Rombongan 1038

Bersedekah akan membawa begitu banyak kebaikan. Harta yang meningkat, kebahagiaan yang bertambah, ketenangan, kepuasan.

NURHAYATI BINTI NURHADI (32, Kanker Payudara + Tumor Tulang Belakang). Alamat : Giwangan UH 7/66, RT 8/3, Yogyakarta. Bu Nurhayati telah berjuang melawan kanker payudara dan tumor tulang belakang selama beberapa tahun terakhir. Setahun yang lalu kondisinya sudah membaik tetapi kondisinya bisa menurun dalam waktu singkat. Sebelumnya pada saat kondisinya membaik, saat menjalani kontrol rutin dokter mengatakan tidak apa-apa. Namun pada saat kondisi Nurhayati memburuk, dokter menyarankan Bu Nurhayati harus menjalani kemoterapi kembali. Sayangnya, Bu Nurhayati tidak segera menjalani kemoterapi seperti disarankan oleh dokter. Keadaan Bu Nurhayati pun semakin lemah. Pihak keluarga segera membawanya ke rumah sakit terdekat. Setelah menjalani pemeriksaan ternyata kanker yang ia derita telah mencapai stadium 4 dan sudah menjalar kemana-mana (metastase). Terakhir, Bu Nurhayati rawat inap di rumah sakit hingga meninggal dunia. Bu Nurhayati meninggalkan orangtuanya, Nurhadi (73) dan Noktrimah (58), juga suami dan seorang anak perempuan. Sedekah Rombongan pun menyalurkan santunan duka untuk meringankan beban keluarga. Keluarga Bu Nurhayati sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan. Semoga keluarga Bu Nurhayati yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan yang besar dalam menjalaninya. Santunan sebelumnya sudah pernah diberikan dan terdapat dalam rombongan 978.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 15 Juli 2017
Kurir : @kissherry @atinlelyas @rofiq_silver @satyaluke

Bu Nurhayati menderita kanker payudara dan tumor tulang belakang

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1037

Bersedekahlah, maka doa mereka akan membawa kebahagiaan kepada anda.

ABDUL RAZAK (4, Down Syndrome + Atresia Ani). Alamat : Jalan Muhajirin, RT 4, Desa Bukit Harapan, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Abdul Razak lahir dengan kelainan bawaan down syndrome dan tidak memiliki lubang anus. Abdul Razak sudah pernah menjalani operasi pembuatan lubang anus buatan. Abdul Razak yang kini berusia 4 tahun sering mengalami sakit yang berhubungan dengan pencernaannya. Ia sering mengalami BAB cair, sulit buang angin hingga menyebabkan kembung. Abdul Razak saat ini mengeluhkan tumbuh benjolan merah di lubang anusnya. Abdul Razak seharusnya rutin kontrol kesehatan di RSUD Nunukan pasca menjalani operasi, namun karena besarnya biaya transportasi keluarganya urung membawanya ke rumah sakit. Abdul Razak memiliki 10 saudara, empat orang kakaknya sudah menikah dan tinggal di luar Pulau Sebatik, namun kondisi ekonominya juga dalam kesusahan sehingga tidak pernah membantu perekonomian keluarga. Ayah Abdul Razak, Bahrun (47), sering mengalami sakit pinggang, ia tidak dapat bekerja dengan maksimal sebagai petani sehingga pendapatannya berkurang. Ibu Abdul Razak, Juslina (47), hanya seorang ibu rumah tangga. Sebelum adanya JKN – KIS, orang tua Abdul Razak telah menghabiskan puluhan juta rupiah untuk pengobatan Abdul Razak. Alhamdulillah kini Abdul Razak telah memiliki JKN – KIS PBI dan sudah mulai kontrol rutin ke Puskesmas. Kurir Sedekah Rombongan menjenguk Abdul Razak yang sedang dirawat di Puskesmas Aji Kuning. Abdul Razak mengalami BAB cair, tidak nafsu makan dan kondisinya terus melemah. Ia disarankan untuk berobat ke RSUD Nunukan, namun biaya transportasi yang dibutuhkan sangat besar karena harus menyewa speedboat untuk menyebrang. Kurir Sedekah Rombongan merasakan kesulitan Keluarga Abdul Razak, santunan disampaikan untuk biaya akomodasi dan transportasi berobat ke RSUD Nunukan.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000.-
Tanggal : 25 Juli 2017
Kurir : @arfanesia @rintawulandari @ririn_restu

Rozak lahir dengan kelainan bawaan down syndrome dan tidak memiliki lubang anus

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1036

Hai anak Adam, infaklah (nafkahkanlah hartamu), niscaya Aku memberikan nafkah kepadamu.

EKA WIDYASTUTIK, (15, Tidak memiliki Lubang Anus) Alamat Jl. Kepodang Lingk. Krajan RT/RW 002/013, Desa Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Adik Eka didagnosis dokter Dr. Soebandi Jember yang tidak memiliki lubang anus atau bahasa medisnya atresia ani. Kondisi Adik Eka diketahui bahwa saat membuang air besar melewati lubang vagina. Adik Eka sering mengalami demam yang membuat kondisinya semakin memburuk. Adik Eka tidak segera dilarikan ke bidan setempat karena tidak memiliki biaya untuk pengobatan ankanya. Kurir Sedekah Rombongan mendengar kabar dari warga sekitar bahwa adik Eka Widyastutik memerlukan dampingan karena dari keluarga kurang mampu / Dhuafa. Karena adik Eka tidak memiliki jaminan apapun akhirnya Kurir Sedekah Rombongan mengurus Jaminan kesehatan berupa JKN – KIS NON PBI Kelas III. setelah Jaminan kesehatan berupa JKN – KIS NON PBI Kelas III adik Eka diperiksakan ke Puskesmas setempat lalu dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember untuk menjalani operasi. Dokter mengatakan Adik Eka harus menjalani tiga kali operasi. Operasi pertama dilakukan untuk pembuatan lubang kolostomi di perut, dan ada operasi tahan selanjutnya untuk. operasi kedua adalah pembuatan lubang dubur dan ketiga penyambungan saluran pembuangan ke lubang dubur yang baru. Alhamdulillah selesai menjalani operasi petama sudah selesai, menunggu tahapan operasi selanjutnya. kondisi adik Eka ini semakin membaik. Bapak Siswanto (29) bekerja sebagai buruh tani yang penghasilannya tidak menentu yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari bagi keluarganya, sedangkan ibunya, Wati Widiyanti (32), ibu rumah tangga. Saat ini adik Eka hanya menjalankan Kontrol rutin dan menunggu tahapan operasi selanjutnya. Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan titipan para Sedekaholics untuk membantu adik Eka, Santunan yang diberikan di pergunakan untuk pembayaran Iuran BPJS, Akomodasi dan Transportasi. Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi adik Eka dan dapat segera sembuh. Terima Kasih kepada para Sedekaholics yang telah berbagi untuk sesama, semoga Allah membalas niat baik para Sedekaholic.

Jumlah Santunan : Rp. 612.000,-
Tanggal : 19 Juli 2017
Kurir : @yudhoari @viandwiprayugo

Eka didagnosis atresia ani

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1035

Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sedekah.

ALIM BIN NISAM (55, TB Paru). Alamat : Kp. Bojongkoneng RT 1/2, Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Berawal sekitar 3 bulan yang lalu, Pak Alim merasakan badannya demam dan panas tinggi yang disertai batuk dan muntah darah. Saat itu juga Pak Alim dilarikan ke RS. Medirossa berbekal kartu jaminan KIS PBI. Setelah menjalani pemeriksaan, Pak Alim dinyatakan mengidap TB Paru dan menjalani perawatan selama 1 minggu. Saat ini ia harus menjalani kontrol rutin ke rumah sakit dan belum bisa bekerja untuk menafkahi keluarganya. Pak Alim yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek, sangat kesulitan untuk biaya akomodasi selama menjalani kontrol di rumah sakit. Sedangkan istrinya, Ibu Tati (46) hanya ibu rumah tangga. Saat ini Pak Alim dirujuk ke RS Persahabatan Jakarta untuk menjalani pemeriksaan. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan lanjutan untuk membantu biaya akomodasi selama Pak Alim menjalani pengobatan di RS Persahabatan Jakarta. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 1002.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 1 Agustus 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana

Pak Alim dinyatakan mengidap TB paru

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | 1 Comment

Rombongan 1034

Orang yang rajin bersedekah adalah perpanjangan tangan dari tuhan yang maha pemberi rezeki. Maka wajarlah jika ia juga memiliki rezeki yang melimpah.

TINI BINTI NGATMAN ( 57, Tumor Mata). Alamat : Dsn. Bulu, RT 003/006, Ds. Jendi, Kec. Selogiri, Kab. Wonogiri, Prov. Jawa Tengah. Ibu Tini yang saat ini tinggal berdua saja dengan suaminya Pak Sugiyanto beberapa bulan terakhir ini mengeluh sakit di mata sebelah kanan atas. Awalnya hanya merasakan gatal dan perih seperti terkena iritasi saja. Dan sempat dihiraukan saja karena terkadang sakit itu hilang dengan sendirinya. Akan tetapi lama- kelamaan sakit itu sering kambuh dan baru sembuh dalam waktu yang lebih lama. Hingga akhirnya mata semakin perih dan tak kunjung sembuh. Atas saran beberapa tetangganya, Ibu Tini diminta memeriksakan matanya ke Dokter specialis mata. Oleh dokter specialis mata Ibu Tini disarankan untuk melanjudkan pemeriksaan ke RSUD Wonogiri. Ternyata diketahui ada benjolan semacam tumor kecil didalam mata sebelah kanan atas. Karena sering di ucek akhirnya terjadi luka yang mengakibatkan infeksi. Berhubung tak memiliki kartu jaminan kesehatan apapun, terpaksa semua biaya dicover secara umum. Kondisi keterbatasan ekonomi membuat Ibu Tini tak bisa melanjutkan pengobatan yang berakibat semakin parah infeksi yang dideritanya. Ibu Tini dan suaminya ini memang tergolong keluarga yang tak mampu. Untuk mencukupi kehidupan sehari-hari mereka bekerja serabutan sebagai buruh tani. Akibat sakit yang diderita ini juga membuat Ibu Tini tak lagi bekerja. Akhirnya beberapa tetangganya menghubungi salah seorang kurir #SRWonogiri untuk meminta bantuan. Tim segera bergerak melakukan survey dan memutuskan membantu Ibu Tini. Langkah pertama segera dibuatkan BPJS kelas 3. Setelah BPJS bisa digunakan Ibu Tini segera dibawa ke RSUD untuk melanjudkan pengobatan yang sempat tertunda. Kini Ibu Tini jadi pasien dampingan #SRWonogiri. Selama sebulan menjalani perawatan untuk mengobati infeksi dimata, akhirnya infeksi dinyatakan sembuh dan tim dokter memutuskan untuk dilakukan tindakan operasi. Setelah jalani operasi dan disarankan menggunakan kacamata, bulan ini Bu Tini harus tetap jalani chek up ke RS untuk memantau perkembangan matanya.
Berkat bantuan para sedekaholic Ibu Tini dapat melanjudkan pengobatan, serta menjalani operasi di matanya serta membeli kacamata. Semoga saja Bu Tini bisa segera menjemput kesembuhan dan dapat beraktivitas seperti sedia kala.

Bantuan : Rp. 850.000,-
Tanggal : 28 Juli 2017
Kurir : @Mawan,@Nonis,@Maria

Bu Tini menderita tumor mata

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1033

Bukan saja sedekah membuka pintu rezeki seseorang, tetapi bahkan bersedekah juga melipat-gandakan rezeki yang ada pada kita.

SARMI BINTI KASAN SARJU (80, Stroke + sebatangkara). Alamat : RT 02/02 Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Mbah Sarmi adalah seorang nenek tua yang mengalami stroke dan hidup sendiri di rumahnya. Suaminya sudah lama meninggal. Anak laki-lakinya juga sudah meninggal beberapa tahun yang lalu karena mengalami kecelakaan. Selama ini mbah Sarmi hidup dari belas kasihan tetangga nya dan ada salah satu keponakan yang rumah nya berdekatan masih mau perduli dan mengantar makanan pada mbah Sarmi hampir setiap hari. Mbah Sarmi juga tidak pernah berobat karena selain tidak ada biaya juga tidak ada yang mendampingi. Saat kurir #SRmagetan datang ke rumah nya, mbah Sarmi hanya bisa berbaring di kasur, kondisi nya lusuh, kotor dan bau karena memang jarang dibersihkan. Informasi tentang mbah Sarmi diperoleh dari penduduk sekitar yang perduli dengan nasib mbah Sarmi. Santunan lepas titipan para Sedekaholic sebesar Rp. 1.000.000 telah disampaikan dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Mbah Sarmi sangat terharu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah disampaikan. Semoga menjadi berkah untuk semua pihak. Amin

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Tanggal : 26 Juli 2017
Kurir : @MawanHananto @ErvinSurvive @Sugino

Mbah sarmi menderita stroke + sebatangkara

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1033

Rombongan 1032

Orang yang rajin bersedekah adalah perpanjangan tangan dari tuhan yang maha pemberi rezeki. Maka wajarlah jika ia juga memiliki rezeki yang melimpah.

MTSR 1 MAGETAN (AE 8066 NE, Biaya Operasional Juli 2017). Mobil APV tahun 2008 dengan nomor polisi AE 8066 NE. adalah sebuah mobil yang berfungsi sebagai MTSR Magetan dengan interior ambulance standart untuk membantu pergerakan Sedekah Rombongan Magetan sejak 19 April 2015 yang lalu. Survei, mengantar santunan dan mengantar juga menjemput pasien dampingan Sedekah Rombongan Magetan untuk menjemput kesembuhan ke berbagai rumah sakit setempat dan rumah sakit rujukan di luar kota Magetan seperti Surabaya, Malang, Solo dan Jogja juga kota lain adalah tugas utama MTSR tersebut. Medan yang sangat berat di lereng Gunung Lawu dan jarak tempuh yang sangat sering dengan tujuan luar kota mengharuskan para Kurir selalu melakukan pemeriksaan kondisi terutama pada fungsi pengereman MTSR agar tetap prima. Adapun biaya Operasional bulan Juli 2017 sebesar Rp 2.265.000 di gunakan untuk pembelian BBM dan servis kaki-kaki. Semoga dengan bantuan dari Sedekaholic MTSR Magetan dapat terus membantu pasien untuk menjemput kesembuhan ke rumah sakit. Sebelumnya laporan keuangan MTSR AE 8066 NE masuk pada rombongan 1030.

Jumlah Bantuan : Rp 2.265.000
Tanggal : 1 Agustus 2017
Kurir : @MawanHananto @ErvinSurvive @Allcrew

Biaya operasional Juli 2017

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1032

Rombongan 1031

Sedekah membuat anda lebih pantas untuk mendapatkan kebaikan yang jauh lebih besar.

FARIDA BIN MOHAMMAD (45, Parkinson). Alamat : Dusun Somalang, RT 6/8, Desa Batu Ampar, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep Madura, Provinsi Jawa Timur. Awal mulanya ibu Farida merasakan sekujur tubuh mengalami gatal-gatal dan tubuh gemetaran. Karena tidak kunjung sembuh, setelah satu tahun kemudian pihak keluarga membawa Bu Farida periksa ke dokter. Setelah diperiksa dan hasilnya Bu Farida mengalami gangguan saraf (Parkinson). Bu Farida diberikan lima macam obat, setelah obat habis maka Bu Farida diharuskan untuk kontrol kembali. Karena kondisi keuangan yang tidak menentu, beliau tidak teratur dalam waktu kontrol ke dokter. Saat ini Bu Farida juga mengalami sakit di jari-jari tangannya, terdapat luka bengkak dan bernanah yang telah beliau alami selama empat bulan. Bantuan yang disalurkan Sedekah Rombongan dipergunakan untuk periksa ke dokter spesialis kulit. Semoga keadaan Bu Farida membaik. Terimakasih Sedekaholic yang telah membantu Bu Farida untuk bisa kembali berobat.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 13 Juni 2017
Kurir : @vanmadura Syamsuri @hafnirosania

Bu Farida mengalami gangguan saraf parkinson

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1031

Rombongan 1030

Sedekah dikatakan ajaib karena uang yang anda sedekahkan selalu kembali melalui jalan yang tak anda sangka-sangka.

MISI BINTI MININ (63, Tumor Abdomen). Alamat : Kp. Babakan, RT 2/3, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Awal mulanya Ibu Misi mengalami bengkak pada kakinya namun tidak disertai rasa sakit. Ibu Misi akhirnya berobat ke klinik terdekat dan menurut dokter yang dialaminya karena darah tingginya naik. Seminggu setelah itu, Ibu Misi mulai merasakan nyeri di belakang tubuhnya disertai sulit buang air. Kemudian Ibu Misi kembali berobat ke klinik yang berbeda namun tidak ada perubahan hingga seminggu setelahnya. Akhirnya Ibu Misi diurut namun tetap saja tidak ada perubahan. Kondisi itu membuat Ibu Misi tidak bisa tidur hampir setiap malam. Akhirnya anak Ibu Misi, Usman, membawanya berobat ke klinik kembali pada pukul 23.00 WIB. Ibu Misi disarankan untuk dibawa ke rumah sakit agar bisa menjalani pemeriksaan USG atau CT – Scan. Menurut dokter di bagian perut bawah Ibu Misi agak keras khawatir ada benjolan. Ibu Misi yang biasa berjualan nasi uduk ini memang pekerja keras, demi mencari sesuap nasi ia berdagang setiap hari. Tiga hari setelah berobat ke klinik, terlihat ada benjolan di bawah perut Ibu Misi. Usman yang memang tinggal bersama ibunya kaget dan langsung membawanya ke Puskesmas. Tak lama setelah diperiksa, Pihak Puskesmas merujuk untuk ditindak lanjuti di RSUD Tangerang Selatan. Berbekal JKN KIS kelas III yang dimiliki, Ibu Misi akhirnya menjalani USG dan dipasang cateter untuk mengeluarkan air seni yang tersumbat di dalam kandung kemihnya. Alhamdulilah sejak dipasang cateter Ibu Misi sudah bisa istirahat seperti biasa. Pada 24 Juli 2017 Ibu Misi diharuskan kembali berobat untuk mengontrol cateter dan melihat hasil USG. Ibu Misi dirujuk ke spesialis urologi. Kurir Sedekah Rombongan merasa terpanggil untuk membantu Ibu Misi yang dalam kondisi kesushan. Bantuan awal pun disampaikan untuk operasional pengobatan di RSUD. Semoga Ibu Misi segera disembuhkan oleh Allah SWT dan emoga bantuan yang disampaikan sedekah rombongan dapat bermanfaat bagi kesembuhannya, amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 14 Juli 2017
Kurir : @nurmanmlana Usman @ririn_restu

Bu Misi menderita tumor abdomen

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1030

Rombongan 1029

Sedekah adalah pembuka rejeki. Memang benar, anda akan kehilangan uang, tapi disaat bersamaan anda juga sedang mengundang rejeki yang jauh lebih banyak.

GIAT AGUS SALIM (15, Patah tulang) Alamat Pasar Banggi RT 1/3 Kab. Rembang, Jawa Tengah. Seorang pemuda yang masih duduk di sekolah menengah pertama ini harus tegar dalam menghadapi cobaan yang diberikan oleh Allah. Peristiwa ini terjadi ketika Dik Giat mengalami kecelakaan tunggal yang mengakibatkan salah satu kakinya di amputasi. Kecelakaan ini terjadi ketika Dik Giat dan teman-temannya sedang mengendarai sepeda motor, mereka pun bercanda satu sama lain di jalanan raya. Kemudian, seorang temannya itu menarik Dik Giat dari belakang, sehingga Dik Giat pun jatuh dari motor. Sebuah truk tronton yang bermuatan kosong tepat berada di belakangnya, ban truk tronton itu seketika melindas kaki Dik Giat. Dik Giat pun dilarikan di rumah sakit daerah Jepara, dari rumah sakit daerah Jepara di rujuk ke RSI Sultan Agung Semarang. Akan tetapi, dengan melihat kondisi keluarganya Dik Giat dimana Ayahnya yaitu Heri Sugiarto (47) bekerja sebagai nelayan, sedangkan ibunya Surjanah Wati (34) hanya menjadi ibu rumah tangga. Sedangkan Dik Giat memiliki 3 saudara yaitu Shafitri Aulia Firdaus (9), Muhammad Akmal Satrio (8), Sadam Husen (4) yang sedang membutuhkan biaya untuk sekolah. Akhirnya keluarga memutuskan untuk tidak melanjutkan pengobatan Dik Giat di RSI Sultan Agung Semarang. Dik Giat hanya memperoleh pengobatan seadanya kurang lebih 7 bulan lamanya. Pada awal Maret 2016, kurir #SR Pati dipertemukan dengan keluarga Dik Giat. Atas beberapa pertimbangan, tim kurir sepakat untuk mendampingi pengobatan Dik Giat. Kemudian Dik Giat dibawa ke Semarang untuk melanjutkan pengobatan di RSI Sultan Agung Semarang. Setelah menjalani beberapa pemeriksaan, pihak RSI Sultan Agung Semarang menyarankan untuk mengamputasi salah satu kaki Dik Giat yang terlindas karena mengalami pembusukan. Setelah menjalani amputasi kaki, ternyata Dik Giat mengalami masalah pada saluran kandung kemih. Dik Giat pun dilarikan lagi di rumah sakit daerah Jepara, kemudian dirujuk di RSI Sultan Agung semarang. Dari pihak RSI Sultan Agung semarang, menyarankan untuk di rujuk di RS. Orthopedi Solo. Setelah menjalani pemeriksaan di RS. Orthopedi Solo ternyata dokter menyatakan tidak ada masalah dengan kaki pasca amputasi. Namun memang terjadi masalah pada kandung kemih Dik Giat, sehingga Dik Giat dirujuk ke RSUP Dr. Kariadi Semarang untuk melanjutkan pengobatan. Saat ini Dik Giat telah menjalankan operasi bedah plastik sebanyak 2 kali pada saluran kandung kemihnya dan kontrol rutin di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Bantuan disampaikan untuk membantu biaya akomodasi Dik Giat dan keluarga selama berobat di Semarang.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 20 Juni 2017
Kurir : @robbyadiarta @indrades @idaiddo @bram_gp @arifpandowo @akuokawai

Giat mengalami patah tulang

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1029