Rombongan 1128

Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api

WAHYUDI ( 28, Tumor Scrotum ) Alamat : Jl. Arifin RT 02/02 Tegalrejo. Kepatihan Kulon. Jebres. Surakarta. Jawa Tengah. Wahyudi kelahiran Jakarta, memiliki adik bernama Julian Dwi (19). Merupakan anak dari Ibu Imah (53) dan Bapak Sukarmin (54) 6 tahun yang lalu keduanya telah lama berpulang ke rahmatullah, dibawa lah sang adik dari jakarta oleh budeh nya ke wonogiri, waktu itu mas wahyudi masih berkerja di jakarta sebagai buruh gondola membersihkan gedung-gedung pencakar langit, karena sering bergelantungan, yang langsung menekan dan menarik keras bagian area bawah pingang, menyebabkan beliau sakit hernia. Beliau mengganggap biasa penyakit tersebut karena saat muncul benjolan dia hanya mengurutnya saja, saat berganti tukang urut mulai lah parah penyakitnya, dia memberikan kabar ini kepada sang adik. Lalu di bawahlah beliau ke wonogiri untuk melakukan pengobatan, ketika di periksa di rumah sakit daerah Wonogiri ternyata terdapat tumor, dari pihak rumah sakit memberi rujukan ke Rumah Sakit Moewardi (RSDM) solo untuk pengobatan lebih lanjut. Saat di rongsen dan di USG terdapat Tumor di Scrotum nya, bernama Seminoma testis. dokter menyarankan untuk menjalankan kemoterapi 4 siklus, hampir 1 setengah tahun pengobatan kemoterapi di RSDM berjalan dengan baik, selesai 4 siklus pada bulan November 2017. saat kembali kontrol setelah paska kemoterapi, dokter menyarankan untuk melanjutkan kembali program kemoterapi nya agar sisa-sisa tumor yang ada hilang. Tetapi dokter juga memberi saran jika pasien tidak kuat untuk melanjutkan sebaiknya kemoterapi di tunda karena obat kemonya terlalu keras itu bisa beresiko jika sih pasien tidak kuat dengan tubuhnya. Pengobatan beliau berhenti hampir 3 bulan pengobatan, Mas Wahyudi beraktifitas layaknya orang biasanya, paska kemoterapi badan mulai membaik bahkan bertambah berat badan nya seperti orang sehat kembali. January pertengahan penyakitnya kembali menyerang benjolan hilang terkadang juga muncul kembali, terdapat luka kecil di bawah bagian testis nya tersebut, dalam jarak waktu yang begitu cepat lukanya berkembang begitu pesat dan mulai membesar. pendarahan pun tidak bisa di hindarkan, banyak sekali darah yang keluar di bagian luka tersebut. Lalu para kurir langsung bersiaga, membawa mas wahyudi ke IGD PKU surakarta yang pada saat beliau berada di Rumah Singgah SR. Dilakukan operasi selang 1 hari itu juga, ternyata setelah melakukan cek dan rongsen tumor nya kembali membesar. program kemoterapi pun harus di laksanakn. Jika ingin pulih dari lukanya tersebut. Saat ini kemoterapi 4 siklus dengan obat yang berbeda di RS PKU Surakarta. Mas Wahyudi sempat tidak bisa berjalan karena setiap kali berjalan jarak jauh selalu mengalami pendarahan, setiap kali ingin melakukan kemoterapi beliau selalu transfusi darah, saat ini alhamdulilah kondisi beliau perlahan membaik. Kemoterapi pertama sudah dia lalui, dan tumor nya mulai kembali mengecil. Alhamdulilah kurir sedekah rombongan di pertemukan dengan Mas Wahyudi dan Keluarga, santunan dari sedekaholics pun disampaikan untuk membantu biaya pengobatan dan kehidupan sehari-hari. Keluarga Mas Eko menyampaikan banyak terimakasih atas santunan yang di berikan dan meminta doa segera diberi kesembuhan, tak lupa juga mendo’akan para kurir dan sedekaholics semoga selalu dalam lindungan Allah SWT.

Jumlah bantuan : Rp. 500.000
Tanggal : 22 Maret 2018
Kurir : @Mawan @Anissetyya @Welly @Aji

Pak Wahyudi menderita tumor di scrotum

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1127

Satu sedekah yang tulus sama dengan seribu langkah menuju Surga

LULUK ASVIA (6, Jantung Bocor). Alamat: Semanggi Rt 01/ 10 Kelurahan Pasar Kliwon, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah. Putri kedua dari Ibu Leni Suntari (32) dan Bapak Muryanto (37). Adik Luluk ini anak yang pemalu memiliki senyum yang manis. Tetapi, diusia yang baru menginjak umur 6 tahun, Adik Luluk yang pemalu di vonis memiliki kelainan jantung dengan hasil Echo menunjukan ada lubang di katup jantung sebesar 0,6mm. Keluarga adik Luluk mengetahui penyakit ini sejak 2 tahun yang lalu tepat saat ulang tahun yang ke- 4, berawal dari adik Luluk panas demam tinggi, kemudian dibawa ke klinik umum, saat pemeriksaan tersebut adik Luluk hanya di berikan obat demam biasa, 1 minggu kemudian belum ada tanda tanda sembuh. Masih demam tinggi, akhirnya Ibu Leni membawa adik Luluk ke rumah sakit Kustati dengan BPJS Mandiri, dilakukan pemeriksaan dokter umum, saat itu juga, dokter tersebut menyarankan untuk langsung di bawa ke Rumah Sakit Dr Moewardi Solo ( RSDM) untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pada saat pemeriksaan terakhir tanggal 27 Maret 2018 dari Dokter memberikan rujukan untuk segera di bawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo , kondisi saat ini adik Luluk sering mengalami memar-memar ( kebiru – biruan) dan Banyak berkeringat. Bu Leni diminta untuk segera membawa adik Luluk ke Jakarta. Bu Leni mendengar anjuran tersebut mengalami shok, karena tidak memiliki biaya. Saat ini bapak Muryanto hanya bekerja sebagai buruh serabutan dan ibu Leni sendiri bekerja sebagai pembantu rumah tangga yang penghasilanya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan harian. Apalagi di Jakarta beliau tidak memiliki sanak keluarga yang bisa memberi tumpangan. Sedekah Rombongan mendapatkan info kemudian melakukan survai. Alhamdulillah SR dapat menyampaikan bantuan dari Sedekaholic kepada Adik Luluk dan keluarga untuk biaya akomodasi berangkat dan penginapan di Jakarta. Rencana adik Luluk ke Jakarta naik Bus 02 April 2018 untuk kontrol. Keluarga Adik Luluk mengucapkan banyak terimakasih dan memohon doa mudah-mudahan pengobatan Adik Luluk Lancar.. Amiin.

Jumlah bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal: 02 April 2018
Kurir: @mawan @anissetya60 @agustin

Adik Luluk memiliki kelainan jantung

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1126

Orang yang Bersedekah Mendapatkan Ampunan dan Pahala yang Besar

Sugeng Riyadi (35, Patah jari tangan). Alamat: RT 19, RW 29, Tegal kopen, Banguntapan, Bantul. Sugeng sehari-hari berprofesi sebagai satpam di salah satu perumahan yang letaknya tak jauh dari RSSR Jogja. Setiap ada kurir membawa MTSR yang melintas di depannya, ia dengan ramah menyapanya. Seakan ia telah akrab dengan SR. Suatu hari kecelakaan menimpanya kala ia mengendarai motor di kawasan Kotagede pada Maret 2016. Ia disarankan operasi, namun tak segera ia lakukan. Beberapa hari setelah kecelakaan ia mengalami infeksi. Tapi tetap saja operasi tak kunjung dilakukannya. Hingga pada akhirnya awal Desember 2016 Sugeng memutuskan untuk operasi. Karena bantuan Jasa Raharja sudah tidak dapat diurus karena telah melebihi batas waktu yang ditentukan, Sugeng menggunakan biaya pribadi untuk operasi. Operasi dilakukan di RS PKU Muhammadiyah Kotagede pada tanggal 5 Desember 2016. Mendengar kabar itu, SR Jogja tak berdiam diri dan langsung menyampaikan titipan langit sebesar satu juta rupiah. Alhamdulillah, bantuan itu bermanfaat. Kini tangan Sugeng sudah lebih baik, sehingga ia dapat kembali menjalankan aktivitasnya sebagai satpam.

Jumlah Santunan: Rp 1.000,000,-
Tanggal : 29 Desember 2016
Kurir: @Saptuari @Boyadisakti

Pak Sugeng menderita patah jari tangan

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1125

Orang yang Bersedekah Mendapatkan Ampunan dan Pahala yang Besar

KATIYEM BINTI JAIMAN (59, Asictes). Alamat : Desa kare, RT 6/1, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Bu Katiyem adalah seorang ibu yang mengalami sakit asictes (perut semakin membesar) sudah lama . Karena keterbatasan ekonomi maka kondisi tersebut tidak pernah diperiksakan. Bu Katiyem hidup dengan anaknya yang tidak mempunyai pekerjaan tetap. Anaknya yang berpendidikan kurang sehingga untuk bekerja sehari – hari mengalami kesulitan. Dan anaknya tersebut sekarang sudah berkeluarga sendiri. Sungguh kasihan melihat keluarga tersebut. Sejak lama bu Katiyem ingin memeriksakan sakitnya, namun karena keterbatasan biaya, sehingga hanya pasrah. Pada saat Sedekah Rombongan berkunjung ke rumahnya, bu Katiyem kelihatan kasihan sekali. Dengan kondisi pakaian yang dikenakan seadanya dengan kondisi perut yang semakin membesar . Bu Katiyem hanya bisa duduk di teras. Bu Katiyem.memiliki fasilitas kesehatan berupa BPJS kelas 3. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dirasakan keluarga tersebut. Bantuan kelimapun disampaikan untuk biaya akomodasi berobat, yang sebelumnya sudah menerima santunan dan masuk pada rombongan 1007, 1054, 1094 dan 1116. Bu Katiyem sangat senang dan berterimakasih sekali kepada sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan oleh Sedekah Rombongan .

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 26 Maret 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Dedik1914

Bu Katiyem mengalami sakit asictes

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1124

Dengan Sedekah Bahagia Bertambah.

SUPINAH BINTI TIRTOREJO (71, Katarak).Alamat : Dusun Gosong RT 4/1, Desa Durenan, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Mbah Supinah di usianya yang sudah renta, menderita Katarak sudah cukup lama. Mbah Supinah tinggal bersama suaminya bernama mbah Suwarto yang berumur 76 tahun, yang pekerjaanya sebagai buruh tani dengan penghasilan yang tidak seberapa. Dengan kondisi ekonomi yang serba pas – pasan, jauh dari angan – angan untuk bisa berobat, karena untuk bisa makan sehari – hari saja, rasanya sulit. Walau sebenarnya mbah Supinah mempunyai keinginan untuk sembuh tapi karena keterbatasan biaya mbah Supinah tidak mampu untuk berobat ataupun operasi matanya. Sebenarny mbah Supinah memiliki fasilitas jaminan kesehatan berupa BPJS kelas 3. Pada saat Sedekah Rombongan bertemu dengn mbah Supinah, suaminya baru pulang dari sawah mencari rumput untuk dijual ke tetangganya yang memiliki sapi. Sedekah Rombongan sangat memahami kondisi yang dialami mbah Supinah dan suami. Bantuan lepaspun disampaikan untuk biaya berobat mbah Supinah. Tak lupa mbah Supinah mengucapkan banyak terimakasih kepada para sedekaholics atas bantuan yang telah disampaikan melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 19 Maret 2018
Kurir : @ErvinSurvive @Mundiwati @Dedik

Mbah Supinah menderita katarak sudah cukup lama.

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1124

Rombongan 1123

Satu sedekah yang tulus sama dengan seribu langkah menuju Surga

ZULJAFRI BIN UMAR (45, Buta/Cedera Mata akibat Ledakan). Alamat : Taluak Jorong 3 Tumpuak, Lubuak Kampai, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Suamtera Barat. Musibah yang menimpa Pak Peri, begitu bisanya Pak Zuljafri dipanggil bermula pada September 2017. Saat itu tabung gas yang biasa dipakai untuk jualan balon meledak saat digunakan. Seluruh tubuh bagian depan dari pinggang ke atas terbakar. Serpihan abunya masuk kedua mata menyebabkan perih dan berdarah. Dibantu masyarakat Pak Peri langsung dibawa ke Puskesmas Lintau, lalu kemudian dirujuk ke RSUD Batusangkar, Karena keterbatasan fasilitas medis, Pak Peri dirujuk ke RSUP M Jamil Padang. Pak Peri menjalani dua kali operasi untuk mengeluarkan serbuk di matanya. Pak Peri diopname selama 18 hari dan diminta untuk rawat jalan 1 minggu sekali. Jarak yang jauh sekitar 5 jam dari kampungnya ke RSUP M Jamil Padang, dan tidak adanya keluarga di Padang, serta biaya yang besar untuk bolak – balik ke rumah sakit membuat Pak Peri hanya menjalani rawat jalan sebanyak 5 kali, itu pun dibantu biaya oleh dokter Poli Mata di RSUP dan orang – orang yang berempati padanya. Sejak musibah kecelakaan itu, Pak Peri tidak bisa bekerja, sedangkan istrinya hanya ibu rumah tangga. Kebutuhan sehari – hari Pak Peri beserta istri dan kelima anaknya yang masih sekolah, dibantu tetangga. Alhamdulillah Allah pertemukan kurir Sedekah Rombongan dengan Pak Peri. Senin, 5 Februari 2018, Pak Peri didampingi anaknya yang paling tua kembali melanjutkan pengobatan matanya ke RSUP M Jamil Padang setelah titipan dari Sedekaholics diserahkan padanya. Saat bantuan diterima, Pak Peri berucap syukur dan menyampaikan rasa terimakasih tak berhingga pada Sedekah Rombongan. Mudah-mudahan Pak Peri semakin bersemangat menjalani ikhtiar dalam menjemput kesembuhannya dan bisa melihat lagi dengan normal seperti biasa, amin.

Jumlah Bantuan : Rp 1.500.000,-
Tanggal: 5 Februari 2018
Kurir : @arfanesia @eldaritarosamn

Buta/cedera mata akibat Ledakan

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1123

Rombongan 1122

Sedekah akan membuatmu lebih pantas untuk diamanahkan mendapatkan kekayaan

MTSR JOGJA (AB 1617 FN, Operasional Bulan Februari 2018). Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) merupakan kendaraan operasional yang siap siaga mensupport segala kegiatan Sedekah Rombongan, diantaranya proses pendampingan pasien dhuafa. Kegiatannya antara lain survei target pasien, penyampaian santunan, dan pendampingan dari rumah ke rumah sakit/rumah singgah atau sebaliknya. Selain itu, MTSR juga sering digunakan untuk menyampaikan amanah dari sedekaholics untuk pondok/panti asuhan dan tempat ibadah. MTSR kini kian dikenal oleh masyarakat sebagai mobil tanggap yang siap melayani masyarakat pada umummya dan kaum dhuafa pada khususnya. Sedekah Rombongan Jogja Raya kini mempunyai lima unit mobil tanggap, empat mobil ambulans dan satu lainnya adalah mobil penumpang. MTSR dengan nomor polisi AB 1617 FN inilah MTSR yang disebut mobil penumpang. Meski disebut mobil penumpang, wilayah operasional MTSR ini pun sama dengan yang lain, yaitu mengcover wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional ini dapat menghubungi nomor hotline 081906800900. Untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, selalu dilakukan perawatan rutin bagi masing-masing MTSR. Bantuan ini digunakan untuk biaya servis rutin dan pembelian bahan bakar selama pertengahan bulan Januari 2018 hingga akhir bulan Januari 2018. Laporan mengenai MTSR Jogja sebelumnya terdapat pada rombongan 1114. Semoga sedekah yang diberikan dapat menjadi ladang pahala bagi sedekaholics, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.708.600,-
Tanggal : 28 Februari 2018
Kurir : @kissherry @namaku_arini @atinlelyas

Biaya operasional bulan Februari 2018

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1122

Rombongan 1121

Bersedekahlah maka seribu kebaikan akan datang kepadamu

SANURJI BIN KARYA (75, Bantuan Biaya Hidup). Alamat : RT 1/3, Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa tengah. Bapak Sanurji adalah seorang dhuafa yang usianya sudah terbilang senja. Hingga saat ini beliau masih bekerja serabutan di sawah. Dengan penghasilannya yang kecil, beliau sangat kesulitan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya. Bapak Sanurji mempunyai seorang istri bernama Nartem (65) yang sering sakit-sakitan. Biaya untuk makan sehari-hari terkadang mereka hutang kepada tetangga. Hutang tersebut baru dilunasi setelah beliau menerima hasi panen. Bapak Sanurji juga tinggal bersama anak laki-lakinya yang bekerja serabutan sebagai tukang rongsok. Anak beliau putus sekolah dan hanya lulus dari SMP. Ia tidak dapat melanjutkan pendidikannya karena tidak memiliki biaya. Bapak Sanurji tidak memiliki jaminan kesehatan manapun. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Bapak Sanurji dan keluarga sehingga dapat menyampaikan santunan dari sedekaholics. Santunan disampaikan untuk membantu kebutuhan hidup sehari-hari. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 18 Februari 2018
Kurir : @ddeean Asih @paulsyifa

Bantuan biaya hidup

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1121

Rombongan 1120

Satu sedekah yang tulus sama dengan seribu langkah menuju Surga

TRIYONO BIN FULAN (75, Dhuafa). Alamat : Jl. KH A. Dahlan Belakang18 RT 004 RW 012 Purworejo, Kec Purworejo, Kab. Purworejo, Prov. Jawa Tengah. Pak Triyono saat ini hidup sebatang kara, tidak tahu sejak kapan beliau hidup sebatang kara. Kabarnya Pak Triyono mempunyai seorang anak, namun keberadaan anaknya tidak diketahui. Sangat sulit menggali informasi dari Pak Triyono, karena kondisinya yang sudah renta sehingga sulit untuk diajak berkomunikasi. Dengan hidup sebatangkara diusia senja, membuat kesehetannya tidak tertangani dengan baik. Saat ini beliau hanya bisa mengandalkan bantuan uluran tangan dari warga sekitar, yang rela memberikan bantuan berupa apapun untuk menunjang kehidupan Pak Triyono. Seperti saat ini, ketika beliau sakit, ada warga sekitar yang membantu Pak Triyono untuk berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. Mendengar adanya orang tua yang hidup sebatang kara di tengah kota, menggelitik hati kurir-kurir Sedekah Rombongan. Bantuan pun disampaikan kepada Pak Triyono untuk biaya pengobatannya. Semoga bantuan dari sedekaholik yang telah disampaikan kepada Pak Triyono melalui tangan-tangan kurir Sedekah Rombongan mampu memberikan rasa hangatnya keluarga kepada Pak Triyono yang hidup sebatang kara. Semoga terus ada warga sekitar yang turut membantu menjaga dan merawat Pak Triyono, yang membuat Pak Triyono tetap merasakan hangatnya mempunyai keluarga.

Jumlah Bantuan : Rp 500.000,-
Tanggal : 4 Januari 2018
Kurir : @faturrozaq82 Sudiarto Yuni

Bantuan tunai

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1120

Rombongan 1119

Sedekah dapat menghapus dosa seperti air yang memadamkan api

INSIAH BINTI JAMAL, (18, Mata Rabun) Alamat Jl. Jumat Lingk Karang Mluo RT/RW 002/006, Desa Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Insiah biasa ia sapa, awal mula sakit saat mata terasa pusing disiang hari. Pusing yang dirasa dan ditambah pandangan yang sering kabur membuat khawatir Insiah. Dicemaskan terkena Retinoblastoma pada saat itu. Karena pusing secara terus menerus dan disertai mata yang sering kabur. Setelah diperiksakan ke klinik dokter terdekat rabun biasa dan tidak ada masalah khusus seperti yang di khawatirkan beliau. Kata dokter mata rabun yang diderita Insiah bawaan dari lahir dan hanya memerlukan kaca mata khusus saja untuk membantu pengobatan beliau. Mata yang sering kabur saat melihat jarak jauh membuat Insiah kesulitan jika akan melintasi jalan yang diseberang jalan untuk berangkat sekolah. Insiah anak dari pasangan Ibu Nurhayati (38) yang berprofesi sebagai Ibu rumah tangga dan Bapak Jamal (59) yang bekerja sebagai buruh tani biasa penghasilan tersebut hanya cukup mereka gunakan untuk makan dan kebutuhan sehari-hari saja. Kendala yang dihadapi Insiah tidak mempunyai ongkos untuk pergi kerumah sakit dan pembuatan kaca untuk mata Insiah. Insiah mengungkapkan kesedihan kepada kurir Sedekah Rombogan yang ditemui dirumahnya pada saat itu. Kurir Sedekah Rombongan langsung menyampaikan titipan langit untuk membantu Insiah untuk pembuatan Kaca mata. Ucapan trimakasih disampaikan keluarga Insiah kepada Sedekaholics dan kurir Sedekah Rombongan. Semoga pengeliahatan Insiah segera pulih dengan memakai kaca mata dan tidak menghalangi beliau saat bersekolah.

Jumlah Santunan : Rp. 1.100.000,-
Tanggal : 27 Februari 2018 dan 5 Maret 2018
Kurir : @awwaludin_yudha @viandwiprayugo @imamhariyadi

Bantuan untuk pembuatan kaca mata

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1119