Rombongan 1021

Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan kelipatan yang banyak.
Posted by on July 13, 2017

RAMA ISWANTO (10, Kebutaan). Alamat: Dusun Sumbersari, RT 1/2, Desa Sumber Karang, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Di usianya yang masih kecil, Rama kecil harus berjuang melihat dengan satu mata saja, yaitu mata kirinya. Kejadian tersebut dimulai sejak Rama berusia enam tahun, dia mengeluh sakit di daerah mata sebelah kanannya karena tidak sengaja tertusuk sedotan pada saat acara perlombaan hari kemerdekaan di desanya. Tidak hanya tertusuk sedotan, mata Rama juga kemasukan pasir sehingga secara spontan ia mengucek matanya. Semenjak kejadian tersebut, Rama mengeluh sakit di bagian mata. Rama kesulitan melihat dengan mata sebelah kanan dan yang ia lihat hanya sebuah cahaya. Keluarga pun melarikan Rama ke Puskesmas terdekat. Rama juga melakukan pemeriksaan di dokter spesialis mata di Mojosari. Berdasarkan hasil pemeriksaan, dokter mendiagnosa bahwa mata Rama mengalami kebutaan dan harus segera dilakukan tindakan operasi. Saat ada operasi katarak gratis yang diadakan oleh pemerintah setempat, keluarga membawa Rama agar mendapatkan operasi gratis. Namun, dokter menyatakan bahwa Rama harus dioperasi di Surabaya karena usianya yang masih belia sehingga harus menjalani operasi khusus. Kini, Rama masih kesulitan untuk melihat dengan normal. Ayah Rama, Suparlan Marsono sudah meninggal dunia. Sedangkan ibunya, Istimaul Khusnah (45) bekerja sebagai buruh tani. Ada keinginan untuk operasi namun BPJS milik Rama masih menunggak 16 bulan. Selain itu, keluarga juga masih mengalami kesulitan mengenai transportasi saat berobat. Sedekah Rombongan merasakan kesedihan yang dialami oleh Rama. Sedekah Rombongan memberikan bantuan awal dipergunakan untuk pembayaran denda BPJS sebesar Rp 1.326.000,-. Selain itu Sedekah Rombongan juga menyampaikan dana dari para sedekaholic yang digunakan untuk biaya transportasi. Semoga Rama dapat segera sembuh dan dapat melanjutkan sekolahnya. Amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.843.500,-
Tanggal : 10 Mei 2017
Kurir : @Wahyu_CSD @Anggreat @EArynta

Rama mengalami kebutaan


SITI NUR MUJAWAROH (16, Tumor Tulang). Alamat: Dusun Genengan, RT 2/14, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Sekitar awal 2016, kaki Siti terbentur meja di sekolah. Akibatnya, kaki Siti membengkak. Karena mengeluh sakit, keluarga membawa Siti ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan. Setelah beberapa minggu berlalu, Siti masih mengeluh sakit di bagian kakinya. Akhirnya, pada April 2016 Siti dirujuk ke RSUD Mojokerto untuk mendapatkan pemeriksaan yang lebih lengkap. Di RSUD Mojokerto, Siti menjalani pemeriksaan X-ray. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Siti didiagnosa menderita tumor tulang. Mulai tanggal 27 April 2016, Siti dirujuk lagi ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk menjalani pengobatan yang lebih lengkap. Di RSUD Dr. Soetomo, dokter mendiagnosa bahwa kondisi kaki Siti sudah terlalu parah sehingga harus dilakukan amputasi. Setelah menjalani operasi amputasi, Siti juga menjalani perawatan kemoterapi dan radioterapi. Selama di RSUD Dr. Soetomo, Siti sudah melakukan kemoterapi sebanyak enam kali. Ayah Siti, Muchid (53) bekerja sebagai tukang becak motor. Sedangkan ibunya, Choiriyah (53) adalah seorang ibu rumah tangga. Selama menjalani pengobatan, Siti menggunakan jaminan kesehatan BPJS kelas 3 sehingga dapat meringankan biaya yang dikeluarkan oleh keluarga. Walaupun begitu, keluarga masih kesulitan mengenai biaya transportasi dan biaya pembuatan kaki palsu untuk Siti. Selama ini, biaya transportasi sementara dibantu oleh para tetangga. Sedekah Rombongan turut merasakan kesedihan yang ia alami. Bantuan dari para sedekaholic telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan. Bantuan tersebut digunakan untuk biaya transportasi dan akomodasi selama berbat di Surabaya. Semoga Siti dapat segera sembuh dan dapat kembali bersekolah seperti biasa. Amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.228.900,-
Tanggal : 19 Mei 2017
Kurir : @Wahyu_CSD @Anggreat Ditta @EArynta

Siti menderita tumor tulang


SITI NUR ALIFAH (28, Suspect Penyempitan Kelenjar Getah Bening). Alamat: Dusun Kedunglumpang, RT 3/4, Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur. Sekitar tahun 2013, paha sebelah kanan Bu Siti mengalami pembengkakan. Bu Siti beranggapan bahwa pembengkakan terjadi karena beliau terlalu lelah sehingga dibawa ke tukang pijat. Setelah dibawa ke tukang pijat, pembengkakan pada paha Bu Siti tidak kunjung sembuh. Bu Siti akhirnya memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat, lalu ia dirujuk ke RSUD Jombang. Di RSUD Jombang Bu Siti diberi obat jalan dan tidak memerlukan rawat inap. Hingga pada tahun 2015 paha Bu Siti semakin membengkak. Adanya kabar burung yang menyatakan ibu Siti mengidap penyakit kaki gajah membuat tim dinas kesehatan setempat melakukan kunjungan ke kediaman beliau untuk mendapatkan pemeriksaan. Berdasarkan hasil pemeriksaan dari dinas kesehatan, Bu Siti dinyatakan menderita suspect penyempitan kelenjar getah bening. Hingga sekarang, Bu Siti masih menunggu panggilan untuk rujukan ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk menjalani pemerikasaan lebih lanjut. Kedua orang tua ibu Siti, Sumarno (54) bekerja sebagai karyawan swasta dan Suliyani (46) bekerja sebagai petani. Sedangkan suami ibu Siti, Yuli Iswayudi (29) bekerja sebagai kuli bangunan. Ibu Siti adalah seorang ibu rumah tangga. Bu Siti mempunyai jaminan kesehatan BPJS. Walaupun demikian, ia masih mengalami kesulitan mengenai biaya pengobatan yang tidak ditanggung BPJS dan biaya transportasinya. Kini, kondisi kaki Bu Siti semakin membengkak. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan Bu Siti. Bantuan telah diberikan dan dipergunakan untuk biaya pengobatan dan tranportasi. Bantuan sebelumnya tercatat pada rombongan 1116. Keluarga Bu Siti berterima kasih kepada para sedekaholics dan Sedekah Rombongan. Semoga Bu Siti bisa segera sembuh dan menjalani aktivitas kembali. Amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 578.666,-
Tanggal : 25 Mei 2017
Kurir : @Wahyu_CSD @Anggreat Bintang @EArynta

Bu Siti menderita suspect penyempitan kelenjar getah bening


RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN (RSSR) SOLO (Sembako Pasien Bulan Juni 2017) Alamat: Jl. Manggis II No. 5 RT 2/5, Kecamatan Jajar, Kelurahan Laweyan, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Memasuki tahun ke-3 SedekahRombongan Solo memiliki Rumah Singgah (RSSR), kian hari hilir mudik pasien datang sebagai upaya untuk sembuh dari sakit mereka. Wilayah jangkauan yang semakin luas, tak hanya di Solo namun juga termasuk Wonogiri, Magetan, Sragen, Madiun dan pasien transferan lain dari luar kota semakin membuat ramai suasana RSSR. Kebutuhan pokok yang diperlukan semakin bertambah untuk pembelian Beras, sayur, Gula, kopi, susu, minyak, detergen, lauk-pauk, Obat keluarga Pasin. Alhamdulillah berkat sedekaholics, kebutuhan tersebut dapat terpenuhi di bulan ini dan tersampaikan untuk pasien dampingan yang berada di RSSR. Sebelumnya laporan santunan RSSR Solo masuk dalam rombongan 1019. Semoga segala amal sedekaholics semua dibalas oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp 1.922.000
Tanggal: 10 Juli 2017
Kurir: @mawan @anissetya60 @Allcrew

Bantuan sembako


RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN (RSSR) SOLO (Operasional Bulan Juni 2017) Alamat: Jl. Manggis II No. 5 RT 2/5, Kecamatan Jajar, Kelurahan Laweyan, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Memasuki tahun ke-3 SedekahRombongan Solo memiliki Rumah Singgah (RSSR), kian hari hilir mudik pasien datang sebagai upaya untuk sembuh dari sakit mereka. Wilayah jangkauan yang semakin luas, tak hanya di Solo namun juga termasuk Wonogiri, Magetan, Sragen, Madiun dan pasien transferan lain dari luar kota semakin membuat ramai suasana RSSR. Kebutuhan untuk menunjang kesembuhan pasien seperti listrik, Wifi, iuran keamanan, iuran kebersihan,Alhamdulillah berkat sedekaholics, kebutuhan tersebut dapat terpenuhi di bulan ini dan tersampaikan untuk pasien dampingan yang berada di RSSR. Sebelumnya laporan santunan RSSR Solo masuk dalam rombongan 1019. Semoga segala amal sedekaholics semua dibalas oleh Allah SWT. Aamiin.

Jumlah Bantuan: Rp 1.174.000
Tanggal: 10 Juli 2017
Kurir: @mawan @anissetya60 @Allcrew

Biaya operasional bulan Juni 2017


EKO WAHYUDI (26, Tumor Testis). Alamat: Dusun Pelang RT. 2/2, Desa Tanggulangin, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Mas Eko sapaanya, sejak 1,5 tahun lalu menderita nyeri pada selangkangan dan sekitar paha sering ia rasa, namun tidak ia pedulikan karena harus bekerja. Kedua orangtuanya telah lama berpulang, Bapak Sakarmin dan Ibu Imah, ia memiliki seorang adik bernama Aji (17) yang tinggal bersama dengan budhenya di Wonogiri. Sakit yang ia derita semakin parah hingga membengkak, budhe kemudian membawanya pulang bersama budhe, pakdhe dan adik. Ia kemudian dibawa berobat ke Rumah Sakit Dr. Moewardi (RSDM) menggunakan Jaminan kesehatan (BPJS) kelas 3. Satu bulan menjalani pengobatan rawat jalan. Dokter menyatakan ia menderita tumor testis. Karena sakitnya itulah ia melepas pekerjaan sebagai buruh di Jakarta, rumah kontrakan di Jakarta dalam proses pengurusan untuk pindah tempat. Adiknya yang selama ini merawat karena budhe harus bekerja di Bogor berjualan jamu sementara pakdhe di rumah menderita tbc sehingga tidak dapat bekerja. Operasi pertama telah dilalui Mas Eko pada 16 September 2016. Setelah mas Eko menjalani kemoterapi siklus 4 di RSDM alhamdulillah tumor mas Eko semakin mengecil. Mas Eko memutuskan untuk kembali ke Jakarta berkumpul dengan istri dan anaknya. Santunan kembali disampaikan untuk biaya transportasi mas Eko kembali ke Jakarta. Dimana santunan sebelumnya tercantum dalam rombongan 964. Mas Eko dan keluarga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang di berikan dan memohon doa kepada semua agar Mas Eko di beri kemudahan untuk melanjutkan hidupnya di Jakarta. Aamii

Jumlah Bantuan: Rp.500.000,-
Tanggal : 24 Juni 2017
Kurir :@mawan @anissetya60 @welly

Eko menderita tumor testis


IIS JUJU ZULAIKAH (22, Infeksi Kaki Sebelah Kanan). Alamat: Desa Candi RT. 01/06, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Mbak Iis merupakan pasien dampingan SedekahRombongan Semarang yang saat ini menjadi dampingan SedekahRombongan Solo. Mei 2015 silam sepulang dari bekerja di Kalimantan, Mbak Iis mengalami kecelakaan yang menyebabkan kaki kanannya retak. Oleh warga sekitar dilarikan ke Rumah Sakit di Pangkalan Bun Kalimantan Tengah. Tiga hari kemudian setelah kondisi Mbak Iis agak membaik dokter melakukan operasi pemasangan pen di kaki kanan. Beberapa bulan setelah operasi pemasangan pen, kaki bekas pen mengalami bengkak namun karena jarak ke Rumah Sakit jauh dan kondisi keuangan keluarga yang tidak mampu maka tidak dibawa ke rumah sakit sehingga pada akhirnya kaki yang bengkak tadi membusuk, jahitan membuka, pen lepas dan sekarang terlihat tulang kaki karena daging juga mengelupas. Apabila berjalan, keluar tetesan darah dari luka tersebut. Namun karena keterbatasan biaya, pengobatan dilakukan seadanya. Sejak sakit, Mbak Iis tidak bekerja, kemudian Mbak Iis dan Ibunya, Ida Zubaidah (42) memutuskan untuk kembali ke Jawa tinggal menumpang di rumah kerabat di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Dengan harapan akan mendapatkan pengobatan yang lebih layak. Sementara sang ayah dan adik tetap berada di Kalimantan. Kurir SedekahRombongan Semarang dipertemukan dengan Mbak Iis dan keluarga kemudian mendampingi pengobatan Mbak Iis hingga mengantar berobat ke Solo. Setelah beberapa bulan menjalani pengobatan dan operasi di RS Dr Soeharso Solo. Mbak Iis baru saja menjalani operasi yang ketiga. Santunan ke-6 untuk pembelian obat dan akomodasi selama menjalani rawat inap disampaikan kepada Mbak Iis, dimana santunan sebelumnya tercantum dalam rombongan 995. Semoga mampu mengurangi beban dan Mbak Iis berangsur sembuh. Aaamiin.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000
Tanggal : 29 Juni 2017
Kurir : @mawanhananto @Anissetya60 @shofawa @wellyantopriyo

Bu Iis menderita Iinfeksi kaki sebelah kanan


SUPRAPTI BINTI FUAD (56, Tumor Paru Ganas). Alamat : Dusun Kemaduh, RT 3/3, No. 261, Desa Kemaduh, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. Sejak 1 tahun yang lalu Bu Suprapti sering mengalami sesak nafas. Kemudian Bu Suprapti memeriksakan dirinya ke tempat praktek Dokter Spesialis Paru di daerah setempat. Dari hasil pemeriksaan, dokter merujuk Bu Suprapti ke RSUD Nganjuk untuk pemeriksaan yang lebih lengkap. Berdasarkah pemeiksaan yang dilakukan di RSUD Nganjuk, Bu Suprapti didiagnosa menderita Tumor Paru Ganas, dan kondisi tumor sudah menyebar ke tulang. Kemudian Bu Suprapti dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo untuk melakukan kemoterapi. Selama menjalani pengobatan, Bu Suprapti menggunakan SPM (Surat Keterangan Miskin). Namun beliau merasa kesulitan untuk biaya akomodasi, transportasi ke Surabaya dan biaya pengobatan yang tidak tertanggung dalam jaminan kesehatan. Bu Suprapti adalah seorang janda yang tinggal bersama adik serta keponakannya di rumah peninggalan orang tua Bu Suprapti. Saat ini Bu Suprapti sudah tidak dapat bekerja karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan. Kondisi Bu Suprapti saat ini lebih banyak istirahat diatas tempat tidur, karena bagian tubuh sebelah kanan mengalami kelumpuhan. Sedekah Rombongan mendapat info tentang sakit dan perjalanan pengobatan Bu Suprapti. Setelah selama 3 bulan bersama Sedekah Rombongan kondisi beliau terlihat membaik. Bu Suprapti pulang ke rumahnya sembari menunggu jadwal pengobatan selanjutnya. Beberapa hari setelahnya kondisi Bu Suprapti menurun. Tak lama setelahnya kami mendapat kabar bahwa Bu Suprapti telah menghembuskan nafas terakhirnya, meninggalkan kita untuk selama-lamanya. Sedekah Rombongan turut berbela sungkawa atas kepergian almarhumah. Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan yang dipergunakan untuk biaya pengobatan sebelumnya dan biaya pemakaman. Keluarga almarhumah mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan dari sedekaholics melalui Sedekah Rombongan. Santunan sebelumnya tercatat pada rombongan 1015.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.230.500,-
Tanggal : 4 Maret 2017
Kurir : @Wahyu_CSD BambangBKY @EArynta

Bu Suprapti menderita tumor paru ganas


SUHARTATIK ROFI’I (41, Tumor Otak). Alamat: Dusun Sidodadi, RT 1/1, Desa Singowangi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Bu Hartatik, 3 tahun yg lalu pernah mengalami jatuh di pabrik tempat beliau bekerja. Setelah jatuh, beliau merasa ada benjolan di kepala dan sering merasa pusing. Kemudian bu Hartatik memeriksakan diri ke rumah sakit setempat. Berdasarkan hasil pemeriksaan, bu Hartatik didiagnosa menderita tumor otak. Bu Hartatik sempat dirawat di Rumah Sakit Mojosari selama 6 hari. Karena keterbatasan peralatan, bu Hartatik di rujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Bu Hartatik sudah mulai kontrol ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya dan dokter menyarankan untuk dilakukan tindakan operasi. Saat ini bu Hartatik sudah tidak mampu berkerja lagi karena kondisi tubuhnya tidak memungkinkan. Bu Hartatik sering mengalami kejang, kaki & tangan susah untuk digerakkan dan sering keluar busa serta darah dari mulutnya di setiap malam. Suami bu Hartatik, bapak Rofi’i (46) juga sudah tidak bekerja karena merawat bu Hartatik. Meskipun pembayaran pengobatan di rumah sakit sudah ditanggung oleh jaminan kesehatan KIS, namun untuk biaya transportasi ke Surabaya bu Suhartatik dan keluarga mengalami kesulitan. Untuk biaya transportasi dan biaya pengobatan yang tidak termasuk jaminan KIS, bu Hartatik meminjam uang dari kas desa dan koperasi desa. Sedekah Rombongan mendapat info tentang sakit dan perjalanan pengobatan bu Hartatik. Sedekah Rombongan turut merasakan kesulitan bu Hartatik. Bantuan telah diberikan dan dipergunakan untuk biaya transportasi serta biaya pengobatan yang tidak tertanggung KIS. Keluarga sangat terbantu dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholics melalui Sedekah Rombongan, karena dengan bantuan tersebut sampai saat ini bu Hartatik masih bisa terus berikhtiar mencari kesembuhan.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 30 Juli 2016
Kurir : @Wahyu_CSD @Martinomongi @EArynta

Bu Suhartatik menderita tumor otak


KURNIANDI METIARIDHO (11, CTEV). Alamat: Lawatan RT. 1/1, Dukuh Turi, Tegal, Jawa Tengah. Dik Ridho merupakan pasien dampingan Sedekah Rombongan Solo sejak tahun 2015 lalu. Sejak lahir Dik Ridho sudah mengalami cacat pada kaki kanan dan kedua tangannya. Meski begitu, Dik Ridho termasuk sosok yang rajin dan pantang menyerah. Bahkan ia pernah bekerja di tempat pengrajin bulu angsa. Ayahnya, Kuwatman (40) bekerja sebagai penjual mie ayam yang berpenghasilan tidak menentu. sementara Ibunya Kurninda (35) tidak bekerja. Dik Ridho pernah mendapat bantuan pengobatan dari luar. Namun tidak sampai selesai sudah terhenti. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Dik Ridho dan keluarga. Sehingga pengobatan bisa dilanjutkan kembali. Sejauh ini, Dik Ridho telah menjalani dua kali operasi. Kondisi terkini, kakinya sudah bisa untuk berpijak dan akan melaksanakan kontrol kembali bulan Juli mendatang. Santunan ke-12 kembali disampaikan oleh kurir #SedekahRombongan Solo untuk biaya akomodasi dan transportasi dari Tegal ke Solo (PP). Santunan sebelumnya telah masuk dalam rombongan 997. Dik Ridho dan keluarga menyampaikan terima kasih kepada #SedekahHolic. Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang jauh lebih baik lagi. Aamiin

Jumlah Santunan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 20 Juni 2017
Kurir:@Mawan @Anissetya60 @Ayak

Kurniandi menderita CTEV


ALI THOIB (38, Kanker Tulang Tangan). Alamat: Jl. Bintaran Tengah No 2, RT 3/4, Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Mergangsan, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada 2015, saat pak Ali dan ibunya berada di kediaman saudaranya di Riau, ia jatuh terpeleset. Ia menganggap tidak ada yang janggal akibat kejadian tersebut. Lalu ia pergi ke pengobatan tradisional pijat namun rasa nyeri tak kunjung sembuh. Pihak keluarga memeriksakan pak Ali ke Rumah Sakit Umum Arifin Ahmad di Riau, dan diagnosa tim medis terdapat tumor pada tulang tangan kiri pak Ali. Pada pemeriksaan April 2015 pak Ali terdiagnosa kanker tulang stadium 3. Dokter merujuk pak Ali untuk melanjutkan pengobatan di RSUP Dr Sarjito Yogyakarta. Pak Ali dan orang tuanya, Alm. Bapak Achmad dan Ibu Syachroni Nasution (76) yang berprofesi mengurus rumah tangga mengalami kesulitan untuk biaya pengobatan dan akomodasi selama di Yogyakarta. Pada September 2015 Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga pak Ali, dan mulai saat itu Sedekah Rombongan mendampingi pengobatan pak Ali. Pada Juli 2016 kondisi pak Ali perlahan membaik, dan ia kembali ke kediaman orang tuanya di Kalimantan. Pada Desember 2016, pak Ali diantar oleh ibu dan adiknya untuk melakukan perjalanan kembali ke Riau untuk pengobatan lanjutan. Namun karena keterbatasan biaya ia tidak bisa melanjutkan perjalannya sampai ke Riau. Ia dan keluarga hanya bisa melakukan perjalanan menggunakan kapal laut ke Surabaya. Melihat hal ini, Sedekah Rombongan kembali memberikan bantuan yang dipergunakan untuk biaya transportasi pak Ali dan keluarga untuk melanjutkan perjalanan ke Riau. Bantuan sebelumnya tercatat pada Rombongan 876.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.775.000,-
Tanggal : 5 Desember 2016
Kurir : @Wahyu_CSD BambangBKY @EArynta

Pak Ali menderita kanker tulang tangan


INDIATI SUBINGAH (54, Patah Tulang). Alamat : Kp. Babakan Kelapa Dua, RT 2/3, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Ibu Indiati sehari – harinya bekerja sebagai buruh cuci di sebuah perumahan. Saat itu, tepatnya pada pukul 16.15 WIB, Ibu Indiati pulang dari tempatnya bekerja dalam kondisi basah kuyup karena hujan deras. Sesampainya di rumah, ia bergegas mengganti pakaian dan kemudian menuju dapur untuk menghangatkan makanan yang ada untuk keluarganya. Ibu Indiati tak menyangka kejadian buruk akan menimpanya. Saat sedang berada di dapur yang berdekatan dengan kamar tidur dan hanya dipisahkan oleh triplek itu, tiba – tiba terdengar suara gemuruh kencang seperti gempa. Saat itu hujan sudah mulai reda namun angin masih berhembus sangat kencang. Anak Ibu Indiati yang saat itu sedang belajar segera berlari ke luar, sementara Ibu Indiati sendiri tidak sempat menyelamatkan dirinya hingga akhirnya tertimpa reruntuhan tembok pada tangan dan kakinya. Ibu Indiati sempat pingsan dan tetangganya dengan segera menyelamatkannya. Setelah Ibu Indiati sadar, ia langsung dibawa ke tukang urut setempat. Ibu Indiati dinyatakan patah tulang. Lengan dan kakinya penuh luka lebam dan ia tak dapat berjalan dengan normal. Setelah diobati di tukang urut, kondisi Ibu Indiati tak kunjung membaik. Ia ingin sekali memeriksakan diri ke rumah sakit untuk mengetahui pasti kondisinya dan agar mendapatkan penanganan yang lebih tepat. Keinginan Ibu Indiati tersebut tak dapat ia wujudkan karena ia tak memiliki uang. Suaminya, Bapak Hadrowi (53), penghasilannya tidak menentu dan tidak memiliki simpanan untuk membawa istrinya berobat. Ibu Indiati pun belum memilliki jaminan kesehatan apapun. Kurir Sedekah Rombongan yang mendapat informasi mengenai Ibu Indiati segera mengunjunginya. Kurir menyampaikan bantuan untuk biaya pemeriksaan ke rumah sakit. Ibu Indiati dan Bapak Hadrowi menghaturkan terima kasih dan berharap semoga sedekaholics diberikan keluasan rezeki dan keberkahan, amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 10 Mei 2017
Kurir : @nurmanmlana usman @ririn_restu

Bu Indiati menderita patah tulang


ENDAH SUHARTATI (51, Kanker Payudara). Alamat : Kp. Pondok Sentul, RT 4/10, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Ibu Ninil begitu ia biasa dipanggil, sehari – harinya mencari nafkah sebagai penjual madu. Ibu Ninil adalah orang tua tunggal dan kini tinggal di sebuah kontrakan yang sangat sederhana bersama seorang anaknya yang masih SMP, Muhammad Rizky Abyan. Ibu Ninil mengalami kanker payudara dan sedang menjalani pengobatan di RS Dharmais Jakarta. Sakit yang dialami Ibu Ninil bermula dari benjolan yang kian membesar dan terasa nyeri. Lama – kelamaan benjolan tersebut terasa gatal dan menimbulkan ruam – ruam di sekitarnya. Ibu Ninil akhirnya menjalani berbagai pemeriksaan medis dan didiagnosis kanker payudara dan dirujuk ke RS Dharmais. Saat kurir Sedekah Rombongan mengunjungi Ibu Ninil di rumah, ia mengatakan esok hari adalah jadwal kontrol rutin namun tak dapat ia jalani karena tak memiliki uang. Berjuang seorang diri dan harus menghidupi seorang anaknya membuat Ibu Ninil kesulitan membiayai kebutuhan pengobatannya meski telah menggunakan JKN – KIS kelas III. Terlebih lagi saat sakit ia tak bisa maksimal mencari nafkah. Kurir Sedekah Rombongan akhirnya menyampaikan bantuan untuk operasional berobat. Ibu Ninil sangat bersyukur atas bantuan yang disampaikan dan ia merasa Allah sangat menyayanginya karena telah mendatangkan kurir Sedekah Rombongan di saat ia merasa kesulitan uang untuk berobat. Ibu Ninil pun berharap semoga para sedekaholics Sedekah Rombongan selalu dapat membantu sesama dalam kebaikan.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Tanggal : 18 Mei 2017
Kurir : @nurmanmlana Usman @ririn_restu

Bu Endah menderita kanker payudara


SUPARTA ALI (62, Jantung Koroner). Alamat : Kp. Pondok Benda, RT 1/4, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Bapak Suparta sehari – harinya bekerja meramban di kebun milik orang lain. Ia mendapat upah dari menjual hasil kebun petani. Bapak Suparta biasa menjual daun singkong, lengkuas, pisang, sayur dan buah – buahan lainnya. Pekerjaan itu telah Bapak Suparta jalani selama puluhan tahun demi menghidupi istri dan kedua anaknya. Sejak sakit, Bapak Suparta sudah tidak dapat bekerja lagi. Sakitnya bermula saat sepulang bekerja ia merasa masuk angin dan meminta istrinya, Ibu Sani (45), untuk mengerok badannya. Setelah kerokan, Bapak Suparta pingsan tak sadarkan diri. Akhrinya anaknya, Mardiansyah (26), yang saat itu sedang berjualan bawang membawa ayahnya dengan tergopoh – gopoh ke Puskesmas terdekat. Hampir satu jam lamanya Bapak Suparta berada di Puskesmas yang kemudian merujuknya ke rumah sakit swasta. Keluarga menimbang jika dibawa ke rumah sakit swasta akan membutuhkan biaya yang sangat banyak, hingga akhirnya mereka meminta agar Bapak Suparta dirujuk ke RSUD Tangerang Selatan. Fasilitas RSUD yang belum memadai, membuat Bapak Suparta dirujuk ke RS Harapan Kita Jakarta. Sesampainya di RS Harapan Kita, Bapak Suparta langsung mendapatkan penanganan dan didiagnosis mengalami jantung koroner. Belum adanya JKN – KIS yang dimilliki Bapak Suparta membuat keluarga kebingungan. Alhamdulillah pihak rumah sakit memberi waktu 3 x 24 jam untuk pengurusan jaminan kesehatan. Mardiansyah sebagai anak sulung dengan sigap langsung mengurus jaminan kesehatan ayahnya. Kurir Sedekah Rombongan yang mendapat informasi mengenai Bapak Suparta pun segera mendampingi Mardiansyah untuk pembuatan KIS yang dapat diaktifkan dalam 1 hari. Kurir dan Mardiansyah membuat surat rekomendasi dinas sosial sebagai bekal untuk pembuatan KIS. Alhamdulillah KIS Bapak Suparta telah aktif dan bisa digunakan untuk biaya berobat di RS Harapan Kita. Setelah menjalani serangkaian pengobatan, kondisi Bapak Suparta membaik namun ia hanya dapat terbaring di tempat tidurnya. Bapak Suparta masih harus menjalani pengobatan intensif dan harus dioperasi pemasangan ring. Semoga Bapak Suparta segera sembuh dan operasi dapat segera dilakukan dan berlangsung lancar. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan untuk operasional berobat. Bapak Suparta dan keluarga mengucapkan terimakasih atas bantuan yang disampaikan kepada Sedekah Rombongan yang sudah menjadi pelita bagi para dhuafa.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,-
tanggal : 28 Mei 2017
Kurir : @nurmanmlana Usman @ririn_restu

Pak Suparta menderita jantung koroner


SITI MARDIYAH (76, Kanker Payudara). Alamat: Desa Buncitan, RT 10/5, Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Sekitar tahun 2014, Bu Siti mulai merasakan nyeri di bagian payudaranya. Karena nyeri tidak kunjung menghilang, akhirnya Bu Siti memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat. Puskesmas kemudian merujuk Bu Siti ke RSUD Sidoarjo untuk pemeriksaan yang lebih lengkap. Berdasarkan hasil pemeriksaan Bu Siti didiagnosa menderita kanker payudara. Karena kondisi Bu Siti yang juga memiliki penyakit jantung serta karena faktor usia, Bu Siti tidak memungkinkan untuk dilakukan operasi. Saat ini Bu Siti menjalani pengobatan rawat jalan di RSUD Sidoarjo. Namun, karena tidak ada biaya serta tidak memiliki keluarga, Bu Siti hampir menghentikan pengobatannya. Bu Siti sudah tidak bekerja dan beliau tidak menikah. Bu Siti tinggal sendiri di rumah kecil yang terbuat dari bambu. Untuk makan sehari-hari beliau hanya menunggu diberi makan oleh tetangga. Sedekah Rombongan pada November 2016 mendapat info tentang sakit dan kehidupan Bu Siti. Melihat kesulitan beliau, kami beruntung berkesempatan untuk menyalurkan bantuan para sedekaholic kepada beliau. Setiap bulannya Sedekah Rombongan menyalurkan bantuan kepada beliau dan membantu dalam mendampingi pengobatan beliau. Bantuan sudah diberikan dan dipergunakan untuk biaya kehidupan sehari-hari dan biaya transportasi selama kontrol. Bantuan sebelumnya telah tercatat pada rombongan 960. Bu Siti sangat terbantu dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 28 Desember 2016
Kurir : @Wahyu_CSD @MasKhus1027 @EArynta

Bu Siti menderita kanker payudara


NAMIL BINTI SEDA (55, Susp. Infeksi Saluran Kemih). Alamat : Kp. Babakan, RT 5/3, Kel. Babakan, Kec. Setu, Kota Tangerang Selatan. Ibu Namil sudah 2 bulan lamanya tidak dapat bekerja sebagai pencabut rumput dan pengurus taman di sebuah perumahan. Ibu Namil sering merasa lemah ditambah sakit dan gatal pada kemaluannya saat buang air kecil. Ia telah mencoba menggunakan salep untuk menghilangkan gatal dan menggunakan ramuan tradisional namun gatalnya tak kunjung reda. Ibu Namil telah memeriksakan diri ke Puskesmas namun disarankan untuk ke dokter spesialis. Ibu Namil ingin sekali berobat untuk mengetahui past sakit yang dideritanya namun ia tidak memiliki simpanan. Meski tak lagi bekerja ia tetap berusaha mencari nafkah dengan berjualan makanan anak – anak namun hasilnya hanya cukup untuk makan sehari – hari. Ibu Namil belum memiliki jaminan kesehatan apapun yang dapat menanggung biaya pengobatannya. Kurir Sedekah Rombongan mengunjungi Ibu Namil dan menyampaikan bantuan untuk biaya berobat.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 29 Mei 2017
Kurir : @nurmanmlana Usman

Bu Namil menderita susp. inieksi saluran kemih


RASIH SARAGENI (69, Bantuan Biaya Hidup). Alamat : Kp. Bangunan, RT 3/1, Desa Sarageni, Kecamatan Cimarga, Kab. Lebak, Provinsi Banten. Bu Rasih adalah seorang ibu yang sudah tidak memiliki suami dan tinggal dengan seorang anaknya di rumah panggung sederhana. Anaknya berkerja sebagai buruh tani di sawah milik tetangganya. Bu Rasih termasuk keluarga kurang mampu. Guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, Bu Rasih menjual hasil sirih dan pinang yang ditanam oleh almarhum suaminya di samping rumah, itu pun hasilnya tidak banyak karena sangat tergantung musim, sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terkadang untuk memenuhi kebutuhan harian, Bu Rasih mendapatkan bantuan dari keluarga dan tetangganya. Sedekah Rombongan sebagai gerakan sosial yang giat menyalurkan sedekah turut berpartisipasi untuk sedikit meringankan beban kehidupan Bu Rasih. Sedekaholic melalui Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan uang tunai yang digunakan untuk membantu biaya hidup mereka. Bu Rasih dan keluarganya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Sedekaholic dan Sedekah Rombongan. Mudah-mudahan bantuan yang disampaikan kepada mereka menjadi ladang pahala bagi sedekaholic, amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 9 Mei 2017
Kurir : @nurmanmlana @anasaramadhan @ririn_restu

Bantuan biaya hidup


ARI KASAN (36, Nefrolitiasis). Alamat : Kp. Ranca Gede, RT 9/2, Desa Jaya Sari, Kecamatan Cimarga, Kab. Lebak, Provinsi Banten. Pak Ari sehari – harinya bekerja sebagai buruh pengangkut pasir di desanya. Dari pagi hingga sore hari ia habiskan waktunya untuk mengumpulkan pasir demi mendapatkan upah yang bisa dibilang tidak sepadan dengan beratnya pekerjan yang dijalaninya. Pak Ari memiliki 1 orang putri yang masih duduk dibangku sekolah dasar, sementara sang istri, Masni (32) hanya seorang ibu rumah tangga. Sakit yang diderita Pak Ari berawal pada Januari 2017. Awalnya Pak Ari merasakan sakit pada pinggang sebelah kanannya. Setelah melakukan pemeriksaan ke Poli Penyakit Dalam menggunakan KIS yang dimiliki, Pak Ari diagnosis oleh dokter mengidap penyakit nefrolitiasis atau batu ginjal. Pak Ari sempat dirawat selama 7 hari di RSUD Dr. Adjidarmo Lebak, Banten. Alhamdulilah setelah menjalani rawat inap selama sepekan kondisi Pak Ari berangsur membaik dan diperbolehkan pulang dengan catatan harus kontrol kembali untuk melihat perkembangan kondisinya. Ketiadaan biaya membuat Pak Ari tidak menjalani kontrol rutin sesuai anjuran dokter. Pak Ari menyampaikan kepada kurir Sedekah Rombongan ingin meneruskan pengobatannya yang tertunda. Alhamdulillah setelah mendapatkan bantuan dari Sedekah Rombongan, Pak Ari dapat menjalani pengobatan rutin di RSUD Dr. Adjidarmo. Kurir Sedekah Rombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk transportasi dan akomodasi berobat, serta biaya hidup sehari – hari. Sebelumnya Pak Ari telah dibantu dalam Rombongan 998. Semoga Pak Ari dapat segera sembuh dan dapat kembali bekerja seperti sedia kala.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 9 Mei 2017
Kurir : @nurmanmlana @anasaramadhan @ririn_restu

Pak Ari menderita nefrolitiasis


JANI SIMIN (69, Bantuan Biaya Hidup). Alamat : Kp. Ciperag, Kec. Cimarga, Kab. Lebak, Prov. Banten. Bu Jani adalah seorang janda tua renta yang tinggal bersama seorang anaknya di sebuah rumah panggung yang sangat sederhana. Keseharian Bu Jani dihabiskan untuk mengurus ternak ayam milik tetangganya. Upah yang diperoleh Bu Jani jauh dari cukup, sehingga anaknya, Simin (41), ikut membantu mencari penghasilan dengan bekerja sebagai pengumpul pasir. Meski telah bekerja dengan begitu keras, tetap saja mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari. Terkadang untuk makan sehari-hari mereka mendapatkan bantuan dari tetangga. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dapat dipertemukan dengan keluarga ini dan kembali memberikan bantuan lanjutan untuk biaya hidup sehari-hari. Sebelumnya Bu Jani dibantu pada Rombongan 998.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 9 Mei 2017
Kurir : @nurmanmlana @anasaramadhan @ririn_restu

Bantuan biaya hidup


MAD SIRA (79, Lumpuh). Alamat : Kp. Cipancur, RT 3/2, Desa. Jayasari, Kec. Cimarga, Kab. Lebak, Prov. Banten. Pak Mad Sira sudah 2 tahun lebih menderita stroke. Sakitnya berawal sejak Pak Mad Sira mengalami kecelakaan saat bekerja di kebun milik tetangganya. Pak Mad Sira terpeleset dan jatuh ke jurang dengan kedalaman hampir 20 meter. Beruntung Pak Mad Sira bisa selamat karena berpegangan pada akar pohon di sisi jurang. Sesaat setelah kecelakaan itu, Pak Mad Sira segera dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis, namun karena keterbatasan alat ia harus dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar. Keterbatasan biaya dan jarak tempuh ke rumah sakit besar cukup jauh, akhirnya keluarga memutuskan untuk tidak melanjutkan pengobatan Pak Mad Sira secara medis. Terlebih lagi ia tidak memiliki jaminan kesehatan apapun. Selama hampir 6 bulan Pak Mad Sira menjalani pengobatan tradisional di mantri sekitar, namun bekas luka di kaki yang ia derita mengakibatkannya tidak dapat berjalan dengan normal. Alhamdulillah, setelah mendapatkan bantuan dari Sedekah Rombongan, Pak Mad Sira dapat melanjutkan pengobatannya secara medis di Puskesmas. Kondisi Pak Mad Sira membaik namun belum banyak mengalami perubahan. Pak Mad Sira tak dapat beraktivitas seperti biasa dan hanya bisa tinggal di rumah. Kurir Sedekah Rombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk biaya hidup sehari-hari dan operasional berobat. Semoga Pak Mad Sira diberi kemudahan dalam ikhtiar pengobatannya, amin. Sebelumnya Pak Mad sira telah dibantu dalam rombongan 998.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 9 Mei 2017
Kurir : @nurmanmlana @anasaramadhan @ririn_restu

Pak Mad menderita lumpuh


JASID CIPANCUR (87, Stroke). Alamat : Kp. Cipancur, RT 3/2, Desa Jayasari, Kec. Cimarga, Kab. Lebak, Prov. Banten. Kakek berusia 87 tahun ini hidup dan tinggal di sebuah rumah panggung bersama istri dan satu orang anaknya. Awal penyakit yang diderita Pak Jasid adalah ketika ia mengalami demam tinggi yang disertai batuk berdarah. Keluarga dan tetangga sempat membawa Pak Jasid ke Puskemas, namun karena keterbatasan biaya akhirnya ia tidak melanjutkan pengobatannya. Pak Jasid pun belum memilliki jaminan kesehatan. Pak Jasid menderita stroke lebih dari 11 tahun, dan selama itu pula ia hanya bisa terbaring di tempat tidur. Sang istri tercinta, Siti (80), dan anaknya, Ikhsan (45), dengan setia menjaga dan merawat Pak Jasid. Selama Pak Jasid terbaring sakit, Ikhsan lah yang menjadi tulang punggung keluarga menggantikan posisi sang ayah. Ikhsan bekerja sebagai buruh di perkebunan karet dengan penghasilan yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi Pak Jasid belum membaik, ia masih terkulai lemah di tempat tidurnya dan masih harus menjalani kontrol rutin. Kurir Sedekah Rombongan kembali menyampaikan bantuan lanjutan untuk membeli obat dan biaya hidup sehari-hari. Sebelumnya Pak Jasid dibantu pada Rombongan 998.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 9 Mei 2017
Kurir : @nurmanmlana @anasaramadhan @ririn_restu

Pak Jasid menderita stroke


MAR’I BAI (57, Hernia). Alamat : Kp. Cisempureun, RT 4/1, Desa Sarageni, Kec. Cimarga, Kab. Lebak, Provinsi Banten. Pada Maret 2017 Pak Mar’i merasakan susah buang air besar yang disertai nyeri di sekitar bagian bawah perut. Pak Mar’i akhirnya berobat ke RSUD Dr. Adjidarmo Lebak dengan KIS yang menanggung biaya pengobatannya. Pak Mar’i didiagnosis menderita hernia, ia tidak diperbolehkan bekerja berat namun demi memenuhi kebutuhan keluarga ia tetap menjalankan pekerjaannya sebagai kuli panggul di pasar. Pak Mar’i masih harus menjalani kontrol rutin, tetapi ia mengalami kesulitan karena tak ada uang untuk biaya transportasi ke rumah sakit. Sang istri, Bai (59), setiap harinya berjualan kue keliling kampung agar dapat membantu biaya pengobatan Pak Mar’i dan memenuhi kebutuhan keluarga, namun tetap saja penghasilan yang didapat hanya cukup untuk kebutuhan sehari – hari. Beratnya pekerjaan yang dijalani demi keluarga membuat Pak Mar’i sering mengeluh sakit. Ia sering mengalami demam dan kondisinya menurun. Pak Mar’i masih harus menjalani pengobatan rutin. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan bertemu dengan Pak Mar’i dan dapat menyampaikan santunan lanjutan untuk biaya transportasi dan akomodasi selama pengobatan. Sebelumnya Pak Mar’i telah dibantu dalam rombongan 998.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 9 Mei 2017
Kurir : @nurmanmlana @anasaramadhan @ririn_restu

Pak Mar’i menderita hernia


SAHIB SARAGENI (78, Susp. Eksim). Alamat : Kp. Cisempureun, RT 4/1, Desa Sarageni, Kec. Cimarga, Kab. Lebak, Provinsi Banten. Pada Januari 2017 Pak Sahib mengalami gatal-gatal di sekujur tubuhnya hinggal kulitnya memerah. Keluarga Pak Sahib mengira itu gatal biasa sehingga tidak ada penanganan serius dan dibiarkan begitu saja. Dua minggu berlangsung gatal yang dialami Pak Sahib tidak kunjung sembuh, tetapi semakin memburuk. Hal ini membuat Pak Sahib tidak bisa bekerja lagi sebagai buruh tani karena gatal tersebut sangat mengganggu aktivitasnya. Pak Sahib akhirnya dibawa ke RSUD Dr. Adjidarmo Lebak untuk mendapatkan penanganan. Setelah melakukan pengobatan di rumah sakit Pak Sahib diberi obat luar berupa salep, namun gatal yang dialaminya tidak kunjung sambuh. Ketiadaan jaminan kesehatan dan biaya transportasi membuat keluarga memutuskan untuk berhenti membawa Pak Sahib ke rumah sakit. Sang Istri, Bu Mae (75), hanya seorang ibu rumah tangga sedangkan anaknya, Idris (31), yang menggantikan ayahnya sebagai buruh tani penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari. Alhamdulillah Pak Sahib sudah mendpaatkan penangan dan kondsinya semakin membaik. Gatal yang dialaminya semakin berkurang dan hilang timbul, namun Pak Sahib masih harus menjalani pengobatan agar sakitnya dapat sembuh total. Pak Sahib yang tak dapat bekerja membuat keuangan keluarga semakin sulit, sehingga untuk makan sehari – hari terkadang terasa berat. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk membeli kebutuhan sehari – hari dan operasional berobat. Sebelumnya Pak Sahib dibantu dalam Rombongan 998.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 9 Mei 2017
Kurir : @nurmanmlana @anasaramadhan @ririn_restu

Pak Sahib menderita susp. eksim


RINI UTAMI (43, Kanker Payudara Kanan). Alamat : Dusun Gendeng, RT 3/5, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Sekitar 1 tahun yang lalu, Ibu Rini sudah mengetahui adanya benjolan sebesar kelereng pada payudara sebelah kanan beliau. Karena tidak dirasa sakit sama sekali saat beraktivitas, Ibu Rini pun membiarkan benjolan tersebut. Seiring berjalannya waktu, payudara beliau terus bertambah besar. Ibu Rini akhirnya pergi ke dokter umum sekitar untuk dieriksakan. Dokter juga telah mendiagnosis kalau Ibu Rini mengalami kanker payudara. Dokter pun akhirnya memberikan surat rujukan ke rumah sakit agar bisa cepat tertangani. Untuk saat ini, benjolan pada payudara kanan beliau telah pecah dan mengeluarkan cairan serta berbau. Beliau pun hanya bisa menutup lukanya dengan menggnakan perban saja. Saat ini Ibu Rini tinggal bersama suami beliau Bapak Saidi (42) dan kedua orang anak yang masih bersekolah. Penghasilan yang bisa diperoleh Ibu Rini dan keluarga sehari-hari dari berjualan di rumah beliau sendiri selalu tidak menentu. Ibu Rini juga tidak memiliki jaminan kesehatan apa pun untuk berobat. Pengobatan yang harus dijalani beliaupun harus tertunda karena tidak adanya biaya. Alhamdulillah, Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Rini dan bantuan pun telah diberikan kepada beliau untuk pembuatan BPJS, biaya berobat dan transportasi. Semoga pengobatan yang akan dijalani Ibu Rini diberikan kelancaran dan diberikan kesembuhan. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 5 Juli 2017
Kurir : @FaizFaeruz @KatinoRianto @m_rofii11

Bu rini menderita kanker payudara kanan


SITI FATIMAH (52, Darah Rendah + Asam Urat). Alamat : Dusun Gondang Suko, RT 2/4, Desa Randuagung, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Sejak 7 tahun lalu, kondisi badan Ibu SIti sudah mulai terasa lemas dan hanya bisa beristirahat saja di rumah beliau. Ibu Siti pun akhirnya diperiksakan ke Puskesmas, beliau pun didiagnosis mengalami darah rendah dan puskesmas pun memberikan obat penambah darah. Ibu Siti yang terus kontrol rutin ke Puskesmas mulai mengalami perubahan, akan tetapi beliau terkadang tiba-tiba lemas. Dan pada tahun kemarin, lutut beliau tiba-tiba mengalami nyeri yang tak tertahankan. Beliau yang selalu rutin ke Puskesmas mencoba untuk konsultasi dengan dokter dan didiagnosis bahwa sakit tersebut adalah asam urat. Dari pihak Puskesmas pun memberikan obat untuk beliau konsumsi. Solikin (45) adalah Suami Ibu Siti yang bekerja sebagai kuli bangunan yang memiliki penghasilan yang sedikit dan cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Ibu Siti juga tidak memiliki jaminan kesehatan apa pun untuk pengobatan, sehingga beliau terkadang terkendala dalam biaya untuk berobat. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Siti dan bantuan pun telah diberikan kepada beliau untuk kebutuhan berobat dan transportasi. Semoga Ibu Siti dapat segera sembuh seperti sedia kala. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 7 Juli 2017
Kurir : @FaizFaeruz Imam @m_rofii11

Bu siti menderita darah rendah dan asam urat


SAMINAH EMED (71, Bantuan Biaya Hidup). Alamat : Kp. Cipancur, RT 3/2, Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Bu Saminah adalah seorang janda yang hanya tinggal berdua dengan anaknya, Jumris (32). Bu Saminah harus bekerja keras demi kelangsungan hidup keluarganya meskipun usianya sudah tua dan sering merasa lemah. Setiap hari Bu Saminah dan anaknya mengurus kebun dan kambing milik tetangga. Bu Saminah hidup sangat kekurangan, rumah yang ditinggalinya pun sangat kecil berdindingkan bilik dan berlantaikan tanah. Kambing tetangga yang dipeliharanya pun ditempatkan di dekat tempatnya memasak karena tak adanya lahan yang memadai yang ia miliki. Kurir Sedekah Rombongan yang berkunjung ke rumah Ibu Saminah sangat merasa prihatin atas kondisi yang dialaminya. Bantuan pun disampaikan untuk biaya hidup sehari – hari.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 9 Mei 2017
Kurir : @nurmanmlana @anasaramadhan @ririn_restu

Bu Siti menderita darah rendah + asam urat


JAMES VALENTINO SYAELENDRA (2, Kanker Kelenjar Getah Bening). Jalan Binor VII C/16, RT 1/14, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa timur. James yang kala itu lahir dengan kondisi badan yang sangat sehat. Pada awal umur yang ke 8 bulan, mulai ada benjolan di daerah sekitar atas mata. Keluarga pun akhirnya mengolesi benjolan tersebut dengan obat tradisional dan benjolan tersebut sudah mulai mengecil. Akan tetapi, pada umur 10 bulan tumbuh benjolan lagi di sekitar lengan dan kaki. Orang tua James yang khawatir akan kondisi pada putranya, lalu mulai diperiksakan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Setelah menjalai pemeriksaan, dokter pun mendiagnosis kalau James mengalami kanker kelenjar getah bening. Setelah menjalani berbagai pemeriksaan, dokter pun akhirnya mulai menjadwalkan kemo terapi yang akan dilakukan untuk pegobatan. Pada bulan ini, James telah menjalani jadwal kemo terapinya yang ke 10. James merupakan anak kedua dari pasangan Bapak Yoseph (46) dan Ibu Anna (39). Bapak Yoseph yang merupakan tulang punggung keluarga, setiap harinya bekerja sebagai penjual koran. Pendapatan yang dimiliki Bapak Yoseph pun juga menentu setiap harinya, sedangkan anak pertama beliau masih duduk di bangku sekolah. Keluarga merasa terbantu akan adanya jaminan kesehatan berupa JKN-KIS Mandiri Kelas III yang dimiliki. Akan tetapi biaya kebutuhan sehari-hari saat berobat menjadi kendala yang berat bagi keluarga. Alhamdulillah Sedekah Rombonga dipertemukan dengan James, sehingga bantuan dari Sedekaholics pun dapat diberikan kepada James. Bantuan yang diberikan telah dipergunakan untuk membeli pampers, susu, iuran BPJS, transportasi dan membeli kebutuhan saat masuk rumah sakit. Semoga pengobatan yang di akan dilakukan James diberi kelancaran dan James dapat segera sehat kembali. Amiin

Jumlah Bantuan : Rp. 697.300,-
Tanggal : 20 Juni 2017
Kurir : @FaizFaeruz Sitin @m_rofii11

James menderita kanker kelenjar getah bening


SITI SARAGENI (75, Bantuan Biaya Hidup). Alamat : Kp. Cipancur, RT 3/2, Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Masa tua Ibu Siti hanya dihabiskan di rumah yang ditinggalinya bersmaa seorang anaknya yang bernama Sulaeman (35). Bu Siti sudah lama menjanda, sang suami meninggal pada tahun 2005. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Bu Siti hanya mendapatkan bantuan dari warga sekitar tempat tinggalnya. Usia yang semakin senja membuat kondisi kesehatan Bu Siti sering menurun. Jika sakit mendera ia hanya dapat memeriksakan diri di Puskesmas terdekat. Beruntung Bu Siti telah memiliki Jamkesmas. Bu Siti menyadari bahwa beban hidup yang ditanggungnya memang tidaklah mudah. Kesulitan hidup tak membuat Bu Siti menyerah dalam menjalani kehidupannya. Kurir Sedekah Rombongan Banten yang melakukan kunjungan ke kediaman Bu Siti turut bersimpati akan kehidupan yang dijalani olehnya dan tergerak untuk segera menyampaikan bantuan. Bantuan awal yang disampaikan Sedekah Rombongan kepada Bu Siti digunakan untuk membantu biaya kehidupan sehari-hari. Semoga bantuan dari sedekaholics tersebut dapat bermanfaat bagi Bu Siti dan keluarga.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 9 Mei 2017
Kurir : @nurmanmlana @anasaramadhan @ririn_restu

Bantuan biaya hidup


INAQ MULIATI (42, Kanker Serviks). Alamat : Dusun Sankukun, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi NTB. Inaq Muliati pernah bekerja menjadi TKW di Qatar, namun karena sakit ia dipulangkan pada Desember 2016. Inaq Muliati pernah menjalani operasi kista pada 23 Mei 2017 di RSU Provinsi NTB. Saat ini Inaq Muliati hanya dapat terbaring di tempat tidurnya karena sakit disertai pendarahan dari kemaluannya. Inaq Muliati didagnosis mengalami kanker serviks, ia diharuskan menjalani kemoterapi setelah operasi. Inaq Muliati tidak dapat menjalani kemoterapi yang tidak ditanggung jaminan kesehatan Bantuan Sosial Kabupaten Lombok Utara (Bansos KLU) karena ketiadaan biaya. Selain itu, ia juga kesulitan biaya transportasi dari Kabupaten Lombok Utara ke RSU Provinsi NTB yang jaraknya sangat jauh dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Inaq Muliati sudah bercerai dengan suaminya, sehingga kondisi keuangannya semakin sulit. Alhamdulilah Kurir Sedekah Rombongan dapat meringankan kesulitan yang dialami Inaq Muliati dengan menyampaikan santunan untuk biaya 5 kali kemoterapi dan transportasi berobat. Ucapan terima kasih disampaikan Inaq Muliati beserta keluarganya atas bantuan yang disampaikan sedekaholic melalui Sedekah Rombongan, semoga semua kebaikan sedekaholics dibalas Allah SWT, amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.600.000,-
Tanggal : 23 Juni 2017
Kurir : @arfanesia Panca Hs.Rinjanah @ririn_restu

Bantuan biaya hidup


AMAQ FAJAR (60, Patah Tulang). Alamat : Dusun Esot, Desa Sintung, Kecamatan Pringgarata, RT 2/1, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB. Amaq Fajar menderita patah tulang sejak 2 tahun yang lalu. Hal ini menyebabkan Amaq Fajar tidak dapat beraktivitas dengan optimal termasuk mencari nafkah untuk anak dan istrinya. Istri Amaq Fajar, Setini (43) yang menggantikannya mencari nafkah dengan menjadi buruh cuci dengan penghasilan yang hanya cukup untuk makan sehari hari. Kondisi rumah yang ditinggali Amaq Fajar dan keluarga sangat memprihatinkan. Atapnya sudah lapuk dan bocor jika hujan. Kondisi kayu penyangganya pun sudah tidak lagi kokoh. Kondisi Amaq Fajar yang sakit tidak dapat memperbaiki rumahnya, ia dan istrinya pun tidak memiliki simpanan uang. Masyarakat sekitar prihatin dengan kondisi rumah Amaq Fajar, mereka siap bergotong – royong untuk membantu memperbaiki rumahnya. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dapat menyampaikan bantuan dana untuk memperbaiki rumah Amaq Fajar yang bocor tersebut. Ucapan terima kasih disampaikan Amaq Fajar beserta keluarga atas bantuan yang disampaikan, semoga semua kebaikan sedekaholics Sedekah Rombongan dibalas Allah SWT, Aamiin Aamiin Ya Rabb.

Jumlah Bantuan : Rp. 3.300.000,-
Tanggal : 1 Juli 2017
Kurir : @arfanesia Panca HS.Rinjanah

Pak Amaq menderita patah tulang


ASMONOWATI (52, Keloid Akut), Bu Asmonowati usia 52 tahun tinggal di Dusun Ajung Krajan RT 02 RW 14, Desa Ajung, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember Jawa Timur. Dalam kesehariannya berprofesi sebagai penjahit. Wanita yang berstatus janda ini memiliki satu orang putra yang baru saja menyelesaikan sekolah SMA. Semenjak beberapa tahun silam Bu Asmonowati menderita gangguan lapisan kulit di dadanya. Secara visual di identifikasi sebagai keloid. Penyakit ini awalnya dianggap penyakit kulit biasa namun seiring berjalannya waktu keloid nya meluas dan terasa nyeri, sampai-sampai jika penyakitnya kambuh kesulitan bernafaspun dia alami. Setelah Kurir Sedakah Rombongan Jember bersillaturahmi ke Rumah beliau, Jadwal pemeriksaanpun dibuat. Bu Asmonowati dibawa ke R.S Soebandi untuk melakukan pemeriksaan, diagnosa awal, terapi obat dan kemudian dilakukan operasi pengangkatan lapisan kulit di area dada. Sedekah Rombongan memberikan santuna kepada Bu Asmonowati untuk Pembelian Rutin Obat dan Salep di Luar BPJS. Santunan Sebelumnya masuk dirombongan 997

Jumlah santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal: 6 Juni 2017
Kurir: @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Asminowati menderita keloid akut


RAHMATULLAH BIN ZAINAL, (34, Kecelakaan Kerja) Alamat Dusun Gluduk RT/RW 006/004, Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Enam tahun lalu Rahmatulla mengalami kecelakaan kerja saat berkebun, ia terjatuh dari pohon yang cukup tinggi sehingga menyebabkan kaki kanannya patah. Kondisi itu menyebabkan ia tidak dapat bekerja seperti biasanya. Setelah tiga tahun kemudian kaki Rahmatullah kian membusuk karena tidak ada tindakan medis sejak beliau mengalami kecelakaan kerja. Setelah itu oleh Ibunya Buk Nami (57) Rahmatullah dilarikan ke Puskesmas terdekat usai selesainya pembuatan JKN-KIS NON PBI Kelas III Mandiri. untuk tindakan pemeriksaan secara medis dan oleh pihak Puskesmas menyarankan Rahmatullah di rujuk ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Setelah sampai di RSUD Dr. Soebandi Jember Rahmatullah diperiksa dan diagnosa Dokter menyatakan bahwa Rahmatullah mengalami Osteomielitis Kronis, Osteomielitis Kronis adalah infeksi tulang yang disebabkan oleh bakteri. Yang harus menjalani Operasi pada Kaki Rahmatullah, karena keterbatasaan biaya Rahmatullah tidak melanjutkan pengobatannya hingga sakit yang dialaminya selama enam tahun. Kaki Rahmatullah yang patah tak mendapat tindakan medis secara berkelanjutan karena dahulu ia tidak memiliki uang untuk biaya CT-Scan, Check Lab, dan alat medis habis pakai, dll yang di Luar tanggungan BPJS. Kondisi Rahmatullah kini masih dalam posisi tidak normal dan luka yang membusuk di kaki beliau. Rahmatullah hanya bisa duduk dan tidur saja. Saat ini Rahmatullah tinggal bersama Ibu Nami (57) yang berprofesi sebagai tukang pijat dan Bapak Zainal (62) yang bekerja sebagai buruh tani, penghasilan orang tua Rahmatullah hanya mampu untuk makan dan kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan oleh Rahmatullah yang terbaring lemas di tempat tidurnya, Kurir Sedekah Rombongan langsung mengevakuasi ke rumah sakit Paru Jember untuk pemeriksaan awal karena luka yang dialami Rahmatullah semakin serius. Setelah pemeriksaan Check Lab dan CT-Scan dan Kontrol setelah dua minggu Rahmatullah dijadwalkan Operasi pada Tanggal 13 Juni 2017 yang intinya untuk merekontruksi pembuluh darah arteri dan vena yang bergabung menjadi satu akibat kecelakaan kerja maka dari itu dilakukan operasi pemasangan pembuluh darah sintetis dengan harapan aliran darah arteri dan vena kembali normal seperti sediakala. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Rahmatullah. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Uang saku selama di rumah sakit, tunggakan dan denda BPJS selama dua tahun, biaya Check Lab, dan CT-Scan. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Rahmatullah dan dapat menghasilankan kesembuhan seperti sediakala, Amin. Dan Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Aminn.

Jumlah Santunan : Rp. 3.255.000,-
Tanggal : 30 Mei 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Rahmatulla mengalami kecelakaan kerja


AHMAD BASUNI, (19, Cacat Lahir) Dusun Krajan RT/RW 002/014, Desa Jenggawah, Kabupaten Jenggawah, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Ahmad Basuni, biasa dipanggil Ahmad. Ahmad adalah anak yatim yang hanya tinggal bersama Ibunya Musri (48) yang bekerja sebagai buruh tani di Desanya yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari. Ahmad mengalami Cacat sejak lahir yang tidak memiliki dua tangan, dan Ahmad mendirikan membuka usaha rental game Playstation untuk membantu penghasilan Ibunya yang untuk kebutuhan sehari-hari. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari warga sekitar bahwa Ahmad Basuni membutuhkan bantuan. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal Ahmad. Pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ahmad, Santunan yang diberikan dipergunakan untuk TV dan Mesin Playstation. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ahmad, dan Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.850.000,-
Tanggal : 6 Juni 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Ahmad menderita cacat bawaan


RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN (RSSR) JEMBER ( Operasional RSSR Juni 2017 ). Rumah singgah Jember yang beralamat di Jalan Srikoyo No. 12, Patrang, Jember. Lokasi rumah para pasien dampingan yang seringkali jauh dari rumah singgah, dan dengan proses pengobatan pasien yang seringkali harus berulang kali kembali ke rumah sakit, inilah yang mendasari terbentuknya rumah singgah sedekah rombongan (RSSR). Santunan yang diberikan sejumlah di bawah ini digunakan untuk keperluan rumah singgah, Dan hal-hal yang diperlukan seperti ATK, PBB Rumah Singgah, pembayaran Speedy, Hotline Dll. yaitu selama bulan JUNI 2017. Semoga sedekah dari para sedekaholics ini dapat bermanfaat dan mendapatkan balasan berlipat ganda serta dimudahkan semua urusan dunia dan akherat. Aamiin Ya Rabb. Santunan sebelumnya (RSSR) ini masuk Rombongan 1008

Jumlah Santunan : Rp. 3.563.000,-
Tanggal : 23 Juni 2017
kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bantuan operasional


RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN (RSSR) JEMBER ( Sembako RSSR Juni 2017 ). Rumah singgah Jember yang beralamat di Jalan Srikoyo No. 12, Patrang, Jember. Lokasi rumah para pasien dampingan yang seringkali jauh dari rumah singgah, dan dengan proses pengobatan pasien yang seringkali harus berulang kali kembali ke rumah sakit, inilah yang mendasari terbentuknya rumah singgah sedekah rombongan (RSSR). Santunan yang diberikan sejumlah di bawah ini digunakan untuk pasien dampingan di Rumah Singgah dan keperluan rumah singgah, Dan hal-hal yang diperlukan selama pasien dan keluarga pasien menginap sementara di rumah singgah di saat menunggu masa pengobatan di rumah sakit Dr. Soebandi Jember, yaitu selama bulan Juni 2017. Semoga sedekah dari para sedekaholics ini dapat bermanfaat dan mendapatkan balasan berlipat ganda serta dimudahkan semua urusan dunia dan akherat. Aamiin Ya Rabb. Santunan sebelumnya (RSSR) ini masuk Rombongan 1008

Jumlah Santunan : Rp. 2.135.000,-
Tanggal : 24 Juni 2017
kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bantuan operasional


AHMAT AZIKUR ROHMAN, (1, Jantung) Alamat Dusun Karang Semanding RT/RW 001/011, Desa Sukorjo, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Ahmat Azikur Rohman adalah anak kedua dari pasangan Bapak Ahmad Tauhid (36) dan Ibu Arifah Mahtum (24), yang lahir di Puskesmas Bangsalsari dengan keadaan Normal. Setelah tiga bulan berlalu adik Azikur Rohman mengalami muncul seperti bibir berwarna biru, lidah berwarna biru dan juga sesak pada pernapasan. Lalu oleh pihak keluarga adik Azikur Rohman di bawa ke Puskesmas terdekat untuk mengetahui penyakit yang dialaminya. Setelah sampai di Puskesmas, adik Azikur Rohman di periksa dan oleh pihak Dokter menyatakan bahwa adik Azikur Rohman mengalami kelainan pada Jantungnya memerlukan rujukan ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Karena orang tua Aziku Rohman tidak memiliki biaya dan tidak memiliki Jaminan apapun akhirnya Azikur Rohman dirawat di rumahnya. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari warga sekitar bahwa adik Azikur Rohman memerlukan bantuan karena dari keluarga kurang mampu. Orang tua adik Azikur Rohman bekerja sebagai pedagang arum manis yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi ke tempat tinggal keluarga adik Azikur Rohman dan bersilahturahmi. Karena adik Azikur Rohman memiliki jaminan apapun, Kurir Sedekah Rombongan mengurus Jaminan kesehatan berupa JKN-KIS NON PBI Kelas III yang meringankan beban pembiayaan selama di rumah sakit. Dan setelah Jaminan Kesehatan mulai Aktif Kurir Sedekah Rombongan langsung meminta rujukan dari Puskesmas ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut, dan setelah tiba di RSUD Dr. Soebandi Jember adik Azikur Rohman di periksa dan Dokter menyatakan adik Azikur mengalami kelainan jantung. Dan disarankan untuk opname perbaikan kondisi. Pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Adik Azikur Rohman. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk pembelian pembelian Susu, pembayaran Iuran BPJS, dan Akomodasi selama di Rumah Sakit. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi adik Azikur Rohman dan Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic.

Jumlah Santunan : Rp. 706.000,-
Tanggal : 30 Mei 2017 dan 21 Juni 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Ahmad menderita jantung


ADITTYA BIN SUGENG RAWUH, (2, Hidrokel Testis) Alamat Dusun Sumber Jetabgu RT/RW 002/026, Desa Tugusari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Adittiya, biasa dipanggil Adit. adik Adit menderita sakit Hidrokel Testis sejak lahir. Dan Hidrokel Testis yang di deritanya tidak mengalami kesakitan karena umur adik Adit masih kecil. Dan setelah umur 2 tahun adik Adit mengalami kesakitan di bagian alat kelaminnya. Dan akhirnya oleh pihak keluarga langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mengetahui penyakit yang di derita adik Adit. diagnosa awal Dokter menyatakan adik Adit mengalami penyakit Hernia yang harus segera dirujuk ke Rumah sakit Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Setelah sampai dirumah sakit Dr. Soebandi Jember adik Adit diperiksa dan diagnosa kedua Dokter menyatakan adik Adit mengalami Hidrokel Testis. Hidrokel adalah terkumpulnya cairan di sekeliling testis (buah zakar) di dalam skrotum, yang umumnya tidak sakit dan tidak berbahaya. Hidrokel umumnya terjadi pada bayi yang baru lahir. Dan dokter menyatakan segera di Operasi, karena kondisi perekonomian tidak memungkinkan untuk melanjutkan pengobatan, Akhirnya tertunda. Tak lama kemudian salah satu teman menginformasikan kepada Kurir Sedekah Rombongan bahwa tentang keadaannya. Segera Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi untuk mensurvey keadaan adik Adit. dan kemudian dibantu pengurusan pembuatan BPJS mandiri kelas III, Akhirnya adik Adit bisa melanjutkan pengobatan di Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember, Dokter menyatakan adik Adit segera di Operasi. Adik Adit adalah anak dari Bapak Sugeng Rawuh (35) dan pasangan Ibu Siani (30). Bapak Sugeng bekerja sabagai kuli bangunan yang penghasilannya tidak memungkinkan, yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari bagi keluarganya dan ditambah lagi penyakit yang dialami buah hatinya Adik Adit. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu adik Adit, Santunan yang diberikan sebagai Akomodasi selama dirumah sakit Dr. Soebandi Jember dan Pembayaran Iuran BPJS. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Adik Adit dan Semoga santunan yang diberikan mandapatkan ganti oleh Allah Subhanahuwata’ala . . Amin..

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Maret 2017, 4 April 2017, 19 Mei 2017, 8 Juni 2017, dan 5 Juli 2017 (Akumulasi)
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Aditya menderita hidrokel testis


IRMA CAHYANDARI, (14, Paraplegia) Alamat Jl. Jumat Lingk Karangmluwo 002/006, Desa Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Irma Cahyandari Namanya, biasa di panggil Irma. Irma yang masih duduk di bangku sekolah SMP kelas 2 ini mengalami gangguan pada kakinya sehingga kedua kakinya tidak bisa bergerak selama 3 bulan ini. Dan oleh pihak keluarga langsung di pijet ke dukun pijet di desannya karena di anggap penyakit sepele. Dan selama 1 minggu tidak ada perkembangan Adik Irma di rujuk ke Puskesmas terdekat untuk mengetahui penyakitnya. Dan oleh pihak Puskesmas hanya di beri Obat-obatan. Dan setelah 3 Bulan berlalu, Kurir Sedekah Rombongan mendengar cerita dari Bapak RW Karangmluwo bahwa adik Irma layak di bantu atau di dampingi oleh Sedekah Rombongan. Adik Irma hanya tinggal bersama Ibunya Siti Maisaro (40) yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Ayah Irma sudah meninggal sudah menginjak 3 tahun yang lalu. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para sedekaholics untuk membantu Adik Irma. Santunan yang diberikan sebagai Pembelian Obat obatan di Luar BPJS. Semoga Santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlipat ganda dariNYA. Aamiin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 998

Jumlah Santunan : Rp. 789.000,-
Tanggal : 1 Juni 2017 dan 5 Juli 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Irma menderita paraplegia


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN (MTSR) JEMBER ( P 1272 SR + T 1029 TW, Biaya Operasional Juni 2017 ) keperluan antar jemput pasien duafa sakit di bawah dampingan para Kurir Sedekah Rombongan, Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR), terus bergerak wara-wiri tak kenal waktu ke rumah sakit setiap hari di area Jember, Bondowoso, Besuki, Probolinggo, Lumajang, Situbondo dan Banyuwangi. Sebagian dari dana amanah pada donatur dan sedekaholics disalurkan dalam bentuk operasional untuk kendaraan ini. Jumlah santunan yang tertera di bawah ini digunakan sebagai biaya untuk Bahan Bakar, Tap Oli, Service, pemasangan bordes dan perawatan lainnya. Semoga sedekah dari pada donatur dan sedekaholics semua mendapatkan balasan yang berlipat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Aamiin. Dan Semoga hadirnya MTSR di Wilayah Jember akan mempermudah pasien untuk berobat kerumah sakit. Laporan keuangan Operasional MTSR ini sebelumnya masuk di rombongan 1008

Jumlah santunan: Rp.14.268.000,-
Tanggal: 24 Juni 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Biaya operasional Juni 2017


NIYA BINTI MAHDIN, (55, Tumor Ovarium) Alamat Jl. Merpati Indah RT/RW 001/002, Desa Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Awal mula sakit Ibu Niya sering mengalami perut terasa sakit, mual mual, dan perut sering terasa kembung. Lalu Ibu Niya di periksakan ke Puskesmas terdekat untuk mengetahui penyakit yang dialaminya, setelah itu pihak Puskesmas menyarankan Ibu Niya harus di rujuk ke Dr. Soebandi Jember. Karena ibu Niya memiliki Jaminan kesehatan berupa KIS, keluarga Ibu Niya langsung meminta rujukan. Setelah diperiksa oleh Dokter RSUD Dr. Soebandi diagnosa dokter menyatakan bahwa ibu Niya mengalami sakit Tumor Ovarium. Dan Ibu Niya lalu menjalankan opname selama sebelas hari di RSUD Dr. Soebandi Jember untuk perbaikan kondisi. Setelah kondisi ibu Niya kembali normal beliau dapat di pulangkan kerumahnya. Setelah tiga bulan berlalu Ibu Niya penyakit yang dialami Ibu Niya kembali kambuh, tetapi oleh keluarga Ibu Niya tidak diperiksakan karena keterbatasan dengan biaya Transport dan biaya hidup dirumah sakit. Alhamdulillah, kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau dan memberikan santunan dari Sedekaholics untuk akomodasi selama ia sakit. Semoga Ibu Niya bisa menjemput kesembuhan dan kembali sehat seperti sedia kala. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 15 Juni 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Niya menderita tumor ovarium


UNTUNG BIN MARTAYIN, (49, Stroke + Penggumpalan darah di kepala) Alamat Dusun Gumuk Bago RT/RW 005/005, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Untung menderita sakit sejak satu bulan yang lalu dan awal mula sakit bapak Untung pernah mengalami jatuh saat membeli ikan di pasar pelabuhan dan mengalami pingsan. Setelah itu oleh warga sekitar bapak Untung langsung dilarikan ke klinik terdekat untuk pemeriksaan. Selang dua jam bapak Untung sadar dan langsung dipulangkan ke rumahnya. Setelah dua hari bapak Untung kesakitan di bagian kepalanya dan oleh pihak keluarga langsung dilarikan ke Puskesmas Rambipuji untuk pemeriksaan dan pengobatan, setelah pemeriksaan diagnosa awal dokter Puskesmas bahwa Untung mengalami penggumpalan darah di kepalanya yang harus di rujuk ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk pengobatan lebih lanjut, dan Bapak Untung memiliki Jaminan Kesehatan JKN-KIS PBI yang meringankan beban keluarganya dalam biaya pengobatan selama di rumah sakit. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info bahwa bapak Untung memerlukan bantuan selama pendampingan pengobatan dan transportasi ke rumah sakit karena dari keluarga kurang mampu. Kurir Sedekah Rombongan langsung mendatangi ketempat tinggal beliau untuk mengevakusi ke RSUD Dr. Soebandi Jember, dan setelah sampai di RSUD Dr. Soebandi Jember diagnosa kedua Dokter menyatakan bahwa Bapak Untung mengalami sakit Stroke. Setelah itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Bapak Untung. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk pembayaran Iuran BPJS dan pembelian obat-obatan di luar BPJS. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi bapak Untung dan semoga santunan yang diberikan mandapatkan ganti berlimpat ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . . Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1008

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 8 Juni 2017 dan 5 Juli 2017 ( Akumulasi )
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Pak Untung menderita stroke + penggumpalan darah di kepala


AHMADI BIN SAHWI, (50, Benjolan di Paha Kiri) Alamat Botolinggo RT/RW 038/013, Desa Botolinggo, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Awal mula gejala penyakit yang diderita Bapak Ahmadi adalah sering kecapekan dan sering nyeri di bagian pinggul sampai kaki yang tidak tertahankan. Bapak Ahmadi yang menyangka itu hanya kecapekan biasa tidak merasa khawatir dan hanya mendiamkannya saja. Lama-lama rasa nyeri di paha sebelah kirinya semakin parah dan sebagian Paha Kirinya ada benjolan kecil yang membengkak. Kemudian, ia memeriksakan diri ke puskesmas dan ternyata harus dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso. Akhirnya, ia harus dirawat selama seminggu. Setelah 1 tahun kemudian, penyakitnya kembali kambuh ditambah benjolan di paha kiri dan kanan yang menghambat aktivitasnya sehari-hari sehingga ia harus dioperasi minggu lalu. Bapak Ahmadi tinggal bersama Anak dan Istrinya, Ibu Sanima (41) berprofesi sebagai Pembantu Ibu rumah tangga yang membantu suaminya mencari penghasilan untuk kebutuhan sehari hari. Meskipun berobat dengan menggunakan jaminan kesehatan BPJS, ia kesulitan untuk memenuhi kehidupannya sehari-hari. Alhamdulillah, kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan beliau dan memberikan santunan dari Sedekaholics untuk akomodasi selama ia sakit. Semoga Bapak Ahmadi bisa menjemput kesembuhan dan kembali sehat seperti sedia kala. Aamiin.

Jumlah Santunan : Rp.500.000,-
Tanggal : 13 Juni 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Pak Ahmadi menderita benjolan di paha kiri


ABDI ILHAM FIRDAUS, (1, Kelainan Jantung) Alamat Dusun Sumber Klopo RT/RW 002/038, Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Abdi Ilham Firdaus adalah anak kedua dari pasangan Bapak Nurullah (51) dan Salama (29), yang lahir di Puskesmas Bangsalsari. Saat lahir adik Abdi terlihat normal seperti bayi pada umumnya. Sejak usia 2 bulan adik Abdi mulai memiliki masalah di pernafasannya. Setiap adik Abdi menangis kuat, seluruh badannya akan membiru dan nafasnya terengah-engah. Setelah diperiksakan di Puskesmas Bangsalsari, dokter mendiagnosa terdapat masalah pada jantung adik Abdi, kemudian dokter merujuk adik Abdi ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dokter menyarankan adik Abdi untuk melakukan kontrol rutin ke Poli Anak. Meskipun adik Abdi memiliki jaminan kesehatan BPJS, namun karena keterbatasan biaya transportasi dan biaya hidup selama berobat di rumah sakit, orang tua adik Abdi hampir putus asa untuk melanjutkan proses pengobatan anaknya. Nurullah (51) ayah adik Abdi seorang tukang bangunan yang hanya mendapatkan penghasilan ketika ada pekerjaan. Sedangkan Salama (29) ibunya adalah seorang ibu rumah tangga. Sedekah Rombongan mendapat info tentang sakit dan perjalanan pengobatan adik Abdi. Melihat semangatnya yang begitu besar, kami beruntung berkesempatan untuk membantu adik Abdi. Saat ini adik Abdi rutin melakukan kontrol di Poli Jantung Anak RSUD Dr. Soebandi Jember. Bantuan telah diberikan dan dipergunakan untuk biaya transportasi serta biaya kebutuhan nutrisi dan pembelian obat yang tidak tercover oleh BPJS. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi adik Abdi dan Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic.

Jumlah Santunan : Rp. 680.000,-
Tanggal : 10 Mei 2017 dan 21 Juni 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Abdi menderita kelainan jantung


KHATIMAH BINTI SUMAH, (1, Bayi Kembar 3) Alamat Dusun Paluombo RT/RW 002/005, Desa Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Bayi kembar 3 dari pasangan Midi (32) dan Khatimah (31) ini lahir pada 6 April 2017 di RSUD Dr. Soebandi Jember dengan kondisi prematur. Syukurlah kondisi ketiganya sehat, hanya berat badannya saja yang masih kurang proporsional sehingga masih harus dirawat dalam inkubator di ruangan PICU. Untuk kebutuhan susu si kembar 3, setiap harinya Ibu Khatimah harus bolak-balik dari rumah ke RSUD karena ia belum sanggup menunggui bayinya di RSUD dengan kondisi yang masih belum pulih pasca persalinan. Selain itu, keluarga ini tidak memiliki biaya bila sehari-hari harus tinggal di RSUD. Kondisi perekonomian keluarga ini sangat sulit dengan pekerjaan Pak Midi (32) sebagai buruh tani yang berpenghasilan terbatas, serta Ibu Khatimah yang kadang membantu dengan sebagai buruh cuci panggilan. Keduanya tinggal di rumah sederhana yang berdinding bambu bersama dengan ibu, adik, dan kakak Ibu Khatimah. Pasangan ini merupakan tulang punggung keluarga besar mereka. Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Midi dan Ibu Khatimah yang menjadikan si kembar 3 sebagai pasien dampingan Sedakah Rombongan Jember. Alhamdulillah si kembar 3 telah diperbolehkan pulang dengan kondisi sehat. Dan Dokter menyarankan si bayi kembar 3 ini harus di beri susu SGM Gaint 74 agar supaya berat badan yang dimiliki bayi kembar 3 ini semakin tumbuh dan normal seperti bayi biasanya. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu bayi kembar 3, santunan yang diberikan dipergunakan untuk pembelian Susu dan Akomodasi selama di RSUD Dr. Soebandi Jember. Keluarga Ibu Khatimah sangat bersyukur dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan dan Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic.

Jumlah Santunan : Rp. 548.000,-
Tanggal : 29 April 2017 dan 19 Juni 2017 (Akumulasi)
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Khatimah memiliki bayi kembar 3


TURI BINTI NASWI, (54, Kista Ovarium) Alamat Dusun Sumber Wadung RT/RW 002/007, Desa Dawuhan Mangli, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Awal mula sakit Ibu Turi sering mengalami nyeri saat buang air kecil, Kista yang diderita Ibu Turi diketahui sejak 6 bulan yang lalu. Kala itu Ibu Turi merasakan sakit yang luar biasa pada perutnya, sehingga keluarganya langsung membawanya ke RSUD Kalisat dan dirawat selama 1 minggu. Meskipun pada waktu itu dokter merujuknya ke RSUD Dr. Soebandi Jember, tetapi Ibu Turi tidak segera melakukannya dan lebih memilih berobat jalan di RSUD Kalisat. Ibu Turi telah rutin berobat jalan, tetapi penyakitnya tak kunjung ada perubahan ke arah yang lebih baik, dan semakin memburuk dengan perut yang tambah membesar. Ibu Turi pun sempat dirawat inap yang kedua kalinya selama 1 minggu. Setelah kondisi fisiknya membaik, dokter kembali merujukya untuk melanjutkan pengobatan ke RSUD Dr. Soebandi Jember. Saat ini Ibu Turi dalam proses berobat jalan ke RSUD Dr. Soebandi Jember, setiap 2 minggu sekali ia wajib kontrol. Meskipun biaya berobat sudah ditanggung KIS, tetapi untuk transportasi dan operasional lainnya harus ditanggung keluarga, hal ini menyebabkan proses berobat jalan ke RSUD Dr. Soebandi Jember sering kali terlambat dan kadang tidak dilakukannya karena ketiadaan biaya. Saat ini pun sudah 1 bulan lebih Ibu Turi tidak kontrol. Dari pernikahannya dengan Bapak Hosen (54), Ibu Turi dikaruniai 2 anak, dan sudah memiliki 2 seorang cucu. Bapak Hosen bekerja sebagai kuli serabutan, penghasilannya hanya cukup untuk baiya kebutuhan sehari-hari, sehingga wajar jika keluarga tidak ada biaya untuk transportasi rawat jalan ke RSUD Dr. Seobandi Jember. Alhamdulillah kabar kesulitan keluarga Ibu Turi terdengar oleh kurir Sedekah Rombongan, kurir pun segera menjenguknya dan menyampaikan bantuan untuk biaya transportasi berobat dan Akomodasi selama di rumah sakit. Setelah sekian lama berikhtiar untuk sembuh, Alhamdulillah setelah usai operasi pada tanggal 8 Juni 2017 dan Kontrol 2 kali, Dokter menyatakan bahwa Ibu Turi dinyatakan sembuh. Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 30 Mei 2017 dan 19 Juni 2017 (Akumulasi)
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Turi menderita kista ovarium


SITI HALIMAH, (43, Mioma Uteri) Alamat Dusun Krajan B RT/RW 001/035, Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Pada akhir tahun 2016 Ibu Siti Halimah merasakan sakit perut terus menerus dan melakukan pemeriksaan dari puskesmas serta rumah sakit Balung. Diagnosa Dokter menyatakan bahwa Ibu Siti Halimah menderita sakit Mioma Uteri, dikarenakan peralatan yang belum memadai maka Ibu Siti Halimah di rujuk ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setelah satu bulan Ibu Siti Halimah pulang dari RSUD Dr. Soebandi Jember, Ibu Siti Halimah merasakan sakit perut, perut membesar, tidak bisa BAB dan tidak bisa flatus, oleh suami Bu Siti Halimah Bapak Abdi (45) yang sehari-hari bekerja sebagai buruh lepas ini dibawa opname ke RSUD Dr. Soebandi Jember. Alhamdulilah informasi sakit Ibu Siti Halimah di dengar oleh Kurir Sedekah Rombongan serta langsung bersilaturahmi ke rumahnya. Santunan dari sedekacholicpun diberikan untuk meringankan akomodasi keluarga pasien di Rumah Sakit dan pembayaran Iuran BPJS. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi Siti Halimah.

Jumlah Santunan : Rp. 680.000,-
Tanggal : 8 Mei 2017 dan 21 Juni 2017 (Akumulasi)
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Siti menderita mioma uteri


WIDIA KAMELINA PUTRI, (4, Pembengkakan Ginjal). Alamat Dusun Tegalan RT/RW 001/002, Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Adalah seorang putri dari pasangan Misnari (30) dan Nawiro (28). Adik Widia adalah seorang anak dari keluarga kurang mampu dengan rumah dinding bambu dan triplek. Pada awalnya Widia diagnosa Dokter Puskesmas menyatakan penyakit usus buntu. Tetapi setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ginjalnya tidak berfungsi dengan baik, mengalami infeksi dan pembengkakan. Latar belakang keluarga dari adik Widia adalah dari keluarga kurang mampu dan Ayahnya hanya bekerja sebagai buruh tani dan menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga. Dan semenjak adik Widia sakit, praktis sang ayah tidak bisa bekerja lagi. dan untuk keperluan sehari-hari dan makan, saudara-saudara nya yang membantunya. Saat ini adik Widia mendapatkan dampingan dari Kurir Sedekah Rombongan untuk melakukan pemeriksaan dan kontrol rutin di rumah sakit Dr. Soebandi Jember. Hal ini dilakukan untuk mengetahui hasil operasi ginjal dan volume air kencing dan seberapa lancar untuk bisa normal tanpa menggunakan kateter lagi. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Adik Widia. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi selama dirumah sakit dan pembelian obat obatan diluar BPJS. Semoga santunan yang diterima bermanfaat bagi Adik Widia dan Semoga santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpah ganda oleh Allah Subhanahuwata’ala . . Amin.. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 990

Jumlah santunan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 21 Juni 2017
Kurir: @yudhoari @viandwiprayugo

Widia menderita pembengkakan ginjal


SURATENO BIN MARIYO, (36, Liver) Alamat Dusun Krajan RT/RW 002/003, Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Januari 2017 lalu Pak Surateno merasakan sakit di sekitar perut hingga ke tulang belakang. Karena keluhan sakit Pak Surateno tidak kunjung reda, beliau memeriksakan diri ke Puskesmas Tempurejo. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Pak Surateno didiagnosa menderita sakit liver dan dianjurkan untuk rawat inap. Karena Pak Surateno merupakan tulang punggung keluarga, beliau tidak mau menjalani pengobatan dengan rawat inap dikarenakan harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sehingga dokter memberikan obat jalan. Kondisi Pak Surateno kini masih belum membaik, ditambah nafsu makan beliau berkurang. Pak Surateno sering batuk-batuk dan wajah beliau nampak pucat. Pak Surateno bekerja sebagai buruh tani. Istri beliau, Yayuk Setyo Rini (30) adalah seorang ibu rumah tangga. Mereka dikaruniai satu orang anak, dan anaknya masih berusia 7 tahun. Selama menjalani pengobatan ketika di Puskesmas, Pak Surateno menggunakan kartu jaminan kesehatan berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS). Walaupun dalam kondisi sakit, beliau masih memaksakan diri untuk bekerja. Setelah penyakit yang dialaminya semakin bertambah para Surateno meminta rujukan ke rumah sakit Bina Sehat Jember, dan Surateno menjalanin Opname untuk perbaikan kondisi. Pak Surateno mengalami kesulitan biaya dalam membeli obat-obatan diluar obat yang dicover KIS dan biaya transportasi. Upah beliau bekerja sebagai buruh tani hanya dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari yang terkadang juga masih belum cukup. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan untuk Pak Surateno. Bantuan telah digunakan untuk biaya transportasi dan biaya obat-obatan yang tidak dicover KIS. Semoga Pak Surateno bermanfaat dan segera sembuh. Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 755.000,-
Tanggal : 22 Juni 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Pak Surateno menderita liver


LUSIANI BINTI SIKAN, (49, Kanker Serviks) Alamat Jl. Darmawangsa Dusun Gudangrejo RT/RW 003/025, Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Awal mula sakit Ibu Lusiani ini sering mengalami keputihan dan tiba-tiba pendarahan langsung di bawa ke puskesmas terdekat untuk mengetahui sakitnya yang dialami Ibu Lusiani. Setelah Ibu Lusiani diperiksa diagnosa mengalami Kanker Serviks dan oleh pihak Dokter disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Selang satu hari Ibu Lusiani di evakuasi ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut dan oleh Dokter Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember disarankan untuk di rujuk ke RSUD Dr. Saiful Anwar untuk perawatan lebih lanjut dan Ibu Lusiani memiliki Jaminan kesehatan JKN-KIS PBI. Ibu Lusiani ini seorang janda yang tinggal di Polsek Rambipuji Rumah bekas tahanan. Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari perangkat desa Rambipuji bahwa Ibu Lusiani memerlukan dampingan karena dari keluarga tidak mampu. Kurir Sedekah Rombongan mendatangi dan bersilahturahmi ke tempat tinggal yang di tinggali Ibu Lusiani untuk menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Lusiani. Santunan yang diberikan untuk Akomadasi, Uang Transport dan pembelian obat-obatan diluar BPJS. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Lusiani dan Semoga santunan yang diberikan para Sedekaholics mendapatkan ganti berlipat ganda oleh dariNya. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1012

Jumlah Santunan : Rp. 600.000,-
Tanggal : 11 Juni 2017 dan 7 Juli 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Lusiani menderita kanker serviks


MUHAMMAD HAVIV (9, TB TULANG). adalah seorang anak dari pasangan bapak sukriyanto (34) dan ibu neny (32) yang tinggal di desa pondok, 014/004 Klabang, Kabupaten Bondowoso jawa timur. Bapak sukriyanto memiliki 3 anak dan ini menjadi beban yang berat bagi beliau dengan satu anak yang sakit ini. Bapak sukriyanto bekerja sebagai buruh serabutan dan penghasilan yang tidak pasti, sedangkan ibu neny bekerja sebagai ibu rumah tangga. Adik muhammad haviv sudah mengalami sakit sejak 1 tahun yang lalu, dan pernah mengalami operasi usus buntu. dan sejak saat itu Haviv mengalami pertumbuhan yang tidak normal, badan mengecil, dan akhirnya mengalami kelumpuhan. Setelah didiagnosa, ternyata adik Haviv mengalami penyakit TB tulang. Ini merupakan ujian yang berat bagi keluarga ini. Keluarga ini tinggal satu rumah dengan nenek muhamad haviv. Dan karena sakit ini, adik Haviv sudah tidak bisa melanjutkan sekolahnya sejak 8 bulan yang lalu, dan ini sungguh memprihatinkan mengingat semangat adik Haviv yang ingin sembuh dan dapat melanjutkan sekolah kembali. Latar belakang adik Haviv dari lingkungan sungguh membuat iba, sehingga lingkungan tetangga sekitar sering memberikan bantuan saat pergi ke puskesmas terdekat. Dengan keadaan ini, adik Haviv sangat memerlukan perawatan rutin, kontrol ke rumah sakit terdekat, dalam hal ini ke rumah sakit Dr kusnadi Bondowoso. Santunan yang diberikan sebesar nominal di bawah ini digunakan untuk Obat-obatan di luar BPJS. Semoga Santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpah ganda oleh dariNya. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 998

Jumlah santunan: Rp. 521.000,-
Tanggal: 12 Juni 2017 dan 10 Juli 2017
kurir: @yudhoari @viandwiprayugo

Haviv menderita tb tulang


FERY KASYANTO, (25, Paru + Lambung) Alamat Dusun Krajan RT/RW 006/004, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Fery Kasyanto sakit sejak satu tahun yang lalu, berawal ketika ia selalu merasakan sesak napas disertai batuk yang tak kunjung sembuh. Berbagai macam obat dari beberapa klinik telah ia minum namun tak ada hasil, kondisinya semakin bertambah parah. Setahun terakhir berat badan Fery semakin menurun, tubuhnya sangat kurus dengan perut yang buncit. Setiap malam Fery tak bisa tidur karena napasnya selalu terengah engah disertai batuk yang bertambah parah dan kondisinya belum juga membaik bahkan asam lambungnya naik. Setiap lambungnya dimasuki makanan akan keluar kembali dengan muntah. Karena seringnya muntah kini tenggorokannya pun terluka dan sulit untuk menelan. Kurir Sedekah Rombongan mendengar informasi dari warga sekitar bahwa Fery membutuhkan pertolongan karena dari keluarga kurang mampu. Dan Kurir Sedekah Rombongan pukul 19.35 mendatangi tempat tinggal Fery dan bersilahturahmi bahwa beliau memerlukan tindakan medis Sampai akhirnya Fery harus dilarikan ke IGD rumah sakit Paru Jember karena kondisinya semakin memburuk. Sebelum beliau sakit, Fery bekerja sebagai tukang kernet angkutan umum di Bali yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari. Dan Jaminan yang dimiliki Fery berupa JKN-KIS PBI. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Fery, Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Akomodasi selama di rumah sakit. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi keluarga Fery dan Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic.

Jumlah Santunan : Rp.500.000,-
Tanggal : 7 Juli 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Fery menderita sakit paru + lambung


HALIMA BINTI SUNARMI, (49, Ca Serviks) Alamat Dusun Kalisatan RT/RW 001/015, Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Mulai 2016 Ibu Halima mengalami gejala dengan seringnya terjadi pendarahan terus menerus. Keluarga beliau pun membawa menuju Puskesmas Bangsalsari, dan dari Puskesmas tersebut dirujuk ke RSUD Dr. Soebandi Jember karena kondisi beliau semakin melemah. Ibu Halima yang dijadwalkan untuk melanjutkan pengobatan, harus sabar menunggu untuk kondisi beliau kembali pulih dikarenakan Hb yang sangat rendah. Bunadi (57), suami Ibu Halima bekerja sebagai Buruh tani, sementara Ibu Halima berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Beliau tidak memiliki jaminan apapun. Alhamdulillah Ibu Halima dipertemukan dengan kurir Sedekah Rombongan sehingga memudahkan beliau dalam berobat. Bantuan untuk Ibu Halima dipergunakan untuk biaya perawatan selama di rumah sakit, Transportasi, dan Akomodasi selama di rumah sakit Dr. Soebandi Jember. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Halima.

Jumlah Santunan : Rp. 1.288.000,-
Tanggal : 15 Juni 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bu Halima menderita kanker serviks


MISNATI BINTI WIRO MUKMIN, (48, Dhuafa) Alamat Jl. Dr. Sutomo 4/36 RT/RW 004/006, Desa Tisnonegaran, Kecamatan Kaningaran, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Ibu Misnati adalah seorang janda yang memiliki tiga seorang anak yang rata rata masih bersekolah. Ibu Misnati sering kesusahan saat memberi makan anak-anaknya karena tidak memiliki uang untuk membeli beras, Kurir Sedekah Rombongan mendengar info dari warga sekitar bahwa Ibu Misnati layak untuk di bantu. Kurir Sedekah Rombongan langsung bersilahturahmi ketempat tinggal Ibu Misnati pada kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Ibu Misnati. Santunan yang diberikan dipergunakan untuk biaya membuka usaha berjualan Donat yang hasilnya untuk kebutuhan sehari-hari dengan tiga seorang anaknya yang masih bersekolah. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Ibu Misnati dan Terima Kasih para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic.

Jumlah Santunan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 14 Juni 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Bantuan tunai untuk kebutuhan sehari-hari


NABILA SYIFA AULIA, (1, Hydrocephalus) Alamat Dusun Kramat RT/RW 013/007, Desa Sebanen, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Nabila Syifa Aulia, biasa dipanggil Nabila. Nabila adalah Anak dari pasangan Bapak Abdullah (66) dan Ibu Nursia (35) yang lahir di Puskesmas Kalisat pada tanggal 24 Maret 2016. Adik Nabila mengalami sakit Hydrocephalus sejak umur 3 bulan, yang sering nangis tengah malam,kejang-kejang dan demam. Setelah umur 5 bulan kepala Adik Nabila membesar dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk perawatan dan untuk mengetahui sakitnya. Setelah itu sampai di Puskesmas adik Nabila diagnosa mengalami Hydrocephalus dan oleh Dokter Puskesmas disarankan untuk dirujuk ke Rumah Sakit berhubung orang tua Adik Nabila tidak mempunyai biaya akhirnya Orang tuanya membawa pulang Adik Nabila dan tidak melanjutkan perawatannya. Setelah itu Kurir Sedekah Rombongan mendapatkan info dari teman Kurir Sedekah Rombongan bahwa Adik Nabila memerlukan dampingan selama berobat karena dari keluarga tidak mampu. Kurir Sedekah Rombongan langsung mengurus Jaminan Kesehatan JKN-KIS NON PBI Kelas III untuk Adik Nabila berobat ke Rumah Sakit. Setelah Jaminan Kesehatan selesai Adik Nabila di meminta rujuk ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk perawatan lebih lanjut. Abdullah (66) Ayah dari Adik Nabila bekerja sebagai buruh Tani di desanya yang penghasilannya tidak menentukan. dan Kurir Sedekah Rombongan bersilahturahmi ke Adik Nabila dan dalam kesempatan itu Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu adik Nabila. Santunan yang diberikan untuk Akomodasi pasca Operasi di RSUD Dr. Soebandi Jember. Semoga Santunan yang diberikan mendapatkan ganti berlimpat ganda oleh dariNya Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 955

Jumlah Santunan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 10 Maret 2017, 13 Juni 2017, dan 4 Juli 2017 (akumulasi)
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Nabila menderita hydrocephalus


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN (MTSR) SOLO (AD 1998 SR, Biaya Operasional Juni 2017) Bebo, sapaan akrab dari para kurir untuk ambulance Sedekah Rombongan Solo. Mobil Luxio putih dengan corak Batik ini pertama kali digunakan pada akhir 2014. Dengan nomer Hotline 08158911911. Mobil Tanggap Sedekah Rombongan bergerak untuk menolong para dhuafa yang sakit dalam hal pengobatan, perawatan dan pendampingan pasien. Bebo ini telah hilir mudik mengantar jemput pasien dari rumah ke rumah sakit, mensurvey sasaran, menyampaikan santunan di area Solo Raya, tak jarang digunakan untuk estafet pasien ke kota lain. Perawatan serta kebersihan bebo terus dilakukan oleh para kurir agar bebo tetap nyaman saat digunakan. Bulan Mei ini, kebutuhan oprasional MTSR Bebo digunakan untuk biaya pembelian bensin, perawatan, servis MTSR. Setelah branding ulang, bebo yang sebelumnya tampil dengan corak batik merah kini sudah berganti dengan corak batik biru. Laporan sebelumnya masuk rombongan 1019. Doa terbaik untuk #SahabatSR agar segala urusan dimudahkan serta dilancarkan. Aaamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 3,649.000
Tanggal : 11 Juli 2017
Kurir : @Mawan @anissetya60 @Allcrew

Biaya operasional Juni 2017


MOBIL TANGGAP SEDEKAH ROMBONGAN (MTSR) SOLO (AD 1998 SR, Biaya Inventaris Juni 2017) Bebo, sapaan akrab dari para kurir untuk ambulance Sedekah Rombongan Solo. Mobil Luxio putih dengan corak Batik ini pertama kali digunakan pada akhir 2014. Dengan nomer Hotline 08158911911. Mobil Tanggap Sedekah Rombongan bergerak untuk menolong para dhuafa yang sakit dalam hal pengobatan, perawatan dan pendampingan pasien. Bebo ini telah hilir mudik mengantar jemput pasien dari rumah ke rumah sakit, mensurvey sasaran, menyampaikan santunan di area Solo Raya, tak jarang digunakan untuk estafet pasien ke kota lain. Perawatan serta kebersihan bebo terus dilakukan oleh para kurir agar bebo tetap nyaman saat digunakan. Bulan Juni ini, kebutuhan Inventaris MTSR Bebo digunakan untuk biaya pembelian Kunci/ perlengkapan perbaikan/Servisn MTSR. Setelah branding ulang, bebo yang sebelumnya tampil dengan corak batik merah kini sudah berganti dengan corak batik biru. Laporan sebelumnya masuk rombongan 1019. Doa terbaik untuk #SahabatSR agar segala urusan dimudahkan serta dilancarkan. Aaamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 545.000
Tanggal : 11 Juli 2017
Kurir : @Mawan @anissetya60 @Allcrew

Biaya inventaris Juni 2017

REKAPITULASI BANTUAN

No Nama Jumlah Bantuan
1 RAMA ISWANTO 1,843,500
2 SITI NUR MUJAWAROH 1,228,900
3 SITI NUR ALIFAH 578,666
4 RSSR SOLO 1,922,000
5 RSSR SOLO 1,174,000
6 EKO WAHYUDI 500,000
7 IIS JUJU ZULAIKAH 500,000
8 SUPRAPTI BINTI FUAD 1,230,500
9 SUHARTATIK ROFI’I 500,000
10 KURNIANDI METIARIDHO 500,000
11 ALI THOIB 2,775,000
12 INDIATI SUBINGAH 500,000
13 ENDAH SUHARTATI 500,000
14 SUPARTA ALI 1,000,000
15 SITI MARDIYAH 500,000
16 NAMIL BINTI SEDA 500,000
17 RASIH SARAGENI 500,000
18 ARI KASAN 500,000
19 JANI SIMIN 500,000
20 MAD SIRA 500,000
21 JASID CIPANCUR 500,000
22 MAR’I BAI 500,000
23 SAHIB SARAGENI 500,000
24 RINI UTAMI 500,000
25 SITI FATIMAH 500,000
26 SAMINAH EMED 500,000
27 JAMES VALENTINO SYAELENDRA 697,300
28 SITI SARAGENI 500,000
29 INAQ MULIATI 3,600,000
30 AMAQ FAJAR 3,300,000
31 ASMONOWATI 500,000
32 RAHMATULLAH BIN ZAINAL 3,225,000
33 AHMAD BASUNI 1,850,000
34 RSSR JEMBER 2,135,000
35 AHMAT AZIKUR ROHMAN 706,000
36 ADITTYA BIN SUGENG RAWUH 500,000
37 IRMA CAHYANDARI 789,000
38 MTSR JEMBER 14,268,000
39 NIYA BINTI MAHDIN 1,000,000
40 UNTUNG BIN MARTAYIN 500,000
41 AHMADI BIN SAHWI 500,000
42 ABDI ILHAM FIRDAUS 680,000
43 KHATIMAH BINTI SUMAH 548,000
44 TURI BINTI NASWI 1,000,000
45 SITI HALIMAH 680,000
46 WIDIA KAMELINA PUTRI 500,000
47 SURATENO BIN MARIYO 755,000
48 LUSIANI BINTI SIKAN 600,000
49 MUHAMMAD HAVIV 521,000
50 FERY KASYANTO 500,000
51 HALIMA BINTI SUNARMI 1,288,000
52 MISNATI BINTI WIRO MUKMIN 1,000,000
53 NABILA SYIFA AULIA 500,000
54 MTSR SOLO 3,649,000
55 MTSR SOLO 545,000
Total 67,588,866

----------------------------------------------------------------------------

Jumlah bantuan Rombongan ini : Rp. 67,588,866,-

TOTAL SEDEKAH YANG SUDAH DISALURKAN

DALAM Rombongan 1021 ROMBONGAN

Rp. 52,578,496,615,-

Mau bantu Mereka?
Silahkan transfer ke rekening SedekahRombongan

Bank BCA a/c 84655-23456
Bank Mandiri a/c 137-00111-0011-8
Bank Syariah Mandiri a/c 4111-4111-45
Bank Muamalat a/c 532-000-6666
a/n Sedekah Rombongan

Takkan berkurang harta yang disedekahkan. Ia justru akan bertambah..bertambah dan bertambah...


Comments are closed.