Gempa bermagnitudo 7.0 Skala Richter mengguncang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan wilayah sekitarnya pada Minggu, 5 Agustus 2018. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat ada 318 gempa susulan yang terjadi hingga Selasa, 8 Agustus 2018, pukul 08.00 WITA. Melalui Relawan Karawang Peduli yang berada di Lombok, Sedekah Rombongan memberikan bantuan berupa sejumlah dana. Bantuan dana tersebut dipergunakan untuk membeli kebutuhan para korban terdampak bencana gempa di Lombok Utara

Gempa bermagnitudo 7.0 Skala Richter mengguncang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan wilayah sekitarnya pada Minggu, 5 Agustus 2018. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat ada 318 gempa susulan yang terjadi hingga Selasa, 8 Agustus 2018, pukul 08.00 WITA. Melalui Relawan Karawang Peduli yang berada di Lombok, Sedekah Rombongan memberikan bantuan berupa sejumlah dana. Bantuan dana tersebut dipergunakan untuk membeli kebutuhan para korban terdampak bencana gempa di Lombok Utara

Hampir 90% bangunan, baik rumah, sekolah, kantor pemerintah, dan lain-lain, dalam kondisi rusak berat dan roboh. Jembatan yang menjadi akses utama di Lombok Utara putus dan sejumlah jalan hancur terbelah.  Bantuan mendesak yang dibutuhkan saat ini adalah pampers, selimut, logistik, dan air minum. Hingga kini, Sedekah Rombongan terus meng-update perkembangan situasi dan kondisi di lokasi bencana melalui beberapa Kurir Sedekah Rombongan yang berdomisili di sana.

Shinta Wuri H


TANGGAPI GEMPA LOMBOK, KURIR SR BENTUK TIM TANGGAP BENCANA

Kurir Sedekah Rombongan di berbagai daerah membentuk Tim Tanggap Bencana Gempa Lombok. Tim ini dikomando oleh Indra Destriawan, Kurir Sedekah Rombongan Semarang. Di Lombok, Endik Gandol, Kurir Sedekah Rombongan Lombok, ditunjuk sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) karena berada di lapangan dan mengerti kondisi saat ini. Panca Patria, Kurir Sedekah Rombongan Lombok, bertugas mengurusi pendataan dan assessment kebutuhan pengungsi.

Kurir Sedekah Rombongan lainnya yang berada di lapangan juga selalu memberikan update situasi di sana, sekaligus menginformasikan kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan para pengungsi. Tim Tanggap Bencana Gempa Lombok yang berada di lapangan mendistribusikan kebutuhan pengungsi di beberapa daerah. Logistik berasal dari Lombok, NTB, namun tidak menutup kemungkinan logistik berasal dari luar Lombok. Sebab, ketersediaan barang-barang pokok di lokasi terdampak mulai menipis.

Sedekah Rombongan juga mengirimkan para kurir untuk terjun menjadi relawan di Lombok. Dua armada Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR), yakni MTSR Ford Ranger Solo dan MTSR Toyota Hilux Malang dijadwalkan akan meroda ke Lombok. Kurir yang ingin menjadi relawan Tim Tanggap Bencana Gempa Lombok, harus memenuhi syarat khusus yaitu sehat jasmani dan rohani dan mendapat ijin keluarga, serta wajib memakai perlengkapan outdoor, seperti sarung tangan karet, safety helm, dan sepatu boot lapangan.

Para Kurir Relawan juga harus siap dalam kondisi siaga bencana, mempunyai keahlian evakuasi, dan mampu berkoordinasi dengan aparat dan pihak berwenang. Kurir Relawan juga dibekali surat tugas dan surat rekomendasi sebagai relawan. Sedekah Rombongan berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi saudara kita yang sedang terdampak musibah gempa di sana.

(Boy Adisakti)