Rombongan 975

Orang yang rajin bersedekah adalah perpanjangan tangan dari tuhan yang maha pemberi rezeki. Maka wajarlah jika ia juga memiliki rezeki yang melimpah.

SUPI BINTI NIJO ,(48, Urethral Syndrome). Beralamat di Dusun Krajan RT 014 RW 002 Desa Kretek Kecamatan Taman Krocok Kabupaten Bondowoso. Tinggal di Tengah-tengah pergunungan.Ibu Supi ini adalah seorang janda dan bekerja sebagai buruh tani di desanya saat suaminya meninggal. Awal mula Ibu Supi sakit saat bekerja jatuh di sawah dengan posisi duduk, dan Ibu Supi kesakitan di bagian bokongnya. Ibu Supi terus melanjutkan pekerjaanya saat kesakitan, sesudah itu Ibu Supi di pijat oleh dukun pijat dirumahnya malah sakitnya malah tambah parah. Dan Ibu Supi pun dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk pemeriksaan awal. Sesudah diperiksa ke Puskesmas terdekat Bu Supi harus dirujuk ke Rumah Sakit Kusnadi Bondowoso untuk pemeriksaan lanjutan. Setelah Diagnosa Ibu Supi telah mengalami Urethral Syndrome, yang sempat dirawat di Rumah Sakit Kusnadi Bondowoso selama 4 (Empat hari). Dan keluarga Ibu Supi kehabisan biaya dirumah sakit , dan sempat meminta rawat jalan dari pihak rumah sakit. Setelah itu Kurir SedekahRombongan bersilahturahmi ke Ibu Supi untuk menyampaikan titipan para sedekaholics berupa uang untuk pembelian Obat diluar BPJS. Semoga santunan dari sedekaholics menjadi catatan amal baik dan diberi balasan berlimpah ganda dari ALLAH AZZA WA ZALLA. Aamiin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 965

Jumlah Santunan : Rp. 550.000,-
Tanggal : 21 Maret 2017
Kurir : @yudhoari  @viandwiprayugo

Bu Supi menderita urethral syndrome

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 975

Rombongan 974

Sesungguhnya sedekah seseorang walau hanya sesuap, akan dikembangbiakkan oleh-Nya seperti gunung, maka bersedekahlah.

MUHAMAD WILDAN AFANI (1, Atresia Ani Atresia). Alamat : Desa Lambanggelun, RT 1/1, Kec. Paninggaran, Kab. Pekalongan, Prov. Jawa Tengah. Pada tanggal 9 Mei 2016 lalu, lahir seorang bayi laki-laki bernama Wildan. Semua keluarga gembira menyambut kelahiran Wildan. Namun, tiba-tiba kabar kurang menyenangkan datang dari dokter yang penangani persalinan ibu Wildan. Saat itu dokter menjelaskan bahwa Wildan lahir dengan kondisi tidak normal. Wildan memiliki kelainan pada saat lahir yaitu atresia ani atau yaitu tidak memiliki anus. Dokter menjelaskan bahwa Wildan harus menjalani operasi supaya memiliki anus. Tetangga sekitar yang mengetahui kondisi tersebut kemudian secara sukarela membantu agar Wildan bisa segera operasi. Operasi tahap satu pun dilakukan yaitu pembuatan colostomi (anus buatan) di perut kiri sebagai jalan pembuangan tinja sementara yang dilakukan di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Setelah operasi tahap satu selesai, Wildan harus menjalani operasi tahap dua yaitu pembuatan anus diusia 6 bulan. Namun operasi tersebut belum bisa dilakukan saat Wildan berusia 6 bulan. Orang tua Wildan yaitu Pak Nasib Sugiono (22) yang tidak memiliki pekerjaan tetap dan Bu Titi Murni (21) hanyalah ibu rumah tangga biasa merasa tidak mampu dengan biaya transportasi yang harus mereka siapkan. Pak Nasib dan Bu Titi Saat itu Pak Nasib seakan-akan menyerah. Meskipun biaya pengobatan telah dijamin oleh fasilitas kesehatan yang telah dimiliki yaitu BPJS PBI Kelas III. Hingga akhirnya tim kurir #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga Pak Nasib. Tim kurir #SedekahRombongan sepakat untuk mendampingi proses pengobatan Wildan. Serangkaian tindakan medis di RSUP Dr. Kariadi telah selesai dilakukan dan Wildan sudah menjalani operasi tahap dua. Saat ini Wildan sedang menjalani kontrol rutin di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Bantuan ini ditujukan untuk membantu biaya akomodasi selama di Semarang. Santunan sebelumnya sudah pernah diberikan dan terdapat dalam rombongan 952.

Jumlah Bantuan : Rp. 800.000​,-
Tanggal : 27 Januari 2017​
Kurir : @indrades @idaiddo @DiyahSumanti @DiahPertiwi1110

Wildan menderita atresia ani

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 974

Rombongan 973

Sedekah akan membuka pintu rezeki dari arah yang tidak anda sangka-sangka sebelumnya.

HANIY DAYANIY (14, Asma + Cereberal Palsy + Lumpuh + Epilepsi). Alamat : Desa Aji Kuning, RT 4, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Haniy lahir prematur dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Semasa bayi Haniy sering mengalami demam hingga kejang. Kondisi tersebut menghambat pertumbuhan dan perkembangannya : baik fisik, motorik maupun kemampuan verbalnya. Haniy tidak dapat berbicara, berjalan dan hanya bisa berbaring. Semua aktivitasnya dibantu oleh keluarga. Sakit yang diderita Haniy sering kambuh dan ia sering mengalami kejang hingga dirawat di Puskesmas Aji Kuning selama dua hari. Selama perawatan, Haniy pernah mengalami kejang sebanyak 8 kali dalam waktu yang singkat dan diberikan penurun kejang Stessolid Supp 10 mg setiap kejang. Akhirnya dokter merujuknya ke RSUD Nunukan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Haniy disarankan untuk kontrol setiap 1 bulan sekali namun karena ketiadaan biaya dua tahun terakhir ia tidak pernah berobat. Haniy yang kini telah berusia 14 tahun, tubuhnya membesar namun perkembangan kakinya terhambat karena jarang digunakan untuk beraktivitas sehingga ia mengalami atrofi yakni bentuknya mengecil. Haniy pun mengalami lumpuh, ia hanya bisa duduk dan mengesot ketika beraktivitas. Haniy mengeluh terdapat pembengkakkan di paha kanannya dan dicurigai adanya penyakit kekakuan tulang. Haniy memiliki KIS kelas III namun ia masih terkendala biaya transportasi dan kebutuhan di rumah sakit. Penghasilan ayah Haniy, Hasbullah (48), yang bekerja sebagai buruh perkebunan sawit di Malaysia hanya cukup untuk kebutuhan sehari – hari, sedangkan ibunya, Martina (43) hanya ibu rumah tangga. Haniy sebelumnya telah dibantu Sedekah Rombongan pada Rombongan 928, kurir kembali menyampaikan santunan lanjutan untuk biaya transportasi berobat ke RSUD Nunukan. Semoga Haniy terus berikhtiar menjemput kesembuhan, amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000.-
Tanggal : 5 Maret 2017
Kurir : @arfanesia @rintawulandari @ririn_restu

Haniy menderita asma + cereberal palsy + lumpuh + epilepsi

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | 1 Comment

Rombongan 972

Siapa yang memberi pinjaman kepada pinjaman yang baik, maka Alloh akan melipatgandakan balasannya dan balasan yang mulia.

ANITA AGUSTINA (42, Ginjal). Alamat: Jalan Bintara I No. 29 RT 12/2, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Provinsi Kota Bekasi. Ibu Anita seorang ibu rumah tangga yang mempunyai 3 anak yang masih bersekolah. Sejak bulan November 2016 beliau didiagnosis mengidap penyakit ginjal. Awalnya Bu Anita mengeluhkan sakit dibagian pinggang. Ibu Anita memeriksa ke klinik dekat rumahnya. Merasa sakitnya tak kunjung reda dan malah semakin menjadi, akhirnya beliau memutuskan untuk diperiksakan ke Rumah Sakit Persahabatan dan dirawat selama 9 hari kemudian kembali ke rumah. Setelah seminggu kemudian Bu Anita makin drop dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat yaitu Rumah Sakit Islam Pondok Kopi. Meskipun belum sembuh sempurna, Ibu Anita dan keluarga memutuskan untuk kembali kerumah karena kekurangan biaya. Ibu Anita mempunyai jaminan kesehatan berupa BPJS kelas 2 yang masih mempunyai tunggakan. Suaminya yang bernama ADE ARSUDIN (43) hanya bekerja serabutan yang seringkali sebagai kuli panggul di pasar yang berpenghasilan tidak menentu dan kurang mencukupi untuk keluarga serta membiayai ketiga anaknya yang masih bersekolah. Atas izin Allah SWT, kurir Sedekah Rombongan kembali menyampaikan santunan lanjutan untuk biaya akomodasi, setalah bantuan sebelumnya masuk di rombongan 950. Ibu Anita dan suaminya merasa sangat terbantu dengan bantuan yang disampaikan oleh Sedekah Rombongan. Semoga Ibu Anita dapat pulih dan sehat kembali seperti sediakala.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-.
Tanggal : 23 Februari 2017
Kurir : @wirawiry @nurfahmadini @untaririri

Bu Anita menderita ginjal

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 972

Rombongan 971

Jika anda berani bersedekah dalam jumlah yang besar, sebaiknya anda bersiap-siap mendapatkan reseki dalam jumlah yang besar.

AYU NOVITA SARI (6, Kelainan Tulang Punggung). Alamat :  Jln. Mandor Baret Pondok Hijau, RT 7/7, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Anak dari pasangan Bapak Susanto (35) dan Ibu Ngarti (40) ini kondisinya tidak seperti anak lain seusianya. Saat kawan-kawannya sudah bisa berlari dan bermain, Ayu hanya bisa terbaring saja. Kondisi itu dialaminya sejak lahir. Di balik keterbatasannya, Ayu begitu ceria yang terpancar dari sorot mata indahnya. Saat ini Ayu sedang menjalani pengobatan dengan metode akupuntur dan sudah banyak mengalami perubahan. Kini ia sudah mampu berdiri dalam waktu yang cukup lama dan bisa duduk sendiri namun masih perlahan-lahan. Ayu masih belum bisa mendaftar sebagai peserta BPJS, karena terkendala persoalan administrasi yang masih dalam proses pengurusan. Ayu harus terus minum susu untuk pertumbuhannya, namun penghasilan Pak Susanto sebagai tukang ojek tak banyak apalagi ia juga harus membayar kontrakan rumah. Ayu masih harus menjalani terapi dan mendapat asupan yang bergizi. Ayu mengalami perkembangan yang cukup baik, berat badannya terus meningkat dan kini ia sudah bisa duduk sendiri. Saat kurir Sedekah Rombongan menjenguk Ayu di rumah, ibunya berlinangan air mata karena ayah Ayu belum pulang ke rumah dan ia diminta mengosongkan kontrakan karena menunggak uang sewa. Barang – barang di rumah Ayu pun sudah dikemas dan mereka siap pindah namun masih bingung akan pindah kemana. Ibunya pun kebingungan untuk terapi Ayu sedangkan kondisinya sudah semakin baik berkat terapi yang dijalani. Kurir Sedekah Rombongan kembali memberikan bantuan lanjutan diberikan untuk membeli kebutuhan Ayu dan membayar tunggakan uang sewa agar ia tetap dapat menempati kontrakan tersebut. Ayu sebelumnya dibantu pada rombongan 943.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 14 Februari 2017
Kurir :  @nurmanmlana @ririn_restu

Ayu menderita kelainan tulang punggung

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 971