Selain untuk membeli susu untuk Alzena, bapak Untung masih harus membayar kontrakan, biaya sekolah anak pertama dan biaya makan sehari-hari. Tentu beban ini dirasa berat oleh bapak Untung, ia tidak bisa membayangkan jika setiap kali ada kekurangan harus pinjam dengan tetangga. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya transportasi selama berobat dan membeli kebutuhan untuk Alzena, setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 1072. Kini berat badan Alzena terus naik namun Alzena masih harus menjalani serangkaian cek medis di rumah sakit Dharmais, semoga ikhtiar Alzena untuk mendapatkan kesembuhan diberikan kemudahan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir: @wirawiry @anasaramadhan @nurfahmadini @endangnumik @untaririri

Alzena menderita gizi buruk


TRI BUDIANTORO (41, TBC MDR). Alamat: Jl. Budimulia RT 8/4, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. Bapak Tri Budiantoro sejak empat bulan ini menderita sakit TBC MDR. Gejala awal yang dialami pemuda lajang ini adalah sering mengeluhkan demam dan berat badan turun drastis. Pengobatan pertama dilakukan ke Puskesmas terdekat, dari hasil pemeriksaan dokter puskesmas, bapak Tri Budiantoro positif menderita TBC dan diharuskan berobat rutin selama sembilan bulan. Namun, kondisi Bapak Tri Budiantoro terus menurun yang akhirnya dilarikan ke RSUD Persahabatan Jakarta, di RSUD Persahabatan, bapak Tri Budiantoro langsung mendapatkan perawatan intensif rawat inap selama dua minggu, pasca perawatan pengobatan dilanjutkan dengan berobat jalan, oleh team dokter yang menanganinya Tri Budiantoro diharuskan melakukan injeksi (suntik) setiap hari selama enam bulan dan mengkomsumsi obat TBC selama dua tahun. Berobat dengan fasilitas kesehatan BPJS sangat membantu dalam pengobatannya, namun biaya transportasi selama pengobatan sangat memberatkan apalagi selama ini bapak Tri Budiantoro belum bekerja. Alhamdulillah #SedekahRombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya transportasi setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 1072. Sampai saat ini bapak Tri Budiantoro masih terus menjalani kontrol rutin ke RS Persahabatan Jakarta, karena obat yang diminum sekarang tidak boleh putus. Semoga apa yang telah dilakukan bapak Tri Budiantoro akan memberikan kesembuhan nantinya. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp. 750.000,-
Tanggal: 30 November 2017
Kurir: @wirawiry @anasaramadhan @nurfahmadini @endangnumik @untaririri

Bapak Tri Budiantoro positif menderita TBC


ERAH BINTI SAIKAM (50, Infeksi Ginjal). Alamat : Kp. Cilandak Curug, RT 4/2, Desa Bojong Menteng, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Gejala penyakitnya yang dialami ibu Erah berawal pada akhir tahun 2011, saat itu muncul benjolan di bagian dada yang menyebabkan pegal dan nyeri. Lama – kelamaan benjolan tersebut semakin membesar dan terasa sakit. Ibu Erah melakukan pemeriksaan ke klinik terdekat di daerah Rangkas Bitung. Setelah diperiksa, dokter menyatakan ibu Erah menderita infeksi ginjal. Selama 3 tahun ibu Erah mengonsumsi obat dari klinik tempat ia berobat tapi belum ada hasil. Kemudian ibu Erah dirujuk ke RSUD setempat untuk berobat. Letak rumah yang jauh dari perkotaan dan akses jalan yang sulit dilewati dengan kendaraan membuat keluarga kesulitan membawa ibu Erah ke rumah sakit. Beliau tinggal bersama 2 orang anaknya, sementara sang suami baru saja meninggal dunia. Anaknya bekerja di Jakarta sebagai buruh konveksi. Ibu Erah dan suaminya mengungkapkan kesedihan saat dijenguk kurir #Sedekah Rombongan karena ia sendiri tidak memiliki simpanan untuk biaya berobat. Alhamdulillah #Sedekah Rombongan dapat kembali memberikan bantuan lanjutan untuk operasional rawat jalan. Sebelumnya ibu Erah telah dibantu pada rombongan 1072.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 30 November 2017
Kurir: @wirawiry @anasaramadhan @nurfahmadini @endangnumik @untaririri

Ibu Erah menderita infeksi ginjal

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 ANDRA HANAN ADYATAMA 1,000,000
2 BOIMIN HADIMINOTO 1,000,000
3 GALIH ARDHY PRATAMA 1,000,000
4 RADITYA RASYA AFZAAL NAZLI 1,000,000
5 TUSIYEM BINTI SOIKROMO 1,000,000
6 MARYATUN BINTI SUGINO 1,000,000
7 KIRNO SUMARTO SUPARDI 1,000,000
8 LATIFAH NURUL DHINI 1,000,000
9 EDY SANTOSO 1,500,000
10 TRESNA DWI ALIYANI 1,000,000
11 SUMIYATI BINTI KARTO WIKROMO 1,000,000
12 DARSO SUMONO 1,000,000
13 NEYRA AZZAHRA ARUMIANI 1,000,000
14 MTSR PURWOKERTO 6,100,000
15 AHMAD HASAN ABDILLAH 539,250
16 LUSIANI BINTI SIKAN 500,000
17 TUNI BINTI ALAN 500,000
18 SUKARLIK 935,300
19 SUWARNI NIKET 500,000
20 SENIMAN BINTI SUDARMO 500,000
21 RUMAH SAKIT Dr. SOEBANDI JEMBER 8,000,000
22 MTSR JEMBER 11,973,000
23 MTSR JEMBER 8,140,000
24 RSSR JEMBER 1,189,500
25 RSSR JEMBER 21,288,148
26 ASWANI BINTI SAKA 559,000
27 SUTIK BINTI SUBUWET 500,000
28 SUCIK AISYAH 750,000
29 FARIZ IBRAHIM 500,000
30 Yuli Astuti 500,000
31 Ra’i Bin Rakimin 500,000
32 INFMOCHAMMAD ZUHDI 5,250,000
33 Apriliyah Laraswati 2,500,000
34 Ahmad Farhan 500,000
35 SUTRISNO BIN DARMO SUGITO 750,000
36 SALAM HASAN 750,000
37 GIO SITINJAK 500,000
38 SUHARSONO TARUNA 500,000
39 SITI NURSIYAH 500,000
40 EVA SURYATI 750,000
41 AL FARIZHI 1,000,000
42 KOMARIAH BINTI UKAR 1,000,000
43 SUNARMI SUTRISNO 750,000
44 HANUM YUNARNI 750,000
45 SUMARSIH KUSNADI 750,000
46 ALZENA SAFA 1,000,000
47 TRI BUDIANTORO 750,000
48 ERAH BINTI SAIKAM 1,000,000
Total 95,974,198

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 95,974,198,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 1085 ROMBONGAN

Rp. 57,712,003,905,-

Mau bantu Mereka?
Silahkan transfer ke rekening SedekahRombongan

Bank BCA a/c 84655-23456
Bank Mandiri a/c 137-00111-0011-8
Bank Syariah Mandiri a/c 4111-4111-45
Bank Muamalat a/c 532-000-6666
a/n Sedekah Rombongan

Takkan berkurang harta yang disedekahkan. Ia justru akan bertambah..bertambah dan bertambah...


Comments are closed.