Rombongan 963

Wahai orang yang beriman, berinfaklah kamu atas sebagian rizki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang tidak ada jual beli lagi dan tidak ada lagi persahabatan serta syafa’at kecuali atas izin Allah.

AHMAD ALAMSYAH BIN JUDLAN (3, kelainan pada usus). Alamat Dusun 3 Desa Olaya Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah. Sejak umur 4 bulan Adik Ahmad sudah mengalami kesulitan buang air besar (BAB) dikarenakan akibat dari usus adik Ahmad mengalami kelainan. Saat ini usus adik Ahmad menonjol keluar sehingga adik Ahmad hanya bisa terus menangis. Adik Ahmad merupakan anak dari bapak Judlan (35) yang sahari-hari bekerja sebagai buruh lepas dan Ibu bernama Sumarni (32) sebagai Ibu rumah tangga. Dengan kondisi ekonomi yang sulit maka kendala yang dihadapi orang tua adik Ahmad saat ini adalah biaya akomodasi untuk bisa membawa adik Ahmad berobat ke rumah sakit. Dan sampai saat ini adik ahmad belum memiliki jaminan kesehatan dalam bentuk apapun.
Sedekah rombongan melakukan pendampingan kepada Adik Ahmad dan alhamdulillah kurir sedekah rombongan bergerak membantu orang tua ahmad dalam pengurusan BPJS. Selanjutnya sedekah rombongan menyampaikan titipan ke-2 dari para sedekaholic setelah sebelumnya telah menerima santunan pertama yang termuat dalam rombongan 961.

Jumlah bantuan    : Rp. 1.500.000, –
Tanggal         : 26 Januari 2017
Kurir                : Rasyid @Tirana dan Syarif

Ahmad menderita kelainan pada usus

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 963

Rombongan 962

Bukan saja sedekah membuka pintu rezeki seseorang, tetapi bahkan bersedekah juga melipat-gandakan rezeki yang ada pada kita.

GUNARSO BIN SUPARJI (56, Gastritis Erosif + Anemia ec Melena). Alamat : Karang Anyar, RT 2/1, Desa Kresnomulyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. Awalnya Pak Gunarso tidak mempunyai keluhan tentang kesehatannya, sampai ketika bermula dari empat bulan yang lalu Pak Gunarso mengkonsumsi daging kurban yg sudah lama disimpan di dalam lemari es . Setelah mengkonsumsinya Pak Gunarso langsung merasa mual dan pusing. Namun saat itu hanya dikira sakit biasa sehingga hanya mengkonsumsi obat yg beli diwarung, selang beberapa hari Pak Gunarso mengalami muntah darah yang sudah mengental. Karena khawatir oleh keluarga langsung dibawa ke salah satu rumah sakit yang berada di Pringsewu dan didiagnosis oleh dokter terkena Gastritis Erosif atau Tukak Lambung dan Anemia ec Melena atau Anemia karena pendarahan pada pencernaan bagian bawah kemudian dirawat beberapa hari dirasa sudah membaik pak gunarso dianjurkan untuk pulang dengan syarat harus kontrol rutin. Namun Pak Gunarso tidak kontrol melakukan kontrol setelah itu. Selang satu bulan Pak Gunarso kondisinya melemah lagi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Pringsewu dan dirawat selama 8 hari, selama dirawat Pak Gunarso harus  melakukan transfusi darah karena kekurangan darah sebanyak 6 kantong. Pak Gunarso yang sebagai kepala keluarga yang sehari-harinya sebagai petani dan istrinya Paryati (49) adalah sebagai ibu rumah tangga, ketika untuk melakukan kontrol ke Rumah Sakit sering merasa bingung karena tidak adanya biaya dan terkadang harus pinjam uang kepada tetangga dan kerabatnya. Pak Gunarso menggunakan kartu JKN-KIS PBI ketika berobat sehingga meringankan biaya berobatnya. Melihat kondisi tersebut, kurir Sedekah Rombongan Lampung ikut merasakan kesusahannya. Bantuan awal pun diberikan untuk meringankan biaya transportasi dan akomodasi ketika kontrol. Semoga Pak Gunarso cepat sembuh dan bisa mencari nafkah untuk keluarga lagi.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 19 Januari 2017
Kurir : @akuokawai @yulian_safri

Pak gunarso menderita Gastritis Erosif + Anemia ec Melena

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | 1 Comment

Rombongan 961

Tidak akan berkurang harta yang disedekahkan kecuali ia bertambah, bertambah, bertambah.

ABDUL FATAH (46 Tahun, Kanker Nasofaring) Alamat: Dusun Cangaan,  RT 1/3, Desa Cangaan, Kec. Genteng Wetan, Kab. Banyuwangi, Jawa Timur. Bapak 3 orang anak ini mengalami sakit sejak 2013 lalu. Awalnya beliau mengeluh pusing dan mata yang tidak begitu jelas untuk melihat. Setelah beberapa kali ke dokter, dokter hanya mengira kecapekan dan butuh istirahat. Tetapi seiring berjalannya waktu, sakit yang diderita tidak kunjung sembuh. Akhirnya dokter di rumah sakit setempat merujuk ke rumah sakit di daerah Jember. Di rumah sakit tersebut barulah diketahui bahwa Pak Abdul menderita kanker nasofaring ganas yang terletak di bagian belakang hidung dan harus di rujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Ketika di rujuk ke Surabaya Pak Abdul dan istrinya, Bu Utri  (42) mulai kebingungan mengenai dana dan penyakit yang diderita suaminya. Beliau sempat menunda keberangkatan ke Surabaya karena keterbatasan dana. Memang sejak sakit beliau tidak lagi bekerja, ketiga anaknya dititipkan ke saudara. Pekerjaan menjahit digantikan oleh anak pertama dengan penghasilan yang tidak menentu, anak kedua tidak bisa melanjutkan sekolah yang juga karena keterbatasan biaya, dan anak yang ketiga masih berumur 2 tahun. Ditengah kebingungan mencari uang untuk berobat, transportasi, dan menghidupi keluarga, sang istri bu Utri mencoba meminta permohonan bantuan ke kelurahan setempat. dan dari kelurahan dibantu untuk dibuatkan sebuah proposal untuk pengajuan bantuan. Proposal inilah yang digunakan Bu Utri untuk meminta sumbangan ke toko-toko, tetangga sebelah dan orang-orang yang ditemuinya. Setiap terkumpul dana, langsung digunakan untuk berangkat ke Surabaya, dan ketika dana habis, mereka pulang untuk mencari dana kembali. Begitulah tutur bu Utri kepada kami, kurir Sedekah Rombongan. Berkat Tangan Allah kami bisa bertemu keluarga Pak Abdul dan sedikit membantu meringankan proses pengobatannya. Pak Abdul mengidap kanker nasofaring stadium 4 dan sudah menjalar di syaraf mata, sekarang beliau harus menjalani serangkaian kemoterapi dan sinar radioterapi di RSUD Dr. Soetomo. Saat ini kondisi Pak Abdul sudah semakin membaik. Selain melakukan biopsi, beliau juga melakukan kontrol rutin sebulan sekali ke Posa Mata dan Paliatif. Santunan sudah diberikan dan sebelumnya tercatat pada rombongan 928. Pak Abdul dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan dengan bantuan ini beliau masih dapat melanjutkan ikhtiar mencari kesembuhan.

Jumlah Santunan : Rp. 500.000
Tanggal : 18 Desember 2016
Kurir :   @Wahyu_CSD Ditta @EArynta

Pak abdul menderita Kanker Nasofaring

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | 1 Comment

Rombongan 960

sedekah akan membuka pintu rezeki dari arah yang tidak anda sangka-sangka sebelumnya.

ROHEMI BINTI DARIP (46, Tumor Otak). Alamat : Dusun/Kampung 1 RT 20/6, Desa Cibogo, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Ibu Emi –demikian kami akrab menyapanya-  merasakan sakit di bagian kepala sejak  sepuluh tahun yang lalu, tepatnya pada  2007. Namun semakin lama sakit tersebut kian parah dan mengganggu kegiatan sehari-hari, akhirnya Ibu Emi  mencoba memeriksakan ke balai pengobatan setempat. Demi mendapatkan pengobatan yang lebih baik, pihak balai pengobatan merujuk Ibu Emi ke Rumah Sakit Pelabuhan Kota Cirebon. Ibu Emi didiagnosa mengidap penyakit Tumor Otak, yaitu tumor yang berasal dari otak atau tumor ini biasa disebut dengan tumor otak primer, akan tetapi hal tersebut juga dapat disebabkan oleh adanya kanker yang sudah menyebar dari bagian tubuh lainnya. Ibu Emi sempat menjalani pengobatan rutin pada tahun 2008, namun terhenti karena kendala biaya. Kini Ibu Emi terbaring tidak bisa beraktifitas seperti biasa lagi karena kondisi tubuhnya sudah lumpuh sebagian dan sudah tidak bisa duduk lama sehingga hampir setiap hari menghabiskan waktunya hanya dengan berbaring saja di tempat tidur bahkan sekarang mata Ibu Emi juga sudah tidak bisa melihat lagi. Saat ini Ibu Emi tengah menjalani pengobatan di Rumah Sakit Mitra Plumbon Cirebon dan pada tanggal 13 Februari 2017 baru selesai operasi untuk mengangkat cairan yang ada di otaknya. Selanjutnya dokter akan melakukan operasi berikutnya guna mengangkat tumor yang ada. Ibu Emi adalah istri dari Bapak Warju (50) yang bekerja sebagai pedagang makanan keliling. Penghasilannya yang tidak tetap membuat Ibu Emi terkendala untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik. Bersyukur untuk menunjang biaya pengobatan Ibu Emi memakai fasilitas Kartu Indonesia Sehat (KIS). Kurir Sedekah Rombongan merasa prihatin dan menaruh simpati atas keadaan Ibu Emi. Sedekah Rombongan sangat merasakan kesulitan mereka, bantuan awalpun disampaikan untuk membantu meringankan biaya transportasi pengobatan. Semoga Ibu Emi segera sembuh dan kesehatannya kembali pulih.

Jumlah Bantuan :  Rp. 500.000,-
Tanggal : 14 Januari 2017
Kurir : @ddsyaefudin @myusela @ahmaedshaleh @ocheppriyatno @asiihlestarie

Bu rohemi menderita Tumor Otak

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 960

Rombongan 959

Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak.

SELY ANGGRAINI  (4, Hydrocephalus). Alamat : Dusun Amburan, RT 2/1, Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sejak lahir Sely sudah memiliki kelainan pada bagian kepalanya. Semakin lama kepala Sely semakin membesar. Melihat hal tersebut, orang tua Sely memeriksakannya ke Puskesmas.Pihak Puskesmas merujuk Sely ke Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Sely didiagnosa menderita Hydrocephalus. Sely kemudian dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo untuk operasi kepala serta pemasangan selang. Operasi sudah dilakukan dengan biaya dari Dinas Sosial Kabupaten Gresik. Setelah operasi Sely disarankan untuk kontrol rutin setiap bulan di RS Ibnu Sina Gresik. Pada desember 2016 direncanakan dilakukan operasi kedua guna pemasangan selang yang disesuaikan dengan tubuh Sely yang semakin bertumbuh. Selama ini biaya pengobatan Sely ditanggung oleh Dinas Sosial Kabupaten Gresik, namun orang tua Sely merasa kesulitan biaya untuk kebutuhan sehari-hari serta biaya untuk memenuhi kebutuhan gizi Sely. Ayah Sely, Khusaeri (44) sehari-hari bekerja sebagai buruh tani, sedangkan bu Lis (35), ibunya adalah seorang ibu rumah tangga.  Sedekah Rombongan mendapat info  tentang kesulitan dan perjalanan pengobatan Sely. Alhamdulillah Sedekah Rombongan diberikan kesempatan untuk membantu meringankan beban orang tua Sely. Pada november 2016, Sedekah Rombongan memberikan bantuan kepada Sely. Bantuan sudah diberikan dan digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari serta membeli asupan gizi untuk Sely. Keluarga Sely merasa terbantu dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal : 25 November 2016
Kurir  :  @Wahyu_CSD  @MukhMukhlilsin @EArynta

Sely menderita Hydrocephalus

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 959