Rombongan 1077

Sedekahmu, jadi pembuka jalan kesembuhan mereka.

MTSR PANTURA TIMUR II (K 8502 VA, Biaya Operasional Bulan Oktober 2017). Sedekah Rombongan area Pantura Timur memiliki Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) dengan nomer hotline 08551911911. MTSR (Mobil Tanggap Sedekah Rombongan) yang biasa dijuluki “Mr. Red” ini adalah mobil ambulance operasional tim Sedekah Rombongan yang mengcover wilayah Pantura Jawa Tengah khususnya daerah Timur dari Area, Blora, Purwodadi hingga Rembang. Frekuensi penggunaan MTSR Pati semakin hari semakin tinggi. Selain dipergunakan untuk survey pasien ke wilayah operasionalnya, ambulance MTSR di Pantura Timur II ini juga sering digunakan untuk menjemput dan mengantarkan pasien dari rumah singgah ke rumah sakit dan/atau sebaliknya, menyampaikan sedekah titipan langit, bahkan tak jarang mengangkut jenazah dhuafa pulang ke rumah dhuafa. Bantuan dana dipergunakan untuk mendukung biaya operasional bahan bakar agar selalu bisa cepat tanggap membantu mobilitas pasien. Terimakasih untuk para Sedekaholics, doa kami menyertai Sedekaholics semua agar selalu mendapat keberkahan dari Allah SWT. Biaya operasional sebelumnya tercantum pada rombongan 1060

Jumlah Bantuan: Rp. 1.658.000,-
Tanggal : 31 Oktober 2017
Kurir : @robbyadiarta Imam Rochim @hendrowidyanto @muhnursetiawan2 @akuokawai

Biaya operasional bulan Oktober 2017

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1076

Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan kelipatan yang banyak.

MUNIRAH BINTI MISAN (46, Diabetes + Maag akut). Alamat : Kp. Pabuaran, RT 3/1, Ds. Buniayu, Kec. Sukamulya, Kab. Tangerang, Prov. Banten. Teh Irah ia biasa dipanggil, adalah seorang ibu rumah tangga yang ulet dan rajin. Ia dan suaminya, Kang Wardi, setiap hari bekerja di kebun menanam cabai dan singkong. Hasil panennya langsung mereka jual ke pasar, meski hasil penjualannya hanya cukup untuk makan, mereka tetap bersyukur. Terkadang untuk mencari tambahan Kang Wardi ikut bekerja di proyek galian tanah di desa tetangga yang saat ini sedang ada proyek perumahan. Kang Wardi dan pekerja lainnya bertugas meratakan timbunan tanah yang diturunkan oleh mobil truk. Memang pekerjaan yang dilakukan cukup berat, tetapi demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga, Kang Wardi ikhlas melakukannya. Terlebih lagi sudah satu minggu ini istrinya sedang sakit. Perut Teh Irah terasa mual dan membuatnya muntah terus – menerus. Teh Irah juga sering merasa pusing dan suhu badannya panas. Kondisi Teh Irah yang tak kunjung membaik membuat Kang Wardi memutuskan membawa istrinya berobat ke klinik terdekat. Setelah diperiksa dokter di klinik ternyata kadar gula dalam darah Teh Irah sangat tinggi. Sudah lama memang Teh Irah mengidap diabetes, giginya pun sudah tanggal semua meskipun umurnya masih terbilang cukup mudà. Teh Irah pun memutuskan untuk memakai gigi palsu hasil dari patungan keluarga. Teh Irah tidak berani berobat ke rumah sakit karena ketiadaan biaya. Ia akhirnya hanya berobat ke klinik, jika Kang Wardi sibuk bekerja, anaknya lah yang mendampinginya. Selain gula darahnya tinggi, Teh Irah juga mengalami sakit maag yang sudah akut sehingga tidak boleh telat makan atau banyak pikiran, karena jika tidak ia akan langsung muntah-muntah sepanjang hari. Kurir Sedekah Rombongan pun merasakan kesusahan yang dialami Teh Irah sekeluarga, kurir pun memberikan bantuan untuk membantu operasional berobat Teh Irah. Semoga penyakit Teh Irah segera disembuhkan oleh Allah SWT, amin.

Jumlah Bantuan : Rp.500.000,-
Tanggal : 26 Oktober 2017
Kurir :@nurmanmlana @endangmplus @pratama_chatur @mistaaja @ririn_restu

Teh Irah mengidap diabetes dan magh akut

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1075

Sedekah membawa keberkahan atas harta yang dimiliki

ABDULAH FAISAL (30, Keracunan Obat). Alamat : Jalan Jelupang Utama, RT 3/5, Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Faisal kini sedang berada dalam penanganan dokter di sebuah rumah sakit swasta di Kota Tangerang Selatan. Faisal awalnya mengeluh seluruh tubuhnya terasa nyeri, ia pun mengonsumsi obat yang dibelinya di warung. Setelah minum obat, bukannya bertambah baik namun Faisal merasa dadanya sesak, tubuhnya terasa panas, hingga pingsan. Saat tetangga Faisal, Usman (35), ke kontrakannya, ia terkejut melihat Faisal yang tergeletak tak sadarkan diri. Sesegera mungkin Usman membawa Faisal ke rumah sakit terdekat mengingat Faisal yang sudah tak sadar dan mulut penuh busa. Faisal pun ditangani oleh dokter secara itensif dan dirawat selama beberapa hari. Dokter mengatakan Faisal mengalami keracunan obat, dan setelah ditelusuri obat yang diminumnya sudah kadaluarsa. Rumah sakit swasta tersebut tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, Faisal pun belum memilliki JKN – KIS karena terkendala administrasi dan ia hidup sebatang kara. Akhirnya biaya pengobatan harus dipenuhi agar Faisal dapat kembali pulang. Faisal sehari-hari bekerja sebagai tukang antar minum isi ulang, penghasilannya hanya cukup untuk makan sehari – hari dan membayar kontrakan. Kurir Sedekah Rombongan pun akhirnya menyampaikan bantuan untuk membayar biaya rumah sakit dan kebutuhan sehari – hari Faisal selama pemulihan.

Jumlah Bantuan : Rp. 5.000.000,-
Tanggal : 4 Oktober 2017
Kurir : @nurmanmlana @ririn_restu

Faisal mengalami keracunan obat

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1074

Tidak akan berkurang harta yang disedekahkan kecuali ia bertambah, bertambah, bertambah

NOVIA JULIANTI (9, Tumor Pipi). Alamat : Kp. Siluman RT 2/2, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Awal November 2016, Novia terjatuh dari sepeda, ada memar pada bagian bawah mata. Karena dianggap luka memar biasa, pengobatan hanya dilakukan secara tradisional. Namun 2 bulan kemudian memar tersebut berubah menjadi benjolan yang makin membesar hingga sekarang. Setelah dibuatkan kartu jaminan KIS Mandiri, ia dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk menjalani pemeriksaan dan beberapa hari kemudian dokter menyarankan untuk merujuk Novia ke RSCM Jakarta karena harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut dengan peralatan lebih canggih. Mereka kesulitan biaya akomodasi selama menjalani pemeriksaan di RSCM Jakarta. Ayahnya, Pak Sago sudah meninggal beberapa tahun yang lalu, saat ini ia tinggal bersama ibunya, Bu Sati (47) yang bekerja sebagai buruh cuci untuk kebutuhan sehari-hari. Innalillahi wainnaillahirojiun, Novia akhirnya meninggal pada 22 Oktober 2017 di kediamannya. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan lanjutan uang duka untuk membantu pemakaman Novia. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 1057.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 22 Oktober 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana Tuti Anggraeni

Novia menderita tumor pipi

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1073

Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rizki pada siapa yang dikehendaki-Nya diantara hamba-hamba-Nya, dan Allah menyempitkan rizki pada orang yang dikehendaki-Nya.

SUNARTI BINTI ARTAYU (52, Kanker Serviks). Alamat : Krajan II RT 001 RW. 000, Desa Palalangan, Kec. Cermee, Kab. Bondowoso, Prov. Jawa Timur. Sejak 7 bulan yang lalu ibu Sunarti menderita penyakit ini. Gejala awal timbulnya penyakit ini adalah ibu Sunarti mengalami keputihan yang berlebihan dan berbau, karena khawatir dengan kondisi saat itu ibu Sunarti memeriksakan kondisinya ke dua rumah sakit, yaitu ke RSU Koesnadi Bondowoso dan RS. Elizabeth Situbondo. Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan diketahui bahwa Ibu Sunarti mengidap penyakit other benign neoplasm of cervix uteri atau biasa disebut kanker serviks dan mengharuskan ia di rujuk ke RS. Saiful Anwar. Sampai sejauh ini pengobatan yang dilakukan Ibu Sunarti sudah pada tahap 5 kali kemo yang dilakukan di RS. Saiful Anwar Malang. Sebelum bertemu dengan SR, Beliau bersama suaminya, Niman (58) berangkat menggunakan transportasi umum. Namun karena terkendala biaya, pengobatannya sering terlambat. Saat di jenguk kurir Sedekah Rombongan, Suaminya yang pekerjaannya seorang pedagang sesekali meneteskan air mata ketika berbicara tentang perjuangannya saat berada di Malang. Saat ini ibu Sunarti menggunakan fasilitas jaminan kesehatan berupa KIS (Kartu Indonesia Sehat). Sedekah Rombongan merasakan kesulitan mereka, santunan pun kembali disampaikan untuk membantu biaya pengobatan selama di rumah sakit, Biaya Transportasi dan obat-obatan yang tidak masuk dalam tanggungan KIS. Semoga Santunan yang diberikan bermanfaat bagi ibu Sunarti dan Terima Kasih kepada Para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 961.000,-
Tanggal : 28 Oktober 2017
Kurir : @yudhoari @triretno @viandwiprayugo, @lesi

Ibu Sunarti mengidap penyakit other benign neoplasm of cervix uterijj

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1072

Sesungguhnya sedekah seseorang walau hanya sesuap, akan dikembangbiakkan oleh-Nya seperti gunung, maka bersedekahlah.

MISBACHUL MUSTAFID, (26, Patah Tulang Kaki Kiri ) Alamat Dusun Krajan A RT/RW 001/004, Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Tafid begitu pemuda ini sering disapa, adalah seorang buruh harian di kota asalnya Kencong Kabupaten Jember. Tahun 2010, mungkin menjadi hari yang tak bisa dilupakan oleh seorang Tafid, hari itu saat perjalanan pulang ke rumah dari tempat kerjanya Tafid mengalami kecelakaan. Tiba-tiba truk dari arah berlawanan menabraknya, sang sopir langsung melarikan diri. Sementara kondisi Tafid mengalami patah tulang, oleh warga setempat langsung dilarikan ke Puskesmas Kencong untuk mendapatkan penanganan medis. Tak lama dirawat, Puskesmas menyatakan bahwa Tafid harus di rujuk ke RSUD Dr. Soebandi Jember, karena di Puskesmas keterbatasan alat medis. Setelah dirawat di RSUD Dr. Soebandi Jember, Tafid dilakukan operasi pemasangan Pen. dan saat usai operasi pemasangan pen Tafid tidak pernah kontrol sejak operasi pertama karena tidak memiliki biaya dan transportasi. hanya perawatan luka dirumahnya selama 6 tahun, kaki tafid akhirnya membusuk. Orang tua Tafid, Bapak Esi Junaidi (48) bekerja sebagai penjual bantal keliling dengan penghasilan tidak menentu. Sementara sang ibu Tafid, ibu Sumiati (45) terpaksa tidak bekerja karena harus menunggu sang anak dirumahnya. Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Tafid di kediamannya, Tafid hanya terbaring lemas di tempat tidurnya. Tafid memiliki Jaminan kesehatan berupa KIS ( Kartu Indonesia Sehat ). Kurir Sedekah Rombongan segera mengevakuasi Tafid ke Puskesmas lalu meminta rujukan ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk dilakukan pengobatan. Selama dilakukan pengobatan oleh Dokter RSUD Dr. Soebandi Jember Tafid untuk segera di operasi amputasi, karena kaki sebelah kirinya tidak bisa menjamin untuk sembuh. Alhamdulillah, usai amputasi kini kondisi Tafid berangsur membaik, tapi Tafid masih harus menjalani kontrol rutin di Dr. Soebandi Jember. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Tafid, Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Akomodasi pasca operasi dan biaya administrasi. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi Tafid, dan Terima kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Amin. Santunan sebelumnya masuk dirombongan 1059

Jumlah Santunan : Rp. 922.500,-
Tanggal : 22 Oktober 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo @isroil

Tafid mengalami patah tulang kaki kiri

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | 1 Comment

Rombongan 1071

Bukan saja sedekah membuka pintu rezeki seseorang, tetapi bahkan bersedekah juga melipat-gandakan rezeki yang ada pada kita.

TRI WIDODO (30, Patah Tulang Belakang + Lumpuh). Alamat : Dusun Gunung Rawas, RT 57/28, Desa Sentolo, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Bapak Tri Widodo mengalami kecelakaan kerja saat memperbaiki lift. Ia terjatuh dari lantai 4 dengan posisi duduk. Saat itu juga Bapak Tri segera dibawa ke rumah sakit terdekat. Dokter yang memeriksa menyatakan ada gangguan dengan syaraf tulang belakang akibat kecelakaan kerja tersebut. Selain itu, Bapak Tri dinyatakan tidak dapat berjalan kembali. Bapak Tri sudah menjalani operasi di RS Bethesda, Yogyakarta. Setelah menjalani operasi, semestinya Bapak tri tetap menjalani kontrol rutin hingga kondisinya stabil. Tetapi orangtuanya masih terkendala biaya untuk transportasi dan operasional selama pengobatan di rumah sakit. Ayahnya, Tugimin (57) bekerja sebagai petani, sementara ibunya, Pariyem (57) tidak memiliki pekerjaan tetap. Selama dua tahun ini, orangtuanya yang merawat Bapak Tri. Alhamdulillah, selama pengobatan Bapak Tri memanfaatkan fasilitas kesehatan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Tetapi untuk menutupi kebutuhan selama pengobatan, keluarga ini mesti berhutang ke tetangga ataupun saudara. Saat bersilaturahim ke rumahnya, Kurir Sedekah Rombongan pun menyampaikan amanah sedekaholics untuk meringankan beban keluarga ini. Keluarga Bapak Tri sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan. Semoga Bapak Tri segera mendapatkan kesembuhan, Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 26 Oktober 2017
Kurir : @kissherry @Yudan @atinlelyas Endro

Pak tri mengalami gangguan dengan syaraf tulang belakang dan lumpuh

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1070

Bukan saja sedekah membuka pintu rezeki seseorang, tetapi bahkan bersedekah juga melipat-gandakan rezeki yang ada pada kita.

DEVI INDRA ALDIFA (3, Penurunan Daya Tahan Tubuh). Alamat: Desa Candi Mulyo Dusun Mbelik, RT 2/2, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah. Devi adalah putri dari ibu Khomariah (alm). Saat ini, Devi dirawat oleh neneknya karena ibunya sudah meninggal satu bulan yang lalu lantaran terserang penyakit penurunan daya tahan tubuh dan ayahnya tidak diketahui keberadaannya, Ibunya sudah bercerai dari ayahnya sejak Devi di dalam kandungan. Devi terdeteksi penyakitpenurunan Daya Tahan Tubuh sejak satu bulan yang lalu. Pengobatan yang dijalaninya hanya menggunakan obat herbal karena keterbatasan biaya. Beberapa hari terakhir Devi susah makan dan batuk-batuk, hal tersebut membuat neneknya semakin khawatir terhadap kesehatan cucunya (Devi). Meskipun Devi sudah memiliki kartu BPJS, pihak keluarga masih merasa bingung bagaimana langkah untuk penyembuhan Devi, setelah ibunya meninggal sebulan yang lalu karena penyakit penurunan daa tahan tubuh, kini mereka bingung harus bagaimana, karena untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja susah, apalagi kalau ditambah dengan biaya pengobatan dan perawatan rutin, neneknya bingung dengan apa untuk membeli obat dan mencukupi asupan gizi cucu semata wayangnya. Pihak keluarga sangat berharap ada pihak yang bersedia membantu dan mengarahkan upaya untuk membantu kesembuhan Devi. Pada bulan Januari 2017, kurir Sedekah Rombongan Rembang bertemu dengan keluarga Devi, setelah melalui proses pendataan dan klarifikasi, tim kurir memutuskan untuk mendampingi pengobatan Devi sampai bisa sembuh. Kurir Sedekah Rombongan Rembang bertemu dengan keluarga Devi, setelah melalui proses pendataan dan klarifikasi, tim kurir memutuskan untuk mendampingi pengobatan Devi sampai bisa sembuh. Biaya transportasi pengobatan untuk antar jemput ke Semarang sudah ditanggung oleh pihak SR. Selain itu, bantuan juga diberikan untuk membantu biaya hidup selama masa pengobatan. Bantuan sebelumnya masuk dalam rombongan 1059.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 15 Oktober 2017
Kurir : @robbyadiarta @arif pandowo, Khumaidah @akuokawai

Devi menderita penurunan daya tahan tubuh

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1070

Rombongan 1069

Apapun harta yang kalian infakkan maka Allah pasti akan menggantikannya, dan Dia adalah sebaik-baik pemberi rezeki.

TRI MURWANDARI BINTI PONIKUN (43, Kanker Servik). Alamat: Doplang RT 1 / RW 1, Kec. Purworejo, Kab. Purworejo, Prov. Jawa Tengah. Pada awalnya, Bu Tri menstruasi terus-menerus dan juga mengalami keputihan selama tiga minggu berturut-turut. Hanya beberapa hari menstruasinya berhenti namun menstruasinya kembali datang. Beliau sudah mencoba ke bidan untuk mengobati masalah menstruasi yang belum juga selesai serta keputihan yang masih juga dialami Bu Tri. Karena beliau masih belum merasakan perkembangan yang membaik, dilanjutkan berobat ke puskesmas, yang akhirnya beliau diberi surat rujukan oleh puskesmas ke RS Tjitrowardojo. Di RS Tjitrowardojo Bu Tri melakukan pemeriksaan USG, dari pemeriksaan USG ini dokter yang menangani Bu Tri mendiagnosa adanya kista/miom, tetapi hasil USG menunjukkan adanya benjolan yang berada di luar kandungan. Dokter menyarankan kepada Bu Tri untuk melakukan pemeriksaan bioksi, yang hasilnya dapat dilihat pada tanggal 29 Agustus 2017. Sebelum memperoleh hasil pemeriksaan bioksi, Bu Tri menjalani rawat inap di RS Tjitrowardojo pada tanggal 8-15 Agustus 2017 karena kondisi kesehatannya yang menurun dengan HB 3,2, disana beliau sempat diberikan penanganan penambahan darah. Keseharian Bu Tri yang menjadi ibu rumah tangga akhirnya tidak bisa menjalan kegiatan seperti biasanya, karena perawatan kesehatan yang sekarang dijalani. Pak Damaji (44), suami Bu Tri yang sehari-hari bekerja sebagai buruh kerajinan rumah tangga, menjadi kurang fokus dalam bekerja. Selama ini Bu Tri menjalani pengobatan dengan menggunakan BPJS PBI. Anak pertama beliau, Jimy (21), belum bekerja dikarenakan harus mengurus ibunya yang sakit. Selain Jimy, Bu Tri mempunyai dua anak lagi yaitu Fajar (16) dan Ariesta (11). Tanggungan Pak Damaji, suami Bu Tri, menjadi bertambah selain untuk keperluan sehari-hari keluarga, sekarang ditambah untuk akomodasi pendamping Bu Tri ketika berobat. Bantuan sedekaholik yang telah disampaikan kepada Bu Tri oleh kurir-kurir Sedekah Rombongan insya allah bisa meringankan biaya akomodasi Bu Triselama menjalani pengobatan. Dengan kondisi sekarang yang masih terasa nyeri dibagian perut beliau, terkadang juga mengalami pendarahan, menyebabkan kondisi fisik Bu Tri menurun. Insya Allah bantuan sedekaholik mampu mengantarkan Bu Tri memperoleh kesehatan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 12 Oktober 2017
Kurir : @Faturrozaq82 Sudiarto Dwi Emy Yuni Lilis

Bu Tri menderita kanker servik

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1069

Rombongan 1068

Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya.

KHITANAN MASSAL 2000 ANAK DI PAPUA. RS Nur Hidayah Bantul Yogyakarta, melalui Yayasan Nur Hidayah Sehat Mandiri kembali menyelenggarakan khitan massal di daerah pelosok Indonesia. Kali ini acara digelar di beberapa daerah di Papua mulai tanggal 31 Agustus – 5 September 2017. Beberapa daerah tersebut antara lain: Raja Ampat, Fak-fak, Jayapura, Bintuni. Tim RS Nur Hidayah dibagi menjadi empat tim yang ditempatkan di wilayah masing-masing. Untuk target peserta kali ini sama seperti tahun sebelumnya, 2000 orang. Khitan massal merupakan acara sosial kemasyarakatan, sehingga peserta tidak dipungut biaya, bahkan ada bingkisan bagi pesertanya. Terlebih Papua merupakan daerah dengan tingkat kemiskinan yang masig tinggi. Dengan khitan massal yang menyasar, diharapkan banyak masyarakat yang terbantu, baik dari segi kesehatan, agama, maupun budaya. Alhamdulillah, SR bisa turut berpartipasi dalam acara mulia ini. Titipan langit sebesar Rp 15.000.000,00 dapat tersalurkan melalui Yayasan Nur Hidayah Sehat Mandiri untuk membantu kegiatan khitan massal diPapua.

Jumlah Santunan: Rp 15.000.000,-
Tanggal: 24 Agustus 2017
Kurir: @Saptuari @Boyadisakti

Bantuan acara khitanan masal

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1068