Rombongan 895

Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sedekah.

CICI AISAH (57, Asma). Alamat : Kp. Cidahu, RT 17/5, Desa Tegaldatar, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Bi Cici akrab kami memanggilnya, ia menderita penyakit asma sejak 2 tahun lalu, selama 2 tahun tersebut ia hanya beberapa kali memeriksakan penyakitnya tersebut. Saat kambuh, Bi Cici harus menghentikan aktivitasnya sebagai buruh tani di sawah milik tetangganya. Ia ingin sekali sembuh, namun tak memiliki biaya untuk pengobatannya. Penghasilannya sebagai buruh tani tersebut cukup untuk membiayai kehidupan ia, suami, dan cucunya sehari-hari, tapi tak cukup untuk biaya pengobatannya. Suaminya sudah sangat sepuh, sehingga tidak bisa lagi bekerja mencari nafkah. Alhamdulillah, kurir #SedekahRombongan dipertemukan dengan keluarga Bi Cici, kami menyampaikan titipan bantuan dari para Sedekaholics untuk biaya Bi Cici berobat.

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 9 September 2016
Kurir : @ddsyaefudin @ula_awwal @asep_za

Ibu cici menderita CICI AISAH

Ibu cici menderita CICI AISAH

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 894

Sedekah akan membuka pintu rezeki dari arah yang tidak anda sangka-sangka sebelumnya.

ANAH BINTI NUR HAMID (53, TB Paru dan Tumor Mata). Alamat : Kedung Halang Sentral, Rt. 02/03, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Bu Anah akrab kami memanggil sudah sejak 5 tahun lalu terdiagnosa mengidap Tumor Mata dan telah dilakukan operasi pengangkatan tumor di RSUD Kota Bogor. Setelah 2 tahun pasca tumor matanya di operasi, sekarang ada lagi gangguan kesehatan yang meyerang Bu Anah, Bu Anah sering merasakan sakit di bagian dada dan sering terasa sesak. Karena khawatir akan kondisi kesehatannya, Bu Anah ke RSUD untuk memeriksakan kondisi kesehatannya dan oleh dokter RSUD Bu Anah di diagnosa mengidap TB Paru dan harus menjalani serangkaian pengobatan untuk memulihkan kondisinya. Pada awalnya Bu Anah rutin check up ke RSUD namun setelah suaminya meninggal Bu Anah berhenti melakukan pengobatan karena tidak adanya biaya untuk akomodasi. Sekarang Bu Anah tinggal dengan anaknya yang bekerja sebagai tukang parkir di sebuah mini market karena rumah yang dahulu di tempati oleh Bu Anak dan suaminya sudah di jual untuk akomodasi dan untuk biaya sehari – hari Bu Anah dan Alm. Suaminya. Alhamdulillah kurir #SedekahRombongan di pertemukan dengan Bu Anah. Kurir #SedekahRombongan pun menyampaikan titipan sedekaholics untuk Bu Anah. Semoga dana yang di berikan oleh kurir#SedekahRombongan bisa dipergunakan untuk kembali memulai pengobatan Bu Anah dan Bu Anah di mudahkan segala proses pengobatannya nanti. Aamiin

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal : 10 September 2016
Kurir : @ddsyaefudin @omguguh @tutikaendo @rexy_eas

Ibu anah menderita TB Paru dan Tumor Mata

Ibu anah menderita TB Paru dan Tumor Mata

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 893

Allah Akan Sentiasa Membalas Kebaikan Kepada Orang Yang Bersedekah.

SUHARYANTI BINTI JUMADI (35th, Tumor Maksila), bertempat tinggal di dusun Wanujoyo Kidul RT 04 Srimartani Piyungan Bantul Yogyakarta, ditemani oleh suami Isnadi (40tahun) yang berprofesi sebagai pedagang bawang merah, awal mula penyakit ini diketahui sejak tahun 2006, muncul benjolan di bagian rahangnya lalu diperiksakan ke puskesmas dan dirujuk ke RS sardjito dan dari dokter menyarankan untuk operasi pengangkatan rahang atas, karena pengalaman (ayah kandung nya memiliki penyakit yang sama setelah dioperasi memburuk dan meninggal) lalu dia memutuskan untuk mengobati dengan obat herbal sejak tahun 2011. Alhamdulillah#kurirSR dipertemukan kembali untuk yang kedua kalinya menyampaikan santunan dari para #sedekahholic guna melanjutkan pengobatan herbalnya. Dan ibu Suharyanti menyampaikan terimakasih kepada para #sedekahholic.

Jumlah santunan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal Penyampaian 16 September 2016
Kurir : @kissherry, @ekow_st, @dwiastutihelmy, sunandar

Ibu suharyanti menderita Tumor Maksila

Ibu suharyanti menderita Tumor Maksila

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 892

Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak.

REVITA SARI (2, Hydrocephalus + TB + Malnutrisi tipe Kwashiokor). Alamat : Dusun Pematang Binjai, RT 3/2, Desa Pematang Baru, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan. Anak bungsu dari pasangan Pak Haryono (35) dan Ibu Rumiyati (28) ini merupakan pasien #SedekahRombongan. Ia mengalami gizi buruk sejak usianya 9 bulan. Tidak hanya itu, ia juga menderita Hydrocephalus dan TB Paru aktif. Penyakit Hydrocephalus yang terjadi akibat menumpuknya cairan serebrospinal di dalam otak ini  mengakibatkan tekanan di otak sehingga terjadi kerusakan, gangguan fisik, mental, dan berakibat pada perkembangan motorik yang terganggu. Saat ini Revita baru mampu membalikkan badan saja. Kondisi ini diperberat dengan tuberculosis paru yang ia derita. Semua usaha telah dilakukan demi kesembuhan Revita, ibu dan ayah Revita yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh serabutan tak pernah putus berjuang dan doa demi kesembuhan anak kesayangan mereka. Di balik semua usaha yang telah dilakukan, Allah berkehendak lain, Revita kembali ke hadapan Allah SWT. Bantuan lanjutan pun kembali disampaikan kurir #SedekahRombongan Lampung untuk biaya mobil jenazah dan pemakaman, setelah bantuan sebelumnya masuk pada Rombongan 849. Semoga Revita dapat menjadi penolong orang tuanya di akhirat kelak. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000,-
Tanggal : 21 Agustus 2016
Kurir : @wirawiry @abahnyamarlele @akhiddd @xkurniawatix @akuokawai @ririn_restuN

Revita menderita Hydrocephalus + TB + Malnutrisi tipe Kwashiokor

Revita menderita Hydrocephalus + TB + Malnutrisi tipe Kwashiokor

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 891

Sedekah membuat anda lebih pantas untuk mendapatkan kebaikan yang jauh lebih besar.

NADI SUWANTO (47 Tahun, Kecelakaan Lalu Lintas). Alamat: RT/RW 004/001 Desa Labuhan, Kec. Brondong, Kab. Lamongan, Jawa Timur. Awal mula pada tahun 2015 bulan 10 pak Nadi pergi ke Tuban mengendarai sepeda motor milik tetangganya untuk membeli obat sakit perut disalah satu tempat, di perjalanan pulang menuju Lamongan tiba-tiba motor yang dikendarai pak Nadi ditabrak oleh pengendara motor tanpa ada rasa tanggung jawab. Kemudian pak Nadi dibawa ke rumah sakit setempat oleh warga sekitar lokasi kejadian. Dari pemeriksaan dokter RS setempat menyatakan kondisi tulang pasien tidak apa-apa hanya cidera biasa. Beberapa hari kemudian pak Nadi merasa kesakitan pada kakinya yg sebelah kiri dan tidak bisa jalan selama 2 bulan. Pak Nadi kemudian dibawa ke pengobatan tradisional sagkal putung. Alhamdulillah sudah bisa jalan tetapi masih terasa sakit. Selanjutnya pak Nadi ke RSUD Lamongan dan dilakukan foto rongten, dari hasil pemeriksaan diketahui urat saraf kakinya bermasalah serta cincin anulus patela pecah. kamis 12 mei 2016, pak Nadi dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo. Sehari-hari pak Nadi bekerja serabutan dan menumpang di gubuk milik tetangga karena pak Nadi tidak memiliki rumah. Pak Nadi tinggal sendirian, tidak memiliki anak dan sudah cerai dengan istrinya. Alhamdulillah kami #SedekahRombongan pada mendapat info tentang sakit dan perjalanan pengobatan pak Nadi. Melihat semangat beliau yang begitu besar, kami beruntung berkesempatan untuk membantu beliau. Saat ini pak Nadi melakukan kembali melakukan pengobatan. Santunan telah diberikan dan pak Nadi mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari para sedekaholic melalui #SedekahRombongan, karena dengan bantuan tersebut sampai saat ini pak Nadi masih bisa terus berikhtiar mencari kesembuhan.

Jumlah Santunan         : Rp. 500.000,-
Tanggal                 : 22 Juni 2016
Kurir                   : @Wahyu_CSD @Martinomongi & Mukhlisin

Pak nadi mengalami Kecelakaan Lalu Lintas

Pak nadi mengalami Kecelakaan Lalu Lintas

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 890

Sedekah akan membuka pintu rezeki dari arah yang tidak anda sangka-sangka sebelumnya.

ALMADA BIN ASKIDAR (10, Gagal Ginjal Kronis). Alamat : Desa Sungai Bemban, RT 7, Kec. Batang Asai, Kab. Sarolangun, Prov. Jambi. Hari pertama masuk sekolah merupakan hari yang ditunggu-tunggu para pelajar setelah liburan panjang kenaikan kelas, namun Almada tidak bisa menikmati keseruan tersebut bersama teman-temannya. Anak lelaki yang sudah menjadi piatu sejak berumur 4 tahun ini mendadak demam tinggi menjelang masuk sekolah. Setelah keluarga membawa Almada ke mantri kesehatan demamnya pun turun, namun belum sempat masuk sekolah ia kembali kambuh. Almada akhirnya dibawa ke Puskesmas Batang Asai, dan setelah meminum obat demamnya turun. Tidak lama kemudian Almada mengalami demam lagi dan kembali dibawa ke Puskesmas. Kali ini Puskesmas Batang Asai merujuk Almada ke RSUD Chatib Quswain Sarolangun. Setelah dirawat selama 3 hari, Almada dirujuk ke RSUD Raden Mattaher Jambi pada 4 Agustus 2016. Setelah dilakukan pemeriksaan darah di RS Raden Mattaher Jambi, barulah diketahui kandungan kreatinin di dalam darah Almada mencapai 11 mg/dl, padahal normalnya sekitar 2 mg/dl. Dokter RS Raden Mattaher mendiagnosa Almada mengalami gagal ginjal kronis dan harus menjalani cuci darah. Sayangnya, RS Raden Mattaher dan rumah sakit lainnya di Kota Jambi belum memiliki fasilitas cuci darah khusus anak-anak. Akhirnya, Almada dirujuk ke RSUD Muhammad Hosein, Palembang. Pihak keluarga tidak bisa segera membawa Almada ke rumah sakit tersebut karena terkendala biaya yang tidak sedikit untuk transportasi ke Palembang. Ayah Almada, Askidar, hanya bekerja serabutan di kampungnya dengan penghasilan yang tidak menentu. Terkadang ia bekerja menjadi kuli bangunan, kerja di kebun, atau membersihkan rumput. Kamis, 11 Juli 2016, Almada mengalami kejang-kejang hingga tidak sadarkan diri. Begitu sadar, Almada tidak bisa berbicara, ia sering mengamuk dan meracau. Keluarga mencoba mencari biaya untuk memberangkatkan Almada ke Palembang. Keluarga Almada mendatangi Dinas Kesehatan Propinsi Jambi yang kemudian menghubungi kurir #SedekahRombongan Jambi. Saat ditemui kurir #SedekahRombongan, kondisi Almada sangat lemah dan harus segera dirujuk ke RS Muhammad Hoesin Palembang. Dengan didampingi salah satu kurir #SedekahRombongan yang berlatar belakang sebagai dokter, pada Minggu 14 Agustus 2016 sekitar pukul 23.00 WIB, Almada masuk IGD RSUD Muhammad Hosein. Keesokan harinya sekitar pukul 01.30 WIB Almada masuk ruang perawatan di Gedung Kemuning Lantai 2. Kurir #SedekahRombongan memberikan bantuan untuk biaya transportasi ke Palembang dan kebutuhan hidup selama Almada dirawat.  Semoga bantuan yang diserahkan oleh kurir #SedekahRombongan dapat sedikit membantu proses pengobatan Almada.

Jumlah Bantuan : Rp 1.700.000,-
Tanggal : 15 Agustus 2016
Kurir : @arfanesia @ShintaTantri @EmhadiUsman @ririn_restu

Almada menderita Gagal Ginjal Kronis

Almada menderita Gagal Ginjal Kronis

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | 1 Comment

Rombongan 889

Rutinkan diri anda bersedekah, maka keajaiban akan selalu terjadi pada anda.

WATI BINTI RUSMAN (13, Suspect kelumpuhan saraf otak). Alamat: Kampung Jampe Berun RT.3/7 Desa Sindang Kerta, Kecamatan Sindang Kerta, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Bersama ayah dan ibunya, kini Wati tinggal menumpang di rumah nenek dari ibunya. Di rumah panggung berdinding bilik ini bernaung dua keluarga. Baru dua bulan keluarganya pindah ke Bandung Barat. Sebelumnya mereka tinggal di wilayah Banten di daerah terpencil, di rumah sederhana yang dibangun di atas tanah milik Perhutani. Karena tidak ada lagi pekerjaan, ayah-ibunya membawanya hijrah ke tempat kelahiran ibu Wati, Sumiati (41) di Sindangkerta. Ayahnya, Rusman (45) pernah bekerja di sana sebagai penyedap karet. Kepindahan mereka juga dipicu keinginan ayah-ibu Wati untuk melupakan kesedihan mereka ditinggal  kedua kakak Wati yang telah meninggal. Wati terlahir dalam keadaan normal. Akan tetapi, ketika berusia lima bulan, Wati kerap mengalami kejang, sulit menerima asupan makanan dan sulit tidur. Selama bertahun-tahun di Banten, Wati belum pernah diperiksakan secara serius ke rumah sakit. Walaupun sudah memiliki Jamkesmas, mereka belum pernah memanfaatkannya karena jarak yang jauh dan ketidakadaan biaya operasional. Dua bulan di Bandung, ibunya menguatirkankan kondisi anaknya. Ia kemudian menemui Kepala Desa Sindangkerta, meminta petunjuk dan bantuan untuk mengobati Wati.  Berdasarkan informasi dari Kepala Desa, alhamdulillah, #SedekahRombongan bisa bersilaturahmi dengan keluarga dhuafa ini. Didampingi Kepala Desa Sindagkerta, kurir #SR kemudian memeriksakannya langsung ke RS Dustira Kota Cimahi. Tim medis rumah sakit binaan TNI AD ini menduga Wati mengalami kelumpuhan otak. Wati harus menjalani fisioterapi dua kali dalam seminggu. Setelah menjadi pasien dampingan #SR dan mendapatkan perhatian khusus dari Kepala Desa dan kader PKK setempat, pengobatan Wati semakin teratur. Berat badannya kini bertambah meskipun belum ada tanda-tanda pembaikan yang berarti. Pada blan september 2016 kurir #SR kembai mengunjungi Wati dan keluarganya di rumah milik mereka yang dibuatkan warga. Pertumbuhan fisik Wati sangat menggembirakan. Ia kini hanya menjalani terapi sebulan sekali. Wati dan keluarganya masih membutuhkan bantuan sedekaholics. Memahami beratnya musibah yang menimpa Wati dan keluarganya, sedekaholics #SR kembali menyampaikan bantuan yang diterima ibunya. Bantuan ini digunakan untuk transportasi-akomodasi berobat, membeli susu, dan biaya sehari-hari. Bantuan sebelum ini tercatat di Rombongan 829.

Jumlah Bantuan : Rp.750.000.-
Tanggal : 5 September 2016
Kurir: @ddsyaefudin @cucucuanda @hapsarigendhis

wati menderita Suspect kelumpuhan saraf otak

wati menderita Suspect kelumpuhan saraf otak

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 889

Rombongan 888

Orang yang rajin bersedekah adalah perpanjangan tangan dari tuhan yang maha pemberi rezeki. Maka wajarlah jika ia juga memiliki rezeki yang melimpah.

ERIKA DWI ALFIANITA BINTI SUGIYANTO, ( 15 tahun, Bantuan Tunai ), Sawit, RT.03, Sawit, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Adik Erika saat ini bersekolah di kelas X Desain Produksi Tekstil 3 SMK Negeri 2 Bantul. Ibunya sudah meninggal ketika bencana gempa bumi 27 Mei 2006 yang terjadi di Bantul Yogyakarta. Ayahnya yaitu Bapak Sugiyanto saat ini yang menjadi tulang punggung keluarga, beliau bekerja serabutan sebagai tukang pijet, buruh bangunan, jualan madu dan kadang menjadi tukang becak. Penghasilan Bapak Sugiyanto memang tidak pasti hanya cukup untuk kebutuhan makan keluarganya setiap hari, untuk biaya sekolah Adik Erika yang seharusnya dibayarkan ketika masuk sekolah di SMK sampai semester kedua ini belum mampu terbayarkan. Pihak sekolah sudah berusaha untuk mencarikan beasiswa dan keringanan biaya namun tetap tidak bisa dan tunggakan biaya itu harus dibayar oleh wali murid. Adik Erika memiliki dua orang saudara kakaknya sudah bekerja sebagai karyawan di sebuah toko swalayan dan adiknya masih sekolah di kelas 6 SD.  Seorang tetangga Bapak Sugiyanto yaitu Bapak Nurohmat menceritakan kesulitan untuk melunasi biaya sekolah Adik Erika kepada kurir #SR Rudianto. Setelah melakukan konfirmasi ke pihak sekolah tentang kebenaran adanya tunggakan biaya yang harus dibayar maka kita putuskan untuk melunasi tunggakan biaya yaitu sebesar Rp.825.000,00 yang dibayarkan langsung kepihak administrasi sekolah. Ada sisa uang Rp.175.000,- karena uang dari #Sedekah Rombongan sebesar Rp.1.000.000,- kita serahkan ke Adik Erika untuk bisa dipakai membeli buku dan alat tulis. Adik Erika terlihat senang sekali ketika mengetahui tunggakan biaya selolahnya sudah terbayar dan Bapak Sugiyanto mengucapkan banyak terima kasih pada #SedekahRombongan.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Relawan Pemberi: @IqbalRekarupa, Rudianto, Nurohmat
Tanggal Pemberian: 29 Maret 2016

Bantuan beasiswa sekolah

Bantuan beasiswa sekolah

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 888

Rombongan 887

Rutinkan diri anda bersedekah, maka keajaiban akan selalu terjadi pada anda.

SAEPUL ROHMAN, (9, Tumor di Leher). Alamat: Kp. Jawa RT 5/3, Desa Cibogohilir, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Dik Oman sapaan akrab kami, siswa kelas 3 SDN 2 Cibogohilir ini pernah mengalami flek di usia 4 tahun dan harus berobat jalan rutin ke rumah sakit. Saat itu sudah terdapat benjolan kecil dilehernya yang kata dokter jika fleknya sembuh nanti juga akan hilang sendiri. Setelah 9 bulan berobat dokter pun menyatak penyakit fleknya sembuh. Namun benjolan di leher Dik Oman semakin hari semakin membesar sampai mengganggunya menelan, sering mengeluh pusing dan pegel. Orang tua Dik Oman, Pak Agus (55) dan Bu Enen (52) sudah sering membawanya bolak balik rumah sakit sampai mencoba pengobatan alternatif agar benjolan tersebut hilang dengan sendirinya. Namun tidak ada perkembangan, kelenjar tersebut tidak kunjung hilang dan sama sekali tidak mengecil. Dik Oman pun dibawa ke RSUD Bayu Asih untuk menjani cek lab dan menjalani operasi. Karena keterbatasan peralatan dokter spesialis bedah mengharuskan Dik Oman menjalani operasi di RSHS Bandung. Bu Enen begitu kebingungan karena tidak mempunyai biaya untuk membawa Dik Oman ke RSHS, Pak Agus yang bekerja sebagai buruh harian lepas penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari anak-anaknya yang masih bersekolah. Alhamdulillah Kurir #SedekahRombongan dapat dipertemukan dengan keluarga Dik Oman. Kami pun mengerti kesulitan mereka dan menyampaikan bantuan lanjutan dari Sedekaholics untuk biaya transportasi dan akomodasi selama proses operasi yang Alhamdulillah bisa dilaksanakan di RS Siloam Purwakarta. Bantuan sebelumnya sudah masuk dalam rombongan 864. Semoga Allah selalu memberi kelancaran Dik Oman berobat dan mengangkat penyakitnya. Amiin..

Jumlah Bantuan : Rp. 500.000,-
Tanggal :  2 September 2016
Kurir : @ddsyaefudin @ula_awwal @ukhti_fuzi

Saepul menderita Tumor di Leher

Saepul menderita Tumor di Leher

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 887

Rombongan 886

sedekah akan membuka pintu rezeki dari arah yang tidak anda sangka-sangka sebelumnya.

RIATUN binti RAHMAD, (56, Dhuafa). Alamat: Desa Prawoto RT.04/RW.06, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Bu Riatun adalah seorang janda memiliki tiga anak. Delapan tahun yang lalu suaminya telah meninggal, kini beliau hidup dengan ketiga ananya Ahmad Muzahid (38), Siti Khoirul Ummah (32), Siti Murdliah (27). Ketiga anaknya tersebut mengalami cacat fisik dan mental dari lahir, Pekerjaannya sebagai buruh tani, penghasilan yang tak seberapa digunakan menghidupi ketiga anaknya. Doa dan ikhtiar Bu Riatun selalu dipanjatkan untuk kemudahan dalam menghidupi ketiga anaknya. Para tetanggapun terkadang silih berganti memberikan bantuan walau hanya sekedar nasi dan lauk untuk makan.

Jumlah Bantuan: Rp. 1.000.000,-
Tanggal: 16 Mei 2016
Kurir: @robbyadiarta @dewa_popfmpati @ery_irawan

Bantuan tunai untuk kebutuhan sehari-hari

Bantuan tunai untuk kebutuhan sehari-hari

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Comments Off on Rombongan 886