Rombongan 1052

Kekuatan dari sedekah begitu ajaib, sehingga akal sehat tak mampu menangkap sebab-akibat dari sedekah.

ANITA AGUSTINA (42, Ginjal). Alamat : Jalan Bintara I No. 29 RT 12/2, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Provinsi Kota Bekasi. Ibu Anita seorang ibu rumah tangga yang mempunyai 3 anak yang masih bersekolah. Sejak bulan November 2016 beliau didiagnosis mengidap penyakit ginjal. Awalnya Bu Anita mengeluhkan sakit dibagian pinggang. Ibu Anita memeriksa ke klinik dekat rumahnya. Merasa sakitnya tak kunjung reda dan malah semakin menjadi, akhirnya beliau memutuskan untuk diperiksakan ke Rumah Sakit Persahabatan dan dirawat selama 9 hari kemudian kembali ke rumah. Setelah seminggu kemudian Bu Anita makin drop dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat yaitu Rumah Sakit Islam Pondok Kopi. Meskipun belum sembuh sempurna, Ibu Anita dan keluarga memutuskan untuk kembali kerumah karena kekurangan biaya. Ibu Anita mempunyai jaminan kesehatan berupa BPJS kelas 2 yang masih mempunyai tunggakan. Suaminya yang bernama ADE ARSUDIN (43) hanya bekerja serabutan yang seringkali sebagai kuli panggul di pasar yang berpenghasilan tidak menentu dan kurang mencukupi untuk keluarga serta membiayai ketiga anaknya yang masih bersekolah. Saat ini Ibu Anita harus cuci darah rutin seminggu dua kali di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi dan seringkali belum bisa menebus obat yang tidak tercover dari BPJS. Atas izin Allah SWT, kurir Sedekah Rombongan kembali menyampaikan santunan lanjutan untuk biaya akomodasi, setalah bantuan sebelumnya masuk di rombongan 1037. Ibu Anita dan suaminya merasa sangat terbantu dengan bantuan yang disampaikan oleh Sedekah Rombongan. Semoga Ibu Anita dapat pulih dan sehat kembali seperti sediakala.

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-.
Tanggal : 25 Agustus 2017
Kurir : @wirawiry @anasaramadhan @nurfahmadini @endangnumik

Bu Anita menderita sakit ginjal

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1051

Sedekah meredakan kemarahan Allah dan menangkal (mengurangi) kepedihan saat maut (Sakratulmaut).

ENAR BINTI RASIM (54, Luka Bakar + Kencing Manis ). Alamat : Dusun Langseb II RT 1/2, Desa Kertaraharja, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Berawal, sekitar bulan Februari yang lalu, Ibu Enar sedang mengambil kupat yang sudah matang dari kukusan, karena kondisi Ibu Enar yang masih mengantuk maka kaki sebelah kanannya menginjak kayu bakar yang masih ada sisa api, akhirnya telapak kakinya terkelupas karena terbakar. kemudian Beliau di bawa ke Puskesmas terdekat dan setelah diberikan tindakan pengobatan Ibu Enar di bolehkan pulang. Setelahnya Ibu Enar tidak memeriksakan lukanya kemana pun hanya di obati dengan menggunakan obat salep tanpa resep dokter. Kondisi luka dikakinya semakin memburuk dan di periksakan kembali ke Puskesmas. Bu Enar kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang. Setelah dilakukan pemeriksaan pada kakinya, Dokter menyarankan untuk melakukan tindakan operasi membersihkan lukanya yang dalam, melalui pemeriksaan menyeluruh juga diketahui bahwa Bu Enar juga mengidap Diabetes (Kencing Manis). Pada 2 Mei lalu, Alhamdulillah operasi Bu Enar berjalan dengan lancar, beliau pun telah menjalani kontrol pasca operasinya. Jaminan Kesehatan yang dimiliki Ibu Enar adalah JKN-KIS Mandiri Kelas III. Selama sakitnya Ibu Enar yang seorang pembuat kupat dan leupeut tidak lagi dapat bekerja, suaminya Bapak Zaenudin (70) yang bekerja sebagai tukang Ojek dirasa tidak mampu untuk membayar iuran rutin BPJS dan biaya selama berobat ke RSUD Kabupaten Karawang. Bantuan lanjutan kembali disampaikan untuk membayar iuran BPJS dan biaya transport selama beliau dirawat. Bantuan sebelumnya masuk dalam Rombongan 1044. Semoga Ibu Enar bisa kembali sehat dan bisa beraktifitas kembali seperti sedia kala. Aamiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 750.000,-
Tanggal : 5 Mei 2017
Kurir : @ddsyaefudin @zerinabanu @kosasihsidik @etydewi2

Bu Enar mengalami luka bakar dan mengidap diabetes

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1050

Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sedekah.

M SHODIQIN, (17, Syaraf Terjepit) Alamat Dusun Mangar RT/RW 017/005, Desa Pendil, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Shodiqin biasa ia panggil. tahun 2012 saat bermain bola jatuh terpelanting dan bahunya membentur tanah dengan keras. tidak ada tindakan medis, yang dilakukan hanya dibawa ke tukang urut biasa. setahun kemudian mulai terlihat akibat jatuh itu dengan tidak berfungsi normal tangan dan kaki sebelah kanan. berjalan diseret tangan juga kaku susah dibuka. sebulan belakangan bertambah lagi sakitnya Shodiqin merasakan ngilu luar biasa dari tangan sampai kaki. dibawalah ke RS Waluyo Jati untuk dilakukan Rontgen dan hasilnya dijelaskan seperti di gambar hasil Rontgen. dokter menyarankan agar melanjutkan pengobatan di rujuk ke RSUD Dr. Soebandi Jember untuk pengobatan lebih lanjut. Karena keluarga Shodiqin berasal dari keluarga tidak mampu / dhuafa pengobatan tidak dilanjutkan. Selang satu minggu Alhamdulillah Kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan adik Shodiqin di tempat tinggal beliau yang terbaring lemas. Dan saat ini adik Shodiqin sudah menjadi pasien dampingan Sedekah Rombongan. Pengobatan mulai dilakukan di RSUD Dr. Soebandi Jember. alhamdulillah tanggal 10 Agustus 2017 Shodiqin menjalani tindakan Operasi. Dan saat ini hanya menjalankan Kontrol rutin seminggu sekali untuk melihat perkembangan adik Shodiqin. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu Shodiqin, Santunan yang diberikan dipergunakan untuk Akomodasi pasca Operasi dan Santunan. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi adik Shodiqin dan dapat kembali sembuh seperti diakala, Amin.

Jumlah Santunan : Rp. 774.000,-
Tanggal : 29 Agustus 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Shodiqin menderita syaraf terjepit

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1049

Sedekah akan membuka pintu rezeki dari arah yang tidak anda sangka-sangka sebelumnya.

ABDUL MAJID (52, Lumpuh Pasca Operasi Hernia). Alamat : Jl. Darma Gg. II No. 5, RT 3/5, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Provinsi Jawa Timur. Pak Majid biasa beliau disapa, adalah pria paruh baya yang mengalami sakit Hernia pada tahun 2016. Beliau mengetahui penyakit tersebut setelah berkonsultasi dengan dokter umum dan dokter menyatakan bahwa harus dilakukan tindakan operasi. Setelah dilakukan tindakan operasi, beliau mengalami keluhan seperti kehilangan kekuatan pada anggota tubuhnya. Untuk menggerakkan tangan kanan, bahkan untuk menggenggam benda beliau tidak bisa. Hal ini terus terjadi perlahan-lahan, tangan kanan berlanjut pada tangan kiri, bahkan kedua kaki yang sulit digerakkan. Hingga akhirnya, beliau benar-benar tidak bisa melakukan aktifitas apapun. Sang istri, Sutantinah (49), seorang ibu rumah tangga harus membantu suaminya untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Untuk berdiri atau berjalan, sampai sekarang beliau harus dibantu dengan cara di bopong oleh sang istri. Dari awal gejala tersebut, beliau sudah melakukan pemeriksaan di laboratorium untuk mengetahui penyebabnya, namun hasil laboratorium menunjukkan bahwa keadaan beliau normal. Kemudian dari dokter spesialis saraf, beliau sudah mendapat rujukan untuk melakukan tes lebih lanjut yaitu tes MRI ke RSUD. Dr Soetomo Surabaya. Beliau belum bisa melakukan tes tersebut dikarenakan tidak adanya biaya untuk PP Pamekasan-Surabaya, dan biaya selama perawatan atau bekal hidup di Surabaya. Beliau juga masih memiliki tanggungan 3 orang anak yang masih bersekolah, diantaranya kuliah, SMA, dan SMP. Dengan keadaan beliau, sampai saat ini sudah tidak bisa lagi bekerja. Beliau adalah seorang wiraswasta, dan sejak beliau sakit sang istri yang membantu perekonomian keluarga dengan menjual kue basah yang dititipkan untuk dijualkan. Beliau menggunakan jaminan kesehatan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk pengobatannya selama ini. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan beliau dan santunan berupa uang saku untuk pembelian obat lanjutan pun diberikan.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.0000,-
Tanggal : 6 Juni 2017
Kurir : @vanmadura @estianti01 @ghirahrizky

Pak Majid lumpuh pasca operasi hernia

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1048

Bersedekahlah, maka doa mereka akan membawa kebahagiaan kepada anda.

MTSR BEKASI (B 1349 SZM, Biaya Oprasional). Sejak bulan November tahun 2014, Sedekah Rombongan Bekasi dipercaya untuk meningkatkan pengkhidmatan kepada saudara kita yang sakit dan tidak mampu ke Rumah Sakit melalui pelayanan Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR). Menghadapi medan Kabupaten dan Kotamadya Bekasi, tentu saja MTSR Bekasi harus tampil prima. Sampai saat ini keberadaan MTSR sangat dirasakan manfaatnya, baik oleh pasien dampingan #SR maupun warga dhuafa lainnya yang membutuhkan. Begitu tingginya intensitas penggunaan MTSR Bekasi. Biaya operasional kali ini meliputi biaya operasional September 2017. Inshya Allah, MTSR Bekasi akan semakin dirasakan manfaatnya, khususnya oleh warga dhuafa di wilayah Bekasi dan pasien miskin dari wilayah lain di Jawa Barat. Pembiayaan sebelumnya masuk di Rombongan 1041.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.500.000,-
Tanggal : 4 September 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana Muhammad Amin

Biaya operasional

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1047

Bukan saja sedekah membuka pintu rezeki seseorang, tetapi bahkan bersedekah juga melipat-gandakan rezeki yang ada pada kita.

FATINA HUMAIROH (1, Pneumonia dan gagal jantung). Alamat Mastrip 39 Rt.012/Rw.003 Desa Sukowiryo, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Fatina, biasa ia dipanggil adalah seorang bayi mungil yang selama satu bulan yang lalu menderita penyakit ini. Fatina telah melakukan pemeriksaan ke RS Bhayangkara Bondowoso, diketahui bahwa Fatina mengidap penyakit Pneumonia dan gagal jantung. Saat ini kondisi Fatina yaitu sesak dan BABnya cair. Ayah Fatina, Saiful Bahri (32) dan ibunya, Humairah bin thalib (32) selalu mengungkapkan kesedihan saat dijenguk Kurir Sedekah Rombongan. Saat ini Fatina menggunakan fasilitas jaminan kesehatan berupa KIS (Kartu Indonesia Sehat). Saiful yang selama ini pekerjaannya serabutan sangat kesulitan untuk membiayai pengobatan Fatina. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan mereka, santunan pun disampaikan untuk membantu biaya pengobatan selama di rumah sakit dan obat-obatan yang tidak masuk dalam tanggungan KIS. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi adik Fatina dan dapat segera sembuh. Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic. Amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.489.300,-
Tanggal : 28 Agustus 2017
Kurir : @muntiara @yudhoari @viandwiprayugo

Fatina mengidap penyakit Pneumonia dan gagal jantung

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1046

Sedekah menjadikan diri anda lebih pantas untuk menerima rezeki yang lebih besar.

ENDANG SUGIARTI ( 59, Acites ). Alamat : Purwosari, RT 2/2, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah. Sekitar bulan Juli 2016, perut Bu Endang tiba-tiba mulai membesar, semakin membesar dan mengeras setiap harinya. Lalu Bu Endang memeriksakan diri ke rumah sakit, namun dokter belum bisa mendiagnosa penyakitnya. Lalu keluarga membawa Bu Endang ke pengobatan alternatif, namun tidak ada perubahan, justru perut Bu Endang semakin membesar, nafsu makan menghilang, tidur pun tidak nyenyak karena perutnya yang semakin membesar. Sejak Oktober 2016 atas ijin Allah kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga Bu Endang dan sepakat untuk mendampingi proses pengobatan Bu Endang. Mulai bulan Oktober Bu Endang telah beberapa kali melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus namun dokter belum juga ditemukan apa sakit sebenarnya. Sampai saat ini diagnosa dokter Bu Endang mengalami Acites (adanya cairan di perut). Semua biaya untuk pemeriksaan dan operasi telah dicover fasilitas KIS-PBI Kelas III yang dimiliki Bu Endang. Namun, adapun kendala yang dihadapi Bu Endang adalah biaya akomodasi untuk kontrol ke rumah sakit karena Bu Endang seorang janda, dimana penghasilannya hanya dari usahanya warung klontong di rumahnya. Saat ini beliau tinggal bersama anak lelakinya Ahmad Bunyamin (24), dan sesekali di jenguk oleh anak-anaknya. Sebenarnya bu Endang memiliki 4 anak lain, 3 anak perempuan sudah berumah tangga sendiri, dan anak bungsu ikut salah satu kakaknya yg sudah berumah tangga itu. Pada bulan Januari 2017 Bu Endang di rujuk ke RSUP Dr Kariyadi Semarang, untuk penanganan lebih lanjut, beberapa kalu kontrol dan pada bulan Februari 2017 sempat ranap inap di RSUP Dr Kariyadi beberapa hari untuk pengambilan cairan dari perut bu Endang agar bisa di laboratorium apakah ganas atau tidak penyakitnya. Dan pada Bulan Maret 2017 bu Endang kembali ranap inap di RSUP Dr Kariyadi karena perutnya semakin membesar, sudah bernafas dan kakinya bengkak. Tanggal 13 Maret 2017 telah dilakukan tindakan laparaskopi, cairan di perut bu Endang diambil, lalu terlihat 3 benjolan di perut bu Endang. Tindakan selanjutnya akan dilakukan usg dan rontgen untuk menentukan keadaan terbaru diderita Bu Endang. Hasil terakhir Bu Endang sudah terkena komplikasi dimana paru-paru mengecil,fungsi organ lainnya yang menurun. Pada tanggal 21 April 2017 Allah berkehendak lain Bu endang meninggal dunia. Santunan disampaikan untuk membantu biaya biaya pemakaman dan lain lain. Santunan sebelumnya sudah pernah diberikan dan terdapat dalam rombongan 1035.

Jumlah Bantuan : Rp.1.000.000,-
Tanggal : 21 April 2017
Kurir : @robbyadiarta @Lucie_augustin Ahmad Arim Muttaqin @akuokawai

Bu Endang mengalami Acites

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1045

Sedekah akan membuka pintu rezeki dari arah yang tidak anda sangka-sangka sebelumnya.

KARTINI BINTI ACANG (29, Intra Abdominal and Pelvic Swelling Mass and Lump). Alamat : Dusun Pangkalan, RT 9/3, Desa Gempolkarya, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Ibu Kartini seorang ibu beranak satu, sejak satu bulan belakangan selalu merasakan sakit pada perut bagian bawah, mual, pusing dan susah buang air besar disertai keluarnya darah. Melihat kondisinya Bu Kartini berobat ke Puskesmas Tirtajaya Kabupaten Karawang hingga akhirnya beliau di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang. Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut diketahui Ibu Kartini menderita penyakit Intra Abdominal and Pelvic Swelling Mass and Lump atau dalam bahasa umum dikenal dengan Tumor didalam rongga perut. Pak Ojo (35) yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli disawah, ikut mengurus anaknya Rohman (11) selama istrinya sakit. Beliau menggunakan Jaminan Kesehatan Karawang Sehat dalam upaya pengobatan istrinya. Namun Pak Ojo masih menghadapi masalah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya selama pengobatan istrinya. Saat ini Ibu Kartini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Rumah Sakit Umum Pusat ( RSUP ) Hasan Sadikin Bandung. Alhamdulillah bantuan dari Sedekah Rombongan kembali disampaikan untuk keperluan biaya selama menjalani pemeriksaan di RSUP Hasan Sadikin Bandung. Bantuan sebelumnya dari Sedekah Rombongan tercatat di Rombongan 975. Semoga Alloh meridhoi usaha Ibu Kartini dalam berupaya memulihkan kesehatannya. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 16 April 2017
Kurir : @ddsyaefudin@zerinabanu kosasihsidik@giantosu

Ibu Kartini menderita penyakit Intra Abdominal and Pelvic Swelling Mass and Lump

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1044

Bukan saja sedekah membuka pintu rezeki seseorang, tetapi bahkan bersedekah juga melipat-gandakan rezeki yang ada pada kita.

SITI HANA KUMALASARI (24, Tumor Tulang GCT). Alamat : Kp. Terahan, RT 1/1, Ds. Sukasari, Kec. Tunjungteja, Kab. Serang, Prov. Banten. Hana mengidap tumor tulang sejak berusia 17 tahun. Awalnya ada benjolan kecil di kakinya, namun lama – kelamaan semakin membesar. Hana akhirnya dibawa ke rumah sakit terdekat, setelah dilakukan pemeriksaan dokter mendiagnosis ia mengalami GCT (Giant Cell Tumor) atau tumor jinak yang menghancurkan tulang. Pada tahun 2013, Hana menjalani operasi di kakinya yang membuat sebagian dagingnya harus diangkat. Tak lama kemudian kakinya mengecil dan bengkok sehingga ia tidak bisa berjalan dengan normal dan harus menggunakan tongkat. Setelah beberapa bulan rutin menjalani rawat jalan, Hana kini tak pernah lagi berobat karena ketiadaan biaya transportasi meski ia telah memiliki JKN – KIS kela III. Jarak yang cukup jauh dari rumah ke RSCM Jakarta membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sakit yang dialami Hana kini kambuh lagi, kakinya mulai membesar, namun ia hanya bisa pasrah terbaring di rumah tanpa berobat. Suaminya, Irwansyah (35), hanya bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari – hari. Melihat kondisi yang dihadapi Hana, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan awal untuk biaya transportasi berobat ke RSCM. Semoga Hana segera tertangani dan pulih seperti sediakala, amin.

Jumlah Bantuan : Rp750.000,-
Tanggal : 31 Juli 2017
Kurir : @nurmanmlana @endangmplus @pratama_catu Emay @ririn-restu

Hana mengidap tumor tulang

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1043

Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api“

MUHAMMAD FUAD ARIF RACHMAN (30, Tuberculosis Tulang Belakang). Alamat: Jalan H. Syukur, RT 19/9, Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Januari 2017 lalu, bapak Fuad mulai sering merasakan sakit di tubuhnya. Bapak Fuad selalu merasa lemah dan mudah lelah bila duduk terlalu lama. Pada akhirnya beliau memeriksakan diri ke Puskesmas Sedati Sidaorjo. Karena keterbatasan peralatan di Puskesmas, bapak Fuad dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr. Ramelan Surabaya untuk mendapatkan pemeriksaan yang lebih lengkap. Berdasarkan hasil pemeriksaan, bapak Fuad didiagnosa menderita Tuberculosis (TBC) Paru-paru dan sudah menjalar ke tulang belakang sehingga didiagnosa pula menderita Tuberculosis Tulang Belakang. Bapak Fuad sempat mendapatkan pengobatan dan rawat inap di RSAL Dr. Ramelan Surabaya selama sepuluh hari. Pada saat dirujuk di RSAL Dr. Ramelan Surabaya, bapak Fuad mendapatkan bantuan sumbangan dari masyarakat sekitar. Alhasil, bapak Fuad dinyatakan sembuh dari TBC Paru-paru. Untuk TBC Tulang Belakang, bapak Fuad memerlukan tindakan operasi. Sambil menunggu penjadwalan operasi, beliau mendapatkan 13 resep obat. Namun bapak Fuad hanya mampu menebus dua diantaranya. Kondisi bapak Fuad saat ini sangat lemah dan sebagian tubunya sudah lumpuh. Beliau terbaring di tempat tidur dan terpasang kateter. Sebelum sakit, bapak Fuad bekerja sebagai seorang teknisi. Sedangkan istri beliau, Emi Riwayati (25) bekerja pada hari Sabtu dan Minggu saja karena menggantikan orang sebagai buruh. Mereka memiliki satu anak dan tinggal di rumah kecil. Rumah tersebut merupakan rumah peninggalan orang tua bapak Fuad. Karena bapak Fuad sudah tidak bekerja lagi, keluarga tidak memiliki sumber penghasilan yang tetap untuk biaya hidup sehari-hari. Selama pengobatan, bapak Fuad menggunakan fasilitias jaminan kesehatan berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS). Walaupun demikian, keluarga masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan biaya obat-obatan di luar fasilitas KIS. Mendengar kisah bapak Fuad, Sedekah Rombongan terpanggil untuk membantu beliau. Sedekah Rombongan menyalurkan bantuan dari para sedekaholic kepada bapak Fuad. Bantuan telah diberikan dan digunakan sebagai biaya pengobatan di luar KIS. Bantuan sebelumnya tercatat pada rombongan 1025.

Jumlah Bantuan : Rp. 806.000,-
Tanggal : 21 Juli 2017
Kurir : @Wahyu_CSD @MasKhus1027 Sunarmi @EArynta

Bapak Fuad didiagnosa menderita Tuberculosis

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1043