Rombongan 1064

Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya.

AFTA HERKA AL MAJID (13, Luka Bakar). Dusun Cokro Bedog, RT 8/12, Desa Sidoarum, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada tahun 2008 Afta masuk penggorengan, dan hampir seluruh tubuhnya terdapat luka bakar. Orangtuanya segera membawanya ke rumah sakit terdekat. Dokter memutuskan akan dilakukantindakan operasi secara bertahap. Selama kurun waktu 5 tahun ini Afta telah menjalani 20x operasi. Saat ini kondisi luka bakar Afta sudah kering, namun luka masih belum sembuh total. Untuk biaya pengobatan Afta orangtuanya meminjam uang ke sanak saudara dan tetangga hingga hutangnya saat ini mencapai 40 juta rupiah. Ayahnya Alip Budiyanto (36) berprofesi sebagai buruh dan ibunya, Yustina (34) seorang ibu rumah tangga yang juga merawat Afta dan kedua adiknya. Afta memiliki kartu jaminan BPJS, tetapi baru bisa digunakan mulai tanggal 27 Oktober 2017. Kedua orangtuanya terus berusaha mengusahakan kesembuhan untuk Afta. Saat bersilaturahim, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan amanah sedekaholics untuk membantu biaya pengobatan dan transportasi selama pengobatan Afta. Keluarga Afta sangat berterima kasih kepada sedekaholics Sedekah Rombongan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga Afta dan menjadi jalan kesembuhannya, Aamiin.

Jumlah Bantuan : R:p. 1.000.000,-
Tanggal: 11 Oktober 2017
Kurir: @kissherry @rofiq_silver @atinlelyas Hilmi

Afta mengalami luka bakar

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1063

Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak.

RAFI YUDA PRATAMA (1, Hydrosephalus). Alamat: Desa Margomulyo, RT 5/2, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Rafi kecil harus mengalami masa-masa yang sulit karena penyakit yang dideritanya. Sejak lahir, di bagian pantat Rafi tumbuh sebuah benjolan yang awal mulanya hanya sebesar biji jagung. Namun setelah diamati selama sepuluh hari oleh kedua orangtuanya, benjolan tersebut semakin lama semakin membesar. Tidak hanya itu, ternyata kepala Rafi juga mengalami pembengkakan sehingga orang tua Rafi memeriksakan Rafi ke Rumah Sakit Umum Daerah Tuban. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Rafi didiagnosa menderita Hydrosephalus. Di RSUD Tuban, Rafi langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo untuk menjalani perawatan dan pemeriksaan yang lebih lengkap. Benjolan tersebut awalnya keras hingga sempat pecah. Pasca adanya pemecahan benjolan, benjolan tersebut tidak hilang namun semakin membesar dan terdapat cairan di dalamnya. Hingga kini, Rafi masih menjalani perawatan secara intensif di RSUD Dr. Soetomo. Ayah Rafi, Suwanto (24) bekerja sebagai buruh proyek. Sedangkan ibunya, Gendut (25) adalah seorang ibu rumah tangga. Karena masih bayi, Rafi belum memiliki jaminan kesehatan sehingga selama menjalani pengobatan, keluarga menggunakan biaya pribadi. Perjalanan yang jauh dan harus mencari tempat tinggal di Surabaya membuat orang tua Rafi mengalami kesulitan dalam biaya yang dikeluarkan. Maklum saja, kedua orang tua Rafi belum memiliki simpanan untuk biaya yang tidak terduga. Sedekah Rombongan merasakan kesulitan keluarga Rafi. Bantuan telah disampaikan dan diterima oleh pihak keluarga. Bantuan tersebut digunakan untuk akomodasi Rafi dan keluarga selama berobat di Surabaya. Semoga Rafi segera sembuh dan dapat tumbuh dengan baik. Amin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 9 Agustus 2017
Kurir : @BambangBKY @MiftkhhulAbuSasi @EArynta

Rafi didiagnosa menderita Hydrosephalus

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1062

Allah berfirman bagi hambanya yang kesulitan ekonomi untuk bersedekah dan menjanjikan adanya kemudahan setelah kesulitan.

DEWI HARAHAP (49, Kanker Payudara). Alamat : Jalan Arena 12, Simpang Padang, RT 3/2, Kecamatan Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Sejak 4 tahun silam Ibu Dewi terkena kanker payudara. Kanker tersebut berawal dari payudara sebelah kiri nya yang terasa nyeri dan sejak tahun ini kanker tesebut sudah menyebar ke payudaranya di sebelah kanan. Ibu Dewi pernah berupaya berobat medis, namun tidak dilanjutkan karena keterbatasan biaya. Kondisinya yang semakin memburuk membuat tangan kanan Ibu Dewi bengkak dan mengeluarkan cairan nanah sehingga ia sudah sulit bergerak. Suami Ibu Dewi sudah lama menganggur karena terkena pengurangan karyawan di tempatnya bekerja. Alhamdulillah selama pengobatannya, Ibu Dewi ditanggung oleh JKN KIS Non PBI kelas 2. Namun semenjak Juli kemarin, JKN KIS Non PBI nya sudah tidak aktif lagi karena keluarga tidak mampu untuk membayar tunggakan iurannya. Alhamdulillah Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Ibu Dewi dan membantu biaya transportasi dan akomodasi selama Ibu Dewi menjalani pengobatan di rumah sakit. Semoga kesehatan Ibu Dewi semakin membaik dan ia bisa beraktivitas lagi seperti sediakala. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 16 Juli 2017
Kurir : @nhpita @boganksupriadi Slamet @ranisyarin1

Bu dewi menderita kanker payudara

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1061

Sedekah membawa keberkahan pada harta yang dimiliki

YUNINGSIH BINTI KOKO (38, Ca Cervix). Alamat : Warung Kebon RT 4/4, Desa Purwasari, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Ibu Yuningsih adalah Ibu dari 3 orang anak. Beliau mulai merasakan gejala sakit semenjak dua bulan yang lalu. Beliau sering merasakan sakit dibagian perut, terasa nyeri, mual, bahkan sampai muntah, hingga merasakan tubuhnya lemas. Ibu Yuningsih berobat ke Puskesmas Purwasari di Kabupaten Karawang. Dari Puskesmas Purwasari, Ibu Yuningsih dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang. Setelah menjalani beberapa tahapan pemeriksaan di RSUD Karawang Ibu Yuningsih dinyatakan terkena Ca Cervix atau Kanker Leher Rahim. Oleh Dokter yang memeriksa Ibu Yuningsih, menyarankan untuk segera di periksa lebih lanjut di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Hasan Sadikin Bandung. Keresahan muncul dalam pikiran Pak Kasman, meskipun menggunakan Jaminan Kesehatan JKN KIS-PBI dalam berobat namun Pak Kasman (42) yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek kebingungan untuk menyediakan biaya transportasi serta biaya hidup selama di RSHS Bandung, mengingat penghasilannya yang dirasa kurang. Saat ini kondisi Ibu Yuningsih masih dalam perawatan di RSUP Hasan Sadikin Bandung untuk menjalani persiapan serangkaian protokoler proses Kemoterapi. Bantuan dari para sedekaholics pun kembali disampaikan melalui Sedekah Rombongan, untuk biaya hidup selama di RSHS Bandung, setelah bantuan sebelumnya tercatat dalam Rombongan 1056. Semoga Ibu Yuningsih diberikan kesabaran dan kekuatan dalam menjalani serangkaian proses pengobatan, Aamiin…

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 2 Juni 2017
Kurir : @ddsyaefudin @zerinabanu @giantosu @giantosu

Bu Yuningsih dinyatakan terkena Ca Cervix

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1060

Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak.

SITI RUKIYAH (35,Melena + Anemia + Infeksi Lambung). Alamat : Dusun l.A Purwodadi, RT 1/1, Desa Purwodadi, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Awalnya sekitar umur 20 tahun perut Ibu Siti tiba-tiba membuncit setelah diperiksa ternyata ada pembengkakan pada organ Limpah. Saran dari Dokter agar segera dilakukan tindakan operasi pengangkatan limpah karena ditakutkan akan berdampak pada komplikasi penyakit pada organ tubuh yang lain. Saat ini Ibu Siti tidak mempunyai organ limpah pada tubuhnya dan sekitar 3 tahun yang lalu Ibu Siti merasakan sesuatu yang aneh pada tubuhnya sering mendadak lemas dan kaku disekujur tubuhnya. Setelah diperiksa di RSUD Abdoel Moeloek diagnosis dari dokter Ibu Siti mengidap penyakit melena, anemia dan infeksi pembengkakan lambung, dokter mengatakan sakit yang diderita saat ini adalah dampak dari operasi pengangkatan limpah terdahulu yang menyebabkan organ tubuh Ibu Siti tidak berfungsi dengan baik. Dalam 1 tahun ini Ibu siti Sudah 3 kali bolak balik ke rumah sakit untuk melakukan transfusi Darah. Kondisi bu Siti saat ini masih sangat lemah,dan Yang dirasakan bu Siti Rukiyah saat ini merasa lemas dan kaku, terasa sakit pada lambungnya. Bapak Jauhri Hidayat (37) adalah suami Ibu Siti Rukiyah yang berprofesi sebagai buruh harian lepas. Keluarga ini kesulitan untuk biaya pengobatan dan transportasi, maklum hasil dari buruh harian lepas hanya mampu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Ibu Siti Rukiyah memiliki kartu jaminan kesehatan berupa BPJS kelas 3 PBI. Mengetahui hal tersebut, kurir Sedekah Rombongan Lampung berusaha membantu keluarga Ibu Siti dengan menyampaikan bantuan dari sedekaholics untuk meringankan biaya berobat dan transportasi. Semoga Ibu Siti segera diberi kesembuhan dan selalu dalam perlindungan Allah SWT. Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp 1.000.000,-
Tanggal : 29 Agustus 2017
Kurir : @saesaraya lenimarlina @icalidmi @akuokawai

Ibu Siti mengidap penyakit melena, anemia dan infeksi pembengkakan lambung

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1059

Jika bumerang selalu kembali begitu anda melemparnya, maka sedekah selalu embali dengan jumlah lebih besar jika anda melemparkannya

ARIFIN BINTI SUFIAH (35, Lumpuh). Alamat : Desa Sidorejo, RT 3/1, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah. Arifin adalah putra dari ibu Sufi’ah (58). Ia hanya tinggal bersama ibunya karena ayahnya sudah meninggal dunia. Bu Sufi’ah dulu berprofesi sebagai buruh monte kerudung, namun saat ini sudah tidak bekerja karena usianya yang semakin menua. Di usianya yang sudah senja, Bu Sufi’ah dihadapkan pada kondisi perekonomian yang sulit dan harus merawat anaknya (Arifin) yang sedang sakit lumpuh. Arifin menderita lumpuh sejak 15 tahun lalu. Pada awalnya pihak keluarga hanya mengira bahwa sakit yang sering diderita Arifin adalah kelelahan karena aktivitasnya di sawah. Berawal dari gejala panas disertai nyeri hebat di bagian dadanya sepulang dari mencari rumput di sawah, kemudian ibunya membawa Arifin ke Rumah Sakit Umum dan saat itu dokter mendiagnosa sakit yang diderita Arifin adalah lemah jantung. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, kesehatan Arifin semakin memburuk dan didiagnosa menderita lumpuh, karena keterbatasan biaya maka sejak bapaknya meningggal, Arifin tidak pernah lagi menjalani pengobatan di RSU karena untuk kebutuhan sehari-harinya saja diberi saudara dan tetangga. Kondisi saat ini kaki dan tangan bisa digerakkan namun lemah, sehingga hanya bisa berbaring di tempat tidur saja. Meskipun sudah memiliki BPJS, pihak keluarga masih sangat keberatan jika harus membiayai pengobatan Arifin, karena untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari saja Bu Sufi’ah tidak mampu apalagi jika harus membiayai pengobatan putranya. Bu Sufi’ah sangat mengharapkan adanya uluran tangan dari pihak yang bersedia membantu biaya pengobatan dan perawatan Arifin hingga sembuh, karena Arifin adalah harapan satu-satunya sebagai tulang punggung keluarganya setelah ayahnya meninggal dunia. Pada bulan September 2017, kurir Sedekah Rombongan Rembang bertemu dengan keluarga Mas Arifin, dan pihak keluarga menyampaikan jika Mas Arifin membutuhkan kursi roda untuk beraktifitas. Alhamdulillah keesokan harinya Sedekah Rombongan mewujudkan keinginan Mas Arifin. Semoga Mas Arifin segera sehat dan bisa bekerja membantu keluarga.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.200.000,-
Tanggal : 13 September 2017
Kurir: @robbyadiarta @arif pandowo Khumaidah @akuokawai

Pak arifin menderita lumpuh

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 1058

Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api

SUGI BIN PARTOWAGI, (53, pergeseran tempurung lutut) Alamat : RT.01/03 Desa Candirejo Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur. Pada Desember 2014 Pak Sugi mengalami kecelakaan kecil hingga tempurung lutut nya bergeser dan menyebabkan beliau tidak bisa berjalan. Pernah di obatkan ke Sangkalputung dan RS Kustati tetapi karena ketidakadaan biaya pengobatan harus terhenti. Pak Sugi bekerja sebagai buruh tani dengan pendapatan yang tidak menentu. Apalagi sejak mengalami kecelakaan, praktis tidak bisa bekerja sama sekali. Bu Sani (49 tahun) yaitu istri pak Sugi bekerja sebagai penganyam bambu yang penghasilan nya hanya cukup untuk makan sehari-hari. Beliau mempunyai 2 anak, yang pertama sudah berkeluarga dan anak kedua beliau masih tinggal serumah dan mendampingi proses pengobatan pak Sugi selama ini. Berdasarkan informasi dari warga sekitar akhir nya Sedekah Rombongan dipertemukan dengan Pak Sugi. Beliau melanjutkan pengobatan ke RSO Soeharso Solo. Setelah beberapa kali berobat, saat ini sudah ada kemajuan, beliau sudah bisa berjalan walau belum sempurna dan proses pengobatan terus dilanjutkan. Santunan Kelima titipan para Sedekaholic telah disampaikan sebesar Rp 500.000 dan digunakan untuk pembelian obat dan akomodasi selama proses pengobatan setelah sebelum nya masuk rombongan 827, 891, 929 dan 1032. Keluarga pak Sugi sangat terharu dan berterimakasih atas santunan yang telah disampaikan oleh Sedekaholic melalui Sedekah Rombongan.

Jumlah Santunan : Rp 500.000
Tanggal : 28 September 2017
Kurir : @ErvinSurvive @Ronypratama @Mirza

Pak Sugi mengalami kecelakaan kecil hingga tempurung lutut nya bergeser

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1058

Rombongan 1057

Satu sedekah yang tulus sama dengan seribu langkah menuju surgaNya

SEPTIANA DEWI (4, Tumor Pipi). Alamat : Jl. Angkatan 66, Gang 10A, RT 4/2, Desa Kramatsari, Kec. Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Prov. Jawa Tengah. Pada awalnya, 2 hari setelah Septi lahir diketahui ada benjolan pada pipi kiri. Kemudian orang tua Septi membawa ke RSUD Bendan Pekalongan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah diakukan pemeriksaan, dokter mendiagnosis bahwa Septi menderita tumor pipi. Kemudian dokter merujuk ke RSUP Dr. Kariadi Semarang untuk pengobatan lebih lanjut. Pada akhir September 2014, Septi dibawa ke Semarang untuk melanjutkan pengobatan di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Tahap demi tahap pemeriksaan telah dilalui oleh Septi. Dokter menyarankan Septi untuk menjalani operasi pada usia 1 tahun karena organ tubuh dan wajahnya yang masih sangat rentan jika dilakukan tindakan medis lanjut, seperti pembedahan. Pada Oktober 2015, Septi menjalani operasi pengangkatan tumor tahap satu dan selanjutnya dilakukan rekontruksi wajah. Hingga saat ini, Septi telah menjalani operasi rekontruksi wajah sebanyak 7 kali. Saat ini Septi sedang menjalani pengobatan rawat jalan dan persiapan rekonstruksi tahap ke 8. Ayah Septi, Dimyati (34) yang bekerja sebagai tukang tambal ban dan ibunya, Umiasih (24) seorang ibu rumah tangga, merasa kesulitan ketika berobat ke Semarang karena jarak yang sangat jauh sehingga dibutuhkan biaya akomodasi yang tidak sedikit. Meskipun biaya pengobatan sudah dicover oleh fasilitas kesehatan yang dimiliki yaitu JKN – KIS PBI. Hingga pada pertengahan September 2014 tim kurir Sedekah Rombongan dipertemukan dengan keluarga Septi dan kurir sepakat untuk mendampingi proses pengobatan yang juga dilakukan di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Dan menjadikan Septi sebagai pasien dampingan Sedekah Rombongan. Santunan kembali disampaikan untuk biaya akomodasi. Santunan sebelumnya sudah pernah diberikan dan terdapat dalam rombongan 1041.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 11 Agustus 2017
Kurir : @indrades @haurilmnisfari @naadiahusna

Septi lahir dengan benjolan pada pipi kiri

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1057

Rombongan 1056

Kekuatan dari sedekah begitu ajaib, sehingga akal sehat tak mampu menangkap sebab-akibat dari sedekah.

OKE MAULANA (52, Stroke). Alamat : Jalan Lele 7 No. 216, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kotamadya Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Semenjak Juni 2017 Pak Oke sudah tidak dapat berjalan, awal mulanya terjatuh saat sedang di kamar mandi. Pak Oke hanya berobat ke puskesmas dengan menggunakan kartu jaminan BPJS Kesehatan yang ia miliki. Terkadang juga ia menjalani pengobatan ke ahli pengobatan tradisional. Berbagai upaya untuk kesembuhannya sudah dilakukan. Selama Pak Oke sakit, ia sudah tidak dapat bekerja untuk menafkahi keluarganya. Saat ini mereka kesulitan biaya sehari-hari dan untuk ongkos berobat. Istrinya, Bu Yanti (47) hanya ibu rumah tangga. Alhamdulillah, Kurir Sedekah Rombongan menyampaikan bantuan lanjutan biaya akomodasi pengobatan Pak Oke. Bantuan sebelumnya masuk di Rombongan 1047. Dan saat ini ada perkembangan kesehatannya, Pak Oke sudah bisa berdiri.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 10 September 2017
Kurir : @ddsyaefudin @SuharnaYana Lia Amalia

Pak oke menderita stroke

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1056

Rombongan 1055

sedekah akan membuka pintu rezeki dari arah yang tidak anda sangka-sangka sebelumnya.

SYAKIRA ARDIANSYAH (1,Sindrom Anapthalmia). Alamat: Jl. Jend Sudirman Gang Anggrek RT 14/5 Kelurahan Padang Mulia, Kecamatan Koba, kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung. Syakira lahir 03 February 2017 di RS Bakti Timah Pangkal Pinang tanpa mempunyai bola mata. Selain itu, dia juga punya masalah pada tujuh organ tubuh lainnya. Pertama, Mikrosepali yaitu gangguan sistem saraf yang menyebabkan kepala Syakira menjadi tidak berkembang alias kecil sehingga membuat otak Syakira tidak tumbuh sebagaimana mestinya. Kedua, Microtia, ini merupakan kelainan yang dialami oleh Syakira sejak lahir. Dimana dia memiliki ukuran telinga yang kecil. Ketiga, Webneck. Dimana bagian leher dan bahu Syakira menyatu sehingga Syakira terlihat seperti tidak memiliki leher. Keempat Clubfoot, kondisi ini menyebabkan kaki Syakira menjadi bengkok dibagian jempolnya. Sehingga membuat kaki Syakira terlihat tidak wajar. Kelima Gastroesophageal Reflux Disease ini adalah masalah organ yang terjadi pada bagian lambung Syakira, sehingga Syakira hanya bisa menerima asupan kurang dari 60 mililiter. Keenam, jantung bocor dan yang ketujuh yaitu Kyphosis Congenitial, kelainan pada tulang punggung. Sehingga membuat bayi berumur enam bulan ini saat digendong seperti orang bungkuk. Saat dikandungan dan proses melahirkan semuanya terlihat normal dan baik-baik saja namun setelah 2Jam sakira dilahirkan ada yang aneh dikarenakan bayi lugu ini tidak mengeluarkan suara dan menangis serta tidak dapat membuka matanya, setelah diperiksa ternyata syakira menderita penyakit langka yaitu sindrom anopthalmia. Karena keterbatasan medis di daerah akhirnya Syakira dirujuk ke RSCM untuk di lakukan tindakan medis serta penanganan kasus langka ini. Namun setelah di bawa ke RSCM, dokter RSCM mengatakan jika Syakira tidak bia dilakukan tindakan medis karena kasus sulit. Sehingga sekarang pengobatan yang bisa dijalani Syakila hanya perbaikan kondisi. Orang tua Syakira, bapak Dedy Ardiansyah (32), seorang buruh serabutan dengan penghasilan tak menentu. Sementara ibu Nova Revianti (29) adalah seorang ibu rumah tangga. Beberapa bulan tinggal di ibukota dengan bekal seadanya, membuat orang tua Syakira bingung untuk melanjutkan pengobatan sang buah hati. Belum lagi biaya hidup sehari-hari yang cukup tinggi. Mendengan tentang kondisi Syakira, kurir Sedekah Rombongan langsung mengunjungi orang tua Syakira untuk menyampaikan bantuan hidup sehari-hari.

Jumlah bantuan: Rp. 500.000,-
Tanggal: 25 Juli 2017
Kurir: @wirawiry @rini @endangnumik

Syakira menderita sindrom anopthalmia

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 1055